NEWS

Slider

Polres Prabumulih Siagakan Personel Gabungan, Menjaga Keamanan Pergantian Malam Tahun Baru


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Dalam rangka memberikan rasa aman pada masyarakat jelang puncak pergantian tahun, Polres Prabumulih Polda Sumsel menyiagakan ratusan personel gabungan.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH menuturkan, semua satuan dan fungsi baik itu, Satlantas, Sat Intelkam, Sat Samapta, Satreskrim, Satres Narkoba, dan lainnya turut dilibatkan.


"Tujuannya agar pengamanan puncak pergantian tahun 2022 ke 2023 dapat optimal," kata AKBP Witdiardi, usai memberikan arahan pada apel siaga dihalaman Mapolres Prabumulih,  Sabtu (31/12/2022)


Kapolres menjelaskan, ratusan personil akan disebar ke 18 titik keramaian yang sudah dipetakan sebelumnya. Tak hanya itu, pihaknya juga menerjunkan tim Patroli Mobile. 


"Personil kita sebar ke 18 titik keramaian dan di backup oleh 4 tim patroli yang melakukan patroli mobile keliling wilayah Kota Prabumulih," jelasnya. 


Guna memastikan pelaksanaan pengamanan berlangsung sesuai SOP, lanjut Kapolres, dirinya akan  turun langsung melakukan peninjauan ke sejumlah titik keramaian.


"Kita melakukan pengamatan dan peninjauan langsung, agar personel bisa melaksanakan tugas secara baik. Sehingga hal-hal tidak diinginkan bisa dicegah dan diantisipasi,” pungkasnya. 


Editor: Heru

Tim Gurita Polres Prabumulih Ciduk Satu Dari Tiga Tersangka Penganiayaan dan Perampasan Terhadap Anak


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Aksi penganiayaan anak menimpa FA, 15 tahun warga Kecamatan Prabumulih Timur, Selasa, 7 Desember 2022, sekitar pukul 22.30 WIB di Jalan Arimbi Kelurahan Prabu Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur berhasil diungkap.


Akibat kejadian itu, korban kehilangan sepeda motor dan HP-nya hingga mengalami kerugian jutaan rupiah hingga akhirnya melaporkan kejadian menimpanya ke SPKT Polres Prabumulih.


Hingga dilakukan penyelidikan dan pengembangan dan berhasil ditangkap salah satu pelaku, FS, 17 tahun, warga Kecamatan Prabumulih Timur, Jumat, 30 Desember 2022, sekitar pukul 23.30 WIB ketika tengah berada di Jalan Jend Sudirman Kelurahan Tugu Kecil, Kecamatan Prabumulih Timur dilakukan Tim Gurita Polres Prabumulih.


Usai penangkapan pelaku, langsung dibawa ke Mapolres Prabumulih guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.


Kepada polisi, FS mengakui perbuatannya. Tetapi, ia tidak sendiri bersama rekannya, BR, DY, dan DK masih buron dan diburu Tim Gurita Polres Prabumulih.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kasatreskrim, AKP Alita Firman SH MH dikonfirmasi membenarkan hal itu.


“Iya betul, baru satu tersangka berinisial FS. Sementara tiga lagi rekan tersangka masih buron dan kita kejar dan tangkap,” sebutnya.


Kedua pelaku, kata dia dijerat Pasal 80 UU RI No 35/2014 tentang penganiayaan anak di bawah umur dan Pasal 365 KUHP tentang Curas.


“Ancaman di atas 5 tahun penjara, masih terus kita kembangkan kasusnya,” pungkasnya. (jon)


 Editor:Heru

Kasus KDRT Terjadi Lagi, Rapio Dijemput Tim Gurita Polres Prabumulih Di rumah


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Gara-gara kesal terhadap istri, hingga terjadi kasus KDRT akhirnya membuat Rapio, 26 tahun warga Jalan Tri Sukses RT 20/RW 08 Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara merasakan dinginnya dinding penjara.


Kejadian aksi penganiayaan kepada istrinya pada Senin, 5 Desember 2022 di rumahnya. Akibat kejadian itu, istrinya mengalami luka lebam di tangan dan berobat ke RS AR Bunda. Hingga kejadian ini, dilaporkan ke SPKT Polres Prabumulih.


Setelah dilakukan penyelidikan, Tim Gurita Polres Prabumulih langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku, Rapio di rumahnya hingga akhirnya di bawa ke Mapolres Prabumulih guna proses hukum akibat penganiayaan terhadap istrinya.


Dihadapan petugas, Rapio mengakui perbuatannya karena kesal perilaku istrinya. Dan, ia pun menyesal telah melakukan penganiayaan istrinya mengalami luka lebam di tangannya.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kasatreskrim, AKP Alita Firman SH MH dikonfirmasi menjelaskan, pelaku dikenakan Pasal UU No 23/2004 tentang penghapusan KDRT.


“Betul, pelaku penganiayaan istri kita tangkap di rumahnya. Kini, sudah diamankan dan dimasukkan ke sel tahanan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Alita.


Sebutnya, pelaku sendiri diancam penjara di atas 5 tahun karena perbuatannya itu. “Pelaku masih menjalani pemeriksaan tim penyidik,” pungkasnya. (jon)


 Editor: Heru

Aksi Pencurian Besi Pertamina Berhasil Di Gagalkan Polsek Prabumulih Timur, 2 Dari 11 Pelaku Berhasil Di Ciduk


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Pertamina Field Limau sedikit bisa bernapas lega, pasalnya aksi pencurian besi milik perusahaan BUMN ini berhasil digagalkan oleh Polres Prabumulih melalui Polisi Sektor jajarannya yaitu Polsek Prabumulih Timur.


Atas laporan dari salah seorang Security Pertamina, Tim Opsnal Polsek Prabumulih Timur langsung bergerak hingga alhasil 2 tersangka Juli dan Supri yang keduanya tercatat sebagai Warga Kabupaten Muara Enim berhasil ditangkap dan ditahan.


Kapolres Prabumulih AKBP. Witdiardi SIK didampingi Kapolsek Prabumulih Timur AKP Bobby Elarik dan Kasi Humas Polres AKP Sri Djumianti berikut Kepala Security Officer Pertamina Field Limau, dalam Pers Release di Mapolsek Prabumulih menjelaskan, saat ini dari 11 pelaku pihaknya telah menangkap 2 pelaku dan lainnya dinyatakan buron, Jumat (30/12/2022) sore.


“Kedua tersangka ditangkap saat tengah melakukan aksinya di TKP, saat ini mereka berikut barang bukti seperti Sepeda Motor, Kotrek, cangkul, gerobak juga mesin potong besi dan lainnya telah kita amankan di kantor polsek ini,” terang Witdiardi.


Lebih dalam jelas Kapolres, dalam kasus pencurian besi ini Pertamina ditafsir menderita kerugian senilai Rp. 107.000.000,.


“Kedua tersangka akan kita jerat dengan pasal 363 ancaman kurungan 7 tahun. Dan 9 tersangka DP0 yang telah kami kantongi namanya akan terus kami buru,” ujar Kapolres Prabumulih.


Ditempat yang sama Kepala Security Officer Pertamina Limau, Wasto mengucapkan apresiasi dan terima kasih pada Polres Prabumulih khususnya Polsek Prabumulih Timur yang telah berhasil menggagalkan aksi pencurian besi milik Pertamina dan juga menangkap pelaku.


“Tentu atas kerja keras kepolisian ini pencurian besi pertamina berhasil digagalkan. Kami beserta Polres Prabumulih serta Polsek jajarannya akan bekerja sama memberi informasi, semoga 9 pelaku yang masih buron segera tertangkap hingga semuanya dapat terkuak kasus pencurian barang objek vital negara ini,” pungkas Wasto.(AB)


Editor:Heru

Gerakan Bhayangkara Bersyiar, Kapolres Prabumulih Beserta Jajaran Sambangi Masjid Hidayatullah


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Program Gerakan Bhayangkara Bersyiar atau GEBYAR dan Jumat Curhat mendapatkan apresiasi jemaah Masjid Hidayatullah di Jalan Aru Kelurahan GIB, Kecamatan Prabumulih Timur.


Hal itu disampaikan jemaah Masjid Hidayatullah ketika Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi ketika melakukan sholat jumat bersama jajarannya, Jumat, 30 Desember 2022. Di Jelas jemaah, sehingga bisa mengubah image polisi terkenal seram dan menakutkan. Ternyata, tidak demikian karena ia terkejut bisa jadi imam dan khotib.


“Kita terima kasih atas kunjungannya, sehingga kita sebagai masyarakat semakin dekat bersama Polri,” ujar Syarifuddin, Ketua Masjid Hidayatullah.


Selain itu, akunya informasi dari Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi SIk MH dan jajaran jelas memberikan motivasi dan juga semangat kepada jemaahnya. “Kegiatan dilakukan Kapolres Prabumulih dan jajaran jelas akan memberikan dampak positif bagi jemaah kita,” terangnya.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH menjelaskan, kedatangan selain program GEBYAR dan Jumat Curhat jelas memaparkan program telah dijalankan Polres Prabumulih dalam rangka meningkatkan pelayanan publik.


“Polres Prabumulih tidak bisa bekerja sendiri dalam menjalankan program layanan publik, agar semakin baik. Dan, tentunya bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ucap Kapolres.


Jelas membutuhkan dukungan masyarakat, kata Witdiardi program telah dijalankan bisa berjalan baik dan mendapatkan sambutan masyarakat. “Kita juga mengajak masyarakat, selalu menjaga Kamtibmas sehingga tidak terjadi gangguan,” pungkasnya. (jon)


Editor:Heru

Jumat Barokah, Kapolres Edukasi Tukang Ojek Pangkalan


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Sebelum melaksanakan sholat Jumat di Masjid Al Hidayatullah di Jalan Aru Kelurahan GIB, Kecamatan Prabumulih Timur, Jumat, 30 Desember 2022.


Melaksanakan kegiatan Jumat Curhat, Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH dan jajaran menyambangi tukang ojek pangkalan di depan RS AR Bunda.


