NEWS

Slider

Puluhan Tenaga Pendidik Guru Santo Yusef Lahat Terima Bantuan Dari Anggota DPR RI Ir Sri Meliyana.


LAHAT, DS – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindera Dapil 2 Sumatara Selatan (SumSel) Ir Sri Meliyana  membagikan Ratusan Paket Sembako kepada Guru-guru dari TK sampai SMA di Sekolah Santo Yosef Jalan Sekolah No. 13 Gunung Gajah Kecamatan Lahat kabupaten Lahat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19.Kamis (19/11/2020).


Anggota DPR RI Ir Sri Miliyana, memberikan bantuan setidaknya ada 94 guru mewakili menerima paket sembako kepada para guru di Sekolah Santo Yosif dan juga penjaga keamanan lingkup Sekolahan, Bantuan tersebut Langsung Dibagikan oleh Ibu Ir Sri Meliyana dan di terima oleh seluruh Guru yang mengajar di Santo Yosef, karna Ternyata Ibu Sri Meliyana adalah Alumni Sekolah tersebut, informasi yang di dapat Media ini. 



Sri Meliyana mengatakan, pemberian paket sembako pada puluhan Guru di Sekolah Santo Yosef untuk meringankan beban guru disaat pandemi virus corona (Covid-19). Mereka yang ada di garda terdepan selama ini berjuang mengurus Moral dan Akhlak anak Bangsa, yaitu para guru pendidik apalagi guru di Sekolah Santo Yosef masih banyak Tenaga Honor." ujar Sri Meliyana.


“Para guru Honor selama ini memberikan sumbangan yang cukup besar, terutama dalam memberikan pemahaman Pentingnya Pendidikan & Agama kepada kita semua. Mereka merupakan ujung tombak dunia pendidikan.” kata Sri Meliyana dalam sambutanya.



Tokoh Pendidikan H. Akmalludin yang juga Mantan Kepala Dinas pendidikan kabupaten Lahat sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang berasal dari daerah pemilihan 2 SumSel Ir Sri Meliayana tersebut. Mudah-mudahan ini bermanfaat dan  membantu meringankan kebutuhan rumah tangga Guru Honor di Sekolah Tersebut,”  tuturnya.


H. Akmaludin juga berharap Bencana Non Alam tersebut yairu Virus Corona segera berakhir. Karena ini berdampak luar biasa bagi masyarakat luas.  “Apalagi untuk Para Guru yang mendidik hanya mengandalkan iuran dari para Murid - Muridnya,” tandasnya.(Idham-novita).

Bulan Pahlawan, Perwira Pertamina Bor Sumur BNG-A1

-Yakin mampu melakukan epic comeback akibat triple shock dan pandemic Covid-19-

PALI , DS - Upaya meningkatkan ketahanan energi terus gencar dilakukan, PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field melakukan pemboran sumur di Desa Benuang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Sumatera Selatan pada Kamis (18/11).

Seolah pandemi Covid-19 tak jadi rintangan, Adera Field melakukan tajak sumur di lokasi dengan kode BNG-A1 ini dengan mengadakan syukuran tajak sekaligus sosialisasi kepada masyarakat dan perangkat daerah setempat dengan mengaplikasikan penerapan protokol pencegahan penularan Covid-19 secara ketat.

Tak ayal, setiap tamu undangan yang masuk wajib melalui pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan protokol meliputi pemeriksaan penggunaan masker, penggunaan hand sanitizer, pemeriksaan suhu tubuh, tekanan darah dan rapid test.

"Seluruh tamu undangan baik itu masyarakat maupun perangkat derah dan aparat tetap diperiksa, dalam rangka memastikan pelaksanaan kegiatan pemboran maupun syukuran dan sosialisasi tajak dapat dilaksanakan dengan baik dan tidak menimbulkan penularan Covid-19 yang menjadi isu internasional saat ini" Ujar dr. Ardi selaku penanggungjawab kesehatan.


Dr. Ardi juga menyampaikan bahwa bagi undangan yang tidak bisa mengikuti secara langsung dapat menyaksikan kegiatan syukuran tajak secara daring melalui media MS Teams.

