NEWS

Slider

Kuota 360, Pendaftar ke MTsN Prabumulih Membludak

PRABUMULIH, DS- Menjelang Tahun Ajaran Baru 2017/2018, sekolah-sekolah di hampir seluruh Indonesia mulai disibukkan dengan aktivitas penerimaan siswa  baru (PSB). Aktivitas ini juga terlihat di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN ) Kota Prabumulih yang terletak di Jalan Angkatan 45 No 283 Kota Prabumulih, Rabu (31/05/2017).

Waka Kesiswaan MtsN Kota Prabumulih Umar Hasan saat ditemui Duta Sumsel di ruang kerjanya mengungkapkan, pendaftaran calon peserta didik di MTsN Prabumulih ini sudah di mulai sejak tanggal 22 mei sampai dengan 05 Juni 2017.

"Untuk saat ini jumlah calon peserta didik yang melamar berjumlah kurang lebih 470 calon siswa, sedangkan untuk kuota kursi sendiri, kami pihak sekolah menyiapkan 360 kursi untuk siswa yang diterima dan akan di bagi menjadi 10 kelas" ujarnya.

Sementara syarat diterima di MTsN Prabumulih ini para calon siswa di wajibkan mengikuti beberapa tahapan yaitu dimulai dari pengisisan formulir pendaftaran dan penyerahan berkas dilanjut dengan test baca Qur’an, untuk test tertulisnya sendiri akan di mulai tanggal 7 Juni dan pengumumam hasilnya itu tanggal 8 juni 2017.

Sebagai sekolah berbasis agama, dalam proses penerimaan siswa baru, MTsN Prabumulih mewajibkan calon siswa nya untuk bisa mengaji Al-Qur’an, jika tidak bisa,  maka dapat dipastikan calon siswa tersebut tidak akan di terima di MTsN Kota Prabumulih.

“Kita juga membuka jalur pendaftaran melalui akademik dan non akademik (prestasi), untuk calon siswa yang mendaftar melalui jalur ini diwajibkan mengikuti test tertulis dan menyertakan bukti-bukti prestasinya seperti piagam-piagam penghargaan yang didapatkan" imbuhnya.

Dalam penerimaan calon siswa baru ini lanjut M Umar Hasan, diharapkan siswa-siswa yang nantinya akan diterima di MtsN Kota Prabumulih dapat belajar dengan serius dan tekun, sehingga ketika mereka di nyatakan lulus dan keluar dari MTsN Kota Prabumulih ini memiliki akhlak yang mulia, sopan santun terhadap orang tua, pandai membaca dan menulis Al-Qur’an, serta dapat menjalankan Sholat 5 waktu yang merupakan kewajiban sebagai seorang muslim. (red/rah)

Ujian Semester SMK PGRI Prabumulih Gunakan Sistem CBT

PRABUMULIH, DS – Ujian menggunakan sistem CBT (Computer Basic Test) sudah sering diterapkan di tiap sekolah, khususnya tingkat SMA dan SMK. Seperti SMK PGRI 2 Kota Prabumulih, Selasa (30/05/2017) menggelar ujian semester genap menggunakan sistem CBT yang diikuti oleh seluruh siswa kelas  X dan XI, sekitar 270 peserta.

Kepala SMK PGRI 2 Kota Prabumulih Wahyu Jatmiko, S.Pd  melalui Heni Wahyuni S.Pd ketika ditemui Duta Sumsel mengatakan, ujian dengan CBT tingkat SMA maupun SMK sudah diberlakukan oleh Pemerintah. Persyaratan menggunakan CBT yaitu wajib ada prasarana komputer. Dengan menggunakan metode sistem CBT  dinilai sangat berdampak positif dan mampu mendorong kejujuran siswa.

"Dengan sismtem CBT, Tidak mungkin siswa bisa menyontek melirik ke kiri dan ke kanan. Karena soal yang ditampilkan tidak sama. Intinya dengan menggunakan sistem ini sangat berdampak positif dan mampu mendorong kejujuran terhadap para siswa saat mengerjakan soal ujian" ujarnya.

