NEWS

Slider

Orang Nomor Satu Banyuasin Menerima Kejutan Di Ulta Ke 45 Tahun Dari Keluarga Tercinta

BANYUASIN, DS ,-Ulang tahun merupakan momen yang paling bersejarah bagi semua orang. tidak terkecuali siapa pun orang itu..? Apakah anak-anak,orang dewesa,orang biasa,ataupun pejabat Negara. Ulta merupakan di mana kita pada saat itu, jam, hari. kita lahir ke dunia ini dalam ke adaan polos dalam perjuangan se orang ibu.

Selasa hari ini tepat jam 00:00 tanggal 23.04.2019 salah satu putra terbaik Banyuasin H.Askolani Jasi.SH,.MH.menerima kejutan dari keluarga tercinta. merayakan hari ulang tahun yang ke-45 Tahun. tentunya acara semangkin spesial karena kehadiran Ibunda tercinta orang nomor satu di Banyuasin ini.

Terlihat suasana haru dan meriah pada saat beliau memotong nasi tumpeng ulta di berikan suapan pertama kepada Ibunda tercinta. menandakan beliau sangat menyayangi Ibunya. tanpa Ibu.. beliau berkata. dulu beliau bukan apa-apa. Sekarang bisa menjadi Orang nomor satu di Kab.Banyuasin. karena Jasa Ibunda dan keluarga tercinta juga kepercayaan seluruh masyarakat Banyuasin kepada Beliau H.Askolani Jasi.SH,.MH.

Selamat hari ulang tahun Bapak Bupati Banyuasin..! semoga selalu di berikan kesehatan,kemudahan dalam memimpin Banyuasin Bangkit Adil sejaterah dan Religius. kami berserta stap dan redaksi mengucapakan semoga sukses selalu amin.

Pewarta : Alam
Redaksi,23/04/19, dutasumsel.com

115 Siswa Dan Siswi SDN 05 Indralaya Ikuti Ujian Berstandar Nasional 2019

INDRALAYA, DS,-- Pada hari kedua Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat Sekolah Dasar (SD) Negri Madrasyah Ibtidayah( MI) dilaksanakan secara serentak kemarin, Senin (22/04/2019). Khusus di SD Negeri 05 Indralaya Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir  berlangsung lancar dan aman.

“USBN di SD Negeri 05 berjalan tertib, aman dan lancar. Para peserta didik yang mengikuti ujian tersebut mengerjakan soal-soal yang diberikan dengan lancar. Semua itu tidak lepas dari bimbingan, dan arahan dari para guru pengawas yang dalam halitu sistim silang dari guru- guru lain Sekolah dalam kecamatan,” jelas Kepala SD Negeri 05 Indralaya Dra. Yanti Sumarni M.Pd saat di temui dutasumsel com di sekolah pada Selasa (23/04/2019).


Dia menjelaskan, 115 siswanya yang mengikuti USBN sejak hari pertama sampai hari kedua ini, mampu menunaikan kewajibannya dengan baik.

Pelaksanaan ujian berlangsung tertib, para siswa dengan didampingi para pengawas ujian, mereka mengerjakan soal-soal dengan teliti untuk lebih memperkuat mental siswa. Ujian ini sendiri dilaksanakan selama empat hari, mulai dari kemarin sampai 25 April 2019.

“Selama pelaksanaan USBN, Alhamdulillah tidak ada yang sakit, dan anak-anak juga keliatannya tetap semangat dan tidak tegang. Mudah-mudahan semuanya berhasil, sesuai yang diharapkan sampai hari terakhir,” ujar Yanti kepada dutasumsel.com selasa 23/4/2019.

Pewarta : Tim Red
Redaksi,23/04/19, dutasumsel.com

MUI Periode 2019-2023 Kab Lahat DiKukuhkan

LAHAT, DS,- Pengukuhan dan Ta'aruf dewan pimpinan majelis ulama Indonesia Kabupaten Lahat masa khadumah 2019-2024 yang bertempat dipendopoan Bupati Lahat pada Selasa 23/4 pukul 08:00 wib.

 Lantunan ayat suci Alquran  syahdu dan khidmat yang dibacakan qori terbaik sebagai pertanda mengiringi acara pengukuhan dan ta,'aruf, tampak hadir Bupati Lahat Cik Ujang beserta Wabup H Haryanto SE MM MBa, Prof KH Alfatun Mucthar selaku ketua MUI Provinsi Sumsel beserta drs KH Zulkiah A Kohar ketua MUI Kabupaten Lahat tak ketinggalan pula Forkomindo Kabupaten Lahat beserta Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat beserta para undangan lainnya.

