NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Masyarakat Ogan Ilir Siap Dukung Kotak Kosong


OGAN ILIR, Duta Sumsel  – Menjelang Pilkada Kabupaten Ogan Ilir, situasi politik semakin memanas. Bakal calon bupati petahana yang tidak memiliki lawan karena seluruh partai telah bergabung mendukungnya akan menghadapi kotak kosong dalam pemilihan tersebut.


Relawan kotak kosong, yang tumbuh secara swadaya dari dukungan masyarakat lokal, kini aktif menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap kondisi demokrasi yang dinilai tidak sehat. Meskipun pergerakan mereka masih tergolong bawah tanah, mereka telah menunjukkan keberadaan mereka di berbagai kecamatan di Ogan Ilir.


Apriyadi, salah seorang relawan kotak kosong yang akrab dipanggil Ustad Avek, mengungkapkan bahwa sistem demokrasi di Ogan Ilir saat ini tidak memenuhi standar yang sehat. Ia menilai, demokrasi yang baik seharusnya melibatkan kontestasi yang fair tanpa adanya penggiringan dari pihak kekuasaan.


“Kotak kosong adalah suara sah yang dilindungi oleh undang-undang, dan kami sebagai rakyat Ogan Ilir merasa berhak untuk menuntut agar demokrasi berjalan dengan baik,” ujar Ustad Avek dalam wawancara pada Selasa (10/9/2024).


Ia juga menambahkan bahwa para relawan kotak kosong berencana untuk mengajukan permohonan sebagai pemantau pemilu yang terakreditasi oleh KPU dan Bawaslu. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses pemilihan berlangsung adil dan transparan, serta untuk menghadapi kemungkinan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) jika terjadi kecurangan.


“Kami berharap KPU dan Bawaslu dapat mengakreditasi kami sebagai pemantau pemilu. Kami ingin memastikan bahwa kotak kosong, sebagai suara rakyat yang sah, mendapatkan perhatian yang layak,” tegas Ustad Avek.


Ia menekankan bahwa meskipun relawan kotak kosong tidak memiliki afiliasi dengan calon tertentu dalam Pilgub, mereka tetap berkomitmen untuk mendorong kotak kosong sebagai pilihan yang sah dan relevan dalam Pilkada Ogan Ilir 2024.


Menurutnya, gerakan kotak kosong ini merupakan representasi dari suara rakyat yang murni, bukan sekadar gerakan tim sukses calon. “Kami bukan timses, kami adalah suara rakyat yang ingin memastikan bahwa demokrasi di Ogan Ilir berjalan dengan baik dan adil,” pungkasnya.

Serahkan B1KWK, Golkar Dukung Pasangan Ngesti - Amin Maju Pilkada Prabumulih



JAKARTA , DUTASUMSEL-  Bakal Calon Walikota dan wakil walikota Prabumulih, kembali mendapatkan dukungan dari Partai Golkar untuk maju pada Pilkada Kota Prabumulih tahun 2024.


Surat dukungan model B1 KWK diberikan kepada pasangan Suryanti Ngesti Rahayu Ridho dan Mat Amin, dengan nomor Surat Keputusan, Nomor : Skep-97/DPP/Golkar/VII/2024, tentang persetujuan pasangan calon walikota dan wakil walikota pada pilkada serentak tahun 2024, yang ditandatangani Bahlil Lahadalia selaku Ketua Umum DPP Golkar, dan M. Sarmuji selaku Sekretaris Jenderal (Sekjend).


Formulir Surat Keputusan B1.KWK ini diterima pasangan berakronim Ngesti - Amin di Kantor DPP Partai Golkar, Jl. Anggrek Neli Murni, Kemanggisan Palmerah, Jakarta Barat, pada senin (26/8/2024).


"Bismillahirrahmanirrahim, saya menyerahkan rekomendasi ini kepada Pasangan Suryanti Ngesti  Rahayu Ridho Yahya- MAT Amin, semoga Allah meridoi perjuangan untuk bisa memenangkan kompetisi ke depan," ucap Bobby mewakili Ketua DPP Partai Golkar Bahlil di Jakarta.


Bakal calon walikota Suryanti Ngesti Rahayu Ridho dalam kesempatan tersebut mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Partai Golkar yang telah memberikan dukungan untuk maju dan bertarung di Pilkada Kota Prabumulih. November mendatang.


“Tentu kami bersyukur kepada Allah SWT, dan berterima kasih kepada Partai Golkar. Semoga ini dapat kita jadikan semangat untuk berjuang bersama memenangkan Ngesti-Amin, mewujudkan apa yang menjadi harapan kita bersama masyarakat di Kota Prabumulih,”ucap Suryanti Ngesti Rahayu Ridho didampingi wakilnya Mat Amin.


Ia juga berharap, dengan telah rampungnya proses tersebut, seluruh tim, relawan, simpatisan dan mitra partai koalisi untuk tetap kompak dan optimis menatap pilkada Kota Prabumulih.


Ngesti - Amin, juga mengingatkan, tim dan simpatisan serta lapisan masyarakat di Kota Prabumulih  bisa menjaga stabilitas, sehingga Pilkada di Kota Prabumulih dapat berjalan dengan aman dan lancar serta dipenuhi dengan adu program kerja, ide dan gagasan, dalam membangun Kita Prabumulih.


Menurut Ngesti, istri mantan walikota Prabumulih, Ridho Yahya ini membeberkan Jika partai Golkar menjadi partai kelima yang mengusung pasangan Ngesti - Amin untuk maju di Pilkada Prabumulih.


Hingga  kini, Pasangan calon Suryanti Ngesti Rahayu Ridho -  Mat Amin,  resmi mengantongi dukungan Surat Keputusan dan Rekomendasi B1.KWK lima partai Politik diantaranya  Partai Golkar (4 Kursi), Partai PPP (2 Kursi), Partai NASDEM (1Kursi), Partai DEMOKRAT (5 Kursi), serta Partai PKS (4 Kursi).

Dukung Putusan MK, Partai Non Parlemen di Muara Enim Sepakat Dorong Edwin-Syuryadi di Pilkada


PALEMBANG - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60/PUU-XXII/2024 yang mengubah syarat pengusungan pasangan calon dalam Pilkada Serentak 2024 ikut merubah peta politik di daerah, salah satunya Muara Enim. 


Sejumlah pengurus partai politik non parlemen yang ada di Bumi Serasan Sekundang mulai mengkonsolidasikan kekuatan untuk mengusung pasangan calon yang akan maju di Pilkada Muara Enim. 


Informasi yang beredar, beberapa pengurus partai politik non parlemen membidik pasangan calon potensial, Edwin Mauladi-Syuryadi untuk maju pada Pilkada mendatang. 


Ketua Partai Gelora Kabupaten Muara Enim, Sabet Robert, mengungkapkan partainya akan mengkalkulasi dan menganalisis lebih lanjut berbagai kemungkinan yang dapat dilakukan menjelang Pilkada 2024.


"Kami menyambut baik putusan MK ini, namun saat ini kami sedang menghitung dan mempertimbangkan peluang yang tersedia untuk langkah ke depan," kata Robert.


Robert juga menambahkan Partai Gelora akan melakukan diskusi intens dengan pimpinan partai politik lainnya untuk menentukan langkah politik yang tepat dalam menghadapi Pilkada Serentak. 


Menurutnya, keputusan MK ini bisa memunculkan peta politik baru di tingkat daerah. "Tidak menutup kemungkinan setiap partai bisa mengajukan pasangan calon (paslon) sendiri," tambahnya.


Terkait dengan calon yang bakal diusung, Robert mengaku belum mendapat sosok yang tepat. "Kalau calon masih akan dipertimbangkan, termasuk itu (Edwin-Syuryadi)," katanya.  (rilis)

Nasdem Prabumulih Peduli Pejuang Veteran


PRABUMULIH,-  DUTASUMSEL - 100 Anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Piveri dan Warakawuri kota Prabumulih mendapat bantuan tali asih dan sembako dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) kota Prabumulih.


