NEWS

Slider

Kapolres Banyuasin Pimpin Sertijab Pejabat Utama & 3 ( tiga ) Kapolsek Jajaran Polres Banyuasin

BANYUASIN.DS,-- Bertempat Di Lapangan Mapolres Banyuasin Telah Dilaksanakan Kegiatan Upacara  Sertijab Pejabat Utama & 3 ( tiga ) Kapolsek Jajaran Polres Banyuasin ( Kabagren , Kasatreskrim , Kapolsek Betung ,Kapolsek Rambutan dan Kapolsek Makarti Jaya ).

Kegiatan Upacara Sertijab Tersebut di Pimpin Langsung Oleh Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar, S.Ik dan Komandan Upacara Ipda Yusmeriansyah, SH dan diikuti oleh Peserta Upacara Waka Polres Banyuasin ,Pejabat Utama , Kapolsek Jajaran Para Perwira dan Seluruh Personil Bintara Polres Banyuasin Serta Bhayangkari Polres Banyuasin.

Adapun pejabat yang disertijab Berdasarkan Lampiran Kep Kapolda Sumsel Kep /523/X/ 2019 Tanggal 23 Oktober 2019 ,  AKP Nusirwan, SE,MM Menjabat Sebagai Kabagren Polres Banyuasin, Iptu Juarni B Wakijan Menjabat Sebagai Kapolsek Rambutan Menggantikan AKP Iskandar ,SH.MM Yang Saat Ini Mutasi dan Menjabat Panit 1 Unit 3 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Sumsel , Iptu Marihot Manik Menjabat Sebagai Kapolsek Makarti Menggantikan AKP Rudi Hartono, SH Saat ini Mutasi Menjabat  Pama Polresta Palembang,  Iptu Toto Hernanto, SH Menjabat Sebagai Kapolsek Betung Menggantikan AKP Naziruddin, SH.,.M.Si, Yang Mutasi Menjabat Sebagai Panit 2 Unit IV Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Sumsel,
Dan Berdasarkan Lampiran Kep Kapolda Sumsel Kep /524/X/ 2019 Tanggal 23 Oktober 2019 AKP Ginanjar Alia Sukmana , S.Ik Menjabat Kasat Reskrim Menggangatikan AKP Wahyu Maduransyah,ST.,S.Ik  yang Saat ini Mutasi Menjabat PS Kanit 1 Subdit 5 Ditreskrimsus Polda Sumsel.

Dalam Upacara  Sertijab Tersebut Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar,S.Ik Melepaskan & Menyematkan Tanda Pejabat Yang Disertijab dan Memimpin Sumpah Jabatan Dilanjutkan Dengan Pemndatanganan Berita Acara Sertijab dan dikahiri dengan Photo Bersama Serta Ucapan Selamat oleh Kapolres Banyuasin didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Banyuasin dan Waka Polres Banyuasin , Pejabat Utama , Kapolsek Jajaran Para Perwira dan Seluruh Personil Bintara Polres Banyuasin Serta Bhayangkari Polres Banyuasin.

Selama kegiatan tersebut berlangsung situasi Kamtibmas dalam keadaan aman tertib dan kondusif.

Pewarta : Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

Kapolda Irjen Pol.Firli : Baru Tiga Tersangka Kita Tetapkan Dalam Kasus Diksar Menwa

INDRALAYA.DS, -- Tiga panitia Pra-Diksar Menwa yakni R, IS serta KI ditetapkan Polda Sumsel sebagai tersangka. Dalam hal ini Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli pimpin langsung ungkap kasus Pra-Diksar Menwa yang berujung maut di Mapolres Ogan Ilir, Minggu (3/11).yang didampingi Dirrektorat Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpiani,Kapolres OI AKBP Imam Tarmudi dan jajaran.
Irjen Pol. Firli mengatakan, Ketiga tersangka ini adalah merupakan panitia dari kegiatan Diksar Menwa yang berlangsung di Desa Tanjung Baru Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir. Dimana kejadian yang terjadi pada Kamis (17/10) yang lalu menewaskan korban Muhammad Akbar (19).

