NEWS

Slider

TIM BPBD DAN CAMAT MUARA KUANG BERIKAN BANTUAN KORBAN BANJIR DI TRANSMIGRASI TANABANG

INDRALAYA,DS, -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir meninjau lokasi sekaligus menyalurkan bantuan bagi para korban di  UPT Tanabang  Kecamatan Muara Kuang , Kamis(28/2/2019).Tim BPBD Kabupaten Ogan Ilir yang dibantu oleh Camat Hendri dan Kepala Desa Kazomi telah menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga di UPT Tanabang SP2 Kawasan Transmigrasi Muara Kuang Kab. Ogan Ilir.
Kepala  BPBD Ogan Ilir Jamhuri S.sos  melalui Tim Kabupaten Ogan Ilir langsung bersama rombongan, kepada warga UPT Tanabang transmigrasi Muara Kuang mengatakan, hari ini pihaknya fokus  melakukan peninjauan sekaligus memberikan bantuan sembako seadanya untuk kebutuhan dapur umum.
"Tadi ada Mie Instan, Beras, Minyak Goreng, Air Mineral dan beberapa jenis sembako lainnya, itu untuk kebutuhan dapur umum bagi warga, seadanya. Karena besok atau lusa kami kesini lagi sambil menunggu data pasti dari pihak kecamatan mengenai jumlah jiwa yang terdampak musibah banjir ini.
Selanjutnya tambah Hendri, akan dikoordinasikan dengan Dinas terkait di Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan terutama masalah bantuan khususnya sembako yang saat ini memang dibutuhkan oleh para korban banjir.
Untuk diketahui, Musibah banjir di UPT Tanabang SP2 Kawasan Transmigrasi Muara Kuang Kab. Ogan Ilir Sumatera Selatan, kali ini merupakan yang terparah, selama beberapa hari terakhir dengan kondisi air saat ini dalam keadaan bertahan.

TIM BPBD OGAN ILIR MASIH MENCARI KORBAN TENGELAM DI PERAIRAN SUNGAI OGAN

INDRALAYA, DS,- Warga Desa Muara Dua Kecamatan Pemulutan Barat
Sapar(64) yang keseharianya sebagai petani itu tenggelam di sungai Ogan saat nyatang perahu terpeleset lalu jatuh Tenggelam dan hanyut dipinggiran Sungai Ogan sekitar jam 16.00 wib rabu sore(27/2) desa muara dua kecamatan pemulutan barat hingga berita ini ditayangkan belum ditemukan.

Kepala BPBD OI Jumhuri S.sos, saat dikonfirmasi melalui phonselnya,kamis(28/2) mengatakan, bukan diduga lagi memang tenggelam sekitar jam 16.00 wib selasa(27/2) tim kita sudah bergerak dari kemaren
Untuk pencarian menyisir terus dipinggiran sungai ogan untuk menemukan korban tersebut."ucapnya"

Lanjutnya,tim pertama sebanyak tujuh orang yang kemarin bertugas mencari korban hari ini kita tarik dan digantikan dengan tim kedua sebanyak tujuh orang juga dan saya langsung yang mengambil apel pergantian tim tersebut dilokasi tenggelamnya korban sekitar jam 12.00 wib siang tadi.

Dari Satker juga ada tim SAR palembang juga sudah turun dari semalam sekitar jam 21.00 wib untuk pencarian korban sapar(64) yang tenggelam disungai ogan. Adapun kronologis kejadiannya, korban tersebut sudah biasa menyatang perahu dan terpeleset satangnyo dan ahirnya nyampak dari perahu menurut saksi mato anaknya sendiri begitu.

Kita tetap stanbay menyisir pinggiran sungai ogan tersebut sampai dapat siapa tau jasad korbang ngambang disungai.
Dan saya juga tekankan kepada tim agar bekerja berdasarkan SOP jaga keselamatan, jangan kito nak nyelamatkan yang laen kito dewek jadi korban, jadi kita satu komando karna dilokasi ada ketua dan dengarkan arahan ketua tim dan ketua tim juga berkordinasi dengan pak kades dan kalo malam sudah tidak memungkinkan untuk pencarian ya istirahat jangan memaksakan diri karna kalo malam resiko bahayanya lebih besar. Tim kita akan terus mencari sampai korban tengelam tersebut ditemukan."ungkap Jumhuri kepala BPBD Kab.OI".
Pewarta : Snd Red
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

PONPES AL-ITTIFAQIAH BEKERJASAMA DENGAN PT PUSRI PALEMBANG AKAN BIKIN BANK SAMPAH


INDRALAYA,DS,– Serumpun Bambu Sejuta Berkah merupakan Program CSR Unggulan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) sebagai wujud “Pusri Peduli Lingkungan” melalui aksi penanam bambu dan tanaman penghijauan. Sesuai dengan visi dan misi CSR Pusri yang salah satunya ikut membantu program pemerintah “Go Green” yaitu dengan penambahan bibit pohon bambu, Bank Sampah, Apotik Hidup,Program CSR PT Pusri Palembang, agar Ponpes Al- Ittifaqiah benar- benar serius dalam pengelolaan nya dengan bantuan csr dari pihak PT.Pusri Palembang.

Maka Super Intendent PT Pusri Palembang bersama dengan Mudir Al-Ittifaqiah Drs.K.H. Mudrik Qori dalam Kesepakatan Bersama tentang kerja sama pelaksanaan program CSR Bidang Lingkungan hidup pada Rabu (27/02) di Kampus D Ponpes Al-Ittifaqiah.
Sedangkan pihak Ponpes Al-Ittifaqiah sendiri siap menyediakan lahan, kami akan menyediakan bibit dan biaya pemeliharaan bambu sampai dengan siap di panen jelas pihak PT Pusri Palembang.
Menjelang panen nanti, kami akan lakukan pembinaan dan pemberdayaan bagi masyarakat sekitar Ponpes, serta akan dibuatkan pelatihan-pelatihan khusus pemanfaatan bambu, Bank Sampah agar dapat membuka lapangan kerja dan income bagi Pondok pesantren dan masyarakat”, ujar Super Intendent PT.Pusri.

Pada akhirnya tujuan utama dari kegiatan CSR penambahan bibit baru pohon bambu, Apotik Hidup, Bank Sampah, dan CSR, Pembuatan Koprasi, ini adalah untuk kemandirian pangan menuju masyarakat madani dan santriwan-santriwati yang sukses dunia akhirat, sejalan dengan makna luhur keberadaan PT Pusri untuk kemandirian pangan dan kehidupan yang lebih baik,Pengolahan Bank Sampah, Apotik Hidup, Penghijauan, penyulaman bibit bambu baru.jagar lebih asri jelas Ibu Ning Subiarti, Super Intendent PT Pusri Palembang di damping oleh Bapak Ronal, Bapak Reza dari CSR,dan dari Akdemisi Unsri.rabu27/2/2019.

Program ini tidak terhenti sampai disini, karena kami berkomitmen akan terus memberikan pembinaan karena PPI adalah mitra PT. Pusri. Saya lihat disini masih banyak lahan yang bisa kita kelola bersama seperti lahan di kampus D dan lahan  untuk Bank Sampah Insyaallah dalam waktu dekat kita akan kirimkan tim khusus untuk meneliti prosfek dari keuntunggan dari Bank Sampah di pesantren Al-Ittifaqiah”, imbuhnya.


Pewarta : Sanditya
Editor/Redaksi : Dutasumsel

Sang Pahlawan Timnas U 22 2019 Indonesia Ternyata Seorang Anggota Polri. Sani Rizki, pencetak gol Timnas U-22 yang juga Polisi



JAKARTA,DS, - Partai final Piala AFF U-22 antara Indonesia melawan juara bertahan Thailand dihelat di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa petang (26/2). Kedua tim bermain apik dan sama-sama memiliki peluang berbahaya di babak pertama. Namun siapa sangka, gol Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay menjadi penentu gelar juara bagi skuad Garuda Muda.

Perjuangan Tim Indonesia U-22 di final Piala AFF U-22 patut dibanggakan. Skuad asuhan Indra Sjafri secara dramatis keluar sebagai yang terbaik. Hal ini merupakan pencapaian yang membanggakan bagi Indonesia dan para pecinta bola Tanah Air, mengingat Thailand yang dihadapi di laga puncak merupakan juara bertahan turnamen di edisi 2015 lalu.

Di balik sukses skuad Indonesia U-22 di lapangan hijau saat menghadapi Thailand, ada suatu yang menarik dari pencetak gol pertama Indonesia ke gawang Thailand, yakni Sani Rizki yang juga seorang polisi. Ia merupakan anggota Sabraha Polda Metro Jaya. Meski tingginya tidak sampai 170 cm dan berat badannya juga kurang ideal untuk ukuran pesepak bola, siapa sangka ia bisa menembus skuad timnas U-22.

Sani memiliki rekor bagus di klub, ia mencatatkan 18 penampilan di Liga 1 bersama Bhayangkara FC sebagai pemain inti. Kemampuannya itu sudah cukup untuk meyakinkan Indra Sjafri, buktinya dalam Piala AFF ia diturunkan dalam laga final dan berhasil mencetak gol.

Dilansir dari bola.com, Selasa (26/2), Sani sudah mencintai dunia sepak bola sejak kecil. Pertama kali ia dikenalkan sepak bola oleh sang ibu yang kebetulan merupakan mantan pemain sepak bola. Kala itu sang ibu sempat bermain bermain di Liga Wanita untuk DKI Jakarta. Sejak saat itu ia mulai tertarik untuk mejadi pemain sepak bola.

