NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label OKI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OKI. Tampilkan semua postingan

Teguh Ogan Ekspres Nakhodai Forwaki 2021-2023


DUTA SUMSEL, OKI - Sempat mengalami kekosongan jabatan ketua akibat di tinggal pergi selamanya oleh Alm. Hendri Irawan, kini Forum Wartawan OKI (Forwaki) telah berhasil memilih Teguh wartawan Ogan Ekspres sebagai ketua baru melalui musyawarah luar biasa Forwaki 2021.



Teguh terpilih melalui musyawarah luar biasa Forwaki yang dihadiri 23 orang anggota dengan Raihan suara sebanyak 15 pemilih. Teguh mampu mengungguli calon lainnya seperti Rizal wartawan Merdeka News yang hanya memperoleh 8 suara.




Pantauan Duta Sumsel di lapangan, Acara pemilihan ketua Forwaki yang digelar Kayu Agung, Kamis sore itu, (14/01/2021) tampak berjalan dengan tertib aman dan lancar. Seluruh anggota baik pengurus mengaku siap mendukung program Ketua Forwaki terpilih demi kemajuan bersama.



Dalam sambutannya, Teguh SH sebagai Nakhoda baru Forwaki 2021-2023 mengatakan, siap membawa Forwaki sebagai organisasi yang profesional dan lebih maju lagi ke depan dengan dukungan penuh seluruh anggota Forwaki.




"Tanpa dukungan dari Anggota, organisasi ini tak akan maju, untuk itu saya berharap dukungan seluruh kawan-kawan yang tergabung di dalam Forwaki dapat menyumbangkan saran dan pemikiran demi kemajuan organisasi ini kedepan. Transparansi atau keterbukaan sangat diharapkan di Organisasi ini untuk mengjindari hal-hal yang kelak mampu merusak citra Forwaki dan profesi wartawan pada umumnya. Kiranya jangan ada dusta diantara kita" ujar mantan wartawan Palembang Pos itu.




Selain menekankan transparansi, Teguh juga berharap, semua anggota Forwaki tetap menjalankan profesi kewartawanan dengan profesional guna menghasilkan karya tulis profesional sesuai dengan etika jurnalistik.




Sementara itu, wakil ketua ll, Madihin berharap kepada Ketua Forwaki terpilih mampu menjadi contoh bagi organisasi profesi lainnya dan menjadi kebanggan dan kemajuan Forwaki yang lebih baik.




Sedangkan Penasehat Forwaki, HM Syarifuddin Basrie, mengucapakan selamat kepada Teguh sebagai ketua Forwaki melanjutkan estafet kepemimpinan Forwaki dari Hendri Irawan yang telah lebih dulu menghadap Illahi meninggal Dunia karena menderita sakit. 




"Alqhamdulillah, eksistensi Forwaki sejak empat tahun terakhir ini bisa mewadahi semua wartawan dengan latar belakang organisasi apapun. Kami ucapkan selamat kepada Teguh yang terpilih sebagai Ketua Forwaki, semoga organisasi ini bisa lebih maju dan berkembang lagi," pungkas Pimpinan Umum SK Agungpost ini(zul-OKI

Pembagian BLT DD Desa Pematang Kijang OKI


Duta Sumsel, OKI - Pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap 2 dan 3 bulan September sampai dengan bulan  Desember Tahun 2020 dibagikan kemasyarakat Desa Pematang Kijang Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang terdampak Covid-19 



Penyelenggaraan pembagian BLT DD di tahap akhir Desa Pematang Kijang Kecamatan jejawi OKI yang dihadiri oleh ibu Asfariah selaku mewakili Camat beserta Staf Kecamatan Jejawi Kabupaten OKI berjalan baik dan lancar pembagian BLT di tahap akhir berjalanan aman lancar sesuai yang dikehendaki (17-12-2020)




Alamsyah selaku kepala Desa Pematang Kijang Kabupaten OKI beserta perangkat lainnya .turut langsung membagian BLT DD dan tak luput juga dari pengawasan Badan Pemerintah Desa atau BPD yang diketuai oleh Malian dan Anggotanya.


"Untuk penyaluran bantuan lansung tunai (BLT DD) kepada keluarga penerima manfaat hari ini tahap 2 danb 3 sebanyak 127 kepala keluarga yang menerima bantuan dengan jumlah uang Rp. 1.00.200,-/keluarga , Ungkap Alamayah Kepala Desa Pematang Kijang OKI saat diwawancara awak media.


