NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Sejumlah Sekolah Terendam Banjir, Kadisdikbud Ogan Ilir Sebar Surat Edaran

OGAN ILIR, Analisnews– Sejumlah sekolah di Kabupaten Ogan Ilir, mulai terendam banjir sejak beberapa hari terakhir.


Melihat kondisi tersebut, membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ogan Ilir menyebarkan surat edaran.

Kepala Disdikbud Kabupaten Ogan Ilir, Sayadi mengatakan, surat edaran yang disebar ini ditujukan kepada SD dan SMP negeri maupun swasta.

“Surat edaran yang kami sampaikan ini terkait dengan kegiatan belajar dan mengajar,” ungkapnya, Senin, 29 Januari 2024.

Berkenaan dengan kondisi alam di beberapa tempat di wilayah Kabupaten Ogan Ilir mengalami air pasang atau banjir, maka Disdikbud Kabupaten Ogan Ilir menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

Untuk satuan pendidikan yang mengalami kondisi air pasang atau banjir dapat melakukan langkah-langkah preventif, yaitu :

1. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring, dan/atau

2. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka dengan mengurangi durasi jam pelajaran

Kemudian, untuk tidak melakukan aktivitas pembelajaran di luar kelas, seperti Upacara, Olahraga, dan lain-lain.

“Apabila kondisi lingkungan sekitar sekolah tidak memungkinkan,” ujarnya.

Ditambahkan Kadisdikbud Kabupaten Ogan Ilir, langkah yang dilakukan bersifat tentatif atau kondisional disesuaikan dengan kondisi air pasang atau banjir di satuan pendidikan.

“Pihak sekolah hendaknya selalu berkoordinasi dengan Disdikbud Kabupaten Ogan Ilir,” lanjutnya.

Kadisdikbud Kabupaten Ogan Ilir juga mengimbau kepada pihak sekolah yang terendam banjir, supaya berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah Pendidikan dan Pengawas Satuan Pendidikan.

“Hal itu guna memerlukan langkah-langkah yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sejumlah sekolah di Kabupaten Ogan Ilir telah terendam banjir sejak beberapa hari terakhir. Salah satunya dialami oleh SDN 11 Indralaya Utara yang berada di Desa Soak Batok.(*)

Pesta SMANTI 2023 Meriah, Riza Fahlevi Apresiasi Kepala Sekolah Freni Listiani

 

PRABUMULIH, DS - Semarak Pesta SMANTI 2023 Kota Prabumulih kali ini berbeda dari sebelum-sebelumnya. Untuk 2023, Pesta SMANTI turut menghadirkan berbagai kegiatan lomba antar siswa  mulai dari tingkat TK, SD, SMP dan juga SMA. Ada lomba melukis, lomba cerdas cermat, lomba kreasi dan lain-lain.



Diresmikan Senin (06/03/2023), SMANTI Prabumulih turut menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Drs. Riza Fahlefi. Didaulat memberikan kata sambutan dalam kegiatan tersebut, Riza mengaku cukup bangga dengan terobosan-terobosan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SMAN 3 Prabumulih Freni Listiani, S.Pd. 



"Jujur saat ini saya merasa bangga dengan Kepala Sekolah SMAN 3 yang telah banyak melakukan terobosan-terobosan baru dalam peningkatan dunia pendidikan. Tentu terobosan seperti ini sangat dibutuhkan oleh Pemerintah Provinsi Sumsel searah visi-misi Pemrov Sumsel yakni Sumsel Maju Untu Semua"ujar Riza.



Dikatakan, melihat begitu pesatnya perkembangan yang dialami oleh SMAN 3 Kota Prabumulih dari sebelum-sebelumnya. Sekolah ini selalu terdaftar dalam setiap kompetisi dunia pendidikan dan Sekolah. 


"Catatan saya, SMAN 3 Prabumulih tidak pernah absen dalam mengirim siswanya untuk mengikuti kompetisi menyangkut dunia pendidikan dan sekolah, baik yang bersifat lokal maupun Nasional. Ini sangat luar biasa dan yang lebih membanggakan SMAN 3 selalu mampu meraih satu tempat dalam kompetisi. Selalu mampu mengahrumkan nama sekolah dan Kota serta Provinsi ditingkat Nasional" imbuh Riza.



Dari sini maka dapat kita simpulkan bahwa kepala sekolahnya memiliki pemikiran yang cemerlang. "Maka dengan itu kita menghimbau kepada seluruh element masyarakat dan Donatur sekolah yang tidak mengikat untuk dapat mendukung sekolah ini agar semakin baik lagi kedepan. Sebab sekolah yang baik akan melahirkan siswa-siswa yang baik tentunya" tukas Riza.



Sementara itu, Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya MM yang diwakili oleh Asisten 3 Pemerintah Kota Prabumulih Amilton juga turut mengapresiasi Program dan terobosan SMAN 3 Prabumulih dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Prabumulih. 



"Yang pertama tentu selamat atas terselenggaranya PESTA SMANTI 2023 Prabumulih. Semoga melalui kegiatan ini dapat melahirkan siswa yang berkualitas dalam segi pendidikan. Memiliki mental yang kuat dan jiwa enterpreneur yang tinggi sehingga saat tidak lagi menjadi status pelajar mereka sudah memiliki ilmu untuk meneruskan apa saja yang sudah dipelajari di sekolah. Ini tentu merupakan prestasi yang cukup baik sehingga perlu dukungan semua pihak agar SMAN 3 selalu dapat berinovasi" pungkasnya.




Pantauan Posmetro, Turut hadir dalam PESTA SMANTI 2023, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan H. Rizal Fahlevi., MM., Ketua TP PKK Kota Prabumulih Ir. Hj. Suryanti Ngesti Rahayu, Wakil Ketua TP PKK Ibu Hj. Reni Indayani., S.Km., M.Si, dan Kepala Sekolah SMA Negeri 03 Prabumulih Freni Listiani, S.Pd., M.Si, Para Donatur, dan orangtua siswa.

Kapolres Prabumulih Ajak Siswa SMAN 2, Hindari Aksi Bully dan Jauh Narkoba


PRABUMULIH, DutaSumsel.com -- Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH diminta SMAN 2 menjadi pembina upacara Senin, guna memberikan inovasi dan semangat bagi para siswanya, Senin (27/2/2023).


Ada beberapa hal, pesan Kapolres Prabumulih kepada para siswa SMAN 2, sebagai generasi muda penerus bangsa. Salah satunya, menekankan hendaknya menghindari aksi bully terjadi di sekolah.


“Kita ingatkan para siswa SMAN 2, jangan melakukan aksi pem bullying. Karena, bisa berujung tindak pidana. Makanya, hargai sesama dan saling menghormati,” pesan Kapolres Prabumulih.


Bukan hanya itu saja, Witdiardi juga berpesan, agar siswa selalu senantiasa menghormati dan menghargai guru. Kata dia, sebagai pendidik para siswa dalam mencapai cita-citanya.


“Jangan melawan guru, itu tidak baik. Patuhi dan taati guru, sebagai sumber ilmu para siswa mengapa dan mewujudkan cita-citanya,” bebernya.


Tak lupa, kata dia, menekan para siswa SMAN 2 jangan coba-coba namanya narkoba. Karena, bahaya sekali dampak negatif dan bahayanya. “Karena, bisa menyebabkan kecanduan, gangguan kesehatan, dan juga masalah hukum. Jangan sampai terjerat namanya narkoba, karena sudah banyak narkoba menjerat pelajar hingga masa depan siswa hancur,” beber Mantan Kapolres Mukomuko ini.


Karena, para pelajar tersebut mendekam di sel tahanan, guna menjalani hukuman atau mempertanggungjawabkan perbuatannya karena terlibat narkoba. “Mari kita selamatkan generasi muda, terhindar dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Hingga bisa mewujudkan cita-citanya, dan tidak terlibat masalah hukum,” ucap Alumni AKPOL 2002 ini. (*) 


Editor:Heru

Bhabinkamtibmas Tanjung Raman Jadi Pembinaan Upacara di SDN 85


PRABUMULIH, DutaSumsel.com -- Bhabinkamtibmas Tj Raman, Aiptu Joni Alias SH menjadi pembina upacara di SDN 85, Senin (20/2/2023).


