NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan Daerah OI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan Daerah OI. Tampilkan semua postingan

Disdik Kabupaten Ogan Ilir Gelar Bimbingan Teknis Untuk Penulisan Naskah Soal Ujian Sekolah Dasar Negri/ Swasta

INDRALAYA.DS, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir-Sumatera Selatan (OI)  melalui Dinas Pendidikan serta pihak terkait lainnya menggelar acara Bimbingan Teknis Penulisan Naskah Soal Ujian Sekolah Dasar Tahun Pelajaran 2019-2020 di SDN 05 Indralaya Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir,” Senin (09/03/2020).

AcaraBimbingan Teknis Untuk Penulisan Naskah Soal Ujian Sekolah Dasar Negri/ Swasta tersebut. Di hadiri Kepada Disdik Ogan Ilir yang diwakili Kasi Kurikulum SD (Saihusin, S.pd dan Setiawan, S.pd), Kepala K3S Kabupaten (Dra. Yanti Sumarni, M.Pd), Kepala Korwil Se-OI dan seluruh Ketua K3S Se-OI serta Kepsek SD Kelas 6 Se-OI beserta Tim penulisan Naskah dan Editor.
Ketua Pelaksana (Dra.Yanti Sumarni, M. Pd). Acara yang berkesan sukses tersebut, Panitia Pelaksana (Yanti, M.Pd) melaporkan kepada Pemerintah dan Disdik OI serta kepada seluruh peserta acara yang hadir bahwa kegiatan bimtek ini juga diikuti oleh tim pembuat naskah soal dan tim editor, katanya.
Yanti Sumarni, M.Pd berharap dengan dilaksanakannya acara ini semoga pencapaian soal ujian dengan 9 mata pelajaran ini, diharapkan hasilnya nanti berkualitas dan bisa dipertanggung jawabkan.

Dan disesuaikan juga dengan materi yang selama ini dipelajari oleh siswa serta tersusunnya naskah soal ujian yang baik dan disingkronisasikan dengan kurikulum yang berlaku,” Harapnya Kepada K3S Kabupaten OI ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir yang diwakili Kasi Kurikulumnya Saihusin, S.pd, saat di hubungi awak media mengatakan, bahwa kegiatan ini sangat perlu diadakan guna menghasilkan naskah soal ujian yang berbobot dan berkualitas bagi siswa SD yang akan mengikuti ujian nantinya.

Saihusin, berharap kepada tenaga pengajar, kepala sekolah dan pihak-pihak terkait lainnya untuk dapat melakukan penilaian kepada peserta didik nantinya tidak hanya mengukur tentang aspek pengetahuan siswa saja tetapi juga aspek sikap nya dan keterampilan yang dimiliki oleh siswa peserta didik, sehingga penilaian yang dilakukan menjadi komprehensif dan berimbang, ucap Kasi Kurikulum Disdik OI.

Sementara, Yanti Sumarni Ketua K3S Kabupaten juga berpesan kepada para penulis dan editor soal, jika naskah soal sudah siap dirangkum atau sudah selesai agar dapat menjaga kerahasiaan naskah soal ujian nantinya dan jangan sampai ada kebocoran soal kepada siapapun juga, ujarnya.

Yanti Sumarni menambahkan, sesuaikanlah naskah soal ujian yang akan dibuat dengan kemampuan/ kompetensi siswa dan materi pelajaran yang sudah disampaikan kepada siswa di sekolah.

Yanti Sumarni juga mengingatkan kepada Tim penulis naskah dan editor, untuk lebih berhati-hati lagi dalam proses pembuatan soal agar tidak terjadi kesalahan fatal dan jangan ada soal-soal yang mengandung unsur syara, pornografi, pornoaksi, pelecehan, disintegritas dan unsur-unsur sensitif lainnya, ingatnya.

Ketua K3S Kabupaten OI mengatakan, untuk tim editor, agar memahami betul isi dan maksud soal dan jangan asal memotong kalimat soal serta terus lakukan komunikasi dengan tim penulis naskah soal guna mengantisipasi kesalahan-kesalahan yang tidak diharapkan,” terangnya Yanti Sumarni Ketua K3S Kabupaten OI. Red

SMK PGRI Tanjung Raja Gelar Pelatihan Guru dan Sosialisasi Kurikulum untuk SMK ,Ini kata Pimpinan Thamrin Brothers

INDRALAYA,DS - Puluhan Guru SMK se Kabupaten Ogan Ilir dan OKI mengikuti pelatihan selama 2 hari ,Selasa (3/03/2020) di Aula SMK PGRI Tanjung Raja Ogan Ilir.

