NEWS

Slider

Kehadiran Lembaga Bantuan Hukum SMSI Tepat di Era Digital


JAKARTA- Kehadiran Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) yang dibentuk oleh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus merupakan langkah yang tepat di tengah maraknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM), terutama yang terjadi di ruang maya media sosial. LKBH bentukan SMSI akan melayani pendampingan SMSI beserta anggotanya, wartawan, dan sumber berita media-media milik anggota SMSI yang dipersoalkan secara hukum. 


Demikian pendapat yang mengemuka dalam diskusi hukum yang membahas pentingnya LKBH SMSI yang diselenggarakan Forum Diskusi SMSI Lingkar Merdeka, Selasa, 5 Januari 2022 di Kantor SMSI Pusat Jalan Veteran II/7c, Jakarta Pusat. Hadir sebagai pembicara Prof Dr. Drs Henry Subiakto, SH, MA (Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika RI), Dr Taufiqurokhman, M.Si (Dekan FISIP Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama), Usman HP, SH, MH (advokat),  dan Silvi Shovawi Haiz, SH, MH  (advokat). 

Diskusi yang berlangsung hybrid- online dan offline, dipandu oleh moderator Ketua Bidang Luar Negeri SMSI Pusat, Aat Surya Safaat dengan dihadiri anggota SMSI di seluruh Tanah Air. “Kehadiran LKBH SMSI ini sangat penting, guna membantu teman-teman kalau membutuhkan bantuan. Karena sangat penting, maka LKBH ini strukturnya dibawah Ketua Umum SMSI,” kata Firdaus dalam sambutannya mengawali diskusi tersebut. 


Henry Subiakto memaparkan pentingnya LKBH di era media digital dan maraknya media sosial. Henry mengungkapkan tahun 2020 ada 10 wartawan terjerat undang-undang ITE, kemudian tahun berikutnya 2021 ada 15 wartawan tersangkut pelanggaran kasus ITE. Para wartawan itu umumnya bermain di media sosial.

“Wartawan perlu menghindari aktif secara individual dalam media sosial, agar tidak masuk dalam pusaran tarik-menarik dua kekuatan ideologis,” kata Henry.  Kalau pekerjaan mereka sebagai wartawan di media pers tidak ada masalah, terutama yang sudah terverifikasi Dewan Pers, tidak terkena undang-undang ITE, karena ada undang-undangnya sendiri, yaitu Undang-undang Pers 40/1999.

 Kalaupun mereka (wartawan) melanggar kode etik, kemudian ada pengaduan oleh pihak yang dirugikan, pengaduan itu disampaikan kepada Dewan Pers untuk dimediasi. Sengketa pers tidak boleh langsung dilaporkan kepada polisi, karena ada MoU antara Dewan Pers dan pihak kepolisian. Selain itu  ada surat edaran Mahkamah Agung yang menyebut perlunya saksi ahli pers kalau ada sengketa pers sampai masuk ke pengadilan. Walaupun demikian, pesan Henry, wartawan harus mentaati kode etik jurnalistik dan undang-undang pers. 


Sementara Dr Taufiqurokhman menekankan pentingnya LKBH di lembaga organisasi pers seperti SMSI didukung semua pihak. Hal ini penting guna menghadapi banyak hal  menyangkut perlindungan hukum, terutama pembelaan terhadap yang lemah. “Keberadaan LKBH sangat penting di tengah-tengah masyarakat, mengingat prinsip persamaan di depan hukum. Apalagi sebagian besar anggota masyarakat kita masih hidup di bawah garis kemiskinan dan minimnya pengetahuan hukum masyarakat, LKBH harus lebih aktif dalam membantu masyarakat,” kata Taufiqurokhman. 


Dua advokat yang hadir sebagai pembicara  Silvi S Haiz dan Usman HP menjelaskan teknis dan persyaratan yang ditempuh oleh masyarakat atau insan pers ketika mengajukan permohonan bantuan kepada LKBH. “Semua ada mekanismenya, bahkan kalau mau gratis pun bisa, dengan mengurus surat kemiskinan terlebih dulu. Masyarakat akan dibebaskan dari biaya,” tutur Usman HP. 


Untuk memperoleh keterangan semua itu, masyarakat dipersilakan mengunjungi kantor lembaga bantuan hukum untuk sekadar bertanya-tanya, atau konsultasi. 


Silvi menekankan pentingnya layanan LKBH SMSI pada pendampingan kepada warga SMSI dan masyarakat. “Kita melayani semuanya,” kata Silvi.

Sekretaris Jenderal SMSI Mohammad Nasir dalam pengantar diskusinya, menyatakan prihatin ketika demokrasi sedang semarak justru terjadi tekanan dan ketegangan dimana-mana, pelaksanaan demokrasi yang berlebihan sehingga jatuh pada pelanggaran hak asasi manusia. Bahkan di ruang publik media sosial, sering terjadi bullying terhadap ucapan orang yang tidak disukai. 


