NEWS

Slider

Petani Desa Tanjung Kurung Ulu Menjerit Langkanya Pupuk Bersubsidi


LAHAT, DS - Kelangkaan Pupuk bersubsidi dari Pemerintah mulai dirasakan Petani di Desa Tanjung Kurung Ulu Kecamatan Tanjung Tebat Kabupaten Lahat, pasalnya Petani  mulai  kesulitan mencari  Pupuk bersubsidi dari Pemerintah sudah dirasakan hampir 4 bulan ini.


Menurut Fikrol selaku Kades Desa Tanjung Kurung Ulu didampingi Ketua Kelompok Tani Karya Utama Putrawansyah dilokasi Persawahan Atahan Terkau 31/12 kepada Awak Media mengatakan ^ Terjadinya kelangkaan Pupuk bersubsidi jenis  Urea , SP 36 dan Ponsta sudah hampir 4 Bulan  ini kami rasakan . Sehingga  mengakibatkan  terlambat  para Petani  bertanam.Padi" ujar Fikrul


Desa Tanjung Kurung Ulu merupakan Surplus tertinggi penghasil Beras di Kecamatan Tanjung Tebat, sekitar 65 Hektar Sawah yang memerlukan Pupuk.

Fikrol  berharap  kelangkaan Pupuk. Pemerintah segera mengucurkan bantuan Pupuk bersubsidi dalam waktu dekat " harap Kades.



 Arsito Ketua KTNA Kabupaten Lahat ditempat terpisah mengakui  " permasalahan pupuk sudah  kami ketahui,  bingung mau bertanya di Mana lagi kemana? , kenapa pendiatribusiannya terhambat. Apakah dalam pengawasan pupuk ini harus melibatkan keseluruhan  elemen masyarakat termasuk KTNA.  Apa  lagi ini sekarang  musim tanam para petani lah menjerit.


Padahal  saat Reses DPRD Kabupaten  Lahat pun sudah di sampaikan oleh Rekan Kelompok Tani kepada Anggota Dewan permasalahan kelangkaan pupuk harusnya Pemerintah harus cepat turun tangan menyikapi masalah ini jangan petani jadi korban" pungkas Arsito ( Kerbay Mulak )

SKK Migas - Pertamina EP Asset 2 Serahkan 2 Unit Rumah Layak Huni


PRABUMULIH, DS - PT Pertamina EP Asset 2 dan Badan Amil Zakat Pertamina (Bazma) kembali merealisasikan bedah rumah layak huni kepada dua warga yakni Basri di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara, dan Fahmi di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih pada Rabu (30/12).




Basri dan Fahmi tidak pernah menyangka bahwa dirinya terpilih sebagai penerima manfaat, “saya ga nyangka tiba-tiba tim survey bedah rumah Pertamina datang kerumah, melakukan pengecekan ke semua sudut rumah dan tanya-tanya kekeluargaan dan selang 2 minggu ternyata saya diberitahu Lurah bahwa saya terpilih sebagai penerima bantuan bedah rumah” Ujar Basri penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Wonosari.




Fahmi, penerima bantuan di Kelurahan Sukaraja juga mengaku tidak pernah mengajukan bantuan, “Seperti mimpi rasanyo tiba-tiba disurvei, dibangunke rumah, besak pulo” ungkap Fahmi.

Program bedah rumah layak huni ini merupakan program CSR yang terinspirasi dari program Pemerintah Kota Prabumulih, yang selalu direncakan dan dianggarkan setiap tahunnya. Rumah yang dibangun masing-masing dengan luas 42M2 dengan pondasi bata merah, lantai keramik, pintu dan kusen kayu, rangka atap kayu dengan atap asbes, dengan 1 ruang tamu, 2 kamar tidur, 1 ruang keluarga, dapur dan kamar mandi lengkap denga furniture standar.




Selain dari CSR, program bedah rumah juga dilaksanakan dari iuran pekerja PT Pertamina EP yang secara sukarela menyumbangkan sebagian pendapatannya untuk berbagi manfaat kepada sesama.

Serah terima bedah rumah dilaksanakan secara simbolis di ruang kerja Walikota Prabumulih, hadir dalam acara tersebut Walikota Prabumulih Ir. H Ridho Yahya, Perwakilan Bappeda, Lurah Wonosari dan Sukaraja, Perwakilan Manajemen PT Pertamina EP dan Bazma serta penerima manfaat.




Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya mengapresiasi program CSR yang dilakukan PT Pertamina EP yang sejalan dengan program Pemerintah Kota Prabumulih, dirinya juga berbahagia karena program Pemkot prabumulih dapat menginspirasi banyak pihak termasuk sektor swasta sehingga Kota Prabumulih menjadi satu-satunya kota yang terpilih menerima bantuan bedah rumah dari Kementerian PUPR yakni Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk masyarakat kurang mampu sebanyak 450 penerima manfaat dan Bantuan Perumahan Komunitas (BPK) bagi petugas kebersihan sebanyak 230 penerima manfaat.




Pada kesempatan tersebut juga Walikota memberikan piagam penghargaan atas kontribusi CSR PT Pertamina EP yang terus menunjukkan komitmen terhadap pembangunan Kota Prabumulih khususnya di masa Pandemi Covid-19.





PT Pertamina EP Asset 2 Legal & Relations Manager Fransiska mengatakan bahwa program bedah rumah terus dilakukan PT Pertamina EP di wilayah kerja operasionalnya sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial bagi masyarakat dengan golongan ekonomi kurang mampu dan memiliki hunian tidak layak sehingga diharapkan dengan bantuan bedah rumah dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup keluarga penerima manfaat. “Selain bedah rumah tentunya berbagai program pemberdayaan masyarakat baik bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga kebudayaan dan keagamaan terus dilakukan” pungkas wanita yang akrab dipanggil Mikha ini.




Sejak tahun 2014 program bedah rumah PT Pertamina EP telah membangun 66 hunian yang tersebar di Kota Prabumulih, Kab. Muara Enim, Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Pali. 59 rumah diantaranya merupakan bantuan CSR sedangkan 7 rumah lainnya dari donasi pekerja.


Forkomincam Kota Agung Lakukan penyemprotan disenfektan


LAHAT, Duta Sumsel - Guna menghadang peredaran dan pemutusan Virus Corona di Kecamatan Kota Agung agar tidak terjadinya penyebaran Virus mematikan dari China tersebut, untuk itulah Forkomicam Kota Agung yang terdiri dari Camat Kota Agung Marsi SE, MM, Kapolsek Kota Agung- Tanjung Tebat IPTU Hendriadi, SH. MH, Danramil Kota Agung Kapt CBA Ndaru Widono, Kapus Kota Agung Ratna Tiurlan  SKM, beserta Kades Kota Agung, Sukarami, Karang Agung, Lawang Agung dan Kades Karang Endah didampingi Personil Polsek, Personil Koramil dan Perangkat Desa.


Penyemrotan Disenfektan ini dilakukan pada hari Rabu, 30 Desember 2020 dimulai dari pukul 13.00  dan telah usai dilakukan lokasi penyemprotan meliputi Desa Sukaraja, Desa Karang Agung, Desa Kota Agung, Desa Sukarami, Desa Lawang Agung  dan  Desa Karang Endah Kecamatan Kota Agung " ujar Kapolsek.2 Kecamatan ini .



Menurut IPTU Hendriadi SH, MH " tujuan dari kegiatan penyemprotan disenfektan adalah untuk mencegah serta  memutus mata rantai penyebaran virus korona covid 19  di wilayah kecamatan Kota Agung, kita berharap tidak ada warga di Wilayah ini yang terpapar. Gunakan selalu Masker bila berada di luar ruangan, jaga Jarak dan selalu mencuci tangan ingat jangan berkerumun apalagi himbauan dari Kapolda Sumsel untuk tidak merayakan tahun baru yang mengundang kerumunan " pesan Kapolsek.


Laporan Kerbay Mulak.

Akhir Tahun 2020, Kominfo Muba Tingkatkan PAD Rp 624.750.231


Kadin Kominfo Muba Warning Dua Perusahaan 

SEKAYU,DS.COM - Prestasi dan kontribusi positif berhasil dicapai Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Muba di penghujung tahun 2020. 

Capaian membanggakan ini ditunjukan Dinkominfo Muba dengan berhasil menyokong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp624.750.231. 

Capaian Dinkominfo Muba yang kini dipimpin Kadin Dinkominfo Herryandi Sinulingga AP setelah terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemungutan restribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi yang disahkan pada 28 Mei 2020. 

"Kominfo Muba langsung action dan mengadakan sosialisasi melalui daring dengan para vendor perusahan telekomunikasi yang bergerak di Muba, dan hasilnya Dinkominfo Muba berhasil menyokong PAD mencapai Rp624.750.231," ungkap Kadin Kominfo Muba, Herryandi Sinulingga AP. 


Lingga menjelaskan, sumber PAD tersebut berasal dari restribusi menara Telekomunikasi yang berada di wilayah Muba. 


