NEWS

Slider

Lurah Pasar Lama Lahat Ajak Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Got Yang Tersumbat

LAHAT.DS, -- Berdasarkan viralnya postingan di Medsos, yang mengatakan siring di depat Rumah Makan Sederhana Pasar Lama tersumbat. Setelah dicek oleh Effendy Lurah Pasar Lama beberapa hari lalu beliau berkoordinasi bersama tim Kebersihan Kecamatan untuk ditindak lanjuti.
Senin pagi ( 4/11) Lurah Pasar Lama Effendy beserta RT setempat dan tim Kebersihan Kecamatan membersihkan siring yang tersumbat, menurut Lurah " saluran air tersumbat oleh sampah

Gotong royong kebersihan ini  Gotong royong kebersihan di RT 03, diharapkan kesadaran masyarakat akan membuang sampah diselokan tinggi dan tau dampak akibatnya" ujar Effendy.

Beliau juga berterima kasih kepada warganya yang perduli dengan lingkungan sehingga kami dari Kelurahan dan Kecamatan menghetahuinya, apalagi saat ini Bupati lagi giatnya mencanangkan Lahat bebas dari sampah sehingga terwujudnya Lahat bercahaya.

Pewarta:Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Bupati Bangka Tengah H. Ibnu Saleh Hadiri Isbath Nikah Di Kabupaten Ogan Ilir

INDRALAYA.DS, -- Program Isbat nikah bagi pasangan atau masyarakat yang telah menikah namun tidak mempunyai bukti secara hukum negara.Sebanyak 535 pasangan itsbat nikah yang di saksikan oleh Bupati Ogan ilir H.M Ilyas Panji  Gedung Serbaguna Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Pemkab OI Tanjung Senai Indralaya (4/11/2019).

Acara ini dibuka dengan ditandainya pemukulan gong oleh H.M Ilyas Panji Alam SE, SH, MM yang didampingi Bupati Bangka Tengah H Ibnu Saleh MM, Sekda Ogan Ilir H.Herman MM, unsur Forkopimda Kabupaten Ogan Ilir

Kadin Disdukcapil Ogan Ilir Akmad Lutfi mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dalam hal mendapatkan administrasi kependudukan dan surat nikah

Menurut Kepala Disdukcapil Kabupaten Ogan Ilir, program Isbat ini merupakan salah satu program yang sangat bagus dan dapat menolong pasangan suami istri yang telah menikah secara agama, namun tidak memiliki bukti atau akta nikahnya.

“Kegiatan ini merupakan salah satu program prioritas Pemkab OI, dengan adanya sidang itsbat terpadu kedepan tidak ada lagi warga yang sudah nikah nxamun belum tercatat di admnistrasi negara, dan acara ini terus kita dorong untuk dilaksanakan pada tahun berikutnya.”Tutup Bupati Ogan ilir.
"Keinginan pak bupati kita sangat baik sekali, menolong masyarakatnya, sehingga memiliki bukti yang otentik," kata melalui rilis Pemkab Ogan Ilir,
Namun lanjut Lutfi mengeluarkan akta nikah ini berbeda dengan mengeluarkan akta kelahiran.

"Kalau akta kelahiran, lebih mudah, jika ada surat pengantar dari kelurahan atau desa, jika tidak ada akta nikah, bisa dikeluarkan dengan menggunakan nama ibu atau binti ibunya, atau jika akta nikahnya, nama bapaknya atau bin bapaknya, dan lebih mudahn karena pertanggungjawabannya hanya kepada negara," jelasnya,Namun lanjutnya, untuk isbat nikah ada dua, yakni di satu sisi melalui hukum agama, di sisi lain hukum negara.

Redaksi.www.dutasumsel.com

Sidang Istbat Nikah diikuti 535 Pasangan Suami Istri (pasutri) yang digelar di Gedung serbaguna caram seguguk Kpt Tanjung Senai Indralaya

INDRALAYA.DS, -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir Melaui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menggelar program itsbat nikah gratis bagi masyarakat Ogan Ilir yang sudah menikah tetapi belum mendapatkan buku nikah, atau bagi masyarakat yang kurang mampu.

