NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label Dinas PUPR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dinas PUPR. Tampilkan semua postingan

Diduga Ada Indikasi Korupsi Pembangunan Jalan Lingkar Handayani


PALI, DutaSumsel -- Ketika pemerintah Kabupaten PALI yang terus berupaya mewujudkan kesejahteraan rakyatnya melalui program pembangunan, tidak Serta merta di ikuti oleh pelaksana pembangunan di lapangan. Ada saja upaya pelaksana (kontraktor-red) menjatuhkan citra Pemerintah dimata masyarakatnya. 


Salah satunya adalah Pekerjaan Pembangunan Jalan Lingkar Handayani RT 04 RW 003 Kelurahan Handayani Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Provinsi Sumatera Selatan yang dapat di duga berpotensi di korupsi oleh pihak Pelaksana (Kontraktor-red),26/12/2022.


Di ketahui Pekerjaan pembangunan Jalan tersebut di kerjakan oleh CV. NOIS PRATAMA dengan Nilai anggaran sebesar Rp. 1.487.802.587,84,- yang bersumber dari dana APBDP 2022 dengan Satuan Kerja Dinas PU Kabupaten PALI. 


Dari temuan Rosidi ketua DPD LSM BPPI (Barisan Patriot Peduli Indonesaia ) di lapangan ada beberapa Aitem yang di duga di langgar oleh pihak Pelaksana (Kontraktor-red) seperti pengerasan Jalan berupa Batu Agregat yang dapat di katakan sangat tipis, pengamparan batu agregat dengan cara manual tidak menggunakan alat berat berupa gleder, serta tidak adanya pemadatan dalam pengerasan batu agregat yang sudah terampar menggunakan alat berat berupa Pibro. 


Dengan terlalu tipisnya pengerasan batu agregat jalan tersebut dan serta tidak adanya pemadatan menggunakan alat berat berjenis Pibro maka akan berpotensi mempercepat kerusakan jalan itu sendiri


Ada yang hilang dalam pembangunan Jalan ini seperti hilangnya pengawasan dari konsultan pengawas dan hilangnya pantauan dari instansi Terkait Dinas PUTR PALI, kenapa karena apa yang di dilakukan oleh pihak kontraktor ada dugaan melanggar aturan yang ada.


Dalam pembangunan pekerjaan kontruksi di lingkungan pemerintah pengawasan itu sangatlah penting yang mana jika dalam pengawasan lalai atau kecolongan dapat berakibat fatal sehingga pihak Pelaksana dapat sewenang wenang untuk melakukan hal yang tidak di inginkan, Ungkapnya


Kami berharap agar pihak Dinas PUTR PALI selaku Stakeholder untuk cepat tanggap menyikapi perihal ini dan segera turun kelapangan untuk memeriksa kebenaran informasi tersebut, jika memang benar adanya maka Kami berharap untuk Bertindak tegas dengan semestinya agar masyarakat tidak merasa di curangi atau dirugikan oleh kontraktor.


Rosidi berharap agar Kepala Dinas PU PALI beserta jajarannya yang terkait untuk menunjukkan ketegasan dan ke profesionalnya dalam bekerja, yang mana bila nantinya ada di temukan kecurangan yang di lakukan oleh pihak Pelaksana (Kontraktor-red). Agar dapat di tindak tegas guna kepentingan dan kebaikan bersama.


Terkait perihal ini pihak awak media/Lsm BPPI mengkonfirmasi ke Kepala Dinas PUTR PALI  jawaban nya akan memerintahkan KPA cek lapangan.(ORI)


Editor:Heru

Ditarget Hingga Tiga Tahun Ke Depan, Jalan Lingkar Timur Akan Mulus Dan Tidak Rusak Lagi


PRABUMULIH, DutaSumsel – Jalan Lingkar Timur alias Jalingtim terus diperbaiki BBPJN Wilayah V Sumsel secara bertahap, tahun ini informasi dihimpun awak media telah menggelontorkan Rp 35 miliar.


Pembangunan Jalingtim hingga mulus ditarget hingga tiga tahun ke depan, menekan biaya sekitar Rp 241 miliar bersumber dana dari APBN.


Nantinya, proyek perbaikan Jalingtim hingga selesai dilakukan secara multiyears. Agar jalannya, tidak lagi rusak dan mulus.


Wali Kota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, berterima kasih kepada BBPJN Wilayah V Sumsel karena telah peduli terhadap Prabumulih. Tidak hanya perbaikan Jalingtim saja, tetapi pembangunan Flyover Patih Galung, dan lainnya.


“Syukuran ini, bentuk rasa syukur kita atas perbaikan Jalingtim ini. Agar cepat mulus kembali, dan tidak rusak lagi. Ini bagian dari usaha dan ikhtiar serta doa,” ujar Ridho, sapaan akrabnya.


