NEWS

Slider

Di Sinyalir Ada Permainan Kotor Di Balik Pemberhentian Ketua BPD Sungai Baung


PALI, DutaSumsel - Susnita Wulan Dari, Ketua BPD Desa Sungai Baung, dikagetkan  oleh Surat Undangan Via WhatsApp, pada hari kamis tanggal 27 oktober jam 14.00. Undangan tersebut terkait pelantikan dirinya sebagai Anggota BPD desa Sungai Baung, padahal dirinya masih menjabat ketua BPD terpilih periode 2020-2026, sesuai SK yang dimilikinya.


Menurutnya, Penggantian dirinya sebagai Ketua BPD itu terasa Janggal, karena dirinya merasa tidak melakukan kesalahan, sehingga tidak ada alasan untuk diberhentikan,Jum'at (28/10/2022).



"saya tidak terima dengan pergantian ini, karena  dilakukan secara sepihak, dan tidak sesuai dengan peraturan," paparnya.


 "saya tidak tahu kesalahan saya apa,dan musyawarahnya pun saya juga tidak tau kapan di gelarnya ,saya tidak keberatan kalau saya harus di gantikan selaku ketua BPD ,tatapi prosesnya harus sesuai dengan peraturan dong, ! ini ada apa,kok bisa," jelasnya geram.




pada tanggal 28 oktober 2022 secara resmi  Susnita, mengajukan surat keberatan kepada Bupati  PALi, perihal Pergantian ketua BPD Tersebut.



Susnita Menilai  proses pergantian itu tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku, bahkan dirinya mengatakan ada dugaan persekongkolan antara Pihak-pihak terkait. 


Sementara itu Plt DPMD PALI, Emilia S.Sos, Saat dikonfirmasi Via WhatsApp Sampai berita ini diterbitkan, Belum memberikan hak jawabnya.(ORI)


Editor: Heru

Dr Hj Rika Novalina Sungudi SH MKn, Tokoh Perempuan Prabumulih Menginspirasi


PALEMBANG, DutaSumsel -- SUKSES di daerah sendiri bagi seorang perempuan mungkin sudah biasa atau banyak ditemui, namun sukses di daerah orang lain tentu menjadi luar biasa. 


Begitulah Dr Hj Rika Novalina Sungudi SH MKn yang merupakan tokoh perempuan muda asli kota Prabumulih yang menginspirasi karena berhasil sukses di daerah orang.


Hj Rika Novalina Sungudi berhasil sukses dan mendirikan sekolah bertaraf internasional di Kabupaten Empat Lawang yakni Sekolah Al Azhar Cairo Mesir Empat Lawang Indonesia yang merupakan Cabang Al Azhar Cairo Mesir.


Hj Rika Novalina sendiri adalah istri dari Irutben It Pussenkav Bandung, Kolonel Kav H Sangudi SH MSi dan ibu dari Ketriza Paula blezensky dipanggil Beby (12). Kini Rika merupakan pimpinan yayasan Al Azhar Cairo Empat Lawang dan merupakan seorang Notaris & PPAT di Bumi 'Saling Keruani Sangi Kerawati'.


Sejak menamatkan sekolah di Yayasan Bhakti Prabumulih, Hj Rika Novalina langsung merantau dengan bekerja sambil kuliah ke Palembang. Lalu setelah tamat kuliah, Ibu kelahiran 7 November 1978 ini pindah ke kota Medan, Sumatera Utara untuk bekerja sekaligus kuliah S2 Magister Notariat di Universitas Sumatera Utara (USU).


Kemudian ia menikah dengan suami Kolonel Kav H Sangudi SH MSi dan pada tahun 2009-2010 kembali ke Sumatera Selatan tepatnya ke Kabupaten 4 Lawang turut suami yang saat itu berdinas menjabat Dandim Lahat dan saat itu Rika masih melanjutkan kuliah S3 di USU.


Setelah tinggal di Kabupaten Empat Lawang, Rika melihat ada peluang dimana di Kabupaten 4 Lawang belum ada PPAT dan notaris yang membuat warga harus ke daerah lain untuk mengurus surat-surat.


Rika yang memiliki izin PPAT kemudian membuka usaha di Empat Lawang sembari mengurus izin Notaris lalu setelah selesai ia mengabdikan diri di kabupaten tersebut.


Singkat cerita, pada tahun 2020 Rika dengan dukungan sang suami berhasil mendirikan Yayasan Pendidikan Al Azhar Cairo Mesir Empat Lawang. Tekat Rika mendirikan sekolah bertaraf internasional tersebut didasari kepedulian dengan para orang tua di Empat Lawang yang harus mengeluarkan biaya besar untuk menyekolahkan anak ke luar daerah.


"Dari latar belakang itu lalu saya berpikir, kenapa kita yang memiliki ilmu dan kemampuan tidak menghadirkan sekolah untuk masyarakat dan orang luar yang datang ke kita. Maka dari itu kita bangun sekolah yang tak jauh kalah dengan sekolah di kota dan bahkan kita hadirkan bertaraf internasional," ungkap Rika Novalina Sungudi ketika diwawancarai.


Rika menceritakan, awalnya dirinya memilih lokasi tanah jauh dari pusat kota yang sepi, hal itu dikarenakan harga tanah murah namun setelah berdiri sekolahnya menjadikan lokasi sepi ramai.


"Awalnya kan kita mendirikan rumah tahfidz karena saya itu senang tiap pagi dan sore dengar anak-anak baca Alquran, lalu ada konsultan yang tertarik kenapa tidak didirikan sekolah saja hingga akhirnya kita dirikan Al Azhar Cairo Empat Lawang," katanya.


Tidak hanya aktif di yayasan dan pekerjaan sebagai PPAT/Notaris, Rika Novalina juga aktif dalam organisasi Persit Kartika Chandra Kirana.


Kini ia kembali ke kota Prabumulih bertekat mendirikan sekolah bertaraf internasional dan mendidik Sumber Daya Manusia (SDM) di kota Prabumulih. Selaku putri asli kota Prabumulih, Rika bertekat membagikan ilmu dan akan memajukan kota Prabumulih di segi pendidikan, SDM dan mengangkat masyarakat dari kemiskinan.


"Saat ini semua pembangunan di kota Prabumulih sudah maju, saatnya kita terus meningkatkan SDM dan pendidikan masyarakat karena pembangunan yang maju tanpa pengetahuan pengelola akan percuma," tegasnya.


Di kota Prabumulih sendiri Rika menjadi inspirasi para kaum muda tidak hanya para perempuan namun para pemuda karena dengan tekatnya yang kuat merantau jauh dari keluarga berhasil meraih kesuksesan. 


Bahkan Rika membuka lapangan pekerjaan bagi puluhan pekerja di sekolah maupun di kantor PPAT/Notaris miliknya. Para muda mudi di kota Prabumulih sendiri berharap sang pelopor sekolah internasional di Empat Lawang ini kembali ke Prabumulih membangun kota nanas dan membuka lapangan pekerjaan.(eds)


Editor:Heru

Piala Gubernur U-20, PALI Mulai Seleksi Di Lima Kecamatan

 


PALI, DutaSumsel -- Menuju Piala Gubernur Sumsel Sepakbola U-20, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) kabupaten PALI, bersama PSSI dan KONI menggelar seleksi tingkat Kabupaten.


Seleksi tingkat kabupaten ini diambil dari lima kecamatan yang ada di Bumi Serepat Serasan, antara lain, Kecamatan Talang Ubi, Tanah Abang, Penukal, Abab dan Penukal Utara.


