NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan

Terkesan Dengan Taman Edagi, IIPK Bank Sumsel Babel Akan Tebar Ikan Dikunjungan Berikutnya.


PRABUMULIH, Ds -- Keasrian dan kesejukan serta pesona alami yang ada di taman Eduagroekologi (Edagi) yang berada di kelurahan Gunung Ibul Barat (GIB), Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, menarik perhatian warga kota tetangga.


Taman Edagi ini, menyediakan fasilitas umum untuk pengunjung bersantai maupun berfoto sembari memberikan makan ikan yang berada di selokan yang kini sudah di ubah menjadi kolam ikan dalam paret (budikdampret).


Selain itu, taman Edagi sering di kunjungi oleh dinas-dinas terkait kini giliran Ikatan Istri Pegawai dan Karyawati Bank Sumsel Babel cabang Prabumulih yang merasakan keseruan memberi makanan ikan Mas dan Nila di aliran air gorong-gorong peninggalan Belanda tersebut.


Hj Imela Guswindari Lubis ST MM selaku Ketua IIPK  Bank Sumsel Babel Prabumulih mengaku merasa terkesan dengan taman hasil karya warga kelurahan Gib tersebut. 


" Kami merasa terkesan melihat keindahan dan keasrian alami di taman Edagi ini. Apalagi ditegah kota seperti ini, sangat jarang bisa ditemukan suasana alam seperti yang ada di taman Edagi ini," ujar Imela ketika mengunjungi taman Edagi usai merayakan hari ulang tahun IIPK ke-20, Senin (17/01/2022).







Istri dari pimpinan Bank Sumsel babel Tian Kadaumpu Yamin ini begitu antusias untuk bisa ikut andil melestarikan suasana alam yang ada di taman Edagi dengan memberikan bibit ikan untuk bisa di kembang biak kan sehingga nantinya bisa menjadi bermanfaat bagi pengelola taman khususnya masyarakat sekitar.


" Tadi kita tidak tahu kalau boleh memberikan bibit ikan, kalau memang boleh nanti di kunjungan berikutnya insyaallah kami akan membawa bibit ikan untuk dikembangkan di Budikdampret," ujarnya lebih lanjut sembari terus memberi ikan makanan yang sebelumnya dibeli di kantin UMKM yang berada di taman Edagi.


Perempuan cantik yang bekerja sebagai salah satu ASN di lingkungan Pemprov Sumsel ini juga mengajak semua masyarakat untuk datang dan berpartisipasi melestarikan taman Edagi agar bisa terus menjadi wahana berlibur sekaligus belajar mencintai lingkungan.


" Kami IIPK Bank Sumsel Babel mengajak semua masyarakat untuk datang dan menikmati keasrian di taman Edagi," pungkasnya.


Reporter:Heru


Editor: Laili

Keroyokan, OPD Muba Optimalisasi Objek Wisata Danau Ulak Lia Sekayu


Muba- DS. Jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat bersama dalam rangka, optimalisasi Objek Wisata Danau Ulak Lia Sekayu agar menjadi rekreasi wisata andalan di Bumi Serasan Sekate, di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Muba, Selasa (28/12/2021).


Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP melalui Kadispopar Muba Muhammad Fariz SSTP MM yang memimpin rapat tersebut mengatakan pengembangan Danau Ulak Lia harus dilakukan agar Kabupaten Muba memiliki objek wisata unggulan yang dikelola oleh pemerintahan daerah sendiri.


"Semoga, seperti harapan kita bersama, Danau Ulak Lia akan semakin indah dan menjadi ikon pariwisata kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin dan menarik wisatawan luar untuk mengunjunginya," ujar Kadispopar Muba selaku penanggung jawab destinasi Wisata Danau Ulak Lia Sekayu.


Sementara, Kepala BPBD Muba Jhoni Martohonan AP diwakili oleh Sekretaris BPBD Syamsul Rizal  

sangat mendukung serta mengapresiasi keinginan untuk bisa mengoptimalisasi Objek Wisata Danau Ulak Lia. 


"Untuk itu, kami siap membantu dan memfasilitasi segala kebutuhan sesuai dengan tugas dan fungsi. Kami akan mengkaji keamanan dan keselamatan pengunjung terhadap rencana hiburan permainan air di objek wisata tersebut,"ungkapnya.



Dukungan yang sama juga di sampaikan oleh Kepala Dinas

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muba Azizah melalui Kasi Promosi dan Pemitraan Pemasaran Disperindag Susriarti SSTP, adapun support yang dilakukan untuk membuat Danau Ulak Lia Sekayu menjadi rekreasi wisata andalan dan menjadi pilihan wisata terbaik baik. 


"Nantinya kami akan melakukan penempatan kios-kios UMKM untuk para pedagang lokal di Danau Ulak Lia. Hal ini dilakukan tentunya untuk lebih menghidupkan suasana wisata dan menumbuhkan perekonomian yang ada disekitar," tandasnya.


Dalam rapat ini diutarakan seluruh Perangkat Daerah Kabupaten Muba yang terkait akan mendukung pengembangan Danau Ulak Lia sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Ungkapnya ( Rian )

Walikota Prabumulih Resmikan Taman Edu Argro Ekologi Kelurahan GIB


Prabumulih - Di pengujung Tahun 2021, Taman Edu Agro Ekologi (Edagi) yang berada di Kelurahan Gunung Ibul Barat (GIB), Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih diresmikan sekaligus di tinjau langsung oleh Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM beserta jajaran.


Hasilnya, Taman yang merupakan Inovasi dari pihak Kelurahan GIB tersebut mendapatkan apresiasi maupun pujian dari Walikota Prabumulih.