"Kami ucapkan Terima kasih kepada perusahaan yang telah komitmen membayar retribusi, dan bagi perusahaan yang belum menuntaskan untuk segera dibayarkan demi kontribusi kemajuan Kabupaten Muba," tegasnya. 

Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba ini menambahkan, sedikitnya ada 9 perusahaan telekomunikasi yang turut andil membayar retribusi menara. "Tujuh di antaranya sudah membayar, tinggal 2 perusahaan lagi," bebernya. 

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengingatkan agar para perusahaan telekomunikasi patuh dan komitmen untuk membayar retribusi menara. 

"Saya ucapkan terima kasih dengan kerja keras Kominfo Muba yang andil maksimal meningkatkan PAD Muba," ungkap Kepala Daerah Inovatif 2020 ini

Diketahui, adapun Perusahan Telekomunikasi yang dituntut untuk membayar retribusi menara di Muba yakni diantaranya PT Profesional Indonesia (PROTELINDO), PT Centratama Menara Indonesia, PT Telkomsel, PT Daya Mitra Telekomunikasi, PT Indosat Ooredoo, PT Inti Bangun Sejahtera, PT Solusi Tunas Pratama, PT Tower Bersama Group, dan PT KIN.(hsril

Cegah Klaster Pergantian Tahun, Polres Prabumulih Perketat Pergerakan Warga


PRABUMULIH, DS - Bagi warga yang ingin berkunjung ke Kota Prabumulih untuk merayakan malam pergantian tahun sebaiknya perlu untuk merubah jadwal kembali sebab Polres Prabumulih akan memperketat pergerakan masyarakat guna menghindari cluster baru penyebaran Covid-19.



Tidak tanggung-tanggung, Polres Prabumulih bakal bekerjasama dengan TNI untuk menggelar razia malam pergantian tahun dan siap melakukan tindakan jika ditemukan pelanggaran seperti menggelar kegiatan yang mengundang kerumunan massa sesuai dengan Maklumat Kapolri. 



Malam tahun baru biasanya dirayakan kegiatan yang mengundang kerumunan seperti perayaan malam pergantian tahun dan pesta kembang api. Dalam situasi pandemi COVID-19, merayakan malam tahun baru beramai-ramai harus dihindari. Kapolri mengeluarkan maklumat untuk tidak menyelenggarakan pertemuan atau kegiatan yang mengundang kerumunan di malam terakhir 2020 sebagai upaya memutus rantai penyebaran COVID-19.




"Dengan adanya maklumat ini, jika terdapat kegiatan yang melanggar maka akan kita ambil tindakan tegas yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Ini juga berlaku pada pemilik dan pelaku usaha, seperti Cafe, Mall dan tempat hiburan yang memicu kerumunan" ujar Kapolres Prabumulih AKBP. Siswandi, SIK saat menggelar press realase akhir tahun 2020 di Mapolres Prabumulih, Selasa (29/12/2020).




Dikatakan, tindakan tersebut dilakukan tidak lain untuk mencegah terjadinya kerumuman massa yang bakal berpotensi jadi klaster baru penularan virus corona atau covid-19. "Sejak kemarin partroli terus kita lakukan untuk memantau titik-titik kerumunan. Sesekali kawan-kawan PWI bisa ikut untuk memantau giat yang kita lakukan sembari menyampaikan informasi berkenan dengan kegiatan tersebut melalui berita di media masing-masing. Sebab hal ini tidak lain untuk kebaikan kita bersama agar Kota Prabumulih segera kembali ke zona hijau" pungkasnya.

Awak MEDIA Dan MASYARAKAT, Pertanyakan, Soal MANGKIR Nya Oknum Anggota DPRD


"Oknum Anggota DPRD Kota Palembang Mangkir Rapat Paripurna, Nihil Kegiatan Reses, Di Duga Sudah Tidak Aktif Ke Kantor Hampir 4 (Empat) Bulan"

Apakah Sanksinya?...


Palembang, DS - Mangkir dari Paripurna, Nihil Saat kegiatan Reses, Oknum DPRD Kota Kota Palembang Komisi III Berinisial EH, menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat  IT I, IT II, Dan IT III,  Karena ini merupakan Dapil III Dimana Oknum tersebut Berkompetisi dalam perolehan Suara untuk melenggang ke Kursi Dewan perwakilan Rakyat Daerah Kota Palembang.  (Rabu, 9 Desember 2020).


Oknum EH, mengatakan pada waktu itu,"Mayoritas raihan suara pribadi saya di IT III, yang mencapai 2.366 suara. Kalau dari 3 kecamatan total suara yang saya raih sekitar 4.500an," ungkap EH, saat bangga memenangkan pertarungannya dengan kandidate lain, Dia berjanji akan melakun hal yang terbaik bagi pemilihnya di dapil III, Minggu (5/5/2019).


Yang sangat di sesalkan dari tangkapan media, Dimana saat Reses semua anggota Dewan ingin menampung aspirasi masyarakat dan berbuat yang terbaik untuk selururuh masyarakat yang ada di dapilnya, berbeda dengan salah satu Oknom DPRD Kota Palembang Komisi III, Dapil III, Berinisial EH. Oknum Anggota Dewan Ini dinilai tidak memperhatikan masyarakat di dapilnya, bagaimana tidak, saat Sidang Paripurna pun Oknum DPRD Kota Palembang ini tidak hadir untuk mengodok dan membahas hal-hal yang terpenting bagi masyarakatnya, tidak hanya itu saja Oknum DPRD Kota Palembang, Komisi III, Dapil III ini, di duga sudah beberapa bulan tidak masuk kerja ( tidak masuk kantor).

Menurut keterangannya, dengan awak media, dalam beberapa bulan terakhir Oknum DPRD dari Dapil III ini memang sudah tidak pernah masuk kantor, Hal ini disampaian oleh Narasumber Dikantor DPRD Kota Palembang yang namanya tidak ingin di sebutkan, Kemudian team Media  mencoba Klarifikasi Ke bagian Registrasi, dan memperoleh informasi yang sama, bahwa memang benar yang bersangkutan dalam beberapa bulan terakhir ini tidak pernah masuk kantor, saat Paripurna pun dia gak ada. Ungkapnya. 



Awak media pun mencoba menemui Badan Kehormatan Dewan (BKD) untuk klarifikasi soal Oknum DPRD Kota Palembang Di Komisi III  tersebut.

Kunjungan team media ke  kantor DPRD Kota Palembang kemarin, sekaligus ingin silahturahmi ke Badan Kehormatan (BK), namun karena ada kegiatan reses di Dapil mereka masing-masing, team media pun gagal untuk bertemu dengan ke- 5 (Lima) orang tersebut.

Saat ingin di Konfirmasi tetang pemberitaan melalui Chat Whatshap dan Call WA, Oknum Anggota DPRD Kota Palembang Komisi III,  Dapil III, Berinisial EH belum membalas Chat dan Telp dari Awak media


Diketahui Sudah lebih dari empat bulan, bahkan lebih, Oknum DPRD Kota Palembang yang berinisial EH sedang dalam keadaan sakit berat, di duga, Oknum DPRD tersebut saat tidak dapat melakukan apapun untuk kegiatan profesinya. Yang jadi pertanyaan masyarakat adalah, bagaimana mereka bisa menyampaikan dan menyalurkan aspirasi mereka untuk bisa membangung daerah mereka, Masyarakat juga menilai, kok bisa ada pembiaran tentang hal ini, trus anggaran yang di keluarkan negara untuk disalurkan ke masyarakat didapilnya apa, mana, dan haruskah masyarakat terus dibohongi dwngan pembiaran ini.


Masyarakat berharap, Badan Kehormatan Dewan dapat melihat hal ini, dan saat ini di masa pendemi seperti ini, masyarakat sangat kesulitan dalam hal apapun, jangan lagi masyarakat dibohongi oleh Oknum DPRD yang tidak bisa membantu menuampaikan aspirasi demi pembangunan di wilayah mereka.(Mayorzen)

Binaan Pertamina EP Prabumulih Sulap Minyak Jelantah Jadi Sabun Herbal


PRABUMULIH, DS - Eskalasi Pandemi Covid-19 yang hingga saat ini terus meningkat termasuk di Kota Prabumulih ternyata tidak  menyurutkan semangat masyarakat mitra binaan PT Pertamina EP untuk tetap berinovasi dalam menerapkan protokol new normal berdampingan dengan Covid-19. Melalui proses pembinaan dan pelatihan berkelanjutan, PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field bersama Kelompok MKM Majasari berhasil menciptakan produk sabun herbal dari limbah minyak jelantah.


Pertamina EP Asset 2 CSR Analyst Imam Maulana mengatakan Kelompok MKM Majasari merupakan Juara 1 lomba Kawasan Kreatif New Normal yang diselenggarakan PT Pertamina EP bekerjasama dengan Kelurahan Majasari pada Juli 2020, kelompok ini kemudian dibina dan dilatih untuk berinovasi dalam program Sampah jadi Berkah (SARAH) sehingga dapat membuat berbagai produk bermanfaat dan berdaya saing tinggi.