Pada kesempatan tersebut hadir Bupati Penukal Abab Lematang Ilir yg diwakili oleh Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan H. Husman Gumanti SE, M.Si beserta Kabag Ekobang Junaidi, Kapolres Pali yg diwakili oleh Kapolsek Talang Ubi Kompol Yuliansyah SH, Camat Talang Ubi Hardin, Danramil Talang Ubi Capt. Inf. Erry Harsanto, Kades Benuang Haris Kawaludin dan Kades Kartadewa Yan Amran. Sedangkan dari Pertamina EP Asset 2 dihadiri Field Manager beserta jajaran manajemen Field Adera. 

Adera Field Manager Dody Tetra Atmadi mewakili Asset 2 General Manager mengatakan bahwa selain penerapan protokol kesehatan, tentu pemboran ini juga menerapkan protokol keselamatan, lingkungan dan keamanan kerja di lokasi pemboran.

"Aspek Health, Safety, Security dan Environment serta penerapan HSSE Golden Rules yaitu Patuh, Intervensi dan Peduli merupakan hal utama yang diterapkan dalam setiap aktifitas pekerjaan" ujar Dody.

Menurut keterangan Akhmad Fauzi selaku Company Man di lokasi tersebut total pekerja di lokasi pemboran sebanyak 126 orang, dengan sebagian menggunakan tenaga kerja lokal. Adapun target kedalaman pemboran adalah 3140 tvd/meter. Keseluruhan pekerjaan direncanakan akan selesai di bulan januari sampai dengan produksi dengan target 135 BCPD kondensat dan 2.5 MMSCFD gas.

Adapun target minyak ada di lapisan talang akar dengan kedalaman 1.670-3.140 meter dibawah permukaan tanah, sumur dibor dengan Rig PDSI 29.3/D1500-E dengan kekuatan 1.500 HP.



H. Husman Gumanti mewakili Bupati PALI dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kabupaten PALI sangat mendukung kegiatan pemboran karena sangat membantu pembangunan daerah, sebagai contoh pembukaan jalan ke lokasi sumur membuat akses baru infrastruktur yang dapat dinikmati oleh masyarakat dalam rangka mobilisasi dan kegiatan sehari-hari.

Juga dari kondisi ini tentu saja banyak menimbulkan manfaat lain. Usman berharap kegiatan pemboran dapat menghasilkan produksi yang maksimal sehingga dana bagi hasil migas lebih meningkat. Saat ini untuk pembangunan di Kabupaten PALI banyak mengandalkan dari DBH migas, karena APBD PALI banyak terserap untuk penanggulangan Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut juga turut diberikan bantuan berupa material pembangunan mushola, bantuan bibit pohon, bantuan paket sembako untuk dhuafa dan santunan anak yatim piatu kepada 3 desa yaitu Benuang, Kartadewa dan Beruge Darat Kecamatan Talang Ubi sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa syukur atas pekerjaan pemboran ini.


Pertamina EP Asset 2 hingga 30 September mencatatkan hasil produksi minyak sebesar 19.916 BOPD dan gas sebesar 313 MMSCFD. Penigkatan produksi dapat memberikan multiplier effect kepada industri penunjang lainnya seperti transportasi, komunikasi, catering, perhotelan bahkan umkm. Produksi migas juga memberikan sumbangsih besar terhadap APBD daerah melalui mekanisme Dana Bagi Hasil (DBH) migas sesuai peraturan perundangan.

Hari Toilet Sedunia, Dodi Reza Bongkar 'Bong' se-Kabupaten Muba

Dirkesling Kemenkes RI Apresiasi, Muba Bisa Jadi Contoh Bagi Daerah Lain


MUBA,DS.COM - Tidak hanya fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur dan inovasi lainnya saja yang dilakukan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, namun komitmen mewujudkan daerah dan warga yang sehat juga menjadi prioritas yang utama. 

Seperti yang dilakukan Bupati Muba Dodi Reza pada Kamis (19/11/2020) dimana bertepatan dengan Hari Toilet Sedunia, Kepala Daerah Inovatif Indonesia Tahun 2020 ini melakukan gebrakan yang luar biasa yakni membongkar seluruh bong di Kabupaten Muba dan memfasilitasi toilet untuk warga masyarakat Muba.

