NEWS

Slider

Malam Pengesahan Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)


PALI, DutaSumsel -- Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Penukal Abab Lematang (PALI) gelar Syukuran dan Selamatan sekaligus mengesahkan 50 anggota Warga Baru periode 2022 dari tiga ranting dan sembilan rayon yang tersebar di kabupaten PALI.Sabtu (06/07/22).


Berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan acara pengesahan warga baru bertempat di aula gedung madrasah Tsanawiyah (MTS) jln merdeka kelurahan Handayani Mulia kecamatan Talang Ubi dihadiri Ketua harian IPSI Deni Ag, sekretaris IPSI Fadri Z, Lurah Handayani Mulia Sarnedi dan tamu undangan lainnya.


Ketua cabang PSHT kabupaten PALI Mulia Wanto saat dibincangi media usai acara pengesahan warga baru PSHT Cabang PALI mengatakan anggota warga baru yang sudah dilantik dapat menjalankan amanah sesuai tujuan falsafah organisasi PSHT. 


Falsafah membentuk manusia yang berbhakti dan berbudi pekerti luhur, berjiwa ksatria bisa membedakan benar dan salah serta bertaqwa kepada Tuhan yang Esa,bisa tetap menjaga marwah organisasi PSHT,dan bisa menjalin hubungan yang harmonis ditengah masyarakat” ujar Mas Wanto begitu biasa dipanggil .


Selanjutnya, selaku ketua cabang PSHT PALI, Mas Wanto mengharapan kepada anggota warga baru yang disahkan kiranya dapat menerapkan ilmu yang telah didapat dipelajari dan kedepan bisa memberikan sumbangsih kedaerah kabupaten PALI        


Ia juga menambahkan organisasi PSHT selain meningkatkan peran pengembangan potensi pemuda terutama dalam olah raga bela diri Dalam upaya mempersiapkan generasi muda yang berkualitas, berpotensi dan berprestasi. Ujarnya 


Ditempat yang sama, Sarnedi Lurah Handayani Mulia mewakili pemerintah kabupaten PALI dalam sambutannya mengucapkan selamat atas pengesahan warga baru didalam organisasi PSHT cabang kabupaten PALI malam ini.

Serta mengapresiasi organisasi tersebut dalam mendidik manusia agar berbudi pekerti luhur.


” kami selaku pemerintahan tentunya sangat mendukung sekali, apalagi kegiatan yang positif seperti PSHT ini.apalagi organisasi ini bisa merangkul seluruh masyarakat tanpa memandang suku, agama, ras dan golongan.” tutupnya.(ORI) 


Editor: Heru 




Ditinggal Latihan Upacara 17-San, Tas Milik Guru Di Sekolah SMP N 2 Keluang Digondol Maling


KELUANG, DutaSumsel --  Aksi pencuri sungguh tak kenal waktu. Pada saat para guru melaksanakan latihan upacara untuk persiapan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, sejumlah barang berharga Milik guru SMP N 2 Keluang digasak maling (pencuri), sekira pukul 10.00 wib. Kamis (4/8/2022).


Disebutkan, beberapa barang berharga milik guru yang hilang dicuri di antaranya Dua buah tas berwarna hitam, yang berisikan Kunci kontak motor jenis Honda Vario, kunci rumah, dan uang tunai 70 ribu rupiah yang ditinggalkan di ruang Laboratorium (Lap IPA) saat latihan upacara berlangsung. Dan para guru pun sudah melaporkan kejadian tersebut ke polsek Keluang. 


Salah satu guru mengaku sempat melihat satu orang yang tak dikenal Menggunakan kendaraan sepeda motor jenis N-Max yang berkeliaran di lingkungan sekolah sambil main telpon seluler. 


“Tadi memang ada satu orang  yang mondar-mandir di dekat pagar sekolah sambil telponan, pakai baju putih celana hitam. Saya mengira tamu sekolah, karena di sekolah kami ini sering kedatangan tamu. Saya sama sekali tidak curiga.” ujar ibu sojah wali kelas VII SMP N 2 Keluang yang juga pada saat kejadian sedang mengikuti latihan di halaman sekolah. 