Penetapan ketiga tersangka ini didapat dari hasil olah TKP dan dari keterangan para saksi saksi serta hasil visum dan pemeriksaan korban. Dari hasil pemeriksaan visum et repertum korban terdapat bekas bekas kekerasan dengan  benda tumpul yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Adapun penyebab kematian korban karna adanya kekerasan dengan benda tumpul sehingga menyebabkan korban meninggal dunia. Nah kalau kita melihat dari kekerasan yang dilakukan dengan benda tumpul berarti ada yang melakukan kekerasan."tegas Kapolda".
Lanjutnya menjelaskan, walaupun sudah kita tetapkan tiga tersangka, kasus ini masih akan kita dalami  dan kita kembangkan tidak menutup kemungkinan jumlah tersangkanya akan bertambah lagi  seiring dengan perkembangan kasus tersebut.
Ketiga tersangka ini sudah dilakukan penyidikan dan kemungkinan masih ada tersangka lain, ini masih dilakukan pendalaman karena hasil pemeriksaan saksi saksi maupun Olah TKP kemungkinan ada keterlibatan tersangka lainnya.

Siapapun yang melakukan kekerasan secara bersama-sama merupakan tindakan pidana, apalagi sampai menyebabkan hilangnya nyawa orang.
Ancaman dan hukuman kita jerat dengan Pasal  170 KUHP, dan Pasal 351 KUHP penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa manusia."ungkapnya",

Pewarta : Tim Red

TACO dorong Entrepreneur Milenial Lirik Bisnis Interior Desain

PALEMBANG.DS,-- Masih rendahnya jumlah entrepreneur di industri desainer interior di kota Palembang, Taco, market leader dalam kategori High Pressure Laminated (HPL) dorong pengusaha milenial kreatif untuk berkecimpung di industri ini.
Juniansyah Azhar Area Sales Manager Palembang PT Tangkas Cipta Optima mengatakan Taco ingin memiliki peran dalam memberdayakan generasi milenial di industri desainer interior. Terlebih lagi sektor ini didukung sumber daya manusia yang melimpah dan material sebagai sumber ide inspiratif yang dapat dimanfaatkan.
"Bisnis interior desain mencetak pertumbuhan lebih dari 50 persen sejak tahun 2018, sayangnya generasi milenial yang terjun di bisnis ini masih rendah khususnya di Palembang," katanya di sela- sela gathering, Sabtu (1/11).
Lanjutnya, Taco sebagai salah satu pemain utama dalam bidang desain interior harus mendukung enterpreneur Indonesia dalam mengembangkan bisnis desain interior.
" Taco merupakan satu-satunya perusahaan HPL di Indonesia yang memiliki pabrik sendiri sesuai dengan standar nasional Indonesia (SNI) demi menyediakan bahan yang terjangkau, melakukan edukasi pengenalan material, pelatihan dan seminar" ujarnya.

Interiol bernilai artistik dapat diaplikasikan secara relatif terjangkau menggunakan HPL dari Taco. Material pelapis tembok dan lantai bahkan mampu menjadi pengganti material alami seperti kayu atau marmer.

" Banyak yang berpikir bahwa mendesain ruang yang berestetik harus menggunakan bahan material asli, namun sebenarnya ada material subtitusi  memiliki nilai ekonomis yang tinggi dengan waktu pengerjaan lebih efisien yakin HPL" tuturnya.

Dirinya menjelaskan, kapasitas produksi mencapai 300 ribu lembar perbulan ini sudah memiliki lebih dari 500 motif dengan penjualan terbesar di seluruh Indonesia. Tren desain yang cepat berubah sering membuat para pebisnis bahkan pengembang properti acapkali terkendala mengikuti.

" Taco memberikan solusi desain interior ekonomis dan fungsional melalui rangkaian produk seperti HPL, Sheet, Vynil floor, dan carpet tile serta aksesorisnya," tutupnya.

Dalam acara gathering yang dihadir 78 peserta mulai dari kalangan aplikator, arsitektur dan workshop yang ada di kota Palembang. Kedepannya pihaknya akan berkerjasama dengan ikatan arsitektur  serta penggiat kayu di kota Palembang.

Pewarta : Red
Redaksi.www.dutasumsel.com

Diancam Pakai Pedang, Aktifis Laporkan Dodo Arman Ke Polres Lahat

LAHAT.DS, – Maksud hati hendak menenangkan suasana yang tak kondusif, namun Elan Setiawan (40) aktifis yang juga tergabung dalam keanggotaan organisasi Pemuda Pancasila Kabupaten Lahat saat ditemui media ini, Minggu (3/10/2019) di kediamannya mengaku telah mengalami kejadian pengancaman  pada pertengahan tahun 2019 lalu.

