NEWS

Slider

Besok Pemkab Ogan Ilir Distribusikan Sembako,Gambar Bupati Terpajang di Kantong Kemasan Beras Bantuan, Bawaslu OI : Itu Sah Saja, Fhoto Itu Menunjukkan Beliau Sebagai Kepala Daerah,Tidak Ada Unsur Kampanye

INDRALAYA,DS. - Ditengah wabah pandemi covid-19 yang melanda sejumlah wilayah di tanah air tentu saja berhimbas terhadap perekonomian warga. Untuk itu, guna meringankan beban warga masyatakat baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah mulai menyalurkan bantuan sembako. Di Kabupaten Ogan Ilir (OI), dalam waktu dekat pemerintah setempat mulai menyalurkan bantuan sembako berupa beras. Namun, ditengah upaya persiapan pemerintah dalam menyalurkan bantuan sembako muncul polemik dikalangan warga masyarakat,mengingat, pada bagian bungkus kantong beras bantuan tersebut, terpajang stiker photo Bupati OI HM Ilyas Panji Alam.

Terkait hal tersebut, sejumlah pihak menilai bila hal itu, berkaitan dengan unsur kampanye apalagi dijadwalkan dalam waktu dekat Kabupaten OI bakal menjalani Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah serentak.

Saat dikonfirmasi Ketua Bawaslu OI Dermawan Iskandar SH didampingi Divisi Hukum Idris SHi menjelaskan, terkait photo yang dipajang pada bagian permukaan karung beras, ia menyatakan bila hal itu sah-sah saja. "Tidak ada pelanggaran," jelasnya. Mengingat ditambahkan Idris, pelaksanaan masa kampanye belum berlangsung. "Poto itu menunjukkan beliau sebagai kepala daerah. Itu murni bantuan Bupati Ogan Ilir tidak ada unsur kampanye," tandasnya.

Sementara diketahui, ditengah wabah pandemi covid-19 yang melanda, Pemerintah setempat telah mengganggarkan dana bantuan sembako bagi warga yang bersumber dari APBD. Kepala Dinas Sosial Ogan Ilir Irawan Sulaiman membenarkan adanya kemasan beras bergambar Bupati OI HM Ilyas Panji Alam. Ia mengatakan, seharusnya bantuan yang diterima masyarakat dalam bentuk 10 kilogram. "Terkait beras kemasan 5 kilogram itu, yang kemasan 10 kilonya habis. Jadi pihak penyedia ada kantong 5 kilo, jadi saya pikir ga masalah. Jadi kalau isinya 5 kilo dia (masyarakat) nanti dapat 2 kantong, jadi ukurannya tetap 10 kilo," ujar Kadinsos OI.

Seperti diketahui, secara keseluruhan pemerintah menargetkan seluruh warga masyarakat Ogan Ilir yang berjumlah 122.516 Kepala Keluarga (KK) tanpa terkecuali menerima bantuan sembako dari pemerintah. Bantuan tersebut berupa paket sembako yang berisi beras 10 kilogram, 6 kaleng Sarden, 1 bungkus Kecap, dan 10 bungkus Mie. Paket tersebut akan langsung didistribusikan ke tingkat Kecamatan, untuk kemudian diteruskan ke kelurahan dan desa dibawahnya. "Jadi distribusinya langsung ke rumah-rumah, sebab instruksi yang kita dapat tidak boleh ada kerumunan," katanya.(red)

BANTUAN BERGAMBAR KEPALA DAERAH MENURUT BAWASLU ITU SAH- SAH SAJA ,UNTUK ANTISIPASI AGAR TIDAK DI PERJUAL BELIKAN OLEH OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB

INDRALAYA.DS, -- Beredarnya beras bantuan bergambar Bupati Ogan Ilir H.M Ilyas Panji Alam membuat heboh dunia maya dan menjadi bahan gunjingan disejumlah sosial media. Terkait hal tersebut Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ogan Ilir angkat bicara.

Menurut Ketua Bawaslu OI Dermawan Iskandar Melalui Idris Ketua Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga (PHL) mengatakan gambar Bupati OI H.M Ilyas Panji Alam dikemasan beras bantuan covid-19 tersebut sah-sah saja dengan kata lain tidak langgar aturan pasalnya kampanye belum berlangsung.

“Hal tersebut tidak melanggar dan itu sah – sah saja karena mengingat masa kampanye belum berlangsung dan gambar tersebut tidak ada unsur kampanye karna foto yg di kantong beras itu menunjukkan beliau sebagai kepala daerah dan merupakan murni bantuan Bupati Ogan Ilir tidak ada unsur kampanye ” ungkapnya melalui sambungan telepon, Kamis (30-4-2020).

Sementara menurut Kepala Dinas Sosial Ogan Ilir Irawan Sulaiman membenarkan adanya kemasan 5 kilogram bergambar Bupati tersebut.

Ia mengatakan, seharusnya bantuan yang diterima masyarakat dalam bentuk 10 kilogram.

“Terkait beras kemasan 5 kilogram itu, yang kemasan 10 kilonya habis. Jadi pihak penyedia ada kantong 5 kilo, jadi saya pikir ga masalah. Jadi kalau isinya 5 kilo dia (masyarakat) nanti dapat 2 kantong, jadi tetap 10 kilo,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Sedangkan gambar Bupati Ogan Ilir yang ada di stiker dan kemasan beras 5 kilogram, ia menampik jika ada kepentingan politik mengingat Ilyas Panji Alam juga Calon Incumbent di Bumi Caram Seguguk.

Sebab saat ini, Ilyas masih merupakan Bupati aktif, ditambah lagi pelaksanaan Pilkada 2020 diundur.

“Kami tidak berfikir ke situ (politik), karena ini ada imbauan Bupati. Jadi di situ ada foto Bupati memakai pakaian dinas, bukan sebagai calon bupati,” tambahnya.

Sekedar data, beras tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Ogan Ilir untuk seluruh masyarakat Ogan Ilir, tanpa pandang bulu.

Menurut catatan yang dipegang oleh Dinas Sosial, target masyarakat yang menerima ialah seluruh masyarakat Ogan Ilir yang berjumlah 122.516 Kepala Keluarga (KK).

Bantuan tersebut berupa paket sembako yang berisi beras 10 kilogram, 6 kaleng Sarden, 1 bungkus Kecap, dan 10 bungkus Mie.

Paket tersebut akan langsung didistribusikan ke tingkat Kecamatan, untuk kemudian diteruskan ke kelurahan dan desa dibawahnya.

“Jadi distribusinya langsung ke rumah-rumah, sebab instruksi yang kita dapat tidak boleh ada kerumunan,” katanya.

Dana untuk paket sembako itu didapat dari BTT APBD Ogan Ilir. Sedangkan pendistribusiannya akan dimulai pada Jumat (1/5/2020) ini. “Besok akan didistribusikan ke kecamatan masing-masing,” Pungkasnya. (Jen/Tim)

PEDULI COVID 19 DPC HANURA OGAN ILIR BERSAMA SOMA SCART BAGIKAN TAKJIL DAN MASKER GRATIS

INDRALAYA.DS, -- DPC Hanura Kabupaten Ogan Ilir Pimpinan H. Sobli Rozali,M.Si, bersama Tim Satgas Covid 19 Hanura Ogan Ilir yang di komandoi H. Ahmad Maulidin,S.Pd bersama Anggota DPRD Partai Hanura Kabupaten Ogan Ilir A Rozak dan jajaran Pengurus Partai Hanura bekerja sama dengan Salah satu Pengusaha di Kabupaten Ogan Ilir Soma Scary Ibu Serly Imam.

Peduli terhadap dampak virus corona atau Covid-19, di Kabupaten Ogan Ilir, Partai Hanura membagikan Takjil dan masker kepada masyarakat di bulan suci ramadan, pada Kamis (30/4/2020)
Hal tersebut menurut ketua Tim Satgas  Covid-19 partai Hanura itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19.

Ketua DPC Partai Hanura Ogan Ilir H. Sobli Rozali Ia turut terlibat melakukan aksi kegiatan sosial dengan membagikan Takjil dan Masker kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang ada di Kelurahan Indralaya Indah, Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.