Pada kesempatan itu, Bhabinkamtibmas Tj Raman menyampaikan, peserta didik diharapkan memiliki karakter baik di sekolah maupun diluar sekolah, diharapkan mampu membawa perubahan kepada peserta didik, baik dalam perubahan sikap maupun keberhasilan dalam pelajaran, peserta didik harus disiplin contohnya harus datang ke Sekolah tepat waktu, tidak terlambat, mengerjakan tugas sekolah, dan lainnya.


“Peserta didik sudah ada yang menggunakan handphone, itu bisa menggangu konsentrasi saat belajar dan harus mendapat tindak tegas dari pihak sekolah, karena akan mengganggu proses pembelajaran dan mental anak itu sendiri,” kata Joni.


Aiptu Joni juga memberikan pesan bagi peserta didik itu harus  harus patuh sama guru dan orang tua di rumah semoga nanti kalian menjadi pelajar berprestasi dan meraih apa dicita -citakan.


“Kita mengimbau kepada Kepsek dan  Staff Dewan Guru SD N 85 agar lebih bijak dalam menyebar berita atau informasi di sosial media. Jangan terpancing dengan berita hoax terkait dengan isu belum tentu kebenarannya,” akunya.


Contohnya, penculikan anak saat ini sedang viral, terkait isu penculikan anak tersebut Bhabinkamtibmas berpesan agar sampaikan kepada orang tua siswa agar; tetap waspada, jangan panik atau mengalami ketakutan berlebihan. Selalu awasi setiap pergaulan anak.


“Pastikan pergerakan anak selalu dalam jangkauan dan Pengawasan..Berikan pemahaman kepada anak tidak berinteraksi orang tidak dikenal. Tetap selektif dalam menangani isu beredar terkait penculikan anak,” ucapnya.


Ia berharap agar apabila ada orang mencurigakan tetap berkoordinasi Bhabinkamtibmas, atau  ke Polsek terdekat atau bisa di laporkan ke Nomor Bantuan Polisi Polda Sumsel “0813-70002-110 atau Polres Prabumulih di  Nomor 0811-7856-110”.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Bobby Eltarik SH MH saat di hubungi via telpon membenarkan tugas tambahan Bhabinkamtibmas juga menjadi Pembina upacara di sekolah kelurahan/desa binaannya, agar tercipta situasi dan kamtibmas kondusif dan aman. “Makanya, kita tekankan Bhabinkamtibmas bisa melaksanakan tugasnya secara optimal,” pungkasnya. (*) 


Editor:Heru

Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara Lakukan Inventarisasi dan Indentifikasi Tanah Ulayat di Sumsel, Ini Tujuannya


PALEMBANG, DutaSumsel.com -- Direktorat Jendral Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kementerian Agraria dan tata ruang atau Badan Pertanahan Nasional yang berkerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara melakukan inventarisasi dan identifikasi tanah ulayat (Tanah Adat, Red) di Provinsi Sumatera Selatan.


Dengan maksud maupun tujuan ialah untuk pemetaan tentang eksistensi masyarakat hukum adat maupun tanah Ulayat yang diperkirakan ada di Provinsi Sumatera Selatan.


Dalam menjalankan program ini, Pihak USU Menerjunkan langsung Para Guru Besar USU, Diantaranya, Prof Dr Hasim Purba SH M Hum, Prof Dr Muhamad Yamin SH MS CN, Prof Dr Rosnidar Sembiring SH M Hum, Prof Rizabuana P.phil phD Beserta Rombongan di Sumatera Selatan.


Serta dalam menjalankan tugasnya, para Dosen-dosen senior ini di bantu oleh Dr Hj Rika Novalina SH Mkn yang juga merupakan Alumni Universitas ternama di Kota Medan itu.


"Ada 12 Kabupaten Kota yang ada di Sumsel yang kita Data, diantaranya OKI, Muara Enim, Lahat, Musi Rawas, Muratara, Muba, Banyu Asin, Empat Lawang, PALI, Pagar Alam dan Lubuk Linggau," Terang Ketua Team dari USU, Prof Dr Hasim Purba SH M Hum saat dibincangi wartawan, Jumat (27/01/2022).


Ia menjelaskan, nantinya hasil survey tersebut akan di setorkan ke Kementrian Agraria BPN agar di tindak lanjuti sedemikian rupa, sehingga nantinya tanah tersebut akan mendapatkan suatu kebijakan sesuai perundang-undangan. Seperti legalitas kepastian hak atas tanah-tanah ulayat tersebut agar ke depan tanah tersebut lebih efektif dan secara ekonomi bisa diberdayakan, serta dapat mendukung pembangunan, baik Pembangunan Nasional maupun Pembangunan Daerah masing-masing.


"Yang kita lakukan saat ini, ialah pendekatan kepada pihak pemerintah Kabupaten Kota. Bahkan beberapa hari yang lalu kita menghadap Gubernur sumsel untuk menyampaikan program ini dan sekaligus mohon izin karena kita melakukan survei di wilayah beliau, agar mereka memahami dan mengetahui bahwa ada kegiatan ini yang dilakukan dan juga agar tidak ada di komunikasi antara kita dan pihak pemerintah maupun masyarakat. Oleh karena itu harus ada sosialisasi dulu kepada aparat pemerintah Kabupaten Kota kemudian Kecamatan maupun pemerintahan Desa maupun masyarakat," terangnya.


Setelah ini lanjut beliau, bahwa pihaknya bakal menerjunkan Team Survei yang terdiri dari 4 orang di setiap kabupaten Kota, di ambil dari pihak Universitas yang didampingi oleh masyarakat lokal yang memahami lokasi maupun kondisi di lapangan.


"Survey ny di mulai pada tanggal 13 Februari mendatang, selama 20 Hari, mudah-mudahan tidak ada kendala. Dan nantinya Team survei inilah akan rutin melaporkan kondisi di lapangan sesuai SOP Serta berdasarkan kerangka acuan yang sudah disusun kepada pihak Universitas dan selanjutnya akan di teruskan ke pihak Kementrian," ucapnya.


Dalam kesempatan ini pihaknya berharap, dukungan dari masyarakat Hukum Adat, Masyarakat lokal dan termasuk dukungan Kantor Pertanahan setempat terutama juga dukungan pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah kabupaten kota di 12 kabupaten kota yang menjadi lokasi survei.


"Setelah nantinya survey itu selesai dalam jangka waktu yang kita tetapkan, nantinya semuanya akan kita diskusikan bersama dengan pihak Pemerintah setempat maupun pihak-pihak lain yang terkait, agar survei ini benar-benar Valid," tukasnya.(*) 


Editor:Heru

Berikan Motivasi Kepada Peserta Didik, Para Profesor Dari USU Datangi Al Azhar Cairo Empat Lawang


Empat Lawang, DutaSumsel.com - Para guru besar yang terdiri dari Prof Dr Hasim Purba SH M Hum, Prof Dr Muhamad Yamin SH MS CN dan Prof Dr Rosnidar Sembiring SH M Hum, beserta rombongan dari Universitas Sumatera Utara (USU) mengunjungi Boarding School Al-Azhar Cairo Empat Lawang, Jumat (27/01/2022).


Tujuannya, tidak hanya untuk bersilaturahmi, namun juga para Dosen Senior ini memberikan Motivasi-motivasi kepada para peserta didik di sekolah yang mengutamakan pendidikan Islam dan Bahasa Inggris itu, sekaligus menceritakan kilas balik dari latar belakang pendidikan mereka masing-masing.


"Iya. Setelah selesai berkordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang dan Pihak ATR BPN setempat, terkait program Inventarisasi dan Identifikasi Tanah Ulayat yang saat ini kita kerjakan, kita langsung mengunjungi Sekolah Al-Azhar Cairo Empat Lawang untuk Bersilaturahmi kepada Para tenaga pengajar Maupun peserta didik di sana. Dan memang Ibu Ketua Yayasan Al-Azhar Cairo Empat Lawang Dr Hj Rika Novalina SH Mkn ini merupakan Anak didik kita dulu pada saat dirinya Kuliah di USU," terang salah satu Guru Besar, Prof Dr Muhamad Yamin SH MS CN saat dibincangi wartawan usai acara.


Dalam kesempatan itu dirinya mengatakan, Bahwa penting sekali memberikan arahan-arahan kepada para pelajar untuk memotivasi diri agar terus belajar dan menuntut ilmu setinggi-tingginya.


