NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label Sumsel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumsel. Tampilkan semua postingan

Ketua Perwosi Sumsel Thia Yufada Kenang Teladan dan Kebaikan Sosok Fien Poerwadi


Sumsel-DS -  Kabar duka kembali menyelimuti Sumatera Selatan, 

Wakil Ketua Umum I/Ketua Harian Ikatan Anggar Seluruh Indonesia Provinsi Sumatera Selatan yang juga mantan Ketua Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Perwosi) Sumsel Syarfina atau yang lebih akrab dipanggil Fien Poerwadi meninggal dunia, Jumat pagi di RS Islam Siti Khodijah Palembang, sekitar pukul 09.00 WIB, dalam usia 79 tahun.


Ucapan bela sungkawa baik di media sosial dan whatsapp pun ramai. Ketua Perwosi Sumsel Thia Yufada Dodi Reza pun turut  merasa sangat kehilangan sosok Fien yang dikenal sangat aktif di dunia olahraga dan memberikan tantangan dan amanah kepada dirinya untuk melanjutkan tongkat estafet menahkodai Perwosi Sumsel. 


"Beliau (Fien Poerwadi, baca) sangat humble. Semoga almarhumah Husnul Khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ucap Wanita Inspirasi Sumsel ini ketika dibincangi lewat telepon seluler, Jumat (16/7/2021). 


Thia mengaku, sempat berkirim pesan singkat whatsup dengan Fien Poerwadi pada Kamis (15/7). “Sedih sekali, kemarin saya sempat tanya-tanya keadaan beliau dan direspon langsung via WA olehnya. Ternyata itu menjadi saat terakhir saya berkomunikasi dengannya,” kata Thia.


"Selamat jalan Bu Fien, semoga amal ibadahmu diterima di sisi Allah Swt, dan budi baikmu selalu dikenang dan menjadi inspirasi bagi insan olahraga," tambahnya. 


Istri Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin ini menceritakan, dirinya seringkali berjumpa dan melakukan komunikasi dengan Fien Poerwadi seputar Perempuan dan Olahraga di Sumsel. 


"Saat itu, beliau menjumpai ibu Eliza Alex Noerdin dan meminta agar Perwosi Sumsel diketuai oleh saya. Banyak masukan dan diskusi yang sering kami lakukan, beliau sosok yang sangat peduli dengan perempuan dan olahraga," tuturnya. 


Fien Poerwadi dikenal sebagai sosok yang aktif di bidang olahraga. Istri dari Poerwadi, mantan Kepala Dinas Pendidikan Sumsel ini tidak hanya aktif di PKK Sumsel namun juga aktif dalam organisasi Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Provinsi Sumsel dengan sempat menjadi ketua umum selama dua periode. Lalu, jabatan terakhirnya menjadi penasihat sekaligus pembina Pengurus Provinsi Perwosi Sumsel.


Selain itu, beliau juga kerap diminta untuk mengajar kelompok paduan suara sejumlah perusahaan swasta, BUMN dan BUMD di Sumsel.


Ia menjadi atlet anggar pada era tahun 80-an dan sempat mewakili Sumatera Selatan pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa XI.


Tak terhenti hanya sebagai atlet, kemudian kiprahnya beralih menjadi Pengurus Provinsi Ikasi Sumsel sejak akhir tahun 90-an hingga akhir hanyatnya.


Mertua dari Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris ini dikenal merupakan sosok yang sangat penyayang, keibuan dan peduli pada kesejahteraan serta masa depan atlet.

Kurir 25 kg sabu-sabu di tuntut hukuman mati


Sumsel. DS – Terdakwa kurir 25 Kilogram (Kg) narkoba jenis sabu, TH, kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Palembang Sumatera Selatan (Sumsel),


TH Merupakan terdakwa kasus narkoba jenis sabu dengan barang bukti 25 Kg sabu yang ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel di kawasan Jalan Palembang-Sekayu Kabupaten Musi Banyu Asin (Muba) beberapa waktu lalu.


Dalam persidangan , Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, langsung menuntut hukuman mati ke terdakwa TH, karena telah mengedarkan narkoba dalam jumlah yang banyak.


Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman mengatakan, tuntutan pidana mati tersebut telah dibacakan JPU Kejati Sumsel dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang. Pada Kamis (10/6)


“Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan tersebut digelar Kamis (10/6). Dalam persidangan, Taufik Hidayat alias Taufik dituntut pidana mati oleh Jaksa Penuntut Umum Kejati Sumsel,” ujar Khaidirman, Jumat (11/6).


Pertimbangan tuntutan pidana mati tersebut, kata Khaidirman, karena terdakwa telah terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.


“Pasal 114 ayat (2) ini ancaman hukuman maksimalnya hukuman mati. Artinya, dalam sisi hukum pasal itu memang ancaman hukuman yakni hukuman pidana mati. Kemudian barang bukti yang ada pada terdakwa sebanyak 25 Kg sabu, dan peran terdakwa adalah pengedar,” ungkapnya.


Menurut Khaidirman, dalam tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejati Sumsel tidak ada hal yang meringankan untuk terdakwa.


“JPU Kejati Sumsel menilai, tidak ada hal-hal yang meringankan dalam pertimbangan tuntutan kepada terdakwa,” ucapnya di PN Kelas 1A Palembang.


“Sementara untuk hal memberatkan bagi terdakwa yakni jumlah barang bukti banyak, terdakwa merupakan pengedar, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah yang saat ini sedang giat-giatnya memberantas Narkoba,” tegasnya.


Namun, terdakwa TH melalui kuasa hukumnya, sudah menyatakan akan mengajukan nota pembelaan atau pledoi, dalam agenda sidang berikutnya.


TH yang merupakan warga Desa Kota Baru Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI mengaku baru pertama kali menjadi kurir narkoba, TH mendapatkan instruksi dari seseorang berinisial R .


R yang saat ini menjadi buronan polisi, meminta TH membawa paket sabu Dari Aceh ke kota Lubuk linggau


Untuk sekali mengantarkan paket narkoba tersebut, terdakwa TH mendapatkan upah sebesar Rp15 juta. Namun saat melintas di kawasan Palembang-Sekayu, TH ditangkap tim Polda Sumsel.**( Ariyansyah )

PEMUDA BATAK BERSATU (PBB ) KONSOLIDASI DPD & DPC KOTA PALEMBANG

SUMSEL,DS- Organisasi Masyarakat (ORMAS) Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Sumatera Selatan telah terbentuk.

Dengan keluarnya Surat Keputusan DPP Pemuda Batak Bersatu 

Ketua DPD PBB Sumsel Hotniel simorangkir, S.Kom mangatakan “Hadirnya Ormas Pemuda Batak Bersatu PBB bertujuan untuk mempererat hubungan tali silahturahmi antar Pemuda Batak, memperkuat solidaritas, toleransi, kerukunan dan kecintaan terhadap tanah air, Indonesia”.


