NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label DaerahOKI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DaerahOKI. Tampilkan semua postingan

Pulau Maspari Bentuk Surga Tersembunyi Di Kabupaten Ogan Komering Ilir

OKI.DS, -- Pulau Maspari di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, masuk nominasi surga tersembunyi terpopuler dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020.

Pulau eksotis berbentuk ikan pari itu berada di Desa Sungai Lumpur, Kecamatan Tulung Selapan, OKI.

Keberadaan pulau ini menguatkan fakta bahwa Sumatera Selatan juga mempunyai hamparan pantai putih nan indah.

Secara fisiografis bentang alam Ogan Komering Ilir merupakan dataran rendah dengan rawa-rawa sebagai unsur utamanya. Ogan Komering Ilir juga menjadi wilayah di Sumsel dengan garis pantai terpanjang.

Bupati OKI, H. Iskandar, SE di Kayuagung mengatakan, pemkab sangat merespon positif anugerah ini karena menjadi media untuk promosi wisata daerah.

“Memang belum dipastikan bisa menang atau tidak, tapi setidaknya ini sudah satu langkah maju karena pariwisata itu membutuhkan promosi,” kata dia.

Peluang dari Pulau Maspari ini akan terpilih pada ajang anugerah yang digagas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini cukup terbuka karena beberapa keunggulan yang dimiliki. 

Pulau yang berada di paling timur Provinsi Sumatera Selatan ini memiliki keindahan alam yang sangat alami seperti terdapatnya batu karang, pasir putih, serta air laut yang masih jernih.

“Tentunya kami semua merasa sangat bangga dengan potensi alam nan indah di pulau Maspari,” ujarnya.

Di pulau Maspari sudah dikembangkan penangkaran kelompok Penyu Sisik salah satu jenis penyu yang sudah cukup langka.

Pulau ini masuk dalam kawasan terdepan berbatasan dengan Provinsi Bangka Belitung dan Lampung. Pulau Maspari ini akan menjadi ikon pariwisata, yang sangat membanggakan warga Sumsel untuk menyedot wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Dengan pengelolaan yang baik, Maspari akan dikenal hingga ke Mancanegara dan menjadi salah satu wisata andalan di Provinsi Sumatera Selatan,”harap Bupati.

Dirinya juga meminta kepada masyarakat untuk memberikan dukungan yang bertujuan mempromosikan pariwisata asal Kabupaten OKI ini.

Untuk diketahui saat ini pulau maspari masuk di nominasi ‘surga tersembunyi terpopuler’ dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API).

“Ayo bersama – sama kita dukung Pulau Maspari jadi pemenang API Award 2020 dengan cara kirim sms ketik API (spasi) 18G kirim ke – 99386, atau via Instagram dan Youtube melalui @APIaward,” tutur Bupati. (Kip) 

JALAN POROS DARI DESA CENGGAL MENUJU TALANG RIMBA MEMPRIHATINKAN

OKI.DS, -- Jalan Talang Rimba menuju Kecamatan Cengal yang kodisinya sudah seperti kubangan kerbau dikeluhkan oleh warga di dua desa yakni Talang Rimba dan Cengal.

Salah seorang warga sekitar Abu mengatakan, jalan penghubung dua desa itu sudah lama dalam keadaan rusak. Meski sudah lama rusak, jalan tersebut hingga saat ini tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir ( OKI).

“Jalan sudah lama gak dibangun kira-kira 4 tahun lebih lah dan ini masuk jalan poros Kabupaten Serang,” kata Abu kepada dutasumsel.com, Jumat (3/7/2020).

Menurutnya, keberadaan jalan tersebut sangat penting bagi warga. Karena, jalan itu merupakan akses alternatif bagi warga yang hendak aktivitas baik ke pasar maupun ke sekolahan. Karena jalan itu rusak, lanjut Abu yang akrab disapa ini, warga terpaksa harus mengambil jalan yang jarak tempuhnya lumayan jauh.

Hal itu dilakukan, kata Abu untuk menghindari hal yang tidak diinginkan saat melintasi jalan tersebut. Karena jalan tersebut selain rusak juga dipenuhi lumpur yang membuat licin.

“Karena jalan ini rusak parah warga yang mau aktivitas milih muter ke jalan lain meskipun jauh. hujan gini jalan jadi licin berbahaya untuk dilewati. Karena dijalan itu sudah banyak memakan korban khususnya pengendara motor banyak yang jatuh,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap Pemkab OKI untuk segera memperbaiki jalan itu guna kepentingan aktivitas ekonomi dan sekolah warga di dua desa tersebut.

“Saya berharap jalan ini segera dibangun oleh Pemkab karena jalan ini penting untuk warga untuk menjalankan roda ekonomi juga yang lainnya,” harapnya.(Alex)

Bentuk Kesiapan Satuan, Kodim 0402/OKI-OI Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla TA 2020

KAYUAGUNG.DS, -- Dalam Menghadapi ancaman bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di musim kemarau tahun 2020 ini, Komando Distrik Militer (Kodim) 0402/Ogan Komering Ilir,Ogan Ilir menggelar apel gelar pasukan dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan Karhutla di wilayah Kodim 0402/OKI,OI bertempat di lapangan apel Makodim 0402/OKI Kayuagung, Senin (15/6/2020).
Komandan Kodim 0402/OKI,OI Letkol Czi Zamroni, S.Sos. selaku pimpinan apel mengatakan bahwa kegiatan apel ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Kodim 0402/OKI,OI dalam menghadapi ancaman Karhutla di dua wilayah naungan Kodim 0402/OKI yaitu di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Kabupaten Ogan Ilir.
"Kegiatan apel ini sebagai tindaklanjut apel gabungan yang telah dilakukan beberapa hari lalu di Pemkab OKI dan Pemkab Ogan Ilir, dan menindaklanjuti SK Gubernur Sumsel Nomor 318/SPTS/BPBD-SS/2020 tentang Pembentukan Posko Satgas Siaga Darurat Bencana Asap Akibat Karhutla di Provinsi Sumsel serta sebagai bentuk kesiapan Kodim 0402/OKI,OI dalam menghadapai ancaman Karhutla”, ujar Dandim.
Dalam memimpin pelaksanaan apel tersebut, Letkol Czi Zamroni, S.Sos. juga mengungkapkan bahwa pihaknya (Kodim 0402/OKI-OI) siap mendukung sepenuhnya kegiatan penanggulangan Karhutla dan bencana alam yang terjadi di wilayah Teritorial Kodim 0402/OKI-OI.

