NEWS

Slider

Forum KKS Lawang Wetan Dapat Kunjungan Forum KKS Kabupaten


MUBA,DS.COM - Forum Kabupaten Kota Sehat (KKS) Kecamatan Lawang Wetan (Lawet) mendapat kunjungan monitoring tim pembina dak Ketua tatanan Forum KKS Kabupaten, Kamis (22/10/2021).


Camat Lawang Wetan Candra SKM MSi mengatakan, berbagai macam upaya di bahas guna mewujudkan Kabupaten Kota Sehat.

"Dalam acara tersebut dibahas upaya-upaya percepatan Stop Buang Air Besar  (BAB) Sembarangan, sanitasi lingkungan pemukiman, sumber air bersih, sampah," ujarnya. 




Lanjutnya, dari beberapa desa yang hadir sangat  mengharapkan perluasan operasional mobil pengangkut sampah, pasalnya selama ini hanya di ibu kota kecamatan kedepanya agar dapat diperluas ke desa sepanjang jalan lintas. 


"Disayangkan tidak ada yang hadir dari DLH ataupun Koordinator lapangannya. Forum juga berharap adanya peningkatan peran serta masyarakat," ungkapnya.

Dijelaskanya, mewujudkan Kabupaten sehat tentunya berbagai macam upaya harus dilakukan salah satunya membentuk Forum KKS harus di bentuk hingga ke tingkat desa.

"Desa-desa segera dibentuk Forum KKS desa untuk mewujudkan desa sehat, Kecamatan sehat. Dalam mendukung Kabupaten Muba sehat untuk mendapatkan penghargaan WIWERDA tahun 2021 ," harapnya.

Hadir Dalam acara tersebut Camat Lawang Wetan didampingi Sekcam, Ketua Forum KKS dan pengurus, beberapa Kepala Desa, BAPPEDA, DPMD, Dinas PERKIM, DINKESdan Ketua tatanan pasar dan PSM.(hsril

Peringati HUT LMP ke 20 Macab Laskar Merah Putih,Di Jirak Jaya

rencanakan kegiatan Pencegahaan Penyebaran Covid 19.
Jumat 23/10/2020.


MUBA,DS.COM - Bertempat di Sekretariat markas cabang Laskar Merah Putih Muba,Kamis 22/10/2020 Rapat Badan Pengurus Macab LMP Muba telah menyepakati akan menggelar beberapa kegiatan sosial masyarakat sebagai rangkaian dari Peringatan Hari Jadi Ormas Laskar Merah Putih ke 20 tahun tepatnya pada tanggal 28 Oktober 2020 mendatang, ini merupakan pertama kalinya Macab LMP Muba memperingati HUT LMP setelah Deklarasi dan Terbitnya SK Badan Pengurus serta Kunjungan Kerja Ketua Umum Mabes LMP Pusat H.Adek Erfil Manurung Beberapa waktu lalu.
Ungkap Ketua LMP Macab Muba Satoto Waliun.


Peringatan HUT LMP Ke 20 tahun ini Insya Allah akan di laksanakan di Wilayah Kecamatan Jirak Jaya dan Sebagai Pelaksananya kita percayakan ke rekan rekan Badan Pengurus Mac LMP kecamatan Jirak Jaya.

Untuk suksesnya kegiatan tersebut saya menghimbau kepada keluarga besar laskar merah putih kab Muba untuk tetap satu komando bergotong royong dan bekerja sama serta bersinergi dengan Pemerintah,TNI,Polri,Badan,Instansi,Dinas,dan Unsur Terkait termasuk pihak swasta dan masyarakat serta tetap mengedepankan protokol kesehatan,tegas Satoto Waliun.