PBB   juga mendukung kebijakannya pemerintah bermitra dg semua Instansi pemerintah. PBB  DPD SUMSEL siap mengamankan PILKADA SERENTAK DI WILAYAH SUMSEL. 

 PBB (PEMUDA BATAK BERSATU) 

"" SOLIDARITAS,, TOLERANSI,, RUKUN & GOTONG ROYONG.""


PBB  ""PEMUDA BATAK BERSATU""

KONSOLIDASI DPD & DPC KOTA PALEMBANG Memperingati HUT RI ke 75.PBB Membuka diri Kerja sama dgn pemerintah di dalam menjaga keutuhan negara NKRI HARGA MATI. 

PBB jg bermitra dengan instansi pemerintah penegak hukum Kajari TNI/polri & ORMAS yang ada di sumsel PBB siap bersinergi mensukseskan PILKADA SERENTAK di daerah SUMSEL. 

PBB  juga SIAP meNJADI GARDA TERDEPAN dalam menjaga Stabilitas nasional. PBB  memiliki simbolik   "" SOLIDARITAS, TOLERANSI , RUKUN & GOTONG ROYONG ""


Hadirnya Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) di Sumatera Selatan didasari pada kepedulian Sosial untuk menyambung tali silahturahmi Masyarakat Batak yang berada di Provinsi Sumatera Selatan, pungkasnya.

Selain itu Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) akan turut serta berpartisipasi dalam pembangunan kemajuan Kota Palembang khususnya Sumatera Selatan dengan bersinergi dengan Pemerintah Kota dan Provinsi.

Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) akan menjadi sosial kontrol masyarakat dan siap mendukung Pemerintah Provinsi Sumsel dalam program- program yang pro terhadap kepentingan masyarakat, mensejahterakan masyarakat dan kita siap bersinergi dengan TNI dan POLRI dalam menjaga Kamtibmas di Provinsi Sumsel. (hzen)

Sanggahan Ditanggapi HIPMI Pusat, Kgs Hermansyah Lolos Calon Ketua Umum BPD HIPMI Sumsel

PALEMBANG,DS.  - Diduga adanya ketidaktransparan Panitia Pelaksana Musyawarah Daerah (Musda) Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indoneaia (HIPMI) Sumatera Selatan dalam tahapan pencalonan beberapa waktu lalu, dan telah menggugurkan salah satu Bakal Calon Ketua Umum (Balontum) BPD HIPMI Sumsel atas nama Kgs Hermansyah, mendapat perhatian serius Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
Setelah melalui Proses Pengkajian dan dengar pendapat dengan Bidang Keorganisasian, Keanggotaan dan Kelembagaan (OKK), BPP HIPMI akhirnya memberikan intruksi kepada Ketum BPD HIPMI Sumsel melalui Surat Keputusan Nomor 340/A/1-Sek/BPP/VII/2020, yang diantaranya berisi intruksi SC dapat mengeluarkan keputusan baru yang berarti “meloloskan” pencalonan Kgs Hermansyah dan boleh mengikuti tahapan selanjutnya.
Terkait keputusan tersebut, Vico S taufik ketua team pemenangan melalui Juru bicara Alex Febrian mengatakan, Tim Pencalonan Hermansyah menyambut baik keputusan tersebut. “Alhamdulillah, sanggahan kita mendapat tanggapan dari BPP HIPMI dan akhirnya setelah melalui proses verifikasi, saudara Kgs Hermansyah lolos sebagai calon ketua umum BPD HIPMI Sumsel dan diperbolehkan mengikuti tahapan selanjutnya. Kita sangat mengapresiasi keputusan ini,” ujar Alex, Sabtu (11/7/2020).

Untuk diketahui, berdasarkan hasil mediasi dan dengar pendapat yang difasilitasi oleh Bidang OKK BPP HIPMI terhadap Bakal Caketum BPD HIPMI Sumsel terhadap BPC-BPC dan juga terhadap Ketum BPD HIPMI Sumsel beserta fungsionaris dan SC/OC Musda HIPMI Sumsel di Sekretariat BPP HIPMI pada tanggal 7-8 Juli 2020 terkait dinamika tahapan pelaksanaan Musda HIPMI Sumsel, maka kami perlu menyampaikan beberapa hal sebagai berikut :

1. Bahwa berdasarkan hasil mediasi dan dengar pendapat serta kajian organisatoris yang dilakukan oleh Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kelembagaan (OKK) BPP HIPMI, maka disimpulkan bahwa Steering Committee (SC) Musda HIPMI Sumsel tidak menjalankan proses pentahapan Musda dengan baik dan sesuai dengan ketentuan serta mekanisme organisasi yang berlaku, sehingga hal tersebut mengakibatkan salah seorang Bakal Calon Ketua Umum (Balontum) BPD HIPMI Sumsel atas nama Kgs Hermansyah dinyatakan tidak lolos sebagai Calon Ketua Umum (Caketum) yang akan berkompetisi pada Musda HIPMI Sumsel.

2. Berdasarkan informasi dan data fakta yang disampaikan Bidang OKK BPP HIPMI yang kemudian dikaji dalam mekanisme keorganisasian yang termuat dalam ART HIPMI pasal 13 tentang Musyawarah Daerah, ART HIPMI pasal 22 tentang Persyaratan Badan Pengurus, dan ART HIPMI Pasal 24 tentang tata cara pembentukan BPD/BPC serta mekanisme yang diatur dalam PO HIPMI No 5/HIPMI/IX/2017, maka tidak ditemukan alasan mendasar untuk menggugurkan pencalonan Balontum BPD HIPMI Sumsel atasnama tersebut diatas.

3. BPP HIPMI melalui Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kelembagaan (OKK) mengintruksikan kepada BPD HIPMI Sumsel untuk melanjutkan tahapan Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) dengan ketentuan sebagai berikut :

A. BPD HIPMI Sumsel dapat melakukan pergantian Steering Committee (SC) Musda yang baru untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas pelaksanaan lanjutan tahapan Musda BPD HIPMI Sumsel.

A. Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah BPD HIPMI Sumsel dapat mengeluarkan keputusan baru untuk meloloskan Calon Ketua Umum BPD HIPMI Sumsel atas nama Kgs Hermansyah.(red)

Dodi Reza Diminta Jadi Pembicara Seminar The 4th First 2020 International Conference

DRA Paparkan Biofuel Muba, Diikuti Peserta dari 5 Negara

PALEMBANG,DS. - Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA lagi-lagi menjadi sorotan internasional. Kali ini, atas inisiasi terobosan pengolahan kelapa sawit menjadi bensin atau bahan bakar nabati (BBN) Biofuel yang sudah dilakukan di Muba, Dodi Reza diminta menjadi pembicara atau keynote speaker pada ajang Seminar The 4th First 2020 International Conference pada 10-11 November mendatang dengan tema Synergy of Applied Technology for Social-Technopreneur Based on Local Resource to Generate Sustanability Development. 