Kapolsek Keluang Iptu Muhammad Kurniawan Azwar Melalui Kanit Ipda Iwan Susanto membenarkan kejadian ini. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi memperkiarakan pelaku sudah tahu seluk beluk lingkungan sekolah. Dan pihak kepolisian masih mengidentifikasi ciri-ciri pelaku menurut keterangan saksi.


Kepala sekolah SMP N 2 Keluang Marwiyah S. Pd M. Si mengatakan bahwa ini hanya kecolongan karena posisi pas kejadian, semuanya lagi ada kegiatan sekolah, selama ini aman-aman saja (belum pernah terjadi) dan untuk Satpam sekolah lagi keliling sekolah (Patroli). Ujarnya. 


Disinggung awak media soal kamera closed circuit television atau lebih dikenal dengan sebutan CCTV Kepala Sekolah mengaku belum punya CCTV, “mamang ini sudah kita programkan, dan Insya Allah akan kita anggarkan di anggaran sekolah tahun depan.” terangnya. (Rian)


Polsek Sandes Cokok Pelaku Penganiayaan


MUBA, DutaSumsel -- Polsek Sanga desa membekuk pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Kel. Ngulak Kec. Sanga Desa Kab. Musi Banyuasin yang terjadi pada hari selasa 02/08/22, sekira pukul 11.30 wib.


Akibatnya, Eko Susanto (36) warga Desa Ngulak II Kec. Sanga Desa Kab. Muba 

mengalami luka bacok pada bagian punggung dan pinggang dan harus dilarikan ke Rsud Sekayu.


Kapolres Muba Akbp. Siswandi, S.IK.,SH.,MH melalui Kapolsek Sanga desa Iptu Imam Dipsa Maulana, S.Tr.,K,M.Si. membenarkan penangkapan pelaku penganiayaan, diketahui Pelaku Tindak pidana penganiayaan Kandar (33), warga Dusun II Desa Terusan Kec. Sanga Desa Kab. Muba. Saat dikonfirmasi awak media.


“Kronologis berawal dari korban sedang duduk di bawah rumah, saat itu korban berkata "SAPELAH YANG NAK BELAGE DENGAN KU, KU NUNTUT NIA MUSUH BELAGE(SIAPA YANG MAU BERKELAHI SAMA SAYA)" Ujar kapolsek


Lanjut Dispa, Pelaku kemudian merasa tersinggung dan mengatakan "APE NAK NIA NGA TU BELAGE(APA BENAR KAMU MAU BERKELAHI)" dan kemudian langsung dijawab Korban "AO NAK NIA(YA BENAR)" kemudian Pelaku pulang kerumahnya yang tak jauh dari tempat korban duduk- duduk.


Berselang sekira 10 menit kemudian Pelaku dating Kembali dengan menggunakan sepeda motornya,  Pelaku menuju kebawah rumah dimana korban sedang duduk, lalu Pelaku langsung membacokan sebilah golok sebanyak 1 kali ke arah punggung belakang Korban dan 1 kali kearah pinggang sebelah kiri belakang Korban, setelah kejadian tersebut Pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motornya, Ungkap Kapolsek.


Pelaku sempat melarikan diri, namun kita tetap melakukan penyelidikan atas perkara tersebut dan mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku, Ujar kapolsek.


Pelaku berhasil kita tangkap dipersembunyiannya di pondok perkebunan kelapa sawit yang berada di Desa Karang Ringin Kec. Babat Toman, Rabu (03/08/22) sekira pukul 14.30 WIB.


Pelaku berhasil diamankan tanpa melakukan perlawanan oleh tim reskrim kita yang dipimpin oleh Ipda Nasirin,  kemudian pelaku dibawa langsung ke Polsek Sanga Desa guna proses Penyidikan lebih lanjut dan akan kita jerat dengan pasal Pasal 351 Ayat (2) KUHPidana.