Dalam kegiatan itu, para tukang ojek pangkalan menyampaikan, meminta kemudahan dan keringanan dalam pembuatan SIM, pemutihan pajak. Selanjutnya, soal penerapan Tilang ETLE, dan lainnya.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH mengatakan, kalau pembuatan SIM sudah ada ketentuan biayanya berdasarkan PNBP telah ditetapkan. “Kalau kemudahan, jelas bisa kita berikan dan bantu dalam pembuatan SIM. Begitu juga pemutihab pajak, biasanya melalui keputusan Gubernur Sumsel,” terang Kapolres.


Sedangkan, soal Tilang ETLE. Kata Witdiardi, mengimbau, agar para tukang ojek pangkalan ini mematuhi aturan dan taat lalin. “Kalau sudah direkam kamera ETLE, dan melakukan pelanggaran jelas akan dikenakan sanksi tilang otomatis. Akan langsung dikirim ke rumah suratnya,” beber Wit.


Menghindari dan mengantisipasi peristiwa berdarah antar tukang ojek pangkalan, akibat rebutan penumpang. Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH menekankan, menghargai harkat dan martabat sesama tukang ojek pangkalan.


“Budayakan antri dan saling hormat-menghormati dan menghargai, agar tidak memicu rebutan penumpang hingga berujung pertumpahan darah. Harapan kita, kejadian itu tidak terulang lagi,” kata Pamen berpangkat dua melati ini.


Kata Alumni AKPOL 2002 ini, menekankan, agar sama-sama menjaga Kamtibmas sehingga tidak terjadi gangguan Kamtibmas berujung merugikan masyarakat itu sendiri. “Mari kita jaga Kamtibmas bersama-sama, agar tidak terjadi gangguan,” wanti Mantan Kapolres Mukomuko ini.


Roni, salah satu tukang ojek pangkalan RS AR Bunda mengatakan, berterima kasih atas wejangan dan imbauan diberikan Kapolres Prabumulih kepada para tukang ojek pangkalan. “Supaya patuh aturan, dan menghindari hal-hal tidak diinginkan. Seperti rebutan penumpang, hingga berujung perselisihan dan menekan korban jiwa,” tutupnya. (jon)


Editor: Heru

Tidak Ada Yang Salah Dengan Malam Tahun Baru, Kapolres Prabumulih Himbauan Ini


PRABUMULIH, DutaSumsel  -- Tidak terasa Tahun 2022 akan segera berakhir, dan tinggal hitungan jam lagi malam tahun baru atau pergantian tahun 2023 yang dinanti akan menghampiri. Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan di penghujung Desember ini tetap dalam situasi aman, lancar dan kondusif seperti biasanya. 


Bicara soal tahun baru, mungkin kebanyakan warga masyarakat akan merayakan malam pergantian tahun itu. Dengan cara mereka sendiri acara atau pesta malam tahun baru akan dilakukan bersama keluarga, teman dekat dan para sahabat maupun mitra kerja bahkan rekan se komunitas. 


Tidak ada yang salah dengan malam pergantian tahun, yang dalam hal ini Polres Prabumulih Polda Sumsel sebagai tugas dan fungsinya untuk menjaga Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya agar tetap kondusif dengan tiada henti memberikan himbauan. 


Kapolres AKBP Witdiardi SIK MH kembali mengingatkan tentang acara atau pesta malam tahun baru, Jumat (30/12/2022). 


Didampingi Kasi Humas AKP Sri Djumianti mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemkot, bahwa malam pergantian tahun di Prabumulih tidak ada perayaan. 


"Kami juga menghimbau kepada masyarakat, bila mana tidak terlalu penting untuk bersama mengurangi mobilitas," ucap Kapolres di Mapolres saat diwawancarai media ini. 


Lebih dalam, kurangi mobilitas sebaiknya tetap berada di rumah. Mengingat saat ini juga cuaca dengan curah hujan sedang tinggi, demi kesehatan dan keselamatan bersama. 


"Semua demi ketertiban masyarakat, kami juga menghimbau tidak ada pesta-pesta berkerumun apalagi menggunakan badan jalan," pungkas Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi.(AB)


Editor: Heru

Satreskrim Polres Prabumulih, Amankan Dua Pelaku Pencurian Pipa Milik Pertamina


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Pertamina di Jalur Suction, Jalan Nigata, Dusun I Desa Tanjung Menang, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih lari kocar-kacir saat digerebek polisi.


Dari hasil penggerebekan Polisi berhasil mengamankan dua pelaku, Juli Usri (33) warga Jalan Sindang, Kelurahan Tanjung Raman dan Supriyanto (45) warga Dusun II, Desa Baru Rambang, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim.


Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Bobby Eltarik SH MH didampingi Kanit Reskrim Polsek Prabumulih Timur Ipda Haryoni Amin SH membenarkan telah menggerebek aksi pencurian pipa Pertamina.


"Kemarin kita mendapat laporan dari Security adanya pencurian pipa milik Pertamina, dan kita langsung melakukan penggerebekan," katanya Kanit Reskrim, Jumat 30 Desember 2022.


Dari hasil penggerebekan petugas Kepolisian berhasil mengamankan pipa curian yang belum sempat dibawa oleh para pelaku sepanjang 500 Meter.


"Lebih kurang 500 Meter pipa sudah diambil oleh pelaku dengan cara menggali pipa besi yang tertanam dan dipotong," ujar Kanit Reskrim Regon sapaan akrabnya.


Kedua pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Prabumulih Timur untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.


"Kesembilan pelaku yang lari sudah kita kantongi identitasnya dan masih dalam pengejaran," pungkasnya.


Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara. (*)



 Editor:Heru

Kasat Lantas Polres Prabumulih Ajak Awak Media Tertib Berlalu Lintas, Akhir Januari Mulai Di Terapkan Tilang ETLE


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Pemasangan tiga titik kamera ETLE, sudah dilakukan dan sebentar lagi rampung. meliputi; Tugu Air Mancur, Simpang Patung Kuda, dan Simpang Bawah Kemang.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH bersama Kasat Lantas, AKP Muthemainah SH menjelaskan, penerapan Tilang ETLE akan dilakukan minggu ketiga Januari 2023. “Kita berharap rekan media, bisa membantu edukasi soal ETLE ini melalui berita. Sehingga, masyarakat paham dan tidak lagi bingung jika nantinya diterapkan ETLE,” terangnya, Kamis, 29 Desember 2022 ketika melaksanakan sosialisasi kepada para awak media, usai press release dilakukan Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi di penghujung 2022.


Makanya, ia mengimbau, awak media, mengajak masyarakat patut berlalin agar tidak terekam kamera ETLE. Dan, kena sanksi tilang dan dikirim dendanya ke rumah. “Kita juga mensosialisasikan Aplikasi Smart City Dulur Kito, guna mengecek pemblokiran kendaraan,” jelasnya.


Akunya, tilang manual tetap bisa dilakukan. Tetapi, ada syaratnya jika pemilik kendaraan melepas pelat atau nopol. “Penilangan secara manual, bisa dilakukan petugas Satlantas kita di lapangan,” terangnya.


Lanjutnya, sosialisasi Tilang ETLE dan Aplikasi Smart City Dulur Kito sejauh ini terus dilakukan. “Guna meningkatkan pemahaman soal ETLE, juga meningkatkan kepatuhan dan ketaatan dalam berlalin,” pungkasnya. (jon)


 Editor:Heru

Satreskrim Polres Prabumulih Ungkap Jumlah Restoratif Justice Selama Setahun


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Permasalahan hukum tidak harus melulu berujung pidana, tetapi juga bisa diselesaikan menggunakan Restoratif Justice alias RJ.


Selama 2022, sebanyak 44 kasus masuk ke Polres Prabumulih dan ditangan Satreskrim telah dilakukan upaya RJ. Hal itu dibenarkan Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kasatreskrim, AKP Alita Firman SH MH ketika dibincangi awak media, Kamis, 29 Desember 2022.


Hal itu diungkapkan Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kasatreskrim, AKP Alita Firman SH MH ketika dikonfirmasi awak media, Kamis, 29 Desember 2022.


“Selama satu tahun, Satreskrim Polres Prabumulih telah melakukan RJ sebanyak 44 kasus,” ujar Alita, sapaan akrabnya.


Mantan Kasatreskrim Narkoba Polres Pagar Alama ini menjelaskan, tidak hanya kasus pencurian saja dilakukan RJ. Tetapi, juga ada kasus PPA, dan lainnya.


“Intinya, ada perdamaian antara korban dan pelaku. Pelaku baru sekali melakukannya dan berjanji, tidak mengulangi perbuatannya,” terangnya.


Selanjutnya, upaya RJ memang bisa dilakukan mengacu SOP telah ditetapkan. Asalkan, memenuhi persyaratan dan ketentuan telah ada. “RJ ini, salah satu pengoptimalan pelayanan publik,” bebernya.


Terpisah, Kasatreskrim Narkoba, AKP Heri SH MH mengatakan, tahun ini baru 4 kasus narkoba dilakukan RJ. “Kalau Satres Narkoba tahun ini, hanya empat kasus saja,” tukasnya.


Demikian pula, Kasat Lantas, AKP Muthemainah SH juga menerangkan, kalau jajarannya hanya 2 RJ diterapkan dalam kasus lakalantas. “Betul, hanya 2 kasus saja penerapan RJ dilakukan sepanjang tahun ini,” sebut Muthe, sapaan akrabnya. (jon)


 Editor:Heru

Polres Prabumulih Sidik Kasus Korupsi Mantan Kades Pangkul, Yang Merugikan Negara Rp 507 Juta


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Polres Prabumulih terus menyelidiki salah satu kasus dugaan korupsi dana desa menjerat Mantan Kades di Kota Nanas ini berada di Kecamatan Cambai. Sejauh ini, masih berjalan dan ditangani penyidik Polres Prabumulih melalui Satreskrim dan Unit Pidkor. Apalagi, susah jelas ada indikasi menimbulkan kerugian negara.


Hasil audit BPKP Perwakilan ditemukan kerugian negara Rp 507 juta, dan informasi dihimpun awak media Polres Prabumulih telah menetap tersangka. Bukan saja mantan kades, tetapi juga lainnya.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH didampingi Kasatreskrim, AKP Alita Firman SH MH membenarkan hal itu. “Penyerahan berkas ke Kejari Prabumulih, telah tahap 1 dan sekarang masih berjalan proses hukumnya. Dan, memang hasil audit BPKP Perwakilan Sumsel ditemukan kerugian negara Rp 507 juta,” ujar Kapolres.


