NEWS

Slider

Pemkab Muba Terima DIPA Dan TKDD Tahun 2021 Serta Penghargaan Good Government Dari Kemenkeu

Fokus Dodi-Beni Selaras dengan Arah Kebijakan Presiden Jokowi


PALEMBANG,DS.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) secara resmi menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2021 serta yang diserahkan secara langsung Gubernur Sumsel Herman Deru kepada Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP, Senin (30/11/2020) di Griya Agung. 

"Hari ini kita terima DIPA Tahun Anggaran 2021 untuk instansi vertikal di Kabupaten Musi Banyuasin dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2021 serta  sekaligus menerima penghargaan Penghargaan Desa Prospektif Good Government dalam Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2020 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kanwil Sumsel untuk Desa Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin" ungkap Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP.

Beni merinci, adapun alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Kabupaten Muba Tahun Anggaran 2021 yakni diantaranya Dana Bagi Hasil Rp.1.078.816.118, Dana Alokasi Umum (DAU) Rp.385.089.459.

Kemudian, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Rp.135.637.614, DAK Non Fisik Rp.172.676.301, Dana Insentif Daerah (DID) Rp.53.704.586, Dana Desa Rp.233.515.285. "Untuk jumlah keseluruhan yakni Rp.2.059.439.363," terangnya. 

Lanjut Beni, fokus Pemkab Muba dalam alokasi DIPA dan TKDD yakni diantaranya penanganan kesehatan khusus COVID-19, Perlindungan sosial terutama bagi kelompok yang kurang mampu dan rentan.

"Lalu, pemulihan ekonomi nasional, terutama dukungan terhadap UMKM dan dunia usaha, dan reformasi struktural bidang kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial," bebernya. 

Beni Hernedi menambahkan, menurutnya empat prioritas dan konsen utama tersebut sangat selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Pusat dan Presiden RI Joko Widodo. 

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menyebutkan, setelah penyerahan DIPA tersebut Pemkab/Pemkot di Sumatra Selatan diharapkan langsung bekerja maksimal menjalankan roda pemerintahan.

"Selamat bekerja dan tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Juga selamat untuk Kabupaten Musi Banyuasin yang mendapatkan Penghargaan Desa Prospektif Good Government dalam Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2020 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kanwil Sumsel ," tandasnya.(hsril) 

Yeyen Desa Lunas Jaya Nahkodai Juara Festival Karoke HEROKE PALI RADIO Tingkat Kabupaten


PALI, DS - Setelah melewati masa seleksi selama satu bulan lebih pihak PALI Radio telah menetapkan 10 orang pemenang dan penilaian tersebut langsung dari dewan juri Provinsi Sumatera Selatan. 


Tepat pada Minggu Malam 29 November 2020 Penutupan Lomba Karoke Heroke sekaligus pemberian hadiah kepada 10 para juara, acara berlangsung dihalaman PALI Radio, Dijalan Golf Permai, kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. 


Efran Direktur PALI Radio 93.8 FM Payo Besuaro Dalam Sambutan mengatakan, terima kasih atas kehadiran Team HERO Yang mewakili Ir H Heri Amalindo MM dalam rangka penutupan kegiatan lomba karoke heroke tersebut. 



Efran mengucapkan selamat atas Yeyen dari Desa Lunas Jaya Kecamatan Tanah Abang yang telah menahkodai juara Festival Karoke HEROKE PALI RADIO Tingkat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir provinsi Sumatera Selatan Tahun 2020,"ungkapnya.


Saya berharap agar kiranya para pemenang dapat menciptakan lagu ciptaan mereka sendiri, dan juga kami dari manajemen PALI radio Insyaallah akan menaikan retingnya agar dapat masuk ke Dapur rekaman.



Efran juga memberikan semangat dan support kepada peserta yang belum menang 

dalam perlombaan agar tetap meningkatkan

Berlatih dalam bernyanyi.


"Semangat Mamang dan bibik walaupun belum dapat juara mungkin kedepan jika ada perlombaan lagi bisa menang dan mendapatkan juara dan terima kasih atas kesetian nya dalam mengikuti perlombaan karoke ditempat kami ini"ujar efran. 


Untuk diketahui sepuluh peserta yang memenangkan lomba yaitu. 

1.Yeyen Indah Sari dari desa lunas jaya

2.Joko dari desa perambatan

3.Devi wulansari dari desa talang bulang

4.Rizaldi zian dari golf permai pendopo. 

5.Randi saputra dari talang ubi pendopo

6.Zulham efendi dari talang pipa

7.Puput Candra utami dari handayani mulya

8.Rudianto dari desa sungai baung

9.Anggraini dari pasar pendopo

10.Denny  dari bhayangkara pendopo.



Ridho adalah salah satu pengamat Seni di Kabupaten PALI berharap dengan di adakan ya kompetensi seperti ini akan membangunkan niat para Seniman khususnya Seniman tarik suara untuk lebih semangat lagi dalam berkarya,"ungkapnya.


Saya sangat berharap kedepannya para pelaku seni di rangkul oleh pemerintah dan mendapatkan pelatihan khusus agar mereka dapat mengembangkan bakat dan kreasinya,"tutupnya.

Belanja Sambil Beramal di Toko " Rajorezki" Samping Lek Min Lahat


LAHAT, DS - Belanja sambil beramal, baju dapat amal pun dapat " ujar Pelda Nur Irfani yang sehari- hari berdinas di Kodim 0405 Lahat  kepada Awak Media 29/11 menurut Irpani " Saya merasa terpanggil utk berbagi kepada orang lain yang mungkin membutuhkan uluran tangan dari orang lain apalagi  saat ini msh dilanda Wabah Pandemi Virus Corona yg berdampak kepada ekonomi masyarakat.



Untuk itu Pelda Nur Irfani mengajak kepada handai taulan untuk belanja pakaian dengan harga sangat terjangkau, hasil dari penjualan kita sisihkan untuk kaum dhuafa, program ini sudah di mulai pada akhir Oktober lalu. Hasil penjualan pada setiap tanggal terakhir setiap  bulan hasil penjualan akan  kami sumbangkan ke kaum dhuafa dalam bentuk  Sembako " ujar Pelda Nur Irfani.



Insya Allah besok 30-11-2020 program rutin toko "Rajorezeki"  beralamat dijalan Kolonel H. Burlian samping Bakso Lek Min Lahat, akan menyumbangkan hasil penjualan toko besok untuk berbagi ke kaum dhuafa dalam bentuk sembako 

AYO BELANJA SAMBIL BERAMAL semakin banyak yg belanja besok maka akan semakin banyak.pula orang yang bisa kita bantu, belanja besok secara tidak langsung anda sudah berbagi ke orang lain "SEDIKIT BAGI KITA MUNGKIN SANGAT BERARTI BAGI ORANG LAIN" ungkap Pelda Nur Irfani ( Kerbay Mulak)

Richard Sudah Kunjungi 200 Desa Di Muba Dalam Program Stunting


MUBA,DS.COM - Richard sudah mengunjungi 200 desa di kabupaten Musi Banyuasin tepatnya pada hari Kamis ( 26/11/20 ), desa yang ke 200 di kunjungi kepala dinas Pemerdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) didesa Tanjung Agung Barat ( TAB) kecamatan Lais.


Kunjungan Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Muba H Richard Cahyadi AP MSi ke Desa - desa untuk melaksanakan Pelatihan Integrasi PAUD dan Posyandu untuk Optimalisasi Tumbuh kembang Anak Guna Pencegahan Stunting Dana Desa APBN TA  2020.


Dalam pelaksanaan Pencegahan Stunting desa yang ke 200 di kunjungi Richard yaitu desa Tanjung Agung Barat dan. pelaksanaan Stunting di SMP N 4 Lais Kecamatan Lais .

Dalam kegiatan Stunting setiap desanya di ikuti 25 kader-kader desa yang mayoritas para ibu-ibu dari kader PKK, Kader KPM, kader Pos Yandu, Guru Paud, Bidan desa dan Ibu balita.

