NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label Sosial Kab OI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial Kab OI. Tampilkan semua postingan

Menumbuhkan Karakter Peduli, Komunitas Generasi Cendekia Ogan Ilir melakukan Penggalangan Dana

INDRALAYA.DS, -- Berita kabar bencana terjadi kembali di negeri tercinta.  Kali ini Banjir bandang yang di lansir terbesar terjadi di Jabodetabek dan sekitarnya. Bencana alam ini berawal terjadi pada 1 Januari 2020 tepat pada hari pertama pergantian tahun masehi.  Curah hujan yang tinggi turun di ibukota negara mengakibatkan banjir yang begitu cepat bahkan hitungan menit telah menghanyutkan harta benda bahkan korban jiwa.  Tidak hanya daerah Jabodetabek,  bahkan daerah lain hingga Lahat kabupaten di Sumatera Selatan juga terkena bencana tanah longsor. 
Musibah yang terjadi tersebut tentunya menggugah rasa kemanusiaan kita untuk membantu meringankan beban saudara kita sebangsa dan setanah air.  Keinginan untuk terjun langsung ke lokasi kejadian begitu besar.  Berusaha untuk saling mensuport dan membantu dengan tenaga maupun harta yang dimiliki. 

Komunitas Generasi Cendekia(KGC) Ogan Ilir bergerak cepat menjadi fasilitator pengumpulan dana untuk membantu daerah-daerah yang terkena bencana.  Penggalangan dana dimulai dengan pembentukan tim dan menentukan titik lokasi pengumpulan donasi.  Sejak minggu 5 Januari 2020 tim pengurus dan anggota KGC bergerak dari sekitaran kampus Unsri hinggak ke simpang tiga timbangan Indralaya.  Hari pertama terkumpul dana sejumlah Rp 1.262.000. Dilanjutkan hari kedua pada Senin 6 Januari 2020  menyusuri pasar Indralaya dan depan Masjid Besar Muhajirin  telah terkumpul dana Rp 1.486. 300. Insya Allah selasa akan dilanjutkan kembali ke lokasi sekitaran sekolah.  Selain jalur darat,  Komunitas ini juga bergerak mengumpulkan dana lewat media sosial agar dapat menjangkau segala lapisan masyarakat.  Adapun yang ingin mengirimkan donasinya lewat transfer,  KGC telah menyiapkan nomor rekening BRI 1220.01.004899.53.7 atas nama Komunitas Generasi Cendekia. 
Komunitas yang telah berakta notaris ini berencana akan menyalurkan bantuan ini secara langsung ke lokasi bencana jika dana yang terkumpul memadai.  Jikapun tidak,  KGC akan bekerjasama dengan lembaga sosial terpercaya dan bertanggung jawab untuk menyalurkan dana tersebut.  Hingga hari ini komunitas yang di ketuai oleh Kaspar Ma'ruf,  S. Si  (Ketua terpilih periode 2019-2021) akan terus menggalang dana dalam beberapa hari ke depan.  Selain anggota komunitas,  KGC juga bersedia berkolaborasi dengan sekolah - sekolah maupun lembaga terkait untuk bersama mengumpulkan donasi agar dapat meringankan beban warga yang terkena musibah.  KGC yang beranggotakan pelajar,  mahasiswa,  guru,  dan aktivis masyarakat ini berharap aksi peduli banjir yang dilakukan mampu menjadi contoh dalam pembentukan karakter peduli dan penggerak untuk segera membantu korban.  Kita berdoa bersama semoga musibah ini memberikan kita banyak pelajaran untuk berprilaku lebih baik lagi terhadap alam dan mendekatkan diri pada sang Kholik.
KGC Ogan Ilir selaku komunitas yang lahir sejak tahun 2004 ini telah sering melakukan aksi sosial,  kegiatan pembinaan pelajar maupun Pelatihan Guru.  Mempunyai Motto Pelopor Kebaikan menjadikan KGC sebagai salah satu organisasi penggerak mahasiswa dan pelajar dalam kegiatan-kegiatan positif penuh solusi.  Komunitas yang baru saja melakukan pergantian kepemimpinan ini (Mubes)  mengambil langkah cepat untuk menjadi bagian dari solusi permasalahan negeri ini.  KGC sendiri dalam waktu dekat akan melakukan Open Rekrutmen anggota baru agar semakin banyak barisan pelopor kebaikan di Ogan Ilir.  KGC berharap ada anggota-anggota baru yang mampu memberikan ide-ide segar dalam pembinaan generasi milenial agar mampu membantu menumbuhkan karakter baik dalam diri pelajar khususnya dan masyarakat Ogan Ilir pada umumnya.  Jayalah selalu KGC Ogan Ilir!!!