Tahun ini, kata Alumni AKPOL 2002 ini menjelaskan, memang sejauh ini baru satu kasus dugaan korupsi disidik Satreskrim Polres Prabumulih. “Kita upayakan secepatnya, berkasnya lengkap hingga penyidik menyerah berkas ke Kejari Prabumulih dinyatakan lengkap atau P21,” terang Witdiardi.


Kasus tersebut, aku Wit masih terus dilakukan penyelidikan oleh penyidik di Unit Pidkor Polres Prabumulih sejauh ini. “Sejumlah saksi, termasuk Mantan Kades tersebut sudah dilakukan pemeriksaan dugaan korupsi dana desa tersebut,” tukasnya. (jon)


 Editor: Heru

Satlantas Prabumulih Terjun Ke Pasar Sosialisasi Tilang ETLE dan Aplikasi Smart City Dulur Kito


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Tilang ETLE dan Aplikasi Smart City Dulur Kito, segera akan diberlakukan Januari 2023. Sosialisasi tentang penerapan, terus dilakukan petugas Satlantas Polres Prabumulih agar masyarakat memahaminya.


Juga, meningkatkan kepatuhan dan ketaatan terhadap aturan lalin agar tidak melanggar sehingga terekam kamera ETLE telah dipasang di tiga titik.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kasat Lantas, AKP Muthemainah SH dikonfirmasi awak media membenarkan hal itu.

 

“Iya betul, per Januari 2023 Tiang ETLE dan Aplikasi Smart City Dulur Kito telah diberlakukan. Apalagi, kamera ETLE telah dipasang,” ujar Muthe, sapaan akrabnya, Kamis (29/12/2022). 

 

Ungkapnya, kegiatan sosialisasi ini bagian dari upaya edukasi masyarakat, agar meningkatkan kepatuhan dan ketaatannya terhadap aturan lain. “Agar tidak kena Tilang ETLE, secara otomatis merekam pelanggaran dilakukan pengendara kendaraan,” beber kasat lantas cantik ini. 


Wanita lama bertugas di Ditlantas Polda Sumsel ini menjelaskan, penerapan ETLE ini akan dilakukan di seluruh wilayah Polda Sumsel, termasuk Polres Prabumulih.


 “Jika kena Tilang ETLE, surat akan langsung sampai ke rumah. Jika memiliki kendaraan sudah dijual, sebaiknya lapor ke Satlantas Polres Prabumulih agar diblokir. Sehingga, Tilang ETLE tidak sampai ke pemilik lama melainkan ke pemilik baru,” pesannya.


Editor: Heru

Kapolsek Cambai Terjunkan Personil Di Acara Pesta Adat Desa Pangkul, Antisipasi Hal Yang Tidak Diinginkan


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Polres Prabumulih Polda Sumsel melalui Polsek Cambai terjun langsung mengawasi acara tahunan, yakni sedekah adat memperingati Hari Terbentuknya Desa Pangkul ke 374 tahun.


Dalam acara sedekah adat tersebut, Polsek Cambai Kota Prabumulih menerjunkan anggota untuk mengganti hal-hal yang tak diinginkan.


"Alhamdulillah, acara berjalan dengan lancar dan kondusif", ucap Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi SIM MH, melalui Kapolsek Cambai Iptu Wanianto SH ketika dikonfirmasi awak media Kamis (29/12/2022).


Ungkapnya, kegiatan sedekah adat/ulang tahun desa pangkul yang ke_374 tahun yang mana kegiatan tersebut di adakan setiap ahir tahun sebagai wujud tanda sukur terhadap tuhan yang maha esa & leluhur. 


"Adapun kegiatan berupa pembacaan yasin, doa bersama bertempat di balai adat desa Pangkul Dusun III kecamatan cambai kota prabumulih," urainya.


Terakhir, untuk giat acara tersebut, Polsek cambai melalui unit Intelkam telah melakukan kegiatan deteksi. Serta melalui unit shabara telah melakukan pengamanan dan Patroli hunting. Acara berjalan dengan Aman, lancar hingga acara selesai situasinya kondusif." tutupnya.


Editor: Heru

Polsek RKT Terjunkan Personil Awasi Pengisian BBM


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Mengantisipasi dan mencegah pengepokan atau penimbunan BBM, baik itu jenis Pertalite atau Solar. Polres Prabumulih Polda Sumsel melalui Polsek Rambang Kapak Tengah (RKT) menerjunkan personelnya, guna memantau penjualan BBM khususnya di SPBU Karangan.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kapolsek RKT, Iptu Dedy Apriansyah SE MSi menjelaskan, hal itu memastikan agar penyaluran BBM tetap sasaran dan juga tidak terjadi antrian panjang di depan SPBU Karangan.


“Petugas SPBU Karangan, sudah kita imbau agar tidak ikut dalam proses penimbunan BBM. Jika ada mobil melakukan pembelian berulang hendaknya dilaporkan kepada Polsek RKT,” kata Dedy, kamis, (29/12/2022).


Lanjutnya, ia akan menindaklanjuti laporan tersebut dan memproses secara hukum. 


Ungkapnya, sudah jelas aturannya penimbunan BBM melanggar aturan. Karena memicu antrian panjang dan stok BBM kosong. “Akan kita proses secara pidana, dan pelakunya bisa dijebloskan ke penjara,” bebernya.


Selain itu, ia juga mengimbau, agar para penimbunan BBM menghentikan aksinya. Karena tindakannya mengambil keuntungan tersebut merugikan masyarakat lain.


 “Imbauan, sebagai langkah pencegahan dan antisipasi penimbunan BBM akan terus kita lakukan. Karena, tindakan itu melanggar hukum dan masyarakat harus paham dan mengerti,” pungkasnya. (Dk) 


Editor: Heru

Kasus Penimbunan BBM Harus Jadi Perhatian Serius, Ini Pesan Kapolres


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Satu tahun belakangan ini, ada sebanyak 16 kasus UU Migas atau ‘Penimbunan BBM’ ditangani Polres Prabumulih. Dalam rangka memberikan efek jera, juga kepastian hukum bagi para pelaku penimbun BBM.


Hal itu ditegaskan Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH ketika melakukan press release akhir tahun bersama sejumlah awak media di Aula Besar Mapolres, Kamis, 29 Desember 2022.


“Tindak hanya kasus kriminalitas dan narkoba saja, kita tangani selama satu tahun ini. Demikian pula, kasus UU Migas atau Penimbunan BBM ada 16 kasus kita tangani sepanjang tahun,” ujar Kapolres, Kamis.


Terkait Penimbunan BBM ini, aku Witdiardi terus menerus melakukan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan hal itu. Karena, hal itu jelas melanggar hukum. “Karena, dampaknya merugikan masyarakat. Menyebabkan, ketersediaan stok BBM kosong dan antrian panjang,” tukas Wit.


Kasatreskrim, AKP Alita Firman SH MH dikonfirmasi terpisah membenarkan hal itu. “Iya, 10 kasus memang telah inkrah. Sedangkan, 6 kasus masih dalam tahap penyidikan sejauh ini,” bebernya.


Bagi pelaku UU Migas, kata Alita, dijerat penjara di atas 4 tahun. “Makanya, kita ingatkan pelaku Penimbunan BBM tidak melakukan aksinya jika tindak ingin di penjara,” pungkasnya. (jon)


Editor: Heru

Anggota Polres Prabumulih, Temukan Base Camp Para Pelaku Pungli


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Mendapatkan informasi masyarakat terkait aktivitas pungli di wilayah Simpang Empat Jalan Lingkar menuju Bakaran, Polres Prabumulih Polda Sumsel melalui Personel Satreskrim langsung menuju lokasi.


Sayangnya, saat dilakukan penggerebekan, Polisi tidak menemukan para pelaku pungli. Kuat dugaan, kedatangan Polisi sudah terendus para pelaku.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Bobby Eltarik SH MH didampingi Kanit Reskrim, Ipda Haryoni Amin SH mengatakan, para terduga telah kabur sebelum petugas datang.


“Laporan masyarakat adanya aksi pungli di Simpang 4 bakaran Jalan Lingkar langsung kita respon, terjunkan Singo Timur. Hasilnya, belum ditemukan para pelaku di lokasi tersebut,” ujar Bobby, Kamis (29/12/2022).


Dikatakan Bobby, pihaknya akan terus melakukan patroli hunting di kawasan tersebut. Tujuannya agar pelaku pungli, tidak lagi beraksi dan meresahkan pengendara khususnya mobil truk melintas di lokasi. “Terus menjadi prioritas kita, guna melakukan patroli di lokasi tersebut,” terangnya.


Lanjutnya, hal itu merupakan salah satu respon cepat dalam rangka peningkatan layanan publik guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.


“Segala bentuk informasi dan laporan masyarakat terkait gangguan Kamtibmas, termasuk tindak pidana kriminalitas akan kita respon cepat dan tindak lanjuti,” pungkasnya.


Editor:Heru

Gerak Cepat Polres Prabumulih, Atasi Kabel PLN Yang Putus


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Polres Prabumulih Polda Sumsel gerak cepat mengetahui adanya kejadian kabel PLN putus tersangkut mobil box, tak jauh dari Pos PAM Tugu Nanas di Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, pada Rabu, (28/12/2022) kemarin.


Petugas Piket Pos PAM Tugu Air Mancur langsung merespon, melakukan evakuasi kabel PLN putus agar tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat, Iptu Arafiq SIP dikonfirmasi membenarkan hal itu. “Iya betul, begitu mengetahui kejadian itu. Personel Piket Pos PAM Tugu Nanas langsung melakukan evakuasi, agar tidak membahayakan warga melintas dilakukan di lokasi,” ujar Rafiq, Kamis, (29/12/2022).


Ungkapnya, kegiatan itu bagian dari upaya Polres Prabumulih melalui Polsek Prabumulih Barat dan Pos PAM Tugu Nanas memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di wilayahnya.


