NEWS

Slider

Pembagian SK dan Sosialisai UU Revisi Desa di Ogan Ilir Dipungut Rp 700 Ribu, Para Kades Ngeluh

 


DUTA SUMSEL, OGAN ILIR - Jabatan kepala desa resmi diperpanjang dari enam tahun menjadi delapan tahun, setelah diberlakukannya Undang Undang Desa Nomor 3 Tahun 2024.

Termasuk di Ogan Ilir, pemberlakuan kebijakan tersebut mulai berlaku dan para kepala desa telah menerima Surat Keputusan (SK) perpanjangan jabatan.


Namun pembagian SK dan sosialisasi revisi Undang Undang Desa dikeluhkan para kepala desa karena dipungut biaya sebesar Rp 700 ribu.


"Rincian biaya Rp 200 ribu untuk acara pengukuhan dan pembagian SK. Lalu Rp 500 ribu untuk acara sosialisasi revisi Undang Undang Desa," kata salah seorang kepala desa di Kecamatan Indralaya Selatan, Selasa (25/6/2024).


Sumber yang tak ingin disebutkan identitasnya itu mengatakan, keputusan dari Ketua Forum Kepala Desa tersebut ditentukan pada Selasa (18/6/2024) lalu.


Ketika itu, para kepala desa dihimpun di kediaman Kepala Desa Tanjung Selatan, Maya Srihartati Pathul.


"Waktu itu konteksnya silaturahmi dan koordinasi. Kami kaget saat ternyata dipungut biaya yang tidak sedikit," ungkap sumber tersebut.


Dana dari para kepala desa itu selanjutnya dikumpulkan pada Maya Srihartati dan Nora Trianawati selaku Kepala Desa Ketapang II.


Sementara Ketua Forum Kepala Desa di Ogan Ilir, Angga Arafat membantah pemungutan biaya bagi kepala desa yang menerima SK.


"Tidak ada (dipungut biaya)," kata Angga dihubungi via WhatsApp.


Menurut Angga, terkait sosialisasi revisi Undang Undang Desa merupakan kegiatan Forum Kepala Desa, bukan dari pemerintah.

 

"Kalau sosialisasi itu permintaan kepala desa yang mewakili saat rapat," pungkasnya.

Adriansyah dan 40.000 Pendukungnya Dukung Edwin Mauladi sebagai Bacabup Muara Enim

DUTASUMSEL.ID MUARA ENIM - Dukungan terhadap Bakal Calon Bupati (Bacabup) Muara Enim, Edwin Mauladi terus mengalir. Kali ini datang dari Calon Bupati Muara Enim yang gagal maju melalui jalur independen, Adriansyah. 

Tokoh masyarakat yang dikenal bersih dan berintegritas ini siap mewujudkan progam Muara Enim Bersih yang digagas oleh Edwin. Menurutnya, dukungan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kepemimpinan Muara Enim saat ini yang dinilai jauh dari harapan masyarakat.


"Saya gerah melihat kondisi Muara Enim saat ini. Korupsi, kolusi, dan nepotisme merajalela, ditambah lagi para calon yang memiliki latar belakang bermasalah seakan tidak punya budaya malu. Seolah-olah masyarakat Muara Enim buta terhadap situasi ini," ujar Adriansyah saat dibincangi, Minggu (23/6).


Adriansyah menegaskan cukup sudah penderitaan masyarakat Muara Enim akibat kepemimpinan yang tidak amanah. Ia mengajak seluruh pendukungnya untuk tetap semangat dan bersatu dalam memperjuangkan Muara Enim Bersih.


Menurutnya, program ini memiliki cara pandang yang sama dengan yang ada pada dirinya untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Muara Enim. 


Meskipun tidak lolos maju di jalur independen, Adriansyah dan para pendukungnya tidak akan menyerah. Mereka yakin bahwa dengan komitmen dan tekad yang kuat, perubahan positif dapat terwujud di Muara Enim.


