NEWS

Slider

Dengan Suguhan Teh dan Bakso, Presiden Jokowi Terima Obama di Kebun Raya Bogor

JAKARTA, DS - Awan mendung yang mengitari Kota Bogor, Jawa Barat, tidak mengurangi kehangatan pertemuan Presiden Joko Widodo dan Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama di Istana Kepresidenan Bogor pada Jumat sore (30/06/2017)

Obama yang mengenakan kemeja lengan panjang berwarna biru muda dipadukan dengan celana panjang berwarna gelap, tiba di Istana Kepresidenan Bogor pada pukul 15.30 WIB. Kedatangan Obama disambut langsung oleh Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo serta putra Presiden, Kaesang Pangarep.

Saat memasuki Istana Kepresidenan Bogor, Obama terlebih dahulu mengisi buku tamu dan kemudian memasuki ruang Garuda Istana Kepresidenan Bogor untuk kemudian berbincang santai di beranda belakang.

Setelahnya, Presiden Jokowi yang mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih kemudian mengajak Obama menuju Cafe Grand Garden, yang berjarak sekitar 1 kilometer dari kawasan Istana Bogor dengan menggunakan golf cart.

Tiba di Cafe Grand Garden yang berada di kawasan Kebun Raya Bogor, Presiden Jokowi dan Obama kemudian menikmati hidangan teh dan beragam jajanan pasar, seperti onde-onde, talam ubi, kue mangkok, panada cakalang, dan lemper ayam.

Saat tengah berbincang selama 10 menit, hujan pun turun, sehingga keduanya berpindah ke ruangan balkon cafe. Kali ini, bakso kuah menjadi jamuan yang menemani perbincangan keduanya di tengah hujan yang mengguyur kawasan Bogor.

Setelah berbincang cukup lama, Presiden Jokowi dan Obama pun mengakhiri pertemuan tersebut dengan berfoto bersama dan pada pukul 16.30 WIB, Obama meninggalkan cafe tersebut untuk kembali ke Jakarta dengan berkendaraan mobil.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan di tengah-tengah liburannya ke Indonesia, Obama telah meluangkan waktu untuk minum teh bersama Presiden Jokowi di Kebun Raya Bogor.

Retno menjelaskan bahwa undangan Presiden Jokowi kepada Obama sudah mulai disampaikan sejak awal 2015. "Undangan berlibur ke Indonesia diulang kembali pada saat Presiden Jokowi berkunjung ke Washington DC Oktober 2015," ucap Retno.

Setelah Obama tidak menjabat lagi sebagai presiden, Presiden Jokowi kembali mengundang Obama untuk berlibur ke Indonesia.

"Presiden mengirim undangan tertulis kepada Obama untuk berlibur ke Indonesia," ujar Retno.

Sebelum tiba di Jakarta siang tadi, Obama terlebih dahulu menghabiskan waktunya di Indonesia dengan mengunjungi Pulau Bali pada tanggal 23-28 Juni 2017, dan Yogyakarta pada 28-30 Juni 2017.

Esok hari, Sabtu 1 Juli 2017, rencananya Obama akan menjadi pembicara dalam Kongres Diaspora Indonesia ke-4.

Ekonom Ingatkan Bahaya Kepentingan Asing di Sektor Tembakau

JAKARTA, DS - Impor tembakau yang tidak terkontrol dipastikan membuat kalangan petani di dalam negeri kian terdesak. Diperlukan kebijakan roadmap agar impor tembakau secara perlahan dikurangi.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2012 impor tembakau tembus hingga 151 ribu ton. Kemudian di 2013 mencapai 135 ribu ton, kemudian 2014 tercatat impor tembakau mencapai 111 ribu ton. Adapun pada 2015 impor tembakau mencapai 81 ribu ton, dan di 2016 tercatat impor tembakau 91 ribu ton.

Ekonom senior Institut Pertanian Bogor (IPB), Ricky Avenzora, mengemukakan, dinamika penguasaan impor tembakau tersebut dapat diibaratkan sebagai "7th-phase of trickle down effect" (fase ke 7 dari dampak negatif) yang harus ditanggung bangsa Indonesia akibat kebodohan politik dagang internasional yang dijalani selama ini.

