NEWS

Slider

Dodik Jur Gelar Sosialisasi, Pembuatan Disinfektan Serta Penyemprotan.

LAHAT.DS,---Penyebaran Virus Corona semakin mengawatirkan, dilihat dari grafik penyebarannya sampai hari ini 28 Maret 2020. Sudah menjalar pada 158 Negara hinggap ke Indonesia sekitar 2 Minggu namun sudah mencapai 1.46 jiwa
sudah terinfeksi dan hampir 90 orang meningggal dunia akibat keganasan Virus ini.
Berbagai elemen masyarakat berusaha memutuskan rantai peredaran virus ini, dengan cara melakukan penyemprotan Disinfektan,  pemberian cairan Antis. Hari ini Sabtu 28 Maret 2020 merupakan hari ketiga  kesatuan Rindam II Sriwijaya   melakukan Penyemprotan Disinfektan Dodik Jur .

Hal ini dijelaskan Mayor Inf Harmen Wadan Dodik Jur kepada Awak Media disela kegiatan, menurut beliau"  agenda hari ini penyemprotan   di laksanakan di Masjid At- Taqwa, sekitaran Asrama Benteng  Dodik Jur,  Taman Bonaza, taman  pinggir Lematang,  SD Kartika. Diharapkan dengan adanya penyemprotan ini memutuskan rantai peredaran Copid- 19 yang berbahaya ini" ujar Wadan Dodik Jur.

Sosialisasi Corona serta cara pembuatan Disinfektan ini menghadirkan Narasumber dari Puskesmas Pagar Agung diketuai Elva Yudianti, S,S,T, dr CKM Lucky. Kegiatan ini melibatkan Tim PMI diketuai Firmanudin S,Sos, MM, perwakilan Dinkes, tim Secaba, Secata dan Dodik Jur dalam melakukan Penyemprotan. (Nih)

Ketua Fraksi PDI-Perjuangan : Pemkab Muba Harus Lebih Teliti Dalam Pemantauan Warga Muba Pulang Pergi Keluar Daerah

MUBA,DS. - Wabah Virus Corona (Covid-19) yang saat ini melanda beberapa Negara di dunia sepertinya menjadi Sorotan utama, hal ini dikarenakan angka kasus Virus Corona (Covid-19) rata-rata dalam satu hari mencapai ratusan kasus.

Negara Indonesia salah satunya, tercatat hari ini, Jumat (27/03/2020) angka kasus Virus Corona (Covid-19) mencapai 1046 Kasus dengan rincian 87 Meninggal Dunia dan 46 sembuh. Diketahui sebelumnya, dari data yang dihimpun awak media pada pukul 12.30 Wib kasus Corona (Covid-19) mencapai angka 893 Kasus dengan rincian 78 Meninggal Dunia dan 35 Sembuh.

Artinya, angka yang meningkat adalah sebanyak 153 kasus dalam beberapa jam, hal ini menjadi salah satu fokus Pemerintah dalam menetralisir peningkatan kasus ini adalah agar lebih teliti dalam memantau perkembangan warga pulang pergi kelur daerah.

Hal ini pun senada disampaikan oleh Ketua Fraksi PDI-Perjuangan kabupaten Musi Banyuasin Muhammad Yamin yang mengatakan, dalam hal ini sebaiknya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin lebih teliti lagi dalam melakukan pemantauan kepada warga yang bepergian keluar daerah dan pulang dari luar Daerah.

" Karena mengingat angka kasus Virus Corona (Covid-19) telah mencapai 1046 kasus dengan 87 meninggal dunia dan 35 sembuh, maka kami harap kiranya Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin dapat lebih teliti untuk memantau warga kita yang bepergian baik itu keluar daerah maupun pulang dari luar daerah," ungkap M Yamin yang juga selaku Ketua Komisi II DPRD kabupaten Musi Banyuasin.

Selain itu Yamin juga mengungkapkan, apalagi saat ink pemerintah kabupaten Musi Banyuasin sudah sangat baik dalam melakikan sterilisasi, baik secada penyemprotan Disinfektan, pemasangan Hand Sanitaizer, dan pemasangan Fasum di Ruang Publik.

