NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa Daerah Lahat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa Daerah Lahat. Tampilkan semua postingan

MENANGGAPI KLARIFIKASI FITNAH DARI LURAH LEBUAY BANDUNG NIKO FERLINO, SH. C.P.L. ANGKAT BICARA


LAHAT, Dutasumsel ---- NIKO FERLINO, SH. C.P.L. Menambahkan keyakinan dugaan yang ia sangkakan, dimana dalam berita beredar bantahan Lurah mengatakan Dirinya mengaku tidak pernah merasa merekayasa ataupun memanipulasi data terkait penerbitan SPPH milik Harmadi bin Sehawi, semuanya sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.


Terkait surat kuasa yang dicabut oleh pemilik tanah yaitu Harmadi bin sehawi yang sebelumnya di kuasakan pengurusan nya kepada Pengacara Neko Ferlyno, dalam hal ini saudara Neco diduga tidak mampu untuk memenuih syarat-syarat penerbitan surat tanah tersebut.


Setelah melalui perundingan keluarga dan tak kunjung terbitnya surat tanah Harmadi Bin Sehawi Tersebut, maka pemilik lahan mencabut kuasa tanah tersebut dari pengacara Neco.


“Terkait saya tidak mau bertanda tangan,tanah Harmadi bin sehawi ini kan cukup luas dikawatirkan bahwa di atas tanah tersebut terdapat tanah orang lain, makanya untuk kami ajukan beberapa opsi seperti mengclearing atau menebas keseluruhan tanah tersebut, dan hal ini tak pernah dilakukan sampai surat kuasa dicabut oleh pemilik lahan”kata Lurah Lebuay Bandung. 


Perkataan diatas adalah perkataan bohong yang di lakukan Lurah Leubay bandung, dikarenakan lahan tersebut sudah kami pagari dan kami tebasi, baru kita laporan ke kelurahan perihal pembuatan SPH, kita di kumpulkan dan dikatakan bahwa Pihak Kelurahan tidak akan menghambat pembuatan SPH, kalau memang benar tanah ini punya harmadi, makanya tanggal 11 Februari 2022 kita kumpul mengundang masyarakat yang mempunyai lahan tersebut, dan sudah terjadi kesepakatan di lapangan antara masyarakat yang punya lahan di sekitar lahan pak harmadi, yang kebetulan lahan tersebut sudah di beli dengan orang tuanya.


Pada saat itu di lanjutkan dengan pembuatan surat SPH yang di lakukan oleh pegawai kelurahan bagian Tata Pemerintahan dan kami sudah mengeluarkan biaya bukti transper kami simpan, seiring berjalannya waktu dan ternyarta SPH belum di tandatangani oleh LURAH dengan alasan ada tanah orang di depan yaitu tanah Pak Basir (Pensiunan Pertaninan) dan ada anaknya Win, anaknya di martapura menurut sumber Herman RW, kata Pegawai TAPEM Kelurahan Lahat, dan itu hanya karang karangan yang dibuat, kita coba klarifikasi ke keluarga dan anaknya pak Basir, ternyata apa yang disamapaikan itu tidak benar, bahwa pak basir tidak punya anak yang namanya win, tapi adiknya yang tinggal di tanjung serian.


Setelah mengetahui hal tersebut pihak kelurahan masih tidak mau menandatangani, bahkan kita mau mempertemukan, masih pihak kelurahan tidak mau, jadi aneh saat ini pihak kelurahan menandatangani SPH.

Masih menurut Lurah leubay bandung ; Lebih lanjut dikatakan Lurah”Sehingga baik surat tanah yang akan di hibahkan tersebut maupun surat lain yang di ajukan tersebut tidak saya tanda tangani karena sebagai pemerintah kelurahan, kami bertanggung jawab atas surat yang kami terbitkan”.


Ditambahkannya ”pada tanggal 24 Juli 2022 " Kami atas nama Pemerintah kelurahan melegalisasi dan membuat kan surat pernyataan hak di atas tanah tersebut dengan nomor surat 140/22/spph-lb/VII/2022,karena memang sudah memenuhi syarat prosedur untuk menerbitkannya”.