Mewujudkan kabupaten/kota sehat memerlukan dukungan berbagai pihak, juga harus diperhatikan sanitasi berbasis masyarakat. Termasuk kebiasaan buang air besar di sungai yang harus di rubah karena ini menyangkut kualitas kesehatan dan kehidupan masyarakat.

"Kita komitmen mewujudkan Muba Zero persen Open Defecation Free (ODF), tidak ingin warga Muba masih ada yang Buang Air Besar (BAB) Sembarangan , jadi hari ini seluruh bong di Muba kita bongkar dan warga harus BAB di toilet yang layak," ungkap Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia itu di sela kegiatan Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke-56 dan Penggalangan Komitmen Desa / Kelurahan Stop Buang Air Besar Sembarangan Tahun 2021 di Opproom Pemkab Muba, Kamis (19/11/2020).

Lanjutnya, di tahun 2021 Muba harus bebas dari bong dan semua warga Muba hingga ke daerah pelosok difasilitasi toilet yang layak. "Alhamdulillah juga gerakan pembongkaran bong ini mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dan saya targetkan tahun 2021 tidak ada lagi bong yang berdiri di pinggiran sungai," tegasnya.

Dodi juga menambahkan akan mengadakan Lomba Toilet paling bersih untuk OPD. " OPD dengan toilet paling bagus, paling bersih dapat penghargaan dan TPPnya kita naikkan", katanya.

Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr Imran Agus Nurali SPKo mengapresiasi gerakan inovasi Muba Bergeraks (Muba Bebas Berak Sembarang) yang di inisiasi Pemkab Muba dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA. 

"Ini gerakan yang sangat luar biasa, tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan namun gerakan ini langkah konkrit menjaga kesehatan warga masyarakat Muba, dan gerakan Muba ini sudah curi start demi kesehatan warganya," tegasnya.

Menurutnya, gerakan pembongkaran bong yang dilakukan Pemkab Muba ini dapat diikuti daerah lainnya di Indonesia sebagai upaya gerakan nyata mewujudkan lingkungan yang bersih dan menjaga kesehatan warga. "Terus terang saya takjub dengan Muba, Kabupaten ini sangat bersih dan menjaga lingkungannya," bebernya.





Senada dikatakan Duta Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Indonesia, Ike Nurjanah. Ia mengaku, apa yang telah dilakukan Kabupaten Muba dengan program pembongkaran bong langkah konkrit menghilangkan kebiasaan BAB sembarang. "Saya ucapkan selamat kepada Kabupaten Muba, terlebih memiliki kepala daerah seperti pak Bupati Dodi Reza yang sangat komitmen menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan warganya," tandasnya.


Senior Manager Museum Rekor Dunia Indonesia. (MURI) Awan Raharjo  Mengapresiasi pencapaian yang inovasi yang dilakukan Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin pada hari ini bertepatan sebagai momentum Hari Toilet Sedunia dan juga Peringatan Hari Kesehatan yang ke-56. MURI mengapresiasi dan mencatat sebuah prestasi, karya dan karsa yang superlatif yaitu bentuk kegiatan bisa bersifat massal, ataupun bentuk kegiatan yang bersifat luar biasa seperti ini. Untuk meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat dengan bentuk kegiatan inspirasi yang positif, yaitu dengan dilaksanakan pembongkaran 782 bong atau jamban terapung. 

"Sungguh suatu yang luar biasa, dan di harapkan kedepannya Muba menjadi zero ODF dan masyarakat muba memiliki kualitas kesehatan untuk bersanitasi. Atas capaian tersebut Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), menganugerahkan Piagam Penghargaan Rekor Dunia Indonesia (MURI) kepada Pemkab Musi Banyuasin", jelasnya.

Dalam kesempatan Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke-56 dan Penggalangan Komitmen Desa / Kelurahan Stop Buang Air Besar Sembarangan Tahun 2021 di Opproom Pemkab Muba tersebut, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr Imran Agus Nurali Sp KO mengukuhkan Pengurus Forum Kabupaten Muba Sehat yang secara resmi dinahkodai Thia Yufada Dodi Reza. 

