NEWS

Slider

Ujian Semester SMK PGRI Prabumulih Gunakan Sistem CBT

PRABUMULIH, DS – Ujian menggunakan sistem CBT (Computer Basic Test) sudah sering diterapkan di tiap sekolah, khususnya tingkat SMA dan SMK. Seperti SMK PGRI 2 Kota Prabumulih, Selasa (30/05/2017) menggelar ujian semester genap menggunakan sistem CBT yang diikuti oleh seluruh siswa kelas  X dan XI, sekitar 270 peserta.

Kepala SMK PGRI 2 Kota Prabumulih Wahyu Jatmiko, S.Pd  melalui Heni Wahyuni S.Pd ketika ditemui Duta Sumsel mengatakan, ujian dengan CBT tingkat SMA maupun SMK sudah diberlakukan oleh Pemerintah. Persyaratan menggunakan CBT yaitu wajib ada prasarana komputer. Dengan menggunakan metode sistem CBT  dinilai sangat berdampak positif dan mampu mendorong kejujuran siswa.

"Dengan sismtem CBT, Tidak mungkin siswa bisa menyontek melirik ke kiri dan ke kanan. Karena soal yang ditampilkan tidak sama. Intinya dengan menggunakan sistem ini sangat berdampak positif dan mampu mendorong kejujuran terhadap para siswa saat mengerjakan soal ujian" ujarnya.

Dikatakan, ujian sekolah di SMK PGRI 2 Kota Prabumulih telah di laksanakan sejak senin 29 Mei 2017 dan akan berakhir sampai tanggal 7 Juni 2017. CBT menurut Jatmiko, hampir sama seperti Ujian nasional yang menggunakan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang pelaksanaannya menggunakan sistem jaringan komputer.

"CBT sendiri sudah di gunakan sejak beberapa tahun sebelumnya. Tujuannya tidak lain agar siswa dapat terbiasa mengerjakan soal ujian dengan mandiri. Yang kedua, ketika menghadapi ujian nasional nanti tidak kaget. CBT sendiri juga mampu meminimalisir biaya operasional sekolah" papar Heni Wahyuni saat ditemui duta sumsel Selasa (30/05/2017). (ken)

105 Siswa SDN 51 Prabumulih Gelar UUB

PRABUMULIH, DS - Sedikitnya 105 siswa SDN 51 Tanjung Raman Prabumulih Selatan Kota Prabumulih mengikuti ulangan umum bersama (UUB) tahun ajaran 2016/2017. Pelaksanaan ulangan dimulai sejak 29 mei 2017 dan akan berakhir pada tanggal 3 juni 2017. 

"Ulangan Umum Bersama ini telah dilaksanakan sejak tanggal 29 mei 2017 dan akan berakhir pada tanggal 3 juni 2017. Jadwal ulangan Untuk kelas 1, 2 dimulai dari pukul 07.30 sampai dengan 09.30 dan untuk kelas 3, 4, dan 5 dimulai pada pukul 07.30 sampai dengan 11.00" Wakil kepala sekolah SDN 51 Tanjung Raman, Pelita yuliastuti daro, S.Pd.

Pelaksanaan ulangan umum tersebut lanjutnya, diikuti 105 orang siswa yang semuanya hadir dan tidak satupun yang berhalangan. Sejak ulangan digelar tidak ada kendala berarti dan seluruh kegiatan berjalan dengan lancar     

"Alhamdulillah kegiatan ulangan umum di SDN 51 berjalan lancar dan tidak menemui kendala" ujarnya kepada Duta Sumsel saat disambangi di ruang kerjanya Selasa (30/05/2017).             

Sejak mulai  dilaksanakan ulangan umum sampai hari ini semua Siswa dari kelas 1 sampai kelas 5 SD hingga hari ini tidak ada yang berhalangan hadir. Kita berharap semoga semua siswa yang mengikuti ulangan umum ini mendapatkan nilai bagus, naik kelas, dan target kurikulum tercapai, pungkasnya. (endika)

Sepakat 6 Raperda Baru Prabumulih Dibahas di Tingkat Pansus

PRABUMULIH, DS – Rapat paripurna DPRD kota Prabumulih hari ini, Selasa (30/05/2017), dengan agenda penyampaian jawaban walikota Prabumulih, Ir, H Ridho Yahya, MM terkait pemaparan fraksi mengenai penetapan 6 raperda (rancangan peraturan daerah) Kota Prabumulih berjalan dengan tertib dan lancar.

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Prabumulih Ahmad Palo, SE, dan dihadiri oleh seluruh pimpinan fraksi di DPRD Kota Prabumulih.

Dalam sambutannya, Walikota Prabumulih Ir, H Ridho Yahya, MM melalui Wakil Walikota H. Andriansyah Fikri, SH, mengaku menerima menyetujui terhadap pemaparan fraksi pada rapat Senin kemarin (29/05/2017) untuk membawa pembahasan 6 raperda tersebut ke tingkat Pansus.

“Kami berterima kasih kepada fraksi PPP, Golkar, Demokrat, NasDem, PBB, Hanura, dan PKP Indonesia Kota Prabumulih yang telah menerima, menyetujui, dan merekomendasikan kepada Pansus untuk melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai keenam raperda kota Prabumulih. Kami harap, anggota dewan dapat memberi dukungan, tanggapan, dan saran terhadap raperda yang akan dibentuk.” Jelas wakil walikota Prabumulih.

Mengenai pembentukan panitia khusus tersebut, rapat paripurna digelar tertutup. Rapat diskors kembali hingga Senin, 10 Juli 2017 dengan agenda pengabulan DPRD dan penandatangan raperda kota Prabumulih (zah)

Sinergi Sriwijaya Rumah Zakat “Berduet “ Kumpulkan Dana

PRABUMULIH, DS - Mengisi ramadhan dengan berbagi kebaikan kepada sesama  adalah salah satu visi dari Sinergi Sriwijaya sebagai Local of Partner Rumah Zakat. Oleh karena itu, Sinergi Sriwijaya-Rumah Zakat menyiapkan program-program selama bulan Ramadhan.

Sinergi Sriwijaya yang berdiri pada tahun 2016, merupakan suatu lembaga filantropi yang fokus dalam pemberdayaan masyarakat Indonesia khususnya SUMSEL. Sinergi Sriwijaya yang telah menjalin kerjasama dengan rumah zakat ini berupaya mengumpulkan dana Zakat, Infaq, Sadaqoh dari para donatur yang nantinya akan di salurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan kuhusnya di wilayah SUMSEL. 

Saat di temui dikantornya di kelurahan Wonosari Prabumulih, Selasa (30/05/2017), Desti Fajarini selaku ketua fasilitator dari Sinergi Sriwijaya dan Rumah Zakat ini mengatakan bahwa, Dalam ramadhan ini pihaknya dan relawan lainya akan menjalankan program ZISKO yaitu (Zakat, Infaq, Sadaqoh, Konsultan).

"Program ini bertujuan untuk mengumpulkan dana Zakat,Infaq, Sadaqoh dari para donatur, dan jika ada para donatur yang tidak bisa menghitung berapa jumlah Zakat , Infaq, Dan Sadaqah yang akan mereka keluarkan, maka kami akan mengirim para konsultan untuk membantu menghitung harta-harta yang harus di keluarkan, jadi untuk para donatur jangan merasa khawatir jika tidak bisa menghitung jumlah yang harus dikeluarkan, karena kami siap melayani dan membantu menghitungnya” Ujar Fazarini.

Dikatakan, dana yang diperoleh dari para donatur yang dikumpulkan dari masing-masing daerah yang ada di wilayah Sumatera Selatan ini nantinya dikirimkan dan dikumpulkan secara terpusat di Sinergi Sriwijaya.

"Setelah terkumpul,  dana yang masuk kemudian akan dikirimkan ke Rumah Zakat untuk di salurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, yaitu kepada para fakir dan miskin, mustahiq , santunan kaum dhuafa, beasiswa sekolah" imbuhnya.

Bertepatan pada Ramadhan kali ini lanjut Fazarini, sinergi swrijiaya- rumah zakat akan melakukan sebar takjil di setiap kajian-kajian di kota prabumulih dengan menjalin kerjasama  dengan forum dan komunitas-komunitas keagamaan. Adapun harapan dari Sinergi-Sriwijaya sebagai local of partner Rumah zakat yaitu mengajak semua pihak ataupun para donatur untuk mengeluarkan sebagian hartanya untuk di zakatkan, atau di infaq serta sodaqoh guna berbagi senyuman kepada pihak-pihak yang membutuhkan. (rah)

Tercepat Dalam Laporan, Prabumulih kembali Raih WTP

PRABUMULIH, DS - Kota Prabumulih menjadi satu-satunya daerah yang paling tercepat dalam menyampaikan Laporan Hasil Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan.  Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi Kota Prabumulih yang baru berusia 15 tahun ini.  Untuk itu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melalui perwakilan Sumatera Selatan memberikan penghargaan (reward) Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)  kepada Pemerintah Kota Prabumulih.

“WTP ini merupakan yang keempat kalinya, Alhamdulillah, kita berhasil mempertahankan WTP,  sebagai Walikota, saya mengucapkan terima kasih terhadap jajaran Pemerintah Kota Prabumulih yang telah bekerja keras dalam menyelesaikan laporan keuangan,” ujar Walikota Prabumulih H Ridho Yahya, Jumat (26/5/2017).

Anggota V BPK RI Pusat Ir Isma Yatun MT didampingi Kepala Perwakilan BPK Sumsel Maman Abdurrahman SE, MM, AK langsung menyerahkan hasil  pemeriksaan keuangan  kepada Pemerintah Kota Prabumulih, diterima Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri, di Gedung Perwakilan BPK Sumatera Selatan, Jumat (26/5).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Kota Prabumulih Ahmad Palo, Kepala Badan Keuangan Daerah Prabumulih Jauhar Fahri, Sekretaris DPRD Prabumulih Heriyani, dan Kepala Bagian Humas dan Protokol  Sri Prameswari Yudistira, SH, MH.