 "Semoga apa yang telah diprogramkan Pemerintah dapat membantu warga, kami selaku pemerintah desa sangat mendukung dalam penyaluran bantuan langsung tunai dana desa dan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19 peegunakanlah bantuan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari guna untuk meringankan beban Masyarakat yang berpenghasilan kurang mampu  apalagi dimasa pendemi Covid- 19 ini" tegasnya 

untuk  Penyaluran Bantuan Langsung Tunai BLT DD kemungkinan masih akan berlanjut pada 2021. Namun diproyeksikan ada penurunan jumlah penerima manfaat BLT DD ( zulkifli )

Ditanya L3S, Camat SP Padang "Mendadak Terjangkit Virus"


DUTA SUMSEL, OKI - Proses Lelang Lebak Lebung dan Sungai (L3S) Kecamatan SP padang nyaris diwarnai keributan belum lama ini. Entah prosesnya yang bermasalah karna tidak transparan atau ada hal lain membuat para pengemin nyaris ricuh dalam proses lelang.


Kemudian, warga sekitar juga merasa sangat kecewa lantaran dana hasil L3S sejauh ini tidak jelas dan kerap menjadi sumber pendapatan baru bagi oknum-oknum pejabat Pemerintah Daerah. Buktinya, Tiap tahun, L3S di Kabupaten OKI tak terhitung jumlah Lebak yang di lelang. Bahkan Miliaran rupiah Pendapatan daerah dari Proses lelang tersebut dipastikan mampu membiayai infrastruk jalan ke desa-desa. Namun sayangnya, Pendapatan yang diperoleh dari desa justru tidak sejalan dengan fakta yang terjadi. 



"Lihat saja akses jalan ke Desa-desa di Oki banyak mirip kubangan kerbau. Padahal PAD dari L3S berperan besar menyokong APBD OKI dari tahun ke tahun. Jika memang hanya L3S hanya memicu keributan lebih baik Perda L3S di cabut saja dan Lebak dikembalikan ke masyarakat" ujar Ahmad (52) Salah seorang warga SP Padang.



Dikatakan, sejauh ini warga sekitar juga sangat kesulitan menapatkan informasi proses lelang Lebak. Seperti berapa objek Lebak yang dilelang. Kemudian proses lelang kerap ditutup-tutupi seolah lelang tersebut tidak terbuka untuk umum padahal dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Ogan Komering Ilir Nomor 18 tahun 2010 tentang pengelolaan lebak lebung dan sungai jelas-jelas diatur bahwa proses lelang harus transparan dan terbuka untuk umum.


”Yang terjadi dilapangan sangat berbeda. Warga tak pernah tahu berapa dana hasil lelang lebak lebung tersebut. Apa yang sudah dibangun dari dana tersebut kita juga tidak tahu" pungkasnya.


Menindaklanjuti informasi yang diperoleh di lapangan, wartawan media ini mencoba mengkonfirmasikan data di lapangan dan keluhan warga sekitar kepada Camat SP Padang Kabupaten OKI Harahap,S.Sos, M.Si.



Namun sayangnya Camat yang diharapkan mampu memberikan klarifikasi justru mulai terjangkit penyakit alergi wartawan. Saat ditemui di kantornya, Harahap justru menghindari media yang mencoba meminta klarifikasi informasi proses L3S di wilayah kerjanya belum lama ini. Mencium awak media memasuki kawasan kantornya, Camat mendadak hilang dari Kantor.


Padahal menurut staff di kantor tersebut, sang Camat sebelumnya berada di kantor. "Mendadak cabut begitu tanpa izin biasanya dihukum hormat bendera lho mas" celoteh wartawan setengah kesal.

Zukifli Jurnalis Geram Camat Sulit Ditemu


OKI, Dutasumsel - Sejumlah insan pers di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel) dibuat geram oleh Camat Sp Padang Harahap,S.Sos,.M.Si, yang merasa alergi terhadap wartawan saat akan di wawancarai. Saat beberapa orang wartawan akan melakukan konfirmasi terkait soal lelang lebak lebung di kantor Kecamatan Sp Padang baru-baru ini, Harahap,S.Sos,.M.Si selaku Camat Sp Padang kerap menghindari kontak dengan wartawan.


"Kami datang untuk meminta keterangan dari Camat Sp Padang terkait adanya aktivitas lelang lebak lebung yang nyaris ricuh di Kecamatan Sp Padang beberapa waktu lalu. Bukannya melayani Camat Sp Padang ini justru pergi meninggalkannya kantor tanpa memberitahu bawahannya," ungkap Zul Jurnalis OKI Selasa 1 Desember 2020 siang.


