NEWS

Slider

Bila Pandemi Covid Terus Berkurang Februari ini Sekolah Tatap Muka Akan di Aktifkan


LAHAT, DS - Pandemi Covid - 19 Kabupaten Lahat mendekati keadaan normal dimana dari Update covid 21/1 pasien terinfeksi positif Corona hanya tinggal 9 orang lagi .


Dengan berkurangnya penyebaran virus Corona diKabupaten Lahat Dunia Pendidikan melai akan kembali mengaptifkan sekolah untuk tingkat TK, SD dan SMP yang ada diKabupaten Lahat.


Drs H Suherdin Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat ketika ditemui Awak media diruang kerjanya (21/1) ia mengakui dimasa Pandemi covid yang mewabah di Bumi Seganti Setungguan tugas belajar dan mengajar di seluruh sekolah menjadi terhambat, siswa maupun siswi hanya belajar dari rumah melalui Daring.


Dimana belajar via daring yang dilakukan belum tentu menjadikan anak didik menjadi mengerti,soalnya belajar secara tatap mukapun masih ada siswa maupun siswi yang tidak cakap dan mengerti pelajaran yang diajarkan oleh guru - guru di sekolah.


Untuk itu Drs.H Suherdin Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat bila dibulan Februari ini virus Corona terus berkurang maka diharapkan seluruh sekolah dapat mulai mengaptifkan belajar dan mengajar secara tatap muka, namun tetap mengutamakan aturan Protokol Kesehatan dengan 3 M ( menjaga jarak, rajin cuci tangan dan menghindari kumpul-- kumpul  lebih dari lima orang katanya mengakhiri wawancara bersama awak media.(Idham/Novita)

Bupati Lahat " Silahkan Usulkan Yang Prioritas, Sebelum Ketok Palu"


LAHAT, DS - Mewujudkan laju pertumbuhan ekonomi  harus didukung dengan Sumber daya manusia  yang berakhlak serta mandiri,  taraf perekonomian menuju Lahat bercahaya. Yang   berdasarkan undang- undang  no 4 tahun 2005 no 86 tahun 2017 tentang RPJPD dan RKPD, dan sesuai dengan Visi Misi Bupati Lahat  Mewujudkan Lahat berahlak mandiri dan bercahaya, meningkatkan Infrastrukur, sehat, cerdas trampil. Kita harus menselaraskan arah kebijakan serta  pertumbuhan Ekonomi masyarakat " ujar Feriansyah Putra MM pada paparannya mengawali Musrenbang di Merapi Area.


Bertempat di Aula Kecamatan Merapi Area 20/ 1 sementara itu Herry Yulianto S, SOs. MM menyampaikan laporannya mengatakan " 

Berdasarkan hasil musyawarah karena Pandemi dibatasi pesertanya,  kegiatan ini  bertujuan menampung Aspirasi masyarat di Merapi Area.


Usulan dari seluruh Kades Merapi Selatan 

Perioritas utama Jalan menuju Akses sepanjang jalan Abdul Lani simpang Telatang menuju Merapi Selatan,  Tembok penahan TK Pembina  di Lubuk Betung, Pagar  SMPN 1 Merapi Selatan, perumahan dokter di Puskesmas Merapi Selatan. Alat Pertanian dan bibit buah- buahan. Sementara itu usulan dari Merapi Timur mengusulkan Rumah Tenun di Banjar Sari, pengusulan  Gaji BPD di Merapi Timur,  Akses jalan di Cempaka Wangi.


Usulan Merapi Barat Pembangunan dan Fasilitas di Puskesmas serta Rumah dinas Medis. Pengadaan mobil sampah, Pagar di Kantor Camat, Jembatan anyun. di Plancu, Rumah Tahfidz


Cik Ujang Selaku Bupati Lahat, catatlah usulan pada hari ini juga  kalau sudah ketok palu  di DPRD tidak akan di realisasi, bila itu bersifat Urgent usulkan yang tidak menggunakan dana Desa.


Kegiatan ini dihadiri Sekda ,  Forkominda Pemkab Lahat, Camat Merapi Area, Ketua Forum se - Merapi Area dan tokoh masyarakat. 


Laporan Matajurnalis

Bupati Dodi Reza Turun Langsung Atasi Genangan Air di Lais


Target Satu Bulan Tuntas, Pemkab Normalisasi Sungai, BBPJN Perbaiki Box Culvert


SEKAYU,DS.COM - Puluhan tahun terus terjadi genangan air di Jalan Lintas Betung-Sekayu Simpang Kerang Desa Lais Kecamatan Lais di Simpang Kerang Desa Lais akibat curah hujan tinggi, membuat Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA geram, terlebih persoalan genangan air ini akibat box Culvert (gorong-gorong) milik Balai Besar Pelaksanaan Jalan Negara (BBPJN) Kementerian PUPR yang minim perhatian. 