“Sudah menjadi kewajiban kita, guna merespon hal-hal membahayakan masyarakat. Salah satunya, mengetahui adanya laporan kabel PLN putus tersangkut mobil box dan tergeletak di jalan. Hal itu, jelas membahayakan dan harus dilakukan evakuasi,” terangnya.


Masih kata dia, tugas polisi atau Polri. Tidak hanya melakukan penegakkan hukum saja, tetapi juga melakukan pengayoman dan pelayanan masyarakat. “Gangguan Kamtibmas, juga keluhan masyarakat jelas harus segera direspon,” pungkasnya.


 Editor : Heru

Tim Opsnal Satnarkoba Polres Prabumulih, Ciduk Satu Keluarga Sedang Asik Pesta Sabu


PRABUMULIH, DutaSumsel – Satres Narkoba Polres Prabumulih Polda Sumsel melalui Tim Opsnal berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba melibatkan satu keluarga pada Senin, 5 Desember 2022, sekitar pukul 12.00 WIB.


Kelima tersangka adalah Feriyanto, Febri Syaputra, Tino Prayitno, Ronald Ferlano, Risky Valentino. Semuanya, warga Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat.


Penangkapan kelimanya masih ada hubungan satu keluarga, yaitu anak dan keponakan bermula adanya informasi masyarakat terkait pesta narkoba di rumah tersangka Feriyanto.


Setelah dilakukan penyelidikan ternyata benar, kelima pelaku memang benar tengah pesta sabu di dalam rumah tepatnya di ruang tamu.


Hasil pengrebekan, disita 1 paket narkotika jenis sabu seberat gruto 0.24 gram. Lalu, 1 buah pirex kaca berisi narkotika jenis sabu seberat bruto 1,34 gram. Seperangkat alat hisab sabu, dan 4 buah handphone.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH bersama Kasatres Narkoba, AKP Heri SH MH dikonfirmasi membenarkan hal itu. “Iya, kita berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba melibatkan satu keluarga. Kelima tersangka, sudah kita amankan berikut barang bukti,” ujar Witdiardi.


Dijelaskannya, penyidik telah membuat LP dan melengkapi mindik. Lalu, melakukan riksa terhadap kelima pelaku. “Dijerat Pasal 114 dan 112 UU No 35/ 2009 tentang narkoba dan psikotropika. Diancam 5 tahun penjara,” pungkasnya. (jon)


Editor: Heru

Polres Pali Berikan Pelayanan Kepada Tahanan


PALI, DutaSumsel - Polres Pali memberikan pelayanan kepada sepasang kekasih di kabupaten PALI Provinsi Sumatera Selatan,untuk melangsungkan pernikahan di Ruangan Olahraga Mapolres PALI, pada Kamis (29/12/2022) siang sekira pukul 10.00.WIB.


Pernikahan ini terpaksa dilaksanakan di Mapolres PALI, dikarenakan pengantin Pria ini diduga tersandung kasus Narkoba, sehingga harus mendekam di balik jeruji. 


Prosesi pernikahan pasangan SN dan MS digelar di ruangan olahraga Polres PALI, disaksikan Kapolres PALI, AKBP Efrannedy, S.I.K, M.A.P, diwakili Wakapolres PALI Kompol, Hardiman,S.H.,M.H.


Didampingi Kasi Humas AKP.Ardiansyah,S.H,Kasat Narkoba AKP.Alfian,S.H.,Kasat Tahti, Erwin, S.E., Kanit Idik I dan Kanit Idik II Satres Narkoba dan sejumlah JPU Polres PALI.


Selain itu juga dari pihak kedua mempelai dan sahabat yang menyempatkan waktu untuk menyaksikan momen bahagia sekaligus momen yang mengharukan ini.


Kapolres Pali AKBP.Efrannedy.,S.I.K.,M.A.P., melalui Wakapolres Pali KOMPOL.Hardiman, S.H.,M.H., menyampaikan, bahwa ini adalah wujud dari pelayanan Polres PALI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


"ini atas permintaan kedua keluarga untuk melangsungkan pernikahan SN meski berstatus tahanan, karena dia juga punya hak yang sama," kata Kapolres PALI, disampaikan Wakapolres PALI, Kompol Hardiman, SH.MH, kepada wartawan.


Wakapolres juga menjelaskan,ini merupakan momen sakral yang pertama kali terjadi di Mapolres PALI, ada tahanan menikah ketika sedangan menjalankan proses human dan tersangka ini ditangkap Polisi karena tersandung kasus Narkoba pekan lalu.


Menurut Hardiman, Meski pasangannya berada di balik jeruji besi, niat SN untuk menikah dengan MS tidak pupus serta dilanjutkan pernikahan sesuai dengan harapan kedua pasangan kekasih ini untuk membina hubungan rumah tangga.


Dikatakan Wakapolres, Pasangan kekasih ini mengaku senang akhirnya bisa menikah, dan pernikahan di penjara itu merupakan wujud pelayanan Polres PALI kepada tahanan.


"Kita berikan hak-hak tahanan untuk melangsungkan pernikahan,Saya juga berpesan kepada MA agar tabah menjalani proses hukum ini sesuai prosedur hukum yang berlaku," Tutupnya.(Humas Polres)


Report: ORI

Editor:Heru

Polres Prabumulih Ungkap 434 Kasus Sepanjang Tahun 2022


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Kapolres Prabumulih AKBP. Witdiardi SIK MH didampingi Kabag Ops Polres Kompol Helmi Ardiansyah serta Kasi Humas, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, dalam Pers Release yang dilaksanakan di Aula Besar Mapolres memaparkan hasil ungkap kasus sepanjang Tahun 2022, Kamis (29/12/2022) pukul, 09.00 WIB. 


Kapolres Prabumulih dalam mengatakan, kejadian dan ungkap kasus yang berhasil diselesaikan serta ditangani dengan baik sesuai SOP dan Protap POLRI.


AKBP Witdiardi SIk MH menerangkan, sebanyak 434 kejahatan berhasil diungkap jajarannya sejak Januari 2022 hingga Desember 2022. Terdiri dari 342 kasus kejahatan konvensional, 91 kasus transaksional, dan 1 kasus korupsi atau kekayaan negara.


“Kita tidak memungkiri, kasus kejahatan konvensional tahun ini memang mengalami peningkatan kasus dari tahun lalu. Dan, jajaran kita telah berupaya melakukan pengungkapan kasus guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” papar Kapolres didampingi Kabag Ops,bersama sejumlah Kasat. 


Lanjut, Bang Wit sapaannya, ada sebanyak 100 kasus 3C berhasil diungkap dan pelakunya ditangkap dan dijebloskan ke penjara.


"Setahun ini, ada 240 pelaku kejahatan berhasil dijebloskan ke penjara. Baik sudah inkrah, ataupun dalam proses penyelidikan. Kasus narkoba ada 91 kasus dan berhasil diungkap semuanya, jumlah tersangkanya 215 orang. Barang bukti 924,25 gram sabu, 1.145,32 gram ganja, dan 162 butir ekstasi,” beber Kapolres Prabumulih. 


Lebih dalam, sejumlah kasus menonjol belakangan ini berhasil diungkap. Antara lain, kasus pencurian mobil. Pembunuhan tukang ojek, pencurian kayu, dan satu keluarga terjerat kasus narkoba.


“Guna meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, berbagai inovasi program telah dilaksanakan Polres Prabumulih. Antara lain, strong poin setiap pagi. Lalu, patroli malam, ngantor di kelurahan/desa, dan lainnya,” jelas Mantan Kapolres Mukomuko ini, sambil mengimbau agar warga meningkatkan kewaspadaannya terkait kasus kriminalitas termasuk kasus 3C memang masih kerap kali tersebut.


Sedangkan, perkara lakalantas pada 2022 mengalami peningkatan menjadi 31 kasus. Ia tidak henti-hentinya mengimbau, agar masyarakat Prabumulih meningkatkan kepatuhan dan ketaatan terhadap aturan lalin.


“Sebentar lagi, Tilang ETLE dan juga Aplikasi Smart City Dulur Kito akan segera diberlakukan. Jangan sampai melanggar, dan terkena tilang secara otomatis,” pungkas Alumni AKPOL 2002 didampingi Kasat Lantas, AKP Muthemainah SH.(AB)


Editor:Heru

Miris, 5 Tahun Beroperasi Perusahaan Farm Broiler PT. Malindo Diduga Lalaikan CSR


PRABUMULIH, DutaSumsel - Perusahaan farm broiler (kandang ayam) PT. Malindo, yang sudah beroperasi dari 2018 di kelurahan Karang Jaya, kecamatan Prabumulih Timur, kota Prabumulih diduga tidak memiliki izin penggunaan jalan.


Mirisnya lagi, tak hanya tidak mengantongi izin penggunaan jalan atau lintas wilayah, perusahaan berskala nasional yang mampu memproduksi sekitar 900 ton ayam dari 3 farm broiler yang ada di kawasan (kelurahan Karang Jaya) tersebut, juga disinyalir belum pernah melaksanakan program CSR atau TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) terhadap sekitar wilayah operasionalnya.


"Kalau untuk itu (CSR) belum ada, tapi kalau untuk setiap kegiatan di kelurahan ketika kita usulkan selalu dibantu, seperti minta bantuan pupuk untuk salah satu KWT di sini," ujar Lurah Karang Jaya, Jekky Fernando, ketika ditemui belum lama ini.


Namun, ia juga tidak menampik saat disinggung terkait izin penggunaan jalan perusahaan PT. Malindo tersebut. "Sejauh ini, selama saya duduk menjabat di lurah Karang Jaya ini belum ada, tetapi tidak tahu sebelum saya, itu pun juga belum pernah saya melihatnya (proses berkas pengajuan izin)," jelas Lurah Karang Jaya ini.


Pun demikian, dirinya sangat menyayangkan, jika ternyata memang itu benar. Sebab permasalahan program CSR (TJSL) dan izin penggunaan jalan, itu dia sebutkan memang sudah diatur, dan harus dipenuhi.


"Nanti coba kita panggil, dan meminta klarifikasi dari mereka," tandasnya, seraya menambahkan juga akan mengecek ke lokasi perusahaan menyusul tempat pengolahan limbah ayam dan pemusnahan bangkai ayam.


