NEWS

Slider

WBP Blok Wanita Rutan Prabumulih Kemenkumham Sumsel Semangat Pelajari Iqro' dan Al-Qur'an


PRABUMULIH, DutaSumsel -- Rutan Prabumulih Kemenkumham Sumsel bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Prabumulih berikan bimbingan kerohanian kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).


Kemarin, Selasa (15/6) Penyuluh Agama Fadhilah, SHI. dan Aprilia Zaini, S. Ag. dari Kemenag Prabumulih laksanakan giat keagamaan berupa pembelajaran Iqro' dan Al-Qur'an serta hafalan surat-surat pendek. 


Kegiatan ini diikuti WBP Blok Wanita Rutan Prabumulih yang beragama Islam bertempat di Blok Wanita Rutan Prabumulih.


Penyuluh Agama dari Kemenag Prabumulih Fadhilah sewaktu dikonfirmasi mengatakan pembelajaran tersebut bertujuan agar WBP dapat melancarkan bacaan Iqro' maupun Al-Qur'an. 


“Kita mengajak WBP Blok Wanita Rutan Prabumulih untuk belajar Iqro' maupun Al-Qur'an agar mereka dapat lancar membacanya" Ujarnya.


Disetiap sesi pertemuan kita selalu mengulang hafalan surat-surat pendek “hafalan surat-surat pendek terus kita ulang bersama WBP agar tidak lupa dan dapat dibaca ketika shalat” pungkasnya.


Polres Muba Gelar Oprasi Patu Musi (OPM)


SEKAYU, DutaSumsel -- Polres Musi Banyuasin Melaksanakan Gelar Pasukan Operasi Patuh Musi 2022 Mulai Hari ini, Senin (13/06/22). 



Hal ini untuk mengajak masyarakat agar tertib dan disiplin berlalu lintas, dengan tujuan untuk menurunkan angka pelanggaran dan Angka Fatal korban kecelakaan lalu lintas di Indonesia terkhusus di wilayah Kab. Musi Banyuasin. 



Kapolres Muba Akbp Alamsyah Pelupessy, SH, S.ik, M.si dalam Pidatonya mengatakan bahwa Operasi Patuh Musi 2022 ini berlangsung secara serentak seluruh Indonesia baik kabupaten dan Provinsi. 



Dijelaskan Alamsyah bahwa, Operasi Patuh Musi 2022 akan berlangsung selama 14 hari yakni Mulai Senin 13 Juni 2022 Hingga Minggu 26 Juni 2022.



"Ini serentak seluruh Indonesia" Kata Kapolres ke liputantribratamubanews usai giat gelar pasukan. 



Operasi Patuh Musi 2022 ini dilakukan melalui dua Cara, Yakni Penilangan dan Peneguran. 



Kapolres Musi Banyuasin juga dalam sambutan nya menegaskan agar sampai kan kepada seluruh masyarakat di kab. Muba untuk tetap terus mentaati peraturan lalu lintas demi keselamatan. 



Dalam Operasi Patuh Musi ini ada beberapa sasaran prioritas penindakan pelanggaran lalu lintas,

berikut ini daftarnya :

1. Knalpot bising.

2. Kendaraan menggunakan rotator atau strobo yang tidak sesuai peruntukannya.

3. Balap liar.

4. Melawan arus.

5. Menggunakan HP saat mengemudi.

6. Tidak menggunakan helm SNI.

7. Menggunakan kendaraan tidak pakai sabuk pengaman.

8. Sepeda motor dibonceng lebih dari satu orang.

Operasi Patuh Musi 2022 mengedepankan tindakan preemtif dan preventif serta penegakan hukum

dengan tilang maupun penindakan teguran. 



"Mari kita sampaikan kepada seluruh anggota keluarga kita, tetangga kita, teman - teman kita dan seluruh masyarakat di kab. Muba. Pentingnya keselamatan dan taatin peraturan lalu lintas. Gunakan helm, lengkapin Surat surat kendaraan" Ujar Kapolres Muba.


