NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label Perta Samtan Gas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perta Samtan Gas. Tampilkan semua postingan

PEP Adera Field Sukses Temukan Gas dan Kondensat 627% dari Target


PRABUMULIH, Dutasumsel -- Pertamina EP (PEP) Adera Field berhasil temukan cadangan gas dan kondensat dari Sumur Benuang BNG-B1 yang terletak di struktur Benuang, Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Sumatera Selatan.


Kesuksesan pengeboran ini dinilai sangat luar biasa, mengingat berhasil ditemukan gas sebesar 15,72 MMSCFD dari target awal  2 MMSCFD, atau 786% dari target. Selain mendapatkan gas, sumur BNG-B1 juga menghasilkan produksi initial kondensat sebesar 329 BCPD dari target awal 150 BCPD, atau tercapai 220% dari target. Secara equivalen, berhasil ditemukan cadangan hidrokarbon sebesar 3.111 BOEPD dari target awal 496 BOEPD, atau 627% dari target. 


General Manager Zona 4, Agus Amperianto, menyampaikan bahwa pengeboran sumur BNG-B1 juga diperkirakan menambah cadangan gas inplace Blok B Benuang sebesar 103,64 BSCF (miliar standar kaki kubik) dan cadangan minyak inplace sebesar 8,91 MMBo (juta barel) sehingga membuka peluang untuk pengembangan struktur Benuang.


 “Keberhasilan target pengeboran juga tidak terlepas dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dari sisi operasi produksi, Rksploitasi dan pengembangan yang mengedepankan aspek safety,” tutur Agus ketika dikonfirmasi Selasa (27/9/2022). 


Ungkapnya, proses pengeboran sumur BNG-B1 selesai pada 14 Agustus 2022 dengan durasi pengerjaan 47 hari kalender, lebih cepat dari target awal selama 61 hari. “Sehingga diperoleh efesiensi secara waktu dan biaya. Dengan total gross revenue dari penjualan gas sebesar 155.810 USD per hari, dan investasi pengeboran sebesar 6.067.738 USD, maka pengembalian investasi dapat dicapai dalam 40 hari,” bebernya. 


Melalui penerapan Spirit of SUMATERA (SUstainable, MAssive, To grow, Efficient, Resilient, Aggressive) diharapkan keberhasilan pengeboran ini akan berkelanjutan sehingga pasokan energi di Indonesia dapat terpenuhi di tengah laju penurunan produksi lapangan migas yang sudah mature. 


"Keberhasilan pengeboran ini juga berkat peran SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Perwira Adera Field, kontraktor dan mitra kerja perusahaan, serta pemerintah yang telah mendukung aktivitas eksplorasi dan produksi PEP Adera Field", tutupnya singkat. 


Editor:Heru

SKK Migas Selenggarakan Lokakarya Kehumasan 2022


JAKARTA, DutaSumsel -- (SKK Migas) menyelenggarakan Lokakarya Kehumasan SKK Migas – KKKS Tahun 2022. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana untuk menyusun program kerja komunikasi SKK Migas – KKKS tahun 2023 dengan melihat kondisi dan tren komunikasi terkini yang dapat mempengaruhi pelaksanaan program 2023 berdasarkan topik dan pemikiran dari para narasumber serta peningkatan kompetensi insan kehumasan SKK Migas dan KKKS.


Kegiatan Lokakarya Kehumasan menghadirkan beberapa narasumber yakni Head of Departement for Politics and Social Change, Center for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes, VP of Corporate Communication Tokopedia, Nuraini Razak, dan Pemimpin Redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho.


Dalam arahannya, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan untuk mewujudkan visi hulu migas yakni produksi 1 juta BOPD (barel minyak per hari) dan 12 BSCFD (miliar standar kaki kubik per hari) gas pada tahun 2030, industri hulu migas tidak dapat berjalan sendiri, tentunya dibutuhkan bantuan serta komitmen dari para pemangku kepentingan yang terlibat untuk dapat mewujudkan hal tersebut. 


