NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label Duta kita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Duta kita. Tampilkan semua postingan

Dr Hj Rika Novalina Sungudi SH MKn, Tokoh Perempuan Prabumulih Menginspirasi


PALEMBANG, DutaSumsel -- SUKSES di daerah sendiri bagi seorang perempuan mungkin sudah biasa atau banyak ditemui, namun sukses di daerah orang lain tentu menjadi luar biasa. 


Begitulah Dr Hj Rika Novalina Sungudi SH MKn yang merupakan tokoh perempuan muda asli kota Prabumulih yang menginspirasi karena berhasil sukses di daerah orang.


Hj Rika Novalina Sungudi berhasil sukses dan mendirikan sekolah bertaraf internasional di Kabupaten Empat Lawang yakni Sekolah Al Azhar Cairo Mesir Empat Lawang Indonesia yang merupakan Cabang Al Azhar Cairo Mesir.


Hj Rika Novalina sendiri adalah istri dari Irutben It Pussenkav Bandung, Kolonel Kav H Sangudi SH MSi dan ibu dari Ketriza Paula blezensky dipanggil Beby (12). Kini Rika merupakan pimpinan yayasan Al Azhar Cairo Empat Lawang dan merupakan seorang Notaris & PPAT di Bumi 'Saling Keruani Sangi Kerawati'.


Sejak menamatkan sekolah di Yayasan Bhakti Prabumulih, Hj Rika Novalina langsung merantau dengan bekerja sambil kuliah ke Palembang. Lalu setelah tamat kuliah, Ibu kelahiran 7 November 1978 ini pindah ke kota Medan, Sumatera Utara untuk bekerja sekaligus kuliah S2 Magister Notariat di Universitas Sumatera Utara (USU).


Kemudian ia menikah dengan suami Kolonel Kav H Sangudi SH MSi dan pada tahun 2009-2010 kembali ke Sumatera Selatan tepatnya ke Kabupaten 4 Lawang turut suami yang saat itu berdinas menjabat Dandim Lahat dan saat itu Rika masih melanjutkan kuliah S3 di USU.


Setelah tinggal di Kabupaten Empat Lawang, Rika melihat ada peluang dimana di Kabupaten 4 Lawang belum ada PPAT dan notaris yang membuat warga harus ke daerah lain untuk mengurus surat-surat.


Rika yang memiliki izin PPAT kemudian membuka usaha di Empat Lawang sembari mengurus izin Notaris lalu setelah selesai ia mengabdikan diri di kabupaten tersebut.


Singkat cerita, pada tahun 2020 Rika dengan dukungan sang suami berhasil mendirikan Yayasan Pendidikan Al Azhar Cairo Mesir Empat Lawang. Tekat Rika mendirikan sekolah bertaraf internasional tersebut didasari kepedulian dengan para orang tua di Empat Lawang yang harus mengeluarkan biaya besar untuk menyekolahkan anak ke luar daerah.


"Dari latar belakang itu lalu saya berpikir, kenapa kita yang memiliki ilmu dan kemampuan tidak menghadirkan sekolah untuk masyarakat dan orang luar yang datang ke kita. Maka dari itu kita bangun sekolah yang tak jauh kalah dengan sekolah di kota dan bahkan kita hadirkan bertaraf internasional," ungkap Rika Novalina Sungudi ketika diwawancarai.


Rika menceritakan, awalnya dirinya memilih lokasi tanah jauh dari pusat kota yang sepi, hal itu dikarenakan harga tanah murah namun setelah berdiri sekolahnya menjadikan lokasi sepi ramai.


"Awalnya kan kita mendirikan rumah tahfidz karena saya itu senang tiap pagi dan sore dengar anak-anak baca Alquran, lalu ada konsultan yang tertarik kenapa tidak didirikan sekolah saja hingga akhirnya kita dirikan Al Azhar Cairo Empat Lawang," katanya.


Tidak hanya aktif di yayasan dan pekerjaan sebagai PPAT/Notaris, Rika Novalina juga aktif dalam organisasi Persit Kartika Chandra Kirana.


Kini ia kembali ke kota Prabumulih bertekat mendirikan sekolah bertaraf internasional dan mendidik Sumber Daya Manusia (SDM) di kota Prabumulih. Selaku putri asli kota Prabumulih, Rika bertekat membagikan ilmu dan akan memajukan kota Prabumulih di segi pendidikan, SDM dan mengangkat masyarakat dari kemiskinan.


"Saat ini semua pembangunan di kota Prabumulih sudah maju, saatnya kita terus meningkatkan SDM dan pendidikan masyarakat karena pembangunan yang maju tanpa pengetahuan pengelola akan percuma," tegasnya.


Di kota Prabumulih sendiri Rika menjadi inspirasi para kaum muda tidak hanya para perempuan namun para pemuda karena dengan tekatnya yang kuat merantau jauh dari keluarga berhasil meraih kesuksesan. 


Bahkan Rika membuka lapangan pekerjaan bagi puluhan pekerja di sekolah maupun di kantor PPAT/Notaris miliknya. Para muda mudi di kota Prabumulih sendiri berharap sang pelopor sekolah internasional di Empat Lawang ini kembali ke Prabumulih membangun kota nanas dan membuka lapangan pekerjaan.(eds)


Editor:Heru

Walikota Beserta Jajaran Hadiri Rapat Koordinasi Kabupaten Kota Daerah Pengelolaan Migas Se-Indonesia


JAKARTA, DutaSumsel --
Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM Didampingi Ketua DPRD Kota Prabumulih Sutarno, SE,  Kepala Dinas PUPR Prabumulih H. Beni Akbari, ST, Kepala BPKAD Prabumulih Jauhar Fahri, SE, Ak, CA, Kepala BAPPEDA Ir. Abu Sohib, Kepala BALITBANG Prabumulih Matnur Latif, ST, M.Si, , Sekwan Prabumulih Heriani, SE, Kepala Dinkes Prabumulih dr. Hesti Widyaningsih, Kepala Bagian PROKOPIM Prabumulih Ir. Taviv Maryadi, MM Menghadiri Rapat Koordinasi Kabupaten / Kota Daerah Pengolah Migas Seluruh Indonesia, Selasa (25/10/2022).


Walikota Prabumulih mendapat kesempatan pertama untuk memaparkan dan mempresentasikan terkait pengelolaan gas yang ada di kota Prabumulih, Walikota Prabumulih mendapat apresiasi dan aplause dari seluruh Bupati / Walikota  daerah pengelola gas Se - Indonesia.


