NEWS

Slider

Camat Lahat Lantik Anggota BPD Desa Kota Raya

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Bertempat di ruang Operasional Kecamatan Lahat pelantikan anggota dan ketua BPD ( Badan Pemusyawaratan Desa ). Desa Kota Raya Kecamaran Lahat periode tahun 2019 - 20 24 ini digelar pada Selasa ( 30/7)
Mewakili Bupati Lahat Cik Ujang Zubhan Awali S.STP. MSi melantik ketua dan anggota BPD tersebut,  adapun yang dilantik  Ruli Irawan  sebagai ketua , Riswanda wakil ketua,  Rio Rifaldi Seketaris dan  Heri Purnomo, Noviansyah selaku anggota BPD.

Hadir pada pelantikan BPD dihadiri Kades Kota Raya Erlansyah, Sekdes Kota Raya Heriadi  Kasi Pemerintahan Kecamatan Suharto  Staf dan anggota BPD Lahat

Usai melantik ketua dan anggota Zubhan Awali S.STP. MSi pada sambutannya mengatakan " Alhamdulilah, pelantikan ketua dan wakil telah dilaksanakan, selamat bertugas kepada BPD yang baru, ini merupakan amanah menampung Aspirasi masyarakat hendaknya dijaga kerjasama dengan Kades, kepada anggota yang baru walaupun jabatan kalian selama enam tahun namun bisa diganti apabila yang bersangkutan meninggal dunia, tidak sesuai dengan kinerjanya. Saya berharap hal demikian tidak terjadi.

Musdes 2020  Desa diharapkan sinergitas antara Kades dan BPD, bertugas lah berikan yang terbaik sehingga menuju Lahat Bercahaya" pungkas Camat berpesan.

Sementara itu Kades Kota Raya berpesan kepada Anggota BPD dan ketua  " seluruh anggota BPD untuk meningkatan SDM untuk bersama sama membangun desa Kota Raya, untuk kedepannya dapat bersi ergi dengan Aparat Desa " tutur Kades.

Pewarta : Novita
www.dutasumsel.com

Wanita Bernama Tuti Tertangkap Tangan Saat Membawa Shabu - Shabu

Dutasumsel.com. INDRALAYA, -- Kapolres Ogan Ilir AKBP. Gazali Ahmad SIK,MH melalui Jajaran Sat Resnarkoba Polres Ogan Ilir berhasil mengagalkan Perempuan bernama Tutu Yani Binti Nangcik 42 Tahun yang beralamat di Lubuk Keliat Kampung Puyang Pasar Kecamatan Lubuk Keliat Ogan Ilir di duga pengedar Narkotika jenis Shabu- Shabu pada hari Jumat tangal 26 Juli 2019 sekira pukul 15.30 wib, di depan Mushola Tepatnya di Dusun 8 Desa Pangtapa Kecamatan Tanjung Batu  Ogan Ilir.
Adapun Barang bukti yang berhasil di amankan adalah 1 (Satu) paket yang diduga Narkotika jenis Shabu dibungkus klip bening dengan berat bruto 9,62 gram.

Dengan Kronologisnya saat Jajaran Sat Res Narkoba Polres Ogan Ilir melakukan penangkapan terhadap perempuan bernama Tuti 42 Tahun Pada hari Jumat tanggal 26 Juli 2019 sekira pukul 15.30 WIB telah tertangkap seorang pelaku memiliki, menyimpan dan Menguasai Narkotika jenis SHABU. Pada saat ditangkap pelaku sedang duduk didepan Mushola didusun 8 Desa Pangtapa Kec. Tanjung Batu Kab. Ogan Ilir, setelah pelaku diamankan dan dilakukan pemeriksaan oleh pihak Kepolisian ditemukanlah barang bukti yang diduga Narkotika Jenis Shabu dibungkus dengan plastik klip bening didalam Saku kanan celana milik Pelaku. Ditanyakan kepada Pelaku dan diakui Pelaku bahwa Barang bukti yang diduga Narkotika Jenis Shabu tersebut adalah milik Sdra. D  (DPO) yang hendak diantarkan ke Sdra. D (DPO) yang beralamat didesa Kemambang Kec.Rambang Kuang Kab. Ogan Ilir. Selanjutnya BB beserta pelaku diamankan ke Satres Narkoba Polres Ogan Ilir untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Sumber Kasubag Humas Polres Ogan Ilir AKP.Zainalsyah.