Sementara pelaku saat diintrogasi mengatakan bahwa pelaku merasa tersinggung atas perkataan korban yang sering kali menantang pelaku dengan perkataan mengajak untuk berkelahi sehingga pelaku melakukan penganiayaan tersebut. Pungkas Kapolsek.(Rian)


Editor: Heru 

Peringati Tahun Baru Islam Rika Novalina Sunggudi Sambangi Panti Asuhan


PRABUMULIH, DutaSumsel - Tahun baru bagi umat Islam yang jatuh pada 1 Muharram selalu dijadikan  momentum untuk berbagi dengan sesama umat muslim di seluruh dunia. Tak hanya dijadikan momen untuk bermuhasaba diri dan terus bersyukur, juga menjadi kesempatan untuk menebar kebaikan dan manfaat bagi sesama umat.


Banyak cara yang dilakukan umat Nabi Muhammad Saw dalam menebar kebaikan dan manfaat dibulan baik ini, dari mulai bersedekah maupun menyantuni anak yatim. Bahkan mengusap kepala anak yatim di tahun baru lslam ini pun sudah menjadi kebiasaan.


Untuk memeriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1432 H, Calon Walikota Prabumulih Dr. Hj. Rika Novalina Sunggudi, SH. M.Kn di tengah padatnya jadwal kerja, tampak menyambangi beberapa Panti Asuhan yang tersebar di Kota Prabumulih. 


Wanita yang biasa disapa Rika ini mengawali langkahnya untuk berbagi kebahagiaan bersama anak panti dimulai dari Panti Asuhan Yayasan Wahdini di Kelurahan Sukajadi Kota Prabumulih. Rombongan Rika disambut langsung oleh Ketua Yayasan dan senyum sumringah para anak yatim.


"Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk berbagi dengan sesama. Semoga bantuan yang sedikit ini dapat bermanfaat untuk membantu yayasan khususnya anak-anak. Jangan dilihat dari nilainya tetapi lihatlah dari keikhlasannya"ujar perempuan berkerudung itu.


Pantauan di lapangan, Rika turut membagikan bantuan berupa beberapa karung beras dan mie instan. Tidak lupa Rika juga turut menyemangati anak panti untuk giat belajar meraih cita-cita yang di impikan.


Ketua Yayasan Panti Asuhan Wahdini Jujuk Sukandi, S.Pd mengungkapkan rasa harunya atas kunjungan dan pemberian bantuan kepada yayasan yang dikelolanya. "Dengan bantuan yang diberikan kami haturkan Doa semoga rezeki Buk Rika Novalina semakin berlimpah dan mendapat keberkahan dan manfaat yang lebih besar dan apa yang dicita-citakan semoga terkabulkan"ujar Jujuk.



Diketahui, usai dari Panti Asuhan Wahdini, Rombongan Rika Novalina juga menyambangi 2 panti asuhan lainnya di Kota Prabumulih. Seperti Panti Asuhan Riyadhatul Kholisin dan Panti Asuhan Aziziyah untuk menyalurkan bantuan beras dan mie instan.

Jaring Bibit Muda KNPI PALI Mengelar Turnamen U-12


PALI, DutaSumsel -- Dalam rangka menjaring bibit-bibit pemain sepak bola di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), DPD KNPI PALI menggelar Turnamen sepak bola U-12.


Turnamen sepak bola KNPI Cup U-12 ini bekerjasama dengan Dispora, KONI, PSSI, pemerintah setempat dan Karang Taruna.


Terkhusus hari ini merupakan pembukaan turnamen yang berlangsung di Kecamatan Tanah Abang, Desa Tanah Abang Utara, tepatnya di lapangan Boden.(2/8/22). 


Namun bukan hanya di Kecamatan Tanah Abang saja, DPD KNPI PALI di bantu oleh Pengurus Kecamatan, melaksanakan Turnamen secara bergantian di lima Kecamatan yaitu, Kecamatan Tanah Abang, Kecamatan Abab, Kecamatan Penukal, Kecamatan Penukal Utara dan Kecamatan Talang Ubi. 


Turnamen di buka langsung oleh Camat Tanah Abang Adrian Ediso dalam hal ini diwakili oleh Sekcam dan didampingi oleh ketua DPD KNPI PALI Ferdinan Marcos, Perwakilan KONI, Dispora, Kades, ketua BPD, dan tokoh masyarakat.