Kegiatan yang dipusatkan di Stadion Gelora November, Komplek Pertamina Pendopo Kecamatan Talang Ubi, dibuka secara resmi oleh Bupati PALI, yang diwakili oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) kabupaten PALI, Haryono, SH Rabu (26/10/2022).


Dalam laporannya, ketua Pelaksana kegiatan Fardinan Marcos, SKom menjelaskan seleksi tingkat Kabupaten ini persiapan menuju Piala Gubernur Sumsel tingkat Provinsi.


“Bertujuan untuk membentuk dan membina disiplin pemuda kita serta mencari bibit-bibit pemain sepakbola di Kabupaten PALI,” jelasnya.


Ditambahkannya, pertandingan berlangsung selama selama tiga hari di lapangan Gelora November Komplek Pertamina Pendopo.


“Pertandingan berlangsung mulai tanggal 26-28 Oktober 2022, hasil dari seleksi akan di bawa ke tingkat provinsi mewakili Kabupaten PALI,” ujarnya.


Ditempat yang sama ketua PSSI kabupaten PALI, Drs. Darmawi, MSi mengatakan bahwa Kabupaten PALI, sangat disegani dalam sepakbola karena mampu mengukir prestasi.


“PALI baru berusia 9 tahun, kita dijuluki sebagai bayi ajaib karena kita mampu menunjukkan prestasi yang baik dalam sepakbola pada tahun lalu,” katanya


Untuk itu Darmawi berharap melalui seleksi tingkat Kabupaten ini para pemain bisa memberikan hasil yang terbaik.


“Kita turunkan wasit-wasit berlisensi dan tim talent yang mana nantinya akan menilai para pemain-pemain yang berbakat. Bermainlah profesional dan ikuti aturan panitia yang bersifat nasional,” tegasnya.


Sementara Asisten II Setda PALI, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan turnamen sepakbola Piala Gubernur Sumsel U-20.


“Kita berharap hasil dari seleksi tingkat Kabupaten ini bisa menghasilkan bibit-bibit yang berbakat, untuk membawa dan membela kabupaten pada Piala Gubernur Sumsel tingkat Provinsi mendatang,” tandasnya sembari membuka turnamen.


Pembukaan Piala Gubernur Sumsel Sepakbola U-20 tingkat Kabupaten turut dihadiri, Ketua DPRD PALI, Wakapolres, Kejaksaan Negeri PALI, Camat dan OPD terkait.(ORI)


Editor:Heru 

Walikota Beserta Jajaran Hadiri Rapat Koordinasi Kabupaten Kota Daerah Pengelolaan Migas Se-Indonesia


JAKARTA, DutaSumsel --
Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM Didampingi Ketua DPRD Kota Prabumulih Sutarno, SE,  Kepala Dinas PUPR Prabumulih H. Beni Akbari, ST, Kepala BPKAD Prabumulih Jauhar Fahri, SE, Ak, CA, Kepala BAPPEDA Ir. Abu Sohib, Kepala BALITBANG Prabumulih Matnur Latif, ST, M.Si, , Sekwan Prabumulih Heriani, SE, Kepala Dinkes Prabumulih dr. Hesti Widyaningsih, Kepala Bagian PROKOPIM Prabumulih Ir. Taviv Maryadi, MM Menghadiri Rapat Koordinasi Kabupaten / Kota Daerah Pengolah Migas Seluruh Indonesia, Selasa (25/10/2022).


Walikota Prabumulih mendapat kesempatan pertama untuk memaparkan dan mempresentasikan terkait pengelolaan gas yang ada di kota Prabumulih, Walikota Prabumulih mendapat apresiasi dan aplause dari seluruh Bupati / Walikota  daerah pengelola gas Se - Indonesia.


Ir.H.Ridho Yahya,MM menyampaikan terkait pengelolaan gas yang ada di kota Prabumulih dimana "Kota Prabumulih sebagai daerah penghasil gas masyarakatnya bisa menikmati gas kota dengan pemasangan gratis, Kota Prabumulih juga sebagai pemrakarsa pemasangan gas kota secara gratis di Indonesia,".


Selanjutnya Ir.H.Ridho Yahya melanjutkan paparnya ," Kota Prabumulih satu- satunya di Indonesia yang menolak diadakannya penambangan batu bara di Indonesia yang berpotensi merusak lingkungan."


Rapat ini di ikuti  Ketua DPRD dan 11 Kabupaten / Kota Pengelola Gas Se - Indonesia diantaranya : Kota Bontang, Kota Prabumulih, Kota Dumai, Kota Lhokseumawe, Kota Palembang, Kabupaten Blora, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Langkat, Kabupaten Sorong.


Acara di akhiri dengan Bertukar Cenderamata antara  Walikota Prabumulih dan Walikota Bontang Basri Rasse, S.IP. 


Rapat ini diselenggarakan oleh Pemkot Bontang dan dilaksanakan di Hotel Orchardz Mangga Dua Jakarta Pusat.(*)


Editor: Heru

1 November, DPC Nasdem Memanggil Buka Pendaftaran Bacaleg 2024


PRABUMULIH, Dutasumsel -- Dewan Pimpinan Daerah  (DPD) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Prabumulih, mulai tanggal 1 November 2022 mendatang memanggil putra - putri terbaik Kota Prabumulih untuk mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) pada pelaksanaan Pemilihan legislatif (Pileg) 2024 mendatang. 


Mulai dibukanya pendaftaran Bacaleg oleh DPD Partai Nasdem Prabumulih tersebut berdasarkan keputusan rapat, Selasa (25/10)  dengan agenda Persiapan Bacaleg 2024 yang dihadiri Ketua DPC dan seluruh pengurus DPD Partai Nasdem Prabumulih yang digelar di Kantor DPD Partai Nasdem Jalan Padat Karya, Gunung Ibul. 


Ketua DPD Partai Nasdem Kota Prabumulih, Suherli Berlian ST usai rapat mengatakan, seiring dengan tahapan Pemilihan umum (Pemilu) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), pihaknya akan mulai membuka pendaftaran Bacaleg baik untuk tingkat Kota khususnya Kota Prabumulih, tingkat Provinsi maupun untuk Bacaleg tingkat pusat atau RI. 


"Sebagaimana hasil rapat dengan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Nasdem Prabumulih, pendaftaran Bacaleg mulai dibuka pada tanggal 1 November 2022 hingga akhir Maret 2023 mendatang, menurutnya pendaftaran Bacaleg di Partai Nasdem ini terbuka untuk umum baik kader atau non kader serta tanpa mahar," katanya. 


Pria yang lebih akrab dengan panggilan Chali ini mengungkapkan, menimbang elektabilitas Partai Nasdem dan potensi sejumlah kader Partai Nasdem Kota Prabumulih, dirinya menargetkan perolehan 5 kursi pada Pileg 2024 mendatang, dirinya juga mengundang putra - putri terbaik Kota Prabumulih yang potensial menjadi wakil rakyat untuk mendaftarkan diri sebagai Bacaleg melalui DPD Partai Nasdem. 


Ketua Bappilu DPD Partai Nasdem Prabumulih, Ali Ibrahim menambahkan, untuk mensosialisasikan telah dibukanya pendaftaran Bacaleg oleh DPC Partai Nasdem ini maka nantinya akan di setiap Kelurahan dan Desa akan di pasang spanduk berukuran 1 x 3 m sebanyak 2 unit untuk setiap Kelurahan/desa. 


