NEWS

Slider

2021 Pemkab Muba Melalui TMMD Bangun Jalan Poros Lalan


Ground breaking PLJ-TS Jalan Poros Lalan

MUBA,DS.COM - Setelah pada Desember 2019 lalu Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menuntaskan persoalan listrik dan membuka jalan poros di Kecamatan Lalan.


Pada tahun 2021 mendatang mantan Anggota DPR RI dua periode ini akan membangun jalan poros dari barat sampai ke timur di Kecamatan Lalan di sepanjang 38,7 kilometer yakni dari P20 Desa Suka Makmur sampai Karang Makmur Primer hingga tembus jalan negara.

Hal ini diungkapkan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA saat Groundbreaking Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) Kabupaten Musi Banyuasin di Halaman Kantor Camat Lalan Desa Bandar Agung Kecamatan Lalan, Selasa (29/9/2020).

"Tahun 2019 lalu sesuai janji saya menuntaskan persoalan listrik, nah tahun 2021 nanti saya akan bangun jalan sepanjang 38,7 kilometer dan akan diberikan penerangan berupa lampu jalan Tenaga Surya sebanyak 1.200 unit," ungkapnya.

Dikatakan, untuk membangun jalan tersebut dirinya mengucurkan anggaran melalui APBD Muba TA 2021 sebesar Rp15 Miliar.

"Mulai tahun depan InshaAllah di anggarkan dan akan menjadi yang pertama kali satu-satunya jalan poros yang dibangun di Kecamatan Lalan, dimana sudah puluhan tahun mendambakan adanya akses yang lebih cepat untuk mengeluarkan hasil komoditas mereka ke daerah-daerah sekitar, khususnya di Palembang dan Sungai Lilin" pungkasnya.

Di buatkan jalan poros barat hingga ke timur karena ini merupakan akses ke depan dengan dimasukkan pada program TMMD yang bekerjasama dengan TNI. "Diharapkan ini akan memotong cost dari harga-harga komoditas yang keluar dari Kecamatan lalan ini, sehingga bisa memakmurkan para petani khususnya petani jagung, petani beras dan tentu kelapa sawit", tambah Dodi

Semua ini adalah untuk melengkapi infrastruktur yang sudah dibangun di Kecamatan perairan yang selama ini aksesnya hanya bisa ditempuh melalui akses Sungai maupun dengan kendaraan roda dua.

"Dengan dibangunnya jalan ini, hasil perkebunan dan komoditas yang ada di Lalan dapat keluar daerah dengan ongkos yang murah," terangnya.

Menurutnya, meski berada di kawasan perairan namun Kecamatan Lalan harus menjadi daerah yang maju dan warga masyarakatnya sejahtera. "Akses menjadi mudah, warga Lalan tidak lagi tertinggal," harapnya.

Selain itu Musi Banyuasin Kami mendapatkan alokasi kurang lebih sekitar 5000 PLJ-TS dan kemungkinan ada penambahan lagi.

"Untuk Kecamatan Lalan 1200 titik PLJ- TS akan kami  ke sebar di jalan poros tersebut termasuk di desa-desa sekelilingnya sehingga bisa menambah penerangan malam hari. Kenapa tenaga surya karena bisa kita katakan untuk sumber energi panas matahari di Lalan sangat baik untuk menyerap dengan solar panel sehingga dari sisi efisiensi energi juga bisa sangat terbantu", jelasnya.

Direktur Muba Elektrik Power (MEP) Augie Bunyamin menyebutkan Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA berhasil mendapatkan hibah untuk mendapatkan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS).

"Alhasil Muba mendapatkan 1.200 unit lampu jalan tenaga surya atau matahari, dan diperuntukkan bagi Kecamatan Lalan," bebernya.

Lanjut Augie, bantuan Pemerintah pusat tersebut bagian dari mendukung program Bupati Muba untuk mewujudkan Muba terang benderang. "Dengan bantuan lampu jalan ini nantinya warga Lalan tidak was was lagi kalau keluar malam hari," ucapnya.

Tokoh Masyarakat Kecamatan Lalan, H Akrom mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Bupati Muba Dodi Reza terhadap Kecamatan Lalan.

"Di era kepemimpinan pak Alex Noerdin dan Dodi Reza inilah kami warga masyarakat Lalan dapat menikmati pembangunan yang sangat maksimal," ungkapnya.

Lanjutnya, pembangunan Kabupaten Muba dibawah kepemimpinan Bupati Dodi Reza sangat merata dan menyentuh ke daerah pelosok. "Alhamdulillah di era pak Bupati Dodi Reza inilah pembangunan Muba sangat merata hingga ke kawasan pelosok," ungkap Akrom

Ia berharap, agar pembangunan infrastruktur di Kecamatan Lalan terus berkelanjutan. "Terima kasih pak Bupati Dodi Reza, warga Lalan siap berkontribusi maksimal mewujudkan Muba Maju Berjaya di tahun 2022," pungkasnya.

Dalam kesempatan Groundbreaking Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) Kabupaten Musi Banyuasin di Halaman Kantor Camat Lalan Desa Bandar Agung Kecamatan Lalan, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ turut didampingi , Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK, Anggota DPRD Muba Iwan Aldes dan Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi serta Kepala OPD Muba dan Camat Lalan Andi Suharto SSTP MSi.(hsril) 

1 Kg Sabu Siap Edar, Berhasil Digagalkan Satres Narkoba Polres Muba


MUBA, DS- Satres Narkoba Polres Muba Berhasil Mengungkap Kasus Bandar Besar Narkotika yang Berada di kabupaten Muba. Sabu Seberat 1 Kg ini berhasil gagal Edar, Rabu (30/9/2020).


Sabu-sabu Sebanyak 1 Kg Paket Ukuran Besar yang dikemas dalam Kantong Plastik warna Hijau Merk Guan Yin Wang ini dibawah oleh Tersangka Atasnama Holido bin Basar (44) dengan Riwayat Pekerjaan sebagai seorang Petani beralamatkan RT 006 kelurahan Mangun Jaya kecamatan Babat Toman.

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK didalam Press Releasenya mengungkapkan, dari pengamanan tersebut kita amankan juga 1 (Satu) Unit Sepeda Motor Jenis Honda Beat warna Hitam tanpa Plat, 1 (Satu) Buah Kantong Plastik Warna Ungu, 1 (Satu Buah) Plastik Klip Bening.

" Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Muba AKP Jonroni Hasibuan SH yang berdasarkan Informasi dari Masyarakat bahwa ada Pasokan Sabu-sabu dengan jumlah besar di wilayah kabupaten Musi Banyuasin," ungkap Kapolres Muba didampingi Wakapolres Kompol Irwan Andeta SIK, Kasat Narkoba AKP Jonroni Hasibuan SH, dan Paur Subbag Humas IPTU Nazaruddin.

Kapolres menjelaskan, pada saat itu anggota Satres Narkoba Polres Muba melakukan Sirveillance terhadap Tersangka Holidi bin Basar (44). Kemudian, dilakukan penggeledahan dan ditemukan Barang Bukti Narkoba Jenis Sabu-sabu sebanyak 1 Kg yang dikemas di dalam Plastik Warna Hijau Merk Guan Yin.

" Setelah didapati Barang Bukti tersebut, Anggota langsung melakukan Penyitaan terhadap Sepeda Motor Tersangka. Saat ini Satres Narkoba Polres Muba masih terus dilakukan Upaya Pengembangan ke Bandar Besar lainnya," papar Kapolres.

Dilanjutkan dia, dari Barang Bukti Narkoba yang disita maka Aparat Kepolisian Resor Muba berhasil menyelamatkan 4.000 anak bangsa dengan Rasio 0,25 Gram yang di Konsumsi oleh 1 Orang.

" Pelaku Bandar tersebut kita jerat dengan Pasal Primer 114 ayat 2 Subsider Pasal 112 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotila, dengan ancaman Hukuman Minimal 5 Tahun Penjara dan Maksimal Hukuman Mati atau Seumur Hidup," tegas Kapolres.

Kapolres menghimbau, Untuk itu saya masih Terus Menghimbau kepada Semua Elemen Masyarakat di kabupaten Muba untuk membantu Kepolisian Secara Bersama – sama dalam Menuntaskan dan memerangi Penyalahgunaan Narkoba.

" Laporkan Kepada pihak kepolisian Terdekat apabila menemukan Tindak Pidana Narkotika atau  secara langsung melaporkan kepada layanan Pengaduan Satres Narkoba Polres Muba pada Nomor  0853 – 8041 - 6783," imbuhnya.(hs) 

Burger Mang Engkur Sehat Higenis di Teras Bukit Asam Lantai Atas


LAHAT, DS - Walau ditengah Pandemi Covid-19 yang semakin merajalela entah sampai kapan berakhir, sehingga berdampak pada berbagai sektor lumpuh.


