NEWS

Slider

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Ini Yang Dilakukan Camat Prabumulih Barat


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Pemerintah Kota Prabumulih melalui Camat Prabumulih Barat terus meningkat pelayanan publik. 


Hal itu diungkapkan oleh camat Barat Edi Suanto SH MSI ketika dikonfirmasi awak media diruang kerjanya, Jumat (27/1/2023). 


Ungkapnya, dalam hal pelayanan, kita utamakan kepentingan masyarakat. Pelayanan dengan masyarakat adalah hal utama, apalagi ini juga sudah perintah Walikota Prabumulih Ir H. Ridho Yahya MM untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. 


" Kalau warga datang kesini (kantor camat Barat_red) , pasti ada urusan, dan itu wajib kita layani jangan sampai warga merasa diacuhkan ", urainya. 


Lanjutnya, saya juga sudah menekankan kepada seluruh pegawai/staf saya untuk selalu melayani warga dengan baik. " Jangan sampai ketika mereka hadir kita cuekin, dan juga kepada pegawai harus senyum ketika menyapa", jelasnya. 


Kalau ada kelurahan dan laporan, dari warga terkait pelayanan, kurang maksimal, siap-siap saja, pasti kita berikan sangsi tegas, beber Edi sapaan akrabnya. 


Terakhir, Edi juga menghimbau untuk warganya, apalagi kecamatan Prabumulih barat dominan mata pencarian yakni bertani. 

" Jangan sampai membuka lahan dengan cara dibakar, karena itu bisa menimbulkan titik-titik api,".


Hindari pembakaran ketika membuka lahan dan kebun baru, karena kalau ketahuan pasti repot dan bisa terpenjara, pungkasnya (*) 


Editor:Heru

Jumat Curhat: Kapolres Prabumulih Sambangi Warga Sungai Medang, Ingatkan Ini


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Kapolres Prabumulih Polda Sumsel dalam giat "Jumat Curhat" kembali mengingatkan masyarakat Prabumulih untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Prabumulih. 


Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi SIK MH ketika ngantor di Kelurahan Sungai medang Kecamatan Cambai, Jumat (27/1/2023) didampingi juga oleh Kapolsek Cambai Iptu Wanianto SH. 


Ungkapnya, ini juga salah satu cara kita Polres Prabumulih_red menyerap aspirasi dari masyarakat.  " Kita langsung bertatap muka dengan warga, saling sapa, saling memahami, sehingga masyarakat ataupun warga bisa terasa kehadiran polisi di hatinya ", urai Kapolres. 


Tidak sebatas itu saja, Kapolres yang pernah dinas di Mukomuko ini juga mengingatkan warga untuk selalu menjaga keamanan dan kenyamanan di bidang apapun." Orgen tunggal, Keyakinan memeluk agama, serta lain sebagainya, " jelasnya. 


Lanjutnya, bagi pengendara baik roda dua maupun roda empat untuk selalu tertib berlalulintas (lalin), bagi yang belum punya Surat Izin Mengemudi (SIM), usahakan dilengkapi. Apalagi  Kota Prabumulih sudah menerapkan tilang elektronik, pesannya. 


Terakhir, Kapolres juga mengingatkan warga, untuk membuka lahan jangan dibakar, karena itu bisa menimbulkan titik-titik, dan yang paling penting selalu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas di wilayah kelurahan desa yang ada, pungkasnya (*) 


Editor:Heru

Polsek Prabumulih Barat Bubarkan OT Hajatan Warga Payuputat


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Adanya pengaduan masyarakat terkait OT di hajatan warga di Kelurahan Payuputat, selain itu memutar musik remix di wilayahnya.


Setelah dilakukan pengecekan ternyata benar, belakangan kalau penyelenggaraan keramaian menggunakan OT tidak mengantongi izin. Dan, telah lewat batas diperbolehkan hingga pukul 17.00 WIB atau 5 sore.


Hingga akhirnya, Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat, Iptu Arafiq SIP memerintahkan personelnya di back up Timsus Tantura membubarkan OT di hajatan warga tersebut.


“Pertama karena menganggu warga, lalu tidak mengantongi izin. Terakhir, memutar musik remix dan melanggar operasional hanya pukul 5 sore. Setelah berkordinasi bersama pemilik hajatan, OT-nya kita bubarkan,” ujar Rafiq.


