NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa Daerah. Tampilkan semua postingan

Atas Dedikasi Tinggi, Kapolres Prabumulih Berikan Penghargaan Kepada 69 Personel


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Atas dedikasi dan semangat kerjanya, Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi SIk MH memberikan penghargaan kepada personelnya di Halaman Mapolres, Senin (10/4/2023).


Pemberian penghargaan itu dilakukan, Kapolres Prabumulih kepada 69 personel penerima penghargaan.


“Ada beberapa kategori penghargaan kita berikan, guna memotivasi personel agar terus mengabdi secata ikhlas dan penuh semangat,” ujar Witdiardi.


Kapolres Prabumulih mengatakan, pengabdian terbaik sebanyak 45 personel atas dedikasi tinggi dalam kampanye rekruitmen terpadu Polri TA 2023.


“Pengabdian terbaik sebanyak 20 personel atas kelengkapan data Personel Polres Prabumulih Penilaian 100℅ dari Biro SDM Polda Sumsel. Terakhir, dedikasi dan loyalitas sebanyak 4 Personel Polres Prabumulih dalam aplikasi siraja musi dengan Predikat Rangking 1 selama tiga kali secara berturut-turut,” beber Mantan Kapolres Mukomuko.


Penghargaan ini, pesan Alumni AKPOL 2002, tidak diterima secara instan begitu saka. Jelas atas perjuangan para personel itu sendiri, juga kerja keras penuh pengabdian dan harus terus dipertahankan dan ditingkatan terus. “Penghargaan diterima 69 personel ini, jelas harus menjadi contoh bagi lainnya. Guna lebih meningkatkan dedikasi, dan semangat kerjanya supaya lebih baik,” pungkasnya. (*) 


Editor:Heru

Dirlantas Polda Sumsel Bersama Dua Kasat Lantas Tinjau Kesiapan Tol IndraPrabu


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Jajaran Ditlantas Polda Sumsel dipimpin Dirlantas, Kombes Pol M Pratama A SIk SH MH kembali melakukan pengecekan jalan tol Indra Prabu informasinya akan dioperasikan mulai (15/4/2023).


Bersama Kasat Lantas Polres Prabumulih, AKP Muthemainah SH dan Kasat Lantas Polres OI, AKP Putu Eka Denda Jayanti, Pratama mengatakan, sehubungan operasional jalan tol Indra Prabu telah melakukan pengecekan sepanjang 81 KM.


Hasilnya, ada sejumlah ruas jalan sepanjang 7 KM dilakukan Contra flow. Diakuinya, belum ada SPBU dan penerangan jalan. “Nantinya, kita akan berkordinasi bersama Pertamina soal ketersediaan BBM. Meski belum selesai, rest area tetap kita fungsikan sebagai lokasi titik lelah pengendara atau pemudik beristirahat,” jelas Dirlantas Polda Sumsel ini sambil menyebutkan exit tol berada di Indralaya (Belakang Unsri) dan Prabumulih (Desa Karangan)


Nantinya juga, kata Pratama akan ada patroli di jalan tol Indra Prabu baik dari Satlantas Polres Prabumulih dan Satlantas Polres OI. “Informasi dari pihak HK, operasional jalan tol Indra Prabu hanya 2 minggu saja guna akses mudik masyarakat. Sarana prasaran, kurang akan kita koordinasikan bersama HK,” bebernya.


Sementara itu, Perwakilan HK, Budi Gunawan Pribadi menjelaskan, operasional jalan tol Indra Prabu mulai pukul 07.00 WIB dan tutup pukul 16.00 WIB. “Hanya dua minggu saja, mulai 15 April – 30 April 2023. 1 Mei 2023, kita tutup kembali,” pungkasnya (*)


Editor:Heru

Suporter Sriwijaya FC Siap Sukseskan Perhelatan FIFA World Cup U20 di Palembang


PALEMBANG, DutaSumsel.com -- Dengan semakin dekatnya penyelenggaraan Piala Dunia U20 di Indonesia, dimana  Palembang merupakan salah satu kota yang ditunjuk sebagai tuan rumah oleh Pemerintah pusat. 



Hal itu terungkap, dari banyaknya aspek pendukung suksesnya kegiatan tersebut, suporter sepak bola perlu menjadi perhatian khusus. 


Polri sebagai penjamin kemanan serta  kondusifnya penyelenggaraan FIFA U20 tersebut berupaya maksimal agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan sukses. 


Sebagai upaya dari Polri guna mendukung terciptanya kondisi yang kondusif menjelang perhelatan, telah dilakukan silaturahmi Personil Intelkam Polda Sumsel dengan ketiga kelompok suporter Sriwijaya FC di markas salah satu punggawa suporter SFC Pakwo Edi Jalan Veteran pada Sabtu 25 Februari 2023.


Personel Dit Intelkam Polda Sumsel, menyampaikan kepada ketua kelompok suporter Sriwijaya, menghimbau kepada seluruh suporter sriwijaya dapat menjaga situasi yang aman dan kondusif pada saat sebelum dan sesudah penyelenggaraan Piala Dunia U20 di Kota Palembang.


Sambutan dari ketua kelompok suporter yg diwakilkan oleh Sdr. Qusoi selaku Ketua Umum Ultras Palembang, menyampaikan bahwa kelompok suporter Sriwjaya FC siap mendukung dan mensukseskan terlaksananya Event Internasional Piala Dunia U20 khususnya di kota Palembang.(*) 


Editor:Heru

Timsus Tantura Polres Prabumulih Bersama BPBD, Tangani Bencana Alam Puting Beliung di Madrasah PPM Al Furqon


PRABUMULIH, DutaSumsel.com -- Timsus Tantura Sat Samapta Polres Prabumulih bersinergi bersama BPBD dalam penanganan bencana alam, puting beliung di Madrasah PPM Al Furqon, Rabu (22/2/2023).


Salah satunya, melakukan evakuasi bersama BPBD sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan publik kepada masyarakat mengalami bencana alam puting beliung menimpanya. “Kita melakukan peninjauan bencana alam puting beliung menimpa Madrasah di PPM Al Furqon, sekaligus membantu melakukan evakuasi,” ujar Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kasat Samapta, Iptu Hamdani SH didampingi Kanit Turjawali, Iptu Jhon Heri.


