NEWS

Slider

Lampaui Target Capaian Vaksin di OKU Selatan Tembus 73,77% Pertanggal 25 Desember


OKU Selatan Sumsel- Dilansir dari dashboard kementrian kesehatan RI, Sabtu 25 Desember 2021 pukul 18:00 WIB capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan kini tembus di angka 73,77 persen. 


Sebelumnya pemerintah daerah kabupaten OKU Selatan menargetkan diakhir tahun 2021 ini bisa mencapai 70 persen. Al hasil hari ini Sabtu target itu telah dicapai bahkan melebihi target. 


Meskipun sudah mencapai 73,77 persen, pelaksanaan vaksinasi massal di kabupaten OKU Selatan masih terus gencar digelar, seperti yang dilakukan oleh Polres OKU Selatan, Pemerintah Daerah melalui masing-masing Puskesmas yang bekerjasama dengan pemerintah Desa dan kecamatan.


Kepala Dinas Kesehatan kabupaten OKU Selatan dr Meri Astuti., MM, mengatakan 73,77 % capaian vaksinasi dosis satu Kabupaten OKU Selatan hari ini sudah melampaui dari yang di targetkan sebanyak 70 persen.


"Alhamdulillah, berdasarkan dashboard kementrian kesehatan RI pada 25 Desember pukul 18:00 WIB capaian vaksin dosis satu di OKU Selatan sudah 73,77 persen," jelas Meri Sabtu (25/12/2021). 


Menurut Meri, tidak tertutup kemungkinan capaian vaksin dosis satu 73,77 persen itu bisa terus bertambah, mengingat antusias warga. 


"Capaian 73,77 persen dari total sasaran yang sudah mendapat vaksin dosis satu tidak menutup kemungkinan akan bertambah", ungkap Meri. 


Lebih lanjut Meri mengatakan, melampauinya target vaksin di OKU Selatan tidak lepas dari kerja keras semua pihak untuk menyukseskan program vaksinasi secara nasional tersebut. 


"Mulai dari unsur TNI-Polri, BIN Sumsel dan seluruh elemen pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa/kelurahan, tokoh masyarakat yang bahu membahu," Pungkasnya.

Bukit Asam Gelar Lomba Memasak Antar Desa dan Kelurahan


Dalam rangka mendukung terwujudnya Tanjung Enim Kota Wisata,  PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menggelar lomba memasak antar desa/kelurahan dalam Kabupaten Muara Enim di GSG Baru Tanjung Enim, (23/12/2021) dimulai pukul 08.30  - 14.30 WIB. 


Saat membuka acara General Manager Pertambangan Tanjung Enim Bukit Asam,  Venpri Sagara berharap dengan lomba memasak ini, masyarakat bisa men-create masakan khas yang memang bisa menjual yang tidak mahal, namun enak dan bisa dinikmati serta kalau bisa nanti dibuat hingga dikembangkan menjadi frozen food. 


Ia mengatakan tidak menutup kemungkinan para peserta lomba memasak dengan kreasi masakan yang dibuat bisa menjadi mitra binaan Bukit Asam.  Kemudian, dengan semakin maraknya kuliner di Tanjung Enim dan sekitarnya tentunya akan menjadi destinasi wisata makan bagian dari Tanjung Enim Kota Wisata. 


"Jadi, kita jangan berpikir bahwa Tanjung Enim jauh dari Palembang, jangan gitu. Kalau kita nanti bisa membuat makanan yang benar-benar khas, orang dari Baturaja, dari mana-mana bisa datang karena mau makanan khas Tanjung Enim. Mudah-mudahan dengan hal seperti ini, dapat meningkatkan pendapatan masyarakat itu tujuan utamanya," ujar Venpri. 


Sementara itu, Senior Manager Corporate Social Responsibility PTBA Hartono saat menutup lomba memasak berharap kedepannya PTBA dapat akan melakukan kegiatan ini secara periodik, jadi tidak hanya sekali ini saja tapi berkelanjutan. 