"Hanya dengan ilmu kita bisa membuka rahasia Bumi ini. Sebenarnya itu fokus daripada kehidupan. Dan ketika Allah memberikan ilmu itu kepada kita, namun kita Tidak Pandai, maka ilmu itu akan jadi pedang. Untuk itu jangan sia-siakan ilmu. Karena Ilmu itu semakin kita Gali akan semakin luas. Kata orang, kalau ilmu itu ada di buku maka 1 Lembar kita baca berarti 4 Meter langit terbuka. Itulah makanya setiap manusia di bumi ini butuh ilmu, yang mengharapkan kesuksesan dunia maupun akhirat butuh ilmu," terangnya.


Selain itu dirinya menerangkan bahwa, mendapatkan ilmu itu tidak hanya dari pelajaran yang ada di sekolah, namun ilmu juga bisa di dapatkan dari penalaran dan pengalaman.


"Ada penalaran maupun pengalaman. Jadi jika Manusia itu kalau menggunakannya pengalaman untuk memecahkan permasalahannya berikut dia pasti akan lebih matang. Makanya biasanya di pakai dua-duanya oleh manusi untuk mencari apa yang ada di dunia ini. Untuk itu, jika manusia tidak menggunakan ilmunya maka pasti kehidupannya jadi sengsara, jadi rendah atau tidak bermanfaat bagi orang lain. Inilah tujuan kita memotivasi anak-anak itu untuk memanfaatkan ilmunya agar nanti kebahagiaan dunia dan akhirat akan di dapatkannya, dan yang pastinya para orang tua pasti juga akan ikut bangga," kata dia.


Untuk itu, dirinya memberikan pesan kepada para orang tua peserta didik untuk tetap semangat mensuport dan memotivasi anak-anaknya untuk terus menuntut ilmu.


"Jadi di sini orang tua jangan takut menyekolahkan anak setinggi-tingginya, karena Allah SWT juga membuka rezeki dari orang yang menuntut ilmu. Makanya kalau ada orang tua yang mengatakan dirinya tidak sanggup menyekolahkan anaknya berarti begitu sempit pemikirannya. Intinya sekolahkan lah anakmu setinggi-tingginya karna pasti ada jalan rezekinya sendiri," ungkapnya.


Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Azhar Cairo Empat Lawang Dr Hj Rika Novalina Sungudi SH Mkn mengucapkan banyak terimakasih kepada para guru-guru besar Universitas Sumatera Utara (USU) beserta rombongan yang menyempatkan hadir untuk bisa memberikan masukan-masukan dan memberikan motivasi para Tenaga Pengajar dan para anak-anak peserta didik di sekolah tersebut.


"Saya pribadi maupun mewakili yayasan sangat berterimakasih atas kehadiran para guru-guru besar dan rombongan dari  USU untuk bisa hadir di sini. Semoga dengan kehadiran mereka di sini bisa memberikan motivasi bagi anak-anak untuk lebih giat lagi belajar," tukasnya.(*) 


Editor:Heru

Wako Prabumulih Jadi Narasumber di Pembekalan KKN Universitas PGRI Palembang


PALEMBANG, Dutasumsel -- Total 1399 Mahasiswa dari lima Fakultas Universitas PGRI Palembang mengikuti Pembekalan Kuliah Kerja Nyata, dengan Tema "Mengedepankan Etika, Intelektualitas dan Kreativitas Untuk Bersinergi Membangun Negeri". Dengan Walikota Prabumulih Bpk. H.Ridho Yahya.MM sebagai Narasumber. Adapun OPD yang mendampingi dari Dinas Kominfo Bpk.Drs.Mulyadi Musa.M.Si, Kepala Disdikbud Riduan,S.Pd, Kepala Bappeda Ir.Abu Shohib.


Tepat pukul 08.30 pagi dimulainya acara seremonial, yaitu sambutan dari Universitas PGRI Palembang diantaranya DR.H.Bukman Lian.MM.M.Si.CIQaR (Rektor Universitas PGRI) DR.Hj.Meilia Rosani,SH.MH (Ketua BPH PB PGRI) H.Ahmad Zulinto.S.Pd.MM (Ketua PGRI Provinsi Sumsel). 


Sambutan hangat kepada Walikota Prabumulih beserta rombongan yang telah menyempatkan hadir di Aula Drs.H.Aidil Fitri Syah.MM sebagai Narasumber, dimana kesibukannya sebagai Walikota yang cukup sibuk.


Seusai acara resmi, dilanjutkan dengan Paparan Walikota Prabumulih, tentunya dengan 15 Program Unggulan yang berdampak besar bagi masyarakat, diantaranya Program Keislaman, Pendidikan, Kesejahteraan dan Pengentasan Kemiskinan.


Ridho menjelaskan bahwa masyarakat lah yang menjadikannya walikota, maka dari itu setiap Subuh beliau terima keluhan masyarakat dari segala lapisan.


Dilanjut dengan sesi tanya jawab, dimana ada lima mahasiswa yang bertanya terkait program kerja Pemerintah Kota Prabumulih yang dijawab Walikota dengan lugas berdasarkan data yang ada.


Terpisah, Ketua PGRI Provinsi Sumsel H.Ahmad Zulinton,S.Pd.MM meminta kepada para mahasiswa yang nantinya akan KKN di delapan Kabupaten/Kota Se-Sumsel untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari kepada masyarakat, berkolaborasi dengan pemerintah setempat, dan memberi kesan yang baik selama KKN. Adapun delapan kota tersebut diantaranya Kota Palembang, OKI, Ogan Ilir, Prabumulih, Banyuasin, Musi Banyuasin, Muara Enim dan OKU.(Diskominfo Prabumulih)

Di Ikuti 17 IGRA, Kenalkan Siswa RA Manasik Haji Sejak Dini

 


PRABUMULIH, Dutasumsel.com – Ikatan Guru Raudatul Anfal (IGRA) di Kota Nanas ini mengelar manasik haji bagi siswa Raudatul Anfal (RA) se- Prabumulih, melibatkan 580 siswa di Halaman Masjid Darussalam Komplek PHRZ 4, Rabu (14/9/2022).


Ketua IGRA Prabumulih, Nani Rafika mengatakan, kalau kegiatan ini sebagai pengenalan kepada siswa RA terkait tata cara manasik haji.


“Penting sekali mengenal anak, terkait tata cara manasik haji kepada siswa RA sejak dini,” ujar Nani, sapaan akrabnya.


Akunya, sebenarnya kegiatan ini merupakan program rutin IGRA Prabumulih setiap tahun. Namun, karena Covid-19 sempat tertunda dua tahun pelaksanaannya.


“Kegiatan ini melibatkan siswa berasal dari 17 IGRA di Prabumulih. Meliputi; RA Almunawwarah, RA Cahaya Muslimat NU 1, RW Al Habib Kids Center, RA Perwanida I, RA Perwanida II, RA Al Farisi, dan lainnya,” bebernya.


Sebutnya, kegiatan manasik haji ini jelas akan menjadi bekal bagi para siswa RA ke depannya. “Sehingga, memahami tata cara pelaksanaan manasik haji, dan bisa menjadi pengetahuan dan wawasan siswa RA,” tandasnya.


Asisten III, Drs Amilton mengatakan, menyambut positif kegiatan ini apalagi anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan manasik haji ini.


“Iya, manasik haji bagi para siswa RA ini jelas sangat bermanfaat sekali. Pemkot mengapresiasi kegiatan ini,” pukasnya. (rin)


Editor:Heru

Malam Perpisahan Purnabakti Disdikbud Prabumulih Penuh Kemeriahan


PRABUMULIH, DutaSumsel — Dinas Pendidikan dan Kebudayan kota Prabumulih menggelar malam gala dinner perpisahan sekaligus pelepasan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kusron S.Pd., M.S.i yang telah memasuki purnabakti pada tanggal 1 Agustus 2022 mendatang, dalam acara tersebut hadir Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Mahfuzi SPd jajaran struktural staf dilingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan, kepala sekolah SD, SMP, SMA dan SMK se-kota Prabumulih. Jumat malam (30/07/22)


Dalam sambutanya Mahfuzi mewakili jajaran staf di lingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan menyampaikan ucapan terimakasihnya atas dedikasi pengabdiannya yang telah memberikan bimbingan dan arahan selama menjabat Kadisdik


“Saya mewakili jajaran staf di lingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan mengucapkan terimakasih atas arahan bimbingan dan dedikasi pengabdian ayahanda Kusron selama menjadi kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kota Prabumulih tak lupa saya juga kami mohon maaf apabila ada khilaf dan salah semua jajaran selama menjalankan tugas, tentu kedepan sesuai yang di sampaikan beliau banyak pekerjaan belum selesai yang harus kami laksanakan kami juga berdoa semoga beliau selalu sehat diberikan perlindungan oleh Allah SWT,” Ucapnya


Ditempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kusron S.Pd., M.S.i menyampaikan harapannya agar jajaran dapat bekerja dengan tulus dan ikhlas dalam melaksanakan tugas kedepan, tak lupa dirinya pun mengungkapkan permohonan maafnya selama bertugas.