Sesuai instruksi Kapolres Prabumulih, kata Jhon, penangganan dan penanggulangan bencana ini juga menjadi salah satu tugas aparat kepolisian dari Polres Prabumulih. “Apalaguna, sudah dibentuk Posko Terpadu di Polsubsektor Prabumulih Timur. Agar penanganan dan penanggulangan bencana bisa lebih maksimal dan optimal,” bebernya.


Lanjutnya, penanggulangan dan penanganan bencana secara cepat. Jelasnya, akan membantu meringankan warga terkena bencana. “Penangganan dan penanggulangan bencana menjadi tanggal jawab semuanya, termasuk tugas Polri kini dalam rangka membantu masyarakat merupakan korban bencana alam,” pungkasnya. (*) 


Editor:Heru

Miris, 5 Tahun Beroperasi Perusahaan Farm Broiler PT. Malindo Diduga Lalaikan CSR


PRABUMULIH, DutaSumsel - Perusahaan farm broiler (kandang ayam) PT. Malindo, yang sudah beroperasi dari 2018 di kelurahan Karang Jaya, kecamatan Prabumulih Timur, kota Prabumulih diduga tidak memiliki izin penggunaan jalan.


Mirisnya lagi, tak hanya tidak mengantongi izin penggunaan jalan atau lintas wilayah, perusahaan berskala nasional yang mampu memproduksi sekitar 900 ton ayam dari 3 farm broiler yang ada di kawasan (kelurahan Karang Jaya) tersebut, juga disinyalir belum pernah melaksanakan program CSR atau TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) terhadap sekitar wilayah operasionalnya.


"Kalau untuk itu (CSR) belum ada, tapi kalau untuk setiap kegiatan di kelurahan ketika kita usulkan selalu dibantu, seperti minta bantuan pupuk untuk salah satu KWT di sini," ujar Lurah Karang Jaya, Jekky Fernando, ketika ditemui belum lama ini.


Namun, ia juga tidak menampik saat disinggung terkait izin penggunaan jalan perusahaan PT. Malindo tersebut. "Sejauh ini, selama saya duduk menjabat di lurah Karang Jaya ini belum ada, tetapi tidak tahu sebelum saya, itu pun juga belum pernah saya melihatnya (proses berkas pengajuan izin)," jelas Lurah Karang Jaya ini.


Pun demikian, dirinya sangat menyayangkan, jika ternyata memang itu benar. Sebab permasalahan program CSR (TJSL) dan izin penggunaan jalan, itu dia sebutkan memang sudah diatur, dan harus dipenuhi.


"Nanti coba kita panggil, dan meminta klarifikasi dari mereka," tandasnya, seraya menambahkan juga akan mengecek ke lokasi perusahaan menyusul tempat pengolahan limbah ayam dan pemusnahan bangkai ayam.


Sebelumnya, sejumlah warga mengeluhkan keberadaan perusahaan PT. Malindo yang memproduksi dan melayani permintaan ayam antar kabupaten/kota ini. Diketahui selain beroperasi (memiliki beberapa kandang ayam) di kelurahan Karang Jaya, perusahaan ini juga beroperasi di desa Jungai, kecamatan RKT, kota Prabumulih.


"Dulu, waktu masih manager pertama Pak Toto itu akan diurus (izinnya), tapi tidak jadi. Tidak tahu sekarang pak, dan seharusnya memang mereka harus terbuka, karena menyangkut pajak dan lain-lain," ungkap salah satu warga, yang minta namanya tidak ditulis.


Ia juga menyebut, untuk produksi perusahaan PT. Malindo sudah disbukon ke perusahaan PT Prima Fajar. "Termasuk untuk pegawai (Outsourcing), sudah disubkan juga ke PT. Prima Fajar," sebut warga ini.


Selain diduga bermasalah pada izin penggunaan jalannya, ia juga mempertanyakan kewajiban CSR (TJSL) perusahaan ke masyarakat. "Belum ada pak itu sampai sekarang, untuk itu kami minta pemerintah agar turun dan mengeceknya langsung," harap dia.


Sementara itu, terkait dugaan permasalahan tersebut, baik pihak PT. Malindo maupun perusahaan subkon PT. Prima Fajar hingga berita ini dirilis belum memberikan keterangan resmi.


"Untuk masalah ini saya koordinasikan dulu dgn yang berwenang dgn masalah ini..


Terimakasih" tulis Manager PT. Malindo, Kusbani, ketika dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, belum lama ini. Setelah sebelumnya, sempat dicoba dikonfirmasi langsung di kantornya di farm broiler Karang Jaya.


Bahkan, di WhatsApp beberapa hari kemudian, ia menyebut masih belum menerima info dari pimpinan perusahaan. 


"Sudah di sampaikan ke pimpinan tapi nanti, saya kabarin lagi jika sudah saya info, maaf jika slow respon saya mau operasi.. Terimakasih tulisnya lagi, saat menjawab konfirmasi media ini, pada 12 Desember lalu.


Hingga terakhir, ketika dikonfirmasi kembali, pada 21 Desember 2022 kemarin, yang bersangkutan juga menyebut masih belum mendapat kabar dari pimpinannya.


"Maaf baru buka wa, Belum ada kbr pak.." tulisnya singkat.


Terpisah, menyikapi itu anggota Presidium Bersama Aktivis dan Pemuda kota Prabumulih, Amin Noer sangat menyayangkan jika hal tersebut benar tidak dilakukan pihak perusahaan produksi ayam terbesar di Indonesia tersebut.


"Karena semuanya ada aturan undang-undangnya, apalagi menyangkut penyaluran CSR di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kita minta pemerintah dan dinas terkait menindaklanjutinya dengan serius dan tegas," tandas Amin, kepada media ini, Selasa sore, 27 Desember 2022.


Ia juga menambahkan akan melakukan kroscek terhadap sumber pendapatan daerah, sistem pengelolaan amdal, dan keterlibatan masyarakat di lingkungan perusahaan sebagai salah satu pendorong untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan. (SMSI Prabumulih)


Editor: Heru

SMSI OKU Selatan Kutuk Pelaku Penyiram Air Keras Anggota Kompas Ranau


OKU Selatan Sumsel, DutaSumsel -- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) OKU Selatan mengutuk keras peristiwa penyiraman air keras terhadap 5 orang anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Kompas Ranau usai menghadiri audiensi dan rapat di Komisi III di DPRD OKU Selatan, Senin (26/12/2022).


