NEWS

Slider

Kapolres Prabumulih Ingatkan Personel Terus Tingkatkan Pelayanan, Anev Kamtibmas


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, supaya terus lebih baik. Polres Prabumulih mengelar Anev Kamtibmas, dipimpin Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi SIk MH di Aula Kecil Mapolres, Rabu, 25 Januari 2022.


“Anev ini, kita lakukan sejak awal tahun. Bertujuan, tidak lain agar personel kita bisa terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga kehadiran personel Polres Prabumulih terus dirasakan masyarakat,” beber Kapolres.


Anev ini, kata dia, sebagai langkah perbaikan terhadap pelayanan diberikan personel belum dilakukan secara maksimal. Jelas ke depannya, pesannya harus lebih baik lagi. “Khususnya, di sentra pelayanan SPKT. Lalu, SIM, SKCK, Samsat, dan lainnya,” terang Witdiardi.


Lanjut Mantan Kapolres Mukomuko mewanti, khususnya di SPKT agar tidak menolak laporan masyarakat apa pun bentuknya. “Hal ini, sebagai bentuk layanan prima dilakukan dan diberikan jajaran Polres Prabumulih kepada masyarakat,” ucap Alumni AKPOL 2002 ini.


Kata dia, mewanti seluruh jajarannya agar terus bekerja secara baik dan meningkatkan kedisiplinannya. Sehingga, pelayanan diberikan personel tidak dikeluhkan masyarakat. “Ukir prestasi, jaga nama baik dan tingkatkan kembali citra Polri. Lewat berbagai program, telah dilakukan Polres Prabumulih ini secara menyeluruh dalam rangka perbaikan pelayanan kepada masyarakat,” sebut Mantan Jatanras Polda Bengkulu ini. (*) 


Editor:Heru

Program Bedah Rumah ADD Dimonev Bhabinkamtibmas Tanjung Menang


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Sebanyak 8 RTLH telah dibangun di Desa Tj Menang, menggunakan ADD 2022 senilai Rp 55,9 juta bagi masyarakat kurang mampu.


Sekarang ini rumah tersebut telah berdiri, Bhabinkamtibmas Tj Menang ikut terlibat bersama Kades Tj Menang Asmedi Cik Adam dalam rangka melakukan Monev.


“Monev ini sendiri, bentuk pengawasan dilakukan Bhabinkamtibmas Tj Menang terhadap program ADD 2022 dikelola Kades Tj Menang,” ujar Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Bobby Eltarik SH MH, Rabu, 25 Januari 2023.


Diharapkan, lewat monev ini program bedah rumah dijalankan Desa Tj Menang memang membawa kemaslahatan dan manfaat bagi masyarakat. “Tugas Bhabinkamtibmas Tj Menang, memastikan bangunan dibangun layak dan masyarakat penerimanya benar-benar tepat,” aku Bobby.


Kata dia, hal itu juga bentuk kehadiran para Bhabinkamtibmas dan juga kedekatan bersama masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing. Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Tugas para Bhabinkamtibmas itu komplek, dan wajib dilaksanakan sebaik mungkin. Tidak melulu, memberikan imbauan saja. Termasuk, juga problem solving, dan lainnya. Komunikasi baik antara para Bhabinkamtibmas dan wilayahnya, jelas akan efektif dalam mencegah potensi gangguan kewilayahan dan lainnya,” pungkasnya. (*) 


Editor:Heru

Belum Ada Kesepakatan, Kapolsek RKT Kawal Pertemuan Warga Dan PT Pertamina


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Polres Prabumulih Polda Sumsel melalui Polsek Rambang Kapak Tengah (RKT) mengikuti giat pembahasan terkait keinginan pihak PT. Pertamina yang ingin meminta izin melewati Jalan Desa Karangan menuju Desa Talang Batu untuk keperluan mobil Rig masuk ke lokasi pengeboran di KRG Desa Karangan Prabumulih. 


Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Setempat Satria Karsa, SE, M.Si,  Kapolsek RKT, Iptu Dedi Apriansah, SE, MSi, Kedes Karangan Yayan, Bhabinsa Desa Karangan Sertu Lukman, Bhabinkamtibmas Desa Karangan Bripka Dasrianto, dan Kanit Intelkam Polsek RKT Aiptu Latip. 


Adapun perwakilan dari PT Pertamina yakni, Wahyu  dari Legal Pertamina Limau, Andi Natalis Dari Projects Pertamina Hulu Rokan dan Masyarakat Desa Karangan lebih kurang 180 orang.