“Hubungan dan komunikasi yang baik dengan pemangku kepentingan dibutuhkan untuk mendapatkan dukungan mereka. Tidak hanya itu, kemampuan untuk menyuarakan potensi migas Indonesia serta menjualnya kepada para investor juga menjadi poin penting dalam kondisi saat ini,” kata Dwi saat membuka acara Lokakarya Kehumasan SKK Migas – KKKS 2022 pada Jumat (5/8).


Dwi melanjutkan, dirinya berharap insan kehumasan SKK Migas – KKKS dapat menjadi garda terdepan untuk menjembatani kepentingan hulu migas dengan para pemangku kepentingan serta menyuarakan hal-hal positif terkait kondisi hulu migas Indonesia. “Baru-baru ini kita mendapatkan kabar gembira atas potensi giant discovery dari Sumur Timpan-1 WK (Wilayah Kerja) Andaman II, itu menunjukkan bahwa potensi cadangan migas Indonesia masih sangat bagus, ini harus lebih disuarakan agar kedepannya akan banyak masuk investasi di hulu migas Indonesia,” ujarnya.


Kemudian Dwi juga menekankan pentingnya membangun reputasi yang baik bagi industri ini sebagai syarat mutlak untuk mendapatkan kepercayaan publik melalui peningkatan kompetensi kehumasan. “Melalui kegiatan ini diharapkan insan kehumasan hulu migas juga mampu meningkatkan kompetensinya sehingga peranan strategis kehumasan sebagai garda terdepan dalam berinteraksi dengan pemangku kepentingan dapat memberikan manfaat baik bagi industri ini dalam upaya menjaga ketahanan energi nasional dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia melalui penerimaan negara yang optimal,” ungkapnya.


SKK Migas bersama KKKS dalam kegiatan tersebut telah menyepakati 15 program bersama yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2023. Plt. Kepala Divisi Program dan Komunikasi Mohammad Kemal menyampaikan program-program kerja yang telah disepakati bersama agar dapat dieksekusi secara serius sehingga harapan-harapan untuk mendapatkan bantuan dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai visi 2030 dapat terlaksana dengan baik.


“Selain kolaborasi antara SKK Migas dengan KKKS, kedepan industri ini akan berkolaborasi dengan industri lain dalam hal pelaksanaan program komunikasi. Hal ini untuk menunjukkan bahwa hulu migas bukan lagi industri yang bersifat ekslusif, perlu kerjasama dan koordinasi dengan pihak lain untuk dapat mewujudkan ketahanan energi nasional,” kata Kemal.


Menurutnya, keberhasilan industri hulu migas membutuhkan kontribusi dari seluruh pemangku kepentingan termasuk publik secara luas.


Salah satu narasumber yakni Wisnu Nugroho mengatakan, industri hulu migas merupakan industri yang sangat strategis bagi Indonesia terutama beberapa waktu ini saat harga minyak dunia melambung tinggi sehingga dampaknya terasa kepada masyarakat luas. Namun demikian, dirinya merasa insan kehumasan hulu migas masih kurang mampu menjelaskan bagaimana strategi industri ini sebagai salah satu industri strategis.


“Saya berpikir bahwa teman-teman di hulu migas itu adalah orang-orang yang bekerja dalam senyap namun manfaatnya terasa, sayangnya hal tersebut masih belum tersampaikan pesannya. Betapa pentingnya industri ini untuk bisa mendapatkan dukungan dari pemangku kepentingan, karena untuk dapat mewujudkan visi hulu migas tidak bisa hanya dilakukan oleh SKK Migas,” ucap Wisnu.


TENTANG SKK MIGAS

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) adalah institusi yang dibentuk oleh pemerintah Republik Indonesia melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi. SKK Migas bertugas melaksanakan pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi berdasarkan Kontrak Kerja Sama. Pembentukan lembaga ini dimaksudkan supaya pengambilan sumber daya alam minyak dan gas bumi milik negara dapat memberikan manfaat dan penerimaan yang maksimal bagi negara untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Tingkatkan Produksi Gas Hingga 15 MMSCFD, Pertamina EP Resmikan Stasiun Pengumpul


DutaSumsel.com—Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina EP meresmikan Stasiun Pengumpul (SP) Beringin A di Desa Beringin, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, Senin (30/5/2022). Di bawah manajemen Pertamina Subholding Upstream Regional Sumatra Zona 4, pembangunan SP Beringin A bertujuan meningkatkan kapasitas produksi minyak dan gas bumi (migas) hingga mencapai 15 million standard cubic feet per day (mmscfd) untuk gas dan 382 barrel per day (bpd) untuk kondensat.