Penyerangan diduga dilakukan oleh dua orang tak dikenal di Simpang Sender, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BP-RRT) kabupaten OKU Selatan sekira pukul 18:30 WIB.


"Itu tindakan brutal dan melanggar hukum juga HAM. Perbuatan pelaku merupakan tindakan kriminal dan harus diusut tuntas," ungkap Sri Fitriyana ketua SMSI OKU Selatan. Selasa (27/12/2022). 


Lebih lanjut Ayik sapaan akrab Sri berharap peristiwa tersebut tidak terulang kembali. Menurutnya kekerasan dan kriminalitas tidak boleh dibiarkan karena negara telah mengatur undang-undang untuk melindungi warga negaranya.


"Jangan sampai orang-orang yang punya prinsip teguh dilukai dengan cara-cara yang tidak beradab. Saya kira ini tidak boleh terulang lagi dan hal-hal seperti itu tidak dibenarkan, negara kita ini negara hukum,"jelasnya.


Adanya insiden ini, Ayik meminta kepada rekan-rekan wartawan dan pengurus organisasi di OKU Selatan tetap semangat dalam menjalankan roda organisasi dengan memperhatikan kaidah dan peraturan yang berlaku.


"Setiap kekerasan itu kriminal dan urusannya dengan hukum. Jadi tetap semangat bekerja untuk semua rekan-rekan wartawan, ormas dan LSM yang ada di kabupaten OKU Selatan", tegasnya 


Selain itu, ketua SMSI OKU Selatan juga mengingatkan agar rekan-rekan wartawan dan pengurus organisasi untuk selalu waspada dan selalu berhati-hati dalam beraktivitas. 


"Pasca kejadian ini, kita harus tetap waspada dan menjaga keselamatan diri dalam menjalankan tugas agar terhindar dari kejahatan yang mengintai,"tutupnya. (Red)

DI Duga Proyek Gedung DPRD PALI Tanpa Papan Informasi


PALI, DutaSumsel -- Pantauan di lapangan, beberapa orang sedang bekerja memasang keramik, sementara dilihat tidak ada lnya papan informasi yang terpasang, Senin(21/11/2022).



Hal ini menuai reaksi dari berbagai kalangan, Seperti yang di katakan Ketua PWRI Kabupaten PALI Syamsudin,


"Mana Pengawasan Dinas terkait dan mana kesadaran dari pihak ketiga, padahal ini jelas- jelas Melanggar Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik,"ujarnya.


"sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan," pungkasnya.


"Seperti di ketahui pembangunan DPRD ini lagi bermasalah, seharusnya ini jadi perhatian dari berbagai pihak terutama Dinas terkait dan pihak ketiga," tutupnya (ORI).


Editor:Heru

Di Sinyalir Ada Permainan Kotor Di Balik Pemberhentian Ketua BPD Sungai Baung


PALI, DutaSumsel - Susnita Wulan Dari, Ketua BPD Desa Sungai Baung, dikagetkan  oleh Surat Undangan Via WhatsApp, pada hari kamis tanggal 27 oktober jam 14.00. Undangan tersebut terkait pelantikan dirinya sebagai Anggota BPD desa Sungai Baung, padahal dirinya masih menjabat ketua BPD terpilih periode 2020-2026, sesuai SK yang dimilikinya.


Menurutnya, Penggantian dirinya sebagai Ketua BPD itu terasa Janggal, karena dirinya merasa tidak melakukan kesalahan, sehingga tidak ada alasan untuk diberhentikan,Jum'at (28/10/2022).



"saya tidak terima dengan pergantian ini, karena  dilakukan secara sepihak, dan tidak sesuai dengan peraturan," paparnya.


 "saya tidak tahu kesalahan saya apa,dan musyawarahnya pun saya juga tidak tau kapan di gelarnya ,saya tidak keberatan kalau saya harus di gantikan selaku ketua BPD ,tatapi prosesnya harus sesuai dengan peraturan dong, ! ini ada apa,kok bisa," jelasnya geram.




pada tanggal 28 oktober 2022 secara resmi  Susnita, mengajukan surat keberatan kepada Bupati  PALi, perihal Pergantian ketua BPD Tersebut.



Susnita Menilai  proses pergantian itu tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku, bahkan dirinya mengatakan ada dugaan persekongkolan antara Pihak-pihak terkait. 


Sementara itu Plt DPMD PALI, Emilia S.Sos, Saat dikonfirmasi Via WhatsApp Sampai berita ini diterbitkan, Belum memberikan hak jawabnya.(ORI)


Editor: Heru

Minta Angkutan Batu Bara Dihentikan AMMPP Mengelar Aksi di Depan Kantor Bupati PALI


PALI, Dutasumsel -- Aktivitas angkutan batu bara yang melintas di jalan umum kabupaten PALI  dipermasalahkan puluhan warga yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli PALI (AMMPP). 


Puluhan massa menggelar aksi unjuk rasa di halaman Bupati PALI, KM 10 Kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi. Senin (17/10/22).


Massa meminta aktivitas angkutan batubara dihentikan karena dinilai tidak ada manfaatnya bagi masyarakat sekitar. 


“Kami minta hentikan aktivitas angkutan batubara dihentikan dan kepada Pemkab PALI untuk mencabut izin angkutan batubara. Banyak jalan rusak akibat aktivitas itu,” kata Yogi S Memet, koordinator aksi. 


Setelah berorasi beberapa menit, perwakilan aksi unjuk rasa diterima Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono untuk duduk bersama dengan pihak perusahaan dalam hal ini PT Bumi Sekundang Enim Energi (BSEE) selaku perusahaan tambang batubara dan PT Mitra Atrha Sinergy (MAS) selaku transportir. 


Setelah alot melakukan perundingan, akhirnya pertemuan itu berakhir damai dan menghasilkan 6 poin kesepakatan bersama.


Adapun poin kesepakatan antara pengunjuk rasa dan pihak PT BSEE/PT MAS adalah:


1.PT BSEE melaksanakan CSR sesuai perundang-undangan yang berlaku. 


2.PT BSEE  dan PT Mitra Artha Sinergi (MAS) memperhatikan dampak lingkungan hidup sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlalu.


