NEWS

Slider

Usung Visi Muara Enim Bersih, Edwin Mauladi Dapat Dukungan dari Warga Lembak dan Karang Raja


MUARA ENIM - Dukungan masyarakat Muara Enim terus mengalir kepada sosok teknokrat muda, Edwin Mauladi. Mereka menginginkan perubahan yang diusung oleh alumni Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) tersebut melalui tagline Muara Enim Bersih yang merupakan akronim dari Beragama, Sejahtera, Indah dan Hebat. 


Melalui visinya itu, Edwin ingin mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan bersih dari korupsi. Selain itu, Edwin juga ingin membangun infrastruktur yang indah dan ramah lingkungan. Hal itu telah diwujudkannya saat berkontribusi dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di kawasan Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu. 


Salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Lembak, Saryadi (60) mengatakan, masyarakat Lembak sangat merindukan perubahan dalam tata kelola pemerintahan daerah yang bebas dari korupsi dan nepotisme. 


"Kami mendukung penuh Edwin Mauladi karena visi dan misinya sangat jelas dalam membangun pemerintahan yang bersih dan transparan. Hal ini sangat penting bagi kami agar daerah ini dapat berkembang lebih baik tanpa adanya praktik korupsi yang merugikan," ujar Saryadi.


Saryadi menambahkan selama ini, masyarakat Lembak telah melihat banyak potensi yang belum dimaksimalkan karena buruknya tata kelola pemerintahan. Mereka percaya bahwa Edwin Mauladi adalah sosok yang tepat untuk membawa perubahan positif ini. 


"Kami butuh pemimpin yang berani mengambil langkah tegas untuk memberantas korupsi dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil berpihak kepada kepentingan rakyat. Edwin Mauladi adalah sosok yang tepat untuk itu," tambahnya.


Menurutnya, tagline Muara Enim bersih yang diusung juga menunjukkan keberpihakan terhadap petani yang menjadi profesi sebagian besar masyarakat di wilayah tersebut. Dia mengatakan, selama ini warga selalu dihantui oleh bencana banjir yang kerap menyerang lahan pertanian. 


Banjir tersebut lebih disebabkan tata kelola lingkungan yang selama ini tidak berjalan dengan baik. "Kami butuh lingkungan yang bersih dan terjaga agar lahan pertanian kami dapat produktif yang ujungnya bisa mensejahterakan masyarakat," ungkapnya. 


Dukungan masyarakat Lembak terhadap Edwin Mauladi tidak datang begitu saja. Selama ini, Edwin telah melakukan berbagai kegiatan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat, mendengarkan keluhan dan aspirasi mereka. Hal ini membuat masyarakat merasa dihargai dan dilibatkan dalam proses perubahan yang diusung oleh Edwin.


"Kami ingin Muara Enim menjadi daerah yang maju. Selama ini, banyak program pemerintah yang tidak berjalan efektif karena dana yang seharusnya untuk rakyat malah dikorupsi. Dengan Edwin Mauladi, kami yakin hal itu bisa diubah," kata Nurhayati, salah seorang warga Lembak. 


Dukungan juga datang dari kalangan pemuda Lembak yang menginginkan perubahan signifikan dalam pemerintahan daerah. Mereka melihat Edwin Mauladi sebagai figur yang mampu membawa angin segar bagi masa depan Muara Enim. 


"Kami butuh pemimpin yang bisa memberikan contoh baik dan menjalankan pemerintahan dengan transparan. Edwin Mauladi memiliki track record yang bagus dan kami percaya dia bisa membawa perubahan yang kami harapkan," ujar Agung, salah satu pemuda Lembak yang aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.


Selain dari Kecamatan Lembak, dukungan juga mengalir dari warga Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim. Rustam, salah seorang warga menuturkan, sosok Edwin menjadi harapan masyarakat untuk membawa perubahan. 


"Sejauh ini, yang sudah punya visi dan misi untuk diusung baru pak Edwin. Yang lain belum terlihat ingin membawa Muara Enim ke arah mana," katanya. 


Rustam pun tertarik dengan tagline Muara Enim Bersih yang diusung. "Kami mendukung pak Edwin untuk maju pada Pilkada mendatang," tandasnya. (rilis)

Rayakan Idul Adha Bersama, Edwin-Syuryadi Diminta Masyarakat Amanah dalam Memimpin Muara Enim


MUARA ENIM - Tokoh yang digadang maju di Pilbup Muara Enim, Edwin Mauladi terlihat melaksanakan shalat Idul Adha di sebuah masjid kawasan Desa Lubuk Getam, Kecamatan Belida Darat, pada Senin (17/6). 