Puluhan guru tehnik otomotif yang tersebar di Kabupaten OI dan OKI itu akan mengikuti pelatihan Guru dan Sosialisasi Kurikulum SMK Binaan Yamaha Provinsi Sumatera - Selatan selama 2 hari,pelatihan tehnik otomotif dengan instruktur langsung dari Thamrin Brothers tersebut membahas tehnik otomotif sepeda motor baik secara teori dan praktek.

Wahidin Pimpinan Thamrin Brother Divisi After Sales mengatakan, Divisi Untuk sepeda motor hanya yamaha yang dipegang oleh PT Thamrin Brother ,"ya, sejak tahun 2007 kami meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) ,kerjasama dengan SMK itu salah satu target kami dalam kerjasama ,khususnya kualitas tehnik sepeda motor,"katanya.

Ditambahkannya, Fasilitas A semua standar produksi di Sumsel SMK PGRI 2 sebagai pilot projecknya,"untuk SMK PGRI Tanjung Raja menjadi pilot project Yamaha Thamrin Brother karena di Sumsel dan Bengkulu baru SMK PGRI Tanjung Raja yang memiliki bengkel kerjasama dengan Thamrin Brothers,"ujarnya.

Terpisah Abdul Rasyid M.Pd menyampaikan Apresiasinya Kepada pihak PT Thamrin Brothers yang telah menyukseskan acara ,"Kami sangat bangga sekali atas apresiasi PT Thamrin dengan kegiatan ini, dari awal kita sudah Memorandum Of Understanding (MOU),Alhamdulillah ini sudah terwujud dan grand openingnya besok lusa,"cetusnya.

Ini merupakan peluang bagi SMK lain untuk membuka kerjasama dengan PT Thamrin,"nanti silahkan dialog dengan pihak PT Thamrin bagaiman caranya menjalin kerjasama,"ujarnya.


Selain itu, ia juga mengharapkan baik dengan PT Thamrin Brother, dan SMK PGRI terutama dengan peserta pelatihan nanti dapat mengikuti dengan sungguh - sungguh pelatihan yang digelar selama 2 hari,"ya harapannya yang mana hasil dari pelatihan ini nanti dapat dikembangkan dengan peserta didik dosekolah masing - masing,"terangnya.(drs).

160 Peserta Dari Siswa-Siswi Pengurus OSIS Tingkat SMP se- Kabupaten Ogan Ilir Ikuti Kegiatan Sosialisasi Pembentukan Satgas P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba).

INDRALAYA.DS, -- Salah satu upaya menekan maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat dan sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Ogan Ilir untuk menggelar kegiatan Sosialisasi pembentukan Satgas P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba).

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (20/2/2020) di SMPN I Indralaya yang diikuti 160 peserta dari siswa-siswi pengurus OSIS tingkat SMP se- Kabupaten Ogan Ilir.

Kegiatan ini dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, Dr. Aryanto yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Herianto, S.Pd. M.Si, sedangkan narasumber dalam acara sosialisasi ini, dari BNNK OI Rulyadi ST.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir melalui Sekretaris Dinas Herianto menyampaikan 
"penyalahgunaan Narkotika hingga saat ini masih menjadi perhatian utama di hampir semua negara. Berbagai jenis Narkotika, seperti ganja dan sabu merupakan Narkotika ilegal yang menjadi masalah utama, khususnya di Indonesia. Saat ini, penyalahgunaan Narkotika cukup mengkhawatirkan mengingat barang haram ini menjangkau berbagai kalangan dan usia.

“Saat ini Indonesia sudah masuk kategori darurat Narkoba, karena Narkoba sudah menyasar pengguna dari berbagai kalangan dan tingkatan umur,” ujarnya.

Sekdin Disdikbud OI menambahkan bahaya penyalahgunaan Narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah kabupaten saja, tetapi jadi tanggung jawab bersama. Untuk itu pihaknya menggandeng berbagai pihak agar penyalahgunaan Narkoba ini bisa dapat efektif dicegah dari sekolah-sekolah.

“BNN dan Disdik harus menjadi pionir yang selalu mengingatkan para anak didik maupun anak masing-masing agar jangan sampai terkena dan dipengaruhi oleh Narkoba",tegasnya.

Dia juga mengimbau kepada seluruh kepala sekolah dan guru-guru di Ogan Ilir untuk berhati-hati dengan barang haram tersebut. Pasalnya, usia remaja khususnya anak sekolah akan menjadi sasaran utama pelaku untuk menghancurkan generasi penerus bangsa.

“Bagi bapak dan ibu guru di sekolah, wajib hukumnya melakukan pengawasan ekstra. Jadilah tauladan yang baik untuk anak didik kita,” pungkasnya.