“Kebenaran tidak dijadikan perhatian utama di ruang public media sosial, tetapi mendasarkan pada suka dan tidak suka terhadap siapa yang bicara. Siapa yang kuat, merekalah yang menang. Ini seperti zaman barbar ketika belum ada hukum. Di sinilah LKBH dibutuhkan untuk menjaga jangan sampai terjadi pelanggaran hak asasi manusia,” kata Nasir. (***)


Diaspora Indonesia Di 12 Negara Gugat Threshold 20 Persen


KEMPALAN: Gugatan terhadap ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) 20 persen bergaung sampai ke luar negeri. Anggota diaspora Indonesia yang bergabung dalam kelompok diskusi Forum Tanah Air (FTA) secara resmi mengajukan gugatan judicial review ke Mahkamah Konstitusi agar ambang batas dihapus dijadilan nol persen. 


Diaspora Indonesia yang mengajukan judicial review (JR) tersebar di 12 negara di beberapa benua, mulai dari Amerika Serikat, Eropa, Australia, dan Asia. 


Juru bicara  pemohon Tata Kesantra mengatakan, ide pengajuan judicial review (JR) ini awalnya muncul dalam diskusi-diskusi kecil di Forum FTA. Kemudian dibahas lagi dalam diskusi akhir tahun dalam kaleideskop Hukum dan HAM bersama Refly Harun dan Haris Azhar. 



Diskusi berlanjut dalam Kaleideskop Politik bersama Rocky Gerung, Fadli Zon dan Mardani Ali Sera. ''Setelah itu saya hubungi Refly Harun untuk meminta arahan tentang pengajuan dari teman-teman FTA. Karena yang bisa mengajukan JR itu perseorangan atau badan hukum maka kami mengajukan atas nama perseorang secara bersama sama, karena FTA tidak berbadan hukum Indonesia,” kata Tata Kesantra melalui pesan singkat WhatsApp. 


Permohonan JR tersebut diajukan pada hari Jumat (31/12/2021) pukul 22.00 WIB. Kemudian dibuat dan ditandatangani oleh panitera MK pada hari Senin (3/1/2022) pukul 16.41 WIB. 


Diaspora mulai dari Amerika Serikat, UK, Eropa, Timur Tengah, Asia Pasifik, hingga Australia memberi kuasa kepada pengacara Tata Negara Refly Harun& Parners serta Denny Indrayana Law Firm (Indrayana Center for Goverment, Constitution, and society) untuk mewakili gugatan ke Mahkamah Konstitusi. 


Diaspora Indonesia ini punya latar belakang sosial bermacam-macam mulai yang bekerja di kantor pusat Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), di kantor Parlemen Eropa, pengusaha, profesional, karyawan swasta, sampai buruh migran (TKI), pensiunan, dan ibu rumah tangga. 



Dari segi usia anggota diaspora bervariasi dari milenial yang berusia 28 tahun hingga yang berusia 75 tahun, semua bersama-sama meminta agar aturan tentang PT 20 persen dibatalkan menjadi 0 persen, untuk menjamin berjalannya demokrasi di tanah air. 


“Tidak ada satu pun negara demokrasi menerapkan ambang batas dalam pencalonan presiden,” ujar Tata dalam rilisnya. 


Lebih lanjut dikatakan, aturan tentang PT dalam pasal 222 UU No 7 tahun 2017 bertentangan dengan beberapa pasal dalam UUD 1945, antara lain Pasal 6 ayat (2) dan Pasal 6A ayat (5), yang tidak mengandung ketentuan tentang ambang batas. 


“Ketentuan tentang PT 20 Persen membatasi munculnya calon-calon presiden dan ini menghambat demokrasi,” katanya. 


Konstitusi menjamin bahwa rakyat Indonesia dalam setiap lima tahun diberi kesempatan untuk memilih calon-calon pemimpin yang amanah dalam memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara, karena kedaulatan ada ditangan rakyat. 


Kedaulatan bukan ditangan partai atau segelintir elite yang berkedok membela kepentingan bangsa dan negara, tetapi akhirnya menjadikan bumi dan kekayaan alam Indonesia sebagai bancakan bersama. 


Diaspora Indonesia sangat merindukan pemimpin yang berpihak kepada rakyat. 


“Untuk itu Diaspora Indonesia berharap agar seluruh anak bangsa bersama-sama menuntut hak konstitusionalnya, dan mengembalikan kedaulatan ditangan rakyat, dengan mendukung JR sebagai salah satu jalan yang bisa ditempuh untuk mendapatkan pemimpin yang amanah, membawa bangsa dan negara Indonesia menjadi negara yang adil dan makmur serta disegani dalam pergaulan Internasional,” tegasnya. 