Secara kebetulan, di masjid desa tersebut juga hadir Ustad Syuryadi selaku imam dan khatib dalam shalat yang diikuti oleh ratusan jemaah. Benar saja, kehadiran keduanya membuat masyarakat desa antusias sehingga mendorong dua tokoh ini berpasangan untuk maju di Pilbup Muara Enim mendatang. 


Terlebih usai shalat ied, Edwin yang dikenal sebagai putra daerah itu memimpin pemotongan hewan kurban disaksikan oleh Ustad Syuryadi dan masyarakat. Seekor sapi berbobot sekitar satu ton disembelih dan dagingnya kemudian dibagikan kepada masyarakat yang berhak, juga warga setempat. 


Melihat keakraban keduanya, warga mendorong Edwin untuk bergandengan dengan politisi PKS itu, bersama-sama membenahi sengkarut permasalahan Bumi Serasan Sekundang. "Visi Muara Enim Bersih ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga bersih dari segala bentuk korupsi dan birokrasi yang berbelit-belit. Ini tujuan besar yang patut didukung. Kami berharap Edwin bersama Syuryadi bisa menjadikan Muara Enim hebat kedepan," ungkap Emil, salah satu warga. 


Ya, Edwin Mauladi belakangan muncul dengan jargon Muara Enim Bersih yang merupakan akronim dari Beragama, Sejahtera, Indah dan Hebat. Sementara sosok Ustad Syuryadi telah lebih dulu dikenal warga, termasuk ketika dirinya maju sebagai calon Wakil Bupati Muara Enim pada pemilu 2018 lalu. 


Menjawab keinginan warga terhadap dirinya dan juga Ustad Syuryadi, Edwin mengaku siap menjalankan amanah apabila memang diberikan. "Sebetulnya hari ini kami hadir untuk berbagi dengan masyarakat, sekaligus memaknai idul adha sebagai refleksi pengorbanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim. Tidak ada pembicaraan lebih jauh (mengenai politik). Tapi kalau memang Allah berkehendak, warga juga menginginkan, Insha Allah yang terbaik untuk Muara Enim," katanya.


Kepemimpinan yang berakhlak sangat dibutuhkan oleh Muara Enim saat ini setelah pemimpin sebelumnya terjerat korupsi. Setidaknya enam kali pergantian pejabat dalam kurun waktu tersebut, mulai dari pelaksana tugas sampai penjabat bupati yang ditunjuk oleh Pemprov Sumsel. 


Sayangnya, di masa tersebut, beberapa pejabat bupati di Muara Enim ini juga sempat diterpa isu tak sedap, mulai perselingkuhan, sampai dugaan keterlibatan atas sejumlah kasus korupsi. Hal inilah yang disinyalir membuat masyarakat gerah dan membutuhkan sosok pemimpin yang mampu membawa Bumi Serasan Sekundang keluar dari jerat permasalahan moral pemimpin ini.


Oleh sebab itu, duet teknokrat dan ustad Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Ibadurrohman inilah yang diharapkan menjadi jawaban. "Sosok Edwin dengan pemikirannya dapat memberikan kemajuan bagi wilayah Muara Enim. Sementara Syuryadi menjadi sosok penyeimbang sebagai seorang ulama. Duet keduanya sudah sangat pas," kata Darsan warga lainnya. 


Usai shalat Ied dan pemotongan hewan kurban, acara dilanjutkan dengan ramah tamah bersama seluruh warga dan sesepuh Desa Lubuk Getam. Dalam kesempatan itu, dukungan yang mengalir dari warga untuk keduanya kemudian dikerucutkan dalam kelompok relawan Esa (Edwin-Syuryadi). 


Ustad Syuryadi mengapresiasi hal ini, sebagaimana komitmen dirinya untuk umat yang dibuktikan dengan kembali terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Muara Enim untuk periode 2024-2029 mendatang. "Sebagian besar hidup kita sudah didedikasikan untuk umat. Sehingga kalau mendapat dukungan dan dorongan dari umat dan ditentukan berjodoh, Insha Allah tidak ada kata mundur," ungkapnya. (rilis)

Warga Desa Lubuk Getam Antusias Sambut Ustadz Syuryadi Jadi Imam Sholat Idul Adha


DUTASUMSEL | MUARA ENIM - Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha, masyarakat Desa Lubuk Getam, Kecamatan Belida Darat, Muara Enim, mengundang Ustadz Syuryadi, anggota DPRD Muara Enim, untuk menjadi imam Sholat Idul Adha di desa mereka, Senin (17/6).