Dikatakan, ujian sekolah di SMK PGRI 2 Kota Prabumulih telah di laksanakan sejak senin 29 Mei 2017 dan akan berakhir sampai tanggal 7 Juni 2017. CBT menurut Jatmiko, hampir sama seperti Ujian nasional yang menggunakan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang pelaksanaannya menggunakan sistem jaringan komputer.

"CBT sendiri sudah di gunakan sejak beberapa tahun sebelumnya. Tujuannya tidak lain agar siswa dapat terbiasa mengerjakan soal ujian dengan mandiri. Yang kedua, ketika menghadapi ujian nasional nanti tidak kaget. CBT sendiri juga mampu meminimalisir biaya operasional sekolah" papar Heni Wahyuni saat ditemui duta sumsel Selasa (30/05/2017). (ken)

105 Siswa SDN 51 Prabumulih Gelar UUB

PRABUMULIH, DS - Sedikitnya 105 siswa SDN 51 Tanjung Raman Prabumulih Selatan Kota Prabumulih mengikuti ulangan umum bersama (UUB) tahun ajaran 2016/2017. Pelaksanaan ulangan dimulai sejak 29 mei 2017 dan akan berakhir pada tanggal 3 juni 2017. 

"Ulangan Umum Bersama ini telah dilaksanakan sejak tanggal 29 mei 2017 dan akan berakhir pada tanggal 3 juni 2017. Jadwal ulangan Untuk kelas 1, 2 dimulai dari pukul 07.30 sampai dengan 09.30 dan untuk kelas 3, 4, dan 5 dimulai pada pukul 07.30 sampai dengan 11.00" Wakil kepala sekolah SDN 51 Tanjung Raman, Pelita yuliastuti daro, S.Pd.

Pelaksanaan ulangan umum tersebut lanjutnya, diikuti 105 orang siswa yang semuanya hadir dan tidak satupun yang berhalangan. Sejak ulangan digelar tidak ada kendala berarti dan seluruh kegiatan berjalan dengan lancar     

"Alhamdulillah kegiatan ulangan umum di SDN 51 berjalan lancar dan tidak menemui kendala" ujarnya kepada Duta Sumsel saat disambangi di ruang kerjanya Selasa (30/05/2017).             

Sejak mulai  dilaksanakan ulangan umum sampai hari ini semua Siswa dari kelas 1 sampai kelas 5 SD hingga hari ini tidak ada yang berhalangan hadir. Kita berharap semoga semua siswa yang mengikuti ulangan umum ini mendapatkan nilai bagus, naik kelas, dan target kurikulum tercapai, pungkasnya. (endika)

Sepakat 6 Raperda Baru Prabumulih Dibahas di Tingkat Pansus

PRABUMULIH, DS – Rapat paripurna DPRD kota Prabumulih hari ini, Selasa (30/05/2017), dengan agenda penyampaian jawaban walikota Prabumulih, Ir, H Ridho Yahya, MM terkait pemaparan fraksi mengenai penetapan 6 raperda (rancangan peraturan daerah) Kota Prabumulih berjalan dengan tertib dan lancar.

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Prabumulih Ahmad Palo, SE, dan dihadiri oleh seluruh pimpinan fraksi di DPRD Kota Prabumulih.

Dalam sambutannya, Walikota Prabumulih Ir, H Ridho Yahya, MM melalui Wakil Walikota H. Andriansyah Fikri, SH, mengaku menerima menyetujui terhadap pemaparan fraksi pada rapat Senin kemarin (29/05/2017) untuk membawa pembahasan 6 raperda tersebut ke tingkat Pansus.

“Kami berterima kasih kepada fraksi PPP, Golkar, Demokrat, NasDem, PBB, Hanura, dan PKP Indonesia Kota Prabumulih yang telah menerima, menyetujui, dan merekomendasikan kepada Pansus untuk melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai keenam raperda kota Prabumulih. Kami harap, anggota dewan dapat memberi dukungan, tanggapan, dan saran terhadap raperda yang akan dibentuk.” Jelas wakil walikota Prabumulih.