Laporan : Umi Iin,
Andi Kumaini,  M.Pd.  (Anggota KGC Ogan Ilir ,  Guru SMAN 1 Kandis)
Redaksi.www.dutasumsel.com

Empat Anak Yang Di Terlantarkan Oleh Oknum Tak Bertanggung jawab Sekarang Di Serahkan Ke Dinas Perlindungan Anak Provinsi Sumsel

INDRALAYA.DS,-- Kepala Dinas Pengendalian Penduduk  Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Daerah ( DPPKBP3AD) Kabupaten Ogan Ilir Bustami,SKM mengutus Kepala Bidang PP Dan PA Kabupaten Ogan Ilir 
Sri Wahyuni,SE,M.Si, dan Tim untuk mengantar dan menyerahkan Empat Orang Anak yang di duga menjadi Korban tindak pidana Perdagangan orang (TPPO) untuk tujuan Eksploitasi, ke empat anak tersebut kami antar kan ke Polres Ogan Ilir untuk mengetahui latarbelakang dari anak- anak tersebut yang bernama,Wt13 tahun,EN 11 tahun,Ga 10 tahun, dan Er 12 tahun, mereka beralamat di Kertapati, namun PPA Polres Ogan Ilir menyarankan untuk membawa anak- anak tersebut langsung ke Dinas Perlindungan Anak provinsi Sumatera Selatan karena anak- anak tersebut berasal dari Palembang.
Dan ke Empat Anak yang sengaja diterlantarkan di Kabupaten Ogan Ilir yang sempat di bawa ke Dinsos dan di serahkan ke Dinas PPKBP3AD Kabupaten Ogan Ilir Bustami,SKM melalui Kepala Bidang PP Dan PA Kabupaten Ogan Ilir Sri Wahyuni,SE,M.Si, di antarkan langsung ke Dinas PPPA Provinsi Sumsel dan di terima langsung oleh Plh Kepala Dinas Provinsi Sumsel Ibu Fitriana,S.sos,M.Si yang di dampingi Kabid PA Provinsi Sumsel Ibu Musharmina,S.AP, dan ke empat anak tersebut sekarang dalam pengawasan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak provinsi Sumatera Selatan.
Kepala Dinas PPKBP3AD Kabupaten Ogan Ilir Bustami,SKM mengatakan bahwa ke empat anak- anak yang sengaja di terlantarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab di depan POM Bensin TPI Indralaya tersebut sudah kita antarkan ke Dinas Perlindungan Anak di Provinsi Sumsel,Rabu 6/11/19.

Pewarta : Tim/Red
Redaksi.www.dutasumsel.com

PC IKATAN APOTEKER INDONESIA KABUPATEN OGAN ILIR BAGIKAN 4000 MASKER KE MASYARAKAT OGAN ILIR

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Dalam rangka memperingati hari Apoteker Sedunia tepatnya tanggal 29 September Keluarga besar  IAI Cabang Ogan Ilir membagikan Sebanyak 4000 masker dibagikan oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Ogan Ilir langkah ini upaya untuk mencegah dampak dari asap kiriman yang mulai melanda Sumatera Selatan khususnya Ogan Ilir akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa titik di Sumatera Selatan.
"IAI Cabang Ogan Ilir membagikan 4000 masker kepada Masyarakat  Ini upaya menjaga kesehatan masyarakat dari dampak bencana asap," kata Ketua PC Ikatan Apoteker Indonesia( IAI) Kabupaten Ogan Ilir, Afif Islami,S.Farm.Apt kepada dutasumsel.com Jum'at,20 September 2019, dan untuk pengawasan masyarakat dalam memakai obat-obatan baik dari rumah sakit, puskesmas dan seluruh Apoteker yang ada di Ogan Ilir .
Kegiatan bagi-bagi masker gratis ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan tanggung jawab IAI Ogan Ilir terhadap kesehatan masyarakat, juga sebagai pencegahan serta antisipasi timbulnya penyakit akibat bencana asap.
"Kita ingin mencegah agar masyarakat terhindar dari penyakit seperti ISPA dan lainnya, mengingat kondisi udara yang kurang baik karena kabut asap dampak dari Karhutla sejumlah daerah di Ogan Ilir" ujarnya.

Selain itu, kata dia, IAI Cabang Ogan Ilir juga akan menyerahkan masker secara langsung kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, Mahasiswa,Anak- Anak Pelajar,dan masyarakat lainnya.

Wilayah Ogan Ilir saat ini masih dilanda kabut asap, kiriman dari wilayah Ogan Komering Ilir. Bahkan, beberapa hari lalu kabut asap di wilayah itu masuk dalam kategori tidak sehat. Masyarakat berharap kondisi ini cepat usai. Serta tidak ada lagi pembakaran hutan dan lahan.

"Semoga dengan pembagian masker ini dapat bermanfaat bagi masyarakat saat beraktivitas sehari-hari di luar rumah," harap Ketua IAI Afif Islami,S.Farm, Apt.

