NEWS

Slider
Tampilkan postingan dengan label Hj Rika Novalina Sungudi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hj Rika Novalina Sungudi. Tampilkan semua postingan

Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara Lakukan Inventarisasi dan Indentifikasi Tanah Ulayat di Sumsel, Ini Tujuannya


PALEMBANG, DutaSumsel.com -- Direktorat Jendral Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kementerian Agraria dan tata ruang atau Badan Pertanahan Nasional yang berkerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara melakukan inventarisasi dan identifikasi tanah ulayat (Tanah Adat, Red) di Provinsi Sumatera Selatan.


Dengan maksud maupun tujuan ialah untuk pemetaan tentang eksistensi masyarakat hukum adat maupun tanah Ulayat yang diperkirakan ada di Provinsi Sumatera Selatan.


Dalam menjalankan program ini, Pihak USU Menerjunkan langsung Para Guru Besar USU, Diantaranya, Prof Dr Hasim Purba SH M Hum, Prof Dr Muhamad Yamin SH MS CN, Prof Dr Rosnidar Sembiring SH M Hum, Prof Rizabuana P.phil phD Beserta Rombongan di Sumatera Selatan.


Serta dalam menjalankan tugasnya, para Dosen-dosen senior ini di bantu oleh Dr Hj Rika Novalina SH Mkn yang juga merupakan Alumni Universitas ternama di Kota Medan itu.


"Ada 12 Kabupaten Kota yang ada di Sumsel yang kita Data, diantaranya OKI, Muara Enim, Lahat, Musi Rawas, Muratara, Muba, Banyu Asin, Empat Lawang, PALI, Pagar Alam dan Lubuk Linggau," Terang Ketua Team dari USU, Prof Dr Hasim Purba SH M Hum saat dibincangi wartawan, Jumat (27/01/2022).


Ia menjelaskan, nantinya hasil survey tersebut akan di setorkan ke Kementrian Agraria BPN agar di tindak lanjuti sedemikian rupa, sehingga nantinya tanah tersebut akan mendapatkan suatu kebijakan sesuai perundang-undangan. Seperti legalitas kepastian hak atas tanah-tanah ulayat tersebut agar ke depan tanah tersebut lebih efektif dan secara ekonomi bisa diberdayakan, serta dapat mendukung pembangunan, baik Pembangunan Nasional maupun Pembangunan Daerah masing-masing.


"Yang kita lakukan saat ini, ialah pendekatan kepada pihak pemerintah Kabupaten Kota. Bahkan beberapa hari yang lalu kita menghadap Gubernur sumsel untuk menyampaikan program ini dan sekaligus mohon izin karena kita melakukan survei di wilayah beliau, agar mereka memahami dan mengetahui bahwa ada kegiatan ini yang dilakukan dan juga agar tidak ada di komunikasi antara kita dan pihak pemerintah maupun masyarakat. Oleh karena itu harus ada sosialisasi dulu kepada aparat pemerintah Kabupaten Kota kemudian Kecamatan maupun pemerintahan Desa maupun masyarakat," terangnya.


Setelah ini lanjut beliau, bahwa pihaknya bakal menerjunkan Team Survei yang terdiri dari 4 orang di setiap kabupaten Kota, di ambil dari pihak Universitas yang didampingi oleh masyarakat lokal yang memahami lokasi maupun kondisi di lapangan.


"Survey ny di mulai pada tanggal 13 Februari mendatang, selama 20 Hari, mudah-mudahan tidak ada kendala. Dan nantinya Team survei inilah akan rutin melaporkan kondisi di lapangan sesuai SOP Serta berdasarkan kerangka acuan yang sudah disusun kepada pihak Universitas dan selanjutnya akan di teruskan ke pihak Kementrian," ucapnya.


Dalam kesempatan ini pihaknya berharap, dukungan dari masyarakat Hukum Adat, Masyarakat lokal dan termasuk dukungan Kantor Pertanahan setempat terutama juga dukungan pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah kabupaten kota di 12 kabupaten kota yang menjadi lokasi survei.


"Setelah nantinya survey itu selesai dalam jangka waktu yang kita tetapkan, nantinya semuanya akan kita diskusikan bersama dengan pihak Pemerintah setempat maupun pihak-pihak lain yang terkait, agar survei ini benar-benar Valid," tukasnya.(*) 


Editor:Heru

Berikan Motivasi Kepada Peserta Didik, Para Profesor Dari USU Datangi Al Azhar Cairo Empat Lawang


Empat Lawang, DutaSumsel.com - Para guru besar yang terdiri dari Prof Dr Hasim Purba SH M Hum, Prof Dr Muhamad Yamin SH MS CN dan Prof Dr Rosnidar Sembiring SH M Hum, beserta rombongan dari Universitas Sumatera Utara (USU) mengunjungi Boarding School Al-Azhar Cairo Empat Lawang, Jumat (27/01/2022).