Lurah lebuay bandung jg membantah dirinya sebagai mafia tanah seperti yang diberitakan tersebut ”terkait penerbitan surat tanah harmadi bin sehawi tersebut dan fitnah tuduhan mafia tanah terhadap saya ,hal itu tidak berdasar,karena surat yang diterbitkan atas nama pemilik lahan sendiri koq bukan nama orang lain,jadi dimana letak mafia nya”terangnya sambil tersenyum. 


Dikeluarkan lahan 6000 M yang di katakan kelurahan bukan punya pak harmadi menjadi tanda tanya kami, karena lahan tersebut menurut pengakuan harmadi ke kami pada saat itu adalah lahan orang tuanya yang di pake oleh PT. PERTANI.

 

Jadi disini jelas kita pertanyakan kinerja lurah, dan saat ini telah membuat surat SPH, padahal kami sudah sanggah untuk pembuatan surat, dan kami juga telah memberitahu bahwa kuasa kami tidak bisa di cabut secara sepihak, sedangkan harmadi mencabut secara sepihak, ada apa dengan LURAH? Karena kami masih bekerja dan terus bekerja.(Doni) 


Editor: Heru 

Friendly Match Persipra All Star Dan Lahat United, Berlangsung Seru


LAHAT, Dutasumsel -- Walikota Prabumulih H Ridho Yahya, MM beserta Rombongan Tim Sepak Bola Persipra All Star Bertanding Sepak Bola dallam rangka Friendly Match antara Persipra All Star Prabumulih dengan Kesebelasan Lahat United Kabupaten Lahat,  Senin (20/9/2022).


Selain bertanding Sepak Bola Walikota Prabumulih sekaligus bersilaturahmi dengan Bupati Kabupaten Lahat Cik Ujang dan Masyarakat Lahat. 


Turut hadir Sekda Kabupaten Lahat Chandra, Dandim 0405 Letkol Infantri Tony Eko Priyono, Ketua KONI Lahat, Kepala OPD Lahat. 


Hasil Pertandingan 5 - 6.

Untuk Kemenangan Lahat United Kabupaten Lahat. 


Setelah pertandingan Walikota Prabumulih dan Tim Persipra All Star dan rombongan di Jamu Makan Malam di Kediaman Rumah Dinas Bupati Lahat Cik Ujang. 


Pertandingan ini diadakan di Lapangan Gelora Serame Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat.  Sumber : Diskominfo Prabumulih

Sidang Kasus Pencurian Sawit Terlihat Saksinya PLIN PlLAN

LAHAT.DS,--- Terkait dugaan pencurian sawit yang dilakukan Rojali Cs pada bulan November 2019 silam di areal Desa Mekar Jaya Eks Transmigrasi yang di Klaim oleh PT SMS miliknya.

Hari ini 3/3 pada persidangan ke tiga dengan agenda  menghadirkan keterangan saksi dari PT SMS yakni Apensi, Aris dan Sriworiyanto. Ada yang agak janggal pada sidang kali ini, pantauan Awak Media di ruang sidang  Chandra dipimpin Hakim ketua Martin SH.

Saksi Afensi terlihat plin plan menjawab pertanyaan hakim sempat ditanya dengan suara keras, dan dari saksi Sriworiyanto mengaku bahwa Lahan yang di panen ke 6 terdakwa milik PT SMS dan bukan milik warga Desa Mekar Jaya,  akhirnya persidangan ditutup dan dilanjutkan dengan tanggal 10 Maret mendatang.

Menanggapi hal ini Niko Poeyank selaku kuasa hukum dari ke 6 terdakwa angkat bicara " sungguh sangat disayangkan ucapan saksi dari saudara Sriworiyanto yang mengatakan Lahan yang dipanen tersebut milik PT SMS. Menurut Niko " Adanya dugaan bahwa lokasi Desa Mekar Jaya di Luar HGU menurut BPN Provinsi dan BPN Lahat berdasarkan hasil rapat pada 21 Februari yang bertempat di Disnaker Sumsel.