“Kita siap mendukung program ini, baik yang berada di wilayah Kabupaten OKI maupun di wilayah Kabupaten Ogan Ilir dan seluruh personel dengan keterbatasan yang ada siap untuk dikerahkan dalam penanggulangan Karhutla, mereka akan terjun langsung ke lapangan untuk membantu penanggulangan Karhutla dengan melakukan sosialisasi maupun penanggulangan terjadinya kebakaran di wilayah,” jalas Zamroni.

Lebih lanjut Dandim menuturkan, seperti pengalaman tahun sebelumnya medan Karhutla cukup rumit karena lahan gambut dan peralatan yang kurang ideal memang butuh kesiapan yang tepat dalam penanganan terhadap bencana Karhutla tahun ini. "Dalam penanganan Karhutla kita harus selalu berkoordinasi satu sama lain bersama stakeholder terkait Satgas Karhutla sesuai dengan tipologi kultur alam di wilayah OKI maupun OI," ungkap Dandim.

Selain itu, dalam apel tersebut Dandim 0402/OKI juga menyampaikan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 yang dilaksanakan oleh Kodim 0402/OKI-OI di Desa Sarang Lang Kecamatan Pemulutan Barat Kab. Ogan Ilir.

“Hari ini kita juga sudah mulai melaksanakan program TMMD ke-108 yang didahului dengan kegiatan Pra TMMD dan secara resmi akan dibuka pada tanggal 30 Juni 2020 mendatang, untuk itu personel yang terlibat kegiatan harus bertanggung jawab, baik itu yang terlibat kegiatan Satgas Karhutla, TMMD maupun Satgas penegakkan disiplin protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19”, kata Letkol Czi Zamroni.

“Jaga keamanan diri maupun keluarga dalam melaksanakan tugas, khususnya dalam tugas penegakkan disiplin protokol kesehatan maupun tugas-tugas lainnya”, pungkas Dandim.

Dalam pelaksanaan apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan Satgas Karhutla Kodim 0402/OKI tahun 2020 diikuti oleh para Danramil dan Babinsa jajaran Kodim 0402/OKI serta dihadiri Kasdim dan para Perwira Staf Kodim 0402/OKI-OI juga dilakukan pengecekan perlengkapan berupa mesin pompa air dan kendaraan bermotor yang dipertanggung jawabkan kepada masing-masing perorangan. Tim

Warga Desa Pedu Terusik Atas Dilakukan Pembangunan TOWER PT.XL AXIATA

OGAN KOMERING ILIR.DS, -- Warga masyarakat Desa Pedu Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir, sum-sel, terusik dengan adanya pembangunan Tower XL.AXIATA yang dilakukan oleh Oknum Kepala Desa Pedu bapak Idren Panduwinata, Tower yang dibangun di Desa Pedu, bahkan tower sudah berdiri atas dasar tanpa izin dari masyarakat Desa Pedu,dan warga setempatpun tidak pernah melakukan penanda tanggani terhadap izin tower tersebut, masyarakat setempat takut akan dampak dari pendirian tower tersebut, seperti "GELOMBANG RADIASI DAN TOWER ROBOH", ujar salah satu warga yang berinisial Y, kepada awak media.
Dan saat awak media ingin melakukan penggalian informasi tentang tower Desa Pedu Kepala Desa Pedu yang bernama Idren Panduwinata mengatakan tidak tahu menahu dan tidak berhak tahu, dan dengan lantang serta berkata kasar kepada awak media dengan kata"BENGGAK" atau istilah bahasa indonesia adalah  bodoh, bahkan Oknum Kepala Desa tidak takut kepada Polisi,Pengadilan Negeri, apa ini menandakan sikap profesional seorang kades? 

Bahkan mirisnya awak media diusir oleh istri dari Kepala Desa Pedu dan masyarakat warga setempat meminta keadilan kepada pemerintah dan instansi terkait, untuk segera melakukan tindak lanjutan, Warga Desa Pedu bahkan telah melaporkan perihal ini dan mengirim surat somasi ke Polres OKI, Bupati OKI, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Kayuagung, ungkap Y masyarakat Desa Pedu yang di rahasiakan. (Tim DS)

Kodim 0402/OKI Gelar Donor Darah, Bantu PMI Atasi Kekurangan Ketersediaan Darah Akibat Pandemi Covid-19

KAYUAGUNG.DS, --Wabah virus Corona atau dengan sebutan lain Covid-19 yang tengah merebak di seluruh penjuru dunia termasuk di Indonesia membuat semua pihak bahu-membahu memerangi virus yang telah merenggut ratusan korban jiwa di tanah air ini. Tak terkecuali jajaran Kodim 0402/OKI, selain aktif melakukan sosialisasi pencegahan virus ini dan melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai tempat, Kodim 0402/OKI juga ikut membantu Palang Merah Indonesia (PMI) yang kekurangan stok darah dengan menggelar donor darah.
"Kodim 0402/OKI- OI akan terus berupaya untuk melakukan hal positif dan bermanfaat bagi masyarakat, salah satu cara yang kami pilih adalah dengan aksi donor darah," kata Dandim 0402/OKI Letkol Czi Zamroni, S.Sos. melalui Kepala Staf Kodim Mayor Chk Ernanda Laksanawan, S.H., M.H., Jumat (3/4/2020).
Mayor Chk Ernanda menjelaskan, proses donor darah yang diambil dari personel jajaran Kodim 0402/OKI ini dilaksanakan secara sukarela. Dari hasil pengambilan darah ini, nantinya akan disimpan di bank darah sebagai stok darah, "Untuk kemudian digunakan dalam transfusi darah bagi yang membutuhkannya, termasuk pasien yang mungkin dinyatakan terpapar Covid-19," kata Mayor Chk Ernanda.

