NEWS

Slider

Kapolsek Pemulutan Tanggapi “Curhatan” warga kecamatan Pemuutan Selatan dan Berikan Himbauwan kepada warga

 

 


OGAN ILIR , Duta Sumsel –  Sebagai Bentuk respons cepat kepada masyarakat Polsek Pemulutan mengadakan kembali kegiatan Jumat Curhat sebagai tindak lanjuti dari instruksi Kapolda Sumatera Selatan melalui Kapolres Ogan Ilir.


Selain menampung keluhan warga IPTU NUGRAH ANGGA OKTARI, SH juga mengatakan jika Jumat Curhat sebagai upaya mempererat silaturahmi serta menjaga komunikasi masyarakat dan Polri. Ditambah lagi untuk mengimplementasikan Polri hadir di tengah masyarakat.


 “ jum’at curat “ merupakan program dari kapolri agar masyarakat lebih dekat dengan polri serta dapat mendengar langsung keluhan masyarakat agar keluhannya segera direspon oleh kepolisian.

Jumat curhat kalini di selenggarakan  Kegiatan Jum'at Curhat Polsek Pemulutan dengan Perangkat desa, Toga dan Tomas di kecamatan  Pemulutan Selatan Kab. Ogan Ilir

Dalam kesempatan itu, kapolsek Bersama Kanit binmas sambang ke kantor  kecamatan Pemulutan Selatan untuk melaksanakan giat Jumat curhat bersama masyarakat Tomas, Toga dan Todat  untuk mendengarkan keluhan dan usul saran masyarakat sehubungan dengan situasi Kamtibmas yang harus dijaga bersama-sama, sehingga terbentuk Kamtibmas yang aman kondusif.

Kapolsek  juga menghimbau tentang Waspada Bencana Alam,seperti banjir dan  waspada bahaya kebakaran dan sosialisasi tentang hukum pidana serta himbauan tentang kamtibmas sedangkan personil Pospol Mensosialisasikan tentang bahaya penggunaan Narkoba ,Adapun pertanyaan dan saran dari Masyarakat yang diawali Ibu Fatimah menanyakan apakah benar untuk pengaduan kekerasan terhadap anak dibawah umur tidak bisa dilayani di Polsek Pemulutan? dan harus ke Polres untuk membuat laporan pengaduannya?

“Tidak benar Ibu, semua laporan pengaduan yg berkaitan dengan tindak pidana bisa dilaporkan ke Polsek Pemulutan, Namun untuk pengaduan yg menyangkut kekerasan terhadap anak laporan tetap kita terima dan  untuk proses selanjutnya akan kita limpahkan ke Unit PPA yg ada di polres, karena di Polsek belum ada unit PPA yg khusus menangani Tindak pidana kekerasan terhadap anak, demikian ibu” ujar kapolsek 

Di lanjutkan Bapak Agus selaku Sekretaris desa memberikan informasi bahwa Poskamling atau pos ronda malam yg telah dibentuk  saat ini sudah berjalan secara aktif, guna menjaga Kamtibmas didesa, apalagi saat inj curah hujan sepertinya mulai meningkat lagi sehingga bisa saja mengakibatkan kerawanan bencana alam seperti banjir air pasang dari daerah hulu sungai  yg mana beberapa hari yg lalu di daerah hulu terjadi banjir yg tentunya air dari daerah tersebut akan mengalir ke sungai ogan yg melintasi desa ini, sehingga bisa berdampak kerawanan kamtibmas, untuk itu kami masyarakat mohon bimbingan dan arahnya dari bapak polisi untuk pelaksanaan ronda malam tersebut.