"Padahal informasi tentang lelang lebak lebung ini sangat penting untuk masyarakat luas. Tapi kenapa beliau tidak mau memberikan keterangan kepada wartawan untuk masyarakat umum. Ada apa ini," kata Zul.


Hal senada turut disampaikan oleh Bambang salah seorang wartawan media nasional. "Camat itukan pejabat publik. Kenapa justru melecehkan profesi jurnalis. Hampir 10 kali wartawan datang ke kantor Camat Sp Padang ini tapi Harahap,S.Sos,.M.Si Camat Sp Padang selalu tidak ada dikantor disaat jam dinas," tuturnya.


Saat akan dikonfirmasi oleh wartawan, Rabu 2 Desember 2020, Camat Sp Padang, Harahap,S.Sos,.M.Si, lagi-lagi tidak ada dikantor Kecamatan Sp Padang.


Berdasarkan informasi yang diterima oleh warga dari salah satu pegawai kantor Kecamatan Sp Padang, yang bersangkutan diduga tenggah bepergian keluar Kota.


"Surat izin dari beliau tidak ada. Kami pastikan itu," kata salah seorang pegawai di kantor BKD Kabupaten Ogan Komering Ilir, Rabu 2 Desember 2020.(zulkifli)


Jarang Masuk Kantor, Kinerja Camat Sp Padang Mulai Dipertanyakan


OKI, DS - Camat Sp Padang Syawal Harahap,S.Sos,.M.Si disinyalir jarang masuk kerja dengan alasan sering ada acara diluar. Diduga, Camat Sp Padang Harahap,S.Sos,.M.Si mencari kesempatan untuk mendapatkan uang SPPD. Dugaan ini bukan tanpa alasan, pasalnya setiap masyarakat setempat ada keperluan kantor Harahap,S.Sos,.M.Si selalu dalam kondisi kosong melompong.


Seringnya Harahap,S.Sos,.M.Si jarang masuk kerja membuat kompak sejumlah pegawai di kantor camat SP Padang tutut ikut-ikutan membolos.


Bambang 38 tahun salah seorang warga setempat mengaku mengelus dada dengan ulah camat SP Padang Harahap,S.Sos,.M.Si yang diketahui jarang masuk kerja. Hal ini membuat pelayanan kepada masyarakat di kantor camat SP Padang menjadi molor berhari-hari.


"Harahap,S.Sos,.M.Si selaku camat SP Padang sama sekali tidak pernah melakukan pengawasan terhadap realisasi dana desa di Kecamatan SP Padang," ungkapnya Rabu 2 Desember 2020 siang.


"Masak ada banyak anggaran dana desa tahun 2019 dikerjakan tahun 2020. Bahkan ada beberapa wartawan dari Persatuan Wartawan Indonesia yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan konfirmasi dari beliau terkait soal lelang lebak lebung baru-baru ini," bebernya.


Masih kata dia, ada banyak pembangunan infrastruktur desa di kecamatan sp padang yang dikerjakan dengan asal-asalan. Saya melihat tim pengawas dana desa di kecamatan ini sama sekali tidak bekerja sesuai tugas dan fungsi serta tanggungjawab sebagai perpanjangan tangan pemerintah kabupaten dan provinsi," tuturnya.


Hal senada turut disampaikan oleh Elis 37 tahun salah seorang warga desa setempat. "Masak pembangunan infrastruktur di desa dengan anggaran besar dikerjakan dengan cara manual tanpa mengunakan mesin molen. Belum lagi ada banyak warga yang mau berurusan di kantor camat SP Padang yang terpaksa harus bolak-balik karena camat SP Padang selalu tidak ada di kantor," ujarnya.


"Seharusnya camat ini segera dicopot. Jangan seenak perutnya saja makan gaji buta. Saya minta pihak inspektorat dan badan kepegawaian daerah untuk memanggil yang bersangkutan. Kalau tidak sanggup menjalankan tugas sebagai camat sebaiknya mundur atau dicopot," bebernya.