"Design spanduk tersebut pada pokoknya tertulis bahwa DPC Partai Nasdem telah membuka pendaftaran Bacaleg Pileg 2024 dan menampilkan photo Ketua Umum, Ketua DPW serta photo figur tokoh di Kelurahan/desa masing - masing, hal ini dimaksudkan agar masyarakat di Kelurahan/desa setempat lebih mudah untuk berkoordinasi dengan kader Nasdem terdekat," tambahnya.(*)


Editor:Heru 

Angkutan Batu Bara Di PALI Akan Menggunakan Jalan Khusus, Ini Penjelasannya?


PALI, DutaSumsel -- Dengan adanya Tambang Batu Bara di Kabupaten PALI, banyak membawa manfaat untuk masyarakat, terutama Bisa mengurangi pengangguran di samping menambah Pendapatan Daerah. 


Seperti yang dikatakan oleh Muhamad Napolion atau yang sering di panggil Ayong, Senin (17/10/2022).


Ayong juga menambahkan.

"Apalagi pihak pengelola bisa memenuhi kewajibannya dan memberdayakan masyarakat setempat. Memang, tidak semua orang sependapat, karna mungkin banyak kepentingan tertentu oleh kelompok-kelompok masyarakat," paparnya.


Seperti hari ini, puluhan orang yang mengatasnamakan Mahasiswa dan masyarakat Peduli PALI, mendatangi Kantor Bupati PALI, untuk menuntut berbagai hal yang mereka nilai untuk kepentingan orang banyak. Seperti Angkutan Batubara harus melalui jalan khusus bukan jalan umum.


memang, sebelum ini Dalam programnya, pihak Tambang batubara akan menggunakan Jalan khusus perusahaan yang di buat oleh PT EVI, sehingga tidak melalui jalan Umum.


" Insya'allah awal bulan tahun depan akan dimulai pekerjaannya," ungkap ayong.


Dalam kepedulian terhadap masyarkat, di luar CSR, pihak pengelola, PT BSEE dan PEB banyak melakukan kegiatan sosial, seperti program Jum'at barokah dengan membagikan beras ke warga desa wilayah kerja.ini akan rutin dilakukan.


Selain itu, sembari menunggu pembuatan jalan khusus, pihak pengelola tambang selalu memperhatikan jalan umum yang mereka lalui dengan memperbaiki jalan dan jembatan," papar ayong.


Senada dengan Ayong, Badrul selaku PJO dan Rustam Humas PT MAS Sudah sepakat untuk mengakomodir tuntutan masyarakat, seperti, PT BSEE melaksanakan CSR sesuai perundang-undangan yang berlaku, dan PT BSEE  dan PT Mitra Artha Sinergi (MAS) memperhatikan dampak lingkungan hidup sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlalu  serta PT MAS berkewajiban segara memperbaiki jalan yang rusak akibat kegiatan operasional angkutan batubara dengan berkoordinasi dengan Dinas PUPR.


Untuk kita ketahui, Kabupaten PALI adalah kabupaten yang baru terbentuk. Tentu sebagai kabupaten yang baru, masih banyak kekurangan di sana-sini dan sangat mengharapkan para investor untuk membuat lapangan pekerjaan demi kemajuan masyarakat PALI, salah satunya seperti Tambang Batubara.(ORI)


Editor:Heru

Minta Angkutan Batu Bara Dihentikan AMMPP Mengelar Aksi di Depan Kantor Bupati PALI


PALI, Dutasumsel -- Aktivitas angkutan batu bara yang melintas di jalan umum kabupaten PALI  dipermasalahkan puluhan warga yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli PALI (AMMPP). 


Puluhan massa menggelar aksi unjuk rasa di halaman Bupati PALI, KM 10 Kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi. Senin (17/10/22).


Massa meminta aktivitas angkutan batubara dihentikan karena dinilai tidak ada manfaatnya bagi masyarakat sekitar. 


“Kami minta hentikan aktivitas angkutan batubara dihentikan dan kepada Pemkab PALI untuk mencabut izin angkutan batubara. Banyak jalan rusak akibat aktivitas itu,” kata Yogi S Memet, koordinator aksi. 


Setelah berorasi beberapa menit, perwakilan aksi unjuk rasa diterima Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono untuk duduk bersama dengan pihak perusahaan dalam hal ini PT Bumi Sekundang Enim Energi (BSEE) selaku perusahaan tambang batubara dan PT Mitra Atrha Sinergy (MAS) selaku transportir. 


Setelah alot melakukan perundingan, akhirnya pertemuan itu berakhir damai dan menghasilkan 6 poin kesepakatan bersama.


Adapun poin kesepakatan antara pengunjuk rasa dan pihak PT BSEE/PT MAS adalah:


1.PT BSEE melaksanakan CSR sesuai perundang-undangan yang berlaku. 


2.PT BSEE  dan PT Mitra Artha Sinergi (MAS) memperhatikan dampak lingkungan hidup sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlalu.


3.PT MAS berkewajiban segara memperbaiki jalan yang rusak akibat kegiatan operasional angkutan batubara dengan berkoordinasi dengan Dinas PUPR.


4.Untuk kendaraan operasional batubara yang bernomor polisi diluar Sumsel agar dihentikan sementara untuk operasi.


5.Pihak PT MAS mengatur jumlah armada pengangkutan tidak secara serentak yang dapat menimbulkan atau mengganggu pengguna jalan dan warga sekitar. 


6.Agar tonase muatan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku yaitu maksimal 8,5 ton.


Setelah 6 poin kesepakatan disetujui dan dituangkan dalam berita acara, massa pun membubarkan diri dengan tertib.(ORI)


Editor: Heru

Pembangunan Infrastruktur Di PUPR PALI Lemah Dalam Pengawasan


PALI, Dutasumsel -- Menyikapi banyaknya keluhan masyarakat dan pemberitaan yang beredar terkait buruk dan minimnya pengawasan pembangunan infrastruktur yang ada di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Provinsi Sumatera Selatan para pengamat dan pemerhati perkembangan pembangunan Angkat bicara.


M. Taupik H. BS selaku Aktivis dan Pengamat Pembangunan Kabupaten PALI menyikapi keresahan masyarakat dalam hal pembangunan infrastruktur yang di nilai dapat berdampak merugikan masyarakat. Senin (17/10/2022).


Dalam hal ini Ia mengatakan ada hal yang perlu di perbaiki dalam pembangunan infrastruktur yang ada saat ini seperti meningkatkan mutu dan kualitas dari bangunan yang ada, serta lebih meningkatkan dari sisi pengawasan dari instansi terkait, ungkapnya.


Seperti pembangunan yang stek holder nya dari Dinas PUPR PALI dapat kita duga kinerjanya belum maksimal karena masih banyak di temukan di lapangan oknum pihak ketiga atau kontraktor yang kurang profesional sehingga melalaikan perjanjian kontrak kerja yang telah di sepakati bersama


Jika kontraktor Melalaikan metode pelaksanaan maupun persyaratan Teknis yang di isyaratkan, Seperti Base, sub Base, material, maupun Kualitas Beton sendiri, maka hasil Pekerjaan berdampak pada kuat beton, usia beton. Bisa dilihat dari gejala awal yaitu aus beton, retak-retak, penurunan jalan akibat muatan gandar kendaraan. 


Adapun dugaan temuan kami di lapangan oknum pihak ketiga sering bermain di pengurangan mutu bangunan, seperti mengurangi ketebalan pengerasan jalan, tidak menggunakan batu Agregat atau batu cor yang telah di tentukan serta pekerja di lapangan tidak menggunakan Peralatan keselamatan kerja (K3).