“Terimakasih Informasinya, untuk saat ini kami dari Polsek pemulutan terus berusaha untuk selalu melindungi dan mengayomi masyarakat salah satunya yaitu menempatkan satu orang Bhabinkamtibmas di setiap desa, untuk dapat membantu masyarakat desa dalam menyelesaikan masalah didesa, selain dari pada itu kami juga telah melaksanakan giat patroli pada setiap hari siang maupun malam, dan dengan adanya informasi dari pak Kades bahwa saat ini telah dibentuk pos ronda malam kami sangat mengapresiasi sekali, semoga kedepanya nanti akan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lainya untuk juga dapat mendirikan pos-pos ronda seperti ini untuk dapat menjaga kamtibmas saat situasi air pasang seperti saat ini, dan tentunya Babinkamtibmas dari Polsek Pemulutan akan selalu membantu dan membimbing jalanya pelaksanaan ronda malam di desa Teluk Kecapi ini  nanti, dan apabila masyarakat memerlukan bantuan Polisi masyarakat dapat juga menghubungi call center 110” lanjut kapolsek 


Ditambahkan Andi tokoh masyarakat desa tersebut memberikan informasi bahwasanya dibeberapa anak sungai di desa teluk kecapi dan sekitarnya masih sering terlihat warga desa yang menangkap ikan dengan alat setrum, perairan karena sudah beberapa kali warga menegur warga yang menyetrum ikan tersebut tetapi tidak diindahkan. mohon dari Polsek pemulutan bisa melakukan tindakan tegas kepada masyarakat yg menyetrum ikan tersebut .

“Terima kasih saudara Andi atas informasinya memang kami sering mendengar beberapa keluhan masyarakat tentang adanya beberapa warga yang menangkap ikan dengan menggunakan alat setrum, sebenarnya disetiap ada pertemuan kami melalui bhabinkamtibmas sudah sering menyampaikan himbauan agar masyarakat tidak menangkap ikan dengan alat setrum, karena selain dilarang undang undang juga karena berbahaya bagi keselamatan jiwa manusia dan juga mengganggu jalanya ekosistem dan berdampak bagi kelestarian alam kita, untuk itu apabila bapak ibu ada melihat orang yg sedang menyetrum ikan tersebut segera memberitahu kami supaya kami bisa segera bertindak,   demikian” tutup nya.

Hendak Selundupan Kiloan Ganjah, Kering Dua Pelaku Berhasil Dibekuk Sat Resnarkoba Polresta Sorong Kota



Sorong, Duta Sumsel - Sat Resnarkoba Polresta Sorong Kota Berhasil Gagalkan Penyeludupan Ganjah Kering Siap Edar Sebanyak 5 Kilo Gram Lebih, Yang di kemas dalam plastik putih Sebayak 300 Bungkus.


"Berawal informasi dari masyarakat , Satuan Reserse Narkoba Polresta Sorong Kota, yang di Pimpin langsung Oleh Kasat, IPTU Rachmat Djakatara, S.Tr.K., S.I.K., M.Si, Berhasil Meringkus  2 Orang Pelaku yang Mencoba Selundupkan Kiloan Ganjah Kering.


Pelaku Bernama AD Sulfikar (23) Tahun Warga Jln. Sudirman blakang Gor, Kel Malabutor distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Selanjutnya LD Somokil (28) Tahun Tercatat Sebagai Warga Jln.mawar klademak IIIA Kita Sorong.


"Dua Orang Pelaku ini Nekat Mencoba Kelabui Petugas Membawah Narkotik Jenis Ganjah Melalui jalur Pesawat Dari Jaya Pura Menuju Kota Sorong.


Kedua Pelaku Ini, Memang Sudah Menjadi Target Oprasi (TO)," Kata Kapolresta Kombes Happy Perdana Yudianto Melalui Kasat Narkoba. Minggu (19/01/2025) .


Ketika Mendapatkan Informasi kedua Pelaku Tersebut, Anggota Langsung melakukan Penyelidikan, pada pukul 15:15 WIT Petugas Berhasil Mengamankan Kedua pelaku, menggeladah barang Milinya, Hal hasil Petugas Menemukan Bungkusan Plastik di dalam Koper warna biru Yang di kemas dalam tas kain berisikan Narkotika jenis Ganjah"Ujar kasat.


