NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label Banyuasin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banyuasin. Tampilkan semua postingan

Kasus Ferrocemen Seorang Oknum PNS Dinas Pertanian Banyuasin, di Tetapkan Sebagai Tersangka


Banyuasin,Duta Sumsel – Tipikor Polres Banyuasin, resmi menyerahkan Berkas Tahap II kasus Dugaan Korupsi Ferrocemen (Pengembangan Irigasi Lahan Rawa) tahun anggaran 2016 ke Kejaksaan Negeri Banyuasin, Rabu, (30/062021).

Dugaan korupsi di UPKK Tunas Karya Desa Upang Kecamatan Air Sale Kabupaten Banyuasin, yang sumber dana berasal dari Anggaran APBN Kementrian Pertanian RI, melalui Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Banyuasi Kapolres Banyuasin, AKBP Imam Tarmudi,SIK,MH melalui Kanit Tipikor Polres Banyuasin Ipda Candra Kalefi, SH.MH, di dampingi Katim Riksa R Fadli, SH mengatakan Adanya dugaan korupsi proyek yang menelan anggaran Rp 3 miliar, antara lain ada paket yang diindikasikan tak memenuhi spek.

“Untuk paket yang tidak sesuai spek di Desa Upang Kecamatan Air Salek diduga menelan anggaran sebesar 3 Miliaran Rupiah,”katanya.

Candra mengatakan berdasar hasil penyelidikan diketahui kerugian Negara ditaksir mencapai 1,1 Milyar lebih

“Saat ini, kami telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan barang bukti sudah cukup. MS sudah ditetapkan sebagai tersangka dan berkas sudah kami serahkan kepada Jaksa Penuntut,”bebernya.

Terpisah, Kajari Banyuasin, Budi Herman,SH,MH melalui Jaksa Penuntut Yophi Misdiyana, SH,MH membenarkan kalau hari ini kami menerima Berkas Tahap II perkara dugaan tindak pidana korupsi Ferrocemen atau pengembangan Irigasi Lahan Rawa di Desa Upang Kecamatan Air Saleh yang menggunakan Anggaran APBN 2016 daro Kementrian Pertanian RI.

“Setelah kita melakukan penyelidikan dengan satu orang PPK pada kegiatan tersebut, yang di duga pelaku berinisial MS merupakan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Peranian Kabupaten Banyuasin. MS kami tahan karena takut melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,” singkat Yophi. (SMSI Banyuasin)

Meningkatkan Sumber Daya Manusia Bupati Melepas 256 Peserta Pelatihan


BANYUASIN,Duta Sumsel- Bupati Kabupaten Banyuasin melapas 256 Peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan ProduktivitasTahun Anggran 2021,

di UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten Banyuasin Jalan Lingkar Banyuasin KM. 48,5 Kelurahan kedondong Raye Kecamatan Banyuasin III Pangkalan Balai.


Menurut Bupati Banyuasin Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas melalui Kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi seperti ini menjadi salah satu strategi yang diharapkan dapat mengantisipasi sekaligus mengatasi terus bertambahnya angka kemiskinan dan pengangguran."terangnya".


Pemkab Banyuasin  menyadari tuntutan kualitas tenaga kerja makin hari makin meningkat, tuntunan mutu yang kian menjadi sorotan dalamdunia usaha. Persaingan yang semakin besar membutuhkan tenaga kerja yang siap pakai.


Oleh karena itu dengan dilaksanakannya Pelatihan Berbasis Kompetensi ini diharapkan mampu memenuhi tuntutan tersebut meski secara kualitas dan kuantitas masih perlu pembinaan lebih lanjut.


Askolani juga mengatakan Pelatihan Berbasis Kompetensi ditopang oleh tiga pilar utama. Pertama, untuk membangun SDM unggul berbasis kompetensi diperlukan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).


Kedua, Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) yang menitikberatkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup Pengetahuan, Keterampilan,dan Sertifikasi.


Sertifikasi Kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi sesuai standar kompetensi, dan dilaksanakan oleh lembaga yang memiliki otoritasseperti Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), kata Askolani


Askolani juga menghimbau kepada seluruh peserta pelatihan agar hendaknya ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh dapat di aplikasikan sehingga menjadi lebih bermanfaat dan berdaya guna.


Saya yakin dan percaya bahwa dengan mendapat pelatihan ini, saudara nantinya akan dapat menjadi orang yang sukses,


”Marilah secara bersama-sama kita bahu membahu, membulatkan tekad menuju Banyuasin Bangkit dengan meningkatkan kompetensi tenaga kerja di Bumi Sedulang Setudungini,”


“sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia yang ada di Kabupatenkita ini kata Askolani


Sementara itu kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi H Noor Yosept  Zaath ST, MT mengatakan


Tuntutandunia kerjadan industri adalah tersedianya sumber daya manusia yang kompeten dan berkualitas. Peningkatan SDM manusia yangdilakukan secara komprehensif meliputi knowledge (pengetahuan), skill (ketrampilan), dan attitude (sikap).


Ke tiga ranah ini akan menjadi indikator keberhasilan dalam proses pengembangan sumber daya manusia yang diwujudkan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan yang terprogram dan berkesinambungan.


Dalam mewujudkan Visi & Misi Bupati/Wakil Bupati Banyuasin diantaranya “Meningkatkan Sumber Daya Manusia Melalui Pendidikan dan Kesehatan Yang Berkualitas”,


Noor Yosept  juga mengatakan khususnya bagi para pencari kerja yang akan menempati kualifikasi jabatan tertentu di dunia industri,


maka Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui UPTD BLK Banyuasin mengambil peranan sebagai salah satu balai latihan yang menyelenggarakan berbagai macam program Pelatihan Berbasis Kompetensi.



Sementara itu mengenai Instruktur menurut  Noor itu berasal, berasal dari Instrukur PNS dan Non PNS di lingkunagn UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten Banyuasindan Instruktur Lembaga Pelatihan Kerja Swasta binaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyuasin.