“Ini kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kota Prabumulih,semoga , penghargaan ini dapat dipertahankan di masa mendatang,” ujar Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri.

Isma Yatun memuji kinerja Pemerintah Kota Prabumulih yang bergerak cepat menyelesaikan laporan keuangannya untuk kemudian diserahkan ke BPK. Menurutnya, ini daerah pertama di Sumatera Selatan yang tercepat menyampaikan laporan keuangan dan tercepat pula mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Kota Prabumulih mendapat opini WTP serta menjadi kota pertama di seluruh Sumatera Selatan menyerahkan laporan keuangan. Untuk itu diharapkan dipertahankan di masa yang akan datang,” ujar Isma Yatun.

Ia menambahkan, dalam Sistem Akutansi Pemerintahan (SAP) Akrual, Prabumulih mendapat WTP yang kedua. Namun secara keseluruhan, WTP ini untuk keeempat kalinya. Isma mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Prabumulih, sebab dalam Sistem Akutansi Pemerintahan Akrual, Prabumulih sudah dua kali menggondol WTP.

Ketua DPRD Kota Prabumulih Ahmad Palo mengatakan, diraihnya WTP bagi Kota Prabumulih cermin keselerasan eksekutif dan legislatif. Artinya, fungsi pengawasan dewan sudah berjalan dengan baik.

“Saya ucapkan terima kasih kepada tim Audit, yang telah bekerja keras, semoga prestasi ini dapat dipertahankan di masa mendatang,’ ujar Palo. (hms)

Hiasi Hari-hari Puasa dengan Akademi Ramadhan ala FBI Prabumulih

PRABUMULIH, DS – Istilah akademi biasanya dikaitkan dengan karantina, pendalaman ilmu, dengan proses penempahan diri dengan pemberian materi, dsb, untuk tiap pesertanya yang tergabung. Begitu pula tujuan digelarnya Akademi Ramadhan 1438 H yang dihelat FBI (Forum Bersama Irmas) hari ini, Minggu (28/05) di masjid Al Hijrah, kompleks Perumahan Gn. Ibul, Prabumulih.

“Akademi yang sering kita dengar marak ini seperti, akademi dangdut, akademi fantasi, kan?” Kelakar Resa Wirasetya, ketua FBI diawal kata sambutannya.

“Maka dari itu, dengan memanfaatkan momen bulan Ramadhan, bulan penuh limpahan keberkahan dan pahala yang berkali lipat, FBI mengajak adik-adik irmas (ikatan remaja masjid, red) utusan dari berbagai sekolah, untuk bergerak sama-sama meningkatkan ibadah di bulan suci ini agar kita memperoleh limpahan pahala yang terkandung dengan mengisi tiap harinya dengan amalan-amalan selama Ramadhan. Akademi ini terdiri dari 3 pertemuan, pekan perdananya hari ini, pekan kedua pada 4 Juni di masjid Al Hidayah Duspra, dan pekan terakhir 11 Juni di masjid Darussalam komperta. Diharapkan adik-adik dapat mengikuti runtutan ketiga acaranya dan tunjukkan bahwa Ramadhan kali ini lebih baik dari sebelumnya.” Pungkas Resa.

Ketua pelaksana acara, Al Mukhlas Abdi menambahkan, “Puji syukur pada Allah atas nikmat keringanan melangkah adik-adik menuju majelis ilmu ini dan kesempatan bertemu kembali di Ramadhan kali ini bagi kita. Bayangkan jika ini Ramadhan terakhir kita, amalan apa yang telah kita perbuat? Maka dari itu, berikanlah sesuatu yang terbaik untuk bekal akhirat kelak dengan fastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan, meningkatkan ibadah amal sholeh agar kelak memperoleh surga-Nya.”

Akademi Ramadhan tersebut diawali mendengarkan tausiyah, games kekompakan antar peserta, dan penjelasan amalan selama Ramadhan dari pengurus FBI.

“Wajibnya puasa Ramadhan, merupakan perintah Allah langsung kepada hamba-Nya yang beriman dalam QS Al Baqarah ayat 183. Sebab ia adalah salah satu rukun islam yang sudah jadi kewajiban tiap muslim dan muslimah mengerjakannya. Dalam berpuasa, kita tidak hanya menahan lapar dan haus, tapi lebih dari itu, kita harus dapat menahan mata, pandangan yang diharamkan, telinga, mendengar yang tak disyariatkan, mulut, berkata yang kurang manfaat, kaki, melangkah ke tempat maksiat, dan hawa nafsu yang dapat mengantarkan ke panasnya api neraka" Ujar Ustad Sazirun



Menurutnya, alangkah mulianya orang yang berhasil melewati Ramadhan dengan menghiasi hari-harinya dengan mendekatkan diri kepada Allah, menambah amal kebaikan, serta menghindari diri dari perbuatan haram dan sia-sia, laksana ulat belatung yang bermetamorfosis sempurna menjadi kupu-kupu dengan segala keindahan rupanya melalui masa penempaannya menjadi yang lebih baik.(zah)

Usai Ujian SDN 23 Prabumulih Gelar Tamasya

PRABUMULIH, DS – Pelepasan sekaligus rekreasi dalam berwisata bersama merupakan hal yang berbeda di lakukan oleh Sekolah Dasar Negeri 23 Prabumulih, Jalan Bukit Besar Kelurahan Majasari, Prabumulih Selatan. Kegiatan rekreasi dalam upaya luapan kegembiraan ini dilakukan karena para siswa dinilai berhasil menyelesaikan ujian pendidikan.

"Ini merupakan hal yang biasa di lakukan oleh sekolah. Intinya untuk menghibur para siswa yang telah berhasil melewati masa ujian. Agar mereka tidak stres. Kalau Biasanya sih acara pelepasan identik dengan luapan haru antar murid dan guru saja. Namun kali ini berdasarkan kesepakatan antar orang tua siswa, pihak sekolah sepakat mengajak anak murid rekreasi bersama" ujar Kepala Sekolah SDN 23 Prabumulih Edi Dartis.

Dikatakan, Acara rekreasi atau tamasya digelar bertujuan memperkenalkan kepada anak-anak kepada dunia luar. Meskipun tujuan utama adalah liburan, namun pendidikan akan tetap diutamakan. Adapun rangkayan wisata para siswa nantinya lanjut Dartis, akan mengunjungi Al-quran raksasa di Gandus Palembang. Setelah perjalanan dilanjutkan ke opi water park di Jakabaring.

Disinggung soal dana yang digunakan untuk acara rekreasi siwa, Dartis mengungkapkan, dalam kegiatan kali ini pihak sekolah menggunakan biaya operasional dibantu sumbangan dari donatur yang tidak mengikat.

Pengguna Jalan Keluhkan Parkir Semraut di Pasar Bedug

PRABUMULIH, DS – Kesemrawutan parkir pasar beduk kota prabumulih, yang terletak di lokasi Taman Tugu Kecil kota prabumulih mulai dikeluhkan pengguna Jalan. Hari pertama pasar bedug diresmikan membuat arus lalulintas di Jalan Jenderal Sudirman Tugu Kecil macet. 

Selain ramainya pengunjung pasar bedug, Penyebab macetnya arus lalulintas diketahui akibat parkir yang tidak tersusun dengan rapi, Senin (29/05/2017).

Kemacetan pun menjadi pemandangan utama saat hari menjelang maghrib di Taman Tugu Kecil dimana lokasi Pasar Bedug digelar. Kebisingan klakson kenderaan silih berganti mewarnai kemacetan sore itu. Meski aparat kepolisian telah disiakan, Namun ramainya pengunjung tidak membuat kemacetan berkurang.

Pantauan koran ini, kawasan parkir di lokasi pasar bedug hanya menggunakan 1 jalur baik bagi kenderaan yang masuk dan keluar. Sempitnya lahan pasar bedug membuat juru parkir kewalahan mengatur para pengunjung memarkirkan kenderaanya. (kendi)

Sidak Pasar Bedug, Dinkes Prabumulih Temukan ini Pada Makanan

PRABUMULIH, DS – Dinas Kesehatan (Dinkes, red) Kota Prabumulih temukan sejumlah bahan pengawet berbahaya yang terkandung pada makanan yang dijajakan di pasar bedug Tugu Kecil Prabumulih Timur Kota Prabumulih. Temuan itu didapati oleh petugas saat melakukan pemeriksaan sejumlah makanan yang dijual pedagang di pasar bedug pada Senin (29/5).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan secara mendadak tersebut, ditemukan sejumlah makanan yang mengandung zat berbahaya berupa formalin. Kandungan formalin ditemukan dalam jenis makanan yang berbahan dasar mie seperti rujak mie dan tahu. Dari temuan tersebut Dinkes pun kemudian menarik makanan berbahaya tersebut agar tidak diperjualbelikan kepada masyarakat.

Kepala Dinkes, dr Happy Tedjo menegaskan, pemeriksaan terhadap sejumlah makanan yang dijajakan di pasar bedug tersebut bertujuan untuk mengantisipasi pedagang nakal yang menjual makanan tidak sehat kepada pembeli.

"Dari sejumlah makanan dan minuman yang kita periksa ada dua jenis makanan yang mengandung bahan formalin seperti rujak mie dan tahu. kita sudah tarik dari pedagang dan memberikan peringatan agar pedagang tidak lagi menggunakan atau menjual makanan yang menggunakan bahan formalin," ujar Tedjo.

Lebih lanjut Tedjo mengatakan, pemeriksaan dilakukan secara langsung dihadapan para pedagang. Hal itu bertujuan agar pedagang mengetahui jika bahan olahan makanan yang mereka gunakan mengandung bahan berbahaya yang tidak semestinya digunakan untuk makanan.

"Jadi pedagang bisa mengetahuinya secara langsung dan tidak lagi menggunakan bahan olahan makanan yang biasa mereka gunakan. Kita ingin pedagang berlaku jujur dan menjualan makanan dan minuman yang steril, higienis dan sehat untuk dikonsumsi," imbuhnya.

Masih kata Tedjo, pihaknya tidak akan berhenti untuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah makanan yang dijajakan pedagang di pasar bedug. Bahkan kedepan pihaknya juga akan melakukan sidak langsung ke sejumlah pedagang di pasar.