Pengurus KNPI Kecamatan Tanah Abang Randa mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan elemen pemerintah dan masyarakat yang telah membantu untuk menyukseskan kegiatan ini.


"Kami mengucapkan terimakasih atas support dan dukungannya, semogah kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar seperti yang kita harapkan," ucapnya.


Ia juga menjelaskan untuk pertandingan hari ada beberapa tim sepak bola U-12 yang akan bertanding.


"Ada 17 tim yang akan bertanding hari ini, peserta berasal dari berbagai SD yag berada di Kecamatan Tanah Abang,untuk adik-adik yang akan bertanding tetap semangat jaga sportifitas, berikan hasil yang positif," jelasnya.


Di tempat yang sama Ketua KNPI PALI Fardinan Marcos menyampaikan dalam mempersiapkan kegiatan merupakan berkat kerjasama yang baik.


"Kami atas nama KNPI mengucapkan ribuan terimakasih kepada semua elemen komponen yang sudah bahu membahu untuk mempersiapkan kegiatan ini juga sampai pada hari ini," ucapnya.


Ferdinan berharap dalam segala kekurangan persiapan dan sebagainya ini tidak menyurutkan langkah dan semangat untuk kembali menggelorakan olahraga di Kecamatan Tanah Abang khususnya Kabupaten PALI pada umumnya.


"Kami sudah melakukan riset bahwa semangat gelora olahraga di Tanah Abang ini luar biasa, semua lini olahraga bukan hanya sepak bola, hal ini terbukti dari antusias para dewan guru para menejer untuk mempersiapkan anak didiknya untuk sesempurna ini sebuah bentuk yang nyata, kedepan kegiatan ini akan menjadi agenda rutin, sehingga nanti akan lahir bibit anak muda yang bertalenta," tandasnya.


Sementara Sekcam Tanah Abang Darmawi mengatakan, menyambut dengan baik kegiatan turnamen sepak bola yang di pusatkan di Kecamatan Tanah Abang.


"Kami sangat bahagia karena di pusat di Tanah Abang, karena kalau di luar Tanah Abang, otomatis para dewan guru repot dan harus mengeluarkan biaya dalam penjaringan mencari bibit untuk generasi-generasi penerus dalam olahraga ini, kami mengucapkan terimakasih kepada DPD KNPI PALI dan PK KNPI Kecamatan Tanah Abang," pungkasnya sembari membuka turnamen sepak bola KNPI Cup U-12.(ORI)


Editor:Heru

Dua Tahun Tak Ada Kejelasan Atas Laporan Dugaan Kasus Penyerobotan Tanah, Warga Lahat Cari Keadilan di Mapolda Sumsel


PALEMBANG, DutaSumsel –Tidak adanya kejelasan mengenai dugaan kasus pengerusakan dan penyerobotan lahan yang ditangani oleh Polres Lahat selama dua tahun lebih, pemilik lahan, Rika Novalina (42) warga Tebing Tinggi cari keadilan di Mapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu (30/7/2022).


Pihak pemilik tanah mendatangi Mapolda Sumatera Selatan, untuk melakukan konseling mengenai permasalahan kasus pengerusakan dan penyerobotan lahan miliknya yang terjadi sekitar Oktober 2018 lalu di sungai Kili desa Keban kecamatan Lahat kabupaten Lahat Sumatera Selatan oleh PT. Priamanaya Energi.


Kasus tersebut dilaporkan oleh Rika Novalina (42) warga Tebing Tinggi pada 21 Januari 2020 lalu di Polres Lahat dengan dugaan pengerusakan dan penyerobotan lahan, namun hingga sekarang sudah dua tahun enam bulan lebih kasus belum jelas ditangani Satreskrim Polres Lahat dan belum ada menetapkan tersangka.


“Kami datang bersama pelapor dan beberapa keluarganya dari Lahat terkait laporan kami dua tahun lebih di satreskrim Polres Lahan hingga kini belum ada perkembangan” ucap Pengacara pelapor Richad Fernando usai mendatangi subdit l/harda Ditreskrimum Polda Sumsel.