Memasuki kelas 3 SD, Sani mulai menekuni dunia sepak bola dengan masuk ke sekolah sepak bola (SSB) di Cicurug, Sukabumi bernama PSPB, ia berlatih di sana sampai kelas 3 SMP. Ia terus berlatih dengan tekun, hingga bergabung di tim Jakarta bernama Urakan FC. Sani kemudian mendapatkan beasiswa untuk menjadi Anggota Kepolisian.

Sani Rizki kemudian mengikuti pendidikan kepolisian selama tujuh bulan di Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara (SPN) di Lido. Setelah pelantikan pada 7 Maret 2017, Sani mulai dinas di Sabhara Polda Metro Jaya.

Perjuangannya tak hanya sampai di situ, pada Maret 2017, pria kelahiran 1998 ini mengikuti seleksi masuk Bhayangkara FC U-19. Lalu pada Januari 2018, ia kembali mengepakkan sayapnya dengan mengikuti seleksi untuk masuk tim senior Bhayangkara FC.

Memiliki kemampuan yang luar biasa, tentunya menjadi kebanggaan sendiri bagi Indonesia karena memiliki pemain hebat seperti Sani Rizki. Seperti cita-citanya, bahwa ia sangat ingin bisa bergabung di Timnas Indonesia U-22 dan ingin memberikan yang terbaik untuk timnas.

Pewarta : Lubis
Editor/Redaksi : Dutasumsel

KORAMIL 402-06 TANJUNG BATU DAN CAMAT MENINJAU JEMBATAN GANTUNG DI EMBACANG

INDRALAYA, DS, -- Camat Lubuk Keliat Rusman A Tholib, S.IP bersama Danramil 0402 - 06 Tanjung Batu Kapt Inf Salamun meninjau jembatan gantung di Desa Embacang Kecamatan Lubuk Keliat, Camat dan Danramil di dampingi Kepala Desa Embacang Sarnudi , Kepala Puskesmas Lubuk Keliat Ismantoro SKM, M.Kes,meninjau langsung jembatan Gantung yang saat ini Air Sungai yang hampir mendekati Jembatan Gantung di Desa Embacang di karenakan curah hujan yang cukup tinggi  dalam sepekan ini sehingga Air Sungai Ogan Meluap mencapai ketingian 150 Cm, sehingga cukup tinggi hampir jelas Rusman Rabu 27/2/2019.
Kegiatan yang melibatkan Kepala Desa Embacang , Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir tersebut membuat
Kekhawatiran warga apabila Jembatan Gantung satu-satu jalan menuju ke Desa Embacang  kemungkinan akan Tengelam dengan debet airnya sangat tinggi sampai 150 CM, Pasalnya selama sepekan ini curah hujan cukup tinggi, namun atas bantuan TNI khususnya anggota Koramil 06/ Tanjung Batu yang sigap dapat teratasi berkat kesigapan Danramil 06/Tanjung Batu dan Camat Lubuk Keliat.

Danramil 06/Tanjung Batu Kapten Inf Salamun berharap dengan adanya kunjunggan nya bersama Camat dan Kepala Puskesmas Lubuk Keliat ini akan dapat memberikan manfaat bagi semua warga Desa Embacang.

Pewarta : Sanditya
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

Kecamatan Tanjung Raja Gelar Musrenbang, Camat ; Apa yang disampaikan akan menjadi Prioritas

INDRALAYA,DS, - Pemerintah Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir melaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan, Rabu (27/2/2019).

Musrenbang dengan tema Melalui Musrenbang Kita Himpun dan Salurkan Aspirasi Masyarakat Demi Terwujudnya Masyarakat Kecamatan Tanjung Raja Yang Maju dan Sejahtera, berlangsung di Aula Kantor Camat Tanjung Raja.

Hadir dalam kegiatan tersebut dihadiri, Kepala Bidang Usaha Ekonomi Kerakyatan Dinas PMD Ogan Ilir,Bappeda Ogan Ilir,Anggota DPRD Ogan Ilir, Kapolsek Tanjung Raja, Danramil Tanjung Raja serta Camat Tanjung Raja.

Berbagai usulan pembangunan yang disampaikan oleh para Lurah dan Kepala Desa diantaranya, usul pembangunan Lampu Jalan dikelurahan Tanjung Raja Barat dan Usul pembangunan jalan disamping SMAN 1 Tanjung Raja Lorong atap dikelurahan Tanjung Raja Utara.

Mendapat berbagai usulan rencana Pembangunan hal tersebut ditanggapi langsung oleh Sulaiman Midun selaku Kabid UEK DPMD Ogan Ilir ia mengatakan, Musrenbang adalah kegiatan rutin tahunan dalam upaya menyusun perencanaan dibidang pembangunan,"Melalui penjaringan aspirasi masyarakat dalam menentukan prioritas yang menjadi permasalahan di Kecamatan, yang pada dasarnya diawali oleh rembug warga, diteruskan dengan musrenbangdes dan selanjutnya dibawa ketingkat kecamatan dan diteruskan ketingkat Kabupaten,"katanya.

Terpisah Camat Tanjung Raja Erwin Sani menyatakan apa yang telah disampaikan dalam Musrenbang akan menjadi skala prioritas, Yang akan diusulkan di Musrenbang Kabupaten,harapannya mudah - mudahan rencana usulan pembangunan dapat direalisasikan oleh kabupaten sehingga manfaatnya dapat dinikmati oleh masyarakat," Dari hasil musrenbangdes dan penyampaian secara tertulis kepihak Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan selanjutnya akan direkap,Pihak Kecamatan akan memilih yang menjadi Skala prioritas untuk dibawa kemusrenbang kabupaten,"ungkapnya.

Pewarta :Darius
Editor/Redaksi : Dutasumsel

WAGUB SUMSEL KUNJUNGI PULAU TERLUAR DI SUMSEL YAKNI PULAU MASPARI

OKI,DS, – Untuk kedua kalinya, Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel Mawardi Yahya meninjau pulau terluar di Sumsel yakni Pulau Maspari, Selasa (26/2/2019). Tak hanya meresmikan pencanangan Pulau Maspari sebagai destinasi wisata baru di Sumsel, pada kunjungan kerjanya kali ini Wagub Mawardi juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pos Pengamanan Terpadu di lokasi tersebut.
Selain Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, sejumlah Kepala OPD Pemprov Sumsel terkait juga ikut dibawa dalam rombongan.  Mereka di antaranya Plt Kepala Dinas Pariwisata Sumsel Nadjib, Plh Kepala Dinas Pariwisata Sumsel Aufa, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sumsel, Widada, Tim Ekpedisi Ceng Ho, serta peserta Kemah Bakti Pemuda Pariwisata dan Bela Negara Gabungan  se Sumsel 2019. Di pulau yang masih masuk dalam wilayah Kabupaten OKI itu, rombongan sempat menginap satu malam.
“Ini aset Sumsel yang luar biasa. Ada destinasi pantai yang indah, terumbu karang, keanekaragaman hayati, ada juga penyu bersisik dan banyak lagi yang lain. Nah semua potensi ini harus kita jaga, makanya Pemprov berkomitmen memberikan perhatian lebih pada Pulau ini,” ucap Mawardi.
Dikatakannya, Pulau Maspari sebenarnya sudah mulai dikelola sejak zaman Gubernur Rosihan Arsyad. Agar ini makin berkembang iapun berupaya kembali menghidupkan bahkan mempopulerkan Maspari sebagai destinasi wisata baru di Sumsel yang menjanjikan. Tak tanggung-tanggung, untuk memaksimalkan tempat pembenihan udang windu, ikan laut dan bandeng, ia bahkan belajar langsung ke Jepara.
“Disini akan kita bangun pusat pembenihan ikan dan udang. Karena saya lihat dari daerah Wahyu Mandira sampai ke Bangka ini petani tambak udang perlu perhatian dari pemerintah makanya perlu ada pengadaan benih. Yang ada selama ini mereka beli di Bali, Lampung dan Jepara karena kita gak punya pembenihannya,” jelas Mawardi.
Setelah dikunjungi beberapa kali dikatakan Mawardi, Pulau Maspari mulai memiliki daya pikat. Potensi perikanannya yang banyak bahkan membuat beberapa petani nelayan daerah saling mengklaim seperti Lampung dan Bangka. Hal ini pula yang mendasari pihaknya dan Kapolda serta dinas terkait membangun Posko Terpadu.
“Kegiatan ekonomi di pesisir pantai sudah mulai ramai dan aktivitasnya luar biasa dna jadi rebutan. Makanya kita minta bantuan Polairud, Lanal, Dispar dan Dinas Perikanan dan Kelautan serta desa setempat untuk kita bangun Posko Terpadu,” tambah Mawardi usai melakukan peletakan batu pertama posko terpadu pulau.Maspari Oki.

Pewarta : Arri P
Editor/Redaksi : Dutasumsel

Dewan Pers Tegaskan Surat Edaran yang Melarang Instansi Pemerintah Untuk MoU Dengan Media Yang Belum Terverifikasi

JAKARTA, DS, -- Yosep Adi Prasetyo menyatakan pihaknya tidak pernah menerbitkan atau mengeluarkan surat edaran berbentuk himbauan larangan bagi media yang belum terverifikasi untuk melakukan peliputan atau kerjasama (MoU) dengan Pemda maupun instansi-instansi Pemerintahan di Indonesia. Yang ada adalah bagaimana memperjuangkan agar media professional, dan mematuhi kaidah serta kode etik Pers Nasional.

