NEWS

Slider

SKK Migas dan PEP Adera Field Fokus Penanganan Musibah dan Korban


PALI, DutaSumsel.com – Manajemen Pertamina EP (PEP) Adera Field menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya seorang pegawai mitra kerja di rig NREM-04 yang beroperasi di sumur BNG-34 di kabupaten PALI, Sumatera Selatan, pada Jumat (10/02). 


Pjs. Field Manager PEP Adera Field, Irdham Rahman menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. “Atas nama pribadi dan segenap pekerja PEP Adera Field, kami turut berduka cita dan mendoakan semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujarnya.


Irdham Rahman menegaskan, bahwa PEP Adera Field berkomitmen penuh terhadap penerapan HSSE dan sangat prihatin atas kejadian ini.


“Musibah terjadi sekitar pukul 12.47 WIB. Penyebab kejadian sedang diinvestigasi. Kami telah menghentikan pekerjaan dan meminta seluruh kru untuk melakukan Safety Stand Down sebagai bentuk empati terhadap almarhum melalui doa bersama dan belajar dari kejadian tersebut agar tidak terulang lagi,” pungkas Irdham.


Di tempat terpisah, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan, juga turut menyampaikan belasungkawa atas kejadian ini. “Sesaat setelah kejadian tim Pertamina langsung melakukan evakuasi korban dengan harapan korban dapat diselamatkan, namun takdir berkata lain,” ungkap Anggono.


Ia juga mengungkapkan, bahwa pihak SKK Migas dan PEP Adera Field akan terus melakukan proses penanganan lebih lanjut atas kejadian tersebut.


“Fokus kami saat ini adalah penanganan musibah dan korban. Melihat kondisi seperti saat ini pendampingan kepada keluarga korban juga menjadi fokus utama kami,” lanjut Anggono.


Dalam kesempatan tersebut, ia meminta PEP Adera Field segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap penyebab utama kecelakaan. Sektor hulu migas sendiri telah menerapkan PTK 005 tahun 2018, terkait aturan keselamatan kerja dan lindung lingkungan. SKK Migas dan KKKS terus berupaya menjalankan segala bentuk strategi dan prosedur kerja dengan sebaik-baiknya khususnya yang menyangkut keselamatan para pekerja. (*) 


Editor:Heru

Penataan Batas Kawasan Hutan di Kecamatan Rambang - Lubai Ulu, Gubernur Sumsel Minta SKPD Harus Selesai


PALEMBANG, DutaSumsel.com -- Gubernur Sumsel, H Herman Deru, yang diwakili oleh Asisten 1 Pemprov Sumsel, Edward Chandra meminta Pemerintah kabupaten Muara Enim melalui OPD terkait (di Pemprov dan Pemkab Muara Enim) untuk memfasilitasi dan menyelesaikan penataan batas kawasan hutan PPTKH Revisi 1 seluas kurang lebih 3000 hektar di wilayah desa Sugihan kecamatan Rambang dan kecamatan Lubai Ulu, kabupaten Muara Enim.


Kepastian itu disampaikan Edward Chandra, saat mewakili Gubernur Sumsel Herman Deru menyambut dan menerima kunjungan perwakilan warga desa Sugihan di dua kecamatan tersebut.


"Pemerintah provinsi melalui Bapak Gubernur akan mengirimkan surat ke Kementerian KLH atau Ditjen Planologi untuk percepatan dan memfasilitasi tim turun dengan menggunakan anggaran dari SKPD masing-masing," ucap Asisten 1, saat menerima sejumlah perwakilan warga di ruang kerjanya, Senin sore, (6/2/2023).


Langkah itu diambil, dia jelaskan, karena sudah terlalu lama. Sementara untuk menunggu anggaran pembiayaan dari APBN maupun APBD masih lama.



Menanggapi itu, Sastra Amiadi perwakilan warga usai pertemuan itu menyampaikan apresiasinya dan berharap semuanya berjalan cepat serta bukan PHP belaka.


"Ya apa yang disampaikan Bapak Asisten 1 mewakili Bapak Gubernur tadi, masalah ini sudah berlarut-larut dan terlalu lama, sudah tidak terhitung lagi berapa kali dilakukan pertemuan.