Kelompok yang terdiri dari 25 anggota didominasi oleh ibu rumah tangga ini ternyata mampu membuat sabun herbal yang bahan bakunya berasal dari minyak jelantah yang merupakan limbah rumah tangga dan industri makanan. Bersama Institut Agroekologi Indonesia (INAgri) dan didukung oleh Kelurahan Majasari, langkah positif ini perlahan mampu memberikan dampak ekonomi dan kesehatan yang positif bagi masyarakat. 




Terpisah PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih CSR Staff Erwin Hendra Putra mengatakan produk yang diberi nama “Sabun Herbal Sarah” ini merupakan produk yang dibuat memanfaatkan minyak jelantah ditambah dengan bahan baku lainnya seperti soda api, air bersih, arang serta ekstraksi daun dan bunga. Dirinya juga mengatakan bahan baku minyak jelantah dapat dengan mudah kelompok dapatkan dari skema sedekah sampah yang langsung dikoordinir oleh Lurah Majasari. 




Sabun herbal yang sudah dilakukan uji lab ini, kini sudah dipasarkan dengan harga Rp 5.000,-/batang dengan berat 250 gram setiap kemasannya. Selain mendapatkan manfaat dari penghematan biaya pembelian sabun komersial, kelompok juga mendapat manfaat ekonomi dari penjualan sabun herbal tersebut. 



Lurah Majasari Inggit Damayanti mengapresiasi kerjasama dan program yang terjalin di Majasari, “Kami sangat mengapresiasi langkah inovatif yang digerakkan oleh Prabumulih Field dan INAgri selama ini, hal positif seperti ini akan selalu kami dukung demi membantu masyarakat menghadapi kondisi sulit di masa pandemi. Kami sangat berterimakasih dan berharap agar kegiatan ini dapat terus berkelanjutan agar dapat membantu perekonomian masyarakat Kelurahan Majasari” tutur Inggit.




Sependapat dengan Lurah Majasari, Syamsul Asinar dari INAgri turut menyampaikan rasa bahagianya terhadap perkembangan masyarakat selama dilakukan proses pembinaan “Saya tidak menyangka apa yang dahulu kami ajarkan kini semakin berkembang. Awalnya kami hanya mengira sabun akan digunakan sebatas untuk kebutuhan pribadi saja, namun antusias warga yang sangat tinggi membuat sabun herbal kini menjadi salah satu nilai tambah ekonomi karena mereka berhasil menjualnya dengan kemasan yang menarik. Selain itu, saya juga turut menyampaikan rasa terimakasih kepada Prabumulih Field karena berkat dukungannya akhirnya perubahan positif dapat kami lihat di Kelurahan Majasari”.

Geruduk Pasar PTM, KNPI Prabumulih Bagikan Ribuan Masker


PRABUMULIH, DS - Sebagai upaya penekanan dan pemutusan mata rantai Covid-19 di Kota Prabumulih, DPD KNPI untuk yang kesekian kalinya kembali geruduk pasar tradisional modern (PTM) untuk membagikan masker kepada para pedagang dan warga yang ditemukan tidak mengenakan masker. Pada kegiatan KNPI Geruduk pasar kali ini tampak turut melibatkan Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kota Prabumulih, PT. Perta Samtan Gas dan Tokoh milenial Kota Prabumulih dr. Muarni Emasrissa Latifah atau yang biasa disapa dr. Risa.


Sebanyak 2000 buah masker berhasil dibagikan kepada warga pedagang dan pembeli di Pasar Pagi Kota Prabumulih, Selasa pagi (29/12/2020). Pantauan Posmetro, saat pembagian masker masih banyak ditemukan warga yang enggan memakai masker saat berbelanja ke Pasar. Hal ini pula lah yang mendorong KNPI Prabumulih berkontribusi mensosialisasikan Protokol kesehatan dari bahaya Covid-19 yang masih mengancam sembari membagikan masker ke warga.



dr. Risa yang juga merupakan Pengurus di DPD KNPI Prabumulih yang dikonfirmasi seusai geruduk pasar PTM Kota Prabumulih mengaku langkah yang dilakukan oleh DPD KNPI Prabumulih pagi ini merupakan upaya mengingatkan kembali masyarakat untuk senantiasa tetap menerapkan protokol kesehatan saat beraktifitas di luar rumah.




"Iya hari ini kita Bersama KNPI Prabumulih baru saja membagikan sebanyak 2000 masker kepada pedagang dan pengunjung Pasar PTM Kota Prabumulih. Hal ini juga untuk kembali mengingatkan Masyarakat dan teman-teman yang mungkin sudah banyak melupakan Covid-19 sejak Kota Prabumulih dinyatakan masuk dalam zona hijau" ujar Risa.



Dikatakan, Sebagai Pemuda yang peduli dengan kelangsungan ekonomi masyarakat dan juga kesehatannya, KNPI Prabumulih terus berupaya mendekatkan diri dengan membagikan masker kepada para pedagang dan pembeli di pasar agar kenyamanan berbelanja dan membeli barang di pasar tetap terjaga dengan baik dan senantiasa menerapkan Protokol kesehatan. Dengan demikian, roda perekonomian tetap berjalan dengan baik.



"Kita berharap jangan sampai Kota Prabumulih kembali melaksanakan PSPB untuk yang kedua kalinya karna hal itu sangat merugikan warga. Dengan kita terjun secara langsung untuk mensosialisasikan bahaya Covid-19 tingkat kesadaran masyarakat akan semakin tinggi dan status Kota Prabumulih dapat kembali ke Zona Hijau" paparnya.




Hal senanda juga disampaikan oleh Ketua DPD KNPI Kota Prabumulih Aden Thamrin. Dalam kesemapatan tersebut ia bahkan turut serta kelapangan memantau aksi sosial geruduk pasar dalam rangka pembagian masker kepada para pedagang dan seluruh warga yang ditemukan tidak mengenakan masker.



"Harapan dan tujuannya tentu saja untuk memutus penyebaran mata rantai Covid-19 di Kota Prabumulih dan senantiasa menjaga roda perekonomian yang sudah berjalan dengan baik. Jangan sampai kedepan Pemerintah mengambil kebijakan untuk menerapkan PSPB untuk yang kedua kalinya jika penyebaran Covid-19 di Kota Prabumulih bertambah banyak" ujar Aden




Yang kedua kata mantan AnGGOTA dprd Kota Prabumulih itu, memilih pasar sebagai sasaran sosialisasi mengingat Pasar adalah pusat keramaian. "Dengan demikian sosialisasi penerapan Pola Hidup 3 M dapat tersampaikan dengan baik dan Prabumulih diharapkan akan segera kembali ke Zona hijau Covid-19" pungkasnya.




Pantauan di lapangan, Aksi geruduk pasar PTM Kota Prabumulih Selain dihadiri oleh Dr. Risa dan Ketua DPD KNPI Prabumulih Aden Thamrin juga turut dihadiri oleh Kepala BPBD Kota Prabumulih Sriyono, SH dan External Relations Perta Samtan Gas Harry Maradona. Kegiatan yang dilaksanakan sejak Pukul 06.00 Wib tersebut berakhir pukul 07.15 Wib. Kegiatan pembagian masker sendiri mendapat sambutan hangat warga pedagang dan pengunjung pasar PTM Kota Prabumulih.

Suasana Pasar Ikan Modern Palembang sepi pembeli


PALEMBANG, DS - Meski telah diresmikan awal November 2020, kondisi Pasar Ikan Modern (PIM) di Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang hingga Minggu (27/12/2020), masih terlihat sepi pembeli.


Menurut Asep (32), pedagang ikan seluang mengatakan, pembeli ikan di pasar tersebut mulai terlihat sepi sejak dua Minggu terakhir.


“Karena sepi, penghasilan kita tidak menentu. Seperti hari ini, saya hanya dapat Rp50 ribu dan ikan saya masih tersisa banyak,” ungkap warga Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Sako ini.



 

Ditambahkannya, kalau ingin pembelinya ramai, pengelola pasar harusnya membuat semacam Bazaar disana, sehingga menarik pembeli untuk berkunjung.


Sementara Tedi As (50), penjual udang dan ikan laut menuturkan, pembeli sepi hampir setiap hari. Bahkan katanya pagi dibawah pukul 09.00 WIB pembeli masih ada, tetapi tidak ramai.


“Kalau pagi jumlah pembelinya sedang-sedang saja. Tetapi kalau diatas pukul 09.00 WIB hingga sore hampir tidak ada pembeli,” ujar warga Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami ini.


Lebih lanjut, biasanya dia membawa udang sekitar 4 Kg dan kadang-kadang hanya laku 2 Kg, bahkan pernah tidak terjual sama sekali.


“Kalau dagangan ini banyak yang beli bisa sampai Rp60-70 ribu perhari. Namun, sejak pembeli sepi saya merasa memporelah rasa lelah, sementara penghasilan sedikit dan yang berkunjung hanya lalat-lalat saja,” jelas Tedi.