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan Penghargaan kepada tenaga kesehatan, fasilitas kesehatan berprestasi, desa dan Kecamatan dalam Kabupaten Musi Banyuasin serta bantuan kendaraan operasional Ambulans dan bantuan Bus kesehatan untuk rujukan rawat jalan jalur Sanga Desa ke RSUD Sekayu yang merupakan Bus rujukan pertama di Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza, Forkopimda Muba diantaranya Dandim 0401 Muba Letkol ARH Faris Kurniawan SST MT, Kajari Suyanto SH MH, Ketua PN Sekayu Hendra Halomoan SH MH, dan  Wakapolres Muba Kompol Irwan Andeta.(hsril)

Desa Lawang Agung Mulak Ulu Gelar Musdes Perubahan Dan Perencanaan tahun 2021


LAHAT, DS - Forum BPD   telah mengadakan Musyawarah  membahas masalah anggaran dan permasalahan di Desa Lawang Agung Kecamatan Mulak Ulu 

Anggaran Belanja 2020 dialokasikan ke BLT, harusnya di anggarkan ke Pembangunan fisik karena adanya Wabah Pandemi Corona yang tak terduga ini" ujar Gintan Ketua BPD Desa Lawang Agung ketika membuka Musdes Perubahan dan Perencanaan 2021.


Bertempat di Balai Desa Lawang Agung Musyawarah ini digelar pada hari Kamis 19 November 2020,  dipertegas  Dilly selaku Penjabat Kepala Desa Lawang Agung mengakui bahwa sebelumnya Penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai Dana Desa BLT DD tahun 2020 berjumlah 154 KK, setelah di rembukan melalui Musdes maka berdasarkan kesepakatan Pembangunan Fisik di tunda dahulu dialokasikan ke dalam bentuk BLT DD hingga tiga bulan ke depan yaitu bulan Oktober, November dan Desember 2020,  penerima  BLT ditambah menjadi  257 KK  jadi keseluruhan penerima manfaat secara keseluruhan penerima manfaat di Desa Lawang Agung berjumlah 401 KK, Alhamdulilah sudah hampir seluruhnya mendapat bantuan baik itu PKH, BLT, BST maupun bantuan lainnya " ujar Dilly





Elsye Hartuti S, STP. MM berharap, kegiatan rutin tahunan ini merupakan kegiatan pokok BPD yang mengurusi masalah Verpal dan musyawarah mengenai Bansos mana yang harus dipertahan kan maupun di keluarkan, mengenai penerima manfaat merupakan keputusan tertinggi dari BPD. Kami dari pihak Pemerintah Kecamatan hanya bersifat mengawasi. Silahkan di musyawarakan Anggaran perubahan hasil dari RKPDes." beber Camat.


Camat berharap dengan adanya Musdes dan Perencanaan tahun 2021 hendaknya betul- betul disampaikan demi kemajuan Desa Lawang Agung.


Musdes ini dihadiri dari segala unsur di Desa Lawang Agung, Unsur Fokomincam Kecamatan Mulak Ulu, serta Pendamping Desa  dan KUPT Puskemas Muara Tiga ( Kerbay Mulak )

Ungkap Dugaan Kasus Yang Di Bekukan Pin WBK Kajari Lahat Dipertaruhkan Di Bumi Seganti Setungguan


Lahat, DS - Dalam menjalankan tugas melaksanakan kinerja maksimal menuntaskan berbagai dugaan kasus yang menumpuk dibawa meja dan di bekukan mantan Kajari Lama tanpa ada tindak lanjutnya menjadi sebuah PR besar bagi Fitra SH Kajari Lahat yang belum genap satu tahun menjabat di Kabupaten Lahat.


Untuk itu guna membuktikan kepada masyarakat Fitra SH. Kajari Lahat mempertaruhkan Pin WBK (Wilayah Bebas Korupsi) yang ia dapat saat bertugas di Propinsi Aceh dengan secara bertahab mengangkat dan memproses kasus lama yang telah dibekukan, salah satunya dugaan kasus Pengangkatan Mantan Direktur PDAM  Tirta Lematang Lahat Holil Mansyur yang menyalahi aturan Permendagri no 37 Tahun 2018.