Bantuan diserahka langsung ke sekretariat LVRI, Piveri dan Warakawuri oleh pengurus Nasdem kota Prabumulih, Minggu (18/8/2024).


Ketua DPD Nasdem kota Prabumulih, Suherli Berlian melalui Sekretaris, Gusti Randa mengatakan ada 100 bingkisan berupa beras dan lainnya yang diberikan kepada LVRI, Piveri dan Warakawuri kota Prabumulih.


"Pemberian bantuan ini ditujukan sebagai bentuk kepedulian terhadap LVRI, Piveri dan Warakawuri kota Prabumulih, jangan lihat nilainya namun bentuk kepedulian kita," ungkap Gusti kepada wartawan.


Gusti Randa mengungkapkan kegiatan pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk dari program Nasdem peduli yang telah dijalankan sejak beberapa waktu lalu.


"Memang banruan tersebut tidak seberapa namun diharap dapat meringankan beban para legiun veteran dan istri pejuang," katanya.


Pihaknya juga berharap kehadiran partai Nasional Demokrat (Nasdem) kota Prabumulih pimpinan Suherli Berlian atau akrab disapa Calik tersebut benar-benar dirasakan di tengah masyarakat kota Prabumulih.



Dalam kegiatan tersebut juga kata Gusti, pihaknya juga mensosialisasikan pasangan calon walikota Hj Ngesti Ridho Yahya dan calon Wakil walikota H Mat Amin.


"Kami tadi memohon doa doa dan dukungan kelancaran maupun kemenangan pasangan Hj Ngesti Ridho Yahya dan H Mat Amin," bebernya seraya mengatakan sosialisasi dan pemberian bantuan kepada masyarakat rutin digelar Nasdem Prabumulih.


Seperti diketahui, pasca keluarnya dukungan untuk calon walikota dan wakil walikota Hj Ngesti Ridho Yahya - H Mat Amin, partai Nasdem kota Prabumulih tancap gas mensosialisasikan pasangan calon tersebut.


Nasdem mensosialisasikan pasangan calon walikota dan wakil walikota Prabumulih dengan door to door memberikan bantuan sembako kepada masyarakat dan kepada pihak-pihak yang membutuhkan. (old/yik).

Cak Imin Serahkan Dukungan PKB ke Dja'far Shodiq-Abdiyanto di Pilbup OKI 2024



OKI , DUTASUMSEL - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyerahkan dokumen model B Persetujuan Parpol KWK (B1KWK) untuk pasangan H.M. Dja'far Shodiq dan Abdiyanto SH MH di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Ogan Komering Ilir (OKI) 2024.


B1KWK tersebut akan digunakan Dja'far Shodiq-Abdiyanto sebagai syarat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 27-29 Agustus mendatang. Dokumen diterima langsung Bakal Calon Bupati (Bacabup) H.M Dja'far Shodiq ditemani Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Abdiyanto SH MH di Fairmont Hotel Jakarta pada Minggu (18/8/2024).


"Alhamdulillah dokumen B1KWK sudah diserahkan langsung oleh Ketum Gus Imin," kata Dja'far Shodiq atau yang akrab di sapa Pak Shodiq, Minggu.


Penyerahan tersebut, Dja'far Shodiq melanjutkan, sekaligus menjadi 'gong' dukungan kepada H.M. Dja'far Shodiq-Abdiyanto. Momen tersebut juga menandakan seluruh elemen yang terkait dengan PKB bakal bahu-membahu memenangkan H.M Dja'far Shodiq-Abdiyanto di Pilbup OKI 2024. Ketua DPC PKB OKI itu memastikan PKB siap menjadi garda terdepan memenangkan H.M. Dja'far Shodiq-Abdiyanto.


"Kami meminta seluruh kader PKB di OKI tanpa terkecuali untuk mulai menyingsingkan lengan dan bergerak ke akar rumput untuk pemenangan H.M Dja'far Shodiq-Abdiyanto. Bismillah, kami haqqul yakin bisa memenangkan Pilbup OKI 2024," terangnya.


PKB memang dipercaya untuk memimpin koalisi partai politik pemenangan H.M. Dja'far Shodiq-Abdiyanto bersama PDIP dan Hanura. Cak Imin memberikan sejumlah arahan dalam sambutannya di acara tersebut.


"Penetapan hari ini bagian dari upaya kita melakukan seleksi sungguh-sungguh, agar rekomendasi, agar pilihan yang kami berikan kepada masyarakat untuk dipilih benar-benar memang kami yakini akan menjadi solusi di daerah masing-masing," kata Cak Imin dalam sambutannya sebagaimana dikutip dari siaran langsung pada kanal Youtube DPP PKB.


Dia pun mengucapkan selamat kepada para calon kepala daerah yang mendapatkan rekomendasi dari PKB. Dia menaruh harapan besar kepada para calon kepala daerah untuk mewujudkan cita-cita PKB.


"Untuk itu saya ucapkan selamat untuk seluruh calon kepala daerah yang berhasil terpilih mendapatkan rekomendasi dari DPP PKB," ujarnya.


"Tentu diikuti oleh pesan bahwa di pundak bapak ibu kita titipkan harapan-harapan, kita titipkan cita-cita PKB, kita titipkan seluruh ajaran dan perjuangan PKB, yang tentu saja diharapkan setelah bapak ibu memenangkan pemilihan kepala daerah an menjadi pimpinan, mampu menjalankan seluruh misi perjuangan PKB," imbuh Cak Imin. (Mjs)

Edwin Mauladi Calon Bupati Harapan Ulama dan Masyarakat

MUARA ENIM - Dukungan para ulama kepada Bakal Calon Bupati (Bacabup) Muara Enim Edwin Mauladi diperkuat melalui Forum Ulama untuk Muara Enim Bersih. Forum yang merupakan hasil ijtima ulama se-kabupaten Muara Enim inipun diresmikan pada Kamis (25/7/2024). 

Hadir dalam pembentukan forum tersebut alim ulama dan tokoh agama perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Pimpinan Pondok Pesantren serta para Ustadz dan Ustadzah yang ada di Bumi Serasan Sekundang. 


Ketua Forum Ulama untuk Muara Enim Bersih, Ustadz Alwi Dani menjelaskan, forum ini bertujuan untuk menyatukan langkah para ulama dalam memperjuangkan Muara Enim yang bersih dari berbagai bentuk korupsi dan penyimpangan. 


"Forum ini merupakan langkah awal untuk menyatukan para ulama dalam upaya mewujudkan Muara Enim yang lebih baik. Kami berkomitmen untuk menyusun program-program yang akan dibahas lebih lanjut guna mencapai tujuan tersebut," ujar Alwi.


Sebelum sampai pada kesimpulan untuk mendukung Edwin Mauladi merealisasikan visi dan misi Muara Enim Bersih, para ulama se-Kabupaten Muara Enim ini sudah lebih dulu bertemu dengan calon bupati yang punya visi, pengalaman dan jaringan luas itu pada pekan lalu. 


Kini, tidak hanya fokus terhadap dukungan bagi Edwin Mauladi, forum ini sejatinya dibentuk untuk menyatukan ulama dalam konsep pembangunan Muara Enim yang sinergis dengan pemerintahan kedepan. Sehingga diharapkan tercipta masyarakat Muara Enim yang beragama, sejahtera dan hebat. 


"Kedepannya, ulama punya peran memberikan ide dan pemikirannya dalam program pembangunan yang ada di daerah. Ini sebuah terobosan besar. Selama ini, ulama sering dikesampingkan dalam hal penyusunan program pembangunan dan baru Bacabup Edwin ini yang turut melibatkan ulama," tambahnya.


Bakal calon Bupati Muara Enim, Edwin Mauladi mengungkapkan, program Muara Enim Bersih merupakan bagian dari kepeduliannya terhadap etika dan moral dalam tata kelola pemerintahan yang selama ini tidak terlihat di Muara Enim. 


Sebagai putra daerah yang maju di Pilkada mendatang, Edwin merasa sudah menjadi kewajibannya untuk mengajak, melibatkan para alim ulama, tokoh agama dalam pemerintahan, untuk membangun dan memperbaiki Muara Enim. 