Dijelaskannya, sebaiknya pemerintah atau pengelolah Pasar jangan hanya menjual ikan, tetapi juga ada sembakonya. Karena menurut Tedi, orang yang pergi ke pasar tidak semata-mata membeli ikan.


“Mungkin ibu-ibu kehabisan gula dan minyak misalnya. Dan dari rumah ingin membeli sembako, tetapi ketika melihat ikan mungkin akhirnya ingin membeli juga,” ungkapnya.


Diterangkan Tedi, sejak diresmikan hingga 6 bulan ke depan, tidak ada biaya sewa di pasar yang buka dari Subuh hingga malam ini. “Setelah 6 bulan, maka kita diwajibkan membayar sewa tempat sekitar Rp500 ribu perbulan,” pungkasnya.


Sedangkan Yanto (38), pedagang ikan asin, tinggal di Kelurahan Sako, Kecamatan Sako menuturkan, pembeli sudah terlihat sepi sejak awal pasar tersebut diresmikan.


“Pembeli ini mulai sepi sejak dua bulan terakhir. Saya biasanya bawa ikan asin 10 Kg dan sekarang sudah lama tidak belanja, karena lama habisnya. Hari ini saja hanya sekitar 6 ons yang laku,” tutupnya. (Mayor Zen)

Bupati DRA Targetkan Tingkat Partisipasi Masyarakat Muba Diatas Rata-rata


MUBA,DS.COM - Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA targetkan tingkat partisipasi masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin terhadap pilkada kedepannya meningkat diatas rata-rata yang ditentukan.


Harapan ini diungkapkannya saat menerima kunjungan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Musi Banyuasin Yufizer ST beserta rombongan, Selasa (29/12/2020) di Ruang Audiensi Bupati.

Bupati DRA juga sangat menyambut baik dan mengapresiasi kesiapan KPUD Muba terkait dengan pilkada mendatang. Ia juga mengingatkan jika pelaksanaan pilkada nanti pandemi covid19 masih ada, KPUD harus tetap mengedepankan Protokol Kesehatan.

Selain itu, Dodi Reza juga menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pemilihan baik Pilkada maupun pemilu. 

Terkait data kependudukan dan Internet desa, Dodi Reza Alex mempersilakan KPUD untuk berkerjasama dengan Dinas Dukcapil dan PMD Muba.

"Silakan berkoordinasi, apa yang dibutuhkan. Intinya, Kami Pemkab Muba sangat mendukung upaya KPUD untuk mensukseskan pelaksanaan kegiatan Pilkada di Kabupaten Muba ini. Mudah-mudahan Pilkada mendatang ini bisa berjalan lancar dan partisipasi masyarakat juga dapat lebih meningkat."ungkap Bupati terinovatif se Indonesia tahun 2020.





Sementara Ketua KPUD Muba Yufizer ST didampingi Komisioner mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA beserta jajarannya yang sudah memfasilitasi Gedung KPUD Muba.

Ia juga mengapresiasi komitmen Bupati Dodi Reza Alex Noerdin dalam mendukung kesiapan KPUD guna kelancaran pelaksanaan pilkada yang akan datang.

"Terima kasih kami telah diterima audiensi dan bertemu langsung dengan Bapak Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin beserta jajaran terkait. Sehingga kita bisa menyampaikan apa saja yang kita butuhkan dalam persiapkan ini demi kelancaran pelaksanaan pilkada yang akan datang. Kami juga mengucapkan terima kasih sekali kepada Bupati sudah memfasilitasi Gedung KPUD baru, sarana serta prasarana operasional," pungkas Ketua KPUD Muba Yufizer ST.

Turut dihadiri Komisioner KPUD Muba Khoirul Anam SE, Amir Nurman SPd MSi, dan Sekretaris KPUD Muba Dedi Irawan SIP MSi. Didampingi Kepala BPKAD Mirwan Susanto SE MM, Kaban Kesbangpol Drs H Soleh Na'im, Kasat Pol PP Ariyadi Karim SE MSi, Kepala Disdukcapil Hj Asmarani, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP diwakili Kasi Hubungan Media dan Kemitraan Yettria SKM MSi,(hs/red)

Di Duga Puluhan Karyawan PT Supreme Terpapar Covid


LAHAT, DS - Penyebaran Covid/ Virus Corona  tidak terfokus dalam satu titik, namun menyebar dipelosok Desa. Terbukti 50 Karyawan PT Supreme yang berada di ujung perbatasan Kabupaten Lahat- Muara Enim terinfeksi Virus Corona.


Namun jumlah yang terpapar Virus Corona berbeda dengan disampaikan Kades Tunggul Bute, Update data melalui Kasrun selaku Kades Tunggul Bute ketika dihubungi Awak Media 29/12 via Telp  membenarkan terpaparnya pekerja di PT PRA, CBN sebagian PT Rekins  kedua PT ini merupakan Subcon PT Supreme Rantau Dedap bahwa dari hasil rapat di Kecamatan Kota Agung Kades bersama Unsur Forkomincam Kota Agung bahwa ada 14 orang Karyawan terpapar Corona, Karyawan  ini merupakan Clutser dari Kabupaten Pali dan Prabumulih dan Warga Lawang Agung , Desa Sukarami  Kecamatan Kota Agung


Menurut Kasrun mereka pekerja ini sudah lama Off dan masuk kerja kembali namun setelah sampai di Lokasi mereka rupanya membawa Virus Corona. Tapi kesemua Karyawan terpapar sudah dibawa ke Rumah Sakit di Palembang untuk dilakukan penanganan selanjutnya. 


Dan Situasi terkini di Desa Tunggul Bute menurut Kades sudah Kondusif yang di dalam Area Tunggul Bute tidak boleh turun begitu juga sebaliknya, sedangkan Petinggi PT Supreme sudah tidak berada ditempat. Kami belum mendapat info keberadaan mereka saat ini " tutup Kasrun



Sementara itu Penanganan Gugus Tugas Kecamatan Kota Agung ketika di kompirmasi Via Telp Ratna selaku Kapus Kota Agung beliau belum mendapat keterangan dari Kecamatan, menurut beliau Wilayah PT Supreme merupakan bagian dari Kabupaten Muara Enim namun bukan berarti bukan tugas kita disana ada pekerja dari Tunggul Bute yang merupakan bagian dari Kecamatan Kota Agung " ujar Kapus Kota Agung mengakhiri obrolannya.


Hal senada dikatakan Taufiq selaku Ketua Gugus Tugas Kabupaten " bahwa  Puskesmas sudah dntruksikan gabung Satgas Kecamatan dan Tripika untuk  mengecek ke lapangan  atas informasi ini" Tandas Taufiq" 


 ( Kerbay Mulak)

Wakil Ketua TP-PKK Kota Prabumulih Hadiri Bulan Timbang Di Posyandu Kutilang Dan Posyandu Cahaya Senja.


PRABUMULIH, DS -  Dalam Upaya  meningkatkan kesehatan warga masyarakat baik balita, ibu hamil maupun  lansia TP PKK Kota Prabumulih terus melakukan pemantauan dan sekaligus memberikan pengarahan kepada warga melalui kegiatan Posyandu yang tersebar di setiap kelurahan dalam ruang lingkup Pemerintah kota Prabumulih.


Seperti hari ini, ketua TP PKK Kota Prabumulih Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu diwakili oleh wakil ketua TP PKK Kota Reni Indahyani S Km mengunjungi bulan timbang balita  dan pemeriksaan kesehatan di posyandu  Balita Kutilang dan Posyandu Lansia Cahaya Senja yang berada di RT 03 RW 03 Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih, Senin (28/12/2020).


Didampingi oleh Camat Prabumulih Selatan Sukarno SH, Ketua  PKK Kecamatan Pasni dan Titi Benawar petugas penyuluh dari dinas BKKBN, istri wakil walikota Prabumulih tersebut memberikan pengarahan akan pentingnya membawa anak balita ke Posyandu.


" Dengan rutin membawa anak ke Posyandu, ibu-ibu akan tahu apakah anak kita sehat atau tidak, juga akan diketahui tumbuh kembang anak tersebut normal atau tidak, hal tersebut bisa dilihat dan diketahui dari grafik berat badan anak pada kartu KMS dan KTA, sehingga apabila ada masalah dengan kesehatan dan tumbuh kembang anak bisa terdeteksi sejak dini," terang Reni.


Dalam kesempatan tersebut, Reni juga mengajak para ibu di usia produktif untuk rutin mengikuti pemeriksaan IVA demi menghindari adanya ibu-ibu yang terkena kanker serviks.


" Ibu-ibu jangan takut untuk ikut pemeriksaan IVA, ini dilakukan untuk menghindari ibu-ibu dari terkena kanker serviks. Jadi kami harap kedepan ibu-ibu bisa berpartisipasi dalam kegiatan tersebut," lanjutnya sembari berharap peran aktif para kader dalam memotivasi warga untuk selalu rajin datang ke Posyandu.


Senada dengan wakil ketua TP PKK, Camat Prabumulih Selatan pun dalam sambutannya mengharapkan peran aktif semua warga untuk mendukung setiap program yang di lakukan Pemerintah demi peningkatan kesehatan bersama.