Pewarta : Tim dutasumsel.com29719

Hebat,bangun kantor Kepala Desa menggunakan Pendapatan Asli Desa (PAD),Ini Desa dan sumber Dananya

Dutasumsel,INDRALAYA,  - Kepala desa Seri Dalam kabupaten Ogan Ilir Alokasikan Pendapatan Asli Desa ( PAD ), Untuk membangun Kantor Desa Seri Dalam Yang bertujuan untuk meningkatkan Mutu kinerja Staf Desa, Supaya pelayanan lebih maksimal dan memudahkan fasilitas kegiatan masyarakat.
Kepala Desa Seri Dalam Sari Puspita Am.keb melalui Sekretaris Desa Zulkarnain Berlian mengatakan, pembangunan kantor Desa memakai dana silpa ADD 2018 ditambah anggaran PAD Dari pendapatan asli Desa Tahun 2018 yang bersumber dari hasil iuran penambang pasir tradisional.

Ditambahkannya, bahwa dengan membangun kantor desa dapat meningkatkan Mutu kinerja para staf kantor desa, serta dapat meningkatkan pelayanan publik.

" Dana Pendapatan asli desa kami gunakan untuk membangun kantor desa agar bisa meningkatkan mutu kinerja Staf desa untuk pelayanan lebih maksimal" Ungkap Zulkarnain.

Menurutnya pekerjaan membangun kantor Desa Seri Dalam, dilakukan sejak dari bulan april kemarin.

"  pembangunan kantor kepala desa Seri Dalam dilakukan secara bertahap, sementara ini baru sampai tahap  reng balok dan Insya Allah Kedepan akan kami tingkatkan menjadi Lebih Higienis Dan Rapi,"paparnya

Selanjutnya ia berharap kepada seluruh pihak, baik pemerintah kabupaten Ogan Ilir maupun masyarakat setempat untuk terus mendukung berbagai program yang dilaksanakan pemerintah desa untuk menjadi desa yang sejahtera dan mandiri.

Pewarta : Darius
www.dutasumsel.com29719

Manjakan Pengunjung Citimall terus BerInovasi

Dutasumsel.com.LAHAT, --Demi  meningkatkan semangat service excellence, Citimall Lahat  terus berinovasi dalam peningkatan mutu pelayanan kepada pengunjung setianya.

Hal ini terbukti hadir Tenant terbaru seperti tenan Lolipop dimulai harga 10 ribu rupiah, selain itu juga Jumbo Sale, Passer Belanja Idul Adha dari tgl 15 Juli- 12 Agustus Passer Belanja Kemerdekaan 17  Agustusan 13- 18 menampilkan tenant Bazar murah , Sepatu, Fashion,  Event tgl 24- 25 Kejuaraan citimaall Karakte.

18 Agustus Band Akustik  di kulina khicken, pasar belanja dimall harga kaki lima. Sale  harga kaki lima . Seperti dikatakan  Creatif Marketing  Ahmad Holfani kepada Awak media disela- sela Lunch bareng media ( 29/7)

Masih kata Ahmad Holpani " pada tanggal 17 Agustus peringatan HUT RI ke 74 tahu akan digelar upacara bendera dihalaman Citimall, pesertanya seluruh staf, pramuniaga, tenant yang ada disini, setelah itu diadakan perlombaan- perlombaan untuk memeriahkan HUT RI tersebut " pungkas Ahmad Holpani, usai makan siang bareng beliau memberikan kado kepada salah seorang Pewarta yang bernama Ferry Jurnalis Online yang baru saja melangsungkan pernikahan.

Pewarta :  Novita/ Idham
www.dutasumsel.com29719

Camat Lahat Lantik 3 PJS Kades

Dutasumsel.com. LAHAT, -- Berakhirnya jabatan kades di tiga Desa di Kecamatan Lahat yakni Desa Senabing, Desa Selawi dan Desa Giri Mulia, untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut maka ditunjuklah PJS ( pejabat sementara).

