NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa Nasional. Tampilkan semua postingan

Walikota Prabumulih Tinjau dan Bantu Korban Kebakaran Sungsang I


SUNGSANG I, Dutasumsel - Bentuk kepedulian Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM tidak hanya terhadap warga Prabumulih saja. Tetapi, juga warga di luar kota Prabumulih.

Mendengar kabar kebakaran hebat di Desa Sungsang I, Kecamatan Banyuasi I, Kabupaten Banyuasin. Wali Kota Prabumulih Ir H RIdho Yahya MM rela datang jauh-jauh, tidak hanya meninjau, tetapi juga menyalurkan bantuan kepada masyarakatnya Sungsang I.

“Saya hadir ke Sungsang I, membawa bantuan dari warga Prabumulih buat korban kebakaran di sini. Ini musibah, siapa mau,” Ujar Ridho.


Lanjutnya, dibalik musibah pasti ada hikmahnya. Maka dari itu, ia mengimbau, agar masyarakat terkena musibah bersabar. “Bantuan ini, tidak seberapa. Namun, semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban para korban. Gunakan buat perbaikan rumah ," Sebut orang nomor satu di Kota Nanas ini.


Kadinsos, Drs A Heriyanto MM menuturkan, Pemkot mengelontorkan uang Rp 150 juta membantu warga Desa Sungsang I terkena musibah kebakaran.

“Ada 30 rumah dibantu pasca musibah kebakaran. 26 rumah hangus terbakar sebesar Rp 5 juta perumah, dan 4 rumah rusak ringan Rp 2,5 juta perumah,” ucapnya.


Bantuan ini, kata Heri, berasal dari APBD 2022 dan memang ada postnya guna memberi bantuan kepada masyarakat terkena musibah. “Tidak hanya warga Prabumulih saja, bisa juga warga di luar Prabumulih. Atas kebijakan inilah Pak Wako,” terangnya.

Camat Banyuasin II, Salinan S.Sos menerangkan, kejadian kebakaran di Desa Sungsang I ini pada 2 April lalu, menghanguskan sekitar 30 rumah

Yang disebabkan dari api salah satu rumah di Desa Sungsang I.

“24 terbakar habis, 2 rusak berat, 4 rusak ringan. 48 KK dan 183 jiwa jadi kebakaran hebat di awal April itu,” terangnya.

Kata dia, mewakili Bupati Banyuasin, H Askolani SH MH menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan perhatian Pemkot Prabumulih.

“Hadir di sini, memberikan bantuan berat 5 juta dan ringan 2,5 juta. Semoga tetap sehat dan sukses. Amin,” tutupnya.(*)

Jialyka Maharani, menjadi pimpinan DPD RI sementara mendampingi Sabam Sirat Dapil DKI Jakarta, anggota DPD RI tertua hingga dipilihnya pimpinan definitif MPR RI dan DPR RI periode 2019 - 2024.

Dutasumsel.com.JAKARTA - Jialyka Maharani, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan hari ini (1/10) akan menjadi salah satu pemimpin sidang paripurna MPR dan sidang pemilihan Ketua DPD RI.
Jie, sapaan akrab Jialyka Maharani, akan menjadi pimpinan DPD RI sementara mendampingi Sabam Sirat Dapil DKI Jakarta, anggota DPD RI tertua hingga dipilihnya pimpinan definitif MPR RI dan DPR RI periode 2019 - 2024.

“InsyaAllah saya akan memimpin sidang paripurna DPD RI bersama bapak Sabam Sirait, mohon doa dan dukungannya,” pinta Jialyka.

Menjadi pemimpin sidang memang bukan perkara mudah, namun menurut Jie ini menjadi kesempatan emas untuk menunjukkan putri daerah mewakili provinsi Sumatera Selatan, sekaligus membawa angin segar bagi kaum muda nasional /milenial yang peduli akan perubahan bagi kemajuan Indonesia.