Mang Engkur alias Sertu Kurniadi yang sehari- hari berdinas di Dodik Secaba Rindam 2 Sriwijaya Lahat ditemani Istri tercinta Yessy Kristianti  Mencoba memulihkan perekonomian dengan membuka Kedai Burger terletak di Lantai Atas Plaza Benteng Lahat atau di Jalan Letnan Amir Hamzah Teras Bukit Asam Tepian Ayik Lematang.


Menurut Mang Engkur ketika disambangi Awak Media dilokasi 29/9 " melihat kondisi Ekonomi saat ini, saya mencoba menambah pundi- pundi keluarga dengan dua Karyawan yang melayani di kedai Burger.  Dsini tersedia Burger  berbagai Varian rasa mulai Burger Kecil + French Fries hanya 8 ribu, yang besar 15 ribu + French Fries, Black Burger  18 ribu + French fries, Pizza Sosis Ayam/ sapi 40 ribu , Spageti 15 Ribu. Ada juga macaroni schotel dengan harga 10rb - 15rb. Selain itu juga disini tersedia Mie Aceh, nasi ayam suwir, rice bowl dengan 3 varian sambel dan lain- lain  dengan harga terjangkau murah meriah dan Higenis. Burger Mang Engkur buka pukul 12 hingga pukul 22: 00 wib dihari biasanya dan Week End.


Keken 27 tahun salah seorang pengunjung Burger Mang Engkur mengakui kelezatan Burger Black " rasa pas dilidah kita merasakan sensasi luar biasa ditepian sungai Lematang, disini sangat cocok untuk nongkrong apa lagi ditemani pujaan hati  dak rugi kita kesini " ujar Keken mengakhiri perbincangannya.


Selaras dikatakan Ibungan Kembuay alias Lezi Megis secara kebetulan lagi nongkrong bersama rekannya mengakui kelezatan Mie Aceh yang begitu menggoyang lidah, aroma  bumbu khasnya bew mantap bro" puji Ibungan Kembuay.


 Jadi tunggu apa lagi segera mampir di Burger  Mang Engkur ( Novita/ Idham)

Muba Tetap Siaga Cegah Karhutbunlah


MUBA, DS - Pencegahan dan penanganan kebakaran hutan kebun dan lahan (karhutbunlah) di Musi Banyuasin dari tahun ke tahun senantiasa dapat diatasi dengan maksimal oleh Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, meski saat ini masih tengah pandemi COVID-19, namun kesiapsiagaan terus dilakukan dengan baik dan all out.


Penanganan dan pencegahan karhutbunlah yang maksimal di Muba tersebut ditandai dengan menurunnya secara drastis hot spot di wilayah Muba. 

"Jangan lengah, meski saat ini hot spot menurun drastis. Tim di lapangan harus terus siaga," ungkap Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di sela Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan
Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 di Lapangan Bola Kaki Dusun 3 Desa Galih Sari (P.11) Kecamatan Lalan, Selasa (29/9/2020). 

Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini juga mengingatkan kepada seluruh tim dan satgas pencegahan dan penanganan karhutbunlah di lapangan agar tetap waspada selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokes COVID-19. 

"Lindungi diri dengan selalu memakai masker, jaga selalu kesehatan sebagai wujud bersama memutus rantai penularan wabah COVID-19 di wilayah Muba," terangnya. 

Dodi menegaskan, agar kepada semua pihak terutama warga masyarakat Muba di daerah rentan karhutbunlah untuk tidak membuka wilayah dengan cara membakar.
Begitu juga dengan para perusahaan jika ada yang tidak mengikuti standar dalam penyiapkan sarana dan prasarana nya dengan baik. 
"Tentu akan ada sanksi tegas berupa sanksi pidana menanti. Mari secara bersama kita jaga alam Muba ini," tegasnya. 

Ia juga meminta, di masing-masing Kecamatan untuk selalu melapor data hot spot secara berkala serta melakukan evaluasi. "Camat wajib siaga di tempat, intinya jangan anggap remeh potensi karhutbunlah yang tentu dapat merugikan masyarakat banyak," urainya. 

Lanjutnya, upaya yang terus dilakukan dalam pencegahan dan penanganan karhutbunlah di Muba yakni diantaranya terus melakukan sinkronisasi antara Satuan Tugas Provinsi dengan Kabupaten. Membagi habis tugas pengendalian karhutbunlah dengan melibatkan stakeholder terkait baik provinsi, kabupaten dan kecamatan. Menerapkan sanksi tegas kepada pelaku yang membuka lahan apabila ada yang membuka lahan dengan cara membakar. 

"Kemudian, optimalisasi peralatan alat produksi pertanian yang ada pada kelompok tani
untuk membantu pemadaman kebakaran. Memperkuat sarana prasarana pemadaman serta personil terlatih pada regu pemadam kebakaran perusahaan perkebunan maupun hutan tanaman industri. Mengaktifasi posko-posko karhutbunlah yang ada di perusahaan, masyarakat peduli air, penduduk petani peduli api dan lainnya. Dan pemanfaatan dana desa untuk karhutbunlah  baik untuk peralatan maupun operasional dengan mematuhi ketentuan yang ada," jelasnya. 

Sementara itu, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT didampingi Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK menuturkan, hot spot di wilayah Muba saat ini menurun drastis, hal ini juga diperkuat dengan kondisi cuaca yang basah dan tim penanganan dan pencegahan karhutbunlah yang sangat maksimal bertugas di lapangan.

"Tentu ini tidak terlepas dari dukungan yang maksimal oleh Bupati Muba Dodi Reza yang sangat intens dan all out dalam upaya penanganan dan pencegahan karhutbunlah di wilayah Muba," ucapnya. 

Ia menambahkan, peran serta seluruh lapisan dan warga masyarakat Muba sangat dibutuhkan dalam upaya penanganan dan pencegahan karhutbunlah. "Mari kita jaga hutan, serta tekan potensi hot spot di wilayah Muba," tandasnya. 

Dalam kesempatan Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan
Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 di Lapangan Bola Kaki Dusun 3 Desa Galih Sari (P.11) Kecamatan Lalan juga turut dihadiri, Kejari Muba Suyanto SH MH,  Kepala Laksana (Kalap) BPBD Provinsi Sumsel H Iriyansah, Anggota DPRD Muba Iwan Aldes, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi, Kepala Perangkat Daerah terkait,   Para camat serta perwakilan Perusahaan yang berdomisili di Kecamatan Lalan.(hsril

Komitmen Bersama Telah Disepakati, Berikut Maklumat Pelayanan Publik DPMPTSP


MUBA, DS - Setelah Beberapa Waktu lalu dilakukan Penandatanganan Fakta Integritas dilingkungan Pejabat Utama pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kali ini, kembali DPMPTSP mengeluarkan Maklumat Pelayanan Publik.


Diketahui sebelumnya, beberapa waktu lalu DPMPTSP kabupaten Musi Banyuasin menerima Penghargaan dari Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral pajak (DJP) Provinsi Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin atas Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP)Terbaik di Tingkat Pemerintah Daerah dan Rekonsiliasi Pajak-pajak Pusat dari tahun 2017 sampai tahun 2020 di provinsi Sumatera Selatan.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil DJP Sumatera Selatan dan kepulauan Bangka Belitung kepada Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di Ruang Audiensi Bupati Muba, Rabu (23/9/2020).

Hal ini juga membuat DPMPTSP Muba mendapatkan Penilaian dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (Kemenpan RB) dengan Penilaian Pelayanan Publik. Dihimpun daei informasi sebelumnya, tiga tahun berturut-turut DPMPTSP Muba meraih Apresiasi tersebut.

Kepala DPMPTSP Muba Erdian Syahri SSos MSi mengungkapkan, Maklumat Pelayanan Publik ini adalah Komitmen bersama diantara kami jajaran DPMPTSP Muba yang berisikan Poin-poin Integritas Pelayanan yang Sehat kepada Pemohon.

" Dengan ini, kami menyatakan sanggup menyelenggarakan pelayanan sesuai Standard pelayanan yang telah ditetapkan dan Apabila Tidak menepati janji ini, kami siap menerima Sanksi sesuai Peraturan Perundang-undangan yang berlaku," demikian dijelaskan Erdian isi Maklumat tersebut, Selasa (29/8/2020).

Erdian menjelaskan, selain Maklumat Pelayanan Publik tersebut terdapat beberapa Standar Pelayanan Perizinan Elektronik.