Ir.H.Ridho Yahya,MM menyampaikan terkait pengelolaan gas yang ada di kota Prabumulih dimana "Kota Prabumulih sebagai daerah penghasil gas masyarakatnya bisa menikmati gas kota dengan pemasangan gratis, Kota Prabumulih juga sebagai pemrakarsa pemasangan gas kota secara gratis di Indonesia,".


Selanjutnya Ir.H.Ridho Yahya melanjutkan paparnya ," Kota Prabumulih satu- satunya di Indonesia yang menolak diadakannya penambangan batu bara di Indonesia yang berpotensi merusak lingkungan."


Rapat ini di ikuti  Ketua DPRD dan 11 Kabupaten / Kota Pengelola Gas Se - Indonesia diantaranya : Kota Bontang, Kota Prabumulih, Kota Dumai, Kota Lhokseumawe, Kota Palembang, Kabupaten Blora, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Langkat, Kabupaten Sorong.


Acara di akhiri dengan Bertukar Cenderamata antara  Walikota Prabumulih dan Walikota Bontang Basri Rasse, S.IP. 


Rapat ini diselenggarakan oleh Pemkot Bontang dan dilaksanakan di Hotel Orchardz Mangga Dua Jakarta Pusat.(*)


Editor: Heru

MENANGGAPI KLARIFIKASI FITNAH DARI LURAH LEBUAY BANDUNG NIKO FERLINO, SH. C.P.L. ANGKAT BICARA


LAHAT, Dutasumsel ---- NIKO FERLINO, SH. C.P.L. Menambahkan keyakinan dugaan yang ia sangkakan, dimana dalam berita beredar bantahan Lurah mengatakan Dirinya mengaku tidak pernah merasa merekayasa ataupun memanipulasi data terkait penerbitan SPPH milik Harmadi bin Sehawi, semuanya sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.


Terkait surat kuasa yang dicabut oleh pemilik tanah yaitu Harmadi bin sehawi yang sebelumnya di kuasakan pengurusan nya kepada Pengacara Neko Ferlyno, dalam hal ini saudara Neco diduga tidak mampu untuk memenuih syarat-syarat penerbitan surat tanah tersebut.


Setelah melalui perundingan keluarga dan tak kunjung terbitnya surat tanah Harmadi Bin Sehawi Tersebut, maka pemilik lahan mencabut kuasa tanah tersebut dari pengacara Neco.


“Terkait saya tidak mau bertanda tangan,tanah Harmadi bin sehawi ini kan cukup luas dikawatirkan bahwa di atas tanah tersebut terdapat tanah orang lain, makanya untuk kami ajukan beberapa opsi seperti mengclearing atau menebas keseluruhan tanah tersebut, dan hal ini tak pernah dilakukan sampai surat kuasa dicabut oleh pemilik lahan”kata Lurah Lebuay Bandung. 


Perkataan diatas adalah perkataan bohong yang di lakukan Lurah Leubay bandung, dikarenakan lahan tersebut sudah kami pagari dan kami tebasi, baru kita laporan ke kelurahan perihal pembuatan SPH, kita di kumpulkan dan dikatakan bahwa Pihak Kelurahan tidak akan menghambat pembuatan SPH, kalau memang benar tanah ini punya harmadi, makanya tanggal 11 Februari 2022 kita kumpul mengundang masyarakat yang mempunyai lahan tersebut, dan sudah terjadi kesepakatan di lapangan antara masyarakat yang punya lahan di sekitar lahan pak harmadi, yang kebetulan lahan tersebut sudah di beli dengan orang tuanya.


Pada saat itu di lanjutkan dengan pembuatan surat SPH yang di lakukan oleh pegawai kelurahan bagian Tata Pemerintahan dan kami sudah mengeluarkan biaya bukti transper kami simpan, seiring berjalannya waktu dan ternyarta SPH belum di tandatangani oleh LURAH dengan alasan ada tanah orang di depan yaitu tanah Pak Basir (Pensiunan Pertaninan) dan ada anaknya Win, anaknya di martapura menurut sumber Herman RW, kata Pegawai TAPEM Kelurahan Lahat, dan itu hanya karang karangan yang dibuat, kita coba klarifikasi ke keluarga dan anaknya pak Basir, ternyata apa yang disamapaikan itu tidak benar, bahwa pak basir tidak punya anak yang namanya win, tapi adiknya yang tinggal di tanjung serian.


Setelah mengetahui hal tersebut pihak kelurahan masih tidak mau menandatangani, bahkan kita mau mempertemukan, masih pihak kelurahan tidak mau, jadi aneh saat ini pihak kelurahan menandatangani SPH.

Masih menurut Lurah leubay bandung ; Lebih lanjut dikatakan Lurah”Sehingga baik surat tanah yang akan di hibahkan tersebut maupun surat lain yang di ajukan tersebut tidak saya tanda tangani karena sebagai pemerintah kelurahan, kami bertanggung jawab atas surat yang kami terbitkan”.


Ditambahkannya ”pada tanggal 24 Juli 2022 " Kami atas nama Pemerintah kelurahan melegalisasi dan membuat kan surat pernyataan hak di atas tanah tersebut dengan nomor surat 140/22/spph-lb/VII/2022,karena memang sudah memenuhi syarat prosedur untuk menerbitkannya”.


Lurah lebuay bandung jg membantah dirinya sebagai mafia tanah seperti yang diberitakan tersebut ”terkait penerbitan surat tanah harmadi bin sehawi tersebut dan fitnah tuduhan mafia tanah terhadap saya ,hal itu tidak berdasar,karena surat yang diterbitkan atas nama pemilik lahan sendiri koq bukan nama orang lain,jadi dimana letak mafia nya”terangnya sambil tersenyum. 


Dikeluarkan lahan 6000 M yang di katakan kelurahan bukan punya pak harmadi menjadi tanda tanya kami, karena lahan tersebut menurut pengakuan harmadi ke kami pada saat itu adalah lahan orang tuanya yang di pake oleh PT. PERTANI.

 

Jadi disini jelas kita pertanyakan kinerja lurah, dan saat ini telah membuat surat SPH, padahal kami sudah sanggah untuk pembuatan surat, dan kami juga telah memberitahu bahwa kuasa kami tidak bisa di cabut secara sepihak, sedangkan harmadi mencabut secara sepihak, ada apa dengan LURAH? Karena kami masih bekerja dan terus bekerja.(Doni) 


Editor: Heru 

SKK Migas Selenggarakan Lokakarya Kehumasan 2022


JAKARTA, DutaSumsel -- (SKK Migas) menyelenggarakan Lokakarya Kehumasan SKK Migas – KKKS Tahun 2022. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana untuk menyusun program kerja komunikasi SKK Migas – KKKS tahun 2023 dengan melihat kondisi dan tren komunikasi terkini yang dapat mempengaruhi pelaksanaan program 2023 berdasarkan topik dan pemikiran dari para narasumber serta peningkatan kompetensi insan kehumasan SKK Migas dan KKKS.