Kehadiran Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Ibadurrohman ini disambut antusias warga. Aang, salah satu warga Desa Lubuk Getam, mengungkapkan kebahagiaannya atas kehadiran Ustadz Syuryadi. 


"Kami sangat senang dan bangga karena Ustadz Syuryadi bisa hadir dan memimpin Sholat Idul Adha di desa kami. Beliau tidak hanya sebagai anggota dewan, tetapi juga seorang ustadz yang kami hormati. Kehadirannya memberikan semangat baru bagi kami untuk terus menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan," ujar Aang.


Hal senada juga disampaikan oleh Ridwan, warga lainnya, yang menilai Ustadz Syuryadi sebagai sosok yang tepat untuk memimpin doa pada hari besar umat Islam tersebut. 


"Ustadz Syuryadi adalah contoh pemimpin yang agamis dan dekat dengan masyarakat. Kami berharap kehadiran beliau di sini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih mendalami agama dan berkontribusi dalam pembangunan desa," kata Ridwan.


Tokoh agama bernama lengkap Syuryadi Amirudin itu sendiri merasa terhormat atas undangan warga tersebut. Dia mengatakan, bisa berkumpul dan beribadah bersama warga tak pernah berhenti dilakukannya meskipun disibukkan oleh urusan menjadi anggota DPRD Muara Enim. 


"Kalau diundang warga, Insya Allah kami pasti hadir. Salah satu cara saya memberikan tausyiah sembari menyerap aspirasi warga mengenai berbagai masalah pembangunan yang dihadapi mereka," ucapnya. 


Lulusan University of Malaya ini juga berterima kasih atas undangan warga tersebut. Dia mengungkapkan rasa syukurnya bisa berkumpul dan beribadah bersama warga Desa Lubuk Getam. 


"Saya sangat berterima kasih atas undangan ini. Semoga semangat kebersamaan dan keikhlasan dalam berkurban dapat terus kita jaga. Saya juga mengucapkan Selamat Idul Adha untuk seluruh masyarakat Muara Enim," ujar Ustadz Syuryadi.


Selain memimpin Sholat Idul Adha, Syuryadi juga dijadwalkan akan memimpin pelaksanaan pemotongan hewan kurban di desa tersebut. (rilis)

Harapan Baru Muara Enim: Edwin Mauladi Siap Membawa Perbaikan dengan Jargon Muara Enim Bersih


MUARAENIM, DS - Sosok Edwin Mauladi muncul sebagai salah satu calon Bupati Muara Enim di Pilkada mendatang. 


Hal ini terlihat dari sejumlah baliho yang dipasang di sejumlah kawasan wilayah Muara Enim, menampilkan Edwin dengan tagline Muara Enim BERSIH, sebuah akronim dari Beragama, Sejahtera, Indah, dan Hebat. 


Tagline ini mencerminkan visi dan misi Edwin dalam membawa perubahan positif bagi Muara Enim. Dalam visi dan misinya, Edwin Mauladi berkomitmen untuk membangun pemerintahan yang transparan dan bersih dari korupsi. 


Hal ini akan dilakukannya dengan mengedepankan nilai-nilai agama sebagai landasan moral, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.


Edwin diketahui pula fokus pada menjaga kelestarian lingkungan dan membangun infrastruktur yang indah dan ramah lingkungan. 


Dalam penelusuran, Edwin Mauladi diketahui merupakan seorang teknokrat, alumni dari Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP). 


Edwin menjadi salah satu sosok di balik realisasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di kawasan Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu. 


PLTMH yang dibangun oleh UMP bersama para alumninya ini berhasil mengaliri listrik untuk lebih dari 300 kepala keluarga (KK) dan SD Negeri 14 Rantau Dedap.


Keberhasilan ini menunjukkan komitmen Edwin Mauladi dalam mengimplementasikan visinya untuk memanfaatkan sumber daya alam demi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


Dapat Apresiasi dan Dukungan Masyarakat 


Muhamat (34), salah satu warga Desa Keranji, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim mengatakan, pembangunan di Kabupaten Muara Enim sejauh ini belum merata dirasakan oleh masyarakat.


Permasalahan korupsi dan mental pejabat yang terjadi selama ini membuat pemerintahan di Bumi Serasan Sekundang tidak berjalan sebagaimana mestinya. 