Lebih lanjut diungkapkan Mayor Chk Ernanda, adanya program pembatasan sosial yang sedang dilakukan maka ketersediaan darah bisa berpengaruh. Aksi donor darah Kodim 0402/OKI pun diharapkan bisa membantu PMI dalam rangka menjaga ketersediaan darah yang sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat.

Ia juga meyakini bahwa manfaat donor darah sendiri dapat meningkatkan produksi sel darah merah, hal itu terjadi karena saat melakukan donor, sel darah merah akan berkurang. Sumsum tulang belakang pun akan segera memproduksi sel darah merah baru untuk menggantikan yang hilang. Dengan rutin melakukan donor darah, maka tubuh akan terpicu untuk melakukan pembentukan darah baru yang segar. "Melalui sirkulasi sel darah yang rutin tentunya akan membantu tubuh meningkatkan kekebalan dari berbagai serangan virus termasuk Covid-19," tutupnya.

Adapun kegiatan donor darah ini digelar di Poskes 02-10-02 Makodim 0402/OKI yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang diikuti personel jajaran Kodim 0402/OKI.Red

Sinergitas TNI-Polri Bersama Masyarakat OKI Lakukan Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

OKI.DS, --- Sinergitas TNI-Polri di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) diwujudkan oleh personel jajaran Kodim 0402/OKI dan Polres OKI bersama Pemda OKI di wilayah kota Kayuagung melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan Virus Corona (Covid–19) dilanjutkan kegiatan gotong royong bersama bersihkan lingkungan di jalan-jalan protokol dan pasar Kota Kayuagung OKI guna menjaga kebersihan lingkungan, Minggu (15/3/2020).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres OKl AKBP Alamsyah Pelupessy, SH.SIK,.M.Si, Kasdim 0402/OKI Mayor Chk Ernanda Laksanawan, SH., MH., Kadis kesehatan Kab. OKI, Kepala DKK Kab. OKI, Danramil 402-10/Kayuagung, Kapolsek Kayuagung, Camat Kota Kayuagung dan Lurah jajaran Kecamatan Kota Kayuagung.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy, SH.SIK,.M.Si, mengatakan, untuk antisipasi penyebaran virus corona khususnya di wilayah Kabupaten OKI, perlu diberikan pemahaman cara pencegahannya sehingga masyarakat tidak panik menghadapi penyebaran virus corona tersebut.

Oleh karena itu, jajaran Polres OKI yang dibantu unsur TNI dari Kodim 0402/OKI, Dinas terkait di Pemkab OKI dan masyarakat bersama-sama melaksanakan gotong royong di beberapa titik, yakni di tempat keramaian umum pasar Induk Kota Kayuagung, asrama TNI dan Polisi, tempat Ibadah dan diseputaran taman kota Kayuagung.

“Dan tidak hanya itu, personel Polres dan Kodim bergandengan dengan Dinas Kesehatan melaksanakan sosialisasi ketempat keramaian dan kesekolah-sekolah agar para siswa dan siswi memahami betul cara mencegah dan mengatasi penyebaran infeksi Virus Corona (Covid-19), sekaligus mengajak para siswa siswi berperilaku hidup sehat untuk mencegah Virus tersebut,” jelas Kapolres.

Kepala Staf Kodim 0402/OKI Mayor Chk Ernanda Laksanawan, SH., MH., menambahkan, bahwa kegiatan gotong royong ini diharapkan untuk menjaga kebersihan wilayah di Kota Kayuagung guna mencegah timbulnya berbagai penyakit. “Oleh sebab itu kami dari Kodim dan Polres serta Pemerintah Kabupaten OKI melakukan gotong royong bersihkan lingkungan dan sampah yang ada di tempat-tempat keramaian agar warga terhindar dari demam berdarah dan virus Corona”, ujar Kasdim OKI.

Sementara itu, para Tokoh dan Masyarakat setempat sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada jajaran Polres dan Kodim OKI terhadap apa yang telah dilaksanakan personelnya, kegiatan yang sangat mulia ini demi untuk keselamatan dan kesehatan seluruh masyarakat OKI atas sosialisasinya dan pelaksanaan bersih-bersih lingkungan ini.Tim

Cegah Novel Coronavirus, Kodim 0402/OKI gelar Sosialisasi

KAYUAGUNG.DS,-- Untuk mengantisipasi penyebab dan terpaparnya Novel Coronavirus yang akhir akhir ini menjadi penyebab kematian yang mengkhawatirkan khalayak ramai seluruh belahan bumi ini, Denkes 02.04.04 Palembang menyelenggarakan sosialisasi mengenai virus corona atau yang dikenal dengan 2019 N COV di Makodim 0402/OKI
Dandenkes Palembang Letkol Ckm DR dr Machnizar SP.Kj melalui Kapten Ckm dr Wulan menyampaikan panjang lebar mengenai virus Corona, baik berupa cara penularannya ataupun perkembangannya.
Sosialisasi ini di hadiri Dandim 0402/OKI Letkol Czi Zamroni S.Sos, Kasdim 0402/OKI, Pabung 0402/OKI, Para Danramil, Danunit Intel, Perwira Staf, prajurit dan Pns beserta Persit jajaran kodim 0402/OKI, bertempat di Kantin Kartika Makodim 0402/OKI Jln. Letnan Darna Jambi Kayuagung Sumsel ( Senin 11/2/2020).

Gejala yang disebabkan oleh virus ini menyebabkan penderita mengalami demam tinggi, batuk dan gangguan pernafasan. Virus corona ini sudah ada sejak lama, bahkan yg sudah dikenal menyebabkan penyakit selama ini yaitu SARS dan MERS. Namun virus corona mengalami mutasi dan menjadi jenis virus baru yg saat ini dikenal  sebagai 2019-ncov, satu keluarga dengan virus corona lain yg juga menyerang saluran pernafasan. Virus corona ini banyak terdapat dari hewan liar jenis ular dan kelelawar, yang mana dagingnya dikonsumsi manusia yang tidak dikelola dengan secara benar/matang.

“Penularan virus corona juga bisa melalui udara dan sentuhan langsung dengan penderita yang sudah terjangkit virus corona. Cara menghindarinya yakni dengan mencuci tangan terutama saat makan, menjaga kebersihan, berolahraga, menggunakan masker, dan banyak mengkonsumsi buah serta sayuran.”