Pengacara pelapor Richad Fernand juga mengatakan seharusnya kasus tersebut telah selesai dan pihak kepolisan sudah melakukan gelar perkara.


“Padahal berdasarkan hasil penyelidikan polisi telah mendatangi lokasi kejadian, gelar perkara, sudah diperiksa pihak terlapor (PT Priamanaya Energi), kades desa Keban dan Tanjung serta beberapa saksi. “ tambahnya.


Hingga saat selesai melakukan konseling, pihak pelapor diminta untuk berkoodinasi dengan pihak perusahaan.


“Kita di arahkan koordinasi dan komseling dengan penyidik Satreskrim Polres Lahat dan kami berharap upaya kami bisa bisa membuahkan hasil dan laporan kami segera ditindaklanjuti”, harapnya.


Diketahui total seluruh lahan milik Rika Novalina adalah 148 hektar, dan sudah di rusak oleh pihak perusahaan menggunakan alat berat dan di sekitar 50 hektar yang menurut perusahaan tersebut telah dibeli kepala desa.

Malam Perpisahan Purnabakti Disdikbud Prabumulih Penuh Kemeriahan


PRABUMULIH, DutaSumsel — Dinas Pendidikan dan Kebudayan kota Prabumulih menggelar malam gala dinner perpisahan sekaligus pelepasan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kusron S.Pd., M.S.i yang telah memasuki purnabakti pada tanggal 1 Agustus 2022 mendatang, dalam acara tersebut hadir Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Mahfuzi SPd jajaran struktural staf dilingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan, kepala sekolah SD, SMP, SMA dan SMK se-kota Prabumulih. Jumat malam (30/07/22)


Dalam sambutanya Mahfuzi mewakili jajaran staf di lingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan menyampaikan ucapan terimakasihnya atas dedikasi pengabdiannya yang telah memberikan bimbingan dan arahan selama menjabat Kadisdik


“Saya mewakili jajaran staf di lingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan mengucapkan terimakasih atas arahan bimbingan dan dedikasi pengabdian ayahanda Kusron selama menjadi kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kota Prabumulih tak lupa saya juga kami mohon maaf apabila ada khilaf dan salah semua jajaran selama menjalankan tugas, tentu kedepan sesuai yang di sampaikan beliau banyak pekerjaan belum selesai yang harus kami laksanakan kami juga berdoa semoga beliau selalu sehat diberikan perlindungan oleh Allah SWT,” Ucapnya


Ditempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kusron S.Pd., M.S.i menyampaikan harapannya agar jajaran dapat bekerja dengan tulus dan ikhlas dalam melaksanakan tugas kedepan, tak lupa dirinya pun mengungkapkan permohonan maafnya selama bertugas.


“Kami sebagai ASN dan pasti ada akhir dan saya 1 Agustus 2022 masa purnabakti harapan saya kedepan mudah mudahan kedepan kedepan rekan rekan dapat melanjutkan upaya upaya kita untuk meningkatkan kemajuan dunia pendidikan.

Tetap bekerja dengan ketulusan dan keikhlasan dalam menjalankan tugas, dan terkait pekerjaan yang masih belum terselesaikan itu adalah kedepan dapat terlaksana dengan baik, saya pun memohon maaf bila ada salah selama menjalankan tugas kepada semua jajaran pemerintah kota Prabumulih khusunya di dinas pendidikan kota Prabumulih,” tuturnya

 

Acara sederhana yang cukup berkesan dan penuh pesan tersebut di lanjutkan dengan gala dinner, pemberian cinderamata, sua foto bersama dan pembagian door prize dari bank perkreditan rakyat cabang Baturaja, bertempat di cafe Silver Pujasera Padat Karya kota Prabumulih.(*)


Editor: Heru 

SKK Migas-Pertamina EP Limau Panen Raya di Muara Enim: Dukung Ketahanan Pangan Nasional


MUARA ENIM, DutaSumsel – SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) Pertamina EP Limau menggelar panen raya jagung di Balai Desa Air Enau, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim pada Kamis (28/7). Panen raya jagung dalam program ketahanan pangan terpadu ini dihadiri oleh Pj. Bupati Muara Enim yang diwakili oleh Asisten III Setda Kabupaten Muara Enim, Ir. Maryana dan jajaran OPD dilingkungan Kabupaten Muara Enim, General Manager Zona 4 Agus Amperianto, Sr Manager Limau Field Zulfikar Akbar dan Perwakilan SKK Migas Sumbagsel.