"Dari dulu yah seperti ini saja. Jalan masih minim penerangan. Ada juga yang bertahun rusak tapi belum diperbaiki. Itu yang kami rasakan," ujar Muhamat saat dibincangi, Sabtu (15/6).


Apalagi, wilayah Muara Enim yang cukup luas, membuat pemerintah maupun Penjabat (pj) Bupati yang ada selama ini tidak fokus menyelesaikan masalah yang ada di tengah masyarakat. 


Padahal selaku warga, dirinya memiliki impian dusunnya bisa maju seperti daerah lain. Meskipun tidak punya sumber daya alam seperti batu bara, tetapi wilayah desanya juga merupakan bagian dari Muara Enim. 


Sebagian besar warga desanya selama ini menggantungkan hidupnya dari hasil sadapan karet. Sayangnya, harga jual karet saat ini masih rendah.


"Yang dibangun jangan hanya yang punya sumber daya alam (batu bara) saja. Tapi kami juga menginginkan pembangunan yang maju sehingga bisa membuka peluang ekonomi lainnya," ungkap Muhamat. 


Era Baru Muara Enim yang Lebih Baik


Permasalahan akhlak dalam kepemimpinan Muara Enim yang korup beberapa tahun ke belakang cukup dipertanyakan. Oleh sebab itu, jelang Pilkada Muara Enim ini, warga menginginkan pemimpin yang mampu membawa perubahan. Pemimpin yang memiliki visi perbaikan kesejahteraan bagi warga


"Cari pupuk masih susah. Kalaupun ada, harganya mahal. Tidak sebanding dengan harga jual karet saat ini. Kami benar-benar menginginkan pemimpin yang betul-betul memikirkan rakyatnya. Datang dan lihat sendiri kondisi kami lalu cari solusinya apa," ucap Fauzan, warga lainnya. 


Dari sejumlah calon Bupati yang muncul, baru sosok Edwin Mauladi yang datang ke Desa Keranji, menawarkan visi dan misi serta program yang diusungnya. 


Dia menilai, sosok Edwin merupakan pribadi yang cerdas dan punya visi membangun Muara Enim. "Yang sudah punya program jelas ke arah perubahan baru pak Edwin saja. Makanya, kami warga Desa Keranji sangat antusias untuk mendukungnya," terangnya. 


Harapannya, visi Muara Enim Bersih yang diusung Edwin dapat terwujud. Sehingga, petani karet seperti dirinya dapat terbantu melalui berbagai program yang telah diusung. "Sejauh ini baru pak Edwin yang datang dan mesosialisasikan programnya. Kami harap, kedepannya dapat membantu kemenangan pak Edwin di Pilbup Muara Enim," ungkapnya. (rilis)

Tim Dokter RS Bhayangkara Polda Sumsel Gelar Bhakti Kesehatan, Berikan Pelayanan 113 Penyandang Disabilitas



DUTA SUMSEL, PALEMBANG - Sempena Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024 yang akan jatuh pada 1 Juli nanti, Polda Sumsel menggelar aksi sosial berupa bhakti kesehatan bagi penyandang disabilitas di yayasan Sentra Budi Perkasa Palembang, pada Kamis (14/6/2024).


Tidak hanya memberikan pelayanan pengobatan umum, pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol saja, namun juga memberikan bantuan kepada disabilitas berupa pemberian kursi roda, alat bantu berjalan, kruk, bantuan sembako serta pemberian bantuan dana kepada yayasan yang dikelola bapak Gini Toponindro, Spd selaku ketua yayasan.


Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo melalui Kepala Biro Perencanaan Kombes Toto Wibowo mengatakan kegiatan bhakti sosial mengunjungi dan memberikan bantuan kesehatan kepada disabilitas dilaksanakan dalam rangka membangun kepedulian terhadap sesama terutama kepada para penyandang disabilitas. 


“Alhamdulillah kegiatan yang digagas pak Kabid Dokkes Kombes dr Syamsul Bahar M Kes ini cukup menyentuh kita semua. Kita menyambangi saudara kita penyandang disabilitas dan memberikan bantuan terutama untuk kemudahan aktifitas mereka seperti kursi roda, kruk dan alat bantu berjalan. Semoga bisa meringankan beban saudara kita untuk menjalankan aktifitasnya,” ujar Kombes Toto.


Sementara itu Kabid Dokkes Kombes Syamsul Bahar menerangkan pihaknya mengadakan bhakti kesehatan berupa

pelayanan kesehatan kepada para penyandang disabilitas di yayasan Sentra Budi Perkasa sebanyak 113 orang.