“Tidak pernah kami (Dewan Pers) mengeluarkan surat edaran tersebut, ” kata Ketua Dewam Pers dihadapan ratusan perserta workshop perspektif jurnalis terhadap dunia pendidikan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri, di Hotel Aston Tanjungpinang Kepri,  Sabtu (23/02)
Yosep menegaskan, apabila menemukan surat edaran mengatasnamakan Dewan Pers, bisa disebut hoax. Karena, tidak pernah pihaknya mengeluarkan surat edaran seperti itu.
“Media bisa melakukan peliputan atau melakukan kerjasama dengan Pemda serta intansi-isntansi. yang terpenting media tersebut memiliki badan hukum,” jelasnya.
Meskipun demekian, Ketua Dewan Pers berharap kepada media-media yang belum terverifikasi di Dewan Pers, di persilahkan mempersiapkan dan berbenah untuk memenuhi persyaratan yang ada.
“Media yang belum terverifikasi, jangan berkecil hati. Dewan Pers masih memberikan waktu verifikasi hingga akhir 2018 nanti. Ada beberapa pertimbangan yang dilakukan Dewan Pers saat ini. Jika media nya memberikan informasi yang baik dan benar, maka untuk apa kita tutup. Terkecuali media nya sudah kecil, tidak terverifikasi lalu beritanya juga tidak benar atau hoax, maka akan kita bredel,” katanya.

RELL

KODIM 0402 OKI-OI BERIKAN BANTUAN KEPADA MASYARAKAT TERENDAM BANJIR DI RT 05 PURNAJAYA KELURAHAN SUKADANA

OGAN KOMRING ILIR, DS, -- Komando Daerah Distrik Militer (Kodim) 0402/OKI-OI, Letkol Inf Riyandi memberikan bantuan kepada warga RT 5 Purnajaya, Kelurahan Sukadana, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang mengalami bencana banjir, Selasa (26/2).

Memberikan Bantuan kemanusiaan yang diberikan berupa, beras, mie instan, air mineral, dan uang yang akan dipergunakan untuk membayar kontrakan bagi warga yang mengungsi.

Pemberian bantuan disalurkan secara langsung melalui Koramil 402-10/Kayuagung, Kapten Inf Indro Saswanto didampingi beberapa anggota dan Babinsa kepada warga yang membutuhkan.

Dandim 0402/OKI-OI, Letkol Inf Riyandi, melalui Danramil 402-10/ Kayuagung, Kapten Inf Indro Saswanto mengatakan, bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Kodim 0402/OKI-OI kepada masyarakat di wilayah Kabupaten OKI yang mengalami bencana banjir.

“Ini merupakan bentuk kepedulian sosial Kodim 0402/OKI-OI kepada warga masyarakat RT 5 Purnajaya, Kelurahan Sukadana, khususnya yang mengalami bencana banjir,” ungkap Danrmil.

Lanjut Danramil, dirinya berharap dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban para warga yang terdampak banjir, dan dapat dipergunakan sebaik-baiknya.

“Semoga ini (bantuan) dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya, dan saya berharap kiranya dapat meringankan beban warga masyarakat yang terkena musibah,” tandasnya.

Pewarta : Arry Perdana
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

BUPATI OI BERSAMA KAPOLRES DAN DANKI BRIMOB KOMPI2C PELOPOR BEDAH RUMAH WARGA DESA SEJARO SAKTI

INDRALAYA, DS, -- Danki Brimob Kompi 2C Pelopor  yang dipimpin oleh Iptu Sandi Putra SIK,membantu kegiatan Bedah rumah yang diadakan oleh Kompi 2C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera selatan di rumah Ibu Umak Hilia 61 Tahun yang beralamat di Dusun 2 Desa Sejaro Sakti Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.

Dalam kegiatan Peletakan Batu Pertama bedah rumah ibu Umak Hilia yang berada di Dusun 2 Desa Sejaro Sakti tersebut di hadiri oleh Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam, Kapolres Ogan Ilir Akbp.Gazali Ahmad,SIK, MH, Camat Indralaya Rahmini SS, M.Si, Kepala Desa Sejaro Sakti Ali Zaher,Angota Brimob Kompi 2C Pelopor serta seluruh masyarakat Kabupaten Ogan Ilir yang tergabung dalam Kabupaten Ogan Ilir “ Brimob Kompi 2C Pelopor ini adalah salah satu dimana masyarakat yang tergolong mampu dapat membantu masyarakat yang kurang mampu” tutur Kades Sejaro Sakti Ali Zaher kepada Dutasumsel.com.

Dikonfirmasi melalui Telpon Camat Indralaya Rahmini mengatakan dengan program bedah rumah yang dilaksanakan oleh Kompi Brimob 2C Pelopor Iptu Sandi Putra SIK, dapat berguna bagi masyarakat yang kurang mampu,program brimob kito harus kita dukung kegiatan tersebut, dan semoga terus berlanjut.” tutup Rahmini Kepada Dutasumsel.com 26/2/2019.

Pewarta : Sanditya
Editor/Redaksi : Dutasumsel

Pelayanan Masyarakat, Kades Harus Berikan Data Akurat


INDRALAYA-Kades harus memberikan data yang akurat dan real/ Akurat saat pendataan warganya,   karena dengan data yang sebenarnya akan diketahui keberadaan masyarakat,  apakah benar benar masyarakat yang kurang mampu atau tidak. Demikian dikatakan Bupati OI HM. Ilyas Panji Alam pada acara promosi fasilitas dan pelayanan kesehatan rujukan di RSUD kabupaten Ogan Ilir (OI) tahun 2019 di Aula Caram Tanjung Senai.

Lanjut Bupati,  seorang kades harus mengetahui  berapa banyak warganya yang miskin,  warga yang penerima PKH,  atau peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan jangan sampai orang yang  tidak berhak menerima  tetapi menerima. "seorang kades harus mengetahui betul dengan warganya,  mana yang benar benar miskin atau tidak, jangan sampai keluarga tidak mampu yang memang berhak menjadi peserta PKH tidak menjadi peserta,  sementara keluarga yang mampu dapat PKH", ujar bupati menekankan.

Dikatakan bupati, bagi masyarakat yang benar benar tidak mampu  berhak mendapat dan menjadi peserta BPJS bersubsidi namun bagi masyarakat yang mampu menjadi peserta BPJS mandiri.
Begitu juga kepada kepala  puskesmas  diharapkan bisa menyampaikan atau mensosialisasikan agar masyarakat yang berobat harus mendapat jaminan BPJS.

Acara dihadiri juga  oleh Sekda OI,  Para Asisten,  direktur RSUD, kepala dinas Sosial,  Kadisdukcapil,  kadinkes,  direktur BPJS OI, Baznas OI,   para camat,  seluruh kades di Kabupaten Ogan Ilir.

Pewarta : Yan
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

POLSEK RANTAU ALAI BERHASIL MENANGKAP PELAKU PENGANIAYAAN DI DESA MIJI


INDRALAYA, DS, -- Jajaran polres Ogan Ilir Melalui Polsek Rantau Alai mengamankan seorang pria bernama Nizom bin Burniat 61 Tahun Petani yang beralamat di Dusun II Desa Miji Kecamatan Kandis Kabupaten Ogan Ilir Selasa (26/2/2019).
Sekira pukul 02.00 Polsek Rantau Alai telah berhasil menangkap kasus tindak pidana Penganiayaan di Desa Miji Kecamatan Kandis Kabupaten OI.

Kapolsek Rantau Alai Akp.Imam Abdi SH, yang langsung mempimpin Penangkapan di dampingi Kanit Reskrim Polsek Rantau Alai  Aipda Bambang Perianto beserta 5 Anggotanya langsung menuju TKP

Penangkapan terhadap pelaku yang sedang berada di rumahnya di Dusun II Desa Miji Kecamatan Kandis pada saat di lakukan penangkapan pelaku tanpa perlawanan langsung di gelandang ke polsek Rantau Alai untuk dilakukan pemeriksaan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut serta barang bukti satu buah besi behel dengan panjang dua meter di aman kan polsek Rantau Alai.

Kanit Reskrim Polsek Rantau Alai menangkap Nizom yang diduga diduga melakukan penganiayaan dengan menggunakan Besi Behel terhadap Irawan bin Basor (34) warga sekampungnya

Kanit Reskrim Polsek Rantau Alai mengatakan peristiwa penganiayaan,mengatakan yang terjadi di Desa Miji Kecamatan Kandis pada tanggal 13 juni 2018, sekitar pukul 08.00 Wib. Penganiayaan terjadi karena korban membatalkan menjual ayam miliknya kepada pelaku Terhadap korban Basorudin bin Jehar dengan Cara korban di tombak dengan mengunakan besi behel panjang lebih kurang dua meter pada saat korban sedang menanam pisang di sawah milik korban oleh pelaku Nizom pada bagian bahu belakang sebelah kanan, jelas Kasubag Humas Polres OI Akp.Zainalsyah.

Pewarta : Snd
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

Polres OI Adakan Millenial Road Safety Festival tangal 15 Maret 2019 di Lapangan Tanjung Senai Ogan Ilir

INDRALAYA, DS, -- Jajaran Sat Lantas Polres Ogan Ilir  beserta jajaran nya melakukan persiapan di lokasi yang akan dijadikan tempat terselenggaranya Millenial Road Safety Festival Tahun 2019 tangal 15 Maret  di Lapangan Tanjung Senai Indralaya Ogan Ilir mendatang.