Virus ini menyebar seperti virus influenza pada umumnya, corona virus menyebar melalui batuk dan bersin mereka yang terinfeksi, penyebaran juga bisa terjadi lewat sentuhan tangan, atau bagian lain yang umum disentuh oleh penderita, Virus corona mempunyai gejala mirip dengan flu biasa Gejala lainnya pilek, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala dan demam.

Bagi orang yang sistem kekebalan tubuhnya sedang lemah, misalnya orang tua dan anak-anak, virus ini bisa menyebabkan penyakit saluran pernapasan yang lebih serius. Mulai dari pneumonia sampai bronchitis.

Kiat pencegahan penyakit kronis diantaranya, Menerapkan pola hidup yang sehat dengan memakan makanan yang sehat, berolahraga secara rutin agar daya tahan/imunitas tubuh kita tetap prima, ujar dr Wulan.
Sumber Kodim 0402 OKI/OI

Salah Satu Buaya Yang Meresahkan Warga Desa Tanjung Serang Tertangkap

KAYUAGUNG.DS,-- Piralnya muncul di Dunia Maya berita  buaya di siang hari , sekejab desa Tanjung serang kecamatan kota Kayuagung menjadi menyedot perhatian masyarakat Oki. Minggu 3/11/2019.

Tertangkapnya se ekor buaya yang di buru oleh Pemkab Oki di bawah komando Kadin Pol-PP melalui stafnya Sawaludin.S.Sos bersama pawang buaya, berakhir sudah satu ekor buaya yang panjangnya sekitar 3 meter dan berat antara 2 ton tersebut berhasil diamankan. Sekitar pukul 20.30 wib Sabtu 2/11/2019.Sudah hampir.2 Minggu ini buaya tersebut selalu.muncul di sekitar sungai desa Tanjung serang.sejak.kabar tersebut tersebar.warga.berduyun duyun ke lokasi munculnya buaya tersebut.

Warga Tanjung serang Kosim (53 th ). Kepada media ini bercerita mengatakan buaya tersebut diperkurikan muncul.karena air sungai sudah surut dan kemarau membuat buaya tersebut kelaparan .

Tertangkapnya buaya Sabtu 2/11 telah dilakukan usaha satu hari sebelumnya yaitu hari Jumat sampai.malam Sabtu belum ada tanda tanda buaya muncul.
pimpinan Pol-PP  Syawaluddin memutuskan stap.pencarian dan dilanjutkan besoknya Sabtu dan hingga.malamnya tepat pukul 20.30 wib tim SAR Pol-PP dan pemadam.kebakaran kab Oki. Membisikan senjata apinya ke kepala Buaya saat itu muncul.

Setelah tertembak kepala.buaya tersebut, buaya itu di angkat.dengan jeratan tali dan lain lain sehingga.buaya itu lemas tidak.berdaya.manun hingga.berita ini di tulis masih.bernapas.Menurut Syawal akan kita serahkan kepada dinas satwa Sumsel. Dan.perkuraan buaya yang belum tertangkap ada 2 ekor lagi.

Warga setempat  Mahludin berharap buaya 2 tersebut tetap di tangkap..karena kami.warga sekitar takut betul.kalau.buaya tersebut naik.ke daratan dan tentu warga akan menjadi incaranya selain Ayam. Itik yang mang santapan buaya.

Pewarta : Tim Red

DANDIM 0402/ OKI- OI TARGET KAN 3 HARI PADAMKAN KHARHUTLAH DENGAN CARA KEROYOKAN

dutasumsel.com.KAYUAGUNG, -- Satuan Tugas Pengendalian Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan (Satgas Dalkarhutbunlah) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel berjibaku memadamkan 22 titik kebakaran yang tersebar di 16 Desa pada 8 Kecamatan di Kabupaten OKI.

Semua elemen terlibat dalam aksi keroyokan ini mulai dari Pemerintah Daerah dari tingkat Kabupaten hingga desa, BPBD, TNI/Polri, RPK Perusahaan, MPA, Manggala Agni serta masyarakat sekitar.

“Kemarin kita lakukan pemantauan udara bersama Kapolres dan Dandim, ada 22 titik kebakaran yang menimbulkan asap, hari ini kita kuatkan upaya keroyokan libatkan masyarakat,” Ungkap Sekda OKI, H. Husin, S. Pd, MM saat memimpin apel pengendalian Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan di Kayuagung, Selasa, (15/10).

Dari pemantauan udara pada Senin sore menurut Sekda titik kebakaran tersebar di 22 titik, yaitu Desa Jungkal Kecamatan Pampangan, Desa Cengal dan Talang Rimba Kecamatan Cengal, Desa Karang Sia Kecamatan Sungai Menang, Desa Menang Raya dan Cinta Jaya Kecamatan Pedamaran, Desa Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Lubuk, Desa Tanjung Lubuk, Teloko, dan Desa Tanjung Menang Kecamatan Kota Kayuagung, Desa Pulau Beruang dan Desa Lebung Itam dan Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan serta Desa Air Rumbai dan Desa Perigi Kecamatn Pangkalan Lampam.

Sekda lalu memerintahkan kepada OPD terkait untuk menyebar ke 22 titik kebakaran tersebut dan menghimbau kepada pemerintah di jajaran terbawah untuk melakukan pencegahan dan pemadaman.

“Silahkan pagi ini kita menyebar ke lokasi tugas masing-masing, ajak pemerintah setempat, libatkan masyarakat dalam pengendalian dan pemadaman” Tegas Husin.

Usai apel, Sekda didampingi Kalakha BPBD Kabupaten OKI, Listiadi Martin menuju Desa Sumber Hidup Kecamatan Pedamaran Timur.

Sekda memberikan himbauan langsung kepada masyarakat yang sudah berkumpul di Balai Desa.

“Bencana asap ini tentu tidak kita inginkan. Kami mengetuk nurani masyarakat sekalian untuk bersama-sama mencegah serta memadamkan titik api yang ada di desa masing-masing, mari kita jaga lingkungan dari lingkup terkecil” Ungkap Sekda.

