NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan Prabumulih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan Prabumulih. Tampilkan semua postingan

PT Perta Samtan Gas Bangun Dua Unit RTLH Untuk Masyarakat Kota Prabumulih


PRABUMULIH, DS -- PT Perta Samtan Gas kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat kurang mampu dengan mengalirkan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui program bedah rumah. 


Kali ini, dua Unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara, dan salah satunya rumah Bapak Kasman warga Jl. Angrek Rt 01 Rw 02 Kelurahan Anak Petai berhasil di bedah oleh perusahaan yang bergerak dalam bidang pemurnian Gas Alam itu.


Penyerahan bantuan pembangunan RTLH tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih, Elman ST, dan General Manager Operation PT Perta Samtan Gas Nurjali, serta juga disaksikan langsung oleh Waluyo Presiden direktur dari Jakarta dan Lee Chang Ho selaku Vice President Director secara Video Conference, Jumat (14/01/2022).


General Manager Operation PT Perta Samtan Gas Nurjali mengatakan bahwa, bedah rumah ini semata-mata sebagai wujud kepedulian dari perusahaan kepada warga masyarakat sekitar, dan sekaligus memperingati Bulan K3 Nasioanal tahun 2022 dengan tema "Penerapan Budaya K3 Pada Setiap Kegiatan Usaha, Guna Mendukung Perlindungan Tenaga Kerja di Era Digitalisasi".


"Ini salah satu bentuk Kontribusi atau tanda terimakasih Perusahaan terhadap masyarakat di lingkungan Perusahaan. Sekaligus kita tadi memperingati Bulan K3 yang di tandai dengan penandatangan Komitmen Zero Acident dan Zero Penyakit Akibat Kerja, serta juga melakukan aksi penanaman pohon di lokasi ini untuk pengijauan," terangnya.


Diterangkan juga oleh dirinya, saat ini PT Perta Samtan Gas sudah berhasil membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak Delapan Unit di wilayah Kota Prabumulih.


"Alhamdulilah kita setiap tahunnya berhasil membangun Dua Unit RTLH. Doakan saja perusahaan terus berkembang sehingga kedepan bantuan bedah rumah seperti ini akan terus berlanjut dan lebih kita tingkatkan lagi, serta mudah-mudahan bantuan ini dapat sangat bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.



Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih, Elman ST sangat mengapresiasi apa yang sudah diprogramkan oleh pihak PT Perta Samtan Gas untuk masyarakat Kota Prabumulih.


"Yang jelas, Progaram ini selaras dengan apa yang di programkan oleh Pemerintah Kota Prabumulih yakni menuntaskan angka Kemiskinan di wilayah Kota Prabumulih. Dan kami sangat berterimakasih kepada Pihak Perusahaan yang telah peduli kepada masyarakat," ucapnya.


Selain itu, Sekda berpesan kepada Masyarakat terutama masyarakat di sekitar wilayah perusahaan untuk selalu mensuport Perusahaan agar perusahaan tersebut terus berkembang.


"Dengan adanya perusahaan terus berkembang, tidak menutup kemungkinan mereka akan menambah jumlah bantuan setiap tahunnya. Yang tadinya satu tahun hanya dua unit, menjadi tiga unit. Untuk itu kita dukung terus perusahaan ini agar terus berkembang," pungkasnya.(R/M)

Reportase: Heru

Tuntaskan Rumah Tak Layak Huni Di Tahun 2022, Dinas Perkim Wacanakan Bangun 96 Unit Rumah


PRABUMULIH– Sebanyak 150 unit rumah bagi pemulung, penyandang disabilitas, tukang becak, kuli angkut dan kuli pangkul, dan lainnya tahun ini pembangunannya mulai dilakukan. Terdiri 54 rumah di Kelurahan Anak Petai (Prabumulih Utara), dan 96 lainnya disebar  di 3 Kelurahan, yakni kelurahan Gunung Kemala, Payu Putat dan Karang Jaya. Jum'at (14/1/2022).


Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Prabumulih, Bustomi SE MSi menjelaskan, sebelumnya  pemerintah Kota Prabumulih telah melakukan ground breaking 223 rumah. Sekarang telah selesai di bangun di kelurahan anak petai.

Dana untuk pembangunan rumah ini kolaborasi antara infak pegawai dan DAK. Berbeda, tahun lalu dananya berasal dari APBN bantuan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).