Selanjutnya Kedua Pelaku di bawah ke Polresta  Beserta barang Bukti Guna penyelidikan lebih lanjut." Adapun barang Bukti yang berhasil diamankan, 1  iPhone 11 warna merah hitam dan 1 handphone Realmi warna Hitam, Serta koper Berisikan Ganjah Kering kurang Lebih Sebanyak Lima Kilo gram ,"Terang Rachmat."(Yix)

Kepala Dinas PUPR Ogan Ilir Awasi Perbaikan Jalan Provinsi

OGAN ILIR, Duta sumael - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan penataan Ruang  (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir (OI) Ruslan, ST, MT mengawasi perbaikan jalan Provinsi mulai dari Desa Meranjat Kecamatan Indralaya Selatan sampai Desa Tambang Rambang Kecamatan Rambang Kuang dan juga jembatan di Desa Tebedak Kecamatan Payaraman.


"Ya, sebelumnya kita sudah menyurati pihak PUPR Provinsi Sumsel untuk perbaikan akses jalan Provinsi dari Meranjat sampai Tambang Rambang namun belum ada jawaban, akhirnya kami berinisiatif untuk memperbaikinya dengan menggunakan dana penanggulangan atau dana tanggap darurat," kata Kepala Dinas PUPR OI Ruslan saat dibincangi di ruang kerjanya, Kamis (16/1/2025).


Dikatakannya, rusaknya akses jalan Provinsi tersebut dikarenakan seringnya terendam air apalagi saat ini tingginya curah hujan ditambah tidak adanya drainase sepanjang jalan tersebut.


"Kami juga menyurati kembali pihak Provinsi untuk dibuatkan drainase agar akses jalan tersebut tidak terendam air lagi pada saat masuknya musim hujan," ujarnya.


Terlepas hal ini juga, pihak Dinas PUPR Ogan Ilir juga ikut mengawasi perbaikan akses jembatan di Desa Tebedak Kecamatan Payaraman.


"Selain itu kita juga ikut mengawasi perbaikan jembatan di Desa Tebedak Kecamatan Payaraman. Dari informasi masyarakat bahwa jembatan tersebut baru genap satu tahun tapi sudah rusak, namun pihak PUPR Provinsi tadi datang ke lokasi untuk mengawasi perbaikan jembatan tersebut," imbuhnya.

Ratusan Masyarakat Desa Tanjung Baru Menolak Perpanjang HGU Lahan Seluas 2000 Hektar Dengan PT Gembala Sriwijaya


Ogan Ilir, Duta Sumsel - Ratusan Warga Berbondong-bondong Mendatangi Perbatasan lokasi Lahan PT Gembala Sriwijaya, Yang di duga Terkait Sengketa lahan Milik Warga yang di Kontrak untuk di gunakan Kepentingan Perusahaan Selama Bertahun- tahun, Terhitung Sejak tahun 1975.


Hal ini di sampaikan oleh Bahalim, selaku Ketua BPD desa Tanjung Baru, kecamatan Indralaya Utara, kabupaten ogan Ilir, Minggu (5/01/2025) .


Iya manyampaikan Orasi Terkait tuntutan Warga desa tanjung baru untuk menolak  Perpajang Hak Guna Usaha  (HGU) Dengan  PT Gembala Sriwijaya Lahan milik  warga seluas kurang lebih 2000 hentar dan terhitung sejak tahun 1975.  kata halim," di lokasi saat berorasi.


Menurut Halim, kontrak tersebut sudah habis pada tanggal 11 Desember 2024 Kemarin. sebelum nya kami juga suda mengajukan usulan pembatalan Perpanjang  kontrak Tersebut 

 ke Pemerintah Setempat, mulai dari camat, Bupati, DPRD, DPR RI,  juga sampai mengirim surat ke kementrian,  namun sampai saat ini  belum ada kejelasan, ujarnya.


halim menambahkan' menurutnya, Selama Ini tidak Ada Kontribusi bagi warga Desa Tanjung baru, Selama Hak Guna Usaha (HGU) PT Gembala tersebut.


