NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

BPOM Lakukan Sidak Penjualan Takjil di Kota Prabumulih, Ini Hasilnya

 


PRABUMULIH, Dutasumsel -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Pemerintah Kota Prabumulih menggelar sidak dan uji sampel takjil. Mobil uji laboratorium dikerahkan ke lapangan untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual ke masyarakat bebas zat berbahaya. Jumat (8/4/2022) sore.


Namun, dari hasil Sidak tidak ada satupun dari 50 sampel makanan yang diuji teridentifikasi mengandung bahan berbahaya jenis formalin. Petugas tidak menemukan makan yang mengandung zat kimia berbahaya.


Wali Kota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM memastikan pihaknya dan BPOM akan menelusuri para penjual takjil di kota nanas ini aman dari makan berbahaya yang mengandung zat kimia.


Sidak pertama di awali dari jalan padat karya sampai simpang jalan nasional. Agar di Momen Ramadhan 2022 ini tak boleh dimanfaatkan pelaku industri makanan nakal.


“Kami akan terus menelusuri dimana tempat penjual yang ada bahan formalinnya. Tapi Alhamdulillah di kota Prabumulih ini tidak ada penjual takjil menggunakan bahan-bahan kimia yang membahayakan ,” ujar Wako


Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kota Prabumulih Mukhtar Edi, melalui Kabid perdagangan Hj. Eviana menjelaskan bahwa pihaknya dan BPOM Sumsel tidak menemukan makanan yang mengandung zat kimia berbahaya.


"Alhamdulillah semua aman dari 50 sampel yang di ambil, 25 sampel di jalan padat karya dan 25 sampel di jalan Simpang nasional dari hasil tes tidak di temukan bahan kimia berbahaya dari hasil tersebut Kota Prabumulih dipuji Kuliner Ramadhan teraman di Sumatera Selatan," pungkasnya


Editor: Heru

Ridho Yahya Resmikan Sentra Kuliner Kota Prabumulih


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya meresmikan pembukaan perdana Sentra Kuliner (Senkul) Kota Prabumulih,
 Kamis (9/2/2022).


Khusus yang menyajikan makanan khas kota Prabumulih dan makanan Nusantara itu berada di Jl Jenderal Sudirman Kota Prabumulih. Tepatnya di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Prabumulih.


Kegiatan pembukaan senkul tersebut sekaligus penyerahan Surat Kerja (SK) bagi 7 kios yang akan beroperasi dipusat jajanan sentral kuliner yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman depan kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Prabumulih.


Tak hanya itu pembukaan perdana pusat kuliner itu juga dihadiri anggota DPRD Kota Pringsewu Provinsi Lampung yang kagum akan pesatnya pembangunan dikota nanas.


“Kami sangat terkesan hadir di Prabumulih ini, APBDnya kecil tetapi ternyata bisa menghadirkan banyak bantuan dari Pemerintah Pusat” ucap Nazarudin Ketua Komisi III DPRD Kota Pringsewu, Lampung kepada wartawan usai peresmian Senkul.


Sementara itu, Walikota Prabumulih menjelaskan, pembangunan pusat Sentral Kuliner tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kepada Kota Prabumulih sebagai bentuk reward atas prestasi program walikota.


“Program Infaq pegawai kita dapat reward Rumah Komunitas Kebersihan, Gas kota terbaik kita dapat reward pembangunan Akamigas dan pelatihan bantuan terbaik dapat Pembangunan pusat kuliner” jelas Ridho Walikota Prabumulih.


Masih kata Wako, Untuk mengembangkan pusat kuliner di Prabumulih mewajibkan seluruh Dinas wajib makan ditempat Senkul bergilir selama enam bulan.


“Setiap dua Dinas wajib makan disini selama enam bulan pertama supaya tempat ini rame” lanjut orang nomor satu dikota nanas itu.


Dalam kegiatan tersebut tampak hadir juga Kapolres Prabumulih, Kejaksaan Negeri Prabumulih, Danyon Zipur SG2, Pimpinan BSB, Ketua PKK Ngesti Rahayu serta para pengunjung menikmati makan gratis dihari pertama peresmian Senkul.