Dikecamatan lain beberapa OPD yang terdiri dari Badan Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Perkebunan dan Dinas Sosial mengkoordinir camat dan Kepala Desa untuk mengerahkan masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemadaman api.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakha) BPBD OKI, Listiadi Martin mengungkap tren asap yang timbul pada Senin kemarin bukan dari titik api baru namun titik api sebelumnya yang belum tuntas padam.

“Inilah kondisi gambut, padam dipermukaan di kedalaman masih terbakar. Kita sudah melakukan pemetaan, fokus kita pendinginan pada titik-titik tersebut” Kata Listiadi.

Komandan Kodim 0402 OKI/OI, Letkol. Inf. Riyandi mengungkap operasi pemadaman kebakaran lahan di OKI ditarget dalam 3 hari dengan pola keroyokan dan partisipisasi masyarakat.

“Waktu kita cuma 3 hari ke depan karena akan ada konsentrasi lain, pola dengan pelibatan masyarakat” Tegas Dandim.

Dandim Riyandi mengungkap pelibatan masyarakat ini untuk menimbulkan kesadaran dan partisipasi aktif warga dalam pencegehan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

“Ke depan kalau masyarakatnya sudah sadar saya pikir sudah tidak perlu ada satgas, masyarakat itu sendiri yang memadamkan api bahkan mencari pelaku pembakar lahan” ungkap Dandim.

Prinsip gotong royongan dan kesadaran menjaga lingkungan tambah Dandim perlu ditanamkan.
Untuk mengendalikan kebakaran lahan pada 22 titik api, Satgas telah membanggi tim serta menambah posko-posko siaga.

“Hari ini kita tambah kekuatan di posko Riding lalu di Kayuagung ditambah dua posko lagi, semua elemen kita sinergikan” Tutup Dandim.

Pewarta : Tim DS

Home Industri Tahu Tugumulyo Di Grebek Tim Kesehatan Kabupaten OKI

Dutasumsel.com.KAYUAGUNG, -- Jajaran Polsek Lempuing yang dipimpin AKP Bustomi SH MH bersama Tim dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Tugumulyo menggerebek home industri tahu yang diduga kuat menggunakan bahan berbahaya formalin, Senin (20/5).

Dari hasil penggeledahan pabrik tahu milik Ahmad Isro’i, di Dusun 3 RT 03 Desa Tugumulyo, Kecamatan Lempuing, petugas mendapati barang bukti berupa 1 derigen berisi 10 liter formalin murni, 4 derigen berisi 20 liter air dicampur formalin dan 26 kantong plastik berisi tahu siap kirim sekitar 2.650 biji.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra didampingi Kapolsek Lempuing, AKP Bustomi SH., melalui Paur Humas Ipda M Nizar membenarkan adanya penggerebekan pabrik tahu yang diduga kuat menggunakan bahan pengawet berbahaya.

“Awalnya bersama tim kita sidak di penjual tahu di Pasar Tugumulyo. Dari sidak itu banyak ditemukan tahu mengandung formalin. Kita kembangkan kasus itu, dan ternyata pabriknya berada tak jauh dari Pasar Tugumulyo,” ucap Ipda Nizar.

Setelah itu, pihaknya bersama tim mendatangi pabrik di Dusun 3 RT 03 Desa Tugumulyo yang diketahui merupakan lokasi pembuatan tahu berformalin.

“Setelah kita datangi pabrik itu, ternyata benar, disana tempat memproduksi tahu berformalin dengan kadar cukup tinggi. Guna penyidikan, kasus ini akan kita limpahkan ke Unit Pidsus Polres OKI,” ucapnya.

Atas perbuatan tersebut, pelaku dapat dijerat UU kesehatan dan UU Perlindungan konsumen.

Pewarta : Tim Red
Redaksi  : 20.05.2019,dutasumsel.com

JALAN TOL KAYUAGUNG PALEMBANG BISA MENCAPAI 45 MENIT

Dutasumsel.com.KAYUAGUNG,-- Pemerintah memastikan Tol Trans Sumatera dari Bakauheni, Lampung ke Jakabaring, Palembang bisa digunakan saat mudik lebaran 2019.

Khusus ruas tol Kayuagung-Palembang sepanjang 33,5 Km akan memangkas jarak tempuh Kayuagung-Palembang sejauh 62 km menjadi 33,5 km atau dari waktu tempuh 120 menit menjadi 45 menit saja.

“Dari Terbanggi (Besar) sampai Pematang ini ada dua lajur baik dari Bakauheni ke sini maupun sebaliknya. Dari Pematang Panggang sampai ke Kayu Agung Langsung ke Jakabaring itu sudah bisa dicapai namun satu jalur, Mudah-mudahan fungsionalisasi tol bisa bantu masyarakat lebih baik mudiknya,” ucap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat meninjau langsung ruas tol PPKA IV A Desa Celikah Kecamatan Kayuagung kemarin (11/5)

Menteri Basuki menjelaskan, secara total ruas tol PPKA-Palembang memang belum bisa langsung dioperasionalkan karena pengerjaan ruas tol sebagian masih dalam proses.

Adapun ruas tol Pematang Panggang-Kayu Agung ini ditarget selesai akhir Juli 2019, untuk ruas tol Kayuagung Palembang ditarget selesai Oktober 2019.

Tol fungsional bisa digunakan pemudik pada pukul 06.00 WIB sampai 18.00 WIB. Namun bisa juga berubah sesuai kondisi lapangan.

“Ini operasional dari pukul 06.00 WIB sampai 18.00 WIB, kecuali kalau ada hal urgen dan dengan rambu khusus dan dikawal dan sebagainya bisa digunakan malam,” ucap Basuki.

Senior VP Presiden PT Waskita Karya, Heri Susanto menambahkan, untuk Jalur Kayuagung-Jakabaring sepanjang 33, 5 km sebagian besar sudah teraspal dan menyisakan 4 km masih agregat tepatnya di STA 13 dan STA 17. Meski agregat Heri memastikan jalan bisa dilalui da tidak berdebu.