" Beberapa diantaranya Seperti Standar Pelayanan Perizinan Non Perizinan Nomor Induk Berusaha, Standar Pelayanan dan Non Perizinan Mendirikan Bangunan, Izin UMKM, Izin Praktek Peawat, Surat izin Usaha Perdagangan," papar Erdian.(hs)

Masuk Usia 64 Tahun, Muba Semakin Terdepan

Muba Tetap Inovatif dan Berprestasi di Tengah Pandemi



MUBA,DS - Tepat pada Senin 28 September 2020, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menduduki usia 64 tahun. Dibawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wakil Bupati Beni Hernedi SIP Kabupaten Muba menjadi Kabupaten yang terdepan di Indonesia. 

Capaian prestasi dan percepatan pembangunan terus direalisasikan, tak lain hal ini dilakukan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bumi Serasan Sekate secara merata. 

Kali ini, meski perayaan HUT Muba ke-64 dilakukan terbatas dan tetap mematuhi protokol kesehatan karena masih dihadapkan pada pandemi COVID-19, namun Perayaan HUT Muba ke-64 berjalan khidmat dan menjadi pemecut warga masyarakat Muba untuk turut andil terus berkontribusi mewujudkan Muba Maju Berjaya di tahun 2020. 

"Insha Allah kita akan terus berusaha menjadi Kabupaten yang terdepan dengan capaian prestasi dan realisasi program yang nyata dan berkontribusi untuk masyarakat luas," ungkap Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di sela Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-64 Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin. 

Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini melaporkan, meski saat ini Muba dihadapkan pada pandemi COVID-19 namun realisasi pembangunan dan capaian prestasi tidak terhenti meskipun dihadapkan pada keterbatasan. 

"Baru-baru ini, reward untuk Muba diberikan oleh Kementerian Keuangan berupa DID dimana tahap pertama sebesar Rp11,9 Miliar dan di tahap kedua sebesar Rp15,7 Miliar dimana DID ini diberikan atas kepiawaian Muba dalam mengelola anggaran untuk penanganan COVID-19," ungkap peraih Penghargaan Kepala Daerah Terpopuler di Indonesia ini.  

Kemudian, Kabupaten Muba juga baru-baru ini mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten Terbaik Implementasi KSWP dari DJP Sumsel-Babel. "Banyaknya capaian prestasi dan reward yang diraih ini tentu tidak terlepas dari kerja keras seluruh OPD terkait," ucapnya. 

Dodi menyebutkan, upaya-upaya perbaikan perekonomian warga juga terus dilakukan di tengah pandemi COVID-19, kemudian pula bantuan-bantuan terus disalurkan untuk warga masyarakat Muba yang terdampak COVID-19. 

"Bantuan-bantuan terus disalurkan kepada warga masyarakat Muba terdampak COVID-19 hingga ke pelosok secara merata baik bantuan dari Pemkab Muba hingga Pemerintah Pusat," sebutnya. 

Kemudian, upaya lain yang dilakukan Pemkab Muba untuk memberikan bantuan kepada UMKM di Muba yakni dengan mensupport modal kepada UMKM dengan membantu para penjahit di Muba dengan memberikan modal untuk membuat masker dan dibagikan secara gratis dengan seluruh masyarakat sebanyak 1 juta masker. "Melalui Disdagperin kita berdayakan penjahit di Muba diberi modal untuk membuat masker yang akan diberikan secara gratis kepada warga Muba, Alhamdulillah lewat program ini penjahit yang tentu terdampak COVID-19 menjadi terbantu dengan program sejuta masker tersebut," ulasnya. 

Ketua KADIN Sumsel ini melanjutkan, Pemkab Muba  juga memberikan becak motor (bentor) hingga bantuan dana mencapai Rp10 Juta tiap UMKM di Muba yang terdampak COVID-19. Lalu, ada juga bantuan Bupati Muba untuk pelaku usaha/pedagang berupa sarana usaha yakni 100 unit Gerobak Kuliner, 50 Unit Bentor untuk pedagang keliling, dan 500 unit timbangan standar tera serta bantuan lainnya untuk pedagang pasar yang akan segera di salurkan pada akhir tahun 2020 "Ini kita lakukan dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat terdampak pandemi COVID-19," terangnya. 

Dodi merinci, ada sebanyak 1.600 pedagang ultra mikro yang mendapatkan bantuan Presiden masing-masing Rp2,4 juta dengan total Rp3.840.000.000. "Selain dari itu kita juga punya program yang inisiasi Pemkab Muba yang memberikan sarana dan prasarana usaha seperti motor bentor untuk pedang keliling yang biasanya memakai sepeda yang dikayuh, pedagang sayur komplek kita diberikan sepeda motor gerobak sehingga mereka bisa meningkatkan omset usaha," bebernya.

Lanjutnya, melalui program bantuan tersebut Dodi berkeyakinan perekonomian pelaku UMKM Muba akan membaik di tengah wabah COVID-19. "Upaya-upaya akan terus kita gencarkan demi pemulihan kestabilan perekonomian di Muba," ujarnya.

Lalu, Muba juga menjadi pilot project keberhasilan menekan angka penularan wabah COVID-19 yang tidak hanya membuat tempat isolasi outdoor dengan konsep camping, Muba juga menjadi daerah yang menyediakan alat rapid test antigen di Sumatera Selatan (Sumsel). 

"Kabupaten Muba melakukan langkah cepat, dalam mendeteksi seberapa tinggi penularan COVID-19 ke warganya, ini semua demi melindungi warga Muba dan memutus rantai penularan COVID-19," ujar Dodi Reza.

Dodi melanjutkan, bahwa Kabupaten Musi Banyuasin telah menganggarkan dana sebesar 303 milyar  untuk menangani covid-19, ditambahkan olehnya bahwa Musi Banyuasin masuk dalam 5 Kabupaten dengan anggaran terbesar yang melakukan penyesuaian APBD untuk menangani COVID-19.

“Angka 303 milyar, menurut laporan dari Mendagri, bahwa anggaran kami, merupakan 5 kabupaten dengan anggaran terbesar yang melakukan penyesuaian APBD, jadi secara absolut paling besar, dan secara presentase adalah 5 besar di Indonesia, kabupaten yang serius menangani COVID-19,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa anggaran sebesar 303 milyar, bila digunakan untuk pembangunan akan dapat membangun banyak jembatan dan jalan, namun karena keseriusan pemerintah Musi Banyuasin untuk menangani COVID-19 ini, maka anggaran difokuskan kesana.

“Bagi kami keselamatan rakyatlah yang pertama, kedua memberi bantuan adalah utama juga, membangun jembatan bisa dilakukan tahun depan, karena penanganan COVID-19 urgen, kami bekerja berdasarkan prioritas,” ujarnya.

Dodi juga menambahkan, akhir tahun 2020 ini Muba akan merealisasikan langkah konkrit dan nyata dalam upaya meningkatkan harga komoditas kelapa sawit dan karet di kalangan petani rakyat dengan realisasi pendirian pabrik aspal karet serta pabrik biofuel pertama di Indonesia dan akan berada di Muba. 

"Insha Allah kedua pabrik ini pada tahun 2021 nanti mulai operasional demi kesejahteraan masyarakat Muba dan Indonesia," ulasnya. Dodi Reza menargetkan, Muba pada tahun 2030 nanti ditargetkan menjadi ibu kota dunia di bidang energi baru terbarukan. 

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru SH MM mengapresiasi segala capaian yang dilakukan Bupati Muba Dodi Reza terhadap Kabupaten Muba. "Saya berharap semua Kepala Daerah Kabupaten/Kota di Sumsel ini punya komitmen dan inovasi seperti yang telah direalisasikan Bupati Muba," tegasnya.  

Lanjut Herman Deru, pihak Pemprov Sumsel akan mengucurkan Bantuan Gubernur (Bangub) sebesar Rp50 Miliar untuk mensupport percepatan pembangunan di Muba. "Semoga nantinya bermanfaat untuk turut andil mewujudkan merealisasikan Muba Maju Berjaya di tahun 2022," tandasnya.

Dalam kesempatan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-64 Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 juga turut dihadiri secara virtual oleh Pangdam II/Sriwijaya, Kapolda Sumsel, serta Bupati/Wali Kota se-Sumsel. Kemudian, hadir secara fisik Forkopimda Muba Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK, Kajari Muba Suyanto SH MH, Kepala Pengadilan Negeri Hendra Halomoan SH MH, dan Kepala Pengadilan Agama Saifullah Anshari SAg MAg .(hsril

Peresmian Kantor Hukum DPC Ferari Ogan Ilir


Indralaya, DS - Advokat Romadon, SH (47) Mengadakan acara peresmian Kantor Hukum DPC Ferari dan Rekan yang dilaksanakan di Muara Penimbung Ulu Kecamatan Indralaya Kabupaten Igan Ilir(27/09/2020).