"Saya mewakili dari menajemen, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh desa/kelurahan, panitia, dan dewan juri. Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillahirabbil’alamin, kegiatan untuk hari ini ditutup. Selamat kepada para pemenang, dan belum juara bukan berarti  masakan yang disajikan tidak baik, tapi masakan yang diikut lombakan baik-baik semua," ungkap Hartono. 


Pada kesempatan yang sama, Chef Ridwan Nurahman, Tim Dewan Juri Lomba Memasak, mengatakan bahwa untuk masakan yang dibuat peserta sudah memenuhi syarat. Nilai untuk menjadi juara diambil memang dari masakan yang dapat dipasarkan keluar, karena produk itu akan menjadi ikon dan trend Tanjung Enim. Mulai dari bahan juga dilihat, misal ada dari bahan durian yang memang mudah didapat untuk menjadi makanan Lemang. 


Masakan yang dibuat merupakan masakan yang sudah menjadi ikon atau tradisi turun-temurun yang dimiliki oleh masing-masing desa.

Masak dilakukan di rumah dan divideokan hingga pada hari H saat lomba ditampilkan videonya dan dipresentasikan. Jadi, pada saat hari H hanya menampilkan makanan yang sudah jadi. 


"Sedangkan penilaian yang dinilai oleh dewan juri adalah kesesuaian tema, kesesuaiangan anggaran, kesesuaian waktu, kesesuaian porsi. Serta juga dinilai dari sisi ketertiban, kebersihan, kreatifitas, keserasian, dan keindahan. Menjadi nilai tambahan yakni pangan lokal khas," urainya. 


Setelah melalui tahapan penilaian oleh Tim Dewan Juri pada lomba Memasak yang diikuti peserta dari Desa Keban Agung, Desa Karang Raja, Keluarahan Pasar Tanjung Enim, Kelurahan Tanjung Enim, Desa Tegal Rejo, Kelurahan Tanjung Enim Selatan, Desa Darmo, Desa Linggo, Desa Matas, dan Desa Penyandingan. 


Sedangkan  untuk Juara 1 diraih oleh Desa Karang Raja dengan mendapatkan hadiah uang tunai Rp 9 juta, Juara 2 diraih Kelurahan Tanjung Enim Selatan mendapatkan hadiah uang tunai Rp 7 juta, 

Juara 3 diraih Desa Linggo mendapatkan hadiah uang tunai Rp 5 juta,  serta Juara Favorit diraih Desa Lingga mendapatkan hadiah uang tunai Rp1.500.000.


Usai ditetapkan  menjadi Juara 1 Lomba Memasak, Desa Karang Raja yang diwakili Kepala Desa Karang Raja Oktavianty mengucapkan syukur Alhamdulillah karena Desanya menjadi pemenang lomba memasak yang digelar PTBA. 


Ia mengatakan Desanya bisa menjadi Juara 1 dengan mengangkat tema "Selera Dusun Rasa Kota" dengan menyajikan masakan  bernama Lemang dengan rasa durian. 


"Lemang sendiri merupakan ciri khas desa kita yang sudah turun-temurun dari nenek moyang. Kepada PT Bukit Asam Tbk, kami ucapkan terima kasih telah mengadakan lomba masak ini dan semoga PTBA semakin jaya," tuturnya.

Kapolri Tinjau Bandara Soetta H-1 Natal, Minta Pengawasan Ketat Masa Karantina PPI


Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Kasum TNI Letjen Eko Margiyono, meninjau langsung proses penegakan protokol kesehatan (prokes) terhadap Pelaku Perjalanan Internasional (PPI) yang masuk melalui Bandar Udara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Jumat (24/12/2021).


Dalam tinjauannya di H-1 perayaan Natal, Sigit menyatakan ada 14 tahapan yang akan dilewati oleh para pelaku perjalanan internasional ketika masuk ke Negara Indonesia melalui Bandara Soetta. Proses itu dimulai dari pemeriksaan hingga melakukan masa karantina wajib selama 10 hari. 