Sumber berita Diskominfo Ogan Ilir
Redaksi.www.dutasumsel.com

Alhamdulillah SMP Negri 1 Pemulutan Selatan Sudah Di Rehap

INDRALAYA.DS, -- Pemerintah pusat melalui Kementrian Pendidikan mengucurkan Dana Alokasi Khusus ( DAK ) untuk merehabilitasi Sekolah yang keadaan gedung ruang kelas yang sudah kurang baik dan RKB yang kekurangan ruang kelas baru salah satunya yang mendapatkan bantuan rehabilitasi adalah SMP N 1 Pemulutan Selatan kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir dan pelaksanaanya pembangunanya sudah selesai, Jelas Kepala Sekolah SMP N 1 Pemulutan Selatan Iskandar,S.Pd.

Kepala Sekolah mengatakan saya sangat bersyukur pada tahun 2019,mendapatkan bantuan rehabilitasi tiga ruang kelas yang kondisinya sudah tidak layak digunakan hampir keseluruhan material kayunya sudah keropos dimakan usia,diharapkan setelah selesai nantinya kegiatan belajar mengajar disini lebih bersemangat dalam meningkatkan prestasi serta dapat memberikan kenyamanan dalam proses belajar mengajar,tak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kadisdikbud Kabupaten Ogan Ilir yang telah merealisasikan bantuan rehabilitasi ini.

Alhamdulilah Rehap bagunan sekolah SMP Negri 1 Pemulutan Selatan ,sebanyak Tiga Lokal di Desa Sungai Lebung Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir selesai dengan sukses.

Ditambahkan oleh kepala Sekolah SMP Negri 1 Pemulutan Selatan Iskandar,S.Pd,saya sangat bersyukur ke pada Allah swt. dengan selesainya rehap sekolah kami ini, semoga bisa menambah semangat murid -murid saya untuk lebih giat lagi dalam belajar.

Sekolah SMP Negri 1 Pemulutan Selatan ini merupakan salah satu sekolah paforit yang ada di Desa Sungai Lebung Kecamatan Pemulutan Selatan, soalnya Jumlah Siswa dan Siswi yang bersekolah dan belajar di sana ,berjumlah sebanyak 256 Siswa/Siswi. 

Sementara ditempat yang sama salah seorang wali murid mengatakan kami merasa senang dan bersyukur,kami juga ikut monitoring pembangunanya supaya hasilnya sesuai yang diharapankan,dan rehabilitasi ini pembangunanya di sesuaikan dengan Rancangan Anggaran Belanja ( RAB )serta sesuai petunjuk pelaksanaan (Juklak ) dan petunjuk teknis (Juknis )serta nantinya sekolah akan di jaga,dipelihara,agar bangunan tetap indah nyaman dan bersih pungkasnya.

Dan Menurut salah satu siswa yang bersekolah di Sana yang bernama Yanto. saya bersama temam-teman, merasa gembira sekali karena sekolah kami sekarang sudah bagus, yang dahulunya banyak lantai nya yang retak-retak,sekarang sudah di pasang keramik. begitu juga dengan dindingnya sudah di ganti cat baru beserta plaponnya sekarang sudah di ganti dengan baru juga. 

Laporan : Rosita Dewi

Ribuan Masyarakat Ogan Ilir Hadiri Ustad Abdul Somad Tausiyah Ke Ponpes Al- ITTFAQIAH Indralaya

INDRALAYA.DS,-- Ustadz Abdul Somad datang ke Pondok Pesantren Al Ittifaqiah, Sabtu (2/11/2019). Kedatangannya itu dalam rangka mengisi Tabligh Akbar, di acara Reuni Akbar dan Liga Santri 2019.

Tak pelak, kedatangannya pun disambut dengan ribuan santri dan masyarakat yang mengidolakan Ustad Abdul Somad.
Mereka sudah datang dari pukul 07.00 WIB, meskipun acara baru dimulai pukul 10.00 WIB.

Ketika tiba saatnya mengisi ceramah, sang Ustad yang sering disapa UAS ini pun berdiri,Namun bukannya berceramah di mimbar yang disediakan, ia berdiri di tangga untuk naik di atas panggung.

"Saya tidak ingin berceramah berdiri membelakangi para ulama di depan panggung ini. Tidak sopan rasanya," ujarnya saat mengisi tausyiah.

Memang di depan panggung nampak hadir Mudir Ponpes Al-Ittifaqiah Mudrik Qori, perwakilan Gubernur Sumsel, Perwakilan Bupati Sumsel, Forkopimda Ogan Ilir hingga Ustad pengajar di Al-Ittifaqiah.

Namun UAS tak ingin turun benar dari panggung dan berdiri sejajar dengan temat para santri duduk. Sebab, ia takut akan menjadi fitnah di kemudian hari.

"Nanti saya dikira mau mendekati santri-santri yang perempuan ini. Nah, inilah saya berdiri di hadapan kalian diantara 2 pihak, tidak lebih tinggi dari para ulama yang duduk di depan kita ini, namun tidak lebih rendah dari para santri ini," terangnya.