" Saat ini sudah banyak program yang ada di RT 03 RW 03 ini untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan, baik itu Posyandu Balita, posyandu lansia, senam bersama maupun pengajian rutin. Untuk itu dibutuhkan partisipasi dari warga semua, karena meski sebanyak apapun usaha dan program yang di lakukan Pemerintah namun tanpa peran aktif warga tentu tidak akan berjalan dengan sukses," himbaunya.


Acara yang dilaksanakan di halaman Masjid Al Amalan tersebut di akhiri dengan pembagian sejumlah doorprize.

Muba Maju Berjaya Ditengah Pandemi


SEKAYU,DS.COM - Meski dihadapkan pada pandemi COVID-19, namun percepatan pembangunan dan capaian realisasi program tidak terhenti di Kabupaten Musi Banyuasin. 


Bahkan, terjadinya pemotongan anggaran APBD Muba mencapai Rp1, 1 Triliun juga tidak memberikan pengaruh yang signifikan kepada realisasi program program di Bumi Serasan Sekate yang kini di nahkodai Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Beni Hernedi SIP. 

"Alhamdulillah, meski pandemi ini banyak terjadi pengurangan anggaran, tetapi Muba tetap Maju Berjaya ditengah pandemi COVID-19," ungkap Kepala Daerah Inovatif 2020 tersebut di sela Refleksi Akhir Tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (28/12/2020) di Auditorium Pemkab Muba. 

Menurutnya, Muba tetap bisa andil dengan maksimal dalam percepatan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan warga. 

"Pertumbuhan ekonomi di Muba meningkat 4.7 persen, dan penanganan dampak wabah COVID-19 tetap berjalan maksimal, hal ini juga dibuktikan dengan diberinya dua kali berturut-turut DID di Muba," bebernya. 

Lanjut Dodi, untuk penanganan wabah COVID-19, sedikitnya Muba mengucurkan anggaran sebesar Rp303 Miliar yang menyasar kepada masyarakat terdampak COVID-19 hingga pemulihan ekonomi. 

"Semuanya dapat ditangani dengan baik dan berjalan lancar," ungkap Ketua Kamar Dagang Industri (KADIN) Sumsel tersebut. 

Kemudian, tidak hanya realisasi percepatan pembangunan infrastruktur, di saat pandemi juga Muba berhasil menuntaskan target realisasi operasional pabrik Aspal karet pertama di Indonesia yang berada di Muba.

"Realisasi ini tetap sesuai target dan Alhamdulillah beroperasional di tahun 2020 ini. Bahkan, berkat realisasinya kini harga karet petani rakyat bisa stabil," jelasnya. 

Dikatakan Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini, meski nya pula operasional pabrik Bensin dari kelapa sawit bisa mulai operasional di tahun 2020 ini namun karena ada perubahan pengalokasian anggaran, terpaksa operasional akan dimulai pada 2021 mendatang. 

"Insya Allah awal 2021 pabrik pengolahan bensin kelapa sawit akan operasional di Muba. Dan uji coba pemakaian bensin sawit akan kita uji coba di kendaraan dinas Pemkab Muba," sebutnya. 

Dodi menambahkan, saat ini juga Pemkab Muba telah menuntaskan peningkatan jalan Sukarami-Simpang Sari-TanahAbang-Saud-Selabu-Dawas-Berlian Makmur (C2) di sepanjang 23 kilometer yang mana nantinya jalan tersebut akan diproyeksi menjadi jalan exit tol Betung-Jambi. 

"Jadi keberadaan exit tol disana nantinya dapat mendongkrak perekonomian warga Muba khususnya pelaku UMKM. Bahkan, nantinya juga akan dibuatkan terowongan khusus untuk perlintasan satwa dilindungi di bawah jalan tol tersebut," bebernya. 




Wakil Bupati Beni Hernedi SIP menambahkan, pada 2021 mendatang Pemkab Muba juga akan memaksimalkan serapan tenaga kerja di Muba. 


Menurut Beni, pengembangan blok Saka Kemang akan menjadi momentum penting dan strategis dalam pengembangan pelatihan SDM Migas bagi SDM di Muba dan keterlibatan SDM atau tenaga kerja lokal dalam bidang migas. 

"Dukungan SKK Migas juga dibuktikan dengan telah dilakukan  penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan di Bidang Industri Migas antara Pemkab Muba dan Perusahaan K3S dalam Wilayah Muba," bebernya. 

Pemkab Muba mendapat dukungan penuh dari SKK Migas guna memfasilitasi keterlibatan SDM lokal dalam Proyek Hulu Migas yang beroperasi dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. 

Diketahui, di penghujung tahun 2020 Pemkab Muba meraih penghargaan dan apresiasi tingkat nasional. Yakni diantaranya Opini WTP dari BPK RI 8 Kali Berturut- turut, Anugerah Plakat Capaian Opini 
WTP lima (5) kali berturut-turut dan tercepat dalam penyampaian Laporan 
Hasil Pemeriksaan (LHP) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) selama 3 tahun berturut-turut oleh 
Kemendagri.

Lalu, Predikat Terbaik Implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Tingkat Nasional oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Dinobatkan sebagai Pembina Proklim oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen-LHK).

Kemudian, Penghargaan Desa Prospektif Good Government dalam Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2020 oleh Kemenkeu RI, Penghargaan Anugerah Pratama Perkebunan Indonesia (APPI)Awards 
oleh Kementerian Pertanian (Kementan), dan Terbaik III Pelayanan Kepegawaian oleh BKN serta Meraih penghargaan Bhumandala Rajata oleh Badan Informasi 
Geospasial ( red )

Catatan Akhir Tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI - PUSAT

*Kekerasan Fisik dan Digital Terhadap Wartawan Hingga Pilkada Serentak*


Jakarta, Duta Sumsel - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengeluarkan catatan akhir tahun sebagai bentuk refleksi untuk menyongsong masa depan yang lebih baik. Dalam rilis yang diterima redaksi, PWI menyoroti beberapa hal yang terjadi selama Tahun 2020 seperti merebaknya Covid-19 yang turut berimbas pada perusahaan pers dan para wartawan di Indonesia.


Pelaksanaan Pilkada serentak 2020, kekerasan fisik kepada wartawan yang masih terjadi seperti pemukulan, pengeroyokan dan perampasan alat kerja serta penghapusan paksa hasil liputan, yang dilakukan aparat penegak hukum maupun peserta demo.


Dalam keterangan tertulisnya yang di tanda tangani oleh Ketua Umum Atal S Depari dan Sekjen Mirza Zulhadi, PWI juga menyoroti terjadinya kekerasan baru pada era digital saat ini terhadpa wartawan seperti doxing yakni membuka data pribadi wartawan dan keluarganya di media sosial. PWI terus menghimbau pelaku yang merasa terganggu dengan karya jurnalistik, seharusnya menggunakan hak jawab sebagaimana diatur dalam UU No 40 tahun 1999 tentang Pers.


“Selain itu PWI menyesalkan terjadinya peretasan situs. Mereka yang tidak senang atas pemberitaan menggunakan hacker untuk membobol pertahanan website sebuah media atau meretas data pribadi wartawan. PWI berharap aparat hukum mengusut tuntas kasus tersebut agar tidak terulang lagi,” kata Ketua Umum PWI Atal S Depari, Senin, (28/12)


PWI mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang tetap menjaga kemerdekaan pers dengan berpedoman kepada UU No 40 tahun 1999 tentang Pers dan peraturan perundang-udangan tentang pers lainnya, dalam menyelesaikan persoalan terkait kasus-kasus pers. 



Selain itu melalui Masyarakat Pemantau Pemilu (Mappilu) PWI melakukan survei kepada wartawan di 34provinsi di Indonesia yang menghasilkan kesimpulan, bahwa sebagian besar wartawan mendukung Pilkada serentak 2020, tetap berlangsung 9 Desember namun dengan sejumlah catatan, terutama terkait penegakan protokol kesehatan. Secara umum pelaksanaan pilkada juga dinilai berjalan dengan baik.


 “PWI mengucapkan terima kasih kepada wartawan, perusahaan pers, dan semua komponen bangsa lainnya yang telah mengawal proses demokrasi yaitu Pilkada Serentak 2020 sehingga secara umum bisa berlangsung lancar, demokratis, sehat, dan berbudaya,” ujar Atal.


Ditegaskannya, media yang secara terus menerus mengingatkan para pihak untuk patuh terhadap protokol kesehatan, gerakan 3M, telah berdampak positif terhadap penyelenggaraan pilkada sehingga tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.


PWI juga mengucapkan terima kasih kepada perusahaan pers yang tetap mempekerjakan wartawan meski dalam kondisi sulit. Kepada para wartawan, PWI berharap agar terus meningkatkan profesionalisme dan patuh menjalankan UU, Kode Etik Jurnalistik, dan Kode Perilaku Wartawan. 


