NEWS

Slider

Lukman Ganti Posisi Zaki Jadi Camat Rantau Panjang

# Ratusan Warga Hadiri Pisah Sambut

INDRALAYA.DS, -- Usai dilantik Bupati Ogan Ilir (OI) H Ilyas Panji Alam beberapa waktu lalu sebagai Camat Rantau Panjang,  akhirnya Lukman Ajis bersama camat lama Zaki Mubarak menghadiri pisah sambut bersama ratusan warga,  Kamis (9/1) di Gedung Aula Kecamatan Rantau Panjang

Kegiatan tersebut dihadiri kades,  babinsa,  tokoh masyarakat, alim ulama dan seluruh anggota  BPD se-Kecamatan Rantau Panjang.

Camat Rantau Panjang Lukman Ajis mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar -besarnya,
kepada Zaki Mubarok atas bimbinganya selama bertugas di Kantor Camat Rantau Panjang. Diapun mengajak seluruh warga masyarakat untuk berkerja sama, mulai dari seluruh staf -staf kantor camat sampai seluruh lapisan masyarakat

"tolong doa dan kerjasamanya agar saya dapat memimpin kecamatan ini lebih baik lagi, kita ingin kecamatan ini terus bersinergi dengan Pemkab OI, "katanya

Sementara Mantan Camat Rantau Panjang Zaki Mubarok memohon maaf yang sebesar -besarnya. jika dalam masa kepemimpinan banyak melakukan kesalahan atau kekeliruan.

Laporan : Sita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Camat Merapi Selatan, Forum Kades Sumbang Perabot Rumah Tangga Ke Mulak Sebingkai

LAHAT.DS, --- Herry Yulianto S.Sos Camat Merapi Selatan beserta Forum Kades, hari ini 9/1 mengunjungi korban banjir bandang di Desa Keban Agung Mulak Sebingkai.

Menurut Camat kedatangannya beserta rombongan adalah sebagai wujud keperdulian antar sesama, " saya  merasa terpanggil jiwa untuk mengajak rekan Kades untuk menyisihkan sedikit rezekinya untuk berbagi dengan saudara yang menjadi korban banjir.
Alhamdulilah setelah berembuk apa yang harus diberikan kami sepakat menyerahkan alat perabot rumah tangga seperti Ember, kuali, pancir, piring, cangkir, sendok dan lain- lain. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat" cetus Camat.

Kedatangan Camat Merapi Selatan Herry Yulianto S.Sos diterima dengan baik oleh panitia diposko banjir bandang, usai menyerahkan bantuan, rombongan ini meninjau lokasi bencana.

Laporan: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Bupati Ogan Ilir Bersama Kapolres Dan Masyarakat Gotong Royong Di Kelurahan Timbangan

INDRALAYA.DS,  -- Masyarakat harus menjaga lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat, demikian dikatakan oleh Bupati OI HM. Ilyas Panji Alam, SE, SH, MM saat mengikuti gotong royong kesehatan lingkungan di beberapa titik di Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara, Kamis pagi (9/1/2020).

"Warga harus peduli dengan lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mengelola limbah rumah tangga dengan baik, sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar" ujar Bupati OI.
Dalam kegiatan ini, Bupati OI HM. Ilyas Panji Alam didampingi Ketua TP-PKK OI Hj. Meli Mustika, SE, MM, Kapolres OI AKBP Imam Tarmudi S.IK M.H, Sekda OI H. Herman, SH, MM, para Asisten dan sejumlah Kepala OPD dilingkungan Pemkab OI langsung turut serta memungut sampah yang ada dibeberapa titik lokasi tersebut.

Selain  turut serta memungut sampah, Bupati OI HM. Ilyas Panji Alam juga menanam sejumlah pohon untuk penghijauan di sepanjang jalan nusantara.

Laporan : Tim DS
Redaksi.www.dutasumsel.com

Rakernas dan HUT Ke - 47, DPC PDIP Muba Bawa Inovasi Aspal Karet dan Keripik Biji Karet Sebagai Produk Khas Daerah

MUBA.DS, -- Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDI-P) Kabupaten Musi Banyuasin berangkatkan kepengurusannya menuju Rakernas dan HUT Ke 47 di JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat yang akan dilaksanakan pada 10 Januari - 12 Januari 2019.
Dalam menghadiri giat tersebut, DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Musi Banyuasin dikomandoi oleh Ketua Partai Benni Hernedi yang didampingi beberapa Pengurus lainnya membawa Program Prioritas Kabupaten Musi Banyuasin untuk diangkat dalam pembahasan Rakernas dan HUT Ke - 47 nantinya.

Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Musi Banyuasin Benni Hernedi melalui Sekretaris Partai Yakup Suprianto mengungkapkan, DPC PDI-P bersama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam hal ini mengikuti Rakernas dan HUT PDI-Perjuangan Ke - 47 Tahun.

"Kita mengirim dan mengikuti Agenda Rakernas dan HUT Ke - 47 dengan membawa Inovasi Aspal Karet dan Keripik Biji Karet yang mana dalam kesempatan yang luar biasa ini kita akan mengangkat Produk-produk komunitas unggulan inovasi daerah Kabupaten Musi Banyuasin," ungkap Sekretaris DPC PDI-P Kabupaten Muba ini, Kamis (09/01/2020).

Lebih lanjut Yakup menambahkan, nah dalam hal ini ternyata karet pun mampu menjadi salah satu Produk Inovasi yang banyak berfungsi untuk membangun Daerah maupun juga berskala Nasional yaitu menjadi Aspal.

"Sesuai instruksi dari Presiden RI, akan banyak penyerapan-penyerapan Produk lokal milik Rakyat. Supaya akan banyak peningkatan harga karet ditingkat Petani, jadi tujuan kita adalah supaya tingkat Nasional tau bahwa di Kabupaten Musi Banyuasin karet adalah prioritas besar, semoga kedepan Harga Karet dapat meningkat," pungkasnya.

Laporan : Hsm/rill
Redaksi.www.dutasumsel.com

PT Lonsum Diminta Membayar Pesangon Sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja

MUBA.DS-- Mediasi antara PUK SPSI PT London Sumatera (Lonsum) dengan pihak manajemen PT Lonsum yang digelar diruang rapat Disnakertrans Muba, Rabu (8/1/2020) menemui jalan buntu.

Deadlocknya mediasi Tripartit yang di prakarsai Disnakertrans Muba terkait penghitungan masa kerja tersebut terpaksa diambil alih Disnakertrans setelah seblumnya Bipartit yang di gelar antara serikat pekerja dengan pihak management dikantor PT Lonsum Bangun Harjo (30/11/2019) juga menemui jalan buntu.

Kedua belah pihak bertahan dengan pendapat masing masing terkait acuan penghitungan masa kerja. Pihak perusahaan bersikukuh masa kerja dihitung berdasarkan pengangkatan atau peningkatan status karyawan yang di SK kan management. Sebagaimana disampaikan HRD Manager PT Lonsum Edy Akmal pihak management hanya menghitung masa kerja sejak karyawan yang bersangkutan diangkat, yang ditandai dengan pemberian SK pengangkatan.

"Seseorang diangkat sebagai karyawan tetap setelah yang bersangkutan menerima SK pengangkatan sebagai karyawan. Maka pihak manajemen menghitung masa kerja sesuai dengan SK," kata Edy Akmal dalam rapat penyampaian PHK, Sabtu (30/11/2019) di Kantor PT Lonsum Bangun Harjo, yang selanjutnya ditegaskan dalam mediasi pertama maupun kedua yang digelar diruang Disnakertrans Muba.

Menurut dia, PT Lonsum mem-PHK sejumlah karyawan karena tengah melakukan program efisiensi. Namun pada pihaknya memastikan PHK terhadap beberapa mandor lapangan yang bekerja Divisi Sei Punjung Estate yang termasuk wilayah Kecamatan Babat Toman, Kab.Muba dilakukan sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku. Dan terhitung sejak tgl 1 Desember 2019 karyawan tersebut diberhentikan dan akan diberikan haknya berupa pesangon dan hak lainnya dalam waktu satu bulan terhitung setelah pemberitahuan tersebut.

"Manajemen PT Lonsum sudah mentransfer uang pesangon seluruh karyawan yang di PHK sesuai dengan Undang-undang tenaga kerja ke rekening masing-masing. Dan pihak manajemen juga mempunyai surat pernyataan yang diteken seluruh karyawan yang di PHK," ujarnya.