"Muara Enim Bersih merupakan gerakan yang inklusif, mengedepankan moral, etika dan agama. Kami percaya bahwa doa dan dukungan dari para ulama dan tokoh agama ini akan sangat membantu dalam mewujudkan Muara Enim yang lebih baik," kata Edwin.


Edwin menyambut baik pembentukan Forum Ulama untuk Muara Enim Bersih dan berharap langkah ini mendapatkan ridho illahi dan dukungan penuh dari masyarakat. 


"Diskusi dengan para ulama mengenai masa depan Muara Enim sangat berharga bagi kami. Kami sangat berterima kasih atas kesempatan ini dan berharap bisa bekerja sama untuk mewujudkan visi bersama," tambahnya. 

Edwin Mauladi Dapat Restu Nurul Aman untuk Wujudkan Program Muara Enim Bersih di Bumi Serasan Sekundang


DUTASUMSEL.ID | MUARAENIM - Dua putra daerah terbaik Muara Enim, Nurul Aman dan Edwin Mauladi bertemu dalam sebuah kesempatan, Sabtu (13/7) malam. 


Keduanya bersepakat untuk mendorong putra daerah terbaik dari Bumi Serasan Sekundang maju di Pilkada mendatang, untuk mewujudkan Muara Enim yang lebih baik kedepan. 


Edwin Mauladi, teknokrat yang mengusung visi dan misi Muara Enim Bersih (Beragama, Sejahtera, Indah dan Hebat) mendapat apresiasi dari Nurul Aman yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Sumsel. 


"Pertemuan ini merupakan pertemuan antara adik dan kakak. Bagaimana kami meminta izin, restu dan tentunya dukungan untuk membawa Muara Enim lebih baik kedepan," kata Edwin. 


Dijelaskannya, antara dirinya dan Nurul Aman, punya banyak kesamaan. Sehingga pertemuan itupun berlangsung akrab, sebagaimana keduanya telah lama saling mengenal. 


Edwin memantapkan hati dan pikirannya setelah bertemu dengan Nurul Aman yang memberikannya banyak masukkan dan wejangan untuk membawa kesejahteraan bagi masyarakat. 


"Tidak ada janji, kita akan realisasikan program yang memang bisa diterapkan dan langsung dirasakan oleh masyarakat. Dengan restu dari kakanda kami Nurul Aman, insha allah kita akan berjuang maksimal," katanya. 


Klaim dukungan setelah bertemu dengan Nurul Aman ini dianggap Edwin sebagai motivasi yang juga tidak terlepas dari hasil survey yang muncul beberapa waktu lalu. 


Dikatakan, lebih dari 70 persen anak muda Muara Enim ingin dipimpin oleh putra daerah yang punya visi dan misi yang jelas. 


Termasuk juga pimpinan yang tidak tersandera oleh kasus hukum yang menjerat alias bersih, sehingga kepemimpinan Muara Enim kedepan tidak lagi bermasalah. 


Dalam simulasi yang dimunculkan oleh hasil survey indoprakarsa network itu, Edwin muncul urutan pertama apabila dipasangkan dengan Ustad Syuryadi. Kombinasi keduanya dianggap layak untuk memimpin Muara Enim. 


Di sisi lain, Nurul Aman yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Muara Enim mengapresiasi langkah Edwin Mauladi yang berkomitmen untuk memajukan kesejahteraan masyarakat. 


Sebab, hal inilah yang menjadi permasalahan Muara Enim, setelah masa kepemimpinannya, sehingga perlu untuk menjadi perhatian serius pemimpin kedepan. 


Nurul Aman sendiri nyatanya juga digadang maju untuk Pilkada Muara Enim kedepan, namun sebagai sesama putra daerah, apa yang menjadi aspirasi dan harapan dari masyarakat merupakan hal yang utama. 


"Sampai saat ini, semua masih punya kesempatan yang sama. Namun, sebagai sesama putra daerah, tentunya kita bertukar pikiran dan saling memberi masukkan untuk yang terbaik," ujarnya. (rilis)

Tim Relawan Edwin Mauladi Terus Sosialisasikan Muara Enim Bersih ke Masyarakat


MUARA ENIM, DS - Tim relawan Bakal Calon Bupati (Bacabup) Muara Enim terus melakukan sosialisasi ke masyarakat yang ada di sejumlah wilayah. 


Para relawan yang mayoritas kaum muda di Bumi Serasan Sekundang tersebut terus merangsek menyebar baliho serta berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk menyosialisasikan sosok Edwin serta visi misi yang diusungnya. 


Ketua Tim Relawan Edwin Mauladi, Novansyah, menyampaikan gerakan ini tidak hanya sekadar bentuk dukungan, tetapi juga merupakan wujud harapan besar mereka terhadap perubahan dan perbaikan di wilayah tersebut.


"Anak-anak muda di sini sangat bersemangat dan penuh energi. Mereka ingin melihat perubahan nyata di Muara Enim, dan mereka percaya bahwa Edwin Mauladi adalah orang yang tepat untuk mewujudkan itu," kata Novansyah saat dibincangi awak media, Jumat (5/7). 


Novansyah menambahkan, selain memasang baliho, mereka juga aktif melakukan aksi sosial mulai dari gotong royong bersih lingkungan serta kegiatan berkesenian. 


"Kami berusaha menyentuh semua lapisan masyarakat, khususnya kaum muda, untuk bersama-sama bergerak menuju perubahan yang lebih baik," lanjutnya.


Menurut Novansyah, partisipasi aktif dari pemuda menunjukkan mereka peduli dan memiliki visi untuk masa depan Muara Enim yang lebih baik. 


"Kami merasa visi Muara Enim Bersih ini selaras dengan cita-cita kami untuk membangun daerah menjadi lebih baik," ujar Novansyah.


Dijelaskan Novansyah, sejauh ini masyarakat di wilayah yang didatanginya menunjukkan respons yang positif terhadap Edwin Mauladi. "Mereka banyak bertanya mengenai sosok Pak Edwin serta ingin tahu lebih jauh mengenai visi Muara Enim Bersih yang diusungnya," ungkapnya. 


Bacabup Muara Enim, Edwin Mauladi sendiri menjadi tokoh yang populer di kalangan anak muda dalam survei politik yang dilakukan oleh Lembaga Indoprakarsa Network. 


Dalam simulasi popularitas, Edwin Mauladi dikenal oleh 79,4 persen anak muda dan menjadi salah satu calon yang diminati. Kedekatan emosional dan komitmen untuk membangun daerah menjadi alasan kuat putra daerah Muara Enim tersebut diharapkan memimpin Bumi Serasan Sekundang lima tahun mendatang. 


Tak hanya itu, Edwin yang digadang berpasangan dengan Ustad Syuryadi menjadi pilihan anak muda dengan lebih dari 35 persen memilih pasangan tersebut jika maju pada Pilbup Muara Enim. 


Keduanya dinilai sebagai sosok pemimpin yang jujur dan bersih dari korupsi, serta memahami permasalahan lokal.


Untuk diketahui, tagline "Muara Enim BERSIH" yang diperkenalkan oleh Edwin Mauladi merupakan akronim yang menggambarkan visi dan misi kepemimpinannya. BERSIH sendiri merupakan akronim dari Beragama, Sejahtera, Indah dan Hebat. 


Melalui visi tersebut, Edwin berkomitmen untuk membangun pemerintahan yang transparan dan bersih dari korupsi dengan mengedepankan nilai-nilai agama sebagai landasan moral.


Lewat itu pula, pemerintahan yang akan dipimpinnya dapat fokus pada meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Menjaga kelestarian lingkungan dan membangun infrastruktur yang indah serta ramah lingkungan. (rilis)

Adriansyah dan 40.000 Pendukungnya Dukung Edwin Mauladi sebagai Bacabup Muara Enim

DUTASUMSEL.ID MUARA ENIM - Dukungan terhadap Bakal Calon Bupati (Bacabup) Muara Enim, Edwin Mauladi terus mengalir. Kali ini datang dari Calon Bupati Muara Enim yang gagal maju melalui jalur independen, Adriansyah. 