Terpisah, salah seorang pegawai di kantor camat SP Padang saat dikonfirmasi wartawan mengatakan. "Katanya ke Jakarta. Tapi kami tidak tahu," ungkap pria yang meminta namanya tak mau namanya disebutkan oleh wartawan itu.(zulkifli)

Penyaluran BLT DD Desa Pematang Buluran OKI Berjalan Lancar


OKI, DS - Ditengah suasana wabah pandemik Covid -19, Pemerintah kembali menggelontorkan dana bantuan terhadap warga terdampak covid melalui Program Bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa (DD). 


Acara Penyaluran bantuan yang dipusatkan di Kantor Desa ini tampak tertib dan berjalan lancar dengan mengedepankan protokol kesehatan. Seluruh warga penerima manfaat tampak antusias menunggu giliran untuk menerima bantuan.


"Terimakasih kepada Pemerintah yang telah memberikan bantuan dan perhatian penuh kepada warga tidak mampu seperti kami ini. Dana ini meski sesikit namun sangat berarti bagi kami ditengah situasi ekonomi sulit di masa pandemi seperti sekarang ini" ujar Khodizah (51) warga penerima manfaat BLT DD, Sabtu (12/09/2020).




Data yang dapat dihimpun Duta Sumsel, tercatat dari juli hingga September 2020, Penerima BLT DD di desa Pematang Buluran Kecamatan SP Padang berjumlah 65 Orang. Hingga pembagian hari ini, jumalah tersebut tidak ada penambahan dan pengurangan.


Penyaluran bantuan sendiri secara langsung dihadiri oleh Kepala Desa Pematang Buluran Zalna,S.Pd dibantu ketua BPD beserta anggota yang  di dampinggi oleh Pendamping Desa Fauzan yang di Wakili Prisma Lianti serta Sekdes,Kasi Pemerintahan , Kadus, Rt,Rw Linmas serta di pantau langsung aparat dari Polsek dan Koramil kecamatan SP.Padang.



"Dengan adanya penyaluran BLT DD.Semoga masyarakat pematang buluran dapat Mengunakan dana tersebut ,untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam menghadapi pandemik Covid-19. Selaku Kepala Desa meminta pada warga masyarakat yang menerima jangan sekali-kali digunakan untuk yang tidak bermanfaat .tetapi gunakanlah bantuan ini sebagai kebutuhan keluarga Jelas Zalna,S.Pd, Kades Pematang Buluran kepada Dutasumsel.com 12/9/2020."



Dan pada kesempatan tersebut masyarakat Pematang Bularan Kecamatan SP Padang. dihimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan,pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan menjaga kebersihan.(zulkfi)

Baku Tembak dengan Polisi, Eks Napi Asimilasi COVID-19 Ini Akhirnya Tewas Saat Akan Ditangkap

 

OKI, DS. – Bagi para pelaku kejahatan jangan coba-coba beraksi dalam wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Dan apabila melawan, terlebih hingga melukai petugas kita saat akan ditangkap, maka tak segan-segan ditindak tegas.

Hal ini diungkapkan Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy didampingi Kasat Reskrim AKP Agus Prihardinika dan Kapolsek Pedamaran Timur IPDA Wahyudi saat press release ungkap kasus 365 di Pedamaran Timur, yang digelar di Mapolres OKI, Kamis (13/8/2020) pagi.

“Seperti kita lakukan terhadap tersangka Efri alias Manga. Warga Dusun II Desa Kayulabu Pedamaran Timur OKI ini mencoba melawan dengan menembakkan senpiranya ke arah petugas kita yang akan menangkapnya,” kata Kapolres.

“Tersangka ini merupakan residivis juga spesialis 365 KUHP dan tindak pidana lainnya di wilayah Polsek Sungai Menang, Mesuji Raya, Pedamaran Timur, serta banyak tempat lain yang beberapa korban tidak melapor,” tambah Kapolres.

Jadi memang sangat meresahkan warga di beberapa kecamatan di OKI. Kata Kapolres lagi, karena tersangka sering dan tidak segan-segan melukai korbannya memakai senpira, serta sering kali memasuki rumah orang dengan niat memperkosa perempuan yang berada di rumah tersebut. Dan tersangka baru keluar dari Lapas sewaktu asimilasi napi dampak Covid-19.

“Dan pada Selasa (11/8/2020) sekira pukul 05.00 Wib di area kebun karet Dusun IV Desa Pancawarna Kecamatan Pedamaran Timur OKI, tersangka Efri bersama dua rekannya menghadang sepeda motor korban Sukijo (50), warga Dusun III Desa Pancawarna,” tandas Kapolres.