Ketua SPSI PUK Babat Toman, Sugiono, merupakan inisiator mediasi pertama. Pihaknya mencoba menjembatani protes sejumlah karyawan yang merasa dikebiri hak nya. Karyawan yang di PHK meminta pihak perusahaan membayar uang pesangon sesuai masa kerja mengacu pada keputusan menteri tenaga kerja nomor Kep.100/men/4/2004 tentang Pelaksanaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWTT).

Menurut Sugiono, dari lima karyawan yang kena PHK tersebut merupakan ada yang satu angkatan yang mulai bekerja saat pembukaan blok Sai Punjung Estate tahun 2009. Karyawan tersebut memang baru mendapatkan SK pengangkatan pada tahun 2013. Namun mengacu pada Kep Menaker nomor 100 tahun 2004 tentang PKWTT karyawan tersebut secara otomatis status nya sudah tetap terhitung setelah tiga bulan mereka bekerja. Hal ini dikarenakan sejak tahun 2009 mereka bekerja secara terus-menerus dengan jumlah jam kerja diatas 40 jam/ Minggu.

"Perkalian jumlah pesangon dari pihak perusahaan menurut kami sudah benar. Tinggal jumlah tahun masa kerja yang perlu di sesuaikan, seharusnya masa kerja mereka dihitung dari tahun 2009 bukan 2013 yang berdasarkan SK pengangkatan," kata Sugiono.

Ketua SPSI Sektor Perkebunan Muba, Rusdi menyayangkan sikap Manajemen PT Lonsum yang mengabaikan Keputusan pemerintah yang dikeluarkan melalui Menteri Tenaga Kerja terkait PKWTT. Ia mengaku tak yakin jika perusahaan besar sekelas PT Lonsum tidak tahu akan aturan tersebut, karena sudah di sosialisasikan sejak tahun 2004.

"Ini kan masalah administrasi, atau jangan jangan hal ini memang disengaja untuk mengaburkan masa Kerja karyawan untuk mengurangi jumlah pembayaran pesangon," ujarnya.

Dodi,Awam dan Arjuk korban PHK PT Lonsum mempertanyakan Amir hasan yang dulunya Asisten Kebun sekarang sudah menjadi Manager atasan mereka di PT Lonsum yang tidak dihadirkan dalam rapat. Karena menurut mereka Amir hasan merupakan saksi kunci yang masih bekerja dari mereka mulai bekerja pada tahun 2009 hingga saat ini.

Juanda Kabid Penyelesaian perselisihan hubungan Industrial Disnakertrans Muba yang didampingi Faezal menyimpulkan mediasi kedua, atauTripartit antara Serikat pekerja dengan PT Lonsum dan Disnakertrans tidak menemukan titik temu. Untuk itu pihaknya akan mengambil alih dengan penyampaian saran kepada kedua belah pihak yang harus dijawab paling lambat 10 hari terhitung tanggal dikeluarkan nya anjuran tersebut.

"Jika dalam waktu 10 hari tidak ada jawaban maka kami menganggap anjuran tersebut disetujui dan kami akan meminta agar anjuran tersebut langsung direalisasikan," ujarnya.

Juanda berharap kasus serupa tidak akan terjadi kembali baik di PT Lonsum maupun perusahaan lain. Secara tak langsung ia terlihat mendukung statement ketua DPC SPSI Sektor Perkebunan Muba, Rusdi yang merasa tidak
Yakin PT Lonsum tidak paham soal Keputusan menakertrans nomor 100 tahun 2004 yang mengatur tentang PKWTT.

"Banyak contoh kasus yang saya temukan dimana perusahaan bersikap seolah tidak tahu aturan tersebut. Memanfaatkan kelemahan SDM yang kurang paham, pihak perusahaan menggunakan nya untuk mengebiri hak pekerja. Saya berharap hal ini tidak terulang lagi karena aturan yang ditetapkan pemerintah sudah jelas bertujuan untuk melindungi pekerja dari kasus PHK," tandasnya.

Laporan: Tim
Redaksi.www.dutasumsel.com

Musyawarah Asusila Oknum Kades Di Masjid Taqwa Air Puar Diwarnai Ketegangan

LAHAT.DS,--- Warga Desa Air Puar Kecamatan Mulak Ulu, sudah mulai Emosi dengan
 terkait perselingkuhan yang dikakukan Kadesnya  Heri dengan Kades  lesung batu Evi.