Reporter:Heru

Jumat Barokah, Bin Ali Mart Akan Buka Warung Nasi Rp 3000


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Banyak cara
bisa di jadikan alternatif pilihan ketika seseorang memiliki niat untuk membantu meringankan beban sesama atau pun bersedekah. Apalagi di hari Jumat yang di anggap sebagai hari yang baik untuk berbagi dengan sesama.


Contohnya saja, selama ini sering dijumpai  disepanjang jalan Jendral Sudirman banyak kendaraan yang berhenti untuk memberikan nasi kotak kepada para pemulung dan tukang ojek, sebagai bagian dari keinginan berbagi di hari yang baik.


Namun berbeda dengan owner Bin Ali Mart yang berada di jalan Lingkar Timur Kota Prabumulih ( depan Polsek Timur). Jumat besok (21/01/2022), pria hitam manis ini akan membuka warung nasi yang satu porsinya hanya dibandrol dengan harga Rp 3 ribu.


" Besok kebetulan hari Jumat, Warung Nasi Bin Ali Mart akan didibuka. Siapa pun boleh datang dan makan disini. Ingat ya, tidak untuk di bawah pulang," terang suami dari salah satu anggota DPRD dari partai PKS ini.


ASN yang memegang salah satu jabatan struktural di lingkungan pemerintah kota Prabumulih ini  mengatakan untuk saat ini warung nasi Bin Ali Mart hanya akan dibuka pada hari Jumat dengan jumlah nasi 100 porsi, yang akan buka dari pukul 10.00wib hingga pukul 12.00wib.


" Untuk besok baru tersedia 100 porsi nasi Rp 3000, insyaallah kedepan bisa lebih banyak lagi yang bisa disediakan," ungkapnya.


Sanjay Yunus SH MH ini juga berharap kedepannya lebih banyak darmawan yang membuat kegiatan seperti ini dan saling berbagi untuk sesama, pungkasnya(*)

Bukit Asam Gelar Lomba Memasak Antar Desa dan Kelurahan


Dalam rangka mendukung terwujudnya Tanjung Enim Kota Wisata,  PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menggelar lomba memasak antar desa/kelurahan dalam Kabupaten Muara Enim di GSG Baru Tanjung Enim, (23/12/2021) dimulai pukul 08.30  - 14.30 WIB. 


Saat membuka acara General Manager Pertambangan Tanjung Enim Bukit Asam,  Venpri Sagara berharap dengan lomba memasak ini, masyarakat bisa men-create masakan khas yang memang bisa menjual yang tidak mahal, namun enak dan bisa dinikmati serta kalau bisa nanti dibuat hingga dikembangkan menjadi frozen food. 


Ia mengatakan tidak menutup kemungkinan para peserta lomba memasak dengan kreasi masakan yang dibuat bisa menjadi mitra binaan Bukit Asam.  Kemudian, dengan semakin maraknya kuliner di Tanjung Enim dan sekitarnya tentunya akan menjadi destinasi wisata makan bagian dari Tanjung Enim Kota Wisata. 


"Jadi, kita jangan berpikir bahwa Tanjung Enim jauh dari Palembang, jangan gitu. Kalau kita nanti bisa membuat makanan yang benar-benar khas, orang dari Baturaja, dari mana-mana bisa datang karena mau makanan khas Tanjung Enim. Mudah-mudahan dengan hal seperti ini, dapat meningkatkan pendapatan masyarakat itu tujuan utamanya," ujar Venpri. 


Sementara itu, Senior Manager Corporate Social Responsibility PTBA Hartono saat menutup lomba memasak berharap kedepannya PTBA dapat akan melakukan kegiatan ini secara periodik, jadi tidak hanya sekali ini saja tapi berkelanjutan. 


"Saya mewakili dari menajemen, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh desa/kelurahan, panitia, dan dewan juri. Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillahirabbil’alamin, kegiatan untuk hari ini ditutup. Selamat kepada para pemenang, dan belum juara bukan berarti  masakan yang disajikan tidak baik, tapi masakan yang diikut lombakan baik-baik semua," ungkap Hartono. 