"Pada fase pertama hingga ke enam, kita semua telah membiarkan industri tembakau kita dihancurkan oleh isu bahaya merokok, membiarkan petani tembakau kita dilemahkan oleh pelaksanaan rezim pajak progresif tembakau,  membiarkan "runtuhnya" industri rokok kita, hingga membiarkan industri rokok kita diakuisisi oleh negara asing yang jadi pesaing kita," jelas Ricky, saat dihubungi media, Selasa (20/6)

Paling parah, membiarkan bangsa asing menarik rente ekonomi melalui berbagai kedok "foundation". Ricky menambahkan, pada fase ke 7 ini, asing bukan saja sedang ingin melumpuhkan para petani tembakau, melainkan juga sedangan secara sistematis membunuh petani tembakau kita.

Semua itu, kata Ricky, berbagai warning bahaya itu mestinya sangat mudah dipahami oleh para akademisi. Sayangnya banyak akademisi bukan saja tidak mempunyai integritas kebangsaan, melainkan jadi kepentingan asing dalam melumpuhkan kepentingan Indonesia sembari menerima dana-dana asing.

"Selama rezim pemerintah yang  berjalan masih dikelililingi para "mafia rente", maka pemerintah akan selalu plintat-plintut dan tidak akan pernah menyadari semua bahaya itu," tegasnya.

Situasi kian runyam dan buruk sejalan dengan diberlakukan nya "global first politic" oleh Rezim Jokowi, dan menjadi lebih buruk lagi bersamaan dengan tidak terukurnya proyeksi dan kepastian manfaat pembangunan dalam jangka menengah dan jangka panjang.

Menurut Ricky, ambisi keberhasilan Rezim Jokowi yang  diorientasikan pembangunan infrastrukur secara serentak melalui skema  utang dan konsesi pada dan untuk bangsa asing, hanyalah memberi kepastian manfaat jangka pendek bagi kontraktor dan supliernya.

Sedangkan dalam jangka menengah dan panjang, nilai ekonomi infrastruktur yang dibangun masih sangat diragukan.

"Jika dikaitkan dengan dinamika tersebut, maka semua petani tembakau perlu bersiap-siap untuk terpaksa menjual lahan mereka atas berbagai skenario okupasi yang sangat tidak bermoral melalui banyak pihak," pungkas Ricky.

KMP Unsri Bagi Sembako Gratis

PRABUMULIH, DS - Menjelang Hari Raya Iedul Fitri 1438 H, Keluarga Mahasiswa Prabumulih (KMP) UNSRI menyalurkan sebanyak 200 paket sembako lebaran. Kegiatan Penyaluran paket sembako ini diserahkan langsung kepada 200 orang Masyarakat yang kurang mampu di Kota prabumulih di halaman TK Ladas Berendai Jl Padat Karya Rt 02, Rw 03 Kel. Tugu Kecil, Rabu (21/06/2017).

Ketua Pelaksana kegiatan pembagian sembako gratis ini, Depta Arius menuturkan, penyaluran paket sembako  kepada 200 orang Masyarakat yang kurang mampu ini bertujuan untuk membantu meringankan biaya hidup para Masyarakat yang kurang mampu serta saling berbagi kebahagiaan antar sesama.

"Semoga paket sembako ini bisa bermanfaat bagi para mereka,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, para mahasiswa UNSRI asal Prabumulih mengumpulkan dana dengan cara melakukan penggalangan dana ke semua sekolah yang ada di Kota Prabumulih, melakukan penggalangan dana turun kejalan, serta menggalang dana melaui via transfer yang peyebaran informasinya di lakukan  di media sosial.

Uang yang terkumpul itulah mereka belikan Paket sembako yang akan diterima oleh 200 orang Masyarakat yang kurang mampu di Kota prabumulih ini  yang terdiri dari susu, gula, minyak goreng, dan lainnya.

Pantauan dilapangan, kegiatan tampak dihadiri oleh Asisten I Tata Pemerintahan H.M Kowi, MS.i dan beberapa pegawai pemerintah Kota Prabumukih serta masyarakat.