Asmara terlatang dua desa berhimpitan ini, akhirnya warga Desa Air Puar menggelar  musyawarah desa bersama  perangkat desa dan warga Desa Airpuar
di Masjid At Taqwa Desa Airpuar Kecamatan  Mulak ulu,  yang dihadiri seluruh Anggota BPD, Prangkat Desa, Tokoh Masyarakat, lembaga adat, jungku bedusun, Karang taruna dan seluruh kepala keluarga warga Desa Airpuar

Menurut informasi  yang beredar dari masyarat sekitar Oknum Kades Desa Air Puar Heri sempat mengancam, warga yang  sudah mulai emosi karena  ulah arogan sang Kades akhirnya masyarakat berencana akan mendatangi Rumah Kades karena Emosi , tapi beruntung Rombongan BPD segera sampai di Masjid At Taqwa

Menurut Guntur  Ketua BPD merasa geram sikap ulah Kades     sikap Kades yang arogan berkat musyawarah  akhirnya Oknum Kades  mundur kalau tanpa perlindungan dari warga, oleh karena itu harus kita sepakati dulu kami siap dilindungi oleh seluruh warga sebelum permohonan ini kita lanjutkan sampai ke Bupati, Guntur was- was nantinya Oknum Kades akan mengancam dan meneror warga akibat dia dipecat

Akibat insiden ini akhirnya peserta rapat bersepakat membuat surat pernyataan perlindungan kepada segenap Anggota Bpd dan Prangkat Desa dari ancaman yang tidak diinginkan di atas materai 6000,..yang di tanda tangani seluruh warga.

Laporan: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

DPRD Ogan Ilir Gelar rapat paripurna kesatu dalam rangka peringatan HUT OI ke 16,Gubernur Sumsel kagumi gedung paripurna Dewan

INDRALAYA.DS, - - Rapat Paripurna Istimewa kesatu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Ogan Ilir (OI) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Ogan Ilir ke 16 berlangsung meriah, Selasa (7/1/2020). digedung paripurna DPRD Ogan Ilir Komplek Perkantoran Terpadu Tanjung Senai Indralaya Ogan Ilir.

Rapat paripurna istimewa dipimpin Ketua DPRD OI Suharto SH didampingi Wakil Ketua 1 Wahyudi Maruwan ST dan Wakil Ketua 2 Ahmad Syafe'i serta Bupati OI HM Ilyas Panji Alam SH SE MM
Turut pula hadir dalam Rapat paripurna peringatan HUT Ogan Ilir tersebut Gubernur Sumsel H Herman Deru, sekaligus melaunching transformasi pertanian di Kabupaten OI.

Hadir pula sejumlah Bupati dan Walikota di Sumatera Selatan, anggota DPR RI dan anggota DPD  perwakilan Sumsel, para pejabat dilingkungan Provinsi Sumsel dan Pemkab OI, serta para camat, kades dan ribuan undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati OI HM Ilyas Panji Alam menyampaikan keberhasilan yang dicapai selama memimpin di Bumi Caram Seguguk tersebut. Mulai dari pembangunan fisik, seperti taman, gedung olahraga yang segera direalisasikan, program satu desa satu diniyah,  menjadikan generasi yang qur’ani yang berakhlak mulia. Program lainnya Ngobrol Bersama Bupati (Ngopi OI) setiap hari Jumat.

Bupati OI mengklaim program ini secara tidak langsung akan memberikan masukan sejauh mana pembangunan hingga ke masyarakat pedesaan.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Sumsel H Herman Deru memuji keberadaan gedung DPRD OI yang megah sehingga sangat nyaman dalam pelaksanaan setiap rapat paripurna.

“Saya perhatikan gedung DPRD OI ini lebih megah dibanding gedung DPRD Sumsel,” kata Herman Deru.

Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini juga mengapresiasi program transformasi pertanian yang bakal diterapkan di Kabupaten OI.

Sebagai kabupaten penyangga kota Palembang, OI harus bisa memback-up terhadap keberhasilan di Sumsel.