"Jadi hari ini saya turun langsung mengecek persoalan genangan air ini, saya minta diatasi segera. Makanya hari ini kita turun bersama dengan pihak BBPJN karena ini wewenang mereka, Alhamdulillah besok akan mulai diperbaiki," ungkap Dodi di sela 
Peninjauan Jalan Lintas Betung-Sekayu Simpang Kerang Desa Lais Kecamatan Lais di Simpang Kerang Desa Lais Kecamatan Lais, Rabu (20/1/2021) petang. 

Dikatakan, persoalan ini sudah sejak lama menjadi perhatian serius Pemkab Muba, namun karena hal tersebut merupakan wewenang Pemerintah pusat dalam hal ini BBPJN Kementerian PUPR jadi Pemkab Muba harus menunggu hasil koordinasi. 

"Kalau musim hujan, genangan air disini bisa mencapai ketinggian pundak orang dewasa, saya sangat prihatin. Alhamdulillah, besok (Kamis 21 Januari 2021) perbaikan box Culvert akan dimulai melalui program padat karya yang melibatkan warga langsung," ujar Kepala Daerah Inovatif 2020 ini. 

Lanjutnya, meskipun perbaikan box Culvert merupakan tanggung jawab BBPJN, namun Pemkab Muba akan mengambil tindakan berupa normalisasi sungai serta perbaikan drainase. "Target kita genangan air ini bisa tuntas," tegasnya. 

Sementara itu, PPK 1.3 Satker PJN Wilayah I BBPJN Kementerian PUPR,  Endi Abdel Rozza mengatakan saat ini material untuk perbaikan box Culvert sudah datang dan mulai Kamis besok pengerjaan akan dimulai. "Ini program padat karya, jadi melibatkan masyarakat langsung secara sukarela," ucapnya. 


Endi menegaskan, pihaknya menargetkan dalam kurun waktu satu bulan pengerjaan akan selesai. "Satu bulan bisa kita selesaikan, kami ucapkan Terima kasih kepada pak Bupati yang sangat maksimal untuk menuntaskan persoalan ini," imbuhnya. 


Kepala Dinas PUPR Muba, Herman Mayori ST MT menjelaskan Pemkab Muba melalui Dinas PU PR Muba akan melakukan normalisasi sungai dan perbaikan drainase yang menjadi kewenangan kabupaten di wilayah tersebut.

"Sedangkan perbaikan box culvert merupakan wewenang BBPJN Kementerian PUPR, prinsipnya sesuai keinginan pak Bupati yang paling penting persoalan ini harus tuntas," pungkasnya.(hsril

Keberadaan Bank Sampah dan Para Pengepul Barang Bekas Sangat Berperan dalam Penanggulangan Sampah


LAHAT,DS - Disamping Peran Serta masyarakat juga adanya keberadaan Bank Sampah dan Agen Pengepul Barang Bekas yang perduli terhadap sampah baik sampah rumah tangga maupun sampah lainnya yang dibuang pada tempatnya, menjadikan dua Kecamatan yang ada di Kota Lahat mulai dapat kita atasi.


Hal ini dikatakan Agus Salman Kepala Dinas DLH Kabupaten Lahat (20/1) dalam mengatasi juga menanggulangi permasalahan sampah yang ada di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Kota Lahat dan Kecamatan Lahat Selatan  Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lahat selain memiliki armada angkutan sampah 17 unit kendaraan dari DLH juga di bantu 36 kendaraan bentor yang sudah ada di kota Lahat dan tersebar di berbagai Kantor Kelurahan, Kantor Kades maupun RT dan RW.


Dimana semua armada yang ada secara rutin dalam sehari bisa dua sampai tiga kali dalam sehari mengangkut dan membuang sampah pada TPA yang telah kita sediakan seperti sampah yang ada di Kelurahan Pagar Dari dan Kelurahan Bandar Jaya.


Dimana kita ketahui produksi sampah dilihat dari penambahan penduduk bila  penduduk bertambah sampah semangkin meningkat.