“Satu rumah biaya pembangunannnya Rp 35 juta yang dibangun dengan cara swakelola. Pembangunaan awal telah dilakukan, dimulai dari Perumahan Komunitas Anak Petai 54 rumah. Total keseluruhan rumah, yaitu 150 rumah,” jelas Bustomi.

Tahun ini, 96 rumah lagi ditambah dibangun. Untuk pemulung, penyandang disabilitas, tukang becak, kuli angkut dan kuli pangkul.
 
“Pada 2020, ada 223 rumah dibangun di Perumahan Komunitas Anak Petai. Peruntukkannya bagi penyapu jalan. Tahun ini, 96 rumah lagi akan dibangun, bagi pemulung,” rincinya

96 rumah yang akan di bangun di 3 kelurahan yang meliputi karang jaya, Gunung Kemala dan Payuputat.

"Dengan syarat tanah milik sendiri dan sudah ada rumahnya, minimal sudah mendiami 2 tahun lamanya," ujarnya


Tahun ini juga, Perumahan Komunitas Anak Petai bakal dipasang jaringan listrik. Sedang dalam proses dan mudah-mudahan Perumahan Komunitas Anak Petai sudah terang.

 
“150 rumah dibangun dari dana Rp 15 juta Baznas, Rp 20 juta dari DAK (Dana Alokasi Khusus),” pungkasnya

Reportase: Heru

Turut Sumbang PAD, Winro Berharap Pemkot Bisa Bekerjasama


PRABUMULIH, DS -- Ditengah persaingan bisnis air dalam kemasan (AMDK) yang cukup pesat di Kota Prabumulih, PT Indo Tirta Sriwijaya Perkasa selaku industri dan perusahaan lokal yang memproduksi AMDK merk Winro, berharap Pemerintah Kota Prabumulih mampu menerbitkan regulasi atau paling tidak bekerjasama dalam pengadaan air minum di perkantoran lingkungan Pemkot Prabumulih.


Hal ini selain mendukung keberlangsungan operasional perusahaan lokal, setidaknya juga dapat membantu tenaga kerja lokal yang berada di dalamnya agar tetap bertahan. 


"Bukan soal kalah dalam persaingan usaha. Setidaknya dengan MoU, Pemerintah dapat mewujudkan, atau mensosialisasikan kecintaan terhadap produk lokal" ujar Hendri Lee owner Winro saat berbincang santai dengan awak media seusai menebar ikan di Taman Eduagroekologi (Edagi) Kelurahan Gunung Ibul Barat (GIB), Senin (10/01/2022).


Menurut Koko Hen (begitu ia disapa). Sejak 2020 silam, tercatat pihaknya sudah mengajukan MoU dengan Walikota Prabumulih terkait pengadaan air minum di Kantor Walikota. Namun sangat disayangkan rencana tersebut masih belum terealisasi hingga sekarang.


"Ia sudah pernah kita ajukan MoU. Intinya, kita berharap Winro menjadi satu-satunya merk air minum yang disajikan di perkantoran tersebut. Mulai dari ukuran kemasan yang kecil hingga berukuran besar (galon-red). Awalnya Walikota sangat setuju. Namun ditengah perjalanan rencana tersebut belum terealisasi hingga sekarang" ujar Koko Hen.



Menurutnya, PT Indo Tirta Sriwijaya Perkasa (Winro) adalah satu-satunya  perusahaan air minum yang ada di kota Prabumulih. Dengan mempekerjakan 250 orang tenaga kerja, perusahaan tentu menjadi salah satu penyumbang Pendapat  Asli Daerah (PAD) di Kota Nanas.


Dengan produksi diatas 10.000 dus dalam perbulannya, Winro tidak hanya di minati oleh warga kota Prabumulih, namun saat ini penjualannya sudah merambah ke beberapa daerah di luar Prabumulih bahkan ke luar provinsi seperti Lampung.



Mulai produksi sejak tahun 2013 sampai 2022 PT Indo Tirta Sriwijaya Perkasa (Winro) telah banyak menyabet penghargaan dari tingkat provinsi hingga tingkat nasional.



"Di tahun 2017 Prusahaan kita sudah pernah mendapatkan penghargaan tingkat provinsi dan penghargaan itu sendiri di berikan langsung oleh gubernur" ujar Bendahara Umum MPC Pemuda Pancasila Prabumulih itu.