“Sebenarnya, jika ditanya tentang persiapan, jauh sebelum sampai di titik ini saya sudah melakukan berbagai persiapan. Sebelum memutuskan maju untuk menjadi calon anggota DPD, saya telah mempersiapkan diri, belajar dan memahami mengenai tugas, fungsi dan wewenang DPD, menganalisis permasalahan apa yang terjadi di daerah dan langkah apa yang akan saya lakukan kelak. Alhamdulillah, Allah SWT merestui langkah saya, dan saya terpilih menjadi anggota DPD RI termuda dan diberi amanah untuk menjadi pimpinan sementara di DPD,” jelas putri sulung pasangan HM Ilyas Panji Alam dan Meli Mustika tersebut.

Sebagai informasi, berdasarkan Tatib sidang MPR, pimpinan sidang akan dipimpin oleh anggota DPD Tertua dan Termuda. Begitu juga sidang menentukan pimpinan DPD RI definitif yang akan dipimpin Jialyka.

Adapun jumlah anggota dewan yang akan melaksanakan pengucapan sumpah/janji berjumlah 711 orang, dengan rincian 575 anggota DPR/MPR dan 136 orang anggota DPD.

Pewarta : Tim DS

Irjen Pol Firli Asli Wong Kito ,Bakal Jabat Kapolda Sumsel

Dutasumsel.com.PALEMBANG, -- Putra daerah Sumsel Asli Wong Kito kembali Jabat sebagai Kapolda Sumsel.

Wong Kito Asli Sumsel itu adalah Irjen Pol Firli ,yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK, dipercaya Kapolri untuk menjadi Kapolda Sumsel.

Irjen Pol Firli yang merupakan Putra Prabumulih yang ditunjuk menggantikan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara yang juga Putra Sumsel sebagai orang nomor satu di Polda Sumsel.

Mutasi di tubuh Kepolisian ini, dikeluarkan Kapolri Jenderal Polisi M Tito Karnavian dengan TR nomor ST/1590/VI/KEP/2019 yang dikeluarkan, Kamis (20/6/2019) kemarin.

Sedangkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara akan menempati posisi barunya sebagai Kakorpolairud Baharkam Mabes Polri.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengganti jabatan Irjen Pol M Chairul Noor Alamsyah yang akan menempati jabatan barunya sebagai Analisi Kebijakan Utama Bidang Polair Baharkam Polri.

Menurut informasi yang dihimpun ,dalam waktu dekat ini akan diadakan Sertijab untuk jabatan yang telah dirombak ,hal itu berdasarkan TR yang telah dikeluarkan Polri.

Pewarta : Rian/ Tim
Redaksi  : 21/06/2019, dutasumsel.com

PRABOWO LEMPAR HANDUK, MK KELUARKAN PUTUSAN SELA 14 JUNI 2019

Dutasumsel.com.JAKARTA, Bijak. Prabowo lempar handuk. Di tengah bau anyir darah tewasnya perusuh yang sia-sia. Di tengah penangkapan terhadap pendukung Prabowo kelas atas seperti Eggi Sudjana, Kivlan Zen, dan Soenarto, dan ratusan pendukung kelas teri yang ditangkap sebagai perusuh. Maka pertarungan Pilpres 2019 telah selesai.

Bukti Hukum Narasi Omong Kosong

Apalagi Mahkamah Konstitusi (MK) diserang dengan gaya pendukung Prabowo oleh Bambang Widjojanto sebagai lembaga pengadil Mahkamah Kalkulator. Tentu mereka bersikap. Sedang Prabowo diarahkan oleh Tim Kuasa Hukum yang bermasalah itu dengan janji-janji narasi palsu. Oh Prabowo. Bukti hukum PHPU (perselisihan hasil pemungutan suara) bentuknya adalah narasi omong kosong.

Persis sama dengan ketika Prabowo dibohongi oleh PKS untuk maju ke MK pada 2014. Kini hal sama terjadi dengan rayahan duit Hasyim keluar banyak. Karena makin lama sidang di MK maka makin banyak duit keluar dari kocek Prabowo dan Sandi. Apalagi bohir pendana kampanye di luar Prabosan sendiri, seperti Cendana, Demokrat, kalangan pengumpul dana kampanye seperti PKS, HTI, khilafah atas nama agama sudah menarik diri.

Sidang MK Alot

Diperkirakan MK pun bisa terpecah. Tidak bulat. Sebagian anggota MK melihat bukti-bukti dan dalil kualitatif dan kuantitatif tidak memenuhi syarat. MK menilai bukti-bukti itu tidak memenuhi syarat untuk disidangkan lebih lanjut untuk pembuktian.