Dalam acara yang bertemakan Mendukung Program Kegiatan Korlantas Polri Road Safety Menuju Zero Accident Sebagi Berkelanjutan Tahun Keselamatan Untuk Kemanusiaan itu, akan diselenggarakan pada tanggal 15 Maret 2019 nanti dengan estimasi massa sebanyak lebih kurang 10.000 orang dari 16 Kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir Jelas Kasat Lantas Akp.Desy selasa saat meninjau lokasi acara.

Berbagai kegiatan juga akan dilaksanakan pada acara tersebut diantaranya kegiatan pokok yaitu Deklarasi kegiatan berlalu lintas, Jalan sehat/Millenial, senam kolosal millennial, safety riding, dan expo millennial.

Selanjutnya pada acara MRSF tersebut akan dimeriahkan oleh penampilan artis-artis Ibukota, hadiah serta doorprize menarik yaitu 6 unit Sepeda motor, sepeda Gunung Serta Ratusan hadiah hiburan lainnya bagi pengunjung yang datang di Acara Road Safety Menuju Zero Accident, Imbuh Kasat Lantas Akp. Desy kepada Dutasumsel.com selasa 26/2/2019.
Pewarta : Sanditya
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

Pewarta : Sanditya
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

Bupati Turun Langsung, Tinjau Rumah Aini



*Secepatnya Bedah Rumah*

INDRALAYA, DS,-Akhirnya rumah Aini (60) alias Nuraini warga Dusun III Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu dilakukan bedah rumah. Ini dikatakan Bupati OI HM. Ilyas Panji Alam saat meninjau langsung kediaman Aini Senin (25/2/19).

"secepatnya rumah ini harus segera dibedah, karena ini sifatnya urgen sekali,  sangat mendesak,  harus segera ditangani", ujar Bupati saat disinggung kapan akan dilakukan bedah rumah.

Selanjutnya bupati juga meninjau rumah Hawa (70) yang rumahnya tidak jauh dari lokasi rumah Aini, yang kondisinya tidak jauh beda dari rumah Aini,   akhirnya bupati pastikan rumah Hawa juga layak dibedah. " jadi kita akan bedah dua rumah di desa ini, selanjutnya dinas terkait akan urus semuanya.", ujar Bupati

Pada kesempatan tersebut Bupati menghimbau kepada kepala desa khususnya agar peduli dengan lingkungan yang ada disekitar kita, tanggung jawabnya harus memperhatikan warganya,  dilihat apa yang dibutuhkan warga. " peduli dengan masyarakat,  kumpulkan perangkat desa,BPD, tokoh masyarakat  rembukkan,  dananya bisa diambil dari dana desa, karena ini jelas peruntukannya", ujar Bupati.

Melihat kondisi Aini dan adiknya Saada,  bupati juga memerintahkan dinas kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan,  juga pelayanan yang lainnya juga harus diberikan. " pelayanan akan diberikan terhadap keluarga ini terutama pelayanan kesehatan,  disamping kita memugar tempat tinggalnya", ujar Bupati.

Dikatakan Irawan Sulaiman Kadindos OI, pelayanan ini kita bekerjasama dengan banyak pihak,  Baznas OI, TNI,  Dinkes, unit kesehatan tingkat kecamatan dan desa serta TKSK.

Saat meninjau kediaman Aini yang berada di Dusun III desa Tanjung Atap,  Bupati OI didampingi Kadin Sosial Irawan Sulaiman,  kadinkes OI Nurharlina,  tim dari Baznas OI, Camat Tanjung Batu Dasri,  Kades Tanjung Atap Sahlan Hasyim, Tim PKH, TKSK, Kepala Puskesmas Tanjung Batu H.A.Pait juga  tim dari puskesmas Tanjung Batu.
Pewarta : Yan
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

Desa Seri Dalam dan Tanjung Temiang Ikuti Lomba PKK Tingkat Kabupaten, ini pernyataan Ketua tim PKK dan Kepala Desa

INDRALAYA,DS, - Setelah melalui proses yang cukup panjang akhirnya 4 (empat) Desa ,Desa Seri Dalam,Tanjung Temiang, Kerinjing dan Suka Pindah ditunjuk dan dipercaya sebagai perwakilan dari Kecamatan Tanjung Raja untuk mengikuti lomba 10 program pokok PKK tingkat Kabupaten Ogan Ilir (OI) Provinsi Sumatera Selatan.

Kegiatan pembukaan dihadiri oleh wakil ketua II TP PKK kabupaten beserta Tim, càmat Tanjung Raja beserta jajaran, kapolsek dan puskemas Tanjung Raja serta BKKBN, DPMPD Ogan Ilir dan lainnya, Yang mana penilaian lomba lebih ditujukan pada administrasi, 10 program pokok PKK, UP2K, Rumah Sehat, PAAR serta Posyandu.

“Dengan adanya lomba itu semoga dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir khususnya para kaum ibu – ibu, tidak hanya kecamatan Tanjung Raja dan Desa Seri Dalam tetapi jugaKecamatan serta desa lainnya,”Kata Camat Tanjung Raja, Erwin Sani, S.SOs, Senin (25/2/2019).

Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Seri Dalam Marpati mengatakan, sangat bersyukur dipercaya untuk ikut lomba 10 program pokok PKK dan HATI nya PKK walau banyak kekurangan tapi kegiatan dapat berjalan cukup lancar. “Dengan adanya penilaian ini dapat sekaligus pembinaan langsung dari TP PKK pusat tentang tugas dan fungsi setiap pokja,”ungkapnya.

Ditambahkannya bahwa sebelum dipercaya mewakili Kecamatan Tanjung Raja mengikuti lomba 10 program pokok PKK tingkat Kabupaten, TP PKK Desanya terlebih dahulu mengikuti lomba 10 program pokok PKK tingkat Kecamatan Tanjung Raja.

Terpisah Suparno Kepala Desa Tanjung Temiang mengatakan, mendukung penuh kegiatan Lomba dan bangga dapat mewakili Kecamatan Tanjung Raja dalam lomba Pola Asuh Anak Remaja (PAAR) dan UP2K tingkat Kabupaten Ogan Ilir 2019.

“Kita selaku pemerintah Desa, tentunya mendukung penuh kegiatan yang dilaksanakan dan meminta TP PKK Desa Tanjung Temiang agar menggelar kegiatan itu berkelanjutan sehingga pelayanan terhadap masyarakat bisa berkesinambungan,”katanya.

Bahkan tidak hanya itu, ditambahkannya, TP PKK dan Pemerintah Desa Tanjung Temiang juga telah bekerjasama mengadakan program  (Pola Asuh Anak Remaja ) tentang narkoba dan pernikahan dini serta dan lain – lain.
Pewarta :Darius
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

Berkat Yulian Gunhar, OI Bakal Dibangun IPAL

INDRALAYA, DS, – Berkat upaya dan perjuangan salah seorang anggota DPR RI Komisi VII Dapil Sumsel 2 dari Fraksi PDI Perjuangan, H Yulian Gunhar SH MH yang bekerjasama langsung dengan pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutan (KLHK) RI,  pada tahun ini Pembangunan  7  unit Instalansi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Ternak  (Digester) Kabupaten Ogan Ilir (OI) segera  direalisasikan. Hal itu terungkap saat Kunjungan Kerja H Yulian Gunhar  di Desa Permata Baru Kecamatan Indralaya Utara OI, Kemarin (25/2).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dirjen KLHK RI Widodo, Kepala Dinas Perikanan OI Tarmuji, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup OI Wahyuni, Camat Indralaya Utara Benhur S, Kades Permata Baru, Tanjung Baru, Meranjat satu, serta ratusan masyarakat OI.

Menurut Widodo perwakilan Dirjen KLHK RI, program bantuan pembangunan dari pemerintah pusat ini murni bekerjasama dengan H Yulian Gunhar dari Komisi VII DPR RI, dengan anggaran mencapai sekitar Rp 700 juta lebih.

“Sebanyak 7 unit Digester Ternak akan dibangun di 6 titik Desa yang tersebar dalam Kabupaten OI dengan rincian ukuran Digester 12 meter kubik satu unit, 15 Meter kubik 4 unit, dan 30 Meter kubik 2 unit, dan saat ini masih dalam proses pelelangan pekerjaan,” ujarnya.

Ia menambahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Dr Siti Nurbaya menitipkan pesan kepada masyarakat OI agar nantinya apabila sudah dibangun Digester Ternak agar mengoptimalkan pengoperasiannya dan merawat IPAL  tersebut, dan masyarakat harus rela menghibahkan lahannya sebagai lokasi pembangunan IPAL.

“Penerima manfaat tidak dipungut biaya apapun, dalam pengelolaan dan perawatannya akan didampingi pihak kontraktor sehingga masyarakat dapat merasakan fungsi dan manfaatnya secara optimal,” jelasnya.

Sementara itu H Yulian Gunhar dalam sambutannya mengatakan, secara langsung hasil IPAL ternak akan menghasilkan Kompor biogas dari hasil pengolahan Biodigester kotoran sapi, sedangkan ampas atau cairannya dapat digunakan sebagai pupuk tanaman.

“Hasil Digester ternak yang akan dibangun ini, sangat bermanfaat sekali digunakan para peternak bersama keluarga untuk memasak keperluan sehari-hari tanpa mengeluarkan biaya. Tak hanya itu, warga sekitar juga bisa merasakan pemanfaatan gas tersebut,”ungkapnya.

Langkah ini sebagai perjuangan H Yulian Gunhar  sebagai wakil rakyat Dapil Sumsel 2 salah satunya Kabupaten Ogan Ilir untuk terus membantu masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahtreraan dan potensi yang dapat terus digali.

