NEWS

Slider

*SKK Migas - Pertamina EP Limau Field Resmikan Program Bank Sampah dan MAS PEPI di Karya Mulya Prabumulih*


PRABUMULIH, DutaSumsel -- SKK Migas dan Pertamina EP (PEP) Limau Field meresmikan Bank Sampah dan melantik anggota baru Masyarakat Peduli Api (MAS PEPI) di Desa Karya Mulya, pada Selasa (26/7). Program yang diinisiasi oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PEP Limau Field, diresmikan oleh Asisten II Sekretaris Daerah Kota Prabumulih, Drs. H. Muhammad Ali M.Si, General Manager Zona 4, Agus Amperianto, Sr Manager Limau Field, Zulfikar Akbar, dan Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). 


Pendirian Bank Sampah di Dusun 3 Desa Karya Mulya merupakan komitmen perusahaan dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 12, tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta SDGs nomor 11, tentang kota dan komunitas yang berkelanjutan. Sedangkan, pembentukan MAS PEPI sejalan dengan tujuan SDGs nomor 13, tentang aksi untuk mengatasi perubahan iklim dan dampaknya. 


Sesuai dengan keberlanjutan program kemitraan dan bina lingkungan CSR Limau Field yang berkelanjutan yaitu program bank sampah yang terletak di Dusun 3 Desa Karya Mulya bersinergi dengan bank sampah Prabumulih. Program Bank Sampah ini merupakan komitmen perusahaan mendukung SDG’s no 12 untuk upaya mengurangi dampak lingkungan dan SDG’s no 11 tentang kawasan desa kawasan desa yang aman dan nyaman Selain itu, untuk menggugah kesadaran masyarakat menjaga lingkungan yang saat ini menjadi isu nasional. Hingga Selasa (19/7), tercatat 100 nasabah menyetor sampah non-organik. 


Selain Bank Sampah, Pertamina EP Limau Field turut melantik anggota MAS PEPI Desa Karya Mulya dan Desa Kemang Tanduk. MAS PEPI dibentuk untuk menjawab problem kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi isu lingkungan di Sumatra Selatan, khususnya di Desa Karya Mulya dan Desa Kemang Tanduk. MAS PEPI dibekali dengan pengetahuan, keterampilan, dan peralatan yang memadai untuk penanganan karhutla. Bahkan anggota MAS PEPI memiliki sertifikasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). 


Walikota Prabumulih yang diwakili oleh Asisten II Muhammad Ali menyampaikan apresiasi juga harapan agar program MAS PEPI & Rumah Bank Sampah hendaknya dilaksanakan secara berkelanjutan dan tidak selesai sampai di sini saja. " Atas nama Pemerintah Kota Prabumulih, saya mengapresiasi Program yang telah di launching oleh SKK Migas & PHR Regional 1 Zona 4. Semoga program ini menjadi inspirasi terus berkembang hingga ke desa-desa lainya.", ungkap Ali. 


General Manager Zona 4, Agus Amperianto, berkomitmen memberikan kontribusi, khususnya melalui program pengembangan masyarakat yang dilakukan di wilayah kerja Pertamina. "Keberhasilan program pengembangan masyarakat selain didukung oleh berbagai pihak, yang paling utama karena antusiasme dan inovasi tiada henti dalam melaksanakan pengembangan masyarakat," ujar Agus. 


Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Anggono Mahendrawan menegaskan bahwa keberadaan industri hulu migas memberikan multiplier effect (efek berganda) bagi semua pihak. "Bukan hanya kegiatan eksplorasi dan produksi saja keberadaan industri hulu migas  memberikan kontribusi yang besar berupa Dana Bagi Hasil Migas, serta melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) dengan berbagai pilar kategori diantaranya Ekonomi, Kesehatan, Pendidikan, Infrastruktur dan Lingkungan yang berperan dalam upaya-upaya pemerintah untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat di sekitar wilayah operasi Migas, Atas kegiatan ini, dari laporan yang kami terima, anggaran yang direalisasikan untuk Pembangunan Bank Sampah adalah 30 juta dan dilengkapi perlengkapannya senilai 10jt, adapun biaya pelatihan pelatihan K3 untuk 15 orang yang berasal dari desa Karya Mulya dan Kemang Tanduk  senilai 80jt ditambah atribut bagi kelompok Masyarakat Peduli Api senilai 20jt. Pelatihan K3 dilaksanakan di Desa Kemang Tanduk bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan, APK3L (Asosiasi Profesi K3 dan Lingkungan) dan BNSP (Badan Nasional Sertifikasi dan Profesi) tentunya program ini sangat memperhatikan RJPMD dan masukan dari Pemkot serta aspirasi masyarakat yang selaras dengan target SDGs yang ada di KKKS Pertamina EP dimana secara berkala juga kami sampaikan realisasi dan capaian dari seluruh KKKS dalam termasuk Pertamina EP kepada fungsi terkait di Pemkot seperti Bappeda, sebagai wujud sinergi yang berkelanjutan dalam pengawasan kegiatan usaha hulu migas yang semakin masif namun tepat dan efisien" tutup Anggono. 


Media contact center

Tuti Dwi Patmayanti

Head of ComRel & CID Zona 4

+628117190268

Polsek Batman Ringkus Satu Pelaku Curat, Dua Diantaranya DPO


MUBA, DutaSumsel --  Polsek Babat Toman Resor Musi Banyuasin berhasil meringkus Pelaku Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan. Hal tersebut terjadi pada, Minggu (24/7/2022), tepatnya di dusun II desa Kasmaran, kecamatan Babat Toman sekira Pukul 16.30 Wib.


Korban adalah Resmiyanti bin Suhaimi (30) warga dusun III, desa Bangun Sari, kecamatan Babat Toman. Adapun Pelaku Sahibi Alias Ibi bin Rohali (33) warga dusun I, desa Ulak Paceh Jaya, kecamatan Lawang Wetan.


Kapolres Muba AKBP Siswandi SH SIK MH melalui Kapolsek Babat Toman AKP Ady Akhyat SH MSi mengatakan, Peristiwa Pencurian Dengan Pemberatan diketahui terjadi pada hari Minggu tangal 24 Juli 2022 sekira pukul 16.30 wib di dusun II desa Kasmaran, kecamatan Babat Toman.


"Pada saat itu Tersangka berangkat dari tempat bekerja menuju dusun II desa Kasmaran, kecamatan Babat Toman Untuk menonton Ancara pertandingan Bola Volly kemudian setiba di tempat kejadian tersangka bertemu dengan teman tersangka yang bernama Jalil," dikatakan Ady Akhyat.


Dijelaskannya, Jalil berkata "Nga Nak Lokak Sen Dak" sambil Jalil mengarahkan tangannya kearah motor milik korban yang menjadi Target pencurian, kemudian tersangka menjawab "De aku dak sanggup Jalil ndak ngawekenye dewek" setelah itu tersangka mendatangi temannya yang bernama Mbok dan tersangka berkata "Nga ndak lokak sen dak ade lokak motor Beat" dan  Mbok menjawab "aku dak sanggup BI Agek dulu Aku ndak Nelpon Moko (DDP) dan Ikin (DPO)".


"Mbok mendatangi temannya yang tidak tersangka ketahui dan tersangka melihat teman Mbok yang tidak saya ketahui menelpon Ikin (DPO) dan Moko (DPO). Kemudian kurang lebih 15 Menit Ikin (DPO) dan Moko (DPO) datang di tempat kejadian dan tersangka melihat Ikin (DPO)," ungkap Ady.