“Kami sebagai ASN dan pasti ada akhir dan saya 1 Agustus 2022 masa purnabakti harapan saya kedepan mudah mudahan kedepan kedepan rekan rekan dapat melanjutkan upaya upaya kita untuk meningkatkan kemajuan dunia pendidikan.

Tetap bekerja dengan ketulusan dan keikhlasan dalam menjalankan tugas, dan terkait pekerjaan yang masih belum terselesaikan itu adalah kedepan dapat terlaksana dengan baik, saya pun memohon maaf bila ada salah selama menjalankan tugas kepada semua jajaran pemerintah kota Prabumulih khusunya di dinas pendidikan kota Prabumulih,” tuturnya

 

Acara sederhana yang cukup berkesan dan penuh pesan tersebut di lanjutkan dengan gala dinner, pemberian cinderamata, sua foto bersama dan pembagian door prize dari bank perkreditan rakyat cabang Baturaja, bertempat di cafe Silver Pujasera Padat Karya kota Prabumulih.(*)


Editor: Heru 

Hj Rika Novalina Sunggudi Meriahkan Pelepasan Siswa TK IT Al-Ikhlas Sukaraja


PRABUMULIH, DutaSumsel --  Support pendidikan anak sejak dini, Dr Hj Rika Novslina SH MKn hadiri pelepasan siswa TK IT Al-Ikhlas Madina yang  berada di jalan Air Mendidih RT 03 RW 03 Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih selatan kota Prabumulih, Rabu (08/06/2022).


Notaris cantik dan juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Al Azhar Kairo Cabang 22 Indonesia Kabupaten Empat Lawang Sumsel ini mengatakan kehadirannya di acara perpisahan dan pelepasan Taman kanak-kanak dengan Tema " Doa kami Semoga Sukses bersama kalian dalam gerbang menuju massa depan yang gemilang guna memberikan dukungan moril terhadap orang tua siswa dalam memberikan pendidikan terbaik bagi putra-putri sebagai penerus bangsa terkhusus kota Prabumulih kedepannya.


Dalam sambutannya Istri dari Kol.Kav Sungudi ini mengajak semua orang tua untuk optimis dalam memberikan pendidikan bagi anak secara maksimal meskipun di tengah keterbatasan ekonomi, karena dengan ikhtiar dan  doa semua cita-cita bisa tercapai.


" Terus lah bermimpi dan berusaha serta jangan lupa berdoa yang terbaik untuk putra-putri kita, insyaallah doa orang tua selalu di ijabah oleh Yang Maha Kuasa," imbuh Rina.


Sementara itu ketua Yayasan Al Ikhlas Hj Rosmaneli SPd mengatakan jika acara pelepasan siswa ini digelar sebagai bentuk silaturahmi antara siswa, guru dan orang tua murid serta juga penghargaan kepada semua siswa dan orang tua yang telah  mempercayakan pendidikan anak usia dini di TK IT Al-Ikhlas Madani.



“ Terimakasih kepada semua bunda atas kepercayaannya kepada TK IT Al-Ikhlas untuk mendidik anak-anak sebelum kejenjang sekolah dasar, dan saat ini tugas kami sudah selesai untuk itu para siswa-siswi akan kita kembalikan ke orang tua masing-masing, semoga sukses dan berhasil mencapai cita-cita ” pungkasnya.


Reporter: Heru 

Editor: Laili Hartati 


Heri Amalindo Hadiri Pembagian Hadiah Di Acara Festival Hadroh dan Istighosah


PALI, DutaSumsel -- Dalam rangka memperingati hari lahir Gerakan Pemuda (GP) Ansor ke 88, Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM mengajak Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) di Kabupaten PALI untuk terus menyerukan persatuan dan kesatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Menurut Heri yang juga sebagai Penasehat GP Ansor PALI tersebut, PALI memiliki keberagaman yang dinilai tinggi dalam hal kerukunan.


“Mari para pemuda GP Ansor untuk menjadi perekat kesatuan dan persatuan bangsa dan jadikan nilai-nilai agama sebagai fundamental persatuan bangsa,” ujarnya dalam sambutan acara pembagian hadiah lomba festival hadroh dan istighosah di Halaman Guest House atau Rumah Dinas Bupati PALI, Rabu (25/5/2022).


 Resmi Dikukuhkan, Badar PALI Siap Berkontribusi untuk Masyarakat


Ditempat yang sama, Ketua GP Ansor Kabupaten PALI, Puruantino SHI juga mengajak kepada seluruh organisasi pemuda yang ada untuk bersinergi membangun Kabupaten PALI, baik mental maupun fisik.


“Karena pemuda diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan,” ucapnya.


Dalam kegiatan dengan mengusung tema ‘Transformasi Melayani Umat yang Berkhidmat Tanpa Batas’ tersebut, GP Ansor menggelar lomba festival hadroh tingkat kabupaten dengan peserta terdiri Ponpes Mambaul Hikam, Ponpes Darussalam dan dari sekolah.


Adapun  sebagai juara pertama SMAN 2 unggulan , juara kedua pondok pesantren Darussalam, juara ketiga pondok pesantren 

Mambaul Hikam , hadiah Piala dan tropi langsung di serahkan Bupati PALI.


Editor: Heru 

Kejari Ingatkan, Kepala Sekolah Jangan Korupsi Dana Bos


PRABUMULIH, DutaSumsel –Guna menghindari terjadinya kasus atau tindak korupsi dari  penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang setiap tahun  rutin di terima sekolah dari pemerintah pusat, Kejaksaan Negeri (KEJARI) kota prabumulih gelar sosialisasi nilai-nilai kebangsaan, terkhusus kepada pendidik dan tenaga kependidikan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Kota Prabumulih, Rabu (25/05/3022).


Giat yang dilaksanakan di gedung kesenian rumah dinas Wali kota Prabumulih di ikuti oleh seluruh kepala sekolah SD dan SMP baik negeri maupun swasta se-Kota Prabumulih ini dihadiri langsung oleh  Kepala Kejaksaan Negeri Prabumulih Roy Riyadi SH MH,  Sekda kota Prabumulih Elman ST, Kepala inspektorat Toni Safriansyah SH, Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kusron SPd dengan Nara sumber Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus M, Arsyad SH kepala seksi pb3r zit muttgin SH MH dan jaksa Meylda Pegasari, SH .


Dalam sambutannya Kepala Kejaksaan Negeri Prabumulih mengatakan bahwa sosialisasi ini dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi akibat penyalahgunaan Dana BOS yang akan berdampak terhadap melambatnya peningkatan dan pelayanan sekolah dalam proses belajar mengajar akibat tidak maksimalnya penyaluran dana tersebut.


“Maksud di adakannya sosialisasi ini, sebagai cerminan penguatan hidup yang tegas dan menumbuhkan budaya ANTI KORUPSI dalam sendi-sendi kehidupan di masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah, sebagai sarana pendidikan yang akan mencetak generasi muda penerus bangsa yang akan mempunyai mentalitas tangguh dan tertanam jiwa membenci setiap perbutan korupsi," tegas Roy Riadi SH MH sembari menginginkan kepada seluruh kepala sekolah sekota Prabumulih yang hadir untuk tidak melakukan pungli.



" jangan coba-coba memainkan atau menggunakan dan BOS selain untuk kepentingan sekolah,dan satu lagi jangan coba-coba mengadakan praktek pungutan liar (pungli) dalam pelayanan pendidikan,” tegasnya.




Terpisah Kasi intelijen, Anjasra karya SH MH menjelaskan sosialisasi ini merupakan salah satu program Kejari prabumulih kerja sama yang di lakukan dengan pemerintah kota Prabumulih dalam menangulangi tindak pidana korupsi di lingkungan pendidikan khususnya di kota prabumulih.