Setiap pelaksanaan Stunting di desa-desa yang di kunjungi Richard, para ibu- ibu  sangat antarius dan terkesan banyak yang terkejut bahwa yang dihadapan para ibu- ibu itu adalah pernah menjadi pejabat bupati dan walikota.

Sala-satu kader dari Desa Tanjung Agung Selatan bernama Nurma yang pada saat itu mengikuti Stunting ,  mengatakan kami sangat senang sekali dapat nara sumber pak Richard, sebelum dia menyampaikan makala Stunting, beliau menyampaikan salam dari Pak Alex Nourden, dan salam dari Pak Dodi Reza Alex Bupati Muba, serta menyampaikan sosok seorang pemimpin yang menjadi panutan di Muba ini," jelasnya.

Dalam penyampaiannya makala tentang Stunting yang di sampaikan para nara sumber dari dinas PMD, PJOK Kecamatan dan Nara Sumber lainnya kami cepat mengerti dan memahaminya , terutama yang jadi nara sumbernya Pak Richard semua ibu ibu yang mengikuti sangat senang sekali ," jelasnya

Menurut Richard, Pemkab Muba Melalui Dinas PMD Muba mengatakan kegiatan stunting ini untuk menekan agar angka Stunding di Bumi Serasan Sekate ini dapat diturunkan, syaratnya didalam anggaran Dana Desa harus ada program Stunting.


Lanjut Richard, materi Stunting yang perlu disampaikan meliputi, materi kesehatan serta materi pola hidup sehat serta pola hidup bersih dan sebagainya.

Pemerintah Desa memiliki sumber Dana ada tiga ada yang bersumber dari APBN yaitu dari pusat yang diberi nama Dana Desa dan ada yang bersumber dari kabupaten yaitu ADDK serta dana bersumber dari pendapatan yang lainnya dan semuanya itu sah menurut undang-undang yang akurat yaitu Dana yang diterima oleh pusat dan yang kita bahas hari adalah sumber Dana yang bersumber dari pusat yaitu Dana Desa.

Kalau bicara Stunting kata Richard dihadapan ibu-ibu sekalian dari Dinas Kesehatan tapi kenapa harus PMD karena berkaitan dari dana desa.(hs)

Pemkab Muba Sediakan Informasi Geospasial dengan Handal


Pemkab Muba Raih Penghargaan Bhumandala Rajata


JAKARTA,DS.COM  - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali menorehkan prestasi di level nasional, kali ini Pemkab Muba yang dinahkodai Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP berhasil meraih Penghargaan Bhumandala Rajata (medali perak) dari Badan Informasi Geospasial. 

"Kabupaten Muba telah berhasil mengembangkan Simpul Jaringan dengan baik, terarah dan terencana. Keterlibatan OPD sudah terlihat dengan baik," ungkap Plt Kepala Badan Informasi Geospasial, Muhtadi Ganda Sutrisna saat menyerahkan penghargaan Bhumandala Rajata (medali perak) kepada Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi, Jumat (27/11/2020) malam di Hotel Borobudur. 

Dikatakan, perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan
Pemkab Muba sudah memadai. Geoportal sudah dibangun dengan baik, demikian juga beberapa aplikasi yang memanfaatkan data dari simpul jaringan Musi Banyuasin. 

"Lalu, penerapan standar dalam
penyelenggaraan Jaringan Informasi Gesopasial di Kabupaten Musi Banyuasin perlu dimulai
dengan segera, misalnya tentang KUGI dan metadata SNI," terangnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi mengucapkan terima kasih atas kepercayaan BIG memberikan penghargaan Penghargaan Bhumandala Rajata (medali perak) 

“Ini merupakan bentuk apresiasi bagi kami karena telah dianggap berhasil mengembangkan dan memanfaatkan simpul jaringan OPD dengan optimal," ulasnya.

Apriyadi berharap, ke depan Pemkab Muba dapat terus mengembangkan geospasial Pemkab Muba. "Ini dilakukan demi tersedianya informasi geospasial yang handal dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Sekda Muba menyebutkan, penghargaan ini sejalan dengan Perpres Nomor 27/2014 tentang Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN) yang menyebutkan bahwa JIGN adalah suatu sistem penyelenggaraan pengelolaan informasi Geospasial secara bersama, tertib, terukur, terintegrasi dan berkesinambungan serta berdayaguna.

"Dan juga untuk mendukung kelancaran mekanisme berbagi data dan informasi geospasial sehingga kemanfaatan informasi geospasial diharapkan dapat meningkatkan kinerja pemerintah mulai dari perencanaan, hingga pengambilan keputusan," tandasnya.

Diketahui, Penghargaan Bhumandala Rajata (Medali Perak) diraih Kabupaten Muba bersama tiga Kabupaten lainnya di Indonesia yakni Kabupaten Bantul, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Sragen.(hsril

Guna Menghindari Kekeringan Pengairan Persawahan Pemkap PALI Bangun Embung

PALI, DS - Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Provinsi Sumatera Selatan pemerintah Kabupaten PALI menganggarkan pembangunan mbung di persawahan ujung Desa Sumberjo.


Pembangunan ini di anggarkan melalui anggaran APBD Tahun 2020 dan sengaja dibangun guna menghindari kekurangan air ungtuk mengaliri persawahan petani di saat musim kemarau tiba," ungkap  Kepala Dinas PU PALI Hilmansyah ST. (27/11/20).


Adapun yang di ungkapkan Slamet selaku petani sawah yang kebetulan sawahnya di dekat pembangunan mbung mengungkapkan sangat terbantukan dengan adanya pembangunan mbung ini, kami di saat penggarapan sawah musim kedua biasanya menemui musim kemarau, biasanya air dari aliran Dam yang biasa kami pakai untuk mengaliri sawah kami sudah tidak bisa di pakai kembali karena sudah surut yang mana antara aliran irigasinya dan air Dam sudah di bawah pintu air sehingga menyebabkan air tak mampu untuk masuk ke saluran irigasi," ungkapnya kepada awak media.



Kami selaku warga seklaligus petani sawah sangat berterimakasih kepada pemerintah PALI yang telah membangun mbung di persawahan Kami, semogah pembangunan mbung ini dapat bermanfaat bagi para petani," jelasnya.


Sephy Hendika PM,ST,MM selaku Kabid Bina Marga PU PALI mengungkapkan lanjutan pembangunan jalan persawahan Sumberjo insyaallah tahun 2021 akan dilanjutkan guna mempermudah para petani beraktivitas dan mengangkut hasil dari pertanian masyarakat," ungkapnya kepada awak media.

Tembok Penahan Tebing SMA,SMP PGRI,SD Negri 17 dan SD 06 PALI Rampung di Bangun


PALI- Pembangunan Tembok penahan tebing SMA, SMP, SD Negri 17 dan SD Negri 06 Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Provinsi Sumatera Selatan akhirnya rampung di kerjakan oleh salah satu perusahaan lokal Pali CV. Putra Serepat Serasan yang memang bergerak di dunia kontruksi pembnagunan Infratruktur. 27/11/20.


Pembangunan tembok penahan ini sengaja di bangun guna menghindari terbitnya tebing, serta memperindah tatanan dan pemandangan tebing di jalur dua jalan simpang lima, ungkap Viktor ST pegawai (ASN) PU PALI.


Rio selaku pelaksana pekerjaan mengungkapkan, kami dari pelaksanaan akan berusaha semaksimal mungkin dan Serapi mungkin mengerjakan pembangunan ini, agar bisa menarik di pandang mata," ujarnya.



Selain perusahaan lokal kami juga menggunakan tenaga lokal, serta kami sengaja bekerja lembur untum mengejar target agar cepat rampung dan ahirnya Alhamdulillah rampung juga kini tinggal Pekerjaan pembersihan saja," tambahnya.


" Mengapa kami mengejar agar cepat rampung, karena ini adalah jalur dua jalan yang sudah sering di manfaatkan untuk di lalui masyarakat," tutupnya.