Sebelumnya, sejumlah warga mengeluhkan keberadaan perusahaan PT. Malindo yang memproduksi dan melayani permintaan ayam antar kabupaten/kota ini. Diketahui selain beroperasi (memiliki beberapa kandang ayam) di kelurahan Karang Jaya, perusahaan ini juga beroperasi di desa Jungai, kecamatan RKT, kota Prabumulih.


"Dulu, waktu masih manager pertama Pak Toto itu akan diurus (izinnya), tapi tidak jadi. Tidak tahu sekarang pak, dan seharusnya memang mereka harus terbuka, karena menyangkut pajak dan lain-lain," ungkap salah satu warga, yang minta namanya tidak ditulis.


Ia juga menyebut, untuk produksi perusahaan PT. Malindo sudah disbukon ke perusahaan PT Prima Fajar. "Termasuk untuk pegawai (Outsourcing), sudah disubkan juga ke PT. Prima Fajar," sebut warga ini.


Selain diduga bermasalah pada izin penggunaan jalannya, ia juga mempertanyakan kewajiban CSR (TJSL) perusahaan ke masyarakat. "Belum ada pak itu sampai sekarang, untuk itu kami minta pemerintah agar turun dan mengeceknya langsung," harap dia.


Sementara itu, terkait dugaan permasalahan tersebut, baik pihak PT. Malindo maupun perusahaan subkon PT. Prima Fajar hingga berita ini dirilis belum memberikan keterangan resmi.


"Untuk masalah ini saya koordinasikan dulu dgn yang berwenang dgn masalah ini..


Terimakasih" tulis Manager PT. Malindo, Kusbani, ketika dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, belum lama ini. Setelah sebelumnya, sempat dicoba dikonfirmasi langsung di kantornya di farm broiler Karang Jaya.


Bahkan, di WhatsApp beberapa hari kemudian, ia menyebut masih belum menerima info dari pimpinan perusahaan. 


"Sudah di sampaikan ke pimpinan tapi nanti, saya kabarin lagi jika sudah saya info, maaf jika slow respon saya mau operasi.. Terimakasih tulisnya lagi, saat menjawab konfirmasi media ini, pada 12 Desember lalu.


Hingga terakhir, ketika dikonfirmasi kembali, pada 21 Desember 2022 kemarin, yang bersangkutan juga menyebut masih belum mendapat kabar dari pimpinannya.


"Maaf baru buka wa, Belum ada kbr pak.." tulisnya singkat.


Terpisah, menyikapi itu anggota Presidium Bersama Aktivis dan Pemuda kota Prabumulih, Amin Noer sangat menyayangkan jika hal tersebut benar tidak dilakukan pihak perusahaan produksi ayam terbesar di Indonesia tersebut.


"Karena semuanya ada aturan undang-undangnya, apalagi menyangkut penyaluran CSR di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kita minta pemerintah dan dinas terkait menindaklanjutinya dengan serius dan tegas," tandas Amin, kepada media ini, Selasa sore, 27 Desember 2022.


Ia juga menambahkan akan melakukan kroscek terhadap sumber pendapatan daerah, sistem pengelolaan amdal, dan keterlibatan masyarakat di lingkungan perusahaan sebagai salah satu pendorong untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan. (SMSI Prabumulih)


Editor: Heru

Tidak Sesuai Spesifikasi, Dinas Perkim Tolak Bayar Pekerjaan CV Rani Karya Lestari


PRABUMULIH, DutaSumsel --- Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) dipastikan tidak akan membayar jasa pengerjaan pembangunan jalan setapak/lingkungan di wilayah Kecamatan Cambai RT 01 RW 02 Kelurahan Cambai senilai Rp 329.962.655.21 karena tidak sesuai spesifikasi, demikian dikatakan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perkim, Maiduti Fitriansyah ST MT saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/12/2022). 


Maiduti Fitriansyah menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan yang dilakukan pihaknya bersama Inspektorat ke sejumlah proyek Dinas Perkim tanggal 21 - 24 Desember beberapa waktu lalu, diketahui bahwa material bangunan jalan yang digunakan CV Rani Karya Lestari pada pembangunan jalan di wilayah Kecamatan Cambai RT 01 RW 02 Kelurahan Cambai tidak sesuai spesifikasi. 


"Berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang tercantum dalam kontrak, pembangunan jalan setapak di wilayah Kecamatan Cambai RT 01 RW 02 Kelurahan Cambai menggunakan material conblok dengan jenis, ukuran dan bentuk tertentu tetapi saat tim kami turun ke lapangan ternyata pihak CV Rani Karya Lestari menggunakan material yang tidak sesuai spesifikasi dalam kontrak," jelasnya. 


Ditegaskan Mayduti Fitriansyah, meskipun pihak CV Rani Karya Lestari telah mengerjakan sebagian pembangunan jalan setapak di wilayah Kecamatan Cambai RT 01 RW 02 Kelurahan Cambai, pihaknya memastikan tidak akan dapat membayar jasa pengerjaan jalan tersebut, mengenai adanya informasi bahwa tukang masih berkerja hal tersebut sah - sah saja. 


Ketua RT 01 RW 02 Kelurahan Cambai, Alfian saat dimintai komentarnya sangat menyayangkan pihak kontraktor pelaksana yang terkesan lamban dalam mengerjakan jalan setapak di wilayahnya, selain itu dirinya juga meragukan kualitas material coonblok yang terpasang. 


"Pihak kontraktor pelaksana baru mulai mengerjakan jalan ini tanggal 20 Desember kemarin, mereka berkerja hanya pada malam hari dibantu penerangan ala kadarnya dari warga, mereka pun berkerja tergantung suplay material, conblok yang baru tiba saja masih tampak basah," ujarnya. (Novlis Heriansyah)


Editor:Heru

Tidak Cukup Volume, Semua Proyek Drainase Perkim Tidak Dibayar 100 %


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Setidaknya 6 paket proyek pekerjaan fisik sistem drainase perkotaan di Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Tahun Anggaran (TA) 2022, terhitung hingga tanggal 24 Desember dipastikan tidak dibayar penuh karena berdasarkan pemeriksaan di lapangan tidak memenuhi volume sebagaimana yang ditentukan dalam kontrak. 


Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perkim, Maiduti Fitriansyah ST MT saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/12) mengungkapkan, dalam rangka memastikan pekerjaan proyek fisik berjalan sesuai kontrak, pihaknya pada tanggal 21 - 24 Desember lalu telah melakukan Off name pekerjaan di lapangan. 


"Dari hasil pemeriksaan di lapangan tersebut ditemukan bahwa, seluruh proyek pekerjaan fisik pembangunan drainase perkotaan dan lingkungan di Dinas Perkim tidak mencukupi volume sehingga dipastikan semua pengerjaan drainase tersebut tidak akan dibayar penuh," ungkapnya. 


Mayduty menambahkan, progres volume seluruh pengerjaan drainase perkotaan di Dinas Perkim berdasarkan pemeriksaan berkisar antara 65 - 85 %, oleh karena itu pihaknya hanya akan membayar jasa pengerjaan drainase tersebut sesuai dengan Pekerjaan yang terpasang di lapangan saat Off name dilakukan. 


"Kalaupun mereka masih berkerja setelah Off name dilakukan yaa sah - sah saja, tetapi kami tetap akan membayar sesuai pekerjaan yang terpasang saat pemeriksaan, sebagaimana yang diatur dalam kontrak bahwa, untuk melakukan penagihan jasa tentunya harus melalui sejumlah tahapan tertentu," tambahnya. 


Dirincikan Maiduty, aturan penagihan pekerjaan fisik dimulai dari Off name untuk mengetahui apakah pekerjaan yang dilakukan kontraktor pelaksana sesuai dengan volume atau tidak, setelah itu dilanjutkan dengan Provisional Hand Over (PHO)  atau serah terima pekerjaan dari kontraktor pelaksana kepada Dinas terkait. 


"Setelah berkas PHO ditandatangani pihak-pihak terkait, barulah kontraktor pelaksana memenuhi syarat tagihan mulai dari bukti bayar galian C hingga jaminan pemeliharaan, dengan demikian jika pihak kontraktor pelaksana di penghujung tahun masih melaksanakan pekerjaan fisik, kapan lagi mereka akan mengurus berkas tagihan," rincinya.(*).


Editor:Heru 

*Temui Kyai Sepuh NU Jatim, Menhan Diskusi Perkuat Keutuhan NKRI*


SURABAYA, DutaSumsel -- Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersilaturahmi dengan sejumlah pimpinan pondok pesantren di Jawa Timur di Surabaya, Senin (26/12/2022). Kyai-kyai sepuh yang hadir diantaranya, KH Nurul Huda Jazuli dan Gus Abdurrahman Kautsar dari Ponpes Ploso Kediri. 


Kemudian KH Anwar Mansur dari ponpes Lirboyo, KH Ubaidilah Faqih ponpes Langitan Tuban, KH Fuad Nurhasan ponpes Sidogiri Pasuruan, KH Ali Masyhuri Sidoarjo. Lalu KH Marzuki Mustamar Malang, KH Abdul Matin Tuban, KH Ahmad Faiz Abdul Haq ponpes Nurul Jadid Probolinggo. 


Serta Gus Fahim Ruyani ponpes Ploso Kediri, KH Cholil Nawawi Jalil ponpes Sidogiri Pasuruan, Gus Adibus Soleh Anwar ponpes Lirboyo Kediri, Lora Karrol Schal ponpes Syaikhona Kholil Bangkalan, Gus Aliki Banyuwangi, dan Gus Alawi Ubaidilah Faqih ponpes Langitan Tuban. 


Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani yang turut hadir dalam pertemuan itu mengatakan, Prabowo banyak mendengarkan masukan dari para kyai sepuh yang merupakan pimpinan dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur. Serta berdiskusi tentang pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Peran Kyai dan Nahdlatul Ulama begitu penting dalam menjaga keutuhan negara. 