Pihak BPN akan suport Infuse ( meletakan kertas diatas kertas). menurut  Dinasker Provinsi tidak mungkin tumpang Tindih pada SKHPL tahun 1998- 401/ SK.III/1998 tanggal 7 Oktober  berisikan pengesahaan dan pengukuhan peningkatan 24 unit pemukiman asal transmigrasi menjadi Desa Definitip dalam Kabupaten daerah tingkat II Muba dan Lahat. Jadi kesimpulannya Lahan seluas 1666 H yang di klim milik PT SMS itu adalah lahan milik warga Desa Mekar Jaya jadi apa yang disampaikan Hakim ketua Martin SH pada sidang ke empat pada 3/3 di ruang sidang Chandra 2 itu tidaklah benar tolong dikaji ulang lagi " ujar Niko.

Lanjut Niko" suatu hal yang tidak mungkin lahan yang diterbitkan pada SK HPL yang sudah dipetakan bersama- sama dengan BPN tumpang tindih dengan HGU nomor satu milik Perusahaan. Bukankah sudah jelas data HGU pada peta ukur HGU nomor satu Wilayah HGU berlokasi di Desa Babat Baru dan Sido Makmur. Dan dalam waktu dekat tim  penyelesaian sengketa lahan Desa Mekar Jaya baik Provinsi Sumsel maupun Kabupaten akan turun melakukan peninjauan dan pengukuran ulang pada tanggal 29 Januari. Ini jelas mengada- ada perusahan tersebut" ungkap Niko.#Nih#

Pencarian Hari Ke Empat, Bocah Hanyut di Sungai Lematang Berhasil ditemukan

LAHAT.DS, - Setelah memasuki hari ke 4 pencarian Bocah Hanyut di sungai lematang pada tanggal 8 Februari 2020  atas nama Iqbal ( 11 ) warga Kelurahan Pasar Lama Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Jam 9 didesa arahan, tim gabungan pencarian jenazah Iqbal berhasil ditemukan pada hari ini sekira pukul 09.00 WIB didesa Arahan Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat.
Jumhairah yang merupakan Ibu dari Iqbal tampak lemas dan menangis ketika Jenazah anaknya tiba di rumah duka depan taman Kota Lahat. Dikatakan olehnya bahwa ia telah mengiklaskan kepergian Iqbal dalam menghadap sang pencipta.

Ia juga mengatakan ucapan terima kasih banyak atas pertolongan dari semua pihak yang telah berjibaku dalam pencarian anaknya yang hanyut pada hari Sabtu Kemarin.

Sementara itu, tampak dirumah duka Kepala BPBD Lahat, Basarnas, ACT dan tim pencarian lainnya. *HNI

Di Guyur Hujan Semalaman Kecamatan Gumay Talang Kebanjiran

LAHAT.DS,--- Akibat hujan turun berkepanjangan sejak semalaman mengakibatkan  meluapnya Ayik Kikim di Kecamatan Gumay Talang, pagi Jumat 7/2 mengakibatkan tiga Desa Tanjung Dalam, Ngalam Baru dan Mandi Angin banjir setinggi lutut orang Dewasa hingga menggenangi jalan didua Desa tersebut.

Melihat kondisi tersebut Sutra Imansyah SE, selaku wakil rakyat yang duduk di DPRD dapil 5 langsung meninjau lokasi banjir tersebut. Menurut Sutra ' Alhamdulilah saat ini air sudah surut , sejauh ini tidak ada korban jiwa dan keadaan sudah normal" tutur Sutra.

Beliau merasa tepanggil untuk menghetahui kondisi daerahnya, apalagi sempat terjadi bencana Banjir Bandang pada beberapa waktu lalu.

Sementara itu Kades Mandi Angin Jhon mengiyakan bahwa kondisi saat ini sudah kondusif, namun menurut Kades bukan berarti kita lengah dan tetap waspada. Di khawatirkan sewaktu- waktu air naik bisa merendam dan menghanyutkan rumah seperti beberapa waktu lalu" tandas Kades.

Laporan : NIH
Redaksi.www.dutasumsel.com

198 Murid SDN 2 Kimtim Nyaris Tenggelam Akibat Banjir Bandang.

LAHAT.DS,----  Banjir Bandang  terjadi pada 9 Januari lalu mengisahkan cerita membuat bulu kuduk berdiri, dan nyaris menenggelamkan murid SDN 2 Kikim Timur, coba bayangkan bila anak seusia 6- 13 tahun berada di dalam air dengan ketinggian mencapai 2 meter lebih.