Lanjutnya selain membagi taqjil dan masker,  juga membagi takjil kepada masyarakat, owner Soima, berharap semoga apa yang disalurkan ini bisa membatu masyarakat kecil yang terdampak virus corona.“Saya berharap apa yang disalurkan kepada mereka bisa membantu beban hidup mereka,” tutupnya. Red

Pemkab Muba Berikan Bantuan Kepada Warga Balai Agung Korban Kebakaran

MUBA,DS. – Kebakaran menjadi momok menakutkan bagi warga, satu warga Muba mengalami musibah kebakaran di area SDN 05 RT 06 RW 02  Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu  pada tanggal 27 April 2019 pukul 14:00 WIB yang menghanguskan satu buah rumah, atas nama Zulkarnain dan istri bernama RA Erni Susnawaty mengalami luka bakar dan saat ini dirawat di RSUD Sekayu.

Kejadian Kebakaran ini, direspon cepat oleh pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Sosial bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Sekayu dan Baznas Muba.

Untuk itu, Pasca kebakaran, Bupati Muba, H Dodi Reza Alex  melalui Dinas Sosial, Tagana bersama tim Damkar Sat Pol PP dan Baznas Muba bergerak cepat dengan langsung meninjau lokasi kebakaran dan akan  memberikan penangan kebakaran serta memberikan bantuan ke korban kebakaran berupa sembako, selimut dan perlengkapan kebutuhan sehari-hari.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin Melalui kepala Dinsos Muba H Ahmad Nasuhi mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemkab Muba kepada masyarakatnya yang tertimpa musibah.

"Kami turut prihatin dan kiranya dapat bersabar. Jangan dilihat dari nilainya, tetapi lihatlah ketulusan kami. Dan kepada masyarakat setempat, mari Kita mendoakan mudah-mudahan segera cepat berdiri lagi. Untuk hal ini Pemkab Muba akan segera menyerahkan bantuan yang dibutuhkan guna meringankan warga yang terkena musibah kebakaran. Jangan dilihat dari nilainya, tetapi lihatlah ketulusan kami,"ungkapnya.

Kepala Dinsos Drs H. Ahmad Nasuhi SH. MM  juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati. " Kita harus memperhatikan peralatan rumah tangga yang dapat meyebabkan muncul api, maka dari itu hati-hati jika meninggalkan rumah cek semua apakah sudah dimatikan",terangnya.

Sementara, Camat Sekayu, Marko Susanto SSTP MM, menjelaskan bahwa bantuan tersebut dari Bupati Muba melalui Dinsos Muba, BAZNAS Muba, Pemerintah Kecamatan Sekayu kepada Bapak Zulkarnain korban kebakaran di Kelurahan Balai Agung, diberikan bantuan berupa Sembako, Tenda gulung, matras, indomie, peralatan dapur, family kit, kasur dan makanan anak.

"Saya atas nama pemerintah kecamatan dan warga mengucapkan terima kasih atas perhatian bantuan yang diberikan Pemkab Muba kepada masyarakatnya,"ungkap Marko.(hsm) 

Pastikan Warga dan Pedagang Pakai Masker, jaga jarak dan Antisipasi Makanan dengan Bahan Berbahaya

Tim Satgas Covid-19  di Muba Sidak ke Pasar Tradisional

MUBA, DS. - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus mengantisipasi pencegahan dan penanganan penularan Covid-19, Kamis (30/4/2020) Gabungan Tim Satgas Covid-19 Dinas Kesehatan, Disperindag, Polres Muba, Kodim 0401 Muba, Pol PP, BPBD, Camat Sekayu serta  Petugas Puskesmas Lumpatan turun langsung melakukan sidak ke pasar Terminal Randik Sekayu. 

"Selain sosialisasi kewajiban penggunaan masker di pasar tradisonal juga untuk mentaati jaga jarak selain itu dalam rangkaian giat ini kami mengecek penjualan makanan di bulan ramadhan guna mengantisipasi dan mengecek langsung peredaran makanan yang mengandung bahan berbahaya," antara lain makanan yang mengandung,borax, formalin dan rodamin yang membahayakan kesehatan bagi yang mengkonsumi ungkap Kadinkes Muba, dr Azmi Dariusmansyah MARS. 

Hasil pengecekan di lapangan, lanjut Azmi, sebagian besar masyarakat dan pedagang sudah cukup taat dalam upaya pencegahan penularan Covid-19. "Di pasar juga titik-titik tempat cuci tangan disediakan, pedagang dan warga diharapkan untuk terus tertib menggunakan masker," dan jaga jarak ujarnya. 

Sementara itu Plt Kadisdagprin Muba Azizah SSos MT menambahkan, dari hasil sidak tersebut tidak ditemukan adanya makanan yang mengandung bahan berbahaya, hanya ada satu produk tahu yang mengandung berpengawet tapi dari hasil sampel uji oleh Tim kadarnya  masih dalam ambang batas.

"Kami dari Dagperin atas temuan tersebut langsung meminta kepada pedagang untuk tidak menjual tahu tersebut dan ditarik dari peredaran serta memberikan himbauan untuk tidak melakukan tindakan yg dapat merugikan konsumen, Insya Allah ini akan menjadi tertib yang ditaati," ulasnya. 

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin menghimbau kepada seluruh warga Muba untuk selalu mematuhi himbauan Pemerintah seperti menggunakan masker ketika berada di luar rumah. "Selalu pakai masker dan rajin cuci tangan, setelah bepergian saat balik kerumah langsung mandi dan membersihkan diri,   menjaga jarak minimal 1 sampe 2 meter menghindari kerumunan, serta menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga kebersihan diri sendiri semua himbauan yang dikeluarkan pemerintah tujuanya  baik  menjaga kita terhindar  dari paparan Covid-19  imbuhnya.

Selain itu Dodi Reza Alex Noerdin menambahkan, saat ini satuan gugus tugas penanganan dan pencegahan Covid-19  terus berjibaku siang dan malam menjaga daerah kita untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 ini begitu juga tenaga kesehatan kita yang saat ini bekerja siang malam untuk penangan korban dampak Covid-I9 yang terjadi sehingga kita harapkan semua dapat bekerja sama dan tentunya bagi  warga Musi Banyuasin yang saya cintai kiranya dengan  mematuhi himbauan yang disampaikan oleh pemerintah dan upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di Musi Banyuasin sudah turut membantu meminimalisir dan    memutus rantai penularan Covid-19  di wilayah Muba. "Kita harus taat dengan anjuran Pemerintah agar terhindar dari penularan Covid-19," pungkasnya.(hsm) 

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Ini Yang dilakukan Kepala Desa Pengentaan

LAHAT.DS, - Belum tahu kapan akan berakhirnya Virus Corona di muka bumi ini, para pemerintah pusat sampai ketingkat pemerintah desa terus berupaya bersosialisasi dan memberikan masker kepada masyarakat guna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid - 19.
Seperti pada hari ini, Kepala Desa Pengentaan Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat Sumatera Selatan membagikan masker kepada warganya.

Kegiatan ini merupakan kali kedua dibagikannya masker kepada masyarakat desa Pengentaan.
Dadi Aprison mengatakan bahwa pembagian masker yang pertama sebanyak 150 pic

" Iya, jadi hari ini kita kembali membagikan masker kepada warga desa Pengentaan sebanyak 550 pic, sebelumnya kita juga telah membagikan masker sebanyak 150 pic pada saat Muyawarah desa beberap minggu lalu " Ujar Dadi Aprison Kepala Desa Pengentaan, Kamis (30/4/20).
Dadi juga menekankan kepada warganya jika hendak keluar rumah atau berpergian keluar desa hendaknya masker yang telah dibagikan dapat digunakan.

" Kami selalu menghimbau kepada warga desa Pengentaan untuk selalu menjaga pola hidup sehat, biasakan cuci tangan serta pakaulah masker yang telah diberikan pada saat berpergian ( keluar rumah )" pesan sang Kades.

Kemudian, ujar Aprison, kita juga telah membagikan Galon tempat cuci tangan kepada pemilik usaha seperti bakso, warung nasi atau tempat - tempat keramaian yang sering dikunjungi oleh warga, dan desa pengentaan juga membuat bak penampung air bersih di dataran tinggi yang telah dipasang pipa sehingga air tersebut dialirkan ke fasilitas umum seperti Perkantoran Desa dan Masjid yang dapat dimanfaatkan untuk mencuci tangan, Kata Dadi Aprison menambahkan.