"Mereka bersilaturahmi dengan Menteri Pertahanan di Surabaya selama 2,5 jam. Dalam pertemuan yang berlangsung santai dan khidmat ini Menhan banyak mengemukakan tentang pentingnya menjaga keutuhan negara. Dan selama ini para kyai dan NU selalu menjadi faktor penting bagi keutuhan negara. Di saat-saat yang genting kyai-kyai dan NU selalu tampil menyelamatkan negara," jelas Muzani meniru pernyataan Prabowo saat berbincang dengan Kyai-kyai.


"Seperti tahun 1945 dalam peristiwa 10 November dimana fatwa jihad telah jadi bukti dan contoh bagi perjuangan bangsa kita. Demikian juga semasa berbagai macam pemberontakan terjadi, NU telah mengambil peranan penting guna menyelamatkan negara. Termasuk di tahun 1965 saat peristiwa G30S PKI dan tahun 1998 pada masa peralihan kekuasaan Orde Baru ke reformasi," imbuh Wakil Ketua MPR itu. 


Muzani melanjutkan, karena itu NU menjadi faktor pengaman yang cukup dominan bagi negara. NU juga mengajarkan Islam yang toleran dan sangat menghargai perbedaan. Karena itu pertahanan negara yang melibatkan para ulama dan pondok pesantren NU menjadi suatu hal yang sangat penting. 


"Kepada Pak Prabowo para Kyai sepuh juga berharap agar pondok pesantren jangan dianaktirikan. Memang nyatanya banyak santri di ponpes-ponpes yang memiliki kemampuan dan pemikiran luar biasa. Mestinya itu bisa digunakan bagi kepentingan negara lainnya, tidak hanya di ponpes. Karena itu ada perlu afirmasi persamaan. Kyai-kyai sepuh juga berharap agar NU sebagai kekuatan besar tidak hanya digunakan sebagai kendaraan politik semata," jelas Muzani. 


Para kyai juga berpesan agar Partai Gerindra dan PKB untuk tetap solid menguatkan kerjasama politik. Di akhir acara dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh KH Nurul Huda Jazuli dari Ponpes Ploso Kediri. 


"Para kyai-kyai berharap agar koalisi yang dibangun antar Gerindra dan PKB dapat terus dilanjutkan dalam pencalonan ke depan. Pertemuan itu lalu ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kyai Haji Nurul Huda Jazuli dari Ponpes Alfalah Pelosok Kediri. Harapan kyai-kyai tersebut agar apa yang dicita-citakan bersama pada Pilpres 2024 bisa terwujud," kata Muzani menyampaikan pesan para Kyai.(SMSI Pusat)


Editor:Heru

SMSI OKU Selatan Kutuk Pelaku Penyiram Air Keras Anggota Kompas Ranau


OKU Selatan Sumsel, DutaSumsel -- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) OKU Selatan mengutuk keras peristiwa penyiraman air keras terhadap 5 orang anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Kompas Ranau usai menghadiri audiensi dan rapat di Komisi III di DPRD OKU Selatan, Senin (26/12/2022).


Penyerangan diduga dilakukan oleh dua orang tak dikenal di Simpang Sender, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BP-RRT) kabupaten OKU Selatan sekira pukul 18:30 WIB.


"Itu tindakan brutal dan melanggar hukum juga HAM. Perbuatan pelaku merupakan tindakan kriminal dan harus diusut tuntas," ungkap Sri Fitriyana ketua SMSI OKU Selatan. Selasa (27/12/2022). 


Lebih lanjut Ayik sapaan akrab Sri berharap peristiwa tersebut tidak terulang kembali. Menurutnya kekerasan dan kriminalitas tidak boleh dibiarkan karena negara telah mengatur undang-undang untuk melindungi warga negaranya.


"Jangan sampai orang-orang yang punya prinsip teguh dilukai dengan cara-cara yang tidak beradab. Saya kira ini tidak boleh terulang lagi dan hal-hal seperti itu tidak dibenarkan, negara kita ini negara hukum,"jelasnya.


Adanya insiden ini, Ayik meminta kepada rekan-rekan wartawan dan pengurus organisasi di OKU Selatan tetap semangat dalam menjalankan roda organisasi dengan memperhatikan kaidah dan peraturan yang berlaku.


"Setiap kekerasan itu kriminal dan urusannya dengan hukum. Jadi tetap semangat bekerja untuk semua rekan-rekan wartawan, ormas dan LSM yang ada di kabupaten OKU Selatan", tegasnya 


Selain itu, ketua SMSI OKU Selatan juga mengingatkan agar rekan-rekan wartawan dan pengurus organisasi untuk selalu waspada dan selalu berhati-hati dalam beraktivitas. 


"Pasca kejadian ini, kita harus tetap waspada dan menjaga keselamatan diri dalam menjalankan tugas agar terhindar dari kejahatan yang mengintai,"tutupnya. (Red)

Diduga Ada Indikasi Korupsi Pembangunan Jalan Lingkar Handayani


PALI, DutaSumsel -- Ketika pemerintah Kabupaten PALI yang terus berupaya mewujudkan kesejahteraan rakyatnya melalui program pembangunan, tidak Serta merta di ikuti oleh pelaksana pembangunan di lapangan. Ada saja upaya pelaksana (kontraktor-red) menjatuhkan citra Pemerintah dimata masyarakatnya. 


Salah satunya adalah Pekerjaan Pembangunan Jalan Lingkar Handayani RT 04 RW 003 Kelurahan Handayani Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Provinsi Sumatera Selatan yang dapat di duga berpotensi di korupsi oleh pihak Pelaksana (Kontraktor-red),26/12/2022.


Di ketahui Pekerjaan pembangunan Jalan tersebut di kerjakan oleh CV. NOIS PRATAMA dengan Nilai anggaran sebesar Rp. 1.487.802.587,84,- yang bersumber dari dana APBDP 2022 dengan Satuan Kerja Dinas PU Kabupaten PALI. 


Dari temuan Rosidi ketua DPD LSM BPPI (Barisan Patriot Peduli Indonesaia ) di lapangan ada beberapa Aitem yang di duga di langgar oleh pihak Pelaksana (Kontraktor-red) seperti pengerasan Jalan berupa Batu Agregat yang dapat di katakan sangat tipis, pengamparan batu agregat dengan cara manual tidak menggunakan alat berat berupa gleder, serta tidak adanya pemadatan dalam pengerasan batu agregat yang sudah terampar menggunakan alat berat berupa Pibro. 


Dengan terlalu tipisnya pengerasan batu agregat jalan tersebut dan serta tidak adanya pemadatan menggunakan alat berat berjenis Pibro maka akan berpotensi mempercepat kerusakan jalan itu sendiri


Ada yang hilang dalam pembangunan Jalan ini seperti hilangnya pengawasan dari konsultan pengawas dan hilangnya pantauan dari instansi Terkait Dinas PUTR PALI, kenapa karena apa yang di dilakukan oleh pihak kontraktor ada dugaan melanggar aturan yang ada.


Dalam pembangunan pekerjaan kontruksi di lingkungan pemerintah pengawasan itu sangatlah penting yang mana jika dalam pengawasan lalai atau kecolongan dapat berakibat fatal sehingga pihak Pelaksana dapat sewenang wenang untuk melakukan hal yang tidak di inginkan, Ungkapnya


Kami berharap agar pihak Dinas PUTR PALI selaku Stakeholder untuk cepat tanggap menyikapi perihal ini dan segera turun kelapangan untuk memeriksa kebenaran informasi tersebut, jika memang benar adanya maka Kami berharap untuk Bertindak tegas dengan semestinya agar masyarakat tidak merasa di curangi atau dirugikan oleh kontraktor.


Rosidi berharap agar Kepala Dinas PU PALI beserta jajarannya yang terkait untuk menunjukkan ketegasan dan ke profesionalnya dalam bekerja, yang mana bila nantinya ada di temukan kecurangan yang di lakukan oleh pihak Pelaksana (Kontraktor-red). Agar dapat di tindak tegas guna kepentingan dan kebaikan bersama.


Terkait perihal ini pihak awak media/Lsm BPPI mengkonfirmasi ke Kepala Dinas PUTR PALI  jawaban nya akan memerintahkan KPA cek lapangan.(ORI)


Editor:Heru

Tujuh Desa Akan di Lalui Jalur Seismik 3D, Ini Pesan Kapolres


PALI, DutaSumsel - Kapolres PALI AKBP.Efrannedy,S.I.K.,M.A.P.,didampingi Kapolsek Penukal Abab IPTU.Robby Monodinata,S.H.,M.H.,melalui Kanit Provost Polsek Penukal Abab PALI IPDA.Taufik Hidayat hadiri  Sosialisasi Survei Seismik 3D  Pertamina EP di wilayah Kecamatan Penukal bertempat di Aula Kantor Kepala Desa Suka Raja Kecamatan Penukal Abab Lematang Ilir, pada Senin(26/12/2022) sekira pukul 09.30.WIB.


Tampak Hadir dalam acara Sosialisasi itu, Camat Penukal  Kusteti,SE., Kapolsek Penukal Abab Diwakili Kanit Provost Polsek Penukal Abab IPDA Taufik Hidayat, Tim Survei, Seismik 3D PT. Pertamina EP, Kades Suka Raja Ali Fadilah, Perangkat Desa, Anggota BPBD, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat Desa Suka Raja

Dan masyarakat Desa Suka Raja.


"Maksud dan Tujuan dari pelaksanaan Survei Seismik 3D Pertamina EP adalah,merekam Data lapisan bawah permukaan bumi yang diperkirakan ada kandungan minyak / gas bumi dengan menggunakan metode survei Seismik 3D,untuk mencari dan membuktikan ada tidaknya gambar lapisan minyak  atau gas bumi serta untuk mengembangkan lapangan minyak ,gas bumi," jelasnya Kapolres Pali didampingi Kapolsek Penukal Abab yang disampaikan oleh Kanit Provost. 


Terdapat 7 (tujuh) Desa yang akan dilalui jalur survei seismik 3D PT. Pertamina EP didalam Kecamatan Penukal, lanjutnya antara lain Desa Purun, Desa Purun Timur, Desa Babat, Desa Sukaraja, Desa Gunung Raja dan Desa Gunung Menang  dan Desa Air Hitam. 