Hilmanysah ST Kadin PU PALI melalui Sephy Hendika PM,ST,MM mengungkapkan sangat mengapresiasi pelaksanaan Pekerjaan tersebut, yang dikerjakan sampai lembur guna mempercepat agar aktivitas masyarakat tidak terganggu," pungkasnya.

Adakan Mesin PCR Selain Atasi Permasalahan Covid-19 Juga Dapat Menambah Pemasukan Income PAD


LAHAT, DS - Kerja keras seluruh jajaran Tim Gugus Tugas Kabupaten Lahat sedikit merasa lega, kerja keras secara bahu membahu melalui penyampaian lisan maupun penyampaian melalui himbauan kepada masyarakat agar taat dan mematuhi 3 M.  Guna untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona diKabupaten Lahat mulai nyata keberhasilannya, walaupun secara signifikan saat sekarang kasus Virus Corona terlihat zik zak atau naik dan turun.


Terkait naik dan turunnya pasien terinfeksi Virus Corona di Kabupaten Lahat dijelaskan H.Alia Afandi Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lahat ketika di wawancarai awak media diruang kerjanya 27/11 mengatakan dalam menjalankan tugas mengantisipasi penyebaran Virus Corona ini tidak semudah membalikan telapak tangan semua kegiatan ini tak terlepas dari adanya kesedian Dana guna untuk mencukupi kebutuhan dalam mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona .


Dimana selama ini dalam Wilayah Kabupaten Lahat berdiri posko-posko Covid- 19 guna untuk memantau, memeriksa dan terdata dalam setiap wilayah berapa banyak pendatang yang masuk ke wilayah Kabupaten Lahat.


Dikarenakan kesedian dana tidak mencukupi maka posko-posko Covid-19 diperwilayah ditiadakan akan tetapi di serahkan ke pimpinan wilayah masing masing, seperti Kecamatan, Kades dan Kelurahan, Agar tetap melaksanakan pemantauan dan pemeriksaan terhadap para pendatang untuk didata dan disampaikan ke Pemerintah Daerah melalui Tim Gugus Tugas Kabupaten Lahat.


Namun apa yang menjadi tugas pimpinan wilayah ini tidak berjalan dengan mulus, dimana pemantauan, pemeriksaan dan pendataan masih kurang kita terima.  Sehingga berakibat kasus Virus Corona terjadi zik zak dan naik turun hingga Secara tak langsung terjadi kontak erat baik sesama masyarakat tetap maupun kontak erat bersama masyarakat pendatang yang berakibat masyarakat terinfeksi Virus Corona.



H.Alia Afandi juga menambahkan untuk mengantisipasi sekaligus membantu dan mendata masyarkat dengan mengadakan Tes Swab, Pemerintah Daerah telah menyetujui adanya pengadaan alat mesin PCR diKabupaten Lahat dengan kegunaan dapat mengumpulkan Sampel dari Tes Sweb lebih banyak dalam waktu 24 jam, Disamping itu juga dapat menambah pendapatan Income PAD Kabupaten Lahat dari pihak perusahaan ataupun Masyarakat yang melakukan Tes Swab berbayar ' tandas Alia Apandi (Idham/Novita)

DRA Lantik Pejabat Tiga RSUD Dalam Kabupaten Muba


MUBA,DS.COM - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melantik dan mengukuhkan 35 orang pejabat administrator dan pengawas pada RSUD Sekayu, RSUD Bayung Lencir, dan RSUD Sungai Lilin secara virtual di Ruang Rapat Bupati Muba, Jumat (27/11/2020).


Nama-nama pejabat yang dilantik pada RSUD Sekayu antara lain, dr Makson Parulian Purba MARS sebagai Direktur RSUD Sekayu, Ridati Murdiyanti SSi MARS Wakil Direktur Administrasi dan Keungan, dr Ira Puspita Mizar Ginting Wakil Direktur Pelayanan, Yulrizal Kepala Bagian Administrasi dan Umum, Agustini SE Kepala Bagian Keuangan, Tika Hadayanti AMF Kepala Bagian Bina Program dan Publikasi, drg Dina Krisnawati Oktaviani Kepala Bidang Pelayanan Medik.

Kemudian NS Efriena Masda Kartiaba SKEP Kepala Bidang Pelayanan Keperawatan, Hj Solehatun Robiah SKM MARS Kepala Bidang Pelayanan Penunjang, Novita Sari Utami SST MKes Kepala Sub Bagian Ketatausahaan pada Bagian Administrasi dan Umum, Raden Ayu Rita Anggraini SST Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Diklat pada Bagian
Administrasi dan Umum, Agus Fitrian ST Kepala Sub Bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan pada Bagian
Administrasi dan Umum RSUD Sekayu.

Untuk pejabat yang dilantik pada RSUD Bayung Lencir diantaranya, dr Diyanti Novitasari MARS Direktur RSUD Bayung Lencir, Silvia SKM Kepala Sub Bagian Tata Usaha, dan Ns Andrian SKep sebagai Kepala Seksi Keperawatan RSUD Bayung Lencir.

Sementara pejabat yang dilantik pada RSUD Sungai Lilin, yakni dr Tri Sinarum Direktur RSUD Sungai Lilin, selain itu Bupati Muba juga mengukuhkan dr Zwesty Wisma Devi dilantik sebagai Dokter Umum Puskesmas Balai Agung Kecamatan Sekayu diberi tugas tambahan Kepala Puskesmas Balai Agung Kecamatan Sekayu.

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ berpesan kepada pejabat yang baru dilantik dan dikukuhkan itu dapat melaksanakan tugas sesuai jabatan yang diberikan.

"Semoga saudara-saudara dapat mengemban amanah yang diberikan dengan baik," ujarnya.

Pelantikan ini berdasarkan Peraturan Bupati Muba Nomor 83 tahun 2019 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Uraian Tugas dan Fungsi RSUD Sekayu, Peraturan Bupati Nomor 69 tahun 2020 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Uraian Tugas dan Fungsi RSUD Sungai Lilin, dan Peraturan Bupati Nomor 70 tahun 2020 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Uraian Tugas dan Fungsi RSUD Bayung Lencir.

Turut hadir, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H M Yusuf Amilin, Inspektur Kab Muba Drs RE Aidil Fitri, Kepala BKPSDM Muba Sunaryo SSTP MM, dan Kepala Dinas Kesehatan Muba Dr Azmi Dariusmansyah MARS(hsril)

Masyarakat Umum Jangan Salah Persepsi Terkait Dugaan Penyalah Gunaan ADD yang di Proses Inspektorat

Ini Penjelasan yunisa Rahman S.ip Kepala Inspektur Inspektorat 

LAHAT, DS - Pemerintah Pusat melalui Kementrian Desa telah mengsosialisasikan dan mengucurkan Anggaran Dana Desa keseluruh Provinsi dan Kabupaten Kota yang ada di NKRI Khususnya Provinsi Sumatera Selatan Kabupaten Lahat.


Dimana dalam penyaluran Dana Desa ini diterima Pemerintah Daerah dan kelola oleh Badan Pemerintah Masyarakat Desa (BPMD), dan  untuk dibagikan ke Desa-Desa penerima Dana ADD sebagai pelaksana kegiatan pembangunan dan Sebagainya guna untuk kepentingan bersama seluruh lapisan masyarakat desa.


Dalam pelaksanaan kegiatan desa yang mengunakan Anggaran Dana Desa menurut Yunisia Rahman SIP  Kepala Inspektorat Lahat didampingi Drs.Yusri MSI Kabid  Investigasi Inspektorat Lahat, mengatakan 26/11 sesuai peraturan dan perundang undangan Pembinaan dan Pengawasan Anggaran Dana Desa tugas pokoknya ada di Kecamatan dan BPMD .


Terkait sejauh mana pembinaan dan pengawasan yang dilakukan pihak Kecamatan dan BPBD terhadap kegiatan yang dilaksanakan desa beda tupoksinya yang dilakukan Inspektorat kita, membidangi Teknis dan fungsionalnya. Jadi dari pembinaan dan pengawasan yang dilakukan Kecamatan dan BPBD ke 365 Desa dalam Kabupaten Lahat mereka laporkan ke Inspektorat.