Kegiatan Lokakarya Kehumasan menghadirkan beberapa narasumber yakni Head of Departement for Politics and Social Change, Center for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes, VP of Corporate Communication Tokopedia, Nuraini Razak, dan Pemimpin Redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho.


Dalam arahannya, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan untuk mewujudkan visi hulu migas yakni produksi 1 juta BOPD (barel minyak per hari) dan 12 BSCFD (miliar standar kaki kubik per hari) gas pada tahun 2030, industri hulu migas tidak dapat berjalan sendiri, tentunya dibutuhkan bantuan serta komitmen dari para pemangku kepentingan yang terlibat untuk dapat mewujudkan hal tersebut. 


“Hubungan dan komunikasi yang baik dengan pemangku kepentingan dibutuhkan untuk mendapatkan dukungan mereka. Tidak hanya itu, kemampuan untuk menyuarakan potensi migas Indonesia serta menjualnya kepada para investor juga menjadi poin penting dalam kondisi saat ini,” kata Dwi saat membuka acara Lokakarya Kehumasan SKK Migas – KKKS 2022 pada Jumat (5/8).


Dwi melanjutkan, dirinya berharap insan kehumasan SKK Migas – KKKS dapat menjadi garda terdepan untuk menjembatani kepentingan hulu migas dengan para pemangku kepentingan serta menyuarakan hal-hal positif terkait kondisi hulu migas Indonesia. “Baru-baru ini kita mendapatkan kabar gembira atas potensi giant discovery dari Sumur Timpan-1 WK (Wilayah Kerja) Andaman II, itu menunjukkan bahwa potensi cadangan migas Indonesia masih sangat bagus, ini harus lebih disuarakan agar kedepannya akan banyak masuk investasi di hulu migas Indonesia,” ujarnya.


Kemudian Dwi juga menekankan pentingnya membangun reputasi yang baik bagi industri ini sebagai syarat mutlak untuk mendapatkan kepercayaan publik melalui peningkatan kompetensi kehumasan. “Melalui kegiatan ini diharapkan insan kehumasan hulu migas juga mampu meningkatkan kompetensinya sehingga peranan strategis kehumasan sebagai garda terdepan dalam berinteraksi dengan pemangku kepentingan dapat memberikan manfaat baik bagi industri ini dalam upaya menjaga ketahanan energi nasional dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia melalui penerimaan negara yang optimal,” ungkapnya.


SKK Migas bersama KKKS dalam kegiatan tersebut telah menyepakati 15 program bersama yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2023. Plt. Kepala Divisi Program dan Komunikasi Mohammad Kemal menyampaikan program-program kerja yang telah disepakati bersama agar dapat dieksekusi secara serius sehingga harapan-harapan untuk mendapatkan bantuan dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai visi 2030 dapat terlaksana dengan baik.


“Selain kolaborasi antara SKK Migas dengan KKKS, kedepan industri ini akan berkolaborasi dengan industri lain dalam hal pelaksanaan program komunikasi. Hal ini untuk menunjukkan bahwa hulu migas bukan lagi industri yang bersifat ekslusif, perlu kerjasama dan koordinasi dengan pihak lain untuk dapat mewujudkan ketahanan energi nasional,” kata Kemal.


Menurutnya, keberhasilan industri hulu migas membutuhkan kontribusi dari seluruh pemangku kepentingan termasuk publik secara luas.


Salah satu narasumber yakni Wisnu Nugroho mengatakan, industri hulu migas merupakan industri yang sangat strategis bagi Indonesia terutama beberapa waktu ini saat harga minyak dunia melambung tinggi sehingga dampaknya terasa kepada masyarakat luas. Namun demikian, dirinya merasa insan kehumasan hulu migas masih kurang mampu menjelaskan bagaimana strategi industri ini sebagai salah satu industri strategis.


“Saya berpikir bahwa teman-teman di hulu migas itu adalah orang-orang yang bekerja dalam senyap namun manfaatnya terasa, sayangnya hal tersebut masih belum tersampaikan pesannya. Betapa pentingnya industri ini untuk bisa mendapatkan dukungan dari pemangku kepentingan, karena untuk dapat mewujudkan visi hulu migas tidak bisa hanya dilakukan oleh SKK Migas,” ucap Wisnu.


TENTANG SKK MIGAS

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) adalah institusi yang dibentuk oleh pemerintah Republik Indonesia melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi. SKK Migas bertugas melaksanakan pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi berdasarkan Kontrak Kerja Sama. Pembentukan lembaga ini dimaksudkan supaya pengambilan sumber daya alam minyak dan gas bumi milik negara dapat memberikan manfaat dan penerimaan yang maksimal bagi negara untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Dua Tahun Tak Ada Kejelasan Atas Laporan Dugaan Kasus Penyerobotan Tanah, Warga Lahat Cari Keadilan di Mapolda Sumsel


PALEMBANG, DutaSumsel –Tidak adanya kejelasan mengenai dugaan kasus pengerusakan dan penyerobotan lahan yang ditangani oleh Polres Lahat selama dua tahun lebih, pemilik lahan, Rika Novalina (42) warga Tebing Tinggi cari keadilan di Mapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu (30/7/2022).


Pihak pemilik tanah mendatangi Mapolda Sumatera Selatan, untuk melakukan konseling mengenai permasalahan kasus pengerusakan dan penyerobotan lahan miliknya yang terjadi sekitar Oktober 2018 lalu di sungai Kili desa Keban kecamatan Lahat kabupaten Lahat Sumatera Selatan oleh PT. Priamanaya Energi.


Kasus tersebut dilaporkan oleh Rika Novalina (42) warga Tebing Tinggi pada 21 Januari 2020 lalu di Polres Lahat dengan dugaan pengerusakan dan penyerobotan lahan, namun hingga sekarang sudah dua tahun enam bulan lebih kasus belum jelas ditangani Satreskrim Polres Lahat dan belum ada menetapkan tersangka.


“Kami datang bersama pelapor dan beberapa keluarganya dari Lahat terkait laporan kami dua tahun lebih di satreskrim Polres Lahan hingga kini belum ada perkembangan” ucap Pengacara pelapor Richad Fernando usai mendatangi subdit l/harda Ditreskrimum Polda Sumsel.


Pengacara pelapor Richad Fernand juga mengatakan seharusnya kasus tersebut telah selesai dan pihak kepolisan sudah melakukan gelar perkara.