"Paparan Biofuel pak Bupati Dodi Reza sangat pas dengan tema seminar internasional ini, dimana nantinya peserta yang akan ikut serta dari 5 negara," ungkap Ketua Panitia The 4th Forum In Research, Science, and Technology (First) 2020 International Conference, Rita Martini didampingi Koordinator Keynote Speaker, Martha Aznury saat Audiensi bersama Bupati Muba Dr Dodi Reza di Mess Perwakilan Muba, Jumat (10/7/2020). 

Dikatakan, seminar internasional yang sudah keempat kalinya digelar, kali ini akan dilakukan secara virtual atau online mengingat masih dihadapi pada pandemi COVID-19. Lanjutnya, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex akan menjadi pembicara bersama 3 narasumber berkompeten lainnya yakni diantaranya Prof Chiaki Ogino (Kobe University), Wahyu Caesarendra ST M Eng PhD (University of Brunei Darusalam)
Prof Yuliansyah MSA PhD Ak CA (Universitas Lampung). 

"Untuk Sumsel dan khususnya Indonesia, kami merasa sangat pantas dan pas mengundang pak Bupati Muba Dodi Reza menjadi keynote speaker. Beliau punya inovasi yang sustanaible dan Kepala Daerah di Sumsel yang sangat menguasai bahasa Inggris, mengingat pada seminar internasional nantinya pembicara akan menggunakan bahasa Inggris aktif," bebernya. 

Ia menambahkan, paparan biofuel Bupati Muba Dodi Reza nantinya diminta untuk dibuatkan paper, pasalnya paparan tersebut akan dijadikan jurnal yang terindex scopus. "Nanti pak Bupati akan buat paper dan akan dijadikan jurnal yang terindex scopus," sebutnya. 

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex mengatakan, dirinya berterima kasih atas undangan panitia seminar The 4th First 2020 International Conference yang meminta dirinya untuk menjadi narasumber. 

"Inovasi Biofuel sangat pas untuk dipaparkan pada tema seminar The 4th First 2020 International Conference," ulasnya.

Dodi mengaku, dirinya bersedia nantinya untuk menyiapkan waktu untuk menjadi keynote speaker. "Akan saya persiapkan materinya, Insya Allah nantinya dapat bermanfaat untuk para peserta," tandasnya. 

Dalam kesempatan Audiensi Bupati Muba Dodi Reza bersama Panitia The 4th Forum In Research, Science, and Technology (First) 2020 Internatiional Conference turut juga didampingi Kepala Dinas Pendidikan Muba Musni Wijaya SSos MSI, Kepala Dinas Kominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, Koordinator Sponsor The 4th First 2020 International (Forum In Research, Science, and Technology) Leni Novianti, dan Bendahara The 4th First 2020 International Conference (Forum In Research, Science, and Technology) Marieska Lupikawaty.(hsm) 

KPU Kabupaten OI Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas SDM

PALEMBANG.DS,-- Di Ballroom Hotel The Zuri Palembang KPU Kabupaten Ogan Ilir melaksanakan Bimbingan Teknis Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Badan Adhoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Ogan Ilir pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2020 yang  Badan Adhoc PPK Se Kabupaten berlangsung selama 3 hari (25-27/06/20)
Dalam sambutan Ketua KPU Kabupaten Ogan Ilir Massuryati menyampaikan "Sumber daya manusia yang berkualitas sangat dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan terutama dalam melaksanakan setiap tahapan penyelenggaraan pilkada di kabupaten ogan ilir agar terciptanya pilkada yang berkualitas"

Anggota Komisioner KPU Provinsi Sumatera Selatan Amrah Muslimin memberikan arahan terkait pelaksanaan pilkada serentak lanjutan dimasa pandemi covid-19 di kabupaten ogan ilir bahwasanya kepentingan politik pada penyelenggara harus memahami asas penyelenggara pemilu yang mandiri, jujur, adik, kepastian hukum, tertib, kepentingan umum, keterbukaan, proporsionalitas, profesionalitas, akuntabilitas, efesiensi dan efektivitas.

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah memotivasi penyelenggara pemilu mengahadapi ketertinggalan tahapan yang tertunda, "penyelenggara harus berlari bukan berjalan" agar mengingat jadwal tahapan pemilu yang begitu padat, tambah Anggota Komisioner Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan SDM Masjidah.Tim

Dodi Reza Salurkan Bantuan Pencegahahan Covid-19 untuk Kebutuhan Rumah Sakit dan Puskesmas di Sumsel

Dodi Reza Bakal Fasilitasi Rapid Tes Wartawan di Sumsel dan Bagikan Seribu Paket Sembako

PALEMBANG,DS. - Minimnya ketersediaan kebutuhan fasilitas pencegahan wabah Covid-19 atau virus corona di beberapa Rumah Sakit di Sumsel membuat keprihatinan bagi Ketua DPD I Golkar Sumsel, Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 

Hal ini pula membuat Dodi Reza yang juga Bupati Muba tersebut menyalurkan sejumlah bantuan fasilitas serta sarana dan prasarana pencegahan penularan Covid-19 untuk tenaga kesehatan serta Rumah Sakit dan Puskesmas di Sumatera Selatan, Senin (13/4/2020) di Kantor DPD I Golkar Sumsel. 

Diketahui, adapun bantuan yang disalurkan Ketua DPD I Golkar Sumsel tersebut yakni diantaranya
disinfektan 150 liter, Hand Sanitizer 100 botol, Masker Sensi 14 box, Baju APD Coverall Taslan 194 buah, 
Gloves Latex 100 buah, Masker N95 3M 20 buah, Face Shield 20 buah, dan Portabel washer 2 unit. 

Adapun bantuan tersebut disalurkan Ketua DPD I Golkar Sumsel Dodi Reza diantaranya diperuntukkan bagi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Mohammad Hosein Palembang, Puskesmas Pakjo di Palembang, Puskesmas 1 Ulu di Palembang, Puskesmas Sematang Borang di Palembang, dan Puskesmas Bukit Sangkal di Palembang. 

"Bantuan ini kita harapkan dapat berguna bagi tenaga kesehatan dan Rumah Sakit di Sumsel yang selama ini menangani wabah Covid-19 di Sumsel ini," ujar Dodi Reza yang juga Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Sumsel tersebut. 

Menurutnya, ketersediaan sarana prasarana pencegahan penularan covid-19 terlebih untuk tenaga media yang menangani virus tersebut tidak boleh kekurangan, apalagi Tenaga Kesehatan dan Rumah Sakit menjadi garda terdepan dalam penanganan penularan Covid-19. 

"Kita harus sigap dan serius dalam pencegahan Covid-19 ini, DPD Golkar Sumsel akan terus meningkatkan koordinasi untuk memaksimalkan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan penularan covid-19," tegas mantan Anggota DPR RI Fraksi Golkar dua periode tersebut. 

Dalam kesempatan itu juga, Dodi Reza berencana akan memfasilitasi pelaksanaan rapid test untuk wartawan di Sumsel. "Wartawan ini juga berada di garda terdepan, saya berencana akan memfasilitasi rapid test untuk wartawan," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Harian DPD I Golkar Sumsel, Anita Noeringhati SH MH mengatakan rangkaian penyaluran bantuan ini merupakan dari rangkaian aksi Golkar Peduli Pencegahan Covid-19. 

