NEWS

Slider

Razia KRYD Polres Ogan Ilir Di Sejumblah Titik Rawan Setiap Akhir Pekan

INDRALAYA.DS, -- Guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas, sekaligus sebagai antisipasi C3 (Curas Curat dan Curanmor), miras dan kejahatan jalanan lainnya, Jajaran Polres Ogan Ilir melaksanakan kegiatan KRYD (Kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan).

Pelaksanaan KRYD dipimpin langsung oleh Kapolres Ogan Ilir AKBP.Imam Tarmudi,SIK,MH dengan melibatkan seluruh Anggota Polsek di Beberapa Titik antara lain Polsek Indralaya,Polsek Tanjung Raja, Polsek Muara Kuang,Polsek Tanjung Batu,Polsek Rantau Alai dan Pemulutan,serta Gabungan Personil Polres Ogan Ilir serta Instansi yang terkait lain nya, Sabtu malam (28/2/2020).

Prioritas yang di periksa dalam giat tersebut, berupa sajam, miras, narkoba, senpi, handak maupun kelengkapan surat surat kendaraan.

Dalam Arahannya Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi,S.I.K.,MH melalui Kasubag Humas Polres OI AKP.Zainalsyah menekankan kepada personil untuk selalu hati hati dalam setiap melaksanakan tugas pemeriksaan.

"Sebagai upaya untuk mencegah pelaku kejahatan, curat/curas, atensi pencarian cegah gangguan kamtibmas dan menciptakan kamseltibcar lantas," ungkap Kasubag Humas.

Dalam giat itu juga dilakukan razia pemeriksaan kendaraan di Jalan Raya  tepatnya di Wilayah Hukum Polres Ogan Ilir, yakni terhadap kendaraan R2 dan R4 terhadap barang bawaan yang ada di dalam dan orang yang mencurigakan.

Menurut Kasubag Humas AKP Zainalsyah, hasil pemeriksaan itu, tidak ditemukan barang yang mencurigakan dan berbahaya. Petugas hanya melakukan tindakan kepada pelanggar pengendara R2 yang tidak memakai helm, berkendara tidak dilengkapi surat-surat serta penggunaan knalpot bising.

Diharapkan dengan kegiatan KRYD ini semakin menekan angka kriminalitas dan tercipta situasi kamseltibcar lantas. Selama kegiatan razia di laksanakan setiap akhir pekan.( Red) 

Wakil Bupati Lahat Buka Secara Resmi Kejurda Balap Sepeda Bupati Cup Seri 1

LAHAT.DS,--- Setelah sehari sebelumnya diadakan Parade Sepeda yang dibuka oleh Cik Ujang selaku Bupati Lahat, walau di iringi rinai hujan mengawali event Kejurda seri I yang di ikuti 9 Kota dalam Provinsi Sumsel dan 12 Provinsi dengan jumlah peserta 190 orang digelar selama dua hari 29 Februari-  1 Maret 2020.

Event kejurda Sepeda  ini di gelar di Lapangan Seganti Setungguan pada Sabtu 29/ 2 H.Haryanto, SE, MM, MBA, membuka kegiatan ini.
Sebelum perlombaan dimulai memberikan wejangan"  dengan adanya Kejurda ini, para Atlit melihat keadaan Kota Lahat yang Seribu Megalit dan 100 Air terjun nantinya akan pulang ke tempatnya dan becerita tentang Pariwisatanya sehingga mendatangkan Wisatawan berkunjung ke Bumi Seganti Setungguan ini " harap H.Haryanto.

Tampak hadir pada Event bergensi ini dihadiri  Seketaris umum ISSI  Andi Moturua ( Ikatan Sport Sepeda Indonesia) Sumsel, Sekda Lahat, perwakilan Kaporles, Perwakilan Dandim 0405 Lahat, Manager UIP 3 Lahat,  Atlit Nasional bersepeda  Zainal Panani dan Novi yani,  Kadis Dispora  Yohn Tito, SH, MH dan Forkomfinda.


Ferly Sumarno selaku Ketua KONI Lahat mengatakan "  dengan adanya Kejurda Balap Sepeda ini mengucapkan rasa syukur Lahat menjadi tuan rumah Kejurda Sepeda Seri I, diharapkan akan terlihat bibit- bibit Atlit Sepeda semoga melangkah ke Jurnas Balap Sepeda nantinya.

Acara ini terselenggara oleh ISSI Lahat, ISSI Sumsel, KONI Lahat, BRI, TBBM, Bank Sumsel, PTBA, dan masih banyak sponsor lainnya.

Adapun daftar perlombaan Kejurda Sepeda.

: Laki-laki / Perempuan
: 1. XCO Youth 15-18 Th Lokal Lahat
2. XCO Youth 15-16 Th Open Sumsel
3. XCO Junior 17-18 Th Open Sumsel
4. XCO Junior 17-18 Th Open Nasional
5. XCO Women Lokal Lahat
6. XCO Women Open
7. XCO Men Elite Open Nasional
8. XCO Master Open Up. 40 Th
Lahat.(HNI)

Simpan Shabu Dalam Kotak Rokok,Buruh Harian Ini digelandang Satresnarkoba Polres Ogan Ilir

INDRALAYA,DS. - Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resort Ogan Ilir berhasil meringkus Hermansyah (47) Pelaku yang diduga memiliki,menyimpan dan menguasai narkotika jenis sabu,selasa (25/02/2020) dijalan kimerogan lorong pendawa Kecamatan Kertapati Kotamadya Palembang.
Hermansyah yang berprofesi sebagai buruh harian tersebut berhasil diamankan satresnarkoba saat sedang menunggu HLM untuk memberikan narkotika jenis shabu.

Kepala Bagian Humas Polres Ogan Ilir AKP Zainalsyah mengatakan, Satresnarkoba berhasil menangkap pelaku dan mengamankan Barang Bukti (BB), berupa 2 (dua) paket Narkotika jenis Shabu didalam plastik klip bening didalam Kotak Rokok Gudang Baru di dalam Kantong Plastik dengan berat bruto 13,73 gram,"ya,Satresnarkoba Polres Ogan Ilir berhasil menangkap pelaku Hermansyah dan mengamankan BB sebanyak 2 paket Narkotika jenis shabu didalam plastik klip bening didalam kotak rokok Gudang Baru didalam kantong Plastik dengan berat 13,73 gram,"katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan Selanjutnya BB beserta pelaku diamankan Satres Narkoba Polres Ogan Ilir untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,"untuk saat ini pelaku dan BB sudah diamankan satresnarkoba Polres Ogan Ilir untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,"ujarnya.(Tim)

M. Yamin : Muba Kaya, Muba Sejahtera Melalui SDA Gas dan Minyak Bumi

MUBA.DS, – Dampingi Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi dalam kunjungannya di Perusahaan Petrotekno, Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin sekaligus Ketua Fraksi Partai PDI-Perjuangan Muhammad Yamin nilai Program ini akan sangat baik bagi Kabupaten Musi Banyuasin.

Hal itu dikatakannya saat mendampingi Kunjungan Wakil Bupati Musi Banyuasin, Jumat (28/02/2020) bertempat di Training Center, Ciloto Puncak Bogor Jawa Barat. Yang mana dalam Kesempatannya Anggota DPRD Muba yang juga selaku Ketua Fraksi Partai PDI-Perjuangan Muba ini mengatakan, Kabupaten Musi Banyuasin terkenal dengan Produksi Minyak dan Gas serta Batu Bara.

” Dengan adanya Kunjungan ke Perusahaan Petrotekno ini, diharapkan Kabupaten Musi Banyuasin dapat memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik dan berkualitas dalam Pengelolahan Sumber Daya Alam yang melimpah baik itu Minyak Bumi maupun Gas Alam serta Batu Bara,” ucap Yamin.