Semua itu di sebabkan entah di sengaja atau kelalaian pengawasan dari  stek holder (Red. Dinas PUPR Kab. PALI) itu sendiri yang pada akhirnya Alhasil, tidak sedikit proyek yang dianggarkan melalui APBD harus kandas dan rusak sebelum masa senja. 


Hal ini juga diperparah dengan minimnya pengawasan dari KPA,PPTK,Konsultan Pengawas, sehingga para rekanan begitu leluasa memainkan peran tanpa ragu. Maka sangat wajar jika rekanan kontraktor leluasa bekerja seadanya tanpa acuan yang mengikat sebagai landasan pelaksanaan pekerjaan.


Seharusnya jika pengawasan ketat dan rutin di lakukan dari Instansi (Red. Dinas PUPR Kab. PALI) maupun Konsultan Pengawas maka kecil kemungkinan hal hal yang tidak di inginkan akan terjadi. 


Disinilah keprofesionalan dari Instansi terkait sering di pertanyaan karena sebagai penyelenggara Negara yang harus mematuhi Undang undang No 28 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. 


Biasanya di dalam kontrak kerjasama tertuang poin poin yang mengikat agar kedua belah pihak di tuntut agar bekerja profesional " Bukan  karena Faktor kedekatan ataupun faktor lainnya yang pada akhirnya dapat menciderai isi perjanjian kontrak kerja itu sendiri. 


Dalam hukum kontrak pekerjaan pembangunan infrastruktur di pemerintahan jika ada pekerjaan pihak ketiga yang melalaikan perjanjian kontrak kerja, adapun jika di nilai ada kerugian Negara di dalam suatu pekerjaan maka pihak pelaksana (Kontraktor) akan di wajibkan mengembalikan kerugian Negara tersebut. 


Akan tetapi meski kerugian negara yang nantinya di kembalikan masih ada pihak yang di rugikan yaitu rakyat akibat ulah dari para oknum instansi ataupun kontraktor yang bekerja tidak profesional, tutup M. Taupik H.BS.


Kami selaku masyarakat sangat berharap agar Bupati dan DPRD PALI agar melihat dan mendengarkan keresahan masyarakat serta dapat lebih meningkatkan kinerja Para pegawai ASN yang ada di Dinas PUPR PALI,  ungkap Eko dan Emi. 


Sangat disayangkan Ristanto selaku Kepala Dinas PUPR PALI saat di konfirmasi melalui surat ataupun lewat WhatsApp pribadinya terkait lemahnya pengawasan sampai saat ini masih belum ada jawaban.(ORI)


Editor: Heru

DPD Golkar Prabumulih Ajak Warga Jalan Santai Bersama, Dalam Rangka HUT Ke-58

 


PRABUMULIH, Dutasumsel - DPD Partai Golkar Prabumulih menggelar jalan santai bersama warga dalam rangka HUT ke-58, Sabtu (16/10/2022). Ribuan warga ikuti jalan santai start dari Eks Polsek Timur dan finish di lapangan  yang sama.


Pelepasan peserta jalan santai dilakukan oleh Ketua DPD Partai Golkar  Syamdakir Edi Hamit ST, didampingi Ketua DPRD Prabumulih Sutarno SE, dan Anggota lainya dari Partai Golkar, Welizar, untuk memeriahkan jalan santai ini, panitia juga sudah menyediakan hadiah menarik bagi peserta.


Usai jalan santai dilanjutkan dengan senam bersama yang dipandu instruktur senam, sehingga suasana semakin meriah.


" Alhamdulillah kita hari hari ini melakukan kegiatan jalan santai dan senam bersama dalam rangka HUT Partai Golkar ", jelas ketua Partai Golkar Prabumulih Syamdakir Edi Hamid ST, ketika dibincangi disela kegiatan, Minggu (16/10/2022).


Ungkapnya, Kurang lebih 3000 kader dan simpatisan partai Golkar yang mengikuti jalan santai yg rutenya dimulai dari lapangan tersebut menuju lapangan Prabujaya sampai pasar belakang dan kembali ke start semula.


Golkar dan Prabumulih menyatu dan berkaitan selalu partai Golkar siap berkarya untuk Kota dan masyarakat Kota Prabumulih.


Pantauan awak media ini, detik akhir acara dengan yel yel partai Golkar, dorprize yang disiapkan untuk kader dan simpatisan tergolong tidak kecil diantaranya sepede listrik, kulkas dan satu unit motor.


"Kami ikut sekeluarga dan kami sangat gembira  menyambut HUT Partai Berlambang Pohon Beringin ini. Menyatu bersama kader lainnya dan kami berharap partai Golkar tetap jaya dan menjadi partai pemenang tahun 2024 nanti pak," pungkas Ahmad salah satu masyarakat yang ikut berpartisipasi.(Heru)

Bentuk Protes Masyarakat Desa Lunas Jaya Kepada, PT Titan Grup dan Kepala Desa


PALI, DutaSumsel -- Buntut Aksi Protes ibu-ibu desa lunas jaya soal dampak debu batubara akhirnya pihak perusahaan PT Titan Grup buka suara bahwa perna merealisasikan bantuan sembako untuk masyarakat.


Hal itu dikatakan masyarakat desa dihadapan kepala desa saat berkumpul di gedung serba guna desa lunas jaya kecamatan tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) provinsi sumatera selatan, Rabu malam (12/10/2022).


Menurut beberapa perwakilan masyarakat kepada media ini mengaku tidak terima dengan tindakan kepala desa yang sudah mengambil keputusan tanpa musyawarah dahulu dan meminta persetujuan masyarakat.


"Saat kami mediasi dengan pihak PT Titan Grup mereka mengatakan tahun ini sudah memberikan bantuan sembako untuk masyarakat lunas jaya melalui kepala desa, namun kami dan kita semua masyarakat tidak perna menerima bantuan tersebut dan tidak mengetahui sama sekali,"ujar perwakilan masyarakat.


Tak hanya itu mereka juga mengatakan kades sudah mengakui itu, dan bantuan dari perusahaan tersebut di belanjakannya untuk peralatan kantor desa dan kursi untuk kepentingan masyarakat,


"Kami selaku masyarakat tidak terima dengan tindakan kades tanpa musyawarah dahulu, dan kalau untuk kepentingan desa mengapa tidak menggunakan anggaran Dana Desa" papar Masyarakat.


Lebih lanjut mereka mengatakan "Terlepas tidak ada sanksi hukum terhadap kades karena permasalahan ini, kami selaku masyarakat tetap tidak senang dibodohi,"tegasnya seakan emosi.


Terakhir mereka berharap kedepannya kades tidak lagi mengambil keputusan sepihak tanpa musyawarah untuk masyarakat, dan berharap agar kades segera mengembalikan bantuan sembako kepada masyarakat. " Ya menurut pihak perusahaan waktu itu, bantuan sembako itu untuk masyarakat lunas jaya, bukan bantuan untuk kades beli kursi dan alat kantor desa."Tutup nya.



Sementara itu, saat Tim Media meminta penjelasan pihak perusahaan pada Sabtu (15/10), secara langsung pihak perusahaan PT Titan Grup mengaku memang sudah merealisasikan bantuan sembako di tahun 2022 ini, meskipun pihak perusahaan tidak mengakui secara detail berapa nominal yang direalisasikan tapi mereka membenarkan kalau bantuan tersebut untuk masyarakat lunas jaya di berikan kepada kades tidak berbentuk barang.