Ia bercerita, dirinya sempat terkejut saat masuk ke dalam jalan menuju Kampus D Ponpes Al-Ittifaqiah, yang berada di Desa Tanjung Lubuk Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir. Sebab, bukannya gapura indah yang menyambutnya, melainkan kompleks pemakaman.

"Ini pelajaran pentingnya. Biasanya kalau masuk ke tempat pendidikan, kita akan disambut dengan gapura yang megah, atau taman penuh bunga. Tapi kali ini tidak, baru masuk disambut kuburan," ujarnya saat mengisi tausyiah.

Namun ia mengatakan, hal itu memiliki makna mendalam bagi mereka yang mengerti. Artinya, setiap orang yang masuk Al-Ittifaqiah harus meninggalkan duniawi untuk belajar ilmu agama, sekaligus mengingat mati.

"Ini luar biasa artinya," terangnya.
Selain itu, ustad yang akrab disapa UAS ini juga mengingatkan kepada para santri agar terus bersyukur dan berjuang dalam membela Agama Allah. Ia mengatakan, setiap mereka bisa membela Agama Allah dengan cara masing-masing.

"Kalau kau pejabat, gunakanlah telunjukmu untuk membela agama Allah. Kalau kau Tokoh Agama, dengan dakwahmu. Begitupun kalau kau pedagang sumbangkanlah hartamu, dan yang terakhir ialah sebagai Pemuda, berikanlah kekuatanmu," jelasnya.

Terakhir ia berpesan agar para santri tetap menjaga apa yang ia makan dari sumber yang halal. Sebab anak-anak yang suci akan menjadi tak benar jika diberi makan dari yang tak haram.

"Pernah ada satu Penghafal Al-Quran melapor kepada Ustadnya, hafalan saya error. Si Ustad berpesan, jauhilah yang haram seperti riba," tegasnya.

Pewarta : Tim/Red
Redaksi.www.dutasumsel.com

263 Kepala Sekolah Dasar Ikuti Pelatihan Kepemimpinan

Dutasumsel.com.INDRALAYA,- Sebanyak 263 Kepala Sekolah Dasar di Kab.Ogan Ilir mengikuti Pelatihan Kepemimpinan, dengan materi Manajemen Berbasis Sekolah yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Ogan Ilir, bertempat di Aula Gedung Pertemuan Raudhatul Ulum Sakatiga, Kamis – Jum’at (17-18/10/19).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, Dr.Arianto,M.Pd dalam hal ini diwakili oleh Kabid GTK, Darojad, S.Pd.,M.Si dalam sambutannya menyampaikan perlunya peningkatan kualitas kepala sekolah dalam hal manajemen.

Mengingat saat ini fungsi kepala sekolah sebagai manajerial harus mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi seluruh kegiatan di Sekolah baik itu kegiatan akademik maupun administrasi.

Menurutnya, Kepala Sekolah yang baik, akan menjadi contoh dan panutan bagi bawahannya. Apalagi mampu membawa ritme kerja yang selaras dan bersinergi satu dengan lainnya.

Dia berharap, setelah kegiatan ini ke 263 orang kepala sekolah jenjang SD ini mampu menerapkan ilmu yang didapatkan dalam pelatihan di Sekolah masing-masing.

Pewarta : Umi Iin
Redaksi.www.dutasumsel.com

SD NEGRI 02 INSEL MENERAFKAN FDS YANG PERTAMAKALI DI KECAMATAN INSEL

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Pendidikan yang berbasis dengan Full Day School SD Negri 02 Indralaya Selatan, sudah berjalan dan pertama dilaksanakan di Kecamatan Indralaya Selatan Kepala Sekolah Hasanah,S.Pd,SD, Alhamdulillah SD N 02 sudah melaksanakan Full Day School dengan Surat Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir yang Bernomor : 420/001/KKKS- Idls/2019, tentang permohonan izin pelaksanaan 5 hari sekolah ( Fullday School).

Pada prinsifnya dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten OI memberikan izin dan menyetujui untuk pelaksanaan 5 hari kerja ( Full Day School) mulai tahun pelajaran 2019/2020 dengan tetap mengacu kepada ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku.

Siswa yang mengikuti Full Day School di SD Negri 02 Indralaya Selatan dari kelas 3,4,5 dan 6 Anak- Anak tersebut sudah mengikuti kegiatan FDS sejak ajaran 2019/ 2020 dengan dimulainya FDS pada tangal 28 Agustus 2019 Alhamdulillah sekarang sudah terlaksana jelas Kepala Sekolah SD N 02 Indralaya Selatan Hasanah,S.Pd SD saat di temui media dutasumsel.com di ruanggan nya Selasa, 3 Seftember 2019.