3.PT MAS berkewajiban segara memperbaiki jalan yang rusak akibat kegiatan operasional angkutan batubara dengan berkoordinasi dengan Dinas PUPR.


4.Untuk kendaraan operasional batubara yang bernomor polisi diluar Sumsel agar dihentikan sementara untuk operasi.


5.Pihak PT MAS mengatur jumlah armada pengangkutan tidak secara serentak yang dapat menimbulkan atau mengganggu pengguna jalan dan warga sekitar. 


6.Agar tonase muatan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku yaitu maksimal 8,5 ton.


Setelah 6 poin kesepakatan disetujui dan dituangkan dalam berita acara, massa pun membubarkan diri dengan tertib.(ORI)


Editor: Heru

Pembangunan Infrastruktur Di PUPR PALI Lemah Dalam Pengawasan


PALI, Dutasumsel -- Menyikapi banyaknya keluhan masyarakat dan pemberitaan yang beredar terkait buruk dan minimnya pengawasan pembangunan infrastruktur yang ada di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Provinsi Sumatera Selatan para pengamat dan pemerhati perkembangan pembangunan Angkat bicara.


M. Taupik H. BS selaku Aktivis dan Pengamat Pembangunan Kabupaten PALI menyikapi keresahan masyarakat dalam hal pembangunan infrastruktur yang di nilai dapat berdampak merugikan masyarakat. Senin (17/10/2022).


Dalam hal ini Ia mengatakan ada hal yang perlu di perbaiki dalam pembangunan infrastruktur yang ada saat ini seperti meningkatkan mutu dan kualitas dari bangunan yang ada, serta lebih meningkatkan dari sisi pengawasan dari instansi terkait, ungkapnya.


Seperti pembangunan yang stek holder nya dari Dinas PUPR PALI dapat kita duga kinerjanya belum maksimal karena masih banyak di temukan di lapangan oknum pihak ketiga atau kontraktor yang kurang profesional sehingga melalaikan perjanjian kontrak kerja yang telah di sepakati bersama


Jika kontraktor Melalaikan metode pelaksanaan maupun persyaratan Teknis yang di isyaratkan, Seperti Base, sub Base, material, maupun Kualitas Beton sendiri, maka hasil Pekerjaan berdampak pada kuat beton, usia beton. Bisa dilihat dari gejala awal yaitu aus beton, retak-retak, penurunan jalan akibat muatan gandar kendaraan. 


Adapun dugaan temuan kami di lapangan oknum pihak ketiga sering bermain di pengurangan mutu bangunan, seperti mengurangi ketebalan pengerasan jalan, tidak menggunakan batu Agregat atau batu cor yang telah di tentukan serta pekerja di lapangan tidak menggunakan Peralatan keselamatan kerja (K3).


Semua itu di sebabkan entah di sengaja atau kelalaian pengawasan dari  stek holder (Red. Dinas PUPR Kab. PALI) itu sendiri yang pada akhirnya Alhasil, tidak sedikit proyek yang dianggarkan melalui APBD harus kandas dan rusak sebelum masa senja. 


Hal ini juga diperparah dengan minimnya pengawasan dari KPA,PPTK,Konsultan Pengawas, sehingga para rekanan begitu leluasa memainkan peran tanpa ragu. Maka sangat wajar jika rekanan kontraktor leluasa bekerja seadanya tanpa acuan yang mengikat sebagai landasan pelaksanaan pekerjaan.


Seharusnya jika pengawasan ketat dan rutin di lakukan dari Instansi (Red. Dinas PUPR Kab. PALI) maupun Konsultan Pengawas maka kecil kemungkinan hal hal yang tidak di inginkan akan terjadi. 


Disinilah keprofesionalan dari Instansi terkait sering di pertanyaan karena sebagai penyelenggara Negara yang harus mematuhi Undang undang No 28 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. 


Biasanya di dalam kontrak kerjasama tertuang poin poin yang mengikat agar kedua belah pihak di tuntut agar bekerja profesional " Bukan  karena Faktor kedekatan ataupun faktor lainnya yang pada akhirnya dapat menciderai isi perjanjian kontrak kerja itu sendiri. 


Dalam hukum kontrak pekerjaan pembangunan infrastruktur di pemerintahan jika ada pekerjaan pihak ketiga yang melalaikan perjanjian kontrak kerja, adapun jika di nilai ada kerugian Negara di dalam suatu pekerjaan maka pihak pelaksana (Kontraktor) akan di wajibkan mengembalikan kerugian Negara tersebut. 


Akan tetapi meski kerugian negara yang nantinya di kembalikan masih ada pihak yang di rugikan yaitu rakyat akibat ulah dari para oknum instansi ataupun kontraktor yang bekerja tidak profesional, tutup M. Taupik H.BS.


Kami selaku masyarakat sangat berharap agar Bupati dan DPRD PALI agar melihat dan mendengarkan keresahan masyarakat serta dapat lebih meningkatkan kinerja Para pegawai ASN yang ada di Dinas PUPR PALI,  ungkap Eko dan Emi. 


Sangat disayangkan Ristanto selaku Kepala Dinas PUPR PALI saat di konfirmasi melalui surat ataupun lewat WhatsApp pribadinya terkait lemahnya pengawasan sampai saat ini masih belum ada jawaban.(ORI)


Editor: Heru

Bentuk Protes Masyarakat Desa Lunas Jaya Kepada, PT Titan Grup dan Kepala Desa


PALI, DutaSumsel -- Buntut Aksi Protes ibu-ibu desa lunas jaya soal dampak debu batubara akhirnya pihak perusahaan PT Titan Grup buka suara bahwa perna merealisasikan bantuan sembako untuk masyarakat.


Hal itu dikatakan masyarakat desa dihadapan kepala desa saat berkumpul di gedung serba guna desa lunas jaya kecamatan tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) provinsi sumatera selatan, Rabu malam (12/10/2022).


Menurut beberapa perwakilan masyarakat kepada media ini mengaku tidak terima dengan tindakan kepala desa yang sudah mengambil keputusan tanpa musyawarah dahulu dan meminta persetujuan masyarakat.


"Saat kami mediasi dengan pihak PT Titan Grup mereka mengatakan tahun ini sudah memberikan bantuan sembako untuk masyarakat lunas jaya melalui kepala desa, namun kami dan kita semua masyarakat tidak perna menerima bantuan tersebut dan tidak mengetahui sama sekali,"ujar perwakilan masyarakat.