" Kejaksaan tidak hanya bertugas melakukan pemeriksaan setelah kasus terjadi, namun kami juga berkewajiban melakukan sosialisasi hukum kepada seluruh terkait guna meminimalisir adanya kesalahan dalam setiap penggunaan anggaran," pungkasnya.(Heru)


Editor : Laili

Kadisdik Prabumulih Imbau Jangan Ada Jual-beli Bangku Jelang PPDB SD-SMP


PRABUMULIH, DutaSumsel – Menjelang dilaksanakannya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) alias penerimaan siswa baru. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Prabumulih, H Kusron SPd, pihaknya telah merumuskan standar operasional prosedur (SOP).


“Kami sudah merumuskan SOP, silahkan ikutilah SOP yang sudah ada,” ungkap Kusron ketika diwawancarai usai menghadiri rapat koordinasi pengawasan APIP dan APH, di gedung kesenian rumadinas walikota, Senin (23/5/2022).


Dijelaskan Kusron, SOP itu salah satunya menegaskan tidak boleh ada praktik “jual-beli kursi” atau pungutan liar (pungli) agar dapat masuk (diterima) lewat “pintu belakang”.


“Kalau kami mengimbau tidak ada uang jual beli bangku (penerimaan siswa baru), tidak ada sama sekali, pungutan pun tidak ada,” tegasnya.


Apabila ada oknum yang melakukan praktik jual-beli bangku atau pungutan dalam penerimaan siswa baru? sambung Kusron, hal itu dapat dilaporkan langsung kepada dirinya maupun kepada penegak hukum. “Silakan laporkan, akan kita berikan sanksi kepada oknum yang melakukan itu,” tuturnya.


Ketika ditanya langkah apa yang dilakukan Disdik agar tidak terjadi praktik jual-beli bangku, Kusron menuturkan pihaknya telah membentuk tim pengawasan PPDB.


“Tim pengawas kita ada, baik yang di dinas pendidikan sudah ada maupun tim yang mengontrol langsung ke sekolah-sekolah juga ada. Kalau SD ada pengawas wilayah masing-masing, SMP juga sudah ada,” pungkasnya. (*)


Editor: Heru

Utamakan Pencegahan, Inspektorat Gelar Rapat Pengawasan Pengelolaan Dana BOS

 


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Pemerintah kota Prabumulih melalui Inspektorat, menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengawasan mengenai pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebagai upaya pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi. Senin (23/5/2022) bertempat di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota.


Rapat koordinasi Pengawasan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) dengan tema pengelolaan dana BOS dalam perspektif hukum administrasi dan pidana tersebut dihadiri langsung Wakil Walikota Prabumulih. Kajari Prabumulih, Kepala Inspektorat, Kadiknas dan Kabag Hukum Pemerintah kota Prabumulih. 


Wakil Walikota Prabumulih, Andriansyah Fikri SH dalam kata sambutannya saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, Rapat Koordinasi Pengawasan antara APIP dan APH yang diikuti para Kepala sekolah tingkat SD dan SMP ini merupakan kegiatan positif dalam rangka upaya penegakan hukum secara preventif melalui pencegahan. 


"Para Kepala sekolah yang mengikuti kegiatan ini paling tidak mengingat beberapa point saja yang disampaikan APH untuk menjadi pedoman dalam pengelolaan dana BOS agar tidak lalai dan menimbulkan kerugian negara yang nantinya akan berakibat pada pertanggungjawaban secara pidana," katanya. 


Hal senada juga disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Prabumulih, Roy Riadi SH, menurutnya Rapat Koordinasi Pengawasan tersebut nanti akan ditindaklanjuti oleh Kasi Pidana khusus (Pidsus) dan Kasi Intel untuk memberikan bimbingan teknis (Bimtek) pengadaan barang dan jasa menggunakan dana BOS. 


"Seringkali pengelolaan dana bos sianggap sepele sehingga bercampur dengan dana arisan, jalan-jalan dan anggaran lainnya, seyogyanya pengelolaan dana BOS terpisah dengan alokasi anggaran lain sesuai Petunjuk teknis (Juknis), saya tidak ingin Kepala sekolah masuk penjara gara-gara dana BOS," ujarnya. 


Roy Riadi mengajak semua pihak membangun persepsi sesuai profesi masing-masing, Kepala sekolah jadilah seorang tenaga pendidik jangan jadi kontraktor dan berikanlah pekerjaan pengadaan barang dan jasa kepada pihak ketiga, dirinya juga mengingatkan jangan memaksakan kegiatan jika tidak ada anggaran apalagi sampai membebani walimurid. (RP)


Editor: Heru

Terapkan Program 4G, SMAN 2 Prabumulih Dijuluki Sekolah Cekatan


PRABUMULIH, DS -- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Drs. Riza Fahlevi. MM memberikan julukan baru kepada SMAN 2 Prabumulih dengan sebutan sekolah "CEKATAN".


Julukan tersebut diberikan saat Riza Fahlevi didaulat untuk meresmikan gedung sekretariat Ektrakulikuler (Eskul) SMAN 2, Launching Majalah SMANDA WONDERFUL dan meresmikan Kantin Barokah di sekolah.


Ini prestasi yang luar biasa. Secara pribadi maupun mewakili Pemprov Sumsel saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Sekolah SMAN 2 Prabumulih Eva Yusnita, M.Pd yang telah berhasil menerapkan program 4G Dinas Pendidikan Sumatera Selatan. Dengan demikian maka secara resmi saya namai sekolah ini menjadi Sekolah Cekatan"ujar Riza.



Riza memaparkan "Cekatan" dimaksud adalah singkatan dari kata-kata yang baik yang tercermin dari prestasi SMAN 2 Prabumulih. Dalam sambutannya Riza mengungkapkan bahwa huruf C dari kata Cekatan iyalah Chemistry. Sementara E menggambarkan Enterpreneur.


Kemudian huruf "K' singkatan dari kata Kekeluargaan. Lanjutnya lagi, "A" pada kata Cekatan bermakna Akhlak. "Pintar tapi tidak ber Akhlak percuma. Pintar berakhlak, itu luar biasa" paparnya.


Kemudian huruf "T" dalam kata cekatan kata Kadisdik Sumsel itu merupakan singkatan dari Kata Tupoksi. Artinya kata dia, Pimpinan sekolah ini bekerja sesuai tupoksi. Kemudian huruf "A" masih pada lata Cekatan adalah singkatan dari kata Aplikasi. "Soal kata Aplikasi, SMAN 2 Parabumulih tidak perlu diragukan. Karna terbukti sekolah ini memiliki Tim dibidang itu yakni TIM IT" kata Riza.


Terkahir dalam kata Cekatan adalah huruf "N". Menurut Riza N merupakan singkatan dari Nawaitu. "Nawaitu iyalah niat dari pimpinan sekolah. Karna banyak kepala sekolah punya segudang ide tapi tidak pernah diaplikasikan sehingga ide tinggal ide semata tanpa pernah terwujudkan. Nah disini (smanda-red) semua ide diaplikasikan secara nyata dengan berbagai cara dan gebrakan" tutur Riza lagi.


Kemudian Riza menambahkan bahwa dirinya yakin keberhasilan SMAN 2 Prabumulih melakukan terobosan baru membangun gedung sekretariat tanpa menggunakan anggaran Negara adalah berkat Program yang diterapkannya kepada para Kepala Sekolah saat mengikuti diklat sebelum penempatan.


"Sebelum Calon Kepala Sekolah kami tempatkan, terlebih dulu kami memberikan berbagai pelatihan dan bimbingan termasuk untuk menerapkan Program 4G dalam pengelolaan sekolah" beber Riza dihadapan tamu undangan Peresmian Gedung dan Launching Majalah Smanda Wonderful, Sabtu (22/01/2022) itu.



Tampak tamu undangan terdiri dari Anggota DPRD Prabumulih Mat Amin, Kepala Dinas Pendidikan Kota Prabumulih, Kusron, S.Pd. MM, Camat Prabumulih Selatan, Sukarno, Kwarcab dan Pengurus Pramuka Kota Prabumulih H.Sobli, Lurah Tanjung Raman, Para Kepala Sekolah SMAN Kota Prabumulih, SMA Swasta di Kota Prabumulih, Para Guru, Ketua Komite yang lama dan yang baru, Pensiunan Guru SMAN 2, Undangan dan Siswa. 