Sehingga tujuan terciptanya sumber daya manusia yang professional dan kompeten dibidangnya. sesuai dengan tuntutan para penyedia lapangan kerja dapat kita penuhi


Kepala dinas Depnakertrans juga mengatakan pada tahun 2020, Balai Latihan Kerja Kabupaten Banyuasin telah menyelesaikan tugas pelaksanaan Pelatihan Berbasis Kompeten sebanyak 15 paket pelatihan dengan lulusan sebanyak 256 peserta yg siap memasuki dunia usaha dan dunia industri.


Penyerapan lulusan melalui Kegiatan Pamaren Pasar Kerja (Job Fair) sebanyak 61 orang yang tersebar di beberapa perusahaan dan 64 peserta membuka UMKM di bidang Jahit, Las, Otomotif, Salon dan Barber serta Make Up Artist.


80% peserta telah mengikuti program Kartu Prakerja dan 20% ikut Bantuan UMKM di Dinas Perdagangan, Industri dan UMKM Kabupaten Banyuasin Pada Program Kartu Prakerja oleh Pemerintah RI.


Alhamdulillah, Banyuasin mendapatkan kuota terbanyak ke 2 se-Sumsel sebanyak 17.123 peserta dari target yang kita usulkan sebanyak 7.882 orang, ujarnya (RilisSMSIBanyuasin)

15 Tahun Mangkrak, Herman Deru Tuntaskan Jembatan Rantau Bayur


BANYUASIN, DS - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru akhirnya  melanjutkan penyelesaian pembangunan jembatan yang terletak di Desa Tebing Abang Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin.




Jembatan yang mangkrak pembangunannya sejak tahun 2007 lalu itu diharapkan dapat  menjadi jalan alternatif penghubung Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Muara Enim.



Gubernur Herman Deru saat melakukan Ground Breaking lanjutan pembangunan jembatan di Desa Tebing Abang, Sabtu (3/10) menyebut Pemprov Sumsel telah menganggarkan dana sedikitnya Rp 37 miliar untuk melanjutkan kembali pembangunan jembatan tersebut.



" Saya targetkan ini selesai akhir tahun 2021," kata HD.




Dia meyakini, jembatan tersebut nantinya mampu memberikan kontribusi untuk mendongkrak ekonomi. Sebab, jika jembatan dan jalan telah selasai dibangun, bukan tidak mungkin kawasan tersebut akan menjadi segitiga emas bagi Kabupaten Banyuasin.



"Ini tidak hanya akan menghubungkan antara Kabupaten Banyuasin dan Muara Enim tapi juga terhubung ke Kota Prabumulih. Tentu kawasan ini akan jadi segitiga emas bagi Banyuasin," paparnya.


Selain itu, dia menilai, jembatan tersebut akan berdampak pada murahnya biaya operasional masyarakat dalam pendistribusian bahan pangan.



"Apalagi disini mayoritas penduduknya petani, tentu jembatan ini akan membantu masyarakat dalam pendistribusian produk yang dihasilkan dari pertanian itu. Biaya yang dikeluarkan juga akan lebih murah dan akses pengiriman akan lebih cepat. Sehingga akan mendongkrak ekonomi masyarakat," tuturnya.



Dia juga menekankan, jika pembangunan jembatan dan jalan tersebut telah rampung, lahan pertanian yang berada di sisi jalan tidak dialih fungsikan.



"Namun saya minta lahan pertanian di sekitar jembatan dan jalan ini tidak dialih fungsikan untuk kegiatan lain. Pertanian ini marwah Sumsel yang harus terus ditingkatkan. Pertanian dapat menurunkan angka kemiskinan secara signifikan," jelasnya.



Dia menegaskan, pembangunan yang fokus dilakukannya selama ini, semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat.



"Apapun pembangunan yang dilakukan harus bermuara untuk kesejahteraan masyarakat. Masyarakat juga saya minta untuk mendukung dengan turut memperhatikan keselamatan para pekerja jembatan ini sehingga nantinya jembatan ini bisa selesai dengan baik," imbuhnya.



Diketahui, Pemkab Banyuasin sendiri memang telah berupaya untuk melanjutkan kembali pembangunan jembatan tersebut. Bahkan Pemkab Banyuasin pun telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum  untuk penyelesaian pembangunan jembatan itu.



"Diberikan atau tidak bantuan dari pemerintah pusat, jembatan ini harus kita selesaikan. Pemprov Sumsel telah berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunannya," tegasnya.


Sementara Itu, Bupati Banyuasin H Askolani Jasi mengatakan, pihaknya memang telah lama ingin melakukan penyelesaian pembangunan jembatan tersebut. Hanya saja, minimnya anggaran membuat upaya tersebut belum terealisasi.



"Kami berterima kasih kepada pak gubernur yang telah membantu. Apalagi pak gubernur menargetkan tahun 2021 jembatan ini sudah bisa diseberangi. Tentu kami memastikan ini bermanfaat untuk masyarakat," pungkasnya.

Diminta Kejelasan Jumlah Besi, LHP Tim Audit Jembatan Tanah Kering Malah Bahas Volume


BANYUASIN, DS - Hasil Laporan Pemeriksaan (LHP) terhadap Jembatan Tanah Kering di Desa Mukut Kecamatan Pulau Rimau Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan hari ini (15/09/2020) telah keluar. 


LHP yang dilakukan oleh Tim Audit Independent dari Kejaksaan Negeri Pangkalan Balai Banyuasin dan Dinas Pekerja Umum Tata Ruang (PUTR) pada Senin (31/08/2020) bulan lalu tersebut ternyata membahas tentang volume jembatan. 



"Dapat disimpulkan tidak terdapat selisih volume kurang antara fisik terpasang dengan addendum, demikian laporan dibuat,"ujar Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pangkalan Balai Banyuasin Habibi. 