Tokoh masyarakat yang dikenal bersih dan berintegritas ini siap mewujudkan progam Muara Enim Bersih yang digagas oleh Edwin. Menurutnya, dukungan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kepemimpinan Muara Enim saat ini yang dinilai jauh dari harapan masyarakat.


"Saya gerah melihat kondisi Muara Enim saat ini. Korupsi, kolusi, dan nepotisme merajalela, ditambah lagi para calon yang memiliki latar belakang bermasalah seakan tidak punya budaya malu. Seolah-olah masyarakat Muara Enim buta terhadap situasi ini," ujar Adriansyah saat dibincangi, Minggu (23/6).


Adriansyah menegaskan cukup sudah penderitaan masyarakat Muara Enim akibat kepemimpinan yang tidak amanah. Ia mengajak seluruh pendukungnya untuk tetap semangat dan bersatu dalam memperjuangkan Muara Enim Bersih.


Menurutnya, program ini memiliki cara pandang yang sama dengan yang ada pada dirinya untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Muara Enim. 


Meskipun tidak lolos maju di jalur independen, Adriansyah dan para pendukungnya tidak akan menyerah. Mereka yakin bahwa dengan komitmen dan tekad yang kuat, perubahan positif dapat terwujud di Muara Enim.


"Perjuangan kita belum berakhir. Pendukung kami, ada sekitar 40.000 massa. Untuk itu, kita siap mengalihkan dukungan mewujudkan Muara Enim Bersih. Kita harus tetap semangat dan yakin bahwa Muara Enim bisa menjadi daerah yang bersih dan sejahtera," ucap Adriansyah. 


Mengenal Sosok Edwin Mauladi


Sosok Edwin Mauladi semakin dikenal sebagai salah satu calon Bupati Muara Enim pada Pilkada mendatang. Kehadirannya semakin terasa dengan berbagai baliho yang terpasang di sejumlah wilayah Muara Enim


Melalui tagline Muara Enim Bersih yang merupakan akronim dari Beragama, Sejahtera, Indah, dan Hebat, Edwin Mauladi berkomitmen untuk membangun pemerintahan yang transparan dan bersih dari korupsi.


 Ia mengedepankan nilai-nilai agama sebagai landasan moral dalam menjalankan pemerintahan, serta berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.


Salah satu fokus utama Edwin adalah menjaga kelestarian lingkungan dan membangun infrastruktur yang indah serta ramah lingkungan. Edwin, seorang teknokrat dan alumni Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), telah menunjukkan komitmennya dalam berbagai proyek pembangunan berkelanjutan.


Seperti perannya dalam realisasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di kawasan Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu. 


PLTMH ini dibangun oleh UMP bersama para alumninya dan berhasil mengaliri listrik untuk lebih dari 300 kepala keluarga (KK) serta SD Negeri 14 Rantau Dedap. 


Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari visi Edwin Mauladi dalam memanfaatkan sumber daya alam demi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (rilis)

Usung Visi Muara Enim Bersih, Edwin Mauladi Dapat Dukungan dari Warga Lembak dan Karang Raja


MUARA ENIM - Dukungan masyarakat Muara Enim terus mengalir kepada sosok teknokrat muda, Edwin Mauladi. Mereka menginginkan perubahan yang diusung oleh alumni Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) tersebut melalui tagline Muara Enim Bersih yang merupakan akronim dari Beragama, Sejahtera, Indah dan Hebat. 


Melalui visinya itu, Edwin ingin mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan bersih dari korupsi. Selain itu, Edwin juga ingin membangun infrastruktur yang indah dan ramah lingkungan. Hal itu telah diwujudkannya saat berkontribusi dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di kawasan Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu. 


Salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Lembak, Saryadi (60) mengatakan, masyarakat Lembak sangat merindukan perubahan dalam tata kelola pemerintahan daerah yang bebas dari korupsi dan nepotisme. 


"Kami mendukung penuh Edwin Mauladi karena visi dan misinya sangat jelas dalam membangun pemerintahan yang bersih dan transparan. Hal ini sangat penting bagi kami agar daerah ini dapat berkembang lebih baik tanpa adanya praktik korupsi yang merugikan," ujar Saryadi.


Saryadi menambahkan selama ini, masyarakat Lembak telah melihat banyak potensi yang belum dimaksimalkan karena buruknya tata kelola pemerintahan. Mereka percaya bahwa Edwin Mauladi adalah sosok yang tepat untuk membawa perubahan positif ini. 


"Kami butuh pemimpin yang berani mengambil langkah tegas untuk memberantas korupsi dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil berpihak kepada kepentingan rakyat. Edwin Mauladi adalah sosok yang tepat untuk itu," tambahnya.


Menurutnya, tagline Muara Enim bersih yang diusung juga menunjukkan keberpihakan terhadap petani yang menjadi profesi sebagian besar masyarakat di wilayah tersebut. Dia mengatakan, selama ini warga selalu dihantui oleh bencana banjir yang kerap menyerang lahan pertanian. 


Banjir tersebut lebih disebabkan tata kelola lingkungan yang selama ini tidak berjalan dengan baik. "Kami butuh lingkungan yang bersih dan terjaga agar lahan pertanian kami dapat produktif yang ujungnya bisa mensejahterakan masyarakat," ungkapnya. 


Dukungan masyarakat Lembak terhadap Edwin Mauladi tidak datang begitu saja. Selama ini, Edwin telah melakukan berbagai kegiatan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat, mendengarkan keluhan dan aspirasi mereka. Hal ini membuat masyarakat merasa dihargai dan dilibatkan dalam proses perubahan yang diusung oleh Edwin.


"Kami ingin Muara Enim menjadi daerah yang maju. Selama ini, banyak program pemerintah yang tidak berjalan efektif karena dana yang seharusnya untuk rakyat malah dikorupsi. Dengan Edwin Mauladi, kami yakin hal itu bisa diubah," kata Nurhayati, salah seorang warga Lembak. 


Dukungan juga datang dari kalangan pemuda Lembak yang menginginkan perubahan signifikan dalam pemerintahan daerah. Mereka melihat Edwin Mauladi sebagai figur yang mampu membawa angin segar bagi masa depan Muara Enim. 


"Kami butuh pemimpin yang bisa memberikan contoh baik dan menjalankan pemerintahan dengan transparan. Edwin Mauladi memiliki track record yang bagus dan kami percaya dia bisa membawa perubahan yang kami harapkan," ujar Agung, salah satu pemuda Lembak yang aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.


Selain dari Kecamatan Lembak, dukungan juga mengalir dari warga Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim. Rustam, salah seorang warga menuturkan, sosok Edwin menjadi harapan masyarakat untuk membawa perubahan. 


"Sejauh ini, yang sudah punya visi dan misi untuk diusung baru pak Edwin. Yang lain belum terlihat ingin membawa Muara Enim ke arah mana," katanya. 


Rustam pun tertarik dengan tagline Muara Enim Bersih yang diusung. "Kami mendukung pak Edwin untuk maju pada Pilkada mendatang," tandasnya. (rilis)

Rayakan Idul Adha Bersama, Edwin-Syuryadi Diminta Masyarakat Amanah dalam Memimpin Muara Enim


MUARA ENIM - Tokoh yang digadang maju di Pilbup Muara Enim, Edwin Mauladi terlihat melaksanakan shalat Idul Adha di sebuah masjid kawasan Desa Lubuk Getam, Kecamatan Belida Darat, pada Senin (17/6). 


Secara kebetulan, di masjid desa tersebut juga hadir Ustad Syuryadi selaku imam dan khatib dalam shalat yang diikuti oleh ratusan jemaah. Benar saja, kehadiran keduanya membuat masyarakat desa antusias sehingga mendorong dua tokoh ini berpasangan untuk maju di Pilbup Muara Enim mendatang. 


