NEWS

Slider

Tidak Cukup Volume, Semua Proyek Drainase Perkim Tidak Dibayar 100 %


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Setidaknya 6 paket proyek pekerjaan fisik sistem drainase perkotaan di Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Tahun Anggaran (TA) 2022, terhitung hingga tanggal 24 Desember dipastikan tidak dibayar penuh karena berdasarkan pemeriksaan di lapangan tidak memenuhi volume sebagaimana yang ditentukan dalam kontrak. 


Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perkim, Maiduti Fitriansyah ST MT saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/12) mengungkapkan, dalam rangka memastikan pekerjaan proyek fisik berjalan sesuai kontrak, pihaknya pada tanggal 21 - 24 Desember lalu telah melakukan Off name pekerjaan di lapangan. 


"Dari hasil pemeriksaan di lapangan tersebut ditemukan bahwa, seluruh proyek pekerjaan fisik pembangunan drainase perkotaan dan lingkungan di Dinas Perkim tidak mencukupi volume sehingga dipastikan semua pengerjaan drainase tersebut tidak akan dibayar penuh," ungkapnya. 


Mayduty menambahkan, progres volume seluruh pengerjaan drainase perkotaan di Dinas Perkim berdasarkan pemeriksaan berkisar antara 65 - 85 %, oleh karena itu pihaknya hanya akan membayar jasa pengerjaan drainase tersebut sesuai dengan Pekerjaan yang terpasang di lapangan saat Off name dilakukan. 


"Kalaupun mereka masih berkerja setelah Off name dilakukan yaa sah - sah saja, tetapi kami tetap akan membayar sesuai pekerjaan yang terpasang saat pemeriksaan, sebagaimana yang diatur dalam kontrak bahwa, untuk melakukan penagihan jasa tentunya harus melalui sejumlah tahapan tertentu," tambahnya. 


Dirincikan Maiduty, aturan penagihan pekerjaan fisik dimulai dari Off name untuk mengetahui apakah pekerjaan yang dilakukan kontraktor pelaksana sesuai dengan volume atau tidak, setelah itu dilanjutkan dengan Provisional Hand Over (PHO)  atau serah terima pekerjaan dari kontraktor pelaksana kepada Dinas terkait. 


"Setelah berkas PHO ditandatangani pihak-pihak terkait, barulah kontraktor pelaksana memenuhi syarat tagihan mulai dari bukti bayar galian C hingga jaminan pemeliharaan, dengan demikian jika pihak kontraktor pelaksana di penghujung tahun masih melaksanakan pekerjaan fisik, kapan lagi mereka akan mengurus berkas tagihan," rincinya.(*).


Editor:Heru 

*Temui Kyai Sepuh NU Jatim, Menhan Diskusi Perkuat Keutuhan NKRI*


SURABAYA, DutaSumsel -- Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersilaturahmi dengan sejumlah pimpinan pondok pesantren di Jawa Timur di Surabaya, Senin (26/12/2022). Kyai-kyai sepuh yang hadir diantaranya, KH Nurul Huda Jazuli dan Gus Abdurrahman Kautsar dari Ponpes Ploso Kediri. 


Kemudian KH Anwar Mansur dari ponpes Lirboyo, KH Ubaidilah Faqih ponpes Langitan Tuban, KH Fuad Nurhasan ponpes Sidogiri Pasuruan, KH Ali Masyhuri Sidoarjo. Lalu KH Marzuki Mustamar Malang, KH Abdul Matin Tuban, KH Ahmad Faiz Abdul Haq ponpes Nurul Jadid Probolinggo. 


Serta Gus Fahim Ruyani ponpes Ploso Kediri, KH Cholil Nawawi Jalil ponpes Sidogiri Pasuruan, Gus Adibus Soleh Anwar ponpes Lirboyo Kediri, Lora Karrol Schal ponpes Syaikhona Kholil Bangkalan, Gus Aliki Banyuwangi, dan Gus Alawi Ubaidilah Faqih ponpes Langitan Tuban. 


Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani yang turut hadir dalam pertemuan itu mengatakan, Prabowo banyak mendengarkan masukan dari para kyai sepuh yang merupakan pimpinan dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur. Serta berdiskusi tentang pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Peran Kyai dan Nahdlatul Ulama begitu penting dalam menjaga keutuhan negara. 