Tujuannya, tidak hanya untuk bersilaturahmi, namun juga para Dosen Senior ini memberikan Motivasi-motivasi kepada para peserta didik di sekolah yang mengutamakan pendidikan Islam dan Bahasa Inggris itu, sekaligus menceritakan kilas balik dari latar belakang pendidikan mereka masing-masing.


"Iya. Setelah selesai berkordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang dan Pihak ATR BPN setempat, terkait program Inventarisasi dan Identifikasi Tanah Ulayat yang saat ini kita kerjakan, kita langsung mengunjungi Sekolah Al-Azhar Cairo Empat Lawang untuk Bersilaturahmi kepada Para tenaga pengajar Maupun peserta didik di sana. Dan memang Ibu Ketua Yayasan Al-Azhar Cairo Empat Lawang Dr Hj Rika Novalina SH Mkn ini merupakan Anak didik kita dulu pada saat dirinya Kuliah di USU," terang salah satu Guru Besar, Prof Dr Muhamad Yamin SH MS CN saat dibincangi wartawan usai acara.


Dalam kesempatan itu dirinya mengatakan, Bahwa penting sekali memberikan arahan-arahan kepada para pelajar untuk memotivasi diri agar terus belajar dan menuntut ilmu setinggi-tingginya.


"Hanya dengan ilmu kita bisa membuka rahasia Bumi ini. Sebenarnya itu fokus daripada kehidupan. Dan ketika Allah memberikan ilmu itu kepada kita, namun kita Tidak Pandai, maka ilmu itu akan jadi pedang. Untuk itu jangan sia-siakan ilmu. Karena Ilmu itu semakin kita Gali akan semakin luas. Kata orang, kalau ilmu itu ada di buku maka 1 Lembar kita baca berarti 4 Meter langit terbuka. Itulah makanya setiap manusia di bumi ini butuh ilmu, yang mengharapkan kesuksesan dunia maupun akhirat butuh ilmu," terangnya.


Selain itu dirinya menerangkan bahwa, mendapatkan ilmu itu tidak hanya dari pelajaran yang ada di sekolah, namun ilmu juga bisa di dapatkan dari penalaran dan pengalaman.


"Ada penalaran maupun pengalaman. Jadi jika Manusia itu kalau menggunakannya pengalaman untuk memecahkan permasalahannya berikut dia pasti akan lebih matang. Makanya biasanya di pakai dua-duanya oleh manusi untuk mencari apa yang ada di dunia ini. Untuk itu, jika manusia tidak menggunakan ilmunya maka pasti kehidupannya jadi sengsara, jadi rendah atau tidak bermanfaat bagi orang lain. Inilah tujuan kita memotivasi anak-anak itu untuk memanfaatkan ilmunya agar nanti kebahagiaan dunia dan akhirat akan di dapatkannya, dan yang pastinya para orang tua pasti juga akan ikut bangga," kata dia.


Untuk itu, dirinya memberikan pesan kepada para orang tua peserta didik untuk tetap semangat mensuport dan memotivasi anak-anaknya untuk terus menuntut ilmu.


"Jadi di sini orang tua jangan takut menyekolahkan anak setinggi-tingginya, karena Allah SWT juga membuka rezeki dari orang yang menuntut ilmu. Makanya kalau ada orang tua yang mengatakan dirinya tidak sanggup menyekolahkan anaknya berarti begitu sempit pemikirannya. Intinya sekolahkan lah anakmu setinggi-tingginya karna pasti ada jalan rezekinya sendiri," ungkapnya.


Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Azhar Cairo Empat Lawang Dr Hj Rika Novalina Sungudi SH Mkn mengucapkan banyak terimakasih kepada para guru-guru besar Universitas Sumatera Utara (USU) beserta rombongan yang menyempatkan hadir untuk bisa memberikan masukan-masukan dan memberikan motivasi para Tenaga Pengajar dan para anak-anak peserta didik di sekolah tersebut.


"Saya pribadi maupun mewakili yayasan sangat berterimakasih atas kehadiran para guru-guru besar dan rombongan dari  USU untuk bisa hadir di sini. Semoga dengan kehadiran mereka di sini bisa memberikan motivasi bagi anak-anak untuk lebih giat lagi belajar," tukasnya.(*) 


Editor:Heru