Terlebih usai shalat ied, Edwin yang dikenal sebagai putra daerah itu memimpin pemotongan hewan kurban disaksikan oleh Ustad Syuryadi dan masyarakat. Seekor sapi berbobot sekitar satu ton disembelih dan dagingnya kemudian dibagikan kepada masyarakat yang berhak, juga warga setempat. 


Melihat keakraban keduanya, warga mendorong Edwin untuk bergandengan dengan politisi PKS itu, bersama-sama membenahi sengkarut permasalahan Bumi Serasan Sekundang. "Visi Muara Enim Bersih ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga bersih dari segala bentuk korupsi dan birokrasi yang berbelit-belit. Ini tujuan besar yang patut didukung. Kami berharap Edwin bersama Syuryadi bisa menjadikan Muara Enim hebat kedepan," ungkap Emil, salah satu warga. 


Ya, Edwin Mauladi belakangan muncul dengan jargon Muara Enim Bersih yang merupakan akronim dari Beragama, Sejahtera, Indah dan Hebat. Sementara sosok Ustad Syuryadi telah lebih dulu dikenal warga, termasuk ketika dirinya maju sebagai calon Wakil Bupati Muara Enim pada pemilu 2018 lalu. 


Menjawab keinginan warga terhadap dirinya dan juga Ustad Syuryadi, Edwin mengaku siap menjalankan amanah apabila memang diberikan. "Sebetulnya hari ini kami hadir untuk berbagi dengan masyarakat, sekaligus memaknai idul adha sebagai refleksi pengorbanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim. Tidak ada pembicaraan lebih jauh (mengenai politik). Tapi kalau memang Allah berkehendak, warga juga menginginkan, Insha Allah yang terbaik untuk Muara Enim," katanya.


Kepemimpinan yang berakhlak sangat dibutuhkan oleh Muara Enim saat ini setelah pemimpin sebelumnya terjerat korupsi. Setidaknya enam kali pergantian pejabat dalam kurun waktu tersebut, mulai dari pelaksana tugas sampai penjabat bupati yang ditunjuk oleh Pemprov Sumsel. 


Sayangnya, di masa tersebut, beberapa pejabat bupati di Muara Enim ini juga sempat diterpa isu tak sedap, mulai perselingkuhan, sampai dugaan keterlibatan atas sejumlah kasus korupsi. Hal inilah yang disinyalir membuat masyarakat gerah dan membutuhkan sosok pemimpin yang mampu membawa Bumi Serasan Sekundang keluar dari jerat permasalahan moral pemimpin ini.


Oleh sebab itu, duet teknokrat dan ustad Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Ibadurrohman inilah yang diharapkan menjadi jawaban. "Sosok Edwin dengan pemikirannya dapat memberikan kemajuan bagi wilayah Muara Enim. Sementara Syuryadi menjadi sosok penyeimbang sebagai seorang ulama. Duet keduanya sudah sangat pas," kata Darsan warga lainnya. 


Usai shalat Ied dan pemotongan hewan kurban, acara dilanjutkan dengan ramah tamah bersama seluruh warga dan sesepuh Desa Lubuk Getam. Dalam kesempatan itu, dukungan yang mengalir dari warga untuk keduanya kemudian dikerucutkan dalam kelompok relawan Esa (Edwin-Syuryadi). 


Ustad Syuryadi mengapresiasi hal ini, sebagaimana komitmen dirinya untuk umat yang dibuktikan dengan kembali terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Muara Enim untuk periode 2024-2029 mendatang. "Sebagian besar hidup kita sudah didedikasikan untuk umat. Sehingga kalau mendapat dukungan dan dorongan dari umat dan ditentukan berjodoh, Insha Allah tidak ada kata mundur," ungkapnya. (rilis)

Warga Desa Lubuk Getam Antusias Sambut Ustadz Syuryadi Jadi Imam Sholat Idul Adha


DUTASUMSEL | MUARA ENIM - Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha, masyarakat Desa Lubuk Getam, Kecamatan Belida Darat, Muara Enim, mengundang Ustadz Syuryadi, anggota DPRD Muara Enim, untuk menjadi imam Sholat Idul Adha di desa mereka, Senin (17/6).


Kehadiran Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Ibadurrohman ini disambut antusias warga. Aang, salah satu warga Desa Lubuk Getam, mengungkapkan kebahagiaannya atas kehadiran Ustadz Syuryadi. 


"Kami sangat senang dan bangga karena Ustadz Syuryadi bisa hadir dan memimpin Sholat Idul Adha di desa kami. Beliau tidak hanya sebagai anggota dewan, tetapi juga seorang ustadz yang kami hormati. Kehadirannya memberikan semangat baru bagi kami untuk terus menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan," ujar Aang.


Hal senada juga disampaikan oleh Ridwan, warga lainnya, yang menilai Ustadz Syuryadi sebagai sosok yang tepat untuk memimpin doa pada hari besar umat Islam tersebut. 


"Ustadz Syuryadi adalah contoh pemimpin yang agamis dan dekat dengan masyarakat. Kami berharap kehadiran beliau di sini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih mendalami agama dan berkontribusi dalam pembangunan desa," kata Ridwan.


Tokoh agama bernama lengkap Syuryadi Amirudin itu sendiri merasa terhormat atas undangan warga tersebut. Dia mengatakan, bisa berkumpul dan beribadah bersama warga tak pernah berhenti dilakukannya meskipun disibukkan oleh urusan menjadi anggota DPRD Muara Enim. 


"Kalau diundang warga, Insya Allah kami pasti hadir. Salah satu cara saya memberikan tausyiah sembari menyerap aspirasi warga mengenai berbagai masalah pembangunan yang dihadapi mereka," ucapnya. 


Lulusan University of Malaya ini juga berterima kasih atas undangan warga tersebut. Dia mengungkapkan rasa syukurnya bisa berkumpul dan beribadah bersama warga Desa Lubuk Getam. 


"Saya sangat berterima kasih atas undangan ini. Semoga semangat kebersamaan dan keikhlasan dalam berkurban dapat terus kita jaga. Saya juga mengucapkan Selamat Idul Adha untuk seluruh masyarakat Muara Enim," ujar Ustadz Syuryadi.


Selain memimpin Sholat Idul Adha, Syuryadi juga dijadwalkan akan memimpin pelaksanaan pemotongan hewan kurban di desa tersebut. (rilis)

Harapan Baru Muara Enim: Edwin Mauladi Siap Membawa Perbaikan dengan Jargon Muara Enim Bersih


MUARAENIM, DS - Sosok Edwin Mauladi muncul sebagai salah satu calon Bupati Muara Enim di Pilkada mendatang. 


Hal ini terlihat dari sejumlah baliho yang dipasang di sejumlah kawasan wilayah Muara Enim, menampilkan Edwin dengan tagline Muara Enim BERSIH, sebuah akronim dari Beragama, Sejahtera, Indah, dan Hebat. 


Tagline ini mencerminkan visi dan misi Edwin dalam membawa perubahan positif bagi Muara Enim. Dalam visi dan misinya, Edwin Mauladi berkomitmen untuk membangun pemerintahan yang transparan dan bersih dari korupsi. 


Hal ini akan dilakukannya dengan mengedepankan nilai-nilai agama sebagai landasan moral, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.


Edwin diketahui pula fokus pada menjaga kelestarian lingkungan dan membangun infrastruktur yang indah dan ramah lingkungan. 


Dalam penelusuran, Edwin Mauladi diketahui merupakan seorang teknokrat, alumni dari Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP). 


Edwin menjadi salah satu sosok di balik realisasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di kawasan Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu. 


PLTMH yang dibangun oleh UMP bersama para alumninya ini berhasil mengaliri listrik untuk lebih dari 300 kepala keluarga (KK) dan SD Negeri 14 Rantau Dedap.


Keberhasilan ini menunjukkan komitmen Edwin Mauladi dalam mengimplementasikan visinya untuk memanfaatkan sumber daya alam demi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


Dapat Apresiasi dan Dukungan Masyarakat 


Muhamat (34), salah satu warga Desa Keranji, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim mengatakan, pembangunan di Kabupaten Muara Enim sejauh ini belum merata dirasakan oleh masyarakat.