Kata suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini, meski ditarget 3 tahun perbaikannya mulus kembali. Ia tetap berharap, proyek perbaikan Jalingtim dilakukan pihak ketiga ini bisa rampung setahun saja.


“Memang pemborongnya harus bonafit, dan kita yakin bisa diselesaikan pengerjaannya setahun saja,” aku ayah tiga anak ini.


Sebut Politisi Golkar ini, meminta BBPJN Wilayah V Sumsel membantu secara maksimal. Harapannya, juga dipasangi lampu di Jalingtim sehingga kalau malam jalanan jadi terang benderang. Dan, orang tidak takut lagi melintasi Jalingtim.


“Bulanan lampu jalan, Pemkot Prabumulih akan membayarkan. Terpenting, jalanan terang dan orang tidak takut lagi melintas,” kata dia.


Ia juga meminta, agar kualitas proyek perbaikan jalan ini tentunya baik dan bagus. Apalagi, ini diawasi pihak terkait seperti Kejari, Dinas PUPR, dan lainnya. “Harus bagus lah, mutu dan kualitasnya sehingga baru dibangun tidak rusak lagi,” tukasnya.


Perwakilan BBPJN V Wilayah Sumsel, Ryandra Narlan ST MM mengatakan, memohon dukungan masyarakat Prabumulih dalam rangka perbaikan Jalingtim secara bertahap hingga tiga tahun ke depan.


“Iya, biayanya mencapai Rp 241 miliar secar keseluruhan. Tahun depan, hanya Rp 21 miliar saja bisa membuat mulus Jalingtim ini seperti harapan Pak Wako Prabumulih tentunya,” jelas Ryandra, sapaan akrabnya.


Bebernya, proyek multi years ini bisa berjalan lancar dan tanpa gangguan. Sehingga, proyeknya cepat selesai Jalingtim mulus tidak rusak lagi. “Bisa segera dimanfaatkan dan digunakan masyarakat,” tutupnya.


Editor: Heru



Dinas PUPR Prioritas Perbaikan Jalan, Di Kawasan Prabusari























PRABUMULIH, DutaSumsel -- Tepatnya di Simpang empat kampung Prabusari menjadi salah satu titik rawan kecelakaan kendaraan roda dua maupun roda empat. Bagaimana tidak, di tengah jalan alternatif Palembang-Baturaja ini terdapat lubang yang terbuka lebar, yang mana kian hari kian melebar dan semakin dalam.


Diketahui posisinya yang berada di jalan menurun, terkadang pengguna jalan terjebak dilubang tersebut, apalagi jalan Bukit Lebar yang masuk di RT 04 RW 04 Kelurahan Majasari Prabumulih selatan kota Prabumulih ini lebarnya hanya 4 meter, tentu saja kemungkinan pengguna jalan terperosok ke lubang di gorong-gorong ini cukup besar.


Seperti dikatakan Sari salah satu pedagang sayur yang setiap Subuh melalui jalan itu untuk berbelanja ke Pasar, dirinya pernah mengalami kecelakaan akibat jalan yang berlubang tersebut


” Jalannya kan tidak terlalu lebar, terus lubangnya juga di turunan mana lampu jalannya juga minim. Lupa kalau jalan di situ berlubang, karena silau akibat lampu kendaraan di depan , sehingga sebabkan motor saya anjlok ke lubang itu. Habis dengkul dan tangan mbak, digesek aspal,” terang Sari dengan memperlihatkan bekas lukanya.


Ketika di konfirmasi media ini Lurah Kelurahan Majasari, Susi Winda Sari SKm  mengatakan jika gorong-gorong tersebut sudah diajukan perbaikannya ke dinas Pekerjaan Umum Dan  Penataan Ruang (PUPR) kota Prabumulih dan sudah disetujui.


” Sudah di ajukan untuk perbaikannya (gorong-gorong, red). Sudah kami konfirmasi ke Dinas PUPR, katanya sudah dianggarkan di tahun 2022 ini untuk perbaikan jalan itu,” terang ibu dari dua orang anak ini.


Selaras dengan keterangan Susi Winda Sari, Kepala Dinas PUPR melalui Kabid Program Perencanaan Verzi Anggi membenarkan akan di perbaikinya jalan berlubang di simpang empat Prabusari tersebut.


” Sudah, itu sudah di anggarkan, paling lambat bulan Maret atau April Flat Dekker di jalan Bukit Lebar akan di ganti,” terang pria yang akrab di sapa Anggi ketika dibincangi pewarta.


Anggi juga berharap untuk sementara ini warga bisa bersabar dan tetap hati-hati saat melintas di lokasi tersebut.

” Tetap hati-hati melintas di sana, dan kami secepatnya setelah administrasi dan lain sebagainya selesai, akan sesegera mungkin melaksanakan perbaikan Flat Dekker tersebut,” pungkasnya.

Reporter: Heru