" Untuk itulah, dalam hal ini sekiranya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dapat melakukan tindakan Preventif dan Persuasif, kita belum mengetahui ada berapa banyak warga yang keluar masuk daerah, kami berharap ini juga sebagian dari pemecahan solusi dari pemerintah, dukungan kami berikan dalam hal penindakan penyebaran Virus Corona (Covid-19)," harapnya.

Terakhir ia menambahkan, saat ini Apalagi kita akan memasuki bulan suci ramadhan, biasanya banyak perantau dari luar daerah, seperti dari pulau jawa dan sekitarnya yang pulang kampung.

" Untuk ini Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin harus betul-betul dapat melakukan pantauan secara Intent, melalui seluruh Perangkat Daerah yang ada, terutama para RT/RW dan Kepala Desa yang ada di Musi Banyuasin," tukasnya.(hsred) 

Duduk Santai Didepan Rumah M Kurniawan Ditangkap Sat Narkoba

LAHAT.DS, --  Ibarat Pepatah sepandai pandainya tupai melompat pastikan jatuh juga , dimana Aksi dan sepak terjang M.Kurniawan Bin Edy Setiawan 28 tahun yang beralamat RT.02 Rw.03 Kelurahan Lahat Tengah Kecamatan Lahat dalam megedarkan Sabu kepada pelangan yang mehubungi akhirnya dirinya tertangkap juga oleh jajaran sat narkoba Polres Lahat.

Dilokasi Kelurahan Lahat Tengah 26/3 pukul 19.30 wib M. Kurniawan Bin Edy Setiawan tertangkap dengan barang bukti  2 (dua) paket kecil serbuk kristal diduga narkotika jenis shabu 2 (dua) lembar plastik klip bening seberat Shabu  0.36 Gram

Keberhasilan satuan sat Narkoba Polres Lahat ini berkat adanya informasi masyarakat bahwa dialamat tersebut diatas sering dijadikan tempat transaksi narkoba jenis shabu,  kemudian dilakukan lidik terhadap M. Kurniawan Bin Edy Setiawan yang sedang duduk diruang tamu rumahnya di TKP langsung dilakukan penggeledahan badan dan didapatkan 1 (satu) paket kecil serbuk kristal diduga narkotika jenis shabu di saku celana depan sebelah kanan dan di saku celana depan sebelah kiri ditemukan 1 (satu) paket kecil serbuk kristal diduga narkotika jenis shabu dan 2 (dua) lembr plastik klip bening. Barang Bukti  yang ditemukan diakui adalah miliknya.

Selanjutnya Tersangka berikut Barang Bukti dibawah ke Satres Narkoba Polres Lahat guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(Inh)

Acara Resepsi Pernikahan yang Di Bubarkan oleh Keamanan


LAHAT.DS,--- Penyebaran Pandemi Copid- 19 yang begitu cepat, membuat Negara maju sekalipun kualahan menghadapinya termasuk Indonesia yang kita cintai ini. Untuk itulah Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengeluarkan Maklumat selaras dengan itu Presiden juga mengeluarkan himbauan yang diteruskan dari Gubernur, Bupati, Camat hingga Kades.
Untuk memutuskan rantai peredaran Virus Corona masuk ke Kawasan Mulak Ulu, Camat Sumarno SE, MSI bersama ForkomCam Kecamatan Mulak Ulu, dan pihak Puskesmas Muara Tiga, diteruskan para Kades secara  ini serentak melaksakan penyemprotan Disinfektan.

Selain itu juga membubarkan Acara Resepsi pernikahan yang dibubarkan.oleh Keamanan, guna mencegah berkembangnya penularan Virus Corona.

Menurut Camat Sumarno SE, MSI kegiatan mengumpulkan orang banyak ditunda dahulu termasuk Kalangan di Desa Muara Tiga dan Kalangan Mirik di Desa Mengkenang  ( Kalangan artinya Pasar Akhir Pekan). (Nih)

PMI Muba Siap Supply Masker dan Cairan Disinifektan Untuk Masyarakat,Cegah Penyebaran Corona

MUBA,DS.-- Upaya antisipasi wabah virus corona atau covid-19 terus ditingkatkan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, tidak hanya itu, Palang Merah Indonesia (PMI) di kabupaten Muba ikut menyikapi isu mewabahnya penyebaran virus corona yang saat ini menjadi perhatian di dunia internasional.