Peresmian tersebut dihadiri Ketua DPD Ferari Provinsi Sumatera Selatan Bapak Suwita Winoto. SH dan berbagai kalangan dari ketua organisasi, Ketua LSM, Tokoh masyarakat  beberapa Pers dan Aktivis.dan Pemerintah Setempat.


“Kami siap melayani masyarakat  dalam hal jasa pembelaan hukum kepada pencari keadilan. Kami berharap kepada teman teman Pers dan LSM untuk selalu bekerjasama dan  bergandengan tangan dalam hal yang bertentangan dengan Hukum. karena yang kita bela adalah orang orang yang membutuhkan keadilan,” terima Kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisifasi ucap Pengacara Bapak Romadon, SH.


Abdal Ketua LSM Merah Putih. ketika dimintai tanggapan ” Ya sangat bagus ada kantor Hukum dan rekan semoga bermanfaat dalam pembelaan Hukum maupun  bantuan Hukum kepada masyarakat yang lemah. Bapak Romadon. SH menjadi pengacara yang Profesional dan punya integritas. Mampu menjalankan tugasnya sesuai amanah dan UU No 18 tahun 2003 tentang Advokat"


“Integritas itu modal, itu modal kepercayaan harus dijaga, dan sebagai seorang Advokat  harus punya prinsip dan punya pendirian yang kuat karena penting bagi setiap Klien, ” tutup Romadon.SH. (mzen

Terkait Ijasah Tidak Sah Bupati Lahat diduga Ucapkan Stetmen Lagu Lama Kaset Baru


LAHAT, DS - Viralnya selebaran dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Jakarta yang menerangkan atas hasil Verifikasi dan Akademik terkait dugaan ijasah palsu atas nama Cik Ujang yang dikeluarkan oleh Universitas Sakhyakirti Palembang


Dengan menerangkan 2 Poin diantaranya cik Ujang mengikuti perkuliahan di Universitas Sakhkirti pada hari Sabtu dan Minggu saja,sesuai surat dari Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi nomor 595/D5.1/T 2007 tanggal 27 Februari 2007 prihal larangan "kelas jauh "yang didalam surat tersebut Melarang Penyelenggaraan Pendidikan Model "kelas jauh dan Kelas Saptu - Minggu dan menetapkan bahwa Ijasa yang dikeluarkan untuk Cik Ujang tidak sah dan tidak dapat digunakan terhadap pegangkatan maupun pembinaan jenjang karir/peyetaraan bagi Pegawai Negeri.


Penyampaian Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi ini sangat jelas,namun makna dari peryataan ini mendapat arti lain seperti yang disampaikan Rusdi Hartono salah satu Pengacara dan salah satu tim inti cik Ujang dimasa pilkada dahulu,ia mengatakan Ijasa cik Ujang bukan tidak sah tapi ijasah itu sah,akan tetapi di poin kedua ijasah yang dimiliki cik Ujang hanya tidak dapat digunakan terhadap Pengangkatan maupun Pembinaan Jenjang Karir/Penyetaraan bagi Pegawai Negeri karena Cik Ujang bukan Pegawai Negeri cik Ujang seorang Pengusaha Katanya.


Lain hal adanya dugaan stetmen dari Cik Ujang yang nota benernya seorang Bupati Lahat yang menyikapi soal ijasah tidak sah yang dimilikinya mengatakan ini Lagu Lama Kaset Baru dan Isu Basi di Angkat Kembali katanya


Dengan adanya dugaan Statemen dari Seorang Bupati yang merupakan orang nomor satu di bumi Seganti Setungguan juga menjadi sosok seorang panutan bagi masyarakat Kabupaten Lahat yang sempat terpantau awak media ini mendapat tanggapan dari Elan Setiawan Aktivis Sumsel Bersatu (ASB) wilayah Kabupaten Lahat yang mengatakan 27/9 seorang terpelajar seperti cik Ujang yang mengerti dengan Etika dan Tata Krama seyogyanya tak pantas mengeluarkan Statemen seperti itu karena stetmen yang dikeluarkan cik Ujang sangat merendahkan surat keputusan dari Kementrian Pendidikan dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang menganggap persoalan ijasah tidak sah merupakan Lagu Lama Kaset Baru dan Isu Basi di Angkat Kembali Pungkasnya.(Idham/Novita)

Rakernas SMSI, Bupati Muba DRA Satu-satunya Kepala Daerah Diundang Jadi Narasumber


ANYER, DS – Setelah dinyatakan resmi menjadi konsituen Dewan Pers, akhirnya Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Sabtu (26/9/2020) menggelar rapat kerja nasional (rakernas) SMSI 1 di Hotel Marbella Anyer, Serang-Banten. 


Bangganya Sumsel di lebel nasional, pasalnya dalam rangkaian Rakernas SMSI 1 ini, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menjadi satu-satunya Kepala Daerah di Indonesia yang mendapatkan mandat untuk menjadi narasumber mengisi talk show. 


"Jadi, dalam rangkaian rakernas SMSI 1 ini pak Bupati Muba Dodi Reza diminta oleh SMSI Pusat untuk menjadi narasumber mengisi diskusi rakernas SMSI," ungkap Ketua SMSI Sumsel, Jon Heri SH. 


Menurut Jon, ini salah satu kebangaan masyarakat Sumsel, terlebih Bupati Muba Dodi Reza satu-satunya Kepala Daerah yang mendapatkan undangan kehormatan dari SMSI untuk menjadi narasumber pada rangkaian rakernas. 


"Apalagi beliau (Dodi Reza) ini dikenal sangat aware (peduli, baca) dengan media utamanya kalangan jurnalis," ungkap Jon. 


Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyebutkan mengucapkan terima kasih kepada SMSI atas kepercayaan terhadap dirinya untuk hadir sebagai narasumber mewakili Kepala Daerah dari seluruh Indonesia.


"Ini kesempatan yang sangat luar biasa, saya bisa diskusi dan sharing kepada seluruh pelaku media siber di seluruh Indonesia yang tergabung di SMSI," ucapnya.


Peraih Award Most Popular Leader in Social Media 2020 ini menambahkan, dirinya bersama Pemkab Muba tidak bisa dipisahkan dengan media dan awak media. 


"Percepatan pembangunan di Muba serta inovasi dan terobosan yang ada juga tidak terlepas dari peranan awak media yang tak henti-hentinya memberikan support," ulasnya. 


“Media siber adalah bagian warga kami yang kami anggap mitra penting dan tentu kami bina dengan baik. Tak kurang 72 media siber di daerah kami yang bekerja sama dengan pemkab dalam rangka memajukan dan mensejahterakan masyarakat,” tambah pria yang dijadikan anggota kehormatan PWI ini.


Menkominfo Johnny G Plate meminta Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) ikut berperan menyehatkan demokrasi dan menjadi aktor penting di era digital.


Lanjut Menkominfo, menjadi keharusan SMSI berbenah guna memberikan kontribusi positif sebagai satu aktor bagi Indonesia maju.


“Terutama menanggulangi berita hoaks, kekacauan informasi dan pornografi. Justru hal itu sering muncul di FB, instagram, twitter dan youtube. Butuh peran media siber,” ulas sang menteri.


Wakil Ketua Dewan Pers Hendri CH Bangun, mewakili Ketua H. Muhammad Nuh, menilai SMSI sebagai asosiasi siber terbesar di Indonesia dengan 1.224 anggota.


"Data dari Dewan Pers memang begitu. Bisa jadi tidak hanya di Indonesia, perlu dicatat di MURI Jaya Suprana," tandas Hendri.


Menurut bang Hendri, juga Ketua Dewan Pakar SMSI, dari pelaksanaan Rakernas ini bisa menghasilkan ide-ide yang segar, praktis dan pragmatis serta memberi jalan keluar yang elegan bermuara pada kepentingan bangsa.


"SMSI juga harus ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Data di Dewan Pers juga mencatat dari pengaduan berita, 90 persen dari berita online," paparnya.


Sementara Ketum SMSI Firdaus sangat berterima kasih atas kehadiran pengurus SMSI provinsi maupun kabupaten/kota meski pandemi Covid-19 rela menyediakan waktu dan tenaganya untuk kemajuan SMSI.


“Kita memerlukan inovasi dan terobosan agar media siber yang masih kecil bisa menjadi sejahtera. Tentu ini mesti memperoleh dukungan dari Menkominfo dan Dewan Pers,” tukas Firdaus.

Pasien Positif Corona 102 Orang di Kabupaten Lahat


 


LAHAT, DS -  Kurangnya giatnya Tim yang dibentuk Pemerintah Daerah dalam menerapan Perda atasi penyebaran virus Corona dikabupaten Lahat menjadikan naik turun pasien terinfeksi Corona setiap harinya.