Sambung Ady, mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi tindak pidana Pencurian Dengan Pemberatan di dusun II, desa Kasmaran, kecamatan Babat Toman Kab. Muba kemudian memerintahkan Kanit Reskrim Babat Toman IPTU Lekat Haryanto SH MH beserta anggota untuk melakukan penyelidikan di TKP.


"Dari hasil penyelidikan di ketahui bahwa pelaku curanmor tersebut adalah Moko, Ikin dan Ibi Kemudian Kanit Reskrim dan anggota melakukan  penangkapan terhadap tersangka. kemudian setelah tersangka berhasil di amankan anggota polsek babat toman langsung melakukan pengembangan untuk menangkap tersangka lainnya namun tersangka lainnya yaitu Moko (DPO) dan Ikin (DPO) berhasil melarikan diri kemudian tersangka dan barang bukti Honda Beat langsung diamankan di polsek babat toman guna kepentingan lebih lanjut," sambung Ady.


Dari hasil introgasi tersangka mengakui telah melakukan pencurian R2 bersama dengan teman2 nya yaitu Ikin dan Moko. adapun peran tersangka membawa R2 yang sudah di rusak oleh pelaku lainnya ke gudang rumah warga dan menitipkannya dengan alasan R2 tersebut rusak.


"Kemudian Ikin membongkar kunci R2 tersebut untuk dihidupkan, namun tidak berhasil, setelah itu mereka bubar dan tak lama tersangka berhasil diamankan unit reskrim polsek Babat Toman. Sedangkan tersangka lainnya berhasil melarikan diri. Dari tangan tersangka kita amankan 1 (satu) Unit Sepeda motor merk Honda Beat warna biru hitam dengan Nopol BG 3316 BAW Nosin : JM81E1936285 dan Noka : MH1JM8116NK935933. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp19.000.000,-(sembilan belas juta rupiah)," pungkasnya (Rian)


Editor: Heru 

Perwira Bersiap Menyambut Kedatangan Kapolres Muba Yang Baru


MUBA, DutaSumsel -- Tampak Suasana berbeda tak seperti biasanya didepan mako polres musi banyuasin, sabtu (23/07/22) siang.


Didepan pintu gerbang penjagaan tampak mantan Kapolres muba Akbp. Alamsyah pelupessy,SH.SIK.MSI. yang ditemani waka polres muba Kompol Satria beserta barisan perwira telah bersiap untuk menyambut kedatangan Kapolres muba yang baru Akbp. Siswandi, SIK,SH.MH. dengan prosesi Pedang Pora.


Sesaat setelah kedatangan kapolres baru ke halaman Mapolres muba, segera disambut pengalungan bunga dan tari stabek ciri khas kab. Musi banyuasin beserta Perwira dan jajaran Polres muba beserta Bhayangkari Cabang Polres muba.


Selanjutnya kapolres baru kembali harus melewati Pedang Pora khas Polri. Tradisi ini lumrah dalam pergantian pejabat di lingkungan polri.


Sebagai mana diketahu sebelumnya, serah terimah jabatan kapolres muba telah dilaksanakan dipolda sumsel dari Akbp Alamsyah peluppesy SH,SIK,Msi. Kepada Akbp Siswandi,SIK,SH.MH. yang langsung dipimpin oleh kapolda sumsel Irjend.Pol. Drs Toni Harmanto MH, Jum’at (22/07/22) Kemarin.


Lebih kurang satu tahun Akbp Alamsyah pelupessy menjabat sebagai kapolres muba yang mendapat tugas yang baru di polda metro jaya dan Akbp Siswandi,SIK,SH.MH. menjabat sebagai kapolres prabumulih sebelum menjabat sebagai Kapolres muba.


Bertempat dilapangan polres muba, dihadapan personil polres musi banyuasin Akbp Alamsyah megucapkan terima kasih kepada seluruh personil polres muba atas semua dukungan selama tugas di Kabupaten Muba.