Pantai awak media di lokasi, Rabu (25/1/2023) pertemuan tersebut belum ada kesepakatan antara masyarakat dengan pihak PT. Pertamina. 


Kades Karangan Yayan ketika dikonfirmasi mengatakan, pertemuan ini berkaitan dengan perihal lokasi KSG yang mana pihak Pertamina mau izin lewat Jalan Desa Karangan, ucapnya. 


"Disini kita bermusyawarah terkait keinginan pihak Pertamina yang ingin memakai jalan Desa Karangan. Dan keputusan hari ini menjadi keputusan masyarakat bukan hanya keputusan Kepala Desa.", jelasnya Singkat. 


Ditambahkan Camat Rkt  Satria, perkumpulan hari ini_Red, sudah mengetahui maksud dan tujuan.  Kami disini hanya menfasilitasi pertemuan saja, "Jadi solusi hari ini masyarakat diundang semua dan mendengarkan penjelasan dari Pertamina dan keputusan kami serahkan kepada masyarakat, tegas camat. 


Sementara Perwakilan dari PT Pertamina mengatakan, terima kasih Masyarakat sudah hadir dalam pertemuan hari ini. Sekarang kita lagi ada pengeboran di Desa Karangan dan saat ini jalan poros milik Pertamina sedang mengalami kerusakan yang sangat parah menuju lokasi pengeboran di KRG Desa Karangan.


"Kami meminta keikhlasan kepada masyarakat meminta izin lewat jalan Desa Karangan menuju Desa Talang Batu dan kami akan bertanggung jawab penuh terhadap jalan tersebut dan siap membuat pernyataan secara tertulis, janjinya. 


Urainya, Jalan Desa yang dilewati yaitu mobil tronton sebanyak kurang lebih 50 mobil selama 1 bulan. Dan jalan Poros Pertamina akan kami perbaiki secara cepat dan masyarakat bisa menggunakan jalan tersebut ke kebun, tandasnya. 


Terpisah, Kapolres Prabumulih AKBP. Witdiardi SIK MH melalui Kapolsek RKT Iptu Dedi Apriansah menjelaskan, kita disini hanya monitoring saja, takutnya ada sesuatu yang tak diinginkan. 


" Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik dan lancar, walaupun dari hasil pertemuan warga dan PT Pertamina belum ada kata kesepakatan." tutupnya singkat. (*) 


Editor:Heru

Komisi IV DPRD Bahas Upaya Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal di Muba


SEKAYU, DutaSumsel -- Telah diselenggarakan Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPRD Kabupaten Musi Banyuasin tentang Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Muba, Bagian Hukum Setda Kab. Muba, PT. Repsol, PT. Medco E&P Grissik Ltd (Simpang Tungkal), PT. Medco E&P (Desa Bonot), PT. Medco E&P (Tungkal Jaya) bertempat di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kabupaten Musi Banyuasin. Selasa (24/01/2023),


Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi IV Edi Hariyanto dihadiri Wakil Ketua III DPRD Endi Susanto, S.E, Wakil Ketua Komisi IV H. Ahmadi, Sekretaris Komisi IV Muhammad Isa, Anggota Komisi IV Rudi Hartono, S.Sos, Senen Hanan, Evra Hariadhy, SE, Abdul Basit, Dedi Zulkarnain, SE, Dwi Hayati Lehhar, A.Md, Heriyadi.


Dalam rapat ini, Komisi IV DPRD Kabupaten Musi Banyuasin berharap dengan adanya  perusahaan di daerah yang mengeksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) dan berakibat langsung kepada kehidupan masyarakat,agar dapat mensejahterakan masyarakat di sekitar perusahaan itu sendiri,  Khususnya masyarakat daerah yang terdampak, Terutama bagi putra -putri daerah Kabupaten Musi Banyuasin /  tenaga kerja lokal dalam mendapatkan pekerjaan yang layak.


Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi diminta untuk mengoptimalkan Balai Latihan Kerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan, melakukan MoU dengan perusahaan -perusahaan untuk memaksimalkan pelatihan tenaga kerja lokal yang dilakukan oleh perusahaan yang berbasis magang/pelatihan praktek secara langsung di lapangan khususnya warga daerah terdampak agar dapat bekerja sama dengan desa sekitar lokasi perusahaan/lokasi terdampak.