“Upaya yang saya lakukan ini merupakan komitmen saya dalam membangun Dapil Sumsel 2 lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Pewarta : harry
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

POLRES OGAN ILIR TERUS TINGKATKAN RAZIA KKYD DI JALUR LINTAS

INDRALAYA,DS, -- Markas Kepolisian Resor Ogan Ilir, Sumatera Selatan, di bawah pimpinan  Akbp Gazali Ahmad,SIk,MH melalui Kanit Patroli Sabhara Polres Ogan Ilir Ipda Ahmad Rosyidi didampingi Kasitipol Ipda Manurung, serta diikuti oleh seluruh personil yang terdaftar disprin razia skala besar yang berjumlah 44 personil,bertempat di RM tahu semedang lingga sari 2 KM 32 Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir telah dilaksanakan Razia,Adapun jumlah tilang sebanyak 8 tilang. Dengan rincian melaksanakan razia malam antisipasi 3C, Narkoba dan cipta Kondisi KKYD (kegiatan kepolisian yang ditingkatkan) di wilayah hukum Polres Ogan Ilir pada Sabtu 23-2-2019.

Kegiatan Razia ini dilaksanakan dari pukul. 20.00 s.d 22.00 wib, Cipkon Antisipasi kasus 3C, Narkoba dan Cipta Kondisi KKYD di wilayah hukum Polres Ogan Ilir dan memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat yang masih nongkrong, adapun dari hasil kegiatan tersebut melakukan razia terhadap 2 orang pengendara R2 yang dicurigai, cek dan kontrol ATM / Bank yang berada di wilayah hukum Polres Ogan Ilir dan Cek dan kontrol lokasi perbelanjaan Alfamart / indomaret.

Menurut Ipda Ahmad Rosyidi hasil dari pelaksanaan kegiatan razia Cipkon dan KKYD ini belum menemukan indikasi yang mengarah pada tindakan kejahatan baik Narkoba maupun kasus 3C, kegiatan berakhir sekira pukul 22.00 wib,
Sasaran dari razia tersebut bertujuan utk ungkap para pelaku tindak pidana jalanan, pelaku Narkoba, Sajam dan Senpi , Miras , Curanmor

 Adapun jumlah tilang masuk sebanyak 8 tilang. Dengan rincian sebagai berikut antara lain Sim R2 : 1 lembar, Sim 4 : 1 lembar, STNK 2 : 4 lembar,
STNK 4  : 1 lembar, Sita R2 1 unit

Kegiatan razia tersebut juga dilaksanakan oleh seluruh Polsek di Jajaran wilayah Hukum Polres Ogan Ilir dalam rangka memberikan rasa aman dan upaya preventif serta cipta kondisi kamtibmas agar tetap kondusif.

Pewarta : Sanditya
Editor/Redaksi : Dutasumsel

HADIRI MUSRENBANG, BABINSA KORAMIL 402-12 PEMULUTAN SELATAN HARAPKAN DESA -DESA LEBIH MAJU KE DEPANNYA


INDRALAYA, DS, –Kodim 0402OKI-OI  melalui Babinsa Koramil 402-12/Pemulutan,  Serma Tugianto dan serda Sudirman,ikut menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir.

Selain Serma Tugianto, Musrenbang Kecamatan Pemulutan Selatan ini juga dihadiri Dinas Bapeda Kabupaten OI, Dinas PMD Kabupaten OI,Camat Pemulutan Selatan  Kepala Desa Sekecamatan Pemulutan Selatan, Pendamping Desa, Ketua BPD sekecamatan,  perangkat Desa sekecamatan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan elemen masyarakat Kecamatan Pemulutan Selatan.

Dalam kesempatan itu, Serma Tugianto dan anggotanya yang mewakili Danramil 402- 12 Pemulutan  mengucapkan terima kasih kepada perangkat kecamatan dan desa serta seluruh elemen masyarakat yang hadir, sehingga kegiatan Musrenbang  dikecamatan ini bisa berlangsung dengan aman, tertib dan lancar serta menghasilkan kesepakatan untuk kepentingan bersama.

“Melalui Musrenbang ini, semua kita berharap menghasilkan kesepakatan yang nantinya akan membuat desa ini lebih maju, lebih harmonis dari sebelumnya,” ucap Serma Tugianto,Ditegaskan Serma Tugianto lagi, sebagai perwakilan dari Koramil 402-12/Pemulutan khususnya, dan TNI AD pada umumnya, dirinya selalu siap membangun sinergitas dengan perangkat kecamatan maupun desa serta elemen masyarakat lainnya, yang tujuannya untuk membantu dan mensejahterakan masyarakat Desa.

“Semoga melalui Musrenbang ini, desa kita menjadi desa yang maju, bersih, indah, dan terhindar dari narkoba, serta jadikan pembagunan desa ini sebagai sarana dan alat untuk memperbaiki perekonomian masyarakat di desa ini,” pungkasnya.

Dari hasil Musrenbang Kecamatan ini, diperoleh beberapa hasil kesepakatan untuk progres pembangunan desa ke depan. Antara lain pengadaan penerangan jalan di Desa  Kemudian,  jalan utama kabupaten antar Desa supaya cepat di perbaiki.imbuhnya kepada Dutasumsel.com senin 25/2/2019.

Pewarta : Sanditya
Editor/Redaksi : Dutasumsel

KECAMATAN PEMULUTAN SELATAN ADAKAN MUSRENBANG

INDRALAYA,DS, - Pemerintah Kecamatan Pemulutan Selatan dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ogan Ilir (OI) beserta kepala desa (kades)se-Kecamatan Pemulutan Selatan gelar musyawarah rencana pembangunan (musrenbang),Bertempat di Aula kecamatan Pemulutan Selatan,Musrenbang Tingkat Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir Senin 25/2/2019, Yang di buka langsung Oleh Camat Pemulutan Selatan Haroman, S.Pd, M.Si,yang di hadiri oleh  Bapeda Kabupaten OI, DPMD, Kepala Uptd Puskesmas Sungai Lebung, Kepala Uptd Sungai Keli, Kepala Uptd Pendidikan Kecamatan Pemulutan Selatan, Babinsa Kecamatan Pemulutan Selatan, KA Pos Pol Kecamatan Pemulutan Selatan, Kepala Desa Sekecamatan Ketua BPD Sekecamatan Pemulutan Selatan, Ketua TP- PKK sekecamatan Pemulutan Selatan.
Adapun tujuan dari kegiatan tersebut, dikatakan Camat Pemulutan Selatan Haroman,S.Pd, M.Si untuk menyerap berbagai usulan dari desa guna percepatan pembangunan di wilayah pedesaan tersebut dalam acara musrenbang kecamatan tindak lanjut dari musrenbangDes yang mana musrenbangDes ditindak lanjuti ke Musrenbang Kecamatan.
Dirinya menghimbau agar para kepala Desa ataupun Uptd untuk tak sungkan mengusulkan rencana pembangunan di desa masing – masing.
“Yang sifatnya penting silakan usulkan. Usulan yang masuk dalam musrembang ini nanti akan dikaji lagi di musrenbang Tingkat kabupaten. Mudah–mudahan apa yang menjadi prioritas bisa segera terealisasi,” ucap Camat Pemulutan Selatan di depan seluruh kepala Desa  BPD, dan Uptd Pendidikan serta Uptd Kesehatan dalam kecamatan Pemulutan Selatan, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa sekecamatan.
Senada dengan Camat Pemulutan Selatan H Thaher Ritonga selaku Kepala Dinas Bappeda Ogan Ilir, yang di wakili olehKabid Perencanaan Ekonomi dan SDA ZulPeri dan Kepala Dinas PMD Yang di wakili oleh Robin Hud.
 turut mengajak agar apa yang menjadi prioritas diusulkan dalam forum ini. Karena sesuai dengan tema pemerintah, yakni ‘meningkatkan kualitas infrastruktur pedesaan dan perkotaan yang berkesinambungan’, maka baik secara lisan maupun tertulis hendaknya usulan disampaikan sedemikian rupa.
“Tidak keluar dari koridor rencana yang ada, supaya apa yang disampaikan cepat terealisasi. Usulan yang dimaksud tak hanya melulu infrastruktur bangunan saja, bisa juga peningkatan infrastruktur ekonomi, pengurangan kemiskinan, kesehatan, dan lain-lain. Kami berharap dalam hal ini para kades dan lurah berperan ekstra,” ujarnya.
Beberapa perwakilan peserta yang mengikuti kegiatan musrenbang Kecamatan Indralaya.
Pantauan awak media ini, dalam kegiatan tersebut banyak berbagai usulan yang masuk. Diantaranya dari Desa Mayapati, Desa Naikan Tembakang,Desa Maju Jaya, Desa Pematang Bangsal akan memperbaiki Jembatan, dan Pembesan Lahan dan Perbaikan Rumah Bidan Desa yang Tidak layak huni, Desa Kapuk dengan Usulan dari Masyarakat Perbaikan Jalan Kabupaten antar Desa, Lampu Penerangan Jalan sebanyak 20 Titik,Desa Segayam dengan Usulan Perbaikan Jalan Utama Desa,Lampu Penerangan Jalan Desa,Desa Pematang Bongor, serta menginginkan Kendaraan untuk Oprasional Kepala Desa dan BPD dan seluruh Desa dalam Kecamatan Pemulutan Selatan yang terdiri dari 15 Desa.
Pewarta : Sanditya
Editor/Redaksi :  Dutasumsel

KORAMIL 402-07 PADAMKAN KEBAKARAN LAHAN DI DESA TANJUNG BARU INDRALAYA UTARA


INDRALAYA, DS, - Kodim 0402 OKI - OI melalui Koramil 402- 07 Indralaya Babinsa
bersama anggota BNPB Kabupaten Ogan Ilir dan Angota dari Polres Ogan Ilir  membantu memadamkan kebakaran pada sebuah lahan kosong tepatnya di depan Balai pengujian bermotor terjadi Kebakaran dalam laporan  hari senin tgl 25-2-2019 kegiatan Danramil 07/indralaya dan  babinsa indralaya utara serda Iin Kurnia beserta personil BNPB OI melaksanakan pemadaman api kurang lebih 1/4 hektar didesa Tanjung Baru didepan Balai pengujian bermotor terjadi kebakaran semak belukar ,api muncul pukul 14:58 dipadamkan pukul 15:50 dengan alat pemadaman 1 unit Mobil Bnpb, 2 selang ukuran 25 m tanah kaplingan pemilik belum diketahui dikarenakan tidak berdomilisi di Tanjung Baru pada senin (25/02/3019).