“Kita turunkan tim kesehatan dari Rumah Sakit Bhayangkara untuk memberikan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan spesialistik poli penyakit dalam dan rehabilitasi medik sebanyak  68 orang, pemeriksaan dan pengobatan umum sebanyak 55 orang, pemeriksaan laboraturium sederhana meliputi gula darah sewaktu, asam urat, kolestrol sebanyak  83 orang serta pemberian vitamin dan obat-obatan sebanyak 113 orang,” urainya.


“Disamping itu, kita juga memberikan bantuan berupa sebuah kursi roda, sepasang kruk, sebuah alat bantu berjalan, 75 paket sembako serta bantuan dana Rp 5 juta rupiah,” imbuhnya.


Kegiatan bhakti kesehatan sempena Hari Bhayangkara tersebut membuat senang sekaligus rasa haru bagi  penyandang disabilitas dan para pengasuh diyayasan tersebut.


Muhammad Rahmad Hidayat, salah satu penyandang disabilitas asal Payakumbuh Sumatera Barat tak bisa menyembunyikan rasa senangnya mendapatkan bantuan kursi roda dan pelayanan kesehatan gratis dari petugas kepolisian.


“Terimakasih pak Polisi Sumatera Selatan, saya dari Payakumbuh, sangat berbahagia diberi kursi roda ini gratis, ini akan mempermudah aktifitas saya sehari hari. Juga diberikan pelayanan kesehatan kepada kami. Tadi diperiksa gula darah, asam urat dan tensi,” ujarnya kegirangan seraya berharap bantuan pelayanan kesehatan tetap diberikan kepada mereka.


Hadir mendampingi Karo Rena pada acara tersebut, Karo SDM Kombes Sudrajat Hariwibowo, S.I.K., M.Si, Dirresnarkoba Kombes Dolifar Manurung, S.I.K, Kabidpropam Kombes Agus Halimudin, S.I.K, Kabidhumas Kombes Sunarto, Kabiddokkes Kombes Pol. dr. Syamsul Bahar, M.Kes dan Kasubidyanmedokkpol RS Bhayangkara Kompol dr. Rakhmat Fajar Apriandi dan Kepala yayasan Sentra Budi Perkasa Gini Toponindro, Spd.

Polres Ogan Ilir Tebarkan Kebaikan di Jumat Barokah, Berikan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat



DUTA SUMSEL, Ogan Ilir -Jumat 14 Juni 2024 – Dalam semangat Jumat Barokah, Polres Ogan Ilir kembali menebarkan kebaikan dan rasa peduli kepada masyarakat Ogan Ilir. Pagi ini, pukul 08.30 WIB, personel Polres Ogan Ilir melaksanakan kegiatan sosial dengan penuh semangat dan hati yang ikhlas.


Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024. Sasaran penerima bantuan kali ini adalah masyarakat yang mengalami disabilitas, sakit menahun, dan beberapa pengemudi bentor yang terdampak kondisi ekonomi yang sulit.


Bantuan berupa sembako diberikan langsung secara simbolis oleh Kabag SDM Polres Ogan Ilir, Kompol Sigit W, SH MH, dan Kabag Log, Kompol Sukamto, SH. Penyerahan bantuan dilakukan dengan harapan dapat meringankan beban hidup para penerima dan membawa kebahagiaan di tengah kesulitan yang mereka hadapi.


Kompol Sigit W menyatakan, "Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian Polres Ogan Ilir kepada masyarakat."


Kompol Sukamto menambahkan, "Kami akan terus berupaya memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai bagian dari tanggung jawab dan pengabdian kami sebagai anggota Polri."


Kegiatan Jumat Barokah ini disambut baik oleh masyarakat Ogan Ilir. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih dan harapan agar kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan di masa mendatang.


Dengan adanya kegiatan sosial seperti ini, Polres Ogan Ilir tidak hanya menjalankan tugas dan fungsinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat. Semoga inisiatif ini dapat menginspirasi banyak pihak untuk saling membantu dan berbagi kebahagiaan. ( HMS )

DPUK SPPLNI TAD PLN UP3 Ogan Ilir Siap Tingkatkan Pelayanan Listrik


Duta Sumsel, OGAN ILIR - Dewan Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja PT PLN (Persero) Indonesia Tenaga Ahli Daya PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Ogan Ilir (DPUK SPPLNI TAD PLN UP3 OGI) periode 2024-2028 resmi dikukuhkan.

Tidak hanya menghimpun serikat pekerja yang ahli di bidangnya, organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan listrik.