Hasil dari pemeriksaan ini tidak sesuai dengan permasalahan yang dipertanyakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tegar terkait mutu dan kualitas perbaikan jembatan yang di duga dikerjakan asal-asalan, dimana jumlah besi terindikasi tidak sesuai standar yang ada di RAB kontrak kerja. 



"Kemarin rekan-rekan ikut, jadi saya juga menyampaikan ini berdasarkan kesimpulan para ahli,"ujar Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pangkalan Balai Banyuasin Habibi. 


Ketika ditanya lebih lanjut, apakah sebelumnya memang ada pemeriksaan lain sehingga LPH yang keluar berbeda dengan jumlah besi yang menjadi permasalahan?, Habibi kembali menjawab sama. 



"Laporan ini sudah sampai kepada Kejaksaan Agung dan laporan LSM sama masalah jembatan itulah (Jumlah besi),"tandasnya. 


Untuk diketahui, Jembatan Tanah Kering ini pernah di permasalahankan LSM Tegar terkait mutu dan kualitas perbaikannya yang di duga kerjakan asal-asalan, dimana jumlah besi terindikasi tidak sesuai standar yang ada di RAB kontrak kerja.



Anggaran dalam proyek tersebut berasal dari APBD Kabupaten Banyuasin tahun 2019, dibawah leding sektor Dinas PUTR Kabupaten Banyuasin. Dengan anggaran sebesar Rp 1.085.179.138.00,- Miliar.



Diketahui, pelaksana dari proyek pemeliharaan jembatan tersebut adalah CV. Mikha Karya. Menurut Ketua Investigasi LSM Tegar,  Lukman mengatakan, half itu dilakukan berdasarkan laporan warga. Dan juga dari hasil investigasi yang dilakukan. Dan diduga ada indikasi korupsi dalam realisasi kontruksi proyek jembatan tersebut.

PENGERJAAN DANA DESA TAHUN 2019 DESA SUNGAI LILIN KEC.RANTAU BAYUR BERJALAN DENGAN LANCAR DAN MAKSIMAL

Banyuasin.ds,-- Program Pembangunan Infrastruktur dengan dana Apbn yang diluncurkan oleh pemerintah pusat gunanya adalah untuk menunjang  pertumbuhan dan perkembangan ekonomi daerah.                     
Begitupun juga seperti yang dirasakan oleh masyarakat desa Sungai Lilin kecamatan Rantau Bayur kabupaten Banyuasin propinsi Sumatera Selatan,dengan adanya program dana desa (DD) dari pemerintah pusat yang diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo ini benar-benar dimanfaatkan oleh kepala desa Sungai Lilin Abdul Rahman untuk membangun desanya bersama Bpd,perangkat desa,tokoh masyarakat berdasarlan hasil Musyawarah Desa ( musranbangdes).

Kepala desa Sungai Lilin Abdul Rahman saat ditemui awak media Duta Sumsel online diruang kerjanya senin 02/12/2019 mengatakan "dana desa tahun 2019 didesa kami telah direalisasikan baru mencapai 80 persen yang terdiri dari 4 item diantaranya,
1.Jalan poros desa sepanjang 400 meter, 2.Jalan setapak 2 titik sepanjang 570m.3,Jembatan 3 unit dari dusun1 dan dusun 2 .  4.Penimbunan jalan 3000 meter dengan ketinggian 120m dan lebar 4 m.selebihnya pemberdayaan.
"Alhamdulillah berkat kerja sama yang baik dari bpd,perangkat desa,dan masyarakat kami telah melaksanakannya berdasarkan musyawarah bersama sesuai dengan yang  telah kami anggarkan "Tegasnya pada awak media.

Dan Abdul Rahman juga menambahkan  dia sangat meng afresiasi kepada Lsm dan media yang telah ikut memantau pembangunan didesa-desa dan beliau juga tidak sungkan-sungkan untuk menerima kritikan-kritikan yang sipatnya membangun.

Di tempat yang berbeda
Amrullah,Ketua BPD desa Sungai lilin
mengatakan"bahwa pekerjaan sudah terlaksana sesuai hasil musyawarah desa sehingga tidak ada masalah kami selaku bpd perangkat desa dan masyarakat bersama memantau pekerjaan didesa kami"Ungkapnya.
Amrullah juga mengakui semenjak kepemimpinan kepala desa Abdul Rahman desa kami banyak mengalami perubahan dan kemajuan " tegasnya.

Pewarta:Agus salim
Redaksi.www.dutasumsel.com

PENGERJAAN PROYEK PROGRAM SERASI DIDESA DAYA KUSUMA BANYUASIN DIDUGA ASAL-ASALAN DAN TIDAK BERKWALITAS

BANYUASIN.DS,--Program Serasi ( Selamatkan Rawa Sejaterahkan Petani) merupakan salah satu program andalan Presiden Joko Widodo dengan menggunakan dana Apbn.

Tak lain Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejateraan petani dan hasil panen petani menuju Indonesia swasembada pangan.
Pembangunan ini juga bertujuan memproduksi lahan tidur memanfaatkan lahan rawa dan gambut yang terlantar. Bahkan tidak sedikit dana yang di kucurkan oleh negara untuk program ini.

Namun sebaliknya pembukaan lahan rawa yang dibangun untuk pembuatan Infrastruktur perairan dalam Program SERASI di Desa Daya Kusuma ini jauh dari harapan dan diduga tidak berkwalitas.

Seperti yang ditemukan oleh awak media di salah satu lokasi titik program serasi di Desa Daya Kusuma Kecamatan Muara Sugihan, Sabtu (23/11/219), ditemukan ada beberapa titik pekerjaan yang diduga di kerjakan asal-asalan saja.