Dimana kita ketahui beberapa waktu lalu Pemerintah Daerah dibantu Polres dan TNI melaksanakan razia kepada masyarakat yang melanggar aturan Prokes dalam melakukan aktifitasnya sehari hari.


Namun kegiatan yang dilaksanakan ini hanya dilaksanakan beberapa hari saja selanjutnya redup tak ada lagi yang namanya razia kepada masyarakat umum Kabupaten Lahat yang dilakukan oleh tim dari Pemerintah Daerah dalam memutus mata rantai   penyebaran virus corona .


Terbukti dari penyampaian Taufiq juru bicara gugus tugas Kabupaten Lahat melalui Update COVID-19

 tanggal 27 September 2020 

Kabupaten Lahat untuk kontak erat akibat terlalu dekat menjadikan 

1013 orang dalam proses 236 orang


Sedangkan Pasien Terkonfirmasi Positif Corona meningkat menjadi  102 orang,Meninggal11 orang,Sembuh 75 orang dalam Proses 16 orang.(Ndi)

Update COVID-19 Muba: Bertambah 10 Kasus, 1 Sembuh


MUBA,DS - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (26/9/2020) mengkonfirmasi penambahan 10 kasus terkonfirmasi COVID-19. 


Hal ini diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Ia menyebutkan, adapun penambahan 10 kasus terkonfirmasi yakni diantaranya kasus 167 laki-laki usia 45 tahun asal Desa Muara Teladan, kasus 168 perempuan usia 38 tahun asal Kelurahan Sungai Lilin, kasus 169 laki-laki usia 42 tahun Kelurahan Sungai Lilin, kasus 170 laki-laki usia 28 tahun Kelurahan Sungai Lilin, kasus 171 perempuan usia 26 tahun Kelurahan Sungai Lilin.

Kemudian, kasus 172 perempuan usia 60 tahun Kelurahan Sungai Lilin, kasus 173 perempuan usia 22 tahun Kelurahan Sungai Lilin, kasus 174 perempuan usia 50 tahun Kelurahan Sungai Lilin, kasus 175 perempuan 54 tahun Kelurahan Sungai Lilin, dan kasus 176 perempuan usia 42 tahun Desa Babat Supat.

"Ada kasus pasien sembuh yakni kasus 117 yang sebelumnya mendapatkan perawatan di RSUD Sungai Lilin," terangnya. 

Lanjutnya, terdata ada sebanyak 176 kasus total konfirmasi di Muba hingga 26 September 2020 dan 104 kasus sembuh dan yang meninggal dunia 10 orang. "Yang masih dirawat masih ada 62 orang," ulasnya.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 26 September 2020 tercatat ada sebanyak 402 ODP 5 selesai pemantauan masih dipantau 397 orang, 814 kontak erat 659 kontak selesai pemantauan 155 kontak erat yang masih dipantau, 148 PDP 6 proses pengawasan 123 selesai pengawasan.(hsril

Mayat Tergeletak Di Tikungan Terkul


LAHAT, DS - Dikira istirahat, seorang Pria yang diduga sakit ditemukan warga tidak bernyawa lagi, ditemukan warga seorang tukang bakso keliling. Tukang bakso melapor ke Pemerintahan Desa Tanjung Mulak Kecamatan Pulau Pinang  sekitar pukul 10:00 wib" ujar Wawan kepada Awak Media 26/9.


Sementara itu Serma Ahmad Fauzi  petugas Piket 405-07/ PP mengatakan " berdasarkan laporan warga yang  mengira  tabrak lari ternyata dia sudah tak bernyawa, identitasnya ada KTP, HP kita tidak boleh melihatnya karena harus di identifikasi  Tim Polres Lahat. 


Sampai berita ini diturunkan Tim Babinsa, Tim Kesehatan, Warga dan Polsek Pulau Pinang  masih menunggu dari Pihak Polres untuk ditindak lanjuti ( Kerbay Mulak)

Apriyadi Tegur Keras Pekerja di Jalan Tak Pakai Masker


MUBA,DS - Kasus penularan COVID-19 di Musi Banyuasin yang meningkat sejak dua hari belakangan, membuat Gugus Tugas dan Pemkab Muba lebih gencar memutus rantai penularan COVID-19 dengan sosialisasi dan edukasi untuk mengingatkan warga selalu menjaga kebersihan dan menggunakan masker.


Dalam kaitan tersebut, meski di hari libur, Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi bersama komunitas sepeda di Sekayu dengan menaiki sepeda mengelilingi kota Sekayu mengingatkan warga untuk selalu memakai masker saat berada di luar ruangan. 

Pantauan di lapangan, Sabtu (27/9/2020) pagi tampak Apriyadi menyambangi pekerja gas alam di Jalan Merdeka Sekayu yang terlihat sedang berkerumun dan tidak menggunakan masker. 

"Kalau kalian tidak bisa diingatkan, saya akan perintahkan kontraktor untuk memulangkan kalian ke daerah masing-masing. Tolong lindungi diri demi kesehatan diri sendiri dan orang lain," tegas Apriyadi. 

Menurutnya, Peraturan Bupati Muba sudah sangat tegas mengingatkan warga agar memakai masker. "Kalau masih juga tidak patuh, sanksi tegas menanti. Tolong untuk mematuhi aturan ini demi kebaikan kita bersama," ujarnya.

Di lokasi, Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya tersebut juga tampak memberikan masker kepada pekerja tersebut dan tak henti-hentinya Apriyadi mengingatkan agar tetap selalu menggunakan masker demi terhindar dari penularan COVID-19. 

Sementara itu, Plt Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Muba, yang juga selaku Kabag Hukum Yudi Herzandi SH MH menegaskan jika ada yang melanggar ketentuan yang ada di dalam Perbub No 67 Tahun 2020 akan diberikan Sanksi. Seperti Sanksi administrasi terhadap perorangan berupa teguran lisan, kerja sosial seperti membersihkan fasilitas umum dengan menggunakan rompi atau denda sebesar Rp. 20.000,- perorang. 

"Dan Ada pula sanksi administrasi terhadap badan usaha dan penyelenggara usaha, berupa teguran tertulis dan denda mulai dari Rp. 20.000-500.000 hingga akan dilakukan penutupan sementara tempat usaha bagi penyelenggaraan usaha, dan pencabutan sementara izin usaha bagi penyelenggara usaha," imbuhnya.

"Terapkan Perbup ini baik dan dengan hati yang senang, jangan merasa terpaksa. Bangunlah sikap disiplin ini untuk dapat saling melindungi antara keluarga, teman dan sesama kita guna untuk kesehatan dan kesejahteraan bersama," tambahnya.(hsril)

DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bersama Alamsyah Bin Yakub

 


Indralaya, DS - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Ogan Ilir. Dengan Struktur dan Komposisi Kepemimpinan yang baru. Ketua : ALAMSYAH bin Yakkub,  Sekretaris : Mukhlis , Bendahara : Miftahul Karimah


Bapak Alamsyah Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Ogan Ilir. Mengatakan siap turut serta mensukseskan PILKADA Kabupaten Ogan Ilir 2020 dan ikut mendukung terciptanya Pilkada damai, aman dalam pemilihan cabub dan cawabub kabupaten Ogan Ilir nanti.


Saya berkomitmen dalam kepemimpinan Saya, dengan masa bakti 2020 - 2025 akan lebih Terkondisi dan Terkoordinir dalam mengembangkam Partai demi menjaga Komitmen Partai.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap menjadi jembatan &  Aspirasi bagi Masyarakat Kabupaten Ogan Ilir dalam menyampaikan pendapat 


Bapak Alamsyah juga menegaskan,Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap memberikan dukungan untuk Cabub dan Cawabub dipilkada Kabupaten Ogan Ilir. Di dalam penjelasan nya, Saya belum bisa menyebutkan Paslon yang mana akan menjadi Proritas Dukungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).  Tetapi sudah ada tawaran dari pasangan Cabub dan Cawabub, saat ini,kami belum ingin mengungkapkan kemana arah angin diarahkn.tpi kmi sdah ada prediksi kemana Partai Solidarita Indonesia (PSI) akan memberikan dukungannya, untuk Pasangan Cabup-Cawabup nantinya. 


Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Ogan Ilir. kedepannya ingin lebih maju & terdepan. Karena selama ini Partai Solidaritas Indonesia (PSl) Kabupaten Ogan Ilir sepertinya banyak diam seperti menjadi penonton .


Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Solidaritas Indonesia (PSi) dimasa bakti 2015 -2020 yang diketuai Bapak Rohiman. Hanya membuat Partai BERDIRI tapi tidak bisa MAJU. 
Dengan kepemimpinan dan kompisisi di bawah Komando nya, Bapak Alamsyah berjaji siap membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi yang terdepan (mayor Zen

Ikuti Tradisi Turun Temurun Rohim Sampaikan Bahaya Virus Corona Secara Keliling Kelurahan Kota Negara


LAHAT, DS - Ditengah wabah Pandemi Virus Corona yang tiada berkesudahan dan telah menghilangkan ratusan ribu nyawa manusia, bebagai pihak  terus berupaya memutus mata rantai Virus mematikan ini.


 Rohim, SE, MM selaku Lurah di Kelurahan Kota Negara Kecamatan Lahat merasa terpanggil  untuk memutuskan peredaran  Virus Corona  kepada warganya dengan menggunakan bentor,  spanduk memakai  pengeras suara bekerja sama dengan  Ketua RT/RW secara bergiliran memberi himbauan kepada seluruh warga.


Walau harus  masuk ke lorong demi lorong di Kelurahan n Kota Negara, menurut Rohim ketika diwawancarai Awak Media 25/9 "  Cara penyampaian ini merupakan  tradisi turun temurun bila ada warga yang terkena bencana yang  perlu kita lestarikan di mana zaman dahulu para Pamong keliling dusun menyampaikan kabar dan ini langsung terjun langsung  mengena , kita berharap dengan  kesadaran masyarakat akan bahaya nya V Covid- 19  kita dibiasakan berprilaku hidup sehat biasa kan mencuci tanggan, memakai masker bila kuar rumah. Hindari bekerumun" pesan Rohim.


Kalau warga sadar diri menjadikan Kota Negara bersih dari Corona sehingga terwujudnya Lahat ber Cahaya " tandas Lurah ( NID)

Sambut HUT Muba Ke - 64, Camat Sungai Lilin Bersama Desa Mulyorejo Tanam 4.500 Bibit Pinang


MUBA,DS  - Dalam Rangka menyambut HUT kabupaten Musi Banyuasin Ke - 64 Tahun pada 28 September 2020, kecamatan Sungai Lilin melaksanakan Penanaman Bibit Pinang Sebanyak 4.500 Batang, bertempat di desa Mulyorejo (B4) kecamatan Sungai Lilin, Jumat (25/9/2020).


Kegiatan ini juga bertepatan dengan Hari Tani Nasional yang jatuh pada 24 September 2020 kemarin. Giat yang dilaksanakan ini dipimpin langsung oleh Camat Sungai Lilin Agus Kurniawan SIP MSi.

Agus Kurniawan SIP MSi dalam kesempatan ini menjelaskan, kegiatan ini adalah dalam rangka menyambut HUT Ke-64 kabupaten Musi Banyuasin sekaligus memperingati Hari Tani Nasional, meskipun saat ini kita masih dalam keadaan wabah Pandemi Covid-19.

" Adapun kegiatan yang kita laksanakan ini adalah berupa penanaman 4.500 Pohon Pinang, yang kita langsungkan di desa Mulyorejo (B4)," jelas Agus.

Ia mengungkapkan, Saat ini kita ketahui Wabah Pandemi Covid-19 masih terus berlangsung, maka dari itu kegiatan ini adalah pilihan yang tepat untuk menyambut HUT Ke - 64 kabupaten yang kita cintai ini.

" Tujuan kita laksanakan kegiatan ini juga agar dapat menumbuhkan kawasan hijau yang asri, udara yang sejuk, dan mempercantik desa Mulyorejo. 4.500 Batang Pohon Pinang ini adalah bersumber dari Dana PAD desa Mulyorejo," papar Agus.

Kedepannya nanti, hasil dari pinang tersebut akan di kelola oleh BUMDes RejoMulyo, dan limbah kering serta pelepahnya di manfaatkan menjadi kerajinan usaha UMKM dan UP2K Ibu-ibu PKK.

" Saya juga mengingatkan agar setiap penyelengaraan kegiatan yang ada di kecamatan Sungai Lilin untuk mematuhi Protokol Kesehatan, saat ini kita memiliki Perbup 67 Tahun 2020, bagi pelanggar akan dikenakan Sanksi Disiplin," tegasnya.

Sementara itu Kepala Desa Mulyorejo (B) kecamatan Sungai Lilin Suhardi berharap kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin agar dapat mensuport dan membantu kami dalam pemberian bibit Pinang ini.

" Mudah-mudahan kedepan ada bantuan bibit dari Pemerintah Kabupaten terkhususnya OPD terkait," diharapkannya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Korwil dan UPTD TPHP Muba, Kades Panca Tunggal (C5), Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan TPPKK desa Mulyorejo.hs

Jumat Berkah, WBP Perempuan Lapas Kelas IIB Sekayu Ikuti Tausiah Keagamaan dan Bimbingan Mengaji


MUBA,DS -  Terus memberikan bimbingan dan arahan dalam meningkatkan pemikiran dan Moral Warga Binaan, Lapas Kelas IIB Sekayu, kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan giat rutin setiap Jumat berupa Pembinaan Mental dan Keagamaan, Jumat (25/9/2020).


Kegiatan rutin ini dilaksanakan bertujuan, agar warga binaan dapat memiliki pedoman hidup dan dapat menyadari kesalahan-kesalahan atas apa yang telah diperbuat sehingga Warga Binaan tersebut di tahan.

Dalam kesempatan ini Kalapas Kelas IIB Sekayu Jhonny H Gultom AMd IP SSos melalui Kasi Adm Kamtib Tri Nopa Nanda SH MH mengatakan, kegiatan ini adalah Pembinaan mental dan keagamaan Warga Binaan Perempuan (WBP).

" Kegiatan kita ini dilaksanakan setiap hari jumat berupa Tausiah Keagamaan, Pelajaran Mengaji, tata cara Wudhu, Shalat, dan syariat islam lainnya," ujar Nopa.

Nopa menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh seluruh Warga Binaan Perempuan dan penuh pengawalan oleh petugas perempuan, kita Lapas Kelas IIB Sekayu dalam hal ini bekerja sama dengan Ustadzah Resti Pengajar di SDN 10 Sekayu.

" Harapannya WBP Perempuan dapat meningkatkan keimanan dan Pengetahuan Keagamaan sehingga setelah bebas dari sini lebih menjadi manusia yang berakhlak mulia," harap dia.

Dia menambahkan, Perempuan adalah manusia yang diciptakan sang pencipta untuk menjadi contoh yang baik bagi anak-anak mereka, untuk itu Lapas Kelas IIB Sekayu menginginkan mereka agar selepasnya nanti dapat menjadi jauh lebih baik.

" Seorang perempuan ia berperan penting dalam keluarga mereka yang kelak mendidik anak-anaknya untuk menjadi anak yang memiliki Akhlak dan moral yang memanusiakan," jelas Nopa

Disamping Pembinaan mental dan kepribadian, WBP Perempuan juga dibekali dengan pembinaan keterampilan. Yang saat ini sudah berjalan yaitu pembuatan aneka Kreasi dari bahan tali kur seperti, Tas, Dompet, Vas Bunga, dan Gelang. 

" Kegiatan ini dibina langsung oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Lapas Sekayu Ibu Eminary Gultom," tukasnya.hs

Pisah Sambut Lurah RD PJKA Lahat " Jemmi Saputra S, STP.MM Gantikan Edealis Pokal S, STP. MM


LAHAT, DS - Suasana haru dan khidmat mengawali prosesi piaah sambut  Lurah RD PJKA Kecamatan Lahat, yang sebelumnya dijabat Edealis Pokal S, STP. MM menduduki jabatan baru sebagai Seketaris Camat Merapi Timur digantikan Jemmi Saputra MM sebelumnya menjabat Kasi Pendapatan dan Transfer Dana Desa DPMD Pemkab Lahat.



Bertempat dikantor Lurah RD PJKA pada Jumat 25 September 2020, menurut Edealis selam 1,3  tahun mengabdikan diri sebagai Lurah RD PJKA sudah tentu banyak suka cita disini, saya percaya  Lurah yang baru dalam menjalankan tugasnya lebih baik lagi. Masih banyak PR yang diselesaikan oleh Lurah baru,  salah satunya mengenai  dana hibah UMKM dan lain - lain" ujar  Edealis.


Selain itu juga beliau pamit dan minta maaf bila selama ini beliau menjabat ada selip kata.



Sementara itu Jemmi Saputra S, STP. MM selaku Lurah yang baru mengaku siap akan menjalankan tugasnya dan bersinergi bersama Ketua RT, RW serta warga di RD PJKA sehingga tercipta Iklim Pemerintahan yang sehat. Hadir pada pisah sambut ini dihadiri seluruh ketua RT, ketua RW serta Tokoh masyarakat. ( NID)

Penerapan Perbup sanksi Bagi Masyarakat Dan Pelaku Usaha Tidak Taat 3M Kurang Maksimal


LAHAT, DS - Awalnya setelah Perbup atasi penyebaran virus Corona disetujui Gubernur Sumatera Selatan untuk dilaksanakan di kabupaten Lahat tampak antusias dan dilaksanakan secara serentak dengan melibatkan FKPD di Pemerintahan Daerah Kabupaten Lahat.