Diungkapkan Elan, laporan secara resmi atas terjadinya pengancaman tersebut telah disampaikannya kepada SPKT Polres Lahat bernomor LP.B /180 / IX / 2019 / SPKT tertanggal 17 September 2019 guna mendapatkan keadilan dan pertanggung jawaban kepada Dodo Arman (39) selaku terlapor.

Sebelum menjelaskan kronologi kejadian, Elan sempat memperlihatkan rekaman video saat kejadian. Tampak terlihat, tangan kiri Dodo Arman mencekik leher Elan dan tangan kanannya memegang pedang yang sedang beradu argumen dengan Elan. Terlihat juga tangan kiri Dodo Arman memukul leher Elan dan dengan sigap Elan melakukan perlawanan.

Dibeberkan Elan, peristiwa itu terjadi pada 2 Mei 2019 lalu sekira pukul 14.00 WIB di Ayik Tupak, Desa Selawi Kecamatan Lahat. Disaat dirinya dan beberapa pekerja pembangunan tower PLN sedang santai terdengar teriakan warga bernama Yogi yang menyebutkan bahwa Dodo Arman sedang mengamuk pakai pedang.

Sontak Elan mendekati Dodo Arman untuk mendamaikan situasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak dinginkan. Namun, sambung Elan, Dodo Arman salah tanggapan dan beradu argument hingga terjadilah pemukulan leher seperti tampil dalam tayangan video terrsebut.

“Disaat tangan kiri Dodo Arman memukul leher saya sengaja melakukan perlawanan karena saya takut setelah dipukul leher saya nantinya tangan kanan Dodo Arman menebaskan pedang ke badan saya. Namun perlawanan saya itu hanya mendorong badan Dodo Arman untuk menghindari terjadinya sabetan pedang yang ada di tangan kanannya,” jelas Elan.

Setelah badan Dodo Arman terjatuh, pihak Polsek Kota Lahat dan Kodim selang waktu yang tak lama berada di lokasi langsung mengamankan pedang milik Dodo dan diserahkan ke Polres Lahat untuk menjadi barang bukti.

“Atas kejadian ini saya berharap pihak Polres Lahat agar segera mengusut tuntas kasus ini. Karena saya merasa tidak nyaman dan ditakutkan peristiwa serupa kembali terjadi,” imbuh Elan.

Sementara Dodo Arman saat dimintai konfirmasinya mengaku dia tidak pernah mengancam Elan. Malah, dirinya telah melaporkan Elan ke Polres Lahat dengan kasus penganiayaan.

“Kito ni wong kecik masak mengancam wong besak  dan melawan,” katanya singkat.

Terpisah Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK MSi saat dihubungi melalui Kasat Reskrim, AKP Dwi Satria Dharma SIK membenarkan telah menerima laporan polisi yang telah disampaikan Elan.

Saat ini, pihak Polres Lahat telah memproses hukum kasus tersebut dengan telah mengintograsi atau memeriksa orang-orang yang berkaitan dalam kasus tersebut.

Pewarta: Idham/novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Salah Satu Buaya Yang Meresahkan Warga Desa Tanjung Serang Tertangkap

KAYUAGUNG.DS,-- Piralnya muncul di Dunia Maya berita  buaya di siang hari , sekejab desa Tanjung serang kecamatan kota Kayuagung menjadi menyedot perhatian masyarakat Oki. Minggu 3/11/2019.

Tertangkapnya se ekor buaya yang di buru oleh Pemkab Oki di bawah komando Kadin Pol-PP melalui stafnya Sawaludin.S.Sos bersama pawang buaya, berakhir sudah satu ekor buaya yang panjangnya sekitar 3 meter dan berat antara 2 ton tersebut berhasil diamankan. Sekitar pukul 20.30 wib Sabtu 2/11/2019.Sudah hampir.2 Minggu ini buaya tersebut selalu.muncul di sekitar sungai desa Tanjung serang.sejak.kabar tersebut tersebar.warga.berduyun duyun ke lokasi munculnya buaya tersebut.

Warga Tanjung serang Kosim (53 th ). Kepada media ini bercerita mengatakan buaya tersebut diperkurikan muncul.karena air sungai sudah surut dan kemarau membuat buaya tersebut kelaparan .