Saya beserta istri dan Keluarga memohon maaf apabila selama berdinas ada tutur kata ataupun perbuatan yang kurang berkenan dan semoga tali silaturahmi kita yang sudah terjalin ini dapat terus dijaga dimasa – masa yang akan datang.” Ucapnya.


“Kepada rekan rekan sekalian saya berpesan tolong bantu Kapolres baru dalam menjalankan tugas menjaga Kamtibmas di Kabupaten muba. Selalu jalin silaturahmi dan saling support, “insya allah kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT,” tuturnya.


Dikesempatan sama, pejabat baru, AKBP Siswandi, SIK,SH.MH. meminta dukungan kepada seluruh jajaran PJU dan personil untuk dapat bersama – sama mendukung setiap kinerja dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas di kabupaten muba yang semakin kondusif.


” Sebagai pejabat baru yang akan bertugas di muba, mohon bantuan dan dukungan untuk diterima seluruh rekan – rekan sekalian lebih khusus masyarakat Kabupaten muba agar dapat bertugas dengan baik dan segala saran dan masukan sangat dibutuhkan dalam kemajuan kita Bersama”.

“Tak lupa sebagai pejabat baru turut mendoakan pejabat Kapolres lama agar sehat wal-afiat sekeluarga dan sukses selalu dalam meniti karir ditempat yang baru,” pungkas AKBP Siswandi.(Rian)


Editor:Heru


Peringati ke 62 Tahun di Hari Bhakti Adhyaksa, Kejari Prabumulih Gelar Berbagai Kegiatan Ini.



PRABUMULIH, DutaSumsel -- Memperingati hari jadi Adhyaksa ke-62, Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan yang dipusatkan dihalaman kantornya, Kamis (21/7/2022) pagi sampai dengan selesai. 


Dimulai dengan jalan santai serta olah raga bersama kemudian disambung dengan pembagian doorprize, tak ketinggalan diadakan juga giat donor darah dan pemusnahan barang bukti Narkotika. Selanjutnya ditutup dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Ke Kota Prabumulih.


Dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Prabumulih Roy Riady SH,.MH serta Staf dan jajaran, hadir juga dalam rangkaian kegiatan tersebut perwakilan Polres, BNNK, Dinkes, PMI Prabumulih serta awak media. 


Kajari Prabumulih saat dibincangi media ini disela rangkaian kegiatan tersebut mengucapkan syukur Adhyaksa telah berusia 62 tahun dan terima kasih pada semua pihak atas ucapan serta turut berpartisipasi terlaksananya peringatan Hari Bhakti Adhyaksa.


"Sudah tentu untuk memperingati Hari Bhakti Adhyaksa 2022 tidak ada salahnya jika kita ikut merayakan HUT Kejaksaan RI ke-62, Alhamdulillah beberapa rangkaian yang kegiatan sukses dilaksanakan," ucapnya. 


Masih Pak Roy sapaannya, di Tahun 2022 pada usia ke-62. Kejaksaan RI terus berkembang dengan dinamis sesuai dengan kurun waktu dan perubahan sistem pemerintahan. 


"Semoga Kejaksaan makin jaya dan dicitai masyarakat sesuai mottonya saat ini Kepastian Hukum, Humanis Menuju Pemulihan Ekonomi",  tukas Roy Riady. (*)


Editor: Heru



Komplotan Rampok Terkenal Sadis Di Ringkus Tim Gabungan Satreskrim Polres Muba


MUBA, DutaSumsel --  komplotan rampok yang terkenal sadis dan sering beraksi di sepanjang Jalan Lintas Timur (Jalintim) Musi Banyuasin berhasil diringkus oleh tim gabungan dari Satreskrim Polres Muba, Polsek Sungai Lilin dan Polsek Tungkal Jaya.


Tiga orang berhasil diringkus dalam penagkapan tersebut yakni otak pelaku bernama Hairudin alias Toni (52), Sugianto alias Sugi (48) dan Prasetyo Yunus (39).