Saat itu korban dalam perjalanan menuju ke kebun untuk menyadap karet. Masih kata Kapolres, kemudian tersangka mengambil secara paksa sepeda motor korban, dengan lebih dulu mengancam korban dengan menodongkan senjata api rakitan, sehingga korban menyerahkan sepeda motornya.

“Setelah sepeda motor korban berhasil direbut, lalu tersangka pergi. Namun Korban berteriak minta tolong, sehingga tersangka menembak korban di bagian paha sebelah kanan dan juga menusuk korban di bagian punggung,” ujar Kapolres.

Usai melakukan hal tersebut, Lanjut Kapolres, tersangka melarikan diri dengan membawa sepeda motor milik korban berupa 1 unit sepeda motor Honda Supra X 125 warna merah hitam nopol BG 2821.

“Lalu pada hari Rabu (12/8/2020), bermula dari informasi didapat tentang keberadaan tersangka Efri alias Manga. Buser Pidum yang dipimpin oleh Kanit Pidum IPDA Rio Trisno bersama Kapolsek Pedamaran Timur dan anggota melakukan pengejaran dari Pedamaran Timur mengarah ke Sungai Menang,” cerita Kapolres.

Dan Polsek Sungai Menang serta Kapolsek Mesuji Raya telah melakukan penyekatan supaya tersangka tidak bisa meloloskan diri. Lanjut Kapolres lagi, sesampainya di Desa Sidomulyo Kecamatan Sungai Menang OKI sekitar pukul 22.30 Wib, didapatkanlah tersangka Efri yang sedang mengendarai sepeda motor.

“Sehingga dilakukan pengejaran oleh Tim Buser Pidum dan Polsek Pedamaran Timur yang langsung melakukan penghadangan, dan perintahkan tersangka untuk berhenti dan menyerahkan diri. Tetapi tersangka langsung melompat dari sepada motornya ke arah perkebunan sawit PT. Sampoerna Hikmah IV,” ungkap Kapolres.

Dilanjutkan Kapolres lagi, lalu diberikan tembakan peringatan ke atas oleh petugas sebanyak tiga kali supaya tersangka berhenti dan menyerahkan diri. Tetapi tiba-tiba tersangka Efri melakukan perlawanan dengan mencabut senpira jenis revolver yang dibawanya sebanyak 2 pucuk.

“Tersangka tembakkan senpinya tersebut ke arah petugas yang melakukan pengejaran, yang sempat mengenai Kanit Pidum IPDA Rio Trisno. Tetapi karena memakai rompi anti peluru, sehingga tidak mengakibatkan cidera berarti,” tukas Kapolres.

Petugas kita terus mengejar. Karena tersangka sambil lari masih menembakkan senpiranya dan membahayakan jiwa petugas dan masyarakat sekitar, sambung Kapolres, lalu secara sigap petugas melumpuhkan tersangka dengan tembakan terukur mengenai bagian badan tersangka.

“Terkena tembakan, tersangka terjatuh dan langsung dilumpuhkan serta diamankan. Karena tersangka terluka secepatnya di bawa menuju ke RSUD Kayuagung. Sesampainya disana, tersangka Efri ditangani dokter dan dianalisis. Kemudian dokter UGD RSUD Kayuagung menyatakan bahwa tersangka telah meninggal dunia,” tandas Kapolres.

“Barang bukti diamankan berupa 2 pucuk senpira jenis revolver, 4 butir amunisi warna kuning kaliber 5.56 mm, 4 butir selongsong amunisi di dalam silinder, 1 buah Hp Nokia warna putih, 2 butir pil yang diduga narkotika jenis eksasi, 1 buah alat hisap jenis pirek dan 1 buah kantong plastik narkotika jenis sabu-sabu,” pungkas Kapolres. (Jul)

Kodim 0402/OKI-OI melaksanakan Sholat Istiqo di lapangan Bersama Polres OKI

Dutasumsel.com.KAYU AGUNG, -- Dalam rangka menanggulangi sekaligus mengurangi kabut asap pekat yang mengganggu pandangan disebabkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Komando Distrik Militer (Kodim) 0402/OKI-OI melaksanakan Sholat Istiqo di lapangan Makodim 0402/ OKI-OI, Selasa (15/10/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh anggota Kodim 0402/OKI-OI, anggota Polres OKI, Masyarakat sekitar, Santri Pondok Pesantren Sabilillah Kedaton dan beberapa Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA).

Inisiatif ini diambil dengan alasan semakin pekatnya kabut asap yang saat ini menimpa masyarakat yang ada di Kabupaten OKI yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit terutama penyakit saluran pernapasan.