"Perjuangan kita belum berakhir. Pendukung kami, ada sekitar 40.000 massa. Untuk itu, kita siap mengalihkan dukungan mewujudkan Muara Enim Bersih. Kita harus tetap semangat dan yakin bahwa Muara Enim bisa menjadi daerah yang bersih dan sejahtera," ucap Adriansyah. 


Mengenal Sosok Edwin Mauladi


Sosok Edwin Mauladi semakin dikenal sebagai salah satu calon Bupati Muara Enim pada Pilkada mendatang. Kehadirannya semakin terasa dengan berbagai baliho yang terpasang di sejumlah wilayah Muara Enim


Melalui tagline Muara Enim Bersih yang merupakan akronim dari Beragama, Sejahtera, Indah, dan Hebat, Edwin Mauladi berkomitmen untuk membangun pemerintahan yang transparan dan bersih dari korupsi.


 Ia mengedepankan nilai-nilai agama sebagai landasan moral dalam menjalankan pemerintahan, serta berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.


Salah satu fokus utama Edwin adalah menjaga kelestarian lingkungan dan membangun infrastruktur yang indah serta ramah lingkungan. Edwin, seorang teknokrat dan alumni Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), telah menunjukkan komitmennya dalam berbagai proyek pembangunan berkelanjutan.


Seperti perannya dalam realisasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di kawasan Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu. 


PLTMH ini dibangun oleh UMP bersama para alumninya dan berhasil mengaliri listrik untuk lebih dari 300 kepala keluarga (KK) serta SD Negeri 14 Rantau Dedap. 


Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari visi Edwin Mauladi dalam memanfaatkan sumber daya alam demi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (rilis)

Sambut HUT Bhayangkara ke 78, Bhayangkari Polsek Cambai Berbagi Dengan Keluarga Tak Mampu

PRABUMULIH, DS - Atas usulan dari Ketua Bhayangkari Cabang Polres Prabumulih, Polda Sumatera Selatan (Sumsel), Nyonya Ivonne Endro agar bhayangkari ikut berpartisipasi nyata dalam memeriahkan HUT Bhayangkara ke-78 ini. Dimana, Bhayangkari Polsek Cambai melaksana bakti sosial bantuan sosial dan bakti kesehatan pelayanan stunting di Kecamatan Cambai. 


Kegiatan ini juga dalam partisipasi Bhayangkari menjelang HUT Bhayangkara 78 Tahun 2024. Saat dikonfirmasi, Kapolsek Cambai, IPTU Yogie Melta S, Sos membenarkan bansos dan bakti kesehatan pelayanan stunting yang dilakukan Bhayangkari Cambai. 


Kapolsek Cambai juga menambahkan pada kegiatan stunting ini adalah wujud nyata Bhayangkari Polres prabumulih dalam kesempatan ini Bhayangkari Polsek Cambai mendukung program pemerintah melakukan stunting ke masyarakat yang membutuhkan.  Yang mana hal ini bertepatan dengan HUT Bhayangkara 78.

"Kegiatan ini akan dilakukan berkala dan melihat langsung perkembangan penerima bantuan stunting tersebut," akunya, Kamis (20/6/2024).


Adapun balita yang menerima bantuan pelayanan Stunting dari Polsek Cambai, sebut kapolsek, yakni Sandy RA (4), Jalan Balai, Kelurahan Cambai, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih. Bhayangkari Polres Prabumulih selain mendukung penuh pelaksanaan tugas suaminya bertugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat.

"Bhayangkari Polres Prabumulih pun tiada henti terus menebar kebaikan dengan berbagi dan menolong sesama yang membutuhkan," ungkapnya.