Bertempat di Opration Room Kecamatan pada Senin (29/7) pukul 09:00 wib dilantiklah tiga PJS Dedi Yuliansyah SE pjs Desa Selawi menggantikan Jemi Marcos  Marya Lely Fetriana Am Keb pjs Desa Senabing menggantikan Rudi Hadri dan Iskandarsyah Amd.Kep menggantikan Paino Desa Giri Mulia. Hadir pada pelantikan dihadiri Kanit Binmas Joni Arpan, tamu undangan lainnya.

Zubhan Awali  S.STP .MSi selaku Camat Lahat Kabupaten Lahat mengucapkan Selamat kepada PJS di tiga desa yang baru saja usai dilantik, ia berharap para PJS ini dapat melanjutkan roda pemerintahan desanya masing - masing sampai dilantiknya Kepala Desa Devinitif dari hasil pilkades serentak pada Oktober 2019 mendatang.

Beliau  juga mengucapkan terima kasih kepada Kades - kades yang telah mengabdikan dirinya terhadap masyarakat desa yang ia pimpin selama ini.

Pewarta :  Novita/ Idham
www.dutasumsel.com 29719

Lomba Kelurahan Evaluasi Lurah

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Lomba Kelurahan yang diadakan Kecamatan Lahat kepada 16 Kelurahan yang ada di Bumi Seganti Setungguan merupakan evaluasi Lurah untuk menghetahui knerja Lurah yang akan datang baik atau tidak seperti dikatan Marjohan ZA. SE ketua Tim Penilaian Kecamatan Lahat mewakili Camat Lahat Zubhan Awali S.STP. MSi, disela penilaian Lomba Kelurahan pada Senin (29/7)
Menurut ketua TIm, lomba Kelurahan ini yang dinilai beberapa kategori yakni " kinerja Lurah, pelayanan terhadap masyarakat, PBB, Posyandu dan keamanan. Hari ini merupakan hari ketiga dan sudah berjalan 12 Kelurahan yang dinilai, pengumuman pemenang lomba akan dibacakan usai upacara 17 Agustus mendatang " pungkas Ketua Tim.

Tim Penilai terdiri dari. Kasi Ekobag. TPKK kecamatan, Kesehatan yang membawahi Kelurahan ,  Kasi Tibum, Pajak Kecamatan.

Pewarta :  Novita/ Idham
www.dutasumsel.com29719

KANTOR KEMENTRIAN AGAMA SELENGGARAKAN MUSABAQAH BAHSIL KUTUB TINGKAT KABUPATEN OGAN ILIR 2019

Dutasumsel.com. INDRALAYA, Dalam rangka meningkatkan SDM dan Literasi Kepala KUA atau Penghulu untuk menerjemahkan kitab dalam  mewujudkan Pelayanan Perkawinan yang berkualitas,Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ogan Ilir melalui seksi Bimas Islam mengadakan Musabaqah Bahsil Kutub (MBK) bagi para Ka.KUA atau Penghulu,Calon Penghulu PNS di lingkungan Kantor Kementrian Agama  se-Kabupaten Ogan Ilir.
Musabaqah Bahsil Kutub (MBK) tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ogan Ilir H.M. Kholil Azmi, S.Ag,dengan mengambil tempat di  Aula Kantor Kementrian Agama Ogan Ilir yang diikuti oleh Kepala KUA Kecamatan  se-Kabupaten Ogan Ilir, Penghulu, dan Calon Pengulu PNS di Lingkungan Kantor Kementrian Agama OI hari ini Senin (29/7/2019).

Turut hadir dalam pembukan tersebut Ka.Subag TU,Kasi Bimas Islam,Kasi PHU,Kasi Penyelenggara Syariah dan para peserta yang terdiri dari Ka,KUA se-Kabupaten Pegawai Kementrian Agama Ogan Ilir.
Dengan mengangkat tema “ Kita kembangkangkan Khasanah Ke Ilmuan dan Kecintaan para Kepala KUA,Penghulu, Calon Penghulu dan Pegawai Kementrian Agama dalam Membaca Literatur Berbahasa Arab”, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ogan Ilir H.M. Kholil Azmi, S.Ag dalam arahannya mengatakan bahwa  Musabaqah Bahsil Kutub ini kiranya kedepan dapat menjadi program utama yang diagendakan dalam forum Pokjahulu untuk meningkatkan kualitas para Penghulu yang ada.