Pasalnya, semua bukti dan narasi omong kosong Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi itu tidak layak disidangkan dalam perselisihan hasil pemungutan suara (PHPU) yang berpotensi mengubah suara.

Sisi lain hakim MK melihat perlunya sidang panjang lebar. Untuk kepentingan gaya-gayaan seperti pada 2014, dengan bukti omong kosong. Terjadi dissenting opinion dalam sidang penetapan putusan sela. Harapan pendukung Prabowo agar Anwar Usman memimpin gerakan unlawful decision seperti kelakuan Hakim Sarpin.

(Pidato pelantikan Ketua MK Anwar Usman dianggap sebagai representasi kalangan Islam karena pidato pelantikannya yang menyebutkan kata innalillahi wainna ilaihi rojiun.) Padahal Usman adalah Hakim yang adil dan nasionalis-religius.

MK yang sekarang ini bukanlah MK yang isinya koruptor semacam Akil Mochtar atau politisi PAN Patrialis Akbar.. Para hakim MK saat ini memiliki integritas tinggi yang tidak bisa dibeli. (Namun, karena delusi, para pendukung Prabowo pun mengharapkan keajaiban. Narasi omong kosong Bambang Widjojanto dan Denny Indrayana tentang diskualifikasi Jokowi-Ma’ruf Amin dianggap Prabowo-Sandi sebagai bualan di siang bolong. Prabowo-Sandi goyah.)

Prabowo Lempar Handuk

Ibarat ayam betina, Prabowo telah berkokok. Dia menyampaikan pelemparan handuk putih. Alasan pertama adalah kaki tangan kasir bohir demo Habil Marati dan pengorganisasi demo Kivlan Zen telah ditangkap.

Alasan kedua sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) pun akan berakhir lebih cepat, duit tak akan keluar banyak untuk Tim Kuasa Hukumnya yang bermasalah. Bambang Widjojanto adalah aktor pelatih saksi palsu. Denny Indrayana adalah tersangka kasus Payment Gateway yang sedang butuh duit banget.

Maka, malam ini Selasa (11/06/2019) serta-merta Prabowo menyampaikan permohonan kepada para pengikut khilafah-nya, HTI-nya, PKS-nya, FPI-nya, dan para perusuh yang sudah mendapatkan penangguhan tahanan, untuk tidak datang ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Alasan Prabowo di Twitter Gerindra itu mengada-ada. Bohong. Bukan karena perjuangan harus ada strategi. Bukan. Yang benar adalah karena pendana sudah bubar. Bohir sudah kocar-kacir. Habil Marati yang menjadi kasir rencana pembunuhan pun tidak akan menggelontorkan uang. Unsur Cendana pun mikir panjang karena ketegasan merangsek Kivlan Zen dan Soenarko adalah peringatan tegas dari Jokowi dan Polri.

Gatot Nurmantyo pun mengisyaratkan agar Prabowo dan penegak hukum membangun kesejukan. Prabowo kehilangan dukungan para purnawan kelas Prabowo. Ya sekelas Yohanes Prabowo. Limbung. Kehilangan darah. Di tengah kekuatan hukum dan politik Jokowi tak tertandingi.

Konektivitas Kerusuhan dan Ambulans Gerindra

Kesaksian para eksekutor yang bermufakat jahat tidak bisa lagi dihindari. Rencana pembunuhan ini bermotifkan pada ketidakpuasan terhadap hasil Pilpres 2019. Kivlan Zen dan Soenarko adalah jelas pendukung Prabowo. Kivlan jelas memerintahkan pembunuhan. Tidak bisa disangkal.

Fakta konektivitas seperti ini, jika ditarik terus garisnya akan mengarah kepada aktor intelektual. Aktor intelektual ini ingin agar terjadi kerusuhan, chaos, yang sudah dibangun bersamaan dengan demo-demo. Demo dibagi dua. Demo damai sebagai alibi untuk menutupi kerusuhan yang dibangun.

Konektivitas fakta ambulans Gerindra digunakan untuk memasok perusuh, mengangkut batu, menyebarkan uang demo, menjadi titik yang tak terhindarkan bagi Gerindra tersangkut dengan kerusuhan.