Mengenai pembentukan panitia khusus tersebut, rapat paripurna digelar tertutup. Rapat diskors kembali hingga Senin, 10 Juli 2017 dengan agenda pengabulan DPRD dan penandatangan raperda kota Prabumulih (zah)

Sinergi Sriwijaya Rumah Zakat “Berduet “ Kumpulkan Dana

PRABUMULIH, DS - Mengisi ramadhan dengan berbagi kebaikan kepada sesama  adalah salah satu visi dari Sinergi Sriwijaya sebagai Local of Partner Rumah Zakat. Oleh karena itu, Sinergi Sriwijaya-Rumah Zakat menyiapkan program-program selama bulan Ramadhan.

Sinergi Sriwijaya yang berdiri pada tahun 2016, merupakan suatu lembaga filantropi yang fokus dalam pemberdayaan masyarakat Indonesia khususnya SUMSEL. Sinergi Sriwijaya yang telah menjalin kerjasama dengan rumah zakat ini berupaya mengumpulkan dana Zakat, Infaq, Sadaqoh dari para donatur yang nantinya akan di salurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan kuhusnya di wilayah SUMSEL. 

Saat di temui dikantornya di kelurahan Wonosari Prabumulih, Selasa (30/05/2017), Desti Fajarini selaku ketua fasilitator dari Sinergi Sriwijaya dan Rumah Zakat ini mengatakan bahwa, Dalam ramadhan ini pihaknya dan relawan lainya akan menjalankan program ZISKO yaitu (Zakat, Infaq, Sadaqoh, Konsultan).

"Program ini bertujuan untuk mengumpulkan dana Zakat,Infaq, Sadaqoh dari para donatur, dan jika ada para donatur yang tidak bisa menghitung berapa jumlah Zakat , Infaq, Dan Sadaqah yang akan mereka keluarkan, maka kami akan mengirim para konsultan untuk membantu menghitung harta-harta yang harus di keluarkan, jadi untuk para donatur jangan merasa khawatir jika tidak bisa menghitung jumlah yang harus dikeluarkan, karena kami siap melayani dan membantu menghitungnya” Ujar Fazarini.

Dikatakan, dana yang diperoleh dari para donatur yang dikumpulkan dari masing-masing daerah yang ada di wilayah Sumatera Selatan ini nantinya dikirimkan dan dikumpulkan secara terpusat di Sinergi Sriwijaya.

"Setelah terkumpul,  dana yang masuk kemudian akan dikirimkan ke Rumah Zakat untuk di salurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, yaitu kepada para fakir dan miskin, mustahiq , santunan kaum dhuafa, beasiswa sekolah" imbuhnya.

Bertepatan pada Ramadhan kali ini lanjut Fazarini, sinergi swrijiaya- rumah zakat akan melakukan sebar takjil di setiap kajian-kajian di kota prabumulih dengan menjalin kerjasama  dengan forum dan komunitas-komunitas keagamaan. Adapun harapan dari Sinergi-Sriwijaya sebagai local of partner Rumah zakat yaitu mengajak semua pihak ataupun para donatur untuk mengeluarkan sebagian hartanya untuk di zakatkan, atau di infaq serta sodaqoh guna berbagi senyuman kepada pihak-pihak yang membutuhkan. (rah)

Tercepat Dalam Laporan, Prabumulih kembali Raih WTP

PRABUMULIH, DS - Kota Prabumulih menjadi satu-satunya daerah yang paling tercepat dalam menyampaikan Laporan Hasil Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan.  Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi Kota Prabumulih yang baru berusia 15 tahun ini.  Untuk itu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melalui perwakilan Sumatera Selatan memberikan penghargaan (reward) Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)  kepada Pemerintah Kota Prabumulih.

“WTP ini merupakan yang keempat kalinya, Alhamdulillah, kita berhasil mempertahankan WTP,  sebagai Walikota, saya mengucapkan terima kasih terhadap jajaran Pemerintah Kota Prabumulih yang telah bekerja keras dalam menyelesaikan laporan keuangan,” ujar Walikota Prabumulih H Ridho Yahya, Jumat (26/5/2017).