Saat dimintai penjelasan dan tanggapannya soal bantuan sembako itu kepala desa tidak bisa di temui, bahkan di konfirmasi via WhatsApp pada Sabtu hingga berita diterbitkan pun beliau tidak memberikan jawaban, pesan hanya di baca dan tidak dibalas.(ORI)


Editor: Heru



Empat Program Unggulan Pemkot Prabumulih, Pecahkan Rekor MURI


PRABUMULIH, Dutasumsel.com -- Empat Program Unggulan Pemkot Prabumulih, mendapatkan perhatian MURI sehingga mendapatkan piagam pemecahan Rekor MURI dalam rangka menyemarakkan HUT Kota ke 21, Sabtu (15/10/2022).


Penyerahan Rekor MURI tersebut diserahkan Senior Customer Relation MURI, Triyono SE kepada Wako Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM dan Wawako, H Andriansyah Fikri SH disaksikan Dekan FK UNSRI, dr Syarif Husin MS dan Staf Ahli Gubernur, Drs Nelson Firdaus MM juga para Kepala OPD dan sejumlah tamu dan undangan hadir. Juga termasuk masyarakat, penerima manfaat pelayanan kesehatan.


“Sebenarnya, hanya satu saja kita persiapkan mata pemecahan Rekor MURI. Yaitu, Baksos Layanan Kesehatan 34 Lokus dilakukan Dinkes dan OPD terkait,” ujar Wako Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM.


Sementara itu, kata Ridho, sapaan akrabnya, tiga lainnya seperti Jargaskot. Lalu, rehabilitasi rumah ibadah, dan pemberian insentif bagi masyarakat memang telah lama dilakukan. Sebagai bentuk kepedulian Pemkot Prabumulih kepada masyarakat, dalam peningkatan sarana dan prasarana pembangunan.


“Tiga program itu, memang telah dirasakan manfaat oleh masyarakat. Hal itu diperhatikan MURI, dan akhir diberikan penghargaan atas pemecahan Rekor MURI,” tukas suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.


Politisi Partai Golkar ini menegaskan, kalau Rekor MURI bukan tujuan utama. Tetapi, intinya inilah bentuk perhatian dan kepedulian Pemkot Prabumulih lewat program unggulan telah dilakukannya kepada masyarakat. “Terpenting, program kita jalankan memang semuanya bagi peningkatan sarana dan kesejahteraan masyarakat,” tukas Adik Wagub Sumsel ini.


Sementara itu, Senior Customer Relation MURI, Triyono SE mengatakan, baru pertama kali dirinya merasa bahagia sekaligus bangga memberikan penghargaan dan piagam kepada Pemkot Prabumulih diterima langsung Wako Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM.


“Biasanya penerima penghargaan atau piagam MURI bangga, kali ini kita bangga sekali melihat program dan kinerja Wako Prabumulih dalam melengkapi sarana prasarana bagi masyarakat Prabumulih, juga melayani dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Triyono.


Dia mengungkapkan, selamat atas pemecahan empat Rekor MURI dilakukan Pemkot Prabumulih ini. “Kita mengapresiasi program Pak Wako, yaitu program pro rakyat dan memang telah berjalan dan dirasakan masyarakat selama ini,” pungkasnya.(*) 


Editor: Heru 



MENANGGAPI KLARIFIKASI FITNAH DARI LURAH LEBUAY BANDUNG NIKO FERLINO, SH. C.P.L. ANGKAT BICARA


LAHAT, Dutasumsel ---- NIKO FERLINO, SH. C.P.L. Menambahkan keyakinan dugaan yang ia sangkakan, dimana dalam berita beredar bantahan Lurah mengatakan Dirinya mengaku tidak pernah merasa merekayasa ataupun memanipulasi data terkait penerbitan SPPH milik Harmadi bin Sehawi, semuanya sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.


Terkait surat kuasa yang dicabut oleh pemilik tanah yaitu Harmadi bin sehawi yang sebelumnya di kuasakan pengurusan nya kepada Pengacara Neko Ferlyno, dalam hal ini saudara Neco diduga tidak mampu untuk memenuih syarat-syarat penerbitan surat tanah tersebut.


Setelah melalui perundingan keluarga dan tak kunjung terbitnya surat tanah Harmadi Bin Sehawi Tersebut, maka pemilik lahan mencabut kuasa tanah tersebut dari pengacara Neco.


“Terkait saya tidak mau bertanda tangan,tanah Harmadi bin sehawi ini kan cukup luas dikawatirkan bahwa di atas tanah tersebut terdapat tanah orang lain, makanya untuk kami ajukan beberapa opsi seperti mengclearing atau menebas keseluruhan tanah tersebut, dan hal ini tak pernah dilakukan sampai surat kuasa dicabut oleh pemilik lahan”kata Lurah Lebuay Bandung. 


Perkataan diatas adalah perkataan bohong yang di lakukan Lurah Leubay bandung, dikarenakan lahan tersebut sudah kami pagari dan kami tebasi, baru kita laporan ke kelurahan perihal pembuatan SPH, kita di kumpulkan dan dikatakan bahwa Pihak Kelurahan tidak akan menghambat pembuatan SPH, kalau memang benar tanah ini punya harmadi, makanya tanggal 11 Februari 2022 kita kumpul mengundang masyarakat yang mempunyai lahan tersebut, dan sudah terjadi kesepakatan di lapangan antara masyarakat yang punya lahan di sekitar lahan pak harmadi, yang kebetulan lahan tersebut sudah di beli dengan orang tuanya.


Pada saat itu di lanjutkan dengan pembuatan surat SPH yang di lakukan oleh pegawai kelurahan bagian Tata Pemerintahan dan kami sudah mengeluarkan biaya bukti transper kami simpan, seiring berjalannya waktu dan ternyarta SPH belum di tandatangani oleh LURAH dengan alasan ada tanah orang di depan yaitu tanah Pak Basir (Pensiunan Pertaninan) dan ada anaknya Win, anaknya di martapura menurut sumber Herman RW, kata Pegawai TAPEM Kelurahan Lahat, dan itu hanya karang karangan yang dibuat, kita coba klarifikasi ke keluarga dan anaknya pak Basir, ternyata apa yang disamapaikan itu tidak benar, bahwa pak basir tidak punya anak yang namanya win, tapi adiknya yang tinggal di tanjung serian.


Setelah mengetahui hal tersebut pihak kelurahan masih tidak mau menandatangani, bahkan kita mau mempertemukan, masih pihak kelurahan tidak mau, jadi aneh saat ini pihak kelurahan menandatangani SPH.

Masih menurut Lurah leubay bandung ; Lebih lanjut dikatakan Lurah”Sehingga baik surat tanah yang akan di hibahkan tersebut maupun surat lain yang di ajukan tersebut tidak saya tanda tangani karena sebagai pemerintah kelurahan, kami bertanggung jawab atas surat yang kami terbitkan”.


Ditambahkannya ”pada tanggal 24 Juli 2022 " Kami atas nama Pemerintah kelurahan melegalisasi dan membuat kan surat pernyataan hak di atas tanah tersebut dengan nomor surat 140/22/spph-lb/VII/2022,karena memang sudah memenuhi syarat prosedur untuk menerbitkannya”.


Lurah lebuay bandung jg membantah dirinya sebagai mafia tanah seperti yang diberitakan tersebut ”terkait penerbitan surat tanah harmadi bin sehawi tersebut dan fitnah tuduhan mafia tanah terhadap saya ,hal itu tidak berdasar,karena surat yang diterbitkan atas nama pemilik lahan sendiri koq bukan nama orang lain,jadi dimana letak mafia nya”terangnya sambil tersenyum. 