“Padahal berdasarkan hasil penyelidikan polisi telah mendatangi lokasi kejadian, gelar perkara, sudah diperiksa pihak terlapor (PT Priamanaya Energi), kades desa Keban dan Tanjung serta beberapa saksi. “ tambahnya.


Hingga saat selesai melakukan konseling, pihak pelapor diminta untuk berkoodinasi dengan pihak perusahaan.


“Kita di arahkan koordinasi dan komseling dengan penyidik Satreskrim Polres Lahat dan kami berharap upaya kami bisa bisa membuahkan hasil dan laporan kami segera ditindaklanjuti”, harapnya.


Diketahui total seluruh lahan milik Rika Novalina adalah 148 hektar, dan sudah di rusak oleh pihak perusahaan menggunakan alat berat dan di sekitar 50 hektar yang menurut perusahaan tersebut telah dibeli kepala desa.




Ribuan Scooterist Hadiri Anniversary Satu Dekade Indralaya Scooter Club'( ISC)

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Ribuan Peserta Anak - Anak Pesva hadiri  Anniversary Satu Dekade Indralaya Scooter Club' Sabtu 12 /10/19,dengan Tema " Selangkah Mundur Mati  Kapur, Satu Pesva Sejuta Sodara" Bagi para komunitas PESVA merayakan hari jadinya mungkin merupakan hal yang sangat di nanti-nantikan. Nah, kali ini komunitas  Indralaya Scooter Club' ( ISC) bersatu bersama – sama  mengumpulkan para pecinta Vespa, baik yang klasik atau modern se Sumsel untuk turut serta merayakan ulang tahunnya yang ke 10 Satu Dekade.
Acara digelar di Basecamp ISC yang Beralamat di Kelurahan Timbangan KM 32 Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan yang di hadiri Ketua Persatuan Scooter Sriwijaya (PSS) Sumsel Bowo Budi,Kapolres Ogan Ilir yang di wakili Kasubag Humas AKP. Zainalsyah, Penasehat ISC Nazaruddin, Ketua ISC Biktor dan Anggota ISC serta Komonitas Pesva.Kegiatan yang bertemakan “ Selangkah Mundur Mati Kapur Anniversary Satu Dekade Indralaya Scooter Club, Satu Pesva Sejuta Sodara'” ini dihadiri oleh hampir 100 komunitas Vespa dan komonitas Pesva dari Dewantara Lhok Seumawe Scooter Club'( DLSC) Aceh Utara, juga turut hadir di  Acara Anniversary ISC  satu Dekade, sendiri saat ini tercatat sudah memiliki 80 anggota yang mayoritas tinggal di Ogan Ilir. Namun tak menutup diri untuk anggota dari daerah manapun.
Selain merayakan hari jadinya, komunitas ini juga mengadakan Donor Darah, Bersihkan Sampah sepanjang Jalan Lintas dan Membagikan Masker kepada Para penguna Jalan yang melintas di jalan raya.

Semoga kedepan ISC tetap Eksis dan berjaya, dalam menjalin komunikasi antar sesama pengguna jalan Aspal, dengan Salam Mesin Kanan yang lebih dominan untuk saling berbagi sesama pengguna Jalan.

Dan dihimbau kepada rekan komonitas agar tetap kompak dan solidaritas dalam berbagai untuk menjadi Scooter yang handal tidak memakai obat-obatan terlarang seperti Narkoba dan sejenisnya, taati rambu- rambu lalulintas di jalan jaga kesehatan agar tetap sehat dalam berkendara.

Nah, bagi para pecinta Vespa yang ingin bergabung dengan ISC mudah saja kok sob. Langsung saja datang ke Basecamp  Atau bisa langsung cek di instagram ISC sebab banyak informasi mengenai komunitas ini.  

Pewarta : Sanditya

Peringatan Satu Dekade,Bersama Indralaya Scooter Club (ISC) Gelar Donor Darah

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Donor darah merupakan kegiatan rutin tiga bulanan di  Pelaksanaannya pada Anniversary ISC ini, bertepatan momen istimewa satu dekade Sabtu,12/10/19.    
Satu lagi event menarik dari Indralaya Scooter Club. Rangkaian dari perayaan ulang tahun ke-10 yang jatuh pada 1 September 2019 ini, Pada 12 Oktober 2019, dilangsungkan kegiatan donor darah.

Disebutkan Ketua Panitia ISC kegiatan donor darah tersebut dilangsungkan mulai 08.30 Wib hingga 11.00 Wib. Bertempat di Basecamp ISC "Silakan datang dan berpartisipasi. Kegiatan ini terbuka untuk umum," sebut Ceper, sapaannya.

Sedangkan aksi donor darah kali ini kembali berlangsung lewat kerja sama Palang Merah Indonesia (PMI) Ogan Ilir. Turut digelar sebagai rangkaian perayaan satu dekade ISC tersebut mulai berexprsi di Indralaya Perkembangannya kian melesat memasuki usia ke-10.

Tentang ISC
ISC merupakan salah satu penghobi Scooter yang berada di Indralaya, Touring salah kegiatan yg rutin mereka lakukan.tidak hanya sekedar hobby berscooteria anak-anak ISC juga bersosialisasi dengan komunitas lainnya yang berada di seluruh penjuru Nusantara dengan kata lain Satu vespa Sejuta Sodara itulah semboyan dari anak- Scooteris yang ada di Indonesia. 

Pewarta : Tim Scooterist

JANGAN BIARKAN JOKOWI SENDIRI, HTI TUNGGANGI DEMO, HINDARI MARTIR

Dutasumsel.com.JAKARTA, -- Yang saya tuliskan selama sepekan ini terbukti. Mereka akan terus membuat kisruh. Tak akan berhenti selama 5 tahun. Upaya mendirikan negara khilafah, jika tidak ditindak tegas, maka akan semakin marak. Hukum tentang menindak penyebar ajaran khilafah tidak ada. Setiap ada kesempatan kisruh  mereka akan memanfaatkannya. Bahaya laten khilafah. Maka jangan biarkan Jokowi sendirian.

Akibat Rekonsiliasi Politik Rusak Penegakan Hukum

Rancangan kerusuhan 22-25 Mei 2019 yang gagal total. Bravo Polri/TNI yang sigap dan taktis. Polri berhasil mengendus sampai ke aktor intelektualnya. Namun, sayangnya atas nama rekonsiliasi politik, para perusuh, para begundal, para pembunuh secara sengaja, kelompok khilafah yang akan menjerumuskan adu domba polisi membunuh demonstran, mereka tidak dihukum.