Dengan Menyampaikan Orasi pada Hari ini, Kami seluruh Masyarakat Desa Tanjung Baru, sangat Berharap Kepada Pemerintah  agar permohonan ini dapat di tindak lanjuti  sesuai dengan kententuan dan aturan yang  Ada."Ujar Bahalim."(Yix)

Kementerian Agama Kabupaten Ogan Ilir Mengucapakan Dirgahayu Ke 21 Kabupaten Ogan Ilir

 


58 Personil Polres Ogan Ilir Naik Pangkat


OGAN ILIR, DUTA SUMSEL - Suasana pagi di Lapangan Upacara Mapolres Ogan Ilir, Kamis (02/01/2025), terasa berbeda. Matahari yang baru saja muncul menemani langkah percaya diri para personil yang akan menerima kenaikan pangkat. Mereka bukan hanya sekadar menghadiri upacara, tetapi membawa harapan dan kebanggaan yang diraih dengan kerja keras dan pengorbanan.


Pukul 07.00 WIB, upacara Korp Rapot Kenaikan Pangkat periode 1 Juli 2025 resmi dimulai. Dipimpin oleh Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., acara ini dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU), personil Polres, dan Ketua Ranting Bhayangkari Cabang Polres Ogan Ilir, Ny. Asriana Bagus Suryo Wibowo.


Sebanyak 58 personil menerima kenaikan pangkat yang diraih melalui proses panjang. Mulai dari ujian mental hingga tuntutan profesionalisme tinggi. Dari total tersebut, 1 Perwira Menengah naik dari AKP ke Kompol, 3 Perwira dari Iptu ke AKP, 5 Perwira dari Ipda ke Iptu, dan 49 personil Bintara mendapatkan pangkat baru.


Perjalanan Menuju Pangkat Baru

Bagi Bripka Andi, salah satu penerima kenaikan pangkat, momen ini terasa spesial. "Saya sudah bertugas selama 15 tahun, dan setiap hari saya berusaha memberikan yang terbaik. Kenaikan pangkat ini seperti hadiah atas usaha saya menjaga keamanan dan kepercayaan masyarakat," ujarnya sambil tersenyum haru.


Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Bagus Suryo Wibowo menekankan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk penghargaan atas kerja keras dan dedikasi yang luar biasa.


“Kenaikan pangkat ini adalah simbol kepercayaan yang harus dijaga. Ini bukan akhir perjalanan, melainkan langkah awal untuk terus meningkatkan dedikasi, semangat, dan profesionalisme,” tegasnya.


Setelah upacara resmi, tradisi siraman menjadi penutup yang penuh makna. Air yang disiramkan oleh para pimpinan melambangkan keberkahan dan awal baru bagi setiap personil. Momen ini diiringi dengan ucapan selamat dari rekan-rekan sejawat serta doa bersama, menciptakan suasana penuh haru dan kebanggaan.


Syukuran sederhana menjadi penutup rangkaian kegiatan. Di bawah naungan visi Polri yang Presisi, seluruh personil berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat. "Kami tahu tugas ini berat, tetapi dengan penghargaan seperti ini, kami yakin dapat terus memberikan yang terbaik," kata Andi penuh semangat.


Bagi Polres Ogan Ilir, kenaikan pangkat ini bukan hanya soal seremonial, melainkan simbol penghormatan terhadap perjuangan dan pengabdian para penjaga ketertiban masyarakat.

Patroli rutin Polsek Pemulutan berikan rasa aman pada pengendara ini lokasinya !

 


OGAN ILIR ,Dutasumsel.com – patroli rutin Untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat polsek pemulutan melaksanakan giat Patroli dan strong poin di seputaran wilayah hukum nya mulai Simpang 4 Nila kandi,Desa Ibul II, pintu tol keramasan . Wilayah Hukum Polsek Pemulutan Polres Ogan Ilir.


Giat ini dilakukan secara rutin dan mobile agar bisa memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat patroli ini dilaksanakan hunting serta petugas juga diperintahkan untuk pengaturan lalu lintas jika diperlukan seputaran wilayah hukum polsek pemulutan.