Lanjutnya, Bhayangkari Polsek Cambai tidak bekerja sendiri namun melibatkan tenaga kesehatan dalam kesempatan ini langsung didampingi Puskesmas Cambai, yaitu Desi  bersama Tim Kesehatan dan Ahli Gizi Puskesmas Cambai. "Kapolres Prabumulih sangat mengapresiasi kegiatan bhayangkari. Hal ini akan dilakukan serentak di Wilayah Hukum (Wlikum) Polres Prabumulih, dalam hal ini ketua bhayangkari ranting polsek jajaran pun akan melaksana kegiatan serupa," tutup kapolsek. (BN)

Usung Visi Muara Enim Bersih, Edwin Mauladi Dapat Dukungan dari Warga Lembak dan Karang Raja


MUARA ENIM - Dukungan masyarakat Muara Enim terus mengalir kepada sosok teknokrat muda, Edwin Mauladi. Mereka menginginkan perubahan yang diusung oleh alumni Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) tersebut melalui tagline Muara Enim Bersih yang merupakan akronim dari Beragama, Sejahtera, Indah dan Hebat. 


Melalui visinya itu, Edwin ingin mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan bersih dari korupsi. Selain itu, Edwin juga ingin membangun infrastruktur yang indah dan ramah lingkungan. Hal itu telah diwujudkannya saat berkontribusi dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di kawasan Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu. 


Salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Lembak, Saryadi (60) mengatakan, masyarakat Lembak sangat merindukan perubahan dalam tata kelola pemerintahan daerah yang bebas dari korupsi dan nepotisme. 


"Kami mendukung penuh Edwin Mauladi karena visi dan misinya sangat jelas dalam membangun pemerintahan yang bersih dan transparan. Hal ini sangat penting bagi kami agar daerah ini dapat berkembang lebih baik tanpa adanya praktik korupsi yang merugikan," ujar Saryadi.


Saryadi menambahkan selama ini, masyarakat Lembak telah melihat banyak potensi yang belum dimaksimalkan karena buruknya tata kelola pemerintahan. Mereka percaya bahwa Edwin Mauladi adalah sosok yang tepat untuk membawa perubahan positif ini. 


"Kami butuh pemimpin yang berani mengambil langkah tegas untuk memberantas korupsi dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil berpihak kepada kepentingan rakyat. Edwin Mauladi adalah sosok yang tepat untuk itu," tambahnya.


Menurutnya, tagline Muara Enim bersih yang diusung juga menunjukkan keberpihakan terhadap petani yang menjadi profesi sebagian besar masyarakat di wilayah tersebut. Dia mengatakan, selama ini warga selalu dihantui oleh bencana banjir yang kerap menyerang lahan pertanian. 


Banjir tersebut lebih disebabkan tata kelola lingkungan yang selama ini tidak berjalan dengan baik. "Kami butuh lingkungan yang bersih dan terjaga agar lahan pertanian kami dapat produktif yang ujungnya bisa mensejahterakan masyarakat," ungkapnya. 


Dukungan masyarakat Lembak terhadap Edwin Mauladi tidak datang begitu saja. Selama ini, Edwin telah melakukan berbagai kegiatan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat, mendengarkan keluhan dan aspirasi mereka. Hal ini membuat masyarakat merasa dihargai dan dilibatkan dalam proses perubahan yang diusung oleh Edwin.


"Kami ingin Muara Enim menjadi daerah yang maju. Selama ini, banyak program pemerintah yang tidak berjalan efektif karena dana yang seharusnya untuk rakyat malah dikorupsi. Dengan Edwin Mauladi, kami yakin hal itu bisa diubah," kata Nurhayati, salah seorang warga Lembak. 


Dukungan juga datang dari kalangan pemuda Lembak yang menginginkan perubahan signifikan dalam pemerintahan daerah. Mereka melihat Edwin Mauladi sebagai figur yang mampu membawa angin segar bagi masa depan Muara Enim. 


"Kami butuh pemimpin yang bisa memberikan contoh baik dan menjalankan pemerintahan dengan transparan. Edwin Mauladi memiliki track record yang bagus dan kami percaya dia bisa membawa perubahan yang kami harapkan," ujar Agung, salah satu pemuda Lembak yang aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.


Selain dari Kecamatan Lembak, dukungan juga mengalir dari warga Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim. Rustam, salah seorang warga menuturkan, sosok Edwin menjadi harapan masyarakat untuk membawa perubahan. 


"Sejauh ini, yang sudah punya visi dan misi untuk diusung baru pak Edwin. Yang lain belum terlihat ingin membawa Muara Enim ke arah mana," katanya. 