SP Beringin A akan menampung dan mengolah gas dan kondensat dari delapan sumur yang akan dikembangkan KKKS Pertamina EP. Pengoperasian SP Beringin A akan dilakukan oleh Prabumulih Field.


SP Beringin A dapat dimanfaatkan onstream sesuai jadwal dengan tetap memitigasi resiko penyebaran COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Di samping itu, tercapai jam kerja selamat 1.088.204 jam per tanggal 17 Mei 2022, tanpa ada satupun lost time incident (LTI).


Dengan kondisi COVID 19 yang merebak di seluruh dunia, dinamika pelaksanaan proyek ini pun mengalami banyak turbulensi. Namun dengan menerapkan kaidah manajemen proyek yang baik serta senantiasa melakukan koordinasi dengan SKK Migas, maka proyek ini dapat berjalan dengan baik.


Paralel proses pengadaan dan pemasangan compressor yang akan selesai pada Q2 2023, tim proyek melakukan inovasi yaitu dengan melakukan gas onstream tanpa menggunakan gas compressor melalui balance of plant yang sudah selesai dibangun. Dengan merevisi kembali desain, ketelitian, dan best engineering practices, SP Beringin A dapat mengalirkan fluida sumur – sumurnya. Inovasi ini selain bermanfaat agar tetap onstream tepat waktu juga menghindarkan proyek dari biaya preservasi tambahan.


General Manager (GM) Pertamina Hulu Rokan Zona 4, Agus Amperianto menyampaikan komitmen meningkatkan produksi migas dari wilayah Sumatra Selatan dengan Spirit of SUMATERA (SUstainable, MAssive, To Grow, Efficient, Resilient, dan Aggressive) sehingga operasi migas berjalan dengan selamat, efektif, dan unggul, serta dapat berkontribusi secara signifikan dan berkelanjutan terhadap pencapaian target produksi migas nasional.


“Pembangunan SP Beringin A menjadi salah satu upaya kami untuk meningkatkan produksi migas. Keberhasilan pembangunan ini mendorong semangat kami untuk terus berkontribusi meningkatkan produksi migas dari Sumatra Selatan,” ujar Agus.


“Kendala yang dihadapi justru memacu kami untuk melakukan inovasi dan terobosan dalam penyelesaian proyek tersebut. Sehingga SP Beringin A dapat dioperasikan dan memberikan tambahan produksi minyak dan gas, meskipun ada salah satu peralatan yaitu kompresor yang baru akan terpasang di Q2 2023. Inovasi ini selain mampu menjaga proyek dapat beroperasi, juga tidak ada beban biaya preservasi tambahan”, kata Agus.


Manajer Senior Manajemen Proyek SKK Migas Noezran Azwar menambahkan, perlu diperhatikan komitmen dari PT Pertamina EP untuk melakukan upaya yang lebih optimal dalam pelaksanaan proyek guna terpenuhinya target onstream pada tahun 2022 khususnya untuk PT Pertamina EP Zona 4 lainnya, seperti EPF SP TMB (Prabumulih).


Disamping itu Noezran juga menjelaskan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan optimalisasi proyek “Upaya optimal dapat dicapai dengan optimasi terhadap sinergitas di internal KKKS antara fungsi teknis, fungsi manajemen asset dan fungsi pengadaaan sehingga menghasilkan pemenuhan kebutuhan proyek yang sesuai jadwal dan tepat sasaran dan sacara aktif mencari inovasi dengan memberdayakan opsi pemanfaatan peralatan idle yang merupakan asset dari material di lapangan lain atau bahkan dari KKKS lain,” ungkap Noezran


Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumatra Bagian Selatan, Anggono Mahendrawan mengatakan, apresiasi terhadap KKKS Pertamina EP yang berhasil memanfaatkan onstream SP Beringin A.