Dikeluarkan lahan 6000 M yang di katakan kelurahan bukan punya pak harmadi menjadi tanda tanya kami, karena lahan tersebut menurut pengakuan harmadi ke kami pada saat itu adalah lahan orang tuanya yang di pake oleh PT. PERTANI.

 

Jadi disini jelas kita pertanyakan kinerja lurah, dan saat ini telah membuat surat SPH, padahal kami sudah sanggah untuk pembuatan surat, dan kami juga telah memberitahu bahwa kuasa kami tidak bisa di cabut secara sepihak, sedangkan harmadi mencabut secara sepihak, ada apa dengan LURAH? Karena kami masih bekerja dan terus bekerja.(Doni) 


Editor: Heru 

Tanpa Pengawasan, Peningkatan Jalan Harapan Jaya - Purun Timur Disinyalir Syarat Korupsi


PALI, Dutasumsel -- Geliat pembangunan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sejak dipimpin oleh Heri Amalindo tampak cukup pesat. Selain untuk memenuhi kebutuhan Publik, Kabupaten PALI tentunya berupaya semaksimal mungkin untuk mengejar ketertinggalan dari Kabupaten Kota lainnya di Sumsel. 


Selaras dengan program kerja Pemerintah, pemenuhan akses infrastruktur jalan utama dan jalan pemukiman masyarakat pun belakangan terus digesa. Tujuannya tidak lain ialah untuk peningkatan ekonomi kerakyatan. Dimana ketika akses jalan yang representatif sudah tersedia dengan baik, maka peningkatan ekonomi kerakyatan pun akan terdorong. 


Namun sangat disayangkan, ketika pemerintah yang terus berupaya mewujudkan kesejahteraan rakyatnya melalui program pembangunan, tidak Serta merta di ikuti oleh pelaksana pembangunan di lapangan. Ada saja upaya pelaksana (kontraktor-red) menjatuhkan citra Pemerintah dimata masyarakatnya. Sabtu (15/10/2022).


Contohnya, proyek pembangunan Peningkatan Jalan Harapan Jaya - Purun Timur Kecamatan Penukal kabupaten PALI, Proyek ini jika dikerjakan sesuai rencana anggaran biaya ( RAB ) setidaknya mampu mengangkat Citra Pemerintah di mata rakyatnya. Niatan Pemerintah yang ingin memakmurkan rakyatnya justru tercoreng oleh perilaku rekanan kontraktor yang kerap mengabaikan kualitas demi meraup keuntungan tanpa batas.


Alhasil, tidak sedikit proyek yang dianggarkan melalui APBD harus kandas dan rusak sebelum masa senja. Hal ini juga diperparah dengan minimnya pengawasan dari kuasa pengguna anggaran (KPA) sehingga para rekanan begitu leluasa memainkan peran tanpa ragu sebab tidak ada "beliau" yang sewaktu -waktu siap mengadu. 


Hasil penelusuran Duta Sumsel pada proyek berjudul ''proyek pembangunan Peningkatan Jalan Harapan Jaya - Purun Timur" ini dikerjakan oleh CV. NOIS PRATAMA. Di papan proyek terpampang nilai paket pekerjaan sebesar Rp. 5.338.276.000,- dengan sumber dana APBD PALI tahun anggaran 2022. Nilai proyek sangat fantastis, namun logikanya, penempatan papan proyek saja sudah melanggar aturan karena tidak melampirkan volume atau ukuran panjang dan lebar jalan yang akan dibangun. 


Maka sangat wajar jika rekanan kontraktor leluasa bekerja seadanya tanpa acuan yang mengikat sebagai landasan pelaksanaan pekerjaan. Hal ini dibuktikan pula dengan pekerjaan yang asal-asalan dilapangan. Terpantau proyek pembangunan jalan Pengerasannya di duga tidak menggunakan Batu Agregat B murni, serta terlalu tipis sebagaimana pembangunan jalan.


Kemudian Campuran Cor Beton yang di gunakan batunya terlalu sedikit terlihat lebih banyak adukan pasir, semen dan air sehingga kualitas bahan dan campuran Cor Beton pada bangunan jalan tersebut di pertanyakan.


ZN (38) NP (33) dan ASN (40) sebagai Putra Daerah Pali Yang bergelut di bidang Jasa Konstruksi (red. Konsultan maupun Kontraktor) serta mantan konsultan dari Perusahaan BUMN yang bergerak di bidang kontruksi sangat teriris melihat hasil dari Pembangunan di bidang Infrastuktur yang ada, salah satunya adalah pembangunan



Pekerjaan dengan nilai sebesar itu di duga di kerjakan oleh pihak ketiga hanya memprioritaskan “Profit Oriental” hingga dalam pelaksanaan Saya kira Melalaikan metode pelaksanaan maupun persyaratan Teknis yang di isyaratkan, Seperti Base, sub Base, material, maupun Kualitas Beton sendiri, sehingga hasil Pekerjaan berdampak pada kuat beton, usia beton. Bisa dilihat dari gejala awal yaitu aus beton, retak-retak, penurunan jalan akibat muatan gandar kendaraan.


Namun ini pekerjaan yang komplek artinya sinergi Perencaan, Pelaksanaan dan Pengawasan yang di tunjuk oleh stek holder dalam hal ini SKPD terkait (Red. Dinas PUPR Kab. PALI).


Saya duga ketiga element penting ini kurang melakukan koordinasi maupun rekordinasi yaitu peran dan fungsi Supervisi – Kontraktor dan Dinas Terkait.


Jika pengawasan dan Koordinasi rutin tiap permasalahan maupun perkembangan kegiatan, untuk memenuhi tuntutan persyaratan yang di isyaratkan serta mengacu pada metode pelaksanaan tentu hasilnya di duga tidak seburuk itu.(ORI)


Editor: Heru

SMA N 3 Prabumulih Launching Projek " GPS CINDO "


PRABUMULIH,-- Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) telah mulai dilaksanakan oleh SMA Negeri 3 (SMANTI) Kota Prabumulih. P5 sendiri merupakan implementasi kurikulum mandiri yang telah di launching pada Senin, 03 Oktober 2022, projek pertama dipilih tema Gaya Hidup Berkelanjutan dengan topik projek " GPS CINDO".


"GPS CINDO sendiri merupakan kepanjangan dari "Gerakan Pilah Sampah Cinta Indonesia" yang bertujuan untuk mendukung program pemerintah mengurangi jumlah sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) dengan cara membiasakan para pelajar SMAN 3 Prabumulih untuk memilah sampah dilingkungan sekolah dan di rumah serta memanfaatkannya agar memiliki nilai ekonomi dan seni." Demikian disampaikan oleh Kepala Sekolah SMAN 3 Kota Prabumulih, Freni Listiyan SPd MSi saat membuka acara.


Freni Listiyan juga mengatakan, pelaksanaan projek ini dimulai dari tanggal 03-31 oktober 2022. Peserta projek adalah pelajar kelas X SMAN 3 Prabumulih yang berjumlah 303 orang. Ia juga menungkapkan bahwa projek ini dilakukan secara berkelompok. 


“Setiap kelompok berjumlah 5-6 pelajar. Projek sendiri memiliki 4 tahapan, yaitu tahap orientasi, tahap konstektualisasi, tahap aksi dan tahap refleksi” ujarnya.


Sementara kunjungan ke bank sampah merupakan salah satu kegiatan pada tahap ke 2 yaitu pelajar diajak belajar secara langsung ( konstektualisasi) ke Bank sampah induk Prabumulih untuk mendapatkan ide, inspirasi serta memahami mekanisme pemilahan dan pengolahan sampah menjadi barang layak pakai yang bernilai seni dan ekonomi.