Lanjutnya, ini kedua kalinya di wilayah Polsek Prabumulih Barat dilakukan pembubaran OT tidak sesuai ketentuan telah ditetapkan. “OT hanya dibatasi hingga pukul 5 sore, imbauan Kapolda Sumsel dan juga Kapolres Prabumulih tidak boleh memutar musik remix. Karena, rentan penyalahgunaan narkoba, mabuk-mabukan, rawan bentrokan, dan lainnya,” tukas Rafiq Bombay ini.


Dia menegaskan, penyelenggaraan hajatan, warga hendaknya mengajukan izin terlebih dahulu kepada pihak terkait khususnya Sat Intelkam dan Polsek Prabumulih Barat. “Selain itu, patuhi aturan dan ketentuan telah ditetapkan. OT boleh saja, tetapi patuhi aturan hingga jam 5 sore,” tukasnya. (*) 


Editor:Heru

Kapolres Prabumulih Ingatkan Personel Terus Tingkatkan Pelayanan, Anev Kamtibmas


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, supaya terus lebih baik. Polres Prabumulih mengelar Anev Kamtibmas, dipimpin Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi SIk MH di Aula Kecil Mapolres, Rabu, 25 Januari 2022.


“Anev ini, kita lakukan sejak awal tahun. Bertujuan, tidak lain agar personel kita bisa terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga kehadiran personel Polres Prabumulih terus dirasakan masyarakat,” beber Kapolres.


Anev ini, kata dia, sebagai langkah perbaikan terhadap pelayanan diberikan personel belum dilakukan secara maksimal. Jelas ke depannya, pesannya harus lebih baik lagi. “Khususnya, di sentra pelayanan SPKT. Lalu, SIM, SKCK, Samsat, dan lainnya,” terang Witdiardi.


Lanjut Mantan Kapolres Mukomuko mewanti, khususnya di SPKT agar tidak menolak laporan masyarakat apa pun bentuknya. “Hal ini, sebagai bentuk layanan prima dilakukan dan diberikan jajaran Polres Prabumulih kepada masyarakat,” ucap Alumni AKPOL 2002 ini.


Kata dia, mewanti seluruh jajarannya agar terus bekerja secara baik dan meningkatkan kedisiplinannya. Sehingga, pelayanan diberikan personel tidak dikeluhkan masyarakat. “Ukir prestasi, jaga nama baik dan tingkatkan kembali citra Polri. Lewat berbagai program, telah dilakukan Polres Prabumulih ini secara menyeluruh dalam rangka perbaikan pelayanan kepada masyarakat,” sebut Mantan Jatanras Polda Bengkulu ini. (*) 


Editor:Heru

Program Bedah Rumah ADD Dimonev Bhabinkamtibmas Tanjung Menang


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Sebanyak 8 RTLH telah dibangun di Desa Tj Menang, menggunakan ADD 2022 senilai Rp 55,9 juta bagi masyarakat kurang mampu.


Sekarang ini rumah tersebut telah berdiri, Bhabinkamtibmas Tj Menang ikut terlibat bersama Kades Tj Menang Asmedi Cik Adam dalam rangka melakukan Monev.


“Monev ini sendiri, bentuk pengawasan dilakukan Bhabinkamtibmas Tj Menang terhadap program ADD 2022 dikelola Kades Tj Menang,” ujar Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Bobby Eltarik SH MH, Rabu, 25 Januari 2023.


Diharapkan, lewat monev ini program bedah rumah dijalankan Desa Tj Menang memang membawa kemaslahatan dan manfaat bagi masyarakat. “Tugas Bhabinkamtibmas Tj Menang, memastikan bangunan dibangun layak dan masyarakat penerimanya benar-benar tepat,” aku Bobby.


Kata dia, hal itu juga bentuk kehadiran para Bhabinkamtibmas dan juga kedekatan bersama masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing. Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Tugas para Bhabinkamtibmas itu komplek, dan wajib dilaksanakan sebaik mungkin. Tidak melulu, memberikan imbauan saja. Termasuk, juga problem solving, dan lainnya. Komunikasi baik antara para Bhabinkamtibmas dan wilayahnya, jelas akan efektif dalam mencegah potensi gangguan kewilayahan dan lainnya,” pungkasnya. (*) 


Editor:Heru

Belum Ada Kesepakatan, Kapolsek RKT Kawal Pertemuan Warga Dan PT Pertamina


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Polres Prabumulih Polda Sumsel melalui Polsek Rambang Kapak Tengah (RKT) mengikuti giat pembahasan terkait keinginan pihak PT. Pertamina yang ingin meminta izin melewati Jalan Desa Karangan menuju Desa Talang Batu untuk keperluan mobil Rig masuk ke lokasi pengeboran di KRG Desa Karangan Prabumulih. 


Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Setempat Satria Karsa, SE, M.Si,  Kapolsek RKT, Iptu Dedi Apriansah, SE, MSi, Kedes Karangan Yayan, Bhabinsa Desa Karangan Sertu Lukman, Bhabinkamtibmas Desa Karangan Bripka Dasrianto, dan Kanit Intelkam Polsek RKT Aiptu Latip. 


Adapun perwakilan dari PT Pertamina yakni, Wahyu  dari Legal Pertamina Limau, Andi Natalis Dari Projects Pertamina Hulu Rokan dan Masyarakat Desa Karangan lebih kurang 180 orang.


Pantai awak media di lokasi, Rabu (25/1/2023) pertemuan tersebut belum ada kesepakatan antara masyarakat dengan pihak PT. Pertamina. 


Kades Karangan Yayan ketika dikonfirmasi mengatakan, pertemuan ini berkaitan dengan perihal lokasi KSG yang mana pihak Pertamina mau izin lewat Jalan Desa Karangan, ucapnya. 


"Disini kita bermusyawarah terkait keinginan pihak Pertamina yang ingin memakai jalan Desa Karangan. Dan keputusan hari ini menjadi keputusan masyarakat bukan hanya keputusan Kepala Desa.", jelasnya Singkat. 


Ditambahkan Camat Rkt  Satria, perkumpulan hari ini_Red, sudah mengetahui maksud dan tujuan.  Kami disini hanya menfasilitasi pertemuan saja, "Jadi solusi hari ini masyarakat diundang semua dan mendengarkan penjelasan dari Pertamina dan keputusan kami serahkan kepada masyarakat, tegas camat. 


Sementara Perwakilan dari PT Pertamina mengatakan, terima kasih Masyarakat sudah hadir dalam pertemuan hari ini. Sekarang kita lagi ada pengeboran di Desa Karangan dan saat ini jalan poros milik Pertamina sedang mengalami kerusakan yang sangat parah menuju lokasi pengeboran di KRG Desa Karangan.


"Kami meminta keikhlasan kepada masyarakat meminta izin lewat jalan Desa Karangan menuju Desa Talang Batu dan kami akan bertanggung jawab penuh terhadap jalan tersebut dan siap membuat pernyataan secara tertulis, janjinya. 


Urainya, Jalan Desa yang dilewati yaitu mobil tronton sebanyak kurang lebih 50 mobil selama 1 bulan. Dan jalan Poros Pertamina akan kami perbaiki secara cepat dan masyarakat bisa menggunakan jalan tersebut ke kebun, tandasnya. 


Terpisah, Kapolres Prabumulih AKBP. Witdiardi SIK MH melalui Kapolsek RKT Iptu Dedi Apriansah menjelaskan, kita disini hanya monitoring saja, takutnya ada sesuatu yang tak diinginkan. 


" Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik dan lancar, walaupun dari hasil pertemuan warga dan PT Pertamina belum ada kata kesepakatan." tutupnya singkat. (*) 


Editor:Heru

Komisi IV DPRD Bahas Upaya Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal di Muba


SEKAYU, DutaSumsel -- Telah diselenggarakan Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPRD Kabupaten Musi Banyuasin tentang Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Muba, Bagian Hukum Setda Kab. Muba, PT. Repsol, PT. Medco E&P Grissik Ltd (Simpang Tungkal), PT. Medco E&P (Desa Bonot), PT. Medco E&P (Tungkal Jaya) bertempat di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kabupaten Musi Banyuasin. Selasa (24/01/2023),


Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi IV Edi Hariyanto dihadiri Wakil Ketua III DPRD Endi Susanto, S.E, Wakil Ketua Komisi IV H. Ahmadi, Sekretaris Komisi IV Muhammad Isa, Anggota Komisi IV Rudi Hartono, S.Sos, Senen Hanan, Evra Hariadhy, SE, Abdul Basit, Dedi Zulkarnain, SE, Dwi Hayati Lehhar, A.Md, Heriyadi.