Reporter: Rian 

Editor: Heru 


Setelah Cekik Leher Wartawan Oknum Kades Di PALI Dilaporkan Ke Polisi


PALI, DutaSumsel -- Kaisar Napoleon, wartawan sekaligus Pemimpin Redaksi media online linksumsel.co.id, akhirnya melaporkan oknum kades yang mencekik lehernya.


Dengan didampingi kuasa hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PALI, ia mendatangi SPKT Polres PALI, Jumat pagi (9/6/2022).


Laporannya itu teregistrasi bernomor STTLP/B-94/VI/SPKT/POLRES PALI/POLDA SUMSEL, tanggal 9 Juni 2022, dengan terlapor TA, oknum Kepala Desa (Kades) Tanjung Kurung Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Dituturkan Kaisar di hadapan penyidik,  awal muda kejadian adalah pada Kamis pagi (8/6/2022), saat ia diminta menemani Endah, wanita yang masih kerabatnya dan merupakan istri Terlapor, TA, guna menghadap penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres PALI, dalam rangka pemeriksaan saksi-saksi atas laporan Endah di sana.


"Oknum Kades ini memang sedang diperiksa penyidik atas laporan istrinya, Endah. Karena telah menikah lagi tanpa izin istrinya itu. Nah, hari itu para saksi dipanggil untuk dimintai keterangan," ungkap Kaisar.


Berhubung ia juga akan ke Polres PALI, dalam rangka menjalankan tugas sebagai wartawan, ia pun tak keberatan. Maka bersama dua saksi, mereka berempat pun berangkat menuju Polres PALI.


"Tiba di halaman Polres, saat akan parkir, ternyata Kades ada di sana. Kaca mobil pun diketuk oknum kades itu. Saya sempat tak mau membuka, karena nampaknya ia sedang marah. Namun beberapa saat, akhirnya kaca Saya turunkan. Saat itulah ia mencekik leher saya," urai Kaisar. 


Saat mencekik, tambah Kaisar, Oknum Kades yang memang terkenal arogan itu, menuduhnya hendak memeras istrinya atas kasus tersebut.


"Denga ndak meras Endah yek, terkait kasus ikak! (Kamu mau memeras Endah ya terkait kasus ini!)


Para saksi dan Endah yang berada di dalam mobil pun sempat histeris dan dilanda rasa ketakutan dan panik. Maka kemudian mereka segera pergi tanpa meladeni kemarahan Kades, yang baru menjabat selama 2,5 tahun itu.


"Maka hari ini dengan didampingi Kuasa Hukum, saya melaporkan indikasi tindak pidana itu di Polres PALI. Sebab, selain telah menyebabkan sakit secara fisik, tindakan brutal oknum Kades itu juga telah mencederai rasa tenang saya secara psikologis," imbuhnya.


Selain didampingi oleh Kuasa Hukum dari LBH PALI, yakni Advokat J. Sadewo, S.H.,M.H., Ira H. Harahap,S.H.,M.H., Puput Warsono,S.H., dan Aminudin, kedatangan korban di Polres PALI juga dikawal oleh puluhan wartawan dari PALI, Muara Enim, Prabumulih dan Palembang.


Para insan pers dari berbagai organisasi profesi itu mengecam tindakan arogan oknum Kades tersebut. Mereka juga mendesak Polres PALI segera memproses hukum sang kades, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.


"Alhamdulillah, sebagai bentuk solidaritas sesama insan pers, klien kami didukung oleh banyak sekali rekan-rekannya. Harapannya, akan ada efek jera bagi siapapun agar tidak melakukan kekerasan terhadap wartawan!" tegas Advokat J. Sadewo, S.H.,M.H., Kuasa Hukum Kaisar, yang juga seorang jurnalis, di dampingi rekannya yang lain.


Terhadap kasus ini, ia juga berharap agar dapat segera disidangkan. Sebab unsur-unsur tindak pidananya sudah terpenuhi. Baik secara materiil maupun formil.