Seperti diceritakan  Ely Heryani  SPd selaku Kepala Sekolah SDN 2 ketika disambangi Awak Media Pasca Banjir 13/1 menurut beliau " Waktu kejadian pada hari Kamis 9 Januari  air merembes dan masuk dalam kelas,  anak- anak masih belajar dalam dan sebentar lagi mau jam istirahat sekira pukul 9 pagi air langsung naik setinggi lutut. Kontan saja kami menguarkan anak- anak dengan cepat dalam hitungan sepuluh menit air naik dan merobohkan tembok belakang wahasil seluruh anak bisa terselamatkan, kalau tidak cepat aku tak tau bagaimana nasib anak- anak " kenang Kepsek.

Masi cerita Kepsek "Banyak-  barang tidak bisa diselamatkan, air datang tiba- tiba kami melihat bangku, rak sepatu hanyut, tembok jebol. Buku  perpustakaan rusak sekitar 50 %, berjumlah 1000 buku,  printer, beberapa jam, Buku Administrasi Induk rusak ada yang tidak  yang bisa diselamatkan hanya 3 unit dan satu printer rusak berat dan Absensi anak hancur semua. Banjir kali ini merupakan paling parah, pernah tahun 1977 banjir terjadi tapi tidak separah ini

Hari ini kami mulai belajar tapi belum maksimal walau keadaan masih belum maksimal, hari ini rencananya kami akan melaporkan ke Diknas pendidikan untuk secepatnya direalisasi. Harapan kami kepada dinas terkait untuk segera merealisasi bantuaannya kepada kami seperti pengeras suara dan kursi sebanyak.15 buah." Harap Kepsek.

Laporan: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.cov

Air di Muara Ulu Sungai Meluap,Banjir Bandang Kembali Melanda Kabupaten Lahat Dandim dan Kabag OPS Evakuasi Korban Banjir Bandang

LAHAT.DS,  – Beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Lahat, terendam banjir bandang akibat Muara di Ulu Sungai Meluap dan tingginya curah hujan yang menerjang sejak pukul 00.30 WIB – 10.00 WIB pagi ini, menyebabkan ratusan rumah warga direndam banjir.

Terparah banjir menerjang didesa Gunung Kembang Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, sedikitnya ada 200 unit rumah warga terendam, 12 unit rumah warga hanyut, 10 ekor kambing, 100 ekor ayam dibawa arus sungai Kikim meluap.

Begitu juga di Kecamatan Gumay Talang Kabupaten Lahat ratusan rumah warga juga terendam banjir dan ada dua rumah serta satu unit mobil Carry Fitura milik warga Gumay juga hanyut dibawa arus. Sedangkan untuk di Desa Lubuk Sepang Kecamatan Pulau Pinang mengakibatkan 450 unit rumah terendam banjir.

“Alhamdulillah, banjir bandang yang menerjang dibeberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Lahat hanya merendam dan menghanyutkan rumah saja, tidak sampai menelan korban jiwa,” ungkap Dandim 0405 Lahat Letkol Kav Sungudi SH MSi, didamping Kabag OPS Polres Lahat, Kasat Lantas Polres Lahat AKP Rio Artha Luwih SIK MSi,  (10/01/2020).

Banjir juga menerjang, kata Dandim 0405 Lahat, dikelurahan Dempo Reokan Kecamatan Pagar Alam Utara dan mengakibatkan sedikitnya 25 unit rumah warga terendam banjir.

“Beruntung dalam peristiwa tersebut, tidak sampai menelan korban jiwa. Namun, bisa dipastikan warga yang ada mengalami kerugian materil,” tambahnya.

Lalu menyusul, dijelaskan Sungudi, untuk di Kecamatan Merapi, terutama ditempat wisata di Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat Lahat, dilokasi yang ada juga mengalami banjir terutama tempat anak anak bermain mengalami kerusakan.

Menurut Sungudi, berbagai upaya yang diambil dilapangan Kodim 0405 Lahat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat, Kabag Ops Polres Lahat, Kasat Lantas Polres Lahat, jajaran Polsek se-Kecamatan Kikim Area, serta masyarakat yang ada turut membantu.