Di tempat terpisah Erwin Etiek Ketua Mac LMP kecamatan Jirak jaya kepada awak media menyatakan Kesiapannya sebagai pelaksana berbagai kegiatan sosial dan lain sebagainya dalam rangka hari jadi laskar merah putih ke 20 tahun,kita harus buktikan kepada masyarakat dan pemerintah bahwasanya LMP adalah bagian terpenting di negara kita dan siap bersinergi dengan pemerintah dan pihak terkait lainya untuk mensukseskan program dan pembangunan menuju masyarakat adil dan makmur dalam lingkaran NKRI harga mati.(hsril)

Tim Terpadu Sosialisasikan Rencana Relokasi Warga Bantaran Sungai Musi Menuju Rusunawa


MUBA,DS.COM - Sebanyak 50 Warga RT 09 RW 03 kelurahan Balai Agung, kecamatan Sekayu, kabupaten Musi Banyuasin diberikan Sosialisasi oleh Tim Terpadu yang Memverifikasi rencana Pemindahan Warga menuju Rusunawa, Kamis (22/10/2020).


Sosialisasi ini dimaksudkan agar warga yang sebelumnya tinggal di bantaran Sungai Musi yang kemudian mendapatkan Relokasi agar benar-benar betul menerima dan telah terverifikasi serta terdata oleh Tim Terpadu.





Hal ini disampaikan Camat Sekayu Marko Susanto SSTP MSi saat dikonfirmasi awak media yang mengungkapkan, Hari ini adalah acara sosialisasi kepada 50 orang warga RT 09 RW 03 kelurahan Balai Agung, hasil verifikasi Tim terpadu beberapa bulan sebelumnya.


" Sosialisasi ini juga merupakan rangkaian kerja Tim Terpadu sebelum masyarakat yang akan menerima program tersebut dilakukan relokasi," ujar Marko.

 Marko menjelaskan, Dikarenakan akhir-akhir ini curah hujan yang tinggi dan dikhawatirkan akan terjadi longsor di daerah tersebut maka kerja Tim yang sudah ditunjuk Bupati melakukan percepatan.

" Setelah acara Sosialiasi selesai dilanjutkan pengundian nomor rumah bagi 50 orang warga dengan cara masing-masing masyarakat mengambil nomor yang sudah disiapkan Proses Relokasi dilakukan secara mandiri oleh warga selama 2 minggu ke depan," jelas Marko.

Sosialisasi ini turut dihadiri, Plt Kadis PU Perkim, Kabag Tapem, Kabag Hukum, Dinas Lingkungan Hidup, Satuan Pol PP, Dinas Dukcapil, Lurah Balai Agung.(hsril

Gara - Gara Corona 15 Masyarakat Kabupaten Lahat Meninggal Dunia


Dutasumsel, Lahat - Kian berduka masyarakat Kabupaten Lahat terutama bagi pihak keluarga yang ditinggal pergi sanak dan saudaranya akibat Pandemi Covid -19 yang tak kunjung berakhir.


Bermacam cara telah dilakukan Pemerintah Daerah dan jajarannya agar dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona, namun malang tak dapat ditolak dimana pasien terinfeksi positif Corona masih tinggi begitu juga masyarakat yang meninggal kian bertambah gara -- gara Corona di Bumi Seganti Setungguan.


Tak dipungkiri di Asia Tenggara dinyatakan Indonesia tertinggi kasus virus Corona untuk itu Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah berkerja keras bagaimana mengatasi dan memutus mata rantai penyebaran virus corona di setiap wilayah termasuk Propinsi Sumatera Selatan Kabupaten Lahat.


Terbukti dari hasil Laporan Jubir Gugus Tugas Kabupaten Lahat dari Update Covid -19 Kamis 22/10 Suspek  FC( ODP+PDP )berjumlah 281  orang dalam Proses.8 orang,Kontak Erat berjumlah 1453 orang dalam Proses 201 orang


Sedangkan untuk pasien terkonfirmasi positif corona berjumlah 201 orang

Sembuh 132 orang dalam proses 54 orang dan meninggal dunia 15 orang.(Idham/Novita)

Pemkab dan Kapolres Muba Berikan Bantuan Sembako Pada Masyarakat Terdampak Banjir.


MUBA,DS.COM - Tingginya rutinitas curah hujan selama dua hari, naiknya air tiga sungai dan mampatnya selokan mengakibatkan  desa tebing bulang kecamatan sungai keruh kabupaten Musi banyuasin terendam, setinggi lutut orang dewasa kamis ( 22/10/20).