Lebih lanjut, dan harus diakui juga Kabupaten Musi Banyuasin saat ini memiliki satu-satunya mulut tambang Migas terbesar di Sumatera Selatan yaitu Sakakemang yang berada di desa Tampang Baru, kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin.

” Dengan Demikian Peluang Kabupaten Musi Banyuasin untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) cukup besar, hal itupun harus disokong dengan SDM unggul serta Fasilitas yang baik serta layak untuk dipergunakan, oleh sebab itu kita akan mendukung program-program yang dapat membantu Kabupaten ini agar dapat mengurangi angka-angka kemiskinan melalui Pemberdayaan SDM,” lanjut Yamin yang juga Ketua Komisi II DPRD Muba ini.(hsm) 

Ketua Fraksi PDI-Perjuangan: Muba Harus Tingkatkan SDM Bidang Pertambangan Oil dan Gas

MUBA.DS, – Dampingi Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi dalam kunjungannya di Perusahaan Petrotekno, Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin sekaligus Ketua Fraksi Partai PDI-Perjuangan Muhammad Yamin nilai Program ini akan sangat baik bagi Kabupaten Musi Banyuasin.

Hal itu dikatakannya saat mendampingi Kunjungan Wakil Bupati Musi Banyuasin, Jumat (28/02/2020) bertempat di Training Center, Ciloto Puncak Bogor Jawa Barat. Yang mana dalam Kesempatannya Anggota DPRD Muba yang juga selaku Ketua Fraksi Partai PDI-Perjuangan Muba ini mengatakan, Kabupaten Musi Banyuasin terkenal dengan Produksi Minyak dan Gas serta Batu Bara.

“Dengan adanya Kunjungan ke Perusahaan Petrotekno ini, diharapkan Kabupaten Musi Banyuasin dapat memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik dan berkualitas dalam Pengelolahan Sumber Daya Alam yang melimpah baik itu Minyak Bumi maupun Gas Alam serta Batu Bara,” ucap Yamin.

Lebih lanjut, dan harus diakui juga Kabupaten Musi Banyuasin saat ini memiliki satu-satunya mulut tambang Migas terbesar di Sumatera Selatan yaitu Sakakemang yang berada di desa Tampang Baru, kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin.

“Dengan Demikian Peluang Kabupaten Musi Banyuasin untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) cukup besar, hal itupun harus disokong dengan SDM unggul serta Fasilitas yang baik serta layak untuk dipergunakan, oleh sebab itu kita akan mendukung program-program yang dapat membantu Kabupaten ini agar dapat mengurangi angka-angka kemiskinan melalui Pemberdayaan SDM,” lanjut Yamin yang juga Ketua Komisi II DPRD Muba ini. (Hsm) 

BUPATI LAHAT GOWES SEPEDA SANTAI BERSAMA FORKOPIMDA DAN MASYARAKAT

LAHAT.DS,- Untuk memotivasi persiapan Kejuaraan Daerah Bersepeda  yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu. Maka, hari ini Jum'at (28/02/2020), dilaksanakan parade bersepeda Bupati bersama Forkopimda, Kepala Dinas dan masyarakat Kabupaten Lahat. Bupati Lahat Cik Ujang,SH beserta rombongan bersepeda dengan rute start dari Pemda Lahat-depan SMA N 2 Lahat-Bandar Agung-Pasar Lama Lahat-Finish di Pemda Lahat.

Bupati Lahat Cik Ujang,SH dalam hal ini megungkapkan, rasa bangganya Kabupaten Lahat menjadi tuan rumah dalam Kejuaraan daerah Bersepeda yang di selenggarakan oleh ISSI. Dengan adanya para peserta yang datang di Kabupaten Lahat ini, disamping untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Lahat akan tetapi juga diharapkan agar olahraga terus di galakan.

"Kami berharap dengan adanya kejuaraan daerah bersepeda ini dan Kabupaten Lahat sebagai tuan rumah akan semakin memajukan olahraga-olahraga di Kabupaten Lahat dan Lahat akan semakin Ber-Cahaya."tuturnya

Sementara Ketua KONI Kabupaten Lahat Ferly Sumarno,SE menambahkan, bahwa parade sepeda bersepeda yang dilaksanakan hari ini adalah suatu bentuk motivasi dan memeriahkan untuk pelaksanaan kejuaraan daerah bersepedaseri 1 ISSI Kabupaten Lahat  yang akan di mulai besok pagi.Di samping itu juga melalui parade bersepeda ini juga

"Alhamdulillah hari ini di laksanakan parade bersepeda bersama,tanpa olahraga kita tidak akan sehat.Ayo olahraga bersama-sama untuk masyarakat Kabupaten Lahat agar mempunyai badan dan pola pikir yang sehat."ajaknya.(HNI)

Bupati Ogan Ilir Perintahkan RSUD Segerah Berikan Pengobatan Kepada Keluarga Ibu Eli

INDRALAYA.DS, --- Bupati OI H.M. Ilyas Panji Alam SE, SH, MM diwakili Asisten I Setda OI Drs. H. Abdul Rahman Rosyidi, MM, MBA menyambut hangat kedatangan masyarakat yang ingin menyampaikan keluh kesah dalam Program Ngobrol Bareng Bupati OI (Ngopi OI). Jum'at (28/02/2020) Bertempat di Rumah Dinas Bupati KPT Tanjung Senai Indralaya.

Pada kesempatan ini, Ibu Eli Ramawati beserta anaknya asal Desa Tebedak II Kec. Payaraman yang ingin meminta bantuan pengobatan dirinya yang mengalami sakit Kanker Payudara.

Bupati OI melalui Asisten I Setda OI memerintahkan Pihak RSUD Ogan Ilir untuk segera membawa Ibu Eli ke RSUD Kabupaten Ogan Ilir menggunakan ambulan yang sudah standby di Rumah Dinas agar Ibu Eli langsung diberikan penangan medis. (Sumber Komimfo, San)

Pemkab Muba Bakal Siapkan Pusat Pelatihan Migas

MUBA, DS. - Kekayaan sumber daya alam serta minyak dan gas (migas) di Bumi Serasan Sekate tentu harus diimbangi dengan kemampuan yang baik dalam pengelolaannya agar tetap berkelanjutan.

Dalam kaitan ini Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi akan memfasilitasi pelatihan sumber daya manusia (SDM) Muba untuk bisa memanfaatkan dan mengelola migas di Muba dengan baik dan benar serta berkelanjutan.

Hal ini terlihat dalam rangkaian Kunjungan Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi bersama jajaran SKK migas Sumsel serta beberapa Perusahaan Migas dari Muba saat memenuhi undangan dari Petrotekno Dalam Rangka Program Pengembangan SDM Migas dan Fasilitas Pelatihan
Petrotekno Technical School, Jumat (28/2/2020) di Training Center, Ciloto Puncak Bogor, Jawa Barat. 

"Nanti rencananya Pemkab Muba bakal mendatangkan pelatih profesional dari Petrotekno Technical School ke Muba untuk melatih SDM Muba," ungkap Beni. 

Tidak hanya itu, lanjut Beni, untuk jangka panjang dirinya juga menargetkan Muba nantinya juga akan memiliki fasilitas tempat pelatihan seperti Petrotekno Technical School.

"Ya, untuk jangka panjangnya tentunya harapan kita di Muba memiliki tempat pusat pelatihan khusus di bidang migas," harapnya.

Ia menambahkan, setelah kunjungan ini Pemkab Muba akan menyiapkan langkah untuk ke tahap MoU bersama Petrotekno.

"Dengan hadirnya tempat pelatihan tenaga kerja bidang Migas sampai dengan SDM ini juga menjawab yang dibutuhkan dalam bidang hilirisasi komoditas perkebunan di Muba," ulasnya.