 

Program ini merupakan komitmen SKK Migas-Pertamina EP Limau untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat yang sekaligus juga meningkatkan produktivitas lahan dengan pola tanam tumpang sari pada lahan sawit yang sedang dalam masa re-planting. Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 2 tentang menghentikan kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan peningkatan nutrisi, serta mempromosikan pertanian berkelanjutan.

 

Dukungan KKKS Pertamina EP Limau diwujudkan dalam bentuk penyediaan bibit jagung dan pendampingan budidaya jagung pada lahan tanam seluas kurang lebih 15 hektar. Selain itu, KKKS Pertamina EP Limau turut menyediakan alat perontok jagung, dan mendampingi pemasaran hasil panen dengan menggandeng perusahaan penampung. Jumlah petani yang terlibat dalam program ini sejumlah 26 kepala keluarga (KK).

 

Bonggol jagung pasca panen dimanfaatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk budidaya jamur enoki dan batangnya diolah menjadi pakan ternak. Kulit jagung dimanfaatkan untuk bahan dasar kerajinan anyaman. Di samping itu, program ini mendukung penggunaan pupuk organik yang ramah lingkungan; untuk meningkatkan kualitas lahan secara berkelanjutan. KKKS Pertamina EP Limau memaksimalkan konsep zero waste dan sejalan dengan SDGs nomor 13 tentang aksi untuk mengatasi perubahan iklim dan dampaknya.

 

General Manager Zona 4 Agus Amperianto menjelaskan, dengan adanya Program Ketahanan Pangan di Desa Air Enau ini akan mendukung Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. "Keberhasilan program pengembangan masyarakat selain didukung oleh berbagai pihak, yang paling utama karena antusiasme dan inovasi tiada henti dalam melaksanakan pengembangan masyarakat," ujar Agus.

 

 

 

 

 

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Anggono Mahendrawan menjelaskan bahwa Sebagai industri yang menjalankan kegiatan operasional di daerah SKK Migas bersama KKKS tentu menyadari bahwa ada hal-hal yang harus dipenuhi sebagai tanggung jawab kepada masyarakat disekitar wilayah kerja. Ia menerangkan bahwa pelaksanaan program ini juga tak lepas dari upaya hulu migas untuk meningkatkan peran industri nasional dan juga lokal di seluruh aktifitas industri hulu migas. “Kami juga hendak menciptakan seoptimal mungkin efek berganda hulu migas yang dapat dirasakan oleh masyarakat di wilayah kerja kami,” ujar Anggono.

 

Di Kabupaten Muara Enim dikatakan Anggono terdapat beberapa KKKS yang beroperasi dan dituntut untuk menjalankan Program Pengembangan Masyarakat yang meliputi beberapa pilar diantaranya adalah Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan, Infrastruktur, Lingkungan, Bencana alam dan Studi social mapping. Kali ini Pertamina EP Limau berkontribusi melalui program ketahanan pangan bagi 26 KK di Desa Air Enau, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim. Dari sekian banyak efek berganda hulu migas yang dimonitor SKK Migas Sumbagsel, pada program kali ini memiliki nilai kontribusi sebesar 300 juta rupiah. “Program ketahanan pangan ini juga memenuhi terealisasinya program yang melingkupi pilar-pilar tersebut,” lanjut Anggono. Anggaran tersebut dikatakannya dibagi untuk beberapa keperluan diantara dipergunakan untuk sampling tanah, survey serta sosialisasi kegiatan, pembelian bibit jagung beserta pupuknya dan pembelian alat pemipil jagung, pencacah kompos, pencacah pakan organik dan pengayak kompos. Selain itu juga terserap untuk kegiatan pasca panen termasuk untuk seremoni panen raya bersama pemangku kepentingan.