Naiknya debit air pada malam hari dan sampai pagi harinnya membiat 185 KK terdampak banjir yaitu di dusun 2 ada 92 kk, dusun 4 , ada 2 kk, dusun 5, ada 8 kk, dusun 7, ada 46 kk ,dusun 8, ada 13 kk, dusun 9 ada 24 kk.

dan dua kk harus di evaluasi ke tempat keluarganya.


Untuk mengantisipasi banjir kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya , Plt Kadinsos kabupaten Muba Drs H. Nasuhi MM dan rombongan di damping  kapolsek sungai keruh Iptu Darmawan, Plt camat sungai keruh Edi Heriyanto, Koramil 0401, BPBD , Tagana,  kades Tebing Bulang langsung turun ke lokasi banjir dan ikut serta  Bapenda  Sumsel melalui  UPTD Muba I ,Syafrizal Irwan ikut turun kelokasi banjir.

Plt Camat Sungai keruh Edi Heriyanto SH dalam laporannya mengatakanBanjir terjadi pada : 

Hari : Kami

Tanggal.   : 22 Oktober 2020

Tempat.    : Dusun 2,4, 5,7,8 dan 9 ,Desa Tebing Bulan Kecamatan Sungai Keruh

Waktu Kejadian  : 01 WIB malam  



Menurut Edi  banjir di desa Tebing Bulang Mulai hari Rabu pagi sudah banyak air yang menggenangi beberapa Dusun ditambah hujan pada malam tadi yang sangat deras dari sore malam sehingga air sungai mulai naik yang mengakibatkan 3 Sungai yang ada antara lain Sungai Keruh, Sungai Betung dan Sungai Jene.


Debit air mulai naik diperkirakan sekitar pukul 01.00 Wib sehingga menggenangi beberapa tempat terutama pemukiman dan jalan," jelas edi.


Dalam musibah banjir ini 2 kk harus di evaluasi ke keluarga.


Pemerintahan kabupaten Muba melalui Kapolres Muba AKBP Erlin Tanjaya, Plt Kadinsos  dan rombongan memberikan bantuan secara langsung ke rumah- rumah warga yang terdampak banjir berupa Sembako.(hsril)

Pemkab Muba Mantapkan Rencana Bangun SPKKL di Lalan


MUBA,DS.COM - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Muba serius dan komitmen dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah perairan.


Oleh sebab itu, Pemkab Muba hari ini, Rabu (21/20/2020) di Ruang Rapat Serasan Sekate kembali mengadakan Rapat Lanjutan Teknis Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) terkait pembahasan draf Kesepakatan antara Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Muba pemantapan rencana pembangunan Stasiun Pamantau Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) di Lalan
Dalam kesempatan ini, Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Muba Dicky Meiriando SSTP MH menerangkan bahwa tujuan sinergi tersebut melakukan pembagian peran dan tanggung jawab antara Pemerintah Kabupaten Muba dengan Badan Keamanan Laut RI sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku dalam melaksanakan upaya meningkatkan keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Kabupaten Muba.

"Seperti yang kita ketahui, manfaat sinergi ini bagi pemerintah Kabupaten Muba dapat meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat dan perusahaan yang melakukan aktivitas di wilayah perairan Kabupaten Muba secara aman dan nyaman, sedangkan bagi Badan Keamanan Laut RI sendiri dapat mendukung terwujudnya perairan Indonesia yang aman, berdaulat, dan sejahtera,"terangnya.

Selain itu, untuk pembagian tugas dan tanggung jawab dijelaskan Diki Pemerintah Kabupaten Muba memberikan dukungan personil untuk di BKO kepada Badan Keamanan Laut RI, dan memberikan dukungan parasana dan serana kepada badan keamanan laut RI.

Sedangkan, Badan keamanan laut RI dalam hal ini, melaksanakan sistem peringatan dini keamanan dan keselamatan di wilayah perairan kabupaten Muba, dan melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Kabupaten Muba.

"Jadi diperlukan juga dukungan jaringan telekomunikasi guna mengoperasikan Perangkat IT Sistem Informasi Pemantau Keamanan dan Keselamatan Laut dari Bakamla RI,"terangnya.