Ketua DPUK SPPLNI TAD PLN UP3 OGI, Ahmad Tabrani, menerangkan bahwa serikat pekerja ini bertujuan memperjuangkan, membela, dan mengantarkan pekerja kepada kesejahteraan.

"Organisasi serikat pekerja juga berfungsi sebagai mitra bagi perusahaan agar lebih harmonis, termasuk dengan PLN," kata Tabrani saat ditemui di Aula SMPN 1 Indralaya, tempat berlangsungnya acara, Rabu (12/6/2024).

Total ada 10 orang pengurus pada DPUK SPPLNI TAD PLN UP3 OGI untuk periode 2024-2028.

Seluruh pengurus tersebut merupakan Tenaga Ahli Daya (TAD) yang berasal dari berbagai vendor.

"Kami berkomitmen untuk turut serta dalam pelayanan masyarakat, terutama terkait kebutuhan energi listrik," tegas Tabrani.

Pada kesempatan yang sama, Manajemen PLN UP3 Ogan Ilir melalui Manajer PLN ULP Indralaya, Reza Martadinata, menyambut baik sinergi dengan DPUK SPPLNI TAD PLN UP3 OGI.

"Sinergi ini sangat penting karena PLN melayani masyarakat dan kita harus menjaga integritas," kata Reza.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Dr. Yohanas, menegaskan bahwa Pemkab Ogan Ilir siap mendukung serikat pekerja yang berkomitmen pada kemaslahatan masyarakat.

"Pemkab Ogan Ilir siap mendukung program demi kemaslahatan masyarakat umum," pungkasnya. *Rusli

Pererat Silaturahmi Tiga Ketua dan Anggota Panwascam Datangi Polsek Pemulutan



OGAN ILIR, Duta Sumsel - Guna memantapkan langkah dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pilkada serentak 2024, Kapolsek Pemulutan AKP M Ginting SH kedatangan ketua dan anggota panwascam kecamatan pemulutan, pemulutan selatan,dan pemulutan barat, mendatangi mapolsek pemulutan guna mempererat silaturahmi dan berkordinasi agar Pilkada dapat di berjalan aman dan damai.


Dikatakan Kapolsek kegiatan sambang silahturahmi ini merupakan langkah dan upaya cipta kondisi kamtibmas wilayah agar senantiasa aman dan kondusif selama masa tahapan-tahapan Pilkada 2024.


“Kami berbincang-bincang dengan perangkat Panwascam di tiga kecamatan dan saling berkenalan untuk menambah suasana penuh kekeluargaan dan santai tanpa membedakan satu sama lain, dan pastinya mempererat jalinan kerjasama,” ujar Kapolsek 


Akp M Ginting SH berharap segala potensi yang dapat mengganggu stabilitas Kamtibmas khususnya menjelang pelaksanaan Pilkada 2024 dapat ditekan sedini mungkin, yang pada akhirnya situasi kamtibmas tetap aman kondusif sehingga masyarakat semakin produktif.


"Silahturahmi Panwascam ini sebagai bagian langkah membangun kedekatan dan kerjasama di masa pentahapan Pilkada 2024 yang aman dan damai," ungkap Kapolsek.


Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kapolsek Pemulutan AKP M. Ginting, S.H,Waka Polsek Pemulutan Iptu Juliyansyah,Ps. Kanit Binmas Polsek Pemulutan Aiptu Sigit Prastowo, S.H,Ps. Kanit Samapta Polsek Pemulutan Aipda M. Martadinata,Ps. Kanit Intel Polsek Pemulutan *(Aipda Adriansyah, S.Ip),Ketua Panwascam Pemulutan Andi, S.H dan Anggota,Ketua Panwascam Pemulutan Barat *(Suhardi)* dan Anggota

8). Ketua Panwascam Pemulutan Selatan *(Riki, S.Pd)* dan Anggota,Adapun kegiatan ini dilaksanakan guna silahturahmi dan perkenalan diri serta meminta dukungan Polsek Pemulutan dalam persiapan menyambut Pilkada th. 2024, oleh Panwascam dari 3 (tiga) kecamatan wilkum Polsek Pemulutan.

Muara Enim Butuh Pemimpin yang Tidak Tersandera Kasus Hukum dan Masa Lalu


DUTASUMSEL.ID | PALEMBANG - Lima tahun terakhir menjadi masa kelam bagi pemerintahan Kabupaten Muara Enim. Setidaknya, enam kali sudah kepala daerah berganti, mulai dari Pelaksana Tugas (Plt) hingga penjabat (Pj) Bupati. 