Bahkan komporan Prabowo berbelasungkawa atas tewasnya perusuh dan Anies Baswedan yang mengangkat-angkat mayat perusuh pun menjadi bagian dari fakta pemelintiran atas tewasnya para perusuh. Perusuh hendak dijadikan martir. Gerindra ingin tewasnya perusuh diselidiki. Padahal mereka adalah para perusuh bayaran terencana. Polri pun membuktikan jahitan peristiwa itu secara pelan nan pasti.

Strategi komprehensif Jokowi dengan memainkan kartu halus as sungguh efektif. Jepitan politik dan jeratan hukum terhadap Kivlan Zen dan Soenarko dilakukan. Eggi Sudjana dan kawan-kawan akan dicokok. Bahkan Amien Rais, Permadi, Lieus Sungkharisma dan siapapun yang terlibat akan dibabat habis. Tidak ada yang bebas di muka hukum.

Maka Prabowo pun lempar handuk, menyerah kalah. Sidang di MK pun tampaknya akan berakhir pada 14 Juni 2019 pada saat putusan sela diambil. Jika pun menunggu selama 14 hari lagi, yakni tanggal 28 Juni 2019, sidang MK akan diwarnai pembantaian hukum dan mempermalukan Prabowo-Sandi sendiri. Dan, tetap Jokowi, as the winner takes all. Dengan korban politik seperti Kivlan Zen, Soenarto, dan Eggi Sudjana. Langkah bijak Prabowo.

Pewarta : Ninoy N Karundeng.
Redaksi  : 12/06/2019, dutasumsel.com

BUPATI OGAN ILIR MENERIMA PENGHARGAAN WTP DARI BPK RI

Dutasumsel.com.PALEMBANG,-- Bupati kabupaten Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam SE. SH. MH menerima laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan tahun anggaran 2018 jumat 17/5 digedung BPK RI perwakilan provinsi sumatera selatan, jalan demang lebar daun no 2 kecamatan ilir barat 1 kota palembang

Opini Tertinggi itu kembali diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Provinsi Sumsel kepada Bupati Ogan Ilir H.M. Ilyas Panji Alam. Jum'at, 17 Mei 2019.
Ini merupakan penghargaan tertinggi atas proses peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.
Pemberian opini WTP tersebut menjadi suntikan semangat kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.
 Konsekuensinya, kita akan terus melakukan langkah perbaikan guna mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang  tertib, transparan dan akuntabel.

Perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2018 ini bukanlah akhir dari suatu proses perbaikan akuntabilitas pengelolaan keuangan di lingkup Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, tetapi  merupakan babak baru untuk terus menerus menyempurnakan kualitas akuntabilitas.

Setiap pihak yang berkolaborasi bersama dalam mewujudkan opini WTP, mulai dari Tim Pemeriksa BPK RI perwakilan Sumsel, serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumsel.

Diharapkan kepada seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Ogan Ilir. Kita semua yang terlibat dalam proses ini telah membuktikan bahwa kerendahatian, saling dukung, kerja keras hingga larut malam bahkan pagi, telah membuktikan bahwa kita bisa.

Pewarta : Tim Red
Redaksi,17.05.2019,dutasumsel.com

Dandrem 044/Gapo : Pelaku Praduga Prada "DP" Dalam Perburuan Kita

Dutasumsel.com.MUBA, - Pembunuhan sadis yang dilakukan Oleh Oknum TNI Prada "DP" terhadap Korbannya Vera Oktaria (20) gadis Cantik yang bekerja sebagai Kasir disalah satu Mini Market dikota Palembang Sumatera Selatan yang ditemukan disalah satu Penginapan di Kabupaten Musi Banyuasin beberapa waktu lalu.

Gadis cantik bernama Vera Oktaria (20) diduga telah direnggut Nyawanya oleh Oknum TNI berinisial "DP" yang juga kekasinya semasa hidup, informasi yang dihimpun Prada "DP" melancarkan aksinya dengan mengintai kepulangan korban Vera Oktaria selepas pulang bekerja. Motif Prada "DP" membunuh Vera Oktaria karena cemburu dan tidak terima diputuskan oleh Korban.