Sementara, kepala BPKAD Muba Mirwan Susanto SE diwakili Kabid Bidang Aset Zulkhasmir dalam sambutannya menyarankan agar dipastikan dulu aset hibah bangunan tersebut dengan jelas sehingga asetnya nanti jelas dan tidak menimbulkan permasalahan.

"Pada dasarnya kita sangat mensupport, untuk dalam perihal sinergi program keamanan dan keselamatan dengan Bakamla RI ini sebaiknya kita pasti dulu aset hibah bangunan tersebut,"ungkapnya.

Menanggapi hal yang disampaikan, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H Yudi Herzandi SH MH sebagai pimpinan rapat menyarankan agar diadakan rapat pertemuan langsung di tempat tersebut untuk memperjelas maksud dari perihal ini.




Menurutnya, jangan sampai bangunan tersebut menimbulkan permasalahan, jadi harus diperhatikan dengan jelas.


"Kerjasama Ini adalah Misi Pak Bupati dengan Bakamla untuk keamanan dan kenyamanan perairan laut di wilayah Kabupaten Muba. Oleh karena itu, berkaitan dengan kerjasama dengan Bakamla RI, jadi kita jangan main main karena ini sudah menyakut Nasional, saya minta komponen komponen yang terlibat di 12 OPD harus lebih proaktif. Jadi rapat hari, kita harus menunjuk langsung orang orang personel pada dinas yang harus mengawasi bangunannya,"tegasnya.

Dari hasil rapat, Pemkab Muba akan segera turun langsung dilapangan tersebut untuk memastikan aset bangunannya. Turut hadir dalam rapat ini, diantaranya Kepala Kesbangpol Drs H Sholeh Na'im, Perwakilan Dinkominfo Muba, Perwakilan Inspektur Kabupaten Muba, Perwakilan Dishub Muba, Perwakilan BKPSDM, dan Perwakilan Bappeda.(hsril)

Gelar Rapat Evaluasi Smart City 2020, Sekda Minta OPD Dukung Penuh


MUBA,,DS.COM- Pemkab Musi Banyuasin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), menggelar Rapat Pembahasan Persiapan Penilaian Evaluasi Tahap I Program Smart City 2020 di Ruang Rapat Serasan Sekate, Rabu (21/10/2020).


Kepala Dinkominfo Kabupaten Muba Harryandi Sinulingga AP menyampaikan kepada para OPD dilingkungan Pemkab Muba, agar aktif membantu pelaksanaan dalam pengisian kuisioner, laporan capaian program, laporan capaian rencana kerja, kelengkapan dokumen pendukung, dan Evaluasi Quick Win sebagai bahan evaluasi capaian 100 Smart City di Kabupaten Muba.

"Dalam melancarkan kegiatan yang di mulai pada 23 Oktober 2020 mendatang hingga tahun 2021, kami mengharapkan seluruh OPD  Kabupaten Muba mendukung pelaksanaan Evaluasi oleh Kementerian Kominfo. Saya juga mengharapkan untuk kemajuan Kabupaten Muba, kita sebagai OPD Kabupaten Muba harus bisa memberikan kontribusi sesuai perananan dengan semaksimal mungkin dalam mengupayakan Muba menuju Smart City,"pungkasnya.

Sinulingga juga memaparkan, adapun target pencapaian dalam menuju Muba Smart City diantaranya Smart Governance berupa Sistem penyelenggaraan pemerintahan, yang akan ditinjau yaitu One Stop Service Room dari BKPSDM. Smart Branding yaitu inovasi dalam memasarkan daerah, yang akan ditinjau yaitu Sekayu Sport Centre dan Taman Depan Rumdin Bupati dari Dispopar. Smart Economy yang akan ditinjau yaitu Dekranasda/Galery Gambo Muba dari Disperindag. Smart Living berupa cara pandang dan pola fikir yang berlandaskan kenyamanan, praktis dan kreatif yaitu Puskesmas Lumpatan.  Smart Society adalah masyarakat cerdas berbasis teknologi digital, yang akan ditinjau yaitu Taman Baca Jendela Dunia Sekayu. Smart Environment adalah keberlanjutan sumber daya lingkungan yang memberikan kenyamanan, yang akan ditinjau TPA Sungai Medak dari DLH.