 

Selanjutnya ia mengharapkan agar pemerintah dan masyarakat dapat terus memberikan dukungan kepada SKK Migas dan KKKS untuk kelancaran kegiatan hulu migas. “Besar harapan kami agar kiranya program ini memberikan manfaat yang banyak bagi semua pihak yang turut andil di dalamnya khususnya bagi masyarakat penerima manfaat, kami juga mengharapkan agar pemerintah daerah dan juga masyarakat sekitar wilayah KKKS dapat terus memberikan dukungan untuk kegiatan kami karena keberhasilan hulu migas adalah keberhasilan semua pihak” tutupnya.




AKBP Siswandi SIK, SH. MH. Melakukan Serangkaian (Kungker)


MUBA, DutaSumsel -- Kapolres Musi Banyuasin Akbp Siswandi, SIK,SH.MH. mulai melakukan serangkaian kunjungan kerja (Kunker), setelah beberapa waktu lalu resmi menjabat Kapolres Muba.


Kunjungan kerja perdana kapolres hari ini, diawali ke Pengadilan Negeri Sekayu dan Pengadilan Agama yang kemudian dilanjutkan dengan Kunker ke Kodim 0401 Muba.


Saat berkunjung ke PN,PA sekayu dan kodim 0401 muba, Kapolres muba didampingi Kasat reskrim Akp Dwi Rio Andrian dan Kasi Humas Akp. Susianto.


Dijelaskan Kasi humas Akp Susianto, bahwa kunjungan kerja yang dilakukan bapak kapolres ini adalah kunjungan pertama setelah menjabat sebagai Kapolres muba, yang tujuannya tidak lain untuk bersilaturahmi serta saling bersinergi dalam melaksanakan tugas.


“Mengawali rencana kunjungan kerjanya ke para Pejabat Forkopimda, hari ini, Bapak Kapolres bersilaturahmi ke PN,PA sekayu dan kodim 0401 muba serta dilanjutkan ke Kemenag yang didampingi oleh Kasat Bimmas AKP. Nofrizal yang bertemu dengan FKUB. Kunjungan ini tidak lain bertujuan untuk memantapkan sinergi antara Polres dengan Forkopimda terutama dalam mengelola Kamtibmas di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin,” kata Susianto.


Perlu disadari kata Susianto menambahkan bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak Selain itu juga beliau memperkenalkan diri sebagai Kapolres yang baru menggantikan AKBP Alamsyah Pelupessy, 


Kepada awak media, Akp Susianto mengatakan bahwa kunjungan silaturahmi ini memang perlu dilakukan dengan maksud untuk menjalin tali silaturahmi dan sinergitas antar aparat dan instansi dalam rangka menjaga Kabupaten Musi Banyuasin tetap aman dan kondusif, Pungkasnya (Rian).


Editor: Heru 


*SKK Migas - Pertamina EP Limau Field Resmikan Program Bank Sampah dan MAS PEPI di Karya Mulya Prabumulih*


PRABUMULIH, DutaSumsel -- SKK Migas dan Pertamina EP (PEP) Limau Field meresmikan Bank Sampah dan melantik anggota baru Masyarakat Peduli Api (MAS PEPI) di Desa Karya Mulya, pada Selasa (26/7). Program yang diinisiasi oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PEP Limau Field, diresmikan oleh Asisten II Sekretaris Daerah Kota Prabumulih, Drs. H. Muhammad Ali M.Si, General Manager Zona 4, Agus Amperianto, Sr Manager Limau Field, Zulfikar Akbar, dan Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). 


Pendirian Bank Sampah di Dusun 3 Desa Karya Mulya merupakan komitmen perusahaan dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 12, tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta SDGs nomor 11, tentang kota dan komunitas yang berkelanjutan. Sedangkan, pembentukan MAS PEPI sejalan dengan tujuan SDGs nomor 13, tentang aksi untuk mengatasi perubahan iklim dan dampaknya. 