“Pembangunan SP ini meningkatkan kapasitas produksi migas hingga mencapai 15 mmscfd untuk gas dan 382 bpd kondensat. Peningkatan ini sejalan dengan upaya mencapai target produksi migas nasional sejumlah 1 juta bopd untuk minyak dan 12 bscfd untuk gas pada tahun 2030, untuk mendukung ketahanan energi nasional. Kami berharap Pertamina EP terus melakukan berinovasi, melalukan efisiensi, dan meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan proyek, kompetensi sumber daya manusia, dan keteknikan, dengan tetap memprioritaskan keselamatan kerja,” pungkasnya.(*)


Editor: Heru

PT Perta Samtan Gas Bangun Dua Unit RTLH Untuk Masyarakat Kota Prabumulih


PRABUMULIH, DS -- PT Perta Samtan Gas kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat kurang mampu dengan mengalirkan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui program bedah rumah. 


Kali ini, dua Unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara, dan salah satunya rumah Bapak Kasman warga Jl. Angrek Rt 01 Rw 02 Kelurahan Anak Petai berhasil di bedah oleh perusahaan yang bergerak dalam bidang pemurnian Gas Alam itu.


Penyerahan bantuan pembangunan RTLH tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih, Elman ST, dan General Manager Operation PT Perta Samtan Gas Nurjali, serta juga disaksikan langsung oleh Waluyo Presiden direktur dari Jakarta dan Lee Chang Ho selaku Vice President Director secara Video Conference, Jumat (14/01/2022).


General Manager Operation PT Perta Samtan Gas Nurjali mengatakan bahwa, bedah rumah ini semata-mata sebagai wujud kepedulian dari perusahaan kepada warga masyarakat sekitar, dan sekaligus memperingati Bulan K3 Nasioanal tahun 2022 dengan tema "Penerapan Budaya K3 Pada Setiap Kegiatan Usaha, Guna Mendukung Perlindungan Tenaga Kerja di Era Digitalisasi".


"Ini salah satu bentuk Kontribusi atau tanda terimakasih Perusahaan terhadap masyarakat di lingkungan Perusahaan. Sekaligus kita tadi memperingati Bulan K3 yang di tandai dengan penandatangan Komitmen Zero Acident dan Zero Penyakit Akibat Kerja, serta juga melakukan aksi penanaman pohon di lokasi ini untuk pengijauan," terangnya.


Diterangkan juga oleh dirinya, saat ini PT Perta Samtan Gas sudah berhasil membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak Delapan Unit di wilayah Kota Prabumulih.


"Alhamdulilah kita setiap tahunnya berhasil membangun Dua Unit RTLH. Doakan saja perusahaan terus berkembang sehingga kedepan bantuan bedah rumah seperti ini akan terus berlanjut dan lebih kita tingkatkan lagi, serta mudah-mudahan bantuan ini dapat sangat bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.



Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih, Elman ST sangat mengapresiasi apa yang sudah diprogramkan oleh pihak PT Perta Samtan Gas untuk masyarakat Kota Prabumulih.


"Yang jelas, Progaram ini selaras dengan apa yang di programkan oleh Pemerintah Kota Prabumulih yakni menuntaskan angka Kemiskinan di wilayah Kota Prabumulih. Dan kami sangat berterimakasih kepada Pihak Perusahaan yang telah peduli kepada masyarakat," ucapnya.


Selain itu, Sekda berpesan kepada Masyarakat terutama masyarakat di sekitar wilayah perusahaan untuk selalu mensuport Perusahaan agar perusahaan tersebut terus berkembang.


"Dengan adanya perusahaan terus berkembang, tidak menutup kemungkinan mereka akan menambah jumlah bantuan setiap tahunnya. Yang tadinya satu tahun hanya dua unit, menjadi tiga unit. Untuk itu kita dukung terus perusahaan ini agar terus berkembang," pungkasnya.(R/M)

Reportase: Heru