“Kita turun kelapangan, guna membantu evakuasi warga yang terjebak banjir. Selanjutnya, mengatur lalu lintas, melakukan koordinasi meminjam alat berat untuk membuka jalan longsor, menyalurkan bantuan beras dan indomie,” pungkas Sungudi.

Penjagaan untuk posko I Desa Gunung Kembang dibawa penanggung jawab kepala dusun (Kadus) 1, Saudri dan Pikri, sedangkan, kepala dusun (Kadus) 2, Jaya jabatan didesa kaur keuangan, sungai empayang yang melintas Desa Gunung Kerto dilokasi luapan sungai.

“Kini jalan lintas timur (Jalinsum) air sungai meluap mulai berangsur surut, aktivitas kendaraan baik roda dua maupun empat sudah mulai melintas untuk melanjutkan perjalanan,” cetusnya.

Laporan:Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Bocah 9 Tahun Terseret Arus Siring Hesam

LAHAT.DS,-- Akibat derasnya arus air Hesam menewaskan seorang bocah lelaki bernama  Rezky  9 tahun bin Yopi warga  Desa Pagar Alam  Kecamatan Pagar gunung.

Kejadian bermula korban bersama kawan sepermainanya mandi di siring Hesam di Desa Pagar Alam sekitar pukul 10 pagi, akibat derasnya arus sehingga mengakibatkan rezky terbawa arus. Selang dua jam Korban  ditemuka  wargadalam keadaan tidak bernyawa lagi pada pukul 12:00 wib

Informasi yang dihimpun Awak Media dilapangan bahwa Korban di Kebumikan di Desa Pagar Alam.Kecamatan Pagar Gunung pada pukul 15:00 wib. Tampak terlihat Camat Pagar Gunung Iskandar Jumaldi SE menyambangi rumah duka dan mendoakan Almarhum dan mengucapkan bela sungkawa kepada keluarganya. Camat juga berpesan kepada warga untuk memantau gerak gerik anak- anaknya untuk tidak mandi di siring bila air lagi pasang seperti saat ini " tandas Camat (

Laporan:Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Bumi Seganti Setungguan Tradisi Pantauan Masih Di Lestarikan

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Pantauan berasal dari kata dasar Pantau  berakhiaran - an, pantau berarti memanggil pengantin atau istilah Lahat Bunting ( sepasang pengantin) selain pengantin di iringin gadis ngantat atau Pagar Ayu dan Bujang ngantat. Mengelilingi rumah kerumah untuk makan bersama.
Seperti terlihat di Kelurahan Kota Jaya Kecamatan Lahat, iringan rombongan pengantin bernama Ayu dan Sawal lagi pantauan  setiap rumah  di RT 04 RW 02. (28/9)

Mala (56th) salah seorang peserta pantauan pengantin mengaku, bahwa kegiatan pantauan ini merupakan tradisi turun temurun memanggil Pengantin atau Bunting" ini merupakan wujud syukur kami  terhadap sanak saudara yang melangsungkan pernikahan, apalagi Sawal ini masih terhitung keluarga dekat"  menurut  Ibu Mala selain pengantin yang kami pantau juga manggil Sima. Sima adalah sebutan Rombongan Besan.

Kemajuan zaman boleh Milenial tapi tradisi dan adat istiadat harus dilestarikan, semoga adat Pantauan ini tetap menurun pada anak cucu kita nanti.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

PT.BUMA Bersih dan Tidak Ada masalah izin maupun Pencemaran Aliran Sungai Lematang.

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Terkait adanya laporan LSM yang disampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lahat terkait adanya dugaan  PT .Buma lalai dan melakukan pencemaran Sungai Lematang hingga megakibatkan aliran sungai Lemarang menjadi Keruh.
Hari ini 11/9  Tim DLH kabupaten Lahat yang dipimpin Misri ST Kepala Dinas DLH melalui  Edi Suroso Kabid Penataan dan PT.LH dan rombongan melakukan kroscek lapangan ke PT.Buma salah satu Perusahaaan Tambang Galian C yang berlokasi di Desa Lekung Daun Kecamatan Pagar Gunung Kabupaten Lahat

Dalam peyampaian Edi Suroso megatakan kedepan DLH akan secara rutin memeriksa terutama masalah penataan Lingkungan dan Limbah B3 akibat adanya aktivitas pengalian yang dilakukan oleh pihak perusahaan

Disamping itu Edi Suroso juga menambahkan untuk penataan aliran Sungai agar tetap jernih, sebaiknya tetap megupayakan dan menjaga lingkungan terutama tata letak maupun pola aliran sungai, jadi saat akan melakukan pengalian penambangan agar tidak merusak aliran air juga lingkungan sebaiknya pihak perusahaan membuat cela  dan tidak terlalu tertutup agar aliran air tidak menjadi keruh dan tetap terjaga ke jernihanya.