"Mereka bersilaturahmi dengan Menteri Pertahanan di Surabaya selama 2,5 jam. Dalam pertemuan yang berlangsung santai dan khidmat ini Menhan banyak mengemukakan tentang pentingnya menjaga keutuhan negara. Dan selama ini para kyai dan NU selalu menjadi faktor penting bagi keutuhan negara. Di saat-saat yang genting kyai-kyai dan NU selalu tampil menyelamatkan negara," jelas Muzani meniru pernyataan Prabowo saat berbincang dengan Kyai-kyai.


"Seperti tahun 1945 dalam peristiwa 10 November dimana fatwa jihad telah jadi bukti dan contoh bagi perjuangan bangsa kita. Demikian juga semasa berbagai macam pemberontakan terjadi, NU telah mengambil peranan penting guna menyelamatkan negara. Termasuk di tahun 1965 saat peristiwa G30S PKI dan tahun 1998 pada masa peralihan kekuasaan Orde Baru ke reformasi," imbuh Wakil Ketua MPR itu. 


Muzani melanjutkan, karena itu NU menjadi faktor pengaman yang cukup dominan bagi negara. NU juga mengajarkan Islam yang toleran dan sangat menghargai perbedaan. Karena itu pertahanan negara yang melibatkan para ulama dan pondok pesantren NU menjadi suatu hal yang sangat penting. 


"Kepada Pak Prabowo para Kyai sepuh juga berharap agar pondok pesantren jangan dianaktirikan. Memang nyatanya banyak santri di ponpes-ponpes yang memiliki kemampuan dan pemikiran luar biasa. Mestinya itu bisa digunakan bagi kepentingan negara lainnya, tidak hanya di ponpes. Karena itu ada perlu afirmasi persamaan. Kyai-kyai sepuh juga berharap agar NU sebagai kekuatan besar tidak hanya digunakan sebagai kendaraan politik semata," jelas Muzani. 


Para kyai juga berpesan agar Partai Gerindra dan PKB untuk tetap solid menguatkan kerjasama politik. Di akhir acara dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh KH Nurul Huda Jazuli dari Ponpes Ploso Kediri. 


"Para kyai-kyai berharap agar koalisi yang dibangun antar Gerindra dan PKB dapat terus dilanjutkan dalam pencalonan ke depan. Pertemuan itu lalu ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kyai Haji Nurul Huda Jazuli dari Ponpes Alfalah Pelosok Kediri. Harapan kyai-kyai tersebut agar apa yang dicita-citakan bersama pada Pilpres 2024 bisa terwujud," kata Muzani menyampaikan pesan para Kyai.(SMSI Pusat)


Editor:Heru

SMSI OKU Selatan Kutuk Pelaku Penyiram Air Keras Anggota Kompas Ranau


OKU Selatan Sumsel, DutaSumsel -- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) OKU Selatan mengutuk keras peristiwa penyiraman air keras terhadap 5 orang anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Kompas Ranau usai menghadiri audiensi dan rapat di Komisi III di DPRD OKU Selatan, Senin (26/12/2022).


Penyerangan diduga dilakukan oleh dua orang tak dikenal di Simpang Sender, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BP-RRT) kabupaten OKU Selatan sekira pukul 18:30 WIB.


"Itu tindakan brutal dan melanggar hukum juga HAM. Perbuatan pelaku merupakan tindakan kriminal dan harus diusut tuntas," ungkap Sri Fitriyana ketua SMSI OKU Selatan. Selasa (27/12/2022). 


Lebih lanjut Ayik sapaan akrab Sri berharap peristiwa tersebut tidak terulang kembali. Menurutnya kekerasan dan kriminalitas tidak boleh dibiarkan karena negara telah mengatur undang-undang untuk melindungi warga negaranya.


"Jangan sampai orang-orang yang punya prinsip teguh dilukai dengan cara-cara yang tidak beradab. Saya kira ini tidak boleh terulang lagi dan hal-hal seperti itu tidak dibenarkan, negara kita ini negara hukum,"jelasnya.