"Kita support Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menindak secara tegas pelaku tindak pidana tanpa pandang bulu. Siapa pun orangnya maupun latar belakangnya," tukasnya.


Sementara itu, Kapolres PALI, melalui Kasat Reskrim, AKP Marwan SH MH membenarkan adanya laporan tersebut. Ia berjanji pihaknya akan segera memproses hukum dugaan tindak pidana itu.


"Betul, hari ini Kaisar Napoleon telah membuat laporan di Polres PALI. Maka kami akan segera melakukan penyelidikan dan penyidikan atas laporan tersebut," singkatnya.[**]


Editor: Heru 

Lagi, Polres Muba Raih Penghargaan Peringkat Pertama Di Jajaran Polda Sumsel


MUBA, DutaSumsel -- Polres Muba Kembali Tunjukkan Prestasi Terbaiknya, terbukti dengan meraih penghargaan peringkat Pertama Di Jajaran Polda Sumsel dari Kapolda Sumsel dalam kegiatan Gelar' Opsnal (GO) yang dilaksanakan di Polres Prabumulih. Selasa (07/06/2022). 


Penghargaan tersebut langsung diserahkan oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol. Harmanto, MH. Yang diterima langsung oleh Kapolres Muba AKBP. Alamsyah Pelupessy, SH,.SIK.MSi.


Kategori tersebut dalam rangka harkamtibmas yang ditetapkan berdasarkan penggabungan nilai antara penilaian dalam bidang operasional ditambah dengan penilaian bidang pembinaan.


Sebagai perwujudan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam rangka harkamtibmas dan Polres Musi Banyuasin menuju WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani). 


"Ini berkat kerja keras seluruh anggota polres muba yang selalu siap siaga menjaga harkamtibmas di wilayah nya masing masing" Ujar kapolres 


Kegiatan operasional ini diadakan setiap bulan secara rutin untuk melakukan evaluasi sehingga dibulan berikutnya kinerja kita para persinil makin optimal. 


"Ini kegiatan evaluasinya, sehingga kapolda mengetahui beberapa kekurangan pada bulan sebelumnya, Sehingga dapat di perbaiki bulan berikutnya" Ujar Kapolres.


Reporter: Rian 

Editor: Heru 

Hj Rika Novalina Sunggudi Meriahkan Pelepasan Siswa TK IT Al-Ikhlas Sukaraja


PRABUMULIH, DutaSumsel --  Support pendidikan anak sejak dini, Dr Hj Rika Novslina SH MKn hadiri pelepasan siswa TK IT Al-Ikhlas Madina yang  berada di jalan Air Mendidih RT 03 RW 03 Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih selatan kota Prabumulih, Rabu (08/06/2022).


Notaris cantik dan juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Al Azhar Kairo Cabang 22 Indonesia Kabupaten Empat Lawang Sumsel ini mengatakan kehadirannya di acara perpisahan dan pelepasan Taman kanak-kanak dengan Tema " Doa kami Semoga Sukses bersama kalian dalam gerbang menuju massa depan yang gemilang guna memberikan dukungan moril terhadap orang tua siswa dalam memberikan pendidikan terbaik bagi putra-putri sebagai penerus bangsa terkhusus kota Prabumulih kedepannya.


Dalam sambutannya Istri dari Kol.Kav Sungudi ini mengajak semua orang tua untuk optimis dalam memberikan pendidikan bagi anak secara maksimal meskipun di tengah keterbatasan ekonomi, karena dengan ikhtiar dan  doa semua cita-cita bisa tercapai.


" Terus lah bermimpi dan berusaha serta jangan lupa berdoa yang terbaik untuk putra-putri kita, insyaallah doa orang tua selalu di ijabah oleh Yang Maha Kuasa," imbuh Rina.


Sementara itu ketua Yayasan Al Ikhlas Hj Rosmaneli SPd mengatakan jika acara pelepasan siswa ini digelar sebagai bentuk silaturahmi antara siswa, guru dan orang tua murid serta juga penghargaan kepada semua siswa dan orang tua yang telah  mempercayakan pendidikan anak usia dini di TK IT Al-Ikhlas Madani.