"Penyerahan paket sembako ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan berguna dalam menyambut hari raya Iedul Fitri, serta dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang kurang mampu, dan diharapkan kegiatan ini dapat berlangsung secara kontinu setiap tahunnya.”ujar M Kowi menjawab wartawan.

Wawako : Kembalikan Fungsi Masjid Sebagaimana Mestinya

PRABUMULIH,DS- Pembinaan Pengurus Takmir Masjid, Muadzin, dan MC Se-Kota Prabumulih dilaksanakan di Aula RSUD Kota Prabumulih, Selasa (20/06/2017). Pelaksanaan pembinaan ini terselenggara atas kerjasama Pemerintah, KEMENAG, dan MUI Kota Prabumulih. Pembinaaan ini dihadiri oleh 150 orang dari 50 masjid Se kota Prabumulih, yang setiap masjidnya mengirim 3 orang perwakilan untuk mengikuti pembinaan tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Kota Prabumulih, H. Andriansyah Fikri SH, menuturkan bahwa Pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan pembinaan agama seperti ini yang  pastinya akan membawa dampak yang positif bagi kehidupan bermasyarakat.

“Pembinaan Pengurus Takmir Masjid, Muadzin, dan MC Se-Kota Prabumulih sangat penting dilaksanakan karena salah satu kondisi masyarakat itu bergantung pada keadaan para pengurus masjidnya, semakin baik kondisi pengurus masjid maka keadaan masyarakat juga akan semakin baik, dan sebaliknya jika kondisi pengurus masjidnya buruk maka keadaan masyarakat juga akan semakin memburuk, oleh karena itu pembinaan dengan ilmu dan pengetahuan sangat berguna bagi kelangsungan masjid sebagai rumah ibadah dan masyarakat, dan Pemerintah Kota sangat mendukung acara-acara seperti ini.” tuturnya.

Dalam kesempatan ini juga, demi mencapai Prabumulih PRIMA yang berkualitas, H. Andriansyah Fikri SH mengajakkembalikan fungsi masjid ke tempat semula, yaitu sebagai rumah ibadah umat islam dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta tempat untuk menjalin silatuhrahim, bukan sebagai tempat penyebaran fitnah, penyebaran kebencian, dan lain sebagainya. Jangan sampai perbedaan membuat perpecahan di antara masyarakat, dan semoga kita dapat bersama-sama dapat menjaga kesatuan dan perdamaian di kota tercinta ini.” Ujarnya.

Ini Data Warga Binaan Rutan Prabumulih Penerima Remisi

PRABUMULIH, DS – Pemberian jatah remisi atau pengurangan masa hukuman jelang hari raya Idul Fitri 1438 Hijriah telah diusulkan pihak rutan kelas II B Prabumulih untuk tahun 2017 ini.

“Setiap tahun, pemerintah pusat telah memberi remisi bagi warga binaan yang telah mendekati masa bebas tahanannya yang bertepatan dengan hari besar. Kali ini dari 146 nama warga binaan, sebanyak 6 orang diusul untuk menerima jatah remisi diantaranya, Adrian Jaya Saputra bin Taufik selama 15 hari, Dedi Hermawan bin Yancik selama 15 hari, Fitriadi bin Otong Suhandi selama 1 bulan, Wahyudi Ramadhan bin Candra selama 1 bulan, Welianto bin Jontomi selama 1 bulan, dan Putri binti Rubi selama 15 hari.” Jelas Kepala Rutan kelas II B, Ronaldo De Vinci Talesa, A.Md, IP, SH, melalui Kambsip Pelayanan Tahanan, Hermiadi, S.Sos, yang ditemui Selasa siang tadi (20/06/2017) di ruangannya.

Hermiadi menambahkan juga usulan nama tersebut tinggal menunggu surat keputusan remisi dari pusat H-1 idul fitri tahun ini. (zah)

Tebar Kebahagian di Bulan Ramadan, IKASA Gelar AIR 3

PALEMBANG, DS – Di bulan Ramadhan tiap tahunnya, IKASA atau Ikatan Pemuda Peduli Sosial yang bermarkas di Jalan Famili 4 Siring Agung, Palembang, selalu dipadati dengan kegiatan amal, baik pengumpulan donasi, penjualan makanan ringan ala IKASA, merchandise, dll, dan penyerahan donasi yang terkumpul kepada instansi atau orang yang membutuhkan dan layak menerima bantuan yang tersebut.