Lanjut Yunisia bila ada temuan ataupun laporan terkait dugaan pelanggaran penyalah gunaan Anggaran Dana Desa yang merugikan Keuangan Negara yang dilakukan Desa penerima bantuan Inspetorat ada tim/bidang Pemantau, tindak lanjut yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali. Terkait pemeriksaan yang kita laksanakan saat ini lebih banyak permintaan dari APH maupun laporan pengaduan masyarakat .


Sedangkan kemarin yang kita lakukan pengawasan sesuai instruksi permintaan dari BPKP kita melaksanakan monitoring dan Evaluasi  pengunaan Dana BLT DD tentang Covid ini, menjadi Prioritas yang kita lakukan  bukan memeriksa Dana Desa.  Secara keseluruhan itu juga  levelnya Kontiribusi  dan Evaluasi bukan Audit untuk sementara Audit juga kita lakukan sesuai Dumas permintaan dari APH serta laporan pengaduan masyarakat yang masuk ke Bidang Inspektorat



Saat ditanya lebih lanjut monitoring yang dilaksanakan Inspektorat  betapa banyak, jawab yunisa Inspetorat melaksanakan monitoring ke Bepebedes itu keseluruh Desa tapi sifatnya kita hanya mengumpulkan dan memastikan mereka telah melaksanakan penyaluran itu sesuai dengan ketentuan .


Drs.Yusri MSI Kabid Evaluasi Inspektorat Lahat menambahkan kalau untuk Dumas yang mana permintaan dari APH maupun laporan pengaduan masyarakat dijelaskan Yusri untuk diketahui juga masyarakat bahwasanya Inspektorat ini berkerja sesuai standar dan pengawasan juga pemeriksaan itu terbagi dalam beberapa macam jenis,setiap Inspektorat turun kelapangan bisa seperti Evaluasi, monitoring, regiuh dan Audit.


Begitu juga Audit itu terbagi ada Audit reguler dan Audit Investigasi,terhadap adanya dugaan penyimpangan - penyimpangan yang di sampaikan APH   juga laporan pengaduan masyarakat itu kembali ke bidang Investigasi,lain hal untuk Audit reguler tanpa aduan maupun laporan masyatakat, Audit reguler yang sistemnya Senfling maka ada pembahasan terhadap Auditi,  Auditi inilah yang sering dianggap masyarakat sebagai laporan akhir.  Padahal bukan  karena kita Senfling ada yang namanya pembahasan yang bisa dibantah Auditi dimana semisal potensinya ada sekian juta  dengan dia menunjukan kelengkapan bukti buktinya maka ini bisa naik dan juga bisa berkurang pada.


 Saat L A H, tapi terkait adanya penyampaian dari APH atau laporan masyatakat ini Audit Investigasi bila sudah di audit Investigasi tidak ada audit Auditi lagi, soalnya di Investigasi kita sudah menetapkan dan menghitung kerugian uang Negara yang harus dikembalikan dalam jangka waktu 30-60 hari kerja sesuai dengan kerugian bila tidak terselesaikan akan disampaikan ke pihak Kejaksaan untuk diproses dan di tindak lanjuti " Pungkas Yunisa. (Idham/Novita)

Bupati Dodi Reza Jadikan Sanga Desa Kecamatan Strategis Hingga Prioritas Bangun Pasar Modern


MUBA,DS.COM - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin memprioritaskan pembangunan pasar tradisional di Kelurahan Ngulak I Kecamatan Sanga Desa bisa menjadi pasar modern.


Hal ini diungkapkan Bupati Muba saat melakukan kunjungan kerja ke Sanga Desa dan meninjau langsung pasar tradisional (Kalangan) tersebut, Kamis (26/11/2020).

"Segera kita prioritaskan kedepan, bangun pasar modern di Ngulak," ujarnya.

Lanjut Bupati Muba dengan dibangunnya pasar modern nanti diharapkan pedagang yang selama ini berdagang dijalan karena tidak mendapat tempat yang layak bisa pindah dan masuk ke dalam pasar tersebut.

"Sehingga Ngulak dan sekitarnya bisa lebih rapi lagi penataan ibu kota kecamatan tersebut, dan menjadi Centra salah satu kecamatan strategis di Muba serta bisa menjalankan fungsinya dengan baik termasuk fungsi ekonomi kerakyatan," imbuhnya.

Sebelumnya, Dodi juga meninjau jalan simpang pangeran di Desa Ngulak III, yang mana dijalan tersebut sering terjadi kecelakaan, kendaraan kerap kali menabrak rumah warga karena jalannya yang menikung. Untuk itu dikatakannya solusi yang terbaik adalah merelokasi rumah warga itu dan membenahi sistem lalu lintas.

"Namun sebelum direlokasi kita minta agar jalan desa dialihkan sehingga pengendara tidak berpatamorgana bahwa jalan itu lurus masuk jalan desa. Kemudian sebelum persimpangan harus diberikan rambu dan peringatan-peringatan seperti peredam kejut untuk kendaraan. Bila perlu jangan satu titik, dua atau tiga titik sebelumnya sehingga para pengendara bisa mengurangi kecepatan," tandasnya.


Sementara Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba Azizah SSos, mengatakan pembangunan pasar di Desa Ngulak I tahun ini sudah di ajukan kepada pemerintah pusat dan semoga bisa dibangun pada tahun 2021 melalui dana APBN.

"Tapi kalaupun harus segera dan mendesak nanti sesuai arahan Bupati Muba akan dibangun dengan dana APBD, pada tahun 2022, tahun 2021 kita buat desainnya dulu," pungkas Azizah.

Turut mendampingi Bupati Muba dalam kesempatan ini diantaranya, Wakil Ketua DPRD Muba Jon Kenedy, Kepala Dinas Perhubungan Muba H Pathi Ridwan, Kadis PU PR Muba Herman Mayori, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, Plt Kepala Dinas Perkim Risma, dan Camat Sanga Desa Hendrik SH MSi.(hsril)

HGN Ke 75 Tahun SMA Unggulan Negeri 4 Lahat Gelar Potong Tumpeng.


LAHAT, DS - Ada yang berbeda pada peringatan Hari Guru Nasional ke 75 tahun ini, biasanya seperti tahun- tahun sebelumnya digelar berbagai perlombaan dan kegiatan yang berhubungan dengan hari guru yang bertemakan  Bangkitkan Semangat, Wujudkan Merdeka Belajar.


Begitu juga dilakukan SMA Unggul Negeri 4 Lahat menggelar Upacara Bendera dilanjutkan pemotongan Tumpeng dihadiri seluruh Dewan Guru dan perwakilan siswa dari OSIS di Sekolah ini.



Disela perayaan HGN Baslini MPd berharap " Walau dalam kondisi saat ini namun peran guru tidak bisa tergantikan oleh teknologi apapun terutama dimasa Pandemi  dimana orang tua kesulitan menggantikan peran guru termasuk siswapun mengalami kejenuhan dalam belajar Daring, coba bayangkan kalu semua Guru di Indonesia tidak melaksanakan kewajibannya dalam menempah siswa yang berprestasi, bermartabat dan Agamis. Mari bangkit dari semangat demi mewujudkan kemerdekan belajar " tandas Kepala Sekolah ( Kerbay Mulak)

Memperingati Hari Guru Nasional

SMA N 1 Lahat adakan Lomba Memasak


LAHAT, DS - Jasa guru dalam mendidik dan mengajar guna menjadikan anak didiknya sebagai generasi penerus Bangsa dimasa mendatang tak dapat terlupakan sampai akhir hayat.


berkat jasa guru yang melaksanakan kewajibannya melaksanakan tugas tanpa pamri maka guru dikenal sebagai Pahlawan Tanpa Jasa dan menjadi suatu memen yang wajib diperingati setiap tahun.


Seperti tahun ini Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan persatuan Guru Republik PP Indonesia tahun 2020 yang jatuh setiap tanggal 25 November. Jajaran segenap guru, tata usaha dan Satpam SMA N 1 Lahat ikuti lomba memasak.