Pasalnya belum beberapa bulan bangunan tersebut selesai, sudah megalami kerusakan di beberapa titik bangunan bahkan ada yang ambruk.
Ketua UPKK Desa Daya Kusuma Poniman, membenarkan banyaknya kerusakan yang terjadi di beberapa pembangunan Program SERASI tersebut.
“Memang benar ada beberapa titik pekerjaan yang rusak, tetapi kami akan perbaiki. Karena masi ada masa pemeliharaannya,” katanya, saat ditulis Senin (25/11/2019).
Ketua AMUNISI Banyuasin Efriadi Efendi saat  ditemui oleh awak media mengatakan, dalam hal ini mereka akan berkordinasi dengan penegak hukum dan pihak-pihak lain yang terkait dalam program ini.
“Kita akan minta penegak hukum untuk usut tuntas semua penyelewengan dana Program SERASI didesa Daya kusuma ini " tegasnya.

Pewarta : Agus
Redaksi.www.dutasumsel.com

JPKP. Banyuasin Unjuk Rasa Ke Dinas Perikan Dan Kelautan Kabupaten

BANYUASIN DS, -- Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan(jpkp)kabupaten banyuasin melakukan aksi yang di koordinatori indasapri tentang pembangunan di Kabupaten Banyuasin yang berasaskan bersih dan transpirasi di Kabupaten Banyuasin.

Meminta.kepada kejaksaan negeri kabupaten banyuasin untuk melakukan investigasi terhadap Pembangunan realisasi pekerjaan rehab rumah dinas interior ruang kadis dan ruang rapat pembangunan pagar keliling.pos ikandu pembuatan tempat parkir.

Pembuatan sumur bor dengan pompa.ansurasi mandiri baginelayan tahun anggaran 2019 Pada Dinas Perikanan Dan Kelautan Kabupaten Banyuasin. 

Indasapri koordinator aksi meminta kepada kejaksaan negeri kabupaten banyuasin untuk melakukan audit realisasi dana secara teliti pada kegiatan agar terlaksana nya tata kelola.ke uangan negara yang bersih dan transparan.

Indasapri menjelasnya akan terus melakukan aksi lanjutan untuk memantau permasalahan ini ucapnya,,koordinator lapangan dimas ,,kami akan melakukan aksi 
jika tidak ada tindaklanjut dari kejaksaan negeri banyuasin. 

Indosapri ,,jelasnya akan menyerah kan laporan terkait permasalahan ini pada tanggal 27.11.2019 kejaksaan negeri banyuasin 

Kasi intel kejaksaan negeri Habibi  banyuasin menerima koordinator aksi dan koordinator lapangan 
Akan segera menindak lanjuti apa yang menjadi aksi jpkp banyuasin 
dalam.proses pembangunan dibanyuasin,, ucapnya.

Pewarta: Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

PWI Banyuasin Studi banding ke PWI Lampung dan Pemprov lampung

BANYUASIN.DS,-- Sedikitnya 25 Anggota PWI Banyuasin provinsi Sumatera Selatan, melakukan studi banding ke PWI Provinsi Lampung serta Pemerintah Provinsi Lampung. Studi banding rencananya berlangsung selama tiga hari. dimulai tanggal 25,26,27 Nobember 2019. akan diakhiri dengan stadi banding ke pusat-pusat wisata dan kuliner.

Ketua PWI Banyuasin mengatakam
Stadi banding yang diselenggarakan selama tiga hari itu adalah dalam rangka merealisasikam program kerja PWI Banyuasin 2049 dan rapat pengurus PWI Banyuasin tanggal 04 November 2019 . Untuk meningkatkan wawasan para jurnalis yang tergabung di PWI Banyuasin. yang pada akhirnya dapat diterapkan saat kembali ke Banyuasin.

"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan wawasam, pola pikir,  para wartawan yang tergabung di PWI Banyuasin, yang pada akhirnya dapat mendukung program Bupati Banyuasin". katanya.
Ketua Panitia. Studi Banding Waluyo.
Mengatakan, pelaksanaan studi banding itu diikuti 25 pesera dari 40 pesera yang direncanakan. "dari rencana 40 orang, namun yang ikut hanya 25 pessrta." ucap Waluyo.

Dipilihnya PWI provinsi lampung dan Pemprov lampung sebagai tempat studi banding itu, Sambung Waluyo karna PWI Provinsi lampung adalah PWI ketuanya sudah tiga periode.  Selain itu telah banyak kekerjasama dengan para dunia usaha termasuk perhotelan dan tempat-tempat wisata. Selein itu Juga IKWI provinsi lamoung berperan aktif dalam setap kegiatan PWI.

"kita akan belajar banyak saat satudi banding". Imbunya.

Wakil ketua Bidang organisasi PWI Banyuasin Lubis Rahman. Mengatakan pemilihan PWI Provinsi Lampung oleh panitia dirasakan sudah tepat sebab PWI provinsi lampung merupakan salah satu pwi yang mendapatkan prestasi saat Hari Pers Nasional 2019 ini. 

Dijelaskan Lubis,  Pwi Provinsi Lampung jua,Terpilih sebagai 10 pwi berprestasi yg dinilai kreatif meningkatkan kegiatan pelatihan bagi wartawan di daerah.  Pada HPN 2017 di Ambon,  Maluku

'PWI Lampun juga dapat Prestasi runner up nasional pada pekan olahraga wartawan nasional 2019.  " tukasnya.

Pewarta: Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

GELAR TEMU KARYA III KARANG TARUNA BANYUASIN

BANYUASIN.DS,-- Kabupaten banyuasin bersama karang taruna wujudkan generasi cerdas trampil dan bertaqwa menuju banyuasin bangkit adil dan sejaterah.

Ketua Panitia Pelaksaan Karang Taruna Saibani Azwari SE, Roni Utama AP, M.Si,Ketua Karang Taruna Propinsi Sumatera Selatan H Robi kurniawan, Kapolres Banyuasin DANDIM 04/30.

Ketua karang taruna temu lll Zaibani azwari SE
merupakan organisasi  terwujudnya
Pisi mengembangkan generasi muda .terapil cerdas dan sejatera
Keberhasilan temukarya lll merupakan terwujudnya temukarya ini.