Laporan : Darius
Redaksi.www.dutasumsel.com

YA Tak Berkutik Lagi Setelah Ter Tembus Pelor Jajaran Sat Reskrim polres Lahat

LAHAT.DS,--- Dengan tertatih- tatih Y A  bin 18 th warga Pengandonan Kelurahan Kecamatan Pagar Alam Utara menuju Out Room Polres Lahat, ketika Jajaran Reskrim mengadakan Press Confrence pada Rabu 8/1 kasus 338 tentang Pembunuhan.dan pasal  tentang 351 Tentang Penganiyaan sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.
Pada Jumpa Press Kapolres Lahat didampingi Wakapolres Kompol Budi Santoso S.Sos, Kasat Reskrim AKP Herry Jusman dan Aiptu Sabar T Kahumas Polres Lahat.

Menurut Kapolres Kejadian bermula di Desa Tertap Kecamatan Jarai   pada Selasa pukul 1:30 malam 7 Januari 2020 perkelahian dua kelompok masing- masing  korban 4 orang dan kelompok tersangka 3 orang pada acara Orgen Tunggal Pesta dan dibawah pengaruh minuman keras kedua kelompok ini saling serang dan mengakibatkan AY 23 tahun terkena 5 tusukan meninggal dunia dan sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat. Pelaku ditangkap Polsek Jarai dan sempat melarikan diri dengan terpaksa polisi menghadiahi timah panas di kaki kiri dan satu pelaku lagi masih buron,
Barang Bukti satu buah Pisau yang diamankan berupa  Jaket Parasut  dan sebilah pisau.

 Kapolres Lahat AKBP Irwansyah SiK. MH, CLA.  menghimbau kepada masyarakat agar himbauan Bupati dipatuhi kepada warga tidak perlu lagi membawa sajam dan hilangkan tradisi cara lama untuk menghindari hal- hal yang tidak diinginkan  " ujar Kapolres.

Laporan:  Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Bukit Asam Kembali Raih PROPER Emas dan Hijau

MUARA ENIM.DS, -- PT Bukit Asam Tbk kembali menerima penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) kategori Emas untuk Unit Pertambangan Tanjung Enim (UPTE) PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan kategori Hijau untuk Unit Pelabuhan Tarahan (Peltar) PTBA dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. 
Penghargaan PROPER Emas ini diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin dengan didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Siti Nurbaya kepada Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin di Istana Wakil Presiden, Rabu (8/1). 
Dengan diraihnya PROPER Emas kembali pada tahun ini, menjadikan Bukit Asam sebagai perusahaan tambang batu bara yang berhasil meraih PROPER Emas 7 kali berturut-turut sejak 2013. Melalui penghargaan ini, Unit Pelabuhan Tarahan Bukit Asam juga berhasil meraih PROPER Hijau kedua kalinya sejak tahun 2018. 
Sepanjang tahun 2018 hingga 2019, Bukit Asam melakukan berbagai pemberdayaan masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan. Berbagai pemberdayaan ini terus dilakukan secara berkelanjutan dan konsisten sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan. 
Berbagai program pemberdayaan unggulan terus dilakukan secara konsisten oleh Bukit Asam di UPTE dan Peltar, diantaranya Eco-Edu Zoo Park dan Kampung Batik Kujur Ramah Lingkungan di UPTE dan Kapal Pendidikan Pulau Tegal di Peltar. 
Melalui Eco-Edu Zoo Park, Bukit Asam menyulap lahan bekas tambang menjadi kebun binatang mini dan jogging track untuk masyarakat. Dalam pengelolaannya, Bukit Asam menggandeng pemuda yang berada di sekitar perusahaan untuk mengedukasi mengenai satwa dan lingkungan kepada para pelajar dan masyarakat. Selain itu, melalui kebun binatang mini ini, Bukit Asam juga bermaksud untuk mengkonservasi flora dan fauna, serta mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keseimbangan ekosistem dengan menjaga lingkungan. 