Dalam rapat ini, Komisi IV DPRD Kabupaten Musi Banyuasin berharap dengan adanya  perusahaan di daerah yang mengeksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) dan berakibat langsung kepada kehidupan masyarakat,agar dapat mensejahterakan masyarakat di sekitar perusahaan itu sendiri,  Khususnya masyarakat daerah yang terdampak, Terutama bagi putra -putri daerah Kabupaten Musi Banyuasin /  tenaga kerja lokal dalam mendapatkan pekerjaan yang layak.


Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi diminta untuk mengoptimalkan Balai Latihan Kerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan, melakukan MoU dengan perusahaan -perusahaan untuk memaksimalkan pelatihan tenaga kerja lokal yang dilakukan oleh perusahaan yang berbasis magang/pelatihan praktek secara langsung di lapangan khususnya warga daerah terdampak agar dapat bekerja sama dengan desa sekitar lokasi perusahaan/lokasi terdampak.


Sebagai upaya memudahkan akses informasi tentang tenaga kerja lokal, Komisi IV juga berharap kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi agar memiliki database kebutuhan SDM di perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin serta mempermudah syarat bagi pencari kerja dan perekrutan pelatihan khususnya bagi masyarakat daerah terdampak langsung berdasarkan pemetaan kebutuhan perusahaan.


Selain itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi agar memfasilitasi Desa untuk membentuk dan membuat LPKS ( Lembaga Pelatihan Kerja Swasta) untuk dapat mempersiapkan tenaga kerja lokal yang siap  diberdayakan di perusahaan.


Selanjutnya, Komisi IV meminta agar seluruh perusahaan di Kabupaten Musi Banyuasin , baik perusahaan di bidang perkebunan, pertambangan dan migas agar dapat memberdayakan perusahaan atau vendor lokal sebagai sub kontraktor sesuai dengan standar perusahaan yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin. Tutupnya (Rian)


Editor:Heru

Dinkes Bekerjasama Dengan Kejari Prabumulih Lakukan Bimtek Pengelolaan Keuangan BLUD


PRABUMULIH, DutaSumsel – 9 Puskesmas di bawah naungan Dinkes Prabumulih, sejak 1 Januari 2023 berubah status sebagai BLUD. Dan, berhak mengelola keuangannya sendiri.


Agar terhindar dari perbuatan melawan hukum, ketika melakukan pengelolaan keuangan. Dinkes bekerja sama Kejari Prabumulih melakukan Bimtek Pengelolaan Keuangan BLUD sela 2 hari, Rabu, 25 Januari 2023 hingga Kamis, 26 Januari 2023.


Kajari Prabumulih, Roy Riady SH MH menjelaskan, sejak 1 Januari 2023, Puskesmas berubah status BLUD. Di bawah naungan Dinkes Prabumulih, ada 9 Puskesmas kini punya kewenangan mengelolaan keuangannya sendiri.


“BLUD ini, bekerja tidak mencari laba. Tetapi, bagaimana melayani masyarakat secara baik. Lewat Bimtek ini, harapannya bisa meminimalisir perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan keuangan BLUD,” ujar Roy, sapaan akrabnya.


Lanjut Roy, ada beberapa sumber dana masuk dan dikelola Puskesmas. Antara lain; dana kapitasi BPJS Kesehatan masuk ke Puskesmas. Lalu, ada juga dana BOK, retribusi, dan lainnya.


“Struktur di Puskesmas, harus bekerja sesuai tupoksi. Yah, Kapus bekerja sebagai Kapus. Lalu, juga ada Kasubag harus tahu tugasnya. Demikian, juga bendahara harus bisa melaksanakan tugas sebaiknya,” terang suami Nofita Dwi Wahyuni SH MH.


Kalau semuanya berjalan sesuai tupoksi, kata di, pengelolaan keuangan BLUD berjalan lancar dan tanpa kendala khususnya bermasalah namanya hukum. “Jangan gaptek, pakai HP android. Ikuti secara seksama Bimtek ini, dan ambil pelajarannya dan diterapkan setelah Bimtek selesai diikuti,” beber ayah tiga anak ini.