Ketika diwawancarai awak media Davit Saputra Manajer PT.Buma Menangapi Positif dan akan melaksanakan saran maupun masukan yang disampaikan Dinas DLH ini semua demi terjaganya penataan lingkungan dilokasi Pertambangan galian C.

Davit melanjutkan ini yang ketiga kali PT.Buma dikroscek dimana sebelumnya Dinas Pertambangan , Dinas Perizinan dan DLH  PT.Buma dikunjungi alhamdulilah perusahaan ini Bersih dan tidak ada masalah perizinan kita sudah lengkap semua, soalnya sudah Empat tahun berdiri dan berlokasi di Desa Lekung Daun Kecamatan Pagar Gunung Kabupaten Lahat dengan izin Luas Lahan dalam IUP 19,78 Ha

Dalam melakukan Aktivitas kegiatan penambangan galian C PT.Buma cukup baik dan kita juga akan melakukan Moq guna melaksanakan penanaman pohon agar dilokasi sekitar Tambang menjadi hijau .pungkasnya.

Pewarta : Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Proyek Pegadaan Menu Puasa RSUD Lahat Akibatkan Para Pegawai Cleaning Servise RSUD Keracunan Massal

Dutasumsel.com.Lahat --- Proyek Pengadaan Menu Puasa untuk para Pegawai Rumah sakit Umum selama bulan Puasa yang dilakukan Rumah sakit Umum Daerah bekerjasama dengan pihak Ketiga

Teryata diduga mengandung racun dan mengakibatkan para pegawai RSUD terutama pegawai Cleaning servise di RSUD megalami Diare ,pusing, mual dan akhirnya muntah muntah


Dengan adanya permasalahan ini awak media mengkonfirmasi langsung ke Direktur RSUD Dr.Laila Cholik  via Wa untuk menanyakan kebenaran  info A1 ini .

Dimana kemarin tgl 10/5 saat pihak rumah sakit umum membagikan makanan berupa Taji dan kolak ke para pegawai rumah sakit hingga mengakibatkan para pegawai hari ini tgl 11/ 5  mengalami keracunan makanan.dengan kondisi Diare, mual , pusing dan muntah muntah

 Dr.Laila RSU mengatakan ( 11/5) Takjil buka puasa dibagikan tiap hari selama bulan ramadhan.bukan hanya kemaren saja.Dan kini sedang dilakukan investigasi apa penyebab terjadinya muntaber dikalangan petugas jaga sore rsud Lahat.Kita masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,makanan/ minuman mana yang menyebabkan petugas muntaber.karena bukan hanya satu macam makanan saja yang dikonsumsi.Yang terpenting saat ini adalah menangani korban agar bisa diatasi dengan baik

Ketika dicecar pertanyaan selanjutnya kenapa proyek makanan ini dikerjakan oleh pihak ketiga yaitu ibu titi baim mantan kabag keuangan RSUD.infonya ibu ikut kerjasama di proyek ini  izin penjelasan

Dr Laila Cholik menjawab ada dua rekanan yang megerjakan menu puasa kita, siapapun bisa megerjakan asal sesuai aturan yang berlaku dan ini sudah berlangsung bertahun tahun alhamdulilah tidak pernah ada masalah, saat ini Allah baru memberikan ujian dan cobaan untuk itu kita follow up cepat pungkasnya

Lebih lanjut ditanya awak media berapa pagu anggaran dan berapa jumlah pegawai yang keracunan juga kenapa yang megerjakan pegadaan menu puasa ini ibu titi Baim mantan kabag keuangan di RSUD yang indikasinya Direktur RSUD Dr Laila cholik ikut terlibat di proyek ini
Dr.Laila Cholik tidak ada jawaban lagi.