“ Terimakasih kepada semua bunda atas kepercayaannya kepada TK IT Al-Ikhlas untuk mendidik anak-anak sebelum kejenjang sekolah dasar, dan saat ini tugas kami sudah selesai untuk itu para siswa-siswi akan kita kembalikan ke orang tua masing-masing, semoga sukses dan berhasil mencapai cita-cita ” pungkasnya.


Reporter: Heru 

Editor: Laili Hartati 


Silaturahmi Dan Pamitan Dandim 0401/Muba Beserta Ibu Dengan Seluruh Anggota Koramil 401-02/Babat Toman


MUBA, DutaSumsel -- Di penghujung Masa Jabatannya Komandan Kodim 0401/Muba Letkol Arh Faris Kurniawan,S. S.T.,M.T beserta ibu ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVI Kodim 0401/Muba Koorcab Rem 044 PD II/SWJ mengunjungi Koramil Jajaran sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan pamit kepada seluruh personel dan ibu Persit KCK di Koramil 401-02/Babat Toman pada Rabu 8/6/2022.


Kedatangan Dandim 0401/Muba beserta Ibu di sambut langsung oleh Danramil 401-02/Babat Toman Kapten Inf Iwan Setiawan beserta jajaran anggota bersama keluarga besarnya.


Pada kunjungan tersebut Dandim memberi motivasi kepada seluruh anggota untuk tetap konsisten dalam menjaga Kondusifitas teritorial di wilayah tugasnya serta tidak lupa mengingatkan untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri dan selalu dekat dengan rakyat.


Dalam sambutan singkatnya, Dandim mengucapkan Terima Kasih kepada jajaran Koramil 401-02/Babat Toman atas dedikasi dan kerjasama selama ini, 


“Dengan rasa bangga saya ucapkan terima kasih, seluruh tugas, khususnya yang dibebankan kepada Koramil 401-02/Babat Toman semuanya bisa dilaksanakan dengan baik, dan terima kasih telah mendukung dan bekerjasama dalam melaksanakan tugas-tugas kewilayahan semasa kepemimpinan saya dari Sejak awal menjabat sampai dengan hari ini, tanpa dukungan dari seluruh anggota tentu tugas-tugas kewilayahan yang dibebankan ini tidak akan dapat berjalan dengan baik dan lancar,”ucap Dandim. 


Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga berpesan kepada seluruh Anggota agar selalu jaga kekompakan dalam semua kegiatan, baik itu pelaksanaan tugas maupun dalam bermasyakarat. 


“Laksanakan tugas yang diberikan atasan dengan  sebaik mungkin, jalankan dengan ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab,” Pungkas Dandim.


Sementara itu, Danramil 401-02/Babat Toman Kapten Inf Iwan Setiawan sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas kunjungan Dandim 0401/Muba beserta Ibu dalam rangka silaturahmi dan pamitan kepada seluruh jajarannya. 


“Terima kasih kami ucapkan kepada Komandan yang selama ini sudah memimpin serta memberikan arahan selama kami bertugas, terus terang kami merasa akan sangat kehilangan dengan sosok Komandan yang baik dan yang tidak membeda-bedakan anggotanya”,tuturnya.


“Kami semua mendoakan, semoga Komandan beserta keluarga di berikan kelancaran dalam melaksanakan tugas di tempat yang baru serta mendapatkan keberkahan dan kesuksesan dalam menjalankan tugasnya”tutup Danramil. 


Kegiatan kunjungan Dandim 0401/Muba beserta Ibu di akhiri dengan pelaksanaan photo bersama dengan seluruh prajurit beserta istri dan juga PNS Koramil 401-02/Babat Toman. 