Tertangkapnya buaya Sabtu 2/11 telah dilakukan usaha satu hari sebelumnya yaitu hari Jumat sampai.malam Sabtu belum ada tanda tanda buaya muncul.
pimpinan Pol-PP  Syawaluddin memutuskan stap.pencarian dan dilanjutkan besoknya Sabtu dan hingga.malamnya tepat pukul 20.30 wib tim SAR Pol-PP dan pemadam.kebakaran kab Oki. Membisikan senjata apinya ke kepala Buaya saat itu muncul.

Setelah tertembak kepala.buaya tersebut, buaya itu di angkat.dengan jeratan tali dan lain lain sehingga.buaya itu lemas tidak.berdaya.manun hingga.berita ini di tulis masih.bernapas.Menurut Syawal akan kita serahkan kepada dinas satwa Sumsel. Dan.perkuraan buaya yang belum tertangkap ada 2 ekor lagi.

Warga setempat  Mahludin berharap buaya 2 tersebut tetap di tangkap..karena kami.warga sekitar takut betul.kalau.buaya tersebut naik.ke daratan dan tentu warga akan menjadi incaranya selain Ayam. Itik yang mang santapan buaya.

Pewarta : Tim Red

Warga kelukan jalan desa rusak parah.

BANYUASIN.DS,-- Desa Talang Kebang Kelurahan Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin mengeluh jalan poros antar kecamatan dengan desa lain rusak parah

Jalan desa talang kebang merupakan akses penghubung dari desa ke kabupaten dan kecamatan banyuasin ini merupakan akses perekonomian masyarakat untuk membawa hasil pertanian dan jalur penghubung.

Salah satu warga desa ,,mamat,,saat dikomfirmasih media desa.talang kebang ini merupakan salah satu yang jalannya dilalui beberapa desa bahkan ada desa yang melewati jalan ini kecamatan lain bahkan jalan ini merupakan akses satu satunya  Desa Lebung Lubuk Saung, Lubuk Rengas itu semua melewati jalan ini.


Sudah berapa lama jalan ini belum ada perhatian dari pemerinta kabupaten maupun wakil.rakyat untuk membangun jalan ini kami selaku masyarakat sangat prihatin pada.musim.panas berdebu musim.hujan. becek ,,ucapnya,,

Solihin warga desa kami pak sangat prihatin dengan keadaan jalan desa meskipun dekat dengan kabupaten namun belum ada pemerintah untuk membangun jalan ini kami atas nama warga desa mengharapkan dari pemerintah perhatikan jalan kami.wakil.rakyat juga kuhsusnya pemerinta Kabupaten Banyuasin,katanya

Pewarta :Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

SMAN 4 Lahat Di Nobatkan Sekolah Sadar Hukum

LAHAT.DS,-- SMA Negeri 4 Lahat  dinobatkan sebagai sekolah percontohan dalam kegiatan penyebaran kesadaran hukum, pelajar di Kabupaten Lahat  oleh  Kepala Bidang Hak Asasi Manusia Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Wilayah Sumsel (Kemkumham ) oleh  Ajib Supratman.
Pemberian sertifikat dan SK diberikan pada saat selepas upacara peringatan Hak Azazi hukum dan Ham  di Lapas kelas 1 Palembang pada tanggal 3 Oktober lalu, seperti dikatakan Rahmat selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Hubungan Masyarakat mewakili Baslini MPd Kepala Sekolah SMAN 4 Lahat kepada Awak Media (3/11). 

" Alhamdulillah, dengan ditetapkannya sekolah kita sebagai sekolah sadar hukum maka kami berharap sekolah kita jauh dari kriminal sehingga Sekolah kita akan selalu menjadi yang terbaik kedepannya " pungkasnya.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Komisi- KomisiDPRD Kabupaten Ogan Ilir Rapat perdana Bersama Mitra Kerja

INDRALAYA.DS, --- Dewan pimpinan Rakyat Daerah Kabupaten Ogan Ilir,setelah terbentuknya Alat kelengkapan Dewan ( AKD) beberapa hari yang lalu maka DPRD Kabupaten Ogan Ilir menggelar rapat perdana bersama mitra kerja, rapat tersebut merupakan rapat perdana dan merupakan rapat perkenalan terhadap anggota komisi komisi yang baru bertempat di ruang rapat komisi DPRD Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai. Jum’at/01/11/2019.