Berikut daftar diaspora Indonesia yang menggugat PT 20 persen: 


1.Tata Kesantra, karyawan swasta, tinggal di New York USA 


2.Ida Irmayani, karyawan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) tinggal di New York USA 


3.Sri Mulyani Masri, karyawan swasta, tinggal di New Jersey, USA 


4.Safur Baktiar, karyawan swasta, tinggal di Pennsylvania, USA 


5.Padma Anwar, karyawan swasta, tinggal di New Jersey, USA 


6.Christcisco Komari, karyawan swasta, tinggal di California, USA 


7.Krisna Yudha, karyawan swasta, tinggal di Washington, USA 


8.Eni Garniasih Kusnadi, karyawan swasta, tinggal di California, USA 


9.Novi Karlinah, karyawan swasta, tinggal di California, USA 


10.Nurul Islah, dental ceramist, tinggal di Washington, USA 


11.Faisal Amini, Restorative Nurse, tinggal di Washington, USA 


12.Muhammad Maudy ALwi, konsultan aset dan keuangan, tinggal di Bonn Jerman 


13.Marnila Buckingham, ibu rumah tangga, tinggal di West Sessex UK (Inggris) 


14.Deddy Heyder Sungkar, wiraswasta, tinggal di Amsterdam, Netherland 


15.Rahmatiah, karyawan swasta, tinggal di Paris, Perancis 


16.Mutia Saufni Fisher,ibu rumah tangga, tinggal di Switzerland 


17.Karina Ratana Kanya, ibu rumah tangga, tinggal di Singapore 


18.Winda Oktaviana, buruh migran Taiwan, tinggal di Taiwan 


19.Tunjiah Binti Dul Warso, buruh migran Hongkong, tinggal di Kowloon Hongkong 


20.Muji Hasanah, buruh migran Hongkong, tinggal di Hongkong 


21.Agus Riwayanto,karyawan swasta, tinggal di Hiroekimae Jepang 


22.Budi Satya Pramudia, wiraswasta, tinggal di Western Australia, Australia. 


23.Jumiko Sakarosa, ibu rumah tangga, tinggal di Western Australia, Australia 


24.Ratih Ratna Purnami, pensiunan, tinggal di Western Australia, Australia 


25.Fatma Lenggogeni, karyawan swasta, tinggal di New South Wales, Australia 


26.Edwin Syafdinal Syafril, karyawan swasta, tinggal di Qatar 


27. Agri Sumara, karyawan swasta, tinggal di Qatar. (*)


Lantik 7 ASN " Anyar", ini Pesan Karutan Kls IIB Prabumulih

 


PRABUMULIH, DS - Sebanyak 7 Orang Calon Pegawai Negeri Sipil Rutan Kelas IIB Prabumulih, dilantik dan diambil sumpah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Rabu Pagi (5/1/2022). Setelah  mengabdi sekitar setahun, sejak diterimanya sebagai CPNS Rutan Kelas IIB pada 2020 silam. 


Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil sendiri dipimpin langsung Karutan Kelas IIB, David Rosehan AMdIP SH dengan di saksikan seluruh pegawai di lingkungan Rutan Kelas IIB di Aula Rutan. “Pelantikan hari ini, perjalanan awal karir seorang PNS,” ujar David, ucapnya. 


"Barusan kita melakukan pelantikan pengambilan sumpah janji sebagai aparatur sipil negara dan ini adalah suatu perjalanan atau karir. Jadi saya berharap kepada 7 pns tunjukkan bahwa kalian orang-orang terpilih, bekerja lah dengan tanggung jawab karena ini awal perjalanan karir bukan akhir dari tujuan bekerja. 


Lanjut kata david sapaan akrabnya, jangan sekali-kali berpikir karena menjadi  pns kalian santai atau ber berleha-leha. "Saya berharap tetap  semangat, jangan berleha-leha mari kita bersama-sama membangun integritas organisasi", terangnya. 


"Tantangan ke depan lebih berat, namun itu bukan alasan  kalau kita bersatu padu makan pekarjaan kita akan lebih ringan, jadikan sebagai ibadah kita bukan suatu keterpaksaan", jelasnya. 


Terakhir,  kepada rekan-rekan senior, berikanlah contoh atau tauladan yang baik bagi  pns yang baru  dilantik. "Yang baik ajarkan pada mereka supaya mandiri, tangguh dan penuh kedisiplinan".


Jangan santai berleha kalian masih muda, tunjukkan prestasi dedikasi tetap memiliki integritas, karena itu modal utama. "Selamat buat yang baru dilantik, kemarin masih CPNS dan sekarang sudah menjadi PNS, 


Kami membutuhkan tenaga muda karena kalian merupakan garda kedepan. pungkasnya (Heru)

Grand Opening Sazie Wedding Service, Di Banjiri Doorpries


PRABUMULIH,DS - Sazie Wedding Service yang beralamat di jalan RA Kartini, Kelurahan Sukajadi (belakang alfamart sukajadi), Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih lakukan Grand opening, Selasa malam (04/01/2022).