Bambang Hendrawan S. Pd menyampaikan " Kegiatan lomba memasak hari ini digelar secara sepontan oleh para Guru dan pengurus Osis SMA N 1 Lahat peralatan memasak sudah di siapkan oleh para Osis jadi Bapak dan Ibu Guru serta Scurity tinggal memasak" ujarnya (25/11/2020).


Melalui hari Guru ini Kepala Sekolah SMA N 1 Lahat Bambang Hendrawan S.Pd "berharap situasi Pandemi Covid 19 di Indonesia Khususnya di kabupaten lahat segera berlalu, Sehingga anak-anak dapat bisa kembali beraktifitas disekolah seperti biasanya".(Idham/novita)

AKLI LAHAT AREA SIAPKAN TEKNISI KETENAGALISTRIKAN BERSERTIFIKAT


LAHAT, DS- Sebuah badan usaha yang bergerak di sektor ketenagalistrikan tentunya harus mempunyai sertifikat badan layak usaha, begitupun dengan para teknisinya, meraka juga harus mempunyai sertifikat kompetensi kelistrikan yang di keluarkan oleh asosiasi maupun lembaga terkait.


Menurut Ketua Asosiasi Kontraktor dan Mekanikal Ketenagalistrikan Indonesia (AKLI) Lahat Area, Mgs. Syarifuddin, saat membuka pelatihan tentang ketenagalistrikkan mengangkat dua topik penting dalam sektor tersebut. Pertama tentang sertifikasi kompetensi tenaga teknik ketenagalistrikan, bagaimana proses atau cara untuk mendapatkan sertifikat kompetensi tersebut.


"Itu kita paparkan ke publik khususnya untuk para anak-anak muda (siswa SMK sederajat yang baru tamat) yang hadir, agar mereka aware (sadar) proses sertifikasi di negeri ini bahwa seorang sarjana yang lulus teknik itu tidak bisa serta merta langsung bekerja di sektor ketenagalistrikan," jelas Jeff sapaan akrabnya di Kantor AKLI depan BPJS Ketenagakerjaan Lembayung, (25/11).


Sama seperti profesi dokter yang setelah lulus harus ada izin praktek. Kalau dalam tenaga listrik itu teknisinya harus mempunyai sertifikasi kompetensi, proses sertifikasi itulah yang dipaparkan kepada peserta sebagai sebuah kompetensi secara standar yang diakui oleh negara.


"Anak-anak muda itu kita pacu agar dalam proses belajar setelah lulus dan untuk dapat masuk ke sektor ketenagalistrikkan untuk mengurus sertifikat kompetensinya," jelasnya.


Selanjutnya yang kedua, AKLI Lahat Area juga dalam pelatihan kali ini membahas memasyarakatkan lagi bagaimana sebagai sebuah asosiasi kontraktor listrik yang profesional yang modern yang melayani masyarakat dan anggotanya itu dengan berbasis layanan digital. Ini yang kami garisbawahi bahwa AKLI Lahat Area susah siap melayani kontraktor atau badan usaha jasa penunjang ketenagalistrikan untuk masuk menjadi anggota AKLI Lahat Area, kemudian memproses izin-izin usahanya melalui AKLI Lahat Area dengan sarana digital .


"Ini kan sejalan dengan program Pemerintahan Pak Jokowi (Joko Widodo) untuk memundahkan perizinan dengan menyederhanakan melalui digitalisasi secara online, kita respon hal ini dengan meluncurkan layanan e-services," katanya.


Adapun pengisi materi pelatihan di AKLI Lahat Area angkatan pertama tersebut adalah senior di PT. PLN (Persero) yang telah lama berkecimpung di dunia kelistrikan yaitu Bapak Sitompul, ST, dan pernah menjabat Manager PLN Rayon Lembayung Lahat.



Bagaimana cara generasi muda memperoleh sertifikat kompetensi ketenagalistrikan tersebut?


Diungkapkan oleh pak Tompul sapaan akrabnya, pada prinsipnya sertifikasi kompetensi itu berbasis pada kemampuan teknis, selanjutnya berbasis pada pengalaman kerja. Yang disebut kompeten itu adalah memiliki kemampuan di bidangnya yang dikehendaki dengan standar-standar kompetensi yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah.


Lanjutnya, bagi siswa tamatan teknik atau sederajat yang sekarang tamat sekolah dimungkinkan tidak perlu menunggu terlalu lama untuk memperoleh sertifikat.


"Mereka di mungkinkah untuk menggunakan ijazah SLTA, SMK atau sederajat untuk mengajukan sertifikasi kompetensi yang cukup mensyaratkan ijazah SLTA atau SMK sederajat," ungkapnya.


Ia mengatakan, ketika mereka magang di perusahan kontraktor kelistrikan sehingga memperoleh pengalaman, karena salah satu syarat memperoleh sertifikasi kompetensi itu adalah mempunyai portofolio pengalaman kerja. Dengan syarat tersebut maka mereka dapat memperoleh sertifikasi kompetensi dan bisa bersaing.


"Setelah lulus sekolah, mereka bisa meng-upgrade sertifikatnya yang menggunakan syarat bersertifikat. Jadi, tidak perlu menunggu pengalaman dulu untuk memperoleh sertifikasi kompetensi," jelasnya.


Tujuan membuat sertifikasi dikatakan olehnya agar asosiasi dapat mendorong mereka yang telah memiliki sertifikasi menjadi enterpreneur-enterpreneur muda dibidang ketenagalistrikan, baik jasa penunjang maupun penyediaan listrik.


Enterpreneur muda itu syaratnya seperti halnya dokter praktek yang harus memiliki

Dodi Reza Bakar Semangat Peserta LK II HMI Sumbagsel


Ceritakan Komitmen Good dan Clean Government Muba

PALEMBANG,DS.COM - Puluhan peserta Intermediate Training (LK II)
Tingkat Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Cabang Palembang, Rabu (25/11/2020) di Wisma Atlet Jakabaring Sport City terpukau dengan kehadiran Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 

Kehadiran Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA ini mendapatkan undangan untuk menjadi narasumber dalam rangkaian Intermediate Training (LK II) Tingkat Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel)
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang. 

"Kalau sukses dan mendapatkan kesempatan jadi Kepala Daerah, komitmen kita yang paling utama itu adalah menjalankan roda Pemerintahan yang baik dan bersih," ucap Dodi Reza yang juga Mantan Ketua Umum, Perhimpunan Pelajar/Mahasiswa Indonesia (PPI), Belgia, 1994 - 1996.

Menurutnya, bekal kejujuran seorang kepala daerah bisa dimulai dengan mengikuti kegiatan-kegiatan seperti organisasi HMI dengan memulainya pada rangkaian LK II. 

"Dan yang paling penting itu adalah komitmen kita sendiri untuk menjalankan dan menahkodai pemerintahan yang bersih dan baik," ujar Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini. 

Dodi menceritakan, sebagai upayanya mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, Pemkab Muba bertahap mengimplementasikan pelayanan publik secara digital. 

Dikatakannya, ada sejumlah inovasi digitalisasi pelayanan publik yang sudah diterapkan di lingkungan Pemkab Muba, diantaranya di DPM-PTSP Muba dimana telah menerapkan SAJI Muba (Siap Antar dan Jemput Izin Mudah Berbantuan), Hallo SAJI, dan Kantong SAJI. 

Kemudian, inovasi lainnya yakni Si Randik dimana pembayaran KIR cukup dengan scan barcode saja atau sistem QRIS, Public Service 119 Dinkes Muba yang mengakomodir pelayanan kesehatan hanya lewat telepon.

"Kemudian Anjungan Capil Mandiri yang mana mesin cetak KTP, KK, Akte Kelahiran bisa dicetak hanya dalam waktu lima menit dan Kominfo Muba Call Center 112 yang melayani kebutuhan masyarakat Muba. Nah, pelayanan digitalisasi ini semua guna menunjang dalam upaua mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih," terangnya. 