"Ini bentuk Inovasi dari Kelurahan GIB yang di tunjukkan ke kita. Salah satu yang kita sambut Positif itu Inovasi Budidaya Ikan dalam paret atau selokan itu, karena selama ini Paret adalah tempat yang mubazir, dan identik dengan kekotoran maupun kekumuhan. Sekarang dengan Inovasi tersebut paret nya jadi bersih. Buktinya, ikan bisa hidup di sana," terang Ridho Yahya kepada awak media usai acara peresmian, Kamis (23/12/2021).


Selain itu, ia berharap bahwa, taman tersebut tidak hanya di jadikan tempat rekreasi, namun taman tersebut juga dapat meningkatkan ekonomi warga, terutama warga sekitar taman.


"Seperti budi daya ikannya di tambah, jadi di sini warga bisa berkreasi sekaligus membeli ikan segar," ucapnya.


Lebih lanjut Ridho menerangkan, jika pihak Kelurahan memerlukan bantuan untuk lebih memajukan taman tersebut, dirinya siap untuk membantu.


"Sepanjang mereka mengajukan, pasti siap kita bantu. Namun mudah-mudahan tidak. Serta kami harapkan setiap Kelurahan yang ada di Kota Prabumulih terus berinovasi seperti ini," tukasnya.


Sementara itu, Lurah Gunung Ibul Barat (GIB) Joko Arif Trianto Amd menerangkan bahwa, taman tersebut di bangun dengan beberapa konsef yaitu Sarana Edukasi bagi masyarakat, pertanian, pemanfaatan lahan, budidaya ikan dan lain sebaginya.


"Jadi, dari pembibitan hingga menjadi olahan ada di taman ini. Dan taman ini juga kita bangun dengan memanfaatkan barang-barang bekas serta kerjasama dari beberapa perusahaan di Kota Prabumulih," ucapnya.


Kedepan, lanjut Arif, taman ini akan terus dikembangkan sehingga menjadi pusat perekonomian, terutama bagi masyarakat Kelurahan GIB.


"Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan apa yang kita harapakan. Dan kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak lain yang sudah membantu maupun mensuport berdirinya taman-ini," ungkapnya.

Jalin Keakraban Dan Tingkatkan Kreativitas, PPBI Prabumulih Gelar Jemur Bonsai.



PRABUMULIH,


DS-- Mata penggunjung yang akan makan dan minum di RM Lombok Ijo yang berada di Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Muara Dua Prabumulih Timur, Kota Prabumulih dimanjakan dengan sejumlah tanaman Bonsai.



Puluhan Bonsai cantik nan menawan dari berbagai jenis tanaman dan berbagai tampilan nampak berjejer dalam acara jemur bonsai yang di gelar oleh Persatuan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kota Prabumulih yang di gelar selama dua hari, yakni, tanggal 06-07 Februari 2021.



Jemur Bonsai sendiri menurut Edi Arab selaku Ketua Pelaksana kegiatan merupakan kegiatan rutin dari PPBI sebagai ajang silaturahmi dan menambah wawasan Pebonsai dalam meningkatkan kreativitas.


" Ini kali kedua jemur bonsai, setelah pada Desember dilakukan di Batu Kuning dan nanti pada akhir bulan Maret akan di laksanakan di desa Jungai dan di fasilitasi oleh rekan Iskandar  berbarengan dengan turnamen Futsal yang akan digelar Di desa Jungai," terang Edi ketika di bincangi awak media disela acara Jemur Bonsai.


Edi pun berharap melalui kegiatan terjadwal seperti itu dapat menjadikan PPBI sebagai organisasi yang bisa memberikan wadah bagi pecinta Bonsai sehingga dari hanya sekedar hobi dapat berdampak ekonomi baik bagi diri sendiri maupun pedagang Pot,pupuk dan lainnya yang terhubung.


"Kita berharap melalui organisasi ini, teman-teman dapat menjadikan hobi menjadi kegiatan ekonomi sehingga bisa berdampak positif juga terhadap beberapa sektor yang berhubungan dengan Bonsai," lanjut Edi.


Sementara itu Ketua HIPMI Kota Prabumulih, Gusti Randa ketika dibincangi mengenai Bonsai hobi yang mahal menyatakan keberatannya.


" Kalau dikatakan Bonsai mahal, saya tidak sependapat. Karena Bonsai ini adalah seni, nah yang mahal itu seni itu sendiri. Kalau untuk mahal itu relatif. Bonsai itu seni, dimana untuk bisa merefleksikan suatu tanaman, dan untuk menjadi miniatur pohon besar menjadi Bonsai yang cantik tentu membutuhkan kemapuan berkreasi dan juga waktu proses yang tidak sebentar ,'" ujarnya menjelaskan.


Hal itu pun di benarkan oleh Erwadi selaku penikmat Bonsai, meski tidak mahir dalam membuat bonsai namun mantan anggota DPRD Prabumulih ini sangat mensupport kegiatan positif bernilai seni seperti Bonsai.


" Tidak semua orang bisabuat Bonsai, membentuk tanaman biasa menjadi mini atur pohon seperti ini, semoga saja kedepan akan bisa menjadi salah satu sektor yang bisa menjadi pendongkrak ekonomi kita Prabumulih melalui pengrajin pot, pedagang pupuk dan lainnya," ujar Erwadi.


Pantauan dilapangan kegiatan jemur bonsai dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan dan di isi dengan sharing sesama pecinta Bonsai serta silaturahmi keakraban dibawa komando Ketua Pelaksana Edi Arab.