Dimana Unsur jajaran Kejaksaan Negeri Kabupaten Lahat berkerja keras dalam mengumpulkan alat bukti dan melakukan pemanggilan saksi - saksi yang terkait juga terlibat dalam proses pengangkatan Mantan Direktur PDAM Tirta Lematang Lahat Cholil Mansyur.




Dengan adanya kembali tindak lanjut dugaan kasus ini selain mendapat sorotan tajam Awak media juga mendapat tanggapan dari salah satu masyarakat Kota Lahat Kerbay Mulak 39 Tahun yang mengatakan (19/11) Kalau Pihak Kejaksaan Negeri Lahat berkerja dengan benar dan bersunggu - sungguh dalam menegakkan supremasi hukum di wilayah Kabupaten Lahat guna membersihkan juga memberantas KKN secara pribadi saya akan acungi jempol dan salut kepada Kajari Lahat dan jajarannya.


Soalnya di Kabupaten Lahat ini diduga  banyak permainan terlarang dan menyalahi aturan yang pada intinya terjadi ,Korupsi, Kolusi dan Nepotisme namun kasusnya setelah ditindak lanjuti dan diproses bisa selesai dibawa meja para Koruptor tetap bebas berkeliaran.


Melalui pengungkapan dugaan kasus Pengangkatan Mantan Direktur PDAM Tirta Lematang Lahat ini dalam mencari tersangkanya agar terhukum sesuai kesalahannya menjadi langkah awal Keberhasilan Kajari Lahat sebagai penegak hukum yang dapat dipercaya masyarakat Kabupaten Lahat,sebelum kembali menindak lanjuti dugaan kasus lainya yang telah di petieskan agar Cupu WBK yang telah diraih dapat di pertahankan pungkasnya.(Idham/Novita)

TP-PKK Kabupaten dan Kecamatan Sungai Keruh Lakukan Pembinaan PAAR dan Program Kelorisasi


MUBA,DS.COM - Tim Penggerak PKK kabupaten Musi Banyuasin dan Kecamatan Sungai Keruh melaksanakan Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) dan Program Kelorisasi di seluruh desa Se-kecamatan Sungai Keruh, Rabu (18/11/2020).


Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK kabupaten Musi Banyuasin Hj Thia Yufada yang diwakili oleh Sekretaris Hj Halima didampingi Ketua TP-PKK kecamatan Sungai Keruh Ny Lina Budiarti Edi yang dihadiri oleh Seluruh Pengurus TP-PKK dan Pokja TP-PKK kabupaten Musi Banyuasin. 

Dalam kesempatannya Sekretaris TP-PKK Muba Hj Halima menyampaikan, Sosialisasi PAAR dan Program Kelorisasi ini adalah program yang digagas dan dalam rangka mendukung TP-PKK Provinsi dan Kabupaten, hal ini juga guna membentuk Karakteristik anak pada usia-usia tertentu.

“ Tujuan sosialisasi ini tidak lain untuk meneruskan program dari TP PKK Provinsi Sumatera Selatan. Dimana PAAR ini sangat berguna bagi pembentukan karakter anak, sebab saat usia anak hingga remaja inilah kita sebagai orang tua menggembleng baik buruk nya karakter seorang anak,” diakatakannya.




TP PKK Kecamatan turut mensukseskan program Kelorisasi yang saat ini tengah di gadang-gadang oleh Ketua TP PKK Kabupaten Muba.


“TP PKK Kecamatan hendaknya membuat kebun khusus untuk tanaman kelor ini, dan mengkampanyekannya kepada seluruh masyarakat yang ada di desa-desa. Dengan harapan setiap rumah masyarakat nantinya memiliki satu hingga dua batang tanaman kelor,” ajaknya.

Sementara itu Ketua TP-PKK kecamatan Sungai Keruh Ny Lina Budiarti Edi menyampaikan, untuk Kelorisasi sendiri kita sudah menyediakan bibit Kelor yang telah disemai pada bulan september 2020 lalu telah kita persiapkan guna mempercepat pertumbuhan bibit kelor itu sendiri pada saat penanaman.