Ketua karang taruna kabupaten banyuasin Roni utama.mengucapkan terimakasi pada ketua panitia terselanggara nya temu karya dengan baik ucapnya .menujubanyuasin bangkit dan sejatera kegiatan karang taruna di kecamatan maupun di kabupaten.

Ketua karang taruna provinsi sumatra selatan yang di wakili ketua lima,,supran ,,karanang taruna harus mempun nyai tugas yang sangat berat .karang taruna tingkat ke ber hasilan ketua di kecamatan harus mempun nyai tanggung jawab
bahwa karang taruna kabupaten banyuasin sudah standar.

Wakil bupati banyuasin H slamet SE
membuka temu karya lll kabupaten banyuasin.organisi kepemudaan yang juga hadir menjadi tanggung jawab pemerinta .kemiskinan dan korban bencana yang terdapat dalam.masyarakat karang taruna merupa kan pmkm di masyarakat.

mempunyai tanggung jawab dalam.bidang sosial pengembangan dan pemerdaya manusia maupun alam dikelurahan maupun tingkat nasional karang taruna merupakan wadah generasi muda dengan terwujudnya kesejatraan sosial di lingkungan .

Pemerintah kabupaten merupakan
Penggerak penangan kesejateran di
Daerah masing masing bidang kemiskinan
Karang taruna pemuda harus bangkit pengiat organisasi sosial karang taruna benar benar menjadi komponen .sumber kesejateraan sosial masyarakat.

Pewarta: Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

Tuguh Hutan Larangan Pemkab Banyuasin Perlu Dijaga dDan Di Lestarikan

BANYUASIN.DS, -- Pemerintah Kabupaten Banyuasin menghimbau kepada Anak-Anak Remaja yang sering coret menyoret di tuguh Hutan Larangan Kabupaten Banyuasin, ini merupakan pemandangan yang tidak baik, marilah kita saling menjaga kelestarian Lingkungan kita agar terlihat lebih baik.

Asisten satu Pemkab Banyuasin saat di komfirmasi kami sudah memerintah kan satuan polisi pamong praja(pol pp)untuk menindak tegas jika ada yang coret menyoret di kawasan tuguh untuk di tidak lanjuti,jelasnya.

Asisten satu Ir Kosarudin M.Si menjelaskan,"Pemerintah Kabupaten Banyuasin sudah mengadakan sayembara desain batas tugu batas kota ini anak anak muda bisa menyalur kan insfirasi nya untuk mendesain atau berkarya".Karna tujuanya untuk menciptakan suatu karya seni di Kabupaten Banyuasin ini,dan jangan melakukan hal yang membuat pemandangan yang tidak bagus, ini salah satu bahwa anak anak di Banyuasin, mampu untuk ber karya dalam sayembara yang akan di laksana kan pemerintah secara umum,jelas nya.

Pewarta : Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

Jamaah Umroh Kabupaten Banyuasin Tiba di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang

BANYUASIN.DS, -- Bupati banyuasin Haskolani SH.MH,yang di wakili Asisten satu bidang pemerintahan Ir Kosarudin M.Si di dampingi kasi kesra Muklis menyambut kedatangan 165 jamaah umroh Kabupaten Banyuasin yang tiba di tanah air.

Sebelum nya jamaah ini di berangkatkan dari Bandara Internasional Haji Kota Jeda Saudi Arabia sejak pukul 20.00 pm dan tiba dibandara Internasional Sultan Mahmud Badarudin ll Palembang pada selasa (19/11)pukul 0.9 wib.


Asisten satu bidang pemerintahan Kosarudin yang mewakili Bupati Banyuasin mengucapkan selamat pada Jamaah Umroh.dirinya ber harap semoga Jamaah Umroh tersebut kembali dengan membawa predikat Umrohnya Mabrur dan Mabrurroh.


Maaf bapak Bupati tidak bisa datang untuk menyambut kedatangan jamaah Umroh berhubung  beliau masih mengikuti kegiatan limhanas namun amanat beliau kepada bapak ibu semoga kembali dengan mabrur dan mabrurroh kata Kosarudin. 

Bupati Banyuasin juga menitip salam buat seluruh jamaah umroh diri nya meminta agar impian mereka mewujud kan kabupaten banyuasin relijius dapat terwujud, ungkap dia.

Insya Allah dengan semangkin banyaknya warga banyuasin yang pergi berumroh dan insya allah banyak pula yang membantu para alim ulama kabupaten banyuasin dalam menyiar kan agama,lanjut dia.

Perwakilan dari kesrah Muhlis juga mengucapkan selamat pada jamaah umroh termuda mudah-mudahan para jamaah umroh yang pulang dapat Mabrur dan Mabrurroh.

Pewarta : Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

LANTAI JEMBATAN RUSAK YANG BELUM DIPERBAIKI PEMBORONG DIJALAN PULAU HARAPAN PENYEBAB UTAMA KEMACETAN

Banyuasin.DS,– Arus Lalulintas kendaraan di jalan Lintas Timur Banyuasin -Sumatera,Senin malam (18/11/19) telah terjadi kemacetan total kendaraan padat merayap hingga  puluhan kilometer. Terpantau dilokasi,  ratusan mobil milik pribadi dan mobil angkutan bermuatan lebih kurang 30 Ton ikut terjebak dalam kemacetan, hal ini disebabkan oleh lubang yang baru sudah diskrap lantai Jembatan yang terletak di Desa Pulau harapan kec.Banyuasin Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.
Sepanjang jalan Palembang -Betung tepatnya dari arah desa pulau harapan Banyuasin -Palembang memang sempat macet panjang dan sebalik nya dari arah Palembang ke Banyuasin, karena kondisi jembatan yang ada di pulau harapan dibongkar (Dskrap), takutnya jika tidak diperbaiki dengan cepat jembatan tersebut bisa jebol sebab lantainya di genangi oleh air hujan yang turun. Sehingga membuat kendaraan Roda dua dan Roda empat harus berhati hati melintasi jembatan tersebut.