H.  Aris selaku ketua panitia menyampaikan laporannya bahwa pengukuhan dewan Majelia Ulama Indonesia telah sesuai dengan surat keputusan dan tujuan serta membangun niat yang tulus untuk menjalin talisilahturahmi kepada segala unsur.

Sementara itu drs KH Zulkiah A. Kohar selaku ketua MUI pada sambutannya " segenap jajaran MUI mengucapakan kepada Bupati yang telah memfasilitasi atas teselenggaranya serta pengukuhan ini, sebagai mitra semua pihak kami mendukung demi terjalinnya hubungan kerjasama. Hal ini terbukti pada kerukunan umat beragama atas teselenggaranya Pemilu yang kondusif. Kedepannya diharapkan MUI menjadi mitra yang baik. Selaras dengan ketua MUI Prov Sumsel KH Alfatun, Ulama sebagai pembina kerukunan umat beragama.

Sementara itu Bupati Lahat Cik Ujang mengatakan " MUI adalah pemersatu segala umat, keyakinan disiplin waktu, kerjasama dan Integritas juga peran serta kepolisian yang mendukung hendaknya kita menjadi ahli ibadah yang sempurna," pungkas Bupati.

Acara selanjutnya pemberian cendramata serta ramah tamah.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi,23/04/19, dutasumsel.com

Kabag ops Polres Banyuasin Fasilitasi Mediasi Caleg Yang Berseteru Dengan PPK Kecamatan Rantau Bayur

BANYUASIN,DS,— Kapolres Banyuasin, AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.IK., yang diwakili oleh Kabag Ops, Kompol MP Nasution, SH., MH Senin pagi (22/4/2019), memfasilitasi mediasi antara para Caleg yang bersengketa dengan PPK Kecamatan Rantau Bayur. Hadir juga dalam mediasi, yang dilakukan di kantor Polsek Rantau Bayur, Kapolsek, AKP Halim Kesumo SH, dan Camat Rantau Bayur Hasanul Haq.

Mediasi dilakukan menyusul adanya kecurangan pada Pemilu serentak 2019 beberapa waktu lalu. Caleg DPRD dapil I dari Partai PBB, yakni Efriadi rencananya akan melakukan unjuk rasa ke PPK Kecamatan Rantau Bayur Banyuasin, bersama ketiga Caleg lainnya.

Menurut Efriadi, persoalan yang terjadi di PPK Rantau Bayur sangat merugikan mereka, dan partai.

“Adanya dugaan DPT ganda, money politik, pembagian uang di Desa Rantau Bayur oleh Caleg Partai yang lain,” ungkap Efriadi.

Sementara menyikapi masalah tersebut, Kabag Ops Polres Banyuasin Kompol MP Nasution, SH., MH, meminta kepada pihak Caleg untuk tetap menjaga situasi kamtibnas sampai selesai penghitungan suara di PPK, dan menyarankan untuk menyelesaikannya lewat jalur Gakkundu dan Bawaslu Banyuasin.

“Jika memang ada temuan silakan laporkan ke Bawaslu Kabupaten Banyuasin,” kata Kompol MP Nasution.

Sementara, Camat Rantau Bayur Hasanul Haq dikesempatan itu juga menyampaikan bahwa selaku Camat, pihaknya mendukung adanya komplain caleg tersebut.

“Namun tetap menjaga situasi kamtibmas dan menyarankan agar caleg yang komplain dipersilakan melaporkan sesuai jalur hukum yaitu Gakkumdu dan Bawaslu Kabupaten Banyuasin,” sebut Camat Hasanul Haq.

Sementara dari hasil mediasi itu, Efriadi Effendi menyampaikan akan mempertimbangkan saran dari Kabag Ops Polres Banyuasin dan Camat Rantau Bayur serta berkompromi terlebih dahulu dengan tiga Caleg Partai lainnya apakah akan melanjutkan aksi atau tidak, baik ke PPK Rantau Bayur maupun Ke Bawaslu Kabupaten Banyuasin.

Tampak dalam mediasi itu, jajaran perwira Polres Banyuasin lainnya, diantaranya Iptu Toip Suparja, Iptu Kusnadi, Bripka Suhendra, Kasi PMD Rantau Bayur, Kasi Trantib Rantau Bayur Suba’I, dan perwakilan Kodim 0430 Banyuasin, serta Sat Pal PP Kabupaten Banyuasin.