Namun, lantaran ketiganya, memberi perlawanan saat ditangkap maka tindakan tegas dan terukur diberikan yang menyebabkan tersangka Hairudin alias Toni meninggal dunia dan sempat dibawa kerumah sakit,dan meninggal dirumah sakit. Sedangkan tersangka Sugianto dan Prasetyo, masing-masing dilumpuhkan pada kaki sebelah kiri.


Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy didampingi Kasat Reskrim akp Dwi Rio Andrian,kasi humas Akp. Susianto saat konperensi pers dipolres muba Senin (18/7/20220) mengatakan bahwa “Para pelaku ini terkenal sadis dan tidak segan-segan menembak mati para korbannya jika tidak menunjukkan harta benda yang dimiliki,”


Lanjut alamsyah,Penangkapan para pelaku, pertama terhadap tersangka Sugiarto pada Jumat (15/7/20220 malam di kawasan Sungai Lilin, Dari penangkapan tersebut, dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka Hairudin dan Prasetyo pada Sabtu (16/7/2022) di Desa Simpang Tungkal,Kecamatan Tungkal Jaya.


“Untuk di Muba, komplotan ini terakhik merampok di KecamatanSungai Lilin pada minggu (19/6/2022) lalu.setelah beraksi, komplotan ini berpindah dan kembali merampok di Kabupaten Bungo Jambi,” ujarnya.


Setiap merampok, sambung Alamsyah, komplotan ini berjumlah minimal lima orang yang menggunakan senjata api dan senjata tajam dengan cara mendobrak rumah atau tempat dan selanjutnya langsung menodongkan senjata dan apabila korban melawan langsung di eksekusi.


“Para pelaku ini merupakan resdivis dan sering beraksi di Jalan Lintas serta berpindah-pindah. Otak pelaku yakni Hairudin yang mengumpulkan para residivis kasus perampokan dari luar kota muba dengan identitas yang selalu disamarkan dan seterusnya dibina untuk melakuan perampokan kembali. Hairudin juga yang menggambar dan menentukan target,” beber dia.


Dijelaskan Kapolres, kalau tugas pelaku ini memiliki wilayah masing masing untuk mencari mangsa. Dimana rata rata korbannya tauke tauke.


"Adapun BB yang diamankan dari ketiga tersangka, Dua Senpira yakni Jenis FN dan Revolver Silver. Juga disita 12 butir peluru, serta emas dan uang diduga hasil perampokan," ujarnya.


Pelaku dikenakan pasal 365 ayat 1,2 dan 4 KUHP. "Dengan ancaman pidana mati, seumur hidup, dan atau 20 tahun penjara," pungkasnya.


Sementara, pelaku Sugiharto saat ditanya mengatakan, dirinya direkrut oleh Hairudin usai keluar dari penjara pada 2021 silam. “Saya keluar penjara Januari 2021 kasus perampokan, direkrut dia (Hairudin) untuk bergabung. Kita lakukan perampokan di Sungai Lilin,” ujarnya singkat.(Rian)


Editor: Heru 

Gelora dan Semarak HDKD Ke-77, Rutan Prabumulih Kemenkumham Sumsel Pasang Umbul-Umbul dan Banner di Halaman Kantor


PRABUMULIH, DutaSumsel - Pemasangan Umbul-umbul dan Banner ini merujuk pada Surat Sekretariat Jendral Kementerian Hukum dan HAM RI No. SEK-UM.04.01-213 Tanggal 07-07-2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Dharma Karya Dhika Ke-77 Tahun 202


Untuk menggelorakan dan menyemarakan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) Ke-77 Tahun 2022 salah satunya pemasangan sarana publikasi Umbul-umbul dan Banner baik fisik maupun digital di lingkungan masing-masing Unit Kerj


Peringatan Hari Dharma Karya Dhika Ke -77 tahun 2022 dengan mengangkat Tema “Dengan Semangat Kebersamaan, Kita Tingkatkan Kinerja Kemenkumham Semakin PASTI dan BerAKHLAK”  akan bersama-sama dirayakan oleh Seluruh Insan Pengayoman dengan Puncak acara yang direncanakan pada tanggal 19 Agustus 202


Dalam hal ini Rutan Prabumulih Kemenkumham Sumsel juga ikut andil dalam menggelorakan dan menyemarakan peringatan Hari Dharma Karya Dhika Ke -77 tahun 2022 dengan memasang Umbul-umbul dan Banner di halaman Rutan Prabumulih pada Kamis (14/7). 