Selain Kepala Desa, Kegiatan pembagian masker didesa Pengentaan juga di ikuti Oleh Camat Mulak Ulu Sumarno, Polsek Mulak Ulu, Para Perangkat Desa dan para Kepala Dusun ( Kadus ) Desa Pengentaan.

Sumarno selaku Camat Mulak Ulu mengapresiasi setinggi - tingginya atas segala upaya kerja Keras Para kepala Desa Kecamatan Mulak Ulu.

" Terus lakukan yang terbaik, Mari sama - sama kita perangi Covid - 19 ini. Dan kepada pak kades tetap sosialisasikan kepada masyarakat tentang pencegahan Virus Corona ini " Pesan Sumarno.

Sementara itu, Harpindi warga desa pengentaan sangat berterima kasih kepada pemerintah desa yang telah memberikan masker kepada warga desa.

" Terima kasih Pak Kades, Kami akan selalu memakai masker ini jika berpergian " Ucapnya.*HNI*

Dicokok Komodo Tanpa Perlawanan,Pelaku Pembobol Rumah Di Kecamatan Rantau Alai Mengaku Tidak Sendiri Menjalankan Aksinya

INDRLAYA,DS - Tanpa melakukan perlawanan Alex (22), warga Desa Kelampaian Kecamatan Rantau Alai pelaku pencurian dengan pemberatan berhasil dibekuk tanpa perlawanan dirumahnya,Kapolres Ogan Ilir AKBP.Imam Tarmudi,SIK,MH melalui  Tim Komodo Satreskrim Polres Ogan Ilir bersama unit reskrim Posek Rantau Alai,Rabu (29/4/2020).
Pelaku sebelum diamankan tim gabungan polres Ogan Ilir ini sempat membobol rumah milik Nasep (64) yang tak lain adalah warga satu dusun dengan pelaku.

Kompol. Zainalsyah Kabag Humas Polres Ogan Ilir mengatakan,pelaku tidak sendirian telah memasuki rumah korban yang sedang kosong dengan menaiki dinding Kamar Mandi, selanjutnya mengangkat atap seng kemudian mencongkel kunci pintu kamar mandi hingga rusak, setelah itu pelaku mengambil barang-barang milik korban berupa Speaker aktif merk Polytron, Magic Com dan Blender,"ya,atas kejadian ini korban mengalami kerugian materil yang ditaksir bernilai Rp 3 juta,"katanya.
Selanjutnya ia mengatakan ,Setelah melakukan penyelidikan dilapangan Tim mendapat informasi bahwa pelaku  sedang berada dirumahnya," lalu pada hari Rabu 29 April Tim Komodo Sat Reskrim Polres Ogan Ilir bersama dengan Unit Reskrim Polsek Rantau Alai bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku yang ada di rumahnya tanpa melakukan perlawanan, dan saat diinterogasi pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencurian dirumah korban bersama dengan 2 rekannya yang lain,dan sampai saat ini kedua rekannya masih buron,"ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku berikut barang bukti diamankan di Polsek Rantau Alai untuk pemeriksaan lebih lanjut.(tim)

TIM KOMODO POLRES OGAN ILIR BEKUK PENCURIAN DI DESA KELAMPAIAN



INDRALAYA.DS, -- Kapolres Ogan Ilir AKBP. Imam Tarmudi,SIK,MH melalui Tim KOMODO Satreskrim  Polres OI bekerjasama dengan  Unit Reskrim Polsek Rantau Alai berhasil mengunkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud pasal 363 KUHPidana.
Atas dasar Laporan Polisi : Nomor : LP/ 05 -B / IV /2020/ Sumsel/ Res.OI / Sek R. Alai. Tanggal 12 April 2020, Dengan
Tindak Pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP, Pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2020 sekira jam 03.00 Wib.
Adapun tempat kejadian perkara( TKP)
Dirumah Korban Sdra Nasep bin Pawiro Dusun II Desa Kelampaian Kec. Rantau Alai Kab Ogan Ilir.

Dengan korban bernama Nasep bin Pawiro,64 Tahun pekerjaan Petani yang beralamat di Dusun II Rt.03 desa Kelampaian kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.

Dengan saksi yang berhasil di mintai keterangan adalah 1.Sigit setiawan bin Kasmuji 37 Tahun, swasta yang beralamat di Dusun I Desa Sukananti Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir, 2.Erfendi bin Rusmawi 30 Tahun Petani yang beralamat di Dusun I Desa Payalingkung Kecamatan Lubuk Keliat Kab Ogan Ilir. Hp.085832224944,3.Sukri 
50 tahun petani yang beralamat di Dusun II Desa Kelampaian Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir.

Semua saksi menyebutakan tersangka yang bernama Alex sander bin Hilmi 22 Tahun,Petani asal Dusun II Desa Kelampaian Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir.

Sebagaimana kronologis kejadian Pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2020 sekira pukul 03.00 Wib telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di rumah Sdr. NASEP Bin PAWIRO yang dilakukan oleh pelaku An. ALAMSYAH dan ALEX SANDER Bin HELMI dengan cara memasuki rumah korban yang sedang kosong dengan menaiki dinding Kamar Mandi/WC selanjutnya mengangkat atap seng kemudian mencongkel kunci pintu kamar mandi hingga rusak setelah itu pelaku mengambil barang-barang milik korban berupa Speaker aktif merk Polytron, Magic Com dan Blender, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil yang ditaksir bernilai Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah).

Dengan cekatan Tim Komodo melakukan lidik dilapangan dan akhirnya Tim mendapat informasi bahwa pelaku an. ALEX sedang berada dirumahnya, lalu pada hari Rabu 29 April 2020 sekira pukul 02.00 Wib TIM KOMODO Sat Reskrim Polres OI bersama dengan Unit Reskrim Polsek Rantau Alai langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku an. ALEX yang ada di rumahnya tanpa melakukan perlawanan, dan saat di introgasi tersangka mengakui bahwa telah melakukan pencurian dirumah korban bersama dengan rekannya an. ALAM dan ERFENDI, Selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap pelaku ALAM dan ERFENDI namun kedua pelaku tidak berada dirumah dan sudah melarikan diri. Selanjutnya pelaku ALEK dan barang bukti diamankan ke Polsek Rantau Alai untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah,Sepasang Speaker aktif merk Polytron warna coklat kombinasi hitam,akhirnya Tersangka dan Barang Bukti melakukan pengembangan terhadap tersangka yang masih buron dengan Daftar Pencarian Orang( DPO).
Jelas Kanit res Polres OI melalui Whap Shap 29/4/2020. Tim

Bancertroops Bergerak, Kaum Millenial Bayung Lencir Dukung Gerakan Muba Wajib Masker

MUBA,DS. -- Bergerak di kecamatan Bayung Lencir, Badan Cyber Troops DPC PDI-Perjuangan kabupaten Musi Banyuasin Edukasi warga Masyarakat untuk dukung #GerakanMubaWajibMasker, Rabu (29/4/2020).

Dalam kesempatan ini, sebanyak 500 Masker dibagikan kepada Warga Masyarakat yang ada di kecamatan Bayung Lencir. Tak hanya itu, Badan yang terapiliasi di dibawah Binaan Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik Hermanto SH MH ini mengajak semua lapisan masyarakat untuk ikut andil mematuhi Protokol-protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Rizky (23) kaum Millenial Desa Lubuk Harjo kecamatan Bayung Lencir saat dibincangi tim awak media mengungkapkan, kami selaku millenial desa Lubuk Harjo sangat mendukung penuh #GerakanMubaWajibMasker dan juga kami siap untuk tetap berdiam diri dirumah.

" Kami berterima kasih kepada Badan Cyber Troops yang telah mengedukasi kami untuk melaksanakan Muba Wajib Masker, kepada Ketua DPC PDI-Perjuangan kabupaten Musi Banyuasin Bapak Beni Hernedi terima kasih atas pembagian Masker Moncong Putihnya," ujar Rizky.

Sementara itu Hasim Wakil Ketua Badan Cyber Troops (Bancertroops) mengatakan, sebanyak kurang lebih 500 Masker Moncong Putih telah kami bagikan kepada Kaum Millenial desa Lubuk Harjo dan beberapa desa lainnya, masker ini adalah suport langsung Partai PDI-Perjuangan.