"Tahapan Pekerjaan Survei Seismik 3D adalah sebagai Sosialisasi,Topografi, Rintis dan Bridging,Pendataan Lahan, Bor Dangkal, Perekaman dan Kompensasi,sedangkan untuk Pembayaran Ganti Rugi Atau Kompensasi Kepada Masyarakat yang terkena Jalur Seismik,vPihak Pertamina menggunakan Peraturan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 40 Tahun 2017 tentang Pedoman Tarif/Nilai Ganti Kerugian Atas Pemakaian Tanah dan Pembebasan Tanam Tumbuh dan Bangunan Di atasnya, Akibat Operasi Ekplorasi dan atau Eksploitasi Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah Perusahaan Swasta Lainya."Ujarnya.


Survei seismik 3D, merupakan tahap lanjutan dari pekerjaan eksplorasi untuk menggambarkan lapisan dalam bentuk volume (3 dimensi) kandungan minyak / gas bumi, (hanya menghasilkan gambaran data lapisan bawah permukaan bumi), belum mendapatkan hasil secara langsung berupa minyak dan gas (belum ada produksi),Tidak melakukan pembebasan lahan / tanah, hanya pembersihan lintasan semak belukar dan tumbuhan liar,jika terdapat kerusakan tanaman akibat kegiatan survei seismik maka akan di lakukan pencatatan jumlah kerugian dan diganti berdasarkan ketentuan yang berlaku.


"Dengan adanya kegiatan Sosialisasi ini,diharapkan dapat terjalin komunikasi dengan baik,sehingga pada saat pelaksanaan kegiatan survei Seismik 3D Nantinya dapat berjalan Sesuai dengan yang di harapkan." pungkasnya. 


Untuk diketahui bersama, estimasi Waktu Pengerjaan survei Seismik 3D PT.Pertamina EP Di Kecamatan Penukal,yaitu di mulai pertengahan bulan November 2022 sampai dengan September 2023.

Rencana Kegiatan Sosialisasi Survei Seismik Lanjutan Di Kecamatan Abab Pada Hari Selasa Tanggal 27 Desember 2022 Pukul 13.30 Wib s/d Selesai Bertempat Di Gedung Serba Guna Desa Betung Barat Kecamatan Abab Kabupaten Pali,Provinsi Sumatera Selatan. (ORI) 


Editor: Heru

Diduga Berkerja Diluar Masa Kontrak, CV Rani Karya Lestari & CV Baki Palapa Terancam Putus Kontrak


PRABUMULIH, DutaSumsel  ---  Pekerjaan pembangunan jalan setapak/lingkungan di wilayah Kecamatan Cambai RT 01 RW 02 Kelurahan Cambai senilai Rp 329.962.655.21 dari Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) yang dimenangkan oleh CV Rani Karya Lestari yang beralamat di Jalan Pangeran Ratu No 2125 RT 48 RW 10 Kelurahan 5 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang, terhitung tanggal 24 Desember 2022 masih terlihat berkerja diduga kuat di luar masa kontrak. 

Begitu pula dengan Pekerjaan pembangunan sistem drainase perkotaan dan lingkungan di wilayah Kecamatan Prabumulih Timur RT 11 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul senilai Rp 470.693. 508.06 yang dimenangkan oleh CV Baki Palapa yang beralamat di Dusun II RT 10 RW 04 Desa Pangkalan Lampam Kecamatan Pangkalan Lampam Ogan Komering Ilir (OKI). 

Ke-2 pekerjaan fisik tersebut berdasarkan informasi yang di dapat dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Prabumulih melakukan penandatanganan kontrak pada tanggal 26 Agustus - 9 September 2022 dengan masa waktu kerja 90 hari, dengan demikian batas waktu pengerjaan paling lambat jatuh pada tanggal 9 Desember 2022, kedua perusahaan pemenang tender tersebut terancam putus kontrak. 

Berdasarkan pantauan di lapangan, Sabtu (25/12), Pekerjaan pembangunan jalan setapak/lingkungan di wilayah Kecamatan Cambai RT 01 RW 02 Kelurahan Cambai berupa pemasangan konblok baru terealisasi sepanjang kurang lebih 100 m dengan lebar 2 meter tanpa cor kunci di sepanjang pinggiran konblok. 

Sedangkan pengerjaan pembangunan sistem drainase perkotaan dan lingkungan di wilayah Kecamatan Prabumulih Timur RT 11 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul terlihat sebagian dinding drainase telah selesai dipasang, sedangkan sebagian lainnya masih dalam proses pengerjaan. 

Ketua RT 01 RW 02 Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai, Alfian saat di temui di lokasi pemasangan konblok mengatakan, dirinya tidak tahu menahu terkait permasalahan teknis pengerjaan proyek fisik pemerintah, namun dirinya mengungkapkan bahwa pengerjaan jalan setapak/lingkungan di wilayahnya baru dimulai tanggal 20 Desember kemarin. 

"Saya tidak tahu kapan dimulai dan berakhirnya pekerjaan jalan setapak ini sesuai kontrak, tapi yang saya tahu pengerjaan jalan setapak ini baru dimulai 4 hari yang lalu tepatnya tanggal 20 kemarin, mereka berkerja pada malam hari dibantu penerangan oleh warga itupun tergantung dengan suplai konblok," katanya. 

Alfian menambahkan, menurut informasi yang diterimanya, material konblok disuplay dari salah satu depot konblok di Gunung Ibul, dirinya juga sempat memperlihatkan tumpukan konblok yang baru tiba dan terlihat masih basah sehingga kualitasnya diragukan. 

"Kalau bisa, saya sebagai pemerintah setempat berharap, pengerjaan jalan setapak di RT 01 RW 02 ini dapat tersambung dengan jalan setapak yang telah dibangun tahun lalu, jaraknya pun hanya beberapa puluh meter dari lokasi saat ini, dengan demikian pembangunan jalan setapak di RT kami dapat berkesinambungan," tambahnya. 

Hal senada juga disampaikan Ketua RT 11 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul yang akrab dipanggil Om Ang, menurutnya jika pengerjaan drainase perkotaan dan lingkungan di wilayah Kecamatan Prabumulih Timur RT 11 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul terlihat masih dikerjakan di luar masa kontrak, hal tersebut kemungkinan besar dikarenakan keterlambatan memulai proses pengerjaan. 

"Sejak awal proses pengerjaan drainase perkotaan dan lingkungan di wilayah Kecamatan Prabumulih Timur RT 11 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul memang terlambat, hal tersebut saya ketahui dari pemberitaan di salah satu media online, tidak lama setelah itu baru pihak kontraktor pelaksana menyampaikan kepada saya bahwa mereka akan segera berkerja," ujarnya. 

Om Ang mengaku sangat menyesalkan progres pengerjaan drainase perkotaan dan lingkungan di wilayahnya, menurutnya saluran drainase tersebut sangat dibutuhkan masyarakat sekitar untuk pembuangan limbah rumah tangga dan mengurangi genangan air di jalan saat curah hujan tinggi. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perkim, Maiduti Fitriansyah ST MT hingga saat berita diterbitkan belum berhasil dikonfirmasi karena hari libur dan diluar jam dinas.(*)

Kapolres Prabumulih Terima bantuan Sembako Buat Posko Pam dari Owner TSG


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Empat Posko Pengaman Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Polres Prabumulih menerima bantuan makanan dari sejumlah pihak. Salah satunya, Kapolda Sumsel, Bhayangkara Polres Prabumulih, dan TSG.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH menerima langsung bantuan tersebut selanjutnya diserahkan ke Posko Nataru di empat lokasi.


 “Kita berterima kasih atas bantuan dari Kapolda Sumsel, Bhayangkara Polres Prabumulih, dan TSG. Atas bantuan bagi Posko Nataru, hal ini sangat bagus buat dukungan personel Posko Nataru,” ujar Kapolres, Sabtu, (24/12/2022). 


Kata Witdiardi, bantuan ini langsung diserahkan personel di empat lokasi Posko Nataru. “Semoga bantuan ini, bermanfaat bagi personel berjaga 24 jam di Posko Nataru. Ada air mineral, susu cair, pop mie, dan lainnya,” tukasnya.


Sementara itu, Ouner TSG, Inhar Kamaluddin yang dikenal dengan sebutan Bang Kamal, menyerahkan bantuan kepada Kapolres Prabumulih dalam rangka mendukung kegiatan Posko Nataru. “Ini bentuk kepedulian TSG, mendukung kegiatan Posko Nataru. Masyarakat menikmati liburan, dan kepolisian dari Polres Prabumulih berjaga,” akunya.


Bantuan ini, kata dia, semoga bermanfaat dan berguna bagi personel berjaga 24 mengamankan Nataru. “Agar situasi dan kondisi Nataru, aman dan kondusif,” pungkasnya. (Dk)


Editor: Heru

Kapolres Himbau Serahkan Diri, Ciri-ciri Pelaku Perampokan Alfamart Diketahui


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Aksi tiga orang perampok menyatroni Alfamart Jalan Lingkar Timur di depan RSUD, terekam CCTV Alfamart tersebut.


Berbekal itulah, personel Polres Prabumulih Polda Sumsel mengetahui ciri-ciri pelaku. Hingga menerjunkan timsus guna memburu pelaku berhasil membawa kabur uang puluhan juta dan rokok berbagai merk pada aksinya, Rabu malam kemarin (21/12/2022).


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH dikonfirmasi membenarkan hal itu. “Iya, timsus kita tengah bekerja melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku perampokan Alfamart Jalan Lingkar Depan RSUD,” terang Kapolres, Jumat (23/12/2022). 


Sejauh ini, kata dia, timsusnya tengah melakukan penyelidikan dan pengembangan guna mengetahui keberadaan pelaku hingga akhirnya bisa diringkus guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.


“Kalau imbauan kita, sebaiknya pelaku menyerahkan diri saja. Kalau tidak, yah nantinya akan ada tindakan tegas terukur dilakukan personelnya ketika melakukan penangkapan. Karena kasus perampokan Alfamart ini salah satu kasus menonjol dan cukup meresahkan,” beber Mantan Jatanras Polda Bengkulu ini.


Sementara itu, Pengelola Alfamart, Hajar membenarkan, kalau aksi para perampok terkesan CCTV, dan pihak kepolisian sudah melihat langsung aksi para pelaku.