"Kita akan cari darimana asalnya bahan makanan yang mengandung formalin itu diperoleh para pedagang makanan ini. Dalam waktu dekat kita akan sidak ke pasar, karena para pedagang mengaku membeli bahan olahan makanan tersebut dari pedagang di pasar," tegasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang yang kedapatan menjual makanan mengandung zat formalin mengaku tidak mengetahui jika bahan olahan makanan yang digunakan mengandung formalin. 



Pasalnya, bahan olahan makanan tersebut diperoleh dari pasar. "Mie basah ini saya beli di pasar, saya juga tidak tahu kalau mie basah ini mengandung formalin. Kalau saya tahu pastinya saya tidak akan menggunakannya untuk bahan olahan makanan," tandasnya seraya enggan menyebutkan namanya. (Kendi)

6 Raperda Baru Kota Prabumulih Resmi di Bahas di Tingkat Pansus

PRABUMULIH, DS – Menindaklanjuti penyampaian 6 Raperda baru Kota Prabumulih yang diserahkan walikota Prabumulih, Ir. H. Ridho Yahya, MM, dalam rapat paripurna DPRD kota Prabumulih, Selasa (16/05) lalu, agenda rapat paripurna kali ini kembali digelar untuk mendengarkan penyampaian pandangan umum dari fraksi di DPRD Prabumulih. Rapat Paripurna tentang pandangan umum Fraksi terhadap 6 rancangan peraturan daerah (Raperda) kota Prabumulih dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Prabumulih Ahmad Palo, SE, Senin (29/05/2017).

Keenam raperda tersebut terdiri dari sistem pelayanan kesehatan, penyelenggaraan retribusi pengendalian dan pembangunan menara telekomunikasi, pembangunan rusunawa, pemekaran kelurahan kota Prabumulih, pemanfaatan air limbah domestik, dan pengelolaan aliran sungai dimana keenam poin tersebut telah disampaikan pada pertemuan rapat sebelumnya. Rapat kali ini dihadiri 22 anggota DPRD dari jumlah keseluruhan 25 anggota, ketua DPRD sekaligus pimpinan rapat, wakil DPRD, wakil walikota Prabumulih, H. Andriansyah Fikri, SH., asisten dan staf ahli, sekretaris daerah, kepala SKPD, camat, lurah dan Perangkat Desa.

Dalam rapat Paripurna,fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Golongan Karya (Golkar), Demokrat, Nasional Demokrat (NasDem), Partai Bulan Bintang (PBB), Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan PDIP-PKPI kota Prabumulih, terlihat kompak menyetujui dan mendukung pembahasan keenam raperda tersebut untuk diangkat ke Panitia Khusus (Pansus), yang akan dibentuk pada rapat paripurna selanjutnya.

“6 Raperda dari pertemuan rapat paripurna sebelumnya secara keseluruhan bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat Prabumulih baik dari pelayanan kesehatan yang terpadu, berkualitas, dan dekat dengan masyarakat, dari pembanguan rusunawa untuk memenuhi hak hidup layak warga, pengelolaan air limbah agar terhindar dari dampak kerusakan alam, pemekaran kelurahan Prabumulih agar efektivitas pelayanan perkotaan terjaga, dan pengelolaan aliran sungai melalui DAS (Daerah Aliran Sungai) di Prabumulih untuk meningkatkan perekonomian masyarakat selain mencegah bencana alam yang mungkin terjadi.” Papar Heri Gustiawan, ST ketua fraksi PPP.

Hal yang sama disampaikan dari fraksi Demokrat, Beni, SH. Menurutnya, fraksi demokrat sepenuhnya mendukung dan sepakat pembahasan penetapan ke enam ranperda tersebut di bawa ke tingkat Pansus.

“Kami menyepakati dan mendukung penuh pembahasan penetapan keenam Raperda tersebut dibawa ke tingkat pansus” ujarnya.

Sebelum rapat paripurna diskors, Ir. Heriyanto, MSP., anggota fraksi NasDem melakukan interupsi. Herianto menjelaskan bahwa sebelum pembahasan 6 raperda ditingkatkan ke Pansus ada baiknya perlu menghadirkan tim penyusun naskah akademik demi kelancaran penyusunan peraturan daerah.

Pernyataan ini secara langsung mendapat tanggapan dari Pimpinan Sidang. Terkait melibatkan akademik dalam penyusunan naskah, Ketua DPRD selaku pimpinan sidang mengungkapkan tim penyusun akademik tersebut telah dibentuk dan siap berkoordinasi dengan pansus terkait pembahasan raperda kota Prabumulih.

Status Ratusan Guru PHL SMA Prabumulih Digantung

PRABUMULIH, DS - Setelah pengelolaan SMA dan SMK diambil alih oleh Pemerintah Provinsi, nasib ribuan guru honorer dan pekerja harian lepas (PHL) kian tak menentu. Seperti yang terjadi pada nasib ratusan guru honorer dan PHL SMA dan SMK di Kota Prabumulih.

Nasib mereka kian tak menentu setelah Pemrov mengeluarkan hasil verifikasi guru honor dan PHL. Pasalnya, dari 172 guru honor dan PHL yang diajukan hanya 25 orang yang lulus tahapan verifikasi. Sementara 147 orang diantaranya dinyatakan tidak lulus.

Menindaklanjuti hal tersebut, Wali Kota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM mengaku akan terus memperjuangkan nasib para guru honorer tersebut. Pasalnya, nasib para guru honorer tersebut makin tidak jelas setelah status pengelolaan SMA dan SMK diambil alih pemerintah provinsi.

"Ini yang jadi dilema kita, kalau memang pemprov mau mengambil alih pengelolaannya jangan tanggung-tanggung. Sekaligus sama guru honor dan phl. Jangan sampai nasib mereka jadi tidak menentu," ujar Walikota.

Lebih lanjut Walikota mengaku akan memperjuangkan nasib para guru honorer dan PHL SMA dan SMK tersebut. Kedepan pihaknya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan segera membentuk tim ferifikasi untuk mengupayakan yang terbaik terkait status seluruh guru honorer dan PHL yang tidak lulus ferifikasi di provinsi.

"Tentunya akan kita upayakan nasib mereka, tinggal dari para guru honorernya diminta untuk bersabar. Kita tidak ingin nasib para guru honorer ini tidak menentu. Jangan sampai kita pemerintah ini ibarat kacang lupa kulitnya. Mereka sudah berupaya dan bekerja keras untuk memberikan pendidikan yang terbaik kepada anak didiknya namun disaat seperti ini nasib mereka malah tidak jelas," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs M Rasyid SAg MM menambahkan, belum pastinya nasib status guru honore dan PHL yang tidak lulus ferifikasi di provinsi tidak hanya terjadi di Prabumulih. Hal serupa juga terjadi di kabupaten kota lainnya di Sumsel.

"Prabumulih sendiri yang lolos ferifikasi hanya 25 orang dari 172 orang guru honorer dan PHL. Sementara sisanya 147 dinyatakan tidak lulus, dan mereka meminta kita untuk memperjuangkan nasibnya. Padahal secara keseluruhan ini adalah urusan provinsi," terangnya.

Masih kata Rasyid, tidak lulusnya ratusan guru honorer tersebut lantaran tidak memenuhi kriteria yang telah ditentukan oleh provinsi. Adapun kriteria yang harus dipenuhi tenaga guru honorer dan PHL agar statusnya dikelola provinsi diantara, masa kerja diatas 5 tahun, jam tatap muka 16 jam serta liniear antara mata pelajaran dengan ijazah.

"Nah, yang jadi masalahnya yakni masih banyak tenaga guru honorer yang belum memenuhi kriteria tersebut. Maka dari itu kedepan kita akan bahas kembali masalah status para guru honorer ini," tandasnya, (jal)

Warga Tanjung Raman Gotong Royong Bangun Masjid


PRABUMULIH, DS - Rasa kebersamaan warga Tanjung Raman untuk mendirikan rumah ibadah setidaknya bisa diacungi jempol. Demi memenuhi kebutuhan rohani guna memperbanyak amal ibadah, belasan warga disini tampak bergotong royong mendirikan sebuah bangunan untuk kepentingan ibadah bagi umat muslim di sekitarnya.

Masjid Baitul A'la, demikian pembuatan nama masjid direncanakan dan dibangun diatas lahan seluas  12×12 meter. Kendati dengan dana yang seadanya, semangat para jemaah tidak pernah surut seraya berharap Tuhan menunjukkan jalan atau menunjuk sang dermawan untuk memberikan bantuan agar masjid yang diharapkan dapat berdiri dengan sempurna.

Informasi yang dapat dihimpun, Masjid yang berlokasi dikawasan jalan lingkar Tanjung Raman Prabumulih Selatan Kota Prabumulih ini, dibangun atas ide masyarakat setempat. Tanah masjid juga merupakan hibah oleh warga yakni (Alm) Kartoni.

Lahan ini menurut Rosyid (46) pengurus Masjid yang juga bendahara di panitia pembangunan Masjid Baitul A'la dihibahkan oleh Almarhum pada tahun 1997.

"Sejak dihibahkan pada 1997, baru sekarang pembangunannya mulai dilaksanakan. Ini juga demi kepentingan masyarakat. Dimana warga disini (Jalan lingkar-red) sudah mulai ramai. dan setidaknya dengan didirikannya masjid ini dapat memudahkan warga sekitar untuk beribadah" ujarnya.

Dikatakan, biaya yang sudah dikeluarkan untuk pembangunannya masjid sudah mencapai Rp.10 juta. Tidak lupa ia berharap pihak Pemerintah Kota Prabumulih dapat memberikan bantuan agar Masjid dapat bediri dengan sempurna. (endika)

Ini Pesan Bupati OI Bagi PNS Saat Menjalankan Ibadah Puasa

INDRALAYA, DS - Selama bulan suci Ramadhan tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) menjadwalkan pelaksanaan sholat wajib berjamaah terutama bagi para pegawai dilingkungan Pemkab setempat  diwaktu sholat Dzuhur, Ashar, Isya dan Tarawih bersama di Masjid Agung An-Nur Tanjung Senai Indralaya, hal itu diawali dengan hadirnya Bupati HM Ilyas Panji Alam didampingi Sekda OI H Herman SH, Senin (29/5/2017).