Pewarta : Tim Red
Redaksi, 14,05,2019,dutasumsel.com

Apa Pun Jenis Hiburan Malam Di Larang Oprasi Oleh Sat Pol PP Pemkab OKI

Dutasumsel.com.KAYU AGUNG,-- Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Satuan Pol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) menekankan agar pemilik tempat hiburan kegiatan karaoke, cafe, panti pijat, dan jenis hiburan lainnya dilarang mengoperasikan kegiatan usahanya pada bulan suci ramadhan dan hari-hari besar keagamaan.

“Jika masih ada yang melanggar kami tidak akan segan-segan memberikan sanksi. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat berakibat dijatuhkannya sanksi, baik berupa sanksi denda dan sanksi pidana,” kata Kepala Bidang (Kabid), Penegakan Perda Sat Pol PP dan Damkar Kab OKI, Syawal Harahap saat dikonfirmasi, Minggu (5/5/2019).

Hal ini kata Syawal sesuai dengan Perda Kab OKI, No 5 Tahun 2017, tentang Penyelenggaraan tempat Hiburan malam.

Syawal menegaskan, pihaknya juga sudah menyurati 18 Camat se-Kab OKI. Surat yang dikirimkan pada April 2019 kemarin tersebut berisikan himbauan yang harus dilaksanakan. Surat tersebut berupa himbauan. Dalam rangka mewujudkan ketertiban umum, ketentraman masyarakat serta mengembangkan sikap saling menghargai dan saling menghormati serta sebagai bentuk sikap toleransi bagi umat muslim.

“Khususnya dalam menjaga kesucian dan kekhusyukan mayarakay dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1440 H tahun 2019 M,” katanya.

Syawal mengatakan, ada lima poin dalam surat himbauan yang ditandatangani oleh Bupati OKI, Iskandar SE. Pertama Kepada Pemilik Rumah Makan, Restoran, Warung Makan dan sejenisnya agar tidak melakukan aktivitas secara terang-terangan di siang hari. Apabila tetap buka pada siang hari agar memasang tirai, kain atau bahan sejenisnya sehingga dapat membatasi pandangan terhadap makanan atau masakan yang dijual.

Yang kedua kepada pemilik tempat hiburan, kegiatan karaoke, cafe, panti pijat dan tempat jenis hiburan lainnya dilarang mengoperasikan kegiatan usahanya pada bulan suci Ramadhan dan hari-hari besar keagamaan.

“Seluruh kegiatan hiburan malam mulai H-3 sampai H+3 bulan suci ramadhan, dilarang beroperasi. Jika melanggar sanksinya tegas. Bisa sanksi denda dan Sanksi Pidana,” katanya.

Selanjutnya, Kepada pemilik hotel atau penginapan agar lebih memperhatikan aspek kepatutan dalam menerima tamu/pengunjung dan tidak melakukan kegiatan yang melanggar norma/kaidah yang berlaku di masyarakat serta ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat berakibat dijatuhkannya sanksi, baik berupa sanksi denda dan sanksi pidana.

Melalui surat itu dihimbau juga kepada kepada Kepala Desa di wilayahnya agar warga masyarakat dapat menjaga ketentraman dan kenyamanan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa terutama pada saat menjalankan ibadah sholat tarawih.

“Dilarang menyulut petasan,mercon atau kembang api, membuat gaduh seperti suara binatang, suara musik, suara kendaraan dan lain-lain sebagainya yang dapat mengganggu jalannya kegiatan ibadah,” katanya.

Saat disinggung mengapa surat himbauan tersebut dikirim ke Camat se-Kab OKI, Syawal menjelaskan diharapkan peran serta pihak kecamatan juga menyampaikan hal tersebut. Di Kab OKI ini ada 18 Kecamatan. Dengan ketersediaan personil di kabupaten tidak mencukupi untuk melakukan sosialisasi dengan cepat.

“Makanya kita surati pihak kecamatan untuk melakukan hal sama. Kalau Untuk wilayah dalam kota Kayuagung dan kecamatan terdekat himbauan juga kita lakukan secara langsung,” katanya.

Pewarta : Tim Red
Redaksi,05/05/19, dutasumsel.com

Kepala Satgas Korsupgah KPK, Aida Ratna Zulaiha menyatakan berdasarkan hasil evaluasi wajib lapor LHKPN di OKI masih sangat rendah.

KAYUAGUNG, DS, -- Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendapat beberapa catatan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pencegahan korupsi terintegrasi tahun 2018.

Salah satu poin penting yang menjadi catatan dari KPK adalah kewajiban menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) dan laporan gratifikasi.

Kepala Satgas Korsupgah KPK, Aida Ratna Zulaiha menyatakan berdasarkan hasil evaluasi wajib lapor LHKPN di OKI masih sangat rendah. LHKPN ini wajib berdasarkan Undang-Undang dan Peraturan KPK. Sedangkan laporan gratifikasi dilakukan jika ada saja.

“Di OKI, ada 177 orang wajib lapor (LHKPN), tapi berdasarkan catatan baru 40% yang melapor. Bahkan, di DPRD dari 41 orang yang wajib lapor baru 1 orang yang menyampaikan laporan,” tutur Aida pada Rakor dan Evaluasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Kantor Bupati OKI, Kamis (21/3).

Aida menerangkan, sejak 2009 hingga 2018, bahwa modus korupsi utama yang paling besar ditemukan adalah suap dan pengadaan barang dan jasa dengan 87%. Di mana yang paling banyak terjerat adalah aktor politik dan eksekutif, sehingga menurutnya pencegahan korupsi terintegrasi ini sangat diperlukan.

“Untuk itu koordinasi dan pencegahan supervisi korupsi ini dilakukan. Jadi kami datang menyampaikan,” ujarnya.

Lanjut Aida, 11 catatan yang ditujukan kepada Pemkab OKI, ini bukan hanya catatan negatif seperti penyampaian LHKPN yang masih rendah. Namun, juga terdapat beberapa catatan positif seperti peringkat kelima dari 18 kabupaten/kota plus provinsi di Sumsel, tentang pencapaian Renaksi Korsupgah dengan nilai 68%.

Pengelolaan dana desa juga termasuk menjadi catatan positif dari KPK ini.