Grand opening yang dibanjiri doorprize ini turut dihadiri oleh Kepala Rutan Kls IIB Prabumulih beserta jajarannya, Wakil Ketua DPRD Prabumulih. Selain itu tak ketinggalan para pemilik tangan ajaib (MOU) atau biasa disebut perias pengantin, ahli dekorasi pelaminan dan panggung serta insan pers prabumulih.



Dalam kesempatan ini sebagai pemilik (Owner) Sazie Wedding Service, Irma Citra Giyatri SE menjelaskan bahwa Wedding Service ini tidak hanya menerima job secara pribadi namun juga membuka diri untuk bekerjasama dengan para vendor pelaminan dan galeri pakaian, tenda, ketering bahkan ada juga bengkel las serta florist.


“Hari pertama grand opening sazie wedding service, sudah ada 5 orang yang boking untuk vendor pelaminan ” ungkap irma saat dibincangi oleh pewarta.


Irma juga mengatakan Sazie Wedding Service siap memberikan dekorasi terbaiknya untuk panggung ataupun pelaminan, baik konsep modern maupun konsep klasik seperti pakaian adat padang dan palembang.


"Tetapi dari konsep unggulan wedding service yang sudah ada, kami juga siap apabila  konsumen mau request dengan konsep ", ujarnya


Ditanya tentang harga,  ibu muda yang berparas cantik ini menerangkan harga sazie wedding ini ada harga promo seperti sazie silver dan sazie gold.


“Untuk harga yang pastinya siap bersaing, ada paket sazie silver dengan harga 10 juta dan ada juga paket sazie gold dengan harga 15 juta dan ini harga promo kita,” ungkapnya sembari tertawa.


Irma menambahkan lagi, atas dukungan semua kru terutama kru sazie yang sudah berjibaku siang malam untuk mewujudkan mimpi saya untuk gran opening hari ini.


"terimakasih kepada semua vendor sudah mendukung acara ini seperti band, foto graper, laeting, WO yang sudah suport dan tak lupa semua temen-temen yang bisa hadir di acara malam ini, seperti semua temen media yang meramaikan acara ini dan di dukung juga dari kepala rutan prabumulih dan kepala lapas kayu agung yang selalu suport. tungkasnya


Adapun bagi kalian calon pengantin yang masih bingung menentukan vendor weddingnya. mari datang ke Sazie Wedding Service solusinya, Promo menarik yang pastinya gila-gilaan disediakan di wedding service ini tunggu apa lagi buruang ke Sazie Wedding Service.(Heru)

Pemerintah Kolaborasi Dengan Bank Sumsel Babel Prabumulih, Bantu Perekonomian Di Zaman Covid

PRABUMULIH, DS --- kembali Pemerintahan Kota Prabumulih diawal tahun 2022 membagikan bantuan sarana perdagangan berupa etalase, Timbangan dan dua mesin serat nanas bagi pedagang kuliner kepada masyarakat dagang di Kota berlambang nanas. 


Kegiatan secara simbolis dilakukan di rumah dinas Walikota Prabumulih, Senin (3/1/2022). Tidak sebatas itu saja, orang nomor satu di kota Prabumulih ini juga mengundang kepala pimpinan cabang bank sumsel babel Kota Prabumulih. 


Walikota Prabumulih, Ir H. Ridho Yahya dalam sambutannya menyebutkan, pergunakan bantuan ini dengan baik dan benar. " Jangan dijual, supaya kedepannya ada pemasukan buat saudara yang berdagang", ucapnya. 


Ungkapnya, 70 bantuan sarana Etalase kita bagikan kepada masyarakat dagang di Prabumulih, dua timbangan, dan bantuan dua mesin serat nanas dari bank sumsel babel Prabumulih".


Ditambah ridho, Kasihkan alamat barang di antar ke rumah masing-masing, jangan sampai keluar duit lagi bagi yang menerima bantuan, kita kepalang bantu, kita tuntaskan dengan sebaik-baiknya, tutup ridho. 



Terpisah, Pimpinan Cabang Bank Sumsel Babel Kota Prabumulih, Tian Kedaumpu Yamin ketika dikonfirmasi awak media menyebutkan,  jadi kita membantu mesin  serat alam yang bersumber dari daun nanas. 


Supaya masyarakat menjadi bahan setengah jadi lagi, apalagi Prabumulih dikenal dengan kota nanas, ucapnya 


Dan syarat ketentuan, minimal usahanya 6 bulan, baru bisa mengajukan pinjaman, dan sudah ada usahanya. Limit paling besar 1 sampai 10 juta, dengan bunga enam persen jelas tian sapaan akrabnya. 


Kalau usahanya belum cukup enam bulan, kita lihat dulu, dan biasanya kalau pemerintah sudah memberikan bantuan itu usahanya lebih dari enam bulan, jelasnya. 