Tak hanya itu mereka juga mengatakan kades sudah mengakui itu, dan bantuan dari perusahaan tersebut di belanjakannya untuk peralatan kantor desa dan kursi untuk kepentingan masyarakat,


"Kami selaku masyarakat tidak terima dengan tindakan kades tanpa musyawarah dahulu, dan kalau untuk kepentingan desa mengapa tidak menggunakan anggaran Dana Desa" papar Masyarakat.


Lebih lanjut mereka mengatakan "Terlepas tidak ada sanksi hukum terhadap kades karena permasalahan ini, kami selaku masyarakat tetap tidak senang dibodohi,"tegasnya seakan emosi.


Terakhir mereka berharap kedepannya kades tidak lagi mengambil keputusan sepihak tanpa musyawarah untuk masyarakat, dan berharap agar kades segera mengembalikan bantuan sembako kepada masyarakat. " Ya menurut pihak perusahaan waktu itu, bantuan sembako itu untuk masyarakat lunas jaya, bukan bantuan untuk kades beli kursi dan alat kantor desa."Tutup nya.



Sementara itu, saat Tim Media meminta penjelasan pihak perusahaan pada Sabtu (15/10), secara langsung pihak perusahaan PT Titan Grup mengaku memang sudah merealisasikan bantuan sembako di tahun 2022 ini, meskipun pihak perusahaan tidak mengakui secara detail berapa nominal yang direalisasikan tapi mereka membenarkan kalau bantuan tersebut untuk masyarakat lunas jaya di berikan kepada kades tidak berbentuk barang.


Saat dimintai penjelasan dan tanggapannya soal bantuan sembako itu kepala desa tidak bisa di temui, bahkan di konfirmasi via WhatsApp pada Sabtu hingga berita diterbitkan pun beliau tidak memberikan jawaban, pesan hanya di baca dan tidak dibalas.(ORI)


Editor: Heru



Ketuo IWO PALI Gelar Press Confidence Dugaan Suap Oknum Bank Sumsel Babel


PALI, Dutasumsel --- Beberapa hari lalu publik digemparkan dengan berita yang yang mengabarkan peristiwa pihak Bank Sumsel Babel cabang pendopo dengan wartawan Kabupaten Pali terjadi adu mulut yang nyaris terjadi baku hantam, atas peristiwa itula pengurus daerah ikatan wartawan online (PD IWO) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Gelar Konferensi Pers.


Dari berita yang beredar di puluhan media online mengabarkan Peristiwa tersebut terjadi di Lantai 2 kantor Bank  Sumsel Babel (BSB) Cabang Pendopo, Rabu (28/09) saat wartawan yang tidak lain adalah ketua IWO Pali, Efran, tengah menjalankan tugas jurnalistik di kantor BSB.


Terkait hal itulah  selaku ketua organisasi profesi wartawan, Efran mengadakan Press Conference dihadapan puluhan wartawan pada Jum'at (30/09/22) bertempat di At The Star Café and Resto, Beracung, Pendopo, Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan.


Dalam Press Conference itu Efran mengucapkan terimakasih atas solidaritas para penyandang Profesi wartawan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan sufort kepada nya terlebih mengangkat informasi itu ke publik.


Lebih lanjut Efran menjelaskan atas peristiwa yang dia alami pada saat melakukan tugas jurnalistik di kantor Bank Sumsel Babel saat itu,


“Saya sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan Penyelia Legal Bank Sumsel babel, peristiwa tersebut terjadi saat saya sedang melakukan tugas jurnalistik terkait BSB Pendopo diduga mencairkan BLT dana desa Purun Timur kecamatan Penukal tidak prosedural atau tanpa surat kuasa dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM)." Jelas Efran, 


Seperti biasanya, lanjut Efran, agar berita yang terbit nanti berimbang dan tidak tendensius wartawan harus memberikan hak jawab kepada pihak yang akan diberitakan, 


"Saat itu saya sedang menunggu untuk bertemu Wakil Kepala Cabang, tiba-tiba Penyelia Legal BSB Cabang Pendopo PALI, mengajak saya masuk kedalam kamar mandi sembari mengeluarkan amplop putih,” ungkap Efran.


Lebih lanjut ia menceritakan bahwa dia  tidak terima mendapat perlakuan demikian sontak langsung merekam kejadian tersebut dan mengatakan kepada Legal BSB jangan coba-coba menyuap wartawan,


“Saat itu saya datang sendirian, saya harus jaga diri, saya curiga maksud dia mengajak saya kedalam kamar mandi dan Amplop itu sebuah bentuk atau tindakan penghinaan terhadap profesi saya, bisa saja mereka hendak menjebak saya,” terang Efran.


Masih kata Efran, Penyelia Legal BSB itu berusaha mengelak dari tuduhan upaya penyuapan tersebut, malah membela diri dengan meminta Efran menunjukan bukti padahal saat kejadian itu ada saksi, 


"Ada bukti dan Ada saksi, saat itu ada Tim saya, ada pak Mayhardi, juga pegawai bagian kredit,  sebenarnya Legal BSB itu juga perna melakukan hal yang sama saat saya wawancara terkait masyarakat desa Tempirai protes karena sulit mendapat KUR di BSB Pendopo pada tanggal 19 Januari 2022." Paparnya,


Tak hanya sebatas itu, menurut Efran Legal BSB juga mengancam akan memperkarakan dia, namun dia tidak gentar dengan ancaman itu, bahkan Efran mengatakan siap melawan bentuk apapun yang ditujukan kepadanya, dia juga menantang untuk pembuktian dengan membuka CCTV yang ada kantor BSB,


Saat ditanya langka apa yang sudah dan akan diambil atas peristiwa itu, Efran menjawab sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dan akan segera melaporkan tindakan Legal BSB, serta dirinya sudah meminta kepada pihak Sumsel babel Pusat dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menindaklanjuti terkait pencairan BLT dana desa Purun Timur.