Jadi mungkin ini yang terakhir kami lakukan, karena masyarakat sudah terlalu lama bersabar. Kami yakin Bapak Gubernur lebih bijak dan paham dengan keinginan rakyatnya," tandas Mang Yadi, sapaan akrabnya, seraya juga meminta Gubernur Sumsel untuk menegur staf bagian protokolnya yang dinilainya kurang profesional dalam menindaklanjuti surat yang diajukan warga.


"Mudah-mudahan kesepakatan dari pertemuan tadi segera terealisasi, kami tunggu sampai Maret inilah kabar bagusnya," tutup dia.


Dari pantauan, sebelumnya sejumlah perwakilan warga juga sempat bertemu dan disambut Gubernur Sumsel Herman Deru. Kemudian tak hanya menerima dan melakukan rapat bersama perwakilan warga, Asisten 1 Edward Chandra juga sempat bertemu dan berbincang santai dengan puluhan warga lainnya di area taman perkantoran Pemprov Sumsel, jalan A Rivai Palembang. (*) 


Editor:Heru

Kades Tanjung Menang, Apresiasi Kunjungan Kapolres Ke Poskamling


PRABUMULIH, DutaSumsel.com -- Giat sidak Pos Ronda di pintu masuk Desa Tanjung Menang, Kecamatan Prabumulih Selatan disambut warga antusias, Senin, 13 Februari 2023.


Apalagi, kata Kades Tj Menang, Asmedi Cik Adam memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat guna menjalankan tugas di Pos Ronda di wilayahnya. “Kita terima kasih atas kunjungan Pak Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi SIk MH menyambangi Poskamling di pintu masuk Desa Tanjung Menang. Masyarakat senang dan menyambut baik, apalagi Pak Kapolres Prabumulih menerima keluhan masyarakat,” ujar Asmedi.


Sebutnya, langsung memberikan problem solving atas keluhan masyarakat tersebut. Selain itu, akunya Kapolres Prabumulih telah mengklarifikasi isu penculikan anak ternyata hoax dan cukup meresahkan masyarakat. “Soal banyak anak berkendara motor, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Karena, memang kebutuhan. Tetapi, kita hanya mengimbau mengutamakan keselamatan saja,” jelasnya.


Lanjutnya, di wilayahnya ada 5 Poskamling guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Desa Tj Menang, juga menghindari gangguan Kamtibmas. “Banyak manfaatnya, ada Poskamling ini. Setelah ada Poskamling ini, pencurian ternak beberapa kali terjadi bisa dilakukan pencegahan,” tukasnya (*) 


Editor:Heru

Kapolres Prabumulih, Pantau Langsung Kegiatan Poskamling Pintu Masuk Desa Tanjung Menang


PRABUMULIH, DutaSumsel.com -- Memastikan Siskamling atau Ronda Malam di wilayahnya benar-benar berjalan, salah satunya mengunjungi Poskamling pintu masuk Desa Tanjung Menang, Kecamatan Prabumulih Selatan.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH bersama jajaran melakukan sidak dan langsung bertatap muka bersama petugas ronda malam di Poskamling pintu masuk Desa Tanjung Menang, Senin malam (13/02/2023).


“Saya sengaja datang malam-malam, guna melakukan pengecekan di Poskamling pintu masuk Desa Tanjung Menang ini. Bertatap muka, sekaligus menerima keluhan dari masyarakat. Alhamdulillah, di Desa Tanjung Menang ini ada 5 Poskamling di sejumlah titik dan semuanya aktif,” ujar Kapolres.


Kata dia, keberadaan Poskamling di pintu masuk Desa Tanjung Menang ini sangat bermanfaat dalam rangka menjaga gangguan Kamtibmas dan gangguan kriminalitas lainnya. “Kita dapat informasi dari masyarakat, adanya ronda malam ini sangat bermanfaat dalam mengantisipasi pencurian hewan dan lainnya. Memang perlu peran aktif masyarakat dalam menjaga Kamtibmas,” ujar Wit.


Mantan Kapolres Mukomuko ini, juga mengingatkan, warga kalau isu penculikan itu adalah hoax dan sejauh ini di Prabumulih belum ada kasus. “Semoga tidak terjadi, lalu jangan membakar lahan di luar ketentuan. Juga, mengingatkan pengendara motor harus berusia 17 tahun,” bebernya.