SKPD Balik Kanan, Rapat Paripurna LKPJ Walikota Tertunda Lagi


PRABUMULIH, DutaSumsel - Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih yang beragendakan pembahasan pengesahan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2021 kembali tertunda.


Akibatnya, Sejumlah SKPD yang sudah siap mengikuti sidang terpaksa balik kanan dan kecewa untuk ke 3 kalinya sidang urung dilakukan.


Pantauan sapangan, Rapat yang digelar pada, Rabu (13/07/2022) hanya di hadiri sebanyak 15 Anggota sehingga Ketua DPRD memutuskan untuk menskors Paripurna selama 15 menit dengan tujuan menunggu Anggota DPRD lainnya untuk memasuki ruang sidang.


Sidang bisa dilanjutkan Minimal 2/3 anggota DPRD atau sekitar 17 Anggota yang hadir baru kuorum dan sidang dilanjutkan. Begitu, skors yang dilakukan ternyata tidak mampu menghadirkan anggota lainnya memaksa ketua DPRD untuk mengambil keputusan menunda Kembali sidang LKPJ Walikota Prabumulih APBD 2021.


"Secara pribadi maupun lembaga kita sangat menyesalkan ketidakhadiran Anggota mengakibatkan sidang kembali dibatalkan. Disinggung alasan wakil rakyat tak hadir paripurna? Tarno mengaku ada yang izin, ada yang cuti sebagian lagi mengikuti agenda partai.


Begitu lanjut Tarno, paripurna yang beragendakan membahas pengesahan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2021 dan penyampaian pandangan Wali Kota Prabumulih itu ada deadline hingga 30 Juli mendatang. 


Lantas bagaimana jika kemudian rapat paripurna kedepan tidak kuorum?


"Kedepan akan dimediasi provinsi untuk selanjutnya menerbitkan peraturan kepala daerah (Perkada) tegas Tarno seraya berlalu meninggalkan wartawan untuk menggelar Rapat Banmus mengagendakan ulang rapat yang sama.


Sementara itu, Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya MM yang dikonfirmasi seusai pembatalan Paripurna mengaku sedikit kecewa. Begitu Ridho Yahya telah mengatur langkah untuk melaporkan kejadian ini ke kementerian dalam negeri untuk penerbitan Perkada.

Perangkat Desa Teluk Kejing II Diduga Diberhentikan Kades Secara Sepihak


Teluk kijing ll, DutaSumsel -- Pemberhentian perangkat Desa Teluk Kejing II yang diduga tidak sesuai dengan aturan dan prosedur yang bertentangan dengan aturan, sehingga para perangkat Desa tersebut melayangkan gugatan. 


Disebutkan ada Empat perangkat Desa Teluk Kejing II Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), diduga diberhentikan secara sepihak oleh Kepala Desa, adapun Ke Empat perangkat Desa tersebut, sebagai Kepala Dusun (Kadus) Desa Teluk Kejing II yang diberhentikan secara sepihak, sesuai Surat Keputusan (SK) Kepala Desa yang diduga SK tersebut tidak sesuai prosedur, dan tampa alasan yang tepat.  


Jika hal ini terus dibiarkan maka akan terjadi gejolak di tingkat Desa. Kata para Kadus yang diberhentikan sepihak kepada awak media. Rabu 13/7/2022.