Sebab awal kebakaran lahan tersebut masih belum diketahui, namun saat ini sedang diselidiki oleh Pihak berwajib. Dan untungnya pada kebakaran tersebut tidak didapati korban jiwa maupun kerugian apapun.

Dandim 0402 OKI - OI melalui Danramil 402-07 Kapten Inf Suwarno mengatakan bahwa telah dilaksanakan usaha untuk memadamkan api oleh Babinsa Indralaya Utara Serda Iin Kurnia beserta  personil BNPB OI dan angota polres Ogan Ilir telah melaksanakan pemadaman 
dengan bantuan peralatan berupa 1 unit mobil BNPB OI.

"Sampai saat ini anggota Koramil 402-07 Indralaya bersama pihak BNPB  tetap memantau dan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu memadamkan api," ucap Danramil.

Disamping itu juga Koramil 402-07 Indralaya dan Babinsa terus menghimbau dan mengajak masyarakat untuk berhati-hati untuk tidak membuat potensi kebakaran disaat musim panas berlangsung.

"Kami menghimbau agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah sembarangan yang dapat menjadi potensi kebakaran, apalagi dimusim panas seperti ini dapat membuat kebakaran cepat meluas," himbauan nya. 

Pewarta : Sanditya
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

HUKUM BERDOA MENGANCAM TUHAN HANYA URUSAN DUNIAWI


DUTASUMSEL.COM.Salah satu tata cara berdoa memang hendaknya dilakukan dengan redaksi yang mantap dan mendesak seperti "Ya Allah kabulkan doaku", bukan dengan redaksi yang setengah-setengah semisal "Ya Allah kabulkanlah bila Engkau berkenan". Meskipun redaksi doa terkesan memaksa, tetap saja tak ada yang bisa memaksa Allah. Nabi Muhammad bersabda:
لَا يَقُولَنَّ أَحَدُكُمْ: اللهُمَّ اغْفِرْ لِي إِنْ شِئْتَ، اللهُمَّ ارْحَمْنِي إِنْ شِئْتَ، لِيَعْزِمْ فِي الدُّعَاءِ، فَإِنَّ اللهَ صَانِعٌ مَا شَاءَ، لَا مُكْرِهَ لَهُ
"Janganlah sekali-kali seseorang dari kalian mengatakan; 'Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau mau! Ya Allah, kasihanilah aku jika Engkau mau! ' Berdoalah kamu dengan sungguh-sungguh, karena Allah akan berbuat menurut kehendak-Nya tanpa ada yang dapat memaksa-Nya.'"
Namun demikian, berdoa yang terlalu memaksa sehingga terkesan bernada ancaman terhadap Allah, semisal  "Bila Engkau tak mengabulkan permohonan ini, maka kami khawatir tak ada yang menyembahmu" atau redaksi yang senada itu, maka doa seperti ini malah bermasalah dari dua sisi. Pertama karena berlebihan. Kedua karena menganggap hanya kelompok yang berdoa itu yang menyembah Allah.
Sudah maklum bahwa Allah tak menyukai segala sesuatu yang berlebihan, termasuk dalam berdoa. Karena itulah Imam Ibnu Abidin menyatakan haram berdoa meminta sesuatu yang secara adat kebiasaan tak mungkin terjadi. Beliau berkata:
من المحرم أن يسأل المستحيلات العادية وليس نبيا ولا وليا في الحال ، كسؤال الاستغناء عن التنفس في الهواء ليأمن الاختناق ، أو العافية من المرض أبد الدهر لينتفع بقواه وحواسه أبدا ، إذ دلت العادة على استحالة ذلك ... فكله حرام
"Termasuk hal yang haram adalah meminta sesuatu yang mustahil secara kebiasaan sedangkan orangnya bukan Nabi atau Waliyullah di saat itu. Misalnya berdoa meminta tak butuh bernafas dengan udara sehingga aman dari kekurangan udara atau berdoa bebas dari sakit seumur hidup sehingga bisa memanfaatkan kekuatan dan indranya selamanya, karena secara adat kebiasaan hal itu tak mungkin terjadi... maka semuanya haram." (Ibnu Abidin, Radd al-Mikhtar, IV, 121)
Hukum Berdoa Mengancam Tuhan Karena Ingin Raih Kekuasaan Duniawi
Islam Tidak Mewajibkan Suatu Sistem Politik Pemerintahan
Bahtsul Masail PBNU Resmi Haramkan Shalat Jumat di Jalanan
Dengan demikian, tindakan seorang yang dalam momen kontestasi politik kemudian berdoa dengan redaksi "Menangkan kami, karena jika engkau tak menangkan kami, kami khawatir, Ya Allah, tak ada lagi yang menyembahmu", adalah redaksi yang berlebihan sehingga terlarang. Secara adat kebiasaan, tak ada hubungannya antara kepentingan politik satu pihak dengan keberadaan orang yang menyembah Allah, apalagi dalam konteks Indonesia yang notabene berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Merupakan hal yang mustahil apabila kepentingan politik suatu pihak tak dikabulkan Allah lantas tak ada yang menyembah Allah lagi. Tentu saja kecuali bila dianggap bahwa yang absah menyembah Allah hanya segelintir orang saja yang punya kepentingan politik tertentu sedangkan lainnya dianggap non-Muslim. Tapi tentu saja anggapan seperti ini adalah nalar yang dikembangkan para Khawarij di masa lalu. Selain itu redaksi seperti itu terkesan mengancam bahwa kalau tak dikabulkan, maka mereka akan berhenti menyembah Allah.
Dalam sejarah, redaksi yang mirip dengan ini sebenarnya pernah terucap dari lisan Rasulullah ketika hendak perang badar. Beliau berdoa:
اللَّهُمَّ إِنْ تُهْلِكْ هَذِهِ الْعِصَابَةَ مِنْ أَهْلِ الْإِسْلَامِ لَا تُعْبَدْ فِي الْأَرْضِ
"Ya Allah, jika pasukan Islam yang berjumlah sedikit ini musnah, niscaya tidak ada lagi orang yang akan menyembah-Mu di muka bumi ini." (HR. Muslim)
Namun konteksnya sangat berbeda dengan keadaan masa kini ketika umat Islam menjadi umat terbesar kedua di dunia. Saat perang Badar, jumlah kaum Muslimin sangat sedikit sedangkan kaum musyrikin yang ingin memusnahkan Islam dari muka bumi sangatlah banyak sehingga wajar Rasulullah berdoa semacam itu sebab memang itulah satu-satunya pasukan kaum Muslimin yang ada di seluruh dunia. Bila Allah berkehendak kaum muslimin kalah dalam perang Badar maka itu sama saja dengan berkehendak memusnahkan seluruh kekuatan Islam yang ada sehingga tak ada lagi yang menyembah Nya di muka bumi ini. Konteks semacam ini tentu tidak terjadi di masa sekarang Sehingga berdoa dengan redaksi "mengancam" seperti di atas tidaklah dibenarkan. Wallahu a'lam.
Ustadz Abdul Wahab Ahmad, Wakil Katib PCNU Jember dan Peneliti di Aswaja NU Center Jatim.
Sumber NU Onlane.