Terakhir, dalam catatan akhir tahunnya, PWI menyerukan kepada semua pihak untuk terus berupaya menjaga keberlangsungan kehidupan pers yang merupakan pilar demokrasi. Keberadaan pers sebagai fourth estate, kekuatan keempat, pada era demokrasi ini sangat penting untuk mewujudkan pemerintahan yang akuntabel, bersih, transparan, dan terhindar dari praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN). Menyelamatkan kehidupan pers berarti ikut menyelamatkan kehidupan demokrasi di Indonesia demi masa depan kehidupan bangsa yang lebih baik dan demi kesejahteraan rakyat Indonesia.







Jelang Pergantian Tahun, 56 Orang Terinfeksi Covid-19 di Lahat


LAHAT, Duta Sumsel - Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah kabupaten Lahat dalam menekan penyebaran coronavirus deases (Covid-19) yang saat ini sedang mewabah di Bumi Seganti Setungguan Kabupaten Lahat. Bahkan beberapa waktu lalu Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD)  Lahat telah melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai tempat termasuk di lingkungan kantor Pemerintah Daerah. Begitu, jumlah orang yang terinfeksi virus  Covid-19 di Kabupaten Lahat bukan semakin berkurang, justru cenderung bertambah..



Hal ini terkuak dari  Update COVID-19  yang dikeluarkan oleh tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 Lahat melalui juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Taufiq per tanggal 28 Desember 2020. Dalam data Covid-19 Lahat yang di update pada 28 Desember, kabupaten Kabupaten Lahat tercatat SUSPEK( ODP+PDP ) berjumlah 486 orang, yang masih proses pengawasan 30  orang, kontak erat mencapai 2457 orang. Sementara orang dalam Proses pemantauan berjumlah 322 orang dan prorable berjumlah  23 orang.



Data yang dapat dihimpun Duta Sumsel melalui Sosial Media "Sumsel Maju Untuk Semua" per 28 Desember 2020, jumlah masyarakat tersuspeck Covid-19 berjumlah 486 orang, Pasien Positif Covid-19 berjumlah 441 orang, dalam proses perawatan 56 orang dan meninggal dunia sebanyak 30 orang sementara yang berhasil sembuh sebanyak 355 orang. Idham/Novita


Kejari Prabumulih Ikuti Pelatikan Satgas 53 Melalui Virtual.


PRABUMULIH, DS - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Prabumulih mengikuti pelantikan  dan pengambilan sumpah 31 orang anggota  Satgas 53 yang di lakukan secara secara langsung oleh Jaksa Agung RI Dr.Burhanuddin SH MH, Senin (28/12/2020).


Pelantikan yang juga di hadiri oleh wakil jaksa agung RI Setia Untung Arimuladi SH M Hum didampingi para jaksa agung muda, serta kepala Diklat kejaksaan RI dan juga para kepala kejaksaan tinggi, Kepala Kejaksaan Negeri seluruh Indonesia tersebut dilaksanakan secara virtual dari Aula Gedung Menara Kartika Adiyaksa kompleks perkantoran kejaksaan agung jalan Sultan Hasanuddin no.1 Kebayoran baru Jakarta Selatan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.


Dikatakan Jaksa Agung bahwa  dibentuknya dan lantiknya ke 31 orang sebagai anggota Satgas 53 adalah dengan tujuan mengoptimalkan pengawasan internal, pencegahan dan melakukan deteksi dini terhadap oknum jaksa dan/ pegawai kejaksaan yang berpotensi akan melakukan penyimpangan, penyalahgunaan kewenangan ataupun perbuatan tercela lainnya yang di pandang akan merusak citra dan wibawa Kejaksaa Republik Indonesia.


Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Kota Prabumulih Topik Gunawan SH MH melalui Kepala seksi intelijen Kejari Prabumulih Hendra Fabianto SH menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap di lantiknya tim Satgas 53.


" Kejari Prabumulih menyambut baik pelantikan Satgas 53 tersebut guna meningkatkan kinerja dan  integritas serta profesionalisme aparat penegak hukum  di kejaksaan agung khususnya Kejaksaan Negeri Prabumulih ," pungkasnya.

Update COVID-19 Muba: Bertambah 2 Kasus Sembuh, 11 Positif


SEKAYU,DS.COM - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Jumat (25/12/2020) mengkonfirmasi penambahan 2 kasus sembuh dan 11 terkonfirmasi positif COVID-19. 


"Ada penambahan 2 kasus sembuh dan 11 positif per 25 Desember 2020," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. 

Sefti merinci, adapun penambahan kasus positif yakni diantaranya kasus 681 perempuan usia 75 tahun asal Babat Toman, kasus 682 perempuan 75 tahun Babat Toman, kasus 683 Laki-laki 50 tahun Plakat Tinggi, kasus 684 Laki-laki 28 tahun Sekayu, kasus 685 Laki-laki 28 tahun Sekayu. 

"Kemudian, kasus 686 perempuan 80 tahun Sekayu, kasus 687 Laki-laki 31 tahun Sekayu, kasus 688 perempuan 7 tahun Sekayu, kasus 689 Laki-laki 9 tahun Sekayu, kasus 690 perempuan 3 tahun Sekayu, dan kasus 691 perempuan 55 tahun Jirak Jaya. 

Diketahui, hingga 25 Desember ada 691 kasus diantaranya 597 kasus sembuh, 65 masih dirawat, dan 29 kasus meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 25 Desember 2020 tercatat ada sebanyak 429 ODP 429 selesai pemantauan, 1.199 kontak erat 1.178 kontak selesai pemantauan 21 kontak erat yang masih dipantau, 183 PDP 162 selesai pengawasan.(hsril

Dinas Kehutanan Sumsel Diminta Bertindak, Atasi Konflik di Hutan Kawasan eks PT Pakerin


MUBA,DS.COM - Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel diminta segera bertindak mengatasi potensi konflik atau gesekan antara kelompok masyarakat petani dengan oknum pengusaha dilahan perkebunan eks PT Pabrik Kertas Indonesia (Pakerin) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumsel. Permasalahannya tak lain adalah saling klaim atas penguasaan dilahan hutan produksi yang seharusnya dilindungi sebagai hutan kawasan yang hanya bisa digarap dengan sejumlah aturan dan persyaratan yang ketat.


"Masyarakat yang menamakan diri sebagai warga trans Pakerin di Kecamatan Batang Hari Leko sempat menghadang sebuah alat berat jenis buldozer yang diduga milik seorang pengusaha bernama A Kien. Alat berat tersebut sempat menggusur sekitar 1 hektar lahan yang diklaim masyarakat milik mereka," kata Idham Zulfikri koordinator LSM PP-SUMSEL, pada sejumlah media, Jumat (24/12/2020).



Beruntung, lanjut Fikri, ketegangan tidak berlanjut, setelah alat berat tersebut mundur dan tidak melanjutkan aksi penggusuran. Untuk itu pihaknya meminta agar Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel segera mengambil tindakan dan turun ke lokasi.

"Kalau sebatas KPH Meranti, sepertinya hanya dianggap angin lalu saja. Ini menyangkut hutan kawasan yang hanya tinggal segelintir, dan kami menganggap tindakan menggusur hutan kawasan dengan alat berat sudah tidak bisa dimaafkan, pelanggaran berat," ujarnya.

Ia mengaku sudah berulangkali menyampaikan laporan terkait perambahan hutan kawasan kepada UPTD KPH Meranti, baik semasa dipimpin Wan Kamil maupun Edy yang mengisi posisi pasca Wan Kamil memasuki masa pensiun. Tapi hingga saat ini belum ada tindakan atau upaya penyelamatan yang dilakukannya untuk menyelamatkan hutan kawasan. 


Sementara itu, eksodus masyarakat yang menempati lahan hutan kawasan tersebut semakin membludak. Dan disisilain oknum pengusaha juga semakin memperluas kawasan perkebunan karet didalam hutan kawasan tersebut.

"Lebih seribu kepala keluarga yang bermukim dan bertani dilahan yang mereka namakan trans Pakerin tersebut. Kebanyakan datang dari luar daerah seperti Lampung, sementara perkebunan karet yang mereka sebut sebagai PT Kien diperkirakan juga sudah lebih seribu hektar luasnya dilahan eks PT Pakerin tersebut," terang Idham Zulfikri.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Ir. Pandji Tjahjanto yang dikonfirmasi terkait hal ini mengaku kaget. Ia bertanya apakah permasalahan tersebut sudah diketahui oleh KPH Meranti sebagai unit Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel di Kabupaten Musi Banyuasin.

"Apakah hal ini sudah dilaporkan ke UPTD KPH Meranti? Ok secepatnya akan saya tanggapi," kata Ir Pandji melalui akun WhatsAppnya. (Tim) 

Akbar Gondol Kambing Lomba Mancing di Pondok Sawah Tanjung Sirih


LAHAT, Duta Sumsel -  Kolam Pemancingan Pondok Sawah yang terletak di Desa Tanjung Sirih Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat, mengadakan Lomba Mancing Maniak Ikan Mas. Perlombaan ini di gelar pada hari Kamis 24 Desember 2020.