Anggota V BPK RI Pusat Ir Isma Yatun MT didampingi Kepala Perwakilan BPK Sumsel Maman Abdurrahman SE, MM, AK langsung menyerahkan hasil  pemeriksaan keuangan  kepada Pemerintah Kota Prabumulih, diterima Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri, di Gedung Perwakilan BPK Sumatera Selatan, Jumat (26/5).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Kota Prabumulih Ahmad Palo, Kepala Badan Keuangan Daerah Prabumulih Jauhar Fahri, Sekretaris DPRD Prabumulih Heriyani, dan Kepala Bagian Humas dan Protokol  Sri Prameswari Yudistira, SH, MH.

“Ini kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kota Prabumulih,semoga , penghargaan ini dapat dipertahankan di masa mendatang,” ujar Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri.

Isma Yatun memuji kinerja Pemerintah Kota Prabumulih yang bergerak cepat menyelesaikan laporan keuangannya untuk kemudian diserahkan ke BPK. Menurutnya, ini daerah pertama di Sumatera Selatan yang tercepat menyampaikan laporan keuangan dan tercepat pula mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Kota Prabumulih mendapat opini WTP serta menjadi kota pertama di seluruh Sumatera Selatan menyerahkan laporan keuangan. Untuk itu diharapkan dipertahankan di masa yang akan datang,” ujar Isma Yatun.

Ia menambahkan, dalam Sistem Akutansi Pemerintahan (SAP) Akrual, Prabumulih mendapat WTP yang kedua. Namun secara keseluruhan, WTP ini untuk keeempat kalinya. Isma mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Prabumulih, sebab dalam Sistem Akutansi Pemerintahan Akrual, Prabumulih sudah dua kali menggondol WTP.

Ketua DPRD Kota Prabumulih Ahmad Palo mengatakan, diraihnya WTP bagi Kota Prabumulih cermin keselerasan eksekutif dan legislatif. Artinya, fungsi pengawasan dewan sudah berjalan dengan baik.

“Saya ucapkan terima kasih kepada tim Audit, yang telah bekerja keras, semoga prestasi ini dapat dipertahankan di masa mendatang,’ ujar Palo. (hms)

Hiasi Hari-hari Puasa dengan Akademi Ramadhan ala FBI Prabumulih

PRABUMULIH, DS – Istilah akademi biasanya dikaitkan dengan karantina, pendalaman ilmu, dengan proses penempahan diri dengan pemberian materi, dsb, untuk tiap pesertanya yang tergabung. Begitu pula tujuan digelarnya Akademi Ramadhan 1438 H yang dihelat FBI (Forum Bersama Irmas) hari ini, Minggu (28/05) di masjid Al Hijrah, kompleks Perumahan Gn. Ibul, Prabumulih.

“Akademi yang sering kita dengar marak ini seperti, akademi dangdut, akademi fantasi, kan?” Kelakar Resa Wirasetya, ketua FBI diawal kata sambutannya.

“Maka dari itu, dengan memanfaatkan momen bulan Ramadhan, bulan penuh limpahan keberkahan dan pahala yang berkali lipat, FBI mengajak adik-adik irmas (ikatan remaja masjid, red) utusan dari berbagai sekolah, untuk bergerak sama-sama meningkatkan ibadah di bulan suci ini agar kita memperoleh limpahan pahala yang terkandung dengan mengisi tiap harinya dengan amalan-amalan selama Ramadhan. Akademi ini terdiri dari 3 pertemuan, pekan perdananya hari ini, pekan kedua pada 4 Juni di masjid Al Hidayah Duspra, dan pekan terakhir 11 Juni di masjid Darussalam komperta. Diharapkan adik-adik dapat mengikuti runtutan ketiga acaranya dan tunjukkan bahwa Ramadhan kali ini lebih baik dari sebelumnya.” Pungkas Resa.