" Rencananya kita akan membagikan bibit kelor tersebut di tiap-tiap desa yang ada diwilayah kecamatan Sungai Keruh, tercatat 600 batang kelor yang telah disemai siap tanam. Kami mengajak Masyarakat kecamatan Sungai Keruh untuk membudidayakan kelor sebagai tanaman yang wajib tanam," imbuhnya.

Terakhir, Program Kelorisasi ini juga sangat erat kaitannya dengan program pencegahan penekanan Stunting yang saat ini menjadi salah satu Program Prioritas kabupaten Musi Banyuasin.

" Dalam bulan-bulan ini kita akan segera melaksanakan penanaman bibit kelor diawali dari wilayah kantor kecamatan, hingga ketingkat desa-desa yang ada di Sungai Keruh secara serentak," tutupnya.(hs)

Awak Media Soroti Kinerja Kejaksaan Negeri Lahat Terkait Pengangkatan Mantan Direktur PDAM Lahat Cholil Mansyur


Diduga Kangkangi Aturan Permendagri No 37 tahun 2018?

LAHAT,DS - Terkait Pengangkatan mantan Direktur PDAM Cholil Mansyur yang di duga Kankangi Aturan Permendagri No 37 Tahun 2018 yang saat sekarang kembali diangkat dan di proses oleh pihak Kejaksaan Negeri menjadi sorotan tajam Awak media yang bertugas di Wilayah Kabupaten Lahat Sumatera Selatan.



Dimana diketahui Kejaksaan Negeri Lahat dibawa pimpinan Jaka Suparna SH sebagai Kajari Lahat pada tahun 2018 lalu juga telah melakukan pemeriksaan dugaan kasus Kolusi,Korupsi dan Nepotisme (KKN) Pengangkatan Direktur PDAM Tirta Lematang Lahat dan juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi terkait dalam pengangkatan direktur PDAM tersebut namun semua yang dilakukan pihak Kejaksaan Negeri Lahat jalan ditempat tanpa ada penjelasan akhir dari proses hukum yang berlaku



 Padahal dugaan pengangkatan direktur PDAM yang dilaksanakan Tim Uji Kelayakan jelas mengangkangi dan  menyalahi aturan Permendagri No 37 Tahun 2018? Cholil dilantik Bupati Lahat untuk menggantikan posisi Hermidi SH,Pelantikan sendiri dilakukan pukul 14.00 WIB di Op Room Setda Pemkab Lahat, Kamis (25/10).


Mengapa dinilai mengangkangi? Ya selain memiliki hubungan keluarga dengan kepala daerah, juga Cholil belum mengenyam pelatihan tentang PDAM dan juga bermasalah dengan usia. Dimana usia yang seharusnya untuk menjabat Direktur PDAM 35 — 55 tahun sedangkan A. Cholil Mansyur diperkirakan sudah berusia 58 tahun Disamping itu untuk menjadi direktur PDAM tidak pernah terlibat kasus hukum dan terhukum sedangkan Holil Mansyur pernah terhukum 


Lalu kenapa diganti? Ya karena selama ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lematang dinilai berkatagori ‘’dari Sakit menjadi Kurang Sehat’’. Bupati Lahat berharap dengan adanya Direktur Baru PDAM Tirta Lematang ini maka pelayanan PDAM dapat segera dioptimalkan hingga berkategori ‘’Sehat’’.


Sebelumnya, Syamsul Kusirin selaku Plt Sekda Lahat ketika diwawancarai di ruang kerjanya 23/10 mengakui semua Direksi PDAM yang telah menjabat di Kabupaten Lahat tidak ada yang murni dan memenuhi syarat karena ini harusnya hal itu menyangkut dari Kementrian Pengairan.

‘’Tapi perlu disadari juga wewenang perusahaan ini ada di tangan Bupati Lahat dan beliau bertanggung jawab penuh tentang kegiatan PDAM,’’ cetus Kusirin beberapa waktu lalu tepatnya Selasa (23/10/2018. 