Salah satu upaya langkah yang dilakukan  PMI Muba bergerak membantu Pemkab Muba dengan penyediaan masker yang akan di distribusikan ke sejumlah wilayah dalam Musi Banyuasin. Selain itu, PMI juga mendistribusikan cairan pembuatan Disinifektan. 

PMI Muba juga terus mendukung upaya pemerintah dalam melakukan mitigasi risiko dengan menggerakkan seluruh posko dan relawan.

"Kami PMI Muba pastikan bahwa stok masker cukup dan warga tidak perlu panik secara berlebihan menyikapi virus corona ini. Dalam Minggu ini, kami telah mendistribusikan masker kurang lebih 2500 untuk wilayah Sekayu. Dan hari ini, kita distribusikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, untuk kebutuhan masker di RSUD Sekayu 500 pcs tapi baru kita supply 200 pcs, nah ini akan kita bagikan secara bertahap akan kita penuhi kebutuhan tersebut," ungkap Wakil Bupati Muba sekaligus Ketua PMI Muba, Beni Hernedi, Kamis (26/3).

Diterangkan Beni bahwa masker-masker yang didistribusikan tersebut, merupakan hasil bantuan dari para donatur yang telah mengirimkan ke markas PMI dalam beberapa hari terakhir.

"Selanjutnya, kita juga akan distribusikan masker ke puskesmas- puskesmas. Dan target kita, kurang lebih 7500 masker yang  akan distribusikan ke puskesmas -puskesmas yang rawan dan memiliki daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) serta ke RSUD yang ada Pasien Dengan Pengawasan (PDP) Sekayu."terangnya.

Mulai dari kemarin, lanjut Beni,  Alhamdulillah PMI Muba telah banyak mendapatkan kiriman-kiriman barang  baik dari donatur yang  beridentitas maupun donatur yang tidak beridentitas. PMI Muba juga nantinya akan membuat cairan  disinfektan sesuai dengan anjuran WHO dan Dinas Kesehatan dimana nantinya setelah di produksi akan kita distribusikan ke puskesmas dan tempat lainya yang membutuhkan.

"Mungkin juga nanti akan kita distribusikan di wilayah-wilayah yang rawan di Muba seperti daerah perbatasan - perbatasan.Ini  juga akan menjadi prioritas,"tegasnya.

Selain itu, dikatakan Beni, bahwa PMI Muba terus menjalin komunikasi dengan beberapa donatur dan perusahaan-perusahaan yang ada dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. "Alhamdulilah, Semua perusahaan merespon dengan baik tinggal lagi saat ini prosesnya masih dalam tahap distribusi dan menyiapkan segala sesuatunya,"tukasnya.

Sementara, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin  yang juga Pelindung PMI Muba mengintruksikan kepada para Camat, Lurah, kades untuk secara masif menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait pemahaman Corona.

Dodi juga menghimbau pentingnya menghindari penyebaran Covid-19 atau virus Corona  kepada masyarakat dengan sosial distance (menjaga jarak antar manusia) serta dengan melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Hal ini, dikatakan Dodi hal ini akan terus diingatkan kepada masyarakat melalui sosialisasi, karena sangat penting bagi seluruh masyarakat. "Kurangi aktivitas diluar rumah serta gunakan masker dan ganda sanitizer jika diperlukan agar terhindar dari ancaman Covid-19," tegas Dodi.

Selain itu, Dodi juga mengajak  bagi masyarakat mampu tergerak untuk berbagi serta mengulurkan bantuan bagi masyarakat yang kurang mampu dalam rangka pencegahan penyebaran  wabah virus Corona  melalui PMI Muba.

Bantuan donasi dari nantinya akan disalurkan berupa bantuan sembako, obat-obatan, pemeriksaan kesehatan, layanan antar jemput pasien dan penyemprotan Disinfektan serta pembagian Hand Sanitizer.