Sebagai upaya memudahkan akses informasi tentang tenaga kerja lokal, Komisi IV juga berharap kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi agar memiliki database kebutuhan SDM di perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin serta mempermudah syarat bagi pencari kerja dan perekrutan pelatihan khususnya bagi masyarakat daerah terdampak langsung berdasarkan pemetaan kebutuhan perusahaan.


Selain itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi agar memfasilitasi Desa untuk membentuk dan membuat LPKS ( Lembaga Pelatihan Kerja Swasta) untuk dapat mempersiapkan tenaga kerja lokal yang siap  diberdayakan di perusahaan.


Selanjutnya, Komisi IV meminta agar seluruh perusahaan di Kabupaten Musi Banyuasin , baik perusahaan di bidang perkebunan, pertambangan dan migas agar dapat memberdayakan perusahaan atau vendor lokal sebagai sub kontraktor sesuai dengan standar perusahaan yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin. Tutupnya (Rian)


Editor:Heru

Dinkes Bekerjasama Dengan Kejari Prabumulih Lakukan Bimtek Pengelolaan Keuangan BLUD


PRABUMULIH, DutaSumsel – 9 Puskesmas di bawah naungan Dinkes Prabumulih, sejak 1 Januari 2023 berubah status sebagai BLUD. Dan, berhak mengelola keuangannya sendiri.


Agar terhindar dari perbuatan melawan hukum, ketika melakukan pengelolaan keuangan. Dinkes bekerja sama Kejari Prabumulih melakukan Bimtek Pengelolaan Keuangan BLUD sela 2 hari, Rabu, 25 Januari 2023 hingga Kamis, 26 Januari 2023.


Kajari Prabumulih, Roy Riady SH MH menjelaskan, sejak 1 Januari 2023, Puskesmas berubah status BLUD. Di bawah naungan Dinkes Prabumulih, ada 9 Puskesmas kini punya kewenangan mengelolaan keuangannya sendiri.


“BLUD ini, bekerja tidak mencari laba. Tetapi, bagaimana melayani masyarakat secara baik. Lewat Bimtek ini, harapannya bisa meminimalisir perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan keuangan BLUD,” ujar Roy, sapaan akrabnya.


Lanjut Roy, ada beberapa sumber dana masuk dan dikelola Puskesmas. Antara lain; dana kapitasi BPJS Kesehatan masuk ke Puskesmas. Lalu, ada juga dana BOK, retribusi, dan lainnya.


“Struktur di Puskesmas, harus bekerja sesuai tupoksi. Yah, Kapus bekerja sebagai Kapus. Lalu, juga ada Kasubag harus tahu tugasnya. Demikian, juga bendahara harus bisa melaksanakan tugas sebaiknya,” terang suami Nofita Dwi Wahyuni SH MH.


Kalau semuanya berjalan sesuai tupoksi, kata di, pengelolaan keuangan BLUD berjalan lancar dan tanpa kendala khususnya bermasalah namanya hukum. “Jangan gaptek, pakai HP android. Ikuti secara seksama Bimtek ini, dan ambil pelajarannya dan diterapkan setelah Bimtek selesai diikuti,” beber ayah tiga anak ini.


Sebut Mang Oy, hukum bukan hanya sekedar penindakan. Tetapi, dilakukan pendekatan secara humanis. “Sudah kita bina, masih juga melanggar. Yah, proses hukum akan kita jalankan,” tukas pria berdarah Baturaja, OKU Induk ini.


Sementara itu, Wawako, H Andriansyah Fikri SH menjelaskan, kalau kegiatan ini jelas sangat berguna dan berguna dalam melakukan pengelolaan keuangan BLUD di Puskesmas.


“Kita ingatkan sudah mengikuti Bimtek, jangan sampai masih dapat undangan Pidsus. Kita tekankan, laksanakan sesuai tupoksi. Agar tidak terjerat masalah hukum,” beber Fikri.


Dia menekankan, agar menghindari rangkap jabatan. Maka dari itu, mudah-mudahan akan selamat sampai akhir jabatan.


“Bangun kekeluargaan di lingkungan kerja. Pimpinan harus jadi pengayom,” pungkasnya. (*) 


Editor:Heru

Wakapolres Prabumulih Lakukan Pemeriksaan Mako Secara Intensif dan Detail


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Memastikan pengamanan Mako berjalan sesuai aturan dan ketentuan, Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi SIk MH melalui Wakapolres Kompol Ikrar Potawari SIk SH MSi MIk melakukan pengecekan, Selasa, 24 Januari 2023.