Peraih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif Piala Kementerian Dalam Negeri ini menambahkan, Pemkab Muba atas realisasi-realisasi public service 4.0 tersebut mendapatkan anugerah predikat Zona Hijau Pelayanan Publik dari Ombudsman RI. 

"Tentu capaian-capaian realisasi inovasi dan prestasi ini berkat komitmen dan kerja keras OPD di lingkungan Pemkab Muba serta dukungan positif dari seluruh warga masyarakat Muba," ucapnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Intermediate Training LK II Lovi Andiko mengaku, kehadiran Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menjadi keuntungan dan kebaikan tersendiri bagi peserta LK II HMI. 

"Ini kesempatan yang luar biasa, kita semua mendapatkan wejangan yang berkualitas dari Bupati Muba," ungkapnya. 

Ketua Umum HMI Koordinator Komisariat UIN Raden Fatah Palembang M Nurhadi Mulia mengatakan, Intermediate Training HMI yang dikenal dengan LK 2,
merupakan salah satu proses pematangan perkaderan secara Intelektual dan spiritual yang ada di HMI.

Oleh karna itu, kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini agar benar-benar menghasilkan kader-kader yang militan. Baik secara kultural maupun secara kedirian.

“Sehingga nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh pendahulu-pendahulu kita di HMI tidak mengalami pergeseran,” tandasnya.(hsril

Peringatan Hari Guru di SMAN 1 Merapi Barat Khidmat dan Sederhana


LAHAT, DS - Virus Corona telah mengguncang dunia termasuk Indonesia dan telah menelan korban hingga jutaan orang, hal ini berdampak pada segala sektor. Baik sektor perekonomian,  Pariwisata, Pendidikan semuanya lumpuh total. Namun bukan berarti perjuangan seorang Guru mendidik Anak  didiknya harus lumpuh dalam menempah generasi di Bumi Persada ini.


25 November 2020 adalah Teacher Day atau hari Guru ke 75 tahun, sebagai wujud rasa terima kasih kepada Guru yang telah mendidik sehingga menjadikan Murid yang berprestasi, Agamis dan berkpribadian. Sekolah Menengah Atas Merapi Barat SMAN 1 menggelar Hari Guru dengan sederhana dan Khidmat, peringatan kali ini bertemakan " Bangkitkan semangat Wujudkan Merdeka Belajar,"


Utui  Tatang Suntani ST, MM  selaku Kepsek SMAN 1 Merapi Barat di sela Perayaan Hari Guru ketika diwawancarai Awak Media mengatakan " Berbagai kegiatan di laksanakan Pelajar SMAN 1 Merapi Barat sambut HUT Guru.



Walaupun dalam keadaan penuh kabut Pandemi kita SMAN 1 Merapi Barat tetap melaksanakan dan meneruskan Arahan dari Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan, kita berharap walau di Pandemi Anak- anak tetap lah belajar melalui Daring dan Luring  543 Pelajar SMAN 1 Merapi Barat hanya 17 Murid yang mengikuti pelajaran melalui Luring. Mereka ini tidak mempunyai Handphone Android sehingga mereka tiga hari sekali melaksanakan pelajaran tatap muka

543 Anak cuma 17 Anak hp. " ujar Kepala Sekolah.


Kita terkendala dengan sinyal kadang kurang bersahabat namun ini bukan berarti menghambat kinerja Dewan Guru di Sekolah ini dalam mendidik Anak- anaknya. " pungkas nya.

Kasus Covid - 19 di Kabupaten Lahat Menurun.


LAHAT, DS - Secara pelan dan bertahab kesadaran masyarakat Kabupaten Lahat mulai tampak nyata terkait 3 M himbauan Pemerintah Daerah melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 untuk memutus penyebaran mata rantai virus Corona di Kabupaten Lahat


Terbukti dari penyampaian H.Alia Afandi melalui Taufiq juru bicara Gusgas melalui Update COVID-19

tanggal 24 November 2020 

Kabupaten Lahat,dimana dari pasien terkonfirmasi positif Corona 346 orang

Meninggal 21orang,Sembuh 305 orang

dalam Proses  20 orang ini jelas menunjukkan Kabupaten Lahat sudah ada penurunan secara dramatis .


Taufiq juga menambahkan dengan adanya penurunan kasus covid ini tak terlepas dari kesadaran masyarakat untuk taat himbauan 3 M .


insay Allah dalam kurun waktu dekat penyebaran virus Corona di wilayah Kabupaten Lahat dapat berakhir,agar ditahun baru 2021 seluruh lapisan masyarakat telah terbebas dan dapat menjalankan aktifitas sehari hari seperti sedia kala tanpa takut terinfeksi virus Corona katanya.(Idham/Novita)

Muba Komitmen Wujudkan Keamanan Informasi Data


Pemkab Muba Bakal Terapkan Tanda Tangan Digital


MUBA,DS.COM - Menciptakan inovasi untuk pembangunan dan kemajuan daerah, membuat Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus berinovasi sehingga dapat berkontribusi nyata membangun daerah di era digitalisasi.

Kali ini, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinkominfo Muba bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga menggelar Sosialisasi Implementasi Persandian untuk Pengamanan Informasi dan Penerapan Tanda Tangan Digital.

Sosialisasi dibuka Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi dan diikuti oleh seluruh OPD serta Camat se-Kabupaten Muba secara virtual, Selasa (24/11/2020) di Ruang Rapat Sekda Muba.

Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi dalam sambutannya mengatakan bahwa sosialisasi tersebut dilaksanakan karena masih belum maksimalnya keamanan Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba, dan tahun 2019 keamanan data di Muba mengalami masalah yaitu di hacker oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Oleh sebab itu, Pemkab Muba melalui Dinkominfo Muba mengadakan sosialisasi tersebut selain untuk meningkatkan kinerja serta menjaga keamanan dokumen dikalangan Pemerintah Kabupaten Muba. Selanjutnya sosialisasi hari ini juga memberikan pengetahuan tentang tanda tangan digital, khususnya kepala OPD.

"Di era digital ini faktor kemanan informasi merupakan aspek yang sangat penting untuk diperhatikan, karena kinerja tata kelola teknologi informasi dan komunikasi akan terganggu jika informasi sebagai salah satu objek utama mengalami masalah keamanan,"ungkapnya.

Dikatakannya penyelenggaraan pemerintahan di era digitalisasi ini mengharuskan kita berinovasi. Inovasi ini dilakukan dalam upaya untuk transparansi, dan efesiensi sumber daya manusia, dan birokrasi layanan publik.

"Salah satu bentuk implementasi pengamanan informasi pemerintah adalah penggunaan sertifikat elektronik. Pada tahap awal di Kabupaten Muba direncanakan penggunaan tanda tangan digital (digital signature) melalui e-office," terangnya.

Sudah ada Perangkat Daerah dalam Pemerintahan Kabupaten Muba telah menggunakan tanda tangan digital, yaitu Disdukcapil dan DPMTSP. 

Oleh sebab itu, Ia minta kepada Perangkat Daerah yang lain juga dapat menerapkan tanda tangan elektronik terhadap dokumen dokumen untuk pengamanan, kecepatan bekerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Apriyadi juga mengharapkan Pemkab Muba dapat menjalin kerjasama dalam pelaksanaan keamanan informasi dengan BSSN dan BSrE. "Jadi kepada semua Organisasi Perangkat daerah Pemkab Muba agar dapat bekerjasama, bahu membahu, mewujudkan keamanan informasi ini sehingga penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan komunikasi publik yang transparansi, respon yang cepat dalam pelayanan serta efisiensi sumberdaya dapat lebih ditingkatkan lagi,"pungkasnya.

Selanjutnya, pemaparan materi oleh Kasi Pelayanan Sertifikasi Elektronik Balai Sertifikasi Elektronik  (BSrE) BSSN Sandhi Prasetiawan SST MAP,  sebagai narasumber dalam sosialisasi ini, menjelaskan implementasi sertifikat elektronik secara digital singnature aspek keamanan adalah legalitas kemudahan, kecepatan, keutuhan, keaslian, untuk mencegah pemalsuan dan penyangkalan data atau informasi transaksi digital. 