Adanya insiden ini, Ayik meminta kepada rekan-rekan wartawan dan pengurus organisasi di OKU Selatan tetap semangat dalam menjalankan roda organisasi dengan memperhatikan kaidah dan peraturan yang berlaku.


"Setiap kekerasan itu kriminal dan urusannya dengan hukum. Jadi tetap semangat bekerja untuk semua rekan-rekan wartawan, ormas dan LSM yang ada di kabupaten OKU Selatan", tegasnya 


Selain itu, ketua SMSI OKU Selatan juga mengingatkan agar rekan-rekan wartawan dan pengurus organisasi untuk selalu waspada dan selalu berhati-hati dalam beraktivitas. 


"Pasca kejadian ini, kita harus tetap waspada dan menjaga keselamatan diri dalam menjalankan tugas agar terhindar dari kejahatan yang mengintai,"tutupnya. (Red)

Diduga Ada Indikasi Korupsi Pembangunan Jalan Lingkar Handayani


PALI, DutaSumsel -- Ketika pemerintah Kabupaten PALI yang terus berupaya mewujudkan kesejahteraan rakyatnya melalui program pembangunan, tidak Serta merta di ikuti oleh pelaksana pembangunan di lapangan. Ada saja upaya pelaksana (kontraktor-red) menjatuhkan citra Pemerintah dimata masyarakatnya. 


Salah satunya adalah Pekerjaan Pembangunan Jalan Lingkar Handayani RT 04 RW 003 Kelurahan Handayani Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Provinsi Sumatera Selatan yang dapat di duga berpotensi di korupsi oleh pihak Pelaksana (Kontraktor-red),26/12/2022.


Di ketahui Pekerjaan pembangunan Jalan tersebut di kerjakan oleh CV. NOIS PRATAMA dengan Nilai anggaran sebesar Rp. 1.487.802.587,84,- yang bersumber dari dana APBDP 2022 dengan Satuan Kerja Dinas PU Kabupaten PALI. 


Dari temuan Rosidi ketua DPD LSM BPPI (Barisan Patriot Peduli Indonesaia ) di lapangan ada beberapa Aitem yang di duga di langgar oleh pihak Pelaksana (Kontraktor-red) seperti pengerasan Jalan berupa Batu Agregat yang dapat di katakan sangat tipis, pengamparan batu agregat dengan cara manual tidak menggunakan alat berat berupa gleder, serta tidak adanya pemadatan dalam pengerasan batu agregat yang sudah terampar menggunakan alat berat berupa Pibro. 


Dengan terlalu tipisnya pengerasan batu agregat jalan tersebut dan serta tidak adanya pemadatan menggunakan alat berat berjenis Pibro maka akan berpotensi mempercepat kerusakan jalan itu sendiri


Ada yang hilang dalam pembangunan Jalan ini seperti hilangnya pengawasan dari konsultan pengawas dan hilangnya pantauan dari instansi Terkait Dinas PUTR PALI, kenapa karena apa yang di dilakukan oleh pihak kontraktor ada dugaan melanggar aturan yang ada.


Dalam pembangunan pekerjaan kontruksi di lingkungan pemerintah pengawasan itu sangatlah penting yang mana jika dalam pengawasan lalai atau kecolongan dapat berakibat fatal sehingga pihak Pelaksana dapat sewenang wenang untuk melakukan hal yang tidak di inginkan, Ungkapnya


Kami berharap agar pihak Dinas PUTR PALI selaku Stakeholder untuk cepat tanggap menyikapi perihal ini dan segera turun kelapangan untuk memeriksa kebenaran informasi tersebut, jika memang benar adanya maka Kami berharap untuk Bertindak tegas dengan semestinya agar masyarakat tidak merasa di curangi atau dirugikan oleh kontraktor.


Rosidi berharap agar Kepala Dinas PU PALI beserta jajarannya yang terkait untuk menunjukkan ketegasan dan ke profesionalnya dalam bekerja, yang mana bila nantinya ada di temukan kecurangan yang di lakukan oleh pihak Pelaksana (Kontraktor-red). Agar dapat di tindak tegas guna kepentingan dan kebaikan bersama.