Dasar kita memberikan bantuan, karena sekarang masa pandemik, dan sudah sewajarnya kita membantu, supaya perekonomian normal dan bisa mencukupi kebutuhan keluarga, tutup dengan singkat. 

(Heru)

Sempat Diwarnai Hujan Gerimis, Akhirnya PT HKI Penuhi Tuntutan Warga RKT


PRABUMULIH – Akhirnya, pihak perusahaan pelaksana konstruksi proyek jalan tol Indralaya-Prabumulih, yakni PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) melalui sejumlah perwakilannya menanggapi dan berjanji akan merealisasikan tuntutan masyarakat, usai didemo, pada Kamis (30/12/2021) sore.


Hal itu terungkap, setelah Humas PT HKI, Carry Riovani SH membacakan surat kesepakatan pernyataan kedua belah pihak di halaman Mapolsek Rambang Kapak Tengah (RKT), jalan lintas Baturaja-Prabumulih. Bahkan, selain menyepakati 12 poin tuntutan masyarakat, pihak HKI, dijelaskan Carry, juga akan segera melaksanakan perbaikan kerusakan jalan desa Talang Batu mulai besok, Jumat, 31 Desember 2021.


"Hari ini pihak perusahaan sudah mediasi bersama warga , baik dari pihak polres dan Polsek. Di sini kita akan bertanggung jawab mengenai kerusakan jalan warga. Pada intinya besok kita mulai perbaikan jalan akses tegantung dari cuaca. Kalau cuaca tidak mendukung kita tidak bisa memperbaiki. Dengan di dampingi lansung oleh masyarakat setempat. Untuk ke depan kita akan langsung berkoordinasi dengan pihak BPD, Kadus dan masyarakat. Mengenai hal ini kami juga bertanya kenapa tidak sampai ke telinga warga, karena kami tidak mau ada masyarakat, masyarakat lain cemburu tentang ini. Makanya kita mengundang warga ke sini untuk melakukan negoisasi dan mediasi untuk mencari solusi," imbuh Carry, saat dibincangi usai mediasi bersama perwakilan warga, di depan kantor Polsek RKT.


Ia juga menyebutkan, selain mendata dan segera memberikan kompensasi biaya pengobatan dan perawatan terhadap sejumlah korban yang mengalami kecelakaan akibat kerusakan jalan, pihaknya juga siap melakukan survey bersama terhadap masalah izin galian C di sekitar lokasi pekerjaan proyek jalan tol.


Terpisah, salah satu tokoh masyarakat desa Talang Batu, Bambang Wijaya berharap pihak HKI untuk segera merealisasikan isi kesepakatan yang dibuat. “Jangan sudah duduk satu meja dan difasilitasi pihak Polres dan Polsek RKT melakukan mediasi, kemudian tidak dipenuhi seperti yang sudah-sudah. Maka akan kami tutup akses jalan desa itu,” tandas Mantan Kepala Desa Talang Batu ini, yang saat dibincangi di damping tokoh masyarakat lainnya, yaitu Indra, yang juga merupakan Mantan kepala desa Air Rambang (Rambang Senuling).


Sementara sebelumnya, massa gabungan dari beberapa desa di wilayah Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), Kota Prabumulih, Kamis (30/12/2021) sore, turun ke jalan dan menggelar aksi unjuk rasa di akses pintu masuk jalan Desa Talang Baru atau dekat jembatan layang simpang talang batu.


Puluhan warga yang tergabung dalam massa LSM Masyarakat Rambang Lubai Bersatu (MRLB) Prabumulih-Muara Enim ini meminta pihak pelaksana konstruksi proyek jalan tol Indralaya-Prabumulih, yakni PT HKI agar segera memperbaiki kerusakan jalan desa dan bertanggung jawab terhadap kerusakan lingkungan yang ditimbulkan akibat aktivitas proyek jalan tol tersebut.


"Kami mintakan kepada PT HKI untuk bertanggung jawab dan memperbaiki kerusakan jalan desa ini, sesuai isi perjanjian mereka dengan pemerintah kota, pada 2020 kemarin. Masyarakat sudah banyak kecewa karena selalu hanya dijanjikan, apalagi sudah ada beberapa korban akibat kerusakan jalan desa ini," ujar Sastra Amiadi, Ketua LSM MRLB Prabumulih-Muara Enim, saat menyampaikan orasinya di hadapan massa dan aparat kepolisian gabungan dari Polres Prabumulih dan Polsek RKT, yang mengawal aksi massa tersebut.


Selain meminta bertanggung jawab terhadap sejumlah korban yang mengalami kecelakaan akibat jalan desa rusak dan berlumpur, diduga disebabkan aktivitas pelaksanaan proyek jalan tol, Sastra Amiadi juga mendesak pihak pelaksana PT HKI dan subkon untuk segera memperbaiki kerusakan lingkungan yang ditimbulkan sesuai peraturan berlaku, salah satunya dengan melakukan reklamasi di sejumlah titik lokasi galian di sekitar lokasi proyek tol.