"Dalam waktu dekat juga kita akan menyalurkan sebanyak 1.000 paket sembako dari Golkar Sumsel untuk warga di Sumsel," ungkapnya.

Anita berharap, wabah Covid-19 segera berlalu dan masyarakat dapat beraktifitas normal kembali seperti biasa. "Kita harapkan covid-19 ini segera hilang dan masyarakat tidak perlu cemas lagi," pungkasnya.(hsred) 

Sampaikan Visi Misi Di Demokrat,HM Ilyas Panji Alam Siap Menuju Ogan Ilir Gemilang

INDRALAYA,DS. - Masih dalam rangkaian masa penjaringan kandidat Bakal Calon (Balon) Bupati Ogan Ilir priode 2021-2026,  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat gelar agenda pemaparan Visi dan Misi dari masing-masing Balon Bupati yang bakal diusung Demokrat,  dari setiap Bakal Calon yang akan mengikuti Pilkada di  6 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan , Sabtu (7/3/2020), di Balroom Harper Hotel , Jl.Basuki Rahmat, Palembang.

H.M.Iyas Panji Alam, salah satu Balon Bupati yang mendaftar di Partai Demokrat , menyampaikan 4 Visi dan Misi yang akan diterapkannya jika terpilih kembali menjadi Bupati Ogan Ilir priode 2021-2026.

Pertama , H.M.Ilyas Panji Alam, mempunyai Misi Ingin mengubah sektor pertanian di Ogan Ilir , dari yang teradisional menjadi petani Modern, dengan suatu  program TRANSFORMASI PERTANIAN.

Kedua, mempunyai Visi yang telah ada , mengedapakan pendidikan  Islam di Ogan Ilir, dengan  program SATU DESA SATU DINIYAH.

Ketiga, mempunyai Misi , ingin menekan angka kemiskinan , dengan program penyebaran ATM beras di 16 Kecamatan yang ada di Kabupaten Ogan Ilir.

Dan Misi ke empat , ingin menata taman Kota di terminal Indralaya , sebagai  wajah Baru Kabupaten Ogan Ilir, dengan tata ruang yang modern.

Dari ke empat Visi Misi yang dipaparkan oleh Balon Bupati  Incumbens H.M.Ilyas Panji Alam tersebut,  saat ini sebagian telah ada, dan sedang  berjalan.

Para Fenalis yang hadir dalam pemaparan Visi Misi tersebut, Prof, DR, Ir. Fahrozi Sarkowi ,Dosen Universitas Sriwijaya, Prof, DR. Hj. Erika Buchori. Msc, Guru Besar Universitas Sriwijaya, dan , Drs. Bagindo Togar, Pengamat Politik Sumsel.Drs

PT BAU dengan Warga Desa Ulak Pandan dimediasi Gubernur

PALEMBANG.DS - Sebanyak 32 perwakilan Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat, kemarin (21/2), menggelar pertemuan dengan jajaran Pemprov Sumsel. Tujuan mereka meminta mediasi terkait permasalahan sengketa lahan adat Desa Ulak Pandan, dijadikan lahan eksplorasi batubara oleh PT Bara Alam Utama (BAU). 

Tuntutan utama yang mereka bawa. Yakni menuntut perusahaan melakukan pemugaran makam leluhur mereka, meminta pembangunan untuk sarana umun Puskesmas, Rumah Tahfis serta pengaspalan jalan menuju bukit serelo yang nantinya bisa digunakan bagi semua masyarakat umum,  sedangkan untuk pembangunan dan kesejahteraan khusus masyarakat desa ulak pandan sebagai ganti rugi eksplorasi hutan adat meminta ganti rugi sebesar 10 Milyar yang nantinya dialokasikan untuk pembangunan Perkantoran terpadu desa ulak pandan, persedekaan adat, pembangunan mushola perkadus serta untuk kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat desa Ulak pandan. tuntutan itu sebagai ganti rugi desa Ulak pandan, karena dua desa yaitu lebak budi dan negeri agung sudah lebih dulu menerima konpensasi. Selanjutnya meminta perusahaan berkomitmen dengan hasil kesepakatan

Kepala Desa Ulak Pandan, Susiawan Rama melalui Sekretaris Pelaksana Tim, Evan Yusup mengatakan "Saat itu, perusahaan sudah setuju untuk menyelesaikan masalah tersebut. Tetapi, hingga batas waktu yang ditentukan, belum ada realisasinya dan terkesan ingkar janji " kata Evan saat dibincangi usai menggelar rapat, kemarin (21/2).

Kompensasi yang diminta warga desa, kata Evan tidaklah berlebihan. Apalagi mengingat konpensasi itu untuk pembangunan desa yang nantinya bisa dirasakan warga desa Ulak Pandan dan masyarakat sekitarnya.

Dijelaskan Evan, dari hasil pertemuan dengan perusahaan yang ditengahi oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru, kedua belah pihak bermufakat untuk bekerjasama dan tidak ada konflik. Bahkan, Gubernur memberikan tenggat waktu untuk pembangunan fasilitas umum bisa dimulai sebelum bulan Ramadhan

"Pada prinsipnya seluruh tuntutan disanggupi. Kedua pihak mufakat agar bekerjasama saling mendukung, tidak ada hambatan untuk operasional pertambangan dan aktifitas masyarakat, bersama menjaga agar tidak ada konflik

permasalahan kompensasi itu, Gubernur Herman Deru menugaskan Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Sumsel bersama Kepala Bidang Hukum Setda Kabupaten Lahat untuk melakukan pembahasan bersama aspek hukum dari mekanisme pemberian kompensasi oleh PT. BAU kepada desa tersebut.

Herman Deru menegaskan bahwa dia bersama Bupati Lahat akan ikut mengawal permasalahan ini sampai selesai. Menurutnya, kompensasi suatu perusahaan kepada masyarakat tentu bisa berupa program pembangunan fisik yang dapat memberikan dampak pada kesejahteraan masyarakat setempat.

Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan Pemprov Sumsel memposisikan diri sebagai penengah konflik yang ada. Dari pertemuan yang dilakukan, pihaknya meminta perusahaan dan semua pihak untuk berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini.

"Kami harap ada realisasinya dalam waktu dekat. Agar ke depannya tidak ada lagi gesekan yang terjadi," pungkasnya. Dan kami juga mengucapkan terima kasih kesemua pihak terutama bupati Lahat,  Polres Lahat, Kades dan warga desa Ulak Pandan dan PT. BAU yang telah bersedia dan berkomitmen untuk menciptakan kesepakatan.