Terkait perihal ini pihak awak media/Lsm BPPI mengkonfirmasi ke Kepala Dinas PUTR PALI  jawaban nya akan memerintahkan KPA cek lapangan.(ORI)


Editor:Heru

Tujuh Desa Akan di Lalui Jalur Seismik 3D, Ini Pesan Kapolres


PALI, DutaSumsel - Kapolres PALI AKBP.Efrannedy,S.I.K.,M.A.P.,didampingi Kapolsek Penukal Abab IPTU.Robby Monodinata,S.H.,M.H.,melalui Kanit Provost Polsek Penukal Abab PALI IPDA.Taufik Hidayat hadiri  Sosialisasi Survei Seismik 3D  Pertamina EP di wilayah Kecamatan Penukal bertempat di Aula Kantor Kepala Desa Suka Raja Kecamatan Penukal Abab Lematang Ilir, pada Senin(26/12/2022) sekira pukul 09.30.WIB.


Tampak Hadir dalam acara Sosialisasi itu, Camat Penukal  Kusteti,SE., Kapolsek Penukal Abab Diwakili Kanit Provost Polsek Penukal Abab IPDA Taufik Hidayat, Tim Survei, Seismik 3D PT. Pertamina EP, Kades Suka Raja Ali Fadilah, Perangkat Desa, Anggota BPBD, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat Desa Suka Raja

Dan masyarakat Desa Suka Raja.


"Maksud dan Tujuan dari pelaksanaan Survei Seismik 3D Pertamina EP adalah,merekam Data lapisan bawah permukaan bumi yang diperkirakan ada kandungan minyak / gas bumi dengan menggunakan metode survei Seismik 3D,untuk mencari dan membuktikan ada tidaknya gambar lapisan minyak  atau gas bumi serta untuk mengembangkan lapangan minyak ,gas bumi," jelasnya Kapolres Pali didampingi Kapolsek Penukal Abab yang disampaikan oleh Kanit Provost. 


Terdapat 7 (tujuh) Desa yang akan dilalui jalur survei seismik 3D PT. Pertamina EP didalam Kecamatan Penukal, lanjutnya antara lain Desa Purun, Desa Purun Timur, Desa Babat, Desa Sukaraja, Desa Gunung Raja dan Desa Gunung Menang  dan Desa Air Hitam. 


"Tahapan Pekerjaan Survei Seismik 3D adalah sebagai Sosialisasi,Topografi, Rintis dan Bridging,Pendataan Lahan, Bor Dangkal, Perekaman dan Kompensasi,sedangkan untuk Pembayaran Ganti Rugi Atau Kompensasi Kepada Masyarakat yang terkena Jalur Seismik,vPihak Pertamina menggunakan Peraturan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 40 Tahun 2017 tentang Pedoman Tarif/Nilai Ganti Kerugian Atas Pemakaian Tanah dan Pembebasan Tanam Tumbuh dan Bangunan Di atasnya, Akibat Operasi Ekplorasi dan atau Eksploitasi Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah Perusahaan Swasta Lainya."Ujarnya.


Survei seismik 3D, merupakan tahap lanjutan dari pekerjaan eksplorasi untuk menggambarkan lapisan dalam bentuk volume (3 dimensi) kandungan minyak / gas bumi, (hanya menghasilkan gambaran data lapisan bawah permukaan bumi), belum mendapatkan hasil secara langsung berupa minyak dan gas (belum ada produksi),Tidak melakukan pembebasan lahan / tanah, hanya pembersihan lintasan semak belukar dan tumbuhan liar,jika terdapat kerusakan tanaman akibat kegiatan survei seismik maka akan di lakukan pencatatan jumlah kerugian dan diganti berdasarkan ketentuan yang berlaku.


"Dengan adanya kegiatan Sosialisasi ini,diharapkan dapat terjalin komunikasi dengan baik,sehingga pada saat pelaksanaan kegiatan survei Seismik 3D Nantinya dapat berjalan Sesuai dengan yang di harapkan." pungkasnya. 


Untuk diketahui bersama, estimasi Waktu Pengerjaan survei Seismik 3D PT.Pertamina EP Di Kecamatan Penukal,yaitu di mulai pertengahan bulan November 2022 sampai dengan September 2023.