“Kegiatan Bahsil Kutub ini merupakan Rencana Kerja Pemerintah ( RKP ) Pusat,jadi di setiap Kota Kabupaten wajib untuk melaksanakannya,dikarenkan Bahsil Kutub ini sangat penting bagi para Ka.KUA atau Penghulu”jelas Kholil Azmi.

Kasi Bimas Islam juga menjelaskan, bahwa Kitab-kitab klasik itu didalam sudah komplit dan menjadi sebagai rujukan bagi para ulama –ulama kita terdahulu khususnya memberikan pelayanan kepada masyrakat seperti kitab, Kifayah Al- Ahyar, Fath Al- Mu'in, Fiqh As- Sunnah, Al- Fiqh Ala Mazahib Al- Arba' ah,dan lain sebagainya,jadi kepada para Ka.KUA dan Penghulu mampu menggali atau memahami kitab-kitab klasik agar bisa menjadikan rujukan bagi pelayan kepada masyarakat. Jelas Kasi Bimas Islam Imam menambahkan, kepada dutasumsel.com Senin 29/7/19 di Ruanggannya.

Pewarta : Sanditya
www.dutasumsel.com29719

MENGENAL PENDIDIKAN GLOBAL ABAD 21 MELALUI PROGRAM GCEd


HUSNIL KIROM.jpg


Oleh : Husnil Kirom, S.Pd., M.Pd.
(Pengajar PPKn di SMP Negeri 1 Indralaya Utara)

“Tulisan ini sebagai bentuk kebanggaan menyambut Kunjungan Internasional kegiatanInternational Student Exchange Visit dari Incheon Yangchon Middle School Korea Selatan ke SMP Negeri 1 Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir tanggal 31 Juli 2019 mendatang”.

Siapakah Warga Negara Global atau Global Citizenship itu? Pertanyaan ini penting diajukan terkait pemahaman tentang suasana globalisasi yang saat ini sangat terasa dalam kehidupan kita. Ini juga bagian dari kesiapan menyambut tamu dari sekolah jenjang SMP Korea SelatanIncheon Yangchon Middle School nanti. Program ini terlaksana sebagai kunjungan balasan pertukaran guru Indonesia yang mengajar di Korea Selatan Tahun 2016 atas nama Dian Khairani, M.Pd. (guru Bahasa Inggris SMP Negeri 1 Indralaya Utara). Bedanya, kali ini Incheon Yangchon Middle School yang berkunjung membawa serta kepala sekolah, wakil kurikulum, beberapa guru dan siswa untuk mempelajari pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan Indonesia.Warga Negara Global adalah warga negara yang bertanggungjawab untuk memenuhi persyaratan institusional dan kultural demi kebaikan yang lebih besar bagi masyarakat (Korten, 1993). Sifat khas seorang warga negara bertanggung jawab terlihat dari komitmennya terhadap nilai-nilai integratif dan penerapan aktif kesadaran kritisnya, berupa kemampuan untuk berpikir mandiri, kritis dan konstruktif, kemampuan untuk melihat masalah dalam konteks jangka panjang, dan untuk membuat penilaian berdasarkan suatu komitmen kepada kepentingan masyarakat jangka panjang. Istilah warga negara global yang dikemukakan Korten ini merupakan istilah yang menunjuk kepada tingkatan kewarganegaraan. 
Warga Negara Global merupakan tingkatan lebih lanjut dari tingkatan warga negara komunal, dan warga negara nasional. Lebih lanjut dikatakan Cogan (2001) karakteristik warga negara yang dikaitkan dengan kecenderungan global yang terjadi saat ini, meliputi mendekati masalah dari sudut pandang masyarakat global, bekerja bersama dengan orang lain, bertanggung jawab terhadap peran dan tanggung jawab masyarakat, berpikir secara kritis dan sistematis, penyelesaikan konflik dengan tanpa kekerasan, mengadopsi cara hidup yang melindungi lingkungan, menghormati dan mempertahankan hak asasi, dan berpartisipasi dalam masalah publik pada semua tingkat pembelajaran civics, serta memanfaatkan teknologi berbasis informasi. Hal ini berarti pendidikan di Indonesia harus mengintegrasikan isu-isu dan praktek global dalam konteks substansi pembelajaran di sekolah supaya siswa melek dunia internasional, termasuk di SMP Negeri 1 Indralaya Utara.  Dari uraian inidiperlukan keterlibatan warga negara dunia untuk menjalin kerjasama dalam berbagai bidang kehidupan terutama pendidikan, tanpa memandang perbedaan atau diskriminasi apapun dari masing-masing bangsa tersebutdengan sejumlah kemampuan atau kompetensi yang mendukung ke arah sikap, tindakan, dan perbuatan yang merefleksikan ciri-ciri warga negara global. Dalam konteks, inilahpendidikan global atau GlobalEducation sangat berperan untuk membekali warga negara dengan kompetensi yang relavan dengan kebutuhan dan tuntutan kehidupan global saat ini.
Realisasi Pendidikan Global Melalui Program GCEd