Sebelumnya Tim media ini sudah meminta penjelasan pihak bank Sumsel Babel terkait peristiwa itu, namun dengan tegas Legal BSB membantah dan mengatakan bahwa tindakan suap itu tidak benar, "Kalau dikatakan itu tindakan suap, itu tidak ada dan tidak benar." Jelas Legal BSB  saat dikonfirmasi tim.(ORI)


Editor:Heru 

Pendopo Field Pastikan Kehandalan Operasi Pipa Migas


PALI, Dutasumsel --  Tim pengamanan Pertamina EP Pendopo Field (Pendopo Field) dalam patroli rutin mendapati kerusakan pipa penyalur migas di Desa Suka Damai, Kecamatan Talang Ubi, PALI, pada Kamis (29/9) pukul 15:50 WIB. Tim Pendopo Field segera melakukan penanganan sesuai dengan prosedur operasi standar. Pukul 17:05 WIB pipa penyalur migas telah beroperasi normal. Secara bertahap, tim Pendopo Field melakukan pemulihan pada area sekitar yang terdampak. 


Berdasarkan investigasi, kerusakan pipa penyalur migas diduga karena sabotase. Hal ini terlihat dari pola kerusakan yang terjadi pada pipa migas tersebut. 


Pjs. Head of Comrel & CID Zona 4 Nursiela menjelaskan bahwa Pendopo Field terus melakukan pengawasan terhadap aset operasional. "Kami mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaiki bagian pipa yang rusak, pemulihan lingkungan secara bertahap, dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk pencegahan,” tutur Nursiela. 


Nursiela juga menjelaskan selain berupaya memenuhi target produksi migas nasional, Pendopo Field berkomitmen melaksanakan aktivitas operasinya berwawasan lingkungan dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat. 


Pendopo Field terus menghimbau masyarakat untuk melaporkan jika terjadi kerusakan dan atau kegiatan mencurigakan di sekitar jaringan pipa migas. Selain itu, Pendopo Field meminta semua pihak bekerja sama untuk mematuhi jarak aman minimum, berupa ruang terbuka antara pipa penyalur migas dengan tanaman sekitar yang dihitung dari sisi terluar pipa ke kiri dan ke kanan. 


Dukungan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan operasi migas yang aman, serta ramah lingkungan dengan cara mematuhi semua peraturan yang berlaku.(ORI)


Editor:Heru 

Comel Pertamina Adera Sok Hebat, Dikonfirmasi Malah Menggurui Wartawan


PALI, Dutasumsel -- Keberadaan Community Relations (Comel) disebuah Perusahaan berpungsi besar dalam membangun relasi pada komunitas yang ada di sekitar lingkungannya.


Dengan tujuan, pihak masyarakat bisa memenuhi kebutuhan mereka, dan perusahaan juga bisa membangun citra yang baik pada komunitas yang ada disekitarnya.


Namun sayangnya, hal itu tidak belaku bagi Community Relations PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field, yang berlokasi di Desa Pengabuan kecamatan Abab kabupaten PALI Provinsi Sumatera Selatan.


Aih-alih menjalin hubungan baik, justru  Community Relations PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field, yang dijabat Triwahyu Andika ini membuat beberapa wartawan merasa tersinggung.


Pasalnya dia menyebut, wartawan PALI selalu membuat berita bersifat opini publik, dan masih menduga-duga apa yang ada di lapangan, sehingga pihak perusahaan dibuat resah oleh pemberitaan yang ada.


" Buatlah berita itu yang jelas, jangan kata si,A, si,B, itukan belum jelas namanya, itu masih opini publik, Aku ini ngerti soal berita kalau mau jadi wartawan," kata Triwahyu Andika dihadapan sejumlah wartawan pada Selasa (27/9/2022).


Padahal kehadiran sejumlah wartawan ini ke kantor PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field, guna mengonfirmasi terkait keberadaan line pipa milik Adera Field yang menghalangi akses jalan petani diwilayah kecamatan Tanah Abang, kabupaten PALI.


Konfirmasi wartawan bukannya dijawab dengan baik, namun justru Community Relations Pertamina Adera ini, seolah olah menggurui dan mendikte para wartawan yang sebagian merupakan Pimpinan Redaksi Media Cetak dan Online di kabupaten PALI.


Mendapatkan jawaban demikian, sontak saja wartawan yang ada di dalam ruangan itu merasa tersinggung dan sempat disangkal oleh Suherman wakil Ketua Didang Organisasi Pembelaan Wartawan PWI PALI.


Sehingga konfirmasi itu berujung sebuah perdebatan antara wartawan dengan Community Relations PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field, yang semestinya tidak perlu terjadi.


" Maksudnya apa,? tidak semua wartawan itu demikian, jawab saja konfirmasi sesuai topik, jangan anda jadi menggurui kami, kita tau kode etik penulisan, kita paham dan mengerti," tegas Suherman dengan nada kesal.


Karena hasil konfirmasi tidak sesuai dengan jawaban, yang ada dikte serta digurui oleh Community Relations Pertamina, sejumlah wartawan pun beranjak keluar dari ruangan kantor Pertamina Adera Field.(ORI) 


Editor:Heru 

"Ada Apa" Puluhan Karyawan PT MMU Lakukan Aksi Mogok Kerja


PALI, Dutasumsel -- Puluhan karyawan PT MMU melakukan Aksi Mogok kerja di tempat perusahaan beroperasi yang bertempat di Desa Benakat Minyak kecamatan Talang ubi  , kabupaten penukal abab lematang ilir (PALI)  22/09/22.


Dalam Aksi tersebut menyampaikan beberapa hal terkait hak hak yang belum di Terima oleh para pekerja/karyawan PT. MMU. 


Firman Arlani penanggung Jawab aksi mogok mengatakan kepada awak media ,tuntutan kita cuma dua, kelebihan jam kerja belum di bayar kan perusahaan, kedua PHK sepihak salah satu rekan kerja kami Epri Sandi menurut kami ini adalah dampak dari tuntutan mengenai hak lembur . 


Hasil dari mediasi yang digelar karyawan dan pihak perusahaan PT MMU kami berharap selesai di internal,  nyatanya harapan kami jauh dari penyelesaian , tetap kita minta di fasilitasi oleh DPRD PALI," ujarnya. 


Epri sandi selalu koordinator aksi mogok kerja mengatakan barusan menerima surat undangan dari DPRD mengenai Rapat koordinasi tentang pembayaran upah lembur karyawan PT MMU. 