Komjen Polisi  M. Iqbal pun gagal mengumumkan aktor intelektual kerusuhan yang nyaris membuat perang saudara itu. Bahkan para perusuh anarkis pun sampai kini tidak jelas – bahkan mungkin telah dibebaskan. Atas nama rekonsiliasi politik. Maka mereka tidak kapok. Tidak jera.

Tak pelak. Eks Kampret alias Kadal gurun dan Taliban  turun di jalanan. Tujuan mereka jelas untuk menjatuhkan Jokowi. Sahih. Mahasiswa yang bergerak sangat berbahaya karena berpotensi ditunggangi oleh Khilafah, HTI, Ikhwanul Muslimin, dan kaum Monaslimin, koruptor, dan para pengkhianat bangsa.

Saya sore tadi datang. Melihat. Indikasi ditunggangi semakin besar. Bukan hanya di depan gedung DPR/MPR. Dari sekitaran tampak Gedung DPR/MPR, logistik disediakan oleh gerakan Khilafah. Mereka tak segan memaksakan diri masuk, walau harus menggeser barikade beton. Dengan atas nama agama, mereka mengintimidasi Polisi dan TNI. Untung mereka sabar. Dari tampilan cingkrang, jidat hitam, plus jenggot, dan omongan bergaya agamis, mereka adalah confirmed khilafah.

Salah Antisipasi

Gerakan membakar hutan benar terjadi. Inisiasi pembakaran sudah sejak Februari 2019. Sayangnya antisipasi kurang. Ini harus disadari sepenuhnya. Memang di dalam tubuh pemerintahan, entah itu gubernur, bupati, camat, lurah, disinyalir banyak sekali  eks Kampret, kadal gurun, dan Taliban. Tentu mereka akan ogah-ogahan bekerja. Jangankan memadamkan api kebakaran hutan dan lahan. Mendukung kinerja Jokowi pun mereka oposan. Enggan.

Begitu kekeringan maksimal, ditambah kekalahan kontestasi politik, maka kebakaran hutan dan lahan adalah kesalahan Jokowi. Itu yang disebut oleh Kampret.  Juga Fadli Zon. Akibat teriakan Zon, maka para eks Kampret pun selfie dan foto-foto di lahan kebakaran. Senang. Tujuannya mendiskreditkan Jokowi.

Secara sistematis revisi UU KPK dan revisi KUHP dijadikan polemik. Terlepas dari kesalahan akibat tidak ada sosialisasi. Mana pasal yang direvisi. Mana yang tidak. Apa tujuannya.Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) gagal berperan menjadi PR Pemerintahan Jokowi-JK. Gagal. Yang lumayan berhasil bidang informatika – jaringan internet. Akibatnya? Pelintiran informasi lebih dominan.

Kondisi ini ditambah lagi bebalnya DPR untuk memaksakan revisi. Bahkan pengesahan revisi KUHP secara serampangan dan tergesa-gesa. Lagi-lagi sembrono. Ini terbukti dari 11 pasal yang sangat Jokowi sudah ingatkan untuk ditunda. DPR tetap tidak  sensitif. Maka demo makin membesar.

Pendukung Jokowi Terpecah

Untuk kali pertama Netizen waras pendukung Jokowi terpecah. Bahkan dalam satu ruangan relawan yang sama. Tentu karena ada kepentingan. Entah apa. Yang jelas, di tengah rancangan menuju Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 20 Oktober 2019, gerakan untuk tidak melantik Jokowi bergema. Itu bergema di Yogyakarta.

Para mahasiswa itu tak sadar telah dimanfaatkan oleh gerombolan kadal gurun, Taliban, Monalismin, yang mirip dengan ketika KAMI – saya ikut terlibat penggulingan eyang saya Presiden Soeharto di 1998 – ditunggangi oleh Amien Rais. Tak disangka dia adalah wujud provokator. Kadal gurun. Rakyat paham.

Hindari Korban Tewas

Maka menghadapi provokasi demo-demo di depan DPR – dengan selebaran dan ajakan viral melalui media sosial – dibutuhkan martir. Ada yang tewas. Setelah pembunuhan di 22 Mei 2019 gagal total. Kini mereka akan melakukan pola yang sama.

Perlu diwaspadai upaya membuat martir dari pendemo. Satu nyawa saja melayang maka akan dikapitalisasi menjadi isu seperti Mei 1998. Jokowi jadi target.

Polisi dan TNI pasti akan menahan diri menghadapi mahasiswa di DPR. Yang penting adalah Polri dan TNI menjaga gedung DPR dan obyek vital dari gerakan mahasiswa yang sudah disusupi khilafah tersebut.

Oleh sebab itu maka, tak ada jalan lain. Para relawan Jokowi dan pendukung Jokowi. Pencinta demokrasi. Pembela NKRI harus siap-siap bergerak melakukan perlawanan terhadap gerakan khilafah yang menunggangi mahasiswa tersebut.

Sekali lagi. Yang harus dihindari adalah jatuhnya korban. Persis seperti kasus 22 Mei 2019 lalu. Polri dan TNI bertindak taktis. Tanpa peluru tajam. Hingga rancangan membuat kerusuhan menggagalkan pelantikan Jokowi-Amin 20 Oktober 2019 dapat ditekuk.

Penulis: Ninoy N Karundeng
Redaksi.www.dutasumsel.com

Mengendalikan Hawa Nafsu

Dutasumsel.com.INDRALAYA, --Mengendalikan hawa nafsu ibarat memenjarakan setan. Orang yang mampu menaklukan hawa nafsu dalam dirinya sendiri diibaratkan orang yang bisa memenjara setan di dalam dirinya: setan yang sebenarnya ada di dalam diri masing-masing manusia. Setan yang selanjutnya bisa disebut sebagai sifat-sifat buruk ini seringkali muncul menguasai hati dan pikiran manusia.

Sifat buruk yang belum bisa dikendalikan akan menggoda manusia untuk mengumbar hawa nafsu dan menuruti hawa nafsu tersebut. Contohnya, ketika kita sudah bersabar dan melakukan hal yang dianggap benar, namun tetap saja kita mendapat celaan atau bahkan menimbulkan kemarahan dari orang lain. Peristiwa semacam ini bisa terjadi karena banyak orang di luar sana yang pemarah dan (mungkin) belum bisa mengendalikan hawa nafsunya.

Contoh lainnya adalah ketika kita memiliki atasan yang selalu marah-marah pada kita hanya karena satu hari izin tidak bekerja. Padahal semua target penjualan telah tercapai, bahkan melebihi target. Atasan yang memarahi kita bisa saja sedang memiliki masalah dengan keluarga atau pasangannya, tapi ia tak bisa mengendalikan 'setan' dalam dirinya sehingga melampiaskan kemarahannya pada anak buahnya. Jika sifat buruk kita belum bisa dikendalikan, otomatis kita akan tersulut oleh kemarahan tersebut dan bisa saja balik marah kepada atasan kita. Tetapi, jika sifat buruk sudah bisa kita kendalikan, maka kita akan bisa berpikir positif dan tidak larut dalam drama tersebut.