Rencana Kegiatan Sosialisasi Survei Seismik Lanjutan Di Kecamatan Abab Pada Hari Selasa Tanggal 27 Desember 2022 Pukul 13.30 Wib s/d Selesai Bertempat Di Gedung Serba Guna Desa Betung Barat Kecamatan Abab Kabupaten Pali,Provinsi Sumatera Selatan. (ORI) 


Editor: Heru

Diduga Berkerja Diluar Masa Kontrak, CV Rani Karya Lestari & CV Baki Palapa Terancam Putus Kontrak


PRABUMULIH, DutaSumsel  ---  Pekerjaan pembangunan jalan setapak/lingkungan di wilayah Kecamatan Cambai RT 01 RW 02 Kelurahan Cambai senilai Rp 329.962.655.21 dari Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) yang dimenangkan oleh CV Rani Karya Lestari yang beralamat di Jalan Pangeran Ratu No 2125 RT 48 RW 10 Kelurahan 5 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang, terhitung tanggal 24 Desember 2022 masih terlihat berkerja diduga kuat di luar masa kontrak. 

Begitu pula dengan Pekerjaan pembangunan sistem drainase perkotaan dan lingkungan di wilayah Kecamatan Prabumulih Timur RT 11 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul senilai Rp 470.693. 508.06 yang dimenangkan oleh CV Baki Palapa yang beralamat di Dusun II RT 10 RW 04 Desa Pangkalan Lampam Kecamatan Pangkalan Lampam Ogan Komering Ilir (OKI). 

Ke-2 pekerjaan fisik tersebut berdasarkan informasi yang di dapat dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Prabumulih melakukan penandatanganan kontrak pada tanggal 26 Agustus - 9 September 2022 dengan masa waktu kerja 90 hari, dengan demikian batas waktu pengerjaan paling lambat jatuh pada tanggal 9 Desember 2022, kedua perusahaan pemenang tender tersebut terancam putus kontrak. 

Berdasarkan pantauan di lapangan, Sabtu (25/12), Pekerjaan pembangunan jalan setapak/lingkungan di wilayah Kecamatan Cambai RT 01 RW 02 Kelurahan Cambai berupa pemasangan konblok baru terealisasi sepanjang kurang lebih 100 m dengan lebar 2 meter tanpa cor kunci di sepanjang pinggiran konblok. 

Sedangkan pengerjaan pembangunan sistem drainase perkotaan dan lingkungan di wilayah Kecamatan Prabumulih Timur RT 11 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul terlihat sebagian dinding drainase telah selesai dipasang, sedangkan sebagian lainnya masih dalam proses pengerjaan. 

Ketua RT 01 RW 02 Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai, Alfian saat di temui di lokasi pemasangan konblok mengatakan, dirinya tidak tahu menahu terkait permasalahan teknis pengerjaan proyek fisik pemerintah, namun dirinya mengungkapkan bahwa pengerjaan jalan setapak/lingkungan di wilayahnya baru dimulai tanggal 20 Desember kemarin. 

"Saya tidak tahu kapan dimulai dan berakhirnya pekerjaan jalan setapak ini sesuai kontrak, tapi yang saya tahu pengerjaan jalan setapak ini baru dimulai 4 hari yang lalu tepatnya tanggal 20 kemarin, mereka berkerja pada malam hari dibantu penerangan oleh warga itupun tergantung dengan suplai konblok," katanya. 

Alfian menambahkan, menurut informasi yang diterimanya, material konblok disuplay dari salah satu depot konblok di Gunung Ibul, dirinya juga sempat memperlihatkan tumpukan konblok yang baru tiba dan terlihat masih basah sehingga kualitasnya diragukan. 

"Kalau bisa, saya sebagai pemerintah setempat berharap, pengerjaan jalan setapak di RT 01 RW 02 ini dapat tersambung dengan jalan setapak yang telah dibangun tahun lalu, jaraknya pun hanya beberapa puluh meter dari lokasi saat ini, dengan demikian pembangunan jalan setapak di RT kami dapat berkesinambungan," tambahnya. 

Hal senada juga disampaikan Ketua RT 11 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul yang akrab dipanggil Om Ang, menurutnya jika pengerjaan drainase perkotaan dan lingkungan di wilayah Kecamatan Prabumulih Timur RT 11 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul terlihat masih dikerjakan di luar masa kontrak, hal tersebut kemungkinan besar dikarenakan keterlambatan memulai proses pengerjaan. 