"Baru saja kami melaksanakan pengecekan secara langsung untuk mengetahui proses pemeriksaan terkait dengan kedatangan saudara-saudara kita pelaku perjalanan internasional. Secara umum kita lihat ada 14 tahapan yang harus dilalui. Mulai saat masuk kemudian dilaksanakan pemeriksaan awal sampai dengan tahap terakhir diarahkan menuju hotel atau wisma untuk melaksanakan karantina," kata Sigit usai mengecek langsung di Bandara Soetta. 


Mantan Kapolda Banten ini menekankan, kepada seluruh petugas atau pihak terkait, untuk benar-benar memastikan bahwa masyarakat yang menjadi pelaku perjalanan internasional harus diwajibkan menjalani karantina selama 10 hari. Demi memastikan PPI tak meninggalkan tempat karantina, Menurut Sigit, selain pengawasan secara manual, harus ada pemanfaatan aplikasi teknologi informasi terkait dengan hal tersebut.  


"Kemudian memastikan selama 10 hari masa karantina. Maka masyarakat atau pelaku perjalanan harus betul-betul berada di tempat. Oleh karena itu penggunaan aplikasi dan teknologi informasi ditambah pengecekan manual akan diberlakukan. Sehingga kita yakin masyarakat atau pelaku perjalanan internasional tetap berada di tempat," ujar eks Kabareskrim Polri itu.


Sigit menegaskan, penegakan secara kuat soal proses karantina terhadap PPI sangat penting, lantaran sebagai upaya atau antisipasi mencegah laju pertumbuhan Covid-19 serta masuknya varian baru Covid-19, yakni Omicron di Indonesia. Hal ini juga mencegah terjadinya lonjakan kasus aktif virus corona di dalam negeri pasca-perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). 


"Ini penting. Karena saat ini sedang berkembang varian baru Omicron dan dari info Kemenkes sudah ada delapan kasus yang rata-rata datang dari luar negeri. Dari kondisi ini kita pertahankan agar tertangani dengan baik di masa karantina," ucap Sigit.


Oleh karena itu, Sigit meminta kepada personel TNI-Polri, Satgas Covid-19, petugas bandara dan pihak lainnya yang terlibat, untuk bekerja secara maksimal dan profesional dalam melakukan pemantauan dan pengawasan proses karantina terhadap PPI berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. 


Sigit memastikan, siapapun pihak yang melakukan pelanggaran terkait dengan aturan masa karantina ini, akan diberikan sanksi tegas. Menurut Sigit, semua hal itu dilakukan demi kepentingan keselamatan masyarakat Indonesia dari virus Covid-19. 


"Terhadap pelanggaran yang ada silahkan diproses. Sehingga kita yakin seluruh proses berjalan tanpa ada yang dilanggar. Karena ini untuk kepentingan kesehatan yang lain. Varian baru Omicron berkembang dengan kecepatan lima kali dan bisa bertransmisi pada orang yang pernah divaksin. Ini tentunya menjadi langkah-langkah yang harus kita lakukan dengan baik. Ini membuat masyarakat tak nyaman tapi harus kita lakukan karena keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi," papar Sigit.


Dalam kesempatan itu, Sigit beserta rombongan juga menyempatkan memantau penegakan prokes di bandara dan pelabuhan lainnya secara virtual. Selain Bandara Soetta, adapula Bandara Sam Ratulangi, Pelabuhan Batam, Pelabuhan Tanjung Pinang, Pelabuhan Nunukan, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, dam PLBN Entikong. 


Dalam pengarahannya, Sigit meminta kepada pihak bandara maupun pelabuhan untuk menyiapkan strategi dan solusi untuk menghindari terjadinya kontak erat antar sesama pelaku perjalanan internasional ketika melewati proses sebelum memasuki karantina.


"Ini mohon dicarikan solusi utama, terkait dengan masalah waktu tadi sudah bagus ada kemajuan. Namun disisi lain memisahkan antara risiko agar tak terjadi kontak erat. Tolong dipikirkan. Ada beberapa masukan langsung dibawa ke wisma. Di wisma sambil menunggu ada ruang khusus kemudian dipisahkan terkonfirmasi atau tidak," tutur Sigit.