Tidak sampai di situ saja tahun 2019, Winro juga tercatat sebagai perusahaan yang menerima penghargaan Paramakarya di tingkat Nasional. Penghargaan tersebut kata dia, di berikan langsung oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo.


Pria yang menjabat sebagai Direktur Winro itu sendiri, mengharapkan, Pemkot Prabumulih dapat bekerjasama dengan pihaknya terkait rencana tersebut diatas. 


"Hal tersebut adalah harapan yang sangat kita dambakan sekali dalam hidup. Dimana perusahaan lokal menjadi menyumbang PAD bisa bekerjasama dengan Pemerintah Daerah. Kan gak enak kalau orang beranggapan Winro yang turut andil mengharumkan nama  Prabumulih di tingkat Nasional tidak dapat dukungan dari Pemkot" pungkasnya. (Heru)


Editor : Laili

Direktur PDAM Tanggapi Cuitan Akun Sumiati Winarni


PRABUMULIH, DS --  viralnya  postingan warga Kota Prabumulih melalui media sosial (medsos) yang di post di salah satu grup Jual beli Prabumulih oleh akun sumiati Winarni yang merupakan Pelanggan PDAM, terkait  keluhannya akan tidak adanya kejelasan soal tarif  Pembayaran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Prabujaya dibenarkan oleh sejumlah pelanggan lain melalui kolom komentar.



Dalam postingannya, sumiati wanarni mengutarakan bahwa pihak PDAM tidak membedakan pembayaran perumahan dengan pembayaran rumah industri. Tidak seperti bayar listrik ( PLN) yang nominal pembayaran setiap bulannya tidak akan terlalu banyak berbeda.



" Kalau listrik pembayaran perbulan itu nominalnya tidak jauh berbeda, tapi kalau bayar air PDAM, angka uangnya gk bisa di tebak sama seperti kita bayar pada bulan-bulan sebelumnya. Masa iya bayar air PDAM untuk perumahan sama seperti bayar untuk di pakai industri (Pabrik), masak iya prumahan  pakek air mencapai 100 kubik", tulis sumiati minarni melaui akun medianya pada Jumat (06/01/2022).



Cuitan Sumiati pun di benarkan oleh akun Fera Melalui kolom komentar " bener itu mbak, kok bisa bayar PDAM bisa melonjak drastis sampek 4 juta padahal jarang di pakai, mereka biasa tebak-tebak harga saja tidak ada yang catat selama beberapa tahun, biarpun bisa di angsur tiap bulan tapi sakit bayarnya, "ungkap akun Fera dan di benarkan oleh beberapa akun lain di kolom komentar pada postingan Sumiati Minarni.


Menanggapi hal tersebut Direktur PDAM Tirta Prabujaya, Ari Fajar C Ardana ST , mengatakan  telah memanggil staff yang terkait untuk secepatnya mencari penyelesaian perihal keluhan pelanggan PDAM yang telah beredar di media sosial (Medsos) tersebut.


"Hari ini staff bagian Humas yang berwenang menanggapi komplain pelangan sudah kita panggil untuk kita telusuri dimana titik permasalahan hingga bisa ada keluhan seperti ini, " terang Ari Fajar ketika di bincangi awak media dikantornya.



Ari Fajar juga mengatakan jika pihaknya sudah mencari pelanggan Dengan nama Sumiati melalui sistem, sesuai dengan keterangan yang di tulisnya pada postingan.


" Diakan tulis " tiap malam kami kontrol" , jadi  pencariannya kami awali dari sana. Karena  jadwal air yang mengalir pada malam hari semua tertera disistem kami, dan nama tersebut tidak ada," lanjut Ari Fajar seraya menjelaskan harga air perkubik untuk setiap kelompok pelanggan maupun beban pembayaran yang juga telah diatur secara  baku sesuai dengan aturan yang berlaku.


" Jumlah beban dan harga perkubik tidak sama, itu semua disesuaikan berdasarkan kelompok pelanggan yang telah diatur. Jadi, PDAM menghitung jumlah pembayaran melalui harga resmi. Dan itu sudah di jelaskan dalam kontrak yang telah di tandatangani pelanggan pada saat pemasangan instalasi air ketika mulai mendaftarkan diri sebagai pelanggan PDAM Tirta Prabujaya," terangnya membantah tuduhan perihal tidak  adanya perbedaan pembayaran PDAM untuk konsumsi perumahan dengan industri.