4G, lanjut Riza juga merupakan perpaduan singkatan kata yang berawalan dari leter G. Kata-kata kerja tersebut terdiri dari sekumpulan kata seperti Gagasan, Gebrakan, Gaul dan Gila sehingga dirangkum menjadi 4G. 


"Agar sekolah bisa maju, Kepala Sekolahnya harus punya gagasan, kemudian punya Gebrakan yang langsung diaplikasikan. Selanjutnya yang tidak kalah penting Kepala Sekolah harus Gaul. Gaul dalam artian punya rekanan dan pergaulan yang bagus di luar sekolah. Pada orang tua maupun tokoh-tokoh penting di daerah sehingga mudah berurusan jika ada program yang segera harus dilaksanakan"papar Riza seolah memberi kuliah umum dihadapan siswanya.


Yang terakhir katanya menutup wawancara dengan awak media harus berani menerapkan program Gila. "Program ini menurut Riza kerap digunakan dalam mewujudkan keinginan demi kepentingan orang banyak. Jika berhasil, maka hasilnya akan luar biasa. Jika tidak berhasil maka tak jadi bahan pemikiran. Namanya juga program Gila," pungkasnya (*)


Cegah Penyalahgunaan Narkoba, BNNK Prabumulih Ajak Pilih Duta Anti Narkoba Di SMAN 2 Prabumulih


PRABUMULIH -- Diawal tahun ini Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Prabumulih melaksanakan kegiatan yang bekerja sama dengan SMA Negeri 2 Prabumulih, dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dikalangan pelajar. 


Adapun kegiatan BNN Prabumulih dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 tersebut, terjadwal selama 2 hari berturut-turut dengan beragenda Seminar dan Penyuluhan dan diadakan Test Urine bagi siswa siswi pemilih beserta Duta Narkoba dari SMAN 2.


Kepala BNNK Prabumulih AKBP. Ridwan SH saat diwawancari awak media menjelaskan giat P4GN di SMAN 2 tersebut untuk memberikan wawasan terhadap pelajar dan upaya menciptakan lingkungan sekolah Bersih Narkoba (Bersinar). 


"Untuk hari ini dengan peserta perwakilan dari tiap kelas yang mengikuti seminar dan penyuluhan tentang narkoba dari kita," katanya, Selasa (11/1/2022). 


" Untuk hari rabu besok kita akan lakukan test urine bagi siswa -siswi kelas sepuluh yang diikuti oleh 300 pelajar SMAN 2,"


Terakhir AKBP Ridwan menghimbau pada  semua pelajar jangan pernah kenal apalagi terjerumus penyalahgunaan narkoba apapun jenisnya. 


"Jauhilah Narkoba dan berpretasilah tanpa narkoba, Muda-mudahan dengan terpilihnya duta narkoba dari SMAN 2 ini dapat menciptakan lingkungan sekolah dan pelajar Bersinar," tungkasnya. 



Kepala sekolah SMAN 2 Prabumulih Eva Yusnita MPd yang di wakili Guru Eskul SMA Negeri 2 Prabumulih Dedi Respianto menyambut baik kegiatan BBNK disekolahnya. 


"Kita berkeinginan kegiatan seperti ini rutin dilakukan setiap tahunnya yang tentu didukung oleh BBN," harapnya. 


"Seminar ini diikuti oleh 75 siswa perwakilan kelas dan akan dilakukan test urine besok, bagi murid kelas sepuluh saja yang berjumlah 332 siswa," terangnya. 


Lebih Jelas ia mengatakan, nanti akan ada seleksi pemilihan Duta Anti Narkoba untuk SMAN 2.


"Menegaskan acara ini seluruh siswa , staf dan guru lakukan tanda tangan bersama mendukung SMAN 2 Bersinar," pungkas Dedi Respianto. 


Reporter: Heru

PAT SMAN 3 Lais Gunakan Metode Luring


MUBA, DS -Pelaksanaan kegiatan ujian tatap muka di awal tahun 2021 ini menjadi poin bagi tim gugus tugas COVID-19 untuk menentukan sekolah-sekolah di kecamatan yang boleh dibuka atau tidak pada hari senin (7/6/2021)


“Tadi kita lihat bersama di SMAN 3 lais kecamatam lais kabupaten musi banyuasin prokesnya sangat baik, mulai dari pencuci tangan, alat deteksi suhu, masker dan sarung tangan plastik semuanya lengkap. Semoga di sekolah lain semua dilengkapi prokesnya” centusnya Saptono Siswanto. SPd. MM


saat awak media berbincang kepada kepala sekolah SMAN 3 lais,  Saptono Siswanto.SPd. MM ,pada hari Kamis,(10/6/2021)


Pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun  (PAT) atau biasa disebut ujian semester genap tahun pelajaran 2020/2021 di SMAN 3 Lais diselenggarakan dengan metode luring atau tatap muka.  Hal ini didasarkan atas Surat Edaran Disdik Provinsi  Sumatera Selatan Nomor: 420/0118/SMA.1/Disdik.SS/2021, pengarahan Kabid SMA pada acara dg MKKS Muba di Sekayu dan keinginan siswa serta orang tua/wali.

Semua mengacu pada protokol kesehatan (memcuci tangan,  jaga jarak dan memakai masker).

Penilaian diikuti oleh 86 siswa kelas  10 dan 11. 

Harapan semoga dari sini kedepan proses pembelajaran dapat berlangaung secara tatap muka,  sebab selama pelaksanaan daring beberapa aspek etika,  norma dan pembelajaran aqidah tidak dapat terlaksana dg optimal, imbunya


Penuh Motivasi Dan ,satu lagi saya berpesan kepada anak didik saya Menginspirasi.Pandangan dr Rissa Terkait Pembelajaran Tatap Muka.Galih Potensi Daerah,,,Saya minta kepada anak didik saya ,mengedepankan kesehatan, dan sering cuci tangan dan masker  Saya lihat hari ini suasana ruang kelas sangat baik dan mengedepankan prokes, serta sirkulasi udara yang terbuka dan sehat,” ujarnya


Menurut , kepsek menjaga kesehatan peserta didik tidak sepenuhnya menjadi perhatian perangkat sekolah, namun peran orang tua masing-masing peserta didik yang paling utama harus dilakukan.


“Saat pergi ke sekolah dan pulang dari sekolah orang tua peserta didik harus maksimal menerapkan prokes kepada anak masing-masing, ini penting dan paling utama,” ujarnya,,pak Saptono Siswanto.spd.MM


***( Ariyansyah )

Kursus BARBER SCHOOL NAROTAMA Cetak Genetasi Siap Kerja & Wirausaha


 PALEMBANG : Mengingat situasi pandemi Covid19 yang berdampak pengurangan para pekerja di beberapa perusahaan yang ada di palembang pada umumnya, dan Indonesia pada khususnya yang membuat ekonomi saat ini mengakibatkan banyak perusahaan gulung tikar dan terpaksa memberhentikan karyawannya.


Selain itu sempitnya lapangan kerja menambah ribuan pengangguran baik di Palembang dan kota-kota lainnya. Tempat kursus pun menjadi sasaran karena dengan kursus selain biaya murah, tidak makan waktu dan juga cepat menciptakan lapangan pekerjaan dan menghasilkan uang.


Termasuk yang dilakukan Parul, saat ini dia sedang membuka peluang kursus BARBER SCHOOL NAROTAMA  Website: www.narotamabs.com Telp. 0878-9389-9668 yang terletak di Abi Hasan Jl.Sirna raga No.632 K kota palembang - Sumatera Selatan. Menurut pengelola, Parul, Sejarah berdirinya BARBER SCHOOL NAROTAMA ini sangatlah membutuhkan proses yang sangat panjang, yang mana pada Lima belas Tahun yang lalu berjuang untuk prosesnya dimulai dari nol, proses yang dimulai dari pengetahuan Otodidak hingga ke profesional sampai saat ini.

"Jumlah lulusan sampai saat ini sekitar 350 orang dan Alhamdulillah mereka saat ini sudah bekerja di barbershop (pangkas rambut) dan salon atau mereka usaha mandiri," ujarnya Parul. ( Senin,14 Sept 2020 )


Peserta kursus BARBER SHCOOL NAROTAMA


Saat ini BARBER SCHOOL NAROTAMA yang dikelola pemiliknya Parul, mengatakan,"Ada beberapa Paket yang kita sediakan untuk para Kandidate Kursus,yaitu :

Paket pertama : Rp.3.300.000,- "Mendapatkan 1 (satu) set Alat kerja berupa : Mesin cukur rambut, Praktek potong rambut 40 orang, Sertifikat, dan penyaluran untuk bisa bekerja sesuai dengan keahlian dia yang diperoleh dari kursus.