Senantiasa kendalikan sifat-sifat buruk yang ada di dalam diri kita agar tidak terjebak dalam drama kehidupan.

Salam perjuangan 
Semoga Semua Makhluk Berbahagia.

Penulis : H. Sanditya

Darmi Siap Ber Tarung Dalam Pilkades Di Desa Ulak Kerbau Baru

Dutasumsel.Com.INDRALAYA, -- Kecamatan Tanjung raja akan ikut serta dalam Pilkades Serentak pada Tahun 2019 ini dan salah satu Desa yang akan ikut Pilkades Serentak adalah Desa Ulak Kerbau Baru Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir,dan salah satu Bacalon Kepala Desa Ulak Kerbau Baru adalah Darmi kelahiran 12 januari 1977 Desa Ulak Kerbau Baru kecamatan Tanjung Raja, meskipun masih bersifat Balon alias bakal calon namun beliau sudah siap bertarung dalam pilkades serentak pada 21 November  2019.
mendatang.

Berdasarkan laporan team kami dilapangan, beliau adalah sosok yang sangat sederhana dan dapat diandalkan dalam mengayomi masyarakat desa ulak kerbau baru tersebut,  mengingat beliau berperan aktif dalam kegiatan - kegiatan sosial didesa tersebut.

Saat kami konfirmasi soal visi dan misinya kedepan jika terpilih menjadi Kepala Desa untuk periode 2019- 2024 , beliau menjawab " akan meningkatkan sumber daya manusia didesa ulak kerbau baru agar dapat lebih maju dan mandiri kedepannya, " ujar Darmi, sambil seruput kopi hitam dan gorengan pisang yang masih hangat.

Pewarta
Redaksi.www.dutasumsel.com

Rapat Perdana DPC PDI Perjungan Di RM Sederhana Bahas Kongres V Bali

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Ogan Ilir menggelar rapat perdana pasca perubahan pengurus baru hasil konfercab sepekan lalu.  Rapat dipimpin langsung oleh Wahyudi,ST Ketua DPC PDIP Ogan Ilir yang terpilih kembali untuk periode 2019-2024.
Dalam rapat perdana yang langsung dipimpin Wahyudi hadir seluruh jajaran pengurus baru. Menurut Wahyudi, acara yang digelar di RM Sederhana ini untuk menyamakan tujuan partai kedepan.

“Kami menyamakan semua tujuan partai, satu komando, satu bahasa dan satu juru bicara melalui pimpinan partai dengan maksud untuk lebih mensolidkan partai serta memenuhi target target partai kedepan,” ujar Wahyudi Ahad 28/7/2019.

Selain itu, rapat perdana DPC PDI Perjuangan Ogan Ilir juga membahas agenda penting, seperti terkait utusan Kongres V di Bali Agustus 2019.

Dalam Kongres V, lanjut Yudi, jajarannya tetap minta kepada Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan periode lima tahun mendatang. Sedangkan terkait target partai yang ada di daerah seperti pemilu kepala daerah.

“Siapapun nantinya calon yang akan  diberangkatkan dari PDI Perjuangan harus melakukan kontrak politik yang jelas. Karena sebagai petugas partai nantinya harus membawa marwah partai yang jelas pula dan itu pasti akan kita lakukan serta terus menambah kursi di legislstif sesuai target partai,” tegasnya.

Sementara itu Sekertaris DPC PDIP Ogan Ilir M Rizal menambahkan dalam rapat perdana DPC juga akan lebih giat lagi mengaktifkan organisasi-organisasi sayap partai, Badan - Badan Partai serta Perombakan PAC di 16 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Ogan Ilir yang selama ini sudah berjalan dan sudah ada.

“Sehingga ke depan PDI Perjuangan Kabupaten Ogan Ilir akan lebih lebih solid dan bisa memenangkan event  event partai seperti yang selama ini sudah kita capai ” kata Sekretaris DPC ini, kepada dutasumsel.com Ahad 28/72019.

Di tambah kan lagi oleh Wahyudi bahwa  peserta yang akan berangkat ke Kongres V Bali selain Pengurus PAC  4 Orang untuk 16 Kecamatan, Pengurus DPC PDIP, Kabupaten serta Angota Dewan Terpilih Tahun 2019, 7 Orang serta angota Praksi dari PDI P, dan Insyaallah Di Tahun 2020 ini DPC PDIP Ogan Ilir sudah memiliki Kantor Baru, dan baru pertama kali nya DPC PDI P memiliki  Kantor  sendiri untuk Ogan Ilir di bawah kepemimpinan Wahyudi,ST dan Bupatinya HM. Ilyas Panji Alam Insya Allah kedepan di Kecamatan juga akan memiliki kantor Partai, imbuh Wahyudi.ST Ahad 28/7/19, serta Persiapan Pilkada 2020 kedepan mengusung kembali HM. Ilyas Panji Alam memimpin Ogan Ilir melaju menjadi Bupati Kembali, ungkap Sekertaris DPC PDIP OI M Rizal menambahkan.

Pewarta : Sanditya
www.dutasumsel.com28719

Kisah Haru Ani Yudhoyono Jualan Es Karena Gaji Letnan SBY Tak Cukup

Dutasumsel.com.JAKARTA, -- Banyak kisah haru semasa Ani Yudhoyono mendampingi SBY. Ani rela tak meneruskan kuliah kedokteran dan hidup sederhana sebagai istri prajurit.

Banyak kisah haru semasa Ani Yudhoyono mendampingi SBY. Ani rela tak meneruskan kuliah kedokteran dan hidup sederhana sebagai istri prajurit.

Saat itu gaji perwira TNI tidak besar. Ani Yudhoyono harus putar otak agar gaji suaminya bisa cukup untuk makan sebulan. Ani bahkan sempat berjualan es dari susu jatah SBY. Kisah itu dituturkan Ani Yudhoyono dalam bukunya Kepak Sayap Putri Prajurit yang ditulis Alberthiene Endah dan diterbitkan R&W.

Saat itu, SBY baru berpangkat letnan satu dan menjadi komandan peleton mortir di Yonif Linud 330 di Bale Endah, Bandung. Kebetulan para prajurit TNI mendapatkan jatah susuk kaleng setiap bulannya.

Ani masih ingat merek susu Shinta ada rasa cokelat, jeruk dan strawberi. bersama kakaknya yang juga istri seorang perwira TNI, Ani mengolah susu itu menjadi es mambo dan dijual untuk menambah uang belanja.