Agus Salman juga menambahkan Kita sangat berterima kasih dengan  adanya keberadaan Bank Sampah dan Agen Pengepul Barang Bekas di Bumi Seganti Setungguan  dengan adanya mereka sampah sampah yang berasal dari rumah tangga maupun sampah datangan yang bisa di manfaatkan dan ada nilai jual ditampung dan diolah oleh mereka untuk dijual kembali hingga sampah yang ada di dua Kecamatan dalam Kota Lahat bisa berkurang dan setidaknya penumpukan sampah sedikit banyak mulai tidak terlihat lagi.


Namun semua program kerja yang dilakukan DLH tidak terlepas dari perhatian dan dukungan dan peran serta dari Pemerintah Daerah dalam segala lini sektor agar tercipta Kabupaten Lahat bersih,aman, rapi dan indah ujarnya. ( Idham/Novita)

Muba Tingkatkan Pengawasan Mobil Angkutan dan Evaluasi U-Turn


SEKAYU,DS.COM- Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs H Yusuf Amilin MSi memimpin Rapat Rutin Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Musi Banyuasin Terkait Evaluasi U-turn (Putaran Balik) di dalam Kota Sekayu dan Pangawasan Angkutan Barang serta Evaluasi Manajamen Rekayasa lalu lintas di Kabupaten Muba, Selasa (19/1/2021) bertempat di Ruang Rapat Randik.

  
Pada kesempatan ini Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs H Yusuf Amilin MSi mengatakan, dalam melakukan rapat ataupun survey langsung untuk melakukan evaluasi di jalan raya itu dibutuhkan tanggung jawab yang besar dengan melepaskan ego sektoralnya menjalin komunikasi yang baik serta rutin melakukan koordinasi terhadap instansi-instansi yang terkait. 

"Hal ini dilakukan agar tempat-tempat yang menjadi perhatian itu dapat lebih dipikirkan setelah itu mencari sebuah solusi dengan membuat keputusan yang baik untuk kedepannya," ungkap Yusuf.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Muba H Pathi Riduan SE ATD MM menyampaikan, untuk mengatasi beberapa masalah lalu lintas , langkah yang saat ini telah dilakukan yaitu penutupan u-turn dan pembukaan u-turn di tempat-tempat yang sudah dilakukan survey yaitu di seputaran Jalan Kolonel Wahid Udin Sekayu. 


Serta akan di rencanakan penambahan rambu-rambu lalu lintas di bahu jalan, karena saat ini masih ada pengendara jalan jika melihat ruang untuk melanggar lalu lintas cenderung akan melakukan pelanggaran. seperti berlawanan arah atau berbelok bukan pada tempatnya ini akan menyebabkan kecelakaan lalu lintas.


"Untuk itu, mari kita sama-sama mawas diri untuk bisa mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan tidak menerobos lampu merah saat berkendaraan karena akan menyebabkan kecelakaan terhadap diri sendiri dan pengguna jalan lain," ungkapnya.

Kadishub juga menjelaskan beberapa faktor yang sering menjadi penyebab dari kerusakan jalan yaitu, tidak ada saluran samping jalan, kualitas jalan kurang baik, sering dilalui kendaraan dengan muatan berlebihan, kondisi tanah serta perawatan yang kurang baik. 

"Kita juga akan terus meningkatkan pengawasan angkutan  agar mematuhi aturan dan semoga dari rapat yang telah dilakukan hari ini dapat memperoleh solusi dan penanganan baik dari beberapa masalah yang terjadi," tandasnya.(hsril) 

Penerapan PERDA, Pemerintah Kota Lubuklinggau, Bersinergi dengan Dinas DPM-PTSP,


LUBUKLINGAU, DS - Untuk mendukung dan menjalankan Peraturan Daerah (Perda) Pemerintah Kota Lubuklinggau tenkait Rencana Tata Ruang Wilayah dimana Kawasan Perindustrian dan Pergudangan terletak di Kelurahan Air Kati Kecamatan Lubuklinggau Selatan I kepala dinas DPM-PTSP Kota Lubuklinggau menggelar sidak serta mengeluarkan surat edaran kepada Pemilik /Penyewa Pergudangan, dan Pelaku Usaha Nomor :503/12/DPM-PTSP)SE/I)2021.


Dalam Surat Edaran tersebut tertanggal 18 Januari 2021, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan menghimbau kepada seluruh Pemilik Pergudangan, Penyewa maupun Pelaku Usaha agar mematuhi Peratuaran Daerah tersebut.

Kemudian, Pemerintah Kota Lubuklingau tidak akan menerbitkan izin Pergudangan diluar kawasan Perindustrian dan Pergudangan sesuai Peraturan Daerah Nomor :1 tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah tahun 2019 – 2021.