"Tanda tangan ini sifatnya sah dan valid. Apabila dokumen yang sudah di tanda tangani secara digital, tidak akan bisa di palsukan. Apabila dipalsukan akan muncul pemberitahuan bahwa dokumen invalid,” ujar Sandi

Begitu juga Narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Aris Munanda SST mengatakan keamanan informasi khususnya ranah siber harus dibangun lebih awal pada tahap awareness dan education setiap pemangku kepentingan didalam Pemerintah, setelah kesadaran dan kemampuan telah terbangun, barulah masuk pada proses/prosedur sampai akhirnya pemanfaatan dan pembangunan teknologi keamanannya.

"Hacker saat ini tidak berfikir bagaimana strategi melewati keamanan firewal, IDS atau IPS tetapi bagaimana memanfaatkan social engineering dalam memasuki sistem", jelasnya.(hsril)

Pemkab Muba Lakukan Percepatan Bentuk e-Katalog Lokal


MUBA,DS.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berkomitmen mendorong percepatan pembentukan Katalog Elektronik atau e-Katalog lokal yang dilakukan bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).


Katalog elektronik lokal merupakan portal katalog produk layanan barang dan jasa yang bisa diakses secara online. Memiliki fungsi yang hampir sama seperti 'online shop' tetapi produk yang tersedia khusus keperluan pemerintah.


Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pembentukan

e-Katalog lokal bersama Perangkat Daerah terkait, mengatakan produk yang sudah siap dimasukkan dalam e-Katalog Lokal ini yakni Aspal Karet.


"Prinsip bahwa kita akan coba untuk menjadikan asapal karet ini untuk menjadi e katalog lokal," kata Sekda, di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (23/11/2020).


Sekda Muba juga mengatakan memasukkan aspal karet kedalam e-katalog lokal bertujuan sebagai payung hukum agar tidak salah menggunakannya.


"Untuk itu koordinasilah dengan pihak terkait terutama Dinas PU PR, Dinas Perkebunan, Disperindag, dan perusahaan yang memproduksi, dalam menentukan nilai ekonomisnya," ujarnya.



Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Muba Daud Amri SH menuturkan rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Muba yang telah melakukan rakor persiapan e-Katalog lokal dengan LKPP pada tanggal 13 November 2020 lalu.


"Pada rakor waktu itu komitmen Bupati Muba untuk memasukkan produk lokal Muba kedalam katalog elektronik lokal diantaranya Aspal Karet dan Batik Gambo," ungkap Daud.


Daud menambahkan ada beberapa usulan produk dan Perangkat Daerah teknis pengusul produk yakni aspal karet oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Gambo Muba oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Beton ready mix oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, dan Jasa cleaning service oleh RSUD Sekayu, Sekretariat DPRD Muba dan Bagian Umum Setda Muba.


Sementara Kepala Bappeda Muba Iskandar Syahrianto menuju katalog elektronik lokal ini merupakan tantangan bagi Pemka Muba. Untuk itu perlu dilakukan penghitung hasil produksi.


"Ini adalah terobosan yang menjadi kepastian hukum, kita perlu melakukan pertemuan dengan Jaya Trade untuk menentukan harga," tandasnya.(hsril)

Update COVID-19 Muba: Bertambah 12 Kasus Sembuh, 6 Positif


MUBA,DS.COM - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Muba, Minggu (22/11/2020) mengkonfirmasi penambahan 12 kasus sembuh dan 6 terkonfirmasi positif COVID-19.


"Ada penambahan 12 kasus sembuh dan 6 positif COVID-19," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. 


Sefti merinci, adapun penambahan 6 kasus positif yakni diantaranya kasus 561 laki-laki usia 57 tahun asal Sungai Lilin, kasus 562 perempuan 62 tahun Jirak Jaya, kasus 563 laki-laki Sekayu.


"Kemudian, kasus 564 perempuan 28 tahun Sungai Angit, kasus 565 perempuan 34 tahun Sekayu, dan kasus 566 laki-laki 41 tahun Babat Toman," bebernya. 


Lanjutnya, hingga 22 November 2020 ada 566 kasus konfirmasi di Muba dengan rincian 66 masih perawatan, 478 kasus sembuh, dan 22 meninggal dunia. 


Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 22 November 2020 tercatat ada sebanyak 424 ODP 14  masih dipantau 410 orang selesai pemantauan  1.178 kontak erat 1.117 kontak selesai pemantauan 7 kontak erat yang masih dipantau, 181 PDP 6 proses pengawasan 155 selesai.(hsril)

Bupati Muba Dodi Reza Hadiri Penutupan Konferwil PW GP Ansor Sumsel

MUBA,DS.COM- Ribuan kader GP Ansor yang berasal dari kepengurusan PC Ansor se-Sumatera Selatan, Minggu (22/11/2020) berkumpul di Balai Diklat Kabupaten Banyuasin menyambut kedatangan Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA Bupati Musi Banyuasin yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina GP Ansor Sumsel. 


Lantunan ayat suci Alquran serta
Shalawat menghantarkan Dodi Reza memasuki gedung Balai Diklat Kabupaten Banyuasin guna menghadiri rangkaian Penutupan Konferwil PW GP Ansor Sumatera Selatan. 

"Saat ini saya minta betul agar para kader GP Ansor di Indonesia khususnya di Sumsel untuk tidak mudah terprovokasi, kita jaga kesatuan NKRI ini bersama-sama," tegas Dodi Reza yang juga Mustasyar PWNU Sumsel ini. 

Lanjutnya, melalui GP Ansor Sumsel agar kiranya tetap komitmen dan konsisten menjaga zero konflik seperti yang sudah dirintis sejak 10 tahun belakangan.

"Zero konflik di Sumsel ini harus terus dipertahankan, GP Ansor dituntut untuk terus andil mempertahankannya," ucap Cucu Noerdin Pandji tersebut. 

Dalam kesempatan itu, mantan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumsel dua periode ini membeberkan bahwa dirinya pada Oktober lalu bertemu Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas guna melaporkan kesiapan Kabupaten Musi Banyuasin menjadi tuan rumah Kongres Ansor Nasional tahun 2021. 

"Insya Allah Muba siap lahir batin menjadi tuan rumah kongres Ansor Nasional 2021, mohon doanya selalu dari semuanya untuk kelancaran dan kesuksesan acara tersebut," bebernya.

Dijelaskan Dodi, dalam rangkaian Kongres Nasional GP Ansor nantinya juga akan melaksanakan pemilihan Ketua Umum PP Ansor. 

"Akan diikuti peserta PC Ansor seluruh Indonesia jumlah 416 Kabupaten dan masa yang akan hadir kurang lebih 5.000 peserta," terangnya. 

Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Sumsel Ahmad Zarkasih SHI MM mengucapkan terima kasih kepada Ketua Dewan Pembina GP Ansor Sumsel Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang tak henti-hentinya membina dan memberikan support yang maksimal kader GP Ansor di Sumsel.

"Beliau (Dodi Reza, baca) tidak hanya sosok yang mengayomi kader GP Ansor dan seluruh elemen pemuda di Sumsel, namun juga sosok Kepala Daerah di Sumsel yang visioner dan kaya akan program inovasi," ucapnya. 

Zarkasih mengaku, GP Ansor di Sumsel akan selalu berusaha menjadi Ansor yang Sami'na Wa Atho'na. "Insya Allah GP Ansor dan PC Ansor se-Sumsel bisa selalu turut andil menjaga zero konflik di Sumsel," pungkasnya(hsril)

Entah Apa yang Merasuki Diman Tegah Tujah Punggung dan lengan Kusnedi Sampai Enam Lubang


PALI, DS - Entah Apa yang Merasuki Diman warga Desa Sungai Langan Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Sumatera Selatan yang tegah tujah punggung dan lengan Kusnedi ala kenet (38)  hingga luka tusuk sampai enam lubang.


Hasim warga Desa Sungai Ibul yang kebetulan korban adalah keponakannya menjelaskan kejadian sekitar Pukul 01:00 Sabtu 21/11/20 terjadi di Desa Sungai Langan.