" Kepada yang bersangkutan silahkan datang lagi, agar staff saya bisa langsung mengecek ke lokasi. Karena sampai saat ini kami belum tahu pelanggan ini di mana lokasinya," tukasnya sembari mengatakan kedepan PDAM Tirta Prabujaya akan membuat call center yang langsung bisa dihubungi pelanggan ketika ada permasalahan terkait gangguan maupun komplain lainnya yang berhubungan dengan PDAM. (Heru)

Pemerintah Kolaborasi Dengan Bank Sumsel Babel Prabumulih, Bantu Perekonomian Di Zaman Covid

PRABUMULIH, DS --- kembali Pemerintahan Kota Prabumulih diawal tahun 2022 membagikan bantuan sarana perdagangan berupa etalase, Timbangan dan dua mesin serat nanas bagi pedagang kuliner kepada masyarakat dagang di Kota berlambang nanas. 


Kegiatan secara simbolis dilakukan di rumah dinas Walikota Prabumulih, Senin (3/1/2022). Tidak sebatas itu saja, orang nomor satu di kota Prabumulih ini juga mengundang kepala pimpinan cabang bank sumsel babel Kota Prabumulih. 


Walikota Prabumulih, Ir H. Ridho Yahya dalam sambutannya menyebutkan, pergunakan bantuan ini dengan baik dan benar. " Jangan dijual, supaya kedepannya ada pemasukan buat saudara yang berdagang", ucapnya. 


Ungkapnya, 70 bantuan sarana Etalase kita bagikan kepada masyarakat dagang di Prabumulih, dua timbangan, dan bantuan dua mesin serat nanas dari bank sumsel babel Prabumulih".


Ditambah ridho, Kasihkan alamat barang di antar ke rumah masing-masing, jangan sampai keluar duit lagi bagi yang menerima bantuan, kita kepalang bantu, kita tuntaskan dengan sebaik-baiknya, tutup ridho. 



Terpisah, Pimpinan Cabang Bank Sumsel Babel Kota Prabumulih, Tian Kedaumpu Yamin ketika dikonfirmasi awak media menyebutkan,  jadi kita membantu mesin  serat alam yang bersumber dari daun nanas. 


Supaya masyarakat menjadi bahan setengah jadi lagi, apalagi Prabumulih dikenal dengan kota nanas, ucapnya 


Dan syarat ketentuan, minimal usahanya 6 bulan, baru bisa mengajukan pinjaman, dan sudah ada usahanya. Limit paling besar 1 sampai 10 juta, dengan bunga enam persen jelas tian sapaan akrabnya. 


Kalau usahanya belum cukup enam bulan, kita lihat dulu, dan biasanya kalau pemerintah sudah memberikan bantuan itu usahanya lebih dari enam bulan, jelasnya. 


Dasar kita memberikan bantuan, karena sekarang masa pandemik, dan sudah sewajarnya kita membantu, supaya perekonomian normal dan bisa mencukupi kebutuhan keluarga, tutup dengan singkat. 

(Heru)

7 Kades Terpilih Dilantik, Sekda Secepatnya Membuat RPJM Desa

 


Prabumulih – Sebanyak 7 Kepala Desa (Kades) terpilih hasil pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak resmi dilantik oleh Seketaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih Periode 2021-2027 bertempat di Pendopoan Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Rabu (29/12/2021).


Dalam kesempatan tersebut Walikota Prabumulih ir H Ridho Yahya MM, melalui Sekda Elman ST menyampaikan beberapa hal-hal fundamental yang harus dipahami dan dilaksanakan oleh para Kades terpilih lantaran menurutnya amanah yang akan diemban oleh para Kades sangat besar.


"Setelah pelantikan ini para Kepala Desa harus mulai bekerja sesuai dengan tugas, kewajiban dan wewenang yang telah diamanatkan kepada saudara-saudara," ujar Elman


Lanjut Elman, dirinya juga meminta kepada para Kades terpilih untuk dapat melaksanakan konsolidasi dan penyelenggaran pemerintahan desa secara transparan dan akuntabel.


Selain itu,Kades yang terpilih segera mungkin  membuat (RPJM) desa, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa untuk 5 tahun dan 7 tahun kedepan.

Apabila sudah membuat itu jadi mereka tau setiap tahun apa-apa yang kurang program-program harus di sesuaikan dengan program kota dan provinsi seperti, ekonomi, kesehatan dan kekumuhan.