Laporan : Tim DS
Redaksi.www.dutasumsel.com

Mendapatkan Laporan PHK Sepihak, KSPSI Sumsel Akan Tindaklanjuti Hal Tersebut

PALEMBANG,DS. -- Akibat  barang material Jenis besi behel berbagai ukuran  hilang diduga dicuri sampai mengalami kerugian Ratusan Juta. ST pemilik perusahaan (PT B) berang dan mengancam akan penjarakan kepala gudang dan ketiga Kerani, Johan kepala gudang, Erma, Vera dan Diana sebagai Kerani.
Indikasi dugaan perusahaan ingin melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada pekerja, dengan melanggar pasal 158 UU No 13 tahun 2003 Tentang kesalahan berat akan tetapi pasal 158 UU no 13 tahun 2003 telah di batalkan oleh Keputusan MK (Mahkamah Konstitusi) No 012/PUU-l/2003 ,Bahwa PHK karena Melanggar Pasal 158 UU no 13 tahun 2003 Tentang kesalahan berat dapat di lakukan setelah adanya putusan pidana yang mempunyai kekuatan hukum tetap.

Jumat (10/01/2020) mereka di jemput anggota polisi Tanpa Sprint (surat perintah) dan di bawa menuju Polsek Sukarami Palembang dengan alasan di minta keterangan dan BAP, sebagai keterangan saksi. Tapi anehnya selesai ambil  keterangan.

"Mereka harus menginap semalam saja. "Kalian menginap di sini (Polsek ), kita mau dinginkan pihak perusahaan," kata Jecki anggota Tim Riksa 2 anggota Polsek Sukarami Palembang.

 Erma, Vera dan Diana di suruh pulang sudah selesai  BAP, hanya Johan sendiri belum selesai di periksa. Jadi harus nginap, besok Sabtu siang jam 14.00 (11/01/2020) Johan boleh pulang  sudah selesai BAP.

Saat awak media ingin mengkonfirmasi Kapolsek Sukarami yang di wakili oleh Kanit IPTU Hermansyah, " Masalah ini lagi dalam proses Lidik," dikatakan Kanit melalui Pesan Whatapps.

Kemudian, Sabtu (11/01/2020) Pukul 7.55 wib Erma, Vera dan Diana melakukan aktivitas absen Bekerja seperti biasa, mereka di halangi " Mbak bertiga ngga boleh lagi kesini, sudah Nonaktif dan di rumahkan," itu pesan ST, sahut security pos penjaga.

Karena merasa di Nonakifkan dan tanpa surat resmi keempat pekerja ini lalu melaporkan permasalahan ke KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) 1973 Jalan Veteran no 7085 Palembang. Dan di terima langsung oleh Ketua Drs H Chaidir Tanjung, Bendahara Ibu Bilhuda dan Suhartini Kepala Sekretariat.

Keempat pekerja ini menyampaikan keluh kesah  permasalahan mereka, sudah 11 tahun aku begawe gaji kecil dan tanpa reward (penghargaan) kata Erma,"Aku 8 tahun yuk serobot Vera tidak mau kalah, cuma aku yang 2 tahun," ujar Diana .

Kami berempat minta hak keadilan karena di rugikan perusahaan gaji tidak di bayar dari Mulai Bulan Desember 2019 sampai saat ini, status pekerjaan non aktifkan dan dirumahkan sebelah pihak tanpa ada surat resmi ,adalagi tidak ada BPJS, gaji dibawa UMR (Upah Minimum Regional) kalau ada laporan kasus perusahaan seperti ini kita harus tanggapi dan tindaklanjuti segera ,Keadilan harus di tegakkan, segera kita disposisikan laporannya kata Chaidir berapi-api. Alangke Hebat nian sekendak bae nindas orang lemah jerit Afrika Melengking.

Laporan: Tim
Redaksi.www.dutasumsel.com

Kapolda Dan Pangdam II Sriwijaya Goes Bersama

INDRALAYA.DS,– Dengan mengambil start dari Palembang dan berakhir di Ogan Ilir (OI), Kapolda Sumsel bersama Pangdam II Sriwijaya, gelar ‘gowes besamo’, sepanjang 45 Kilometer, Minggu (1/12/2019) pagi.

Kapolres OI, AKBP Imam Tarmudi mengatakan, tak hanya berolahraga kegiatan tersebut juga digelar guna meningkatkan sinergitas antara TNI/Polri, dan meninjau secara langsung kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di setiap teritorial.

“Kita harapkan dengan kegiatan positif sepeti ini sinergitas TNI/Polri semakin kuat, guna menjaga pertahanan dan keamananan, apalagi sebentar lagi Ogan Ilir akan melaksanakan Pilkada,” katanya.

Selain Kapolda dan Pangdam, kegiatan tersebut juga diikuti Wakapolda Sumsel, Irwasda Polda Sumsel, Danrem 044 Garuda Dempo, Kapolres Ogan Ilir, AKBP Imam Tarmudi serta aparat gabungan TNI/Polri.

Pewarta : H.Af,Lc

PALEMBANG. DS, -- Sebanyak 50 Kader KB dan Kesehatan, Tokoh Agama,serta Tokoh Masyarakat mengikuti Advokasi dan Sosialisasi Program KKBPK Untuk penguatan kemitraan Lintas sektor dalam Akselerasi Program KKBPK di Hotel Aston Palembang Senin,18/11/2019.Penyelenggaraan program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan kependudukan (KKBPK) di daerah masih kurang optimal, salah satunya ditenggarai masih belum efektifnya advokasi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE). pagi ini membuka pertemuan KSP kebijakan Advokasi-KIE tentang Program KKBPK ke seluruh kelompok di Kabupaten Kota dalam wilayah Sumatera Selatan.
Dalam pembukaannya, Mukminin,SH,MM, menjelaskan tujuan pertemuan ini adalah untuk mendapatkan informasi permasalahan dan kendala yang dihadapi terkait kebijakan Advokasi-KIE tentang program KKBPK yang di ikuti oleh Tiga Kabupaten Kota Di Sumsel, Yang mana Kabupaten terdekat pertama Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Banyuasin, dan Kota Madya Palembang,untuk mendapatkan informasi mengenai upaya-upaya strategis yang telah dilakukan terkait kebijakan penguatan advokasi-KIE tentang program KKBPK ke suluruh wilayah dan kelompok; memperoleh masukan mengenai strategi advokasi-KIE yang efektif dan mendorong lintas sektor untuk melakukan koordinasi terkait pelaksanaan kebijakan dan pengembangan strategi advokasi-KIE tentang program KKBPK.

Direktur Advokasi dan KIE BKKBN, Sugiyono,S.Pd,M.Si mengapresiasi adanya pertemuan ini di Hotel Aston Palembang,karena kegiatan ini menjadi sangat penting. Selain itu harapannya agar tim dalam pertemuan ini akan menjadi tim Advokasi-KIE lintas sektor karena kab/kota dan provinsi sebagian sudah terbentuk, karena sesungguhnya keberhasilan program KB itu terletak pada kekuatan Advokasi-KIE.