PELANTIKAN KETUA PWI SUMSEL 5 MARET 2019 DIPASTIKAN DI GRIYA AGUNG


PALEMBANG, DS – Kepastian rencana pelantikan pengurus PWI Sumatera Selatan (Sumsel) hasil konferensi provinsi PWI Sumsel, dipastikan akan berlangsung di Griya Agung, Selasa (5/3/2018). Selain pelantikan PWI Sumsel, juga dilantik dewan kehormatan, Ikatan keluarga wartawan Indonesia (IKWI) PWI Provinsi Sumsel dan pengukuhan Masyarakat Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) PWI Sumsel.
Ketua PWI Sumsel yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris, H Firdaus Komar, pada momentum pelantikan akan melakukan penandatanganan sejumlah Memorendum of Understanding (MoU) dengan berbagai pihak. MoU terkait dengan pelaksanaan pendidikan wartawan dan komitmen pelaksanaan uji kompetensi wartawan (UKW).
MoU juga terkait kerja sama dengan pihak ketiga untuk menyukseskan berbagai program yang dicanangkan pemerintah. Komitmen kerja sama bidang pendidikan dan UKW. “Rencana MoU akan dilakukan dengan SKK Migas Sumbagsel dan PT Tambang Batubara (Persero) tbk,” ujar Firdaus.
Menurut Firdaus, berkaitan dengan kerja sama peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak wartawan dilakukan MoU dengan Stisipol Candradimuka. Sedangan kerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), sosialisasi dengan tujuan pencegahan radikalisme dan terorisme. “MoU juga akan dilakukan dengan YLK SS, ini semata mata untuk membantu memenuhi hak hak konsumen dan termasuk hak konsumen mendapatkan informasi yang akurat dan tidak hoax,” pungkas suami Anisatul Mardiah ini.
Satu agenda lagi yaitu bertepatan dengan rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2019 dan HUT ke-73 PWI, PWI mengundang khusus tamu yang saat ini masih menjabat sebagai Ketum PN IKA Unsri, Agung Firman Sampurna, yang juga Anggota 1 BPK RI.
Pertanyaan mengapa PWI mengundang Agung, karena PN IKA Unsri termasuk kumpulan alumni perguruan tinggi yang konsen dengan perubahan flatform ini dan baru baru ini melalui HIMPUNI sukses menggelar seri seminar terkait revolusi industri 4.0.
Agung secara khusus membahas revolusi 4.0 dan pola konsumsi informasi bagi publik . Mampukah Media menaklukkannya?.
“Saya pikir sangat penting pengelola dan praktisi media, mendiskusikan dan mengeksekusi hal ini karena perubahan flatform ini sudah menjadi keniscayaan yang tidak bisa dihindari,” ujarnya.
Firdaus mengatakan, apa pun bisnis nya yang mampu bertahan adalah yang mampu menyesuaikan dengan kondisi perubahan saat ini. Termasuk dalam pengelolaan media saat ini.
“Agung tidak tampil sendiri, bersama Sekjen Dewan Kehormatan PWI Pusat Sasongko Tejo, juga akan menceritakan pengalaman atau best practice saat mengelola media,” imbuhnya.
Sementara soal persiapan pelantikan ketua panitia pelaksana, Mulyadi, mengatakan, persiapan sudah matang dan dari PWI pusat sudah siap datang ke Palembang. “Rencananya Ketua Umum PWI pusat Bang Atal dan beberapa pengurus lainnya sudah siap datang ke Palembang,” ujar Mulyadi.
Selain pelantikan pengurus PWI Sumsel, juga dilantik Dewan Kehormatan PWI (DKP) Sumsel yang diketuai oleh H. Kurnati Abdullah, sekaligus pelantikan IKWI Sumsel yang diketuai oleh Anisatul Mardiah dan pengukuhan Mappilu PWI Sumsel yang dipercayakan kepada Mulyadi yang juga ketua bidang pembelaan wartawan PWI Sumsel.
☆☆☆ red
Redaksi : Dutasumsel.com

KORAMIL 402-12 PEMULUTAN BERSAMA ANGGOTA DAN MASYRAKAT DESA KECAPI BERSIHKAN LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN MASDARUL ULUM

INDRALAYA,DS,– Minggu, (24/2/2019), di mulai dari pukul 08.00 WIB, sampai pukul 10.00 wib Komando Distrik Militer (Koramil) 402-12 Pemulutan. melaksanakan Kegiatan Karya Bhakti bersama di  pondok pesantren Masdarul Ulum Desa Kecapi Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, Dalam Melaksanakan kegiatan Karya Bhakti bersama Di Pondok Pesantren Masdarul Ulum Desa Teluk Kecapi Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, dan  Bersama masyarakat  Desa Teluk Kecapi Kecamatan  Pemulutan , yang dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Inf Amzah Askani dan Babinsa Koramil 12/Pemulutan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Aparatur Desa setempat,Para Santri  dan masyarakat Desa Kecapi Kecamatan Pemulutan Berjibaku Gotong Royong Bersama Koramil 402- 12 Pemulutan dengan Sasaran yang dikerjakan adalah Pembersihan Lingkungan Pondok Pesantren,Kegiatan bersih lingkungan bersama sekali gus menciptakan lingkungan bersih dan sehat ini sesuai dengan Gerakan yang di Canangkan oleh Kabupaten Ogan Ilir yaitu Bulan Bakri Gotong Royong Masyrakat untuk mencegah wabah penyakit.terutama wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kerap datang terutama di musim pancaroba seperti sekarang ini,Sekarang tinggal kemauan dan tekad bersama utk menjadikan lingkungan bersih,di samping giat ini juga di Fokuskan untuk memusnakan jentik jentik Nyamuk yang sering terdapat di dalam genangan air maupun botol botol plastik bekas lainya.ini merupakan kegiatan Senergiritas Kemanunggalan TNI dan Rakyat utk menciptakan lingkungan bersih dan Sehat, jelas Danramil kepada Dutasumsel via phon.
Danramil 402-12 Kapten Inf Amzah Askani mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan hari ini adalah salah satu Karya Bakti TNI untuk masyarakat atau Kemanunggalan TNI – Rakyat.

” Benar dalam rangka ‘Karya Bakti TNI untuk masyarakat’ hari ini adalah pengabdian diri TNI kepada masyarakat, yang dalam hal ini, dilaksanakan pembersihan dipondok Pesantren Masdarul Ulum Desa Kecapi Kecamatan Pemulutan,” tambah Danramil 402-12 Pemulutan.
Dengan menjunjung tinggi semangat gotong royong, pemberihan di pondok pesantren, selesai pada pukul 10.00 WIB. Pelaksanaan kegiatan tersebut berlangsung aman dan lancar.
” Melalui kegiatan gotong royong ini, TNI ingin selalu mndekatkan diri dengan segenap lapisan masyarakat, termasuk diantaranya, kalangan pondok pesantren. Selain itu juga kegiatan ini dilakukan dalam rangka mewujudkan Kemanungggalan TNI-Rakyat,” pungkasnya, kepada Media Dutasumsel.com minggu,24/2/2019.

Pewarta : Sanditya
Editor/Redaksi : Dutasumsel

BAGI PASANGGAN YANG SUDAH MENIKAH PERSELINGKUHAN ADALAH MOMOK MENGERIKAN JANGAN SAMPAI TERJADI PADA KELUARGA KITA

DUTASUMSEL.Tak ada luka yang lebih menyakitkan daripada diselingkuhi pasangan halal kita, Sungguh sangat menyakitkan bukan? Apalagi, hal tersebut sudah dilakukan berulang kali dan tak pernah jera.

Namun sebenarnya, perselingkuhan bisa di pidanakan! Sekalian biar kapok, seperti ini hukumanya…

Bagi pasangan yang telah menikah, perselingkuhan adalah momok mengerikan yang sebisa mungkin jangan sampai terjadi. Namun, pengalaman di sekitar mengajarkan bahwa perselingkuhan ada dan nyata.

Ketika pernikahan disahkan oleh hukum, ada aturan hukum perselingkuhan dalam pernikahan yang bisa mempidanakan mereka yang hobi selingkuh.

Aktivitas yang tergolong sebagai perselingkuhan pun diartikan berbeda-beda, mulai dari komunikasi lisan, tertulis, tatap muka, hingga perzinaan.

Hukum perselingkuhan sampai zina

Dikutip dari Hukum Online, menurut R. Soesilo zinah adalah “persetubuhan yang dilakukan oleh laki-laki atau perempuan yang telah kawin dengan perempuan atau laki-laki yang bukan isteri atau suaminya”.

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 284 menghukum pelaku zinah dengan hukuman maksimal 9 bulan penjara.

Ada sejumlah aspek hukum mengenai zinah ini, yakni:

1. Yang disebut zinah adalah hbungn tubuh di luar nikah antara dua orang yang salah satu atau keduanya telah menikah.

2. Perzinahan harus bisa dibuktikan dengan (a) pengakuan tersangka perzinahan, dan/atau (b) saksi mata, yang dalam hukum Islam harus memenuhi persyaratan: 4 orang lelaki dewasa yang menyaksikan adanya penetrasi hubungan s*ksu4l.

3. Kasus zinah adalah delik aduan. Hanya pasangan resmi dari pelaku perzinahan yang berhak melaporkan tindak perzinahan. Polisi tidak berhak menangkap pelaku perzinahan tanpa laporan dari pasangan resmi pelaku perzinahan.

4. Pada perceraian karena alasan perzinahan, mantan suami istri tidak bisa rujuk.

5. Meski yang melaporkan perzinahan adalah pasangan resmi dari salah satu tersangka perzinahan, proses hukum mengenai dua (atau lebih) orang yang terlibat dalam perzinahan.

6. Perzinahan dilakukan atas dasar suka sama suka tanpa adanya paksaan dari siapa pun.

Sanksi dari hukum perselingkuhan oleh PNS

Pada kasus perzinahan yang dilakukan oleh seseorang berstatus Pegawai Sipil Negara (PNS), selain hukuman pidana yang termuat dalam KUHP, pelaku juga akan dikenai sanksi disiplin berat.

Alasannya, perzinahan bisa dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil Pasal 3 angka 6, yakni, setiap PNS wajib “menjunjung tinggi kehormatan negara, Pemerintah, dan martabat PNS.”

Atas pelanggaran tersebut, menurut Pasal 10 angka 4, pelaku akan diberi sanksi berat berupa:

1. Penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 (tiga) tahun.

2. Pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah.

3. Pembebasan dari jabatan.

4. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS.

5. Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS.

Jika tersangka perzinahan adalah PNS, selain melapor kepada polisi, pasangan resmi bisa melapor kepada atasan pelaku di lembaga pemerintah tempatnya bekerja.

Bagaimana jika perselingkuhan itu tidak mengandung perzinahan?