Menurut pengguna jalan Tamrin (48 thn)dan Imrani (42 thn) Aktipis ormas Amunisi Banyuasin saat diwawancarai oleh awak media Duta Sumsel mengatakan " sangat kesal karena perjalanan yang harusnya sudah sampai kerumah jam 5 sore tadi ternyata sampai pukul 10 malam ini kami masih dijalan, dan kami berharap kepada pihak terkait agar jembatan tersebut segera diperbaiki "tegasnya dengan nada kesal.
Dan selanjutnya juga mereka berharap "pada pihak Satlantas kiranya dalam hal kemacetan seperti itu kedepannya agar lebih tanggap lagi dalam pengaturan lalu lintas karena dalam suasana macet ini sering terjadi kendaraan melintas tidak teratur dan tidak menempuh jalurnya masing masing akibatnya  kemacetan tambah parah "pungkasnya.

Pewarta:Agus
Redaksi.www.dutasumsel.com

SEBAGIAN PETANI MENGELUHKAN PROGRAM PROYEK SERASI DI KABUPATEN BANYUASIN KARENA TIDAK SESUAI DENGAN HARAPAN DAN DIDUGA BANYAK YANG BERMASALAH.

Banyuasin.DS, -- Program Selamatkan rawa sejahterakan petani (Serasi) dari Kementrian Pertanian (Kementan) RI, sepertinya diduga dikeluhkan oleh petani di Kabupaten Banyuasin, lantaran tak menguntungkan.

Program serasi yang diharapkan pemerintah sebagai penopang hasil panen padi di wilayah perairan terbesar. Tak hanya itu, program serasi juga bisa mengurangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) karena bisa membatasi, kanal agar titik api tak melebar.

Hal tersebut, ternyata jauh dari harapan para petani. Sebab, saluran air tidak berfungsi sebagaimana untuk mengalirkan air dari tempat tinggi ke tempat rendah. Petani masih direpotkan, sebab air tak mengalir.

"Program serasi ini hanya bermanfaat untuk pencegahan terjadinya kebakaran lahan gambut. Karena air sama sekali tak mengalir ke lahan tanaman padi," kata Iswadi warga Tanjung Lago kepada wartawan.

Dijelaskannya, pembuatan saluran air sawah kurang optimal. Sepertinya dikerjakan asal jadi. "Saya lihat saluran air yang dibangun yang lama dan hanya dibersihkan bukan bangunan baru," ungkapnya yang kecewa serasi tidak sesuai dengan keinginan petani.

Pekerjaan proyek Serasi ini yang mana dan dinilai tidak tepat sasaran sebab bukan sawah rawah tapi sawah yang sudah jadi, itupun saluran air tak berpungsi. Sebab itu, Serasi tidak membuat petani sejahtera.

Terlebih lagi, terkait anggaran. Hingga kini petani belum menerima dana serasi untuk petani sebesar Rp 4,3, juta per hektar. "Sampai sekarang petani masih gigit jari," timpal kelompok tani lainnya yang tak mau disebutkan nama.

Terpisah, petani dari Kecamatan Muara Telang Dodi mempersoalkan jumlah pipa saluran yang dipasang ke saluran air hanya 2 batang. Padahal informasinya 5 batang sisanya 3 batang dikemanakan.

"Memang ada yang dipasang 5 batang tapi kebanyakan pipa yang dipasang hanya 2 batang," ungkap Dodi yang meradang bahwa program Serani hanya peluang kesejahteraan bagi oknum pejabat dan petani menjadi kambing hitamkan saja.

Kepala Dinas Pertanian Zainudin kepada wartawan mengatakan, pelaksanaan proyek Serasi ini baru dikerjakan sekitar 35 persen. Perlu diketahui ada 82 UPKK/Desa yang mendapatkan Serasi. Anggaran itu, dikucurkan dari Kementan RI ke Gapoktan.

"Proyek Serasi ini kami awasi dilapangan, jika dikerjakan tidak benar akan ditunda pencairan tahap selanjutnya," tegas  Zainnudin.

Pewarta: Agus
Redaksi.www.dutasumsel.com

Membangun kabupaten Banyuasin layak Anak

BANYUASIN.DS,-- Dalam Acara Rapat koordinasi Kabupaten Layak Anak(KLA) Banyuasin yang di gelar pada hari senin( 17-11-2019)
yang langsung di hadiri kepalah Dinas Pemerdayaan Perempuan Dan Anak Banyuasin Dr  Hj. Yosi  Zartini,MM serta OPD yang sempat turut hadir,
Dalam bersinergi bersama dalam mewujud kan banyuasin menuju kabupaten layak anak sangat penting dalam.mendukung Visi dan  Misi,Kabupaten Banyuasin.


Kabupaten Banyuasin sudah melaku kan kepada seluruh semua  OPD dalam menuju Kabupaten Layak Anak sampai tingkat kecamatan dan keluruhan
dalam.mengemban perlindungan anak supaya menjadi kabupaten layak anak


Bupati banyuasin yang di wakili asisten satu ir kosar rudin mm pemerintah telah mendisein  hak hak anak kebijakan kabupaten banyuasin merupakan tindaklanjut
Perlindungan  hak anak

Untuk menjadikan mereka ber kualitas bahu membahu mewujut kan  hak anak kabupaten layak anak dengan mempunyai penduduk sekian banyak


Pemerintah kabupaten banyuasin mempunyai tujuh rencanah kabupaten cerdas banyuasin relejius pembangunan imprastruktur dan pendidikan mewujudkan banyuasin bangkit semoga kegiatan ini,, jelas asisten satu,,


Rini handayani ,,untuk menuju kabupaten layak anak ini merupakan strategis kabupaten layak anak.bukan hal yang mudah, Banyasin menjadi kabupaten layak anak erat dengan tempat bermain anak.