Permasalahan korupsi dan mental pejabat yang terjadi selama ini membuat pemerintahan di Bumi Serasan Sekundang tidak berjalan sebagaimana mestinya. 


"Dari dulu yah seperti ini saja. Jalan masih minim penerangan. Ada juga yang bertahun rusak tapi belum diperbaiki. Itu yang kami rasakan," ujar Muhamat saat dibincangi, Sabtu (15/6).


Apalagi, wilayah Muara Enim yang cukup luas, membuat pemerintah maupun Penjabat (pj) Bupati yang ada selama ini tidak fokus menyelesaikan masalah yang ada di tengah masyarakat. 


Padahal selaku warga, dirinya memiliki impian dusunnya bisa maju seperti daerah lain. Meskipun tidak punya sumber daya alam seperti batu bara, tetapi wilayah desanya juga merupakan bagian dari Muara Enim. 


Sebagian besar warga desanya selama ini menggantungkan hidupnya dari hasil sadapan karet. Sayangnya, harga jual karet saat ini masih rendah.


"Yang dibangun jangan hanya yang punya sumber daya alam (batu bara) saja. Tapi kami juga menginginkan pembangunan yang maju sehingga bisa membuka peluang ekonomi lainnya," ungkap Muhamat. 


Era Baru Muara Enim yang Lebih Baik


Permasalahan akhlak dalam kepemimpinan Muara Enim yang korup beberapa tahun ke belakang cukup dipertanyakan. Oleh sebab itu, jelang Pilkada Muara Enim ini, warga menginginkan pemimpin yang mampu membawa perubahan. Pemimpin yang memiliki visi perbaikan kesejahteraan bagi warga


"Cari pupuk masih susah. Kalaupun ada, harganya mahal. Tidak sebanding dengan harga jual karet saat ini. Kami benar-benar menginginkan pemimpin yang betul-betul memikirkan rakyatnya. Datang dan lihat sendiri kondisi kami lalu cari solusinya apa," ucap Fauzan, warga lainnya. 


Dari sejumlah calon Bupati yang muncul, baru sosok Edwin Mauladi yang datang ke Desa Keranji, menawarkan visi dan misi serta program yang diusungnya. 


Dia menilai, sosok Edwin merupakan pribadi yang cerdas dan punya visi membangun Muara Enim. "Yang sudah punya program jelas ke arah perubahan baru pak Edwin saja. Makanya, kami warga Desa Keranji sangat antusias untuk mendukungnya," terangnya. 


Harapannya, visi Muara Enim Bersih yang diusung Edwin dapat terwujud. Sehingga, petani karet seperti dirinya dapat terbantu melalui berbagai program yang telah diusung. "Sejauh ini baru pak Edwin yang datang dan mesosialisasikan programnya. Kami harap, kedepannya dapat membantu kemenangan pak Edwin di Pilbup Muara Enim," ungkapnya. (rilis)

Muara Enim Butuh Pemimpin yang Tidak Tersandera Kasus Hukum dan Masa Lalu


DUTASUMSEL.ID | PALEMBANG - Lima tahun terakhir menjadi masa kelam bagi pemerintahan Kabupaten Muara Enim. Setidaknya, enam kali sudah kepala daerah berganti, mulai dari Pelaksana Tugas (Plt) hingga penjabat (Pj) Bupati. 


Seringnya pergantian tampuk pimpinan ini, nyatanya memberikan dampak negatif. Berbagai program pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, tata kelola pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat kabupaten dinilai melambat, seiring carut marut tata kelola pertambangan di Kabupaten Muara Enim.


Menjadi ironis karena meski memiliki sumber daya alam yang kaya, Bumi Serasan Sekundang, justru memiliki persentase penduduk miskin yang tergolong besar di Sumsel. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang mencapai 640 ribu jiwa, maka setidaknya terdapat 64 ribu warga miskin saat ini. (Sumber: BPS Sumsel). 


Pada sisi lain, seringnya pergantian kepala daerah ini juga memunculkan berbagai kebijakan yang cenderung tidak pro rakyat, yang kemudian berimbas pada kehidupan masyarakat dengan munculnya beragam polemik. Satu program yang belum selesai, akan langsung tergantikan dengan program baru.


Menatap lima tahun ke belakang, menjadi penting bagi masyarakat Muara Enim untuk benar-benar menempatkan dan menetapkan pilihan pada bakal calon atau calon Bupati dan Wakil bupati yang tidak sedang tersandera kasus hukum.


Alumni universitas Tridinanti kota Palembang ini menilai bahwa kursi kepemimpinan di Muara Enim akan menjadi rentan ketika di belakangnya terdapat sederet kasus hukum yang belum usai, karena hukum dan politik ini menurutnya seperti dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan.


Untuk Muara Enim yang lebih baik, menurut Romi, perlu tangan baik dan hal-hal baik yang lekat pada pribadi yang akan memimpin Muara Enim ke depan, berasal dari bawah dan punya integritas. "Jika persoalan hukum yang menyanderanya belum clear and clean bagaimana ke depan dirinya akan menghadapi setumpuk persoalan masyarakat di kabupaten ini," ujar Kabid Nalar Dan Intelektual Komunitas Atap Serasan, M Romi Arrasyid, Senin (20/5).


Romi menilai masyarakat juga ingin mereka yang maju memimpin ini paham dengan seluk-beluk Kabupaten yang memilikiluas wilayah yang tidak kurang dari 7.483,06 km dengan 22 kecamatan 246 desa serta 10 kelurahan. Artinya, diperlukan sosok yang mumpuni, energik dan berpengalaman yang dipadu dengan pengetahuan luas. 


"Kita menginginkan pemimpin yang tidak tersandera kasus hukum dan masa lalu. Apalagi pemimpin yang hanya menampilkan kemegahan dan tidak pro rakyat. Kita tidak mau Muara Enim akan kembali mengalami nasib yang sama dengan lima tahun ke belakang, saat ini Muara Enim sedang menyulam air matanya sendiri untuk sebuah senyum, jadi tolong pertimbangkan hal itu," harapnya.


Muara Enim Harus Berubah Menjadi Lebih Baik


Sosok pemimpin yang berintegritas dan tidak tersandera kasus hukum dan masa lalunya diharapkan bisa membawa Muara Enim lebih baik kedepan. 


Sehingga tata kelola pemerintahan akan berjalan dengan baik, seiring itu pula berbagai program untuk memajukan masyarakat dan mengangkat citra positif Muara Enim yang saat ini memiliki persentase penduduk miskin tergolong besar di antara Kabupaten/Kota di Sumsel. 


Seperti ditegaskan oleh warga Muara Enim yang merupakan alumni program pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang, Aan Ansori. Menurutnya, persoalan hukum akan membuat tata kelola pemerintahan dan SDM serta SDA di suatu daerah menjadi tidak maksimal. 


"Jika ada istilah tersandera, maka patut dibayangkan posisi orang yang sedang disandera seperti apa. Akan sulit baginya menyikapi persoalan dengan fleksibel, kemungkinan akan cenderung kaku dalam memimpin Kabupaten Muara Enim, sedang Muara Enim sedang sangat butuh inovasi dan ide-ide kreatif untuk membuat kabupaten ini lebih hidup dengan mengembalikan keadaan seperti sedia kala," ujarnya.


Muara Enim menurutnya perlu pembangunan yang terarah. Apabila belajar dari contoh yang paling dekat, adalah bagaimana 5 tahun ini beberapa program penting dan krusial tidak berjalan dengan baik, pada kepempinan Pj Bupati Muara Enim, Kurniawan ada rencana pembatasan dispensasi lalu lintas angkutan Batu Bara, pada saat itu pemerintah memberi tempo perusahaan untuk melintas maksimal 2 tahun.