Adapun Rapat yang akan dilaksanakan pada hari senin tanggal 26 September 2022 jam 10 di ruang rapat paripurna DPRD kabupaten PALI," Ungkapnya.


" Kami berharap ini dapat selesai dan tidak bertele-tele, ini sudah lama terjadi," harap Epri sandi,"tutupnya.


Sementara itu, Sudarmadi, FM PT MMU, ketika di konfirmasi pihak media mengatakan," Kita sudah sampaikan keteman-teman semuanya, bahwa permasalahan ini akan kita bicarakan di Anggota Dewan, kita belum terima undangan, tapi sudah ada informasi, undangan besok hari senin tanggal 26/09/2022.


" Jadi kita akan bersama-sama menyelesaikan permasalahan yang ada yang sampai saat ini belum selesai," paparnya.(ORI)


Editor:Heru 

Agus Raflen Resmi Jabat Direktur PT Muba Electric Power


MUBA, Dutasumsel -  Pj Bupati Muba H Apriyadi diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs H Yusuf Amilin menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Muba Electric Power (MEP).


Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Muba Electronik yang berlangsung di Ruang Rapat lantai 2

Direktur Graha

PT MEP ini menetapkan Agus Raflen sebagai Direktur PT MEP menggantikan Augie Bunyamin, Jumat (02/9/2022).


Asisten

Perekonomian dan

Pembangunan Setda Muba Drs H Yusuf Amilin dalam kesempatan ini berharap direktur PT MEP yang baru terus berinovasi dan terobosan- terobosan baru terkait listrik sehingga masyarakat pelanggan PT MEP merasakan hal yang sama seperti pelanggan PLN.


Usuf juga berpesan agar Direktur PT MEP Agus Raflen bersikap transparan dan akuntabel dalam melaksanakan tugasnya.


Selain itu, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada direktur PT MEP yang lama Augie Bunyamin atas dedikasi dalam memberikan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat Muba.


"Kami mengucapkan selamat kepada H Agus Raflen atas ditunjukkannya sebagai Direktur PT MEP ini. Semoga dibawah komando Pak Agus Raflen PT MEP ini kedepannya terus maju dan menjadi lebih baik lagi. Sesuai dengan prinsip PT MEP Good Coorporate Governance," tandasnya.


Senada, Direktur Utama PT Petro Muba Khadafi harapkan Agus Raflen dapat meningkatkan peran PT MEP kedepannya sehingga meningkatkan PAD pemerintah daerah Kabupaten Muba.


Sementara, Direktur PT MEP Agus Raflen menyatakan bahwa dirinya siap bersinergi serta akan selalu menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh karyawan-karyawati PT MEP terutamanya dengan Komisarisnya.


"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Menyangkut dengan pelayanan PT MEP kepada masyarakat Muba saya siap untuk bersinergi selalu menjalin komunikasi dengan seluruh staf jajaran PT MEP, terutama kepada kakanda Rusli komisaris PT MEP ini,"ujarnya.


Terakhir Raflen mengatakan, "Kami akan terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan yang mana dengan tetap berorientasi, serta siap peningkatan kinerja daripada seluruh staf, direksi dan juga karyawan itu sendiri,"pungkasnya.

*Rian

Bareng BPN Muba, Pj Bupati Apriyadi Fasilitasi Warga Dapatkan Sertifikat PTSL


SEAYU, Dutasumsel -- Sesuai dengan program dan kebijakan Presiden RI Joko Widodo terkait agar warga mendapatkan sertifikat dari Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap

(PTSL) secara utuh, Pj Bupati Muba Drs Apriyadi MSi bersama BPN Muba mendorong warga Muba untuk mengikuti program PTSL.


Hal ini disampaikan Pj Bupati Muba Apriyadi saat memimpin Rapat Sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap

(PTSL) Kecamatan Babat Supat di Ruang Rapat serasan sekate, Rabu (31/8/2022). 


"Program PTSL ini merupakan program dan nawacita pak Presiden agar bidang tanah warga mendapatkan sertifikat PTSL, jadi harus kita dukung dan perangkat desa jangan menghambat proses administrasinya," tegas mantan Kepala Bappeda Muba itu. 


Apriyadi menyebutkan, program PTSL bukan hanya sekadar untuk mendapatkan sertifikat saja tetapi PTSL ini banyak manfaat lain didalamnya ketika diikuti dengan baik. 


Ia menambahkan, untuk di Kabupaten Muba Pemkab Muba bersama BPN Muba akan mendorong Kecamatan Babat Supat untuk menjadi pilot project atau percontohan mengikuti program PTSL secara utuh. 


"Ini harus terus berjalan maksimal, program ini disamping memberikan kepastian hukum kepada warga terhadap bidang tanah yang dimiliki, juga bagian mendongkrak PAD Kabupaten Muba dalam upaya pemulihan perekonomian pasca pandemi," urainya. 


Sementara itu, Kepala ATR/BPN Muba, Ahmad Aminullah SH MKn menjelaskan, bahwasannya peran program PTSL guna memetakan bidang tanah di pedesaan. "Selain itu juga untuk melakukan pemetaan 

tanah sengketa hingga pemetaan semua aset Pemerintah yang ada di pedesaan," jelasnya. 


Lanjutnya, paradigma yang salah dipersepsikan oleh perangkat desa selama ini membuat animo masyarakat minim untuk mengikuti program PTSL. 


"Jadi yang harus kita luruskan bahwasannya semua bidang tanah di pedesaan ini harus mengikuti PTSL," jelasnya. 


Ia menargetkan, pada tahun 2022 ini Kabupaten Muba ditargetkan akan menerbitkan 16 ribu sertifikat PTSL. "Saat ini tercatat ada 14.107 bidang tanah yang belum terdaftar, ini bertahap akan kita tuntaskan tentu dengan kerjasama Pemkab Muba dan Kecamatan hingga Perangkat Desa," tandasnya.


Dalam kesempatan tersebut turut dihadiri Pj Sekda Musni Wijaya SSos MSi, Kepala Disdikbud Drs Iskandar Syahrianto MH, Kepala Dinkominfo Herryandi Sinulingga AP, Kepala BPKAD Zabidi, Kabag Tapem Setda Muba Irwan Syazili SSos MSi, Camat Babat Supat Rio Aditya SSTP MSi, serta Kepala Desa di Kecamatan Babat Supat. 