Lebih lanjut para Kadus meminta Pj.Bupati Muba Untuk menindak lanjuti permasalahan ini dan berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan, agar kedepan dapat secara bersama-sama membangun Desa Teluk Kejing II lebih maju kedepannya.(*)

Rutan Prabumulih Kemenkumham Sumsel Gelar Penyembelihan Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha 1443 H


PRABUMULIH, DutaSumsel – Rutan Kelas IIB Prabumulih Kemenkumham Sumsel menggelar Penyembelihan Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah / 2022 Masehi.


Tahun ini Rutan Prabumulih menerima bantuan seekor sapi untuk Qurban dari PT. Fajar Basty Sejahtera. Bantuan ini secara simbolis diberikan ke pihak Rutan Prabumulih di hari Sabtu, tanggal 09 Juli 2022 kemarin.


Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban tersebut digelar pada hari ini Selasa, (12/7) disaksikan secara langsung oleh Kepala Rutan Prabumulih Kemenkumham Sumsel, David Rosehan beserta jajaran bertempat di Area Brandgang.


Dipastikan hewan qurban yang disembelih dalam kondisi sehat dan tidak cacat fisik artinya aman untuk dikonsumsi para pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Prabumulih.


Kepala Rutan Prabumulih Kemenkumham Sumsel, David Rosehan mengucapkan terima kasih kepada pihak PT. Fajar Basty Sejahtera atas bantuan hewan qurban yang telah diberikan.


“Saya mewakili Keluarga Besar Rutan Prabumulih mengucapkan terima kasih kepada PT. Fajar Basty Sejahtera atas bantuan hewan qurban yang telah diberikan, semoga pelaksanaan penyembelihan hewan qurban ini mendapatkan ridho dari Allah SWT” Ujar Karutan.  

Perayaan Idul Adha 1443 H, Kejari Prabumulih Berkurban 1 Ekor Sapi dan 1 Ekor Kambing


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Tebar kebaikan Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Kota Prabumulih berkurban satu ekor Sapi dan satu ekor Kambing untuk di sembelih pada Idul Adha 1443 H.


Penyembelihan hewan kurban disaksikan langsung oleh Kepala Kejaksaan negeri (Kejari) Roy Riady SH MH beserta keluarga besar Adyaksa Kejari Prabumulih yang digelar di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kota Prabumulih, Senen pagi (11/7/2022).


Pada kurban tahun ini Kita siapkan dua ekor hewan kurban diantaranya adalah Sapi dan satunya lagi adalah Kambing. Nantinya daging kurban tersebut akan di bagikan kurang lebih 200 kantong kepada masyarakat setempat.


"Sebagai besar akan kita bagikan ke masyarakat dan sebagai lagi ke pada para staf dan jajaran kejaksaan Negeri Prabumulih," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Roy Riady SH MH saat dibincangi di sela-sela kegiatan.


Mantan Penyidik KPK itu menceritakan bahwa motivasi dari berkurban itu bercermin dari kisah nabi Ibrahim As dan Nasi Ismail As sehingga menjadi dasar kewajiban berkurban bagi umat muslim hingga saat ini.


"Banyak hikmah yang bisa kita lihat dari hari raya idul Adha tahun ini, yaitu artinya sebuah pengorbanan, keikhlasan, kebersamaan, cinta dan kasih sayang terhadap sesama agama. Dan ini harus di implementasikan di kehidupan sehari-hari agar kita lebih bertaqwa kepada Allah SWT," tegasnya 


Dalam kesempatan itu juga dirinya berharap, setiap pegawai yang bertugas di Kejaksaan Negeri Prabumulih ini tidak hanya melaksanakan perintah-perintah Allah SWT, namun juga dapat bekerja dengan baik dan profesional, sehingga menjadi harapan masyarakat kota Prabumulih.


"Yang jelas tidak hanya bekerja secara humanis dan adil, namun bekerjalah karena Allah SWT," pungkasnya (Heru)