Yayan selaku Owner kepada Awak Media   mengatakan " Lomba memancing akhir tahun ini  dijadwalkan  pada tanggal 27 Desember 2020 namun  kita majukan pada hari ini  tanggal 24. Alhamdulilah Animo peserta Lomba selain dari dalam Kecamatan Pulau Pinang juga berasal dari Kecamatan Merapi, Kecamatan Gumay Talang, Kecamatan Mulak Ulu, Sebingkai, dan  Kecamatan Lahat. Peserta hanya membayar uang pendaftaran Rp 70.000, peserta hari ini berjumlah 60 orang " jelas Yayan.



Lanjut yayan " Alhamdulilah pada hari ini lomba berjalan lancar tanpa hambatan apapun,  kreteria lomba diambil dari ikan terberat, durasi dan banyaknya hasil pancingan. Insya Allah kita kembali mengadakan Lomba Mancing pada tanggal 09 Januari 2021 dengan hadiah menarik lainnya. Adapun yang menang pada lomba mancing pada hari ini yaitu 



Akbar 1 dari Muara Temiang Merapi Barat

Yayan 2 dari Talang Jawa Lahat

Mirlan 3 dari Gumay Talang 

Waktok.Gumay Talang kecamatan Gumay Talang 


Laporan Kerbay Mulak

Bupati Muba DRA Support Percepatan Pengembangan Blok South Sakakemang


SEKAYU,DS.COM - Percepatan pengembangan penemuan potensi gas lima besar dunia dengan cadangan gas bumi sebesar 2 triliun kaki kubik (TCF) gas di Blok South Wilayah Kerja Sakakemang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan dengan Repsol sebagai KKKS bakal segera terwujud.


Untuk itulah, Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA sangat support pengembangan eksplorasi Block South Kaliberau dalam wilayah kerja Sakakemang.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA saat Rapat Konsultasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Selatan Terkait Rencana Pengembangan Lapangan Pertama (POD I) Kaliberau dalam Wilayah Kerja Sakakemang Secara Virtual, Rabu (23/12/2020) di Ruang Rapat Bupati Muba.

"Kami siap untuk memberikan data maupun input yang diperlukan dalam rangka penyusunan periode ini. Selain data tata ruang juga pembahasan mengenai penerimaan daerah serta Participating Interest (PI) yang akan dilakukan antara kontraktor Talisman dan BUMD Muba. Pemkab Muba akan mempersiapkan BUMD khusus yang nanti akan bekerja sama dengan Pemprov Sumsel dalam rangka memaksimalkan PI sebagai penerimaan daerah dari hasil migas", ungkap Dodi Reza.

Bupati Muba juga menekankan agar perusahaan juga harus mengedepankan kelestarian lingkungan sekitar serta pemberdayaan masyarakat lokal.

"Bahkan Pemkab Muba juga ingin memastikan dari awal bahwa proses ini bisa berjalan dengan baik, sehingga bisa bermanfaat bagi semua khususnya warga masyarakat Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan dan juga untuk di Indonesia", tambahnya.




Sementara, Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Prof Ir Tirukan Ariadji MSc PhD IPu mengatakan sangat mendukung kerjasama antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemkab Muba dengan K3S Sakakemang terkait Rencana Pengembangan Lapangan Kaliberau tersebut.


"Kita sangat termotivasi, dan komitmen sangat mensupport kerjasama ini Pak Bupati guna untuk pembangunan dan kemajuan provinsi Sumsel dan Bangsa Indonesia,"ungkapnya.

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Kementerian ESDM Ir Mustafid Gunawan ME., menyampaikan berdasarkan Peraturan Menteri ESDM nomor 37 tahun 2016 Participating Interest (PI) 10% adalah besarannya maksimal 10% PI pada KKS yang wajib ditawarkan oleh kontraktor pada BUMD atau BUMN.

"Ini bertujuan untuk meningkatkan pesran serta daerah dan nasional dalam pengelolaan migas. Kepemilikan saham BUMD dan PI 10% tidak bisa diperjualbelikan atau dialihkan ataupun dijaminkan. Selain itu, BUMD disahkan melalui Perda dan berbentuk Perusda (100% Pemda) atau perseroan terbatas (minimal 99% Pemda atau sisanya terafiliasi dengan Pemda). BUMD khusus pengelolaan PI 10% dan satu BUMD hanya mengelola PI 10%.,"terangnya.

General Manager Talisman Sakakemang B.V, Greg Holman mengucapkan terima kasih mengucapkan terima kasih kepada Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ yang telah bersedia bekerjasama dan siap bertemu secara langsung ke Kabupaten Muba.

“Kita perusahaan Repsol yang bergerak di bidang energi sama seperti PT Pertamina dan Chonocophilips. Sama-sama menjadi kontraktornya negara. Kita kerjasama dengan pemerintah pusat, namun area kerjanya kita di wilayah Provinsi Sumsel tepatnya di Kabupaten Muba dan siap mengikuti aturan yang berlaku di lapangan,”Pungkasnya (hsril) 

125 Pedagang Terima Bantuan Gerobak Dan Etalase


PRABUMULIH HALUANBERITA -- Dalam rangka untuk  terus berusaha menggenjot perekonomian warga, pemerintah kota Prabumulih kembali menggelontorkan bantuan berupa etalase dan gerobak dorong, Rabu (23/12/2020).


Ada 125 orang pedagang yang menerima bantuan gerobak dorong dan etalase dengan rincian 100 buah etalase untuk pedagang nasi uduk dan gorengan serta 25 gerobak dorong.


Tidak itu saja, selain menerima gerobak dan etalase pedagang juga menerima bantuan pinjaman lunak dari Bank Sumsel Babel cabang Prabumulih sebesar Rp 1juta rupiah perorang dengan pengembalian sebesar Rp 85.000 perbulan selama 12 bulan.





Wali Kota Prabumulih, Ir H. Ridho Yahya MM dalam kesempatan tersebut mengatakan jika sebelum di bagikan ke warga, para pedagan yang menerima sebelumnya sudah dilakukan survey juga verifikasi.


" Jadi  pada saat penyerahan kita akan buat perjanjian agar gerobak dan etalase itu benar dimanfaatkan dengan baik bukan malahan barang bantuan ini dijual,” katanya.


Ridho menjelaskan, terkait pertanyaan tentang efesiensi atau tidaknya pemberian bantuan, yang telah di gelontorkan mulai 2015 lalu apabila ada masyarakat yang meminta sendiri dan sudah banyak juga yang terbantu dengan program ini.


“Ini kan permintaan mereka sendiri,pada sebelumnya pernah kita berikan bantuan dan nyatanya bermanfaat. Kita menyikapi hal itu,daripada diberi uang lebih baik kita berikan mereka Gerobak. Istilahnya daripada memberi ikan lebih baik memberi pancing,” terangnya.


Sementara itu, Kacab BSB Prabumulih, Tian Kadaumpu Yamin menyampaikan bahwa dalam kesempatan ini pihaknya berperan sebagai Bank Pemberi pinjaman modal usaha berbentuk KUR.


Dari 125 orang yang kita ketahui datanya dari Disperindag,tadi sudah kita lakukan penyerahan pinjaman sebagai percontohan kepada 5 orang penerima bantuan untuk hari ini. “Pinjaman ini bunganya sangat lunak, yakni pinjaman Rp1 juta dengan pembayaran 85 ribu perbulan dikalikan 12 bulan jadi bunganya hanya sekitar Rp20 ribu, sangat lunak,” pungkasnya.


Tian membeberkan, Program KUR ini akan terus berjalan sampai tahun depan. “Untuk kredit usaha rakyat bertujuan membantu masyarakat yang memang membutuhkan modal usaha,” ucapnya.(laili)

PMI Muba Budayakan Gotong royong Putus Rantai Penyebaran COVID-19


KELUANG, MUBA,DS.COM - Saat ini tidak ada yang tahu pasti kapan pandemi COVID-19 akan berakhir, bahkan setiap harinya seringkali ada penambahan kasus. Berbagai upaya serta usaha dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus tersebut. 


Salah satu cara yang efektif untuk menghadapi pandemi COVID-19 itu dengan bergotong-goyong dan saling mengingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Demikian diungkapkan oleh Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP, pada acara Gerakan Bakti Gotong Royong PMI Kabupaten Muba menuju desa new normal COVID-19, di Desa Tegal Mulyo Kecamatan Keluang, Rabu (23/12/20).



Ketua PMI Muba ini juga mengatakan, sebenarnya gotong-royong sangat penting untuk dilakukan pada berbagai aspek. Karena gotong royong merupakan intisari dari pancasila, yang memiliki tanggung jawab untuk membangun bangsa ke depan harus dilakukan dengan cara musyawarah dalam memutuskan dan gotong-royong dalam bekerja. 


"Alhamdulillah telah kita rasakan bersama di bawah kepemimpinan Bupati Muba, untuk kegiatan gotong royong yang ada di Kabupaten Muba telah terlaksana dengan baik. Karena ada banyak pihak yang membantu serta mendapatkan dukungan yang sangat baik," ujarnya.