Sebut Mang Oy, hukum bukan hanya sekedar penindakan. Tetapi, dilakukan pendekatan secara humanis. “Sudah kita bina, masih juga melanggar. Yah, proses hukum akan kita jalankan,” tukas pria berdarah Baturaja, OKU Induk ini.


Sementara itu, Wawako, H Andriansyah Fikri SH menjelaskan, kalau kegiatan ini jelas sangat berguna dan berguna dalam melakukan pengelolaan keuangan BLUD di Puskesmas.


“Kita ingatkan sudah mengikuti Bimtek, jangan sampai masih dapat undangan Pidsus. Kita tekankan, laksanakan sesuai tupoksi. Agar tidak terjerat masalah hukum,” beber Fikri.


Dia menekankan, agar menghindari rangkap jabatan. Maka dari itu, mudah-mudahan akan selamat sampai akhir jabatan.


“Bangun kekeluargaan di lingkungan kerja. Pimpinan harus jadi pengayom,” pungkasnya. (*) 


Editor:Heru

Wakapolres Prabumulih Lakukan Pemeriksaan Mako Secara Intensif dan Detail


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Memastikan pengamanan Mako berjalan sesuai aturan dan ketentuan, Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi SIk MH melalui Wakapolres Kompol Ikrar Potawari SIk SH MSi MIk melakukan pengecekan, Selasa, 24 Januari 2023.


Wakapolres Prabumulih meminta kepada personel penjagaan, meningkatkan kewaspadaannya sebagai garda terdepan di Mapolres Prabumulih. “Tingkatkan dan optimalkan pengamanan Mako, agar terhindar dari hal-hal tidak diinginkan,” tukas Ikrar.


Kata Pama berpangkat satu melati ini, jika ada hal-hal mencurigakan ketika melaksanakan penjagaan. Makanya, lakukan penindakan secara profesional dan juga humanis. “Kepada personel penjagaan Mako, harus bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara baik tentunya,” terang pria asal Sulselbar ini.


Dia mewanti, agar penjagaan di Mako tidak kecolongan sehingga menimbulkan potensi bahaya bagi personel itu sendiri. “Kalau kewaspadaan, telah ditingkatkan secara baik dan optimal. Mudah-mudahan, tidak ada potensi gangguan dan lainnya,” sebutnya.


Sebutnya, membantu tugas Kapolres Prabumulih secara internal atau kedalam, memang menjadi kewenangan atau kewajibannya sebagai Wakapolres Prabumulih. “Lakukan pemeriksaan secara intensif dan detail jika ada barang-barang berbahaya, dan jika ada hal-hal mencurigakan sehingga tidak menimbulkan potensi bahaya bagi personel jaga,” tutupnya (*) 


Editor: Heru

Satlantas Polres Prabumulih Lakukan Pemasangan Stiker Tertib Berlalu Lintas


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Meningkatkan kepatuhan dan ketaatan, juga mengurangi pelanggaran lalin di wilayah hukum Polres Prabumulih. Satlantas Polres Prabumulih terus gencar mengimbau, dan mengingatkan masyarakat agar patuh dan taat terhadap lalin.


Caranya, lewat pemasangan stiker tertib lalin di kendaraan masyarakat. Kalau tidak tertib, resiko lakalantas akan rawan terjadi.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kasat Lantas, AKP Muthemainah SH dikonfirmasi menjelaskan, pemasangan stiker tertib berlalin dalam rangka sosialisasi dan memberikan imbauan agar pengendara tertib berlalin, dan jangan sampai melanggar.


“Kalau tidak patuh, dan melanggar dalam berlalin. Jelas resikonya besar, selain membahayakan diri sendiri. Tetapi, juga orang lain,” jelas Muthe, sapaan akrabnya.


Ia mendorong, masyarakat Prabumulih menjadi pelopor keselamatan berlalin, dalam rangka menekan angka lakalantas terjadi di Kota Nanas ini. “Kalau kita patuh, dan taat terhadap aturan lalin. Mudah-mudahan, kita terhindar dari namanya lakalantas,” bebernya.


Pesannya, jangan sampai nyawa melayang sia-sia akibat human error dilakukan manusia sendiri ketika berkendara. “Kalau sudah terjadi lakalantas, yah setidaknya kerusakan material hingga korban nyawa bisa terjadi. Makanya, jaga diri sendiri dan utamakan keselamatan ketika berkendara,” ucapnya. (*) 


Editor:Heru