Sigit berharap, dalam hal tersebut harus ada tahapan evaluasi yang rutin dilakukan. Sehingga, tidak ada kontak erat antar masyarakat yang setelah dilakukan pengecekan ternyata ada yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. 


"Ada kecenderungan untuk kontak erat dengan yang lain. Termasuk keluhan adanya antrean yang agak panjang dan kemudian waktunya agak lama yang memang harus dipikirkan. Bisa dipersingkat namun penegakan aturan terkait dengan SOP prokes tetap terlaksana dengan optimal," tutup Sigit.(**)

Sat Reskrim Polres Muba Ungkap Kasus Pemerkosaan Anak Di Bawah Umur


MUBA_ DS.  Sat Reskrim Polres Musi Banyuasin akhirnya menangkap SLM (22) pelaku pemerkosaan terhadap Anak dibawah umur berinisial IFM (12), Rabu 22/12/2021, lalu


Peristiwa tersebut terjadi pada hari Jum’at, 09 Juli 2021 sekira pukul  14.00 Wib di dalam kamar depan rumah tersangka tepatnya di perumahan GPI-V desa Pangkalan Jaya Kec. Babat Toman Kab. Muba dan baru dilaporkan ke polres muba pada tanggal 04 September 2021


Kapolres Muba Akbp. Alamsyah yang didampingi Kasat Reskrim Akp. Ali Rojikin dan Kasi humas Iptu Nazarudin dalam keterangannya dipolres muba (24/12/21), mengatakan bahwa pelaku Setelah buron lebih kurang 3 bulan, SLM akhirnya ditangkap tim srigala sat Reskrim Polres muba ditempat pelariannya dipropinsi Bangka Belitung. 


Pelaku ditangkap di didalam bis jurusan pangkal pinang toboali di terminal pangkal pinang sekira pukul 09.00 Wib dan langsung kita bawa ke polres muba, Ujar alamsyah.


Lanjut alamsyah Pelaku SLM merupakan tetangga korban yang sudah mempunyai istri dan dua orang anak dimana saat itu pelaku SLM memanggil korban yang sedang bermain dibawah pohon seri depan rumah tersangka untuk diajak ke dalam rumah tersangka.


pada saat korban berada didalam rumah tersangka, SLM mengajak korban untuk menonton film porno,sehingga terjadilah perbutan yang tercelah tersebut, kemudian pelaku sempat mengancam korban dengan kata-kata “ jangan diberitahukan kepada ibu dan ayahm nanti kita ditangkap polisi” Ungkap Alamsyah.


Sementara itu, kita juga menangkap TP yang juga merupakan pelaku dalam perkara menyetubi anak dibawah umur terhadap korban BM yang terjadi di sebuah Pondok Kosong pinggir jalan Dusun II Desa Sri Gunung kec. Sungai Lilin kab. Muba. Pada Hari Jumat (19/11/2021) lalu.


Kejadian bermula saat korban berkenalan dengan tersangka melalui Aplikasi Facebook dan berlanjut sampai tersangka dan korban chatan di Facebook tersebut. Saat chat berlangsung tersangka mengajak korban untuk bertemu dan diiming-imingkan akan diajak jalan oleh tersangka


Pada tanggal (19/11/21), tersangka menjemput korban di Persimpangan jalan yang tidak jauh dari rumah korban dan korban pergi tanpa sepengetahuan Nenek korban. Setelah korban dan tersangka bertemu, tersangka langsung mengajak korban ke sebuah Pondok Kosong pinggir jalan Dusun II Desa Sri Gunung kec. Sungai Lilin kab. Muba. Saat didalam Pondok tersebut tersangka menyetubuhi korban dengan iming-iming akan dinikahi.


Pada tanggal (20/12/2021 ) Sekira pukul 10.00 wib Unit PPA Sat Reskrim Polres Muba yang dipimpin oleh Kanit PPA Iptu Effendi berhasil menangkap pelaku didepan Pom Bensin Desa Sungai Lilin Kec. Sungai Lilin Kab. Muba dan membawa pelaku ke polres muba untuk diproses.