Actions in Ramadhan jilid 3 (AiR 3), Sabtu s/d Minggu (17 s/d 18/06/2017), menjadi judul besar kegiatan amal IKASA tahun ketiga ini. Agenda hari pertama yaitu pembagian donasi berupa sajadah, mukena, pengharum ruangan, kurma dengan total per paketnya Rp 519 ribu di 10 masjid Palembang, selain itu, pembagian takjil on the road yang tak kalah meriah dimana keseluruhan anggota IKASA membagikan takjil langsung kepada orang yang membutuhkan di beberapa titik pusat keramaian masyarakat.

Agenda AiR 3 pada hari kedua yaitu pelaksanaan bakti sosial (baksos) dengan memberikan donasi pakaian, jilbab, buku, dll, kepada anak-anak penghuni Panti Asuhan Cahaya Umi Palembang. Selain pembagian donasi, acara di panti tersebut juga diisi acara perlombaan, mulai dari adzan, fashion show jilbab, sambung ayat hingga menggambar estafet yang menambah rasa keakraban dan kebersamaan anak-anak panti. Acara AiR 3 ditutup dengan agenda buka bersama (bukber) anggota IKASA dan anak-anak panti tersebut.

“Dari rangkaian kegiatan Actions in Ramadhan tahun ketiga kali ini, semoga IKASA terus mengembangkan scope penerima donasi, terutama adik-adik panti. Tidak hanya berupa bantuan dana dan barang, tapi juga berupa keterampilan dan pembelajaran sehingga mereka terus tumbuh dan berkembang dan menjadi generasi terbaik penerus bangsa.” Papar M. Roby Juliansyah, founder IKASA, Minggu (18/06/2017). zah

BSB Prabumulih Salurkan Bantuan ke Petugas Kebersihan

PRABUMULIH, DS - Sebanyak 283 petugas kebersihan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Prabumulih, mendapat pembagian paket sembako dari Bank Sumsel Babel Prabumulih, Rabu (15/06/2017).

Pembagian simbolis 283 paket sembako diserahkan langsung oleh pimpinan Cabang Bank Sumsel Babel Prabumulih, Arief Yulianto didampingi Kepala Dinas Perumahan dan kawasan Pemukiman Kota Prabumulih Toni Syalfriansyah, SH beserta Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Prabumulih Dwi Koryana.

Paket bantuan sembako sendiri diterima antusias oleh ratusan petugas kebersihan dan penyapu jalan yang biasa disebut dengan Pasukan Biru itu.

"Alhamdulillah kita sangat bersyukur sekali dengan adanya paket bantuan dari Bank Sumsel ini, sangat membantu kita apalagi menjelang hari raya idul fitri" ujar Halim satu dari petugas kebersihan.

Kepala Cabang BSB Prabumulih, Arief Yulianto mengatakan, bantuan yang diberikan tersebut merupakan bentuk kepedulian BSB Prabumulih kepada petugas kebersihan yang membuat kota Prabumulih tampak asri, beraih hingga mampu meraih piala adipura.

"Ini agenda tahunan BSB Kota Prabumulih sebagai bentuk kepedulian kepada petugas kebersihan. Sebab sejauh ini Kota Prabumulih mampu meraih adipura adalah berkat kerja keras dan kegigihan mereka. Jadi sangat pantas mereka mendapat perhatian yang bukan saja oleh BSB. Instansi lain juga kiranya dapat berbuat yang sama agar keindahan Kota Prabumulih dapat terus terjaga" ujarnya.

Dikatakan, melalui pemberian bantuan paket sembako ini diharapkan dapat meringankan beban dan membantu seluruh pasukan biru meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Kebersihan, Perumahan dan kawasan Pemukiman kota Prabumulih, Toni Salfriansyah mengucapkan terimakasih atas kepedulian BSB Prabumulih terhadap petugas kebersihan.