Kemudian, Kepala ATR/BPN Muba Ahmad Aminullah menyerahkan secara simbolis sertifikat Aset Pemkab Muba yang kemudian akan dilaporkan ke Korsupgah KPK RI.

Kapolres Muba Pimpin Langsung Tes Urine Beberapa Anggota


SEKAYU, Dutasumsel.com -- Ada yang berbeda dari apel pagi hari Senin (29/08/22) Pagi, Sebab usai apel Kapolres Musi Banyuasin Akbp Siswandi, S.ik, SH, MH memimpin langsung tes urine beberapa anggota di satfus masing masing, Sekira pukul 08.00 Wib. 


Dijelaskan Siswandi bahwa tes urine tersebut dilakukan secara mendadak, Hal ini sebagai bentuk komitmen dalam pemberantasan penyalahgunaan narkotika. 


Selain terus berupaya melakukan penegakan hukum pemberantasan narkotika, Polres Musi Banyuasin juga rutin melakukan pemeriksaan urine bagi jajarannya. 


"Kebetulan tadi saya yang pimpin apel, kemudian selesai apel saya perintahkan untuk tidak meninggalkan apel. Lalu, setiap masing fungsi langsung saya tunjuk dua orang" Jelas Kapolres. 


Dilanjutkannya, Tim dokter poliklinik yang dikawal langsung oleh Provost langsung melakukan pemeriksaan. 


"Dalam pemeriksaan ini kita tidak ada tebang pilih, semua kita lakukan pemeriksaan tes urine. Dan Alhamdulillah, semua anggota yang kita tunjuk mendadak tidak terbukti atau negatif" Ujarnya lagi. 


Dari hasil pemeriksaan tes urine, sebanyak 20 personil yang ditunjuk menjadi sampel, belum ditemukan anggota yang terindikasi mengkomsumsi narkotika.Tutupnya

*(Rian)

Pawai Karnaval Desa Benakat Minyak Sangat Meriah


PALI, DutaSumsel -- Memeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia di Desa Benakat Minyak, kecamatan Talang Ubi, terus berlanjut. Setelah sebelumnya Pemerintah Desa Benakat Minyak bersama Karang Taruna menggelar berbagai perlombaan untuk warga, kali ini Pemerintah Desa Benakat Minyak menggelar pawai karnaval yang diikuti oleh instansi sekolah, organisasi seni budaya, organisasi pemuda hingga masyarakat setempat, Jumat (19/8/2022).


Ratusan peserta karnaval tumpah ruah berjalan dengan rute garis start di Lapangan Sepak Bola Desa Benakat Minyak, kemudian ke arah Gasplen, Bor 4 dan kembali garis finish di Lapangan Sepak Bola.


Sekretaris Desa Benakat Minyak, Doni menuturkan peserta yang ikut diantaranya PAUD, SD, SMP, SMA se-Desa Benakat Minyak, karang taruna di beberapa dusun yang ada di Desa Benakat Minyak, seni budaya barongan, hingga puluhan emak-emak yang tidak ingin ketinggalan meramaikan pawai karnaval di Desa Benakat Minyak.


“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat tinggi. Meski sedikit mendadak, tapi kegiatan berjalan lancar sesuai harapan. Terimakasih kepada masyarakat desa Benakat Minyak,” ucapnya.


Sementara itu, kepala Desa Benakat Minyak, Edi Suprapto menerangkan bahwa tujuan digelar pawai karnaval tidak lain untuk meningkatkan kecintaan terhadap bangsa dan negara.


Apalagi sambung kades, peserta yang mengikuti pawai menampilkan keberagaman kebudayaan, menggunakan pakaian adat, menampilkan kreativitas warga, yang dirangkai dalam satu tema yaitu Bhineka Tunggal Ika.


Yang tidak kalah meriah adalah penampilan seni budaya barongan yang ditampilkan oleh peserta.


“Sebagai salahsatu budaya, barongan tentu harus kita lestarikan agar tetap eksis tidak termakan zaman. Kita sebagai generasi penerus bangsa, khususnya anak muda wajib untuk menjaga hal itu,” tambahnya.


Lebih lanjut Ia berharap momen HUT RI ke-77 pada tahun 2022 menjadi refleksi bagi masyarakat untuk meningkatkan sifat gotong-royong, kebersamaan, tolong menolong yang bermuara pada meningkatnya persatuan dan kesatuan masyarakat desa.


“Ayo masyarakat desa Benakat Minyak, kita tingkatkan persatuan dan kesatuan melalui semangat gotong-royong yang berlandaskan asas kekeluargaan untuk membangun Desa Benakat Minyak yang lebih baik, semakin maju dan berkembang,” ujarnya.(ORI) 


Editor: Heru 

Memperingati HUT RI Ke -77 di Desa Suka Maju Berlangsung Khidmat


PALI, DutaSumsel -- Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 77, Desa Sukamaju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI menggelar upacara pengibaran bendera merah putih, di lapangan SMP 5 Talang Ubi, Rabu (17/8/22).


Pelaksanaan upacara bendera tersebut dipimpin langsung Kades Sukamaju, Rudini.


Pada upacaranya yang berlangsung hikmat itu, Rudini menyampaikan upacara peringatan HUT RI kali ini Pemdes Sukamaju dan pihak sekolah sepakat untuk menggelar upacara bersama.


"Kemarin sempat berkordinasi, baik seluruh perangkat desa maupun dari pihak sekolah agar upacara kita jadikan satu," ujarnya.


Lebih lanjut, upacara tahun ini merupakan upacara terakhir di kepemimpinan Rudini yang akan berakhir pada 2023 mendatang.


"Kita sudah kurang lebih tiga tahun tidak melaksanakan upacara. Alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan kegiatan upacara peringatan HUT RI ke 77, mengingat pandemi sudah mulai berangsur-angsur berkurang, terkhusus di Kabupaten PALI sudah masuk zona hijau. Itu berkat dari pada kita semua, masyarakat dan segenap elemen yang terlibat didalamnya," terangnya.


Turut hadir pada upacara itu Ketua BPD beserta anggota, tokoh agama, tokoh masyarakat, ibu-ibu PKK dan semua siswa dari tingkat TK atau Paud, SD dan SMP di Desa Sukamaju.(ORI) 


Editor: Heru