Dalam kesempatan ini juga saya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat khususnya para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya, baik itu dilingkungan sekitar ataupun pergaulannya terlebih dizaman digitalisasi saat ini sehingga dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, ujarnya.


Pelaku sendiri akan kita jerat dengan pasal Pasal 81 Ayat (2) Jo Pasal 76 D UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana dirubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. dengan ancaman kurungan penjara paling singkat  5 (lima) Tahun dan paling lama 15 (Lima Belas) tahun dan denda paling banyak  Rp. 5.000.000.000,- (Lima Miliar Rupiah). Ungkapnya ( Rian )

Walikota Prabumulih Resmikan Taman Edu Argro Ekologi Kelurahan GIB


Prabumulih - Di pengujung Tahun 2021, Taman Edu Agro Ekologi (Edagi) yang berada di Kelurahan Gunung Ibul Barat (GIB), Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih diresmikan sekaligus di tinjau langsung oleh Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM beserta jajaran.


Hasilnya, Taman yang merupakan Inovasi dari pihak Kelurahan GIB tersebut mendapatkan apresiasi maupun pujian dari Walikota Prabumulih.


"Ini bentuk Inovasi dari Kelurahan GIB yang di tunjukkan ke kita. Salah satu yang kita sambut Positif itu Inovasi Budidaya Ikan dalam paret atau selokan itu, karena selama ini Paret adalah tempat yang mubazir, dan identik dengan kekotoran maupun kekumuhan. Sekarang dengan Inovasi tersebut paret nya jadi bersih. Buktinya, ikan bisa hidup di sana," terang Ridho Yahya kepada awak media usai acara peresmian, Kamis (23/12/2021).


Selain itu, ia berharap bahwa, taman tersebut tidak hanya di jadikan tempat rekreasi, namun taman tersebut juga dapat meningkatkan ekonomi warga, terutama warga sekitar taman.


"Seperti budi daya ikannya di tambah, jadi di sini warga bisa berkreasi sekaligus membeli ikan segar," ucapnya.


Lebih lanjut Ridho menerangkan, jika pihak Kelurahan memerlukan bantuan untuk lebih memajukan taman tersebut, dirinya siap untuk membantu.


"Sepanjang mereka mengajukan, pasti siap kita bantu. Namun mudah-mudahan tidak. Serta kami harapkan setiap Kelurahan yang ada di Kota Prabumulih terus berinovasi seperti ini," tukasnya.


Sementara itu, Lurah Gunung Ibul Barat (GIB) Joko Arif Trianto Amd menerangkan bahwa, taman tersebut di bangun dengan beberapa konsef yaitu Sarana Edukasi bagi masyarakat, pertanian, pemanfaatan lahan, budidaya ikan dan lain sebaginya.


"Jadi, dari pembibitan hingga menjadi olahan ada di taman ini. Dan taman ini juga kita bangun dengan memanfaatkan barang-barang bekas serta kerjasama dari beberapa perusahaan di Kota Prabumulih," ucapnya.


Kedepan, lanjut Arif, taman ini akan terus dikembangkan sehingga menjadi pusat perekonomian, terutama bagi masyarakat Kelurahan GIB.


"Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan apa yang kita harapakan. Dan kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak lain yang sudah membantu maupun mensuport berdirinya taman-ini," ungkapnya.

Kakanwil Kemenkumham Sumsel Gelar Audensi Bersama Walikota Prabumulih


PRABUMULIH -- Kepala Kantor Wilayah kemenkumham sumsel, Indro Purwoko didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan (Dadi Mulyadi) dan Kepala Rutan Prabumulih melakukan audiensi bersama walikota Prabumulih yang dilaksanakan pada kamis, 23 Desember 2021. 


Dalam bincang santai tersebut, dibahas beberapa item terkait tindak lanjut penyediaan lahan untuk rencana pembangunan Unit Kerja Kantor Imigrasi serta penyediaan lahan untuk lapas produktif. 