Pada kesempatan itu, Bhabinkamtibmas menyerahkan cinderamata kepada para penjaga Poskamling, sebagai bentuk dukungan kegiatan masyarakat disaksikan Kapolres Prabumulih dan juga Kades Tanjung Menang.(*) 


Editor:Heru

Gara-Gara Rebutan Lapak, Ibu Rumah Tangga Ditangkap Polisi


PRABUMULIH, DutaSumsel.com -- Surya Sari (29) tahun, ibu rumah tangga, warga Jalan A Roni RT 02/RW 02 Kelurahan Pasar II, Kecamatan Prabumulih Utara terpaksa berurusan bersama Tim Gurita Polres Prabumulih, Senin, 13 Februari 2023.


Sari ditangkap Tim Gurita Polres Prabumulih, setelah dipanggil dan menjalani pemeriksaan terkait kasus penganiayaan yang dilaporkan Nurjani (37) tahun, warga Jalan Tri Sukses RT 20/RW 08 Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara.


Dihadapan penyidik, Sari tidak bisa mengelak penganiayaannya terhadap korban terjadi di Pasar Inpres depan BNI KCP Pasar, motif penganiayaan karena rebutan lapak antara korban dan pelaku, Rabu pagi (30/2/2023).


Kronologi kejadian, Korban didorong pelaku, ditendang dan dipukul. Akibat, penganiayaan itu korban mengalami luka lecet di sekujur tubuhnya. Dan, aksi itu direkam oleh anak korban pakai HP. Saat pelaku mengetahui aksinya menganiaya korban direkam pelakupun hendak merebut HP tersebut, melihat hal itu sikorban akhirnya menarik tangan pelaku dan pelaku langsung mendorong korban sampai di sudut meja yang membuat kaki korban mengalami luka lecet.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kasatreskrim, AKP Alita Firman SH MH dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. “Iya tersangka SS, sudah kita amankan dan sekarang tengah menjalani pemeriksaan intensif penyidik,” ujarnya.


Jelasnya, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Ancamannya, di atas 5 tahun. “Sekarang TSK SS sudah kita tahan, guna memudahkan pemeriksaan,” pungkasnya. (*) 


Editor:Heru

Kapolres Tinjau Satpas SIM, Ingatkan Personel Kebijakan SOP


PRABUMULIH, DutaSumsel.com -- Soal pelayanan SIM, selalu menjadi perhatian Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi SIk MH tidak henti-hentinya mengingatkan personel Satlantas agar mematuhi SOP telah ditetapkan.


Seperti, Senin, 13 Februari 2023, Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH kembali meninjau Satpas SIM di Komplek Satlantas Polres Prabumulih.


“Sidak ini dalam rangka memastikan pelayanan SIM sesuai SOP, dan juga optimis,” kata Kapolres.


Witdiardi langsung berinteraksi bersama masyarakat membuat SIM, selain itu juga mengecek mulai dari kesiapan fasilitas, seperti pengambilan nomor antrian pemohon SIM, tempat pengisian formulir, hingga kesiapan petugas pelayanan pendaftaran SIM di loket disediakan.


Tidak hanya itu, Kapolres juga meninjau langsung ruang pelaksanaan ujian teori, dan ujian praktik, memastikan lengkap dan sesuai dengan prosedur berlaku.


Kapolres juga menanyakan langsung kepada pemohon SIM terkait dengan tarif pembayaran dilaksanakan sesuai dengan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) di loket Bank BRI yang tersedia cabang pembantunya di Satpas SIM ini.


“Semua peralatan pendukung berfungsi dengan baik, petugas memberikan pelayanan sesuai prosedur dan tidak ada yang menyalahi aturan,” kata Wit.


Kapolres juga mengecek alat ukur indeks kepuasan masyarakat (IKM) terhadap pelayanan di Satpas SIM, dan didapati menunjukkan hasil baik. (*)


Editor:Heru

Kapolres Prabumulih Ingatkan Personil Hindari Pelanggaran


PRABUMULIH, DutaSumsel.com -- Di dalam setiap apel personel, Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi SIk MH mengingatkan, agar personelnya menghindari pelanggaran. Karena, menurut Kapolres hal itu bisa merusak citra Polri.