Ketua pelaksana acara, Al Mukhlas Abdi menambahkan, “Puji syukur pada Allah atas nikmat keringanan melangkah adik-adik menuju majelis ilmu ini dan kesempatan bertemu kembali di Ramadhan kali ini bagi kita. Bayangkan jika ini Ramadhan terakhir kita, amalan apa yang telah kita perbuat? Maka dari itu, berikanlah sesuatu yang terbaik untuk bekal akhirat kelak dengan fastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan, meningkatkan ibadah amal sholeh agar kelak memperoleh surga-Nya.”

Akademi Ramadhan tersebut diawali mendengarkan tausiyah, games kekompakan antar peserta, dan penjelasan amalan selama Ramadhan dari pengurus FBI.

“Wajibnya puasa Ramadhan, merupakan perintah Allah langsung kepada hamba-Nya yang beriman dalam QS Al Baqarah ayat 183. Sebab ia adalah salah satu rukun islam yang sudah jadi kewajiban tiap muslim dan muslimah mengerjakannya. Dalam berpuasa, kita tidak hanya menahan lapar dan haus, tapi lebih dari itu, kita harus dapat menahan mata, pandangan yang diharamkan, telinga, mendengar yang tak disyariatkan, mulut, berkata yang kurang manfaat, kaki, melangkah ke tempat maksiat, dan hawa nafsu yang dapat mengantarkan ke panasnya api neraka" Ujar Ustad Sazirun



Menurutnya, alangkah mulianya orang yang berhasil melewati Ramadhan dengan menghiasi hari-harinya dengan mendekatkan diri kepada Allah, menambah amal kebaikan, serta menghindari diri dari perbuatan haram dan sia-sia, laksana ulat belatung yang bermetamorfosis sempurna menjadi kupu-kupu dengan segala keindahan rupanya melalui masa penempaannya menjadi yang lebih baik.(zah)

Usai Ujian SDN 23 Prabumulih Gelar Tamasya

PRABUMULIH, DS – Pelepasan sekaligus rekreasi dalam berwisata bersama merupakan hal yang berbeda di lakukan oleh Sekolah Dasar Negeri 23 Prabumulih, Jalan Bukit Besar Kelurahan Majasari, Prabumulih Selatan. Kegiatan rekreasi dalam upaya luapan kegembiraan ini dilakukan karena para siswa dinilai berhasil menyelesaikan ujian pendidikan.

"Ini merupakan hal yang biasa di lakukan oleh sekolah. Intinya untuk menghibur para siswa yang telah berhasil melewati masa ujian. Agar mereka tidak stres. Kalau Biasanya sih acara pelepasan identik dengan luapan haru antar murid dan guru saja. Namun kali ini berdasarkan kesepakatan antar orang tua siswa, pihak sekolah sepakat mengajak anak murid rekreasi bersama" ujar Kepala Sekolah SDN 23 Prabumulih Edi Dartis.

Dikatakan, Acara rekreasi atau tamasya digelar bertujuan memperkenalkan kepada anak-anak kepada dunia luar. Meskipun tujuan utama adalah liburan, namun pendidikan akan tetap diutamakan. Adapun rangkayan wisata para siswa nantinya lanjut Dartis, akan mengunjungi Al-quran raksasa di Gandus Palembang. Setelah perjalanan dilanjutkan ke opi water park di Jakabaring.

Disinggung soal dana yang digunakan untuk acara rekreasi siwa, Dartis mengungkapkan, dalam kegiatan kali ini pihak sekolah menggunakan biaya operasional dibantu sumbangan dari donatur yang tidak mengikat.

Pengguna Jalan Keluhkan Parkir Semraut di Pasar Bedug

PRABUMULIH, DS – Kesemrawutan parkir pasar beduk kota prabumulih, yang terletak di lokasi Taman Tugu Kecil kota prabumulih mulai dikeluhkan pengguna Jalan. Hari pertama pasar bedug diresmikan membuat arus lalulintas di Jalan Jenderal Sudirman Tugu Kecil macet. 