Rustam pun tertarik dengan tagline Muara Enim Bersih yang diusung. "Kami mendukung pak Edwin untuk maju pada Pilkada mendatang," tandasnya. (rilis)

Rayakan Idul Adha Bersama, Edwin-Syuryadi Diminta Masyarakat Amanah dalam Memimpin Muara Enim


MUARA ENIM - Tokoh yang digadang maju di Pilbup Muara Enim, Edwin Mauladi terlihat melaksanakan shalat Idul Adha di sebuah masjid kawasan Desa Lubuk Getam, Kecamatan Belida Darat, pada Senin (17/6). 


Secara kebetulan, di masjid desa tersebut juga hadir Ustad Syuryadi selaku imam dan khatib dalam shalat yang diikuti oleh ratusan jemaah. Benar saja, kehadiran keduanya membuat masyarakat desa antusias sehingga mendorong dua tokoh ini berpasangan untuk maju di Pilbup Muara Enim mendatang. 


Terlebih usai shalat ied, Edwin yang dikenal sebagai putra daerah itu memimpin pemotongan hewan kurban disaksikan oleh Ustad Syuryadi dan masyarakat. Seekor sapi berbobot sekitar satu ton disembelih dan dagingnya kemudian dibagikan kepada masyarakat yang berhak, juga warga setempat. 


Melihat keakraban keduanya, warga mendorong Edwin untuk bergandengan dengan politisi PKS itu, bersama-sama membenahi sengkarut permasalahan Bumi Serasan Sekundang. "Visi Muara Enim Bersih ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga bersih dari segala bentuk korupsi dan birokrasi yang berbelit-belit. Ini tujuan besar yang patut didukung. Kami berharap Edwin bersama Syuryadi bisa menjadikan Muara Enim hebat kedepan," ungkap Emil, salah satu warga. 


Ya, Edwin Mauladi belakangan muncul dengan jargon Muara Enim Bersih yang merupakan akronim dari Beragama, Sejahtera, Indah dan Hebat. Sementara sosok Ustad Syuryadi telah lebih dulu dikenal warga, termasuk ketika dirinya maju sebagai calon Wakil Bupati Muara Enim pada pemilu 2018 lalu. 


Menjawab keinginan warga terhadap dirinya dan juga Ustad Syuryadi, Edwin mengaku siap menjalankan amanah apabila memang diberikan. "Sebetulnya hari ini kami hadir untuk berbagi dengan masyarakat, sekaligus memaknai idul adha sebagai refleksi pengorbanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim. Tidak ada pembicaraan lebih jauh (mengenai politik). Tapi kalau memang Allah berkehendak, warga juga menginginkan, Insha Allah yang terbaik untuk Muara Enim," katanya.


Kepemimpinan yang berakhlak sangat dibutuhkan oleh Muara Enim saat ini setelah pemimpin sebelumnya terjerat korupsi. Setidaknya enam kali pergantian pejabat dalam kurun waktu tersebut, mulai dari pelaksana tugas sampai penjabat bupati yang ditunjuk oleh Pemprov Sumsel. 


Sayangnya, di masa tersebut, beberapa pejabat bupati di Muara Enim ini juga sempat diterpa isu tak sedap, mulai perselingkuhan, sampai dugaan keterlibatan atas sejumlah kasus korupsi. Hal inilah yang disinyalir membuat masyarakat gerah dan membutuhkan sosok pemimpin yang mampu membawa Bumi Serasan Sekundang keluar dari jerat permasalahan moral pemimpin ini.


Oleh sebab itu, duet teknokrat dan ustad Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Ibadurrohman inilah yang diharapkan menjadi jawaban. "Sosok Edwin dengan pemikirannya dapat memberikan kemajuan bagi wilayah Muara Enim. Sementara Syuryadi menjadi sosok penyeimbang sebagai seorang ulama. Duet keduanya sudah sangat pas," kata Darsan warga lainnya. 