Dimana dalam pelaksanaan di lapangan beberapa waktu lalu terlihat masyarakat yang melanggar dengan tidak memakai masker di areal keramaian dan jalan umum di Kota Lahat akan dikenakan sangsi peringatan sampai dikenakan sanksi hukuman.


Namun dalam beberapa hari ini Tim pelaksana tugas yang biasa melakukan razia masker, dilokasi titik -- titik keramaian kepada masyarakat maupun pelaku usaha. Mulai tidak terlihat lagi entah apa penyebab dan kendalanya.


Hal ini dikatakan Supri 39 tahun  salah satu pedagangcabai di pasar PTM SQUARE,  di mengatakan 24/9 kemarin kemarin kita mendapat pengarahan agar mengikuti arahan aturan Prokes.  Dengan melakukan 3M, begitu juga penerapan sanksi hukuman bagi masyarakat yang kedapatan melanggar aturan Prokes.


Kenapa dalam beberapa hari ini penerapan Perbup atasi penyebaran virus Corona dengan mengerahkan tim untuk melaksanakan razia tidak tampak terlihat dan kurang maksimal dilaksanakan.


Sehingga berakibat fatal dan menjadikan kembali Kabupaten Lahat di zona merah,ini terlihat dari Update covid-19 tanggal 24 September 2020 untuk kontak erat mencapai 971orang dalam proses 241 orang .


Yang lebih parahnya pasien positif Corona di Kabupaten Lahat meningkat dengan jumlah total 99 orang, meninggal 11orang, sembuh 70 orang dalam proses 18 orang katanya.(NID)

Bupati DRA Support Kegiatan Keagamaan “Membangun Umat Berbasis Agama”

Patuhi Protokes, Pengurus Yayasan Amir Nur Az-Zikra Gelar MUba Berdzikir di Tengah Pandemi


MUBA,DS - Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA  tidak hanya konsen terhadap pembangunan infrastruktur saja, akan tetapi juga sangat konsen dengan nilai-nilai keagamaan di wilayahnya.

Hal ini terbukti saat dirinya menyambut hangat Pengurus Yayasan Amir Nur Az -Zikra Palembang di Ruang Audiensi, Kamis (24/09/2020).

Sejak kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus menjadi yang terdepan dalam melayani kebutuhan masyarakat dari berbagai sektor di Bumi Serasan Sekate.

Misalnya perkembangan pembangunan pondok pesantren, sejak kepemimpinan Bupati-Wabup Dodi-Beni telah tercatat sebanyak 67 pondok pesantren yang berdiri di Kabupaten Muba.

Pada Audiensi tersebut Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin sangat mendukung tujuan dan niat baik Ketua dan Pengurus Yayasan Amir Nur Az-Zikra Palembang untuk membangun Pondok Pesantren Amir Nur Az-Zikra dan juga mengadakan Zikir Bersama di tengah pandemi COVID-19.

Dodi pun berharap dengan adanya kegiatan Tabligh Akbar dan Zikir tersebut penyebaran pandemi COVID-19 akan segera dapat berakhir. 

"Saya menyambut baik kegiatan ini, karena saya yakin pandemi ini dapat kita tekan dengan upaya-upaya pencegahan, terutama dengan berdoa dan lebih mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Pada prinsipnya saya akan terus berusaha maksimal untuk kebaikan warga Muba. Untuk itu, saya selaku Bupati Muba persilakan kegiatan ini, saya juga ingatkan harus tetap patuhi protokol kesehatan, libatkan Dinas Kesehatan dan batasi pesertanya. Harapan kita pandemi COVID-19 ini segera berlalu,"tandasnya.

Sementara, Ketua Yayasan Amir Nur Az-Zikra Palembang, Ustadz Yudha dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas support dan dukungan Bupati Muba.

Pada kesempatan ini, Yudha juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin yang selalu support terhadap nilai nilai keagamaan. 

"Alhamdulillah, tujuan kami akan menggelar kegiatan Zikir bersama di Masjid Jami An-Nur Sekayu yang akan dilaksanakan pada 27 September 2020 mendatang disambut baik oleh Pak Bupati. Terkait dengan Pandemi ini, kami akan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai instruksi Pak Bupati. 

Kami bangga dengan Bupati Muba Dodi Reza yang sangat support terhadap nilai nilai keagamaan. Semoga Kabupaten Muba dalam lindungan Allah SWT, serta terus maju berjaya dan selalu  menjadi kabupaten terdepan,"pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Pengurus Yayasan Amir Nur Az-Zikra Palembang Kyai Supriyono, Irwansyah Jamal, Ahmad Yusuf, Ardiansyah, dan Kepala Kesbangpol Muba H Soleh Na'im MM, dan Kabag Kesra Setda Muba H Opi Palopi, Kemenag Muba dan Perwakilan Kemenag Muba H Ahmad Yani.(hsril)

Forkopimcam Tungkal Jaya Beri Sanksi Pelanggar Perbup Nomor 67 Tahun 2020


MUBA,DS - Camat Tungkal Jaya Muhammad Aswin SSTP MM bersama Kapolsek Tungkal Jaya, Danramil Bayung Lencir, Kepala Desa Peninggalan, Puskesmas Peninggalan dan Tim Kecamatan Tungkal Jaya melaksanakan kegiatan "Gerakan Penindakan Pelanggar Perbup No : 67 Tahun 2020" di Jalan Pasar Desa Peninggalan Kecamatan Tungkal Jaya.


Camat Tungkal Jaya Muhammad Aswin SSTP MM menyampaikan, melalui kegiatan ini sebagai tindak lanjut atas Perbup No : 67 Tahun 2020 yang telah diintruksikan oleh Bupati Musi Banyuasin Bapak Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA.


" Kegiatan ini bertujuan khususnya masyarakat Kecamatan Tungkal Jaya dapat mengerti akan pentingnya Protokol Kesehatan setelah dikeluarkannya Perbup Nomor 27 Tahun 2020," dikatakan Aswin, Kamis (24/9/2020).


Kegiatan ini dilaksanakan dengan edukasi, pemberitahuan persuasif mengenai sanksi bagi masyarakat yang tidak tertib dan taat pada Protokol Kesehatan.


" Untuk sementara ini, masyarakat yang masih belum mematuhi Protokol Kesehatan akan dikenai sanksi ringan seperti, Push Up, Pengucapan Pancasila, Membersihkan Sampah, Bernyanyi dan Membaca Doa," jelas Aswin.


Usai Pemberian Sanksi kepada para pelanggar Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Tungkal Jaya di komandoi Camat Muhammad Aswin SSTP MM melakukan Pembagian Masker kepada para pelanggar.

Tim Gugus Tugas Desa Karang Lebak Bagikan Masker Dor To Door


LAHAT, DS - Wabah Pandemi virus corona belum berakhir, dari muka Bumi ini berbagai cara menghalau peredaran serta pemutus mata rantai. Menurut Herdiansyah Kades Desa Karang Lebak  ketika ditemui Awak Media disela pembagian masker 24/9 


Herdi mengatakan " Alhamdulilah Desa Karang Lebak sudah mengerti tentang pentingnya memakai masker bila keluar rumah seperti melayat, mengunjungi persedekahan. Selain itu telah dilakukan penyemprotan Disinfektan beberapa waktu lalu" ujar Herdiansyah.


Masih dikatakan Herdi " didepan rumah tersedia galon cuci tangan beserta sabun, hari ini kita lakukan lagi pembagian masker melalui tim gugus tugas Desa Karang Lebak " tambah Herdi.


Hal selaras dikatakan Tuti salah satu tim gugus tugas Desa berharap " dengan penuh kesadaran masyarakat mengenakan masker pemberian dari Pemdes, Alhamdulilah secara merata kami bagikan masker ini dari rumah kerumah. Kita berharap semoga Virus Corona lenyap tanpa bekas "pungkas tuti ( NID)

Kadinkes Lahat Himbau Masyarakat Ikuti Aturan Prokes dengan 3 M.


LAHAT, DS - Momok Pandemi covid-19 yang tak kita ketahui kapan akan berakhir menjadi sebuah pemikiran bagi Pemerintah Daerah setidaknya dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona  yang sampai saat ini belum ada obatnya.