Tampak hadir dalam acara tersebut Dandim 0401/Muba Letkol Arh Faris Kurniawan,S. S.T.,M.T beserta ibu ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVI Kodim 0401/Muba Koorcab Rem 044 PD II/SWJSWJ,  pasilog Kodim kapten cba Faturahman, Danunit Kodim Letda Kav M Ali, Danramil Kapten Inf Iwan Setiawan dan diikuti seluruh Anggota koramil 401-02/Babat Toman.


Reporter: Rian 

Editor: Heru 



BNNK Prabumulih berikan Penyuluhan Narkoba kepada WBP Rutan Prabumulih


PRABUMULIH, DutaSumsel – Rutan Kelas IIB Prabumulih bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih memberikan penyuluhan tentang narkoba kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Prabumulih pada Rabu (8/6/2022).


Petugas dari BNNK Prabumulih Muhammad Satrio, SKM dan Fitri Kurnia Sari, Y.I, S.Kom memberikan penyuluhan tentang narkoba diikuti oleh WBP Rutan Prabumulih, kegiatan tersebut digelar di ruang aula Rutan Prabumulih.


Penyuluhan yang diberikan oleh BNNK Prabumulih bertujuan untuk memberikan pemahaman serta pengetahuan kepada para WBP tentang bahayanya penyalahgunaan narkotika.


Petugas BNNK Prabumulih, Satrio, SKM saat dikonfirmasi mengatakan WBP harus memiliki fikiran positif dalam menjalani masa hukumannya di Rutan Prabumulih.


“Semua akan berjalan baik-baik saja, kita harus tetap berpikir positif. Agar tidak ada niatan atau terjadinya hal yang tidak diinginkan, mari kita berbenah diri agar kedepannya menjadi pribadi yang lebih baik lagi” Ujar Satrio.


Editor: Heru 

Rutan Prabumulih ikuti Pendampingan Penyusunan Manajemen Risiko, SPIP dan Pembangunan Zona Integritas di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumsel


PRABUMULIH, DutaSumsel - Rutan Kelas IIB Prabumulih mengikuti kegiatan Pendampingan Penyusunan Manajemen Risiko, SPIP dan Pembangunan Zona Integritas di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumsel, Selasa, (7/6/2022). 


Kegiatan tersebut juga diikuti oleh perwakilan dari Lapas Kelas IIA Tanjung Raja dan Lapas Kelas IIB Kayu Agung bertempat di Ruang Aula Rutan Prabumulih. 


Pendampingan Penyusunan Manajemen Risiko, SPIP dan Pembangunan Zona Integritas dilakukan oleh Tim dari Kanwil Kemenkumham Sumsel diketuai oleh Kabag Program dan Humas, Gunawan beserta rombongan. 


Dalam sambutannya Ka. Rutan Prabumulih Kemenkumham Sumsel, David Rosehan mengucapkan terima kasih atas kedatangan tim dari Kanwil Kemenkumham Sumsel serta perwakilan dari Lapas Tanjung Raja dan Lapas Kayu Agung yang telah hadir dalam kegiatan tersebut. 


"Terima kasih kepada tim dari Kanwil Kemenkumham Sumsel yang sudah datang jauh-jauh dari Palembang untuk melakukan Pendampingan Penyusunan Manajemen Risiko, SPIP dan Pembangunan Zona Integritas di Rutan Prabumulih" Ujar Karutan. 


"Harapan saya kegiatan pada hari ini dapat membawa manfaat kepada seluruh peserta yang telah hadir baik dari Rutan Prabumulih maupun Lapas Tanjung Raja dan Lapas Kayu Agung dalam rangka membangun Zona Integritas menuju WBK/WBM" Lanjutnya. 


Selanjutnya arahan yang disampaikan oleh Kabag Program dan Humas, Gunawan kepada seluruh peserta, ia mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk membimbing satuan kerja dalam Penyusunan Manajemen Risiko, SPIP dan Pembangunan Zona Integritas. 


"Seluruh peserta yang hadir pada hari ini akan mendapatkan pendampingan secara langsung dari Kanwil Kemenkumham Sumsel dalam Penyusunan Manajemen Risiko, SPIP dan Pembangunan Zona Integritas" Ujarnya. 