Kini Kembali Kejaksaan negeri Lahat mengupas dan memproses   Pengangkatan Mantan  Direktur PDAM Holil Mansyur yang di duga menyalahi aturan Permendagri no 37 Tahun 2018 dan juga melakukan pemanggilan Saksi-- saksi terkait pengangkatan mantan direktur tersebut, untuk itu Awak media  soroti kinerja dan proses hukum pihak kejaksaan agar tidak terulang kembali prosesnya ada Dugaan jalan ditempat tanpa ada kejelasan



Dimana berkaitan erat penyampaian Fitra  SH Kajari Lahat sejauh ini peyelidikan masih melakukan proses pemeriksaan terhadap saksi dan mencari alat bukti menetapkan tersangkanya



Kami akan berkerja maksimal, agar dalam waktu dekat dapat menemukan tersangka dalam kasus ini pungkasnya kepada Awak media. (Idham /Novita)

Beni Hernedi Hadiri Muskerprov PMI Sumsel


PALEMBANG,DS.COM - Meski masih dihadapkan pada pandemi COVID-19, namun aksi kemanusiaan yang dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Beni Hernedi SIP yang juga Wakil Bupati Muba terus gencar dilakukan. 


Beberapa waktu lalu PMI Muba yang langsung dipimpin Ketua PMI Muba Beni Hernedi menghabiskan waktu selama 3 hari menyusuri DAS sungai /anak anak Sungai Lalan (Kawasan Hutan produksi Lalan Mendis) untuk memberikan edukasi protokol kesehatan (prokes) serta menyalurkan bantuan kepada Suku Anak Dalam (SAD) Lubuk Simpur dalam wilayah administrasi Desa Sukajaya Kecamatan Bayung Lencir.

"Kita tetap melakukan aksi kemanusiaan meskipun masih dihadapkan pada pandemi COVID-19, terlebih bantuan PMI untuk meminimalisir penularan virus corona khususnya di daerah pelosok," ungkap Ketua PMI Muba Beni Hernedi SIP di sela menghadiri Musyawarah Kerja Provinsi (Muskerprov) Palang Merah Indonesia Sumatera Selatan Tahun 2020 di Griya Agung Palembang, Rabu (18/11/2020).

Beni berharap, agar PMI Muba terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Muba khususnya di daerah pelosok. "Melalui Muskerprov ini juga ke depan PMI Muba akan memetakan program-program kerja PMI pada tahun 2021 mendatang," ucapnya.

Ketua Bidang Organisasi PMI Pusat, Muhammad Muas SH mengapresiasi program-program kerja PMI Kabupaten/Kota dan Provinsi Sumsel sejak satu tahun belakangan. "Terus ditingkatkan, dan semoga melalui Muskerprov ini PMI di Sumsel semakin menjadi lebih baik," harapnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru yang juga Pelindung PMI Sumsel mengingatkan kepada seluruh pengurus PMI di Sumsel untuk tidak membawa organisasi PMI pada orientasi politik dan profit.

"Tetap mengedepankan program kemanusiaan yang tidak terlibat politik praktis dan profit oriented," tandasnya.(hsril)

Sosialisasi Program Kerja Paslon Heri Amalindo -Soemarjono (HERO)


PALI,DS - Dalam kampanye ke dua Desa di Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Cabub Heri Amalindo mengunjungi Delapan titik diantaranya Empat titik di Desa Purun Empat titik di Desa Babat.


Dalam kunjungan kali ini Paslon no urut Dua dari pasangan (HERO) Heri Amalindo Soemarjono menyampaikan pesan kepada masyarakat dan pendukungnya Desa Purun dan Babat agar tetap menjaga ketentraman di dalam pilkada 2020 yang akan di laksanakan 9 Desember mendatang.17/02/11/20.


Kita jangan ribut jangan jangan saling menjelek jelekan, kita jaga pilkada ini damai dan tentram agar kondusif,"ungkap Cabub Heri Amalindo di depan pendukungnya," ujar Heri Amalindo.


" Jika kita ribut kita tidak akan mendapatkan seorang pemimpin yang kita inginkan, malah akan menjadi petaka dan jadi permusuhan satu sama lain,maka dari itu saya berharap kepada semua masyarakat dan pendukung 02 agar selalu menjaga ketentraman,tutupnya.