"Sejauh ini BSB Prabumulih selalu membantu petugas kebersihan melalui paket sembako. Meski nilainya kecil tapi hal itu sangat membantu para petugas kebersihan ditengah ekonomi yang sulit" ungkapnya seraya menambahkan bahwa BSB Prabumulih sejauh ini turut serta berperan dalam pembangunan di Kota Prabumulih yang salah satunya telah berhasil membangun taman di Kota Prabumulih menggunakan dana CSR.

Polda Sumsel Siap Amankan Perayaan Idul Fitri 1438 H

PALEMBANG, DS – Guna mewujudkan rasa aman kepada masyarakat yang akan merayakan hari raya Idul Fitri 1438 H, Kepolisian daerah (Polda) Sumatera Selatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Operasi Ramadniya Musi 2017. Kegiatan Rakor sendiri digelar di ruang rapat Bina Praja Pemprov Sumsel dan melibatkan Instansi lintas sektoral, Kamis (15/06/2017).

Untuk diketahui, Operasi Ramadniya 2017 merupakan operasi kemanusiaan terpusat, yang kegiatannya bersifat kemanusiaan dalam rangka memberikan perlindungan, pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat saat merayakan perayaan hari raya Idul Fitri 1438 H tahun 2017.

Khusus untuk Polda Sumsel, pengamanan hari raya idul fitri diberi sandi Operasi Ramadniya Musi 2017.

Operasi tersebut dibagi menjadi 4 satuan tugas seperti, Satgas Turbinjali, Kamseltibcarlantas, Lidik Sidik dan Banops, dengan tujuan operasi yakni mengamankan aktifitas masyarakat pada saat melaksanakan perayaan hari raya Idul Fitri 1438 H.

Selain pihak Kepolisian, operasi ini juga melibatkan beberapa Instansi dan lembaga Pemerintah,  seperti TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas perhubungan provinsi Sumatera Selatan.

“Dinas perhubungan provinsi angkutan harus siap, pengendalian pembanguan LRT dimana tanggal 19 Juni nanti sudah selesai pengerjaannya. Kami pastikan juga yaitu arus mudik dan balik jalur darat, H-7 sudah tidak ada lagi kegiatan perbaikan jalan, pembangunan posko keamanan dan alat berat,” Kata Ponco, Pejabat Dinas PU provinsi Sumsel dalam Rakor yang dihadiri langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto.

Dalam operasi Ramadniya Musi 2017 yang akan segera diresmikan, Kapolda Sumsel meminta agar seluruh satuan di lingkungan Polda Sumsel hingga polsek dapat bergerak melindungi masyarakat dengan meningkatan kamtibmas wilayah Sumatera Selatan.

Personel baik mengenakan seragam dinas maupun bebas saat bertugas di lapangan, agar dapat mengantisipasi tindak kejahatan aksi meminta-minta warga di jalan dan perlu diberikan tindakan tegas agar menimbulkan efek jerah.

“Pengelolaan arus lalu lintas, perlu penambahan jumlah rambu petunjuk di beberapa titik agar tidak menimbulkan kecelakaan bagi masyarakat yang melintasinya,” ujar Agung.

Selain itu kata Agung, operasi Ramadniya Musi 2017 menitik beratkan pada upaya menekan terjadinya laka lantas pada jalur Lintas Sumatera serta menurunnya kemacetan lalu lintas.

Kemudian menekan gangguan kamtibmas berupa kejahatan yang meresahkan masyarakat atau kejahatan 3C (Curas, Curat dan Curanmor). (zah)

Semarak Ramadhan, TK TPA Nurul Hidayah Adakan Lomba Islami

PRABUMULIH, DS- Semarak Ramadhan hampir dirasakan semua pihak, tanpa terkecuali anak-anak TK TPA Nurul Hidayah Kota Prabumulih. Lomba-lomba Islami untuk memeriahkan ramadhan itu diaadakan di Masjid Nurul Hidayah, Kelurahan Prabujaya, Kota Prabumulih, Kamis (15/06/2017).

Lomba-lomba islami yang diselenggrakan oleh pengurus masjid Nurul Hidayah ini menyediakan beberapa jenis lomba, diantaranya lomba adzan, lomba hafalan Juz Amma, dan lomba baca Al-Qur’an tingkat anak-anak. Adapun peserta yang mengikuti lomba-lomba islami ini berjumlah 45 Orang.