" Suport Masker ini digagas oleh Ketua DPC PDI-Perjuangan dan Ketua Fraksi yang sangat mengapresiasi kami, kami berharap giat ini dapat menjadi sarana edukasi yang baik bagi Masyarakat kabupaten Musi Banyuasin untuk mematuhi aturan-aturan yang diberlakukan," ungkapnya. (Hasim). 

Polri dan Kejari Kawal Re-alokasi Dana Covid-19 MUBA

Re-alokasi anggaran juga untuk penggratisan tagihan MEP dan PDAM Selama  Mei - Juli 2020 

MUBA,DS.-- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melakukan langkah penting memutus rantai penyebaran Covid-19.  Muba yang dinahkodai Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin telah meneken Nota Kesepahaman atau MoU dengan Aparat Penegak Hukum (APH) Kajari Muba Suyanto SH MH dan Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK. Tindakan strategis ini   disaksikan  Ketua DPRD Muba Sugondo dan Wakil Ketua DPRD Muba Jon Kenedi SH. Kesepakatan antara Bupati Muba dan Kapolres serta Kajari Muba demi mengawal anggaran Rp 500 Milyar yang dikucurkan untuk percepatan penanganan Covid-19 dan upaya lanjutan baik kesehatan maupun ekonomi  di Musi Banyuasin. Menurut Dodi Reza Alex besaran dana bisa bertambah atau berkurang disesuakan keadaan dan situasi pandemi Covid 19. 

"Kerjasama ini didukung  DPRD Kabupaten Muba. Tujuan kerjasama ini memastikan penggunaan anggaran Covid-19  berjalan sesuai  mekanisme dan peruntukannya.  Saya ingin semuanya berjalan  baik  mulai perencanaan  sampai pertanggung jawaban pengunaan anggaran Covid-19. Harus sesuai  mekanisme dan regulasi yang berlaku. Penerima manfaat harus terang dan bisa dipertanggungjawabkan. Semua personil gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Musi Banyuasin harus memegang prinsip sama," ungkap Dodi.

Dalam Re-alokasi anggaran tercantum untuk Jaring Pengaman Sosial. Bentuknya  E-warung di 173 titik bagi   37.608  berdasarkan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

KPM akan menerima bantuan Rp 600 ribu. Rinciannya,  bantuan dari Kementrian Sosial (Kemensos) sebesar Rp 200.000 ditambah  bantuan tunai dari APBD Pemkab Muba sebesar Rp 400.000.  

Ada juga bentuk bantuan tunai Kemensos Rp 600.000 selama 3 bulan untuk 8.275 KK. Dilanjukan bantuan dari Dana Desa Rp 600.000 selama 3 bulan untuk 40.266 KPM, Bansos cadangan APBD untuk 15.000 KPM. Jika ditotal calon penerima manfaat Covid-19 di Muba mencapai  101.149 Kepala Keluarga (KK).

Dijelaskan Dodi Reza, bertepatan Bulan Suci Ramadhan, Dana Covid-19 hasil refocusing anggaran APBD MUBA dipergunakan untuk meringankan beban warga muba yang terdampak akibat Covid-19 yakni mengratiskan pembayaran PDAM selama 3 bulan  terhitung mulai  Mei Juni Juli. Tercatat sebanyak 32.611 pelanggan menikmati anggaran ini. Dodi  juga memastikan re-alokasi anggaran untuk mengratiskan biaya Listrik PT MEP selama 3 bulan.  Ada 45.931 pelanggan daya 900 VA yang menikmati layanan ini.

Penggunaan realokasi anggaran juga termasuk biaya tidak terduga, ketahanan pangan ( beli beras rakyat), ADD APBD (padat karya), dan asuransi kematian penduduk. 

"Alhamdulillah, hari ini kita telah melakukan MoU dengan Polri dan Kejaksaan. Kedua aparat penegak hukum mengawal dan memberikan supervisi penggunaan anggaran. Kita juga sudah sesuai aturan yang ada," tegas dia.

Kepala BPKAD Muba Mirwan menerangkan anggaran yang sudah disiapkan dari hasil realokasi dan refocusing anggaran melalui mekanisme Perubahan Peraturan Kepala Daerah tentang Penjabaran APBD sebesar Rp. 137.559.142.432,00,- (Seratus Tiga Puluh Tujuh Milar Lima Ratus Lima Puluh Sembilan Juta Seratus Empat Puluh Dua Ribu Empat Ratus Tiga Puluh Dua Rupiah).

Sumbernya, tambah Mirwan, dari APBD sebesar Rp. 81.228.460.052,00,-  dan Dana Desa Rp.56.330.682.380,-.

"Penggunaannya untuk pengadaan sarana prasarana, obat-obatan dalam rangka pencegahan penanggulangan Virus Corona (Covid-19) dan jasa medis serta jaringan pengaman sosial dalam bentuk sembako dan bantuan tunai kepada masyarakat yang terdampak," katanya.

Ada lagi dana penyesuaian APBD tahun Anggaran 2020  sebesar Rp. 165.728.582.832,00,- (Seratus Enam Puluh Lima Miliar Tujuh Ratus Dua Puluh Delapan Juta Lima Ratus Delapan Puluh Dua Ribu Delapan Ratus Tiga Puluh Dua Rupiah). Dengan sumber dana dari APBD sebesar Rp. 95.588.582.832,00,- dan Alokasi Dana Desa Rp.56.750.000.000,- serta Dana Kelurahan Rp. 13.390.000.000,-.

"Bupati DRA juga telah memerintahkan agar pada Perubahan APBD   2020  untuk mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 196.712.274.736,00,- (Seratus Sembilan Puluh Enam Miliar Tujuh Ratus Dua Belas Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Empat Ribu Tujuh Ratus Tiga Puluh Enam Rupiah). Nilainya  bisa  bertambah atau berkurang sesuai perkembangan ancaman covid 19," pungkas Mirwan.(hsm) 

Akhmad Toyibir : Kami Himbau Warga Kecamatan Bayung Lincir Untuk Tidak Mudik

MUBA DS. - Ormas OKP dan Insan Pers kembali melaksanakan edukasi Pencegahan bahaya Virus Corona (Covid-19) di kecamatan Bayung Lincir kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (29/4/2020).

Kehadiran Ormas OKP dan Insan Pers ini disambut langsung oleh Camat Kecamatan Bayung Lincir Akhmad Toyibir SSTP MM yang didampingi oleh Sekcam Heru Kharisma SIP MSi, Danramil 401-04/Bayung Lencir Kapten Inf Suprayitno.

Dalam kesempatan ini Camat Bayung Lincir Akhmad Toyibir SSTP MM mengatakan, dalam Pencegahan Covid-19 ini, kami pihak Forkopimcam Bayung Lincir telah banyak melaksanakan kegiatan-kegiatan yang mengedukasi masyarakat.

" Kegiatan-kegiatan yang kami laksanakan saat ini yaitu berupa penyetopan Mobil-mobil dari lintas Provinsi yang masuk ke kecamatan Bayung Lincir, mengingat daerah kami daerah yang dilintasi oleh kendaraan menuju Provinsi Jambi," ujar Ibir.

Ibir menjelaskan, giat lainnya yaitu berupa mengedukasi masyarakat agar tetap berada dirumah saja, menjaga polah hidup bersih, serta membagikab Masker kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

" Sesuai Instruksi Protokol Kesehatan, kami Gugus tugas kecamatan pun telah mengedukasi masyarakat agar tetap berada dirumah, tunda dulu niatan untuk mudik lebaran, serta tetap saling mengedukasi sesama agar melakukan Pencegahan Covd-19 secara mandiri," jelasnya.

Terakhir Ibir berharap, Apresiasi kami berikan kepada Ormas OKP dan Insan Pers yang telah membantu Gugus Tugas untuk melaksanakan Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di kecamatan Bayung Lincir.

" Diharapkan Sinergitas yang telah berjalan ini dapat saling meringankan Tugas sesama, tetap jaga kesehatan, jangan lupa jaga pola hidup bersih, dan mari sama-sama kita merangkul dan mengedukasi Masyarakat agar Muba cepat ternetralisir dari Covid-19," harapnya.

Sementara itu Kepala Desa Senawar kecamatan Bayung Lincir Ismed saat mensosialisasikan pencegahan Covid-19 bersama tim Ormas OKP dan Insan Pers mengungkapkan, susai instruksi kami melaksanakan kegiatan berupa mengedukasi warga untuk berada dirumah saja dan patuhi aturan pemerintah.