Pewarta : Anto cs
Redaksi,22/04/19, dutasumsel.com

PEMILU DI BANYUASIN DINILAI TERBURUK DI TAHUN 2019

BANYUASIN,DS,-Sejumlah Caleg Dapil II yang mencakupi empat Kecamatan dalam Kabupaten Banyuasin, memghadiri rapat mediasi  Koordinasi dengan KPU Banyuasin, Bawaslu Banyuasin serta Ketua DPRD Banyuasin dalam rangka menyikapi permasalahan yang terjadi di Dapil II waktu lalu, Wakil  Ketua DPRD Banyuasin Heryadi HM Yusuf berharap permasalahan yang terjadi segera teratasi.

"Kami menampung aspirasi permasalahan yang terjadi, dan kami sebagai lembaga pengawasan Pemerintahan ingin mendengar langsung penyampaian dari Penyelenggara Pemilu Kabupatem Banyuasin, dari itu mari kita sama-sama dengar apa yang akan disampaikan oleh pihak yang bertanggung jawab dalam menyelesaikan masalah ini"ucap, Heryadi. HM. SP, Wakil ketua DPRD Banyuasin saat membuka Mediasi Menyikapi Permasalahan di Dapil II, Senin. 22/04/19.

Bahrialsyah, Mewakili KPU Banyuasin mengatakan dihadapan para Calon Legislatif Dapil II, Kabupaten Banyuasin melakukan PSS (Pemilihan Suara Susulan) bukan PSU

"Pemilu 17 April banyak memakan jiwa dan dana, dan permasalahan tersebut bukan hanya di Banyuasin saja, namun juga di daerah lain, "ucapnya.

Ditambahkannya, pihaknya  akan melaksanakan rekomendasi Bawaslu untuk melakukan PSS di dapil II. Dan pihaknya juga mengalami kebingungan atas permaslahan yang terjadi sebab dirinya dengan empat komisioner lainya baru dilantik beberapa bulan lalu.

"Pencetakan ini murni diambil oleh KPU RI, bukan dari KPU Banyuasin, namun kita tidak melakukan penyalahan dengan pihak lain, kami mohon untuk dukungannya agar PSS terlaksana sebab kami sudah berkolaborasi dengan KPU Propinsi dan KPU RI , bapak dan ibu tinggal kembali meningkatkan partisipasi pemilih 28 April nanti, Kalau sidah di cetak oleh KPU RI artinya kesalahan bukan hanya di Bqnyuasin saja, namun juga daerah lain, intinya ini human eror, "ujar Bahrialsyah.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Banyuasin. Ibzani. HS, mengatakan dihadapan Caleg, Wakil Ketua DPRD Banyuasin dan Komisioner KPU Banyuasin bahwa dirinya prihatin dengan kondisi yang terjadi.

"Kami prihatin atas kejadian ini, setelah kami mendapat laporan saat itu, kami langsung turun ke lapangan melihat kondisi yang dilaporkan, memang benar terjadi kesalahan, dengan adanya kesalahan itu kami langsung membuat rekomendasi untuk melaksanakan PSS"ucapnya.

Dirinya menambhakan, bahwa pihakya telah menyurati KPU Banyuasin untuk meningkatkan Pemilih, di dapil II.

"PSS 27 April itu bukan 17 April, dari itu tingkat partisipasi bisa menurun, maka kami minta KPU Banyuasin untuk melaksanakan sosialisasi secara aktif agar pelaksanaan Pemilihan sama dengan 17 April nanti, dan kita juga ingatkan agar persiapannya diatur dengan baik dan benar agar tidak terlihat berjubel seperti di aula saya melihatnya saja pusing, jadi wajar kalau terjadi pertukaran berkas baik Surat Suara, mauoun C1."ucapnya.

Senada dikatakan, Arpai Kabid Politik Kesbangpol Banyuasin bahwa Pemilu di Banyuasin merupakan yang paling buruk dalam pelaksaannya.

"Pemilu kali ini memang bukan hanya di Banyuasin mengalami permasalahan, namun Bànyuasin yang paling buruk, kami minta kepada Bawaslu Banyuasin untuk membuat Rekomendasi atas permasalahan yang ditemukan, sebab yang bisa mmengeluarkan rekomendasi  untuk menindaklanjuti kesalahan yang ada hanya Bawaslu Banyuasin yang bisa mengeluarkan, dan saya minta para caleg untuk tetap bersikap tenang, sebab semua ada mekanismenya"tukasnya.