Seusai sholat dzuhur  berjamaah di masjid Agung An Nur Bupati OI HM Ilyas Panji Alam dalam sambutannya mengatakan, selamat menunaikan ibadah puasa dan menghimbau kepada seluruh Pegawai jamaah agar selalu mengikuti sholat berjamaah di Masjid Agung An Nur, yaitu sholat dzuhur, Ashar dimana setiap harinya diisi dengan Tausiah dan malamnya dilanjutkan dengan tarawih bersama.

Sementara itu ‎ceramah agama (tausiah) di hari ketiga di bulan Ramadhan disampaikan Drs. H.Lukmansyah, M.Hum dari dinas arsip dan perpustaan pemkab OI yang mengangkat tema tentang permasalahan stres dan cara mengatasinya.‎

Menurut Lukmansyah dalam mengatasi stres antara lain dengan sholat shubuh berjamaah, perbanyak Istigfar,  sholat tahajjud, menjalankan puasa wajib dan puasa sunnat, membaca Al Quran, menjaga whudu, merasa cukup, pola hidup sederhana dan harus ikhlas.

Selanjutnya kegiatan diisi dengan penyerahan buku agama yang merupakan infaq.


Sholat berjamah dihadiri Bupati OI, Sekda OI, Asisten I,II,III, para SKPD serta jamaah lainnya.(Lbs)

PIRA Gelar Temu Kader dan Baksos di Ogan Ilir

OGAN ILIR, DS - Organisasi sayap Partai Gerindra Sumsel PD Perempuan Indonesia Raya (PIRA) menggelar acara silaturahmi kader dan bakti sosial (Baksos) di Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai pinang kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumsel, acara dibuka Camat Sungai pinang, Saryani S Sos Msi, dilanjutkan sambutan Anggota DPRD Sumsel dapil III (OI/OKI) Hj Riwi Nur Iswanto Spd, kegiatan juga di agendakan sesuai jadwal Reses, baru-baru ini.

Pengurus Daerah Perempuan Indonesia Raya( PD – PIRA ) provisi sumatera selatan  bertatap muka langsung dengan warga yang dikunjunginya untuk mendengarkan aspirasi dari warga sekaligus melihat “home industri” pembuatan alat tangkap ikan jenis Pengilar yang didominasi kalangan ibu ibu dan Lansia desa Pinang Mas.

Menurut Riwi, usai berdialog dengan warga di Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir (OI), warga menyampaikan aspirasinya agar warga diberi pelatihan tentang tatacara pembibitan dan berwirausaha memanfaatkan potensi yang ada, selain itu Dewan dari Gerindra juga diharapkan memperjuangkan pembangunan berupa infrastruktur seperti, perbaikan jalan, pembangunan jembatan, pembangunan dan rehab gedung sekolah, dan persoalan lainnya.

Semenara Anggota DPRD OI Sevvy Yossa SE MM menambahkan,  saat melaksanakan reses di Kabupaten OI  Kader kader Gerinda berkunjung ke Sejumlah tempat untuk berdialog dengan warga.

Seperti di kecamatan Sungai Pinang, banyak aspirasi yang disampaikan warga kepadanya, keluhan warga masih menyangkut infrastruktur jalan dan jembatan, warga juga minta pembangunan gedung baru sekolah, rehab gedung sekolah, honor untuk pemangku adat, masalah penyalahgunaan narkoba dan persoalan lain.

Sedangkan di desa pinang mas warga minta bantuan untuk peningkatan kemampuan pembibitan.
“Di sini sebagian besar penduduk bermata pencaharian sebagai pembuat Pengilar, tetapi cara yang mereka gunakan masih sangat tradisional. Untuk itu mereka minta diberikan pelatihan, agar usaha yang mereka hasilkan lebih berkualitas,” kata Sevvy Yossa

Dalam kesempatan ini,  Ketua PD PIRA Sumsel Hj Riwi Iswanto juga memberikan bantuan kepada Masjid Al Abror desa pinang mas dan sembako kepada masyarakat kecamatan sungai pinang yang diserahkan secara simbolis kepada  Camat Sungai Pinang Saryani S.sos M.Si

Acara silaturrahmi dan Baksos tersebut juga dihadiri anggota DPRD OI dari Gerindra Huzaimi SH dan Pengurus PIRA Kabupaten maupun Provinsi serta ratusan warga berikut tamu undangan lainnya.bersama media ini.(lbs)

Belasan Sekolah di OI Jadi Rujukan dan Model

INDRALAYA,OI - Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Ogan Ilir (OI) menunjuk beberapa sekolah milik Pemerintah di OI untuk menjadi rujukan dan model. Adapun sekolah yang akan ditunjuk nantinya adalah mulai dari SD, SMP dan SMA.

Hal ini akan dilakukan untuk mengenalkan sekolah rujukan dan model kepada sekolah-sekolah lainnya. Sehingga, kedepan untuk pembangunan dan pengembangan sekolah di Kabupaten Ogan Ilir, merujuk kepada sekolah yang sudah ditetapkan sebagai sekolah rujukan dan sekolah model tersebut.

"sekolah rujukan dan model akan segera diperkenalkan kepada sekolah-sekolah lainnya, bahwa inilah contoh sekolah yang jadi rujukan dan model. Sehingga, kedepan pengembangan sekolah lainnya diharapkan mengacu kepada sekolah yang sudah dijadikan rujukan dan model tersebut," ungkap Islah Corei, S.Pd. M.Si,Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah kabupaten Ogan Ilir, kepada media ini diruangannya senin (29/5/2017).

Dikatakan, penunjukan sekolah rujukan bukanlah sembarangan sebab yang merekomendasikan atau yang menentukannya sekolah tersebut layak atau tidaknya adalah dari Kementerian atau pemerintah pusat.

Dimana, pihak Dinas Pendidikan kabupaten sebelumnya mengajukan beberapa sekolah ke pusat. Selanjutnya, tim turun melakukan penilaian ke sekolah yang layak untuk dijadikan sekolah rujukan.

Sedangkan sekolah model, itu yang menentukannya adalah Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Propinsi Sumsel, perangkat dari Kementerian yang ada di propinsi.Dimana sekolah yang dijadikan model ini mulai dari SD, SMP sampai SMA.

Penentuan sekolah model ini lanjut Corei, se‎telah tim dari LPMP turun melakukan penilaian. Adapun SMP yang jadi sekolah rujukan adalah SMP Negri 1 Indralaya, Kecamatan Indralaya, kemudian ada 6 SD Model dan 5 SMP Model, yang berada di kabupaten Ogan Ilir.

"Sekolah rujukan dan sekolah model ini, tentunya melewati tahapan seleksi tim penilai, baik dari pusat maupun dari propinsi. Sekolah yang ditetapkan jadi rujukan dan model ini, merupakan sekolah terbaik, mulai dari fasilitas, sarana prasarana, tenaga pengajar, maupun infrastruktur sekolah," pungkasnya. (lbs)

ADD Cair, Dua Desa di Kecamatan Indralaya Gelar Titik Nol

INDRALAYA, OI– Usai pencairan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) beberapa pekan yang lalu, baru delapan desa yang sudah melakukan titik nol pembangunan jalan setapak.
Di mana pelaksanaannya pihak desa menggundang Camat Indralaya Tarmizi Raye,S.IP. M.Si, kasi PMD,Pendamping Desa dari kabupaten dan kecamatan antara lain Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa( PED), dan Tenaga Ahli Pembangunan Partisitatif( PP)dan Tokoh Masyarakat Desa.

“Tercatat, dari 3 Desa yang telah melakukan Pencairan DD dan ADD di Kecamatan Indralaya, Sejauh ini baru 2 desa yang sudah melakukan titik nol. Desa tersebut adalah Desa Lubuk Sakti, dan Desa Sejaro Sakti" ujar Camat Indralaya Tarmizi, Senin (29/5/2017).

Dijelaskannya, pembangunan DD tahun ini mengacu pada Permendes No 21 tahun 2015 tetang penetapan proritas penggunaan dana desa tahun 2017. Untuk diketahui, DD dan ADD ini difokuskan dengan pembangunan infrastruktur seperti jalan setapak dan tempat pendidikan TK/PAUD.

“Jadi dana ADD dan DD itu harus sesuai dengan Permendes dan harus membangun sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia menghimbau kepada Kepala Desa (Kades) untuk melaksanakan pembangunan sesuai dengan kesepakatan dalam musyawarah desa, supaya tidak menimbulkan kritikan dari masyarakat. Kemudian pelaksanaannya juga harus sesuai dan harus mengutamakan kualitas.

“Dalam pembangunan harus diutamakan itu mutu dan jangan sampai nantinya menimbulkan kritikan dari masyarakat,” himbaunya.

Ia menegaskan jika ada kades yang bermain dan hanya mementingkan kepentingan pribadi seperti tidak melaksanakan pembangunan dan membangun pun asal-asalan sehingga usai dibangun sudah rusak.

“Jika terbukti kades menyelewengkan dana, maka harus dilaporkan ke BPMPD dan Inspektorat, Supaya bisa ditindak tegas,” ungkapnya.
`
Mengingat selama ini Kades selalu disuduti dan selalu diperas untuk meminta uang. Maka untuk menghindari hal tersebut Kades juga memiliki hak untuk melaporkan tindakan itu kepada yang berwajib.

“Jika memang ada yang ingin memeras, maka kades harus laporkan saja kepada yang berwajib, ”pungkasnya. (Lbs)

Bawang Putih Turun, Bawang Merah Mulai Merangkak

GELUMBANG, DS - Hari pertama puasa Ramadhan, suasana pasar Gelumbang tampak lain dari sebelumnya. Hiruk pikuk pasar pagi Gelumbang ini mulai ramai dengan pengunjung hingga ke toko-toko yang berjejer di pinggir jalan Protokol Kota Gelumbang. Selain ingin berbelanja kebutuhan puasa, ramainya pasar juga disebabkan adanya penurunan harga pada sebagian kebutuhan pokok.