Sekarang ini, kata dia, citra Polri terus ditingkatkan seluruh jajaran personel Polres Prabumulih. “Terima kasih terus semangat bekerja dan disiplin dalam menjalankan tugas, dan melayani masyarakat,” kata Witdiardi di sela-sela apel, Senin, 13 Februari 2023 di Halaman Mapolres.


Sejauh ini, diakui Wit, belum ada pelanggaran personel dilaporkan masyarakat. Karenanya, Mantan Kapolres Mukomuko ini berpesan, agar personelnya selalu semangat bekerja ikhlas.


“Terus pertahankan, agar personel menjauhi dan menghindari pelanggaran. Tingkatkan kinerja dalam mengabdi hingga mengukir prestasi,” terang Alumni AKPOL 2002 ini.


Wanti pria kelahiran Magelang ini, setiap personel Polres Prabumulih harus menjadi contoh masyarakat. Dan, bukan sebaliknya. “Harus menjadi tauladan bagi masyarakat, khususnya memberikan pelayanan secara optimal dan mengayomi masyarakat,” beber Mantan Jatanras Polda Bengkulu ini.


Lanjutnya, tantangan tugas ke depan semakin berat. Jika tidak berubah, dan berkuat namanya pelanggaran jelas akan tergusur. “Personel melanggar, jelas tanggung resiko akan ada sanksi tegas kita berikan selaku pimpinan. Sebagai efek jera dan bagian dari pembinaan,” pungkasnya.(*) 


Editor:Heru

Sempat Buron, Akhirnya Pelaku Penusukan Di OT Berhasil Diringkus Tim Viper Polsek Prabumulih Barat


PRABUMULIH, DutaSumsel.com -- Teka teki pelaku penusukan terhadap korban RK, di OT hajatan Anak Petai akhirnya berhasil diungkap jajaran Tim Viper Polsek Prabumulih Barat.


Pelakunya sempat buron dan akhirnya diringkus tim Viper di kediaman, Pelaku berinisial HR (25) tahun, warga Jalan Mayor Iskandar Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara, Senin, 13 Februari 2023, setelah diringkus HR di pemeriksaan kemudian langsung dilakukan penahanan.


Berdasarkan Informasi kronologi kejadian Sabtu, 28 Januari 2023, sekitar pukul 16.45 WIB kejadian berawal pada saat di rumah Herwansyah sedang melakukan hajatan pernikahan, di acara tersebut berlangsung hiburan orgen tunggal.


Pada saat berlangsungnya acara terjadi keributan sehingga pelaku HR menghampiri keributan sambil memegang pisau, bersama warga dan korban RK dikira merupakan rombongan warga dari luar ribut bersama pelaku. 


sehingga pelaku langsung menusukan pisau tersebut dibagian rusuk sebelah kiri sebanyak 1 kali, korban langsung jatuh kemudian warga menolong korban RK dan langsung membawa korban ke RS AR Bunda untuk mendapatkan pertolongan medis.


Selanjutnya, orang tua korban melaporkan kejadian tersebut kepolsek Prabumulih barat guna proses hukum.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat, Iptu Arafiq SIP didampingi Kanit Reskrim, Aipda Putran Agus W SH membenarkan hal itu. “Iya betul pelaku penusukan OT di hajatan Anak Petai, sudah diamankan dan kini tenga menjalani proses hukum,” terangnya.


Rafiq menambahkan, kalau pelaku dijerat Pasal 351 tentang penganiayaan, ancamannya di atas 5 tahun. “Penyidik, terus mendalami kasus penusukan di OT hajatan Anak Petai,” pungkasnya. (*) 


Editor:Heru

Kapolres Meminta Bhabinkamtibmas Terus Sosialisasi Isu Penculikan Anak Itu Hoax


PRABUMULIH, DutaSumsel.com -- Maraknya isu penculikan anak belakang ini, cukup membuat resa para orang tua di Kota Nanas ini. Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Bhabinkamtibmas menekankan, agar gencar mensosialisasikannya kalau isi itu hoax.


Hal itu, aku Kapolres Prabumulih dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat, agar tidak terlalu khawatir dan resah. “Kita tekankan, agar para Bhabinkamtibmas di lingkungan Polres Prabumulih memberikan klarifikasi kepada masyarakat tentang berita itu,” ujar Witdiardi, Senin, 13 Februari 2023.