Acara Advokasi dan Sosialisasi Program KKBPK di Hotel Aston Palembang di hadiri PLT Dinas BKKBN Provinsi Sumatera Selatan Mukminin,SH,MM, dan Direktur Advokasi dan KEI BKKBN Sugiono,S.Pd,M.Si, PKK Kabupaten Ogan Ilir,PKK Kabupaten Banyuasin,PKK Kota Palembang, Kader Kabupaten Ogan Ilir, Banyuasin,dan Kota Palembang,Tokoh Agama dari tiga kabupaten Kota, Tokoh Masyarakat dari tiga kabupaten Kota Sumatera Selatan.

Pewarta : Red DS
Redaksi.www.dutasumsel.com

Selamatkan Anak dari Radikalisme dan Terorisme

PALEMBANG.DS, -- Bertempat di Alts Hotel Palembang, diadakan kegiatan Sosialisasi Kebijakan Perlindungan Anak dari Radikalisme dan Tindak Pidana Terorisme di Provinsi Sumatera Selatan. Dilaksanakan pada rabu, 13 November 2019 diikuti oleh berbagai elemen masyarakat. Mulai dari ibu-ibu PKK, tokoh masyarakat maupun perwakilan dari forum anak.

Acara dibuka oleh Plt Kadis PPPA provinsi Sumatera Selatan, bapak H.M. Edward Juliartha. Selanjutnya kegiatan diisi oleh dua orang narasumber. Materi pertama tentang Bahaya Radikalisme dan Terorisme disampaikan langsung oleh asisten deputi Perlindungan Anak berhadapan dengan Hukum dan Stigmatisasi, bapak Muhammad Hasan, SH. Beliau menyampaikan kepada para peserta diskusi, bahwa masyarakat mempunyai tanggung jawab bersama untuk menyelamatkan anak-anak korban dari pemahaman radikalisme. Anak-anak ini harus bisa dirangkul dengan baik melalui pendekatan humanistik, sehingga mereka bisa kembali ke tengah-tengah masyarakat.

Narasumber yang kedua adalah juga ketua FKPT (Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme), bapak DR. Feriansyah. Sebagai sebuah forum yang telah dibentuk sejak tahun 2012, FKPT berusaha melakukan berbagai pendekatan guna meluasnya pemahaman radikalisme dan terorisme di Indonesia khususnya di Sumatera Selatan. Karena memang pemahaman seperti ini hanya akan semakin memecah belah persatuan bangsa. Dimulai dari menurunnya nilai-nilai moral, diiringi dengan  menurunnya nilai  nasionalisme.

Hal ini tentu saja sangat tidak diharapkan. Perlu sinergi yang melibatkan banyak elemen. Termasuk peran media yang bisa terus mengedukasi masyarakat tentang paham radikalisme yang keliru.

Apalagi kalau kemudian yang menjadi sasaran empuk penanaman paham ini adalah anak-anak yang kelak menjadi penerus perjuangan bangsa. Maka pencegahan akan menjadi solusi yang lebih baik.

Pewarta : Umi Iin
Redaksi.www.dutasumsel.com

Peserta Trooper Gatering Se Indonesia Mulai Berdatangan

Dutasumsel.com.Pagar Alam, -- Peserta trooper Indonesia ghatring ( TIG) 2019 dari berbagai provinsi di Indonesia mulai berdatangan di Villa exs.  MTQ Gunung Gare,  Gunung Dempo,  Sumateta Selatan, Jumat,  5/7/19.
Menurut Arwadi,  humas komunitas trooper Indonesia ( KTI) chapter Sriwijaya, di lokasih TIG villa Gunung Gare,  Jumat sore,  sudah banyak berdatangan para pecinta mobil trooper dari berbagai provinsi,  seperti dari Pekan Baru,  Sumbar, Lampung, DKI,  Jambi tak ketinggalan tentunya  provinsi tuan rumah Sumsel dan beberapah provinsi lain yg msh dalam perjalanan.

Andi Wijaya,  ketua KTI Sriwijaya, menjelaskan TIG 2019 ini, akan diikuti oleh pecinta mobil trooper dari sebagian besar provinsi di Indonesia.
Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi, tukar menukar informasi pengalaman tentang mobil troper,  dan meningkatkan keakraban sesama keluarga besar pecinta mobil trooper seluruh Indonesia.

Untuk mencapai tujuan dimaksud,  Andi menambahkan,  berbagai macam kegiatan akan diadakan seperti Games,  out bond antar keluarga pecinta trooper,  bhakti sosial,  hiburan,  dan lain-lain, acara ini sendiri akan berlangsung,  5-7 Juli 2019, terang Andi.

Pewarta : Tim dutasumsel.com
Redaksi  : 5 Juli 2019


Gubernur H. Herman Deru Hadiri Hari Lanjut Usia Nasional Di Indralaya

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan  memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-23 tahun di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita UPTD Ogan Ilir Kamis (4/7). Mengangkat tema “Lanjut Usia Mandiri, Sejahtera dan Bermartabat”.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sumsel H. Herman Deru,di Dampingi Sekda Kabupaten Ogan Ilir H.Herma, Hj.Febrita Lustia Herman Deru, Hj. Fauziah Mawardi Yahya,Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel, Ketua TP- PKK Kabupaten Ogan Ilir Hj.Amdiyah Dewi, Duta Literasi Provinsi Hj.Ferca Leanpuri, Ketua Lansia Dr. H. Burlian Abdullah, Jajaran Pejabat Provinsi Sumatera Selatan,, Kepala Uptd, Uptb Samsat OI, terkait di lingkungan Pemda Provinsi Sumsel, dan Pemkab Kabupaten Ogan Ilir, dan para lanjut usia se- Provinsi Sumatera Selatan.

Kadis Sosial Provinsi Sumsel, Drs.Rasidin, M.PdI, melaporkan, pelaksanaan peringatan HLUN ke-23 tahun bertujuan untuk mewujudkan dan meningkatkan kesadaran para lansia akan pentingnya peringatan hari lanjut usia. “Pelaksanaan peringatan HLUN ini bertujuan untuk mewujudkan, meningkatkan dan memotivasi kaum lansia dalam upaya meningkatkan kesejahteraan lanjut usia guna meningkatkan kualitas dan kesejahteraan lanjut usia,” ungkapnya.

Gubernur  berharap dengan dilaksanakannya peringatan hari lanjut usia nasional, agar lansia tetap memiliki jiwa dan bersemangat untuk berbuat yang lebih positif. “Kami selaku pemerintah Provinsi Sumsel berharap dengan dilaksanakannya peringatan HLUN, kedepannya lansia tetap memiliki jiwa bersemangat dan termotivasi untuk berbuat yang lebih positif untuk menjalankan kehidupannya,” harapnya.