Wakapolres Prabumulih meminta kepada personel penjagaan, meningkatkan kewaspadaannya sebagai garda terdepan di Mapolres Prabumulih. “Tingkatkan dan optimalkan pengamanan Mako, agar terhindar dari hal-hal tidak diinginkan,” tukas Ikrar.


Kata Pama berpangkat satu melati ini, jika ada hal-hal mencurigakan ketika melaksanakan penjagaan. Makanya, lakukan penindakan secara profesional dan juga humanis. “Kepada personel penjagaan Mako, harus bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara baik tentunya,” terang pria asal Sulselbar ini.


Dia mewanti, agar penjagaan di Mako tidak kecolongan sehingga menimbulkan potensi bahaya bagi personel itu sendiri. “Kalau kewaspadaan, telah ditingkatkan secara baik dan optimal. Mudah-mudahan, tidak ada potensi gangguan dan lainnya,” sebutnya.


Sebutnya, membantu tugas Kapolres Prabumulih secara internal atau kedalam, memang menjadi kewenangan atau kewajibannya sebagai Wakapolres Prabumulih. “Lakukan pemeriksaan secara intensif dan detail jika ada barang-barang berbahaya, dan jika ada hal-hal mencurigakan sehingga tidak menimbulkan potensi bahaya bagi personel jaga,” tutupnya (*) 


Editor: Heru

Satlantas Polres Prabumulih Lakukan Pemasangan Stiker Tertib Berlalu Lintas


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Meningkatkan kepatuhan dan ketaatan, juga mengurangi pelanggaran lalin di wilayah hukum Polres Prabumulih. Satlantas Polres Prabumulih terus gencar mengimbau, dan mengingatkan masyarakat agar patuh dan taat terhadap lalin.


Caranya, lewat pemasangan stiker tertib lalin di kendaraan masyarakat. Kalau tidak tertib, resiko lakalantas akan rawan terjadi.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kasat Lantas, AKP Muthemainah SH dikonfirmasi menjelaskan, pemasangan stiker tertib berlalin dalam rangka sosialisasi dan memberikan imbauan agar pengendara tertib berlalin, dan jangan sampai melanggar.


“Kalau tidak patuh, dan melanggar dalam berlalin. Jelas resikonya besar, selain membahayakan diri sendiri. Tetapi, juga orang lain,” jelas Muthe, sapaan akrabnya.


Ia mendorong, masyarakat Prabumulih menjadi pelopor keselamatan berlalin, dalam rangka menekan angka lakalantas terjadi di Kota Nanas ini. “Kalau kita patuh, dan taat terhadap aturan lalin. Mudah-mudahan, kita terhindar dari namanya lakalantas,” bebernya.


Pesannya, jangan sampai nyawa melayang sia-sia akibat human error dilakukan manusia sendiri ketika berkendara. “Kalau sudah terjadi lakalantas, yah setidaknya kerusakan material hingga korban nyawa bisa terjadi. Makanya, jaga diri sendiri dan utamakan keselamatan ketika berkendara,” ucapnya. (*) 


Editor:Heru

Personal Sat Samapta Tingkatkan Kemampuan, Rutin Latihan Dalmas


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Personel Sat Samapta sebagai ujung tombak Polres Prabumulih dalam rangka pengendalian massa alias Dalmas. Makanya, guna meningkatkan kemampuan personel Sat Samapta Polres Prabumulih rutin melakukan latihan secara berkala.


Hal itu dibenarkan Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH melalui Kasat Samapta, Iptu Hamdani SH ketika dibincangi awak media, Selasa, 24 Januari 2023.


“Secara rutin dan berkala, personel Sat Samapta Polres Prabumulih melakukan latihan dalmas dalam rangka meningkatkan kemampuan dalam mengatasi demostrasi, huru-hara, dan lainnya,” ujar Hamdani, sapaan akrabnya.


Kata dia, rutin latihan dalmas jelas akan memudahkan personel Sat Samapta Polres Prabumulih dalam menghadapi aksi demontrasi dan lainnya khususnya di wilayah hukum Polres Prabumulih. “Latihan dalmas ini didukung pelindung, rompi, helm, dan lainnya. Agar personel kita lebih memahami dalam pengendalian massa jika terjadi aksi demonstrasi,” beber Mantan Kapolsek Pagar Alam Utara ini.