Untuk Komisi I Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I Zahrudin, SE, dan hadir Fina Meilani Sari Dewi, S.Kep Wakil Ketua, Muhammad Iqbal Sekretaris, H. Kosasi, SKM.,MM, Amril Aulia, SH, Marzuki A. Karim, SH, Arsudin Ruslan, ST, Rahmadi Djakfar, S.Sos.,MTP, Desmaniar.

Dan hadir mitra kerja Komisi I yaitu Inspektorat Kabupaten, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa, Dinas Perpustakaan, dan kearsipan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Setda, Bagian Hukum Setda, Bagian Humas dan Protokol Setda, Bagian Umum Setda, Bagian Organisasi Setda, Sekretariat DPRD, Cama, Badan Pertanahan Nasional dan Badan Pusat Statistik.

Untuk Komisi II rapat dipimpin langsung oleh  Ketua Komisi I Muhammad Ali HS, dan hadir Pathul Jaya Wakil Ketua, Afrizal, SH Sekretaris, Wiro Peratama, Andika Ismail, H. Sopian H.M Ali, SIP, Rozuli, Arham Padoli, dan Dedi Damhudi.

Dan hadir mitra kerja Komisi II yaitu Dinas Pertanian dan Ketahanan, Pangan Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi, dan UKM, Badan Pendapatan Daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Perikanan, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Bagian Keuangan Setda, Bagian Administrasi Perekonomian Setda, Badan Usaha Milik Daerah Perbankan dan Lembaga Keuangan Non Bank.

Untuk Komisi III rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I Amir Hamzah, SH, dan hadir Armin Heryadi, SIP Wakil Ketua, Haryata, SE Sekretaris, Dwi Rosalina, Sukarni, S.Sos,  Zainab, S.Pd, Arif Fahlevi, Abdul Rozak Rusdy, ST, Mulyadi Abdullah, Sonedi Ariansyah dan Taufik Artama, SE.

Dan hadir mitra kerja Komisi III yaitu BAPPEDA, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah, Dinas Perumahan dan kawasan Permukiman, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Bagian Administrasi Pembangunan Setda, Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda, PLN Unit Indralaya, PT. Telkom, PT. Pos Indonesia.

Untuk Komisi IV rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV Rizal Mustopa, SIP.,M.Si, dan hadir H. Husnul Anam, S.HI Wakil Ketua, Hj. Pebti Wulansari, SKM.,M.Kes Sekretaris, Basri M Zahri, S.Pd.,MS.i, Safari,SH, Firmansyah, Ahmad Yadi, SH, Rosita Dewi.

Dan hadir mitra kerja Komisi IV Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Rumah Sakit Umum Daerah, UPT Kesehatan, UPT KB, Badan Narkotika Nasional Kabupaten, dan Kantor Kementerian Agama

Sumber Tim liputan Media Centre HUMAS DPRD Kab Ogan Ilir
Redaksi.www.dutasumsel.com
 

Ribuan Masyarakat Ogan Ilir Hadiri Ustad Abdul Somad Tausiyah Ke Ponpes Al- ITTFAQIAH Indralaya

INDRALAYA.DS,-- Ustadz Abdul Somad datang ke Pondok Pesantren Al Ittifaqiah, Sabtu (2/11/2019). Kedatangannya itu dalam rangka mengisi Tabligh Akbar, di acara Reuni Akbar dan Liga Santri 2019.

Tak pelak, kedatangannya pun disambut dengan ribuan santri dan masyarakat yang mengidolakan Ustad Abdul Somad.
Mereka sudah datang dari pukul 07.00 WIB, meskipun acara baru dimulai pukul 10.00 WIB.

Ketika tiba saatnya mengisi ceramah, sang Ustad yang sering disapa UAS ini pun berdiri,Namun bukannya berceramah di mimbar yang disediakan, ia berdiri di tangga untuk naik di atas panggung.

"Saya tidak ingin berceramah berdiri membelakangi para ulama di depan panggung ini. Tidak sopan rasanya," ujarnya saat mengisi tausyiah.

Memang di depan panggung nampak hadir Mudir Ponpes Al-Ittifaqiah Mudrik Qori, perwakilan Gubernur Sumsel, Perwakilan Bupati Sumsel, Forkopimda Ogan Ilir hingga Ustad pengajar di Al-Ittifaqiah.

Namun UAS tak ingin turun benar dari panggung dan berdiri sejajar dengan temat para santri duduk. Sebab, ia takut akan menjadi fitnah di kemudian hari.