Kemudian, hadirnya pusat pelatihan ini juga dalam rangka menciptakan SDM unggul di Muba dan sebagai  solusi atas problem minimnya tenaga lokal yang belum terserap di perusahaan di Muba yang sering beralasan tidak memiliki skill dan kompentensi di bidangnya serta seiring dengan implementasi Perda Muba yang mewajibkan perusahaan daerah setempat menyerap 70 persen SDM lokal.

"Belum lagi tahun 2020 ini adalah tahun penerapan dari kartu pra kerja di mana akan dilakukan pelatihan terhadap yang belum bekerja, dan tentunya Muba harus bersiap," tegas Beni.

Sementara itu, Direktur PT Petrotekno Hendra Pribadi mengaku sangat takjub dengan upaya Pemkab Muba yang sangat komitmen untuk meningkatkan kualitas SDM terutama yang berkecimpung di bidang migas.

"Kami menyambut baik rencana kerjasama ini, prinsipnya Petrotekno akan membuka pintu selebar-lebarnya untuk pelatihan bagi SDM Muba," ujarnya.

Dijelaskan, Petrotekno merupakan tempat pelatihan yang sudah mengantongi sertifikasi nasional dan internasional perihal pelatihan di bidang migas. "Dan lulusan dari Petrotekno ini tentu sudah siap kerja dan memiliki sertifikat," pungkasnya.(hsm/ril) 

4 RANMOR DI KANDANGKAN OLEH TIM TURJAWALI SAAT GELAR RAZIA RUTIN

INDRALAYA.DS, -- Kapolres Ogan Ilir AKBP.Imam Tarmudi,SIK,MH,Kasat Lantas AKP.Desy Ariyanti,SH,MH melalui Kanit Turjawali Ipda Agus Suparwanto,SH Kabupaten Ogan Ilir pada Jum'at 28/2.  Mengelar razia rutin di kawasan jalan Lintas Timur KM 36 Indralaya pada pukul 15.30 wib, razia rutin ini guna menekan angka pelanggaran diwilayah hukum Polres Ogan Ilir karena maraknya pencurian kendaraan bermotor serta yang tidak mematuhi peraturan berlalulintas seperti tidak menggunakan helm, tidak melengkapi administrasi kelengkapan surat kendaraan bermotor roda dua,roda empat dan Angkutan Umum lainnya seperti STNK,KIR, dan SIM dan bagi mobil tidak menggunakan sabuk pengaman semua untuk keselamatan dan menekan angka kecelakaan dan pelanggaran, ungkap Kanit Turjawali.

Apabila pengendara tidak memenuhi persyaratan mengendarai sepeda motor maupun kendaraan roda empat dan lebih akan kita tindak dengan cara menilang Kendaraan atau SIM,STNK yang berlaku.

Tentunya dengan razia rutin kita tetap menghimbau bagi pengendara roda dua dan pengemudi untuk disiplin dan mematuhi aturan berlalu lintas , apabila semua kelengkapan berkendara dipenuhi akan membuat nyaman bagi pengendara itu sendiri. Tutur Kasat Lantas Polres OI AKP.Desy A melalui Kanit Turjawali di Lokasi ketika diwawancarai media dutasumsel.com.

Dalam giat razia kali ini menurunkan 15 personil dan razia ini kita laksanakan dengan berpindah lokasi .Dan akan terus berjalan beberapa hari kedepannya sambungnya.  

Pada sore ini Jumat 28/2/2020 Berhasil menilang Kendaraan Roda Dua sebanyak 4 Ranmor, dan SIM sebanyak 14,STNK 9 yang terjaring pada Razia Rutin Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Ogan Ilir.(Red)

Bupati Lahat Hadiri Rapat Paripurna X Di Ruang Rapat Utama DPRD

LAHAT.DS,--- Dalam rangka membahas beberapa Raperda Kabupaten Lahat tahun 2020,  melalui Rapat Paripurna X bertempat di Ruang rapat utama DPRD Jumat 28/2. Pembukaan rapat ini dihadiri oleh Cik Ujang Bupati Lahat, Januarsha SH, MM Sekda Lahat, Ketua DPRD  Fitrizal Homizi ST, wakil ketua 1  Gaharu,  24 Anggota DPRD, Forkomindo, Kaban, Lurah.
Sidang dimulai mendengarkan hasil laporan pembahasan Fraksi, diawali dari fraksi Gerindra Nopran Marjani membacakan 9 poin salah satunya membahas perda   Orgen Tunggal, sempat terjadi riak kecik pada rapat kali ini dan  sidang sempat di skor 15 menit.

Dilanjutkan dengan laporan penyampaian dari  Pansus I  Wiwin Andaini SE membahas tentang Orgen Tunggal  dan hiburan lainnya, perizinan, pelanggaran, Sanksi bagi Owner Orgen Tunggal.

Dilanjutkan laporan dari Pansus II  Ismail Aripin DH memnyampaikan " Kejelasan hukum apa yang akan dicapai, pejabat pembuat aturan akan batal bila tidak berwenang. Harus benar memperhatikan perundangan, dapat dikaji efektifitas, hasil kegunaan, kejelasan rumusan harus sesuai sistematika yang jelaa, keterbukaan yang bersifat transparan dan terbuka. Agar penyusunan Perda harus menghetahui muatan perda singkat padat dan jelas. Harus sesuai perencanaan. Jadi pembentukan Perda Alat musik dan Raperda telah sesuai dengan perundangan yang berlaku, dan diharapkan masing- masing Fraksi.dapat memahami.

Penyampaian Pansus III oleh Sutrsa Imansyah SE. " melakukan kunker ke Dinas Pemberdayaan Perempuan DKI Jakarta, tujuannya menjadikan Kabupaten Lahat Layak Anak, karena anak adalah penerus bangsa  menjadikan anak yang bermartabat dan berkarakter.Kabupaten Lahat Layak anak sesuai dengan perundangan yang berlaku. Dan hendaknya Perda Kabupaten Layak Anak diperdakan segera dan OPD yang terkait hendaknya memperhatikan.

Penyampaian Pansus IV oleh Firiyanto SPdI menyampaikan "sarankan kepada fraksi- fraksi untuk mengambil keputusan Raperda segera di Perdakan." Sidang ini dibuka dan ditutup oleh Gaharu selaku wakil ketua1.( Nih)

Disinyalir Ada Lobi-lobian Di BPN Muba

MUBA.DS, - Program sertifikat gratis yang yang menjadi program unggulan presiden Jokowi ternyata masih jauh dari harapan masyarakat. Berdasarkan data BPN Pusat tahun.2019 tak kurang dari 11 ribu lembar sertifikat gratis sudah dibagikan kepada masyarakat. Namun jumlah tersebut belum mampu membendung animo masyarakat untuk mendapatkan legalitas atas tanah miliknya sekalipun harus mengeluarkan biaya yang cukup besar.

Kondisi tersebut membuka peluang sejumlah oknum dari berbagai kalangan untuk meraih keuntungan pribadi. Zona integritas yang bersih bebas korupsi,kolusi dan nepotisme sepertinya tinggal slogan.

Rumitnya mekanisme serta waktu yang cukup lama jika dilakukan sendiri saat pengurusan sertifikat membuat masyarakat enggan melaluinya. Jalan pintas, memanfaatkan oknum pegawai BPN yang sangat siap menyambut menjadi pilihan. Meski harus merogoh kocek hingga jutaan rupiah tak mengurangi animo masyarakat untuk mendapatkan sertifikat. 

Seperti terlihat setiap hari di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sekayu, puluhan atau bahkan ratusan berkas pengajuan permohonan pembuatan sertifikat masuk ke BPN. Uniknya, berkas berkas tersebut ditangani aparat pemerintahan desa atau bahkan kepala desa yang terlihat sudah hafal dengan 'lobang lobang' di BPN.