Hasanah menambahkan bahwa kegiatan FDS sangat membantu anak- anak didik belajar lebih giat dan sholat berjemaah di sekolah dan menguranggi kegiatan anak- anak bermain, dan lebih giat belajar, imbuhnya.

Pewarta : H. Afriadi Lc
 

Pernyataan Sikap Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Ogan Ilir Tentang Full Day School

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Majelis Ulama Indonesia turut mengambil sikap mengenai rencana pemberlakuan Full Day School oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir.
Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kabupaten Ogan Ilir  Drs. H Najib Subki dan Sekertarisnya Ahmad Syarif S.H.I, dalam press releasenya menyampaikan sejumlah poin sehubungan dengan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir Nomor : 420/516/SD/D.Dikbud-Kab.OI/2019 Tanggal 18 Juni 2019 Perihal Pelaksanaan 5 Hari Sekolah (Full Day School) pada tahun pelajaran 2019-2020 yang ditujukan kepada SD Negeri dan Swasta Se-Kabupaten Ogan Ilir. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ogan Ilir dalam rapatbdewan pimpinan dan dewan pembina  MUI Ogan Ilir menyatakan :

1. Bahwa Kebijakan pelaksanaan Full Day School sebagai tindak lanjut Permendikbud No. 23 Tahun 2017 Tentang Hari Sekolah, Pasal 2 Ayat 1, 2, 3, dan 4 sebagaimana yang ada di dalam surat edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir tidak dapat dijadikan sebagai landasan hukum karena Permendikbud no. 23 Tahun 2017 yang diundangkan pada tanggal 12 Juni 2017  tersebut secara otomatis tidak berlaku dengan keluarnya Perpres Nomor 87 Tahun 2017 yang diundangkan pada tanggal 6 September 2017.

2. Bahwa berdasarkan Perpres Nomor 87 Tahun 2017 Full Day School tidak diwajibkan sebagaimana tercantum pada Bab II pasal 9 ayat 1 Penyelenggaraan PPK pada Satuan Pendidikan Jalur Pendidikan Formal sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 dilaksanakan selama 6 (enam) atau 5 (lima) hari sekolah dalam 1 (satu) minggu. Dan pada Bab II Pasal 9 ayat 2 ketentuan hari sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat 1 diserahkan pada masing-masing Satuan Pendidikan bersama-sama dengan Komite Sekolah/Madrasah dan dilaporkan kepada Pemerintah Daerah atau Kantor Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama setempat sesuai dengan kewenangan masing-masing. serta pada Bab II Pasal 9 ayat 3 point c dan d Dalam menetapkan 5 (lima) hari sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat 1, Satuan Pendidikan dan Komite Sekolah/Madrasah mempertimbangkan : kearifan lokal; dan pendapat tokoh masyarakat dan/atau tokoh agama di luar Komite Sekolah/Madrasah.

3. Bahwa Kebijakan pelaksanaan Full Day School secara nasional telah mendapat penolakan dari berbagai pihak terutama dari ormas Islam di tingkat pusat.

4. Bahwa berdasarkan data dari Kementerian Agama Kabupaten Ogan Ilir lebih ada 40 (empat puluh) Madrasah Diniyah, 227 (dua ratus dua puluh tujuh) Madrasah Diniyah Program Satu Desa Satu Diniyah (PPK Non Formal) dengan jumlah guru 1864 (seribu delapan ratus enam puluh empat) dan jumlah santri 39.000 (tiga puluh sembilan ribu) dan berdasarkan data dari BKPRMI Kabupaten Ogan Ilir setidaknya ada 300 (tiga ratus) Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) dan 1000 (seribu) Ustadz/Ustadzah TPA, dan 15000 (lima belas ribu) santriwan/santriwati TPA, di Kabupaten Ogan Ilir, serta banyaknya Pengajian-Pengajian/pendidikan Al Qur’an anak-anak secara tradisional, semua kegiatan tersebut berlangsung di siang hari (ba’da zuhur) sampai sore hari, maka dengan adanya kebijakan pelaksanaan Full Day School yang akan dilaksanakan pada Tahun Pelajaran 2019-2020 di Ogan Ilir akan berdampak pada Eksistensi dan Keberlangsungan kegiatan pendidikan agama tersebut di atas.