Lilis Salah satu pegawai Cleaning servise korban keracunan megatakan mulainya kami terkena musibah ini setelah kami sesama pegawai memakan makanan juga minuman yang diberikan oleh pihak rumah sakit untuk berbuka puasa bersama di RSUD malamnya kami mulai terkena gejala perut mules, pusing, mual hingga muntah muntah dan kami dilarikan ke rumah sakit umum , hingga malam ini korban keracunan terus bertambah katanya.

Pewarta : Idham
Redaksi,11.05.2019,dutasumsel.com

WABUP DAN FORKOMPINDA HADIRI PEMBUKAAN PENDIDIKAN TNI AD

LAHAT, DS,- Wakil Bupati Lahat H. Haryanto SE MM MBA, dan Forkompinda Lahat, hari ini Senin (22/4), hadiri upacara Pembukaan pendidikan pembentukan Bintara TNI AD, dan pendidikan pertama Tamtama TNI AD gelombang l tahun anggaran 2019, bertempat di lapangan Dodik, Kelurahan Pagar Agung, upacara yang di Inspekturi Kasdam Brigjen TNI AD Syaprial.
Kasdam Brigjen TNI AD Syaprial, dalam amanatnya mengatakan, pelaksanaan pendidikan pembentukan Bintara TNI AD dan pendidikan pertama Tamtama TNI AD gelombang l, merupakan proses awal pembentukan bagi prajurit siswa yang telah terpilih dan dinyatakan lulus seleksi baik secara administrasi, jasmani, kesehatan, akademik maupun dari segi kejiwaan.

" Terpilihnya kalian sebagai calon prajurit TNI AD, merusak suatu kehormatan,tidak semua peserta seleksi yang melaksanakan seleksi mendapatkan kesempatan yang sama. Hendaknya ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kalian dan keluarga",ujar Kasdam.

Selain itu, masih dalam amanatnya, tujuan dilakukannya pendidikan tersebut adalah, untuk membentuk prajurit siswa menjadi Tamtama TNI AD yang memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan golongan tamtama serta memiliki jasmani yang samapta. Sehingga pada saat selesai pendidikan, prajurit tamtama dapat memiliki integritas kepribadian sebagai Tamtama TNI AD yang profesional dan dapat memberikan pengabdian terbaik bagi negara dan bangsa.

"Kalian juga dituntut untuk mampu melakukan perubahan dalam cara berpikir, bersikap dan bertingkah laku yang semula dari masyarakat biasa menjadi seorang prajurit TNI AD, untuk itu, laksanakan pendidikan ini dengan sungguh sungguh", tegasnya.

Diakhir amanatnya, ia berpesan kepada seluruh peserta pendidikan untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memanfaatkan waktu sebaik baiknya untuk belajar dan berlatih guna mendapatkan ilmu dasar sebagai Tamtama dan bimbingan para pelatih.

"Ikuti pendidikan ini dengan penuh kesadaran, ketekunan dan kesungguhan serta disiplin yang tinggi, hingga akhirnya kalian dapat menyelesaikan pendidikan ini dengan baik", kesannya.

Pewarta : Novita
Redaksi,22/04/19, dutasumsel.com

TPS 08 Dan TPS 5 Kelurahan Kota Negara TPS terunik

LAHAT, DS,-- Ada- ada saja yang dilakukan KPPS  di Kelurahan Kota Negara untuk menarik minat pemilih kepada warganya untuk tidak Golput hal ini dikatakan Rohim SE MM Lurah Kota Negara disela kegiatan pencoblosan pada Rabu 17 April 2019 kepada awak media.

Hal serupa juga dilakukan TPS 5 di Jln Aswari Lembak Kelurahan Kota Negara, menurut beliau mereka para panitia pemungutan suara menggunakan seragam SD, SMP,  SMA hingga seragam sarjana.

Karena pemilihan kali ini tidak disediakan pakaian seragam baik Limas maupun seragam KPPS. Alhamdulilah pesta demokrasi serentak pada Rabu 17 April 2019 kali ini suasana kondusif aman dan terkendali.