Program lain yang dilakukan adalah Kampung Batik Kujur Ramah Lingkungan di Tanjung Enim. Melalui Kampung Batik Kujur ini, Bukit Asam berupaya untuk melestarikan warisan budaya dan kearifan lokal melalui motif batik yang digunakan serta menciptakaan kesejahteraan bagi masyarakat dengan bergabung di Kampung Batik Kujur. 
Dengan menggunakan motif batik yang berasal dari kearifan lokal, motif-motif ini dibuat di atas kain dengan bahan alami. Pewarnaan untuk batik pun menggunakan warna alami dari tanaman seperti mengkudu, jengkol, dan secang. Kini, Kampung Batik Kujur telah mampu memproduksi 200 lembar kain batik per harinya serta meningkatkan perekonomian bagi warga yang bergabung dalam Kampung Batik Kujur ini. 
Di Peltar, pemberdayaan untuk masyarakat salah satunya dilakukan melalui program Kapal Pendidikan untuk Pulau Tegal. Dengan adanya kapal pendidikan ini, dapat memudahkan guru untuk berangkat dan pulang mengajar di Lembaga Pendidikan PKBM Pesona Pulau Tegal. Tak hanya itu, adanya Kapal Pendidikan ini juga sebagai wujud dukungan Bukit Asam untuk pendidikan anak-anak yang berada di Pulau Tegal. 
Dengan berbagai program yang dilakukan oleh Bukit Asam untuk masyarakat dan lingkungan serta apresiasi dari Pemerintah Republik Indonesia kepada Bukit Asam melalui PROPER Emas dan Hijau, tentunya hal ini menunjukkan keseriusan serta terus memotivasi Bukit Asam untuk terus berbuat lebih baik untuk sekitar wilayah operasional. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai yang diterapkan oleh Bukit Asam dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar perusahaan.
Diraihnya PROPER Emas untuk ketujuh kalinya ini, tentu akan mendorong Bukit Asam untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sekitar, membangun hubungan yang harmonis di tengah-tengah lingkungan yang lestari, serta memberi manfaat seluas-luasnya kepada pemangku kepentingan. 
Laporan : Novita/Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

HUT Ke 16 Kabupaten Ogan Ilir Launching Transformasi Pertanian Dan Tradisi Politik

INDRALAYA.DS, --  HariUlang Tahun Kabupaten Ogan Ilir Ke 16 pada 7 Januari 2020 dilaksanakan rapat paripurna I DPRD Kabupaten Ogan Ilir Tahun sidan 2020, yang di pimpin langsung ketua DPRD OI Suharto,SH di dampingi dua wakilnya Wahyudi,ST dan Ahmad Syfei dan Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam, acara di hadiri Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru,ketua TP- PKK Sumsel Hj.Febrita,ketua TP- PKK Kabupaten Ogan Ilir Hj.Meli Mustika,SE,MM, Anggota DPD RI Jialyka Maharani, Anggota DPR-RI Percha Lianpuri, Anggota DPRD Sumsel, Bupati dan Walikota se-sumsel,Presiden Ogan Ilir United AW Noviandi dan Tamu Undangan Lainnya.
Ketua DPRD OI Suharto SH dalam kata sambutanya mengatakan, Kabupaten Ogan Ilir yang lahir pada 7 Januari 2004 semakin hari semakin maju dan sukses,tentu ini tidak terlepas dari para pelaku pembangunan dan pelaku pemekaran.
Dan sementara Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam,sebelum menyampaikan kata sambutannya menampilkan Vidio program pembangunan yang akan mulai tahun 2020 yakni Transformasi Pertanian yang mengunakan teknologi Modern untuk mengelola lahan tidur,sehingga produktif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan para petani.

Bupati Ogan Ilir juga mengatakan,dengan HUT OI ke 16, merupakan sebuah bahan evaluasi terhadap program pembangunan,baik yang berhasil maupun yang perlu di atasi untuk di perbaiki.

Gubernur Sumsel H.Herman Deru sangat mengafresiasi terhadap kebijakan pembangunan kabupaten Ogan Ilir dengan melaksanakan program transformasi pertanian," Provinsi Sumatera Selatan siap mendukung apa yang dibutuhkan Kabupaten Ogan Ilir,asal program nya Rill", jelasnya.

Gubernur juga mengingatkan bahwa dalam setiap pelaksanaan program pembangunan harus mengunakan 3 K " Istilah saya 3 K, yakni kepatutan,kepatuhan,dan kerukunan, semoga Ogan Ilir sebagai penyangga ibu kota provinsi bisa menerapkan 3 K," pungkasnya.

Acara HUT OI Ke 16 di lanjutkan dengan pemotongan Tumpeng, dan Launching penulisan buku," Tradisi Politik" dan " Transformasi Pertanian."

Laporan : Darius/ Tim
Redaksi.www.dutasumsel.com