"Polapikir kades harus berinovasi, jangan jadi penonton, karna kepala desa punya tanggung jawab untuk masyarakat, RPJM harus di padukan dengan program-program pemerintah biar lebih baik," tungkasnya


Sementara itu, meminta untuk senantiasa meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dalam menyelenggarakan pemerintahan dan menjadi figur yang baik kepada masyarakat.


"Kepala Desa juga harus saling bersama-sama untuk memajukan desa dan saling bergotong royong bersama perangkat desa secara bermusyawara, mengelola dana desa untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," tegasnya.



Pelantikan Kades terpilih dilaksanakan berdasarkan Perda nomor 3/2015 dan perwako nomor 6/2019 yang merupakan landasan hukum dalam mengimplementasikan pesta rakyat secara langsung, umum, bebas, jujur dan adil.


Diantaranya sebagai berikut kades yang sudah dilantik dan diberi sumpah janji, 

kades Tanjung menang bapak Asmedi Cik Adam SH MH 

kades tanjung telang bapak Yudiman

kades jungai bapak Iskandar Z

kades karang bindu bapak Iin Saputra

kades karangan bapak Yayan Kurniawan Amd 

kades sinar rambang bapak Indarko 

kades kemang tanduk bapak Adi Darminto Amd.(HR)


PEMKOT PRABUMULIH ROMBAK KABINETNYA

PRABUMULIH, DS,– Setelah sempat beberapa kali menjadi isu di lingkungan pegawai dan pejabat setingkat eselon II, III, dan IV akhirnya Pemerintah kota (Pemkot) Prabumulih, Selasa (19/03/2019) benar-benar melakukan perombakan di gerbong pemerintahannya.

Sejumlah nama pejabat yang sebelumnya di gadang-gadang akan menduduki sejumlah jabatan strategis dan menggantikan pejabat peninggalan era pemerintahan “eks” sebelum Pilkada, pada 2018 lalu pun terlihat ikut di barisan pejabat yang dilantik oleh Wakil Wali kota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH, di Gedung Kesenian Kompleks Pendopoan Rumah Dinas Wali kota Prabumulih.

“Selamat kepada saudara yang sudah dilantik, supaya Allah memberikan kemudahan kepada kita semua,” ucap Andriansyah Fikri dalam sambutannya mewakili Wali kota Prabumulih, Ridho Yahya MM.
Andriansyah Fikri pun meminta kepada pejabat yang baru dilantik agar bekerja sesuai aturan, dan memberikan contoh yang baik kepada lingkungan tempatnya bertugas.

“Sebagai pimpinan kalian punya beban kepada pegawai, untuk itu kalian akan menjadi contoh supaya bekerja dengan baik sesuai dengan tupoksinya. Jabatan adalah amanah dan harus dipertanggungjawabkan, kami sebagai Wali kota dan Wakil Wali kota punya visi misi. Dan itu harus kita jalankan karena kami percaya kepada para pejabat yang baru dilantik, pelantikan ini merupakan penyegaran di lingkungan pemerintahan kota Prabumulih dan tidak ada indikasi lain, kita punya tujuan dan harapan,” jelas politisi PDIP ini.

Masih dikatakan Fikri, kepada pejabat yang telah dilantik agar bisa menjalankan program untuk kemajuan kota Prabumulih. Serta menghilangkan perbedaan dan tidak membuat konflik di lingkungan kerjanya.

“Nah silahkan, tunjukkan kemampuan kalian. Jangan ada konflik jangan ada gif, silahkan berbaur dinas masing-masing, serta jangan ada perbedaan. Mari bersatu bahu membahu untuk membangun, karena apabila ada perbedaan maka akan menimbulkan permasalahan dan membuat kita tidak nyaman,” tandasnya.

Terakhir Fikri berpesan dan meminta maaf jika dalam pengambilan kebijakan pada pelantikan itu masih belum sesuai dan memuaskan.

“Pelantikan yang kita laksanakan hari ini kami yakin belum memuaskan kalian, oleh karena itu, selaku pengambil kebijakan menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kedepankan pelayanan kepada masyarakat, jangan ada yang merugikan kota Prabumulih. Laksanakan amanah yang kami berikan ini dengan tanggung jawab,” tutup Fikri.

Pewarta : J. Manurung
Redaksi : Dutasumsel