“Nilai ini sebenarnya masih perlu ditingkatkan salah satunya dalam perencanaan dan termasuk optimalisasi pendapatan daerah. Manajemen aset juga walaupun relatif tinggi agar terus diperbaiki sehingga bisa lebih tinggi lagi,” jelasnya.

Sementara terkait hal-hal yang menjadi catatan negatif ada kemungkinan karena kekeliruan, ke depan agar lebih diperhatikan timing, dan ketepatan sehingga bisa lebih tepat.

Menanggapi hal ini, Bupati OKI, H Iskandar SE mengatakan, catatan-catatan ini adalah untuk penyempurnaan ke depan.

Menurut Bupati, pertemuan dengan pihak KPK adalah agar para OPD di daerah ini dapat melaksanakan tugas dengan aman dan nyaman.

“OKI harus merespon positif untuk mencegah KKN ini dan mencapai tujuan pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa dan ini akan berdampak kepada kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Pewarta : Arry p / San
Redaksi : Dutasumsel

Diduga Cabuli Bocah 11 Tahun, Warga Gajah Mati Diamankan

KAYUAGUNG, DS, - Malang dialami oleh anak dibawah umur berasal dari Dusun V Desa Gajah Mati Kecamatan Sungai Menang Kabupaten OKI ini. Sebut saja Bunga (11). Korban diduga telah dicabuli Sudar Mika Bin Mulyadi, (34), warga yang sama di sebuah kebun karet Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, OKI pada Kamis, 7 Maret 2019.
Akibat pencabulan itu, korban mengalami traumatis cukup mendalam. Sementara tersangka kini dilimpahkan ke PPA Polres OKI.

Informasi yang dihimpun dilapangan, penangkapan tersangka didasari dari laporan keluarga korban,dengan laporan tersebut, LP/B/03/III/2019/Sek Sungai Menang. Tersangka ditangkap pada 8 Maret 2019 sekitar pukul 12.00WIB.

“Informasi keberadaan tersangka sudah diketahui. Tak mau kecolongan, kapolsek bersama Kanit Reskrim dan anggota Opsnal melakukan penangkapan tersangka dikediamannya tanpa melakukan perlawanan,” ucap Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syahputra, S.Ik melalui Kasubag Humas Polres OKI Ipda Suhendri, SH, Sabtu (9/3).

Berdasar keterangan tersangka, lanjut Suhendri, pada Kamis 7 Maret 2019 sekitar pukul 22.00WIB di kebun karet Desa Gajah Mati, tersangka melakukan tindak pidana pencabulan anak dibawah umur.

Kejadian tersebut bermula saat tersangka Sudar Mika mengajak korban untuk belanja di warung. Tiba-tiba tersangka mengajak korban ke kebun karet dan memaksa korban untuk di cabuli.

Dengan mengunakan jari, tersangka memasukkan ke kemaluan korban dan memoles alat kelamin tersangka ke kemaluan korban. Setelah alat kelamin  tersangka mengeluarkan sperma, korban langsung diantar pulang oleh tersangka.
Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut kepada kakak korban.

“Tersangka yang berprofesi sebagai petani disangkakan melakukan tindak pidana pencabulan sesuai pasal 82 ayat 1 UU RI  No 35/2014. Kini tersangka masih mrnjalani proses penyidikan di PPA Polres OKI,” jelasnya.

Pewarta : Arry P
Redaksi : Dutasumsel

BAWA SAJAM YOGA WARGA SUNGAI CEPER DIAMANKAN DIPOLSEK

KAYUAGUNG, DS,-- Polsek Pedamaran Timur (Petir) berhasil mengamankan Yoga Pratama Bin Herman, (30), pelaku tindak pidana senjata tajam (sajam). Pelaku tertangkap tangan memiliki sebilah pisau saat melintas di Desa Sumber Hidup SP1 Pedamaran Timur Kamis (7/3) sekitar pukul 14.30WIB.
Kapolres OKI AKBP Donni Eka Saputra melalui PAUR Subbag Ipda Muhammad Nizar menjelaskan diciduknya warga Desa Sungai Ceper Kecamatan Sungai menang disaat polisi tengah melakukan patroli.

“Kapolsek Ipda Panca Mega Surya bersama anggota tengah melaksanakan patroli di seputar wilayah hukum Polsek Pedamaran Timur, lalu pelaku yang saat itu terlihat melintas menggunakan motor di TKP,” terangnya.

Dia melanjutkan, sesaat setelah kendaraan pelaku dihentikan, petugas melakukan penggeledahan, yang kemudian didapati sebilah sajam.
“Dari penggeledahan, petugas menemukan pisau yang diselipkan dipinggang kiri pelaku,” ujarnya.

Nizar menambahkan, pelaku yang berprofesi sebagai sopir ini digelandang ke kantor Polsek guna dimintai keterangan.

“Barang bukti berupa sebilah pisau beserta pelaku diamankan di Mapolsek Pedamaran Timur guna penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Pewarta : Arry P
Redaksi : Dutasumsel

OKI Mandira Dipasang Label Keluarga Miskin, 343 KPM PKH Mesuji Undur Diri OKI MANDIRA

KAYUAGUNG,DS, - Rumah keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bersiap diberi label “keluarga miskin”. Ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa penerima KPM PKH benar-benar keluarga miskin.

“Untuk keluar dari KPM PKH harus didasarkan oleh kesadaran masyarakat, istilahnya mengundurkan diri. Penulisan di dinding rumah sebagai salah satu cara untuk memastikan program pro poor atau kemiskinan ini tepat sasaran,” tutur Kepala Dinas Sosial OKI, H Amiruddin, Senin (4/3).

Di OKI, lanjut Amir, KPM PKH tercatat capai 35.526 keluarga yang tersebar di 18 kecamatan.
Pelabelan di rumah keluarga penerima manfaat PKH lebih dahulu telah dilaksanakan di Kecamatan Mesuji. Hasilnya, penurunan penerima PKH berkurang hinga 25 persen.
“Setelah ada rakor di pusat, kami bersama unsur tripika mengajak kepala desa dan masyarakat melakukan validasi ulang penerima PKH.