Sementara itu dalam arahannya Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, mengatakan kepada seluruh OPD Pemkab Muba agar segera mengisi kuisioner yang telah diberikan sesuai tenggang waktunya. Intinya agar semua OPD ikut berperan aktif, berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Dinkominfo sebagai leading sektor kegiatan ini.

“Sama-sama kita ingatkan agar pengisian kuisioner ini sesuai dengan waktunya, sebab kepentingan ini bukan untuk dinas terkait tetapi untuk menuju Smart City Kabupaten Muba,” terangnya.

Sekda juga mengatakan, bersyukur  Muba masih masuk kedalam 100 Kabupaten/Kota Smart City se-Indonesia. Walaupun tidak ada penilaian Smart City, namun pemerintah sekarang ini wajib melakukan inovasi-inovasi berbasis digital, karena ini kebutuhan kalau tidak mengikuti maka akan ketinggalan. 

 “Ahamdullilah kita masih menjadi peserta dan masuk dalam penilaian 100 Smart City Kabupaten/Kota se-Indonesia. Jadi diharapkan dengan rapat evaluasi ini, kita dapat mewujudkan Muba menjadi Kabupaten Cerdas yang memberikan manfaat kepada masyarakat” pungkasnya.(hsril)

Camat Lahat Lakukan Peletakan Batu Pertama Gedung Pertemuan Kantor Lurah RD PJKA

Dutasumsel, Lahat - Sesuai dengan Musyawarah pada beberapa waktu lalu, bahwa Tahap ke 2 dana Kelurahan dibangunkan gedung Pertamuan yang nantinya digunakan untuk mengadakan kegiatan formal saja seperti pertemuan rapat RT RW, namun tidak  digunakan untuk menggelar persedekahan.


Diharapkan kita saling menjaga dan merawat gedung ini, mengenai isi pelengkap gedung kita rencanakan lagi selanjutnya " ujar Jemmi Saputra S, STP.MM Lurah RD PJKA mengawali peletakan batu pertama 21/10.


Sementara itu Camat Lahat Zubhan Awali S,STP. MSi menambahkan bahwa dana Kelurahan Tahap kedua dengan menggunakan dana APBN sebelumnya pada tahap pertama dialokasilan ke pembuatan siring. Guna memaksimalkan  penggunaan gedung nantinya atau isinya dibuat proposal. Mengenai RKP diharapkan pada akhir tahun sudah diselesaikan " jelas Camat.


Beliau juga menekankan untuk pekerja tidak boleh orang luar harus dari lingkup Kelurahan RD PJKA, bila ada hambatan atau gangguan hendaknya segera diselesaikan, jangan kita Arogan dalam melayani masyarakat  Kita bekerja harus dengan menggunakan RAP yang ada " tandas Camat.


Hadir pada kegiatan ini dihadiri juga Sekcam Lahat Darhan SE, seluruh Ketua RT RW, LPMK, Tomas, Toga, perwakilan PT KAI, Tim Inspektorat dan Staf Kelurahan ( Kerbay Mulak)

Satgas Covid-19 Lawang Wetan Gelar Rapat Koordinasi


MUBA,DS.COM-Tingkatkan Sosialisasi penerapan Protokol Kesehatan (Protokes) bagi masyarakat. Satuan Tugas (Satgas) Covid-I9 Kecamatan Lawang Wetan gelar Rapat Koordinasi (Rakor), Selasa (20/10/20).


Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Camat Lawang Wetan Candra SKM MSi, selain membentuk tim juga memperbaharui Surat Keputusan (SK) Satgas Covid-I9 dalam rangka pemulihan ekonomi. 

Candra mengatakan, Rakor digelar merupakan tindak lanjut dari surat edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Nomor : 440/1112/Kes/X/2020 tentang keadaan darurat tingkat resiko tinggi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Musi Banyuasin.

"Satgas Covid-19 Kecamatan Lawang Wetan akan rutin melakukan penertiban masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yang nantinya dipimpin oleh Polsek Babat Toman dan Koramil Babat Toman," ujarnya.