Dimulai dari awal pencoblosan maupun akhir tidak ada kendala, yang golput pun tidak seberapa, ini berarti kesadaran warga Kelurahan Kota Negara tinggi " pungkas Rohim senang

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi, 17/04/19, dutasumsel.com

Kebakaran Hebat Melanda Areal Kantor Pemkab Lahat.

LAHAT, DS,--  Akibat keteledoran seorang ibu rumah tangga yang kerjanya merumpi tanpa melihat situasi dan tanggung jawabnya seorang ibu, pagi ini Senin 8/4 sekira pukul 08:00 wib di Halaman Pemkab Lahat. Berdasarkan laporan warga menelpon Damkar Kebakaran Kabupaten Lahat, tidak berselang lama dalam dua mobil tanki pemadam berkat kesigapan petugas akhirnya api tidak menjalar kemana-mana. Dan kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran sedikit.
Kebakaran hebat melanda Areal Pemkab Lahat ini merupakan Simulasi yang diperagakan Satpol PP dan Damkar Pemkab Lahat dalam rangka memperingati HUT Damkar ke 100 tahun, Satpol Pp ke 69 dan Linmas ke 57 tahun.

Simulasi ini digelar usai melaksanakan upacara dan Apel bersama serta pemotongan tumpeng. Hadir pada momen tersebut dihadiri Wabup Lahat H. Haryanto SE MSi, Forkominda, ASN.
Peningkatkan Trantibum limas melalui optimalisasi peran pemadam kebakaran Satpol PP perlindungan masyarakat
Pidato Bupati pada Apel serta perayaan Hut Damkar, Pol Pp dan Linmas mengatakan " Agenda nasional menjadi tonggak penting mensukseskan Pileg dan Pilres, diharapkan kepada ASN
nantinya diharapkan melawan berita Hoax,

Pol PP dan Damkar diharapkan kesiagaan untuk mengamankan pemilu ASN harus netral lawan politik uang dan harus netralitas,  harus sesuai dg peraturan. Pelayanan dan tugas melayani masyarakat diharapkan mandiri berstandar nasional menjadi Indikator. saya instruksikan kepada Pol pp dan damkar, melakukan sub ukuran kebakaran ketertiban umum tanpa adanya campur tangan dinas lainnya. " tegas Wabup.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi,08/04/19,dutasumsel.com

Mentri Perhubungan RI Kunjungi Bumi Seganti Setungguan

LAHAT, DS,--  Pada lawatan  dinasnya kali ini Budi Karya Sukmadi  Menteri Perhubungan Republik Indonesia berkunjung ke Bumi Seganti Setungguan pada Sabtu (6/4 )

Sebelumnya dijadwalkan kedatangan Gubernur Sumsel H.Herman Deru serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pendidikan Puan Maharani  turut menghadiri moment tersebut dikarenakan sesuatu hal akhirnya batal ke Bumi Seganti Setungguan.
Kedatangannya disambut dengan tarian khas daerah, serta pengalungan bunga sebagai pertanda tamu agung berkunjung.

Cik Ujang SH selaku Bupati Lahat pada penyampaian pidatonya mengatakan  " Kabupaten Lahat adalah salah satu daerah yang bertumpu pada  sektor Pertambangan adalah faktor utama PAD Lahat dan didukung oleh pertanian,  mempunyai Megalit dan didukung  2 PLTU  daya tinggi, perkembangan Pembangunan Infrastruktur

Untuk mempercepat Transportasi perlu pembangunan Tol Indralaya- Muara Enim Musirawas, kami bangga dengan kedatangan Menteri Perhubungan datang kelahat terlebih lagi bahwa petinggi Negara ada berasal dari Sumsel terlebih dari Lahat seperti Ibu Puan Maharani, Joan, Budi dan masih banyak lagi. Diharapkan bapak Menteri dapat merealisasikan pembangunan yang ada di Sumsel terutama pembangunan jalan Tol.

Sementara itu Mentri Perhubungan Budi Karya Sukmadi merespon  positif pembangunan Tol Indralaya- Muara Enim- Lahat- Linggau- Bengkulu
Budi Karya akan bangun bandara di Lahat Budi Karya Sukmadi kunjungannya ke Lahat memastikan akan memprogramkan  pembangunan bandara di Lahat.

Pewarta: Novita/Idham
Redaksi,06/04/19, dutasumsel.com