Praktek ini terlihat berjalan dengan mulus meski tidak ada data pasti kapan dimulainya praktek tersebut, namun diperkirakan sudah berjalan dalam rentang waktu yang cukup lama. Hal ini terlihat dari keakraban antara pihak yang mengantar dengan oknum BPN yang terlihat sumringah menerima tumpukan berkas tersebut.

Namun sepandai-pandainya menyimpan bangkai, cepat atau lambat aroma busuknya pasti tercium. Terbongkarnya praktek pembuatan sertifikat bernilai jutaan rupiah di BPN Sekayu berawal dari saat salah satu Kepala Seksi (Kasi) berinisial AN yang biasa menangani pasien sertifikat pindah tugas ke Palembang.

Saat pindah tugas, ternyata terdapat puluhan Persil permohonan pembuatan sertifikat yang sudah dibayar didepan molor dari waktu yang disepakati. Adalah warga Desa Mangsang, kecamatan Bayung Lincir yang mengungkap keresahan nya. 

Mereka minta bantuan sejumlah rekan media dan LSM untuk mengecek kepastian apakah mereka korban penipuan pembuatan sertifikat. Ada sekitar 60-an Persil yang diajukan serentak melalui oknum Kades berinisial J. Dari jumlah tersebut masih tersisa 44 Persil yang belum jadi sertifikat nya.

Penelusuran yang dilakukan media ini di BPN Sekayu tertuju pada seorang staff bernama AH. Namun sewaktu hendak menemui AH awak media disambut SY yang ternyata adalah Wakil Kepala BPN.

SY tak menampik tentang adanya praktek tersebut, namun ia meminta agar awak media tidak mengangkat berita tentang hal itu dengan dalih nama baik BPN. Dan ia menjanjikan menjanjikan akan membagi sejumlah uang yang dikoordinir oleh J.

Disamping itu, ia juga menyatakan akan mempertemukan awak media dengan seorang oknum pimpinan media yang menurut dia ikut berperan. Awak media yang merasa penasaran menuruti apa yang disarankan SY. Namun sampai pada waktu yang ditentukan, saat awak mendatangi kantor BPN, SY mengatakan dana yang disediakan sudah diambil oleh oknum pimpinan media tersebut bersama rekannya.

" Mereka potong kompas, semua dana yang dialokasikan sudah diambil nya. Ia datang bersama seorang pengurus salah satu organisasi wartawan di Muba saat itu pertemuannya di Palembang. Hubungi saja mereka, pasti dikasih lah dananya cukup banyak kok," kata SY sembari memberikan nomor hp oknum yang disebutnya sebagai pengurus organisasi wartawan di Muba.

Berdasarkan petunjuk no hp tersebut akhir awak media berhasil menemui oknum yang disebut pengurus organisasi wartawan tersebut bersama rekannya yang ternyata pimpinan redaksi salah satu media online di Palembang.

" Oh kakak rupanya, janganlah minta uang ini. Inikan uang kami hasil karya kami, kami tak pernah ganggu urusan orang," kata dia tanpa basa-basi.

Selesai dia berbicara awak media langsung menyatakan bahwa dia salah persepsi. Karena maksud kedatangan awak media tidak meminta uang pada mereka, namun hanya ingin tahu siapa orang yang dimaksud oleh SY oknum wakil kepala BPN Sekayu.

" Maaf anda salah sangka, saya hanya ingin memastikan siapa orang yang menurut SY telah menerima uang dari hasil pembuatan sertifikat warga desa Mangsang," kata awak media ini sembari berlalu. (tim) 

Jadi Pembicara Lestari Talk, Beni Paparkan Pendekatan Ekonomi Lestari

MUBA.DS, -- Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) bekerjasama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyelenggarakan Lestari Talk 2020 bertajuk “Unboxing Ekonomi Lestari”, untuk mengemukakan konsep Ekonomi Lestari yang menjadi salah satu inovasi bagi daerah guna menyerap dan menciptakan iklim investasi berkualitas.

Lestari Talk menghadirkan lebih dari 20 pembicara yang dibagi dalam empat sesi dengan tema “Rise & Fund”, “Brace for The New Epic Battle”, “In Data We Trust”, dan “Move More People.” Para pembicara terdiri dari pihak pemerintah, swasta, lembaga non-profit, dan gerakan masyarakat. Acara berlangsung di Auditorium BKPM Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Berdasarkan identifikasi BKPM, peluang investasi berkualitas banyak ditemukan melalui pemanfaatan sumber daya alam Indonesia secara optimal dan mengintegrasikan faktor pendukung seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan untuk meningkatkan kapasitas SDM Indonesia.

“Pendekatan Ekonomi Lestari sangat mungkin dilakukan. Para anggota LTKL sudah memulai hal tersebut dengan menyiapkan ‘amunisi’ untuk menuju ke sana melalui program-program yang dirancang bersama. Program yang dirancang disesuaikan berdasarkan keunggulan daerah masing-masing Kabupaten Lestari. Semua dibungkus jadi satu paket, dari hulu ke hilir,” ujar Beni Hernedi, Wakil Bupati Musi Banyuasin yang juga Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi LTKL.

Program-program yang dirancang oleh LTKL berfokus pada peningkatan daya saing daerah. Lima cakupan program LTKL tersebut adalah (i) Bisnis dan Investasi Lestari untuk menyiapkan kabupaten menyusun portofolio komoditas dan secara aktif menjemput investasi ke daerah, (ii) Inovasi Masyarakat untuk peningkatan pelibatan masyarakat lokal dalam visi hijau kabupaten, (iii) Kebijakan  dan Perencanaan untuk memetakan kebijakan yang berpotensi mendatangkan insentif dari kerangka nasional, (iv) Pemantauan dan Pelaporan untuk menghasilkan produk laporan daya saing daerah, dan (v) Komunikasi untuk mempromosikan inisiatif keberlanjutan yang dilakukan kabupaten. 

“Saat ini prioritas utama BKPM adalah investasi berkualitas pada sektor ekonomi produktif dan jangka panjang, dengan ciri-ciri utama kemitraan dengan pengusaha lokal dan memberikan nilai tambah (value-added) bagi perekonomian,” jelas Indra Darmawan, Direktur Fasilitasi Promosi Daerah BKPM.

Desain awal Ekonomi Lestari adalah menyeimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam kebijakan, perencanaan, dan program-programnya dengan tujuan konkret untuk (i) meningkatkan PDB dan efisiensi anggaran kabupaten, (ii) mengurangi kemiskinan dan pengangguran serta (iii) bergerak menuju nol deforestasi dan degradasi hutan & gambut. Hal tersebut sejalan dengan narasi nasional yang digaungkan Presiden, yaitu menitikberatkan peningkatan daya saing daerah melalui kemudahan investasi, peningkatan kapasitas perdagangan, dan reformasi birokrasi.

Sekretariat LTKL, Gita Syahrani menyampaikan bahwa LTKL adalah forum kolaborasi yang dibentuk dan dikelola oleh pemerintah kabupaten untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. LTKL dibentuk oleh 8 pemerintah kabupaten di bulan Juli 2017. Sampai dengan Februari 2019, LTKL memiliki 11 kabupaten anggota di 8 provinsi Indonesia dan  bekerja berdampingan dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten seluruh Indonesia (APKASI), serta 10 jejaring mitra. 