Usna (55) Pedagang pasar pagi Gelumbang mengatakan, untuk saat ini harga kebutuhan bahan pokok seperti bawang putih mengalami penurunan. Harga bawang putih yang sebelumnya Rp.75 ribu per kilo kini menjadi Rp. 55 ribu perkilogramnya.

Sementara untuk bawang merah lanjut Usna, sedikit mengalami kenaikan. Jika sebelumnya harga bawang merah berada pada Rp 18 ribu perkilogramnya kini mengalami kenaikan yang signifikan yakni di harga Rp. 18 ribu per kilo.

"Mungkin lantaran banyaknya permintaan kali mas. Yang kedua stok bawang merah terbatas. Dan biasanya sih seperti itu kalau memasuki bulan puasa hingga menjelang lebaran semua harga kebutuhan dapur bisa naik" ujar Una saat dibincangi Duta Sumsel. (red/anil)

Menilik "Jembatan Menuju Syurga" Desa Jambu Gelumbang

MUARA ENIM, DS - Jembatan dengan usia sekitar 25 tahun di desa Jambu Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara enim telah rusak dan amblas dalam beberapa bulan yang lalu. Selain pengarus faktor usia, kenderaan bertonase berat yang kerap melintas menjadi tersangka utama penyebab amblasnya jembatan. Meski kerusakan sudah cukup lama, hingga berita ini diturunkan belum terlihat langkah atau upaya perbaikan dari Pemerintah.

Padahal menurut warga sekitar, kerusakan jembatan yang dikeluhkan pengguna jalan sudah disampaikan ke pemerintah kecamatan dan berharap Keluhan tersebut dapat ditindak lanjuti ke Pemerintah Kabupaten untuk segera diperbaiki seperti sedia kala agar roda perkonomian antar desa dan kecamatan bisa berjalan dengan normal.

Namun faktanya belum terlihat tanda-tanda jembatan akan segera diperbaiki sehingga masyarakat sekitar menamai jembatan tersebut dengan sebutan "Jembatan Menuju Syurga".

Mengapa tidak? Sejumlah pengendara kerap mengalami kecelakaan di jembatan tersebut. Jika tidak hati-hati, nyawa bisa melayang karna tidak sedikit pengendara yang sudah terjatuh saat melintasi jembatan.

Menanggapi permasalahan jembatan yang kerap dikeluhkan pengguna jalan, Fahrul, Sekretaris Desa yang ditemui Duta Sumsel mengungkapkan bahwa kondisi jembatan telah lama disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Dikatakan, pihaknya juga telah menembuskan pemberitahuan tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum Muara Enim dan DPRD Kabupaten Muara Enim untuk segera diperbaiki. Menurut Fahrul, informasi yang diterima, pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Muara Enim akan merealisasikan rencana pembangunan jembatan jambu yang menjadi akses perekonomian warga menuju pusat Kota Gelumbang akan segera dibangun dalam waktu dekat.

"Dari laporan yang kita ajukan beberapa waktu lalu, sebenarnya sudah ada tanggapan dari Pemerintah melalui Dinas Pekerjaan umum Muara Enim. Pembangunan Jembatan sudah dianggarkan pada APBD Perubahan Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2017. Mudah-mudahan tidak ada perubahan lagi sehingga jembatan desa jambu dapat segera dibangun" harapnya. (jun.m/anil)

Pemudik Mulai Ramai Datangi Loket AKDP dan AKAP di Prabumulih

PRABUMULIH, PP – Kepadatan pemudik menjelang bulan ramadhan 1438 H mulai terlihat di loket-loket angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) di Kota Prabumulih. Salah satunya adalah loket Rofelia di seberang Masjid Annuqobah Jalan Jenderal Sudirman dekat Pasar Kota Prabumulih.

Loket tersebut mulai diserbu pemudik yang ingin pulang ke kampung halamanya untuk melaksanakan ibadah puasa pertama bersama keluarga tercinta. Keterbatasan dan minimnya angkutan AKDP yang murah dengan jurusan tertentu memaksa pemudik tahan mengantri berlama-lama menunggu bis angkutan. Meski sebenarnya angkutan tersebut banyak yang tidak layak jalan.

Beda halnya dengan angkutan antar kota antar provinsi (AKAP). Selain jumlahnya yang lumayan banyak, kondisi bisnya juga sangat memadai. Loket angkutan yang satu ini juga tidak ketinggalan mulai ramai didatangi Pemudik jelang H-1 Ramadhan. Seperti Loket Bis Keramat Jati Jurusan Pulau Jawa, Lorena Jurusan Pulau Jawa dan Medan, Rapi Jurusan Medan, Serta Bis Pahala Kencana jurusan Sumatera Pulau Jawa.

"Milih yang murah saja mas, Naik travel agak mahal. Biasalah Bis AKDP kondisinya masih model yang lama. Jauh beda dengan AKAP, selain pilihannya banyak tingkat kenyamanan juga lebih tinggi karna kondisi mobil masih bagus dan layak jalan. Selain itu harga tiketnya juga murah kok" ujar Herman calon penumpang AKDP saat ditemui portal ini Jumat (26/05/2017) di loket AKDP Pasar Prabumulih.

Hal senada juga disampaikan oleh Nurma (32) warga Semendo Muara Enim. Wanita yang bekerja sebagai karyawan toko Seluler di Kota Prabumulih ini berharap kiranya Pemerintah mampu menambah angkutan mudik untuk jurusan Palembang-Muara Enim Semendo. Sejauh ini menurut Nurma, ia harus transit di muara enim untuk kembali melanjutkan perjalanan ke kampung halaman di Semendo darat Muara Enim.

Warga Tanjung Raman Temukan Telur Berlafaz Allah

PRABUMULIH, DS - Evi (36) Warga Kelurahan Tanjung Raman Prabumulih Selatan Kota Prabumulih Sumatera Selatan tiba-tiba dikejutkan dengan penemuan telur ayam bertuliskan kaligrafi berlafaz Allah, Jumat (26/05/2017).

Terkejut bercampur haru pun dirasakan oleh Evi setelah melihat tulisan berbentuk Allah pada salah satu telur yang dibelinya di warung tidak jauh dari rumahnya.

"Telurnya nyaris saja pecah. Karna pagi itu saya ingin membuat sarapan keluarga. Hanya saja saya kaget dengan banyaknya lekukan menonjol di cangkang telur dan apabila diamati mirip kaligrafi lafaz Allah" ujar Evi saat ditemui di RT 06/04 Tanjung Raman.

Mengetahui ada keanehan pada telur yang dibelinya, Evi pun lantas menyimpannya berharap ada ada keberuntungan suatu saat nanti.

"Telurnya akan selalu saya simpan. Biar awet di taruh di lemari es saja. Semoga dengan temuan ini kita dan keluarga besar kiranya selalu ingat dengan kebesaran allah. Dan mudah-mudahan saja ada pertanda baik" pungkasnya.(endika)

Ogan Ilir Raih Opini WTP

PALEMBANG, DS - Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) dibawah kepemimpinan Bupati OI HM Ilyas Panji Alam  berhasil meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Tahun Anggaran  2016 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumsel. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI perwakilan Sumsel Maman Abdulrahman, Jumat (26/5), dikantor BPK RI Palembang.

Prestasi membanggakan itu terkait pengelolaan keuangan yang berhasil diraih OI berkat kerja keras Bupati OI HM Ilyas Panji Alam  didukung oleh Sekda beserta jajaran SKPD Pemkab OI.

Penyerahan penghargaan WTP untuk Pemkab OI berbarengan juga dengan Pemerintah kabupaten/kota lainnya di sumsel penerima opini WTP, seperti Pagaralam dan Prabumulih, disaksikan Anggota tim 5 BPK RI Isma Yatun, Wakil Ketua DPRD OI Wahyudi ST, Sekda OI H Herman SH, dan sejumlah SKPD OI lainnya.

Isma Yatun anggota Tim 5 BPK RI  dalam sambutannya mengatakan  hasil laporan pemeriksaan keuangan pemerintah daerah TA 2016 oleh BPK RI, ia mengapresiasi kepada pimpinan DPRD OI dan Bupati OI yang sama-sama berkomitmen atas anggaran yang transparan dan akuntabel.

Sesuai aturan pemeriksaan APBD atas Pemerintah daerah adalah kewajiban BPK, dan laporan keuangan daerah yang telah diaudit oleh BPK selanjutnya disahkan menjadi peraturah daerah.

" Pada Tahun 2016 ini adalah tahun ke dua akuntansi berbasis aktual. Pemeriksaan mendalam untuk pemberiaan opini WTP adalah pemeriksaan pernyataan profesional. Dan untuk Kabupaten OI BPK RI memberikan opini WTP, sama seperti kota Prabumulih dan Pagaralam,"ujarnya.

Ia menambahkan jika pemeriksaan menemukan adanya potensi kerugian negara dan pelanggaran maka harus diungkap di Laporan hasil pemeriksaan, maka akan berpengaruh dalam pemberian opini atas kewajaran secara keseluruhan.

"Kehormatan bagi saya kepada para kepala daerah yang telah berdedikasi tinggi untuk memperoleh opini WTP. Sehingga mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparasi dalam pengelolaan keuangan sehingga patut di pertahankan. Hasil laporan ini besar manfaat efektivitas pimpinan daerah dalam mengelola sistim dan proses, pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab tertib, efisien, efektif dan akuntabel," jelasnya.

Sambutan Bupati OI HM Ilyas Panji Alam mengatakan mengucapkan terimakasih kepada kepala BPK Sumsel yang pernah berpesan bahwa sebenarnya mudah meraih WTP jangan ada pengecualian masa lalu dan pengecualian masa yang akan datang.