Selain ramainya pengunjung pasar bedug, Penyebab macetnya arus lalulintas diketahui akibat parkir yang tidak tersusun dengan rapi, Senin (29/05/2017).

Kemacetan pun menjadi pemandangan utama saat hari menjelang maghrib di Taman Tugu Kecil dimana lokasi Pasar Bedug digelar. Kebisingan klakson kenderaan silih berganti mewarnai kemacetan sore itu. Meski aparat kepolisian telah disiakan, Namun ramainya pengunjung tidak membuat kemacetan berkurang.

Pantauan koran ini, kawasan parkir di lokasi pasar bedug hanya menggunakan 1 jalur baik bagi kenderaan yang masuk dan keluar. Sempitnya lahan pasar bedug membuat juru parkir kewalahan mengatur para pengunjung memarkirkan kenderaanya. (kendi)

Sidak Pasar Bedug, Dinkes Prabumulih Temukan ini Pada Makanan

PRABUMULIH, DS – Dinas Kesehatan (Dinkes, red) Kota Prabumulih temukan sejumlah bahan pengawet berbahaya yang terkandung pada makanan yang dijajakan di pasar bedug Tugu Kecil Prabumulih Timur Kota Prabumulih. Temuan itu didapati oleh petugas saat melakukan pemeriksaan sejumlah makanan yang dijual pedagang di pasar bedug pada Senin (29/5).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan secara mendadak tersebut, ditemukan sejumlah makanan yang mengandung zat berbahaya berupa formalin. Kandungan formalin ditemukan dalam jenis makanan yang berbahan dasar mie seperti rujak mie dan tahu. Dari temuan tersebut Dinkes pun kemudian menarik makanan berbahaya tersebut agar tidak diperjualbelikan kepada masyarakat.

Kepala Dinkes, dr Happy Tedjo menegaskan, pemeriksaan terhadap sejumlah makanan yang dijajakan di pasar bedug tersebut bertujuan untuk mengantisipasi pedagang nakal yang menjual makanan tidak sehat kepada pembeli.

"Dari sejumlah makanan dan minuman yang kita periksa ada dua jenis makanan yang mengandung bahan formalin seperti rujak mie dan tahu. kita sudah tarik dari pedagang dan memberikan peringatan agar pedagang tidak lagi menggunakan atau menjual makanan yang menggunakan bahan formalin," ujar Tedjo.

Lebih lanjut Tedjo mengatakan, pemeriksaan dilakukan secara langsung dihadapan para pedagang. Hal itu bertujuan agar pedagang mengetahui jika bahan olahan makanan yang mereka gunakan mengandung bahan berbahaya yang tidak semestinya digunakan untuk makanan.

"Jadi pedagang bisa mengetahuinya secara langsung dan tidak lagi menggunakan bahan olahan makanan yang biasa mereka gunakan. Kita ingin pedagang berlaku jujur dan menjualan makanan dan minuman yang steril, higienis dan sehat untuk dikonsumsi," imbuhnya.

Masih kata Tedjo, pihaknya tidak akan berhenti untuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah makanan yang dijajakan pedagang di pasar bedug. Bahkan kedepan pihaknya juga akan melakukan sidak langsung ke sejumlah pedagang di pasar.

"Kita akan cari darimana asalnya bahan makanan yang mengandung formalin itu diperoleh para pedagang makanan ini. Dalam waktu dekat kita akan sidak ke pasar, karena para pedagang mengaku membeli bahan olahan makanan tersebut dari pedagang di pasar," tegasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang yang kedapatan menjual makanan mengandung zat formalin mengaku tidak mengetahui jika bahan olahan makanan yang digunakan mengandung formalin. 



Pasalnya, bahan olahan makanan tersebut diperoleh dari pasar. "Mie basah ini saya beli di pasar, saya juga tidak tahu kalau mie basah ini mengandung formalin. Kalau saya tahu pastinya saya tidak akan menggunakannya untuk bahan olahan makanan," tandasnya seraya enggan menyebutkan namanya. (Kendi)