Seringnya pergantian tampuk pimpinan ini, nyatanya memberikan dampak negatif. Berbagai program pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, tata kelola pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat kabupaten dinilai melambat, seiring carut marut tata kelola pertambangan di Kabupaten Muara Enim.


Menjadi ironis karena meski memiliki sumber daya alam yang kaya, Bumi Serasan Sekundang, justru memiliki persentase penduduk miskin yang tergolong besar di Sumsel. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang mencapai 640 ribu jiwa, maka setidaknya terdapat 64 ribu warga miskin saat ini. (Sumber: BPS Sumsel). 


Pada sisi lain, seringnya pergantian kepala daerah ini juga memunculkan berbagai kebijakan yang cenderung tidak pro rakyat, yang kemudian berimbas pada kehidupan masyarakat dengan munculnya beragam polemik. Satu program yang belum selesai, akan langsung tergantikan dengan program baru.


Menatap lima tahun ke belakang, menjadi penting bagi masyarakat Muara Enim untuk benar-benar menempatkan dan menetapkan pilihan pada bakal calon atau calon Bupati dan Wakil bupati yang tidak sedang tersandera kasus hukum.


Alumni universitas Tridinanti kota Palembang ini menilai bahwa kursi kepemimpinan di Muara Enim akan menjadi rentan ketika di belakangnya terdapat sederet kasus hukum yang belum usai, karena hukum dan politik ini menurutnya seperti dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan.


Untuk Muara Enim yang lebih baik, menurut Romi, perlu tangan baik dan hal-hal baik yang lekat pada pribadi yang akan memimpin Muara Enim ke depan, berasal dari bawah dan punya integritas. "Jika persoalan hukum yang menyanderanya belum clear and clean bagaimana ke depan dirinya akan menghadapi setumpuk persoalan masyarakat di kabupaten ini," ujar Kabid Nalar Dan Intelektual Komunitas Atap Serasan, M Romi Arrasyid, Senin (20/5).


Romi menilai masyarakat juga ingin mereka yang maju memimpin ini paham dengan seluk-beluk Kabupaten yang memilikiluas wilayah yang tidak kurang dari 7.483,06 km dengan 22 kecamatan 246 desa serta 10 kelurahan. Artinya, diperlukan sosok yang mumpuni, energik dan berpengalaman yang dipadu dengan pengetahuan luas. 


"Kita menginginkan pemimpin yang tidak tersandera kasus hukum dan masa lalu. Apalagi pemimpin yang hanya menampilkan kemegahan dan tidak pro rakyat. Kita tidak mau Muara Enim akan kembali mengalami nasib yang sama dengan lima tahun ke belakang, saat ini Muara Enim sedang menyulam air matanya sendiri untuk sebuah senyum, jadi tolong pertimbangkan hal itu," harapnya.


Muara Enim Harus Berubah Menjadi Lebih Baik


Sosok pemimpin yang berintegritas dan tidak tersandera kasus hukum dan masa lalunya diharapkan bisa membawa Muara Enim lebih baik kedepan. 


Sehingga tata kelola pemerintahan akan berjalan dengan baik, seiring itu pula berbagai program untuk memajukan masyarakat dan mengangkat citra positif Muara Enim yang saat ini memiliki persentase penduduk miskin tergolong besar di antara Kabupaten/Kota di Sumsel. 


Seperti ditegaskan oleh warga Muara Enim yang merupakan alumni program pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang, Aan Ansori. Menurutnya, persoalan hukum akan membuat tata kelola pemerintahan dan SDM serta SDA di suatu daerah menjadi tidak maksimal. 


"Jika ada istilah tersandera, maka patut dibayangkan posisi orang yang sedang disandera seperti apa. Akan sulit baginya menyikapi persoalan dengan fleksibel, kemungkinan akan cenderung kaku dalam memimpin Kabupaten Muara Enim, sedang Muara Enim sedang sangat butuh inovasi dan ide-ide kreatif untuk membuat kabupaten ini lebih hidup dengan mengembalikan keadaan seperti sedia kala," ujarnya.


Muara Enim menurutnya perlu pembangunan yang terarah. Apabila belajar dari contoh yang paling dekat, adalah bagaimana 5 tahun ini beberapa program penting dan krusial tidak berjalan dengan baik, pada kepempinan Pj Bupati Muara Enim, Kurniawan ada rencana pembatasan dispensasi lalu lintas angkutan Batu Bara, pada saat itu pemerintah memberi tempo perusahaan untuk melintas maksimal 2 tahun.