"Pembantu Mbak Titiek kebetulan bersekolah. Dialah yang kami titipi termos dan berjualan es mambo," kenang Ani.

Diakuinya es itu laris manis. Uangnya kemudian digunakan untuk membeli telur, daging atau ikan guna menambah gizi anak-anak mereka.

Ani menceritakan SBY juga terkadang mengambil jatah makanan tambahan untuk dibawa pulang ke rumahnya. Jatah makan itu berupa satu cangkir kaleng bubur kacang hijau dari kantornya.

"Pak SBY tidak menyantapnya di kantor, melainkan disimpan untuk dibawa pulang. Sampai di rumah, biasanya aku olah kembali dengan menambahkan santan, gula merah dan pandan agar jumlah bubur kacang hijau semakin banyak dan bisa disantap bersama keluarga," kisah Ibu Ani.

Jika mendapat jatah telur rebus, SBY pun tak memakannya. Telur itu dibawanya pulang untuk diberikan pada Agus.

Ibu Ani mengakui kalau kadang sampai meneteskan air mata melihat perhatian suaminya di tengah suasana kekurangan. Namun dia tak pernah menyesal hidup sebagai istri prajurit. Ani Yudhoyono yang putri jenderal legendaris Sarwo Edhie Wibowo pun tak pernah meminta bantuan keuangan pada ayahnya.

Pewarta : Tim Rell
Redaksi  : 02/06/2019, dutasumsel.com

Menurut Pendapat Mahasiswa Unsri Fak Kesehatan Masyarakat Angkatan 2018

Dutasumsel.com. INDRALAYA, -- Menurut pendapat pribadi Aminah sebagai mahasiswa unsri kejadian demonstrasi pada tgl 22 mei 2019 di Jakarta. ( Aminah - Fakultas kesehatan masyarakat angkatan 2018).

Aminah mengatakan keJujurannya kepada dutasumsel.com saat di hubungi, terus terang sebagai mahasiswa Aminah  tidak setuju dengan hal tersebut karena keputusan hasil pemilu sudah di tentukan oleh kpu dan untuk para pendukung capres yang kalah harus bisa menerima dengan lapang dada. Dan benar memang banyak terjadi kecurangan di pemilu tahun ini tapi pihak no urut 02 sudah mengajukan banding ke MK,Mereka inilah yang memprovokasi massa demonstran pendukung capres 02 dari daerah hingga terlibat dalam kerusuhan dan bersikap anarkis terhadap aparat keamanan.

Jadi meskipun begitu menurut Aminah kasus ini  biarkan saja pihak KPU dan MK yang menyelesaikan kasus ini, kenapa saya tidak setuju dengan demo nya mereka karena hal tersebut dapat memicu kekacauan, "bahkan bisa saja terjadi pertumpahan darah antar sesama hanya karena membelah segelintir orang yang berkepentingan bagi elit politik".

Hal ini dapat memicu terulangnya kasus 1998, dan mirisnya lagi yang saya dengar justru banyak ustad yg mengajak mereka untuk demo dan itu sangat merusak citra umat islam. Sedangkan jika ustad yang paham tentang Aqidah pasti tidak ada yg menyuruh mereka untuk berdemo karena ustad yang paham tentang aqidah pasti menyeru untuk taat kepada pemimpin, "Kalau dari sudut padang saya pribadi orang yang ada di balik kejadian ini adalah orang-orang elit politik yang mempunyai kepentingan tertentu karena ingin mendapatkan posisi dengan cara berusaha mengadu domba, menghasut masyarakat dengan dalih memperjuangkan kebenaran yang terpicu oleh demonstran". Sabtu 25/5/2019.

Pewarta : Nawafi
Redaksi  : 25.05.2019,dutasumsel.com


Wahyudi ST, Dongkrak Suara PDI Perjuangan Di Kabupaten Ogan Ilir

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Berkat kepemimpinan Wahyudi ST, Wakil Ketua DPRD OI yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ogan Ilir (OI) serta bimbingan dan arahan langsung Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumsel HM Ilyas Panji Alam yang kini menjabat juga sebagai Bupati OI, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan pada Pemilihan Legislatif tahun 2019,akhirnya dapat mencetak sejarah baru, atas keberhasilannya mendominasi perolehan suara terbanyak di kabupaten OI, berjumlah 41.888 suara dari lima daerah pemilihan (Dapil)  yang ada di kabupaten OI. Hal tersebut terungkap saat rapat pleno terbuka penghitungan perolehan partai politik pada Pileg 2019 di KPU OI belum lama ini.
Tak hanya itu, dengan perolehan suara terbanyak dibandingkan parpol peserta Pileg OI tahun 2019,  PDI Perjuangan OI berhasil menempatkan sejumlah kader terbaiknya, salah satunya adalah Wahyudi ST yang saat ini sudah tiga periode berturut-turut berhasil menduduki kursi anggota DPRD OI dari Dapil 1 meliputi kecamatan Indralaya, Indralaya Utara dan Indralaya Selatan, serta Wahyudi ST menjadi penyumbang suara terbesar bagi PDI Perjuangan dengan perolehan suara terbanyak dibandingkan caleg OI lainnya pada Pemilu 2019, sekitar 4022 suara.
Menurut Wahyudi ST Ketua DPC PDI Perjuangan OI, keberhasilan perolehan suara PDI Perjuangan pada Pileg 2019 patut disyukuri dan cukup mengembirakan, karena dinilai PDI Perjuangan OI telah mencetak sejarah baru pada periode ini dibandingkan perolehan suara pada pemilu sebelumnya.

"Alhamdulillah, bersama kader PDI Perjuangan OI lainnya di lima dapil, diantaranya Kando Pathul Jaya dan Amir Hamzah, kita telah kembali terpilih sebagai anggota DPRD OI periode 2019-2024. Seharusnya masih bisa maksimal lagi namun semua perjuangan ini patut kita syukuri bersama,”ujarnya.
Wahyudi ST mengungkapkan rasa hormat dan ucapan terima kasih kepada masyarakat Ogan ilir yang kembali memberikan kepercayaan kepada PDI Perjuangan pada Pemilu 2019.