Tapi sampai 2024, dua kali sudah berganti kepala daerah yakni Plt Bupati Muara Enim, Ahmad Usmarwi Kaffah dan Pj Bupati Muara Enim saat ini Ahmad Rizali masa 2 tahun sudah berlalu namun penertiban angkutan dengan rencana pembangunan jalur alternatif Batu Bara tak kunjung terealisasi.


"Terakhir PT Bukit Asam mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa memberikan izin melintas di IUP perusahaan tersebut, dimana 9 km rencana jalan akan melintasi IUP mereka karena tuntutan konservasi cadangan Batu Bara nasional," ungkapnya.


Inilah salah satu persoalan yang tidak terjawab dari sekian banyak persoalan lainnya yang akan dihadapi Bupati Muara Enim terpilih kelak. Sehingga, para calon ini harus bersih dan punya integritas untuk bisa mengedepankan kebutuhan masyarakat luas. 


Tokoh pemuda yang aktif di beberapa kegiatan sosial ini menimbang bahwa kriteria atau pedoman dalam memilih pemimpin daerah harus bisa bertanggungjawab untuk seluruh masyarakat yang dipimpin. "Jangan sampai masyarakat merasa tersakiti karena pemimpin yang terpilih ke depan malah sibuk mengurus tanggungjawab terhadap dirinya sendiri bukan pada rakyat, sedang ia dipilih atas nama rakyat," ujarnya.


Oleh sebab itu, Aan mengajak masyarakat Muara Enim untuk lebih selektif dalam memilih pemimpin, dengan salah satunya melihat rekam jejak. "Saya ingin pemimpin dengan kriteria yang berani. Dimana keberanian adalah sikap mampu mengambil kebijakan maupun menindak secara tegas bawahannya jika melakukan pelanggaran hukum. Bagaimana mau menindak tegas pelanggar hukum, jika Bacalon atau Bupati tersebut tersandera kasus hukum," ujar Aan.

Rekapitulasi Pilpres dan Pileg Ogan Ilir Prabowo Gibran Menang Telak Gerindra Raup 12 Kursi DPRD.

Ogan Ilir (Sumsel) Duta Sumsel -Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Ogan Ilir telah menyelesaikan Rekapitulasi Pilpres dan Pileg di Tingkat Kabupaten  pada Sabtu (2/3) kemarin. 


Berdasarkan hasil rekapitulasi di Tingkat Kabupaten Ogan Ilir Pasangan Prabowo-Gibran mendominasi suara terbanyak dari dua calon lain di setiap Desa/Kelurahan,bahkan menang di 16 Kecamatan dalam Kabupaten Ogan Ilir. 

Paslon nomor urut 2 Prabowo-Gibran Rakabuming Raka memperoleh sebanyak 179.202 atau 66,22 %, di susul pasangan nomor urut 1 Anis Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar raih 56.056 suara atau 20,7 %,sementara paslon nomor urut 3 
Ganjar Pranowo-Mahdud MD hanya berhasil raih 25.191 atau 9,31 %.

Sementara hasil dari rekapitulasi KPUD,Pileg Kabupaten Ogan Ilir DPRD OI yang memperebutkan 40 kursi.Partai Gerindra mampu rebut sebanyak 12 kursi dari 5 Dapil. 

Dapil 1 yang memperebutkan 10 kursi Dewan, terdiri dari Kecamatan Indralaya,Indralaya Selatan dan Indralaya Utara. Partai Gerindra raup 4 kursi (21.730 suara) atas nama Royatuddin,Yansori,Muhammad Ali Hs dan Zulfikar.6 Partai lain yaitu PKB,PDIP,Nasdem,PKS,Demokrat dan PPP. 

Dapil 2,Kecamatan Pemulutan, Pemulutan Selatan dan Pemulutan Barat sebanyak 7 kursi ,Partai Gerindra raih 2 kursi (11.153 suara) atas nama H.Edwin Cahya Putra SIP dan Basirun,PDIP 2 kursi,Nasdem,PPP dan Demokrat. 

Dapil 3 terdiri dari Kecamatan Tanjung Raja,Rantau Panjang, Sungai Pinang,Kandis dan Rantau Alai,10 kursi dewan yang diperebutkan.Partai Gerindra hanya mampu raup 2 kursi (14.235 suara) atas nama Muhammad Iqbal dan Dika Tiara Almathin.Nasdem,PDIP,Demokrat,Golkar,PPP, PKS,PAN dan Hanura. 

Dapil 4 terdiri dari Kecamatan Muara Kuang,Rambang Kuang dan Lubuk Keliat hanya memperebutkan 6 kursi dewan (9.023 suara) Dapil ini Partai Gerindra mampu rebut 2 kursi Dewan atas nama Joni Sastra dan Hernawan SH.disusul Partai Nasdem, PKS,PAN dan PDIP. 

Dapil 5,Kecamatan Tanjung Batu dan Payaraman,Partai Gerindra berhasil raih 2 kursi (10.252 suara) Rani Susilawati dan Huzaimi,PKS,PDIP.Nasdem,Hanura dan PKB. 

Berkenaan hasil rekapitulasi tersebut dengan angka kemenangan Prabowo-Gibran yang cukup signifikan dan kemenangan Partai Gerindra di Ogan Ilir ini, Ketua DPC Gerindra Ogan Ilir H. Edwin Cahya Putra SIP mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Ogan Ilir yang telah memberikan dukungan atas capaian tersebut. 

"Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat,Pengurus Dewan Pimpinan Cabang,Pengurus Anak Cabang, Ranting,Kader,Relawan dan simpatisan semua yang sudah terlibat dalam pemenangan Prabowo-Gibran dan Partai Gerindra," ucap H.Edwin.

Selain kemenangan Prabowo-Gibran, Partai Gerindra juga memimpin dengan memperoleh kursi terbanyak di Kabupaten Ogan Ilir dengan 12 kursi dari 40 kursi DPRD berdasarkan penghitungan KPUD Ogan Ilir. 

"Alhamdulillah, hasil ini menunjukkan bahwa tidak ada usaha yang mengkhianati hasil. Semoga kerja keras dan konsistensi kita semua dapat terus terpelihara guna mendukung Bapak Prabowo Subianto dalam memimpin Indonesia dan kita sebagai wakil rakyat mampu mengemban amanah yang diberikan masyarakat," kata Edwin. 

Target Enam Kursi di Pemilu 2024, Partai Gerindra Prabumulih Incar Ketua DPRD


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Memiliki tiga Bacaleg incumbent, yaitu Aryono, Ade Irama SH MH, dan Riza Ariansyah. Dan, juga Bacaleg baru yaitu dr Aditya Askari Rahman Djalili, Leoni Pratiwi Arlan, dan lainnya.


Membuat Partai Gerinda, salah satu partai diperhitungkan dalam merebut kursi Ketua DPRD Prabumulih pada Pemilu 2024 mendatang.



Ketua DPC Gerindra Prabumulih, Aryono didampingi Sekretaris, Riza Ariansyah dan Bendahara, Ade Irama SH MH mengatakan, telah menuntaskan, pendaftaran di Silon KPU dan penyerahan berkas manual ke KPU Prabumulih, Sabtu, 13 Mei 2023.


“Usulan Bacaleg kita sesuai ketentuan KPU Prabumulih, 30 orang dan telah 100 persen. Keterwakilan perempuan, sudah di atas ketentuan,” terang Aryono kepada awak media.



Kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Prabumulih, pada Pemilu 2024 menargetkan, enam kursi khususnya DPRD Kota. Khususnya, Dapil 1 ia optimis bisa meraih 2 kursi. “Kita incar kursi pimpinan di DPRD Prabumulih, semoga terwujud. Syaratnya, memang semua Bacaleg dan lainnya di Gerindra harus bergerak dan berjuang bersama,” bebernya.


Lanjutnya, disinggung strategis pemenangan. Akunya, hal itu tidak bisa dibagi dan dibocorkan. “Yang jelas, Bacaleg potensial Gerindra akan menyumbangkan suara guna merebut kursi DPRD khususnya merebut kursi Ketua DPRD,” tukasnya.