"Melalui LTKL, arah pembangunan kabupaten didukung untuk mampu menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui gotong royong seluruh pemangku kepentingan, baik di dalam kabupaten maupun antara kabupaten anggota. Sebagai suatu forum, LTKL berupaya juga untuk menjembatani dukungan bagi kabupaten untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dari jejaring mitra pembangunan nasional dan global, termasuk masyarakat sipil, akademisi, dan swasta. Info lengkap mengenai program LTKL bisa dilihat di www.kabupatenlestari.org,"bebernya.(Hsm/ril) 

Jajaran Sat Res Narkoba Polres Lahat Ringkus Pengedar Narkoba

LAHAT.DS,--- Jajaran Satres Narkoba Polres Lahat, semakin garang dalam membrantas peredaran Narkotika di Bumi Seganti
Setungguan. Hal ini terbukti semenjak  AKP Bobby Eltarik SH, MH menjabat Kasat Narkoba kinerjanya dalam hal penangkapan pemakai dan pengguna  terus dilakukan hampir setiap harinya.

26 Februari 2020 adalah hari naas bagi Nopika  bin Ismadi  30 tahun seorang pegawai Swasta harus berurusan dengan pihak berwajib menjadi pengedar shabu- shabu dan   Ganja      : -  1 (4 (empat)  paket kecil serbuk kristal putih terbungkus plastik klip bening diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0.64 gram

Berdasarkan info dari masyarakat bahwa adanya transaksi Narkotika di tkp tersebut. setelah dilakukan lidik dan sasaran tempat dan orang diketahui. Selanjutnya pada hari Rabu tanggal 26 Februari 2020 sekira jam 16.30 Wib diamankan terduga pelaku an NOPIKA tertangkap tangan di Desa Karang Anyar kec. Lahat Selatan Kab. Lahat kemudian saat di lakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku didapatkan  1 (satu) gumpalan kertas timah rokok di dalam kantor celana sebelah kiri depan yang di dalamnya berisi 4 (empat) paket kecil serbuk kristal putih terbungkus plastik klip transparan di duga narkotika jenis sabu. Di akui oleh tersangka barang bukti tersebut adalah miliknya.
Selanjutnya terduga pelaku berikut barang bukti  dibawa ke Polres Lahat untuk diperiksa lebih lanjut. NIH

Muba Luncurkan Program Percepatan Gerakan Pencegahan Stunting

#Bupati Targetkan 2022 Stunting Tidak Ada Lagi di Muba#

MUBA.DS, - Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Bupati Kabupaten Musi Banyuasin sangat serius, dan komitmen dalam menangani stunting (kurang gizi) pada anak-anak di Bumi yang berjuluk Serasan Sekate.

Salah satu bentuk keseriusannya yaitu  meluncurkan program percepatan gerakan penanganan stunting. Bahkan, program ini juga menjadi program prioritas Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Sekda Muba Drs H Apriyadi, MSi, saat mewakili Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melaunching program percepatan gerakan  penanganan stunting dan sekaligus membuka seminar kesehatan, Kamis (27/02/2020) di Opproom Pemkab Muba.

Tampak hadir langsung Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Dr Suprapedi M Eng, Segenab Forkopimda, OPD Muba, Para Camat, Para Kades se-kabupaten Muba.

Kepala Dinas PMD H Richard Cahyadi, AP MSi dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan berdasarkan dengan Permendes PDTT RI nomor 11 tahun 2019 tentang penggunaan dana desa tahun 2020, dan Peraturan Bupati Muba Nomor 2 tahun 2020 tentang petunjuk teknis kegiatan dana desa yang bersumber dari APBN tahun 2020 di Kabupaten Muba.

"Kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan peran lintas program dan lintas sektor dalam Pencegahan dan penurunan balita kurang gizi terutama masalah stunting di Muba,"ungkapnya.

Sementara itu dalam sambutannya Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin, Drs H Apriyadi MSi  mengatakan bahwa program inovatif
tersebut, merupakan salah satu bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kabupaten Muba.

"Program Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin launching yang kita lakukan hari ini, dalam rangka pencegahan program stunting di Kabupaten Musi Banyuasin,"jelasnya.

Oleh sebab itu, dikatakan Dia pencegahan 
Stunting harus semakin dipercepat agar kualitas kesehatan masyarakat Muba semakin baik. 

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, dimana Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Muba yang telah bekerjasama dengan semua pihak. Dan kami mengucapkan terima kasih karena juga telah berpartisipasi mendukung  program pemerintah,"terangnya.

Dikatakannya, untuk pencegahan masalah stunting tersebut Bupati Dodi telah mengalokasi dana desa sebesar 13 miliar. Sehingga, lanjut Apriyadi, target kita di tahun 2022  permasalahan stunting tidak ada lagi di Muba.

‘’Saya harap program percepatan pencegahan stunting ini didukung sepenuhnya oleh OPD dan semua camat serta elemen masyarakat lainnya, demi untuk masa depan generasi Kabupaten Muba mendatang,"katanya.

Senada, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Dr Suprapedi MEng dalam sambutannya mengapresiasi program Bupati Muba yang telah mengaloksi dana desa sebasar 13 miliar tersebut untuk mengatasi stunting di Muba.

Menurutnya, dana yang dialokasikan oleh Bupati Muba tersebut sangat besar dibandingkan dengan daerah lain.  "Stunting ini bukan hanya permasalahan daerah saja tapi sudah menjadi nasional. Program yang dilakukan oleh pemerintah Musi Banyuasin pertama dengan kebijakan Dana Desanya. Kami sangat apresiasi kepada Bupati Muba,"ungkapnya.

Dikatakan, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, sehingga anak terlalu pendek pada usianya. 

Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir, tetapi kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia dua tahun tersebut bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja tapi merupakan tanggung jawab kita bersama.

"Strategi nasional dalam menurunkan stunting dilakukan dengan intervensi gizi spesifik atau langsung menyasar anak yakni untuk anak dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Upaya yang dilakukan di antaranya pemberian obat atau makanan untuk ibu hamil atau bayi berusia 0 sampai 23 bulan,"pungkasnya.(hsm/ril) 

DPRD Bangkalan Jatim dan DPRD Banyuasin Kunjungi DPRD Ogan Ilir

INDRALAYA.DS, – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir menerima kunjungan  Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Bangkalan Prov. Jawa Timur dan Anggota DPRD Komisi III Kabupaten Banyuasin Prov. Sumsel, kunjungan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris DPRD Mukhsina,SE.,M.Si melalui Kabag. Humas Protokol Yuniarti,S.IP.,M.Si dan Kabag. Legislasi Yubhar,S.IP didampingi Kasubag Protokol Hj.Asa’ada dan hadir juga bagian hukum Setda Ogan Ilir Yep Zuledi,SH.,MH   bertempat diruang rapat pimpinan DPRD OI, Kamis/27/02/2020.
Kunjungan anggota DPRD Kab. Bangkalan yang berjumlah 11 orang tersebut di ketuai oleh Ketua Komisi A M. Mujibur Rahman R,S.Sos,  yang didampingi 2 orang staf sekretariat DPRD Kab. Bangkalan. Kunjugan tersebut sharing terkait dengan Raperda Perubahan Pedoman Kepala Desa.
Sedangkan dari Anggota DPRD Komisi III Kab. Banyuasin berjumlah 10 orang yang diketuai oleh ketua Komisi III Drs. Nurwahid yang didampingi 1 orang staf skretariat, kunjungan tersebut sharing tentang Pembangunan Infrastruktur.
Kunjungan dikedua kabupaten tersebut diakhiri dengan pertukaran cindramata.

Dutasumsel.com bersama TIM Liputan Humas DPRD OI

Puluhan Massa Generasi Penggerak Anak Bangsa (GPAB) Gruduk Dinkes Ogan Ilir,Ini tuntutannya

INDRALAYA.DS, - Puluhan massa dari Generasi Penggerak Anak Bangsa (GPAB) Propinsi Sumatera - Selatan menggelar aksi damai ,aksi damai terkait adanya dugaan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan 25 oknum kepala Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Puskesmas di Kabupaten Ogan Ilir.