Kesepakatan bersamanya bahwa rumah penerima manfaat kita tulisi dengan cat semprot. Akhirnya banyak warga yang tadinya menerima justru enggan dicap sebagai keluarga miskin. Dengan kerelaan, mereka mengundurkan diri dari program tersebut,” tutur Muhlis Camat Mesuji OKI.

Mukhlis menjelaskan penerima PKH di Kecamatan Mesuji ada sebanyak 1.595 KPM. Setelah disosialisasikan bersama tripika, jumlah tersebut turun menjadi 1.252 KPM.
“Ya, ada 343 KPM dengan sukarela mengundurkan diri,” beber Muhlis.
Dia mengaku penempelan stiker tersebut menjadi salah satu cara untuk menyaring keluarga yang benar-benar masuk kategori miskin.

Wakil Bupati OKI, HM Djakfar Shodiq mengungkapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI sedang bekerja keras untuk menanggulangi kemiskinan.
Ketepatan program pro kemiskinan seperti PKH, kata Shodiq, akan membantu pemerintah dalam menangani kemisikinan.
“Ini upaya penting agar kita semua mampu bersinergi untuk menekan angka kemiskinan,” papar Shodiq.

Pewarta : Arry P
Redaksi : Dutasumsel

WAGUB SUMSEL KUNJUNGI PULAU TERLUAR DI SUMSEL YAKNI PULAU MASPARI

OKI,DS, – Untuk kedua kalinya, Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel Mawardi Yahya meninjau pulau terluar di Sumsel yakni Pulau Maspari, Selasa (26/2/2019). Tak hanya meresmikan pencanangan Pulau Maspari sebagai destinasi wisata baru di Sumsel, pada kunjungan kerjanya kali ini Wagub Mawardi juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pos Pengamanan Terpadu di lokasi tersebut.
Selain Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, sejumlah Kepala OPD Pemprov Sumsel terkait juga ikut dibawa dalam rombongan.  Mereka di antaranya Plt Kepala Dinas Pariwisata Sumsel Nadjib, Plh Kepala Dinas Pariwisata Sumsel Aufa, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sumsel, Widada, Tim Ekpedisi Ceng Ho, serta peserta Kemah Bakti Pemuda Pariwisata dan Bela Negara Gabungan  se Sumsel 2019. Di pulau yang masih masuk dalam wilayah Kabupaten OKI itu, rombongan sempat menginap satu malam.
“Ini aset Sumsel yang luar biasa. Ada destinasi pantai yang indah, terumbu karang, keanekaragaman hayati, ada juga penyu bersisik dan banyak lagi yang lain. Nah semua potensi ini harus kita jaga, makanya Pemprov berkomitmen memberikan perhatian lebih pada Pulau ini,” ucap Mawardi.
Dikatakannya, Pulau Maspari sebenarnya sudah mulai dikelola sejak zaman Gubernur Rosihan Arsyad. Agar ini makin berkembang iapun berupaya kembali menghidupkan bahkan mempopulerkan Maspari sebagai destinasi wisata baru di Sumsel yang menjanjikan. Tak tanggung-tanggung, untuk memaksimalkan tempat pembenihan udang windu, ikan laut dan bandeng, ia bahkan belajar langsung ke Jepara.
“Disini akan kita bangun pusat pembenihan ikan dan udang. Karena saya lihat dari daerah Wahyu Mandira sampai ke Bangka ini petani tambak udang perlu perhatian dari pemerintah makanya perlu ada pengadaan benih. Yang ada selama ini mereka beli di Bali, Lampung dan Jepara karena kita gak punya pembenihannya,” jelas Mawardi.
Setelah dikunjungi beberapa kali dikatakan Mawardi, Pulau Maspari mulai memiliki daya pikat. Potensi perikanannya yang banyak bahkan membuat beberapa petani nelayan daerah saling mengklaim seperti Lampung dan Bangka. Hal ini pula yang mendasari pihaknya dan Kapolda serta dinas terkait membangun Posko Terpadu.
“Kegiatan ekonomi di pesisir pantai sudah mulai ramai dan aktivitasnya luar biasa dna jadi rebutan. Makanya kita minta bantuan Polairud, Lanal, Dispar dan Dinas Perikanan dan Kelautan serta desa setempat untuk kita bangun Posko Terpadu,” tambah Mawardi usai melakukan peletakan batu pertama posko terpadu pulau.Maspari Oki.

Pewarta : Arri P
Editor/Redaksi : Dutasumsel

KODIM 0402 OKI-OI BERIKAN BANTUAN KEPADA MASYARAKAT TERENDAM BANJIR DI RT 05 PURNAJAYA KELURAHAN SUKADANA

OGAN KOMRING ILIR, DS, -- Komando Daerah Distrik Militer (Kodim) 0402/OKI-OI, Letkol Inf Riyandi memberikan bantuan kepada warga RT 5 Purnajaya, Kelurahan Sukadana, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang mengalami bencana banjir, Selasa (26/2).

Memberikan Bantuan kemanusiaan yang diberikan berupa, beras, mie instan, air mineral, dan uang yang akan dipergunakan untuk membayar kontrakan bagi warga yang mengungsi.

Pemberian bantuan disalurkan secara langsung melalui Koramil 402-10/Kayuagung, Kapten Inf Indro Saswanto didampingi beberapa anggota dan Babinsa kepada warga yang membutuhkan.

Dandim 0402/OKI-OI, Letkol Inf Riyandi, melalui Danramil 402-10/ Kayuagung, Kapten Inf Indro Saswanto mengatakan, bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Kodim 0402/OKI-OI kepada masyarakat di wilayah Kabupaten OKI yang mengalami bencana banjir.

“Ini merupakan bentuk kepedulian sosial Kodim 0402/OKI-OI kepada warga masyarakat RT 5 Purnajaya, Kelurahan Sukadana, khususnya yang mengalami bencana banjir,” ungkap Danrmil.

Lanjut Danramil, dirinya berharap dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban para warga yang terdampak banjir, dan dapat dipergunakan sebaik-baiknya.

“Semoga ini (bantuan) dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya, dan saya berharap kiranya dapat meringankan beban warga masyarakat yang terkena musibah,” tandasnya.

Pewarta : Arry Perdana
Editor/ Redaksi : Dutasumsel