" Edukasi kami telah sampaikan kepada warga, sembari itu kami juga telah menyediakan beberapa Posko pemantauan, dan kami sediakan ruangan karantina untuk warga yang bandel dari luar daerah," ujar Ismed.(hsm) 

Terkait Bantuan Langsung Tunai Bagi Warga di Pedesaan, Pemda Lahat Gelar Rapat

LAHAT.DS, - Bertempat di Oproom Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat, Hari ini sekira pukul 10.00 WIB diadakannya rapat Koordinasi terkait penanganan Covid - 19 didesa melalui anggaran pendapatan dan belanja desa atau mengalokasikan Dana Desa untuk Banruan Langsung Tunai ( BLT ) bagi masyarakat pedesaan yang terkena dampak Virus Corona, Rabu (29/4/20).
Hadir dalam rapat ini Wakil Bupati Lahat, Ketua DPRD Lahat, Forkopimda, Sekda Lahat, Kepala DPMD, Inspektur, Kepala BPKAD, Kepala BPBD, Kepala Bapenda, Kepala Dinsos, Kepala Dinkes, Kepala Dinas Pertanian, Kabag Hukum, Camat Lahat, Camat Mulak Sebingkai, Camat Pagun, Camat Kikim Barat, Camat Merapi Selatan, Camat Jarai, Camat Tanjung Sakti Pumi dan seluruh ketua Forum Kepala Desa 24 Kecamatan.
Dalam arahannya Bupati Lahat Cik Ujang, SH  mengatakan Kriteria bagi penerima BLT yang dapat disalurkan ialah warga yang kehilangan mata pencarian akibat dampak Covid - 19. Cik Ujang  berharap dengan adanya BLT yang dikucurkan melalui Dana Desa untuk tidak tebang pilih.

" Melalui kesempatan ini, kami berpesan kepada Kepala Desa agar Bantuan Langaung Tunai Tersebut dapat diberikan dengan seadil - adilnya, tidak tebang pilih dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial " Pesan Cik Ujang.

Juga Bupati mengatakan agar data para penerima BLT sesuai dengan data dari dinas Sosial supaya tidak twrjadi tumpang tindih terhadap penerima BLT dengan warga penerima Sembako dari Dinas Sosial.

" Sesuai data dari dinas sosial, supaya para penerima BLT dan Sembako dari Dinsos tidak tumpang tindih dan tidak dobel pemberian " Ujarnya.

Selanjutnya, Bupati Lahat tak hentinya mengibgatkan supaya seluruh warga Kabupaten Lahat ubtuk tetap jaga jarak ( Social Distancing ) , Biasakan cuci tangan dan jaga pola hidup sehat

" Kembali saya tekankan, Kepada Camat dan Para Ketua Forum Kades sekabupaten Lahat, agar selalu menghimbau dan meberi arahan kepada masyarakat didesa supaya tetap jaga kebersihan, jaga pola hidup sehat serta memakai masker jika keluar rumah " Tegas Cik Ujang.

Sementara itu, Wakil Bupati Lahat H. Haryanto SE, MM, MBA menjelaskan untuk penyaluran Bantuan Langsung Tunai dengan penggunaan Dana Desa disetiap desa tidak sama, yaitu untuk Desa yang mendapat dana desa (DD) senilai 800 juta ke bawah dialokasikan untuk BLT, maksimal 25%, untuk 800 sampai dengan 1,2 M maksimal 30 % dialokasikan ke BLT dan 1,2 M maksimal 35 % dialokasikan ke BLT.

Kemudian prosedur pencairannya yaitu melalui kantor pos.

Di rapat ini pula, Wakil Bupati menyampaikan besaran dari BLT per KK mendapat 600 Ribu Rupiah dengan syarat, desa melengkapi APBDesa dan peraturan desa dan peraturan kepala desa.

Sementara untuk pencairan BLT belum ada kepastiannya. Namun ketika media ini menemui salah satu Kades bahwa pencairan BLT kepada warga akan di berikan jika dana desa sudah dicairkan

Selanjutnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lahat Sikandar juga menyampaikan untuk pembagian sembako dari Kemensos akan diberikan minggu pertama bulan Mei 2020.

" Insya Allah kalau tidak ada hambatan akan dibagikan minggu pertama Mei " ucapnya singkat. *HNI*

Corona Belum Berakhir, Proses Belajar dirumah Pelajar Kabupaten Lahat Diperpanjang Hingga 30 Mei 2020

LAHAT.DS, - Belum jelasnya kapan akan berakhirnya penyebaran Covid - 19, sangat berdampak dengan belajar mengajar disekolah, sehingga hari ini kembali keluar surat edaran Bupati Lahat bahwa Perpanjangan belajar dirumah sampai dengan tanggal 30 Mei 2020.

Dalam surat edaran sebelumnya, bahwa siswa dimulai dari PAUD sampai Tingkat SMP akan masuk sekolah kembali pada tanggal 30 April 2020.

Dalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa orang tua siswa tidak boleh mengajak anak - anaknya untuk mudik dan tetap berada dirumah. Orang menjaga lingkungan rumah tetap higenis dan menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Dalam surat edaran tersebut juga disampaikan agar seluruh masyarakat Kabupaten Lahat untuk membiasakan Cuci tangan  dan menghindari kebiasaan bersalaman, berpelukan dan tetap jaga jarak aman ketika berkomunimasi.

Kemudian, Surat edaran tersebut telah ditanda tangani Oleh Bupati Lahat Cik Ujang, SH. *HNI*

Cek Keberadaan Warga Binaan, Lapas di Sekayu Gunakan Gelang Elektrik RFID

Sub Judul: Muba Pionir Gunakan Gelang RFID di Indonesia

MUBA, DS. - Memberikan pembinaan kepada warga binaan sudah menjadi kewajiban yang dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), mulai dari menghidupkan kreativitas warga binaan dalam hal usaha mikro, kecil dan menengah, hingga inovasi lain yang bermanfaat bagi warga binaan itu sendiri.

Di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, ada inovasi juga yang diciptakan. Inovasi tersebut berupa gelang tag radio frequency identification (RFID), yang digagas Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Sekayu, Pudjiono Gunawan.

Gelang tag RFID ini menjadi salah satu terobosan terbarunya guna meminimalisir adanya perpindahan  atau penempatan kamar yang tidak sesuai dengan database yang dimiliki.

“Gelang elektronik ini sebenarnya digunakan untuk melakukan penghitungan jumlah penghuni dengan berbasiskan teknologi. Inovasi ini diterapkan dalam rangka menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM),” ujar Pudji.

Dikatakan, pihaknya mencoba melakukan terobosan melalui inovasi berupa membuat aplikasi dengan penggunaan gelang elektronik. “Ini baru pertama kali di Indonesia, karena di lapas atau rutan manapun belum ada yang menerapkan dengan sistem seperti ini. Mudah–mudahan dengan adanya inovasi, Lapas IIB Sekayu yang merupakan pilot project, bisa diterapkan di seluruh lapas ataupun rutan di Indonesia,” kata dia.

Idenya mengagas gelang ini muncul karena dirinya melihat kondisi di lapangan yang pada umumnya melakukan absen ataupun perhitungan jumlah penghuni menggunakan cara-cara yang masih konvensional. Yakni melalui perhitungan menggunakan buku catatan. Untuk itu dirinya mencoba melakukan terobosan untuk perhitungan berbasiskan teknologi agar semua perhitungan jumlah warga binaan bisa lebih terkendali.

“Gelang elektrik ini berikan masing-masing penghuni, yang dijadikan sebagai alat sensor untuk memverifikasi warga binaan apakah sudah benar di kamarnya dan apakah nanti jumlah keseluruhannya itu sudah lengkap sebanyak isi hari itu,” jelasnya.

Kedepan, Pudji menuturkan, pihaknya akan membuat gelang kaki elektrik yang terbuat dari besi untuk warga binaan yang bekerja di luar. Hal ini guna mengantisipasi warga binaan yang kabur akan dengan sangat mudah dilacak.

Terkait dengan adanya pandemi virus korona baru (Covid-19) ini, warga binaan saat ini tidak diperkenankan untuk menerima kunjungan. Pihaknya memberikan solusi berupa kunjungan online agar mereka masih tetap bisa melakukan komunikasi dengan keluarganya melalui video call, termasuk juga disidang online.