Pewarta : Anto cs
Redaksi,22/04/19, dutasumsel.com

Bupati Askolani : Kita Doakan Mereka Bisa Jawab dan Nilainya Tertinggi 22 - April - 2019

BANYUASIN,DS, – Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH memantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Kompetensi (UNBK) tingkat SMP se- Kabupaten Banyuasin, Senin 22 April 2019.

Ada empat sekolah pelaksana UNBK yang sempat dipantau orang nomor satu di Banyuasin ini, SMPN 1 Talang Kelapa, SMPN 1 Sembawa, SMPN 1 Banyuasin III dan SMPN 2 Banyuasin III.

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung antusias para siswa dalam menghadapi UNBK sekaligus memberikan dukungan kepada para siswa agar bisa lebih semangat.

“Pertama kita ingin memastikan tidak ada kendala dalam pelaksanaan UNBK bagi para pelajar dan memberi semangat untuk mereka yang sedang berjuang menghadapi ujian akhir,” kata Askolani

“Kita doakan para siswa ini semuanya bisa menjawab soal ujian, Diharapkan, semua proses UNBK di Banyuasin berjalan lancar dan aman,” harap Askolani

Dirinya meminta siswa agar belajar dengan baik dan menjaga kesehatan. “Ikuti dengan serius seluruh proses UNBK, tapi jangan tegang. Ingat, Prestasi penting jujur yang utama,” ujar Bupati Askolani

Sementara Pj. Sekretaris Daerah Drs. HM. Yusuf, M.Si mengatakan di SMPN 1 Talang Kelapa, siswa yang melaksanakan UNBK berjumlah 267 siswa. “Sedangkan total siswa yang mengikuti ujian berjumlah 9202 siswa dengan rincian siswa SMP 6118 peserta UNKP 3084 siswa. Jumlah sekolah pelaksana UNBK SMP 58 Sekolah, UNKP SMP 54 Sekolah. Jumlah peserta UNBK MTs 58 sekolah, Jumlah pesert UNKP 7 Sekolah,” jelas Yusuf

Lebih jauh Yusuf mengungkapkan sejauh ini pelaksanaan UNBK di Banyuasin berjalan dengan lancar. Diharapkan kondisi ini berlangsung hingga hari terakhir dan juga hasilnya cukup memuaskan dan kelulusan mencapai 100 persen.

Dalam kegiatan pemantauan tersebut, Bupati Banyuasin didampingi Pj. Sekda Banyuasin, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. HM. Senen Har, M.S, sejumlah Pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin, Camat.

Sumber :Herwanto/kominfo
Redaksi,22/04/19, dutasumsel.com

Massa AMPP Dukung Bawaslu Banyuasin Agar KPUD Disanksi DKPP Jakarta

BANYUASIN, DS, — Puluhan masyarakat dan pemuda yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Pemilu (AMPP) Kabupaten Banyuasin, mendatangi Kantor Bawaslu Kabupaten Banyuasin.

Kedatangan massa AMPP tersebut, mendukung serta mensuport Bawaslu agar mengambil langkah tegas terkait ricuhnya proses Pileg dan Pilpres yang terjadi di Bumi Sedulang Setudung.
Permasalahan yang terjadi cukup komplit dari mulai dugaan salah cetak surat suara (susu) Pileg, tidak masuknya salah satu caleg pada kertas suara, susu telat datang, kotak suara memakai kardus mie, pemilihan dimulai 11 malam dan isu kotak susu pilpres hilang.

Maka dari itu sebagai masyarakat dan pemuda yang peduli dengan proses pemilihan yang jujur, adil dan damai. “Rasanya sudah seharusnya hal ini perlu tindakan tegas Bawaslu,” Jelas Korak AMPP Banyuasin, Suhaimi, dihadapat depan Kantor Bawaslu Banyuasin jln. Bukit Indah, Kelurahan Pangkalan. Balai, Kecamatan Banyuasin III, Senin (22/04).

Kedatangan kami hari ini kata Suhaimi, mendorong Bawaslu menindak kelalaian dan kegagalan yang di lakukan KPU Banyuasin yang berimbas tidak berjalannya proses pemilihan dengan baiik, sehingga menyebabkan tidak sehatnya kondisi pemilu di Bumi Sedulang Aetudung yang tercinta ini.