IPTU NUGRAH ANGGA OKTARI, SH kapolsek pemulutan menjelaskan “patroli  ini rutin dilakukan dan sasaran utamanya mencegah terjadinya 3C ( curat , curas dan curanmor ) , penyalahgunaan Senjata api, kepemilikan senjata tajam, premanisme, narkoba dan miras baik di jalan lintas maupun di desa desa yang sudah kita petakan serta memantau juga jika ada titik api mengingat sekarang sudah memasuki musim kemarau “ ungkap kapolsek


Kapolsek menambahkan “mengingat wilayah polsek pemulutan ini berbatasan langsung dengan kota Palembang serta ada dua ruas jalan tol dan jalan lintas timur yang aktivitasnya sangat pada maka dari itu saya membagi tim patroli yang terdiri dari 4 orang untuk secara bergantian melakukan patroli memastikan agar masyarakat beraktivitas aman nyaman dan lancar “ tutupnya


Tim patroli hari ini dilaksanakan oleh tim crocodile ini dipimpin oleh Aipda Selamet ,Aipda Prana Citra,Bripka Chairil Arizon,Briptu Ario Bima dengan target tempat tempat rawan akan tindak kejahatan seperti Di Simpang 4 Nila kandi,Desa Ibul II,dan pintu tol kermasan.  Wilayah Hukum Polsek Pemulutan Polres Ogan Ilir.


Aipda selamet menjelaskan  “pada hari ini Minggu 22 Desember 2024 kami diberi arahan oleh pimpinan  agar melakukan patroli keliling dengan tujuan Agar masyarakat tetap merasa aman ,nyaman dalam melakukan kegiatan serta terciptanya situasi aman dan kondusif di wilayah hukum polsek pemulutan dan kami memastikan agar para pembeli dan pengguna jalan tetap merasa aman dan serta kami berharap tidak kecolongan dari bandit jalanan  “ ujar nya

Pererat hubungan dengan masyarakat personil Polsek Pemulutan laksanakan program cool sistem



OGAN ILIR,Duta Sumsel - pasca Pemilukada Polsek Pemulutan bersama anggota silaturahmi dengan para pemuka agama tokoh masyarakat dan tokoh adat di kecamatan pemulutan Mengingat pada bulan ini akan menghadapi Natal dan tahun Baru, Selasa 24/12/2024.


Dalam Kegiatan tersebut dilakukan tatap muka/Silaturahmi Kapolsek Pemulutan dengan Toga Tokoh masyarakat Dan Tokoh adat Untuk membangun/Menjalin Hubungan yang erat antara Kapolsek Pemulutan dengan Toga Tokoh adat dat Dan Tokoh masyarakat untuk menjaga Situasi Kamtibmas dalam rangka Cooling sistem menjelang pilkada tahun 2024 yang aman,damai dan sejuk di wilayah hukum Polsek Pemulutan.


Dalam Kegiatan Tersebut Kapolsek Menyampaikan 


1). Mengharapkan peran tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat  ikut bersinergi dengan polsek pemulutan guna mensukseskan pilkada serentak tahun 2024.

2). Terus menjalin koordinasi bersama tokoh mas toga dan tokoh adat di setiap tahapan guna terciptanya pemilukada tahun 2024 yang aman damai dan sejuk di wilayah hukum polsek pemulutan

3). Agar Masyarakat Yang akan melakukan hajatan/membuat izin keramaian , untuk tidak membunyikan Musik Remix yang akan berpotensi menimbulkan keributan dan menjadi sarang peredaran narkoba

4). Agar masyarakat tetap waspada terhadap tindak pidana curanmor. 


" kita berharap khususnya wilayah hukum Polsek Pemulutan baik Pemilukada maupun Kamtibmas dapat stabil dan kondisi " tutup Kapolsek.