Lanjut Wabup, terpilihnya Desa Tegal Mulyo dalam kegiatan ini karena berada di satu lintas perbatasan, akses yang bagus dan memiliki pengalaman cukup baik. Untuk itu, akan dijadikan contoh bagi desa lainnya dalam penerapan new normal menjadi desa yang tangguh dalam penyebaran COVID-19.

"Bersama dengan berbagai pihak yang telah membantu, PMI akan memberikan bantuan dan pendampingan kepada Desa Tegal Mulyo agar bisa mewujudkan desa yang tangguh dan disiplin dalam kondisi new normal saat ini," ungkap Beni.

Bantuan yang disalurkan, berupa tempat cuci tangan dan 1500 masker berserta rapid tes. "Dari bantuan ini kami berharap agar bisa dimanfaatkan dan digunakan dengan sebaik mungkin," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Markas PMI Muba Ahmad Syaifuddin Zuhri menyampaikan, PMI merupakan organisasi pertama yang di bentuk. Jadi jiwa kepedulian dan rasa kemanusiaan PMI kepada sesama sudah sangat melekat.

Diberikannya bantuan hari ini juga merupakan kegiatan gotong-royong yang bersumber dari beberapa pihak.

"Kita ingin membudayakan gotong-royong dan kerjasama dalam setiap kegiatan. Terlebih dalam penanganan pandemi COVID-19 saat ini, perlu kerjasama antar semua komponen masyarakat dalam penanganannya," kata Zuhri.

Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan ini sebagai sarana dalam memberikan sosialisasi menghimbau dan mengedukasi kepada masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan agar tetap bersih, rapi, indah dan sehat.

Dengan cara memakai masker saat beraktifitas di ruang publik, membiasakan cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, dan menjaga jarak berinteraksi.

"Untuk itu, diharapkan agar masyarakat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab untuk bersama-sama tetap melaksanakan disiplin protokol kesehatan dalam melakukan pencegahan COVID-19,"pungkasnya.

Turut hadir Sekretaris PMI Kabupaten Muba Drs Syafaruddin beserta Pengurus, Kepala OPD Kabupaten Muba, Camat Keluang Deby Heriyanto SSTP MSi, Forkopimcam, Kepala Desa Tegal Mulyo Jinak, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Keluang.(hsril) 

DPMPTSP Siap Permudah Pelayanan Izin Masyarakat dan Optimalkan Gedung Baru Yang Berkualitas


SEKAYU,DS.COM- Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kabupaten Musi Banyuasin kini semakin menggenjot pelayanan Perizinan bagi Masyarakat yang ingin melakukan Pembuatan Perizinan.


Selain itu, saat ini juga DPMPTSP kini telah dilengkapi Fasilitas Umum yang memadai untuk Disabilitas dengan beberapa Jalur Khusus seperti Jalur Pemandu Khusus Difabel (Guiding Block) maupun Toilet Khusus bagi Penyandang Disabilitas.

Tak hanya itu saja, beberapa Fasum yang disediakan bagi Pembuat Izin adalah Tempat Permainan Khusus Bagi Anak-anak yang dilengkapi dengan beberapa Mainan yang telah disediakan oleh DPMPTSP.

Diketahui sebelumnya, DPMPTSP Muba telah berkomitmen untuk selalu mempermudah Perizinan bagi Masyarakat yang dicantumkan oleh Kepala Dinas PMPTSP Muba Erdian Syahri SSos MSi melalui Fakta Integritas Jajaran dan Maklumat Pelayanan Perizinan.

Dan tepatnya beberapa waktu lalu, DPMPTSP Muba terpilih sebagai Penyandang Predikat Terbaik DPMPTSP Seluruh Sumatera Selatan yaitu dengan Kategori Dalam Implementasi Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP).




Fasilitas yang dimiliki ini juga menjadi salah satu Pemacu Semangat dan Motivasi dalam Pelayanan kepada Masyarakat. Beberapa Pelayanan yang dimiliki ini pun akan menjadi salah satu langkah dalam Percepatan dan Permudahan Pelayanan Perizinan yang ada di DPMPTSP.

Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Kepala DPMPTSP Muba Erdian Syahri, S.Sos.MSi saat disela-sela kesibukannya mengungkapkan, Kegiatan Pembangunan gedung tersebut di bangun dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020 pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

" Dengan Nomor Kontrak 05/SPK/APBd/DPMPTSP/I/KPA/2020/ dengan tanggal kontrak pada tanggal 1 April 2020 dalam masa pelaksanaan 150 hari kalender dengan nilai anggaran Rp. 1.458.153.000,- (Satu Miliar Empat Ratus Lima Puluh Delapan Juta Seratus Lima Puluh Tiga Ribu Rupiah) yang di kerjakan oleh CV.Terkas Daya Mandiri. Kegiatan Pembangunan gedung Pelayanan tersebut di kerjakan tepat waktu dalam masa hari pelaksanaan," beber Erdian, Selasa (22/12/2020).

Tampak mengesankan lagi, ternyata gedung Pelayanan Publik DPMPTSP yang belum genap satu bulan umur nya usai di resmikan yang gunakan oleh OPD DPMPTSP dan Masyarakat untuk mengurus Perizinan sama persis dengan gambar Sketsa Perencanaan sebelum di bangun dengan pasilitas yang lengkap supaya masyarakat nyaman dalam mengurus Perizinan di kantor DPMPTSP.

Tidak hanya itu guna menunjukan Transparansi tegasnya, kami minta pendampingan kepada Kejaksaan Negeri Muba (Kejari) dengan cara mengirimkan surat dan kegiatan tersebut, serta sudah dilaksanakan Audit oleh Inspektorat kabupaten Musi Banyuasin dengan cara mengirimkan surat resmi kepada inspektorat untuk melakukan Audit kegiatan Gedung Baru Pelayanan Publik DPMPTSP Nomor : 900/941/DPMPTSP/2020.

" Kita selalu mengedepankan pelayanan Prima untuk Publik, terkhususnya kepada masyarakat kabupaten Musi Banyuasin dalam mengurus Perizinan di DPMPTSP. Dan untuk Fasilitas sudah kami sediakan untuk masyarakat seperti kursi Sofa guna Istirahat, Kopi Gratis, Arena bermain anak-anak supaya masyarakat tidak jenuh dalam menunggu antrian. Dan juga kami menyediakan Musholla guna masyarakat masih menunggu pada saat jam sholat berlangsung," jelas dia.(hs) 

Penertiban Pedagang di Lokasi Eks Pasae Talang Jawa


SEKAYU, DS.COM - Dalam rangka menjaga kondusifitas kawasan perkotaan dan menjaga ketertiban lingkungan perkotaan, Tim Disdagperin Muba didukung oleh Tim Penegakan Perda Sat Pol PP Muba, Polres Muba dan Polsek Muba, Rabu (23/12/2020) melakukan penertiban dan relokasi pedagang yang berjualan di lokasi eks Pasar Talang Jawa Sekayu.


Penertiban terkait dengan pelaksanaan Perda Muba Nomor 10 Tahun 2016 tentang Penataan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima.
Sebagaimana diketahui bahwa kawasan  Talang Jawa sudah dilakukan penertiban terhadap pedagang yang berjualan di lokasi tersebut setahun lebih yang lalu oleh Tim Terpadu Penertiban dan Pemindahan Pedagang di sepanjang jalan Talang Jawa dan sekitarnya. 



Pemerintah kabupaten Muba melalui Disdagperin sudah menyediakan lokasi yang cukup dan representatif di Pasar Randik, namun belakangan masih terdapat beberapa oknum pedagang yang kembali menggelar dagangan di lokasi eks Pasar Talang Jawa.


Plt Kadisdagperin Azizah SSos MT mengatakan, bahwa sebelum dilakukan penertiban dan pemindahan ini, sudah menghimbau dan menyurati para pedagang agar tidak berjualan di lokasi tersebut dan diminta untuk kembali ke Pasar Randik. 

" Selain melayangkan surat sebanyak 4 kali, pihak Disdagperin juga sudah beberapa kali melakukan pendekatan persuasif namun sampai hari ini mereka masih tetap melakukan aktivitas perdagangan," tegas Azizah.




Oleh karena itu Azizah mengatakan, Pemerintah Muba mengambil tindakan memindahkan mereka hari ini. Semua ini dilakukan untuk kebaikan bersama, karena jika dibiarkan maka nantinya akan berpotensi kembali menimbulkan masalah lain dan dapat memicu terjadinya konflik ruang serta mengganggu kenyamanan dan keamanan msyarakat pengguna jalan di sekitar kawasan ini," jelas Azizah.


Hadir dalam penertiban kali ini hadir Polres Musi Banyuasin dipimpin Kasat Intel AKP Handriyanto, SH dan anggota, Kanit Reskrim Polsek Sekayu dan anggota, UPTD Pasar Sekayu, Kabid SDL Disdagperin Muba,  Kabid Penegakan Perda Sat Pol PP beserta Kasi PPNS dan anggota Pol PP serta didukung dari Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Muba.(hs)