“Banyak hal yang kami tangkap dari salah cetak surat suara (susu) Pileg, Tidak masuknya salah satu caleg pada kertas suara, susu telat datang, kotak suara memakai kardus mie, pemilihan dimulai 11 malam dan isu kotak susu pilpres hilang yang disiarkan media online nasional seperti detik.com, Kompas.com melalui Jumpa pers KPU provinsi Sumatera Selatan,”. Tegas Suhaimi.

Orasi dilanjutkan Ari Anggara, Toto Priyadi, dan Mico Pedri, mendesak Bawaslu agar segera memberikan rekomendasikan KPU Banyuasin mendapat sanksi dan melaporkan kelalaan penyelengaraan pemilu ke DKPP Jakarta.

“Mendesak Bawaslu segera memberikan rekomendasi supaya KPU mendapat sanksi tegas dari Administrasi, kode etik sampai ke Dewan Kehormatan Penyelengaraan Pemilu (DKPP) Jakarta,” Papar Ari.

Menangapi tuntutan massa yang dijumpai ketua Bawaslu Banyuasin Ibzani HS, didampingi kordinator bidang penindakan Zulkifli menyambut baik kedatangan rekan – rekan dari AMPP, pihaknya dalam hal ini sudah melakukan kajian dan pemeriksaan ketua KPU dan Komisioner lainnya guna mengumpulkan data dan keterangan,

“Terimakasih atas dukungan rekan – rekan semua, kepeduliannya terhadap proses pemilihan yang belangsung, kita temui bersama dilapangan dari susu salah cetak sampai isu kotak susu hilang, maka kami dalam hal ini perlu mengumpulkan bukti juga keterangan supaya rekomendasi Bawaslu benar kuat,” tegas Ibzani.

Mari kawal kami dalam rangka menciptakan pilkada Jujur adi dan damai serta partisifasinya mengawal pemilihan ini tugas bersama menegakkan peraturan serta sanksi bagi pihak yang telah lalai dalam pelaksanaan pemilu.

“Dalam waktu dekat, setelah terpenuhinya bukti dan keterangan sesegera mungkin rekom ke DKPP kami kirim,” jelas Ibzani dengan tegas.

Pewarta : Tim Red
Redaksi,22/04/19, dutasumsel.com

PEMILU SUSULAN DI EMPAT KECAMATAN KABUPATEN BANYUASIN

BANYUASIN,DS,-pemilu susulan di empat kecamatan antara lain Kecamatan Betung,Suak Tapeh,Pulau Rimau,dan Tungkal Ilir Kabupayen Banyuasin akan di gelar pada 28 April 2019 mendatang.

PSU di selenggarakan kembali karena pada saat pemilu 17 april 2019 yang lalu terjadi kesalahan dalam pendistribusian logistik surat suara daetah pemilihan ll DPRD Banyuasin.

Hasil tapat pleno KPU kabupaten Banyuasin dengan berita acara nomer 19/BA/lV/2019 tertanggal 17 April 2019. Ketua KPU Banyuasin Agus Suprianto mengatakan"'PSU di gelar atas usulan empat PPK,PPK Betung,Suak Tapeh,Pulau Rimau,dan Tungkal Ilir yang mengusulkan penundaan pemilu untuk DPRD Banyuasin Dapil II karena terjadi kesalahan pendritribusian surat suara di 445 (TPS) tempat pemungutan suara.


"Dari hasil usulan ini,kita bahas rapat pleno KPU Banyuasin dan di putuskan untuk di tunda dan dilakukan PSU di 445 TPS yang di gelar 28 april 2019 katanya.

" di terangkan Agus PSU ini hanya Untuk pemilihan DPRD Kabupaten Banyuasin Dapil II sedangkan pemilu Presiden,DPRRI,DPRDPROV,DPD tidak ada masalah dan tetap di laksanakan pada 17 April 2019

"Untuk melaksanakan PSU ini, Kami KPU Banyuasin berkoordinasi dengan KPU Sum-Sel terutama terkait penyediaan logistik surat suara dan yang lainnya,pada dasarnya siap dilaksanakan pada 28 April 2019 nanti kata Nya. 