Selanjutnya sebelum kawasan Perindustrian dan Pergudangan terlaksana efektif, Pemerintah Kota Lubuklinggau hanya mengeluarkan Surat Keterangan Penyimpanan Barang  dengan ketentuan sebagai berikut : Pertama, Jumlah barang yang disimpan tidak melebihi persediaan Kedua, Bongkar muat barang hanya diperbolehkan pada Pukul 18.00 WIB-06.00 WIB. ketiga, Ukuran tempat penyimpanan hanya berskala kecil.

“Bongkar muat barang tidak boleh dilakukan di pagi hari atau siang hari ,apalagi menggangu Lalulintas jalan dan membuat kemacetan maka bongkar muat boleh dilakukan pada pukul 18.00 WIB-06.00 WIB, ” ujarnya, Selasa (19/1/2021).

“Untuk itu, lanjut dia, sebagian sudah dilakukan Sidak dan diberikan surat edaran. “Besok, (Rabu,20/1 red)akan kita lanjutkan Sidak Gudang Penyimpanan Barang,”tutupnya.

Ketua TPKK Kecamatan Tanjung Tebat Sambangi Balita 15 Bulan Idap Sakit Syaraf di Tanjung Kurung Ilir


LAHAT, DS -Nety Selpianti Am- kep tampak terenyuh melihat kondisi MN 15 bulan putra dari  pasangan Nopri dan Rola warga Desa Tanjung Kurung Ilir Kecamatan Tanjung Tebat, dengan kondisi secara kasat mata sehat tubuh gemuk. Namun tidak sesuai dengan umurnya hanya berbobot 6 kilogram serta kembarannya sudah bisa jalan dan lincah. 


Keluarga ini sangat memprihatinkan tinggal di pondok berukuran 3×4 berdinding bambu dengan peralatan seadanya, Nopri yang sehari- hari pekerja buruh tani. Ny Nety didampingi ketua TPKK Desa se- Kecamatan Tanjung Tebat , Staf Kecamatan dan  Tim Medis Puskesmas. Rombongan ini disambut  Kadus Desa Tanjung Kurung Ilir pada Selasa 19/1/21.



Menurut Lia bidan  Puskesmas Tanjung Tebat, diketahuinya MN ini baru sekitar 3 bulan terakhir karena keluarga ini baru pindah dari Pagar Alam. Bidan Lia curiga dengan kondisi MN yang memprihatinkan setelah melihat KMS ( kartu menuju sehat) mempunyai tanda merah. Ini berarti konndisi memprihatinkan, kemudian di koordinasikan ke Puskesmas Tanjung Tebat.



Hal senada dikatakan Ketua TPKK yang juga seorang Tenaga Medis di Kecamatan Tanjung Tebat mengungkapkan bahwa, sesuai dengan arahan Ketua TPKK Kabupaten Lahat Ny Lidyawati  Cik Ujang S, Hut, setiap anak yang dalam kondisi tidak stabil atau Stunting harus segera ditangani dengan serius. MN  ini sudah dirujuk ke Palembang di cek IEG  ( rekam syaraf) dan hasilnya  sangat buruk. Insya Allah dalam waktu dekat akan kita rujuk kembali  ke Palembang untuk direkam syaraf lanjutan MRI ( rekam syaraf ). Beliau berharap semoga  Muhamad Nuri sembuh sama seperti kembarannya" tandas Ketua TPKK Tanjung Tebat.


Laporan Kerbay Mulak

Grafik Covid-19 Lahat Bertahap Mulai Menurun, Pemkab Galakkan Olahraga


DUTA SUMSEL, LAHAT - Memutus mata rantai penyebaran virus Corona tampaknya mulai dapat diatasi, semua berkat kesadaran masyarakat Kabupaten Lahat dengan mengikuti aturan Prokes dengan melaksanakan tiga M (rajin cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, memakai masker dan menghindari kerumunan atau keramaian.



Meningkatkan kesadaran masyarakat Kabupaten Lahat adalah hal utama sebab penyebaran virus Corona tak dapat diprediksi, kapan, dimana dan dengan siapa kita melakukan kontak erat. Upaya sosialisasi nyata ini juga tampak dilakukan oleh Pmerintah Daerah. Belakangan, setiap lapangan maupun jalan terlihat berbagai kalangan masyarakat mulai menjaga kesehatan dengan melakukan olahraga agar tubuh menjadi sehat dan bugar.