Turut hadir pada kegiatan tersebut Kasubsi Pengelolaan, Anita Ningsih, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Efan Armen, dan Perwakilan Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas Rutan Prabumulih.


Editor: Heru 

Dinas Perkim Prabumulih Lakukan Verifikasi Ulang 54 Penerima Bantuan Rumah Komunitas


PRABUMULIH, DutaSumsel – Pembangunan Rumah Layak Huni untuk komunitas Pemulung, disabilitas, tukang becak, kuli panggul  telah selesai dibangun dan siap dihuni. Untuk itu Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) lakukan verifikasi ulang guna menghindari adanya tumpang tindih pemberian bantuan.


"Ada 54 penerima bantuan yang dilakukan verifikasi ulang dan ini mereka khusus untuk penerima rumah yang dibangun di lokasi rumah komunitas petugas kebersihan," terang Bustomi SE , kepala dinas Perkim kota Prabumulih ketika dibincangi awak media, Selasa (07/06/2022).


Dikatakan Bustomi bagi penerima juga akan diberikan surat kesepakatan yang isinya bahwa penerima wajib menghuni rumah yang dibangun beserta larangan pengalihan hak huni beserta sangsi pelanggaran.


" Yang boleh menunggu rumah tersebut hanya yang menerima jadi tidak boleh dilimpahkan atau diperjualbelikan. Kami akan secara intens memantau, jika ada kedapatan yang melakukan maka akan di ambil kembali," terang Bustomi lebih lanjut.


Untuk diketahui saat ini pemerintah kota Prabumulih melalui dinas Perumahan dan Pemukiman telah membangun sebanyak 150 unit rumah bagi pemulung, penyandang disabilitas, tukang becak, kuli angkut dan kuli pangkul, dan lainnya tahun ini pembangunannya mulai dilakukan. Terdiri 54 rumah di Kelurahan Anak Petai (Prabumulih Utara), dan 96 di 3 Kelurahan yakni Karang Jaya, Gunung Kemale dan Payu Putat.


Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Prabumulih, Bustomi SE MSi menjelaskan, sebelumnya  pemerintah Kota Prabumulih telah melakukan ground breaking 223 rumah. Sekarang telah selesai di bangun di kelurahan anak petai.


Dana untuk pembangunan rumah ini kolaborasi antara Baznas dan DAK. Berbeda, tahun lalu dananya berasal dari APBN bantuan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).


“Satu rumah biaya pembangunannnya Rp 35 juta, pembangunan dilakukan swakelola. Pembangunaan awal telah dilakukan, dimulai dari Perumahan Komunitas Anak Petai 54 rumah yang akan di huni dan sisanya 96 unit rumah lagi,” jelas Bustomi.


Tahun ini, 96 rumah lagi ditambah dibangun. Untuk pemulung, penyandang disabilitas, tukang becak, kuli angkut dan kuli pangkul.

 

“Pada 2020, ada 223 rumah dibangun di Perumahan Komunitas Anak Petai. Peruntukkannya bagi penyapu jalan. Tahun ini, 96 rumah lagi akan dibangun,” rincinya


96 rumah yang akan di bangun di 3 kelurahan yang meliputi karang jaya, gunung kemale dan payuputat.


"Dengan syarat tanah milik sendiri dan sudah ada rumahnya, minimal sudah mendiami 2 tahun lamanya," ujarnya


Tahun ini juga, Perumahan Komunitas Anak Petai bakal dipasang jaringan listrik. Sedang dalam proses dan mudah-mudahan Perumahan Komunitas Anak Petai sudah terang.


“150 rumah dibangun dari dana Rp 15 juta Baznas, Rp 20 juta dari DAK (Dana Alokasi Khusus),” pungkasnya 


Reporter: Heru 

Editor: Laili 


Kajati DKI: Mereka Berpotensi Menjadi Tersangka Mafia Tanah Cipayung


JAKARTA, DutaSumsel - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta Dr. Reda Manthovani pastikan lima orang yang dicegah dalam perkara Mafia Tanah  Cipayung, pekan lalu berpotensi dijadikan tersangka.