"Sejak awal proses pengerjaan drainase perkotaan dan lingkungan di wilayah Kecamatan Prabumulih Timur RT 11 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul memang terlambat, hal tersebut saya ketahui dari pemberitaan di salah satu media online, tidak lama setelah itu baru pihak kontraktor pelaksana menyampaikan kepada saya bahwa mereka akan segera berkerja," ujarnya. 

Om Ang mengaku sangat menyesalkan progres pengerjaan drainase perkotaan dan lingkungan di wilayahnya, menurutnya saluran drainase tersebut sangat dibutuhkan masyarakat sekitar untuk pembuangan limbah rumah tangga dan mengurangi genangan air di jalan saat curah hujan tinggi. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perkim, Maiduti Fitriansyah ST MT hingga saat berita diterbitkan belum berhasil dikonfirmasi karena hari libur dan diluar jam dinas.(*)

Kapolres Prabumulih Terima bantuan Sembako Buat Posko Pam dari Owner TSG


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Empat Posko Pengaman Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Polres Prabumulih menerima bantuan makanan dari sejumlah pihak. Salah satunya, Kapolda Sumsel, Bhayangkara Polres Prabumulih, dan TSG.


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH menerima langsung bantuan tersebut selanjutnya diserahkan ke Posko Nataru di empat lokasi.


 “Kita berterima kasih atas bantuan dari Kapolda Sumsel, Bhayangkara Polres Prabumulih, dan TSG. Atas bantuan bagi Posko Nataru, hal ini sangat bagus buat dukungan personel Posko Nataru,” ujar Kapolres, Sabtu, (24/12/2022). 


Kata Witdiardi, bantuan ini langsung diserahkan personel di empat lokasi Posko Nataru. “Semoga bantuan ini, bermanfaat bagi personel berjaga 24 jam di Posko Nataru. Ada air mineral, susu cair, pop mie, dan lainnya,” tukasnya.


Sementara itu, Ouner TSG, Inhar Kamaluddin yang dikenal dengan sebutan Bang Kamal, menyerahkan bantuan kepada Kapolres Prabumulih dalam rangka mendukung kegiatan Posko Nataru. “Ini bentuk kepedulian TSG, mendukung kegiatan Posko Nataru. Masyarakat menikmati liburan, dan kepolisian dari Polres Prabumulih berjaga,” akunya.


Bantuan ini, kata dia, semoga bermanfaat dan berguna bagi personel berjaga 24 mengamankan Nataru. “Agar situasi dan kondisi Nataru, aman dan kondusif,” pungkasnya. (Dk)


Editor: Heru

Kapolres Himbau Serahkan Diri, Ciri-ciri Pelaku Perampokan Alfamart Diketahui


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Aksi tiga orang perampok menyatroni Alfamart Jalan Lingkar Timur di depan RSUD, terekam CCTV Alfamart tersebut.


Berbekal itulah, personel Polres Prabumulih Polda Sumsel mengetahui ciri-ciri pelaku. Hingga menerjunkan timsus guna memburu pelaku berhasil membawa kabur uang puluhan juta dan rokok berbagai merk pada aksinya, Rabu malam kemarin (21/12/2022).


Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIk MH dikonfirmasi membenarkan hal itu. “Iya, timsus kita tengah bekerja melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku perampokan Alfamart Jalan Lingkar Depan RSUD,” terang Kapolres, Jumat (23/12/2022). 


Sejauh ini, kata dia, timsusnya tengah melakukan penyelidikan dan pengembangan guna mengetahui keberadaan pelaku hingga akhirnya bisa diringkus guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.


“Kalau imbauan kita, sebaiknya pelaku menyerahkan diri saja. Kalau tidak, yah nantinya akan ada tindakan tegas terukur dilakukan personelnya ketika melakukan penangkapan. Karena kasus perampokan Alfamart ini salah satu kasus menonjol dan cukup meresahkan,” beber Mantan Jatanras Polda Bengkulu ini.