Terpisah, Ketua KPU Prabumulih, Marjuansyah SIP menerangkan, Gerindra merupakan parpol terakhir menyerahkan berkas manual ke KPU Prabumulih, Sabtu. “Kita menerima berkas manual, karena data Silon KPU. Partai Gerindra telah lengkap dan tinggal selanjutnya menunggu verifikasi dilakukan petugas KPU Prabumulih,” ucapnya.


Tukasnya, sejauh ini baru 9 parpol telah mendaftar berkas manual dan diterima berkarya dilakukan KPU Prabumulih. “Minggu, 14 Mei 2023, sekitar pukul 23.59 WIB batas akhir penerimaan berkas Bacaleg secara manual dilakukan KPU Prabumulih,” tutupnya. (RIN)


Editor:Heru

Leoni Ayu Pratiwi Arlan, Siap Bertarung Pemilu Legislatif DPRD Prabumulih 2024, Ini Misinya


PRABUMULIH, DutaSumsel.com -- Leoni Ayu Pratiwi Arlan SH, sosok ramah, energik dan smart kepada masyarakat dan juga merupakan putri terbaik Prabumulih akan ikut meramaikan pemilu calon legislatif (caleg) DPRD Prabumulih 2024 mendatang. 


Hal itu terungkap, setalah salah satu anak pengusaha ternama di Kota Prabumulih (H.Arlan, Red) secara langsung mendaftarkan dirinya sebagai caleg dapil 2, melalui partai Gerindra Prabumulih. 


Leoni sapaan akrabnya, siap akan berpartisipasi pesta rakyat, tentunya dengan kemampuan yang diraih dan didapat dari dunia pendidikan dan juga sosok sang ayah  yang juga notabene nya seorang pengusaha dan pekerja keras, yang sejak lama sangat perhatian dengan warga kecil, tidak di Prabumulih saja, namun di luar Prabumulih juga. 


Walau jarang terungkapkan di media, baik media cetak, elektronik, dan stasiun Tv, beliau sering membantu untuk kepentingan masyarakat banyak. 


Ketika dikonfirmasi, Sabtu (25/2/2023), Leoni yang selalu berhijab ini menyebutkan, saya selaku putri Prabumulih tentunya akan membawa Prabumulih semakin terkenal di Indonesia, baik dari segi pendidikan, ekonomi, budaya, akan kita kenalkan di publik luar, sebutnya. 


"Dan tak kalah penting nya, akan memperjuangkan warga Prabumulih untuk lebih baik lagi," tegasnya. 


Mohon doa dan dukungannya, apa yang saya cita-citakan dapat dikabulkan oleh Allah SWT, dan kita semua dalam lindungannya, Aamiin, pungkasnya (*) 


Editor:Heru

Bagikan Snack Untuk Sesama di Langgar Al Misbah, Ini Harapan Leoni Arlan


PRABUMULIH, DutaSumsel.com -- Dalam upaya menyemarakkan dan memperingati Isra Miraj 1444 H, tahun 2023. Leoni Ayu Pratiwi Arlan  berbagi Snack (kue ringan) di Langgar Al Misba berlokasi Lorong Langgar Tengah, Kelurahan Mutang Tapus Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih Sumatera Selatan, Rabu (22/2/2023). 


Pembagian snak itu sendiri langsung dibagikan oleh Ibunda Leoni Ayu Pratiwi Hj Linda Arlan. 


Ketika dikonfirmasi awak media, Leoni Sapaan akrabnya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan menjadi kebiasaan berbagi rezeki dengan sesama.


 “Kegiatan berbagi semacam ini dapat memberikan kebaikan dan keberkahan untuk semuanya, baik yang memberi maupun yang menerima, " terang wanita berhijab ini. 


Masih kata wanita cantik dan juga salah satu kader partai gerindra dapil dua ini, semoga dengan ada giat seperti ini (isra mi'raj) kita bisa mencontoh suri tauladan baginda Nabi Muhamad SWA, yang sangat cinta dan peduli pada umatnya hingga akhir zaman. 


"Semoga bantuan Snack ini sedikit bisa bermanfaat bagi yang menerimanya, dan pahala bagi kami yang memberi," tutupnya.


Pantau di lapangan, tidak hanya berbagi Snack saja, namun masih banyak lagi bantuan sosial yang diberikan H. Arlan  bersama  sang Istri dan juga anaknya kepada masyarakat, mulai dari bantuan Pembangunan fisik jalan lingkar di Sekolah Negeri 3 Prabumulih. Pembagian 50 sak semen kepada masjid berlokasi di kelurahan Sukajadi Prabumulih. 


Selanjutnya, Berikan bantuan ambal dan sajadah masjid di Desa Sugihan Muara Enim, serta bantuan lainnya di diluar Kota Prabumulih. (*) 


Editor:Heru

Partai Gerindra Support Event Merpati Kolong Bima Cup Se-Kota Prabumulih


PRABUMULIH, DutaSumsel.com -- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Prabumulih support acara lomba burung Dara yang berlangsung di jalan Bima kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih diikuti oleh puluhan pecinta burung dara. 


Menurut  informasi yang diterima portal ini, Senin (20/2/2023) giat tersebut dilakukan pada minggu kemarin yang dibuka langsung oleh anggota DPRD partai Gerindra Ade Irama SH MH. Selain itu giat tersebut diramaikan oleh kader partai Gerindra lainnya. 


Ade Irama menyampaikan terimakasih kepada  ketua pelaksana sehingga acara ini terselenggara dengan baik dan lancar, ucapnya ketika dikonfirmasi. 


Kemudian Ade sapaan akrabnya menyampaikan salam hormat dari Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto untuk masyarakat Prabumulih yang hadir. 


"Kami harap masyarakat Prabumulih akan kembali memberikan kepercayaannya kepada Prabowo Subianto sebagai presiden di 2024 nanti. untuk tetap semangat dan terus berjuang bersama rakyat Prabumulih dan membangun masyarakat Prabumulih yang lebih baik,".       


Itu sebabnya, kenapa Pak Prabowo harus menang, karena cita-cita Pak Prabowo salah satunya adalah memastikan bahwa kita semua dalam keadaan yang cukup, pangan cukup, sandang cukup, anak-anak kita sekolah, masyarakat kita bisa tersenyum menghadapi masa depannya," jelas Ade. (*) 


Editor: Heru

Personel Polres Prabumulih, Amankan Apel Siaga PKS


PRABUMULIH, DutaSumsel.com -- Polres Prabumulih menerjunkan setidaknya 65 personel dalam rangka melaksanakan PAM Apel Siaga PKS digelar di Taman PJ, Minggu, 19 Februari 2023.


Tampak di setiap sudut apel tersebut, personel Polres Prabumulih berjaga ketat dalam rangka mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan seperti kerawanan terjadi crash jika terjadi penyusupan hendak mengacaukan aksi tersebut.


Kapolres Prabumulih, AKBP AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kabag Ops, Kompol Helmi Ardiansyah SH MH dikonfirmasi awak media membenarkan hal itu. “Kegiatan PKS hari ini, bertajuk apel siaga pemenang Pemilu 2024. Kita menerjunkan sekitar 65 personel,” ujar Helmi, Minggu.


Seluruh Satfung, kata dia diterjunkan guna mengamankan apel siaga tersebut di Taman PJ hingga acara selesai. Tidak hanya Polres Prabumulih, kegiatan itu juga di back up Polsek Prabumulih Timur sebagai pemilik wilayah. “Ada personel Satlantas, Satreskrim, Sat Intel, Sat Samapta, Bag Ops dan lainnya. Terlibat dalam PAM apel siaga digelar PKS dalam rangka pemenangan Pemilu 2024,” akunya.


Pantauan awak media, kegiatan tersebut dijaga ketat aparat kepolisian berlangsung aman dan kondusif dan tanpa hambatan. “Tidak ada hal-hal tidak diinginkan terjadi, sekitar pukul 11 siang. Apel siaga pemenang Pemilu 2024 digelar PKS selesai, dan massa sekitar 1.000 orang membubarkan diri,” pungkasnya. (*) 


Editor:Heru