Usai shalat Ied dan pemotongan hewan kurban, acara dilanjutkan dengan ramah tamah bersama seluruh warga dan sesepuh Desa Lubuk Getam. Dalam kesempatan itu, dukungan yang mengalir dari warga untuk keduanya kemudian dikerucutkan dalam kelompok relawan Esa (Edwin-Syuryadi). 


Ustad Syuryadi mengapresiasi hal ini, sebagaimana komitmen dirinya untuk umat yang dibuktikan dengan kembali terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Muara Enim untuk periode 2024-2029 mendatang. "Sebagian besar hidup kita sudah didedikasikan untuk umat. Sehingga kalau mendapat dukungan dan dorongan dari umat dan ditentukan berjodoh, Insha Allah tidak ada kata mundur," ungkapnya. (rilis)

Warga Desa Lubuk Getam Antusias Sambut Ustadz Syuryadi Jadi Imam Sholat Idul Adha


DUTASUMSEL | MUARA ENIM - Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha, masyarakat Desa Lubuk Getam, Kecamatan Belida Darat, Muara Enim, mengundang Ustadz Syuryadi, anggota DPRD Muara Enim, untuk menjadi imam Sholat Idul Adha di desa mereka, Senin (17/6).


Kehadiran Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Ibadurrohman ini disambut antusias warga. Aang, salah satu warga Desa Lubuk Getam, mengungkapkan kebahagiaannya atas kehadiran Ustadz Syuryadi. 


"Kami sangat senang dan bangga karena Ustadz Syuryadi bisa hadir dan memimpin Sholat Idul Adha di desa kami. Beliau tidak hanya sebagai anggota dewan, tetapi juga seorang ustadz yang kami hormati. Kehadirannya memberikan semangat baru bagi kami untuk terus menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan," ujar Aang.


Hal senada juga disampaikan oleh Ridwan, warga lainnya, yang menilai Ustadz Syuryadi sebagai sosok yang tepat untuk memimpin doa pada hari besar umat Islam tersebut. 


"Ustadz Syuryadi adalah contoh pemimpin yang agamis dan dekat dengan masyarakat. Kami berharap kehadiran beliau di sini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih mendalami agama dan berkontribusi dalam pembangunan desa," kata Ridwan.


Tokoh agama bernama lengkap Syuryadi Amirudin itu sendiri merasa terhormat atas undangan warga tersebut. Dia mengatakan, bisa berkumpul dan beribadah bersama warga tak pernah berhenti dilakukannya meskipun disibukkan oleh urusan menjadi anggota DPRD Muara Enim. 


"Kalau diundang warga, Insya Allah kami pasti hadir. Salah satu cara saya memberikan tausyiah sembari menyerap aspirasi warga mengenai berbagai masalah pembangunan yang dihadapi mereka," ucapnya. 


Lulusan University of Malaya ini juga berterima kasih atas undangan warga tersebut. Dia mengungkapkan rasa syukurnya bisa berkumpul dan beribadah bersama warga Desa Lubuk Getam. 


"Saya sangat berterima kasih atas undangan ini. Semoga semangat kebersamaan dan keikhlasan dalam berkurban dapat terus kita jaga. Saya juga mengucapkan Selamat Idul Adha untuk seluruh masyarakat Muara Enim," ujar Ustadz Syuryadi.


Selain memimpin Sholat Idul Adha, Syuryadi juga dijadwalkan akan memimpin pelaksanaan pemotongan hewan kurban di desa tersebut. (rilis)

Harapan Baru Muara Enim: Edwin Mauladi Siap Membawa Perbaikan dengan Jargon Muara Enim Bersih


MUARAENIM, DS - Sosok Edwin Mauladi muncul sebagai salah satu calon Bupati Muara Enim di Pilkada mendatang. 


Hal ini terlihat dari sejumlah baliho yang dipasang di sejumlah kawasan wilayah Muara Enim, menampilkan Edwin dengan tagline Muara Enim BERSIH, sebuah akronim dari Beragama, Sejahtera, Indah, dan Hebat. 