“Sholat Istiqo kita lakukan dalam rangka untuk bermunajad kepada Allah SWT agar di turunkan hujan. Mengingat beberapa waktu lalu banyak terjadi kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan kabut asap. Mudah-mudahan dengan kita sholat Istiqo ini minimal dapat mengurangi paparan kabut asap yang saat ini terjadi khususnya di wilayah Kabupaten OKI,” ujar Dandim, Letkol Inf Riyandi yang diwakili oleh Kepala Seksi Teritorial, Kapten Inf Jauhari.

Dirinya berharap dengan adanya kegiatan ini akan ada hikmah untuk turunnya hujan, sehinga masyarakat bisa terbebas dari gangguan asap yang dapat menimbulkan penyakit terutama gangguan saluran pernapasan.

Pewarta : Ron/Tim ds

Acara Midang Di Kayu Agung Masih Menjadi Obyek Wisata Daerah

Dutasumsel.com.KAYUAGUNG, -- Demi untuk melestarikan kebudayaan leluhur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI), menggelar acara karnaval pakaian adat perkawinan atau yang lebih sering disebut Midang.
Acara yang dilaksanakan di Kayuagung, Jum’at (7/6) tepatnya di Pendopoan Rumah Dinas Bupati ini merupakan warisan budaya yang sudah sejak dulu dilakukan oleh masyarakat adat khususnya di kota Kayuagung, Kabupaten OKI.

Untuk membuat kebudayaan ini terus bertahan, Pemkab OKI selalu mengagendakan acara tersebut ditiap tahunnya dengan sebutan “Midang Bebuke Morge Siwe”.

Agenda yang diselenggarakan pada Hari Raya Idul Fitri ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga di Bumi Bende Seguguk.

Kegiatan midang ini dilaksanakan secara rutin selama dua hari, pada hari ketiga dan keempat di hari raya Idul Fitri dengan diikuti oleh sebelas kelurahan dalam Kota Kayuagung.

Seperti pada Hari Raya Idul Fitri 1440 H tahun 2019, kegiatan midang dibagi dalam dua hari dimana kelurahan yang mengikuti Midang Bebuke Morge Siwe pada hari ini, Jum’at (8/6/2019) yakni Kelurahan Sidakersa, Jua-Jua, Tanjung Rancing, Kayuagung Asli dan Kelurahan Kota Raya. Sedangkan pada esok harinya, Sabtu (9/6/2019), diikuti oleh Kelurahan Kedaton, Cinta Raja, Mangun Jaya, Paku, Sukadana dan Kelurahan Perigi.

Pantauan awak media di lapangan pada midang tahun ini, terlihat para peserta melakukan arak-arakan pakaian adat perkawinan ‘Mabang Handak’ (adat perkawinan Kayuagung -red) yang diiringi musik tradisional tanjidor sebagai pembatas dari masing-masing kelurahan.

Kelurahan pertama yang tiba di pendopoan rumah dinas Bupati OKI yakni Kelurahan Tanjung Rancing yang merupakan kelurahan ke sebelas dan termuda setelah Kelurahan Cinta Raja.

Kemudian disusul oleh peserta midang dari Kelurahan Jua-jua, Sidakersa, Mangun Jaya, Kayuagung Asli dan terakhir dari Kelurahan Kota Raya.

Bupati OKI, H. Iskandar, SE, yang diwakili oleh Sekda OKI, H. Husin, S.Pd, MM, mengatakan bahwa Pemkab OKI terus dan sangat konsisten dalam mendukung tradisi midang sebagai warisan tradisi budaya leluhur yang sangat bernilai.

“Tradisi ini merupakan aset budaya yang sangat diperhatikan, disamping tradisi lainnya di Kabupaten OKI. Kondisi midang sampai saat ini masih sangat lestari bahkan berkembang menjadi wisata budaya,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten OKI, Ir. ĹIfna Nurleila mengatakan, bahwa saat ini midang masih menjadi salah satu adat budaya yang bertahan dan dilestarikan di Kabupaten OKI.

“Adat arak-arakan ini sudah sejak lama dilakukan, para pelakunya adalah para muda-mudi dalam kelurahan. Dahulu midang dilakukan oleh muda-mudi yang kelurahannya ada hajatan pernikahan, kemudian untuk melestarikannya dikembangkan menjadi agenda tahunan pariwisata setiap tahunnya, tepatnya di setiap lebaran,” ucapnya.