Dengan demikian,  perkara yang disidik sejak, Rabu (19/1) dan dirilis langsung oleh Jaksa Agung ST. Burhanuddin dan Jampidsus Dr. Febrie Adriansyah, di Kejaksaan Agung bakal diikuti penetapan tersangka.


“Para pihak yang dicegah tersebut berkorelasi dengan penetapan tersangka (kelak, Red), ” katanya, Sabtu (4/6) pagi.


Namun begitu, Mantan Kajati Banten ini mengingatkan pula para pihak yang dicegah tersebut tidak otomatis menjadi tersangka.


“Tidak otomatis, mereka yang dicegah menjadi tersangka, ” tambah Reda yang dalam dua pekan terakhir terus bersafari ke berbagai pimpinan instansi pemerintah guna menjalin Silaturahim.


Reda juga enggan menyampaikan kapan penetapan tersangka perkara Mafia Tanah Cipayung.


“Saya berharap dengan adanya pencegahan ini semoga menjadi titik yang lebih terang terhadap penanganan perkara Mafia Tanah Cipayung, ” ujarnya dengan diplomatis.


Maklum, pria berdarah Lampung ini pernah ditugaskan dI Hongkong sebagai Perwakilan Kejaksaan, di negeri bekas Koloni Inggeris dan tahun 90-an diserahkan ke Pemerintah Cina.


PERNAH DIPERIKSA


Terkait berapa banyak pihak yang dicegah ke luar negeri,  Reda mengatakan sebanyak lima orang.


“Mereka adalah pihak-pihak yang pernah diperiksa oleh Tim Pidsus Kejati DKI, ” jawabnya seraya meminta pengertian belum bisa menyebutkan identitas mereka saat ini.


Sampai Selasa (15/3), sudah  34 orang saksi diperiksa oleh Tim Penyidik Perkara Mafia Tanah Cipayung, termasuk Kadis Dinas Pertamanan dan Lahan Kota (Distamhut) DKI Suzy Marsitawaty Anwar dan Eks.Kadis Distamhut Djafar Muchlisin.


Selain memeriksa, Kejati DKI juga melakukan penggeledahan dan pengitaan barang bukti di Kantor Distamhut DKI, akhir Januari 2022.


Serta, di kediaman seorang yang diduga Makelar, Dua Mantan Pejabat Distamhut dan kediamaan serta kantor Notaris LDS, Mei 2022.


“Kita support  langkah Kejati DKI untuk menuntaskan perkara tersebut agar menjadi penjeraan bagi Birokrat dan pihak terkait serta tidak terulang lagi, ” ucap Ketua Tim Advokasi Patriot Indonesia (TAPI) Iqbal Daud Hutapea, secara terpisah.


BANCAKAN


Seperti disampaikan Kasipenkum Ashari Syam, Jumat (13/5) perkara ini berawal pembebasan lahan, di Kelurahan Setu, Cipayung, Jakarta Timur.


Terungkap dari hasil penyidikan ada dugaan pemotongan uang ganti rugi terhadap 9 warga pemilik lahan.


Dia menyebut anggaran ganti rugi  pembebasan lahan milik 9 warga harusnya sebesar Rp2, 7 juta per meter, faktanya dibayarkan hanya Rp1,6 juta.


“Selisih uang pembebasan sebesar Rp17, 7 diduga dibagikan kepada para pihak terkait, ” bebernya.


Hanya, tidak disebutkan para pihak tersebut, namun patut diduga mengalir ke sejumlah oknum Pejabat DKI dan pihak terkait lain terkait pengawasan pembangunan alias menjadi bancakan oknum Pejabat DKI.


“Dari hasil penyidikan pemotongan ganti rugi diduga dilakukan oknum Makelar JFR dan oknum Notaris, ” akhirinya. (Red)


Editor: Heru