Aksi damai masa berlangsung selama 1 jam tersebut berlangsung didepan kantor Dinas Kesehatan Pemerintahan Daerah lama,Kamis (27/2/2020).
Koordinator Aksi GPAB Yongki Ariansyah SH dalam orasinya menyampaikan, aksi damai terkait adanya dugaan korupsi berupa pungutan liar (Pungli),dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang diduga dilakukan oleh oknum 25 kepala UPTD Puskesmas yang ada diwilayah Kabupaten Ogan Ilir,"ya,diduga salah satunya kepala UPTD Puskesmas Betung Kecamatan Lubuk Keliat yang berinisial IT,dan Oknum Dinkes inisial DP diduga menyiapkan uang dengan nilai puluhan juta rupiah yang diduga untuk menyuap beberapa wartawan dan LSM, ini ada yg memerintahkan, sekiranya yang memerintahkan tersebut harus mundur,kami meminta diusut,"tegas yongki.

Selain itu Yongki juga meminta kepala Dinas kesehatan Ogan Ilir memanggil 25 kepala puskesmas yang diduga punya masalah tersebut,"Kadinkes harus bertanggung jawab,panggil 25 oknum kepala puskesmas,"ujarnya.

Menanggapi aksi masa tersebut, pihak Dinas Kesehatan melalui
Edy Fajar Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan mengatakan, Sejauh ini telah diambil tindakan dan sudah dilimpahkan keinspektorat,"Tim inspektorat sudah keliling kebeberapa puskesmas di Ogan Ilir,kami meminta masa untuk bersabar menunggu hasil investigasi pihak inspektorat,"ungkapnya.

Sementara itu Rahmad sandi yang juga
Juru bicara GPAB Merasa kecewa atas jawaban pihak dinkes , ia menyatakan kekecawaannya bahwasan permasalahan dugaan pungli yang melibatkan 25 Puskesmas diserahkan keinspektorat,"ya,Inspektorat masuk angin,karena hasil pemeriksaan tahun 2017 dan 2018 tidak ditemukan, ahkhirnya  mencuat pada 2019 masyarakat yang menemukan.ini pungli inspektorat juga ASN kami akan melaporkan kepihak Aparat Penegak Hukum (APH), karena ini terkait pungli,"Tegasnya.(drs)

Salah Satu Angota Polres Ogan Ilir D Pecat

INDRALAYA.DS, --- Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir melakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada salah satu anggotanya, anggota Polres OI tersebut diberhentikan secara resmi dengan upacara, Kamis 27/2/2020 yang dipimpin langsung oleh Kapolres OI AKBP.Imam Tarmudi,SIK,MH.
"PTDH ini berlangsung tanpa dihadiri oleh anggota yang dipecat" ( In Absentia)
Salah satu anggota kepolisian ini disebutkan melanggar Pasal 7 ayat (1) huruf b Peraturan Kapolri No 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.
Kapolres OI AKBP Imam Tarmudi,SIK,MH dalam sambutannya mengatakan PTDH ini merupakan salah satu wujud dan bentuk realisasi komitmen pimpinan Polri dalam memberikan sanksi hukuman bagi personil yang melakukan pelanggaran baik pelanggaran disiplin maupun Kode Etik Polri.

Menurutnya PTDH ini terlaksana setelah melalui sejumlah tahapan dan sudah sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku.

Ia juga mengungkapkan kalau keputusan yang mereka ambil bukan dalam waktu singkat, tetapi telah dilaksanakan melalui proses yang sangat panjang, penuh pertimbangan dan dengan senantiasa berpedoman kepada koridor hukum yang berlaku.

"Sebagai manusia biasa saya merasa berat dan sedih untuk melakukan upacara ini karena imbasnya bukan hanya kepada yang bersangkutan saja tetapi juga kepada keluarga besarnya, namun pimpinan Polri telah melakukan langkah-langkah lainnya sebelum melakukan PTDH, seperti proses panggilan dengan maksud yang bersangkutan bisa berubah lebih baik dan disiplin dalam berdinas sampai akhirnya yang bersangkutan dipandang tidak layak untuk dipertahankan sebagai anggota Polri," ujar Imam.

Selain itu, ia berharap kepada seluruh personil Polres Ogan Ilir dan jajarannya untuk tidak ada lagi upacara seperti ini di masa yang akan datang. Ia juga meminta semua anggota Polres Ogan Ilir mengambil hikmah serta pelajaran dari Upacara PTDH ini.

Sementara itu Kasubbag Humas Polres OI, AKP Zainalsyah kepada dutasumsel.com mengatakan bahwa salah satu anggota Polres OI yang baru dipecat tersebut tersangkut masalah,
        " Penyalagunaan Narkotika"
Melakukan Pelangaran Disiplin maupun Pelangaran Tindak Pidana,dan telah mendapatkan keputusan Hukum tetap Kapolda Sumsel Dengan nomor : Kep/62/II/2020.atas nama Bripka Faizal dengan NRP: 79080240 dengan jabatan Brig.Sium Polres Ogan Ilir.

"Ini sebenarnya kasus lama, namun setelah melalui semua proses pembinaan, proses hukum maka baru pada hari ini bisa dilakukan PTDH," ungkap Zainalsyah kepada dutasumsel.com.

Upacara yang berlangsung di halaman apel Mapolres Ogan Ilir tersebut dihadiri oleh Waka Polres, pejabat utama Polres, Para Perwira Staf, Bintara dan ASN dalam jajaran Polres Ogan Ilir. Sedangkan personil yang diberhentikan hanya diwakili oleh Polwan yang memegang foto anggota yang terkena PTDH. Red

SD Negri 05 Gelar Perpisahan Dengan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP)Universitas Sriwijaya

INDRALAYA.DS, --- Sekolah Dasar Negri 05 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan mengadakan acara perpisahan bagi Mahasiswa PLP (Pengenalan Lapangan Persekolahan) dari Universitas Sriwijaya (Unsri) yang dilaksanakan di Aula SD Negri 05 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. Mahasiswa /mahasiswi PLP yang  telah melaksanakan kegiatan PLP kurang lebih selama satu bulan yaitu mulai dari tanggal 28Januari 2020 sampai dengan 28 Februari 2020.
Perpisahan Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan Unsri di SD Negri 05 Indralaya 2020,10 Mahasiswa yang PLP di SD 05 Indralaya,yang di pandu oleh Dosen Pembimbing dari Unsri Dra.Nuraini Usman,M.Pd dengan Ketua Rombongan dari mahasiswa PLP Zona Anggraini, acara perpisahan tersebut di hadiri langsung oleh Kepala Sekolah Dasar Negri 05 Indralaya Dra.Yanti Sumarni,M.Pd bersama seluruh dewan guru dan anak- anak Didik SD Negri 05 Indralaya.

Acara perpisahan dilaksanakan di Aula sekolah setelah pelaksanaan belajar dihadiri oleh Kepala Sekolah, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Para Dewan Guru SDN 05 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Mahasiswa PLP yang berjumlah 10 orang yang terdiri mahasiswi dan 1 orang Dosen Pembimbing Lapangan dan Seluruh Dewan Guru.

Acara perpisahan diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan Sambutan oleh Kepala Sekolah SD Negri 05 Dra.Yanti Sumarni,M.Pd  yang menyampaikan pesan kepada mahasiswa PLP untuk tetap menjalin tali silaturahmi dan ucapan terima kasih telah melaksanakan kegiatan PLP dengan baik, dan memberikan semangat kepada mahasiswa untuk menyelesaikan studinya sampai mendapatkan gelar sarjana, serta beliau juga berharap kepada mahasiswa untuk melanjutkan pendidikany ke jenjang yang lebih tinggi yakni S2.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menyampaikan ucapan terima kasih kepada SD Negri 05 Indralaya yang telah membantu kegiatan yang ada di Universitas Sriwijaya Yaitu kegiatan PLP, karena PLP merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun dan sangat dibutuhkan oleh mahasiswa untuk menambah pengetahuan dan pengalaman bagi mahasiwa.