Dan ini merupakan target bupati banyuasin merupa kan sum ber daya manusia
yang cukup bagus opd di kabupaten banyuasin dan kecamatan dan kelurahan untuk mengelola sum berdaya manusia.untuk mewujud kan kabupaten layak anak ucapnya.

Pewarta : Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

KEJARI BANYUASIN DIMINTA USUT TUNTAS DUGAAN KORUPSI DANA PERPUSKAB SENILAI RP 4,3 MILYAR

Banyuasin.DS, - Dipenghujung tahun 2019 Pukul 09.40 Wib Kantor Kejari Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan digruduk ratusan massa yang menggelar aksi unjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi masyarakat untuk institusi (AMUNISI) yang di Ketuai oleh Efriyadi Effendi dan dikoraki oleh Suhaimi bersama Korlap Toto Pribadi.

Semangat Ketua yang akraf disapa Uju Parlemen Jalanan itu bersama 50 orang unras diawali dengan titik kumpul di Taman Kolam Pemkab Banyuasin massa aksi mendesak pihak Kejari Kabupaten Banyuasin untuk mengungkap tuntas adanya dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Banyuasin tahun anggaran 2019 yang nilainya sekutar Rp 4,3 Milyar.

Tuntutan dalam pernyataan sikap dari massa aksi unjuk rasa disuarakan mendukung program Bupati Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera, maka kami bagian salah satu elemen masyarakat Kabupaten Banyuasin yang tergabung dalam wadah AMUNISI berkomitmen memperjuangkan Nasib Rakyat yang termarjinalkan dari Penindasan dan Deskriminatif oleh Pihak Pengambil Kebijakan.

Untuk itu Amunisi siap mengkawal Institusi dilingkungan Pemerintah dan Instansi lainnya yang bersih dan berkeadilan agar tercapainya Rakyat Sejahtera dan Amunisi terus berjuang bersama Rakyat akan melawan Korupsi dan Kebijakan Pemerintah yang tidak Pro Rakyat.

Pewarta:Agus
Redaksi.www.dutasumsel.com

45 Unsur pimpinan BPD se kecamatan suak tapeh Di Lantik

BANYUASIN.DS, -- Anggota Badan Permusyawahan Desa ( BPD) yang terdiri dari 9 Desa Se Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin di lantik,Camat  Suak Tapeh Sasrahardiman Ralibi S.Ag,M.Si mengambil Supah Jabatan Anggota BPD 9 Desa di Kecamatan Suak Tapeh dan langsung penandatangan surat keputusan Camat Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin dari 45 anggota BPD.

Dalam acara pelantikan dihadiri Kasi DPMD kabupaten dan Kepala Desa sekecamatan Suak Tapeh,Kapolsek Betung Oto Hermanto, Camat Suak Tapeh Sashardiman Ralibi S.Ag.M.Si,pelantikan ini untuk mengesah kan anggota BPD Desa masing masing "Sashardiman juga menghimbau kepada Anggota BPD untuk melakukan pengawasan didesa tentang pembangunan dan harus berkerja sama dengan pemerintah desa" ucapnya.

Camat Suak Tapeh menghimbau dan mengharap agar kedepan semoga bisa 
membangun desa dan memanfaat kan sumberdaya manusia ( SDM) dengan adanya dana desa untuk bersama sama membangun desa serta mengacu dengan peraturan didesa.

Sedangkan Kapolsek Betung mengucapkan selamat kepada Anggota BPD Desa Sekecamatan Suak Tapeh yang baru saja di lantik, semoga dapat mengemban amanah tenang tugas dan fungsinya sebagai Anggota BPD Desa.

Pewarta : Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

Camat Banyuasin III Pembahasan RTDR Kota Pangkalan Balai

BANYUASIN.DS, -- Kecamatan Banyuasin lll Kabupaten Banyuasin gelar rapat (RDTR )yang di hadiri oleh Camat Yuni Khairuni,dan Sekertaris Camat Santo,S.sos,M.si Kasi PMD Kecamatan dan lurah.

Rencana detil Tata Ruang untuk Lima Kelurahan di Kecamatan Banyuasin, Kayu Ara Kuning, Mulya Agung, Pangkalan Balai, Kedondong Raye,Seterio kelima kelurahan  yang termasuk dengan masalah pem bangunan yang akan mempermudah Inspestor untuk mem bangun ini merupakan inpestasi di kabupaten banyuasin 

Kota Pangkalan Balai yang akan ter laksana tahun berikut nya Betung dan Talang Kelapa ini baru Kota Pangkalan Balai Sekitar wilaya pemetaan yang detil sekitar 200 hetar 

Seluruh perizinan online kecamatan hanya membantu pertemuan yang di gelar untuk ke empat kalinya 
Tahun depan pengesahan ucap,,Camat Banyuasin lll

Seperti OPD PUPR membantu dari kementrian yang di hadiri dari Kementerian PUPR  Bambang Kelurahan Seterio merupakan terkait dengan perizian seperti perumahan

Seperti perizin yang tidak di izinkan mol plaza toko bangunan dan perkakas yang terbatas dilokasi perumahan.sorum.juga tidak diizinkan cafe bakrey yang diizin.kan di ling kungan perumahan

Yang dilaksana kan ATR BPN kementerian,RI di Kecamatan Banyuasin diruang serbaguna .

Yuni khairani juga menyatakan kota pangkalan balai kedepan akan buat RDTR kota.

Pewarta : Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

Idrus Warga Dusun II Desa Bengkuang Seharusnya Jadi Perhatian Pemerintah

BANYUASIN.DS , --  Salah satu Warga Dusun II Desa Bengkuang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin merupakan salah satu masyarakat yang bernama Idrus merupakan salah satu warga Desa Bengkuang Kecamatan Suak Tapeh.