Pewarta : Sanditya
Redaksi  : 4 Juli 2019, dutasumsel.com

Irjend PolFirli Putra OKU Jabat Kapolda Sumsel Gantikan Irjen Pol Zulkarnain Asinegara

Dutasumsel.com.PALEMBANG, -- Irjen Pol Firli adalah putera kelahiran asal Desa Lontar, Muara Jaya Kabupaten OKU Baturaja, 8 November 1963, beliau adalah seorang tokoh polisi yang tepat pada tanggal 20 Juni diangkat menjabat Kapolda Sumatera Selatan menggantikan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara yang dipromosikan ke Mabes Polri dengan jabatan baru sebagai Kakorairud.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian kembali melakukan mutasi dan rotasi jabatan di perwira tinggi dan menengah Polri. Mutasi dan rotasi dilakukan dalam rangka tour of duty serta penyegaran organisasi.

Dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1590/VI/KEP/2019 tertanggal 20 Mei 2019, terdapat 72 Pati dan Pamen Polri yang berganti jabatan. Salah satunya Pati Bareskrim Polri Irjen Pol Firli yang saat ini ditugaskan sebagai Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan surat tersebut, Firli ditarik dari lembaga antirasuah dan dipromosikan sebagai Kapolda Sumatera Selatan. Firli menggantikan Irjen Pol Zulkarnain yang kini ditugaskan sebagai Kepala Polairud Baharkam Polri.

”Irjen Pol Firli ditarik kembali dari KPK ke Polri karena dibutuhkan organisasi dan mendapat promosi menjadi Kapolda Sumsel,” kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, Jumat (21/6/2019).

Selain Firli, Pati Polri yang juga dimutasi yakni Irjen Pol Muhamad Chairul Noor Alamsyah dari Kakorpolairud Baharkam Polri menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Polair Baharkam Polri.

Selanjut, Brigjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho dari Dirtipideksus Bareskrim Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri.

Adapula Brigjen Pol Tornagogo Sihombing dari Karowassidik Bareskrim Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirtipideksus Bareskrim Polri.

Di tingkat Pamen, promosi juga diterima Kombes Pol Suyudi Ario Seto. Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri itu diangkat dalam jabatan baru sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Selain itu, Kombes Pol Roycke Harry Langie dari Dirreskrimum Polda Metro Jaya diangkat dalam jabatan baru sebagai Karowassidik Bareskrim Polri dan Kombes Pol Prasetijo Utomo dari Kabagkembangtas Romisinter Divhubinter Polri diangkat dalam jabatan baru sebaga Karokorwas PPNS Bareskrim Polri.

Riwayat Jabatan Irjen Pol Firli ;

1. (2001) Polres Persiapan Lampung Timur Wakapolres,

2. Lampung Tengah Kasat III/Umum Ditreskrimum Polda,

3. Metro Jaya (2005) Kapolres Kebumen (2006) Kapolres,

4. Brebes (2007) Wakapolres Metro Jakarta Pusat,

5. (2009) Asisten Sespri Presiden (2010) Dirreskrimsus,

6. Polda Jateng (2011),

7. Ajudan Wapres RI Budiono (2012),

8. Wakapolda Banten (2014),

9. Karodalops Sops Polri,

10. (2016) Wakapolda Jawa Tengah,

11. (2017)Kapolda Nusa Tenggara Barat,

12. (2018) Deputi Penindakan KPK, dan

13. Kapolda Sumatra Selatan tanggal 20 Juni 2019.

Pewarta : Doni / Tim
Redaksi  : 22/06/2019, dutasumsel.com

Pangdam Bagikan Bingkisan Lebaran Kepada Prajurit Dan PNS Kodam II/Swj

Dutasumsel.com SUMSEL, - Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., membagikan bingkisan lebaran kepada Prajurit dan PNS Kodam II/Swj, Senin (27/5/2019) bertempat di lapangan apel Makodam II/Swj KM. 2,5 Palembang. Pemberian bingkisan lebaran yang dilakukan secara simbolis ini merupakan wujud perhatian Pimpinan guna membantu anggotanya dalam menghadapi perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Adapun bingkisan lebaran yang diterima oleh Prajurit dan PNS Kodam II/Swj tersebut terdiri dari 2 jenis yaitu Sembako yang berisi kecap manis 1 pcs, gula 1 kg, teh sariwangi 1 pcs, sirup botol 2 buah, susu 2 kaleng, permen 1 pcs, terigu 1 kg, kacang 1 kg, roti biskuit 1 kaleng minyak goreng 5 liter dan minuman kaleng 1 dus.

Dalam arahannya Pangdam menyampaikan, pemberian bingkisan THR kali ini merupakan bentuk perhatian pimpinan dan upaya satuan melalui Puskop Kartika dan Primkopad Sriwijaya untuk membantu anggotanya dalam mencukupi kebutuhan lebaran tahun ini.

“Semoga bingkisan THR ini dapat bermanfaat bagi prajurit dan keluarganya, sehingga seluruh anggota merasa terbantu dan dapat berlebaran bersama keluarga, "ucap Pangdam.

Pangdam II/Swj juga mengatakan bahwa, bulan Ramadhan ini merupakan bulan penuh berkah, untuk itu kita harus melakukan perbuatan baik yang dapat bermanfaat bagi orang lain dengan memperbanyak bersedekah. “Sebagai manusia kita harus selalu pandai bersyukur kepada Allah SWT atas rejeki yang telah diberikan, karena dengan bersyukur maka Allah akan menambah barokah kepada kita semua.

Terkait dengan pelaksanaan cuti lebaran, Pangdam mengatakan bahwa pada lebaran ini pimpinan kita telah memberikan cuti lebaran. “Untuk itu taati aturan selama cuti, utamakan faktor kemanan selama melaksanakan cuti dan jangan sampai terlambat pada saat kembali cuti. Selain itu hati-hati dalam membawa kendaraan, " kata Pangdam.

Tampak pula hadir beberapa pejabat Kodam II/Swj antara lain, Irdam II/Swj Kolonel Inf Yusman Madayun, Kapuskop Kartika Sriwijaya Kolonel Inf Norman Saito, para Perwira Staf Ahli dan Staf Khusus Pangdam, para Asisten Kasdam II/Swj dan para Dan/Kabalakdam II/Swj di lingkungan Makodam II/Swj.

Sumber dari Pendam/RSP
Redaksi : 27.05.2019,dutasumsel.com

KPK : Kabupaten Musi Banyuasin Daerah Kedua Pencegahan Korupsi

Dutasumsel.com.SUMATERA SELATAN,- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dibawah kepemimpinan Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin terus memaksimalkan penerimaan pajak daerah dengan menerapkan program-program serta kebijakan yang sinergi dengan Pemerintah Pusat dan berpihak kepada masyarakat.

Dalam upaya-upaya yang sudah berjalan tersebut untuk lebih memaksimalkan lagi penerimaan pajak, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, Kamis (23/5) di Griya Agung melakukan

Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Gubernur Sumsel beserta Bupati/Walikota Se-Sumatera Selatan dengan Dirjen Pajak Kementerian Keuangan dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN yang disaksikan oleh Unsur Pimpinan KPK RI Saut Situmorang tentang Optimalisasi Penerimaan Pajak Pusat dan Daerah dan Kesepakatan Bersama tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah Bidang Pertanahan.