"Selama 10 tahun pemerintahan kabupaten OI yang lalu hanya sekali mendapatkan Opini WTP, dan tahun 2015 tidak sesuai harapan kembali menjadi Wajar dengan pengecualian, namun kali Ini berkat usaha keras seluruh pihak, kita berhasil meraih opini WTP yang pertama kali semenjak kepemimpinan saya bersama jajaran dan hal ini adalah suprise serta syukur yang patut dipertahankan, Karena itu saya ucapkan Terimakasih atas arahan  bimbingan dari BPK Sumsel dan kinerja seluruh SKPD OI," terangnya.(Lbs)

Belum Diresmikan, Pasar Bedug Tugu Kecil Sudah Ramai Dikunjungi

PRABUMULIH, DS – Ramadhan yang dinanti pun tiba, dari hasil sidang isbat yang dipimpin Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin di kantor Kementerian Agama RI, Jakarta, malam ini (26/05), secara resmi menetapkan 1 Ramadhan 1438 H jatuh pada Sabtu, 27 Mei 2017 esok.

Menyemarakkan bulan suci Ramadhan, pemerintah kota Prabumulih, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), mengonsep bantuan sarana dan prasarana bagi masyarakat Prabumulih dalam memenuhi keperluan warganya, terutama kebutuhan rumah tangga, dengan mengadakan Pasar Bedug di tiap tahunnya jelang Ramadhan.

“Kami sangat senang dapat bantuan dari pemerintah tiap tahunnya, mulai dari lokasi khusus untuk kami menjajakan barang dagangan serta meja yang telah disediakan dengan gratis. Semoga pemerintah makin meningkatkan perhatian dan bantuannya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, karena dari sinilah mata pencarian kami bertumpu.” Ujar Lina (52), salah satu penjual sayur matang, saat ditemui Duta Sumsel di lokasi pasar bedug, Taman Tugu Kecik, Prabumulih Timur Jumat (26/05/2017).

Tujuan dipindahkannya lokasi pasar bedug dari masjid Nur Arafah sebelumnya, ialah untuk mengaktifkan salah satu taman kota, ikon kota Seinggok Sepemunyian ini. Pasar bedug bantuan dari pemkot tersebut tidak menarik biaya apapun dari para pedagang yang akan menaruh lapaknya di bawah tenda yang baru dipasang. Taman Tugu Kecil tersebut juga bakal diramaikan dengan kegiatan pasar murah dengan menjual sembako dibawah harga pasar.

pantauan Duta Sumsel, Pihak Disperindag kota menetapkan pembagian lapak jualan secara acak berdasarkan pendataan peserta dagang tahun lalu.

“Ya kami (Pedagang, red) sudah jualan di pasar bedug dari tahun lalu, ini yang didahulukan dapat bagian, karena memang sudah didata dari tahun-tahun sebelumnya. Banyaknya tambahan penjual baru harus bersabar dengan pendataan pembagian selanjutnya.” Tambah Lina.

Dikatakan, pasar bedug Tugu Kecil secara resmi akan dibuka oleh Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM.

“Di lokasi baru ini, kami belum tahu akan ramai atau tidak, tapi semoga akan lebih ramai dari Ramadhan sebelumnya.” Harap Lina.(zah)

Sambut Bulan Suci, PKS Prabumulih Gelar Pawai Ramadhan

PRABUMULIH, DS – Menyambut bulan suci ramadhan 1438 H , DPD PKS Kota Prabumulih menggelar pawai dan tarhib Ramadhan bersama seluruh pengurus partai, anggota maupun simpatisan dan masyarakat. Ratusan peserta tampak antusias mengikuti jalannya rangkaian acara yang dibuka secara langsung oleh Ketua DPD PKS  H. Adhy Chandra, ST Kamis (25/05/2017).

Rute pawai ramadhan di mulai dari kantor DPD PKS jalan Makam Taman Murni kelurahan Gunung Ibul Barat, menuju jalan lingkar air mancur hingga Perempatan kelurahan Gunung Ibul ke arah jalan Padat Karya, patung kuda, kemudian menyusuri jalan Jendral Sudirman menuju titik finish, masjid Nur Arafah, Prabumulih.

“Dengan semarak tema Ramadhan tahun ini, Cinta Ramadhan Cinta Indonesia, kegiatan tarhib dan pawai, penyebaran jadwal imsakiyah dan lembar ucapan, merupakan rangkaian kesatuan agenda kegiatan Ramadhan PKS Prabumulih. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat, khususnya kota Prabumulih, untuk menyambut dengan gembira, penuh suka cita bulan suci Ramadhan, kemudian mengingatkan pemerintah dan aparat untuk menertibkan tempat-tempat yang bersifat mengganggu dan merusak kekhusukan, kenikmatan, dan kesucian bulan Ramadhan.” Jelas H. Adhy Chandra, ST Ketua DPD PKS Prabumulih, saat ditemui Duta Sumsel di lapangan.

Peserta pawai Ramadhan dipadati oleh pengurus, kader, dan simpatisan PKS Prabumulih. Pengkoordinasian pihak panitia penyelenggara DPD PKS dengan pihak keamanan kota untuk mengawal kegiatan di jalan raya menambah kondusif situasi dan kondisi lapangan sehingga hak pengguna jalan lain tetap nyaman dan tidak terganggu dengan adanya kegiatan tersebut.(zah)

Begini Gaya Bupati OI Saat Tinjau Jalan Rusak

OGAN ILIR, DS – Menindaklanjuti banyaknya laporan masyarakat terkait rusaknya infrastruktur jalan di wilayah yang dipimpinnya, Bupati Ogan Ilir H M Ilyas Panji Alam turun langsung ke lapangan melakukan peninjauan. Uniknya, orang nomor satu di Kabupaten OI tersebut melakukan peninjauan jalan rusak dengan menunggangi motor trail bersama rombongannya.

Tanpa takut terjatuh dan kotor, Ilyas dengan santai menyusuri jalan lingkungan untuk mengetahui ruas jalan yang rusak.

Dalam kesempatan itu, Ilyas mengaku sengaja menggunakan motor trail untuk meninjau jalan rusak agar lebih leluasa. Menurutnya, rusaknya jalan lebih terasa bagi pengguna kendaraan roda dua. Untuk itu ia bersama dengan anak buahnya memilih melakukan peninjauan secara langsung dengan menunggangi motor trail.

“Untuk mengetahui rusaknya jalan ini tidak cukup dilihat dari dalam mobil saja. Kalau pakai motor kan bisa lebih tahu bagaimana kondisi jalan yang sebenarnya dan apa yang dirasakan oleh pengguna jalan,” ujar Ilyas saat dibincangi disela-sela kegiatan tersebut, Rabu (24/5).

Ilyas mengaku, infrastruktur jalan merupakan urat nadi dalam pembangunan daerah. Untuk itu, dirinya berkomitmen segera melakukan perbaikan jalan rusak yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

“Anggaran di PU untuk perbaikan jalan kan ada, tinggal kita bagi peruntukkannya. Makanya itu kita lakukan pengecekan lokasi mana yang memang benar-benar butuh untuk dilakukan perbaikan,” imbuhnya.

Masih kata Ilyas, adapun wilayah yang menjadi sasaran peninjauan dirinya yakni jalan lingkungan di wilayah Kecamatan Lubuk Keliat, Payaraman, Muarakuang dan Rambang Kuang.

“Kita berharap perbaikan dapat segera dilakukan, secepatnya tahun ini sudah ada paket perbaikan jalan yang bisa dilaksanakan,” katanya.

Sementara itu, Camat Lubuk Keliat, Syafroni, SE MSi menjelaskan, kerusakan jalan di wilayahnya sudah berlangsung cukup lama. Namun belum ada upaya untuk perbaikan sehingga kerusakan jalan pun semakin parah.

“Masyarakat pun juga sudah banyak yang mengeluh dan meminta untuk dilakukan perbaikan. Laporan ini langsung ditidaklanjuti oleh Bupati yang turun ke lokasi bersam rombongannya untuk melakukan pengecekan. Semoga dengan ditelusurinya jalan-jalan rusak oleh bupati maka akan menjawab semua keluh kesah masyarakat,” tandasnya. (Bis)

SMAN 3 Prabumulih Targetkan 60 Persen Kelulusan Masuk PTN

PRABUMULIH, DS – Tercatat sebanyak 50 persen siswa SMAN 3 (Smanti) Kota Prabumulih berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN) di wilayah Indonesia. Pencapaian tersebut dapat diraih pada tahun ajaran 2015-2016. Dimana sebanyak 50 dari 139 siswa mampu menembus PTN melalui jalur undangan.

Demikian disampaikan Kepala Sekolah SMAN 3 Kota Prabumulih Karwono S.Pd saat disambangi Duta Sumsel di ruang kerjanya Rabu (24/05/2016).

Melihat hasil yang menggembirakan ini, pihak SMAN 3 Prabumulih 2017 ini  akan menargetkan sebanyak 60 persen lulusannya kembali bisa masuk ke PTN.

"Tahun 2016, dari 139 jumlah keseluruhan anak kelas XII 50 persen dinyatakan memenuhi kriteria untuk masuk di perguruan tinggi yang ada di indonesia dengan jumlah sebanyak 40 siswa. Selebihnya terserap di perguruan tinggi swasta (PTS)" ujar Karwono

Dikatakan, 40 orang siswa yang diterima di jalur undangan atau seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN). Tidak seluruhnya diterima di Universitas Sriwijaya (Unsri). Selebihnya lanjut Karwono, ada juga di Unila, Polsri, Polban, Poltek Maritim Semarang, ITB, IPB dan UIN dulu IAIN (red).

"Kedepannya kita berharap jumlah tersebut bisa bertambah lagi sehingga SMAN 3 Kota Prabumulih mampu menjadi contoh terbaik di Kota Prabumulih dan Provinsi Sumsel pada umumnya" ujar Karwono.

Ditambahkannya, sekolah hanya menjadi wadah dan jembatan pendidikan, selebihnya tergantung usaha anak-anak dalam menentukan masa depan mereka kelak, pungkasnya.

Ditempat terpisah, Risa Meilani bersama rekannya Novianti salah seorang mahasiswi yang berprestasi masuk melalui jalun SNPTN dan berhasil di terima di IPB mengaku sangat bangga dengan pencapaian yang diraih.