Tapi sampai 2024, dua kali sudah berganti kepala daerah yakni Plt Bupati Muara Enim, Ahmad Usmarwi Kaffah dan Pj Bupati Muara Enim saat ini Ahmad Rizali masa 2 tahun sudah berlalu namun penertiban angkutan dengan rencana pembangunan jalur alternatif Batu Bara tak kunjung terealisasi.


"Terakhir PT Bukit Asam mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa memberikan izin melintas di IUP perusahaan tersebut, dimana 9 km rencana jalan akan melintasi IUP mereka karena tuntutan konservasi cadangan Batu Bara nasional," ungkapnya.


Inilah salah satu persoalan yang tidak terjawab dari sekian banyak persoalan lainnya yang akan dihadapi Bupati Muara Enim terpilih kelak. Sehingga, para calon ini harus bersih dan punya integritas untuk bisa mengedepankan kebutuhan masyarakat luas. 


Tokoh pemuda yang aktif di beberapa kegiatan sosial ini menimbang bahwa kriteria atau pedoman dalam memilih pemimpin daerah harus bisa bertanggungjawab untuk seluruh masyarakat yang dipimpin. "Jangan sampai masyarakat merasa tersakiti karena pemimpin yang terpilih ke depan malah sibuk mengurus tanggungjawab terhadap dirinya sendiri bukan pada rakyat, sedang ia dipilih atas nama rakyat," ujarnya.


Oleh sebab itu, Aan mengajak masyarakat Muara Enim untuk lebih selektif dalam memilih pemimpin, dengan salah satunya melihat rekam jejak. "Saya ingin pemimpin dengan kriteria yang berani. Dimana keberanian adalah sikap mampu mengambil kebijakan maupun menindak secara tegas bawahannya jika melakukan pelanggaran hukum. Bagaimana mau menindak tegas pelanggar hukum, jika Bacalon atau Bupati tersebut tersandera kasus hukum," ujar Aan.

Pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tahun 2024 Kabupaten Ogan Ilir


DUTA SUMSEL, Indralaya - Wakil Bupati Ogan Ilir, Ardani membuka  Olimpiade Olahraga SiswaNasional (O2SN) tahun 2024 tingkat Kabupaten Ogan Ilir yang dipusatkan di Lapangan Expo Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Indralaya, Selasa, 21 Mei 2024.


Wakil Bupati  Ogan Ilir, Ardani menjelaskan memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder terkait yang telah sukses menyelenggarakan O2SN jenjang SD dan SMP.  


Dengan diselenggarakannya O2SN bagi anak didik tingkat SD dan SMP ini, Wabup Ogan Ilir berharap, bisa menjadi motivasi anak-anak untuk berprestasi dan meningkatkan kreatifitas. 


"Ajang ini menjadi wadah anak-anak di Kabupaten Ogan Ilir untuk berkompetisi dalam bidang olahraga atau kinestetik," katanya. 


O2SN juga bisa dijadikan sebagai bagian dari upaya komprehensif dalam menumbuh kembangkan budaya belajar, motivasi berprestasi, kreativitas, sportifitas, dan berorientasi pada pembudayaan, pemberdayaan, dan pembentukan peserta didik yang memiliki kepribadian dengan karakter unggul.


Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ogan Ilir, Sayadi mengatakan, penyelenggaraan O2SN jenjang SD dan SMP tahun 2024 tingkat Kabupaten Ogan Ilir ini, mempertandingkan lima cabang olahraga. 


"Yaitu bulutangkis, atletik, renang, karate, dan pencak silat," terangnya.


Adapun tujuan dari diselenggarakannya O2SN jenjang SD dan SMP tingkat Kabupaten Ogan Ilir ini, adalah untuk mengenalkan lebih dalam lagi karakter peserta didik dalam ajang lomba. 


Serta, untuk memotivasi peserta didik di tingkat SD dan SMP agar mampu tampil percaya diri dalam menunjukkan minat dan bakatnya, untuk terus berkarya serta mengembangkan diri mereka ke arah yang positif. 


"Kegiatan ini merupakan momentum yang tepat dan sangat berharga bagi anak-anak untuk dapat berprestasi dan berkompetisi secara sehat," tambahnya.


Adapun peserta yang mengikuti O2SN tingkat Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024 ini, adalah seluruh sekolah SD dan SMP yang ada di 16 kecamatan se-Kabupaten Ogan Ilir.