Seruan untuk bersama-sama menghadapi wabah COVID-19 lewat donasi digaungkan oleh PMI Muba. "Mari kita bantu saudara kita yang tidak mampu dari wabah covid-19,  donasi melalui Bank Sumsel Babel cabang Sekayu di no rekening 14961000085 an. PMI Muba. Dan Bank BRI Cabang Sekayu di no rekening 016401001255305 an. PMI Muba,"pungkasnya.(hsmred) 

Forkopimcam Kecamatan Keluang Turun Langsung Ke Desa-Desa Imbau Masyarakat.

MUBA, DS. - Untuk menekan jumlah penyebaran Virus Corona ( Covid-19) dan mensosialisasikan Maklumad Kapolri nomor. Mak/ 2/III/2020,  diantaranya masyarakat diminta untuk tidak mengadakan  kegiatan sosial, yang melibatkan orang atau massa dalam jumlah besar baik ditempat umum maupun dilingkungan sendiri

Forkopimcam kecamatan keluang kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumsel Kapolsek  AKP Sapta Eka Yanto SH.MH, Camat keluang Debi Heriyanto S.Stp, Daramil Sungai Lilin Kapten Zainuri, Satuan Pol PP,  Dinas Kesehatan PSC 119 Muba, di dampingi kepala Puskesmas Karya Maju ( A 1 ) dr Sriyulianti Asmita MBMD, kepala Puskemas Mekar Jaya ( A6) M. Taher Zikri SKM MSi secara langsung turun dan keliling di kelurahan keluang dan beberapa desa di kecamatan keluang Jum'at ( 27/03/20 ) untuk mensosialisasikan ganasnya Virus Corana Covid 19  bila tertular serta Maklumad Kapolri sambil membagikan selebaran Surat Edaran Bupati Muba, tentang tindak lanjut Pencegahan dan Antipasi Penyebaran Corona Virus Disease (Covid - 19).

Kapolsek dan Camat Keluang tak henti-henti secara bergantian dari atas mobil  serta turun sambil jalan kaki masuk ke perkampungan warga, pasar desa Karya Maju  (A 1 ) dengan membawa Toa menyeruhkan pada masyarakat tentang pencegahan penyebaran bahayanya Virus Corona ke seluruh warga kecamatan Keluang.

Diseruhkannya bahwa Kami dari Forkopimcam Kecamatan Keluang, Menjadi perpanjangan tangan dari Pemerintah pusat, untuk menekan penyebaran virus corona, dihimbau kepada Masyarakat Kecamatan keluang tidak diperbolehkan untuk sementara waktu mengadakan perkumpulan warga atau berkumpul dikeramaian untuk mencegah penyebaran virus corona, terkhusus saya kapolsek keluang atas nama undang-undang akan memberlakukan upaya pembubaran Jika masih terjadi adanya perkumpulan massa," ungkapnya.(Hsmred) 

Kapolsek Mulak Ulu Dan Kades Babatan Melerai Selisih Paham Antara Kedua Belah Pihak " Damai Itu Indah"

LAHAT.DS,-- Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, pepatah ini sangat lah pas disematkan kepada dua warga yang berselisih paham mengenai batas kebun milik RS dan SM warga Desa Babatan Kecamatan Mulak Ulu.

Kejadian bermula RS dan SM mengukur batas  tanah kebun di Desa Babatan sehingga mengakibatkan selisih paham dan emosi antara satu sama lain pada Jumat pukul 11:30, melihat kondisi agak kurang bersahabat ketua LPA di ketuai Danaludin dan Polsek Mulak Ulu Lemri, Jaswadi serta Agus mewakili Iptu Romodhon selaku Kapolsek Mulak Ulu turun tangan. Akhirnya RS dan SM sepakat berdamai.

Kades Desa Babatan Rusidi ketika diwawancarai Awak Media mengatakan " Alhamdulilah, RS dan SM menyadari kesalahan masing- masing dan sepakat berdamai. Keduanya tidak akan mengulangi hal ini.

Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi keduanya, apalagi mereka masih satu Desa dan masih mempunyai hubungan kekerabatan. Ini hanya emosi sesaat saja dan mereka sepakat tidak akan mengulanginya lagi, damai itu Indah) ujar Kades. (Nih)

Pabung 0402-OKI/OI Hadiri Ratas Tentang Rencana Pembatasan Shalat Jumat & Kegiatan Keagamaan Yang Sifatnya Mengumpulkan Massa/Umat" Di Ruang Rafat Bupati Ogan Ilir

INDRALAYA,DS. - Dalam rangka merencanakan Pembatasan Shalat jum'at dan Kegaiatan Keagamaan yang bersifat mengumpulkan Masa dan Umat 
,Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menggelar rapat terbatas,jum'at (27/3/2020) diruang rapat utama pemerintahan Kabupaten Ogan Ilir.

Rapat dipimpin dan dibuka langsung Assisten 1 Pemerintahan  Kabupaten  Ogan Ilir.

H Abdurrahman Rosyidi dalam sambutannya mengatakan, Dalam rapat yang dihadiri MUI Kabupaten Ogan Ilir tersebut akan segera disusun Draf Fatwa, Segera akan dilaksanakan sosialisasi Fatwa tentang ditiadakannya Shalat Jumat,"Ya,Hari ini kemungkinan masih ada Masjid yang masih melaksanakan Shalat Jumat, karena belum adanya Fatwa MUI Kabupaten OI yang disosialisasikan.
dan Jumat yang akan datang tidak ada lagi  Shalat Jum'at ,namum sebelumnya Pada hari Senin 30/03/2020 akan dilaksanakan rapat lagi untuk memantapakan hasil rapat ini,"katanya.

Turut hadir dalam rapat Sekda Ogan Ilir,Kapolres Ogan Ilir, Perwira penghubung,Ketua MUI Ogan Ilir,Ketua Dewan Masjid,serta Para Kepala OPD terkait.(red)

Lurah Kota Jaya" Prioritaskan Pelayanan Warga"

LAHAT.DS.--- Pandemi Copid- 19 melanda jagat  raya, yang membuat bulu kuduk berdiri sehingga membuat orang enggan melakukan aktifitas di luar rumah  ( Stay Home).

Ramdan Indarmansyah SE  Lurah Kota Jaya walau saat ini perkerjaan ngantor harus dilakukan dirumah, namun bagi beliau pelayanan terhadap warga haruslah diperioritaskan, jangan sampai warga kita kecewa akibat Virus Corona. Kita tetap Standby di Kantor kasihan dengan warga yang mau berurusan seperti membuat surat penghantar atau pengurusan yang lain.

Menurut Ramdan " Alhamdulilah  8 RT 2 RW  saat ini keadaan Aman dan Kondusif, kita tetap mematuhi aturan Pemerintah untuk tidak dahulu berkumpul melaksanakan hajatan, atau berkumpul rami. Diharapkan kepada warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan maupun kebersihan diri aendiri jangan lupa untuk mencuci tangan dengan menggunakan sabun agar kuman penyakit hilang " ujar Lurah Kota Jaya (Nih)

Kepala Desa Mengkenang Dan Bhabinsa Lakukan Disinfektan

LAHAT.DS,---Kades Mengkenang Wong Mitingli  bersama Warga dan dibantu Bhabinsa Kecamatan Mulak Ulu Robi, melakukan pembersihan dan penyemprotan Disinfektan. Kegiatan ini dilakukan pada Jumat 27 Maret 2020 di Desa Mengkenang.

Menurut Yong Mitingli " Desa Mengkenang ini merupakan daerah perlintasan, kita tidak tau virus menebar, untuk itulah dengan kita menyemprot Disinfektan buatan dengan bahan yang mudah didapat seperti Karbol, bayclin dan air dengan takaran ditentukan kita pakai. jangan lupa setelah melakukan aktifitas hendaknya cuci tangan menggunakan sabun " ujar Kades kepada Media ini

Tak lupa juga Yong Mitingli mengajak warga Mengkenang untuk   berdoa dihari Jum,at yang penuh barokah  semoga kita keluarga kita dan kita semua diberi kesehatan dan dijauhkan dari wabah yang menakutkan Covid - 19
dengan doa kita bersama Insya Allah akan mengahiri semua ketakutan dan wabah ini " Harap Kades. (Nih)