"Nanti saya dikira mau mendekati santri-santri yang perempuan ini. Nah, inilah saya berdiri di hadapan kalian diantara 2 pihak, tidak lebih tinggi dari para ulama yang duduk di depan kita ini, namun tidak lebih rendah dari para santri ini," terangnya.

Ia bercerita, dirinya sempat terkejut saat masuk ke dalam jalan menuju Kampus D Ponpes Al-Ittifaqiah, yang berada di Desa Tanjung Lubuk Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir. Sebab, bukannya gapura indah yang menyambutnya, melainkan kompleks pemakaman.

"Ini pelajaran pentingnya. Biasanya kalau masuk ke tempat pendidikan, kita akan disambut dengan gapura yang megah, atau taman penuh bunga. Tapi kali ini tidak, baru masuk disambut kuburan," ujarnya saat mengisi tausyiah.

Namun ia mengatakan, hal itu memiliki makna mendalam bagi mereka yang mengerti. Artinya, setiap orang yang masuk Al-Ittifaqiah harus meninggalkan duniawi untuk belajar ilmu agama, sekaligus mengingat mati.

"Ini luar biasa artinya," terangnya.
Selain itu, ustad yang akrab disapa UAS ini juga mengingatkan kepada para santri agar terus bersyukur dan berjuang dalam membela Agama Allah. Ia mengatakan, setiap mereka bisa membela Agama Allah dengan cara masing-masing.

"Kalau kau pejabat, gunakanlah telunjukmu untuk membela agama Allah. Kalau kau Tokoh Agama, dengan dakwahmu. Begitupun kalau kau pedagang sumbangkanlah hartamu, dan yang terakhir ialah sebagai Pemuda, berikanlah kekuatanmu," jelasnya.

Terakhir ia berpesan agar para santri tetap menjaga apa yang ia makan dari sumber yang halal. Sebab anak-anak yang suci akan menjadi tak benar jika diberi makan dari yang tak haram.

"Pernah ada satu Penghafal Al-Quran melapor kepada Ustadnya, hafalan saya error. Si Ustad berpesan, jauhilah yang haram seperti riba," tegasnya.

Pewarta : Tim/Red
Redaksi.www.dutasumsel.com

Melalui Pembinaan PGRI kita tingkatkan peran Strategis guru sebagai anggota PGRI dalam mewujudkan Indonesia Unggul

INDRALAYA.DS, – Pelaksanaan Pembinaan dan Pendidikan anggota PGRI OI yang disenggarakan hari Sabtu  16 November 2019 yang bertempat di Pendopoan Tanjung Senai Indralaya pukul 08.00 sampai dengan pukul 13.00 berjalan dengan tertib dan lancar.
Dengan Tema "Melalui Pembinaan PGRI kita tingkatkan peran Strategis guru sebagai anggota PGRI dalam mewujudkan Indonesia Unggul".

Sejak pukul 07.00 para peserta sudah mulai berdatangan dan melakukan daftar ulang peserta.Para peserta terdiri dari berbagai kecamatan,peserta dari luar Daerah yang ikut hadir antara lain, Kabupaten OKI,OKU, OKU Selatan,Pali, Muba,Kodya Palembang, Seluruh Pimpinan Cabang PGRI Se-kabupaten Ogan Ilir,Dan Korwil Kecamatan Se-kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.

Pada pelaksanaan kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam,SE,SH,MM,dan beliau berpesan “Agar kegiatan tersebut dapat berjalan terus karena PGRI OI akan membina dan melatih para guru agar betul betul menjadi guru yang bermartabat dan profesional dalam menjalankan tugasnya” ungkapnya.

Hadir dalam Pembinaan PGRI di Pendopoan Tanjung Senai Indralaya antara lain,Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam,SE,SH,MM, Anggota DPD RI Jialyka Maharani, dan Ridho Azhari,Kadin Disdikbud Kabupaten Ogan Ilir,Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Ahmad Zulinto, S.Pd.,MM Ketua PGRI Kabupaten Ogan Ilir Drs.H. Ahmad Toriq,MM dan seluruh tamu yang hadir pada Acara Pembinaan PGRI hari Sabtu,02/11/19.

Para peserta dalam kegiatan ini sangat sangat puas dan berharap ada kegiatan selanjutnya dan tidak putus sampai disini saja.

Pewarta. Tim/Red