Taufiq Juru bicara covid-19 Kabupaten Lahat mengatakan menurunnya angka masyarakat terinfeksi virus Corona ini terlihat dari Update COVID-19 per tanggal 19 Januari 2021. "Meski menurun, kita berharap warga tetap dapat mematuhi protokol kesehatan, sebab angka penunurunan ini jika tidak dibarengi dengan kesadaran oleh seluruh element masyarakat bisa saja berubah menjadi grafik peningkatan" ujar Taufiq.



Dikatakan, berdasarkan update terbaru  Covid-19 di Lahat, pasien tersuspek ( ODP+PDP ) dari 559 orang sekarang tinggal 6 orang dalam proses. kontak erat dari 2820 orang saat sekarang tinggal 143 orang dalam proses, probable tetap 23 orang, sedangkan jumlah masyarakat terkonfirmasi positif Corona dari jumlah 540 orang sembuh 485 orang meninggal 31 orang dalam proses 24 orang pungkasnya.( Idham/Novita)

Bupati Mura Terima Audiensi Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII


DUTA SUMSEL, MURA  - Bupati Musi Rawas (Mura) H Hendra Gunawan menerima audiensi Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII

dalam rencana Pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi pada Daerah Irigasi (D.I) Kelingi Tugumulyo dan Daerah Irigasi Air Lakitan di Kabupaten Musi Rawas tahun 2021. Selasa (19/01/2020) bertempat di Ruang Bina Praja Setda Mura)


Hadir mendampingi Bupati, Asisten I H Aidil Rusman, Kadis PUCKTR Ristanto, Kadis Ketahanan Pangan Hayatun, Kasat Pol PP Marsono, Kasat Reskrim Polres Mura, jajaran kepala OPD, Camat dan unsur Forkopimda Kabupaten Mura.


Bupati H Hendra Gunawan dikesempatan ini menyambut baik kehadiran Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII dengan rencana-rencana program yang akan dijalankan. Pada dasarnya, bupati menginginkan pembangunan dapat terus berjalan, namun tetap harus perhatikan hal-hal lainnya.


"Ini adalah pertemuan pertama, saya minta kepada Kepala Balai, setelah ini untuk kembali membahas bersama jajaran Pemkab Mura terkait, apa yang menjadi masukkan dan saran bisa di akomodir, dan faktor-faktor lainnya harus dipertimbangkan demi kesejahteraan masyarakat," ucap Bupati.

Kecamatan Tanjung Tebat Gelar Musrenbang Antar Desa


LAHAT, DS - Demi mewujudkan kebersamaan dan menjalin tali Silahturahmi dan  merupakan langka awal  tahun 2021 kita perbaharui lagi, evaluasi lagi menuju Lahat bercahaya, musyawarah rencana pembangunan setiap Desa apa saja yang kita usulkan, nantinya hasil Musrenbang kita hari ini akan kita usulkan pada Musrenbang antar Kecamatan Wilayah III pada tanggal 25 Januari di Kecamatan Mulak Sebingkai nanti.


 Insya Allah Jalan pintas Muara Danau - Muara Tiga ( Kecamatan Muara Tiga) terealisasi tahun 2021, sedangkan  Jalan ke Desa Padang Perigi tahun 2022 terealisasi. Apa yang kita usulkan untuk tahun 2022 kita rembukan. Insya Allah  apa yang kita usulkan dari bawah apabila itu prioritas atau Urgent misalnya Irigasi untuk kepentingan umum yang tidak menggunakan dana Desa . " demikian sambutan Ariapulun SE selaku Camat Tanjung Tebat mengawali Musrenbang antar Desa se- Kecamatan Tanjung Tebat 



Musyawarah ini digelar pada Selasa 19 Januari 2021 bertempat di Aula Kecamatan Tanjung Tebat, dihadiri  14 Kades,  Ketua BPD,  Staf Kecamatan beserta Pendamping Desa. Selain itu juga Camat mengharapkan kepada Kades hendaknya bersinergi dengan BPD.


Selaras dikatakan Sekcam Nur Agung , ' usulkan lah yang bersifat prioritas Apdes, BLT tahun 2021 tetap dianggarkan untuk penerimanya apakah yang lama atau penerima baru. Tahun ini Kecamatan Tanjung Tebat ada 8 Desa mengikuti Pilkades serentak diharapkan apa yang menjadi tanggung jawab BPD untuk mengadakan pendataan " ujar Sekcam.


Selanjutnya prosesi diskusi dan tanya jawab berlangsung tertib dan kondusif, sampai akhir Musrenbang.


Laporan  Kerbay Mulak