Tagline ini mencerminkan visi dan misi Edwin dalam membawa perubahan positif bagi Muara Enim. Dalam visi dan misinya, Edwin Mauladi berkomitmen untuk membangun pemerintahan yang transparan dan bersih dari korupsi. 


Hal ini akan dilakukannya dengan mengedepankan nilai-nilai agama sebagai landasan moral, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.


Edwin diketahui pula fokus pada menjaga kelestarian lingkungan dan membangun infrastruktur yang indah dan ramah lingkungan. 


Dalam penelusuran, Edwin Mauladi diketahui merupakan seorang teknokrat, alumni dari Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP). 


Edwin menjadi salah satu sosok di balik realisasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di kawasan Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu. 


PLTMH yang dibangun oleh UMP bersama para alumninya ini berhasil mengaliri listrik untuk lebih dari 300 kepala keluarga (KK) dan SD Negeri 14 Rantau Dedap.


Keberhasilan ini menunjukkan komitmen Edwin Mauladi dalam mengimplementasikan visinya untuk memanfaatkan sumber daya alam demi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


Dapat Apresiasi dan Dukungan Masyarakat 


Muhamat (34), salah satu warga Desa Keranji, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim mengatakan, pembangunan di Kabupaten Muara Enim sejauh ini belum merata dirasakan oleh masyarakat.


Permasalahan korupsi dan mental pejabat yang terjadi selama ini membuat pemerintahan di Bumi Serasan Sekundang tidak berjalan sebagaimana mestinya. 


"Dari dulu yah seperti ini saja. Jalan masih minim penerangan. Ada juga yang bertahun rusak tapi belum diperbaiki. Itu yang kami rasakan," ujar Muhamat saat dibincangi, Sabtu (15/6).


Apalagi, wilayah Muara Enim yang cukup luas, membuat pemerintah maupun Penjabat (pj) Bupati yang ada selama ini tidak fokus menyelesaikan masalah yang ada di tengah masyarakat. 


Padahal selaku warga, dirinya memiliki impian dusunnya bisa maju seperti daerah lain. Meskipun tidak punya sumber daya alam seperti batu bara, tetapi wilayah desanya juga merupakan bagian dari Muara Enim. 


Sebagian besar warga desanya selama ini menggantungkan hidupnya dari hasil sadapan karet. Sayangnya, harga jual karet saat ini masih rendah.


"Yang dibangun jangan hanya yang punya sumber daya alam (batu bara) saja. Tapi kami juga menginginkan pembangunan yang maju sehingga bisa membuka peluang ekonomi lainnya," ungkap Muhamat. 


Era Baru Muara Enim yang Lebih Baik


Permasalahan akhlak dalam kepemimpinan Muara Enim yang korup beberapa tahun ke belakang cukup dipertanyakan. Oleh sebab itu, jelang Pilkada Muara Enim ini, warga menginginkan pemimpin yang mampu membawa perubahan. Pemimpin yang memiliki visi perbaikan kesejahteraan bagi warga


"Cari pupuk masih susah. Kalaupun ada, harganya mahal. Tidak sebanding dengan harga jual karet saat ini. Kami benar-benar menginginkan pemimpin yang betul-betul memikirkan rakyatnya. Datang dan lihat sendiri kondisi kami lalu cari solusinya apa," ucap Fauzan, warga lainnya. 


Dari sejumlah calon Bupati yang muncul, baru sosok Edwin Mauladi yang datang ke Desa Keranji, menawarkan visi dan misi serta program yang diusungnya. 


Dia menilai, sosok Edwin merupakan pribadi yang cerdas dan punya visi membangun Muara Enim. "Yang sudah punya program jelas ke arah perubahan baru pak Edwin saja. Makanya, kami warga Desa Keranji sangat antusias untuk mendukungnya," terangnya. 