Kata sambutan selanjutnya yakni pesan perpisahan yang disampaikan oleh perwakilan dari salah seorang Mahasiswa PLP menyampaikan sambutan mewakili teman-temannya, yang intinya menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf sebagai selama melaksanakan kegiatan PLP.

Selanjutnya acara ditutup dengan Do’a, dan acara perpisahan ini dilanjutkan  dengan pemberian kenang-kenangan dari mahasiswa PLP kepada SD.Negri 05 Indralaya, serta dilanjutkan dengan poto bersama dan dilanjutkan dengan Salam Salaman antara mahasiswa PLP dengan para dewan Guru SD Negri 05 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. Red

Teman Karib Masa Kuliah Hingga Jadi Pejabat

LAHAT.DS, -- Dua sahabat karib dimasa kuliah yang jarang ketemu kini dapat bertatap muka bersenda gurau sambil menikmati buah durian asal Kabupaten Lahat bersama para petinggi PWI Sumsel dan PWI Lahat di kantor Cabang Lahat Bank Sumsel Babel.
Pertemuan Taufig Hidayat kepala cabang Lahat Bank Sumsel Babel dengan Firdaus Komar Spd Msi Ketua PWI Sumsel ini yang pertama di Bumi Seganti Setungguan Kabupaten Lahat dalam agenda Pelantikan Pegurus PWI Lahat Priode 2019 -- 2023 dirumah dinas Bupati Lahat 26/2

Taufig Hidayat Kepala Cabang Bank Sumsel Babel megatakan Firdaus Komar ini sabat karib semasa kuliah dulu,kami berdua dalam menitik karir banyak megalami suka maupun duka
dan telah banyak berbagai pegalaman kerja kami lakukan termasuk menjadi seorang jurnalis.

Taufig juga menambahkan yang namanya rejeki tak dapat ditolak semua sudah menjadi garisan tangan masing masing, dimana firdaus tetap mebekuni dunia jurnalis, sedangkan saya merubah jalan menjadi seorang pegawai BUMN.

Alhamdulilah jalan yang kami berdua tempuh membuahkan hasil, Firdaus Komar saat sekarang menjadi Ketua PWI Sumsel sedangkan saya menjadi Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Lahat Pungkasnya.(Inh)

Bupati Ogan Ilir Sambangi Desa- Desa Di Kecamatan Indralaya Bersama Anggota DPD RI Termuda

INDRALAYA.DS, -- Kunjungan Kerja Bupati Ogan Ilir ke Desa-Desa di Kabupaten  Ogan Ilir untuk bersilaturahmi sekaligus serap aspirasi masyarakat dan memastikan pelayanan masyarakat memang benar-benar berjalan dengan baik.
Dan memantau langsung Pembangunan Akses Jalan, Kesehatan Lingkungan, Pertanian dan menjelaskan ke masyarakat tentang program apa saja yang telah dikerjakan Pemerintah, Bupati OI didampingi Perwakilan Kepala OPD Pemkab OI mengunjungi Desa-Desa yang ada di Kabupaten Ogan Ilir.

Kali ini Bupati OI H.M Ilyas Panji Alam, SE, SH,MM. bersama Anggota DPD RI Jialyka Maharani dan Ketua TP PKK Kab. OI, serta Kepala OPD Pemkab OI, Camat Indralaya, dan Kades Se-Kecamatan Indralaya bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Talang Aur, Desa Muara Penimbung Ilir, dan Desa Muara Penimbung Ulu. Rabu (26/02/2019).

Di Tiga Desa ini Bupati menyempatkan diri berdialog langsung dengan masyarakat dan menjawab seluruh pertanyaan yang dilontarkan oleh masyarakat setempat. Bupati OI juga mengajak masyarakat ini untuk menyukseskan Program Unggulan Transformasi Pertanian, karena kondisi daerah yang berada di dataran rendah.

Dalam dialog, Bupati OI menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten terus berkomitmen mengawal setiap pembangunan dalam berbagai bidang seperti Pendidikan, Pembangunan, Infrastruktur, Pertanian, Kesehatan dan berbagai Pelayanan terhadap masyarakat. 

"Kepala Desa harus berperan aktif dalam membangun dan menyerap berbagai aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat, oleh sebab itu jalan-jalan desa dan pembangunan lainnya harus melibatkan berbagai unsur masyarakat desa sehingga pembangunan yang dilakukan tepat sasaran serta sesuai dengan harapan masyarakat", ujar Bupati OI.

Selain pembangunan infrastruktur, pendidikan merupakan sesuatu yang amat penting dalam membangun karakter generasi yang unggul. Oleh karena itu, Program Satu Desa Satu Diniyah,  Full Day School, dan berbagai pendidikan karakter lainnya untuk membentuk generasi cerdas dan berakhlakul karimah. 

"Semoga Allah memberikan kelancaran dalam penerapan Full Day School/Sekolah Petang untuk mencerdaskan siswa. Saya berharap Ogan Ilir menjadi contoh bagi Kabupaten/Kota lainnya dalam membentuk karakter generasi unggul, dan saya juga berharap setiap siswa tamat Sekolah Dasar sudah hafal 2 Juz Al-Qur'an", Tegas Bupati OI. 

Bupati OI juga menyampaikan, "Selain kunjungan ke desa-desa seperti ini, saya telah membuka ruang untuk mendengar keluh kesah dari masyarakat melalui program Ngopi OI (Ngobrol bareng Bupati OI), dan kedepan akan menjalankan Program Unggulan Transformasi Pertanian dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur sehingga menjadi lahan yang produktif untuk dikelola secara modern bagi masyarakat Ogan Ilir", jelasnya.

Bupati OI juga berharap program ini  dapat didukung oleh seluruh masyarakat terutama para Kepala Desa untuk mendata kepemilikan lahan-lahan yang ada dan mensosialisasikan program ini ke masyarakat, karena Program Transformasi Pertanian ini dari desa untuk desa, dan dari masyarakat untuk masyarakat.

Di setiap lokasi yang didatangi, Bupati OI juga dengan sabar serta penuh kegembiraan melayani satu persatu permintaan warga yang ingin berfoto bersama. Sumber Tim Komimfo.

PEMBOBOL KANTOR PMD KABUPATEN OI DI BEKUK JAJARAN POLRES

INDRALAYA.DS, --- Belum sempat kabur jauh, Musyaddad (27 tahun), warga Kelurahan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan harus meringkuk di sel tahanan.

Pria ini telah membobol Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Ogan Ilir, di Kompleks Pemda Lama, Jalan Lintas Timur Km 36 Indralaya - Kayuagung.

Aksi pencurian tersebut dilakukannya pada Selasa (25/2/2020) pukul 01.30 WIB.

Menurut pengakuannya, ia memanjat dinding batu belakang kantor tersebut agar bisa masuk ke kompleks Pemda Lama.

"Sebelumnya sudah saya pelajari dulu, kurang lebih setengah bulan. Saya sering diajak oleh ayah teman saya yang karyawan di sana," ujarnya saat diinterograsi, Rabu (26/2/2020) sore.

Sering diajak oleh rekannya itu, membuat ia hafal betul dengan kondisi Kantor Dinas PMD Ogan Ilir.

Hingga akhirnya ia juga tau, jika kunci kantor seringkali diletakkan di bawah pot bunga.

Pada saat eksekusi, tersangka yang dulunya bekerja sebagai Satpam Mall di Palembang ini tak menemui kendala yang berarti.