Disinggung apa saja yang diharapkan dari kegiatan P5 yang dilakukan, Freni mengungkapkan, setelah melaksanakan projek GPS CINDO, pelajar diharapkan memiliki kesadaran  dalam membiasakan memilah sampah.


“ Para siswa diharapkan dapat memanfaatkan sampah organik untuk pembuatan pupuk, briket dan memanfaatkan sampah anorganik untuk kerajinan seni yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik dilingkungan sekolah atau rumah sehingga menjadi lifestyle atau gaya hidup yang  berkelanjutan” pungkasnya.(*)


Editor: Heru 

Berlangsung Meriah Penutupan Porseniwada, Team KWT Gemilang Jaya Memakai Baju Seragam Rumbai Koran di Senam Kreasi


PRABUMULIH, Dutasumsel -- Di Hari Penutupan Ulang Tahun (HUT) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Pekan Olahraga dan Seni Wartawan Daerah (Porseniwada) Sumatera Selatan di Kota Prabumulih berlangsung meriah.


Kemeriahan itu takluput di meriahkan hadirnya peserta lomba senam olahraga kreasi yang diadakan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Prabumulih.


Team KWT Gemilang Jaya Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai, yang hadir dengan memakai Baju seragam rumbai Koran yang begitu menarik perhatian masyarakat dalam acara  Lomba Olahraga senam Kreasi dan Tradisional di Islamic Center, Rabu (6/10/2022).


Lusi Irawati , SST, MSi selaku Pembina sekaligus Sponsor KWT Gemilang Jaya, menuturkan anggotanya sangat bersemangat dan antusias untuk mengikuti lomba yang diadakan oleh KORMI Kota Prabumulih.


" Ya, kami sangat bersemangat untuk ikut lomba senam kreasi ini, apalagi acara ini begitu besar dan meriah,"ungkapnya


Lanjut kata ibu berhijab ini, dengan menggunakan baju seragam rumbai koran team sangat senang dan bangga menggunakannya oleh Group Senam Kecamatan Cambai .


" Inikan Porseniwada dan HPN 2022 dan juga menyambut HUT Kota Prabumulih, jadi kami termotivasi membuat baju dengan tema koran dan di buat untuk ikut senam, walaupun tidak menang kami sangat senang mengikuti lomba senam kreasi ini," ucapya begitu semangat.


Masih kata Lusi, kami juga mempunyai yel yel untuk PWI dari Group Senam Kecamatan Cambai di acar senam kreasi ini. "Ya seperti ini yel yelnya, Sukaria Wartawan dan Pers TOP dan PWI dan Pers TOP semoga jaya selalu,Yes yes yes," pungkasnya 



Salam Trimakasih juga dari Camat Cambai Mat Zainal, SAg, MM dan Ny. Megaria Jaka istri Kades Pangkul Jaya Kecamatan Cambai, yang telah mendapat juara 2 dalam Lomba Senam Kreasi tersebut.(HR)


Editor: Heru 





Miskomunikasi, Perseteruan Bank Sumsel Babel Cabang PALI Dengan Ketua IWO PALI Akan Di Selesaikan Secara Kekeluargaan


PALI, Dutasumsel -- Hendra Martha Yudha selaku Legal refresentative Bank Sumsel Babel (BSB) cabang Pendopo, buka suara terkait perseteruan dirinya dengan Efran ketua IWO Kabupaten PALI akhir -akhir ini, menurutnya tidak ada persoalan pribadi antara dirinya dengan wartawan.


”sejauh ini kami tidak ada masalah, mungkin hanya miskomunikasi saja,” terang Hendra. Senin (3/10/22). 


Dikatakan Hendra saat ini kedua belah pihak sudah berkomunikasi melalui IWO Sumsel.


”Ya , Sudah ada Komunikasi dengan IWO Sumsel untuk membahas masalah ini dan akan di upayakan diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” ungkapnya kepada sejumlah awak media.


Terpisah masih ditempat yang sama, Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Cabang PALI Darmiansyah mengatakan tidak ada unsur penyogokan seperti yang dikatakan oleh ketua IWO tersebut.


”tidak ada penyogokan yang di maksud, hanya kurangnya komunikasi antara keduanya,” ujar Darmiansyah menjelaskan permasalahan yang terjadi. 


Masih kata Darmiansyah, pihaknya tidak anti kritik, terkait kinerja Bank Sumsel Babel Cabang PALI .


” karena bank milik kita bersama kalaupun ada miskomunikasi akan kita perbaikan," harapnya 


Terkait persoalan ini Darmiansyah akan menyelesaikan secara kekeluargaan seperti di BSB Cabang PALI akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada para nasabah, pungkas Darmiansyah yang di dampingi legal Hendra Martha Yudha legal unit BSB Cabang PALI.(ORI) 


Editor: Heru

Wako Prabumulih Jadi Narasumber di Pembekalan KKN Universitas PGRI Palembang


PALEMBANG, Dutasumsel -- Total 1399 Mahasiswa dari lima Fakultas Universitas PGRI Palembang mengikuti Pembekalan Kuliah Kerja Nyata, dengan Tema "Mengedepankan Etika, Intelektualitas dan Kreativitas Untuk Bersinergi Membangun Negeri". Dengan Walikota Prabumulih Bpk. H.Ridho Yahya.MM sebagai Narasumber. Adapun OPD yang mendampingi dari Dinas Kominfo Bpk.Drs.Mulyadi Musa.M.Si, Kepala Disdikbud Riduan,S.Pd, Kepala Bappeda Ir.Abu Shohib.


Tepat pukul 08.30 pagi dimulainya acara seremonial, yaitu sambutan dari Universitas PGRI Palembang diantaranya DR.H.Bukman Lian.MM.M.Si.CIQaR (Rektor Universitas PGRI) DR.Hj.Meilia Rosani,SH.MH (Ketua BPH PB PGRI) H.Ahmad Zulinto.S.Pd.MM (Ketua PGRI Provinsi Sumsel). 


Sambutan hangat kepada Walikota Prabumulih beserta rombongan yang telah menyempatkan hadir di Aula Drs.H.Aidil Fitri Syah.MM sebagai Narasumber, dimana kesibukannya sebagai Walikota yang cukup sibuk.


Seusai acara resmi, dilanjutkan dengan Paparan Walikota Prabumulih, tentunya dengan 15 Program Unggulan yang berdampak besar bagi masyarakat, diantaranya Program Keislaman, Pendidikan, Kesejahteraan dan Pengentasan Kemiskinan.


Ridho menjelaskan bahwa masyarakat lah yang menjadikannya walikota, maka dari itu setiap Subuh beliau terima keluhan masyarakat dari segala lapisan.


Dilanjut dengan sesi tanya jawab, dimana ada lima mahasiswa yang bertanya terkait program kerja Pemerintah Kota Prabumulih yang dijawab Walikota dengan lugas berdasarkan data yang ada.