“Nantinya, pandemi Covid-19 ini sudah berakhir kita sudah menyiapkan sarana–sarana berupa kunjungan dengan berbasis IT, mulai dari nomor antrian. Kita sudah siapkan mesin antrian yang langsung dapat memverifikasi wajah pengantri sehingga menghindari adanya percaloan untuk mengambil nomor antrian tersebut dan diruang kunjungan itu juga kita siapkan layar monitor dimana layar monitor itu berisikan informasi–informasi tentang tata cara cuti bersyarat, cuti menjelang bebas, pembebasan bersyarat ,tata cara kunjungan dan hak-hak lainnya ataupun layanan-layanan lainnya yang kita berikan di Lapas kelas IIB Sekayu ini,” kata dia.

Programmer Gelang Elektrik, Nur Widi mengatakan, pengembangan sisi teknologi untuk penghitungan warga binaan karena pada implementasinya di lapangan banyak terjadi warga binaan sering keluar kamar sehingga membuat data antara sistem database pemasyarakatan dengan yang nyata fisik nya itu berbeda. “Gelang ini dibuat dengan aplikasi mandiri, RFID rider yang kebetulan digunakan bentuk gelang karet. Ini disematkan kepada semua warga binaan dan kita tidak perlu khawatir karena kenapa ketika tertukar pun pada saat mereka di tag mereka akan ketahuan bahwa mereka itu bukan pemilik gelang yang sah,” ungkapnya.

Selain itu, kelebihan gelang ini adalah karena gelang tersebut tidak mudah rusak. Artinya tidak masalah jika dibawa mandi, mencuci, atau terbantuk sekalipun. Hal itu lantaran gelang ini berbasis radio frequency identification.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin mengapresiasi terobosan pihak Lapas Klas II B Sekayu yang sangat menjaga keberadaan warga binaan di Lapas. "Ini terobosan yang sangat baik, terlebih ini pertama kali diterapkan di Indonesia," tuturnya. 

Dodi menambahkan, Pemkab Muba akan selalu mensupport upaya program positif yang dilaksanakan pihak Lapas Klas II B Sekayu utamanya dalam pembinaan warga binaan. "Semoga terobosan ini nantinya dapat menginspirasi Lapas-Lapas lainnya di Indonesia yang tentunya memberikan kontribusi positif," dan memudahkan dalam pengawasan pungkasnya.(hsm) 

Peduli Pada Warga, DPC PKB Lahat Bagikan 500 Paket Sembako

LAHAT.DS, - Untuk kesekian kalinya DPC PKB Kabupaten Lahat menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak Pandemi Corona atau Covid-19.

Setelah beberapa waktu lalu melalui ketua DPC PKB Lahat, Parisman, lalu dilanjutkan Ketua Fraksi PKB Wiwin Andaini, dan diikuti oleh anggota DPRD Andriansyah dan Edwar. Kini PKB menunjukkan kepeduliannya melalui Sekretaris Fraksi PKB, Hj. Yunani.

Bertempat di Desa Prabu Menang, Parisman dan Hj. Yunani didampingi beberapa pengurus dan tokoh masyarakat Merapi Timur memberikan  bantuan sembako sebanyak 500 paket kepada masyarakat yang merasakan dampak merebaknya wabah Covid-19 ini pada Selasa ( 28/4/20).

“Perbuatan baik di masa-masa seperti inilah yang seharusnya dilakukan oleh seluruh kader PKB, terutama anggota DPRD,” ungkap Parisman saat dibincangi pia WAnya pada Rabu (29/04/2020).

Dalam kesempatan tersebut tak ketinggalan Hj. Yunani juga menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara baik. Dan ia mengingatkan kepada masyarakat untuk senantiasa bersabar di tengah cobaan yang sedang dihadapi saat ini. Dan ia juga mengingatkan agar masyarakat berusaha semaksimal mungkin untuk bersama-sama pemerintah memutus rantai penyebaran virus Corona ini.

“Caranya sederhana yaitu; tetap di rumah saja, selalu menggunakan masker, dan sering2 mencuci tangan dengan menggunakan sabun, semoga dengan ikhtiar tersebut, pandemi Corona ini akan segera berakhir,” tutupnya. *HNI*

Hasil Swab Keluar, Pasien Meninggal Dunia Lubuk Linggau Negatif Covid - 19

LAHAT.DS, - Juru bicara ( Jubir ) Gugus Tugas Penangan dan pencegahan Covid - 19 Kabupaten Lahat Taufik M Putra, SKM.MM mengumumkan pasien dalam oengawasan ( PDP ) yang menibggal dunia di Kota Lubuk Linggau dinyatakan Negatif.

" Iya hasilnya negatif, malam senin kemarin hasil swab daei Palembang telah keluar dan hasilnya negatif " Ujarnya Kemedia ini, Selasa ( 28/4/20).

Namun walau pasien tersebut negatif Covid - 19, Protap kesehatan tetap dilakukan dengan melakukan karabtina terhadap orang yang kontak langsung dengan inisial EYS.

" Untuk diketahui EYS adalah warga Kikim Barat Kabupaten Lahat yang bekerja disalah satu Perusahaan Sawit di kecamatan Kikim Barat, dan ia tinggal di mes perusahaan, ia berobat jalan di Kota Lubuk Linggau untuk cuci darah"  Jalas Taufik

Ia juga menghimbau agar masyarakat untuk tidak kontak langsung dengan sesama, viasakan cuci tangan, jangan kebersigan lingkungan dan jaga jarak dengan orang lain.

" Kami harapkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lahat agar selalu menjaga kebersihan, viasakan cuci tangan, gunakan masker dan jaga jarak dengan orang Lain " Himbaunya. *HNI*

RAPAT PARIPURNA MELALUI VIDIO CONFERENCE TENTANG LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNG JAWABAN BUPATI LAHAT TAHUN 2019.

LAHAT- Rapat Paripurna IX Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2020 DPRD Kabupaten Lahat, dalam rangka membahas penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban ( LKPJ ) Bupati Lahat Tahun Anggaran 2019, Senin ( 27/4 ). Pagi.

Pada Rapat Paripurna IX Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2020 tersebut melalui Vidio Conference tentang laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati Lahat Tahun 2019 yang di buka langsung oleh Pimpinan Sidang Bapak Fitrizal Homizi.ST.

Turut hadir pada rapat paripurna tersebut, Bupati Lahat Cik Ujang.SH, Wakil Bupati Lahat H. Haryanto.SE MM MBA, Ketua DPRD Fitrizal Homizi.ST, Dandim 0405 Lahat, Kapolres Lahat, Kajari Lahat, Ketua Pengadilan Negeri, Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II DPRD, Para Anggota Dewan, Sekda Lahat Januarsyah.SH MM, Assisten, Staf Ahli dan Jajaran OPD.

Rapat Paripurna melalui Vidio Conference tentang laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati Lahat Tahun 2019 yang secara langsung di sampikan oleh Bupati Lahat Cik Ujang. SH  menyampaikan, Saudara Pimpinan Sidang dan Anggota DPRD Kabupaten Lahat yang saya hormati, sebagaimana kita ketahui bahwa sejak Februari 2020 Covid-19 yang bermula di Huwan Republik Rakyat Cina, terus menyebar hingga ke Indonesia, untuk itu dalan kesempatan ini kami menghimbau agar kita selaku waspada dan tanggap terhadap gejala supaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona terutama di kabupaten lahat yang kita cintai ini.

Semoga virus corona dapat segera berakhir sehingga keadakan akan normal kembali seperti sediahkala, pada kesempatan ini pula saya pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Lahat mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa 1441 H semoga dalam bulan yang penuh rahmat dan barokah ini, Allah SWT melindungi dan membebaskan kita dari serangan covid-19 ini.

Laporan keterangan pertanggungjawaban kepala daerah tahun 2019 secara fisik telah kami telah kami sampaikan kepada yang terhormat Ketua, Wakil Ketua dan seluruh Anggota DPRD Kabupaten Lahat pada tanggal 2 April 2020 yang lalu, merupakan laporan yang berupa informasi penyelenggaraan pemerintah daerah berdasarkan kondisi nyata selama satu tahun anggaran di mulai dari 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2019 yang memuat kebijakan dan kegiatan kepala daerah berikut perangkat daerah dalam penyelenggaraan pemerintah daerah.