Sidang Istbat Nikah diikuti 535 Pasangan Suami Istri (pasutri) yang digelar di Gedung serbaguna caram seguguk Kpt Tanjung Senai Indralaya Kabupten Ogan Ilir, Senin 4/11/19
Akhmad Luthfi Kepala Disdukcapil Kabupaten Ogan Ilir mengungkapkan
Menyikapi banyaknya permintaan warga yang usia pernikahan sudah lama, ada yang sudah 30 tahun bahkan sampai 40 tahun sudah punya anak dan cucu yang secara syariat agama sudah resmi sebagai pasangan suami istri (Pasutri), akan tetapi dari sisi catatan sipil mereka belum punya bukti dokumen sebagai pasutri.

Salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dalam mempermudah administrasi dan kepastian status pernikahan masyarakatnya, kali ini Pemkab OI meluncurkan program sidang isbat nikah Yang ke tiga kalinya.

Dengan tidak mempunyai surat nikah,
kesulitan yang dihadapi pasutri yang tidak diakui secara hukum apabila ingin berurusan dengan pihak-pihak yang menghendaki surat asal usul/keturunan keluarga, maka hal ini menjadi kendala bagi anak keturunannya.

“Program ini kita alokasikan untuk 535 pasutri ditahun 2019 ini, selanjutnya dikoordinasikan dengan camat dan kades apakah benar masih ada atau tidak keberadaan keluarga tersebut”. ujarnya.

Pewarta: Tim/Red

Pimpin Apel, Bupati OI: ASN Jangan Mempersulit Dalam Melayani Masyarakat

INDRALAYA.DS, -- Meskipun saat ini sudah memasuki musim penghujan, namun Bupati Ogan Ilir H.M Ilyas Panji Alam terus mengajak warga waspada dari kebakaran hutan dan lahan hal ini disampaikannya saat Pimpin Apel Senin senin (04/11/2019) bertempat di Lapangan Upacara KPT Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir Tanjung Senai Indralaya.

“Walaupun saat ini sudah memasuki musim penghujan, kita tetap waspada dari karhutlah,”ujarnya dihadapan ribuan ASN yang mengikuti apel tersebut.

Sementa  itu sambung Bupati semua OPD harus ikut berperan serta membantu tentang permasalahan ini, karena apabila hanya dibebankan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) tentu tidak akan selesai oleh sebab itu diperlukan kerjasama semua pihak.

“BPBD harus terus berkoordinasi dengan semua pihak baik TNI, Polri, Masyarakat Siaga Api maupun pihak lainnya.”tegas Bupati OI.

Pewarta : Tim Red
Redaksi.www.dutasumsel.com

Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Lahat Gelar Razia Handphone

LAHAT.DS, -- Arus globalisasi yang semakin tak terkendali, bila kita tidak bisa memfilter mana yang positif dan mana negatif kita akan terbawa arus menjerumuskan bahkan akan hilang masa depan.

Safwan Yahya MPd kepala sekolah SMAN 5 Lahat ketika di bincangi Awak Media mengatakan " Baru- baru ini ada siswa kami bernama YK 17 tahun murid pindahan SMA Santo Yosef kelas XI mengidap penyakit kecanduan Handphone.

Agar masalah ini tidak meluas kepada murid- murid yang lain, anak tersebut sudah kami pindahkan kesekolah lain. Ujar Safwan.

Padahal YK adalah pelajar berprestasi, beliau selalu menggadakan razia Handpone, apakah ada konten Game Online, atau konten yang dilarang lainnya.

Safwan Yahya MPd selaku Kepala Sekolah SMAN 5 Lahat, berpesan penggunaan ponsel harus pro aktif kita orang tua terhadap anak,  pengawasan dan harus ada interaksi di dunia nyata. Karena kadang yang terjadi itu kan terlalu asyik dengan ponsel atau gadget akhirnya membuat lupa segalanya dan inilah terjadi  anak tersebut menyimpang " tandas Kepsek.

Pewarta: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Kapolres Banyuasin Pimpin Sertijab Pejabat Utama & 3 ( tiga ) Kapolsek Jajaran Polres Banyuasin

BANYUASIN.DS,-- Bertempat Di Lapangan Mapolres Banyuasin Telah Dilaksanakan Kegiatan Upacara  Sertijab Pejabat Utama & 3 ( tiga ) Kapolsek Jajaran Polres Banyuasin ( Kabagren , Kasatreskrim , Kapolsek Betung ,Kapolsek Rambutan dan Kapolsek Makarti Jaya ).

Kegiatan Upacara Sertijab Tersebut di Pimpin Langsung Oleh Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar, S.Ik dan Komandan Upacara Ipda Yusmeriansyah, SH dan diikuti oleh Peserta Upacara Waka Polres Banyuasin ,Pejabat Utama , Kapolsek Jajaran Para Perwira dan Seluruh Personil Bintara Polres Banyuasin Serta Bhayangkari Polres Banyuasin.