Saat audiensi berlangsung, Walikota Prabumulih menyambut baik serta memberikan apresiasi atas kedatangan Kepala Kantor Wilayah beserta rombongan. Keseriusan Pemerintah Kota Prabumulih untuk membangun Kantor Imigrasi serta Lapas produktif di Prabumulih sendiri kembali ditegaskan oleh Walikota dengan menyediakan lahan yang direncanakan seluas 18 HA serta siap memfasilitasi hingga Pembangunan dapat terwujud. 


Pembangunan ini dianggap sebagai kebutuhan yang perlu disegerakan karena memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. khususnya yang menyangkut persoalan pelayanan publik. 


Memberikan pelayanan publik merupakan kewajiban bagi pemerintah, kebutuhan pelayanan yang baik akan selalu menjadi tuntutan masyarakat dikarenakan aktifitas masyarakat yang semakin kompleks, seiring meningkatnya taraf hidup masyarakat. Untuk melakukan perjalanan ke luar negeri, kelengkapan dokumen keimigrasian berupa paspor menjadi syarat mutlak dan bila pun pembangunan lapas produktif juga dapat terwujud maka akan menjadi Lapas terbuka pertama di Sumatera Selatan. 


Kakanwil dan Walikota Prabumulih bersama-sama berharap tali silaturahmi ini dapat terus terjaga baik dan juga berharap rencana pembangunan Unit Kerja Kantor Imigrasi Kota Prabumulih serta Lapas Produktif dapat berjalan lancar. 

Bank Sumsel Babel Ajak Pensiunan PNS Produktif Isi Hari Tua


PRABUMULIH, DS - Bank Sumsel Babel (BSB) Kota Prabumulih menggelar sosialisasi Program fasilitas pensiun ASN 2022-2023 dan Kewirausahaan untuk pensiun dilingkungan Pemerintah Kota Prabumulih.

Kegiatan yang digelar di Gedung Kesenian , Rumah Dinas Walikota Prabumulih , Rabu ( 22/12/21) ini dihadiri Walikota Prabumulih , Ir H Ridho Yahya, MM , Pimpinan Cabang BSB Prabumulih, H Tian K Yamin dan diikuti 200 peserta.


Pimpinan Cabang BSB Kota Prabumulih , H Tian Kadaumpu Yamin menyampaikan apresiasi nya kepada para peserta yang merupakan ASN dilingkungan Prabumulih yang akan memasuki masa pensiun yang telah berkontribusi dalam membesarkan BSB di Prabumulih.


" Terimakasih ibu dan bapak yang telah ikut menjadikan Bank Sumsel Babel menjadi besar, Bank Sumsel Babel milik ibu dan bapak juga, ' kata Tian.


Disisi lain, Tian ingin mengajak para ASN yang telah pensiun untuk lebih produktif lagi dalam mengisi hari tua.


" Untuk itu bank sumsel babel memberikan bantuan kredit pensiun atau Kredit usaha rakyat dengan bunga lunak.


Sementara itu, Walikota Prabumulih , Ir H Ridho Yahya menyambut baik program ini dan berharap kedepan kegiatan yang di hadirkan Bank Sumsel ini tidak terlalu berdekatan dengan masa pensiun .


" Jadi ASN yang pensiun tidak kaget, karena waktunya tidak terlalu mepet. Ada pemanasan dulu lah, " tegas Ridho.



Ratusan Guru di Muba Dapat Beasiswa S1 Hingga S3


MUBA- DS. Peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2021 di Kabupaten Musi Banyuasin berlangsung semarak di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Senin (13/12/2021).


Puncak peringatan PGRI dan HGN ini dihadiri langsung oleh Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP. Dalam kesempatan ini, ia mengucapkan selamat memperingati hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN).


"Kami sangat bangga berada dihadapan guru guru yang hebat, guru guru yang profesional yang memiliki integritas dan tanggungjawab dalam melaksanakan tugas. Pada kesempatan ini kami juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen dan segala ikhtiar yang dilakukan oleh para guru dan tenaga pendidik disini dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan semangat juang tinggi dan kesabaran bapak ibu guru semua, pembelajaran tetap berjalan meski dengan keterbatasan dan terkendala COVID-19 saat ini,"ungkapnya.