Pewarta : Nawafi Lubis
Redaksi.www.dutasumsel.com

Bupati Ogan Ilir Bersama Kapolres Sambangi Keluarga Korban Mutilasi Di Desa Sungai Pinang

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Bupati Ogan Ilir, H.M.Ilyas Panji Alam bersama Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad SIK, MH dan Baznas Kabupaten Ogan Ilir mengunjungi keluarga korban mutilasi di desa pinang mas kecamatan sungai pinang Kabupaten Ogan Ilir Kamis 13/06/2019.

Dalam kesempatan itu Bupati Ogan Ilir mengucapkan bela sungkawa sekaligus memberikan bantuan dan dukungan moriil kepada keluarga yang ditinggalkan, Kamis 13/06/2019.
Diketahui, Karoman (40) tahun yang diduga menjadi korban pembunuhan dengan cara dimutilasi meninggalkan satu orang istri dan lima orang anak yang masih kecil-kecil.

Anak Karoman yang paling besar saat ini baru berusia 12 tahun, baru saja lulus Sekolah Dasar (SD) dan akan melanjutkan kebangku SMP, beruntung ada salah satu guru yang mengurus untuk melanjutkan ke tingkat SMP dengan suka rela sehingga anak pertamanya tidak putus sekolah.

Karoman, warga Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang Ogan Ilir Sumatera Selatan, ditemukan dengan leher dan kedua lengan putus.  

Sepeninggal suaminya, Mardiah (38), harus menghidupi sendiri kelima anaknya tersebut.

Rumah almarhum Karoman dan Mardiah beserta kelima anaknya, terletak di Dusun 2, Desa Pinang Mas, berbentuk panggung berukuran kecil hanya 3×4 meter saja dan terletak tepat di tepi sungai.

Di sungai itulah setiap malam Karoman mencari ikan menggunakan perahu. Karoman mencari ikan dengan cara menombak ikan menggunakan tombak bambu.

Dalam semalam, biasanya Karoman mendapat 2 kilogram ikan yang langsung dijual ke pasar atau langsung ke warga oleh Mardiah pada pagi harinya.

“Dari hasil penjualan ikan biasanya mendapat uang Rp.50.000 hingga Rp.80.000, yang langsung dibelikan beras untuk makan sehari-hari. Suaminya saya tidak ada pekerjaan lain selain mencari ikan itu,” jelas Mardiah istri korban mutilasi.

Mardiah masih terlihat syok dengan kejadian yang menimpa suaminya. Mardiah heran ada orang yang tega berbuat begitu kejam pada suaminya.

“Saya tidak pernah mimpi apapun atas kejadian sadis tersebut yang menimpa suami saya,” tuturnya kepada awak media ini Kamis 13/06/2019.

Pewarta : Darius
Redaksi  : 13/06/2019, dutasumsel.com

DPPKBP3AD DAN KESBANGPOL BUKA PUASA BERSAMA DI MASJID AGUNG AN- NUR TANJUNG SENAI

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Keluarga besar DPPKBP3AD Kabupaten Ogan Ilir menggelar buka bersama di Masjid Agung An- Nur Perkantoran Terpaďu Tanjung Senai Ogan Ilir Untuk kegiatan ini, DPPKBP3AD dan Kesbangpol mengundang Dr. Muzakir yang juga sebagai Imam sekaligus Penceramah.


Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemerdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Daerah( DPPKBP3AD) Bustomi SKM dan Kepala Kesbang Pol Kabupaten OI Wilson Ependi SH.MH,mengatakan tujuan kegiatan buka bersama ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi dengan keluarga besar DPPKBP3AD dan Dinas Kesbangpol Kabupaten Ogan Ilir  yang sudah pensiun dan masih aktif bekerja. Selain itu,dengan adanya buka puasa bersama ini sebagai perwujudan dalam meningkatkan ketahanan keluarga.

“Kemudian juga untuk mendukung program Program Pemerintah, bawasannya dalam ketahanan keluaraga ini penerapan dari delapan fungsi keluaraga. Di antaranya agama, budaya, cinta kasih, reproduksi, perlindungan, sosialisasi pendidikan, ekonomi dan lingkungan,” ucap Bustomi.

menjelaskan, dalam kegiatan ini ditekankan pada fungsi agama dan cinta kasih. Untuk fungsi agama, bagaimana setiap umat manusia bisa lebih mendekatkan diri pada Allah SWT. Sedangkan untuk fungsi cinta kasih yakni pada keluarga, supaya saling menyayangi dan mencintai satu sama lain. Apalagi tujuan DPPKBP3AD dan Kesbangpol Kabupaten OI, ini adalah untuk meningkatkan keluarga yang berkualitas, dan ikut serta mendukung Program Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir Gemilang.

“Kami setiap tahun selalu menggelar buka puasa bersama dengan mitra kerja dan media,” tukasnya.

Pewarta : Sanditya
Redaksi,14.05.2019,dutasumsel.com