Menurut Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinergara, "Status DP yang merupakan anggota TNI membuat proses pencarian juga harus melibatkan pihak dari Detasemen Polisi Militer Kodam II/Sriwijaya.
Selain itu, jika Prada DP telah terbukti menjadi pelaku pembunuhan terhadap Fera, seluruh berkas penyelidikan pun akan langsung dilimpahkan ke Pengadilan Militer untuk mengadili Prada DP.

"Sesuai ketentuan, berkasnya maupun semua hasil penelitian ilmiah inafis dan sebagainya tentu akan kami sampaikan ke pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Jika itu terbukti anggota TNI dengan sendirinya akan diserahkan ke Kodam," katanya.

Sementara itu Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Arh Sony Seftiono ketika dikonfirmasi terkait Kasus Pembunuhan itu mengatakan, "Mutilasi itu pengertiannya adalah suatu kasus yang berkaitan dengan kelengkapan anggota tubuh korban, memang benar indikasi praduga dari pihak Kepolisian mengarah ke Oknum TNI yang berinisial "DP" itu.

"Yang dimana Oknum TNI itu sedang masa Pendidikan Tamtama Infanteri di Rindam II/Swj ,sebelum melakukan pembunuhan itu pun dia sudah di sersi kabur dari masa Pendidikan yang saat ini sedang masa upaya pencarian dan perburuan,"dikatakan Danrem kepada Media ,Selasa (14/5/2019).

Kolonel Arh Sony Seftiono juga menambahkan, "Saat ini sudah kita sebarkan Foto foto Praduga Prada "DP" dan apabila Prada "DP" tertangkap akan kita beri tindakan tegas ,dan biarlah Proses Hukum yang akan mengadili ,"Tambah Sony.

Ia juga menjelaskan, "akan kita lakukan evaluasi demi evaluasi kepada Prada "DP" ,namun upaya saat ini adalah terus melakukan penyisiran demi penyisiran dan jika ada Masyarakat melihat Praduga Prada "DP" silahkan serahkan kepihak yang berwajib dan akan kita lakukan penindakan, Prada "DP" diketahui memakai Motor Yamaha Mio warna Pink ,"Jelasnya.

Ia menghimbau, "demi pencarian kelengkapan pencarian Kita sudah sebarkan himbauan diberbagai sosial media untuk dapat Masyarakat kenali Prada "DP" ,dan apabila sudah tertangkap akan berikan tindakan seadil adilnya ,"Pungkasnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi,14.05.2019,dutasumsel.com

Safari Politik ke Sumatera Selatan , KH Ma'ruf bersilaturahmi di Ponpes Al-Ittifaqiah

INDRALAYA, DS, - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin melakukan safari politik ke Sumatera Selatan, Jumat (29/3/2019). Salah satunya bersilaturrahim ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ittifaqiah Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.
Kedatangan Kiai Ma'ruf disambut Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya KH Mudrik Qori. Kiai Ma'ruf didampingi istrinya, Nyai Wury Estu Handayani dan juga putri keduanya, Siti Mamduhah. Sebagai tuan rumah, Kiai Mudrik Qori meminta Kiai Ma'ruf untuk menyampaikan tausiah di hadapan ribuan santrinya.

Saat sambutan di hadapan santrinya, Kiai Mudrik mendoakan agar Kiai Ma'ruf berhasil dalam Pilpres 2019. Dia pun mengajak para santrinya membacakan surat Al-Fatihah untuk Kiai Ma'ruf.

"Semoga apa yang beliau cita-citakan. Semoga hajat nasional beliau yang berdampak pada internasional ini dikabulkan oleh Allah. Al Fatihah," ucap Kiai Mudrik saat sambutan di depan Kiai Ma'ruf dan Nyai Wury Estu

Kiai Mudrik memuji Kiai Ma'ruf yang dinilai sebagai pemimpin keluarga, umat, sekaligus bangsa. Dalam kesempatan itu, Kiai Mudrik turut memuji istri Kiai Ma'ruf Nyai Wury Estu Handayani yang selalu menemani sang suami di setiap safari politiknya. "Yang saya saluti istri beliau Nyai Wury Estu Handayani," ujar Kiai Mudrik.