Berdasarkan  hal-hal tersebut dan berdasarkan hasil Musyawarah Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ogan Ilir pada tanggal 24 Juni 2019, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Ogan Ilir memberikan pernyataan sikapnya :
1. MENOLAK PELAKSANAAN FULL DAY SCHOOL DI OGAN ILIR khususnya pada jenjang Pendidikan Sekolah Dasar.
2. Mengharapkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir untuk memperkuat Madrasah Diniyah, TPA, Pengajian Al Qur’an Tradisional yang telah ada serta memfasilitasi pendirian Madrasah Diniyah bagi desa yang belum ada madrasah diniyahnya dengan melibatkan pihak-pihak yang betul-betul berkopetent pada bidangnya terutama ormas-ormas keagamaan, tokoh agama, Praktisi-Praktisi Pendidikan Agama di Kabupaten Ogan Ilir.
3. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ogan Ilir senantiasa bersedia untuk ikut berkontribusi bersama pemerintah dan pihak terkait untuk memajukan kegiatan keagamaan di Kabupaten Ogan Ilir.

"Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Ogan Ilir mengharapkan Pemerintah kabupaten Ogan Ilir untuk lebih fokus kepada pemberdayaan dan penguatan program satu desa satu madrasah diniyah terlebih diniyah yang sudah berdiri lama sebelum adanya program ini bukan malahan memberlakukan full day school yang tidak berdasarkan pada landasan yuridis yang benar yaitu perpres no. 87 tahun 2017 serta tidak sejalan dengan isi perpres tersebut, bahkan malahan di tingkat regional kabupaten Ogan Ilir bertolak belakang dengan kebijakan bupati "satu desa satu madrasah diniyah" H. Ahmad Syarif, S.H.I. Sekretaris Umum MUI Ogan Ilir.

Pewarta : Ustad Syarif/ Umi Iin
Redaksi  : 2t/06/2019, dutasumsel.com

115 Siswa Dan Siswi SDN 05 Indralaya Ikuti Ujian Berstandar Nasional 2019

INDRALAYA, DS,-- Pada hari kedua Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat Sekolah Dasar (SD) Negri Madrasyah Ibtidayah( MI) dilaksanakan secara serentak kemarin, Senin (22/04/2019). Khusus di SD Negeri 05 Indralaya Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir  berlangsung lancar dan aman.

“USBN di SD Negeri 05 berjalan tertib, aman dan lancar. Para peserta didik yang mengikuti ujian tersebut mengerjakan soal-soal yang diberikan dengan lancar. Semua itu tidak lepas dari bimbingan, dan arahan dari para guru pengawas yang dalam halitu sistim silang dari guru- guru lain Sekolah dalam kecamatan,” jelas Kepala SD Negeri 05 Indralaya Dra. Yanti Sumarni M.Pd saat di temui dutasumsel com di sekolah pada Selasa (23/04/2019).


Dia menjelaskan, 115 siswanya yang mengikuti USBN sejak hari pertama sampai hari kedua ini, mampu menunaikan kewajibannya dengan baik.

Pelaksanaan ujian berlangsung tertib, para siswa dengan didampingi para pengawas ujian, mereka mengerjakan soal-soal dengan teliti untuk lebih memperkuat mental siswa. Ujian ini sendiri dilaksanakan selama empat hari, mulai dari kemarin sampai 25 April 2019.

“Selama pelaksanaan USBN, Alhamdulillah tidak ada yang sakit, dan anak-anak juga keliatannya tetap semangat dan tidak tegang. Mudah-mudahan semuanya berhasil, sesuai yang diharapkan sampai hari terakhir,” ujar Yanti kepada dutasumsel.com selasa 23/4/2019.

Pewarta : Tim Red
Redaksi,23/04/19, dutasumsel.com

Kadin Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten OI Memonitoring UNBK SMP N1 Di Indralaya Utara

INDRALAYA, DS, -- Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam, SE.SH,MM melalui Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Dr. Ariyanto M.Pd, di dampingi Kabid SMP Marsudi S.Pd, MM, Kabid Paud Hasnan Riyadi, S.Pd, dalam
Monitoring Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tingkat SMP/MTS  di Bumi Caram Seguguk pada hari pertama Senin 22/4 dimulai Ujian Nasional Berbasis Komputer di SMP N1 Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir.
Pada monitoringnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, Adapun beberapa sekolah yang dikunjungi pada hari pertama UNBK ini adalah SMPN 1 Indralaya, dan SMPN 1, Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir semua sekolah yang dikunjungi melaksanakan UNBK tanpa hambatan. 

Kepada dutasumsel.com Kadin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten OI Dr. Ariyanto M.Pd, memonitoring di SMP N 1 Indralaya Utara didampingi Kepsek Dra.Herlina mengatakan  siswa Smp/ mts yang mengikuti UN  se Kabupaten Ogan Ilir terdiri dari  80 Sekolah  UNBK sudah 100% melaksanakan di sekolah UNBK sekolah berjumlah 5178 Siswa/ Siswi, dan MTs sebanyak 2522 Peserta, Alhamdulilah berjalan dengan lancar tanpa hambatan dan sesuai rencana kita monitoring. 