“ Untuk memeriahkan Ramadhan, Kami selaku pengurus masjid nurul hidayah mengadakan lomba-lomba islami ini dengan tujuan agar anak-anak memiliki semangat dalam belajar, berjuang dan berperestasi, dan supaya anak-anak ini dapat lebih memahami apa itu agama, islam, dan Al-Qur”an. Dan juga kegiatan ini juga sebagai bahan evaluasi terhadap pencapaian hasil proses belajar mengajar yang sedang di jalani oleh murid-murid TK TPA Nurul Hidayah” Tutur Ketua Masjid Nurul Hidayah, M Sarkowi.

Ia menambahkan, tema lomba lebih kepada peningkatan iman dan taqwa kepada Allah Swt.” Meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT untuk membentuk generasi penerus bangsa, yang cinta Agama dan negaranya,” jelasnya.

Pemkot Prabumulih Salurkan Bantuan Dana Operasional Tunjangan Ramadhan


PRABUMULIH, DS – Pemerintah kota Prabumulih melalui Dinas Sosial dengan bekerja sama kepemerintahan desa/kelurahan serta kesbanglinmas (Kesejahteraan Pembangunan dan Perlindungan Masyarakat) kota mencanangkan pembagian bantuan dana operasional.

Penyaluran bantuan dana operasional kali ini berupa uang tali kasih kepada anggota LVRI, warakauri piveri & perip, dana transportasi kepada para ustadz & ustadzah TK/TPA, petugas kebersihan taman makam pahlawan (TMP), petugas kebersihan pemakaman umum (TPU), penjaga masjid dan tempat ibadah non muslim.

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada guru ngaji tradisional, petugas memandikan & mengkafani jenazah, anggota pekerja sosial masyarakat (PSM) & tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKS), taruna siaga bencana (TAGANA), insentif ketua RT/RW sekaligus penyerahan honorarium bagi ketua lembaga adat kelurahan/desa serta penyerahan honorarium linmas pada triwulan ke-2 untuk April hingga Juni 2017 di pendopoan rumdin Walikota Prabumulih, Rabu, (14/06/2017).

“Saya berterima kasih para hadirin dapat hadir untuk menerima bantuan dana operasional kali ini. Saya mengajak dengan pemberian dana insentif ini, mari kita tanamkan rasa memiliki, rasa sayang kepada kota kita tercinta ini. Saya khawatir, masyarakat kita akan mulai merasa masa bodoh, tidak peduli dengan ancaman dari luar yang ingin mengeruk sumber kekayaan baik alam maupun fasilitas umum kota Prabumulih. Maka di bulan Ramadhan kali ini, mari kita bertanggung jawab menjaga kota Prabumulih sebab masa depan kita nanti berawal dari kebiasaan kita hari ini.” Papar Ir. H. Ridho Yahya, MM, dalam pidato kata sambutannya.

Selain dana insentif, pemberian bantuan untuk masyarakat difabel berupa kursi roda sebanyak 5 unit dan minuman kaleng diserahkan juga kepada warga pada pembagian kali kedua ini.

Kepala Bidang Pelayanan Dinas Sosial Kota Prabumulih, Hermantono, MA.Pd, yang ditemui saat membagikan unit kursi roda tak jauh dari pembagian uang insentif, mengungkapkan bahwa kegiatan kali ini berbeda dari yang biasanya. 

"Biasanya pembagian berupa kursi roda dan snack yang kami bagikan pada event sebelumnya, namun karena kali ini bertepatan dengan bulan Ramadhan, cukup bantuan berupa kursi roda. Pak wako juga memberi bantuan minuman kaleng soda 1 kotak kepada tiap warga sehingga masyarakat makin senang dengan bantuan kali ini" ujarnya.

Antusias berbagai lapisan masyarakat cukup tinggi dan sangat berharap bantuan selanjutnya lebih bervariatif.

“Senang sekali kami dengan bantuan kursi roda ini, sudah kami tunggu-tunggu bantuan dari pemerintah kota ini. Saya harap, bantuan selanjutnya lebih banyak lagi.” ujar Safnirzal (57) sesaat setelah menerima bantuan. (zah)