Sementara itu, Kiai Ma'ruf mengaku bersyukur bisa bersilaturrahim ke pesantren tersebut. Apalagi, dalam kunjungannya ini, dia bertemu dengan santri-santri yang akan menjadi ulama-ulama masa depan.

"Hari ini saya merasa bersyukur silturrahim ke pesantren ini dan bertemu dengan santri-santri, kader-kader ulama. Karena pesantren itu tempat menyemai ulama," kata Ketua Umum MUI nonaktif ini.

Di Sumatera Selatan, pada Pemilu 2014 lalu, Jokowi kalah tipis dari Prabowo. Kiai Ma'ruf berharap elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 terus meningkat.

Ketua TKD Jokowi-Ma'ruf Provinsi Sumsel Syahrial Oesman mengaku posisi saat ini masih berimbang. “Posisi masih dalam margin error 2-3 persen. Insya Allah tanggal 15 sudah selesai, clear (Jokowi-Ma'ruf) bisa naik ke atas,” kata Syahrial.

Kiai Ma'ruf pun mengaminkan hal itu. Katanya, baik dirinya maupun Jokowi menargetkan menang di Sumatera Selatan, tak seperti di 2014. “Sekarang sudah tidak kalah. Tapi menangnya baru sedikit. Untuk itu akan kita terus genjot sisa waktu ini agar menangnya agak lebih banyak,” kata Kiai Ma'ruf.
Pewarta : Darius/red
Redaksi,29/03/19, dutasumsel.com

INDONESIA SIAP SUGUHKAN SERI MOTOGP 2021 YANG BERBEDA

JAKARTA, DS, -- Indonesia menyatakan siap menggelar pertandingan MotoGP pada tahun 2021 mendatang di Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Hal itu ditegaskan Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan CEO Dorna Carmelo Ezpeleta, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

"Mr. Carmelo hanya ingin mendapatkan keyakinan bahwa kita siap baik dalam organisasi maupun menyiapkan infrastruktur menuju ke sana. Saya sampaikan kita siap," ujar Kepala Negara pada Senin, 11 Maret 2019.
Indonesia dipastikan dapat menyelenggarakan MotoGP 2021 usai melakukan penandatanganan antara Dorna, organisasi penyelenggara balapan MotoGP, dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) pada awal tahun ini.

Pengalaman Indonesia yang sebelumnya sukses menggelar ajang olahraga internasional seperti Asian Games dan Asian Para Games menjadi modal dan optimisme tersendiri untuk turut mendulang sukses dalam penyelenggaraan MotoGP yang terakhir kali digelar di Indonesia pada 1997 lalu.

Rencananya MotoGP Indonesia 2021 tersebut akan menggunakan konsep berupa sirkuit jalanan. Sirkuit tersebut akan dipadukan dengan keindahan alam Mandalika yang akan memastikan MotoGP seri Indonesia berbeda dari yang sudah ada dan patut disaksikan.

"Tadi Mr. Carmelo menyampaikan bahwa ini adalah _street circuit_ yang katanya sangat indah karena mepet dengan pantai," kata Presiden yang dalam pertemuan itu didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Dalam waktu dekat, pemerintah akan segera menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan guna menunjang gelaran tersebut. Untuk diketahui, pembangunan sirkuit Mandalika yang berupa jalan raya dibangun sebagai bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata the Mandalika.

Infrastruktur yang akan dibangun tersebut nantinya tak hanya digunakan untuk penyelenggaraan MotoGP semata, namun juga sebagai daya tarik wisata Mandalika yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai 1 dari 10 destinasi wisata baru Indonesia selain Bali.

"Ini berarti kita akan dapat dua kemanfaatan. Selain olahraga juga pariwisata kita secara #Brand akan terangkat dan Mandalika akan mendapat manfaat karena investasi ini," tutur Presiden.


Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden.
Redaksi : Dutasumsel.Com

DENSUS 88 ANTITEROR BERHASIL MEMBEKUK TERSANGKA RIN ALIAS PUTRA SYUHADA DIBEKUK DI LAMPUNG


JAKARTA, DS,  ─ Seorang pria berinisial RIN alias Putra Syuhada ditangkap Densus 88 Antiteror. Dia diduga hendak melakukan aksi amaliyah dengan menggunakan bom di markas kepolisian, di Lampung dan Jakarta.