Jika pasangan resmi sudah sangat kesal dan ingin membawa pasangannya yang berselingkuh ke meja hijau, tetapi tersangka dalam posisi tidak berzina atau yang melapor tidak memiliki bukti atas perzinaan, ada aturan lain yang bisa dipakai.

Pertama, jika perselingkuhan itu (1) terjadi melalui media elektronik dan (2) mengandung hal yang melanggar kesusilaan, data elektroniknya bisa menjadi bukti untuk menyeret tersangka ke polisi.

Aturan yang dipakai adalah UU ITE Pasal 27 ayat 1 berbunyi, “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.”

Kedua, jika perselingkuhan tidak terjadi melalui media elektronik, hukum lain yang bisa dipakai adalah KUHP Pasal 335 tentang perbuatan tidak menyenangkan.

Pasal ini juga bisa dipakai pada orang lain yang dinilai mengganggu keharmonisan rumah tangga atau bahkan merebut pasangan orang.

Demikian, semoga informasi ini dapat bermanfaat.

Sumber Artikel Wajib Baca

PEMUDA DESA TANJUNG ATAP GALANG DANA UNTUK PERBAIKI RUMAH TAK LAYAK HUNI

INDRALAYA,DS, – Rumah Nuraini (60) Warga Dusun III Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu Jauh dari katagori layak huni. Untuk itu beberapa orang pemuda desa Tanjung Atap kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir (OI) terpanggil untuk merenopasi rumah tersebut dengan melakukan penggalangan dana dengan cara menjalankan lis ke rumah rumah warga.

Seperti dikatakan Luk (28) dibantu 10 orang pemuda lainnya sebagai warga Tanjung Atap, Jumat (22/2/19) menjalankan lis ke rumah rumah warga, dari dana yang terkumpul nantinya untuk membantu merenopasi tempat tinggal Nuraini, karena kondisi rumah Nuraini sangat memprihatinkan, berapapun hasilnya akan disumbangkan kepada Nuraini. ” Semoga niat baik kami pemuda di desa Tanjung Atap bisa terlaksana”, ujar Luk.

Untuk melakukan renopasi rumah tersebut, pemuda Tanjung Atap akan melakukan secara gotong royong mengerjakan sendiri. ” kami akan gotong royong bangun rumah tersebut, kalaupun nantinya ada donatur atau bantuan dari masyarakat untuk membelikan bahan bangunan, uang hasil bantuan dari masyarakat yang sudah ada akan kami belikan untuk perlengkapan dan keperluan rumah Nuraini dan adiknya”, ujar Rial.

Dari hasil pantauan, rumah panggung berukuran 2 x 3m tersebut dihuni oleh Nuraini bersama adik perempuannya Saadah (45) yang juga berkebutuhan khusus. Dirumah inilah segala aktifitas dilakukan sejak dari makan hingga istirahat tidur.,

Menurut Nuraini, kondisi rumahnya sudah beberapa tahun terakhir seperti itu, tidak ada bantuan apapun yang diterimahnya dari pemerintah, baik itu program raskin, PKH dan jaminan atau bantuan pemerintah lainnya.

Lanjutnya, untuk melanjutkan hidup sehari hari Nuraini harus berjuang bekerja menjadi tukang urut panggilan. ” Alhamdulillah dari hasil tukang urut, kami dapat hidup, yang penting aku samo adekku pacak makan”, sembari tak memungkiri ada juga bantuan dari tetangga.

Sementara itu saat dikonfirmasi kepada pemerintah daerah melalui Kepala Dinas Sosial OI Irawan Sulaiman, menyayangkan dan mempertanyakan kenapa Keluarga tersebut belum menjadi Peserta KPM PKH dan berjanji akan segera dimasukkan pada Verifali pendataan peserta KPM PKH pada Maret mendatang. ” nanti akan dimasukkan pada Verifali pendataan KPM PKH yang akan datang dan jangan sampai tidak masuk pada pendataan nanti”,tutup Irawan Sulaiman yang baru menjabat beberapa hari sebagai kepala dinas sosial OI.

Pewarta :  A Perdana
Ediyor/ Redaksi : Dutasumsel

TIM VERIFIKASI ALOKASI DANA DESA KECAMATAN PEMULUTAN BARAT SAMBANGGI EMPAT DESA

INDRALAYA, DS,– Tim verifikasi alokasi dana desa (ADD) tahun 2018 melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan sejumlah infrastruktur yang telah dilaksanakan  Desa Sukamerindu, Kamal,Talang Pangeran Ulu,dan Saarang Lang Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir pada tahun anggaran 2018 kemarin. Setidaknya ada empat program pembangunan yang telah selesai diselenggarakan dengan menggunakan dana desa.

Peninjauan tim verifikasi akhir tersebut dilakukan oleh Camat Pemulutan Barat M Ali Romli, Kapospol Brigadir Sugiono, Sekcam Pemulutan Barat Askari, Kepala Desa Kamal Fajar, Kepala Desa Sarang Lang Taufik Sopa, Kepala Desa Sukamerindu Rudi Hartono,dan Kepala Desa Talang Pangeran Ulu Kasnadi Barmawi, serta tim Pengawas Teknis ADD dan Anggota TPK Kecamatan Pemulutan Barat.
“Kegiatan tersebut dilakukan untuk memeriksa secara langsung bentuk bangunan fisik yang telah diselenggarakan pihak  Desa,Jadi di dalam tim tersebut ada beberapa pihak selaku pengawasnya, termasuk kepolisian,” tutur Kapospol, Pemulutan Barat.

Adapun hasil verikasi akhir pembangunan yang menggunakan ADD 2018 tersebut diantaranya, pembangunan Desa -Desa di Kecamatan Pemulutan Barat ADD 2018 dengan volume 100 persen. Pembangunan WC Umum, pembangunan Jembatan Cor Beton 8m× 260 m, pembangunan Pagar Paud dari ADD 2018 deengan volume 100 persen.
Kemudian, Sukamerindu,ADD 2018  dengan volume keseluruhan 100 persen.

“Kita dari pihak kepolisian masuk ke dalam tim pengawasan alokasi dana desa ini. Jadi setiap kegiatan pembangunan di Desa harus jelas dan dilakukan pengecekannya. Itu salah satu fungsi dari anggota Bhabinkamtibmas yang ada di Desa Hal ini untuk mencegah adanya penyimpangan dalam merealisasikan dana desa tersebut,” tambahnya

Pewarta : Sanditya
Edito

POLRES OGAN ILIR LAKSANAKAN HARI PEDULI SAMPAH NASIONAL( HSPN) DIARI KM 35 JALAN LINTAS TIMUR SAMPAI KM 40

INDRALAYA, DS, - Dalam Apel ini dilakukan Deklarasi Peduli Sampah Menuju Indonesia Bersih 2020 yang dipandu Pimpinan Apel dan diikuti seluruh Peserta Apel.

Pelaksanaan Apel Gabungan ini sengaja diadakan di Lapangan Bhayangkara Polres Ogan Ilir samping Polsek Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, untuk menunjukkan dan memberikan edukasi kepada kita semua mengenai kondisi  sampah dan permasalahan sampah.

Dimana, bertindak selaku Pimpinan Apel Kapolres Ogan Ilir Akbp. Gazali Ahmad yang di dampingi oleh Asisten Satu Pemkab OI, dan seluruh OPD Pemkab OI,  Camat Indralaya, bertindak sebagai pimpinan Apel sekaligus memberikan Arahan.

Peserta Apel terdiri dari personel TNI dari Pabung 0402 OKI- OI dan Yon Armed OI, Personel Polres Ogan Ilir, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Lingkungan Hidup serta Petugas Kebersihan Kabupaten Ogan Ilir.

Tema Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2019 ini adalah "Kelola Sampah untuk Hidup Bersih, Sehat dan Bernilai", sebagaimana diketahui bahwa masalah terbesar di lingkungan kita saat ini adalah sampah, dimana sampah yang paling menimbulkan masalah adalah yang berasal dari bahan plastik yang sangat sulit terurai secara alami.

Dalam kegiatan HPSN Setelah upacara Kapolres bersama anggota membersihkan sampah yang berserakan dengan dibagi  Lima Zona  kemudian setelah itu sampah dibawa untuk di buang ke TPA daerah kabupaten OI.

"Ini adalah rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2019, yang kita laksanakan bersama jajaran dan juga dari pihak Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir," katanya Kepada Dutasumsel.com Jumat 22/2/2019.

Ia mengatakan, kegiatan peduli sampah itu dilakukan pihaknya di lima Zona, untuk pembersihan lingkungan sekitar yang diawali dari Depan Pemkab Indralaya, Sampai ke Tebing Grinting jalan dalam  Desa.


"Hari ini ada lima zona yang kita lakukan pembersihan, salah satunya kawasan Pasar Indralaya dalam setiap harinya warga yang menjadi tempat peredaran sampah paling banyak dalam kota Ogan Ilir, sebelumnya di tingkat kecamatan dilakukan hal yg sama oleh jajaran Polsek kita," ujarnya.

"Ke depan kita menekankan kepada anggota kita untuk peduli dengan kebersihan lingkungan, terutama dari lingkup kecil yaitu keluarga," kata Kapolres.

Diakhir amanat  Kapolres OI menyampaikan bahwa menjaga kebersihan lingkungan itu bukanlah tanggungjawab Pemerintah dan beberapa orang saja, namun lingkungan hidup adalah tanggungjawab kita bersama sebagai warga negara.

Pewarta : Sanditya
Editor/Redaksi : Dutasumsel