"Kemudian kami juga akan meminta Bapak Wali kota Prabumulih dan Ketua DPRD Prabumulih untuk segera memanggil pihak pelaksana HKI dan para subkontraktor guna mengecek perizinan galian C atau tanah urug di proyek ini," tegas pria asli Rambang ini.


"Karena aturannya sudah jelas, apalagi juga sudah ada Perwako-nya yang melarang mengambil tanah galian di wilayah kota Prabumulih," sambung Sastra, seraya mengancam akan menurunkan massa lebih besar lagi jika permasalahan tersebut tidak ditanggapi serius pihak HKI dan para Subkon.


Dari pantauan, terlihat jalannya aksi massa gabungan ini sempat diwarnai hujan gerimis. Pun demikian aksi damai tersebut tetap berjalan tertib dan mematuhi protokol kesehatan dengan mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian gabungan Polres Prabumulih, Polsek RKT, dan Koramil Prabumulih, yang dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam Iptu Budianto di dampingi Kasat Binmas Ipda Riki, dan Kapolsek RKT Iptu Kosim. (SMSI Prabumulih)

Beni Hernedi Serahkan Tali Asih Ke Kelurga Nakes Yang Gugur


Muba- DS. Menyatukan tekad dan semangat sehat para Tenaga Kesehatan (Nakes) sebagai garda terdepan menghadapi Pandemi COVID-19,  Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Kesehatan menggelar acara pertemuan Penguatan Mental/Psikologis Tenaga Kesehatan dalam Memberikan Pelayanan Kesehatan pada Madsa Pandemi COVID-19. Bertempat di Gedung Dharma Wanita Sekayu, Kamis (30/12/2021). 


Acara dibuka langsung oleh Plt Bupati Muba Beni Hernedi, dikatakannya bahwa petugas kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dituntut untuk tetap mampu menjaga kesehatan fisik dan mentalnya, seiring dengan upaya memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum penyatuan tekad dan semangat sehat untuk memperjuangkan ketahanan kesehatan di Kabupaten Muba khususnya dan di indonesia pada umumnya. 


"Saya berharap seluruh jajaran kesehatan bersama – sama menumbuhkan partisipasi masyarakat agar berperan aktif dalam upaya kesehatan, dengan menguatkan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, meningkatkan target cakupan vaksinasi COVID-19, mengedukasi masyarakat untuk mencegah penyebaran informasi berita hoaks serta meningkatkan semangat dan optimisme seluruh komponen masyarakat,"pungkasnya.


Ketua PMI Kabupaten Muba ini juga menyampaikan bahwa Pemkab Muba akan selalu memprioritaskan dan menganggap hal penting terhadap pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Muba. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif, penyegaran dan semangat baru bagi para Nakes dalam bekerja dan menyonsong tahun baru 2022, yang tentunya dengan tantangan yang sama atau bahkan lebih berat.


"Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap jajaran kesehatan yang telah bahu membahu, berjuang tanpa mengenal lelah dalam melaksanakan pembangunan kesehatan sebagai sebuah perjuangan untuk selamatkan bangsa dari pandemi COVID-19 dan mewujudkan Indonesia semakin sehat dan tumbuh menjadi bangsa besar yang kuat,"pungkas Beni.


Menurut laporan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS mengatakan, tujuan diadakannya pertemuan ini yaitu mempererat silaturahmi dan menyatukan rasa kebersamaan petugas di jajaran kesehatan. Kemudian menguatkan komitmen dan mental petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat pada masa pandemi COVID-19 serta meningkatkan semangat dan optimisme tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19.


"Kegiatan pertemuan ini diikuti oleh perwakilan dari masing-masing 3 RSUD, 29 Puskesmas, dan tenaga kesehatan lainnya dalam Kabupaten Muba secara offline dan virtual zoom meeting. Narasumber dalam kegiatan ini yaitu, Materi Penguatan Mental/Psikologi Tenaga Kesehatan pada masa pandemi COVID-19 oleh Prof Ir H Fachrurrozie Sjarkowi PhD disertai sesi tanya jawab serta Zikir, Doa bersama dan Tausiyah Singkat oleh Ustadz Baldad MS Fachrurrozie MAg,"paparnya.


Dalam kesempatan tersebut Plt Bupati Muba mrnyerahka  Tali Asih senilai masing-masing Rp. 5.000.000, kepada keluarga tenaga kesehatan yang telah gugur dalam masa pandemi COVID-19 sebagai bentuk kepedulian Jajaran Dinas Kesehatan, atas nama Nakes yaitu, Eva Suzana Am Keb dari Puskesmas Lumpatan dan Desi Fitri Maliah SKM dari Dinas Kesehatan Muba. Ungkapnya, ( Rian )

Mempererat Hubungan dan Sinergiritas, PWI Prabumulih Audensi Ke Pengadilan Negeri Prabumulih


Prabumulih, - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih melakukan Audensi Ke Pengadilan Negeri (PN)Kota Prabumulih.Kamis (30/12/2021)

Tujuannya sama, yaitu meningkatkan Tali Silaturahmi sekaligus mempererat Hubungan dan Sinergiritas.