Kemudian dirinya menekankan agar kegiatan sosialisasi dalam mematuhi Protokes semakin digalakkan.

"Meningkatkan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat baik dari sosial media, media cetak ataupun langsung ke masyarakat setempat," ungkapnya.

Turut hadir dalam Rapat Koordinasi Sekcam Lawang Wetan, Koramil 401-02/Babat Toman, Polsek Babat Toman, Kepala Puskesmas Ulak Paceh.(hsril)

Reses, Legislator Senayan ini Beri Bantuan APD dan Kotak Sampah ke Muba


MUBA,DS.COM - Mendukung program kerja Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Gerindra, Renny Astuti SH SpN bersilaturahmi sekaligus melakukan reses di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muba,  Selasa (20/10/2020).


Renny Astuti mengatakan, dirinya menyempatkan hadir langsung ke DLH Kabupaten Muba untuk menyampaikan bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, yaitu berupa 100 paket Alat Pelindung Diri dan lima kotak sampah Tematik.

"Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan berkunjung dan bersilaturahmi dengan jajaran Pemkab Muba. Bantuan yang kami bawa hari ini sedikit, karena memang dari Kementerian LHK sebagian besar anggaran dialihkan untuk penanggulangan COVID-19, namun di tahun 2021 akan lebih banyak lagi dianggarkan untuk bantuan peralatan fasilitas kebersihan,"ucapnya.

Srikandi Fraksi Gerindra ini juga mengungkapkan, dirinya melakukan reses selain memang tugas sebagai anggota DPR RI, ini juga sebagai bukti bentuk perhatian dirinya bagi kemajuan Kabupaten Muba.

"Saya memang konsen, walaupun baru lima bulan di komisi IV, saya paling cerewet karena memang masyarakat kita masih sulit sekali mengajarkan anggota keluarga untuk memilah sampah.
Selain mempermudah pekerjaan petugas kebersihan, tapi juga mempunyai nilai ekonomis. Saya berharap bantuan ini menjadi awal silatuhmi kita berikutnya, mudah-mudahan bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi kita semua. Tetap jaga kesehatan dan lakukan protokol kesehatan untuk memutus penularan COVID-19 ini,"pungkasnya.

Sementara itu Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba, Ir Yusman Sriyanto MT menyampaikan, Pemkab Muba menyambut baik kegiatan ini, dengan mengharapkan peran serta DPR RI dapat mendukung upaya percepatan pembangunan di Bumi Serasan Sekate.

"Kami ucapkan terimakasih dan penghargaan kepada komisi IV DPR RI beserta rombongan atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan, semoga momen ini dapat menjadi indikator semakin baiknya kerjasama yang terjalin selama ini,"ujarnya.

Menurut laporan Kepala DLH Kabupaten Muba Andy Wijaya Busro SH MHum, bantuan tempat sampah tematik ini sangat berguna sekali dalam pengelolaan sampah, maka dari itu dirinya menyampaikan terimakasih atas partisipasi dan kepedulian anggota anggota DPR RI.

"Kami laporkan untuk jumlah sampah di Kabupaten Muba setiap harinya mencapai 200 ton, khusus di Kota Sekayu ada 30 ton yang masuk ke TPA.  Dari jumlah 200 ton yang terkelolah baru skitar 25 persen, baik oleh masyarakat maupun pemerintah. Ada bangganya untuk di Sekayu sudah mencapai 90 persen sampah yang dikelola. Tingkat nasional saja baru 65% sampah yang terkelola, sisanya masih belum,"beber Andi.

Dikatakan Andi, kedepan pengelolaan sampah harus dirubah, harusnya dimulai  memilah sampah sejak dari sumber/rumah. Pada 19 september kemarin tepat pada peringatan World Clean Day, pemerintah sudah menggelontorkan gerakan memilah sampah dari sumber menuju Indonesia bersih. Pemkab Muba sudah melaksanakan WCD ini diseluruh kecamatan, dipusatkan di Komplek Perumnas Sekayu, disana di launching gerakan pilah sampah dari rumah.(hsril)