Dimana kita ketahui di Sumatera Selatan khususnya Kabupaten Lahat masyarakat yang terinfeksi Corona sudah mencapai 96 orang,sembuh 70 orang,meninggal 11 orang dan sedang dalam proses 15 orang jumlah ini bukan baku, soalnya kondisi saat sekarang penyebaran virus Corona ini tak dapat kita prediksi bisa menurun dan juga bisa naik .



Hal ini dikatakan Ponco Widodo Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat selaku kepala wilayah dan juga Anggota Gugus Tugas Kabupaten Lahat ia mengatakan 23/9 kita saat sekarang hidup di tengah - tengah Pandemi Covid -19 sedangkan aktifitas sehari hari tetap harus berjalan agar Roda perekonomian dapat berjalan dengan normal .


Begitu juga bagi masyarakat yang sehari - harinya harus berkerja demi mencukupi kebutuhan hidup,maka selaku kepala Wilayah bidang kesehatan Ponco menghimbau kepada seluruh masyarakat umum Kabupaten Lahat agar dapat mengikuti arahan Prokes dengan memakai masker,mencuci tangan dan menjaga jarak (3M) dengan 3 M selain dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona kita juga dapat terhindar dari virus ini katanya.(Idham/Novita)

Ketua TP PKK Muba Gandeng Bank Sumsel Babel Bina UMKM Gambo Muba


MUBA,DS - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin Hj Thia Yufada Dodi Reza menawarkan kolaborasi kepada Bank Sumsel Babel untuk membina UMKM di bawah Dekranasda Muba dengan produk Gambo Muba.


"Produk ini kita mengunggulkan dari sisi pemanfaatan limbah dan modal tidak besar serta pemberdayaan ibu-ibu," kata Ketua TP PKK Muba saat mendampingi Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menerima audiensi Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin, di Ruang Audiensi Bupati Muba, Rabu (23/9/2020).

Lanjutnya, dari sektor permodalan Gambo Muba tidak ada masalah karena produk tersebut merupakan kain jumputan yang pewarnaannya memanfaatkan limbah Gambir, jadi tidak membutuhkan modal terlalu banyak. Namum ia mengajak Bank Sumsel Babel membantu dari sisi pemasaran supaya Gambo Muba lebih dikenal lagi didaerah luar.

"Pemasaran Gambo Muba di Muba sendiri sudah sangat baik, untuk itu kita bicara soal pemasaran di luar daerah," ujarnya.

Kemudian Ketua TP PKK Muba juga menyampaikan bahwa Kabupaten Muba akan segera punya rumah kemasan yang malayani semua produk, dimana disana akan ditempatkan desain grafis dan mesin pencetak.

"Karena kelemahan UMKM kita didesa itu soal kemasan, oleh karena itu kita berinisiatif membangun rumah kemasan," tuturnya.

Dirut Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin mengatakan terkait pembinaan UMKM sangat sependapat, karena pembinaan UMKM sejalan dengan program pihaknya yang menginginkan setiap cabang ada binaan.

"UMKM memang harus kita bantu, mungkin kita akan duduk bersama supaya ini bisa berjalan, kami sangat antusias soal Pembinaan UMKM ini," ucapnya.(hsril)

Sanksi Pelanggar Perbup No 67 Tahun 2020 Mulai Diterapkan



MUBA,DS - Sebagai tindak lanjut Surat Edaran Kemendagri No 440/5184/SJ tentang pembentukan satuan tugas penanganan COVID-19 di Daerah. Hari ini Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Kesiapan Penegakan Peraturan Bupati No 67 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan pola hidup masyarakat yang sehat, disiplin dan produktif di tengah pandemi COVID-19 serta penjelasan dari tugas dan fungsi Satuan Tugas Daerah, Rabu (23/9/2020) Di Ruang Rapat Randik.


Kepala BPBD Muba Jhoni Martohonan AP MSi yang mengatakan adanya perubahan dari struktur penanganan COVID-19 dari Gugus Tugas menjadi Satuan Tugas, juga ada struktur organisasi Satgas dari  setiap bidang yang di mana sudah memiliki tugas dan fungsinya masing-masing.

Seperti yang terlampir dalam SE Kemendagri, tugas dari Satgas Daerah yaitu, Melaksanakan dan mengendalikan implementasi kebijakan strategis yang berkaitan dengan penanganan COVID-19 di daerah. Menyelesaikan permasalahannya,  melakukan pengawasan, menetapkan dan melaksanakan kebijakan serta langkah-Iangkah lain yang diperlukan dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 di daerah. Untuk Komando dan kendali penanganan COVID-19 berada di bawah Kasatgas. 

Adapun struktur Satgas penanganan COVID-19 terdiri dari: 1 (satu) ketua, 3 (tiga) wakil ketua, 1 (satu) Sekretaris, dan 6 (enam) bidang yaitu, data dan informasi, komunikasi publik, perubahan perilaku, penanganan kesehatan, penegakan hukum dan pendisiplinan, dan relawan. 

"Yang senantiasa perlu kita sadari bersama yaitu masalah disiplin. Patuhi protokol kesehatan yang sudah di tetapkan, Terapkan dengan baik kedisplinan jika tidak akan ada sanksinya. Untuk itu semoga sanksi dapat diperketat yang dapat menimbulkan kesadaran bagi kita semua,"Ungkapnya.

Sementara, Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi menyampaikan dengan adanya Perbup No 67 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pola hidup masyarakat yang sehat, disiplin dan produktif di tengah pandemi COVID-19, juga menindaklanjuti SE Kemendagri No 440/5184/SJ tentang pembentukan satuan tugas penanganan COVID-19. Adapun aturan dalam hal pencegahan penanggulangan dan penegakan terkait COVID-19 ini, sangatlah dinamis yang dimana  kita harus bisa bergerak cepat untuk dapat menyesuaikan peraturan yang telah di buat.

Maka Pemkab Muba akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) dalam penanganan COVID-19 yang di Ketuai langsung oleh Bupati Muba dan Forkompinda baik Dandim 0401 Muba , Kapolres Muba dan Kajari Muba selaku Wakil Ketua. Juga melibatkan OPD untuk saling berkoordinasi termasuk juga Perangkat Desa. Menjadi tanggung jawab bersama bagi kita untuk dapat mensosialisasikan Perbup Nomor 67 Tahun 2020 ini kepada masyarakat secara merata. Karena membangun kesadaran bagi setiap orang itu tidak mudah, Meskipun sudah banyak berita yang tertera tentang jumlah yang terpapar COVID-19 di atas kewajaran. Tetapi masih banyak yang menanggapi hal tersebut biasa saja, dan sampai saat ini obat untuk yang telah terpapar belum ditemukan.

"Perlunya kesadaran dari hati dan diri kita bahwa kasus COVID-19 nyata dan berbahaya.Tegakkan kedisplinan dan pertegas penerapan sanksi di dalamnya yang bisa menimbulkan efek jera. Sehingga dapat menyadarkan masyarakat bahwa pentingnya menjaga kesehatan menaati protokes dengan memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. Dan harus konsisten dengan terus melakukan sosialisasi,Jelasnya".

Kita lakukan sterilisasi dulu mulai di daerah sekayu, karena saat ini penambahan jumlah yang terpapar COVID-19 di Sekayu cukup banyak, jadi ketika di Sekayu sudah ada pengurangan terhadap yang terpapar dapat menjadi contoh untuk seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Muba.

"Penegakan sanksi harus kita pertegas, denga tetap terus melakukan sosialisasi. Dan untuk tim yang akan turun kelapangan, melakukan sosialisasi dan pengecekan, akan di siapkan APD seperti sarung tangan masker juga di sertai dengan penyiapkan kebutuhan lainnya," ucapnya. 

Dijelaskan oleh Plt Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Muba, yang juga selaku Kabag Hukum H Yudi Herzandi SH MH menegaskan jika ada yang melanggar ketentuan yang ada di dalam Perbup No 67 Tahun 2020 akan di berikan Sanksi. Seperti Sanksi administrasi terhadap perorangan berupa teguran lisan, kerja sosial seperti membersihkan fasilitas umum dengan menggunakan rompi atau denda sebesar Rp. 20.000,- perorang. 

Dan Ada pula sanksi administrasi terhadap badan usaha dan penyelenggara usaha, berupa teguran tertulis dan denda mulai dari Rp. 20.000-500.000 hingga akan dilakukan penutupan sementara tempat usaha bagi penyelenggaraan usaha, dan pencabutan sementara izin usaha bagi penyelenggara usaha.

"Terapkan Perbup ini baik dan dengan hati yang senang, jangan merasa terpaksa. Bangunlah sikap disiplin ini untuk dapat saling melindungi antara keluarga, teman dan sesama kita guna untuk kesehatan dan kesejahteraan bersama,Tandasnya".(hsril