Adapun pejabat yang disertijab Berdasarkan Lampiran Kep Kapolda Sumsel Kep /523/X/ 2019 Tanggal 23 Oktober 2019 ,  AKP Nusirwan, SE,MM Menjabat Sebagai Kabagren Polres Banyuasin, Iptu Juarni B Wakijan Menjabat Sebagai Kapolsek Rambutan Menggantikan AKP Iskandar ,SH.MM Yang Saat Ini Mutasi dan Menjabat Panit 1 Unit 3 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Sumsel , Iptu Marihot Manik Menjabat Sebagai Kapolsek Makarti Menggantikan AKP Rudi Hartono, SH Saat ini Mutasi Menjabat  Pama Polresta Palembang,  Iptu Toto Hernanto, SH Menjabat Sebagai Kapolsek Betung Menggantikan AKP Naziruddin, SH.,.M.Si, Yang Mutasi Menjabat Sebagai Panit 2 Unit IV Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Sumsel,
Dan Berdasarkan Lampiran Kep Kapolda Sumsel Kep /524/X/ 2019 Tanggal 23 Oktober 2019 AKP Ginanjar Alia Sukmana , S.Ik Menjabat Kasat Reskrim Menggangatikan AKP Wahyu Maduransyah,ST.,S.Ik  yang Saat ini Mutasi Menjabat PS Kanit 1 Subdit 5 Ditreskrimsus Polda Sumsel.

Dalam Upacara  Sertijab Tersebut Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar,S.Ik Melepaskan & Menyematkan Tanda Pejabat Yang Disertijab dan Memimpin Sumpah Jabatan Dilanjutkan Dengan Pemndatanganan Berita Acara Sertijab dan dikahiri dengan Photo Bersama Serta Ucapan Selamat oleh Kapolres Banyuasin didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Banyuasin dan Waka Polres Banyuasin , Pejabat Utama , Kapolsek Jajaran Para Perwira dan Seluruh Personil Bintara Polres Banyuasin Serta Bhayangkari Polres Banyuasin.

Selama kegiatan tersebut berlangsung situasi Kamtibmas dalam keadaan aman tertib dan kondusif.

Pewarta : Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

Kapolda Irjen Pol.Firli : Baru Tiga Tersangka Kita Tetapkan Dalam Kasus Diksar Menwa

INDRALAYA.DS, -- Tiga panitia Pra-Diksar Menwa yakni R, IS serta KI ditetapkan Polda Sumsel sebagai tersangka. Dalam hal ini Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli pimpin langsung ungkap kasus Pra-Diksar Menwa yang berujung maut di Mapolres Ogan Ilir, Minggu (3/11).yang didampingi Dirrektorat Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpiani,Kapolres OI AKBP Imam Tarmudi dan jajaran.
Irjen Pol. Firli mengatakan, Ketiga tersangka ini adalah merupakan panitia dari kegiatan Diksar Menwa yang berlangsung di Desa Tanjung Baru Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir. Dimana kejadian yang terjadi pada Kamis (17/10) yang lalu menewaskan korban Muhammad Akbar (19).

Penetapan ketiga tersangka ini didapat dari hasil olah TKP dan dari keterangan para saksi saksi serta hasil visum dan pemeriksaan korban. Dari hasil pemeriksaan visum et repertum korban terdapat bekas bekas kekerasan dengan  benda tumpul yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Adapun penyebab kematian korban karna adanya kekerasan dengan benda tumpul sehingga menyebabkan korban meninggal dunia. Nah kalau kita melihat dari kekerasan yang dilakukan dengan benda tumpul berarti ada yang melakukan kekerasan."tegas Kapolda".
Lanjutnya menjelaskan, walaupun sudah kita tetapkan tiga tersangka, kasus ini masih akan kita dalami  dan kita kembangkan tidak menutup kemungkinan jumlah tersangkanya akan bertambah lagi  seiring dengan perkembangan kasus tersebut.
Ketiga tersangka ini sudah dilakukan penyidikan dan kemungkinan masih ada tersangka lain, ini masih dilakukan pendalaman karena hasil pemeriksaan saksi saksi maupun Olah TKP kemungkinan ada keterlibatan tersangka lainnya.