Pewarta : Alamsyah
Redaksi, 22/04/19, dutasumsel.com

DINSOS KABUPATEN OI LAUNCHING BANSOS RASTRA GRATIS KE PADA 2.239 KK

INDRALAYA, DS,-- Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Dinas Sosial melaunching pendistribusian Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra) Gratis yang akan dibagikan kepada 2.239 KK miskin di Kabupaten Ogan Ilir, Senin (22/04/19), bertempat di Lapangan Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai.

Bansos Rastra ini merupakan upaya pemerintah dalam menetapkan kebijakan Transformasi Program Subsidi Raskin menjadi program bantuan sosial pangan.

Selain itu, Bansos Rastra ini juga bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan akses masyarakat miskin dan rentan melalui pemenuhan kebutuhan pangan pokok yang menjadi hak dasarnya.

“Semoga ditahun – tahun mendatang penerima Bansos Rastra ini semakin sedikit, karena semakin sedikit semakin baik artinya kesejahteraan masyarakat semakin meningkat bukan semakin bertambah,” ujar Irawan Sulaiman
Menurut Irawan, Kadin Dinsos OI, penerima Bansos Rastra harus tepat sasaran dan perlu di survey lebih lanjut agar tepat diberikan kepada orang yang berhak menerima. Dan perlu adanya koordinasi dari dinas – dinas terkait dengan pemerintah provinsi dalam meninjau kembali data penerima bansos tersebut agar tidak salah sasaran.
Ia, berpesan bahwa mentalitas kemiskinan yang ada pada masyarakat harus dihilangkan, karena hal tersebut dapat membangun permasalahan secara terus – menerus.

“Mentalitas miskin ini yang paling sulit kita berantas daripada kemiskinan itu sendiri,” lanjutnya.
Bansos Rastra akan disalurkan setiap bulannya dengan alokasinya sebesar 10 kilogram untuk tiap keluarga yang kurang mampu atau yang berpendapatan rendah dan di gratiskan tanpa di kutip biaya alias gratis tebusan mulai tahun ini.

“Mudah-mudahan program Bansos Rastra ini berjalan sebagaimana yang diharapkan, dimulai dengan baik dan seterusnya juga akan baik, serta dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” harapan Irawan.
Irawan mengucapkan terima kasih kepada BULOG, TKSK Dan Kepala Desa,Satgas Pangan polres, atas kerjasama dalam peluncuran Bansos Rastra Kabupaten Ogan Ilir 2019. 

Pewarta : Tim Red
Redaksi,22/04/19, dutasumsel.com

Kadin Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten OI Memonitoring UNBK SMP N1 Di Indralaya Utara

INDRALAYA, DS, -- Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam, SE.SH,MM melalui Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Dr. Ariyanto M.Pd, di dampingi Kabid SMP Marsudi S.Pd, MM, Kabid Paud Hasnan Riyadi, S.Pd, dalam
Monitoring Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tingkat SMP/MTS  di Bumi Caram Seguguk pada hari pertama Senin 22/4 dimulai Ujian Nasional Berbasis Komputer di SMP N1 Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir.
Pada monitoringnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, Adapun beberapa sekolah yang dikunjungi pada hari pertama UNBK ini adalah SMPN 1 Indralaya, dan SMPN 1, Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir semua sekolah yang dikunjungi melaksanakan UNBK tanpa hambatan. 

Kepada dutasumsel.com Kadin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten OI Dr. Ariyanto M.Pd, memonitoring di SMP N 1 Indralaya Utara didampingi Kepsek Dra.Herlina mengatakan  siswa Smp/ mts yang mengikuti UN  se Kabupaten Ogan Ilir terdiri dari  80 Sekolah  UNBK sudah 100% melaksanakan di sekolah UNBK sekolah berjumlah 5178 Siswa/ Siswi, dan MTs sebanyak 2522 Peserta, Alhamdulilah berjalan dengan lancar tanpa hambatan dan sesuai rencana kita monitoring. 

UNBK SMP 5178 peserta MTs 2522 peserta. Pelaksanaan untuk SMP  Mandiri 48 sekolah (53 ruang), Numpang 32 sekolah (28 ruang) dan pelaksanaan MTs  Mandiri 25 sekolah (28 ruang) Numpang 15 sekolah (15 ruang) jelas Marsudi Kabid SMP saat mendampingi Kadisdik memonitoring di SMP N 1 Indralaya Utara, Senin 22/4/2019.


Pewarta : Sanditya/Tim Red
Redaksi, 22/04/19, dutasumsel.com