Harapannya, visi Muara Enim Bersih yang diusung Edwin dapat terwujud. Sehingga, petani karet seperti dirinya dapat terbantu melalui berbagai program yang telah diusung. "Sejauh ini baru pak Edwin yang datang dan mesosialisasikan programnya. Kami harap, kedepannya dapat membantu kemenangan pak Edwin di Pilbup Muara Enim," ungkapnya. (rilis)

Tim Dokter RS Bhayangkara Polda Sumsel Gelar Bhakti Kesehatan, Berikan Pelayanan 113 Penyandang Disabilitas



DUTA SUMSEL, PALEMBANG - Sempena Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024 yang akan jatuh pada 1 Juli nanti, Polda Sumsel menggelar aksi sosial berupa bhakti kesehatan bagi penyandang disabilitas di yayasan Sentra Budi Perkasa Palembang, pada Kamis (14/6/2024).


Tidak hanya memberikan pelayanan pengobatan umum, pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol saja, namun juga memberikan bantuan kepada disabilitas berupa pemberian kursi roda, alat bantu berjalan, kruk, bantuan sembako serta pemberian bantuan dana kepada yayasan yang dikelola bapak Gini Toponindro, Spd selaku ketua yayasan.


Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo melalui Kepala Biro Perencanaan Kombes Toto Wibowo mengatakan kegiatan bhakti sosial mengunjungi dan memberikan bantuan kesehatan kepada disabilitas dilaksanakan dalam rangka membangun kepedulian terhadap sesama terutama kepada para penyandang disabilitas. 


“Alhamdulillah kegiatan yang digagas pak Kabid Dokkes Kombes dr Syamsul Bahar M Kes ini cukup menyentuh kita semua. Kita menyambangi saudara kita penyandang disabilitas dan memberikan bantuan terutama untuk kemudahan aktifitas mereka seperti kursi roda, kruk dan alat bantu berjalan. Semoga bisa meringankan beban saudara kita untuk menjalankan aktifitasnya,” ujar Kombes Toto.


Sementara itu Kabid Dokkes Kombes Syamsul Bahar menerangkan pihaknya mengadakan bhakti kesehatan berupa

pelayanan kesehatan kepada para penyandang disabilitas di yayasan Sentra Budi Perkasa sebanyak 113 orang.


“Kita turunkan tim kesehatan dari Rumah Sakit Bhayangkara untuk memberikan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan spesialistik poli penyakit dalam dan rehabilitasi medik sebanyak  68 orang, pemeriksaan dan pengobatan umum sebanyak 55 orang, pemeriksaan laboraturium sederhana meliputi gula darah sewaktu, asam urat, kolestrol sebanyak  83 orang serta pemberian vitamin dan obat-obatan sebanyak 113 orang,” urainya.


“Disamping itu, kita juga memberikan bantuan berupa sebuah kursi roda, sepasang kruk, sebuah alat bantu berjalan, 75 paket sembako serta bantuan dana Rp 5 juta rupiah,” imbuhnya.


Kegiatan bhakti kesehatan sempena Hari Bhayangkara tersebut membuat senang sekaligus rasa haru bagi  penyandang disabilitas dan para pengasuh diyayasan tersebut.


Muhammad Rahmad Hidayat, salah satu penyandang disabilitas asal Payakumbuh Sumatera Barat tak bisa menyembunyikan rasa senangnya mendapatkan bantuan kursi roda dan pelayanan kesehatan gratis dari petugas kepolisian.


“Terimakasih pak Polisi Sumatera Selatan, saya dari Payakumbuh, sangat berbahagia diberi kursi roda ini gratis, ini akan mempermudah aktifitas saya sehari hari. Juga diberikan pelayanan kesehatan kepada kami. Tadi diperiksa gula darah, asam urat dan tensi,” ujarnya kegirangan seraya berharap bantuan pelayanan kesehatan tetap diberikan kepada mereka.


Hadir mendampingi Karo Rena pada acara tersebut, Karo SDM Kombes Sudrajat Hariwibowo, S.I.K., M.Si, Dirresnarkoba Kombes Dolifar Manurung, S.I.K, Kabidpropam Kombes Agus Halimudin, S.I.K, Kabidhumas Kombes Sunarto, Kabiddokkes Kombes Pol. dr. Syamsul Bahar, M.Kes dan Kasubidyanmedokkpol RS Bhayangkara Kompol dr. Rakhmat Fajar Apriandi dan Kepala yayasan Sentra Budi Perkasa Gini Toponindro, Spd.