Selain itu, Beni menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap perjuangan para Guru di seluruh dunia, terkhususnya guru di Kabupaten Musi Banyuasin yang telah menciptakan perubahan dan inovasi yang sangat luar biasa.


Dikatakannya, sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan para guru, Pemkab Muba memberikan insentif tambahan bagi kepala SD dan SMP serta Korwil dalam kabupaten Muba.


Tidak hanya itu, Lanjut Beni Pemkab Muba juga memberikan tunjangan insentif bagi PPPK yang dinyatakan lulus tahun 2020, meski nominalnya tidak terlalu besar tapi ini bentuk perhatian Pemkab Muba kepada guru dan satu satunya di Sumsel.


Kemudian, Pemkab Muba melalui Dinas pendidikan juga memberikan bantuan beasiswa bagi 157 guru yang melanjutkan jejang S2 dan 4 mahasiswa S3, dan juga memberikan beasiswa bagi 655 mahasiswa jenjang S1.


"Mudah mudahan dengan bantuan ini, kami harapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk dapat terus berprestasi, dan menjadi SDM unggul dimasa yang akan datang,"tandasnya.


Sementara itu, Ketua PGRI kabupaten Muba Nazarul Hasan SPd MPd dalam sambutannya, mengaku kagum dengan peringatan PGRI dan HGN di Muba, begitu juga dengan komitmen dan perhatian Pemkab Muba terhadap kesejahteraan para guru.


"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemkab Muba khususnya pada Plt Bupati Muba Beni Hernedi terhadap kesejahteraan para guru dan perkembangan pendidikan di kabupaten Muba,"pungkasnya.

**(Ariyansyah)

KIA Go To School Permudah Akses Warga Muba


MUBA, DS - Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi. S.IP melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Keluang, dalam rangka penyerahan produk Inovasi Paket Laris dan KIA Go To School, di Balai Serbaguna Kelurahan Keluang Kecamatan Keluang, Senin (6/12/2021).


Dalam kesempatan ini Plt Bupati Muba dalam sambutannya, menyambut baik inovasi Kecamatan Keluang dalam inisiasi aksi perubahan terkait dengan pelayanan publik, yakni dengan implementasi jemput bola pembuatan kartu identitas anak dan KTP.


"Inovasi yang dihadirkan hari ini, kita mengakui bahwa ini sangat baik, luar biasa, dan banyak yang mengharapkan itu dijalankan," ujarnya.



Ia berharap inovasi Paket Laris dan KIA Go To School, ini dapat konsisten terus dilakukan, dan juga ditingkatkan terkait pelayanan administrasi masyarakat.


"Kami kira kita memang harus terus berinovasi, dan kita sebagai ASN dituntut memberikan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu inovasi in yang merupakan pertama kali di Kabupaten Muba dapat ditularkan ke kecamatan lainnya, sehingga akan menjadi program unggulan," kata Beni.


Camat Keluang Debby Heryanto SSTP MSi mengatakan inovasi Paket Laris dan KIA Go To School merupakan pelaksanaan fasilitas dan koordinasi administrasi kependudukan dalam hal percepatan pengurusan data kelahiran dan anak di Kecamatan Keluang. Yang selama ini pola pengurusan Akta Kelahiran maupun KIA pengurusannya harus langsung ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Muba.


"Proses inilah menjadi suatu kendala besar yang dihadapi masyarakat khususnya Kecamatan Keluang dimana jarak tempuh desa dan kelurahannya cukup jauh dari ibu kota kabupaten. Serta masih rendahnya kualitas pelayanan yang diberikan, masyarakat masih beranggapan bahwa sistem pelayanan berbelit-belit dan mahal biayanya, tidak adanya kepastian standar waktu pelayanan dalam penyelesaian, yang mengakibatkan tingkat kesadaran masyarakat rendah untuk mengurus dokumen kependudukan baik akte kelahiran maupun KIA dikarenakan kondisi tersebut," bebernya.