"Alhamdulilah Kak. Pencapaian tersebut tentunya bukanlah hal yang mudah. Dengan belajar secara sungguh-sungguh serta bimbingan para guru kami mampu mencapai perguruan tinggi yang kami inginkan. Mudah-mudahan langkah atau keberhasilan ini dapat kemudian dilanjutkan oleh adik-adik kami kelak" ujar Risa dan di aminkan oleh Novianti. (red/ken)

Ratusan Mustahiq Terima Paket Sembako

PRABUMULIH, DS – Menjelang bulan Ramadhan 1438 Hijriah, Pemerintah Kota Prabumulih bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Prabumulih menyalurkan sebanyak 400 paket sembako. Penyaluran paket sembako diserahkan langsung Wali Kota Prabumulih yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M Kowi SSos MSI di Pendopoan Rumah Dinas Walikota, Rabu (24/5).

Dalam kesempatan itu, M Kowi menuturkan, bantuan paket sembako merupakan bentuk kepedulian Pemkot Prabumulih terhadap masyarakat kurang mampu. Adapun pendanaan dalam program penyerahan bantuan paket sembako tersebut berasal dari dana zakat yang dikelola oleh BAZNAS Kota Prabumulih.

“Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahunnya menjelang Ramadhan. Tujuannya dalah untuk saling berbagi kepada masyarakat kita yang kurang mampu. Bantuan yang diberikan memang tidaklah mencukupi, namun setidaknya dapat meringankan beban saudara kita yang kurang mampu,” ujar M Kowi dalam sambutannya.

Lebih lanjut, pria yang digadang-gadangkan bakal mendudukui jabatan Sekda Kota Prabumulih itu menuturkan, sudah banyak bentuk program kerja BAZNAS dalam memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu. Tidak hanya berupa paket smebako, namun program lainnya seperti bangun rumah baru, bedah rumah serta kegiatan social lainnya yang dibutuhkan masyarakat.

”Dana yang dikumpulkan berasal dari pegawai dan masyarakat, hasilnya pun juga untuk kemaslahatan masyarakat khususnya suadara kita yang kurang mampu. Kita berharap program BAZNAS dapat terus berjalan dan bersinergi dalam membantu program Pemerintah Kota Prabumulih,” tuturnya.

Ketua BAZNAS Kota Prabumulih, Najamuddin SAg melalui Wakil Ketua BAZNAS, Ibnu Hadjar SAg menambahka, dalam penyaluran bantuan paket sembako tersebut pihaknya telah melakukan pendataan di 37 kelurahan dan desa. Adapun paket sembako yang diberikan diantaranya 15 kilogram beras, 2 kilogram gula pasir, 2 kilogram minyak goreng dan mie insntan.

“Masing-masing penerima bantuan (Mustahiq, red) juga diberi uang saku Rp20 ribu. Untuk dana bantuan paket sembako ini kita alokasikan dana senilai Rp96,7 juta. Ini merupakan agenda tahunan yang digelar oleh BAZNAS,” terangnya.

Sugeng (26), warga Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, mengaku sangat berterimakasih atas program bantuan paket sembako yang digelar BAZNAS. Melalui bantuan paket sembako itu ia merasa sangat terbantu.

50 Pelajar SMPN 02 Lulus Jalur Prestasi

PRABUMULIH, DS – Sebanyak 50 orang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 02 Kota Prabumulih dinyatakan lulus jalur prestasi. Hal itu dilihat dari indeks prestasi yang diraih para siswa setelah mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang digelar serentak beberapa waktu lalu. Atas prestasi yang telah diraih oleh 50 siswa tersebut, mereka bisa langsung diterima di SMA tanpa melalui tes penerimaan siswa.

Kepala Sekolah (Kepsek, red) SMPN 02 Riyantini SPd MM melalui Wakil Kepala Sekolah Riky saat dikonfirmasi mengatakan, dari 266 murid kelas IX yang mengikuti UNBK 100 persen dinyatakan lulus. Kelulusan seluruh siswa merupakan bentuk keseriusan pihak sekolah dalam memacu mutu pendidikan berbasis komputer. Mengingat proses kelulusan siswa dilakukan dengan cara mengikuti ujian menggunakan komputer.

”Tidak hanya guru, siswa pun juga dilatih untuk menggunakan komputer yang diterapkan dalam UNBK. Alhamdulillah dalam pelaksanaan UNBK ini tidak ada masalah, karena kita telah membekali siswa dengan melakukan sosialisasi sebelum pelaksanaan UNBK,” ujarr Rikysaat dikonfirmasi, Rabu (24/5).

Adapun SMA yang menjadi rayon SMPN 02 sambung Riky diantaranya,  SMAN 1, SMAN 02 dan SMAN 03. Meski demikian sejumlah sekolah ungulan di luar Prabumulih pun juga menjadi lirikan bagi sejumlah siswa berprestasi.

”Seperti  sekolah unggulan SMA Negeri 17 Palembang dan MAN 02 Palembang. Tinggal kesiapan dari siswa yang bersangkutan untuk memilih sekolah mana yang menjadi favorit mereka. Namun yang pasti mereka sudah memiliki peluang untuk masuk tanpa melalui jalur tes,” terangnya.

Sementara itu, Lutfiah Afifah satu diantara siswa berprestasi di SMPN 02 mengaku sangat puas dengan hasil UNBK yang telah diikutinya. Meskipun demikian ia masih belum bisa memilih SMA mana yang akan menjadi pilihannya.

“Masih bingung, karena rayon SMA kita semuanya adalah sekolah favorit. Orangtua juga tidak memaksakan saya harus masuk sekolah yang mana. Yang jelas saya merasa bangga bisa masuk SMA melalui jalur prestasi. Karena tidak semua siswa bisa masuk SMA melalui jalur prestasi,” tandasnya seraya mengaku bangga menjadi alumni SMP N 02. (Kendi)

Server Disusupi Virus, Layanan Samsat Prabumulih Lumpuh Total

PRABUMULIH, DS - Ratusan wajib pajak yang hendak mengurus dokumen pajak kendaraan bermotor di Kantor Samsat unit layanan badan (UPTB) Prabumulih Rabu (24/05/2017) mau tak mau harus kecewa.

Sistem jaringan online dari server pusat di Palembang diduga disusupi virus mengakibatkan sebahagian sistem tidak berfungsi dengan baik. Tak pelak, kejadian ini mengakibatkan pelayanan pajak di sejumlah daerah menjadi terganggu termasuk di Samsat UPTB Prabumulih.

Pelayanan pajak kenderaan bermotor di kantor yang bersebelahan dengan Kantor Walikota Prabumulih itu tampak lumpuh total. Bahkan, kondisi tersebut sudah berlangsung sejak dua hari lalu, tepatnya pada Senin (22/05/2017) kemarin.

Kepala UPTB Samsat Prabumulih, H Efriliansyah melalui Kasubbag TU, Yustika SKom saat dikonfirmasi mengakui jika pelayanan samsat terganggu lantaran terjadi kerusakan server yang ada di Samsat Palembang.

"Entah kenapa, kerusakan itu juga berdampak ke daerah seluruh Sumsel. Kami pun tidak bisa melayani wajib pajak secara keseluruhan" ujarnya kepada wartawan di ruang kerjanya Rabu (24/05/2017).

Yustika menjelaskan, meskipun terganggu secara keseluruhan namun pihaknya tetap melayani para wajib pajak yang sudah mendekati jatuh tempo. Sementara untuk pelayanan lainnya terpaksa harus ditunda untuk sementara waktu.

"Untuk pendaftaran baru maupun pelayanan balik nama kendaraan (BBN), dan pembayaran pajak kendaraan yang belum jatuh tempo, tidak bisa kami layani. Namun yang diutamakan adalah yang sudah memasuki jatuh tempo, karena pencatatannya pun dilakukan secara manual. Dalam sehari ada sekitar 100 sampai 120 wajib pajak yang sudah jatuh tempo," terangnya.

Meskipun terjadi kerusakan pada server layanan samsat, dirinya menegaskan hal tersebut tidak merugikan para wajib pajak yang sudah jatuh tempo. Mengingat kondisi tersebut terjadi secara keseluruhan daerah se Sumsel.

"Lumpuhnya sudah berlangsung sejak Senin lalu. Sekarang pun juga masih belum terkoneksi secara online ke Palembang. Karena seluruh data turut hilang di server khususnya data di tahun 2016. Namun, mudah-mudahan pelayanan bisa kembali normal dalam waktu dekat. Paling tidak Jumat nanti sudah bisa berjalan normal karena sudah dalam masa perbaikan," bebernya.

Disinggung terkait penyebab kerusakan sever tersebut, Yustika mengaku tidak tahu secara pasti. Sebab kerusakan terjadi di Samsat Provinsi. Namun, dari informasi yang ia peroleh, kerusakan terjadi lantaran serangan virus yang menyusupi sistem aplikasi server samsat.

Proteksi Bahaya Narkoba, KPKN Ajak Semua Pihak Lakukan Aksi Nyata

PRABUMULIH, PP - Narkoba merupakan masalah yang sangat luar biasa yang di hadapi negara-negara yang ada di dunia termasuk Indonesia, oleh karna itu Komunitas Peduli Korban Narkoba (KPKN) Kota Prabumulih Mempunyai visi yang mulia yaitu

“menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba” merupakan tujuan dari terbentuknya Komunitas Peduli Korban Narkoba (KPKN) Kota Prabumulih.

KPKN Kota Prabumulih yang terbentuk tanggal 15 mei 2016 merupakan sebuah wadah komunitas pembinaan korban narkoba dan berupaya untuk mencegah narkoba melalui sosialisasi tentang bahaya narkoba yang melibatkan berbagai elemen masyarakat terutama pelajar.

Musyawarah yang berlangsung selasa (23/05/2017) bertempat di Gedung Kesenian Rumdin Walikota Prabumulih, dihadiri oleh berbagai pihak, diantaranya staff jajaran pemerintah kota, BNN Kota Prabumulih, kepolisian kota, komunitas, tokoh agama, serta perwakilan pelajar di kota prabumulih.