Menurut Jan L. Tucker dalamSumaatmadja (1995)pendidikan global adalah pendidikan yang diarahkan pada pengembangan wawasan global yang mempersiapkan anak didik generasi muda menjadi manusiawi, rasional, sebagai warga negara yang mampu berpartisipasi dalam kehidupan dunia yang semakin menunjukkan saling ketergantungan.Pandangan Barbara dan Kenneth (1992) pendidikan global adalah pendidikan yang mencakup kajian tentang masalah-masalah dan isu-isu yang melintasi batas-batas nasional, saling keterhubungan budaya, lingkungan, ekonomi, politik, dan sistem teknologi. Perspektif global itu sangat penting untuk semua tingkatan usia, anak-anak maupun orang dewasa. Kesimpulannya pendidikan global adalah pendidikan untuk membantu siswa memahami konsep dan isu-isu global, seperti masalah politik, ekonomi, budaya, lingkungan, hak asasi manusia, demokrasi dan sebagainya. Sehingga pada akhirnya siswa mampu menentukan sudut pandang global dalam kedudukannya sebagai warga negara yang baik dan cerdas.

Selanjutnya,mengenallebih dekatGCEd dalam kegiatan International Student Exchange Visit dari Incheon Yangchon Middle School Korea Selatan ke SMPNegeri1Indralaya Utara.Konsep Global Citizenship Education(GCEd) dalam Bahasa Indonesia diartikan sebagai Pendidikan Kewarganegaraan Globaladalahjenisilmu kewarganegaraan yang melibatkan partisipasi aktif pelajar dalam proyek-proyek terkait isu sosial, politik, ekonomi, dan lingkungan global (Wikipedia, 2019). Dua elemen utamaGCEd adalah kesadaran global dan kompetensi global. Kesadaran Globalmerupakan aspek moral dan etis dari isu global, sedangkan Kompetensi Global sebagai keterampilan yang memungkinkan pelajar (siswa) bersaing di bursa kerja global.
GCEd adalah gagasan pemerintah dan Lembaga Swadaya Masyarakat untuk menghadapi munculnya lembaga supranasionalblok ekonomi kawasan, dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi. Semua faktor tersebut mendorong pendekatan pendidikan yang lebih berorientasi global dan kolaboratif. Kewarganegaraan global terdiri atas praktik-praktik sukarela yang berorientasi pada hak asasi manusia, keadilan sosial, dan lingkungan di tingkat lokal, regional, dan global (Myers, 2006). Tak seperti kewarganegaraan nasional, maka kewarganegaraan global tidak menunjukkan status resmi atau kesetiaan apapun terhadap pemerintah. Kemunculan blok-blok ekonomi kawasan, lembaga politik supranasional seperti Uni Eropa dan kemajuan TIK mendorong banyak negara mempersiapkan daya saing rakyatnya di bursa kerja global. Menurut Dill (2013) bahwa “program GCEd mulai diperkenalkan di tingkat primer, sekunder, dan tersier, serta lembaga swadaya masyarakat independen, organisasi akar rumput, dan organisasi pendidikan berskala besar lainnya seperti International Baccalaureate Organization dan UNESCO..