Banyak Proyek di Ogan Ilir Terancam Tidak Selesai Tepat Waktu




Ogan Ilir, Duta Sumsel - Banyak proyek APBD Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024 masih dalam tahap pengerjaan, membuat berbagai pihak khawatir akan diselesaikan dengan asal jadi demi mengejar target yang ditentukan.


Beberapa proyek tersebut seperti berada di Kecamatan Indralaya, Kecamatan Tanjung Batu, dan beberapa Kecamatan lainnya di dalam Kabupaten Ogan Ilir, provinsi Sumsel.


Proyek itu seperti pembangunan infrastruktur, baik infrastruktur bangunan gedung maupun bangunan jalan.


Entah apa penyebabnya sehingga proyek-proyek ini terancam tak selesai, apakah telat lelang atau ada sesuatu hal yang membuat proses tender proyek tersebut jadi lamban.


Menurut tokoh pemuda Kabupaten Ogan Ilir, Hamdan ada beberapa mega proyek yang terancam tidak selesai tepat waktu, kalaupun selesai pihaknya khawatir dikerjakan asal jadi.


"Salah satu contoh proyek miliaran  pedestrian jalan Nasional di Kabupaten Ogan Ilir yang menggunakan dana Bangub, saat ini masih dikejakan" ungkapnya, Selasa 10 Desember 2024.



Selain itu, proyek miliaran pembangunan gedung Mall pelayanan Publik yang terletak di kompleks perkantoran Pemda lama Kabupaten Ogan Ilir.


"Proyek ini rentan dikerjakan asal jadi, karena waktunya tidak lama lagi, ini sudah masuk bulan Desember, sebentar lagi tutup tahun," bebernya.


Belum lagi lanjutnya, beberapa proyek jalan yang saat ini baru dihamburkan batu untuk diaspal dan di cor beton.


"Banyak itu, seperti jalan menuju Desa Sentul, ada juga di dalam Desa Tanjung Seteko dan beberapa Desa lainnya yang terancam tidak selesai dan berpotensi dikerjakan asal jadi," terangnya.


Untuk itu, pihaknya berharap proyek-proyek yang terncam tidak selesai ini menjadi perhatian serius pihak Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.


"Jika perlu pihak pengawasnya benar-benar harus jeli melihat bangunan proyek ini, jangan sampai proyek ini selesai, tapi tidak lama sudah banyak kerusakan disana sini," tukasnya.


Terpisah Kepala Dinas PU PR Kabupaten Ogan Ilir, H Ruslan belum bisa dikonfirmasi, saat ditemui dikantornya tidak berada di tempat.



Saat Rapat, Bupati Panca Marah-Marah, Isu Reshufle Menguak ?

Ogan Ilir, Duta Sumsel - Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar diduga marah-marah dengan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Ogan Ilir, saat memimpin rapat rutin diruang rapat Bupati Senin 9 Desember 2024.


Marahnya orang nomor satu dibumi caram seguguk ini belum diketahui pasti apa penyebabnya, namun menurut sumber kepada media ini, Panca meminta seluruh para Kepala OPD untuk hadir tanpa terkecuali saat rapat rutin tersebut.


Alhasil menurut sumber, saat rapat Panca benar-benar meluapkan kekesalannya kepada para Kepala OPD. “Kena marah semua para pejabat yang hadir,” ujar sumber.


Informasi dari sumber ini juga menyebut, Bupati yang menang diperiode kedua melawan kotak kosong itu sempat melempar statement akan segera mereshuffel susunan Kepala OPD Pemkab Ogan Ilir. 


Memang diketahui, Bupati Panca terakhir melakukan reshuffel pejabat pada akhir tahun 2021 lalu atau diawal-awal kepemimpinannya. Saat itu ratusan pejabat mulai dari Esellon 2 hingga Kepala Sekolah direshuffel oleh Bupati Ogan Ilir periode 2021-2026 tersebut


Panca sendiri saat ini berstatus Bupati aktif dan Bupati terpilih diperiode kedua. Dirinya dijadwalkan akan kembali dilantik sebagai Bupati Ogan Ilir pada awal februari tahun 2025 mendatang.