UNBK SMP 5178 peserta MTs 2522 peserta. Pelaksanaan untuk SMP  Mandiri 48 sekolah (53 ruang), Numpang 32 sekolah (28 ruang) dan pelaksanaan MTs  Mandiri 25 sekolah (28 ruang) Numpang 15 sekolah (15 ruang) jelas Marsudi Kabid SMP saat mendampingi Kadisdik memonitoring di SMP N 1 Indralaya Utara, Senin 22/4/2019.


Pewarta : Sanditya/Tim Red
Redaksi, 22/04/19, dutasumsel.com

1500 Siswa Ikuti Try Out Yang di Selengarakan Oleh Disdibud dan Karang Taruna Kabupaten Ogan Ilir

INDRALAYA, DS, – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pemkab Ogan Ilir (OI) yang bekerjasama dengan Karang Taruna OI menyelenggarakan Try Out  atau uji coba Ujian Nasional (UN) tahun 2019 untuk 1500 pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh wilayah Kabupaten OI. Kegiatan Try Out ini dipusatkan di Gedung Serbaguna Komplek Perkantoran Terpadu Pemkab OI Tanjung Senai Indralaya hari ini, Sabtu (23/3).
Ketua Panitia Try Out Dra Zumrodah mengatakan, Kegiatan try out akbar ini untuk mempersiapkan para peserta didik menghadapi UN 2019 yang berbasis komputer, tidak hanya mempersiapkan dari sisi materi soal ujian, tetapi juga mempersiapkan mental para siswa dalam menghadapi UNBK yang dilaksanakan pada 22 april mendatang.

“Try Out akbar yang digelar untuk melihat dan menjadikan tolak ukur para pelajar dalam menghadapi UNBK karena soal-soal nya merujuk dengan soal yang ada di Ujian Nasional. Jumlah peserta sekitar 1500 orang dari SMP kelas 9 sekabupaten OI,” ujarnya.
Kepala Disdibud Pemkab OI DR Arianto melalui Sekretaris Disdikbud OI Heriyanto SPd MSi mengungkapkan rasa terimakasinya kepada pihak karang taruna OI yang mempunyai program sangat baik dan perduli terhadap anak didik yang akan menghadapi UNBK mendatang.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab OI memiliki target bahwa pada pelaksanaan UNBK sudah 100 persen ujian berbasis computer, kita berharap dengan dilaksanakannya try out ini para anak didik kami tidak akan menghadapi suatu kendala karena memiliki mental yang siap, try out juga menjadi juga menjadi ajang latihan bagi sekolah-sekolah yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Tujuannya supaya mereka terbiasa sehingga bisa menggunakan waktu secara efektif saat ujian nasional nanti.” Ujarnya.

Ia menambahkan kegiatan try out yang positif ini kedepan dapat dirubah sistemnya, dimana saat ini masih manual atau offline nantinya sudah bisa berbasis computer juga.

Sementara itu Ketua Karang Taruna OI Wahyudi ST melalui Bidang Kesiswaan Ledy Ismed mengatakan bahwa kegiatan Try Out yang merupakan program berkelanjutan dari karang taruna OI karena sudah dua tahun ini dilaksanakan.

“Kepada para pelajar yang mengikuti try out UN diharapkan  dapat memanfaatkannya dengan sebaik mungkin, dan Karang Taruna OI berharap juga agar para pelajar di kabupaten OI dapat lulus 100 persen,” jelasnya.

Pewarta : Harry Spink
Redaksi,24/3/19,dutasumsel.com

KABUPATEN OGAN ILIR 2019 MENDAPAT DANA TAMBAHAN SEBESAR 200 PERSEN DARI DANA DAK 2018

INDRALAYA, DS,- Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RepubIik Indonesia Prof Dr.Muhajir Efenddy.M.Ap dalam kunjungan kerjanya dikabupaten Ogan Ilir Ahad(3/3/19) yang dipusatkan di Perkantoran Terpadu Tanjung Senai serta dimeriahkan dengan acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019.

Prof Dr.Muhajir Efenddy.M.Ap saat diwawancarai Dutasumsel.com, mengatakan saya sangat mengapresiasi sekali acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019 ini dikabupaten Ogan Ilir dengan diadakan  kegiatan ini yang menyajikan 1.000 Porsi Pindang Ikan Air Tawar seperti Pindang Ikan Baung, Pindang Belido Pindang Toman dan Pindang Ikan Gabus, Patin."ucapnya.

Lanjutnya, kegiatan yang dilaksanakan ini sangat unik dan berbeda dengan kabupaten lain yang ada di Indonesia, jadi harapan saya Gali Potensi Potensi Daerah yang masih Terpendam dan harus diangkat kepermukaan agar Budaya Budaya suatu Daerah bisa dikenal oleh seluruh Masyarakat Indonesia Umumnya dan khususnya Kabupaten masing masing. Dan saya juga banyak mencicipi pindang mulai Pindang Ikan Belido Pindang ikan Toman Pindang Ikan Patin tapi sayang saya gak tahan pedes."ungkapnya.