Ia menambahkan, Midang ini sendiri juga menjadi event pariwisata nasional, yang artinya midang bukan hanya milik Kabupaten OKI saja, tapi sudah menjadi salah satu atraksi pariwisata yang terdaftar di Kementerian Pariwisata dan pernah juga ditampilkan di istana negara pada tahun 2007.

“Ini (Midang) sudah terdaftar di Kementerian Pariwisata, dan juga pernah ditampilkan di salah satu acara kenegaraan di Istana Negara tahun 2007 yang lalu,” tandasnya.

Pewarta : Sanditya
Redaksi  : 07/06/2019, dutasumsel.com

INSYAH ALLAH IBU MELI MUSTIKA BAKAL MELENGGANG KE DPRD PROVINSI

dutasumsel.com.KAYU AGUNG,-- Penghitungan suara hasil Pemilu 2019 untuk DPRD Sumsel pada Daerah Pemilihan (Dapil) Sumsel 3 (OKI-OI) telah selesai dan hasilnya 12 Caleg diprediksi berhasil lolos menuju DPRD Sumsel dengan metode penghitungan Sainte Lague.

Dari 12 nama yang lolos ke DPRD Sumsel tersebut, sebagian besar adalah wajah baru, diantaranya Meli Mustika (PDI-P), Junaidi (PAN) dan Raden Gempita (Gerindra) sedangkan wajah lama yang lolos hanya tiga, yaitu Ike Mayasari (PDI P), Muchendi (Partai Demokrat) dan Askweni (PKS).

Berdasarkan metode Sainte Lague dipastikan ada 2 (dua) partai dengan perolehan suara terbanyak yakni PDI Perjuangan dan Partai Demokrat yang akan menempatkan masing-masing dua orang wakilnya di DPRD Provinsi Sumsel periode 2019-2024.

Sedangkan 8 (delapan) kursi dari 12 kursi yang diperebutkan akan ditempati Partai Golkar, PAN, Gerindra, PKS, Nasdem, PKB, Hanura dan Perindo.

Berikut ini 12 nama calon wakil rakyat dapil Sumsel 3 (OKI-OI) yang lolos menuju DPRD Sumsel:

1. Meli Mustika (PDI P)
2. Ike Mayasari (PDI P)
3. Muchendi (Partai Demokrat)
4. Kanoviyandri (Partai Demokrat)
5. Raden Gempita (Gerindra)
6. Junaidi (PAN)
7. Nawawi (Golkar)
8. Sri Sutandi (Nasdem)
9. Meri (PKB)
10. Askweni (PKS)
11. Ali Imron (Hanura)
12. Ahmad Firdaus Ishak (Perindo)

Pewarta : Tim Red
Redaksi, 07/05/19, dutasumsel.com

Danrem 044 Gapo Kunjunggi Kodim 0402 OKI-OI

KAYU AGUNG,DS - Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0402 Ogan Komering Ilir (OKI) dan OI untuk pertama kalinya dikunjungi Komandan Resort Militer (Danrem) 044/Garuda Dempo. Berdasarkan pemetaan, OKI rawan Kebakaran Hutan dan lahan ( KARHUTLA).

Usai pengarahan di Makodim 0204 OKI -OI berupa motivasi dengan tema ‘Semangat Tinggi pengabdian pada Bangsa dan rasa Persatuan dan Solidaritas tetap Terjaga’, Komandan Korem 044/Gapo, Kolonel Arh Sonny Septiono yang baru menjabat ini menegaskan, berdasarkan pemetaan OKI rawan Karhutla.

“Berdasarkan pemetaan di wilayah ini rawan kebakaran. Hampir semua wilayah OKI, sebanyak 72 desa di Sumsel rawan kebakaran,” paparnya, Selasa (12/2).

Selain itu, Sonny juga menambahkan, kunjungannya kali ini merupakan sebagai ajang memperkenalkan diri pada jajaran Kodim dan Pemda OKI serta stake holder yang ada guna mencegah Karhutla.

“Hari ini bertatap muka biar seirama dari atas sampai bawah. Nanti ketemu OPD OKI kita ramah tamah serta sekaligus melakukan langkah-langkah guna pencegahan karhutla, secara bersama-sama tidak boleh sendiri -sendiri. Kalau bisa jangan terjadi Karhutla lagi,” tegasnya.