Ia pun berhasil menggasak 3 buah laptop senilai Rp12 juta.

Musyaddad yang mengaku pemakai narkotika ini mengatakan, uang hasil penjualan laptop itu akan dipakai untuk menebus motor yang digadaikannya.

Pada hari yang sama pukul 22.00 WIB tersangka berhasil diciduk oleh Unit Reskrim Polsek Indralaya saat sedang makan nasi goreng.

"Baru kali ini lah pak," terangnya.
Sementara itu, Kapolsek Indralaya AKP Helmi Ardiansyah didampingi Kanit Reskrim Dedi mengatakan, tersangka berhasil diciduk berkat laporan warga yang curiga dengannya.

Tak kurang dari 24 jam, polisi langsung meringkus tersangka.
"Tersangka kita jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara," jelasnya.Tim

Firdaus Komar Spd Msi Lantik pegurus PWI Kabupaten Lahat Priode 2019--2023

LAHAT.DS, -- Dengan tema ciptakan pers yang beemartabat dan berintegritas,menuju jurnalis Kabupaten Lahat yang semangkin bercahaya.
Jajaran pegurus PWI Kabupaten Lahat resmi dilantik oleh Firdaus Komar Spd Msi ketua PWI Sumsel didampingi Cik Ujang SH Bupati Lahat.
Ketua PWI Kabupaten Lahat Ishak Nasroni dalam sambutanya megucapkan terima kasih kepada Bupati Lahat yang telah meluangkan waktunya dan telahmeyiapkan tempat  di rumdim hingga pelaksanaan pelantikan dapat berjalan
dengan baik tanpa ada kekurangan. 

Ishak juga menambahkan kami insan pers yang tergabung dalam wadah PWI siap menjalankan tugas sebagai jurnalis guna ikut serta megawal program dan visi misi bupati Lahat dalam mejalankan roda pemerintahan, kami juga siap bersinergi dan berdampingan dengan pemerintah daerah dalam rangka meyebarkan informasi publik yang bersifat membangung di segala lini.

Firdaus Komar Spd Msi meyampaikan PWI harus bersinrgi dengan pemerintah saling bahu membahu akan menampillan hasil yang baik apa lagi untuk perkembangan dan kemajuan pembagunan daerah.

 Anuar Sy Raswan wakil ketua Bidang Organisasi PWI Sumsel megatakan tetap jalin silaturahmi kesemua lini dan tingkatkan persatuan khususnya ditubuh PWI pungkasnya.

Pelantikan dihadiri 300 undangan yang terdiri dari Pejabat teras,Swasta,BUMD juga BUMN.( INH)

PT BA Mengaspirasi Dan Mendukung Seni Dikabupaten Lahat

LAHAT.DS,--- Demi meningkatkan Eksistensi dan mempertahankan budaya daerah Ka upaten Lahat dan turut memeriahkan HUT PTBA ke 39 tahun, melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat menggelar Festival Seni Pelajar, Lomba lagu daerah, drumband. Peserta Drumband di ikuti
 8 SD,  7 SMP, Lagu daerah di ikuti  170 Tari Tradisional di ikuti  17 Dan Vokal Group di ikuti 11 group.
Bertempat di Gedung Kesenian Lahat pada Selasa 26- 27 Februari 2020.
Pagelaran dihadiri oleh Sekda Lahat H. Januarsah, SH, MM, Deputi PTBA  GM UPTE Mochammad Taufik.

Efensi Manager Humas, Aswan Zuri Manager Pengadaan tanah, panitia pelaksana Hoiriansyah,Okta reza pratama,Robby capri sadana, dan Forkominda Lahat.

Sekda Lahat, Januarsyah Hambali SH MM mengapresiasi PT BA yang telah berpartisipasi dalam melestarikan seni dan kebudayaan di Kabupaten Lahat. Dirinya juga berharap selain selain menjadi sarana silaturahmi antar pelajar, ajang unjuk kebolehan ini menjadi wahana menunjukan semangat dan motivasi dalam upaya meleatarikan budaya, kesenian tradisional khasa Kabupaten Lahat sehingga nilai budaya positif yang telah diwariskan leluhur tidak luntur dan sirna akibat dari dampak arus globalisasi maupun budaya luar.

" Kami ( Pemkab ) mengapresiasi sekali semua pihak yang terlibat dan memberikan penghargaan setinggi tingginya kepada PT BA khususnya yang terus bersinergi dengan Pemkab Lahat.

Hal senada dikatakan Deputi PT.BA  Taufik"  Mengaspirasi dan mendukung Seni dikabupaten Lahat,  agar kedepan nya lebih meriah dan dapat menimbulkan semangat dan minat kaum muda, juga
 sebagai  bentuk dan peran PT BA, untuk ikut berpartisipasi dalam melestarikan maupun mempertahankan budaya di Bumi Seganti Setungguan."( Nih)

Pemkab, Polres, Kodim 0401 Muba Gelar Rakor Penanggulangan Bencana Banjir

Kapolres Muba: Berkolaborasi dan bersinergi Bersama Meminimalisir  Dampak Banjir

MUBA.DS, - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bersama Polres Muba, Kodim 0401 Muba menggelar rapat koordinasi terkait penanggulangan bencana banjir dalam wilayah Bumi Serasan Sekate, di Aula H Alex Noerdin Polres Muba, Rabu (26/2/2020).

Rakor dihadiri Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH,  Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK, Waka Polres Muba Kompol Irwan Andeta SIK, Dandim 0401 Muba diwakili Kasdim 0401 Muba Mayor Inf M Daud, Kepala BPBD Muba Indita Purnama SSos MM, Kepala Dinas Sosial Muba, seluruh camat, Danramil, Kapolsek dalam wilayah Kabupaten Muba.

Dalam Rakor tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba menghimbau Camat, Danramil dan Kapolsek diwilayah Kabupaten Muba agar dapat berkolaborasi dan bersinergi bersama meningkatkan kinerja dalam mengatasi dampak banjir yang terjadi diwilayah kerjanya masing masing. 

"Untuk masyarakat kami minta juga agar mendengar arahan dari pemerintahan pesa maupun kecamatan terkait bencana banjir yang tengah dihadapi," untuk meminamilisir dampak banjir sebaiknya digalakan jumat bersih bergotong royong membersihkan lingkungan di wilayah  masing masing ujarnya.

Lanjut Yudi meningkatnya intesitas hujan di Kabupaten Muba menyebabkan air sungai naik sehingga berdampak banjir dipemukiman masyarakat terutama pemukiman dipinggiran sungai.

Dalam kesempatan yang sama Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK mengatakan rapat koordinasi dilakukan untuk membahas terkait penanggulangan banjir dan mengatasi banjir di Kabupaten Muba sekaligus mempererat hubungan baik antar stakeholder.

"Kita harus terus secara bersama-sama memantau dan mengatasi dampak bencana banjir ini," dan unsur forkopimcam dintingkat kecamatan baik kapolsek camat dan koramil bersinergi dan berkolaborasi dilapangan kita minimalisir dampak banjir khususnya daerah atau wilayah yang rawan banjir atau berdampak akibat banjir tahunan kata Kapolres Muba.

Sementara itu Kasdim 0401 Muba Mayor Inf M Daud menuturkan pihaknya telah membentuk Tim penanggulangan bencana banjir, Kodim 0401 Muba yang 1x24 jam siaga terkait bencana banjir dan kami selalu siap bekerja bersama dan berkolaborasi bersama 

"Kami harap agar Pemerintah Kabupaten Muba, TNI-Polri dan Instansi terkait terusberainergi  dalam menanggulangi bencana banjir diwilayah Kabupaten Muba," seperti sekarang ini kita forkopimda kompak meminimalisir dampak banjir tahunan di Musi Banyuasin tandasnya.(hsm/ril)