Fhoto/Rilis Kominfo Lahat

DPRD Muba Bahas Penyesuaian Anggaran APBD Tahun 2020

MUBA, DS. - Selasa (28/04/2020), telah dilaksanakan Rapat Dengar Pendapat tentang penyesuaian anggaran APBD Tahun 2020 dalam rangka pencegahan dan penanganan Wabah Virus Covid-19.

Rapat dipimpin oleh Sugondo selaku Ketua DPRD, Jon Kenedi, SIP.,M.Si selaku Wakil Ketua I DPRD, Irwin Zulyani, SH selaku Wakil Ketua II DPRD, Pimpinan Fraksi DPRD dihadiri H. Apriyadi, M.Si selaku Sekretaris Daerah Muba, Kepala Dinas BPKAD Muba, Kepala Dinas Bapedda Muba, Pihak Inspektorat Muba, Kepala Dinas Kesehatan Muba, Pihak Dinas Sosial Muba dan Pihak BPPRD Muba.

Rapat membahas tentang pergeseran anggaran yang terjadi pada setiap OPD dalam pencegahan dan penanganan akibat Wabah Virus Covid-19.

Berdasarkan hasil Video Call antara Bupati beserta jajarannya dengan beberapa Kementerian terkait dengan kondisi akibat Virus Covid-19 dan Kondisi Keuangan pada anggaran. Setiap Kabupaten  diminta agar melakukan strategi kegiatan untuk penanganan pencegahan Virus Covid-19.

Terkait masalah anggaran dalam pencegahan dan penanganan agar melakukan pergeseran anggaran pada setiap OPD.

2 (dua) Sistem Anggaran yang dapat dilakukan untuk penanganan dan pencegahan Pandemi Virus Covid-19 yaitu melalui BTT dan membuat Perkada. Pemerintah Kabupaten Muba memilih dengan sistem Perkada dengan tidak menggeser anggaran antar OPD tapi Menggeser anggaran di dalam OPD.

Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Muba perlu melakukan penyesuaian anggaran karena penerimaan anggaran sudah berubah yang cukup signifikan. Dari dana APBD masing-masing OPD dengan menghitung kembali pendapatan daerah maka Pendapatan Daerah Muba bergeser sekitar 30 sampai 40 %.

Alokasi penggunaan APBD Muba TA 2020 untuk Penanganan dan Pencegahan Pandemi Virus Covid-19 antara lain untuk Penanganan Kesehatan, Penanganan Dampak Ekonomi dan Penyediaan Sosial Safety Net atau Jaringan Pengaman Sosial.

Diharapkan kepada Pemerintah Daerah Muba agar segera melakukan penyesuaian pergeseran anggaran sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku sehingga dapat segera merealisasikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Wabah Virus Covid-19.(hsm) 

Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD TA 2019 dan Dua Raperda Muba TA 2020

MUBA,DS. - Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati Muba Beni Hernedi menghadiri  Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Muba terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Muba TA 2019 dan Dua Raperda Muba TA 2020 oleh Delapan fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada Rapat Paripurna Masa Persidangan II Rapat ke-12 di Ruang Paripurna DPRD Muba, Selasa (28/04/2020).

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Muba Jon Kenedi SIP MSi, Irwin Zulyani SH selaku Wakil Ketua II DPRD, Anggota DPRD dihadiri, Sekretaris Daerah Muba, Asisten Setda Muba dan Perangkat Daerah Muba.

Menurut tanggapan dari Fraksi Golkar dengan Juru Bicara Muhammad Isa menyampaikan bahwa Pelaksanaan APBD Kabupaten Muba sudah sangat baik, dan pihaknya bangga terhadap Pemerintah Muba yang telah menyelesaikan laporan tepat waktu sehingga menerima laporan hasil pemeriksaan (LHP) tercepat se-Indonesia, dan telah mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (OWTP) dari BPK-RI. Semoga ke depan pencapaian dalam penyusunan Laporan keuangan Pemerintah Daerah Muba dapat dipertahankan.

"Kami mengapresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Muba dalam penyerahan laporan keuangan yang tercepat se-Indonesia yang sebelumnya terlebih dahulu telah di audit oleh BPK-RI, keberhasilan ini merupakan kerja keras dari semua pihak antara Eksekutif dan Legislatif, diharapkan ke depan dalam sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar lebih ditingkatkan lagi dan evaluasi terkait aspek APBD Muba yang akan datang,"ujar Fraksi PDI Perjuangan, Sodingun SH 

Sementara itu Fraksi Gerindra dengan Juru Bicara Edi Hariyanto mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah yang telah menjadi Daerah tercepat se-Indonesia yang sudah ke-3 kalinya mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI. Penyusunan Laporan Keuangan harus sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, Aspek Pendapatan harus ditingkatkan lagi, harus menpunyai terobosan agar Pendapatan Asli Daerah dapat ditingkatkan, Penganggaran Pegawai perlu dicermati lagi dan mengevaluasi BUMD agar lebih mandiri. 

"Fraksi Gerindra DPRD sangat mendukung rencana bantuan dari Pemerintah Kabupaten Muba dalam memutus mata rantai Wabah Virus Covid-19 karena akibat dari Virus ini berdampak pada perekonomian masyarakat, diharapkan bantuan ini bukan hanya bantuan langsung tunai tapi juga bantuan sembako lainnya yang dibagikan secara merata kepada masyarakat,"ucapnya.

Kemudian dari Fraksi PAN dengan Juru Bicara Endi Susanto mengapresiasi atas keberhasilan Pemerintah Daerah Muba dalam penyusunan laporan keuangan tercepat se-Indonesia oleh BPK-RI dan Sangat mendukung Pemerintah Daerah Muba untuk belajar di rumah bagi SD, SMP, SMA demi memutuskan mata rantai Wabah Virus Covid-19 tapi perlu diperhatikan bahwa banyak orang Tua Siswa yang tidak mempunyai Kuota Internet maka dari itu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar adanya ketersediaan Kuota Internet bagi Orang Tua siswa yang tidak mampu.

Terpisah, secara keseluruhan Delapan Fraksi DPRD mengapresiasi dan menyambut baik terhadap 2 (dua) Raperda Muba TA 2020, diharapkan dengan adanya Raperda ini dapat menjadi Kota Layak Pemuda, dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahetraan masyarakat, mendukung aktivitas Pemuda yang aktif dan kreatif sehingga bisa mengurangi angka pengangguran. Fraksi DPRD juga menyetujui Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Muba TA 2019 untuk dibahas pada pembahasan selanjutnya Sehingga terwujudnya Visi Misi Muba Maju Berjaya 2022.

Diharapkan Saran, Kritik, pendapat,  himbauan yang disampaikan Fraksi DPRD agar menjadi masukan bagi Bupati Muba dalam rangka menyusun tanggapan dari Fraksi DPRD Muba Pada tanggal 29 April 2020.(hsm) 

Peduli Pandemi Covid 19, Karang Taruna dan PKK Desa Belanti Bagikan Hand Sanitizer Dan Masker Gratis

INDRALAYA,DS. – Sebagai bentuk kepedulian terhadap wabah pandemik Corona atau Covid-19, Keluarga besar Karang Taruna dan PKK Desa Belanti Kecamatan Tanjung Raja Ogan Ilir (OI),membagikan Pembersih Tangan (Hand Sanitizer) dan masker kain secara gratis Kepada warga Desa Belanti dengan cara dor to door,Senin(28/4/2020).

Hand Sanitizer dan masker yang diberikan dengan cara dor to door dari rumah kerumah berjumlah 1500 botol,sedangkan untuk masker berjumlah 200 lembar tersebut diserahkan Langsung oleh Ketua Karang Taruna dan Ketua PKK Desa Belanti.

Menurut Kepala Desa Belanti Irwani Mengatakan, pembagian hand sanitizer dan masker ini merupakan bentuk kepedulian Karang Taruna dan PKK Desa Belanti Kecamatan Tanjung Raja  akan wabah pandemic Covid-19. Upaya ini merupakan salah satu cara upaya penanggulangan pencegahan virus tersebut di wilayah Ogan Ilir, khususnya di Tanjung Raja.