Diingatkannya, jajarannya dalam melaksanakan pengamanan aksi demo harus dilakukan secara profesional dan humanis. “Kita tekankan, hindari bentrok bersama pendemo. Layani masyarakat secara baik, berikan pelayanan terbaik. Sehingga, masyarakat merasa aman dan nyaman. Jangan arogan dalam melaksanakan tugas pengamanan aksi demo tersebut, ayomi dan lindungi masyarakat,” pungkasnya. (*) 


Editor:Heru

Rayakan HUT Satpam Ke 42, Kapolres Prabumulih Apresiasi Kinerja Dan Keterampilan Satpam


PRABUMULIH -- Rangkaian HUT Satuan Pengamanan (SATPAM) ke 42, Polres Prabumulih melaksanakan silaturahmi dan pembagian hadiah dari berbagai lomba-lomba keterampilan anggota Satpam yang bertugas Prabumulih. 


Acara yang dipusatkan di Aula Besar Polres Prabumulih, dibuka langsung oleh Kapolres AKBP Witdiardi SIK MH Prabumulih dihadiri oleh PJU Polres, perwakilan Pimpinan perusahaan serta anggota Satpam, Selasa (24/1/2023). 


Witdiardi didampingi Kasat Binmas AKP Heri Suprianto saat dibincangi awak media menerangkan, acara ini merupakan rangkaian kegiatan memperingati HUT Satpam ke 42, dan juga sebelumnya Polres Prabumulih melakukan lomba keterampilan juga Baksos bersama anggota Satpam. 


“Menyemarakkan HUT Satpam ke 42 sejumlah lomba kembali kita gelar, keterampilan satpam dan lomba cerdas cermat serta anjang sana. Dan hari ini kita kembali bersilaturahmi serta pembagian hadiah," tuturnya


Lebih dalam Kapolres menjelaskan, Satpam adalah binaan Polri, yaitu melalui Sat Binmas. 


“Kita rutin memberikan pelatihan yang sifatnya penyegaran untuk meningkat kemampuan individu Satpam itu sendiri. Dirgahayu Satpam ke 42 makin jaya dan profesional,” pungkas AKBP. Witdiardi (*)


Editor:Heru

Bhabinkamtibmas Polsek Cambai Damaikan Dua Warga Berselisih

 


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Julius Pratama dilaporkan mantan isterinya Mega Agustina atas kasus dugaan penganiayaan yang terjadi pada Sabtu (21/1/2023) sekitar pukul 19.00 WIB.


Dari laporan itu, Kepolisian Sektor Cambai mengutus anggota Bhabinkamtibmas untuk mendamaikan konflik dugaan penganiayaan dan pengrusakan rumah di kawasan Jalan  Jendral Sudirman, Kelurahan Kota Prabumulih. 


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIK MH melalui Kapolsek Cambai Iptu Wanianto didampingi Bhabinkamtibmas Bripka Eried Seranasta Candra mengatakan, keduanya sepakat berdamai setelah dilakukan mediasi.


"Ada laporan masuk ke Polsek Cambai Kota Prabumulih. Berdasarkan laporan itu, kita langsung menemui warga yang berselisih. Alhamdulillah setelah dimediasi keduanya sepakat berdamai," jelas Bripka Candra, Minggu (22/1/2023).


Kedua Nya pun, lanjut Candra, diikat syarat perjanjian dan dibuktikan di atas materai dengan disaksikan perangkat pemerintahan setempat, ketua RT 01 RW 03 Kelurahan Cambai, Sopian Hadi


"Keduanya saling memaafkan atas kesalahpahaman yang terjadi. Apabila salah satu melanggar perjanjian, maka harus siap dibawa ke ranah hukum," jelasnya. 


Sementara, Ketua Rt Sopian Hadi menuturkan, awalnya Julius Pratama mendatangi rumah dan meminta jangan menjual kalung emas yang ia berikan ke anak perempuannya.


Julius menduga, Mega akan menjual emas tersebut, untuk membayar biaya kepengurusan perceraian mereka. Karena berselisih faham, keduanya terlibat pertengkaran. Julius diduga memukul Mega hingga memar di bagian leher. 


"Berkas perceraian keduanya sudah didaftarkan ke Pengadilan Agama Kota Prabumulih dan tinggal menunggu salinan Surat Putusan dari Pengadilan Agama tersebut," katanya. 


Lanjut Sopian, dihadapan Pihak Kepolisian dan keluarga kedua belah pihak, mereka berdua sepakat berdamai dan tidak akan mengulangi kejadian yang serupa.


"Tadi pihak Mega Agustina telah mengembalikan emas pemberian dari Julius Pratama dalam bentuk (emas kalung seberat ½ suku dan anting-anting seberat 1 gram)," pungkasnya.(*) 


Editor:Heru