Sementara Bupati Ogan Ilir Ilias Panji Alam mengatakan banyak berterimakasih kepada Pak Mendikbud RI karena telah banyak memberikan bantuan untuk kabupaten Ogan Ilir ini seperti pada Tahun 2018  DAK untuk SD/SMP, Dana Bos & Bop(PAUD), serta Program Indonesia Pintar(PIP),dengan Total Dak untuk Sekolah Dasar(SD) Sebanyak 264 Sekolah Dasar sedangkan untuk SMP Sebanyak 80 Sekolah dengan Total Dana mencapai Rp.49.432.800.000,. Untuk Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima murid SD sebanyak 17.178 Siswa dengan Total Dana Rp.7.109.100.000, dan untuk SMP sebanyak 6275 Siswa dengan Total Dana Rp. 2.753.625.000. Dan pada tahun 2019 ini Kabupaten Ogan Ilir mendapat Dana Tambahan 200 Persen dari DAK tahun  2018, Dana DAK untuk  SD sebesar  Rp.43.181.767.000  dan untuk SMP sebesar Rp. 30.038.000.000."ucapnya.

Selanjutnya Bupati mengatakan,adapun tahun ini juga kita memberikan bantuan 800 unit komputer dan 200 Server kepada 70 sekolah dalam rangka pelaksanaan UNBK, dan Kabupaten Ogan Ilir juga yang pertama di Sumatera memberikan dana Pendidikan Profesi Guru ( PPG) secara full kepada 110 orang guru dan launching pesona Budaya 2019.

Adapun Festival Sajian Pindang Ikan Air Tawar ini untuk membuat Rekor Muri Sajian Pindang Terbanyak yang Berjumlah Lebih dari 1000 Pindang Ikan, Gerai yang turut Acara tersebut Berjumlah 900 Gerai dan lomba tersebut sudah menggunakan teknologi informasi. Penilaian menggunakan E -Voting yang bisa dilihat dari laman Youtube."ungkap Ilias Panji Alam" kepada Dutasumsel.com.

Pewarta : Sanditya/ Arry
Redaksi : Dutasumsel

GEBYAR PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN OGAN ILIR MERAIH REKOR MURI DALAM PENYAJIAN 1000 PINDANG TERBANYAK

INDRALAYA, DS ,- Dalam acara Penyajian Pindang terbanyak di Kabupaten Ogan Ilir meraih Rekor Muri dan piagam penghargaan dari Museum Rekor Muri Indonesia kategori penyajian Pindang terbanyak diterima langsung oleh Bupati Ogan Ilir, HM Ilyas Panji Alam, dalam acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019.

Ribuan porsi pindang ikan air tawar disajikan di gerai 1.000 Pindang di Lapangan Komplek Perkantoran Terpadu Tanjung Senai Indralaya, Ogan Ilir Ahad (03/03/19).

Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam menyampaikan, Tahun 2019 ini merupakan tahun budaya, untuk itu pada kegiatan yang disajikan 1.000 porsi pindang ikan air tawar. “Pindang ini ada beberapa jenis, mulai dari Ikan Baung, Belido, Gabus, serta ikan air tawar lainnya,” kata Ilyas.

Menurutnya, disamping pemecahan Rekor Muri  satu hal yang juga penting dari kegiatan ini adalah pelestarian salah satu jenis masakan khususnya yang ada di Ogan Ilir, pasalnya, di OI ini ada banyak jenis pindang.

“Penyajian pindang ini melibatkan berbagai elemen mulai dari lembaga sekolah PAUD, SD, hingga Dinas dan Badan di lingkungan Pemkab Ogan Ilir,” ujarnya.

Selain itu, pindang yang disajikan ini juga dilakukan penilaian melalui E -Voting dengan cara Upload ke Akun YouTube.

Sementara Mendikbud RI, Muhadjir Effendy mengapresiasi upaya pencatatan Rekor Muri Indonesia pada  Pemerintah Daerah kabupaten  Ogan Ilir ini. Menurutnya, upaya ini cukup bagus untuk melestarikan makanan khas Sumatera Selatan ini, ujarnya.

“Ini cukup bagus. Tadi juga sempat mencicipi, tapi karena saya orangnya kurang suka pedas jadi hanya sedikit. Tapi rasanya enak, ini bagus sekali” imbuhnya mengahiri bincang bersama para awak media yang hadir di Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Ilir di halaman perkantoran Terpadu Tanjung Senai Indralaya.

Pewarta : Sanditya
Redaksi : Dutasumsel