Fitur terpenting GCEd adalah tindakan sukarela yang dapat dilakukan mulai dari masyarakat setempat sampai masyarakat internasional, praktik empati budaya, dan pengutamaan keterlibatan aktif dalam kehidupan sosial dan politik di tingkat lokal dan global. Dikutip dari pendapat Davies dalam Wikipedia (2008) pada akhir tahun 1990-an, OXFAM UK merancang kurikulumGCEd dengan penekanan terhadap peran aktif' warga global. Menurut pendekatan ini, individu dan kelompok di dalam dan luar sektor pendidikan dapat mengambil tindakan terkait permasalahan hak asasi manusia, perdagangan, kemiskinan, kesehatan, dan lingkungan. Dengan kata lain bahwa this is sometimes called the global consciousness aspect of GCEdatau aspek kesadaran global dalam program GCEd. Selain itu, organisasi dunia seperti UNESCO mulai mengutamakan kompetensi global dengan memasukkan sains dan teknologi ke kurikulum GCEd dengan tujuan memperkuat hubungan antara pendidikan dan pembangunan ekonomi di era globalisasi abad 21.
Menanti SMP Negeri 1 Indralaya Utara Mendunia.

Bagaimana kesiapan SMP Negeri 1 Indralaya Utara menyambut tamu asing? SMP Negeri 1 Indralaya Utara merupakan institusi pendidikan negeri yang membanggakan di Kabupaten Ogan Ilir yang dinahkodai oleh Ibu Dra. Herlina selaku Kepala Sekolah, juga menjadi bagian integral dari masyarakat setempat perlu dikembangkan sebagai pusat pembudayaan dan pemberdayaan yang memberikan keteladanan, membangun kemauan, melakukan pembiasaan, dan mengembangkan kreativitas siswa melalui proses pembelajaran di dalam maupun di luar kelas. Terkait Kunjungan Internasional dalamInternational Student Exchange Visitdari Incheon Yangchon Middle School Korea Selatan, tentu sekolah telah mempersiapkan segala sesuatu dengan matang, mulai gladi tempat sampai teknis pelaksanaan, seperti simulasi pembelajaran IPS, Seni Budaya, dan Prakarya secara bilingual, penampilan sanggar seni tari lagu musik, kolaborasi atraksi OSIS, ekstrakurikuler Pramuka dan Olahraga, memperkenalkan kerajinan jumputan khas Sumsel, sopasti memperkenalkan makanan asli Ogan Ilir dan Indonesia. Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi dan energi positif bagi guru dan siswa SMP Negeri 1 Indralaya Utara untuk jadi terbaik di tingkat lokal dan nasional menuju internasional. Begitupun instansi pendidikan dan pemerintah daerah terkait mempersiapkan diri menghadapi Pendidikan Global Abad 21 dan Revolusi 4.0. Lets Join us with Saintra in action International Student Exchange Visit. “Namjjog-eun gamsahabnida”. Thank you alls.

Redaksi.www.dutasumsel.com 29719

Sasaran Non Fisik, Satgas V TMMD Ke 105 Kodim 0401/Muba Gelar Penyuluhan Radikalisme

Dutasumsel.com.MUBA, - Guna menerapkan Paham Radikalisme kepada Warga Masyarakat. Dan Satgas V TMMD Ke 105 Kodim 0401/Muba Letkol Arm Muh Saifudin Khoiruzzamani,S.sos melalui Anggota Satgas V TMMD Kapendim 0401/Muba Letda Inf Decky Gelar giat Penyuluhan Radikalisme. bertempat di Balai Desa SP3 Bukit Sejahtera, Minggu (28/7/2019).