Siapapun yang melakukan kekerasan secara bersama-sama merupakan tindakan pidana, apalagi sampai menyebabkan hilangnya nyawa orang.
Ancaman dan hukuman kita jerat dengan Pasal  170 KUHP, dan Pasal 351 KUHP penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa manusia."ungkapnya",

Pewarta : Tim Red

TACO dorong Entrepreneur Milenial Lirik Bisnis Interior Desain

PALEMBANG.DS,-- Masih rendahnya jumlah entrepreneur di industri desainer interior di kota Palembang, Taco, market leader dalam kategori High Pressure Laminated (HPL) dorong pengusaha milenial kreatif untuk berkecimpung di industri ini.
Juniansyah Azhar Area Sales Manager Palembang PT Tangkas Cipta Optima mengatakan Taco ingin memiliki peran dalam memberdayakan generasi milenial di industri desainer interior. Terlebih lagi sektor ini didukung sumber daya manusia yang melimpah dan material sebagai sumber ide inspiratif yang dapat dimanfaatkan.
"Bisnis interior desain mencetak pertumbuhan lebih dari 50 persen sejak tahun 2018, sayangnya generasi milenial yang terjun di bisnis ini masih rendah khususnya di Palembang," katanya di sela- sela gathering, Sabtu (1/11).
Lanjutnya, Taco sebagai salah satu pemain utama dalam bidang desain interior harus mendukung enterpreneur Indonesia dalam mengembangkan bisnis desain interior.
" Taco merupakan satu-satunya perusahaan HPL di Indonesia yang memiliki pabrik sendiri sesuai dengan standar nasional Indonesia (SNI) demi menyediakan bahan yang terjangkau, melakukan edukasi pengenalan material, pelatihan dan seminar" ujarnya.

Interiol bernilai artistik dapat diaplikasikan secara relatif terjangkau menggunakan HPL dari Taco. Material pelapis tembok dan lantai bahkan mampu menjadi pengganti material alami seperti kayu atau marmer.

" Banyak yang berpikir bahwa mendesain ruang yang berestetik harus menggunakan bahan material asli, namun sebenarnya ada material subtitusi  memiliki nilai ekonomis yang tinggi dengan waktu pengerjaan lebih efisien yakin HPL" tuturnya.

Dirinya menjelaskan, kapasitas produksi mencapai 300 ribu lembar perbulan ini sudah memiliki lebih dari 500 motif dengan penjualan terbesar di seluruh Indonesia. Tren desain yang cepat berubah sering membuat para pebisnis bahkan pengembang properti acapkali terkendala mengikuti.

" Taco memberikan solusi desain interior ekonomis dan fungsional melalui rangkaian produk seperti HPL, Sheet, Vynil floor, dan carpet tile serta aksesorisnya," tutupnya.

Dalam acara gathering yang dihadir 78 peserta mulai dari kalangan aplikator, arsitektur dan workshop yang ada di kota Palembang. Kedepannya pihaknya akan berkerjasama dengan ikatan arsitektur  serta penggiat kayu di kota Palembang.

Pewarta : Red
Redaksi.www.dutasumsel.com

Diancam Pakai Pedang, Aktifis Laporkan Dodo Arman Ke Polres Lahat

LAHAT.DS, – Maksud hati hendak menenangkan suasana yang tak kondusif, namun Elan Setiawan (40) aktifis yang juga tergabung dalam keanggotaan organisasi Pemuda Pancasila Kabupaten Lahat saat ditemui media ini, Minggu (3/10/2019) di kediamannya mengaku telah mengalami kejadian pengancaman  pada pertengahan tahun 2019 lalu.

Diungkapkan Elan, laporan secara resmi atas terjadinya pengancaman tersebut telah disampaikannya kepada SPKT Polres Lahat bernomor LP.B /180 / IX / 2019 / SPKT tertanggal 17 September 2019 guna mendapatkan keadilan dan pertanggung jawaban kepada Dodo Arman (39) selaku terlapor.

Sebelum menjelaskan kronologi kejadian, Elan sempat memperlihatkan rekaman video saat kejadian. Tampak terlihat, tangan kiri Dodo Arman mencekik leher Elan dan tangan kanannya memegang pedang yang sedang beradu argumen dengan Elan. Terlihat juga tangan kiri Dodo Arman memukul leher Elan dan dengan sigap Elan melakukan perlawanan.

Dibeberkan Elan, peristiwa itu terjadi pada 2 Mei 2019 lalu sekira pukul 14.00 WIB di Ayik Tupak, Desa Selawi Kecamatan Lahat. Disaat dirinya dan beberapa pekerja pembangunan tower PLN sedang santai terdengar teriakan warga bernama Yogi yang menyebutkan bahwa Dodo Arman sedang mengamuk pakai pedang.