Sesuai dengan keberlanjutan program kemitraan dan bina lingkungan CSR Limau Field yang berkelanjutan yaitu program bank sampah yang terletak di Dusun 3 Desa Karya Mulya bersinergi dengan bank sampah Prabumulih. Program Bank Sampah ini merupakan komitmen perusahaan mendukung SDG’s no 12 untuk upaya mengurangi dampak lingkungan dan SDG’s no 11 tentang kawasan desa kawasan desa yang aman dan nyaman Selain itu, untuk menggugah kesadaran masyarakat menjaga lingkungan yang saat ini menjadi isu nasional. Hingga Selasa (19/7), tercatat 100 nasabah menyetor sampah non-organik. 


Selain Bank Sampah, Pertamina EP Limau Field turut melantik anggota MAS PEPI Desa Karya Mulya dan Desa Kemang Tanduk. MAS PEPI dibentuk untuk menjawab problem kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi isu lingkungan di Sumatra Selatan, khususnya di Desa Karya Mulya dan Desa Kemang Tanduk. MAS PEPI dibekali dengan pengetahuan, keterampilan, dan peralatan yang memadai untuk penanganan karhutla. Bahkan anggota MAS PEPI memiliki sertifikasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). 


Walikota Prabumulih yang diwakili oleh Asisten II Muhammad Ali menyampaikan apresiasi juga harapan agar program MAS PEPI & Rumah Bank Sampah hendaknya dilaksanakan secara berkelanjutan dan tidak selesai sampai di sini saja. " Atas nama Pemerintah Kota Prabumulih, saya mengapresiasi Program yang telah di launching oleh SKK Migas & PHR Regional 1 Zona 4. Semoga program ini menjadi inspirasi terus berkembang hingga ke desa-desa lainya.", ungkap Ali. 


General Manager Zona 4, Agus Amperianto, berkomitmen memberikan kontribusi, khususnya melalui program pengembangan masyarakat yang dilakukan di wilayah kerja Pertamina. "Keberhasilan program pengembangan masyarakat selain didukung oleh berbagai pihak, yang paling utama karena antusiasme dan inovasi tiada henti dalam melaksanakan pengembangan masyarakat," ujar Agus. 


Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Anggono Mahendrawan menegaskan bahwa keberadaan industri hulu migas memberikan multiplier effect (efek berganda) bagi semua pihak. "Bukan hanya kegiatan eksplorasi dan produksi saja keberadaan industri hulu migas  memberikan kontribusi yang besar berupa Dana Bagi Hasil Migas, serta melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) dengan berbagai pilar kategori diantaranya Ekonomi, Kesehatan, Pendidikan, Infrastruktur dan Lingkungan yang berperan dalam upaya-upaya pemerintah untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat di sekitar wilayah operasi Migas, Atas kegiatan ini, dari laporan yang kami terima, anggaran yang direalisasikan untuk Pembangunan Bank Sampah adalah 30 juta dan dilengkapi perlengkapannya senilai 10jt, adapun biaya pelatihan pelatihan K3 untuk 15 orang yang berasal dari desa Karya Mulya dan Kemang Tanduk  senilai 80jt ditambah atribut bagi kelompok Masyarakat Peduli Api senilai 20jt. Pelatihan K3 dilaksanakan di Desa Kemang Tanduk bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan, APK3L (Asosiasi Profesi K3 dan Lingkungan) dan BNSP (Badan Nasional Sertifikasi dan Profesi) tentunya program ini sangat memperhatikan RJPMD dan masukan dari Pemkot serta aspirasi masyarakat yang selaras dengan target SDGs yang ada di KKKS Pertamina EP dimana secara berkala juga kami sampaikan realisasi dan capaian dari seluruh KKKS dalam termasuk Pertamina EP kepada fungsi terkait di Pemkot seperti Bappeda, sebagai wujud sinergi yang berkelanjutan dalam pengawasan kegiatan usaha hulu migas yang semakin masif namun tepat dan efisien" tutup Anggono. 


Media contact center

Tuti Dwi Patmayanti

Head of ComRel & CID Zona 4

+628117190268