Meski demikian, kata dia, kewaspadaan dan kehati-hatian tetap harus ditingkatkan guna menghindari aksi penculikan anak. “Berikan pengertian kepada masyarakat, kalau anaknya harus waspada terhadap orang asing. Mengajak anak-anak, menghindari aksi penculikan,” beber Mantan Kapolres Mukomuko ini.


Kata Mantan Korspripim Kapolda Bengkulu menekankan, sebuah ini belum ada kasus penculikan anak dan jajaran Polda Sumsel belum menyebar foto pelaku penculikan anak. “Meningkatkan pemahaman masyarakat, jelas akan membuat situasi dan kondisi di Prabumulih tetap aman dan kondusif sejauh ini. Makanya, perlu peran aktif Bhabinkamtibmas gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” bebernya.(*) 


Editor:Heru

*Terima Audiensi Pengurus Federasi Kempo Sumsel, Kakanwil Ilham Djaya Diminta Komandoi Federasi Kempo di Sumsel*


PALEMBANG, DutaSumsel.com -- Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Dr. Ilham Djaya menerima audiensi pengurus Federasi Kempo Indonesia (FKI) Sumatera Selatan yakni Plt. Ketua FKI Sumsel, Agus Salim, Senin (13/2/2023) diruangan Kakanwil setempat.


Dalam kesempatan itu, Agus Salim mengatakan bahwa saat ini kepengurusan Federasi Kempo Indonesia Sumatera Selatan membutuhkan sosok pemimpin untuk membangun olahraga Kempo di Sumsel.


Agus menilai sosok Kakanwil Ilham Djaya merupakan figur yang pas untuk mengomandoi Federasi Kempo Indonesia di Sumsel. 


“Kami menilai semangat yang dimiliki pak Ilham Djaya selaras dengan semangat olahraga Kempo, sehingga mohon perkenan kami akan mengusung pak Ilham menjadi ketua Federasi Kempo Indonesia Sumatera Selatan”, kata Agus Salim.


Dikatakan Agus, saat ini FKI Sumsel memiliki 2 (dua) tempat latihan di Palembang, diantaranya berada di Sekolah Adabiyah Palembang, dan Puri Tanjung Asri. “Untuk itulah kami perlu dukungan agar olahraga Kempo berkembang”, tuturnya.


Menanggapi hal tersebut, Kakanwil Ilham Djaya menyambut baik, Ia menyatakan kesiapannnya jika memang dipercaya untuk memimpin FKI Sumsel. 


Menurut Ilham, untuk membangun Olahraga Kempo ini perlu disiapkan terlebih dahulu sebuah wadah seperti tempat latihan, pelatih, SDM, serta sarana dan prasarannya. “Jika wadahnya belum tersedia, bagaimana para generasi muda akan berlatih, mereka akan bingung dimana tempat akan berlatih”, ujar Ilham.


Untuk itu, nantinya akan menjadi tugasnya bersama pengurus untuk menyediakan hal tersebut. “Dalam waktu dekat kita akan buat pusat latihan Kempo di Rutan Palembang (Pakjo), kemudian kedepan kita upayakan disetiap Kabupaten/Kota juga akan terbentuknya kepengurusan, dan membuka pusat-pusat latihan Kempo di Kab/kota”, pungkasnya.


Disamping itu, sebagai bentuk keseriusannya, Ilham akan mengundang pengurus FKI Sumsel untuk rapat bersama menindaklanjuti hasil pertemuan itu.


“Sebagai pengurus kita akan tunjukkan prestasi dan eksistensi kempo, baik secara nasional dan internasional. Ini yang akan membedakan kita dari yang lain," kata Ilham.


Ia meyakini, dengan komitmen secara bersama- sama membuka wadah bagi anak-anak dan generasi muda Sumatera Selatan dalam menyalurkan bakatnya dan mengukir prestasi pada olahraga Kempo.


“Kita harapkan akan segera bermunculan bibit-bibit atlet Kempo dari Sumatera Selatan yang siap bertanding dan mengukir prestasi di tingkat nasional dan Internasional”,katanya.


Selain itu, dikatakan Ilham, hal ini juga untuk mendukung atensi Menkumham Yasonna H. Laoly yang juga telah didaulat sebagai Ketua Federasi Indonesia tingkat pusat pada September 2022 lalu, untuk memajukan dan membangun olahraga Kempo di Indonesia. (*) 


Editor:Heru