Dari informasi yang didapat detikcom, RIN alias Putra Syuhada terlibat kelompok teroris Abu Hamzah. Dia ditangkap di Panengahan, Kedaton, Bandar Lampung.

“Benar (informasi) penangkapan tersebut,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo ketika dikonfirmasi, Minggu (10/3/2019) dini hari.

Penangkapan tersangka RIN terjadi Sabtu (9/3) kemarin pukul 17.00 WIB. Dari informasi yang telah terkonfirmasi, penangkapan ini bermula dari laporan orang tua RIN yang mengetahui anaknya telah terpengaruh paham radikal.

Orang tua RIN tak ingin anaknya melakukan hal yang merugikan diri sendiri dan banyak orang di waktu yang akan datang. Dalam pemeriksaan oleh kepolisian, RIN alis Putra Syuhada mengaku telah merakit benda yang diduga bom dengan campuran potasium klorat, switching on-off dan menyimpan barang tersebut di loteng rumah tetangganya yang berinisial L. “(Keterlibatan L) Masih pendalaman oleh Tim Densus,” ucap Dedi.

Sumber dari Devisi Humas Polri.
Redaksi Dutasumsel

Prrsiden Jokowi,DI Sambut Warga Palembang Dengan Bentangkan Kain Jumputan Sepanjang 1,1 Km

PALEMBANG, DS, -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara pemecahan rekor Muri dalam rangkaian acara South Sumatera Milenial Road Safety Festival di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (9/3/2019).

Kain Jumputan sepanjang 1,1 kilometer dibentangkan warga di atas Jembatan Ampera yang berdiri di atas Sungai Musi tersebut.
Dengan senyum ramah, Jokowi menyambut permintaan warga sembari mengambil satu per-satu kamera ponsel warga.

Jokowi ditemani sejumlah Menteri Kabinet Kerja berjalan dari titik tengah Jembatan Ampera menuju pangkal jembatan sebelum akhirnya menuju panggung utama kegiatan Milenial Cinta Lalu Lintas di Taman Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.

Selama kegiatan, Presiden Jokowi mengingatkan kepada para milenial untuk tertib dan selamat berlalu lintas. Karena budaya tertib lalu lintas merupakan ciri masyarakat yang beradab.
"Jangan main HP, pakai helm. Bawa SIM, STNK. Kecelakaan lalu lintas adalah penyebab kematian terbanyak kelima di dunia. Jadi kita harus hati-hati dalam berkendara. Pemuda milenial harus ingat itu," katanya.

Di hadapan ribuan masyarakat Palembang, Jokowi mengingatkan agar masyarakat tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

"Saya berpesan kepada seluruh anak muda, untuk tidak mengabaikan keselamatan lalin. Jangan lupa pakai helm, sarung tangan dan sepatu," ujarnya disambut riuh rendah milenial Sumsel.

Di sela-sela kegiatan, lagi-lagi Jokowi memanggil dua warga untuk ke atas panggung dan diberikan sejumlah pertanyaan.

"Apakah kamu menggunakan kendaraan untuk beraktivitas, surat suratnya lengkap?" tanya Jokowi kepada warga yang diketahui bernama Joni.

"Lengkap pak. Bahkan saya selalu membawa serta SIM dan STNK," jawab Joni yang berstatus mahasiswa tersebut.

Ada yang unik saat Joni meminta cinderamata sepeda, seperti yang sering dilakukan sang presiden.
"Sepedanya mana pak?" pinta Joni.

Sayangnya, keinginan Joni tersebut harus ditunda untuk sementara waktu. Presiden Jokowi mengaku jika saat ini dirinya tidak lagi memberikan sepeda kepada siapapun.

"Untuk saat ini tidak boleh dulu. Tapi saya akan ganti dengan album foto yang harganya bisa dapat 10 unit sepeda. Karena ada lambang istana kepresidenan di bagian sampulnya," canda Jokowi.

Sebelum bertolak ke acara lain, Jokowi kembali berpesan kepada warga untuk tetap berhati-hati dalam berkendara.

"Lalulintas masuk lima besar perenggut nyawa di dunia setelah jantung, paru-paru, TBC dan Diabetes" tegasnya.
Pewarta : Sanditya
Redaksi : Dutasumsel