Paket kedua : 2.500.000, -"Mendapatkan Praktek potong rambut untuk 35 orang dan bersertifikat serta dapat disalurkan untuk pekerjaan yang yang sesuai dengan kursusnya.

Paket ketiga : Rp.1.600.000,- Mendapatkan Praktek potong rambut untuk 15 orang,bersertifikat, serta disalurkan untuk pekerjaan yang sesuai dengan kursusnya.Kita akan membina mereka untuk mendapatkan suatu keahlian yang bisa menjadikan untuk pekerjaannya sendiri, bahkan dapat membuka peluang kerja bagi orang banyak, tegasnya.



Dengan ketiga paket kursus yang disediakan dan Trainer "Instruktur" yang sangat berpengalaman, maka kandidate dapat memilih paket apa yang mereka inginkan, Dan kita akan jamin semua kandidate akan bisa dan dapat menguasi teknis serta menerapkan apa yang dipelajari dalam kursus tersebut."Metode kami ada teori dan praktek. Seluruh peralatan dan model dari kami, sehingga para murid bisa cepat mengerti dan bisa," kata Parul


Dikatakan, kami juga sudah salurkan ratusan peserta kursus yang tetah lulus untuk bekerja sesuai dengan keahlian mereka yang di dapat dalam kursus BARBER SCHOOL NAROTAMA. "Biaya itu tidak mahal karena begitu murid bisa pangkas rambut atau kapster salon dan bekerja atau usaha mandiri, biaya kursus pasti cepat kembali," Fasilitas full AC, Free Wifi, dan ruang tunggu yang nyaman. jelas Parul. (Gina C Gultom)

Penguatan Nilai Karakter Melalui Pembelajaran IPS Secara Online di Masa Pandemi COVID-19


Studi kasus guru-guru Ilmu Pengetahuan Sosial

Oleh : Arifiansya Budiman, dkk

Guru IPS SMP Negeri 9 Prabumulih


Pendidikan merupakan hak bagi setiap manusia. Di Indonesia, sebagaimana tertuang dalam undang-undang dasar, salah satu tujuan negara adalah mencerdasarkan rakyat melalui pendidikan. Hak untuk mendapatkan pendidikan bagi rakyat Indonesia merupakan bagian dari hak  azasi  manusia  yang  dilindungi  oleh  negara.  

Sementara  itu  dalam  tingkatan  global,pendidikan juga merupakan aspek penting yang perlu disiapkan untuk menjamin kehidupan yang baik di masa depan. Dalam tujuan pembangunan berkelanjutan misalnya, dijelaskan secara tegas bahwa pendidikan berkualitas merupakan salah satu bagian dari 17 tujuan pembangunan global. 



Setiap orang berhak untuk mengakses pendidikan mulai dari pra-primer hingga kesempatan untuk belajar sepanjang hayat. Pendidikan memang merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia. Dalam berbagai literatur klasik sering disebutkan bahwa pendidikan adalah upaya memanusiakan manusia, juga sebagai proses dalam pembentukan manusia yang berbudaya. Bhardwaj menjelaskan bahwa pendidikan adalah kebutuhan masyarakat, dasar tanda yang baik dan kebebasan, dan hampir menjadi kebutuhan pokok bagi manusia.



Upaya untuk membangun pendidikan yang baik tidak selalu mudah tetapi justru banyak menghadapi tantangan dari berbagai aspek. Faktor-faktor seperti biaya, budaya, implementasi teknologi, dan berbagai faktor lainnya turut menentukan keberhasilan pembangunan pendidikan. Pandemi COVID-19 yang masih terus berlangsung sejak pergantian tahun 2019-2020 hingga mendekati akhir tahun 2020 juga turut berpengaruh terhadap penyelenggaraan pendidikan secara global. 




Burges dan Sievertsen menjelaskan bahwa pandemi  COVID-19 menyebabkan lumpuhnya berbagai institusi pendidikan didunia sehingga menyebabkan terganggunya proses pembelajaran siswa. Pandemi COVID-19 menyebabkan dampak yang besar pada kehidupan dan kebiasaan masyarakat, krisis kesehatan yang tidak terduga di banyak negara dan akhirnya berdampak terhadap struktur ekonomi dan sosial dalam waktu lama, dimana sektor pendidikan tidak imun terhadap kondisi ini. 




Di Indonesia, pembelajaran normal secara tatap muka tidak dapat dilaksanakan selama periode pandemi. Kondisi yang sama terjadi pada semua jenjang pendidikan, termasuk pada tingkat SMP dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dimana siswa biasanya banyak mendapatkan bimbingan dari guru. Pembelajaran secara tatap muka dikonversi menjadi pembelajaran online yang bersifat darurat, yang sebenarnya kurang ideal untuk pencapaian learning outcome yang diharapkan.




Menariknya, terganggunya penyelenggaraan pendidikan secara normal akibat pandemi ini ternyata juga membawa keuntungan bagi dunia pendidikan. Daripada terus menerus terjebak pada diskursus mengenai dampak negative dari pandemi, kita juga perlu melihat sisi lain dari pandemi yang membawa keuntungan bagi pendidikan. Nguyen et al, sebagai contoh menjelaskan bahwa pembelajaran tatap muka yang terhambat keharusan pembatasan sosial pada masa pandemi justru memberi peluang bagi inovasi pembelajaran secara online. 




Pendidikan karakter  yang  merupakan bagian  penting  dari  pelaksanaan pendidikan di  Indonesia  juga memiliki peluang untuk ditanamkan selama masa pembelajaran jarak jauh ini. Pendidikan karakter dapat dilaksanakan secara terintegasi dalam mata pelajaran, dan mata pelajaran IPS memiliki posisi strategis dalam menerapkan pendidikan karakter. 



Lebih lanjut bahwa terdapat empat cara dalam pelaksanaan pendidikan karakter yaitu teaching, modelling, reinforcing, dan habituating, yang melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Ketika siswa diminta belajar secara online pada masa pandemic ini, ada banyak nilai karakter yang dapat ditanamkan oleh guru IPS kepada siswanya. 



Pertanyaannya kemudian adalah seberapa efektif nilai-nilai karakter dapat diterapkan pada masa ini? Apa saja faktor pendukung dan penghambatnya? Pertanyaan-pertanyaan ini perlu dijawab sebagai alternatif referensi implementasi pendidikan karakter pada masa mendatang. Sebagaimana disampaikan oleh Nguyen et al, masa pandemi ini seharusnya dapat menginspirasi munculnya model baru dalam penanaman nilai-nilai karakter melalui pembelajaran IPS.




Berdasarkan pengalaman dalam pembelajaran IPS secara online terdapat peluang untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa. Hasil refleksi yang dilakukan terhadap pembelajaran online yang telah dilakukan oleh guru-guru IPS menunjukkan bahwa setidaknya terdapat sembilan nilai karakter yang dapat diajarkan secara terintegrasi melalui pembelajaran IPS online. 



Indikator dari masing-masing aspek karakter tersebut ditemukan dalam pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Dari indikator-indikator inilah kami dapat menyimpulkan bahwa ada sembilan aspek karakter yang dapat disampaikan melalui pembelajaran IPS secara online yaitu religius, komunikatif, peduli sosial, disiplin, kreatif, rasa ingin tahu, mandiri, bertanggung jawab, dan jujur.




Pembelajaran online yang dilakukan oleh guru selalu diawali dengan berdoa. Hal ini mengandung nilai karakter religius dimana siswa mengikuti doa sesuai dengan kepercayaannya masing-masing. Sekolah-sekolah yang berbasis Islam bahkan membiasakan siswa untuk melaksanakan ibadah sholat dhuha. Kondisi yang sama seperti temuan Marzuki dan Haq dalam penelitiannya di SMP berbasis Islam. 




Selama pembelajaran online, aktivitas ibadah ini dilakukan secara mandiri dan dilaporkan kepada guru. Doa, salam, dan pelaporan aktivitas ibadah ini merupakan indicator moral religious yang muncul dalam pembelajaran online. Sebenarnya ini hanya bagian kecil diantara 12 sub nilai lain yang terdapat dalam aspek moral religius.