Polres Ogan Ilir Tebarkan Kebaikan di Jumat Barokah, Berikan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat



DUTA SUMSEL, Ogan Ilir -Jumat 14 Juni 2024 – Dalam semangat Jumat Barokah, Polres Ogan Ilir kembali menebarkan kebaikan dan rasa peduli kepada masyarakat Ogan Ilir. Pagi ini, pukul 08.30 WIB, personel Polres Ogan Ilir melaksanakan kegiatan sosial dengan penuh semangat dan hati yang ikhlas.


Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024. Sasaran penerima bantuan kali ini adalah masyarakat yang mengalami disabilitas, sakit menahun, dan beberapa pengemudi bentor yang terdampak kondisi ekonomi yang sulit.


Bantuan berupa sembako diberikan langsung secara simbolis oleh Kabag SDM Polres Ogan Ilir, Kompol Sigit W, SH MH, dan Kabag Log, Kompol Sukamto, SH. Penyerahan bantuan dilakukan dengan harapan dapat meringankan beban hidup para penerima dan membawa kebahagiaan di tengah kesulitan yang mereka hadapi.


Kompol Sigit W menyatakan, "Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian Polres Ogan Ilir kepada masyarakat."


Kompol Sukamto menambahkan, "Kami akan terus berupaya memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai bagian dari tanggung jawab dan pengabdian kami sebagai anggota Polri."


Kegiatan Jumat Barokah ini disambut baik oleh masyarakat Ogan Ilir. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih dan harapan agar kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan di masa mendatang.


Dengan adanya kegiatan sosial seperti ini, Polres Ogan Ilir tidak hanya menjalankan tugas dan fungsinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat. Semoga inisiatif ini dapat menginspirasi banyak pihak untuk saling membantu dan berbagi kebahagiaan. ( HMS )

DPUK SPPLNI TAD PLN UP3 Ogan Ilir Siap Tingkatkan Pelayanan Listrik


Duta Sumsel, OGAN ILIR - Dewan Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja PT PLN (Persero) Indonesia Tenaga Ahli Daya PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Ogan Ilir (DPUK SPPLNI TAD PLN UP3 OGI) periode 2024-2028 resmi dikukuhkan.

Tidak hanya menghimpun serikat pekerja yang ahli di bidangnya, organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan listrik.

Ketua DPUK SPPLNI TAD PLN UP3 OGI, Ahmad Tabrani, menerangkan bahwa serikat pekerja ini bertujuan memperjuangkan, membela, dan mengantarkan pekerja kepada kesejahteraan.

"Organisasi serikat pekerja juga berfungsi sebagai mitra bagi perusahaan agar lebih harmonis, termasuk dengan PLN," kata Tabrani saat ditemui di Aula SMPN 1 Indralaya, tempat berlangsungnya acara, Rabu (12/6/2024).

Total ada 10 orang pengurus pada DPUK SPPLNI TAD PLN UP3 OGI untuk periode 2024-2028.

Seluruh pengurus tersebut merupakan Tenaga Ahli Daya (TAD) yang berasal dari berbagai vendor.

"Kami berkomitmen untuk turut serta dalam pelayanan masyarakat, terutama terkait kebutuhan energi listrik," tegas Tabrani.

Pada kesempatan yang sama, Manajemen PLN UP3 Ogan Ilir melalui Manajer PLN ULP Indralaya, Reza Martadinata, menyambut baik sinergi dengan DPUK SPPLNI TAD PLN UP3 OGI.

"Sinergi ini sangat penting karena PLN melayani masyarakat dan kita harus menjaga integritas," kata Reza.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Dr. Yohanas, menegaskan bahwa Pemkab Ogan Ilir siap mendukung serikat pekerja yang berkomitmen pada kemaslahatan masyarakat.

"Pemkab Ogan Ilir siap mendukung program demi kemaslahatan masyarakat umum," pungkasnya. *Rusli