“Optimalisasi penerimaan pajak ini sudah menjadi kebijakan dan program yang kita jalankan selama ini guna menjadi bagian program yang mensejahterahkan masyarakat serta selaras dengan program kerja Pemerintah pusat,” ungkap Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin.

Dikatakan, Muba tercatat daerah yang berada di peringkat kedua oleh KPK sebagai daerah yang menerapkan sistem pencegahan korupsi dalam program-program pemerintahan yang dijalankan sangat konsisten dan pro aktif dalam mengawasi dan memaksimalkan penerimaan pajak.

“Selain sudah menjadi kewajiban Pemkab Muba, ini juga merupakan komitmen yang kuat dari stakeholder di Lingkungan Pemkab Muba serta dukungan masyarakat Muba khususnya,” jelasnya.

Terbukti, berdasarkan hasil Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2018 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Aula Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (19/3/2019) Kabupaten Musi Banyuasin tercatat di Peringkat Kedua Daerah yang menerapkan sistem pencegahan korupsi dalam program-program pemerintahan yang dijalankan.

Sementara itu, Kakanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumsel-Babel, Imam Arifin mengatakan, urusan pajak bukan hanya urusan Pemerintah Pusat tetapi peran daerah yang penting.

Senada dikatakan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, mengapresiasi Kepala Daerah Kabupaten/Kota yang telah melakukan penandatanganan Optimalisasi Penerimaan Pajak Pusat dan Daerah, serta Kesepakatan Bersama tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah Bidang Pertanahan.

Gubernur Sumsel, Herman Deru menambahkan dengan adanya kesepakatan tersebut nantinya akan lebih memaksimalkan pendapatan daerah dari sektor pajak,”ungkapnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 23.05.2019,dutasumsel.com

NGABUBURIT Di Masjid Sultan Mahmud Badaruddin (Masjid Agung Palembang)

Dutasumsel.com.Palembang, - Menunggu waktu Berbuka Puasa Di Masjid yg sdh berganti Nama ini Menjadi Masjid sultan Mahmud Badarudin Jayo Wikramo beberapa Waktu lalu Ataw Yg di sebut SMB 1. Menjadikan salah satu Kenangan Tersendiri Bila Anda Menapakan Kaki di Kota Pempek Ini.

Dari Selesai Sholat Ashar Kegiatan kegiatan keagamaan  Diisi dengan Tadarus Alqur'an serta Ceramah ceramah  Islami  yg dapat menyejukan Rohani Sambil menunggu kultum Beduk dan Azan Maghrib dilanjutkan dengan Berbuka Puasa Bersama Serta sholat maghrib bersama sama.Sabtu (11/05/19).

 Yang setiap harinya dilakukan oleh sebagian  masyarakat kota palembang yang tidak sempat berbuka Di Rumah nya karena macet, ataupun warga yang kurang mampu,ada juga yang menyempatkan waktunya ingin dapat berbuka bersama saudaranya Sesama Muslim.

Tentu kami pun Tak ingin Melewatkan Kegiatan ini dengan menyantap Pempek Yg telah di sediakan Oleh pengurus Masjid.

Hal demikian ini Dapat menumbuhkan Rasa Kebersamaan dan Kegotong Royongan Serta Dapat menjadikan Kita Sebagai Manusia yang Bertaqwa Sebagai mana dalam firman ALLAH Swt." Yaa Ayyuhalladzi Naamanu qutiba alaikumusiyam kama qutiba allaladzi namin Qoblikum Laalaqum tattaqun.

 "Hai orang-orang yang beriman diwajibkan Atas kamu berpuasa Sebagaimana Atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa".("Albaqarah:183 )dan kegiatan ini di lakukan setiap Hari di bulan Ramadhan "kt KI Agus Ahmad Sarnubi salah satu pengurus YAYASAN SULTAN MAHMUD BADARUDIN JAYOWIKRAMO.Mengakhiri Perbincangan Kami tersebut.

Pewarta : Doni/Red
Redaksi,11.05.2019,dutasumsel.com

Ormas Pemuda Demokrat Datangi Kantor Korkot Ada Apa Yah !!!

Dutasumsel.com.Palembang - Menindak lanjuti hasil Rapat koordinasi bersama  salah satu  Tokoh Masyarakat ketua Rt Bpk.Usman Ali.S.ag dan Pemuka Agama di lingkungan kelurahan kemasrindo (2/5/19).

Di Masa Kepemimpinan ketua. LKM (Lembaga Keswadayaan Masyarakat) Ahmad Yani, Yang diduga tidak Responsif menanggapi permasalahan di kelurahan Kemasrindo kecamatan kertapati palembang.

"wahyudi Ketua Korkot (Koordinator Kota) mengatakan disini kami Sebagai Konsultan..  Tentu kami tidak bisa Melakukan Intervensi Dgn Masa Jabatan LKM tersebut Dan itu semua sdh diatur Di AD/ART dan Ada mekanisme yg berlaku, Namun Apabila Masyarakat di tingkat Bawah  Mengingin Kan Pergantian Ketua LKM harus dgn Cara musyawarah Mufakat,Kami tidak bisa serta Merta Mencopot atau mengangkat tanpa Persetujuan Dari Masyarakat Banyak (Rt,Rw,Tokoh Agama,tokoh masyarakat termasuk Bpk lurah) Dan ini (Dana LKM) Hak Mutlak Masyarakat Banyak.

Dana Ini dari (2016 s/d 2018) sedikit pun belum pernah terkucurkan,Dan di 2019 ini masih kita lakukan Klasifikasi Berdasarkan lingkungan Masyarakat Kumuh Berat, Kumuh Sedang,kumuh ringan Data yg kita Ambil langsung, tp ada juga Di beberapa kelurahan Dana LkM ini sdh Ada yg Keluar. Ucapnya

Sambungnya ,karena Kelurahan kemasrindo ini Bermasalah Makanya Sementara Waktu kita PENDING dulu dan pastinya dikeluarkan Setelah ada Ketua LKM Terpilih yg baru.


Tentu  Program Pemerintah ini insya ALLAH Berjalan kembali dan perlu kita awasi bersama sama Agar tidak Terjadi kesalahan di lapangan.

Kami Apresiasi Setinggi tingginya Kepada Pemuda Demokrat khususnya PAC Kertapati yg telah Melakukan salah satu  fungsi Control Sebagai Organisasi kemasyarakatan pemuda  (OKP).

Guna Melakukan Percepatan Pembangunan Di tingkat Bawah (kelurahan) Ujar triwahyudi.

Selain itu ketua PAC Kertapati Palembang Demil Pian, Berharap kepada Pemerintah Khususnya Kementrian PUPR melalui KORKOT Dan Ketua LKM Terpilih Nanti Agar dapat Melakukan Program Pemerintah Tersebut Berdasarkan Klasifikasi Yg berlaku Agar masyarakat miskin ini Terbantukan dgn Program pemerintah,".

Pewarta : Doni
Redaksi ,09/05/19, dutasumsel.com