Dalam kesempatan tersebut Dan Satgas V TMMD Letkol Arm Muh Saifudin Khoiruzzamani,S.sos melalui Kapendim 0401/Muba Letda Inf Decky memaparkan diharapkan kepada Warga Masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin terkhususnya Warga Masyarakat Desa SP3 Bukit Sejahtera memahami Waspada terhadap bahaya komunis yang telah berkembang dinegara kita, hal tersebut akan berdampak kepada Radikalisme maupun Keamanan Negara.

Maka dari itu kita selaku Warga Masyarakat yang ada didalam Negara Kesatuan Republik Indonesia harus sama - sama saling memberikan rasa aman dan damai kepada sesama. Yang mana agar terciptanya NKRI yang Zero Konflik dan Kondusif.

Saat dikonfirmasi Komandan Satuan Tugas (Satgas) V TMMD Letkol Arm Muh Saifudin Khoiruzzamani,S.sos melalui Anggota Satgas V TMMD Ke 105 Kapendim 0401/Muba Letda Inf Decky mengatakan, "Hari ini kita Penyuluhan Bahaya Radikalisme kepada Warga Masyarakat Desa SP3 Bukit Sejahtera untuk memahami pentingnya menjaga Area Teritorial Wilayah bersama - sama, "Dikatakan Dan satgas V TMMD Kodim 0401/Muba melalui Kapendim 0401/Muba Letda Decky.

Lebih lanjut Letda Inf Decky menambahkan, "Pencegahan Bahaya Radikalisme berawal dari Sinergitas Aparat Penegak Hukum bersama Warga Masyarakat, penyuluhan ini pun dilakukan karena TNI adalah salah satu Aparat Penegak Hukum yang membentengi NKRI guna Kondusif dari Bahaya Terorisme,"

"Harapan kami selaku Aparat Penegak Hukum agar Warga Masyarakat dapat memberikan rasa aman dan nyaman melalui diri mereka sendiri, hal ini juga sebagian bentuk Sasaran Non Fisik TMMD untuk membekali Warga Masyarakat agar paham dan mengerti arti bernegara dan berbahasa, "Tukasnya.

Pewarta : Riyan
www.dutasumsel.com28719

WISATA TERPENDAM DI DESA KEBAN LAHAT

Dutasumsel.com.Lahat, -- Keindahan panorama alam di Bumi Seganti Setungguan Kabupaten Lahat kian terbuka, dimana selain cuhup Buluh, Megalitikum, Bukit besak, Plancj dan masih banyak Destinasi wisata lainnya

Kali ini Minggu (27/7)  pukul 11: 30 wib pewarta mengunjungi Desa Keban yang banyak mempunyai wisata terpendam yang belum terangkat seperti Danau biru, Cuhup Kandis dan Playing Pox. Desa Keban terletak di sebelah utara kota Lahat dengan jarak tempuh hanya 10 menit dari Lahat. Kami diantar oleh pak Heri Kasi Pembangunan dan pak Anton ketua BPD Desa Keban menuju Cuhup Kandis dari Balai Desa hanya 3 menit memakai motor.
Sampai dilokasi Cuhup Kandis untuk   ketitik sentral ditemukan sensasi luar biasa dimana kita harus turun dengan memegang akar kayu, dan harus benar teliti dan menahan keseimbangan, kalu tidak hati- hati maut menanti. Dengan susah payah akhirnya kami turun dengan selamat.

Ketika sampai dibawah, tercengang akan keindahan terpendam didekat cuhup ada gua kecil yang tidak dirawat, menurut Pak Heri " pernah plt Bupati Lahat H.Marwan Mansyur SH. MM mengunjungi tempat ini,   nantinya wisata ini akan dikembangkan lagi dan dipercantik dan sekarang ini lagi dibangun akses jalan menuju Cuhup ini dan pengunjung merasa puas " pungkas Pak Heri.

Sementara itu pak anton berharap kepada Kades yang memimpin nanti, sebab saat ini dijabat Pjs Kades Abdul Somad SH namun walau beliau Pjs tetapi jiwa kepemimpinannya dan pemikiran dan ide- ide  begitu cemerlang, harapan pak Anton seluruh wisata yang ada di Desa Keban dikembangkan untuk menarik minat pengunjung untuk datang kedesa ini ".

Pewarta : Novita/ Idham
www.dutasumsel.com28719