Ibarat perang, lanjutnya, titik api sudah diketahui. “Itu yang akan kita petakan. SKPD dan perusahaan bisa bergerak untuk itu, lalu kita garap rame- rame. Perusahaan juga harus membantu melalui CSR, sehingga masyarakat tidak membakar lagi,” imbuhnya.

Pewarta : Junai
Editor/ Redaksi: Dutasumsel

Silaturahmi ke OKI, HDMY Janjikan Program Pro Rakyat


OKI, DS - Pasangan Cagub & Cawagub HDMY yang resmi di usung oleh 3 Partai Politik PAN ,Nasdem Dan Hanura, pada Sabtu (28/4/2018) melakukan silaturahmi kepada masyarakat Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Berdasarkan pantauan dari media ini ,terlihat hadir perwakilan semua kader partai.Ketua partai Hanura Prov Sumsel Hendri Zainudin, Ketua Partai Hanura DPC Kabupaten OKI Juni Alfansuri, Tim Pemenangan HDMY, Korkab HDMY OKI Saleh Comrie serta sejumlah relawan dan masyarakat. Kehadiran Cagub & Cawagub Herman Deru & Mawardi Yahya yang di wakilkan Cawagub Mawardi Yahya yang sudah ditunggu oleh ratusan masa pendukung disambut antusias dan hangat.

Dalam kata sambutan pertama di buka langsung oleh ketua Partai Hanura DPC Kabupaten OKI Juni Alfansuri dan juga ketua Tim Pasti OKI Dan OI. Ia menggatakan Tim (Pasti) Singkatan dari Pasukan Inti HDMY tujuannya adalah berjuang bersama untuk kemenangan cagub & cawagub HDMY. Tidak hanya itu tim Pasti HDMY bertujuan untuk menampung keinginan dan keluhan masyarakat OKI dan OI.

"Bagi kami HDMY ini sudah menjadi gubernur dan wakil gubernur bukan lagi calon. Untuk itu mari kita dukung dan doakan kemenangan HDMY," ujarnya.

Ketua DPD Hanura Sumsel Hendri Zainuddin dalam kata sambutanya menyampaikan untuk serius mendukung dan doakan HDMY menjadi gubernur dan wakil gubernur Sum-sel 2018-2023.

"Saya tegaskan pertama kenapa saya memilih dan berjuang untuk HDMY karena jika kita lihat selama ini sekolah gratis dan berobat gratis bisa di bilang mati suri. Insyallah apabila terpilih akan di hidupkan kembali. HDMY sudah berkomitmen kepada Hanura Insyallah apabila terpilih jalan OKI dan OI mulus," katanya.

Selain itu, sambung Hendri, pasangan HDMY juga telah berkomitmen untuk memajukan berbagai bidang olahraga dengan memberdayakan atlet lokal asal Sumsel.

"Semoga dengan kemenangan HDMY nanti akan banyak perubahan yang dilakukan pasangan ini. Tidak hanya fokus membangun daerah namun padangan ini juga memiliki komitmen untuk memajukan olahraga di Sumsel. Sehingga diharapkan Sumsel bisa berjaya di dunia olahraga baik tingkat nasional maupun internasional," bebernya.

Lalu disambung dengan pernyataan sikap perwakilan tim pemenangan (Pasti) pasukan inti HDMY yang telah dikukuhkan Cawagub MY dalam orasinya dirinya mengajak untuk memilih HDMY. Karna beliau Cawagub Sumsel yang akan mendampingi Mawardi Yahya Tokoh Inisiator pemekaran Sumsel Terutama OKI dan OI.

"Berkat beliau OI bisa di perhitungkan di sumatera selatan," imbuhnya.

Terakhir Cawagub Mawardi Yahya (MY) dalam sambutannya menggatakan, kalau Pilgub diadakan hari ini maka HDMY pasti menang.

"Bisa di bilang HDMY adalah Salah satu cagub dan cawagub berani mengusung tema perubahan karena kita tau apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan masyarakat Sumsel," ungkapnya

Ditambahkan MY, pemimpin itu harus mengerti kondisi apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan masyarakat sekitarnya. Tak ada lain selain Herman Deru dan Mawardi Yahya solusinya.

"Herman Deru (HD) Calon Gubernur Sumsel beliau pernah memimpin OKU Timur selama 10 tahun tanpa ada catatan. Sedangkan saya sendiri pernah menjadi Ketua DPRD OKI dan OI selama 7 Tahun lalu naik menjadi Bupati OI selama 10 tahun tanpa ada catatan," tandasnya. (ds/03)