Pada kesempatan yang sama, Chef Ridwan Nurahman, Tim Dewan Juri Lomba Memasak, mengatakan bahwa untuk masakan yang dibuat peserta sudah memenuhi syarat. Nilai untuk menjadi juara diambil memang dari masakan yang dapat dipasarkan keluar, karena produk itu akan menjadi ikon dan trend Tanjung Enim. Mulai dari bahan juga dilihat, misal ada dari bahan durian yang memang mudah didapat untuk menjadi makanan Lemang. 


Masakan yang dibuat merupakan masakan yang sudah menjadi ikon atau tradisi turun-temurun yang dimiliki oleh masing-masing desa.

Masak dilakukan di rumah dan divideokan hingga pada hari H saat lomba ditampilkan videonya dan dipresentasikan. Jadi, pada saat hari H hanya menampilkan makanan yang sudah jadi. 


"Sedangkan penilaian yang dinilai oleh dewan juri adalah kesesuaian tema, kesesuaiangan anggaran, kesesuaian waktu, kesesuaian porsi. Serta juga dinilai dari sisi ketertiban, kebersihan, kreatifitas, keserasian, dan keindahan. Menjadi nilai tambahan yakni pangan lokal khas," urainya. 


Setelah melalui tahapan penilaian oleh Tim Dewan Juri pada lomba Memasak yang diikuti peserta dari Desa Keban Agung, Desa Karang Raja, Keluarahan Pasar Tanjung Enim, Kelurahan Tanjung Enim, Desa Tegal Rejo, Kelurahan Tanjung Enim Selatan, Desa Darmo, Desa Linggo, Desa Matas, dan Desa Penyandingan. 


Sedangkan  untuk Juara 1 diraih oleh Desa Karang Raja dengan mendapatkan hadiah uang tunai Rp 9 juta, Juara 2 diraih Kelurahan Tanjung Enim Selatan mendapatkan hadiah uang tunai Rp 7 juta, 

Juara 3 diraih Desa Linggo mendapatkan hadiah uang tunai Rp 5 juta,  serta Juara Favorit diraih Desa Lingga mendapatkan hadiah uang tunai Rp1.500.000.


Usai ditetapkan  menjadi Juara 1 Lomba Memasak, Desa Karang Raja yang diwakili Kepala Desa Karang Raja Oktavianty mengucapkan syukur Alhamdulillah karena Desanya menjadi pemenang lomba memasak yang digelar PTBA. 


Ia mengatakan Desanya bisa menjadi Juara 1 dengan mengangkat tema "Selera Dusun Rasa Kota" dengan menyajikan masakan  bernama Lemang dengan rasa durian. 


"Lemang sendiri merupakan ciri khas desa kita yang sudah turun-temurun dari nenek moyang. Kepada PT Bukit Asam Tbk, kami ucapkan terima kasih telah mengadakan lomba masak ini dan semoga PTBA semakin jaya," tuturnya.

Optimalisasi Pengolahan Labu Kuning dalam Bentuk Cold Noodle Herbal

INDRALAYA.DS, -- Buah labu kuning merupakan salah satu buah rendah kalori yang kaya akan senyawa karetonoid. Dimana karoten adalah pigmen utama dalam membentuk warna merah, orange, kuning da hijau pada buah dan sayur. Karoten mempunyai sifat fungsional sebagai anti oksidan yang melindungi sel dan jaringan dari kerusakan akibat adanya radikal bebas dalam tubuh. 

Pada umumnya masyarakat belum mengetahui tentang kandungan anti oksidan yang terdapat pada buah labu kuning. Terkait hal tersebut kemudian tim LPPM Universitas Sriwijaya melakukan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai wujud skema aplikasi iptek dan seni budaya lokal. Kegiatan ini dilakukan di desa Pulau Semambu kecamatan Inderalaya Utara kabupaten Ogan Ilir. Dengan judul, Optimalisasi Pengolahan Labu Kuning dalam bentuk Cold Noodle Herbal sebagai Pangan Fungsional Kaya Antioksidan. Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk dapat menjelaskan kepada masyarakat terkait sumber-sumber radikal bebas, sumber-sumber antioksidan serta cara pengolahan labu kuning menjadi pangan fungsional kaya antioksidan.