Sontak Elan mendekati Dodo Arman untuk mendamaikan situasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak dinginkan. Namun, sambung Elan, Dodo Arman salah tanggapan dan beradu argument hingga terjadilah pemukulan leher seperti tampil dalam tayangan video terrsebut.

“Disaat tangan kiri Dodo Arman memukul leher saya sengaja melakukan perlawanan karena saya takut setelah dipukul leher saya nantinya tangan kanan Dodo Arman menebaskan pedang ke badan saya. Namun perlawanan saya itu hanya mendorong badan Dodo Arman untuk menghindari terjadinya sabetan pedang yang ada di tangan kanannya,” jelas Elan.

Setelah badan Dodo Arman terjatuh, pihak Polsek Kota Lahat dan Kodim selang waktu yang tak lama berada di lokasi langsung mengamankan pedang milik Dodo dan diserahkan ke Polres Lahat untuk menjadi barang bukti.

“Atas kejadian ini saya berharap pihak Polres Lahat agar segera mengusut tuntas kasus ini. Karena saya merasa tidak nyaman dan ditakutkan peristiwa serupa kembali terjadi,” imbuh Elan.

Sementara Dodo Arman saat dimintai konfirmasinya mengaku dia tidak pernah mengancam Elan. Malah, dirinya telah melaporkan Elan ke Polres Lahat dengan kasus penganiayaan.

“Kito ni wong kecik masak mengancam wong besak  dan melawan,” katanya singkat.

Terpisah Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK MSi saat dihubungi melalui Kasat Reskrim, AKP Dwi Satria Dharma SIK membenarkan telah menerima laporan polisi yang telah disampaikan Elan.

Saat ini, pihak Polres Lahat telah memproses hukum kasus tersebut dengan telah mengintograsi atau memeriksa orang-orang yang berkaitan dalam kasus tersebut.

Pewarta: Idham/novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Salah Satu Buaya Yang Meresahkan Warga Desa Tanjung Serang Tertangkap

KAYUAGUNG.DS,-- Piralnya muncul di Dunia Maya berita  buaya di siang hari , sekejab desa Tanjung serang kecamatan kota Kayuagung menjadi menyedot perhatian masyarakat Oki. Minggu 3/11/2019.

Tertangkapnya se ekor buaya yang di buru oleh Pemkab Oki di bawah komando Kadin Pol-PP melalui stafnya Sawaludin.S.Sos bersama pawang buaya, berakhir sudah satu ekor buaya yang panjangnya sekitar 3 meter dan berat antara 2 ton tersebut berhasil diamankan. Sekitar pukul 20.30 wib Sabtu 2/11/2019.Sudah hampir.2 Minggu ini buaya tersebut selalu.muncul di sekitar sungai desa Tanjung serang.sejak.kabar tersebut tersebar.warga.berduyun duyun ke lokasi munculnya buaya tersebut.

Warga Tanjung serang Kosim (53 th ). Kepada media ini bercerita mengatakan buaya tersebut diperkurikan muncul.karena air sungai sudah surut dan kemarau membuat buaya tersebut kelaparan .

Tertangkapnya buaya Sabtu 2/11 telah dilakukan usaha satu hari sebelumnya yaitu hari Jumat sampai.malam Sabtu belum ada tanda tanda buaya muncul.
pimpinan Pol-PP  Syawaluddin memutuskan stap.pencarian dan dilanjutkan besoknya Sabtu dan hingga.malamnya tepat pukul 20.30 wib tim SAR Pol-PP dan pemadam.kebakaran kab Oki. Membisikan senjata apinya ke kepala Buaya saat itu muncul.

Setelah tertembak kepala.buaya tersebut, buaya itu di angkat.dengan jeratan tali dan lain lain sehingga.buaya itu lemas tidak.berdaya.manun hingga.berita ini di tulis masih.bernapas.Menurut Syawal akan kita serahkan kepada dinas satwa Sumsel. Dan.perkuraan buaya yang belum tertangkap ada 2 ekor lagi.

Warga setempat  Mahludin berharap buaya 2 tersebut tetap di tangkap..karena kami.warga sekitar takut betul.kalau.buaya tersebut naik.ke daratan dan tentu warga akan menjadi incaranya selain Ayam. Itik yang mang santapan buaya.

Pewarta : Tim Red