Sementara itu, Pengelola Alfamart, Hajar membenarkan, kalau aksi para perampok terkesan CCTV, dan pihak kepolisian sudah melihat langsung aksi para pelaku.


“Iya, memang pelakunya tiga orang terlihat dari CCTV. Ciri-ciri sudah diketahui polisi, dan sudah kita laporkan ke SPKT Polres Prabumulih guna ditindaklanjuti,” akunya.


Para pelaku berhasil kabur membawa uang dan rokok hasil jarahannya, kini tengah dalam pengejaran polisi yaitu Polres Prabumulih dan Polsek Prabumulih Timur. “Siang tadi, petugas kita secara resmi melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib,” pungkasnya. (DK)


Editor:Heru

Tiga Perampok Bersenpi Sekap Penjaga Minimarket dan Gasak Uang Tunai Rp 60 Juta


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Aksi perampokan di Alfamart Jalan Lingkar Timur depan (RSUD) Prabumulih, Rabu malam, 21 Desember 2022, sekitar pukul 21.30 WIB, terus dikembangkan Polres Prabumulih Polda Sumsel.


Hal itu diungkapkan oleh Kasi Humas Polres Prabumulih AKP Sri Djumiati SH didampingi Kanit Pidum Aipda Suripto, Kamis (22/12/2022). 


Dari keterangan saksi, Jelas Kanit Pidum, pelakunya tiga orang yang mengunakan sepeda motor. Lalu dua orang masuk ke Alfamart dan mengancam penjaga toko memakai senpi dan samurai adapun satu lagi yang menunggu diluar, terangnya. 


Lanjutnya, para penjaga toko sempat di sekap dan di ikat dan dilakban. Seusai melakukan itu para perampok menguras barang berharga, seketika tiga pelaku langsung kabur dan meninggalkan TKP, beber Mbah Surip sapaan akrabnya. 


"Kita masih dalam pendalaman, adanya faktor di lapangan belum ada jawaban, saksi-saksi juga belum diperiksa secara intens, bebernya. 


Masih kata kanit, semalam kami sudah kordinasi dengan pihak alfamart, dan kami meminta ketika melaporkan kejadian perampokan itu, di Polres Prabumulih nanti harus bawah rekaman CCTV yang ada di Alfamart. Sampai saat ini pihak alfamart belum melaporkan kejadian tersebut, jelasnya. 


Untuk saat ini kerugian yang di ketahui sekitar Rp 60 juta rupiah uang tunai yang berbeda di dalam brangkas, dan itu belum dihitung barang lainnya. Karena mungkin pihak Alfamart masih dalam perhitungan, pungkasnya.(DK)


Editor:Heru 



Polres Prabumulih Masih Kembangkan Kasus Penusukan Warga Kayu Are Hingga Meninggal Dunia


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Polres Prabumulih Polda Sumsel terkait peristiwa penusukan warga Ogan Ilir hingga menyebabkan meninggal dunia terus didalami unit Satreskrim Polres Prabumulih, hingga saat ini. 


Hal itu diungkapkan oleh Kasi Humas Polres Prabumulih AKP Sri Djumiati SH didampingi Kanit Pidum Aipda Suripto, Kamis (22/12/2022). 


Dijelaskan, peristiwa penusukan masih terus kita dalami dan kita kembangkan, hingga saat ini pelakunya masih belum diketahui.


Lanjutnya, hasil dari praduga pihak korban, karena setahun sebelumnya pernah ribut, dengan warga Tanjung Rambang, Namun sudah damai, dari keterangan istri korban.


Sehingga kami masih menyelusuri dan mengumpulkan Baket yang ditemukan di lapangan dan saksi-saksi,  namun saksi melihat korban sudah terkapar ditengah jalan. 


Kami juga belum mastikan, karena di samping korban ditemukan sayur mayur dan posisi ada dibelakang mobil. Namun itu belum jelas kronologisnya, apakah korban sempat mengejar pelaku, sehingga korban kehabisan darah dan terkapar ditengah jalan, jelas Kanit pidum disapa Mbah Surip. 


Terakhir, mohon doanya pada rekan semua, semoga kasus penusukan hingga menyebabkan korban meninggal dunia segara terungkap, pungkasnya.(DK)


Editor: Heru