"Kita berharap dan berdo'a dengan dibagikan Hand Sanitizer dan masker gratis kepada warga dengan cara dor to door ini dapat membantu dalam upaya penanggulangan pencegahan Covid-19," katanya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Karang Taruna Desa Belanti Darmawan,ia mengatakan Karang Taruna selalu siap semaksimal mungkin dalam membantu pemerintah desa dalam memerangi wabah covid 19,"kami akan berusaha semaksimal mungkin membantu pemerintah desa terutama kepala desa dalam upaya pencegahan covid 19 ini,"ungkapnya.(drs).

DPRD OI Gelar Paripurna Dalam Rangka Jawaban Bupati Atas Pandangan Fraksi fraksi DPRD Terkait LKPJ Bupati Tahun 2019

INDRALAYA.DS, --- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab. Ogan Ilir kembali menggelar rapat Paripurna dalam rangka penyampaian jawaban dan/atau  penjelasan Bupati Ogan Ilir terhadap pandangan umum fraksi-fraksi  DPRD Kab. Ogan Ilir, bertempat digedung paripurna DPRD KPT Tanjung Senai. Selasa/28/04/2020.
Rapat dipimpin oleh ketua DPRD Soeharto Hs,SH didampingi wakil ketua  Ahmad Syafe’I S.Sos.,M.Si, hadir Bupati Kab. Ogan Ilir H.M. Ilyas Panji Alam yang hanya dihadiri perwakilan fraksi yang selebihnya mengikuti melalui video conference ditempat masing masing , hadir juga Sekretaris DPRD Muksinah,SE.,M.Si dan kabag legislasi Yubhar,S.IP yang didampingi kasubag persidangan Dedi Afrizal,ST.dan bagi pata OPD dapat mengikuti rapat paripurna dilingkungan dinas masing masing.
Selanjutnya Bupati Kab. Ogan Ilir H.M. Ilyas Panji Alam menyampaikan jawaban atau penjelasan atas pandangan fraksi yaitu Fraksi Golkar disampaikan oleh Basri M. Zahri,S.Pd.,M.Si, Fraksi PDI Perjuangan disampaikan Amir Hamzah,SH, Fraksi Nasdem disampaikan Fina Meilani Dewi Sari,S.Kep, Fraksi PPP disampaikan oleh H. Sopian HM.Ali,S.IP, Frkasi PAN Rozuli Muhammad, Fraksi Bergerak disampaikan Rahmadi Djakfar,S.Sos.,MTP dan Fraksi Persatuan Bangsa disampaikan Rosita Dewi. Red

Sinergi Eksekutif dan Legislatif di Muba Hasilkan Banyak Capaian Positif

DRA Sampaikan Penjelasaan Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2019 dan Dua Raperda Tahun 2020

MUBA,DS. - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex meyampaikan Penjelasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Muba Tahun Anggaran 2019 dan 2 (dua) Raperda Kabupaten Muba tahun 2020, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (27/04/2020).

Dalam Rapat Paripurna yang di pimpin oleh Ketua DPRD Muba Sugondo Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex mengucapkan terima kasih atas prestasi dalam tata kelola keuangan dan berharap kedapannya dapat lebih baik lagi serta pelaksanaanya sesuai dengan Undang-undang.

Pada tanggal 13 maret yang lalu berdasarakan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP)BPK RI Pemerintah Kabupaten Muba mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Sehubungan dengan hal tersebut maka pada kesempatan ini saya mengucapkan rasa bangga kepada seluruh Pimpinan Anggota DPRD dan seluruh Jajaran Pemerintahan Musi Banyuasin yang telah bekerja sama dengan baik dalam pelaksanaan APDB TA 2019 sehingga Kabupaten Musi Banyuasin untuk yang ke-3 kalinya dalam menerima laporan hasil pemeriksaan (LHP)  tercepat se-Indonesia yang telah mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).  semoga di tahun 2020 ini dan di tahun berikutnya kita dapat mempertahankannya,” ucap Dodi. 

Penyampaian tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 meliputi laporan realisasi APBD, laporan perubahan saldo anggaran lebih, neraca, laporan operasional, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas dan catatan atas laporan keuangan yang dilampiri dengan laporan keuangan BUMD dan laporan keuangan desa.

“Dari laporan keuangan ini kita dapat mengetahui realisasi pendapatan belanja serta pembinaan yang telah ditetapkan dan dikelola secara tertib, taat pada Peraturan Perundang-undangan, efesien, ekonomis, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan kepatuhan dan manfaat untuk masyarakat,”jelasnya.

Secara garis besar Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex menyampaikan laporan berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI pada APBD Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp. 3,9 Triliun.

Selanjutnya di jelaskan dua Raperda inisiatif Pemkab Muba yaitu, Raperda tentang Pembangunan Kepemudaan. Yang mana pemerintahan daerah mempunyai tugas melaksanakan kebijakan nasional dan menetapkan kebijakan kewenangannya serta mengkoordinasikan pelayanan kepemudaan, maka di perlukan Raperda untuk memberikan kepastian hukum pembangunan kepemudaan di Muba. 

Bertujuan untuk tersedianya dukungan dan prasarana kepemudaan untuk mendukung aktivitas pemuda, terkelolanya kelompok pemuda yang aktif dan kreatif, dan terbentuknya kemandirian pemuda sebagai pelopor kemandirian dalam UMKM dan pembangunan.

Kemudian Raperda tentang Pajak Parkir, kewenangan pemungutan pajak parkir telah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten, sehingga Pemkab Muba perlu untuk mentetapkan Raperda tersebut, mengingat potensinya cukup besar sebagai upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah. 

"Adapun objek pajak parkir adalah penyelenggaran tempat parkir diluar badan jalan. Dengan ditetapkan raperda ini diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah guna memadai pembangunan sarana dan prasarana yang secara langsung dapat dinikmati oleh pembayar pajak dan seluruh masyarakat," tutupnya.(hsm) 

Ketua Komisi II DPRD Muba Hampir Setiap Hari Tuai Kritikan Pelanggan MEP

MUBA,DS. - Sesuai Instruksi Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin pada beberapa waktu lalu, berencana menggratiskan biaya tagihan PDAM dan listrik Muba Elektrik Power (MEP) selama dua bulan bagi warga Muba yang terdampak wabah Covid-19. Hal ini diungkapkannya, Selasa (14/4/2020) usai memimpin Rapat Besar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Muba.

Diterangkannya, pembabasan biaya tersebut Untuk kategori pelanggan terbawah, guna meringankan beban masyarakat terkait adanya wabah COVID-19.

“Selaku Ketua Gugus Tugas, Saya mempersiapkan anggaran dana termasuk dampak ekonominya. Nah Dalam rangka membantu warga kurang mampu yang terdampak Covid 19 ini. Maka warga kurang mampu yang menjadi pelanggan PDAM dan pelanggan Listrik MEP, di Muba diberikan keringanan dengan dibebaskan tagihannya mulai dari bulan Mei 2020 hingga Juni 2020. ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Komisi II selaku Mitra Kerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pada setiap harinya menuai kritik dari pelanggan-pelanggan Muba Elektrik Power (MEP) yang selaku Perusahaan milik Daerah.

Ketua Komisi II DPRD Muba Muhammad Yamin mengungkaplan, Akhir-akhir ini kami hampir setiap hari mendapatkan keluhan pelanggan PT MEP, dengan beragam keluhan, akan tetapi yang sangat menjadi dasar keluhan mereka adalah tentang seringnya pemadaman yang  terjadi dilapangan hampir 70 Persen.

" Terjadi pemadaman pada jaringan pelanggan MEP, terutama yang dialami oleh pelanggan daerah keluang dan Batang Hari Leko, yaitu desa Saud, Bukit Selabu dan desa-desa sekitarnya," ujar Ketua Komisi II DPRD Muba ini, Senin (27/4/2020).

Dijelaskannya, dan hal ini sangat merugikan pelanggan, apalagi ditengah tengah masyarakat sedang melakukan ibadah dibulan Suci Ramadhan ini, tentunya ini kejadian yang sangat disesalkan.

" Dalam menyikapi hal ini, kami Komisi II DPRD kabupaten Musi Banyuasin, akan segera memanggil pihak MEP dan menanyakan hal tersebut, apa sih yang menjadi kendala mendasar sehingga sering kali terjadinya pemadaman, dan kami juga menghimbaubagar pihak MEP betul-betul dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada pelanggannya," tandasnya.(hsm)