Yang kerja nya sehari hari hanya buru tani ke adaan nya sangat memprihatin kan hal ini sangat jadi per hatian terutama pemerintah desa ,Idrus
saat di temui di kediaman nya, Mempunyai enam.orang anak yang sangat membutuh kan biyaya untuk sekolah anak-anak nya, idrus, saat di temui awak media duta sumsel mengatakan bahwa dalam satu minggu hanya menghasil kan uang sebesar Rp17000 ini sangat tidak mencukupi.

Apalagi untuk biyaya anak sekolah
buat makan sehari,hari pun susah
idrus,,kalu  pulang dari kerja menyadap karet, saya mencari ikan ,pak guna untuk mencukupi kebutuhan keluarga ucap nya sehari dengan hasil tidak pasti.

Rumah idrus dengan dinding kan papan yang sudah rapuh ukuran han nya.6mx6m ini untuk kelurga nya
Sangat sempit ketika musim.hujan sering kali air masuk.ke rumah nya
Idrus prihatin rumah nya akan ambrok.

Dengan peng hasilan seperti ini.kapan saya.bisa membangun rumah yang layak buat kelurga saya ucap idrus.

Semoga pemerintah bisa memper hati kan kami.masyarakat miskin ucapnya.

Pewarta: Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

Jalan Cor Beton Desa Rimba Alai Baru Empat Bulan Sudah Banyak Yang Rusak

BANYUASIN.DS , -- Pembangunan Jalan Pemekaran Desa Cor Beton Desa Rimba Alai Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, diduga tidak sesuai dengan standar pengerjaan, sebab dari pantauan dilapangan jalan yang memakan dana sebesar Rp.  178.683.000 dengan Volume 257 M X4 M X0.12 M dari dana Desa tahun 2019 ini sudah hancur.

"Jalan itu baru 4 bulan kami kerjakan, ya karna kondisi musim kemarau jadi jalannya mudah retak-retak, nanti akan kita aci lagi dengan semen kira-kira 15 Sak semenlah habis untuk menutupi jalan yang retak tersebut," Ucap. Kepala Desa Rimba alai. Ketika dibincangi, terkait kondisi jalan yang sudah mengalami kerusakan tersebut, Sabtu. 2/11/19.
Dikatakan oleh salah seorang yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa pengerjaan jalan tersebut diduga tidak sesuai standar.

"Sangat disayangkan belum 1 tahun jalannya sudah retak-retak, dan kita perhatikan jalannya tidak menyatu sebab kebanyakan pasir dari pada semen," tukasnya.

Sementara, Pihak Kecamatan Banyuasin III ketika hendak dikonfirmasi tidak bisa di temui dari keterangan honorer Kecamatan Banyuasin III bahwa Camat, Sekcam dan Kasi PMD sedang Dinas Luar semua ke Palembang.

Pewarta : Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

Kapolres Banyuasin Pimpin Sertijab Pejabat Utama & 3 ( tiga ) Kapolsek Jajaran Polres Banyuasin

BANYUASIN.DS,-- Bertempat Di Lapangan Mapolres Banyuasin Telah Dilaksanakan Kegiatan Upacara  Sertijab Pejabat Utama & 3 ( tiga ) Kapolsek Jajaran Polres Banyuasin ( Kabagren , Kasatreskrim , Kapolsek Betung ,Kapolsek Rambutan dan Kapolsek Makarti Jaya ).

Kegiatan Upacara Sertijab Tersebut di Pimpin Langsung Oleh Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar, S.Ik dan Komandan Upacara Ipda Yusmeriansyah, SH dan diikuti oleh Peserta Upacara Waka Polres Banyuasin ,Pejabat Utama , Kapolsek Jajaran Para Perwira dan Seluruh Personil Bintara Polres Banyuasin Serta Bhayangkari Polres Banyuasin.

Adapun pejabat yang disertijab Berdasarkan Lampiran Kep Kapolda Sumsel Kep /523/X/ 2019 Tanggal 23 Oktober 2019 ,  AKP Nusirwan, SE,MM Menjabat Sebagai Kabagren Polres Banyuasin, Iptu Juarni B Wakijan Menjabat Sebagai Kapolsek Rambutan Menggantikan AKP Iskandar ,SH.MM Yang Saat Ini Mutasi dan Menjabat Panit 1 Unit 3 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Sumsel , Iptu Marihot Manik Menjabat Sebagai Kapolsek Makarti Menggantikan AKP Rudi Hartono, SH Saat ini Mutasi Menjabat  Pama Polresta Palembang,  Iptu Toto Hernanto, SH Menjabat Sebagai Kapolsek Betung Menggantikan AKP Naziruddin, SH.,.M.Si, Yang Mutasi Menjabat Sebagai Panit 2 Unit IV Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Sumsel,
Dan Berdasarkan Lampiran Kep Kapolda Sumsel Kep /524/X/ 2019 Tanggal 23 Oktober 2019 AKP Ginanjar Alia Sukmana , S.Ik Menjabat Kasat Reskrim Menggangatikan AKP Wahyu Maduransyah,ST.,S.Ik  yang Saat ini Mutasi Menjabat PS Kanit 1 Subdit 5 Ditreskrimsus Polda Sumsel.

Dalam Upacara  Sertijab Tersebut Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar,S.Ik Melepaskan & Menyematkan Tanda Pejabat Yang Disertijab dan Memimpin Sumpah Jabatan Dilanjutkan Dengan Pemndatanganan Berita Acara Sertijab dan dikahiri dengan Photo Bersama Serta Ucapan Selamat oleh Kapolres Banyuasin didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Banyuasin dan Waka Polres Banyuasin , Pejabat Utama , Kapolsek Jajaran Para Perwira dan Seluruh Personil Bintara Polres Banyuasin Serta Bhayangkari Polres Banyuasin.

Selama kegiatan tersebut berlangsung situasi Kamtibmas dalam keadaan aman tertib dan kondusif.

Pewarta : Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com