"Saya mewakili pengurus DPC PDI Perjuangan Ogan Ilir mengucapkan ribuan terima kasih kepada masyarakat Ogan Ilir, Insya Allah Amanah ini akan kita emban dengan penuh tanggung jawab dan wajib direalisasikan dalam program kerakyatan. Mohon doa, dukungan, kritik dan sarannya. Insya Allah amanah serta tetap berjuang bersama rakyat OI," jelasnya.
Sementara itu berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan kabupaten OI  meraih suara terbanyak dalam Pemilu Legislatif 2019 dengan total suara 41.888 dari lima daerah pemilihan, sedangkan perolehan suara terbanyak kedua disusul Partai Golongan Karya dengan perolehan 39.002 suara, disusul Partai NasDem dengan perolehan 24.820 suara.
Melihat dari perolehan suara terbanyak dan keberhasilan merebut kursi, maka tiga partai politik yaitu PDI Perjuangan, Golkar dan NasDem berpeluang besar merebut posisi ketua dan wakil ketua di lembaga legislatif Kabupaten OI.

Pewarta : H2y
Redaksi,19.05.2019,dutasumsel.com

MUI Ogan Ilir : Tindakan People Power Sangat Meresahkan Masyarakat

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta sejumlah tokoh pemuka agama di Kabupaten Ogan Ilir, menilai ajakan aksi " people power" Sangat meresahkan masyarakat.

Ajakan aksi tersebut banyak diserukan dan tersebar melalui sejumlah media sosial, menjelang diumumkannya hasil rekapitulasi perhitungan suara oleh KPU RI pada 22 Mei mendatang.

Sejumlah tokoh agama serta pemuka agama di Kabupaten Ogan ilir secara tegas, menolak aksi people power. Menurut ulama, aksi tersebut merupakan tindakan kurang tepat, dan menyerahkan semua hasil tahapan pemilu kepada yang berwenang yakni KPU dan BAWASLU.

Para tokoh agama mengajak seluruh masyarakat Ogan Ilir untuk saling menjaga ketertiban dan kenyamanan, terlebih lagi pada bulan Suci Ramadhan ini.

"Mari kita percayakan hasil pemilu 2019 kepada petugas penyelenggara pemilu atau KPU. Bila tidak puas, silahkan menyelesaikan permasalahan sesuai aturan yang berlaku," tutur ketua MUI Kabupaten Ogan Ilir, Drs.H Najib Subki MM,saat di hubungi dutasumsel.com Selasa,14/05/2019.

Himbauan senada juga datang dari Sekertaris MUI Kabupaten Ogan Ilir Ustad Syarif Kabupaten Ogan Ilir,  Menurutnya," people power ini berpotensi merusak persatuan dan kesatuan bangsa".

Ustad Syarif mengajak para ulama maupun tokoh agama di Kabupaten Ogan Ilir ini khususnya untuk tidak terpancing terhadap ajakan yang bisa mengancam keutuhan NKRI yang berlandaskan Pancasila ini.

“Mari kita jaga kerukunan demi keutuhan NKRI dan yang berlandaskan Pancasila,” ujar Ustad Syarif kepada dutasumsel.com Selasa 14.05.2019 saat di hubunggi via phon.

“Saya khawatir dengan gerakan itu (people power), kesatuan dan persatuan akan terpecah,” ujar nya mengakhiri telpnya kepada Tim dutasumsel.com.

Pewarta Tim Red
Redaksi,14.05.2019,dutasumsel.com

DANDIM 0402- OKI/OI DAMPINGI TIM MONITORING PROGRAM SERASI MARKAS BESAR TNI (MABES)

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Dandim 0402/OKI-OI mendampingi Tim Monitoring Program Serasi Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) di lahan persawahan PT Buyung di Desa Simpang Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Induk, Kabupaten Ogan Ilir (OI), kemarin sekira pukul 13.30 WIB.

Acara tersebut dihadiri oleh tim monitoring Mabes TNI Brigjen TNI Steve, Kolonel Inf Boni C.P, Kolonel Inf Heldi Wira, Kolonel Arh Imade Kusuma, dan perwakilan dari Kementerian Pertanian RI yaitu Ir. Indra Wirawati selaku Direktur lahan di Kementerian Pertanian RI.

Selain itu juga kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Asisten Teritorial Kasdam II/SWJ, Letkol Inf Debok M, Komandan Kodim 0402/OKI-OI, Letkol Inf Riyandi, Danramil 402-12/Pemulutan, Kapten Inf Amzah Askani, beserta anggota Babinsa, dan Rijal selaku Perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Sumsel, serta pak Karta selaku pemilik lahan sawah.

Dandim 0402/OKI-OI Letkol Inf Riyandi saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan monitoring ini bertujuan untuk melakukan study banding dengan harapan lokasi yang ditinjau dapat menjadi referensi, sehingga bisa dilakukan ditempat lain yang memiliki potensi yang sama.


“Kita berharap dengan adanya kegiatan monitoring ini dapat menjadi referensi untuk program kegiatan selanjutnya agar lebih meningkat, khususnya ditempat-tempat lainnya yang memiliki karakteristik lahan yang sama,” tandasnya.

Pewarta : Tim Red
Redaksi, 13.05.2019,dutasumsel.com

BUPATI OGAN ILIR MENSUPORT KEGIATAN PWI PROVINSI SUMSEL DAN KABUPATEN

INDRALAYA, DS, -- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan dan Pengurus PWI Kabupaten Ogan Ilir (OI) bersilaturrahmi dan ngopi bareng bersama Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam SE.SH.MM bertempat di rumah dinas bupati Ogan Ilir,  pada hari Jumat (12/4/19).

Firdaus Komar selaku ketua PWI Sumatera Selatan (Sumsel) yang didampingi oleh lima pengurus lainnya, Suprapto,  M. Rope’i,  Marintan, Evi Kurniati, Yudi Purwadi dan Pengurus PWI Ogan Ilir (OI) Yasandi beserta Anggota lainnya ngobrol bareng Bupati Ogan Ilir.

Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar mengatakan tujuan kedatangan dirinya beserta penggurus PWI Sumsel untuk bersilaturrahmi dengan bupati Ogan Ilir dan jajarannya,  sementara ketua PWI OI, membahas masalah Porwanas yang akan berlangsung di Papua juga untuk Persiapan kegiatan Pelatihan Dasar Jurnalistik.

Plt.PWI OI Yasandi mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OI kiranya bisa mendukung kegiatan Pelatihan Dasar Jurnalistik yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

“Alhamdulillah pada acara ngopi bareng Bupati, sangat mensuport keikut sertaan PWI Ogan Ilir pada kegiatan Porwanas di Papua nanti”, imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam mengatakan, sangat mensuport program kegiatan PWI Provinsi Sumsel dibidang olahraga dan kegiatan UKW di Kabupaten Ogan ilir. Sementara pada pertemuan tersebut, Bupati juga berharap kepada ketua PWI Sumsel agar kepengurusan PWI Ogan Ilir yang sekarang segera didefinitifkan.

Pewarta : Tim Red
Redaksi, dutasumsel.com