Kali ini Paslon Cabub Heri Amalindo di Dampingi Rizal Kenedi Anggota DPR Provinsi Sumatera Selatan dari Partai Persatuan Pembangunan yang menjadi salah satu partai Koalisi Tim Heri Amalindo-Soemarjono (HERO).


" Di Dua Dusun Purun dan Babat Rizal Kenedi mengajak masyarakat untuk saling bahu membahu serta memilih untuk memenangkan pasangan HERO.


Alasan mengapa kita harus melanjutkan sudah jelas dan tepat, karena Heri Amalindo adalah sang pelopor pembangunan di kabupaten PALI," tutup Rizal Kenedi.


Di samping itu warga Babat dusun lama mengucapkan banyak terimah kasih atas kedatangan Cabub Heri Amalindo beserta Tim.


Kami inginkan Heri Amalindo pimpin kembali Bumi serepat Serasan ini sebagai Bupati, kenapa karena alasannya sudah jelas di periode sebelumnya beliau sudah meringankan beban kami dari banjir yang selalu melanda tempat kami, sebelum di normalisasinya sungai Sebagut desa babat,Desa kami selalu dilanda banjir," ungkap bapak Aswan.

PWI Ogan Ilir Dikukuhkan


OGAN ILIR, DS - Jajajarn Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Ilir (OI) Priode 2020-2023, secara resmi dikukuhkan oleh Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar. Acara pengukuhan sendiri dipusatakan di Gedung pendopoan Rumah Dinas Bupati Ogan Ilir, Selasa (17/11/2020).


Jajaran kepengurusan Baru PWI Ogan Ilir periode 2020 kali ini di isi oleh Yasandi sebagai Ketua, Sarono Putro Sasmito sebagai Sekeretaris dan Heni Primasari sebagai Bendahara. Sementara dewan Penasehat di isi oleh Wartawan Senior Ogan Ilir Sardinan Delisep. 



Bersempena pelantikan kali ini, Ketua PWI Sumsel H. Firdaus Komar, S.Pd menekankan kepada seluruh Anggota PWI Ogan Ilir tanpa terkecuali untuk tidak sekali kali mencoba terlibat dalam Politik Praktis. Hal ini diungkapkan Firdaus mengacu pada surat edaran PWI Pusat yang sangat keras menghimbau kepada Wartawan yang tergabung dalam PWI untuk mundur jika terlibat dalam politik praktis seperti tim pemenangan atau pencalonan berkaitan dengan politik.



"Nuansa Pilkada tahun ini, kembali saya mengingatkan sesuai dengan edaran PWI pusat, agar para pengurus dan aggota PWI untuk berprilaku independen, kalau ada yang terlibat menjadi tim sukses, harus mundur dari kepengurusan PWI" Firdaus Komar.



Sebagai insan pers lanjut pria yang biasa disapa Firko itu, wajib mampu mengedukasi masyarakat tentang politik dan bersikap netral tanpa mengarahkan ke satu golongan atau ke satu pasangan calon tertentu. "Khittah profesi wartawan dan pekerjaan jurnalistik sejak dulu adalah tidak memihak dan independen khususnya selama proses Pilkada. Sikap itu untuk menjaga Pilkada berjalan demokratis, mengawasi azas jujur dan adil sehingga menghasilkan kepemimpinan daerah yang terbaik," tegas Firko.


Sementara Pj Bupati OI H Aufa Syahrizal dalam sambutannya menghimbau kepada seluruh jajaran OPD Pemkab OI untuk tidak alergi terhadap wartawan. Dikatakan, PWI merupakan bagian dari yang tidak terpisahkan dari pembangunan.


Kolaborasi OPD dengan PWI diharapkan dapat terjaga dengan baik guna mewujudkan program-program Pemerintah yang pro rakyat. Kepada para OPD jangan sesekali alergi dengan wartawan, justru menjauhi wartawan akan menyulitkan OPD untuk berinovasi” kata Aufa Syahrizal  seraya mengatakan, kehadirannya ditengah jurnalistik merasa saya merasa bertemu degan dulur karena sebelum menjabat karir saya berawal dari seorang jurnalis. (Sli)