Audensi tersebut diterima langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Prabumulih, Yanti Suryani SH MH yang didampingi oleh Humas PN Prabumulih, Norman Mahaputra SH dan Sekretaris M Kamil Setiadi ST di ruang kerja, 

"Sebelumnya kami mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak PN Prabumulih yang sudah menyambut baik Audensi ini, mudah-mudahan kedepan hubungan maupun Sinergiritas atara PWI Prabumulih dan PN Prabumulih tetap terjaga. Terutama Dalam dibidang penyebar luasan informasi ke Masyarakat," ucap ketua PWI Prabumulih Mulwadi.



Dalam bincang santai tersebut, Ketua Pengadilan Negeri Prabumulih, Yanti Suryani SH MH sangat mengapresiasi kinerja Rekan-rekan PWI Prabumulih yang telah menyuguhkan pemberitaan yang akurat bagi masyarakat.

"Terutama kami pihak PN Prabumulih sangat membutuhkan publikasi terkait Program yang kami jalankan saat ini, karena Mainsetnya Pengadilan itu tidak seseram yang di bayangkan," Terangnya.

Selain itu, Yanti menerangkan bahwa, pihak PN Prabumulih selalu terbuka bagi rekan-rekan jurnalis, baik Informasi Tehnis maupun Non tehnis.

"Namun semuanya itu nanti dikordinasikan kepada Humas kita apabila rekan-rekan Jurnalis ingin mendapatkan informasi terkait program-program yang ada di PN Prabumulih baik Informasi tehnis maupun non teknis," ucapnya.

Pernyataan tersebut juga ditambahkan oleh Norman Mahaputra SH selaku Humas PN Prabumulih, bahwasanya PN Prabumulih saat ini sedang mencanangkan Zona Intregritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Bisrokrasi Bersih Melayani (WBBM). 

"Untuk itu kami sangat membutuhkan Publikasi yang baik untuk masyarakat. Dan semoga Sinergiritas ini terus terjaga," Ungkapnya (PWI Prabumulih)

Puluhan Warga dan LSM Bakal Turun Ke Jalan Talang Batu Tuntut PT HKI


PRABUMULIH – Puluhan warga berasal dari sekitar Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), yang tergabung dalam LSM Masyarakat Rambang Lubai Bersatu Prabumulih-Muara Enim Sumatera Selatan, pada Kamis besok (30/12/2021) berencana menggelar aksi unjuk rasa damai di sekitar lokasi pelaksanaan pekerjaan proyek jalan tol Indralaya-Prabumulih, tepatnya di wilayah Desa Talang Batu, Kota Prabumulih.


Rencana aksi demo massa gabungan ini diungkap Sastra Amiadi, Ketua LSM MRLB Prabumulih-Muara Enim, Sumsel, saat menyampaikan press release kepada SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Kota Prabumulih, pada Selasa (28/12/2021) siang.


“Awalnya kita akan berunjuk rasa pada hari Rabu (besok), tanggal 29 Desember 2021. Namun setelah melakukan pemberitahuan dan koordinasi dengan pihak Polres Prabumulih, mereka minta diundur karena memang pemberitahuannya mendadak kemarin, kemudian juga menyangkut pengawalan dan pengamanan selama aksi,” ujar pria asli Rambang ini, yang saat menyampaikan releasenya didampingi tokoh masyarakat Desa Talang Batu, Bambang Wijaya, dan tokoh pemuda Karang Taruna lainnya.


Dikatakan Sastra Amiadi, selain menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak pelaksana dalam hal ini HKI perihal beberapa persoalan terkait pelaksanaan pekerjaan konstruksi proyek jalan tol Indralaya-Prabumulih, pihaknya juga mendesak Pemerintah kota Prabumulih dalam hal ini Wali Kota Prabumulih agar turun tangan dan mendengarkan keluhan masyarakat selama ini.


“Terlalu banyak persoalan dan diduga banyak menabrak aturan. Mulai dari proses ganti rugi pembebasan lahan yang belum selesai dan sekarang masih sidang di Pengadilan Negeri Kota Prabumulih, belum lagi dugaan dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat aktivitas galian proyek tol hingga puncaknya Sabtu kemarin menyebabkan salah seorang warga mengalami kecelakaan terjatuh dari sepeda motornya saat melintas di jalan Desa Talang Batu, akibat kondisi jalan yang rusak dan berlumpur diduga disebabkan aktivitas proyek jalan tol.