Terpisah, Ketua PGRI Provinsi Sumsel H.Ahmad Zulinton,S.Pd.MM meminta kepada para mahasiswa yang nantinya akan KKN di delapan Kabupaten/Kota Se-Sumsel untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari kepada masyarakat, berkolaborasi dengan pemerintah setempat, dan memberi kesan yang baik selama KKN. Adapun delapan kota tersebut diantaranya Kota Palembang, OKI, Ogan Ilir, Prabumulih, Banyuasin, Musi Banyuasin, Muara Enim dan OKU.(Diskominfo Prabumulih)

Ketuo IWO PALI Gelar Press Confidence Dugaan Suap Oknum Bank Sumsel Babel


PALI, Dutasumsel --- Beberapa hari lalu publik digemparkan dengan berita yang yang mengabarkan peristiwa pihak Bank Sumsel Babel cabang pendopo dengan wartawan Kabupaten Pali terjadi adu mulut yang nyaris terjadi baku hantam, atas peristiwa itula pengurus daerah ikatan wartawan online (PD IWO) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Gelar Konferensi Pers.


Dari berita yang beredar di puluhan media online mengabarkan Peristiwa tersebut terjadi di Lantai 2 kantor Bank  Sumsel Babel (BSB) Cabang Pendopo, Rabu (28/09) saat wartawan yang tidak lain adalah ketua IWO Pali, Efran, tengah menjalankan tugas jurnalistik di kantor BSB.


Terkait hal itulah  selaku ketua organisasi profesi wartawan, Efran mengadakan Press Conference dihadapan puluhan wartawan pada Jum'at (30/09/22) bertempat di At The Star Café and Resto, Beracung, Pendopo, Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan.


Dalam Press Conference itu Efran mengucapkan terimakasih atas solidaritas para penyandang Profesi wartawan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan sufort kepada nya terlebih mengangkat informasi itu ke publik.


Lebih lanjut Efran menjelaskan atas peristiwa yang dia alami pada saat melakukan tugas jurnalistik di kantor Bank Sumsel Babel saat itu,


“Saya sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan Penyelia Legal Bank Sumsel babel, peristiwa tersebut terjadi saat saya sedang melakukan tugas jurnalistik terkait BSB Pendopo diduga mencairkan BLT dana desa Purun Timur kecamatan Penukal tidak prosedural atau tanpa surat kuasa dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM)." Jelas Efran, 


Seperti biasanya, lanjut Efran, agar berita yang terbit nanti berimbang dan tidak tendensius wartawan harus memberikan hak jawab kepada pihak yang akan diberitakan, 


"Saat itu saya sedang menunggu untuk bertemu Wakil Kepala Cabang, tiba-tiba Penyelia Legal BSB Cabang Pendopo PALI, mengajak saya masuk kedalam kamar mandi sembari mengeluarkan amplop putih,” ungkap Efran.


Lebih lanjut ia menceritakan bahwa dia  tidak terima mendapat perlakuan demikian sontak langsung merekam kejadian tersebut dan mengatakan kepada Legal BSB jangan coba-coba menyuap wartawan,


“Saat itu saya datang sendirian, saya harus jaga diri, saya curiga maksud dia mengajak saya kedalam kamar mandi dan Amplop itu sebuah bentuk atau tindakan penghinaan terhadap profesi saya, bisa saja mereka hendak menjebak saya,” terang Efran.


Masih kata Efran, Penyelia Legal BSB itu berusaha mengelak dari tuduhan upaya penyuapan tersebut, malah membela diri dengan meminta Efran menunjukan bukti padahal saat kejadian itu ada saksi, 


"Ada bukti dan Ada saksi, saat itu ada Tim saya, ada pak Mayhardi, juga pegawai bagian kredit,  sebenarnya Legal BSB itu juga perna melakukan hal yang sama saat saya wawancara terkait masyarakat desa Tempirai protes karena sulit mendapat KUR di BSB Pendopo pada tanggal 19 Januari 2022." Paparnya,


Tak hanya sebatas itu, menurut Efran Legal BSB juga mengancam akan memperkarakan dia, namun dia tidak gentar dengan ancaman itu, bahkan Efran mengatakan siap melawan bentuk apapun yang ditujukan kepadanya, dia juga menantang untuk pembuktian dengan membuka CCTV yang ada kantor BSB,


Saat ditanya langka apa yang sudah dan akan diambil atas peristiwa itu, Efran menjawab sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dan akan segera melaporkan tindakan Legal BSB, serta dirinya sudah meminta kepada pihak Sumsel babel Pusat dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menindaklanjuti terkait pencairan BLT dana desa Purun Timur.


Sebelumnya Tim media ini sudah meminta penjelasan pihak bank Sumsel Babel terkait peristiwa itu, namun dengan tegas Legal BSB membantah dan mengatakan bahwa tindakan suap itu tidak benar, "Kalau dikatakan itu tindakan suap, itu tidak ada dan tidak benar." Jelas Legal BSB  saat dikonfirmasi tim.(ORI)


Editor:Heru 

Camat Talang Ubi Support Wisata Seribu Lampu Kelurahan Talang Ubi Barat


PALI, Dutasumsel --- Ditengah kesibukannya sebagai seorang pejabat Pemerintah Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali,Camat Talang Ubi Hj.Emilya S.Sos,M.Si.,menerima kunjungan Satam atau yang akrab dipanggil Bung Roy, Pengusaha Konfeksi dari Bandung yang berasal dari Talang Pipa,kecamatan talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali). 


Hj.Emilya yang dari awal dibentuknya wisata Seribu Lampu yang berada di Kelurahan Talang ubi barat ,sudah sangat merespon dengan positif dan mensuport giat dari masyarakat Talang pipa. 


"Selaku Pemerintah Kecamatan,kami sangat mendukung hadirnya wisata Seribu Lampu yang berada di Kelurahan Talang ubi barat  ,karena itu merupakan salah satu kegiatan yang sangat positif,dan juga bisa menambah pendapatan masyarakat," Buka Bu Hajjah ini. 


Ia pun menghimbau agar pengelola Wisata Seribu Lampu segera mengurus perizinannya ke istansi yang terkait dan menata letak wisata dengan baik.


"Agar tertib secara administrasi perizinannya,dan tatalah segala sesuatunya dengan baik,mulai dari parkirnya,tatanan lokasi para pedagangnya,keamananya juga harus melibatkan pihak institusi baik itu TNI,Polri dan Dinas Istansi yang terkait,dan juga Kebersihannya agar wisata ini benar-benar bisa menjadi pilihan masyarakat, bukan hanya yang di Pali ini saja namun juga wisatan dari luar daerah Pali," himbau Bu Camat. 


Sementara itu menyikapi himbauan dan masukan dari Camat Talang Ubi,Bung Roy selalu pengusaha konfeksi di Bandung yang merupakan putra asli Talang Pipa Pali,sekaligus penyandang dana wisata Seribu Lampu ini menjelaskan,jika saat proses perizinan sudah jalan. 


"Kita ucapkan Terima kasih kepada ibu Camat Talang Ubi yang sudah sangat menyambut baik hadirnya wisata Seribu lampu di kelurahan Talang Pipa,dan soal perizinan sudah dalam proses,mohon doanya semoga jerih payah dan kekompokan dari masyarakat Talang Pipa ini bisa benar-benar merubah imez Talang Pipa ini menjadi salah satu ikon di Kabupaten Pali,"jelas Bung Roy pengusaha muda asli Pali ini didampingi Bang Akbar dan Jeri jurnalis Pali,pada Jum'at (30/09/22) sekitar pukul 10.55 WIB., di ruangan Camat Talang Ubi,Pali.


Tampak dari pantau awak media, wisata Seribu Lampu kini juga sudah hadir beberapa badut, yang menambah pesonanya,dan para pengunjung pun untuk beberapa malam ini akan selalu dihibur oleh hiburan orgen tunggal, jadi masyarakat boleh mengusulkan dirinya jika ingin menyanyi.(ORI)


Editor: Heru