Dalam Musyawarah kerja KPKN-1 Tahun 2017 yang  mengangkat tema : “tingkatkan Sumber Daya Manusia dan Kontribusi Nyata KPKN Dalam Upaya Menyelamatkan generasi Bangsa dan Bahaya Narkoba, “ ketua KPKN Kota Prabumulih Suyatin  dalam sambutannya mengatakan  bahwa ,” Narkoba merupakan musuh bangsa yang harus di perangi oleh  seluruh elemen masyarakat dan mengajak kepada semua pihak untuk berperan aktif di dalam melakukan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan narkoba diseluruh wilayah indonesia, khususnya kota prabumulih,” (23/05/2017).

Semenjak terbentuknya KPKN Kota Prabumulih satu tahun yang lalu, telah banyak yang dilakukan  komunitas ini  berupa berbagai kegiatan posistif, kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab bagi generasi muda, pelajar, kalangan remaja dan masyarakat luas, seperti KPKN Kota Prabumulih memiliki binaan diantaranya Gerakan Bocah Anti Narkoba (G-BAN) dan Gerakan Pelajar Anti Narkoba (G-PAN) yang banyak melakukan kegiatan positif diantaranya, mengkampanyekan bahaya narkoba melalui jalan santai, melakukan pembinaan dan penyuluhan bahaya narkoba di kalangan pelajar dan lain sebagainya.

Adapun harapan KPKN kota prabumulih yaitu Mengajak semua pihak untuk memerangi narkoba, baik dari pemerintah, masyarakat, pelajar, mahasiswa, tokoh agama dan semua pihak termasuk media yang merupakan penyambung suara rakyat untuk bergerak dan dan melawan narkoba secara bersama-sama. (rahmi)

Keharuan Warnai Acara Pelepasan Siswa/i Smp Negeri 02 Prabumulih.

PRABUMULIH, DS - Suasana meriah tampak terlihat di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 02 Prabumulih dalam kegiatan pelepasan siswa kelas IX. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs H M Rasyid SAg MM diwakili Kabid Pembinaan SMP Irawan Supmidi, SPd MM, Kepala Sekolah SMP N 02, Riyantini, SPd MM, sejumlah guru, orang tua wali dan murid.

Melalui acara pelepasan siswa tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs H M Rasyid SAg MM yang diwakili Kabid Pembinaan SMP, Irawan Supmidi SPd MM menyampaikan apresiasinya atas prestasi yang telah diraih seluruh siswa dalam menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputers (UNBK). Mengingat seluruh siswa-siswi dinyatakan lulus 100 persen dalam mengikuti UNBK tersebut.

"Ini merupakan langkah awal bagi anak didik kita untuk menuju jenjang pendidikan lebih tinggi. Karena perjalanan kalian (pelajar, red) belum berakhir sampai di sini," ujar Supmidi dalam sambutannya, Selasa (23/5).

Lebih lanjut Supmidi berpesan agar para siswa tidak terlalu euvoria dalam merayakan kelulusan. Ia meminta agar perayaan kelulusan dapat dilakukan dengan hal-hal yang bersifat positif.

"Jangan sampai usaha dan jerih payah kalian jadi sia-sia. Tidak harus dirayakan dengan pesta pora atau bahakan melakukan aksi corat-coret pakaian seperti pada umumnya. Lebih baik seragam yang sudah tidak digunakan disumbangkan kepada mereka yang membutuhkannya," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMP N 02 Riyantini menambahkan, tahun ini SMP N 02 melepas siswanya sebanyak 266 orang. Diraihnya tingkat kelulusan siswa 100 persen tidak terepas dari kerja keras para guru yang telah mendidik dan membina siswa dengan memberikan materi dan pelajaran berbasis komputer.

"Karena guru dituntut untuk menguasai komputer. Guru tidak boleh gaptek seiring perkembangan zaman khususnya didunia pendidikan," teranganya.

Disamping itu juga peran orang tua juga tidak terlepas dari prestasi yang telah diraih para siswa. Atas kepercayaan orang tua siswa yang telah memilih SMP N 02 sebagai sekolah pilihan.

"Kita berharap kerjasama orang tua dengan sekolah. Karena tanggung jawab anak adalah tanggung jawab bersama. Khususnya dalam hal pendidikan," tandasnya. (Kendi)

KPKN Prabumulih Siap Bersinergi Dengan Pemerintah Tekan Peredaran Narkoba

PRABUMULIH, DS - Pembukaan Musyawarah Kerja (Musker) ke-1 oleh Komunitas Peduli Korban Narkoba atau KPKN kota Prabumulih digelar di Gedung Kesenian Rumdin Walikota Prabumulih, Selasa (23/05/2017).

Acara pembukaan tersebut berlangsung meriah dengan diawali penampilan orasi Gerakan Bocah Anti Narkoba (G-BAN) dan atraksi Gerakan Pelajar Anti Narkoba (G-PAN).

Suyatin selaku ketua harian KPKN dalam laporannya memaparkan bahwa KPKN merupakan komunitas pertama di Prabumulih yang bergerak dalam program membantu kesembuhan pengguna narkoba agar dapat berangsur pulih, beraktifitas sosial normal, dan berperan dalam pembangunan kota.

"Selain tindak kuratif, preventif sedini mungkin pun menjadi misi kuat KPKN yang berdiri sejak 15 Mei 2016 dan telah memiliki akta notaris  Nomor 20 tanggal 18 Agustus 2016, Notaris Rifki Baday SH, M.Kn, Surat Keterangan Terdaftar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Prabumulih Nomor: 220/13/KESBANGPOL.IV/2016" ujarnya.

Dikatakan, menjalin mitra kerja bersama dengan BNN kota maupun Sumsel diharapkan agar penindakan pengguna narkoba saling melengkapi. Selain itu, KPKN juga telah menjalin MoU dengan beberapa yayasan, sekolah tingkat pertama dan atas di kota Prabumulih sebagai generasi binaan KPKN.

"Kedepan kami berharap kerjasama juga akan terjalin di tingkat struktural, internal maupun eksternal untuk menggalakkan program pencegahan dan pemulihan narkoba di Kota Prabumulih dan Sumsel pada umumnya" ujar Suyatin.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Dewan Pembina KPKN Kombes Pol H Munandar Bakri SH, MH. Perwira menengah itu menyambut baik penyelenggaraan muswarah kerja yang digelar oleh KPKN Kota Prabumulih.

"Dengan adanya KPKN di Prabumulih, diharapkan menjadi cikal bakal tumbuhnya komunitas-komunitas serupa di daerah lain sehingga perang terhadap narkoba beriring serentak." ujar Kombes Munandar.

Sementara itu, Ir. Ridho Yahya, MM, selaku ketua Dewan Penasihat KPKN Kota Prabumulih melalui Asisten I Pomkot Prabumulih M. Kowi, S.Sos mengapresiasi visi misi KPKN,

"Kami sangat mengapresiasi dengan adanya inisiatif berdirinya komunitas pertama dan satu-satunya di Prabumulih dalam peran pencegahan dan penyembuhan kasus narkoba. Ini merupakan suatu inovasi baru dalam hal antisipasi dini penyebarluasan pengaruh narkoba, kami selaku pihak kepemerintahan akan mendukung penuh KPKN agar dapat menjadi contoh untuk yang lain"ujarnya seraya membuka secara resmi Musawarah Kerja KPKN.

Musker KPKN I 2017 Kota Prabumulih dihadiri oleh walikota Prabumulih yang diwakili oleh Asisten I Tata Pemerintahan Pemerintah Kota Prabumulih, Kepala SKPD, Kepala BNN Kota, Kapolres Prabumulih, tokoh agama, masyarakat, dan beberapa Komunitas kepemudaan di Kota Prabumulih. (red/zah)

Cegah gejolak antar binaan, Rutan Prabumulih Lakukan Antisipasi Dini.

PRABUMULIH, PP - Mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, seperti kerusuhan dan tahan kabur yang terjadi di beberapa rutan di Indonesia belum lama ini, misalnya yang terjadi di rutan sialang bungkuk, riau, kepala rutan kelas II B Prabumulih, Ronaldo Devinci Talesa, Amd, Ip, SH. Mengatakan pihaknya akan lebih Waspada.

“Kami akan lebih waspada dan bekerja keras lagi untuk menghindari kejadian yang tak di inginkan,” Ujarnya, Senin (22/05/2017)

Antisipasi itu di mulai dari memperhatikan kondisi warga binaan, misalnya untuk kesehatan warga binaan, setiap pagi di lakukan senam pagi warga binaan yang dilakukan secara bergilir tiap-tiap blok.


Adapun utnuk mengalihkan pikiran-pikiran negative para tahanan, pihak rutan bekerjasama dengan sejumlah komunitas yang melakukan kegiatan pengajian rutin, pelatihan membuat kaligrafi, dan pelatihan pertukangan yang bekerjasama dengan pemerintah daerah.

"Untuk meningkatkan pengamanan dari hal-hal yang tidak diinginkan, pihak Rutan telah menjalin kerjasama dengan Polres Kota Prabumulih dan BNN Kota Prabumulih untuk mengawasi dan melakukan sidak rutin di rumah tahanan Kelas II B Prabumulih. Hal ini tentunya sangat membantu petugas-petugas Rutan dalam megantisipasi terjadinya gejolak dan kerusuhan di dalam rutan" ujarnya.

Untuk saat ini, jumlah tahan yang ada di rutan kelas II B Prabumulih  berjumlah 350 orang tahanan, dari kapasitas yang sebenarnya yaitu 150 orang tahanan. "Sebenarnya rutan saat ini dalam kondisi overload tapi masih dalam batas toleransi, artinya tidak terjadinya desak-desakan di dalam blok tahanan.sehingga unsur-unsur terjadinya provokator di dalam tahanan dapat diminimalisir dan di cegah.”jelasnya.

Ronaldo juga menuturkan yang menjadi kendala saat ini yaitu kurangnya SDM atau petugas- petugas pegawas rutan, sarana dan prasana seperti gedung baru, dan fasilitas-fasilitas lainya yang mendukung, hingga ia berharap dukungan dari pihak-pihak terkait.