Karakter komunikatif dalam pembelajaran IPS online muncul dalam perilaku siswa yang saling bertegur sapa dan berdiskusi selama proses pembelajaran berlangsung. Karakter peduli sosial muncul dari afeksi antar siswa yang nampak dari perilaku saling mengingatkan untuk belajar dengan baik serta saling menanyakan dan mendukung apabila ada yang mengalami kesulitan selama proses belajar. 




Peduli sosial ini memang biasanya berkaitan dengan tindakan memberi bantuan kepada orang lain yang membutuhkan. Karakter disiplin teridentifikasi dari perilaku siswa yang tepat waktu baik dalam mengikuti kelas maupun mengumpulkan tugas. Karakter kreatif teridentifikasi dari usaha siswa dalam memanfaatkan berbagai sumber belajar, baik yang diperoleh dari media online maupun dari lingkungan sekitarnya dalam kehidupan sehari-hari.




Karakter rasa ingin tahu teridentifikasi dari perilaku siswa yang rajin bertanya kepada guru baik mengenai materi maupun mengenai teknis pelaksanaan pembelajaran. Rasa ingin tahu berkaitan dengan upaya mengetahui sesuatu secara lebih luas dan mendalam. Karakter mandiri teridentifikasi dari kemandirian siswa dalam mengerjakan tugas dan usaha siswa untuk dapat mengikuti kelas online. 




Sesuai dengan penjelasan Berliani dan Sudrajat bahwa karakter ini  menunjukkan sikap dan perilaku tidak bergantung pada orang lain.  Karakter bertanggung   jawab   teridentifikasi   dari   kemauan   siswa   mengikuti   pembelajaran   dan mengerjakan tugas yang diberikan guru. Tanggung jawab berkaitan dengan tindakan untuk melaksanakan hak dan kewajiban dengan baik.




Karakter jujur nampak dari sikap siswa dalam menyampaikan situasi belajarnya kepada guru serta mengikuti ketentuan guru dalam mengerjakan tugas dan ujian.

Tentu saja dalam implementasi pendidikan karakter secara terintegrasi dengan mata pelajaran IPS perlu adanya rancangan, persiapan, dan pelaksanaan yang baik. Guru berperan sangat penting untuk mengajarkan maupun sebagai role model karakter bagi siswa. 




Pengalaman dari pembelajaran online yang dilakukan pada masa pandemic COVID-19 menunjukkan bahwa dalam pembelajaran IPS secara online terdapat peluang untuk mengimplementasikan pendidikan karakter. Implementasi pendidikan karakter dapat dilakukan melalui aktivitas pembelajaran online. 




Ada Sembilan aspek karakter yang potensinya sudah nampak dalam diri siswa sehingga perlu diikuti dengan follow-up dari guru. Masing-masing aspek dari sembilan aspek tersebut tidak sama potensinya. Terdapat beberapa aspek yang masih kurang sehingga perlu menjadi prioritas. Dari aspek pelaksanaan pendidikan karakter, bagian penting yang perlu menjadi perhatian guru adalah aktivitas pembelajaran. Guru perlu merancang aktivitas pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa. 




Akan semakin baik jika pembelajaran dilaksanakan secara blended learning karena proses modelling dan reinforcing akan semakin efektif pada saat pembelajaran face-to-face (tatap muka).



Sebagai bahan evaluasi proses, studi yang dilakukan masih terbatas pada gagasan implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran IPS secara online, berdasarkan pada pengalaman pembelajaran yang telah dilakukan. 



Studi lebih lanjut mengenai implementasi dari gagasan ini sangat diperlukan pada masa mendatang. Selain itu, penelitian dimasa yang akan datang diperlukan untuk  mengetahui bagaimana korelasi antara  karakter dengan  keberhasilan belajar siswa. Hal ini karena sembilan aspek karakter yang teridentifikasi dalam pembelajaran IPS online sangat relevan dengan peningkatan prestasi belajar siswa.


Jeritan Pelajar di Tengah Pandemi Corona


DUTASUMSEL.COM - Ibarat hantu begitulah saya menyebut Corona atau yang belakangan biasa disebut Covid-19. Ukurannya yang sangat halus mencapai 125 nanometer atau 0,125 mikrometer hanya mampu terdeteksi oleh alat medis dan tak satu pun manusia yang bisa melihat wujudnya dengan mata telanjang. 


Ia kerap disebut sebagai jelmaan pencabut nyawa tanpa memandang siapa korbannya. Baik ia pejabat, masyarakat biasa, tua dan muda sama dimatanya. Sejak lahir di Wuhan China 2019 lalu, corona menjadi pembawa musibah terbesar sepanjang sejarah peradaban dunia. Corona berhasil melumpuhkan semua lini ekonomi mulai dari yang kecil hingga yang berskala besar. Bahkan yang tak disangka-sangka mahluk kecil bernama virus Covid-19 ini mampu menutup prosesi ibadah haji hingga bandara terbesar di dunia sekalipun.


Tidak hanya disektor ekonomi, Covid-19 juga telah berhasil membunuh jutaan jiwa masuarakat duni dan sekitar 7000 jiwa warga Indonesia.


Berbagai langkah yang ditempuh  demi memutus mata rantai virus mematikan ini sudah dilakukan oleh Pemerintah bahkan juga oleh masyarakat. Tak terhitung sudah biaya yang digelontorkan oleh pemimpin-pemimpin dunia untuk memutus mata ranai penyebaran virus ini. 



Hasilnya, meski belum signifikan namun sedikit telah meringakan masyarakat. Berbagai regulasi sudah mulai diterbitkan oleh Pemerintah untuk memperbaiki kondisi ekonomi yang sempat terpuruk dampak dari pandemi Covid-19. Beberapa bandara, pelabuhan dan terminal serta pusat perbelanjaan mulai dibuka bahkan hingga tempat hiburan juga sudah menyusul meraimakan pergerakan ekonomi di era new normal.


Namun pengoperasian kembali bandara, pelabuhan, teeminal dan pusat-pusat ekonomi sedikit berbanding terbalik dengan kondisi pendidikan. Dimana mall dan tempat keramaian lainnya telah beeoperasi, juatru dunia pendidikan masih ditutup. Pemerintah dengan regulasi di luar nalar menekankan dunia pendidikan belajar secara daring meski pendidikan karakter sebenarnya butuh belajar tatap muka.

Miris memang Sekolah ditutup sudah hampir 5 bulan lamanya pelajar kelas 6, 9 dan kelas XII harus lulus karena Corona.


Andien Ria Restu Cholik  14 tahun salah seorang pelajar MTsN 1 Lahat kelas 9 yang harus lulus karena Corona dan kini harus juga naik tingkat menuju Sekolah Menengah Atas, Andien akhirnya dimasukan Mamanya ke SMK N 2 Lahat Jurusan Bisnis. Pada suatu hari ketika Andien sedang bercengkrama dengan Mamanya dirumah.


Andien bilang kemamanya " Ma, adek bingung PR menumpuk dikerjakan dirumah, setelah selesai dikumpul, buat Video Senam, baca Alquran, tata cara Sholat dem tu sudah selesai tiba- tiba diberi tau oleh sekolah 100% lulus. Ngak ada acara perpisahan, ketemu kawan tapi masih ada untungnya ada group Whatshap dan belajar pun lewat Daring.


 Sedangkan di SMK Adek belum kenal wajah kawan di dunia nyata begitu juga guru tapi kemaren ketemu Pak Kepala Sekolah itupun waktu pendaftaran, Adek sudah kangen ingin memakai seragam sekolah  " beber Andien kepada Mamanya.


Dengan bijak Mama beri pengertian kepada Andien " Adek, wabah Pandemi Global Virus Corona merebak diseluruh Antereo  Jagar raya bukan hanya Negara Indonesia karena Corona Perekonomian, Pendidikan, Transportasi, dan lain- lain juga lumpuh. Untuk itulah kita harus berserah diri kepada Allah SWT dan disaat inilah kita harus mendekatkan  dan berserah  kepada Allah SWT, kita berharap semoga badai Corona ini berlalu  " jelas Mama Andien.


Akhirnya Andien pun mengerti apa yang dijelaskan mamanya. 



Lahat 27 Agustus 2020