Dan hal inilah yang tidak bisa kami diamkan, kami mendukung dan bangga ada proyek jalan tol di kota kami, tapi ya harus perhatikan juga kepentingan dan keselamatan masyarakat, jangan asal dikerjakan saja. Apalagi sudah ada surat perjanjian dari pihak HKI dengan pemerintah kota, bahwa akan melakukan perbaikan dan perawatan jalan serta lingkungan selama masa pelaksanaan konstruksi proyek jalan tol ini,” tegas Sastra Amiadi.


Masih disampaikan Sastra, pihaknya akan terus menggelar aksi unjuk rasa hingga ada kejelasan dan itikad baik dari pihak pelaksana HKI terkait pelaksanaan pekerjaan proyek tol yang didanai dari anggaran APBN tersebut. “Bukan tidak mungkin, akan kami tutup akses lokasi pekerjaan mereka dan menurunkan massa lebih banyak lagi jika tuntutan masyarakat ini tidak mereka kabulkan,” tandasnya.


“Masyarakat hanya meminta HKI memenuhi janjinya, dan memerhatikan lingkungan selama melaksanakan pekerjaan, jangan sampai niat bapak presiden untuk membangun dan memudahkan akses jalan bagi masyarakat banyak, malah dikotori dan tidak memperhatikan kepentingan serta keselamatan masyarakat,” timpal Bambang.


Sementara Humas PT HKI, Carry ketika dimintai tanggapannya langsung oleh Ketua SMSI Kota Prabumulih, Abdullah Donny, terkait keluhan warga dan rencana aksi massa soal seputar pekerjaan proyek jalan tol, pada Selasa (28/12) sore, justru meminta untuk menanyakannya langsung kepada BPD dan Kepala Desa Talang Batu.


“Tanya aja langsung pak dengan BPD sm kepala desa talang batu,” tulis Carry ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, usai sebelumnya sempat diwawancarai lewat sambungan jaringan panggilan telepon medsos tersebut.


Bahkan dalam pesan singkat sebelumnya, ia juga meminta untuk mengundang Kades Talang Batu. 


“Undang juga sekalian kades talang batu. Terima kasih.


Kades talang batu jg undang, jgn hanya toko masyarakat yg diundang,” tulisnya, singkat, tanpa menjelaskan secara rinci sejumlah pertanyaan yang sebelumnya diajukan. (SMSI Prabumulih)


7 Kades Terpilih Dilantik, Sekda Secepatnya Membuat RPJM Desa

 


Prabumulih – Sebanyak 7 Kepala Desa (Kades) terpilih hasil pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak resmi dilantik oleh Seketaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih Periode 2021-2027 bertempat di Pendopoan Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Rabu (29/12/2021).


Dalam kesempatan tersebut Walikota Prabumulih ir H Ridho Yahya MM, melalui Sekda Elman ST menyampaikan beberapa hal-hal fundamental yang harus dipahami dan dilaksanakan oleh para Kades terpilih lantaran menurutnya amanah yang akan diemban oleh para Kades sangat besar.


"Setelah pelantikan ini para Kepala Desa harus mulai bekerja sesuai dengan tugas, kewajiban dan wewenang yang telah diamanatkan kepada saudara-saudara," ujar Elman


Lanjut Elman, dirinya juga meminta kepada para Kades terpilih untuk dapat melaksanakan konsolidasi dan penyelenggaran pemerintahan desa secara transparan dan akuntabel.


Selain itu,Kades yang terpilih segera mungkin  membuat (RPJM) desa, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa untuk 5 tahun dan 7 tahun kedepan.

Apabila sudah membuat itu jadi mereka tau setiap tahun apa-apa yang kurang program-program harus di sesuaikan dengan program kota dan provinsi seperti, ekonomi, kesehatan dan kekumuhan.

"Polapikir kades harus berinovasi, jangan jadi penonton, karna kepala desa punya tanggung jawab untuk masyarakat, RPJM harus di padukan dengan program-program pemerintah biar lebih baik," tungkasnya


Sementara itu, meminta untuk senantiasa meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dalam menyelenggarakan pemerintahan dan menjadi figur yang baik kepada masyarakat.


"Kepala Desa juga harus saling bersama-sama untuk memajukan desa dan saling bergotong royong bersama perangkat desa secara bermusyawara, mengelola dana desa untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," tegasnya.



Pelantikan Kades terpilih dilaksanakan berdasarkan Perda nomor 3/2015 dan perwako nomor 6/2019 yang merupakan landasan hukum dalam mengimplementasikan pesta rakyat secara langsung, umum, bebas, jujur dan adil.


Diantaranya sebagai berikut kades yang sudah dilantik dan diberi sumpah janji, 

kades Tanjung menang bapak Asmedi Cik Adam SH MH 

kades tanjung telang bapak Yudiman

kades jungai bapak Iskandar Z

kades karang bindu bapak Iin Saputra

kades karangan bapak Yayan Kurniawan Amd 

kades sinar rambang bapak Indarko 

kades kemang tanduk bapak Adi Darminto Amd.(HR)