Menurut penjelasan Hasim (47) korban sedang berada di Warung kopi di tusuk menggunakan pisau, punggung korban di tusuk dari belakang berkali kali sampai enam tusukan, Selain di punggung lengan korban juga terkena tusukan hingga 47 jaitan, setelah menusuk korban pelaku langsung melarikan diri, korban sebelumnya tidak punya masalah apa apa dengan pelaku bahkan pelaku sering saling traktir ngopi dengan korban," jelasnya.




Setelah kejadian korban langsung di bawah Puskesmas Babat dan Alhamdulillah korban bisa selamat dan sekarang sudah berada di kediaman korban," ujarnya.


" Saya memang tidak ada di TKP saat kejadian, saya lagi di Pendopo saya dapat kabar Sabtu malam, saya langsung meluncur ke rumah korban, jadi apa yang saya jelaskan tentang perihal ini menurut keterangan pihak keluarga dan penjelasan korban, saya sudah berhubungan dengan pihak Polsek Penukal, menurut pihak Polsek keluarga harus membuat laporan ke Polsek Penukal,"tambahnya.


Setelah mendengar penjelasan pihak dari Polsek saya dan keluarga korban sepakat Minggu pagi akan membuat laporan ke Polsek Penukal, biar pihak Kepolisian yang urus masalah hukumnya.


Alpian Kapolsek Penukal saat di hubungi melalui WhatsApp belum mengetahui perihal kejadian ini, selain itu belum juga ada laporan jika ada kejadian kriminal di Desa Sungai Langan," ungkapnya.

Kapores Muba Pimpin Langsung, Apel Operasi Yustisi Gabungan


MUBA,DS.COM - Kapolres Musi Banyuasin AKBP Erlin Tangjaya, S.I.K. memimpin apel gabungan pelaksanaan Operasi Yustisi penegakan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.


Apel berlangsung di halaman Mapolres Muba, bersama personel gabungan dari Polres Muba, Kodim 0401 Muba, dan Satpol PP Kab. Muba, Sabtu (21/11).

Operasi Yustisi digelar dalam rangka penegakan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 67 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pola Hidup Masyarakat yang Sehat, Disiplin, dan Produktif di Era Kebiasaan Baru Covid-19. Di Kabupaten Musi Banyuasin.

Dalam arahannya, Kapolres menyampaikan  bahwa "Selaku aparat kita lah yang dituntut dan bertanggung jawab untuk menyelamatkan warga dari terpapar Covid-19," ucap Kapolres kepada seluruh peserta apel. 

"Upaya yang dilakukan saat ini adalah menegakkan aturan yang ada di Kabupaten musi Banyuasin yaitu Perbup no 67 tahun 2020, yang mana dalam upaya penegakan aturan tersebut, Sat Pol PP sebagai lini terdepan dan instansi lainnya ikut mendukung," dan kegiatan ini kita lakukan secara serentak hingga ke polsek jajaran polres musi banyuasin, papar Kapolres.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa kegiatan Operasi Yustisi gabungan ini akan tetap dilaksanakan setiap hari, dengan mengedepankan penegakan hukum yang bersifat humanis berupa sanksi tertulis dan sanksi sosial dan dalam kegaiatan ini kita juga melakukan Penyemprotan dan membagikan masker kepada masyarakat, tutupnya.

Usai apel, Kapolres Muba Akbp. Erlin dan seluruh personel gabungan melaksanakan Operasi Yustisi sesuai lokasi yang sudah ditetapkan yakni di Pasar, dan menyebar di beberapa titik lokasi keramaian di kota Sekayu.(hsril)

Ambulance RSUD Lahat Pembawa Jenazah Tabrak Warung Diduga Ngantuk Berat


Lahat, DS - Diduga Sopir   mengantuk sehingga menabrak  Warung Albar di Jalan R E Martadinata  Bedeng Bandar Agung, kejadian pada Pukul  04;30 wib 21/11.


Nando pemilik warung sedang duduk dikasir, tiba- tiba terlihat ada mobil pembawa Jenazah ( Ambulance RSUD Lahat )dari Prabumulih membawa Jenazah seorang bayi berusia 7 bulan beralamat Desa Babatan Kecamatan Mulak Ulu.



Menurut Saksi mata lain " Jenazah sempat terpental keluar dari Ambulance dan warung pun  ditumbur oleh mobil Ambulance ini " ujar DD 34 tahun kepada Awak Media.

Menurut DD supirt itu diduga Ngantuk berat dan mengalami luka.


Sampai berita ini diturunkan Jenazah bayi dan keluarganya dibawa ke Desanya Babatan Mulak Ulu dan tampak berjaga- jaga petugas RSUD Lahat berpakaian Preman. ( Kerbay Mulak)

Bupati Muba Tawarkan BNI Dampingi Petani Sektor Hilirisasi Industri Sawit

Perkenalkan Program, CEO BNI Region Sumbagsel dan Lampung Audiensi Dengan Bupati Muba


MUBA,DS.COM - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menerima Audiensi Jajaran Bank Nasional Indonesia (BNI) Region Sumbagsel dan Lampung di Ruang Audiensi Bupati Muba, Jumat (20/11/2020).

CEO BNI Region Sumbagsel dan Lampung Sunarna Eka Nugraha mengatakan tujuannya menghadap Bupati Muba adalah untuk menyampaikan serta meminta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Muba terkait rencana program-program dan kegiatan perbankan BNI.

Yang diantaranya program penyaluran kartu tani, bantuan usaha tani, dan program pendukung e-government seperti aplikasi smart hospital.

"Mohon support nya Pak Bupati, kita diberi amanah menyalurkan kartu tani. Kartu tani ini juga berfungsi sebagai kartu debit, selain itu kita juga bisa memberi bantuan permodalan usaha para petani dengan bunga yang sangat rendah," kata Eka.

Lanjut Eka, di Kabupaten Muba potensi pertanian cukup besar, termasuk perkebunan kemudian industri pengelolaannya.

"Harapannya kami bisa lebih banyak berkontribusi disitu (bidang pertanian dan perkebunan)," imbuhnya.

Untuk Aplikasi Smart Hospital, ia menjelaskan, aplikasi tersebut berfungsi untuk memudahkan pendaftaran pasien atau penjadwalan pertemuan antara dokter dan pasien, memantau persediaan obat, serta transaksi keuangan rumah sakit.

"Agar dalam pengelolaan keuangan lebih transparan dan sinergis," ungkap Eka.

Atas penyampaian dari CEO BNI Sumbagsel dan Lampung tersebut, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menyambut baik rencana program atau produk-produk yang bisa membantu petani

Selain itu Bupati Dodi menyarankan agar BNI dapat melakukan pendampingan para petani di sektor hilirisasi perkebunan kelapa sawit, karena petani sawit di Kabupaten Muba bakal memiliki pabrik sawit sendiri yang suppliernya dari hasil program peremajaan sawit rakyat (PSR) dan sudah dilakukan seluas 12 ribu hektar. Dimana penerapan corporate farming yang akan dijalankan serta dikelola secara bersama-sama oleh para petani dan terpadu di dalam satu manajemen.

"Kelapa sawit potensinya besar kalau memasukkan program perbankan kesini. Silahkan dikaji, kami intinya siap bantu dan support," ujarnya.

Bupati Dodi juga meminta pihak BNI menyiapkan paparan terkait program apa saja yang bisa di support  Pemerintah Kabupaten Muba.

"Silahkan ditindaklanjuti, yang mana yang bisa disupport," tandasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Kepala BPKAD Muba Mirwan Susanto SE MM, Kepala Bappeda di Wakili Kabid Perekonomian Pendanaan Pembangunan Agus Arisman, Kadinkominfo Muba diwakili Kasi Hubungan Media dan Kemitraan Yettria SKM MSi, Wakil Pimpinan Wilayah BNI Palembang Penta, BM BNI Cabang Musi Palembat Firdaus Andiko, dan Pimpinan Bidang Bisnis dan Pemasaran BNI Musi Palembang Jeffri Dinata.(hsril)