“Iya, memang pelakunya tiga orang terlihat dari CCTV. Ciri-ciri sudah diketahui polisi, dan sudah kita laporkan ke SPKT Polres Prabumulih guna ditindaklanjuti,” akunya.


Para pelaku berhasil kabur membawa uang dan rokok hasil jarahannya, kini tengah dalam pengejaran polisi yaitu Polres Prabumulih dan Polsek Prabumulih Timur. “Siang tadi, petugas kita secara resmi melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib,” pungkasnya. (DK)


Editor:Heru

Tiga Perampok Bersenpi Sekap Penjaga Minimarket dan Gasak Uang Tunai Rp 60 Juta


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Aksi perampokan di Alfamart Jalan Lingkar Timur depan (RSUD) Prabumulih, Rabu malam, 21 Desember 2022, sekitar pukul 21.30 WIB, terus dikembangkan Polres Prabumulih Polda Sumsel.


Hal itu diungkapkan oleh Kasi Humas Polres Prabumulih AKP Sri Djumiati SH didampingi Kanit Pidum Aipda Suripto, Kamis (22/12/2022). 


Dari keterangan saksi, Jelas Kanit Pidum, pelakunya tiga orang yang mengunakan sepeda motor. Lalu dua orang masuk ke Alfamart dan mengancam penjaga toko memakai senpi dan samurai adapun satu lagi yang menunggu diluar, terangnya. 


Lanjutnya, para penjaga toko sempat di sekap dan di ikat dan dilakban. Seusai melakukan itu para perampok menguras barang berharga, seketika tiga pelaku langsung kabur dan meninggalkan TKP, beber Mbah Surip sapaan akrabnya. 


"Kita masih dalam pendalaman, adanya faktor di lapangan belum ada jawaban, saksi-saksi juga belum diperiksa secara intens, bebernya. 


Masih kata kanit, semalam kami sudah kordinasi dengan pihak alfamart, dan kami meminta ketika melaporkan kejadian perampokan itu, di Polres Prabumulih nanti harus bawah rekaman CCTV yang ada di Alfamart. Sampai saat ini pihak alfamart belum melaporkan kejadian tersebut, jelasnya. 


Untuk saat ini kerugian yang di ketahui sekitar Rp 60 juta rupiah uang tunai yang berbeda di dalam brangkas, dan itu belum dihitung barang lainnya. Karena mungkin pihak Alfamart masih dalam perhitungan, pungkasnya.(DK)


Editor:Heru 



Polres Prabumulih Masih Kembangkan Kasus Penusukan Warga Kayu Are Hingga Meninggal Dunia


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Polres Prabumulih Polda Sumsel terkait peristiwa penusukan warga Ogan Ilir hingga menyebabkan meninggal dunia terus didalami unit Satreskrim Polres Prabumulih, hingga saat ini. 


Hal itu diungkapkan oleh Kasi Humas Polres Prabumulih AKP Sri Djumiati SH didampingi Kanit Pidum Aipda Suripto, Kamis (22/12/2022). 


Dijelaskan, peristiwa penusukan masih terus kita dalami dan kita kembangkan, hingga saat ini pelakunya masih belum diketahui.


Lanjutnya, hasil dari praduga pihak korban, karena setahun sebelumnya pernah ribut, dengan warga Tanjung Rambang, Namun sudah damai, dari keterangan istri korban.


Sehingga kami masih menyelusuri dan mengumpulkan Baket yang ditemukan di lapangan dan saksi-saksi,  namun saksi melihat korban sudah terkapar ditengah jalan. 


Kami juga belum mastikan, karena di samping korban ditemukan sayur mayur dan posisi ada dibelakang mobil. Namun itu belum jelas kronologisnya, apakah korban sempat mengejar pelaku, sehingga korban kehabisan darah dan terkapar ditengah jalan, jelas Kanit pidum disapa Mbah Surip. 


Terakhir, mohon doanya pada rekan semua, semoga kasus penusukan hingga menyebabkan korban meninggal dunia segara terungkap, pungkasnya.(DK)


Editor: Heru

Kantor Kejaksaan Prabumulih diresmikan Kajati Sumsel


PRABUMULIH, DutaSumsel - Resmi sudah gedung baru Kajari Prabumulih yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman tepatnya Desa Pangkul Prabumulih. Peresmian Gedung baru ini langsung diresmikan oleh Kapala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumsel Sarjono Turin SH MH. 


Dalam sambutannya, Kajati sumsel mengatakan, Gedung baru semangat baru. Jangan gedung baru lalu kinerjanya keropos alias kosong, ungkapnya saat pembukaan peresmian gedung. Kamis (22/12/2022). 


Masih kata Kajati, terimakasih kasih juga atas kerjasamanya pemerintah Kota Prabumulih yang ikut adil dalam pembangunan kantor kejaksaan ini." Kerjasamanya Antara kejaksaan dan pemerintahan Prabumulih kedepannya dapat di tingkatkan lagi," harapnya.


Saya harapkan, dengan semangat baru tingkatkan lagi kinerja, walaupun Kejaksaan Prabumulih memiliki 51 Anggota personil. Baik melayani masyarakat maupun memberikan pelayanan hukum, tandasnya. 


Tidak sebatas itu saja, ungkap Tarjono, kejaksaan juga bisa memberikan pengetahuan hukum anak didik (pelajar), dan bisa melakukan pendamping proyek strategis. "Misal, Pembangunan Bandara, Pelabuhan, Pengacara Negara dan lainnya."bebernya.


Namun itu semua harus dilakukan dengan baik dan benar. Kita ada SOP-nya. Jangan melupakan marwah dari makna Adiyaksa, apalagi sebutan tajam kebawah tumpul keatas, terangnya. 


"Silahkan hadir, datang ke kantor kejaksaan Prabumulih kalau masyarakat butuh konsultasi hukum, " pungkasnya. (DK)


Editor: Heru

IBI Butuh Dukungan Semua Pihak, Turunkan Angka Stunting dan AKI


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Pemerintah Kota Prabumulih PD Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sumsel dalam kegiatan Gerakan Nasional Bumil Sehat. Melalui Tim penggerak Kelompok Kerja (PKK) Prabumulih dan Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, dalam rangka Memperingati Hari Ibu tahun 2022, di Pendopoan Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Kamis (22/12/2022). 


Walikota Prabumulih Ir H. Ridho Yahya MM yang diwakili oleh Asisten III Drs Amilton ketika menyampaikan sambutan mengatakan, seiring berjalannya waktu, Hari Ibu juga diperingati sebagai bentuk apresiasi dari seorang anak kepada ibu yang telah melahirkan dan membesarkannya, ucapnya. 


Ungkapnya, kegiatan ini tentunya melibatkan instansi pemerintah, mulai dari tingkat kementerian hingga ke pejabat Kabupaten Kota.  "Karena ini mewujudkan ibu hamil sehat dan cerdas, supaya terhindar dari stunting dan mengurangi angka kematian ibu hamil (AKI). 


Masih Kata Asisten Kota Prabumulih, alhamdulillah tahun ini AKI maupun stunting sudah turun, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Adanya campur tangan pemerintah, tidak cukup menekan itu semua, namun kita semua dapat bekerja sama dari segala pihak, tutupnya. 


Sementara itu, PD Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sumsel Lisa Mora Braksan S.Sos M.Kes mengatakan, IBI merupakan organisasi wanita, wadah para ibu bidan untuk memantau para kesehatan ibu hamil. Tentunya yang profesional dan sudah lulus dari pendidikan. 


Masih Kata Lisa, hari ini, IBI seluruh Kabupaten Kota, melakukan gerakan bersama dalam rangka memperingati hari ibu tahun 2022. "Kami organisasi IBI. Ibu Hamil (Bumil) ditujukan seluruh ibu hamil supaya mendapatkan pemeriksaan kesehatan, tujuannya biar terhindar dari stunting dan AKI. Minimal Bumil melakukan pemeriksaan 6 kali dan USG 2 kali, selama hamil. 


Mari kita bersama mulai dari proses pencegahan, pemeriksaan, dan kami mohon dukungan semua pihak, supaya dapat menurunkan angka stunting, tandanya.(DK)


Editor: Heru

Lagi Prabumulih Bersimbah Darah, Polisi Kejar Pelaku Penusukan


PRABUMULIH, DutaSumsel – Kejadian penusukan kembali terjadi, dan cukup membuat heboh warga sekitar mengetahuinya. Karena, usai penusukan langsung terkapar dan pelaku melarikan diri.


Kali ini, aksi penusukan dialami, Jepri Yansyah, 33 tahun warga Dusun II Desa Kayuara, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir atau OI hingga akhirnya korban meninggal dunia, meski sempat dilarikan warga ke RS Fadhillah, Rabu Subuh, (21/12/2022), sekitar pukul 03.45 WIB.


Informasi dihimpun awak media dari sumber kepolisian, sebelum kejadian korban tengah berbelanja. Ketika berada di trotoar depan Masjid Annaqoba di Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara.


Dari belakang, datang pelaku sekarang ini belum diketahui identitas alias OTD langsung menusuk punggung korban menggunakan pisau. Hingga, korban bersimbah darah dan terjatuh. Sementara itu, pelaku langsung kabur alias melarikan diri.


Usai penusukan, korban langsung dilarikan warga ke RS Fadhillah guna mendapatkan pertolongan. Namun, meski demikian nyawa korban tidak tertolong dan meninggalkan dunia.


Ada informasi penusukan tersebut, personel Polsek Prabumulih Barat dan Polres Prabumulih langsung mendatangi TKP. Melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat, Iptu Arafiq SIP membenarkan hal itu ketika dikonfirmasi awak media, Rabu.


“Iya betul, korban meninggal dunia. Pelaku masih dikejar personel Polres Prabumulih dan Polsek Prabumulih Barat,” ujar Arafiq.


Kasus sendiri, aku Mantan Kapolsek Pseksu, Polres Lahat ini kasusnya masih tengah dilidik dan dikembangkan guna mengetahui jelas motif atau penyebab penusukan tersebut.


“Keluarga korban melapor ke Polres Prabumulih, kini motifnya masih dalam penyelidikan,” pungkasnya, (Dk) 



Editor: Heru