Dengan diketuai oleh ibu Indah Solihah, M.Sc Apt dari fakultas MIPA jurusan Farmasi UNSRI kegiatan ini juga dibantu oleh beberapa dosen lainnya. Yaitu, ibu Dr. Miksusanti, M.Si dari MIPA Kimia UNSRI dan ibu dr. Riana Sari Puspita Rasyid, M.Biomed dari fakultas kedokteran UNSRI. Sasaran dari kegiatan ini yaitu masyarakat daerah Pulau Semambu yang berada tidak jauh dari kampus UNSRI Inderalaya. Metode kegiatan ini dilakukan dengan berbagai cara. Pertama, melalui metode penyuluhan, kemudian tanya jawab, dilanjutkan dengan peragaan pembuatan Cold Noodle Herbal. Peserta kegiatan berjumlah kurang lebih 20 orang yang semuanya berasal dari desa Pulau Semambu. 

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan masyarakat terkait radikal bebas dan antioksidan, serta meningkatkan keterampilan masyarakat dalam optimalisasi pengolahan buah labu kuning. Yang pada akhirnya diharapkan bisa meningkatkan nilai ekonomis dari buah labu kuning. Serta manfaat ini juga bisa dirasakan oleh pemerintah, dengan semakin meningkatnya taraf kesehatan masyarakat desa Pulau Semambu.

Pewarta : Umi Iin

PECEL LELE MOROSENENG SEAFOOD DAN INDONESIAN FOOD

Dutasumsel.com.PALEMBANG, -- Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu makanan kuliner satu ini. Menu satu ini biasanya bisa dijumpai di tiap sudut jalan di kota besar maupun di daerah yang menjadi menu favorit semua kalangan. 

Ya, Pecel Lele Moro Seneng yang terletak di Jalan Mawar Kelurahan Siring Agung Kecamatan Ilir Barat 1 Pakjo Tak heran jika menu kuliner yang satu ini bisa membuat lidah Anda bergoyang saat menyantapnya. Ditambah dengan rasa sambalnya yang pedas serta ikan lele Crispy, Cumi Goreng,Udang Goreng, Sapi Lada Hitam,Kerang Pedas, Kerang Saos Padang, Kepiting Saos Padang dan Lain- lain, yang disajikan gurih dan enak, membuat selera makan Anda menjadi lahap.

Anda ingin mencoba sensasi makan pecel lele Crispy yang beda, ada baiknya datang ke Pecel Lele Moro Seneng yang sudah terkenal di seluruh Palembang.

Pecel Lele Moro Seneng, menjadi yang pertama dan satu-satunya pecel lele Crispy dengan menu yang bervariatif yang hadir di Jalan Mawar Kelurahan Siring Agung Ilir Barat Satu Pakjo Palembang.

Tertarik dengan menu andalan di Pecel Lele Crispy diantaranya Lele Original, Lele Saos Padang, Lele Oriental, Lele Lada Hitam, Lele Fillet Goreng Tepung, Tumis Kangkung dan Tumis Tauge.
Untuk minumannya tersedia Es Jeruk, Es Teh Manis dan lain sebagainya.

Tidak hanya berbahan baku dari ikan lele, Seafood saja, Pecel Lele Moro Seneng  juga menghadirkan menu lain seperti, Ayam Crispy, Ayam Sambal, dan. Semua menu baru itu sengaja dihadirkan Pecel Lele Moro Seneng untuk Anda pecinta kuliner di Palembang.

"Kami juga menjadi pelopor pecel lele modern Indonesian Food dan bersama kami juga pecel lele moroseneng sudah mendunia sampai ke Belanda," katanya.dijamin 100% Halal
Kita terima Pesanan melalui Aplikasi Go Food Powered by Gojek dengan no telepon 0812.7259.7111, anda Puas Kami senang.ujar Pemilik Pecel Lele Moro Seneng Ebet Theniro di dampìngi Istrinya Rika Sabtu, 3/8/2019.

Pewarta : Sanditya www.dutasumsel.com030819