Lanjut Debby, dengan telah ditetapkannya fokus area perubahan dan gagasan pada aksi perubahan ini, tujuan yang akan dicapai diantaranya, mempermudah masyarakat dalam membuat akte kelahiran dan KIA tanpa harus langsung ke Disdukcapil, meningkatkan kualitas pelayanan administrasi, memenuhi indeks kepuasan masyarakat, dan mempercepat informasi data anak dari kecamatan.


"Manfaat dari rancangan aksi perubahan ini diharapkan dapat memberikan peningkatan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara," pungkasnya.


Penyerahan inovasi Paket Laris dan KIA Go To School diserahkan secara simbolis kepada Wawan Purnawirawan, Imam Sidiq, Sopian Sauri dari SDN 1 Keluang, dan kepada Ibu Mariyah dari SMPN 2 Keluang.


Turut hadir diantaranya, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Fariz Kurniawan, Asisten III Setda Muba Sunaryo SSTP MM sekaligus Plt Kadisdukcapil Muba, Anggota DPRD Muba Supriasihatin dan Sodingun, perwakilan Kasi Datun Kajari Muba Lidya Desrika SH, BPSDM Provinsi Sumsel Farhat Sukri SE MSi, Forkopimcam Keluang dan para kepala desa serta kelurahan dalam Kecamatan Keluang. Tutupnya,

**(Ariyansyah)

Terindikasi Korupsi, Di Tegur Dinas PU Kesalahannya Namun Tidak Digubris


PALI, DS - Pembangunan Jalan Mako Brimob di Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, banyak menuai masalah dari penyetopan oleh warga sekitar terkait lahan jalan, hingga nomor kontrak di papan informasi tidak terlihat.


Tidak hanya itu pasca pengecoran beton, pengerasan badan jalan hanya dilapisi batu krokos dan terlihat tipis, bukan menggunakan batu agregat yang semestinya dalam Rancangan Anggaran Belanja (RAB) seperti yang tertuang dalam volume kubikasi di RAB.

 

Hal itu disampaikan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten PALI Madsudi, ia mengatakan telah melakukan upaya peneguran terhadap kontraktor namun tidak digubris dan dikerjakan semaunya.



“Kami telah melakukan peneguran terhadap kontraktor namun tidak digubris, jangankan kamu wartawan kami Dinas Pekerjaan Umum (PU) pun tidak didengar oleh mereka, kami sudah pusing dibuat oleh kontraktor CV ALISYAH ini,” ujar Madsudi saat diwawancarai melalui via telepon seluler, Senin (15/11/2021).


Beberapa kali telah kami tegur dalam bentuk surat, dan kali ini kami akan menyurati Inspektorat minta di audit pengerjaan proyek Jalan Mako Brimob tersebut yang menelan APBD tahun anggaran 2021 sebesar 3.7 Milliar itu, sambung Madsudi dengan nada kesal.


Pantauan awak media dilapangan Proyek Pembangunan Jalan Mako Brimob, Keluruhan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yang menelan dana Rp 3.775.856.048 diduga dikerjakan asal jadi oleh CV ALISYAH, terlihat batu pengerasan jalan tersebut hanya menggunakan batu krokos, bahkan pengecoran beton pun tidak semulus yang dibayangkan.


“Kami tidak tau cara struktur pembangunan jalan namun yang terlihat cor beton tidak semulus yang diharapkan, pasca pengerasan jalan hanya menggunakan batu krokos, setau saya setiap pembangunan jalan menggunakan batu agregat agar kualitas jalan cor beton kokoh dan tahan lama.


Kalau hanya menggunakan batu krokos dipastikan jalan ini akan cepat rusak,” ungkap (HR) kepada wartawan, Senin (15/11/2021).


Dikatakannya, Proyek pembangunan Jalan Mako Brimob berapa minggu lalu distop warga terkait lahan yang digusur.


“Ini jalan alternatif yang setiap hari kita lewati Pak, jadi sedikit banyak tau akan permasalahan dalam pengerjaan proyek yang dikerjakan oleh CV. Alisyah ini,” tukasnya.